Anda di halaman 1dari 2

rgs-mitra 1 of 2

1 Juni 2001
Nomor : 1861/D/T/2001
Lampiran : -
Perihal : penerimaan mahasiswa baru sebelum
pelaksanaan Ebtanas SMU/SMK

Kepada Yth.
Rektor Universitas Andalas
Rektorat Unand Limau Manis
Padang, 25613

Merujuk surat Keputusan Rektor Universitas Andalas No. 559/XIII/A/Unand


tanggal 20 April 2001 tentang penerimaan mahasiswa baru S1 universitas
Andalas tahun 2001/2002 melalui jalur penjaringan ( seleksi Non- Ujian Tulis ),
kami sampaikan dengan hormat bahwa hal tersebut bertentangan dengan
ketentuan yang berlaku :

1. Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999 pasal 108 ( 1 )a, yang


berbunyi : untuk menjadi mahasiswa seseorang harus memiliki Surat Tanda
Tamat Belajar Pendidikan Menengah.
2. Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Agama dan
Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah No. 2/U/SKB/2001, No. 81
Tahun 2001, No. 4237-011, tanggal 21 Maret 2001 tentang penyelenggaraan
Evaluasi Belajar Tahap Akhir dan Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional
tahun pelajaran 2000/2001 pasal 17 ayat ( 1 ) yang berbunyi : penentuan
siswa yang dinyatakan tamat belajar dilakukan oleh sekolah/madrasah
penyelenggara dalam suatu rapat dewan guru dengan mempertimbangkan
nilai-nilai rapor, Ebta, dan Ebtanas serta sikap/ perilaku/ budi pekerti
siswa yang bersangkutan

Sehubungan dengan hal diatas, kami mohon agar surat Keputusan Rektor
Universitas Andalas No. 559/XIII/A/Unand tanggal 20 April 2001 dibatalkan.
Perlu kami tegaskan bahwa tidak dibenarkan adanya penerimaan mahasiswa
baru baik di PTN maupun di PTS sebelum calon mahasiswa tersebut memperoleh
Surat Tanda Tamat Belajar Pendidikan Menengah.

Atas perhatian dan kerjasama yang diberikan, kami sampaikan terima kasih

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi

ttd

Satryo Soemantri Brodjonegoro


NIP. 130 889 802
Tembusan Yth.:

1. Menteri Pendidikan Nasional (sebagai laporan)


rgs-mitra 2 of 2

2. Sekretaris Jenderal Depdiknas


3. Inspektur Jenderal Depdiknas
4. Rektor Universitas / Institut Negeri
5. Ketua Sekolah Tinggi Negeri
6. Direktur Politeknik Negeri
7. Koordinator Kopertis Wilayah I s/d XII ( untuk disebarluaskan ke PTS )
8. Sekretaris dan Direktur di Ditjen Dikti