Anda di halaman 1dari 7

PEDOMAN PELAKSANAAN

MONITORING DAN EVALUASI TERPADU PELAKSANAAN


PROGRAM/KEGIATAN PEMBANGUNAN KEMENTERIAN KELAUTAN
DAN PERIKANAN TAHUN 201
2010

1. Pendahuluan.

Kelautan dan perikanan merupakan salah satu sektor yang telah memberikan
kontribusi terhadap perekonomian Nasional, oleh karena itu program dan
kegiatannya mendapat dukungan yang kuat baik dari legislatif maupun eksekutif.
Salah satu indikatornya adalah semakin meningkatnya alokasi anggaran
pembangunan yang dikelola oleh KKP setiap tahun. Keberpihakan serta dukungan
yang diberikan kepada KKP ini merupakan suatu amanah yang harus diikuti
dengan akuntabilitas yang tinggi baik oleh para aparatur dalam pelaksanaan
kegiatan pembangunan maupun dalam pengelolaan anggaran baik di tingkat
pusat maupun daerah. Oleh karena itu dalam penyelenggaraan program/kegiatan
pembangunan kelautan dan perikanan dituntut pengelolaan yang efisien, efektif,
akuntabel serta transparan sehingga output dan outcome-nya bisa dirasakan oleh
masyarakat.

Untuk mewujudkan keinginan dan tuntutan tersebut, serta dalam rangka


efektivitas pelaksanaan program/kegiatan pembangunan kelautan dan perikanan
yang sesuai dengan arah kebijakan yang telah ditetapkan, maka upaya melakukan
monitoring dan evaluasi secara terpadu terhadap pelaksanaan program/kegiatan
pembangunan di lingkungan KKP merupakan suatu kebutuhan serta merupakan
upaya strategis yang sangat menentukan keberhasilan program/kegiatan secara
efisien dan efektif.

Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Terpadu ini juga disinergikan dengan


pelaksanaan Kepmen KP Nomor: 01/2010 tentang Tim Pemantauan dan
Pengendalian Pelaksanaan Program Pembangunan Kelautan dan Perikanan. Selain
melakukan pemantauan terhadap Kegiatan Pembangunan Kelautan dan Perikanan
secara umum, juga dilakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kebijakan-
kebijakan strategis Kementerian seperti pengembangan kawasan Minapolitan.
Pedum Monev Terpadu 2010-Biro Perencanaan 1
2. Tujuan
Pelaksanaan monitoring dan evaluasi terpadu bertujuan untuk :
(i) Melakukan monitoring, supervisi dan pengendalian terhadap
pelaksanaan program/kegiatan pembangunan kelautan dan perikanan
tahun anggaran 2010,
(ii) Mengevaluasi hasil pelaksanaan program/kegiatan khususnya berkaitan
dengan pemanfaatan hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan
pada tahun-tahun sebelumnya,
(iii) Mengidentifikasi dan menginventarisasi permasalahan yang timbul serta
memberikan solusi upaya pemecahannya, dan
(iv) Memberikan masukan, saran dan rekomendasi terutama yang berkaitan
dengan kebijakan perencanaan program/kegiatan yang akan datang.

3. Sasaran
Sasaran kegiatan mencakup:
a. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi di seluruh Indonesia, UPT Pusat di
daerah serta Dinas kabupaten/kota yang membidangi kelautan dan perikanan;
b. Pelaksanaan program/kegiatan pembangunan Kelautan dan Perikanan yang
dibiayai dari Dana APBN, Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, PHLN, dan
DAK.

4. Ruang Lingkup
a. Perencanaan program/kegiatan Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, UPT dan
DAK, apakah telah sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) KKP 2010-2014
dan peraturan perundangan yang berlaku.
b. Persiapan pelaksanaan program/kegiatan Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan,
UPT dan DAK yang meliputi organisasi Satker, proses tender, dll.
c. Pelaksanaan program/kegiatan Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, UPT dan
DAK, meliputi output dan outcome yang telah dicapai, realisasi penyerapan
anggaran dan realisasi fisik serta permasalahan yang timbul dan upaya
pemecahan yang telah/akan dilakukan.
d. Tertib Pelaporan (bulanan, triwulanan, tahunan)

Pedum Monev Terpadu 2010-Biro Perencanaan 2


e. Evaluasi terhadap pelaksanaan program/kegiatan tahun-tahun sebelumnya
antara lain yang berkaitan dengan pemanfaatan hasil-hasil pembangunan baik
yang dibiayai anggaran Pusat, Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan DAK.
f. Tindak lanjut hasil monitoring dan evaluasi terpadu Tahun 2009

5. Hasil yang diharapkan :


Hasil langsung antara lain dapat berupa :
a. Perbaikan kegiatan yang sedang berjalan.
b. Pemecahan masalah yang dihadapi.
c. Saran dan rekomendasi atas kebijakan perencanaan program/kegiatan yang
akan datang.

6. Tugas Pokok :
Koordinasi pelaksanaan monitoring dan evaluasi terpadu program/kegiatan
pembangunan kelautan dan perikanan dilakukan oleh Sekretariat Jenderal
Kementerian Kelautan dan Perikanan cq. Biro Perencanaan yang meliputi :
a. Penetapan kelompok wilayah provinsi dan penyusunan rencana jadwal
pelaksanaan berkoordinasi dengan unit kerja eselon I.
b. Penyiapan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang pembentukan
Tim Monitoring dan Evaluasi Terpadu. Personil yang akan duduk dalam tim
monev disarankan yang mempunyai kapasitas.
c. Penyusunan kuisioner (daftar isian) yang akan digunakan dalam pelaksanaan
monitoring dan evaluasi terpadu berdasarkan masukan unit kerja eselon I.
d. Penyiapan surat pemberitahuan kepada daerah provinsi seluruh Indonesia
terkait dengan rencana pelaksanaan monitoring dan evaluasi terpadu.
e. Menyiapkan laporan hasil monitoring dan evaluasi terpadu secara keseluruhan
berdasarkan laporan hasil monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan eselon I.

7. Waktu pelaksanaan
a. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi terpadu program/kegiatan
pembangunan kelautan dan perikanan dilakukan secara reguler satu kali
dalam satu Tahun Anggaran;

Pedum Monev Terpadu 2010-Biro Perencanaan 3


b. Untuk TA 2010 pelaksanaan dimulai sejak ditetapkan SK Tim Monitoring
dan Evaluasi Terpadu dan berakhir selambat-lambatnya pertengahan bulan
Desember 2010.

8. Mekanisme Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Terpadu


Monitoring dan evaluasi terpadu program/kegiatan pembangunan di lingkungan
Kementerian Kelautan dan Perikanan dikoordinir oleh Sekretariat Jenderal dan
dilaksanakan oleh Tim yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri
Kelautan dan Perikanan Nomor: Kep.47/Men/SJ/2010 Tanggal 30 September
2010 Tentang Tim Monitoring dan Evaluasi Terpadu Pelaksanaan
Program/Kegiatan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Tahun 2010.

Kegiatan di Pusat

1) Setelah diterbitkannya SK Menteri kelautan dan Perikanan tentang


Pembentukan Tim Monitoring dan Evaluasi Terpadu, Sekretariat Jenderal cq.
Biro Perencanaan menyampaikan informasi tentang rencana pelaksanaan
kegiatan monitoring dan evaluasi terpadu kepada Dinas Kelautan dan
Perikanan Provinsi di seluruh Indonesia untuk selanjutnya diinformasikan
kepada kabupaten/kota dan UPT Pusat.
2) Sebelum pelaksanaan kegiatan Monev Terpadu, Sekretariat Jenderal cq. Biro
Perencanaan menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan monitoring dan
evaluasi terpadu ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, untuk
dikoordinasikan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota serta
UPT Pusat di wilayah provinsi bersangkutan, yang kemudian akan
ditindaklanjuti oleh Unit Eselon I yang menjadi koordinator wilayah provinsi
yang bersangkutan yang meliputi : (i) waktu pelaksanaan, (ii) unit kerja yang
di undang, (iii) nama tim monitoring dan evaluasi, dan (iii) agenda acara.
3) Untuk mempermudah dan mempercepat proses pengisian kuesioner (Daftar
Pertanyaan), sebelum pelaksanaan kegiatan monev terpadu, kuesioner telah
di kirim terlebih dahulu ke provinsi bersangkutan, sehingga tim dapat
melakukan klarifikasi/pengecekan terhadap kuisioner yang telah diisi.
Penyampaian kuesioner ke daerah dilakukan melalui media surat maupun
surat elektronik (email) atau UPT dan Dinas di daerah dapat mendownload
Pedum Monev Terpadu 2010-Biro Perencanaan 4
melalui situs KKP http://www.dkp.go.id. Kuesioner ke Dinas KP di daerah
sebagaimana terlampir.
4) Untuk memantapkan pelaksanaan monitoring dan evaluasi, menjelang
keberangkatan disarankan agar Tim terlebih dahulu melakukan pertemuan
konsolidasi. Untuk itu masing-masing Eselon I diharapkan dapat
menyampaikan permasalahan ataupun isu penting sebagai bahan arahan yang
akan disampaikan oleh Pimpinan Eselon I serta melengkapi data-data yang
dibutuhkan.
5) Pelaksanaan Pertemuan Konsolidasi hendaknya dapat dihadiri oleh personil
yang akan ditugaskan untuk mengikuti kegiatan Monev Terpadu, atau
personil yang memiliki kapasitas untuk mengikuti pertemuan dimaksud.
6) Dalam Rapat Konsolidasi, kepada masing-masing Koordinator Tim Monev
Terpadu Pusat agar : (a) Menampilkan lokasi atau Kabupaten/Kota yang telah
dikunjungi pada saat pelaksanaan Monev Terpadu tahun 2009; (b) Meminta
kepada masing-masing Unit Eselon I menyiapkan lokasi atau Kabupaten/Kota
yang melaksanakan kegiatan strategis, selain lokasi atau Kabupaten/Kota yang
telah dikunjungi pada saat pelaksanaan Monev Terpadu tahun 2009; (c)
Mengingatkan masing-masing Unit Eselon I, agar personil yang akan
diikutsertakan dalam pelaksanaan Monev Terpadu, merupakan personil yang
memiliki kapasitas sebagai perwakilan dari unit Eselon I. (memahami
sepenuhnya mengenai Tupoksi Eselon I nya dan dapat mengambil keputusan
di lapangan)

Pelaksanaan di Daerah

1) Hari pertama
a. Acara Pembinaan dan pengarahan oleh pejabat Eselon I (atas nama Menteri
KP) yang didampingi oleh Tim Monitoring dan Evaluasi Terpadu dan
dihadiri oleh (i) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, (ii) Kepala
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota terkait, (iii) Kepala UPT Pusat
terkait, (iv) Kepala Bidang pada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi dan
UPT Daerah Provinsi terkait (termasuk kegiatan PHLN).

Pedum Monev Terpadu 2010-Biro Perencanaan 5


Pada acara pembinaan tersebut, pejabat Eselon I atas nama Menteri KP
menyampaikan arahannya didahului dengan sambutan oleh Kepala Dinas
Provinsi dan dilanjutkan dengan pemaparan tentang:
(i) Hasil Monitoring dan Evaluasi Terpadu tahun 2009, perkembangan
pelaksanaan DIPA tahun 2010 yang meliputi DIPA APBN
(Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan UPT Pusat), dan DAK oleh
pejabat Eselon II (Koordinator Tim),
(ii) Evaluasi tahun 2009 dan perkembangan pelaksanaan DIPA tahun 2010
yang meliputi pelaksanaan DIPA APBN (Dekonsentrasi/Tugas
Pembantuan) dan DAK oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan
Provinsi dan Kepala UPT
(iii) Diskusi

b. Paparan oleh Kepala Dinas Provinsi, Kepala Dinas Kab/Kota dan Kepala
UPT, yang dilanjutkan deangan diskusi.

2) Hari kedua dan ke tiga, melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pelaksanaan


kegiatan pembangunan kelautan dan perikanan yang dibiayai anggaran
Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, PHLN maupun DAK. Koordinator provinsi
membagi tim menjadi beberapa kelompok untuk melakukan kunjungan ke
beberapa lokasi terpilih. Pemilihan lokasi yang akan dikunjungi hendaknya
mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :
a) Terdapat lokasi pengembangan kawasan Minapolitan
b) Memiliki alokasi APBN (Dekon/TP/DAK) pembangunan kelautan dan
perikanan yang cukup signifikan.
c) Belum pernah dikunjungi pada pelaksanaan Monev terpadu sebelumnya
d) Waktu jarak tempuh, aksesibilitas dan ketersediaan alat transportasi di
lapangan serta masukan dari Dinas Provinsi dan Dinas Kab/kota.

kee empat, klarifikasi hasil sementara pelaksanaan monitoring dan evaluasi


3) Hari k
bersama dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi sekaligus
merumuskan hasil kerja Tim dan atau menyampaikan laporan sementara hasil

Pedum Monev Terpadu 2010-Biro Perencanaan 6


pelaksanaan monitoring dan evaluasi kepada Kepala Dinas (dipimpin oleh
Koordinator Tim) dan ditandatangani oleh Ketua Tim dan Kepala Dinas.

9. Laporan dan Tindak Lanjut Hasil Monitoring dan Evaluasi Terpadu

Laporan hasil monitoring dan evaluasi secara lengkap disampaikan Pimpinan


Eselon I kepada Sekretaris Jenderal paling lambat 1 (satu) minggu setelah
pelaksanaan monitoring dan evaluasi dengan tembusan kepada Eselon I lingkup
DKP sesuai outline terlampir.

Hasil pelaksanaan monitoring dan evaluasi terpadu ini dapat dimanfatkan untuk :
(i) memberikan umpan balik bagi penyempurnaan kebijakan program/kegiatan
pembangunan kelautan dan perikanan tahun berikutnya, (ii) bahan koordinasi
program/kegiatan lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan serta lintas sektor
Sebagai tindak lanjut hasil monitoring dan evaluasi terpadu, Pimpinan Eselon I
sesuai kewenangannya wajib mengambil langkah-langkah:
a. Tindakan korektif terhadap permasalahan yang ada dengan
memperhatikan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
b. Mengkoordinasikan masalah yang terkait dengan sektor lain dengan
instansi yang berwenang.

a.n. Sekretaris Jenderal


Kepala Biro Perencanaan

Ir. Nilanto Perbowo,


Perbowo, M.Sc
M.Sc.
.Sc.

Pedum Monev Terpadu 2010-Biro Perencanaan 7