Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN EKSPERIMEN FISIKA

MODUL 4
KONSTANTA JOULE KALORIMETER LISTRIK

NAMA : Saepurrohman Sidik


NIM : 208 700 649
Waktu Praktikum: Sabtu, 06 Nopember 2010
Jam 15.00-17.00 WIB

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2010
ABSTRACT
In experiments the constant electric calorimeter joule will shown how to do this lab. After the lab
we will discover the value of the water calorimeter through the calculation of the resulting data
from the experiment. In addition to seeking the calorimeter water, we also will find a constant
joule of calculation data obtained from the experiment results.

Keywords: water calorimeter and a constant value joules


Simak
Baca secara fonetik

Kamus - Lihat kamus yang lebih detail


ABSTRAK
Dalam percobaan konstanta joule kalorimeter listrik ini akan ditunjukan bagaimana melakukan
praktikum ini. Setelah praktikum kita akan menemukan nilai air calorimeter melalui perhitungan
dari data yang dihasilkan dari percobaan. Selain mencari nilai air calorimeter kita juga akan
menemukan konstanta joule dari perhitungan data yang didapat dari hasil percobaan

Kata kunci: nilai air calorimeter dan konstanta joule

1. TUJUAN
• Menentukan nilai air calorimeter
• Menentukan konstanta joule

1. ALAT DAN BAHAN


• Kalorimeter listrik
• Multimeter
• Pemanas listrik
• Bejana pemanas
• Termometer digital
• Timbangan
• Air

1. TEORI DASAR
Kalor adalah suatu bentuk energi yang mengalir atau berpindah karena adanya
perbedaan temperatur atau suhu. Secara umum dapat dikatakan bahwa suatu kalor adalah
banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu sebesar 1° C dari 1 gram air.
Kumparan pemanas kalorimeter dialiri arus listrik, maka panas yang di timbulkan oleh
kumparan akan diterima oleh air, temperatur, dan tabung kalorimeter. Energi listrik (W)
yang digunakan oleh alat dengan beda potensial V dan arus listrik I selama selang waktu t
adalah:
W= V.I.t
Sedangkan panas (H) yang ditimbulkan yaitu sebesar:
H=[Na+m.C]∆T
Dengan Na merupakan nilai air kalorimeter, m adalah massa air, C merupakan kalor
jenis air, dan ∆T merupakan perubahan suhu kalorimeter. Tara kalor listrik didefinisikan
sebagai perbandingan antara energi yang digunakan dengan kalor yang ditimbulkan.
J=WH=V.I.tNa+m.c∆T joulekalori
Dalam perubahan wujud zat (melebur, membeku, mengembun, menyeblim atau
menguap) tidak disertai dengan perubahan suhu, maka suhu zat tersebut tetap. Besarnya
kalor yang dibutuhkan atau dilepaskan pada saat terjadi perubahan wujud dapat dinyatakan
dengan persamaan berikut :
Q=mL
Dengan Q adalah kalor yang diterima atau dilepas (J), L yaitu kalor laten (J/Kg), m
merupakan massa zat (Kg).

2. METODA

➢ Percobaan Mencari Nilai Air Kalorimeter


Pertama-tama kalorimeter kosong beserta penganduknya ditimbang kemudian air
dimasukkan 14 bagian tabung, setelah air dimasukkan, kalorimeter tersebut ditimbang
kembali, kemudian ukur suhunya. 34 bagian air yang lainnya didihkan dengan mengukur
suhunya. 34 bagian air yang telah didihkan dicampur dengan 14 air dingin yang ada di
dalam kalorimeter, suhu diukur saat terjadi suhu setimbang artinya nilai termometer stabil
dan tidak berubah lagi. Saat suhu setimbang tersebut kalorimeter kembali ditimbang dan
masing-masing dari penimbangan dilakukan sebanyak lima kali.

➢ Percobaan Mencari Konstanta Joule


Kalorimeter kosong ditimbang lalu kalorimeter diisi air sebanyak 23 bagian isi tabung
dan ditimbang kembali dengan mengukur suhunya juga. Kalorimeter diberi arus dan diukur
arus yang mengalir, setiap satu menit kenaikan suhu, arus dan volt diukur dan dilakukan
selama 10menit.
Diagram Alir Percobaan Mencari Nilai Air Kalorimeter
Sudah
Timbang
Timbang
Sudah
Didihkan
Tambahkan
Apakah penimbangan
Timbang
SELESAI
MULAI
Apakah air 34
kalorimeter
kalorimeter
sebanyak
bagian
kalorimeter
suhu
sudah
sudah 34
yang
setelah
air telah
bagian
mendidih
dilakukan
kosong
diukur ke dalam
sebanyak
? 5 kali ?
suhu
diisi setimbang
air
kalorimeter
besertadingin 14
yang tercapai.
bagian
isi pengaduknya.
tabung. isi
berisi 14 bagian air dingin.
Sehingga tabung.
kondisi dalam kalorimeter akan
menjadi suhu setimbang.
Diagram Alir Percobaan Mencari Konstanta Joule
Sudah
Sudah
Hubungkan
Catat
Timbang
ApakahSusun
kenaikan
Apakah
SELESAI
Timbang
MULAI rangkaian
kalorimeter
kalorimeter
penimbangan suhu
suhu setiap
percobaan
kalorimeter yang
sudah kedilakukan
sudahterminal
1telah
kosongmenitdiisi
AC 220
diukur ?
sebanyak 5 kali ?
V, ukur
air 23
besarnya
selama 10
tegangan
bagianmenit.
isi
beserta pengaduknya. dan
tabung. arusnya
1. HASIL EKSPERIMEN

➢ Data Eksperimen
Eksperimen Mencari Nilai Air Kalorimeter
Jumlah air ¼ = 250 ml dan ¾ = 75 ml

mkal+air dingin mkal+air dingin+air


NO mkal kosong (gr) mair dingin (gr) mair panas (gr)
(gr) panas (gr)

1 910 1140 1800 230 660


2 910 1140 1810 230 670
3 920 1140 1810 220 670
4 920 1140 1810 220 670
5 930 1140 1820 210 680

918 ± I,09 1140 ± 0,89 1810 ± 1,14 222 ± 0,5 670 ±15,41
∆m

No TC (C°) TH(c˚) Ts(c˚)


1 25.4 80.9 68
2 25.5 81.3 67.2
3 25.6 84.9 66.7
4 25.6 87 66.7
5 25.7 89.3 66.1
x± ∆x 25.56 ± 0,05 84.68 ± 0,05 66.94 ±0,49

Eksperimen Mencari Konstanta Joule


Jumlah air 23 dari 200 ml = 670 ml
No Mk (gr) mkal+air dingin (gram) Mair (gram) TC(°C)
1 910 1590 680 26.6
2 910 1590 680 26.6
3 920 1580 660 26.6
4 920 1590 670 26.6
5 930 1590 660 26.6
x± ∆x 918 ± 1,09 1588 ± 4,47 670 ± 4,34 26.6 ± 0,05

t (s) T ± 0.05 Tawal ΔT ± 0.05


No I(A) V(v)
±0,05 (°C) (°C) (°C)
1 60 1.465 230 28.9 26.6 2.3
2 120 1.471 230 39.2 26.6 12.6
3 180 1.468 230 47.4 26.6 20.8
4 240 1.47 230 56 26.6 29.4
5 300 1.466 230 64.6 26.6 38
6 360 1.47 230 73.2 26.6 46.6
7 420 1.463 230 81.6 26.6 55
8 480 1.455 230 90.9 26.6 64.3
9 540 1.455 230 95.5 26.6 68.9
10 600 1.463 230 96.6 26.6 70
x 330 1.4646 230 67.39 26.6 40.79

➢ Pengolahan Data
Menentukan Nilai Air Kalorimeter
mkal+air
mkal+air dingin
NO mkal kosong (gr) dingin+air panas mair dingin (gr) mair panas (gr)
(gr)
(gr)
1 910 1140 1800 230 660
2 910 1140 1810 230 670
3 920 1140 1810 220 670
4 920 1140 1810 220 670
5 930 1140 1820 210 680

918 ± I,09 1140 ± 0,89 1810 ± 1,14 222 ± 0,5 670 ±15,41
∆m
SD 8.366 0 7.071 8.366 7.071

Na (kal/
No TC (C°) TH(c˚) Ts(c˚) Ck(kal/gram°C))
°C)
1 25.4 80.9 68 -0.131 -87.802
2 25.5 81.3 67.2 -0.015 -10.059
3 25.6 84.9 66.7 0.348 233.558
4 25.6 87 66.7 0.504 337.816
5 25.7 89.3 66.1 0.648 434.072
0.271 ± 181.517
x± ∆x 25.56 ± 0,05 84.68 ± 0,05 66.94 ±0,49
0,000625 ±0,654
SD 0.114 3.622 0.709 0.33382 223.694

Ckal=MH.cair.TH-TS-MC.cair.(TS-TC)MC.cair.(TS-TC)

Na=mKal . ckal

∆ckal=∂ckal∂mH∆mH+∂cKal∂mc∆mc+∂ckal∂mKal∆mcal+∂ckal∂TH∆TH+∂ckal∂Ts∆Ts
+∂ckal∂Tc∆TC
∆Ckal= cairTH-Tsmkal Cair Ts-Tc1∆mH + - mccairTs-Tcmkal Cair Ts-Tc1∆mc+
(MH.cair.TH-TS-MC.cair.TS-TC) cairTH-Tsmkal Cair Ts-Tc2∆mkal +(MH.cair.) mkal
Cair Ts-Tc1∆TH +(-MH.cair+MC.cair)Mkal.cair.(TS-TC)- (MH.cair.TH-TS-MC.cair.TS-
TC)cairmkal Cair Ts-Tc2∆TS +(MC.cair)Mkal.cair.(TS-TC)- (MH.cair.TH-TS-MC.cair.TS-
TC)(-mkal.cairmkal Cair Ts-Tc2∆TC

∆Ckal=8,693x10-8+0,186x10-3+0,876x10-3+1,682x10-6+8,362x10-3+0,862x10-
3=0,0103 kal/gram0C
Ketelitian=1-∆ckalckal.100%=1-0,01030,271.100%=96,20%
Kesalahan=cliteratur- ceksperimencliteratur.100%=0.2-0,2710.2.100%=35,5%
ketepatan=1-Cliteratur-CeksperimenCliteraturx100%=1-0,2-0,2710,2x100%=64,5%
∆Na=∂Na∂mkal∆mkal+∂Na∂mH∆mH+∂Na∂mc∆mc+∂Na∂mKal∆mcal+∂Na∂TH∆TH+∂
Na∂Ts∆Ts+∂Na∂Tc∆TC
∆Na=MH.cair.TH-TS-MC.cair.(TS-TC)MC.cair.(TS-TC)∆mkal+ cairTH-Tsmkal Cair Ts-
Tc1∆mH+- mccairTs-Tcmkal Cair Ts-Tc1∆mc+(MH.cair.TH-TS-MC.cair.TS-TC) cairTH-
Tsmkal Cair Ts-Tc2∆mkal +(MH.cair.) mkal Cair Ts-Tc1∆TH +(-
MH.cair+MC.cair)Mkal.cair.(TS-TC)- (MH.cair.TH-TS-MC.cair.TS-TC)cairmkal Cair Ts-
Tc2∆TS+(MC.cair)Mkal.cair.(TS-TC)- (MH.cair.TH-TS-MC.cair.TS-TC)(-mkal.cairmkal
Cair Ts-Tc2∆TC

∆Na = 5,834 kal/0C


Ketelitian=1-∆NaNa.100%=1-5,834181,517.100%=96,76%
Pengukuran Konstanta Joule
mkal+air dingin
No Mk (gr) Mair (gram) TC(°C)
(gram)
1 910 1590 680 26.6
2 910 1590 680 26.6
3 920 1580 660 26.6
4 920 1590 670 26.6
5 930 1590 660 26.6
x±∆x 918 1588 670 26.6
SD 8.366600265 4.472135955 10 0

T ± 0.05 Tawal ΔT ± 0.05


No t (s)±0,05 I(A) V(v)
(°C) (°C) (°C)

1 60 1.465 230 28.9 26.6 2.3


2 120 1.471 230 39.2 26.6 12.6
3 180 1.468 230 47.4 26.6 20.8
4 240 1.47 230 56 26.6 29.4
5 300 1.466 230 64.6 26.6 38
6 360 1.47 230 73.2 26.6 46.6
7 420 1.463 230 81.6 26.6 55
8 480 1.455 230 90.9 26.6 64.3
9 540 1.455 230 95.5 26.6 68.9
10 600 1.463 230 96.6 26.6 70
x 330 1.4646 230 67.39 26.6 40.79
SD 192.678 0.00739 0 24.656 0 24.656

J=VItNa+maircair∆T
t=Na+maircairJVI∆T
J=VIbNa+maircair =230 . 1,465 .7,471181,517+(670 x 1)=2,956 joule/kalori

J=VItNa+maircair∆T= 5,821 joule/kalori


∆J=∂J∂V∆V+∂J∂I∆I+∂J∂t∆t+∂J∂∆T∆∆T+∂J∂m∆mair+∂J∂mkal∆mkal +∂J∂Ckal∆Ckal
∆J=It(Na+mc∆T)2∆V+Vt(Na+mc∆T)2∆I+VI(Na+mc∆T)2∆t+VItNa+mc∆T2∆∆T+VIt
Ca ∆T(Na+mc∆T)2∆mair+VItCkal ∆T(Na+mc∆T)2∆mkal+VItmkal
∆T(Na+mc∆T)2∆Ckal=5,648 joul/kalori

Ketelitian=1-∆JJ.100%=1-5,6485,821.100%=2,97%

1. PEMBAHASAN
Dalam eksperimen yang telah dilakukan didapat Nilai air kalorimeter 181,517 kal/0C
dengan ketelitian 96,76 % dari Ckal = 0,271 kal/gram 0C dengan ketepatan 64,5%.
Dari legresi linier konstanta joul didapat 2,956 joule/kalori sedangakan dengan
perhitungan langsung didapat 5,821 joule/kalori dengan ketelitian 2,97% perbandingan
cukup jauh karena pada waktu pengukuran kondisi penempatan alat-alat kurang
diperhatikan.

2. SIMPULAN
Nilai air kalorimeter adalah massa kalorimeter air dikalikan kalor jenis air Na=mkal
. Ckal dengan hasil yang diperoleh 181,517 kal/0C dengan mkal= 918 gram dan Ckal=0,271
kal/gram 0C.
Tara kalor listrik didefinisikan sebagai perbandingan antara energi yang digunakan
dengan kalor yang ditimbulkan J=WH=VItNa+maircair∆T dengan hasil yang didapat
dari legresi linier adalah 2,956 joule/kalori sedangkan dari perhitungan langsung 5,821
joule/kalori dengan ketepatan perhitungan 2,97%

3. PUSTAKA
• Sanjaya W.S., Mada. “Modul Eksperimen Fisika II”, Lab Fisika UIN SGD,
Bandung, 2010.
• Tipler, P. Fisika Untuk Sains dan Teknologi Jilid I. Erlangga.(Terjemahan)
• http://www.gurumuda.com/kalor-kalor-jenis-kapasitas-kalor