P. 1
Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh

Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh

|Views: 803|Likes:
Dipublikasikan oleh Putroe2
Abstraksi
ABSTRAKSI A. Geografis Kabupaten Nagan Raya secara geografis terletak pada lokasi 03o40’ - 04o38’ Lintang Utara dan 96o11’ - 96o48’ Bujur Timur dengan luas wilayah 3.363,72 Km2 (336.372 hektar). Kabupaten Nagan Raya berbatasan dengan Kabupaten Aceh Barat dan Aceh Tengah di sebelah Utara, Kabupaten Gayo Luwes dan Aceh Barat Daya di sebelah Timur, Kabupaten Aceh Barat di sebelah Barat dan di bagian Selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia. Berdasarkan Qanun Kabupaten Nagan Raya Nomor
Abstraksi
ABSTRAKSI A. Geografis Kabupaten Nagan Raya secara geografis terletak pada lokasi 03o40’ - 04o38’ Lintang Utara dan 96o11’ - 96o48’ Bujur Timur dengan luas wilayah 3.363,72 Km2 (336.372 hektar). Kabupaten Nagan Raya berbatasan dengan Kabupaten Aceh Barat dan Aceh Tengah di sebelah Utara, Kabupaten Gayo Luwes dan Aceh Barat Daya di sebelah Timur, Kabupaten Aceh Barat di sebelah Barat dan di bagian Selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia. Berdasarkan Qanun Kabupaten Nagan Raya Nomor

More info:

Published by: Putroe2 on Nov 29, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2013

pdf

text

original

Abstraksi

ABSTRAKSI A. Geografis Kabupaten Nagan Raya secara geografis terletak pada lokasi 03o40’ - 04o38’ Lintang Utara dan 96o11’ - 96o48’ Bujur Timur dengan luas wilayah 3.363,72 Km2 (336.372 hektar). Kabupaten Nagan Raya berbatasan dengan Kabupaten Aceh Barat dan Aceh Tengah di sebelah Utara, Kabupaten Gayo Luwes dan Aceh Barat Daya di sebelah Timur, Kabupaten Aceh Barat di sebelah Barat dan di bagian Selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia. Berdasarkan Qanun Kabupaten Nagan Raya Nomor 2 Tahun 2007, maka secara definitif pada tahun 2007 Kabupaten Nagan Raya telah mengalami pemekaran wilayah kecamatan yaitu dari 5 (lima) kecamatan menjadi 8 (delapan) kecamatan. Kecamatan yang mengalami pemekaran wilayah adalah Kecamatan Kuala dan Kecamatan Seunagan, sedangkan Kecamatan Darul Makmur, Beutong dan Seunagan Timur tidak mengalami pemekaran wilayah. Kecamatan Kuala mengalami pemekaran wilayah menjadi 3 (tiga) kecamatan, yaitu Kecamatan Kuala, Kuala Pesisir dan Tadu Raya, sedangkan Kecamatan Seunagan menjadi 2 (dua) kecamatan, yaitu Kecamatan Seunagan dan Kecamatan Suka Makmue. Beutong mempunyai luas wilayah terluas yaitu 1.323,06 Km2 atau 39,33 persen dari luas wilayah kabupaten. Kemudian diikuti oleh Kecamatan Darul Makmur dengan luas wilayah 1.050,26 Km2 atau 31,22 persen. Sedangkan 6 (enam) kecamatan lainnya secara berurutan yaitu Tadu Raya, Seunagan Timur, Kuala Pesisir, Seunagan, Kuala dan Suka Makmue

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xii

Abstraksi
mempunyai luas wilayah masing-masing 8,58 persen, 7,69 persen, 5,94 persen, 4,16 persen, 2,10 persen, dan 0,97 persen dari keseluruhan luas wilayah Kabupaten Nagan Raya. Grafik 1. Persentase Luas Wilayah Kabupaten Nagan Raya Menurut Kecamatan Tahun 2007 (Total Luas Wilayah = 3.363,72 Km2)

Suka Makmue 0,97 Seunagan 4,16

Seunagan Timur 7,69 Darul Makmur 31,22

Beutong 39,33 Tadu Raya 8,58

Kuala 2,1 Kuala Pesisir 5,94

Secara Topografis, sebagian besar desa-desa yang ada di Kabupaten Nagan Raya merupakan wilayah dataran yaitu sebanyak 158 desa (71,17 persen). Sisanya merupakan desa yang terletak di pinggir pantai, lembah dan lereng. Sedangkan kecamatan yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia ada tiga kecamatan yaitu Kecamatan Darul Makmur, Kuala Pesisir dan Tadu Raya. Wilayah Kabupaten Nagan Raya merupakan daerah yang sangat cocok untuk budidaya berbagai komoditi pertanian karena didukung oleh iklim yang bagus. Salah satu faktor yang menentukan untuk budidaya komoditi pertanian adalah tingkat curah hujan.

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xiii

Abstraksi
Sepanjang tahun 2007 rata-rata jumlah curah hujan setiap bulan sebesar 300,3 mm dengan jumlah hari hujan rata-rata 16 hari setiap bulannya. Sepanjang tahun 2007 terjadi hujan sebanyak 187 hari atau lebih dari 50 persen dari jumlah hari dalam setahun. Jika dilihat kecendrungan hujan dalam setahun, bulan September s/d Desember merupakan jumlah Hari Hujan yang terbanyak dengan tingkat Curah Hujan yang juga tinggi (Lihat Grafik 2). Suhu udara dan kelembaban udara sepanjang tahun tidak terlalu berfluktuasi, dengan suhu udara minimum rata-rata berkisar antara 21,0 s/d 23,2oC dan suhu udara maksimum rata-rata berkisar antara 29,9 s/d 31,4oC.

Grafik. 2 Jumlah Curah Hujan dan Hari Hujan di Kabupaten Nagan Raya Tahun 2007

700 600

25

20 500 400 300 200 5 100 0 Jan Peb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Hari Hujan Sep Okt Nop Des 0 15

10

Curah Hujan

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xiv

Abstraksi
B. Pemerintahan Kabupaten Nagan Raya yang terbentuk pada tahun 2002 yaitu pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat, pada tahun 2007 terdiri dari wilayah administrasi berupa 8 kecamatan, 27 mukim dan 222 desa, dengan ibukota kabupaten terletak di Suka Makmue. Kecamatan Darul Makmur merupakan kecamatan yang terletak cukup jauh dari pusat ibukota kabupaten yaitu kurang lebih berjarak 48 km. Lembaga Eksekutif yaitu Pemerintah Daerah Kabupaten Nagan Raya, secara susunan organisasi pada tahun 2007 terdiri dari lembaga/instansi berupa 15 dinas, 5 badan dan 14 kantor (8 kantor merupakan sekretariat kecamatan). Instansi berupa dinas dan

badan dikepalai oleh pejabat eselon II, sementara kantor dikepalai oleh pejabat eselon III. Data bulan Juli 2008 tercatat sebanyak 307 pegawai menempati posisi sebagai pejabat struktural eselon IV, III dan II. Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2007 dimana sebanyak 290 orang menduduki jabatan strukturan. Jika dilihat masing-masing eselon, untuk eselon II dan III terjadi peningkatan jumlah pejabat dibanding tahun sebelumnya, sementara itu untuk pejabat eselon IV terjadi penurunan dari 178 orang pada tahun 2007 (kondisi bulan Maret) menjadi 176 orang pada tahun 2008 (kondisi bulan Juli). Hal ini menunjukkan adanya jabatan struktural eselon IV yang belum terisi. Jumlah keseluruhan pegawai negeri sipil (PNS) daerah yang bertugas di jajaran pemerintahan Kabupaten Nagan Raya pada Juli 2008 sebanyak 3.541 orang, atau meningkat sebesar 22,91 persen dibandingkan dengan tahun 2007 yang berjumlah 2.881 orang. Hal ini disebabkan adanya penerimaan pegawai negeri sipil daerah yang setiap tahun dilakukan

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xv

Abstraksi
untuk memenuhi kebutuhan aparatur pemerintah daerah sejak terbentuknya kabupaten ini pada tahun 2002. Bahkan kondisi ini masih belum cukup untuk menjalankan roda pemerintahan. Untuk itu kekurangan tenaga aparatur pemerintah daerah diisi oleh pegawai honorer/bakti. Jumlah pegawai honor/bakti pada tahun 2008 mencapai 1.321 orang, mengalami penurunan sebesar 17,59 persen dibanding tahun 2007 yang berjumlah 1.603 orang. Hal ini karena adanya proses rekrutmen pegawai dari pegawai honor/bakti menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Grafik 3. Jumlah Pegawai Negeri Sipil Daerah Kabupaten Nagan Raya Menurut Golongan Tahun 2006 dan 2007

3.541

2.881

1.603 1.375 939 690 480 55 69 Gol-II Gol-III Maret 2007 Gol-IV Juli 2008 Jml PNS Honor/Bakti 1.407 1.407 1.321

Gol-I

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xvi

Abstraksi
Sementara itu jumlah wakil rakyat yang duduk pada lembaga legislatif yaitu Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya pada tahun 2008 sebanyak 25 orang, mengalami peningkatan dibanding tahun 2007 yang jumlahnya 24 orang. Penambahan terjadi pada Partai Golkar dimana sebelumnya berjumlah 3 orang, pada tahun 2008 berjumlah 4 orang. Jumlah keseluruhan anggota DPRK menurut jenis kelamin terdiri dari 24 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Secara organisasi pada Juli 2008, lembaga wakil rakyat ini terdiri dari tiga fraksi yaitu Fraksi Golongan Karya sebanyak 8 orang, Fraksi Aliansi Reformasi 10 orang dan Fraksi Indonesia Bersatu 7 orang. Kondisi ini berbeda dengan tahun 2006 dimana lembaga ini hanya terdapat dua fraksi yaitu Fraksi Partai Golongan Karya dan Fraksi Partai Amanat Nasional. Sedangkan dalam menjalankan fungsinya, dibentuk 4 komisi yaitu Komosi “A” Bidang Pemerintahan, Komisi “B” Bidang Perekonomian dan Keuangan, Komisi “C” Bidang Pembangunan dan dan Komisi “D” Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Keistimewaan Aceh. Disamping komisi-komisi, terdapat susunan tugas fungsi berupa Panitia Anggaran dengan susunan anggota sebanyak 19 orang dan Panitia Musyawarah yang beranggotakan sebanyak 17 orang.

C. Penduduk Jumlah penduduk Kabupaten Nagan Raya pada tahun 2007 merupakan angka estimasi yang didasarkan pada hasil Sensus Penduduk Aceh Nias (SPAN) tahun 2005 dan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Jumlah penduduk Nagan Raya pada

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xvii

Abstraksi
pertengahan tahun 2007 diperkirakan sebanyak 124.141 jiwa dengan rincian jumlah laki-laki sebanyak 61.815 jiwa dan perempuan sebanyak 62.326 jiwa. Distribusi penduduk menurut kecamatan pada tahun 2007 mengalami perubahan seiring dengan pemekaran wilayah kecamatan dibanding dengan kondisi tahun 2006 seperti dapat dilihat pada Grafik. 4. Distribusi jumlah penduduk Kecamatan Darul Makmur menempati urutan pertama yaitu 34,79 persen dari jumlah penduduk keseluruhan, diikuti oleh Kecamatan Kuala sebanyak 12,95 persen, Kecamatan Seunagan 10,42 persen, Kecamatan Beutong 10,33 persen. Sedangkan distribusi jumlah penduduk pada Kecamatan Kula Pesisir, Seunagan Timur, Tadu Raya dan Suka Makmue secara berurutan adalah 9,36 persen, 9,35 persen, 6,73 persen dan 6,07 persen. Komposisi penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin dapat dilihat pada Grafik.5 berikut. Grafik berupa piramida menggambarkan jumlah penduduk semakin berkurang pada kelompok umur tua, baik laki-laki maupun perempuan. Kondisi ini juga tidak jauh berbeda dengan keadaan pada tahun 2005 yang lalu. Dari grafik tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa Kabupaten Nagan Raya saat ini mempunyai penduduk yang banyak pada usia balita dan remaja, yang pada suatu saat akan berada pada posisi usia produktif. Pada saat itu berbagai masalah akan timbul seperti pengangguran dalam jumlah yang besar jika tidak dipersiapkan dari awal seperti mempersiapkan lahan pekerjaan yang dapat menampung tenaga kerja dalam jumlah besar.

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xviii

Abstraksi
Grafik 4. Distribusi Jumlah Penduduk Kabupaten Nagan Raya Menurut Kecamatan Tahun 2007 (Total 124.141 jiwa)

SukaMakm ue 6,07 Seunagan 10,42

SeunaganT imur 9,35 D Makmur arul 34,79

Beutong 10,33 T aduR aya 6,73

KualaPesisir 9,36

Kual a 12,95

Komposisi jumlah penduduk menurut usia sekolah di Kabupaten Nagan Raya tahun 2006 terdapat 17.182 jiwa usia sekolah Dasar (7-12 tahun), 7.923 jiwa usia SLTP (13-15 tahun) dan 7.508 jiwa usia SLTA (16-18 tahun) atau masing-masing kelompok mengalami sedikit peningkatan dari tahun sebelumnya. Data mengenai jumlah penduduk yang masih bersekolah (angka partisipasi sekolah) untuk setiap kelompok umur tidak dapat dihitung karena data tidak tersedia. Namun berdasarkan data tahun 2005 hasil Sensus Penduduk Aceh Nias (SPAN), angka partisipasi sekolah kelompok usia Sekolah Dasar mencapai 91,68 persen, tingkat SLTP sebesar 80,22 persen, dan pada tingkat SLTA sebesar 55,01 persen. Dapat

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xix

Abstraksi
disimpulkan bahwa angka partisipasi sekolah semakin menurun seiring dengan naiknya tingkat kelompok umur. Grafik 5. Komposisi Jumlah Penduduk Kabupaten Nagan Raya Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin Tahun 2007 Laki-laki
75+ 70 - 74 65 - 69 60 - 64 55 - 59 50 - 54 45 - 49 40 - 44 35 - 39 30 - 34 25 - 29 20 - 24 15 - 19 10-14 5-9 0-4 8.000 6.000 4.000 2.000 0 0 2.000 4.000 6.000

Perempuan

Jumlah penduduk berumur 15 tahun ke atas yang berstatus bekerja pada tahun 2007 terdapat sebanyak 51.654 orang yaitu 30.819 orang laki-laki dan 20.835 orang perempuan. Sementara itu estimasi jumlah angkatan kerja pada tahun 2007 di Kabupaten Nagan Raya adalah sebesar 60.769 orang, sehingga angka tingkat partisipasi angkatan kerja daerah ini pada tahun 2007 sebesar 85 persen. Sisanya sebanyak 15 persen adalah mereka yang masih menganggur, yaitu yang sedang mencari pekerjaan atau yang bersedia bekerja (lihat Tabel III.10.3. hal. 76).

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xx

Abstraksi
Pada tahun 2007 terdapat penduduk dengan klasifikasi Keluarga Pra Sejahtera sebanyak 9.142 KK (28,31 persen), Keluarga Sejahtera I sebanyak 8.555 KK (26,49 persen), Keluarga Sejahtera II sebanyak 8.548 KK (26,47 persen), Keluarga Sejahtera III sebanyak 4.130 KK (12,79 persen) dan Keluarga Sejahtera Plus sebanyak 1.917 KK (5,94 persen). Jika kelompok Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I dikategorikan sebagai penduduk miskin, maka pada tahun 2007 terdapat jumlah keluarga miskin di Kabupaten Nagan Raya sebanyak 17.697 KK atau sebanyak 54,80 persen dari jumlah seluruh keluarga yang ada di kabupaten ini. Baik secara persentase maupun jumlah KK yang miskin pada tahun 2007 menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencatat angka 60,07 persen miskin atau sebanyak 18.018 KK. Grafik 6. Komposisi Penduduk Kabupaten Nagan Raya menurut Tingkatan Keluarga Sejahtera Tahun 2007

SejahteraPlus 5,94 Sejahtera III 12,79

PraSejahtera 28,31

Sejahtera II 26,47 Sejahtera I 26,49

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xxi

Abstraksi
D. Sosial Sarana pendidikan yang ada di Kabupaten Nagan Raya pada tahun 2007 sudah tersedia baik mulai pada tingkat pendidikan dasar sampai pada tingkat pendidikan menengah atas, baik yang dikelola oleh pemerintah maupun oleh pihak swasta. Disamping sekolah umum juga terdapat sekolah agama atau madrasah yang tersedia mulai dari tingkat dasar yaitu Madrasah Ibtida’iayah sampai pada tingkat Madrasah Aliayah. Jumlah Sekolah Dasar pada tahun 2007 terdapat 106 unit berstatus negeri dan 4 swasta; SLTP sebanyak 24 unit dengan status negeri dan 3 swasta; SMA sebanyak 10 unit negeri dan 4 unit swasta; serta SMK negeri dan swasta masing-masing 1 unit. Sementara itu untuk madrasah terdapat MI sebanyak 14 unit berstatus negeri dan 5 swasta; MTs sebanyak 2 unit negeri dan 4 unit swasta; serta MA sebanyak 1 unit negeri dan 2 unit swasta. Untuk melihat ketersediaan tenaga pendidik dibanding dengan jumlah murid yang harus dididik, terutama untuk sekolah yang dikelola oleh pemerintah (berstatus negeri), dapat dilihat dari angka rasio murid-guru. Pada tahun 2007 di Kabupaten Nagan Raya, rata-rata perbandingan guru dan murid untuk tingkat SD sebesar 1:12; tingkat SLTP sebesar 1:20 dan pada tingkat SMA sebesar 1:17. Sementara itu untuk menilai kewajaran jumlah murid dalam satu kelas pada sekolah yang dikelola oleh pemerintah dapat dilihat dari rasio jumlah kelas dengan jumlah murid yaitu untuk sekolah tingkat SD sebesar 1:27; tingkat SLTP sebesar 1:38 dan SMA sebesar 1:34 (lihat Grafik 7).

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xxii

Abstraksi
Grafik 7. Jumlah Murid/Siswa per Satu Orang Guru dan Satu Kelas Pada Sekolah Negeri di Kabupaten Nagan Raya Tahun 2007
40 35 30 25 20 15 10 5 0 SD SMP SMA SMK MI Rasio Murid - Guru MTs MA 12 20 17 19 17 27 38 34 27 23 26 19 18 39

Rasio Murid - Kelas

Kondisi sarana belajar-mengajar berupa ruang kelas di sekolah negeri dapat dikelompokkan menurut kondisi baik, rusak ringan dan rusah berat. Pada tahun 2007 kondisi ruang kelas pada tingkat sekolah SD sebanyak 79,40 persen kondisi baik, 14,78 persen rusak ringan dan 5,82 persen rusak berat. Sedangkan pada tingkat SLTP negeri terdapat ruang kelas dengan kondisi baik sebanyak 73,86 persen, rusak ringan 17,05 persen dan rusak berat 9,09 persen. Sementara itu pada tingkat SMA negeri terdapat 83,81 persen ruang kelas dengan kondisi baik, 11,34 persen kondisi rusak ringan dan 5,15 persen rusak berat. Persentase tertinggi jumlah ruang kelas dengan kondisi baik terdapat pada tingkat SMA, hal ini kemungkinan banyak sekolah-sekolah tingkat sekolah SMA yang masih baru selesai dibangun. Sedangkan persentase tertinggi jumlah ruang kelas dengan kondisi rusak berat terdapat pada tingkat sekolah SLTP yaitu 9,09 persen.

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xxiii

Abstraksi
Grafik. 8 Persentase Kondisi Ruang Kelas Pada Sekolah Negeri di Kabupaten Nagan Raya Tahun 2007

SMA

83.51

11.34

5.15

SLTP

73.86

17.05

9.09

SD

79.40

14.78

5.82

Baik RusakRingan RusakBerat

Untuk sarana kesehatan, pada tahun 2007 terdapat sarana berupa puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu) yang masing-masing sebanyak 10 unit dan 31 unit yang tersebar di seluruh kecamatan. Disamping puskesmas juga terdapat Rumah Sakit Umum Daerah yang berlokasi di Kecamatan Kuala (tepatnya di Desa Ujung Fatihah). Jumlah tenaga medis yang berada di puskesmas maupun pustu di Kabupaten Nagan Raya pada tahun 2007 adalah sebanyak 280 orang dengan rincian 7 orang dokter, 130 orang bidan dan 143 orang tenaga medis lainnya. Sementara itu pada RS Umum Daerah terdapat 20 orang dokter dengan rincian 5 orang dokter spesialis (spesialis gigi, spesialis anak, spesialis kandungan, spesialis penyakit dalam dan spesialis bedah) dan 15 orang dokter umum.

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xxiv

Abstraksi
E. Pertanian Kabupaten Nagan Raya merupakan salah satu daerah yang menjadi sentra produksi berbagai jenis komoditi pertanian, baik jenis tanaman pangan seperti padi, palawija, buah-buahan, dan sayuran, maupun jenis tanaman perkebunan seperti kelapa sawit, kelapa dalam dan karet. Disamping itu lahan yang tersedia untuk budidaya pertanian masih cukup luas. Sub sektor peternakan juga sangat menjanjikan untuk lebih ditingkatkan di daerah ini mengingat wilayah berupa padang rumput yang masih luas tersedia. Untuk perikanan laut juga menjadi andalan daerah ini dengan adanya dua kecamatan yang berbatasan langsung dengan samudera Indonesia. Pada tahun 2007 produksi padi sawah tercatat sebesar 119.456 ton gabah. Angka ini mengalami penurunan yaitu sebesar minus 3,96 persen dibanding produksi tahun 2006 yang mencapai 124.377 ton gabah. Penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya luas tanam padi dari 28.397 hektar pada tahun 2006 menjadi 15.526 hektar pada tahun 2007 atau menurun sebesar minus 45,33 persen. Namun demikian, tingkat produktivitas tanaman padi pada tahun 2007 meningkat dari angka 4,38 ton/hektar menjadi 7,69 ton/hektar.

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xxv

Abstraksi
Grafik. 9 Perkembangan Produksi dan Produktivitas Padi Sawah di Kabupaten Nagan Raya Tahun 2003-2006

134.000 132.000 130.000 128.000 Produksi (Ton) 126.000 124.000 122.000 120.000 118.000 116.000 114.000 112.000 2003 4,25 119.510

131.990 7,69 125.478 4,36

9 8 7 124.377 4,38 119.456 6 5 4 3 2 1 0 Produktivitas (Ton/Ha)

4,27

2004

2005 Tahun

2006

2007

Produksi (Ton)

Produktifitas (Ton/Ha)

Sementara itu sub sektor perkebunan telah memberikan andil yang sangat besar bagi pembangunan masyarakat di kabupaten ini dimana sejak zaman Belanda daerah ini sudah terkenal sebagai penghasil kelapa sawit. Hal ini dibuktikan dengan tetap eksisnya dua perusahaan besar pengolahan sawit menjadi minyak mentah (CPO) yaitu di Kecamatan Darul Makmur dan Kuala. Disamping perusahaan berskala besar, di Kabupaten Nagan Raya juga terdapat perkebunan rakyat yang mengusahakan berbagai jenis tanaman perkebunan diantaranya kelapa sawit, karet, coklat, kelapa hibrida dan kelapa dalam, cengkeh, kopi, kemiri dan lain-lain.

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xxvi

Abstraksi
Pada tahun 2007 produksi tanaman kelapa sawit dari perkebunan rakyat mencapai 106.789,4 ton, produksi karet 3.694,0 ton, produksi kelapa dalam 5.103,2 ton, biji kopi 540,6 ton dan coklat/kakao sebesar 5.181,6 ton. Lima jenis tanaman perkebunan tersebut merupakan komoditi yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Nagan Raya atau pada perkebunan rakyat. F. Keuangan Daerah Realisasi Pos Pendapatan Daerah pada APBD Kabupaten Nagan Raya pada tahun anggaran 2007 tercatat sebesar 340,47 milyar dan Realisasi Pos Pengeluaran Daerah sebesar 359,25 milyar rupiah. Realisasi pendapatan pada tahun 2007 dibawah target yang ditetapkan pada APBD yaitu sebesar 91,37 persen. Sementara itu realisasi pengeluaran masih dibawah target pada APBD yaitu baru mencapai 89,47 persen. Grafik 10. Persentase Penerimaan Daerah Dalam APBD Menurut Jenis Penerimaan Kabupaten Nagan Raya 2007

4,48

2,93

92,59

PAD

Dana Perimbangan

Lain-lain Pendapatan Yang Sah

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xxvii

Abstraksi
Pos penerimaan daerah masih didominasi oleh Dana Perimbangan yaitu sebesar 92,59 persen dari total penerimaan daerah. Sementara itu pendapatan asli daerah (PAD) baru memberikan kontribusi sebesar 2,93 persen dari total penerimaan daerah. Angka ini sedikit meningkat dibanding tahun 2006 dimana PAD baru memberikan andil sebesar 2,76 persen dari Penerimaan Daerah. Anggaran Belanja Daerah yang terbagi menjadi Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung masing-masing mempunyai komposisi 41,02 persen untuk Belanja Tidak Langsung dan 58,98 persen untuk Belanja Langsung. Sementara realisasi anggaran tahun 2007 untuk kedua pos belanja masih dibawah target yang ditentukan dalam APBD yaitu masing-masing 92,91 persen realisasi Belanja Tidak Langsung dan 87,23 persen untuk realisasi Belanja Langsung. Grafik 10. Persentase Pengeluaran Daerah Dalam APBD Menurut Jenis Pengeluaran Kabupaten Nagan Raya 2007

41,02

58,98

Belanja Tidak Langsung

Belanja Lansung

Nagan Raya Dalam Angka 2007

xxviii

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->