Anda di halaman 1dari 1

Gunung Anak Krakatau Meletus 17 Kali

Nusantara / Jumat, 29 Oktober 2010 22:16 WIB


Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terus meningkat. Gunung
berapi yang dalam status waspada itu pada Jumat (29/10) tercatat mengalami
gempa vulkanik sebanyak 61 kali. Para wisatawan dan warga diimbau untuk tidak
mendekati lokasi gunung.
Menurut data pos pemantauan Gunung Krakatau, selama 24 jam gunung
mengalami gempa vulkanik dalam sebanyak 12, gempa vulkanik dangkal 61 kali,
dan letusan sebanyak 17 kali.
Petugas pemantau mengimbau warga dan wisatawan agar tidak mendekat
ke lokasi gunung api dalam radius dua kilometer. Saat ini petugas pemantau
tidak dapat melihat gunung meski dengan bantuan teropong karena terhalang
cuaca buruk.
Berdasarkan pantauan di pos pemantau Gunung Anak Krakatau di
Pasauran, Cinangka, Serang, Banten, peningkatan Gunung Anak Krakatau
terhitung sejak akhir September lalu.
Akibat letusan ini, Gunung Anak Krakatau menimbulkan kawah baru dengan
ketinggian hingga 700 meter. Posisinya berada di Barat Daya Gunung Anak
Krakatau. Kawah tersebut berada di sebelah kawah lama yang meletus pada
tahun 2008.(RIE)

Muncul Kawah Baru Gunung Anak Krakatau

Nusantara / Sabtu, 3 November 2007 12:10 WIB


Aktivitas vulkanik sejumlah gunung berapi cenderung meningkat. Salah satunya
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Gempa tremor dan gempa vulkanik
meningkat.

Kawah baru juga muncul di sebelah selatan gunung tersebut. Kawah baru
mengeluarkan gas beracun yang berbahaya bagi manusia. Gunung ini kini
berstatus siaga.

Gunung Anak Krakatau terbentuk dari letusan Gunung Krakatau pada 1883.
Gunung ini terakhir kali mengeluarkan lava panas pada 1992.(BEY)