P. 1
Askep Dermatitis

Askep Dermatitis

|Views: 1,274|Likes:
Dipublikasikan oleh Widya Wid

More info:

Published by: Widya Wid on Nov 25, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/21/2013

pdf

text

original

Minggu, 31 Januari 2010

ASKEP DERMATITIS,, WNES
WD.NURHAENY EMBA SAPUTRI PRODY SI KEPERAWATAN STIKES MANDALA WALUYA KENDARI DERMATITIS Pengertian: dermatitis adalah peradangan pada kulit. Terbagi Atas : DERMATITIS KONTAK Sinonim : Dermatitis venenata, dermatitis industri, dan lain-lain. Penyebab : a. Zat iritan misalnya asam atau alkali. b. Alergen misalnya tumbuh-tumbuhan, kosmetik atau nikel. Perjalanan Penyakit Dan Gejala Klinis : Terdapat 2 tipe dermatitis kontak yang disebabkan oleh zat yang berkontak dengan kulit yaitu dermatitis kontak iritan dan dermatitis kontak alergik. Dermaitis Kontak Iritan : Kulit berkontak dengan zat iritan dalam waktu dan konsentrasi cukup, umumnya berbatas relatif tegas. Paparan ulang akan menyebabkan proses menjadi kronik dan kulit menebal disebut skin hardering. Gejala klinis dipengaruhi keadaan kulit pada waktu kontak antara lain, faktor kelembaban, paparan dengan air, panas dingin, tekanan atau gesekan. Kulit kering lebih kurang bereaksi. Dermatitis Kontak Alergik : Batas tak tegas. Proses yang mendasarinya ialah reaksi hipersensitivitas. Lokalisasi daerah terpapar, tapi tidak tertutup kemungkinan di daerah lain.

Diagnosis banding : Dermatitis numularis, dermatitis seboroika, dermatitis atopik. Pengobatan : Menghindari penyebab.i Simtomatiki Topikal :i o Apabila basah : kompres PK 1/10.000 o Apabila kering : Kortikosteroid Pada keadaan berat ± per oral :i o Antihistamin o Kortikosteroid

alkohol dapat memperburuk keadaan. Keadaan sangat eksudativ. Gejala klinis edema. Riwayat stigmata atopik pada penderita atau keluarganya. Bersifat membasah (oozing). Tipe anak-anak : muka. Lokalisasi di ekstremitas atas dan bawah bagian ekstensor. tengkuk. Blokade reseptor beta adrenergik pada kulit. o Terdapat stigmata atopik o Gatal DERMATITIS NUMULARIS Sinonim : Dermatitis Diskoid. Neurodermatitis Numularis. Tanda Diagnostik : o Lokalisasi ± daerah lipatan flexor ekstremitas. ekstremitas. Diagnosis Banding : Dermatitis atopik. disertai rasa terbakar. papel. Keadaan infeksi dikombinasi dengan antibiotika. Keadaan akut disertai rasa tidak enak badan Lokalisasi sesuai umur penderita dibagi: Tipei infantil : muka. Keadaan kronik terdapat penebalan kulit. vesikel sampai bula. dapat pula disertai ekskoriasi. batas relatif jelas. bentuk numuler. tetapi dapat berlokasi diseluruh bagian tubuh. edema. lipat siku dan tengkuk. Perjalanan Penyakit Dan Gejala Klinis : Kelainan terdiri dari eritema. bila kering membentuk krusta. dahi. Diduga stress emosi. Gatal dari ringan sampai berat. neurodermatitis. Gejala biasanya hebat dan hilang timbul.i Tipe dewasa : fosa poplitea. dapat terjadi infeksi sekunder.DERMATITIS ATOPIK Sinonim : Neurodermatitis disseminata.i Diagnosis Banding : Dermatitis seboroika. dengan diameter bervariasi 5 ± 40 mm. Kronik kortikosteroid. prurigo diathesique Besnier. Penyebab : Tidak pasti. Penyebab : a. . diberikan kortikosteroid jangka pendek. Perjalanan Penyakit Dan Gejala Klinis : Bersifat kronis dengan eksaserbasi akut.i i salep¢Topikal : Keadaan akut dan basah diberi kompres. likenifikasi dan hyperpigmentasi.i Sistemik : Antihistamin. Bila diduga mengalami infeksi dengan kandidosis dapat diberikan campuran kortikosteroid dan anti kandida. badan dan bokong. Lesi bersifat kronis. bila digaruk dapat terjadi fenomena Koebner. Lesi bersifat sub-akut. Gangguan fungsi sel limfosit T dan peningkatan kadar Ig E b. Biasanya usia 2 bulan ± 2 tahun. terutama kedua pipi (disebut milk eczema). kepala. daerah yang terpapar matahari. vesikel. dermatitis herpetiformis dan keratosis folikularis (penyakit Darier) Pengobatan : Keadaan ringan diberikan pengobatan topikal. lipat siku dan pergelangan tangan.

misalnya triamsinolon. Lesi berupa papel besar. Mungkin suatu tempat gatal kemudian digaruk berulang-ulang. Tempat di tengkuk. gatal disebut prurigo nodularis. Penyebab : Gangguan aliran darah pembuluh vena di tungkai. Bila kurang berhasil dibantu dengan cara oklusi (ditutup dengan bahan impermeabel misalnya bungkus plastik).000i Lesi kering : salep kortikosteroid. Terlihat . maka akan timbul papel. Prurigo nodularis sering ditemukan di lengan dan tungkai. Pengobatan : Diberitahukan kepada penderita : kelainan kulit menipis dan kemudian menghilang bila tidak digaruk. tetapi sering pula residif. perianal. tekanan vena makin meningkat sehingga memanjang dan melebar. Tanda Diagnostik : Bentuk lesi numuleri Sifat lesi membasahi Gatali NEURODERMITIS SIRKUMSKRIPTA Sinonim : Liken Simpleks Kronis Penyebab : Tidak pasti. Berupa bendungan di luar pembuluh darah. Kelainan menipis bila tidak digaruk. punggung tangan. di punggung kaki. õ Topikal : Salep Kortikosteroid. Perjalanan Penyakit Dan Gejala Klinis : Penderita umumnya orang dewasa atau orang tua. õ Sistemik : Sedativa atau Antihistaminika untuk mengurangi rasa gatal. DERMATITIS STATIS Sinonim : Dermatitis Hemostatika. Prognosis : Baik. Insidens : Orang dewasa dan orang tua.i Bila ada infeksi sekunder ditambahkan antibiotika sistemik. Lesi basah kompres larutan Permanganas Kalikus 1 : 10. scrotum dan vulva atau di scalp. lengan bawah dekat siku. tungkai bawah bagian lateral. Perjalanan Penyakit Dan Gejala Klinis : Akibat bendungan. misalnya tumor di abdomen sumbatan thrombus di tungkai bawah. atau kerusakan katup vena setelah thrombophlebitis. perlu pengobatan sistemik berupa anti histamin.Pengobatan : Topikal tidak mencukupi. likenifikasi dan kulit menjadi tebal yang menimbulkan hyperpigmentasi. Kalau belum berhasil juga disuntik dengan kortikosteroid intra lesi.

Umumnya bayi dan anak umur 6 ± 10 tahun. Lesi dapat menjalar ke dahi. disertai kerontokan rambut. Udema terutama di pergelangan kaki. Penyebab : Tidak diketahui. krusta kekuningan dengan bentuk dan besar bervariasi. Akibat garukan menimbulkan erosi.berkelok-kelok seperti cacing (varises). lipat bokong. skuama. lipat paha dan skrotum. Batas tidak jelas. Komplikasi : Timbul ulkus. Faktor yang mempengaruhi / memperburuk : Jenis makanan berlemak Banyaknya keringat Stress emosi Insidens : Daerah dingin insidennya lebih tinggi. residif.000. alis. umbilikus. dan gatal. ketiak. skuama. tengkuk. erosi. Seborrhoide. Cairan intravaskuler masuk ke jaringan dan terjadilah edema.5 %. disebut ulkus varikosum atau ulkus venosum. lipatan mammae. Diagnosis : Lokalisasi ditungkai bawah. kadang-kadang eksudasi. edema diganti jaringan ikat sehingga kulit teraba kaku. Dermatitis Seborrhoides. presternal. Bila berlangsung lama. Prognosis : Residif. DERMATITIS SEBOROIKA Sinonim : Seborrheic Eczema. Timbul keluhan rasa berat bila lama berdiri dan rasa kesemutan atau seperti ditusuktusuk. belakang telinga. õ Obat topikal : Ichtyol 2 % dalam salep zink-oksid. Pada kulit kepala terdapat skuama kering dikenal sebagai dandruff dan bila basah disebut pytiriasis steatoides . Diagnosis Banding : Dermatitis kontak. atau larutan perak nitrat 0. Pengobatan : õ Dermatitis akut dikompres dengan larutan Permanganas Kalikus 1/10. õ Bila eksudatif .0. basah atau kasar. Tempat kulit kepala.25 % . dimulai di atas maleous internus sampai di bawah lutut. Kelainan berupa skuama kering. diberi kortikosteroid dalam jangka pendek (7-10 hari). dan menjadi keadaan eksfoliatif generalisata. papel. Perjalanan Penyakit Dan Gejala Klinis : Merupakan penyakit kronik. serta orang dewasa umur 18 ± 40 tahun. Terjadi ekstravasasi eritrosit dan timbul purpura. warna kulit lebih hitam. Pada bayi dapat terjadi eritroderma deskuamativa atau disebut penyakit Leiner. Kelainan berupa hyperpigmentasi. serta oozing (membasah). õ Bila ada infeksi sekunder diberi antibiotika. Diagnosis Banding : . Bercak-bercak semula tampak merah berubah menjadi hemosiderin. daerah nasolabial belakang telinga..

ketiak. kortikosteroid. II. Pitiriasis Rosea. alis. Riwayat Psikososial : Apakah pasien merasakan kecemasan yang berlebihan. 4.i ( Yang sering ditemui pada kulit kepala. Subjektif : Gatal b. daerah nasolabial belakang telinga. Riwayat Penyakit Sekarang : Tanyakan sejak kapan pasien merasakan keluhan seperti yang ada pada keluhan utama dan tindakan apa saja yang dilakukan pasien untuk menanggulanginya. Keluhan Utama. ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN DERMATITIS I. Kerontokan rambut. Objektif : Skuama kering. a. lipat paha dan skrotum ). 3.i Krusta kekuningan dengan bentuk dan besar bervariasi. b. Dermatofitosis. tar. PENGKAJIAN. Biasanya pasien mengeluh gatal.i Prognosis : Kronik residif. 5. Riwayat Penyakit Dahulu : Apakah pasien dulu pernah menderita penyakit seperti ini atau penyakit kulit lainnya. lipatan mammae.i Sistemik : antihistamin.i . Riwayat Pemakaian Obat : Apakah pasien pernah menggunakan obat-obatan yang dipakai pada kulit. kortikosteroid. 2. presternal. Riwayat Penyakit Keluarga : Apakah ada keluarga yang pernah menderita penyakit seperti ini atau penyakit kulit lainnya. Shampo dapat dipakai selenium sulfida. Riwayat Kesehatan.Psoriasis. c. PEMERIKSAAN FISIK. lipat bokong. rambut rontok. Pengobatan : Umum : diet rendah lemak. Apakah sedang mengalami stress yang berkepanjangan. basah atau kasar. pada kasus berat. 1. a.i Lokal : preparat sulfur. Identitas Pasien. atau pernahkah pasien tidak tahan (alergi) terhadap sesuatu obat. umbilikus.

bentuk dan warnanya.i Menyembunyikan bagian tubuh secara berlebihan.III. Lokal : Preparat Sulfur...i Perubahan dalam keterlibatan sosial. .. perhatikan apakah skuama kering.i .i Tekankan bahwa semua orang merasakan cemas dari waktu ke waktu.i Perlihatkan rasa empati. Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan Inflamasi dermatitis. sedang. batasi kontak dengan orang lain ± klien atau keluaraga yang juga mengalami cemas. Tinggal bersama pasien.i Adanya krusta kekuningan dengan bentuk dan besar bervariasi. ditandai dengan : Adanya skuama kering. panik. 3. ditandai dengan : Klien mungkin merasa malu.. gunakan kalimat pendek dan sederhana. Kortikosteroid. Singkirkan stimulasi yang berlebihan (ruangan lebih tenang). Shampo (Selenium Sulfida) 2. 1. Tar.i Tidak melihat / menyentuh bagian tubuh yang terganggu. Kortikosteroid. Anjurkan intervensi yang menurunkan ansietas (misal : teknik relaksasi.i Intervensi : Kaji / catat ukuran dari krusta. berat. Gangguan citra tubuh berhubungan dengan perubahan dalam penampilan sekunder akibat penyakit. basah atau kasar.i Intervensi : Kaji tingkat ansietas: ringan. Berikan kenyamanan dan ketentraman hati :. imajinasi terbimbing..i Intervensi : Dorong klien untuk mengekspresikan perasaannya.i Bicara dengan perlahan dan tenang. Sistemik : Antihistamin. Identifikasi mekanisme koping yang pernah digunakan untuk mengatasi stress yang lalu.. ditandai dengan : (Kemungkinan yang terjadi) Insomniai Keletihan dan kelemahani Gelisahi Anoreksiai Ketakutani Kurang percaya dirii Merasa dikucilkani Menangis. DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN INTERVENSI. Ansietas berhubungan dengan ancaman integritas biologis aktual atau yang dirasa sekunder akibat penyakit. Anjurkan klien untuk tidak menggaruk daerah yang terasa gatal. basah atau kasar. terapi aroma). Kolaborasi dalam pemberian pengobatan :.

pernyataan salah konsep. 1986. Penerbit: EGC. Lynda Juall. Rencana Asuhan Keperawatan. Jakarta. dosis. Penerbit: EGC. DAFTAR PUSTAKA 1. Penerbit: Perkumpulan Ahli Dermato-Venereologi Indonesia. Berikan informasi yang dapat dipercaya dan perkuat informasi yang telah diberikan. Dorong kunjungan / kontak keluarga. Dermatologi Praktis. et all. penanganan. Perjelas berbagai kesalahan konsep individu / klien terhadap penyakit. Carpenito. Edisi 8.. tujuan.Dorong klien untuk bertanya mengenai masalah. Jakarta. Edisi I. 4. 3.. Tekankan pentingnya personal hygiene.. Jakarta.. Kurang pengetahuan tentang penyakitnya berhubungan dengan kurangnya sumber informasi. ditandai dengan : Pasien sering bertanya / minta informasi. 1999. . Sularsito. Anjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang rendah lemak....i Intervensi : Jelaskan konsep dasar penyakitnya secara umum. teman sebaya dan orang terdekat. 2.. Doenges. Sri Adi. perkembangan dan prognosa penyakit. Edisi 3. Jelaskan / ajarkan nama obat-obatan. Dr. Buku Saku Diagnosa Keperawatan. waktu dan metode pemberian. Marilynn E. efek samping dan toksik. Et all. perawatan dan pengobatan. 2000.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->