P. 1
7_SANKSI ADMINISTRASI

7_SANKSI ADMINISTRASI

|Views: 522|Likes:
Dipublikasikan oleh fan24ifan

More info:

Published by: fan24ifan on Nov 29, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2012

pdf

text

original

SANKSI ADMINISTRATIF

REFRESHING

QUALITY ASSURANCE
TAHUN-2009

12 August 2011

Page 1

LATAR BELAKANG

1. PENYELESAIAN PERISTIWA/KASUS DAN PENGENAAN SANKSI ADMINISTRATIF MEMAKAN WAKTU LAMA 2. KEBIJAKAN SANKSI ADMINISTRATIF BELUM EFISIEN DAN BELUM MEMBERIKAN EFEK JERA KEPADA PEGAWAI

SANKSI ADMINISTRASI SK DIR KP.030/DIR/R 29-01-2007 SURAT SDM NO.SDM/6/3542 17-10-2008

BERLAKU SEJAK 3 SEPTEMBER 2008
RAHASIA

12 August 2011

Page 2

INTISARI PERUBAHAN

SANKSI ADMINISTRASI - LAMA

SANKSI ADMINISTRASI - BARU
1.PENGKATAGORIAN PROSES KASUS DIDASARKAN PADA PERBUATAN PELANGGARAN : - PELANGGARAN TATA TERTIB - PELANGGARAN NON TATA TERTIB - PELANGGARAN NON KREDIT - PELANGGARAN KREDIT

1. PENGKATAGORIAN PROSES KASUS : SINGKAT DAN BIASA

2. ALUR PROSES KASUS - PELANGGARAN TATA TERTIB DIPROSES MELALUI TAHAPAN LP/LHA - PROSES KASUS BIASA TERDAPAT TAHAPAN TUDUHAN DAN PEMBELAAN - PEMERIKSAAN PERSONALIA OLEH SDM DILAKUKAN JIKA TELAH ADA LP/LHA

2. PENYEDERHANAAN ALUR : - ALUR KASUS PELANGGARAN TATA TERTIB TIDAK MELALUI LP/LHA - TIDAK ADA TAHAPAN TUDUHAN & PEMBELAAN 3. DALAM KEADAAN TERTENTU PROSES BAPP PARALEL DENGAN PEMERIKSAAN SPI/KPN TANPA PERLU MENUNGGU SELESAINYA LP/LHA 4. PENGATURAN JANGKA WAKTU PEMROSESAN

12 August 2011

Page 3

9. KEBIJAKAN SANKSI ADMINISTRATIF BELUM MENIMBULKAN EFEK JERA SANKSI ADMINISTRASI . DAMPAK SANKSI ADMINISTRATIF LEBIH BERAT TERHADAP KARIR DAN FINANSIAL 8. TERHADAP PEGAWAI YANG TERKAIT PERISTIWA/ KASUS DAPAT DIKENAKAN TINDAKAN BERUPA PENCABUTAN KEWENANGAN.ATURAN PERALIHAN MENIMBULKAN KERAGAMAN JENIS SANKSI 4. PENGULANGAN PERBUATAN PELANGGARAN MENJADI FAKTOR YANG MEMBERATKAN DAN PENEGASAN SANKSI TERBERAT JIKA MERUPAKAN KECURANGAN.INTISARI PERUBAHAN SANKSI ADMINISTRASI . KEBIJAKAN PROSES KASUS .LAMA 3. ATURAN PERALIHAN MEMBERLAKUKAN SANKSI ADMINISTRATIF YANG SAMA 7. MEMBERIKAN KEWENANGAN TPSA UNTUK MEMUTUS SANKSI ADMINISTRATIF 6.TPSA HANYA PENGUSUL SANKSI ADMINISTRATIF .BARU 5. PENARIKAN KE UNIT LAIN DARI JABATAN ATAU SKORSING. 12 August 2011 Page 4 .

DAN PEMANTAUAN 11. KEWAJIBAN PENAGIHAN.TELAH ADA PENGATURAN YANG CUKUP MENGENAI KEWAJIBAN MELAKSANAKAN PERUNDINGAN BIPARTIT SEBELUM MELAKUKAN PHK Memenuhi Ps. KEPUTUSAN PEMROSESAN KASUS : DIKENAKAN SANKSI ADMINISTRATIF ATAU TIDAK DIKENAKAN SANKSI ADMINISTRATIF (BEBAS) 7. BELUM MENGATUR KETENTUAN DAN KEBIJAKAN PENYELESAIAN TGR. PELAPORAN.KEPUTUSAN SANKSI ADMINISTRATIF DAPAT BERUPA PENGENAAN SANKSI ADMINISTRATIF.LAMA 5. 151 UU 13/2003 12 August 2011 Page 5 . BELUM ADA PENGATURAN YANG MEMADAI MENGENAI PERUNDINGAN BIPARTIT SANKSI ADMINISTRASI .BARU 10.INTISARI PERUBAHAN SANKSI ADMINISTRASI . PELAPORAN.KEWENANGAN MEMUTUS SANKSI ADMINISTRATIF LEBIH BANYAK MEMBERIKAN KEWENANGAN KEPADA MANAJEMEN LINI 13. PENAGIHAN. DAN PEMANTAUAN TGR 6.TELAH DIATUR MENGENAI KETENTUAN & KEBIJAKAN PENYELESAIAN KEWAJIBAN PENGEMBALIAN KERUGIAN. ATAU TIDAK DIKENAKAN SANKSI BEBAS (BEBAS ATAU PENGARAHAN LISAN/KONSELING) 12.KEWENANGAN MEMUTUS SANKSI ADMINISTRATIF (KASUS BIASA) KURANG MEMBERIKAN KEWENANGAN PADA MANAJEMEN LINI 8.

BELUM DIATUR MENGENAI PERTANGGUNGJAWABAN PEJABAT PEMUTUS ATAS SANKSI TIDAK SESUAI KETENTUAN 14.LAMA SANKSI ADMINISTRASI .BARU 9. MANAJEMEN LINI WAJIB MEMINTA PERTANGGUNGJAWABAN PEJABAT PEMUTUS SANKSI YANG TIDAK SESUAI KETENTUAN 12 August 2011 Page 6 .INTISARI PERUBAHAN SANKSI ADMINISTRASI .

Lampiran 12 August 2011 Page 7 .

Perjudian. contoh : Pelanggaran Ketentuan Pelaporan Perceraian / Perkawinan Pelanggaran Ketertiban di Lingkungan Kerja Pelanggaran Perbuatan Asusila.KATEGORI PERBUATAN PELANGGARAN A. PELANGGARAN NON KREDIT Pelanggaran sistem dan prosedur yang diatur dalam Pedoman Perusahaan di luar bidang perkreditan/pembiayaan. PELANGGARAN NON TATA TERTIB Pelanggaran ketentuan di bidang kepegawaian yang bukan merupakan Pelanggaran Tata Tertib. B. PELANGGARAN KREDIT Pelanggaran sistem dan prosedur yang diatur dalam Pedoman Perusahaan bidang perkreditan/pembiayaan. PELANGGARAN TATA TERTIB Pelanggaran ketentuan kepegawaian yang meliputi Waktu kerja. Pakaian Kerja Pegawai. atau Narkoba C. Upacara bendera. Tanda Pengenal Pegawai (TPP). 12 August 2011 Page 8 . D.

40 HARI KERJA PELANGGARAN TATA TERTIB LINE MANAGER BAK INCL USULAN SANKSI WAKTU PROSES : MAX 7 HARI KERJA PEMIMPIN UNIT KEPUTUSAN SANKSI *) PEMIMPIN UNIT SK SANKSI KETENTUAN BARU PELANGGARAN NON TATA TERTIB PELANGGARAN NON KREDIT BAPP MPSA WAKTU PROSES : MAX 22 HARI KERJA LP/LHA SDM/WIL KEPUTUSAN SANKSI**) SK SANKSI TPSA SPI/HAQA/KPN CAT : *) Cfm. PENGAKUAN. Kewenangan Line Manager **) Cfm. BUKTI KUAT SESUAI MATRIK KEWENANGAN SESUAI MATRIK KEWENANGAN LP/LHA BAPP MPSA TPSA*) KEPUTUSAN SANKSI SK SANKSI ADM **) KETENTUAN LAMA WAKTU PROSES : 30 . Matrik Kewenangan CFM MATRIK KEWENANGAN 12 August 2011 Page 9 .ALUR PEMPROSESAN KASUS PROSES SINGKAT QA/SPI SDM/WIL SDM/WIL TERTANGKAP TANGAN.

ALUR PEMPROSESAN KASUS PROSES BIASA CFM MATRIK KEWENANGAN SDM/WIL QA/SPI LP/LHA SPI/SDM/WIL BAPP TUDUHAN PEMBELAAN MPSA PUTUSAN SANKSI SK SANKSI KETENTUAN LAMA WAKTU PROSES : 110 .220 HARI KERJA TPSA*) WAKTU PROSES : MAX 50 HARI KERJA PELANGGARAN KREDIT LP/LHA BAPP TAMBAHAN PENJELASAN MPSA TPSA PUTUSAN SANKSI SK SANKSI SPI/KPN SDM/WIL CFM MATRIK KEWENANGAN KEADAAN TERTENTU PEMBAHASAN SDM/SPI/KPN LP/LHA BAPP TAMBAHAN PENJELASAN WAKTU PROSES : MAX 50 hari kerja KETENTUAN BARU MPSA TPSA PUTUSAN SANKSI SK SANKSI SDM/KPN/SPI CFM MATRIK KEWENANGAN Page 12 August 2011 10 .

Cat : Pelaksanaan tindakan tersebut merupakan kewenangan dari Pemimpin Unit atau atasan Pemimpin Unit dan pelaksanaannya di laporkan kepada Manajemen Lininya 12 August 2011 Page 11 . Penjatuhan Skorsing Dilakukan terhadap Pegawai terindikasi kuat melakukan perbuatan pelanggaran yang diancam sanksi administratif PHK Selama dalam status skorsing Pegawai wajib lapor kepada unit terakhirnya yang dibuktikan dengan mengisi daftar hadir/absensi. Pecabutan salah satu atau beberapa kewenangan yang diberikan pada posisi definitf Pegawai 2. Penarikan/Pencopotan Jabatan untuk kemudian ditempatkan pada posisi lain. Pencabutan Kewenangan yang dimiliki oleh Pegawai. 3.TINDAKAN PEGAWAI TERKAIT PERISTIWA/KASUS Terhadap Pegawai yang diduga terkait dengan Perisitwa/Kasus dapat dikenakan tindakan berupa : 1. Penarikan Ke Unit Lain.

SPI. Membantu Direksi dalam memberikan keputusan sanksi administratif yang menjadi kewenangan Direksi dengan memberikan pendapat. maka kewenangan Pemimpin Divisi tersebut ditarik ke TPSA. 2.SPTK SPP .SPTK 3 WAKIL PEMP SPP-SPTK *) Dalam hal Peristiwa/jKasus melibatkan beberapa pegawai yang menyebabkan kewenangan memutus sanksi administratif ada pada Pemimpin Divisi yang berlainan. Memutus Sanksi Administratif *) NO 1 2 UNIT KANTOR WILAYAH SKM /SENTRA LAINNYA (INCL NON BISNIS) DIVISI/SATUAN/UNIT POSISI WAKIL PEMP PEMP ANCAMAN SANKSI SPP . digantikan Wk Pemp/Pejabat Setingkatnya) Fungsi dan Wewenang TPSA : 1. 12 August 2011 Page 12 . KPN. Divisi yg membawahi terkait Peristiwa/Kasus (Dalam hal Pemp berhalangan hadir atau terdapat benturan kepentingan.TIM PERTIMBANGAN SANKSI ADMINISTRATIF (TPSA) Keanggotaan TPSA Ketua : Pemp SDM Anggota : Pemp HUK.

JANGKA WAKTU PEMROSESAN KATEGORI PELANGGARAN JANGKA WAKTU PROSES (MAX) - PELANGGARAN PELANGGARAN PELANGGARAN PELANGGARAN TATA TERTIB NON TATA TERTIB NON KREDIT KREDIT/KEADAAN TERTENTU 7 HARI KERJA 22 HARI KERJA 22 HARI KERJA 50 HARI KERJA CAT : LEWAT BATAS WAKTU TINDAK MENGAKIBATKAN SAH ATAU TIDAKNYA SUATU PROSES KASUS 12 August 2011 Page 13 .

maka pemrosesan/penyelesaian kasus dan pengenaan sanksi administratifnya mengacu pada ketentuan sanksi administratif ini.ATURAN PERALIHAN 1.Ketentuan sanksi administratif ini berlaku sejak tanggal 3 September 2008. 2. 3.Peristiwa/Kasus yang terjadi sebelum berlakunya ketentuan ini yang pemrosesan/ penyelesaian kasusnya belum dilakukan. 4. dan dengan berlakunya ketentuan ini maka ketentuan sanksi administratif yang telah ada sebelumnya dinyatakan tidak berlaku.Peristiwa/Kasus yang terjadi sebelum berlakunya ketentuan ini yang pemrosesan/ penyelesaian kasusnya belum selesai dilakukan. maka pemrosesan/penyelesaian kasus dan pengenaan sanksi administratif selanjutnya mengacu pada ketentuan sanksi administratif ini. 12 August 2011 Page 14 .Pemrosesan/penyelesaian kasus dan pengenaan sanksi administratif yang dilakukan sejak tanggal 3 September 2008 sampai dengan tanggal ditandatanganinya ketentuan sanksi administratif ini yang telah dilakukan sesuai ketentuan sanksi administratif sebelum berlakunya ketentuan sanksi administratif ini dinyatakan tetap sah dan berlaku.

JENIS SANKSI TIDAK BERUBAH DAMPAK PROSES KASUS : PENUNDAAN ANCAMAN SANKSI ADMINISTRATIF SPP S/d SPTK SPT s/d PHK *) DAMPAK SANKSI ADMINISTRATIF PELATIHAN BREVET PROMOSI GRADE POSISI REWARD /JASPROD /INSENTIF DITUNDA 25 % DITUNDA SEJAK DLM PROSES KASUS PENILAIAN PKPP TDK DITUNDA TDK DITUNDA DITUNDA (PALING LAMA 6 BLN SEJAK DLM PROSES KASUS) DITUNDA SEJAK DLM PROSES KASUS DITUNDA (PALING LAMA 6 BLN SEJAK DLM PROSES KASUS) DITUNDA SEJAK DLM PROSES KASUS *) Penundaan juga dilakukan terhadap fasilitas kepegawaian yang mempunyai nilai finansial. kecuali THR atau fasilitas yang sesuai ketentuan tetap dibayarkan. DAMPAK PENGENAAN SANKSI ADM SANKSI ADMINISTRATIF REWARD/JASPROD/ INSENTIF PENGURANG 10 % (BERLAKU 1 th) PENGURANG 25 % (BERLAKU 1 TH) TIDAK DIBERIKAN (BERLAKU 1 TH) TIDAK BERHAK (SEJAK DLM PROSES KASUS PENILAIAN PKPP POINT PKPP DIKURANGI 25 POIN (TH SK) YUDISIUM TANPA 1MBALAN ( 1 TH SEJAK TH SK) YUDISIUM TANPA IMBALAN ( 2 TH SEJAK TH SK) YUDISIUM TANPA IMBALAN PELATIHAN BREVET TIDAK DIBERIKAN (6 BLN SEJAK DLM PROSES KASUS) TIDAK DIBERIKAN (1 TH SEJAK DLM PROSES KASUS) TIDAK DIBERIKAN (2 TH SEJAK SK) PROMOSI GRADE POSISI TDK DIBERIKAN (6 BLN SEJAK DLM PROSES KASUS) TDK DIBERIKAN (1 TH SEJAK DLM PROSES KASUS) TDK DIBERIKAN (2 TH SEJAK SK) UMG DIBERIKAN SPP SPTK SPT PHK TDK DIBERIKAN (1 TH SEJAK DLM PROSES KASUS) TDK BERHAK (1 TH SEJAK SK) TDK DIBERIKAN TDK DIBERIKAN TDK DIBERIKAN 12 August 2011 Page 15 .

namun dapat dilakukan pembayaran secara bertahap jika disetujui oleh BNI dengan jangka waktu paling lama 2 Tahun. maka fasilitas tsb dapat digunakan untuk memenuhi kewajiban pengembalian kerugian.Dalam hal mengambil fasilitas kepegawaian yang bersifat finansial (kecuali UMG). ‡ Unit terjadinya Peristiwa/Kasus wajib melakukan penagihan dan melaporkan secara berkala (setiap 3 bulan) kepada Manajemen Lini dengan tembusan pada SDM. . ‡ SDM melaporkan secara berkala (setiap 6 bulan) kepada Direksi. 12 August 2011 Page 16 .Dapat dilakukan upaya hukum dan dikenakan sanksi administratif melalui mekanisme pemrosesan Pelanggaran Tata Tertib.KEWAJIBAN PENGEMBALIAN KERUGIAN ‡ Prinsipnya kewajiban pengembalian kerugian wajib dibayar secara sekaligus. ‡ Dalam hal Pegawai tidak terdapat Itikad Baik : .

PERUNDINGAN BIPARTIT KEBIJAKAN : Setiap maksud pengenaan sanksi administratif berupa PHK terlebih dahulu dilakukan perundingan Bipartit dengan Pegawai yang dalam pelaksanaannya dpt didampingi oleh Serikat Pekerja. MEKANISME PELAKSANAAN : TIDAK HADIR Dipanggil 1 kali lagi Keputusan Pejabat Pemutus : PHK Undangan/Pemanggilan (3 hari sebelumnya) TIDAK HADIR Terbit SK SANKSI ADM Sepakat PHK Dibuat Perjanjian Bersama Tidak Sepakat PHK HADIR : Perundingan Bipartit (Risalah Perundingan) 12 August 2011 Page 17 .

NT. K dan KT NK. NT. KT = Keadaan Tertentu. NT. NT.Kasus Keterkaitan kewenangan ditarik pada pejabat pemutus posisi tertinggi namun tidak termasuk pegawai yg kewenangan memutus sanksi ada pada Direksi . . . NT. K dan KT NK. K dan KT NK. K dan KT NK. K = Kredit. NT. K dan KT NK. K dan KT NK.NK = Non Kredit. NT.KEWENANGAN MEMUTUS SANKSI ADMINISTRATIF N0 1 PEJABAT PEMUTUS 3 DIREKTUR UNIT PEGAWAI Cabang LN Divisi/Satuan/Unit/Wilayah Cabang LN Divisi/Satuan/Unit/Wilayah 2 DIREKTUR SEKTOR SKM Divisi/Wilayah 3 TPSA Wilayah/Divisi/Satuan/Unit SKM Cabang Pemp Bidang PEMIMPIN *) DIVISI/SATUAN/UNIT Cabang Syariah Cabang LN SKC/SKK Wilayah SKM Divisi/Satuan/Unit Wilayah 5 PEMIMPIN WILAYAH Cabang Seluruh Pegawai Home Staff (dibawah DGM) Seluruh Pegawai Pemp Kel Wkl ke bawah Pemp Kel kebawah Pengelola kebawah Seluruh Pegawai Cabang Pemp Bidang Posisi di bawah Pemp Bidang K dan KT NK.Untuk Pelanggaran Tata Tertib diputus oleh Manajemen Lini 12 August 2011 Page 18 . K dan KT NK. NT. K dan KT NK. NT. NT. K dan KT NK. NT. K dan KT NK. NT. K dan KT K dan KT SPT-PHK SPT-PHK SPP-SPTK SPP-SPTK SPT-PHK SPT-PHK SPP-SPTK SPP-SPTK Seluruh Sanksi ANCAMAN 4 Catatan : * ) Dalam hal Peristiwa/jKasus melibatkan beberapa pegawai yang menyebabkan kewenangan memutus sanksi administratif ada pada Pemimpin Divisi yang berlainan. NT = Non Tatib. K dan KT NK dan NT K dan KT K dan KT SPT-PHK Seluruh Sanksi Seluruh Sanksi Seluruh Sanksi Seluruh Sanksi Seluruh Sanksi Seluruh Sanksi Seluruh Sanksi Seluruh Sanksi SPP-SPTK Seluruh Sanksi PEGAWAI TERKAIT GM dan DGM Pemp GM dan DGM Pemp Pemp Sentra Wkl Pemp Wkl Pemp Pemp Sentra Pemp Cab KATEGORI KASUS NK. NT. K dan KT NK. NT. K dan KT NK. maka kewenangan Pemimpin Divisi tersebut ditarik ke TPSA. NT. K dan KT NK.

Surat Peringatan Terakhir (SPT) .JENIS SANKSI ADMINISTRATIF JENIS SANKSI ADMINISTRATIF 1.Surat Peringatan Pembinaan (SPP) . SANKSI POKOK .Surat Peringatan Teguran Keras (SPTK) . SANKSI TAMBAHAN berupa kewajiban pengembalian kerugian 12 August 2011 Page 19 .Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 2.

PERBUATAN PELANGGARAN DAN ANCAMAN SANKSI ADMINISTRATIF  Perbuatan pelanggaran dan ancaman sanksi administratif terdapat dalam Lampiran 14 ketentuan sanksi administratif. maka manajemen lininya wajib meminta pertanggungjawaban dari Pejabat Pemutus dimaksud dengan tembusan kepada SDM.  Dalam hal perbuatan pelanggaran dilakukan dengan unsur kesengajaan/menguntungkan diri sendiri dan/atau pihak lain sehingga menimbulkan kerugian bagi Bank diberikan sanksi administratif yang terberat. 12 August 2011 Page 20 .  Dalam hal terdapat pengenaan sanksi administratif yang bukan menjadi kewenangan Direksi/TPSA. yang pengenaan sanksi administratifnya tidak sesuai ketentuan.

Mantan pegawai yang selama aktif menimbulkan kerugian secara finansial dan non finansial bagi Bank dapat dilakukan upaya hukum kepadanya baik secara pidana maupun perdata.PENGENAAN SANKSI TERHADAP MANTAN PEGAWAI Proses kasus tetap dilakukan dan sanksi administratif tetap dijatuhkan serta dicatat dalam relas pegawai dan diberitahukan kepada pegawai (sanksi pokok tidak dikenakan). 12 August 2011 Page 21 .

Pemimpin Unit terakhir tsb wajib memberikan pengarahan pada saat penyampaian SK Sanksi Administratif dimaksud.PENERBITAN DAN PENYAMPAIAN SK SANKSI ADMINISTRATIF ‡ Surat Keputusan dibuat oleh Unit Pembuat SK Sanksi Administratif ‡ SK Sanksi Administratif disampaikan kepada Pegawai melalui Pemimpin Unit terakhir dengan tembusan kepada SDM. 12 August 2011 Page 22 .

PEMROSESAN KASUS PEMPROSESAN DI LUAR KEHADIRAN PEGAWAI Pegawai telah dipanggil secara patut dan wajar paling banyak 2 kali dalam kurun waktu 14 hari kerja dengan alamat yang tercatat pada Bank. Apabila setelah panggilan kedua Pegawai ybs. maka proses pengusulan dan pengenaan sanksi administratif tetap dilaksanakan.) 12 August 2011 Page 23 . jika alamat tercatat di Bank tidak ditemukan. tidak hadir. Dalam hal Bank tidak dapat secara langsung menyampaikan surat kepada pegawai dapat diberikan kepada keluargannya (dibuat BA Penyampaian dan BA Penyimpanan.

Pegawai yang sebelum 6 bulan berakhir dan dinyatakan bersalah oleh Pengadilan.PEMPROSESAN KASUS PEGAWAI YANG DIDUGA MELAKUKAN PERBUATAN PIDANA Keputusan sanksi administratif berupa PHK mengacu kepada kewenangan memutus pada pelanggaran tata tertib. 12 August 2011 Page 24 .Pegawai yang setelah 6 bulan tidak bekerja karena ditahan berwajib. yang . dikenakan kepada : .

Jenis perbuatan pelanggaran.Ketentuan Intern yang dilanggar.Langkah-langkah pengamanan yang dilakukan 12 August 2011 Page 25 . . .Pertimbangan dilakukannya pelanggaran (analisa cost. harus menegaskan laporan tersebut dengan laporan tertulis kepada atasan langsung. .  Laporan Perbuatan In The Course Of Business secara tertulis tersebut minimal memuat hal-hal sebagai berikut: .Identitas pelapor dan Pegawai yang terkait. benefit dan upaya untuk mengurangi/mengalihkan/memperkecil risiko telah dilakukan).TINDAKAN IN THE COURSE OF BUSINESS  Pegawai harus melaporkan tindakan In The Course of Business kepada Atasan Langsung secara Lisan dan dituangkan dalam bentuk Call Memo. .  Dalam waktu maksimal 3 (tiga) hari kerja setelah terjadinya perbuatan tersebut Pegawai ybs.

maka terhadap pegawai dapat dilakukan rehabilitasi.REHABILITASI Apabila berdasarkan keputusan Lembaga Peradilan yang berkekuatan hukum tetap dan final (in kracht van gewijse) menyatakan pembatalan Surat keputusan Sanksi Administratif. 12 August 2011 Page 26 .

BAPP (Berisi Tuduhan dan Pembelaan) Apabila diperlukan diberikan kesempatan kepada pegawai untuk memberikan tambahan penjelasan 2. 3. Pembuatan MPSA Keputusan Sanksi Pejabat Pemutus Administratif oleh 4 hari kerja sejak BAPP 4 hari kerja sejak MPSA diterima 4. Pembuatan & Penandatangan Keputusan Sanksi Administratif SK 2 hari kerja efektif sejak MPSA diterima atau sejak pelaksanaan bipartit bila PHK Page 27 12 August 2011 .WAKTU PENYELESAIAN SANKSI ADMINISTRATIF PERINCIAN WAKTU PENYELESAIAN SANKSI ADMINISTRATIF No PELANGGARAN TRANSAKSI NON KREDIT DAN NON TATA TERTIB (total maksimal 22 hari kerja) TAHAPAN WAKTU PELAKSANAAN 12 hari kerja sejak data lengkap 1.

.WAKTU PENYELESAIAN SANKSI ADMINISTRATIF PERINCIAN WAKTU PENYELESAIAN SANKSI ADMINISTRATIF No PELANGGARAN TRANSKSI KREDIT DAN KEADAAN TERTENTU (total maksimal 50 hari Kerja) Tahapan 1. Meneliti kelengkapan LP/LHA Waktu Pelaksanaan 2 hari BAPP (sejak data lengkap) -Mempelajari LP/LHA 10 hari -Panggilan BAPP 5 hari -Pelaksanaan BAPP/pengiriman kuestioner 5 hari -Kesempatan menyampaikan penjelasan 10 hari tambahan/pembelaan 1 hari -Surat Terkait kasus Pembuatan MPSA 5 hari Keputusan Sanksi Administratif oleh Pejabat Pemutus & 12 hari Penandatanganan SK 12 August 2011 Page 28 3. 2. 4.

WAKTU PENYELESAIAN SANKSI ADMINISTRATIF PERINCIAN WAKTU PENYELESAIAN SANKSI ADMINISTRATIF No Tahapan 1. 3. Pembuatan BAK PELANGGARAN TATA TERTIB (total maksimal 7 hari kerja) Waktu Pelaksanaan 2 hari kerja sejak diketahui adanya pelangaran. 12 August 2011 Page 29 . 2. Keputusan Sanksi Administratif oleh Pejabat 3 hari kerja sejak efektif Pemutus pengusulan diterima. Penandatanganan Administratif SK Keputusan Sanksi 2 hari kerja efektif sejak tanggal putusan.

d. Sanksi Administratif (1-2 bln) Keterangan: *) Untuk pegawai Aktif **) Untuk pensiunan Total : + 1 th 7 bln s. Sanksi Administratif (2-4 minggu) PROSES BIASA Tahapan & rata-rata waktu Penyelesaiannya Informasi/ Pelanggaran BAP *) (1-2 bln) (+ > 1th) Laporan Peristiwa (1-2 bln) Penegasan oleh KPN (> 1 bln) LHA Tuduhan (1-2 bln) Jawaban (1-2 bln) MPSA (1-2 bln) Questionair **) (1-2 bln) SK. 6 bln 30 ± 40 hari kerja BAP (2-4 minggu) Penegasan oleh KPN (> 1 bln) MPSA (2-4 minggu) SK. 5 bln s.d.ALUR PROSES SAAT INI PROSES SINGKAT Tahapan & rata-rata waktu Penyelesaiannya Informasi/ Pelanggaran Laporan Peristiwa (1-2 bln) Total: 3. 3 thn 110 ± 220 hari kerja Page 30 12 August 2011 .

Tidak melaksanakan atau meninggalkan tugas/perintah jabatan yang diberikan atasan berdasarkan perintah jabatan. Tidak melakukan pelayanan dan/atau menghalangi pelayanan dan/atau mempersulit Pelayanan. yang menimbulkan konflik kepentingan dengan jabatan/kewenangannya di Perusahaan. 12 August 2011 Page 31 . terkait dengan pelayanan kepada Pihak Ketiga. ketertiban di lingkungan kerja dan saling menghormati sesama Pekerja/Pegawai dengan tidak melakukan penekanan. Tidak melaksanakan tugas/kewajiban sesuai peraturan. Pakaian Kerja.ANCAMAN SANKSI ADM SPP . golongan atau pihak lain yang langsung atau tidak langsung merugikan Perusahaan. dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. persaingan tidak sehat dalam menjalin hubungan kerja. Melakukan kegiatan usaha swasta yang dilakukan pada waktu kerja atau melakukan kegiatan swasta yang menimbulkan konflik kepentingan pribadi. Melakukan perbuatan menghalangi perintah jabatan.SPTK Melakukan perbuatan pelanggaran ketentuan Waktu Kerja. Tanda Pengenal Pegawai (TPP). Memiliki saham/modal dalam perusahaan dan/atau memiliki kegiatan usaha swasta. Melaksanakan perintah jabatan tanpa kejujuran. Tidak menjaga hubungan baik. pelecehan. kecuali perintah tersebut bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tidak melaporkan secara tertulis dengan melampirkan dokumen pendukung yang ditetapkan perusahaan dalam waktu selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah melangsungkan perkawinan dan/atau perceraian terhitung sejak peristiwa tersebut terjadi. dan Upacara Bendera yang sebelumnya telah dilakukan Pola Pembinaan. penghinaan. Melakukan kegiatan baik secara sendiri maupun bersama-sama di dalam maupun di luar lingkungan kerja.

Merusak dan/atau menghilangkan barang dan/atau data milik Perusahaan yang menimbulkan kerugian bagi Perusahaan.ANCAMAN SANKSI ADM SPT.PHK Mengulangi perbuatan pelanggaran kecuali pelanggaran ketentuan penggunaan Tanda Pengenal Pegawai (TPP). dan Upacara Bendera dibatasi sampai dengan sanksi administratif berupa Surat Peringatan Teguran Terakhir (SPTK). Menerima imbalan secara langsung maupun tidak langsung dalam bentuk apapun dari pihak manapun yang terkait dengan tugas dan tanggung jawab. Bertindak diluar kewenangan dengan tujuan untuk menguntungkan diri sendiri/pihak lain. Pakaian Kerja. Tidak memberikan data/dokumen/keterangan pribadi yang sebenarnya pada saat melamar pekerjaan dan selama menjadi Pekerja/Pegawai. Page 32 12 August 2011 . Menyalahgunakan/mengambil tanpa alas hak uang/barang/data/dokumen milik Perusahaan dan/atau nasabah di lingkungan kerja. Menyalahgunakan jabatan/wewenang dengan tujuan untuk menguntungkan diri sendiri atau pihak lain. Tidak menjaga dan menggunakan dengan benar harta benda. Melakukan perbuatan/melaksanakan tugas yang mengandung unsur konflik kepentingan pribadi sehingga merugikan Perusahaan. Membuat dan/atau menggunakan dan/atau memberikan dan/atau mengubah dan/atau menyalin dan/atau menggandakan data dan/atau keterangan yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya sehingga merugikan Perusahaan dan/atau Nasabah. data dan/atau dokumen dalam bentuk apapun milik Perusahaan dan/atau nasabah dan/atau pihak ketiga lainnya.

Membiarkan dalam keadaan bahaya barang dan/atau data milik Perusahaan yang menjadi tanggung jawabnya dan menimbulkan kerugian bagi Perusahaan. menganiaya. Bertindak selaku perantara bagi pihak lain mendapatkan pekerjaan. memakai dan/atau mengedarkan narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya di lingkungan perusahaan dan/atau pada waktu kerja. golongan atau pihak lain. Tidak menjaga Rahasia Bank dan Rahasia Jabatan. Menolak mutasi tanpa alasan yang dapat diterima Perusahaan. Pengusaha di Lingkungan Perusahaan dan/atau pada waktu kerja. Melakukan praktek bank dalam bank. Tidak melakukan verifikasi tanda tangan nasabah pada saat pencairan atau penarikan rekening sesuai ketentuan yang berlaku. . Mabuk. Menyerang. Melakukan perbuatan asusila atau perjudian di lingkungan Perusahaan dan/atau pada waktu kerja.ANCAMAN SANKSI ADM SPT. meminum minuman keras yang memabukkan. atau mengintimidasi teman sekerja.PHK Menyalahgunakan password milik pribadi maupun Pekerja/Pegawai lain atau memberitahukan password milik pribadi maupun Pekerja/Pegawai lain kepada pihak lain. mengancam. Mencairkan rekening tabungan/deposito/giro/cek/simpanan lainnya milik nasabah yang tidak sesuai ketentuan/ prosedur yang berlaku. proyek atau fasilitas dari Perusahaan yang merugikan Perusahaan. Melakukan pungutan tidak sah dalam bentuk apapun juga dalam melaksanakan tugasnya Page 12 August 2011 33 untuk kepentingan pribadi. Melakukan perbuatan yang melanggar sistem dan prosedur yang diatur dalam Pedoman Perusahaan yang bersifat kecurangan dan menimbulkan kerugian bagi Perusahaan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->