Anda di halaman 1dari 5

PERDARAHAN PASCA PERSALINAN LANJUT

(Late HPP)

Definisi:
Perdarahan yang terjadi di atas 24 jam setelah melahirkan
hingga kurang dari 6 minggu

Penyebab:
1. Infeksi/ sub-involusi
2. Sisa plasenta
INVOLUSI POST PARTUM

UTERUS
- 2 minggu PP uterus sudah berada dalam rongga pelvis
- 6 minggu PP kembali ke ukuran normal
- Otot uterus yang berinvolusi menimbulkan hemostasis pd
plasental site
- 3-4 hari PP darah yang mulanya keluar berganti menjadi
LOKHIA rubra
- dalam 3 minggu berikut lokhia yang keluar berubah menjadi
mukopurulen (=lokhia serosa) yang dilanjutkan dengan
pengeluaran lokhia alba yang berwarna putih-kekuningan
-Kadang antara hari ke 7 dan 14 timbul kembali perdarahan
yg agak banyak akibat lepasnya jaringan desidua.
OVARIUM
- Pada ibu tidak menyusui
Ovulasi paling cepat dapat terjadi 27hari setelah
melahirkan rata-rata 70-75 hari setelah melahirkan
menstruasi timbul stl 12 minggu (70%) rata2 7-9mgg
-Pada ibu menyusui
ovulasi dapat terjadi kembali rata2 setelah190 hari
biasanya terjadi amenore dan anovulasi yg lebih lama
pada 6bln pertama dpt terjadi ovulasi 1-5%
SUB-INVOLUSI UTERUS
Penyebab:
- infeksi pada endometrium (endometritis)
- organisme gram negatif dan gram positif
- jika timbul pada 1-2 hari pertama: streptokokus A
3-4hari PP: E coli atau anaerob
stl 7hari PP: Clamidia Trachomatis

Gejala dan Tanda:


- HPP lanjut/sekunder
- involusi uterus tidak sesuai (sub-involusi)
- kontraksi uterus tidak baik
- nyeri perut bagian bawah
- febris ≥38°C
- lokhia berbau
- jika infeksi berlanjut ke pelvis timbul tanda abses pelvik
- Lab: anemia dan lekositosis
- USG
Penatalaksanaan:
- antibiotika parenteral kombinasi : klindamisin dan gentamisin
atau dari golongan sefalosporin, gol. Penisilin baru
- jika dalam 24-72jam kemudian tidak terdapat perbaikan
pertimbangkan untuk mengganti/menambah AB dan mencari
sumber infeksi lain
- uterotonika oksitosin per drip
- transfusi jika diperlukan
- segera setelah kondisi akut diatasi  mobilisasi
jika sakit berat  posisi fowler
- jika pada USG dicurigai adanya sisa plasenta  kuretase

Anda mungkin juga menyukai