Anda di halaman 1dari 4

Muhammad Tanzilal Aziizir

09/283891/TP/09541
TeP’09
INDENTITAS NASIONAL

A. Pengertian identitas

Identitas (identity) merupakan ciri-ciri, tanda-tanda, jati diri yang menandai suatu benda
atau orang. Contoh dari sudut pandang ciri yaitu ciri fisik dan ciri non-fisik. Identitas ada dan melekat
sejak lahir dan hal tersebut ada yang diperoleh melalui tindakan. Sumber identitas berasal dari aturan-
aturan sosial yang menjelaskan definisi dari tingkah laku ataupun sejarah hidup. Pengertian identitas
menurut parsudi "Pengenalan atau pengakuan terhadap seseorang yang termasuk dalam suatu
golongan yang dilakukan berdasarkan atas serangkaian ciri-ciri yang merupakan suatu kesatuan bulat
dan menyeluruh, serta menandainya sehingga dapat dimasukkan dalam golongan tersebut" (Parsudi
Suparlan: 1999), Contonya: Polisi, Gender, dll.

Kata “Identitas” berasal dari kata identity berarti ciri-ciri, tanda-tanda, atau jati diri yang
melekat pada seseorang atau sesuatu yang membedakan dengan yang lain. Sedangkan “Nasional”
menunjuk pada sifat khas kelompok yang memiliki ciri-ciri kesamaan, baik fisik seperti budaya,
agama, bahasa maupun non-fisik seperti, keinginan, cita-cita, dan tujuan. Jadi jika kita satukan
“Identitas Nasional” adalah identitas suatu kelompok masyarakat yang memiliki ciri dan melahirkan
tindakan secara koloktif yang diberi sebutan nasional. Menurut Koenta Wibisono (2005) pengertian
Identitas Nasional pada hakikatnya adalah “manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan
berkembang dalam aspek kehidupan suatu bangsa (nasion) dengan ciri-ciri khas, dan dengan yang
khas tadi suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam kehidupannya”. Identitas nasional
merupakan sesuatu yang terbuka untuk diberi makna baru agar tetap relevan dan fungsional dalam
kondisi aktual yang berkembang dalam masyarakat.

B. Parameter Identitas Nasional


Parameter artinya suatu ukuran atau patokan yang dapat digunakan untuk menyatakan
sesuatu itu menjadi khas. Parameter identitas nasional berarti suatu ukuran yang digunakan untuk
menyatakan bahwa identitas nasional itu menjadi ciri khas suatu bangsa.
Indikator identitas nasional itu antara lain:
1. Pola prilaku yang nampak dalam kegiatan masyarakat: adat-istadat, tata kelakuan,
kenbiasaan.
2. Lambang- lambang yang menjadi ciri bangsa dan negara: bendera, bahasa, lagu
kebangsaan.
3. Alat perlengkapan yang digunakan untuk mencapai tujuan: bangunan, peralatan
manusia, dan teknologi.
4. Tujuan yang dicapai suatu bangsa: budaya unggul, prestasi dibidang tertentu.

Unsur-unsur pembentuk identitas nasional berdasarkan kuran parameter sosiologis, yaitu:


Muhammad Tanzilal Aziizir
09/283891/TP/09541
TeP’09
 Suku bangsa,
 Kebudayaan,
 Bahasa,
 Kondisi geografis.
C. Jenis Identitas

• Identitas individu
- Melekat pada seseorang
- didapat sejak lahir maupun dari proses interaksi dengan yang lain.

• Identitas kolektif
- Melekat pada kelompok
- Didapat melalui proses interaksi
- Ada kesadaran, tindakan dan tujuan bersama

Identitas muncul dan ada dalam interaksi dan seseorang mempunyai identitas tertentu dalam
kelompok apabila ada pengakuan dari orang lain/ kelompoknya. Seseorang memerlukan identitas
dalam berinteraksi . interaksi terstruktur (identitas menentukan status dan peranan didalam kelompok
atau antar kelompok). Pola interaksi antar identitas dalam suatu masyarakat menunjukkan struktur
sosial masyarakat tersebut.

D. ATRIBUT IDENTITAS
• Pengertian atribut
Segala sesuatu yang terseleksi, baik disengaja maupun tidak, yang berguna untuk mengenali
identitas seseorang atau suatu gejala. Atribut dapat berupa ciri-ciri yang mencolok pada
tubuh, sifat-sifat yang melekat, pola tindakan, bahasa yang digunakan.
• Corak identitas seseorang/kelompok ditentukan oleh atribut yang digunakan.
• Orang/kelompok akan menunjukkan atributnya agar identitas dan peranannya masuk
akal/diakui dalam interaksi sosial.

JENIS ATRIBUT IDENTITAS


• Atribut Identitas Individu
- Diberi: ciri fisik, jenis kelamin.
- Diraih: status dan peran
• Atribut Identitas Kelompok
- Primordial: suku dan identias hasil sosialisasi/ pembudayaan
- Dibentuk: kesepakatan, ideologi, kepentingan, dll
Muhammad Tanzilal Aziizir
09/283891/TP/09541
TeP’09

IDENTITAS NASIONAL
• Pengertian Identitas Nasional
- Kepribadian/Jati diri yang dimiliki oleh suatu bangsa
• Asal Identitas Nasional
- Agama, Budaya, Pengalaman sejarah, dan Kesepakatan bersama
• Identitas nasional penting dalam interaksi antar bangsa (baik individu maupun
kelompok/negara)

IDENTITAS BANGSA INDONESIA


• Atribut yang melekat pada Indonesia sebagai bangsa:
- Pluralitas suku bangsa : + 250 etnis
- Pluralitas agama : formal & informal
- Pluralitas kebudayaan :
- Pluralitas Bahasa : + 300 dialek
- Pluralitas Kasta dan Kelas sosial :
• Akibat atribut yang dimiliki maka Indonesia sebagai bangsa:
- Rawan terjadinya disIntegrasi Bangsa, Rawan konflik sosial, dan Rawan konflik antar
agama

E. Sumber Identitas Nasional


Geografi:
• Posisi silang terbuka, Rawan bencana, Luas wilayah, Bentuk geografi, dan Iklim
Kependudukan:

Kuantitas
• Kualitas
Sumber Kekayaan Alam (SKA):
• Kekayaan di laut, Kekayaan di darat, dan Kekayaan di udara.
Ideologi dan Agama:
1. Penghayatan agama dan kepercayaan
2. Kesadaran berbangsa dan bernegara
3. Demokratisasi yang mengutamakan NKRI
Politik:
1.Manajemen negara,
Muhammad Tanzilal Aziizir
09/283891/TP/09541
TeP’09
2. ativitas politik,
3. otonomi daerah,
4. dukungan internasional
Ekonomi:
Pendayagunaan potensi dan keproaktifan ekonomi
Sosial Budaya: Etika moral
• Kerukunan dan toleransi, Persatuan bangsa, Pendidikan Nasional, Kesehatan, Kesadaran
hukum, Penguasaan dan pengembangan Iptek, Generasi muda dan peranan perempuan dalam
pembangunan, dan Disiplin nasional.
Pertahanan Keamanan: Partisipasi masyarakat, kemandirian
• Kesadaran global paradoks
• Kepemimpinan
• Sistem pertahanan negara
• Keamanan lingkungan
• Industri dan prasarana pendukung pertahanan

PANCASILA
• Sebagai kesepakatan dasar dan cara pandang bersama (identitas)
- Soekarno:philosofische grondslaag grundnorm & wethanschauung
• Melepaskan Pancasila dari belenggu Ideologi.