Anda di halaman 1dari 10

c cc

 c



1. Bertumpu Pada Pembangunan Manusia


d Masyarakat lebih memilih kegiatan yang
berdampak langsung thdp upaya
pembangunan manusia daripada
pembangunan fisik semata;
d Menurut Pak Sesvil, diminta KM/F-Kab
membantu FK untuk menentukan mana
yang merupakan pembangunan fisik
semata (berupa IST)
d Usahakan hindari penggunaan alat
berat;
d Kalau terjadi masalah, diusahakan
masyarakat sendiri yang menangani
masalah tsb;

½  

 


c cc  c



^. Otonomi:
d Masyarakat    dan
 mengatur diri secara
mandiri dan á  á,
tanpa intervensi negatif dari luar;
d Pemberian wewenang sepenuhnya
kepada masyarakat, bagaimana
membangun untuk bisa
membangun diri sendiri, tapi tidak
melewati jalur yang ada;

½  

 


c cc  c



u. Desentralisasi:
d Memberi ruang yg lebih luas kepada
masyarakat untuk mengelola kegiatan
pembangunan sektoral dan kewilayahan
yang bersumber dari pemerintah dan
pemerintah daerah sesuai dengan
kapasitas masyarakat;
d Kemampuan fasilitator mempunyai studi
kelayakan dampak terhadap lingkungan
merupakan kata kuncinya;

½  

 


c cc  c



[. Berorientasi pada masyarakat miskin:


d segala keputusan yang diambil á
 
kepada masyarakat miskin;
d Melibatkan masyarakat pada
musyawarah, hasilnya belum tentu
berpihak kepada orang miskin;

½  

 


c cc  c



r. Partisipasi:
d Masyarakat berperan secara aktif
dalam setiap proses, mulai dari
tahap sosialisasi, perencanaan,
pelaksanaan, pengawasan dan
pelestarian kegiatan dengan
memberikan tenaga, pikiran, dana,
waktu maupun barang;

½  

 


c cc  c



‰. Kesetaraan dan keadilan gender:


d Masyarakat baik laki-laki dan
perempuan mempunyai
kesetaraan dalam perannya di
setiap tahap pembangunan daan
dalam menikmati manfaat
kegiatan pembangunan,
kesetaraan juga dalam pengertian
kesejajaran kedudukan pada saat
situasi konflik

½  

 


c cc  c



 . Demokratis
d Masyarakat mengambil keptusan
pembangunan secara musyawarah
dan mufakat;

½  

 


c cc  c



º. Transparansi dan akuntabel

½  

 


c cc  c



· Prioritas
d Masyarakat memilih kegiatan yang
diutamakan dg
mempertimbangkan
kemendesakan dan kemanfaatan
untuk pengentasan kemiskinan.

½  

 


Prinsip PNPM-MP

10.Keberlanjutan;
d Dalam setiap pengambilan
keputusan atau tindakan
pembangunan, mulai dari tahap
perencanaan, pelaksanaan,
pengendalian dan pemeliharaan
kegiatan harus telah
mempertimbangkan sistem
pelestariaannya

IST Propinsi Sumut, tgl 1^-1u


Januari ^00º