Anda di halaman 1dari 13

BAB I

PENDAHULUAN

A. Pendekatan Masalah

Laboratorium IPA memiliki kedudukan yang sangat penting dalam menunjang proses

belajar mengajar IPA dan mempunyai peran yang besar dalam menciptakan manusia Indonesia

yang berkualitas, berdisiplin dan mandiri.

Keberadaan Laboratorium IPA tidak dapat dipisahkan dari lingkungan sekolah, sebagai

tempat kegiatan seperti eksperimen/percobaan, penelitian sehingga dapat membantu tercapainya

tujuan pembelajaran.

SMP Negeri 2 Kersamanah mempunyai siswa yang cukup banyak terdiri dari 6 rombongan

belajar kelas 7, 7 rombongan belajar kelas 8 dan 5 rombongan belajar kelas 9. Dari 18

rombongan belajar hanya tersedia 1 ruang Laboratorium IPA, maka sangat dirasakan sekali

pentingnya dibuat program kerja laboratorium ini demi terlaksananya kegiatan pembelajaran

yang berhubungan dengan eksperimen ataupun penelitian.

B. Maksud dan Tujuan

Program kerja ini disusun dengan harapan langkah kerja pengelola Laboratorium IPA lebih

terarah dalam meningkatkan penggunaan laboratorium IPA, sehingga siswa lebih tertarik dan

berminat serta mempunyai rasa ingin tahu yang lebih banyak.

Tujuan digunakannya laboratorium sebagai tempat eksperimen atau praktik adalah :

a. Dapat memahami konsep-konsep dasar ke-IPA-an.

b. Dapat memecahkan masalah dengan menggunakan data yang diperoleh.

c. Terampil menggunakan alat dan bahan, menganalisa data serta menarik kesimpulan.

1
BAB II

PROGRAM KERJA LABORATORIUM

A. PROGRAM UMUM

NO MATERI PROGRAM URAIAN KEGIATAN


1. Administrasi Umum a. Menetapkan tata tertib penggunaan
laboratorium untuk siswa
b. Menyusun jadwal penggunaan
Laboratorium
c. Menetapkan tata tertib untuk guru IPA
sebagai pemakai laboratorium
d. Menyiapkan lembar kerja, termasuk
petunjuk praktikum.

2. Administrasi Inventaris Alat- a.Menyediakan buku Induk.


b. Menyediakan buku persediaan barang.
alat/Bahan c. Menyediakan buku stock ( pemasukan dan
pengeluaran alat dan bahan ).
d. Buku catatan barang yang pecah, rusak,
hilang dan habis.
e. Buku harian untuk mencatat :
- Kebutuhan
- Kerusakan
- Kejadian-kejadian
f. Buku penerimaan barang :
- Mencatat semua penerimaan barang.
- Menampung semua barang, dibukukan
kedalam buku penerimaan barang.

3. Menata Ruang Laboratorium a. Mengatur letak meubeler.


b. Mengatur / menata ruangan
c. Mengatur / merencanakan kebersihan
ruangan.
d. Menyiapkan sarana umum :
- Fasilitas air
- Listrik
- Alat pemadam kebakaran
- Jam dinding

4. Penerimaan barang a. Barang kiriman proyek :


- Melaksanakan pemeriksaan oleh
team yang ditunjuk oleh Kepala
Sekolah
- Menggunakan tata cara
penerimaan sesuai petunjuk.
b. Menggunakan Adminstrasi
- Berita acara penerimaan
- Berita acara pemeriksaan daftar
barang
c. Mengelompokkan barang sesuai
dengan :
- Barang habis pakai dan abrang
tidak habis.
- Jenis barang
2
NO MATERI PROGRAM URAIAN KEGIATAN
d . Mengisi buku induk barang sesuai dengan
urutan ke dalam buku induk inventaris
untuk barang tak habis pakai dan barang
habis pakai.
e. Barang pembelian Sekolah/Pengadaan
sendiri :
- Melaksanakan pemeriksaan barang.
- Melaksanakan serah terima dengan pihak
pengadaan barang (Sekolah) kepada
pengelola laboratorium dan mencatat
kedalam buku inventaris barang.

5. Menginventarisasikan Barang Habis a. Mengisi buku stock untuk masing-masing


jenis barang.
b. Memberi label untuk masing-masing
barang/bahan disusun menurut urutan
abjad.
c. Manyimpan alat ke dalam tempat
penyimpanan sesuai dengan sifat dan fungsi
barang.

6. Menginventarisasikan Barang Tak a. Mengelompokkan barang untuk


Habis Pakai masing-masing jenis barang :
- Alat Praktikum Fisika
- Alat Praktikum Biologi
- Alat Praktikum Kimia
b. Memberi kode/tanda untuk masing-
masing jenis barang.
c. Menyusun/menyimpan alat pada
tempat penyimpanan sesuai dengan
sifat barang dan diberi label untuk
memudahkan pencarian.
d. Mengarsipkan faktur tanda serah
terima barang dan dokumen lainnya.

7. Pemeliharaan Alat-alat Laboratorium a. Alat-alat dari kaca


- Dijaga selalu dalam keadaan
bersih.
- Disimpan terpisah dari alat-alat
yang berat.
- Di tata sehingga keamanan alat
terjamin dari kerusakan/pecah.
b. Alat-alat Optik :
a. Dijaga selalu dalam
keadaan bersih/tidak lembab.
b. Disimpan pada
kotak/tempat masing-masing.
8. Pemeliharaan Administrasi Lab
a. Memelihara/menyimpan administrasi
sehingga selalu digunakan.
b. Mengerjakan pengadministrasian sesuai
keperluan, baik kegiatan praktikum
maupun inventarisasi.
c. Melaksanakan pengadministrasian setiap
penambahan, pengurangan dan mutasi
barang/alat praktikum.
NO MATERI PROGRAM URAIAN KEGIATAN
3
9. Pemeliharaan Keamanan Lab a. Keamanan Laboratorium
• Kunci gudang selalu ada di
penanggungjawab lab / petugas yang
ditunjuk.
• Ruang lab dan ruang persiapan setiap
hari selalu terbuka/tidak dikunci.
• Setiap guru IPA dalam keadaan tidak
dikelas selalu berada di ruang lab.
• Tidak dibenarkan siswa ada di lab
tanpa ada guru yang membimbing.

b. Keselamatan alat-alat
Penanggungjawab lab wajib
mengetahui :
• Kegunaan alat
• Nama Alat
• Cara menggunakan alat
• Sifat alat-alat
• Penyimpanan alat-alat

c. Keselamatan Lingkungan :
• Selalu ada alat pemadam kebakaran
• Selalu ada kotak P3K yang lengkap
berisi obat-obatan pertolongan
pertama.
• Semua pihak mengetahui tata tertib
ketentuan penggunaan laboratorium.

10. Laporan Kepada Kepala Sekolah a.Laporan Bulanan:


• Penggunaan bahan praktikum
• Kerusakan/kehilangan alat
• Kebutuhan/tambahan alat-alat atau
bahan praktikum.
• Jumlah kegiatan praktikum

b. Laporan Semester
Dikerjakan bersama-sama dengan urusan
sarana dan Tata Usaha

4
B. PROGRAM KHUSUS

NO MATERI PROGRAM URAIAN KEGIATAN

1. Persiapan Praktikum a. Persiapan Penanggungjawab Lab :


• Menyiapkan alat-alat yang diminta di
ruang persiapan.
• Serah terima alat dengan guru IPA
yang memerlukan dengan disertai :
a. Mengisi bon daftar pinjaman alat-alat.
b. Menjelaskan tanggungjawab alat-alat
dari mulai dipinjamkan sampai
dikembalikan lagi tanggung jawab
alat menjadi tanggung jawab pemakai.
b. Persiapan Guru IPA
• Setiap akan menggunakan lab harus
mengajukan daftar alat-alat yang
diperlukan kepada penanggung jawab
lab.
• Menjelaskan kepada siswa sebelum
masuk ke lab di kelas mengenai :
a. Tata tertib
b. Nama alat yang akan digunakan
c. Fungsi alat
d. Cara menggunakan alat
e. Kemanan alat dan siswa
• Mengelompokkan siswa sesuai
dengan jumlah alat.
• Menjelaskan cara menyusun laporan
c. Persiapan Siswa
• Memahami tata tertib lab
• Memahami permasalahan/materi yang
akan dipraktikumkan.
• Memiliki LKS
• Menyediakan alat tulis seperlunya

2. Kegiatan Praktikum a. Kegiatan Guru IPA


- Sebelum kegiatan
praktikum/demonstrasi alat-alat harus
sudah disiapkan di meja praktek.
- Mengawasi saat siswa masuk
lab dan kelompok menempati tempat
yang sudah ditentukan.
- Selama kegiatan berjalan,
megawasi dan membantu siswa yang
mendapat kesulitan/memerlukan bantuan.
- Menghentikan kegiatan
praktikum minimal 5 menit sebelum jam
pelajaran selesai.
- Memeriksa alat-alat dan
menyimpan kembali ke ruang persiapan.

NO MATERI PROGRAM URAIAN KEGIATAN


b. Kegiatan Siswa
5
- Melaksanakan tugas secara
berkelompok sesuai dengan petunjuk
LKS
- Mencatat hasil pengamatan
- Mempertanggung jawabkan
keselamatan, baik keselamatan dirinya
maupun keselamatan alat-alat.
- Melaksanakan diskusi
kelompok, hasil dari pada
pengamatan/pengolahan data.
- Bersama-sama guru
melaksanakan diskusi, untuk
mendapatkan suatu kesimpulan.

BAB III
6
PEMBAGIAN TUGAS DALAM STRUKTUR ORGANISASI

PENGELOLAAN LABORATORIUM

Pengelolaan laboratorium merupakan tugas yang penting karena banyak memerlukan

tenaga dan waktu. Dalam hal ini diantaranya mengatur/memeriksa alat dan bahan, mengatur

penggunaan laboratorium, menjaga disiplin lab dan menjaga keselamatan di laboratorium.

Dalam penggunaan laboratorium ini tentu harus ada mekanisme kerja yang baik dan jelas,

agar laboratorium berfungsi sebagaimana mestinya. Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab

sekolah secara keseluruhan baik administrasi pendidikan maupun teknis pendidikan, memerlukan

beberapa orang pembantu untuk melaksanakan tugasnya termasuk dalam membantu Kepala

Sekolah dan mengelola laboratorium. Adapun Susunan Personalia Pengelola Laboratorium

adalah :

1. Penanggung Jawab : Kepala Sekolah

2. PKS Urusan Kurikulum : Dana, S.Pd

3. PKS Urusan Sarana : Jajang Sarif M, S.Pd

4. Koordinator Laboratorium : Tita Rosita, S.Pd

5. Penanggung Jawab Bidang Studi :

a. Penanggung Jawab Biologi : Selly P.R, S.Pd

b. Penanggung Jawab Fisika : Nenden, S.Ag

c. Penanggung Jawab Kimia : Dodi Herdiana, S.Pd

6. Pembantu Tata Usaha : Mashur

PEMBAGIAN TUGAS

1. Koordinator Laboratorium :

1.1 Mengkoordinasikan penggunaan Laboratorium

1.2 Melaksanakan koordinasi denga urusan kurikulum

1.3 Mengkoordinir guru-guru IPA dalam penggunaan lab dan alat-alat lab.

1.4 Ikut bertanggung jawab terhadap sarana yang ada di lab.

1.5 Melaksanakan laporan/mengkoordinir laporan

1.6 Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan administrasi yang menyangkut penggunaan lab.

2. Penanggung Jawab Bidang Studi :


7
2.1 Mengkoordinir penggunaan alat-alat praktikum

2.2 Melakukan koordinasi dengan guru lain yang akan menggunakan lab.

2.3 Bertanggung jawab terhadap alat-alat yang digunakan pada saat praktikum.

2.4 Melaksanakan laporan penggunaan alat lab baik yang masih bagus maupun yang sudah rusak

2.5 Bertanggung Jawab terhadap keselamatan alat dan siswa saat praktikum.

STRUKTUR ORGANISASI LABORATORIUM

PENANGGUNG JAWAB

KEPALA SEKOALH

KOORDINATOR
LABORATORIUM

PENANGGUNG JAWAB BIDANG STUDI


FISIKA
BIOLOGI
KIMIA

SISWA

8
PKS SARANA PKS KURIKULUM

9
PKS SARANA PKS KURIKULUM

Keterangan : Garis komando


Garis koordinasi

BAB IV

PENUTUP

Pembelajaran IPA merupakan pembelajaran yang memerlukan pembuktian bukan hanya

sekedar memeparkan teori saja. Kiranya belumlah lengkap bila seorang Guru IPA dalam

mengajarkan konsep-konsep hanya memaparkannya secara teoritis di dalam kelas. Kegiatan Lab

seperti eksperimen/percobaan ataupun demonstrasi merupakan kegiatan yang tidak dapat

dipisahkan dengan proses belajar mengajar IPA, dengan alasan inilah kami mencoba menyusun

program kerja lab ini.

Program Kerja Laboratorium ini berisikan langkah-langkah kerja personil lab mulai dari

system pengadministrasian, penataan ruangan dan persiapan praktikum sampai dengan kegiatan

praktikum dan pelaporannya.

10
Tujuan melakukan kegiatan di laboratorium antara lain : agar siswa dapat memecahkan

masalah dengan menggunakan data yang diperoleh dari kegiatan lab, memperoleh latihan

berbagai macam kegiatan keterampilan IPA dan terlatih bekerja dengan tekun dan teliti. Dengan

demikian diharapkan pengalaman yang akan diperoleh dalam kegiatan di lab antara lain : learning

by doing, problem solving, melaksanakan eksperimen dan observasi, terampil menggunakan alat-

alat dan bahan, menganalisa dan menrik kesimpulan.

Agar keberadaan laboratorium mencapai apa yang diharapkan maka cara pengelolaannya

harus lebih ditingkatkan. Oleh karena itu setiap individu harus punya rasa saling memiliki,

menjaga dan melindungi alat-alat/bahan yang ada di laboratorium.

Mudah-mudahan Program Kerja ini bermanfaat bagi semua orang yang akan menggunakan

laboratorium di SMP Negeri 2 Kersamanah.

Kersamanah, Juli 2006

Mengetahui Koordinator Laboratorium IPA

Kepala SMP Negeri 2 Kersamanah

DADANG EFFENDI, B.A TITA ROSITA, S.Pd


NIP : 480053538 NIP : 132042171

TATA TERTIB

PENGGUNAAN LABORATORIUM

A. UMUM

1. Tidak di benarkan menggunakan laboratorium untuk kegiatan lain selain kegiatan IPA.

2. Dalam hal yang sangat terpaksa, asal ada izin / sepengetahuan dari Koordinator

laboratorium sewaktu-waktu diizinkan ada kegiatan lain dengan memperhatikan

ketentuan-ketentuan sebagai berikut :

2.1 Kebetulan laboratorium tidak sedang digunakan untuk kegiatan yang berhubungan

dengan mata pelajaran IPA.

2.2 Menjaga kebersihan

11
2.3 Menjaga kerapihan tempat duduk

2.4 Dilarang :

2.4.1 Membawa alat-alat/ benda yang memungkinkan terjadinya gangguan pada

alat-alat yang ada di lab.

2.4.2 Menggunakan/mengganggu alat-alat IPA yang berada di lab.

3. Setelah selesai menggunakan lab. Alat-alat IPA dan kunci lab agar diserahkan kembali

kepada Koordinator lab untuk disimpna pada tempatnya lagi.

B. GURU-GURU IPA

1. Guru IPA harus sudah ada di laboratorium sebelum siswa diizinkan masuk.

2. Seminggu sebelum praktikum/demonstrasi harus sudah memberitahukan kepada

koordinator lab untuk mempersiapkan alat-alat dan bahan yang diperlukan.

3. Selama kegiatan praktikum harus menjamin keselamatan para siswa, alat dan bahan serta

situasi belajar.

4. Guru IPA hendaknya berusaha menanamkan kebiasaan pada siswa tentang :

4.1 Disiplin dan tertib selama praktikum

4.2 Disiplin dalam cara mengambil, membawa dan menggunakan alat-alat dan bahan.

4.3 Disiplin dan tertib dalam membersihkan dan meletakkan kembali alat dan bahan pada

tempatnya.

C. SISWA

1. Siswa tidak diperkenankan masuk ke dalam lab tanpa ada guru di dalam ruangan lab.

2. Jagalah kebersihan meja, ruang praktikum dan lingkungan sekitarnya.

3. Siswa dilarang membawa benda-benda yang akan mengganggu ke dalam ruang lab

kecuali :

a. Buku Kerja / Lembar Kerja Siswa ( LKS )

b. Buku catatan IPA ( Fisika, Biologi atau Kimia )

c. Alat-alat tulis

d. Alat dan bahan yang telah ditugaskan oleh Guru untuk dibawa waktu praktikum.

4. Barang-barang lab ( alat dan bahan ) tidak boleh dibawa keluar lab kecuali atas perintah

dan petunjuk guru.


12
5. Hanya zat berbentuk cairan yang boleh dibuang kedalam bak cuci. Pecahan kaca harus

dibuang dalam tempat khusus.

6. Tidak diperkenankan mencicicpi bahan kimia. Cara membau bahan kimia adalah dengan

mengibaskan tangan di atas botol/tempat yang mengeluarkan uap kea rah hidung.

7. Jika terjadi kecelakaan, barang pecah, alat rusak segera laporkan kepada guru IPA yang

bertugas pada waktu itu.

8. Jangan mencampurkan bahan kimia sembarangan tanpa ada petunjuk dari Guru. Alat dan

bahan kimia harus digunakan menurut petunjuk yang diberikan.

9. Setelah digunakan, alat-alat harus dibersihkan dan setelah itu dikembalikan ke tempat

semula.

10. Setelah praktikum selesai, tangan harus dicuci dengan bersih dan menggunakan sabun.

11. Untuk mencegah terpegangnya benda yang panas tanpa diketahui sebelumnya, rasakan

benda itu dengan mendekatkan punggung telapak tangan ke benda yang di kira masih

panas.

12. Alat bedah setelah digunakan harus dibersihkan dengan sempurna kemudian dicuci

dengan spiritus.

13. Jika melakukan percobaan, gunakan baju khusus untuk itu ( Jaslab ).

14. Kepada siswa yang tidak mentaati Tata Tertib ini akan dikenakan sangsi sesuai dengan

peraturan sekolah.

13