Anda di halaman 1dari 7

c  

c   (DB) atau   


(DBD) adalah penyakit demam
akut yang ditemukan di daerah tropis, dengan penyebaran geografis yang mirip dengan malaria.
Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dari genus © , famili
Flaviviridae. Setiap serotipe cukup berbeda sehingga tidak ada proteksi-silang dan wabah yang
disebabkan beberapa serotipe (hiperendemisitas) dapat terjadi. Demam berdarah disebarkan
kepada manusia oleh nyamuk  
 .

Bagaimana Cara Mencegah DBD ?

u ½ntuk mencegah penyakit DBD, nyamuk penularnya (Aedes Aegypti) harus diberantas
,sebab vacsin untuk pencegahannya belum tersedia
u Cara tepat untuk memberantas nyamuk Aedes Aegypti adalah memberantas jentik-
jentiknya di tempat berkembang biaknya. CAra ini dikenal sebagai "Gerakan 3M"
u lehkarena tempat-tempat berkembang biaknya terdapat di rumah-rumah dan tempat-
tempat umum, maka setiap keluarga harus melaksanakan "3M" secara teratur sekuang-
kurangnya seminggu sekali

Bagaimana Cara melaksanakan "3M" ?

½ntuk mencehan penyakit DBD setiap keluarga dianjurkan untuk melaksanakan "3M" di rumah
dan halaman masing-masing dengan melibatkan seluruh keluarga, dengan cara sebagai berikut :

1. Menguras bak mandi sekurang-kurangnya 1 minggu sekali


2. Menutup rapat-rapat tempat penampungan air
3. Mengganti air Vas bunga/tanaman air seminggu sekali
4. Mengganti air tempat minum burung
5. Menimbun barang-barang bekas yang dapat menampung air
6. Menabur bubuk abete atau altosid pada tempat-tempat penampungan air yang sulit
dikuras atau di daerah yang air bersih sulit didapat, sehingga perlu penampungan air
hujan
7. Memelihara ikan di tempat-tempat penampungan air
Takaran abate : 1 sendok peres (+ 10 gram) untuk 100 liter air
Takaran altosid : 1/4 sendok peres (+ 2,5 gram) untuk 100 liter

Pencegahan utama demam berdarah terletak pada menghapuskan atau mengurangi vektor
nyamuk demam berdarah. Insiatif untuk menghapus kolam-kolam air yang tidak berguna
(misalnya di pot bunga) telah terbukti berguna untuk mengontrol penyakit yang disebabkan
nyamuk, menguras bak mandi setiap seminggu sekali, dan membuang hal - hal yang dapat
mengakibatkan sarang nyamuk demam berdarah  
 .

Hal-hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit demam
berdarah, sebagai berikut:
1. Melakukan kebiasaan baik, seperti makan makanan bergizi, rutin olahraga, dan istirahat
yang cukup;
2. Memasuki masa pancaroba, perhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal dan
melakukan 3M, yaitu menguras bak mandi, menutup wadah yang dapat menampung air,
dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menjadi sarang perkembangan jentik-
jentik nyamuk, meski pun dalam hal mengubur barang-barang bekas tidak baik, karena
dapat menyebabkan polusi tanah. Akan lebih baik bila barang-barang bekas tersebut
didaur-ulang;
3. Fogging atau pengasapan hanya akan mematikan nyamuk dewasa, sedangkan bubuk
abate akan mematikan jentik pada air. Keduanya harus dilakukan untuk memutuskan
rantai perkembangbiakan nyamuk;
4. Segera berikan obat penurun panas untuk demam apabila penderita mengalami demam
atau panas tinggi

TBC

ÿ    atau ÿ (singkatan yang sekarang ditinggalkan adalah ÿ) adalah suatu
penyakit yang disebabkan oleh infeksi kompleks a 
 . Penyakit ini
adalah salah satu penyakit tertua yang diketahui menyerang manusia. Penyakit ini biasanya
menyerang paru-paru (disebut sebagai TB Paru), walaupun pada sepertiga kasus, organ-organ
lain ikut terlibat. Jika diterapi dengan benar tuberkulosis yang disebabkan oleh kompleks
a 
 , yang peka terhadap obat, praktis dapat disembuhkan. Tanpa terapi
tuberkulosa akan mengakibatkan kematian dalam lima tahun pertama pada lebih dari setengah
kasus.

·  

u Tuberkulosis paru terkonfirmasi secara bakteriologis dan histologis


u Tuberkulosis paru tidak terkonfirmasi secara bakteriologis dan histologis
u Tuberkulosis pada sistem saraf
u Tuberkulosis pada organ-organ lainnya
u Tuberkulosis millier

Cara pencegahan

1. Menutup mulut pada waktu batuk dan bersin


2. Meludah hendaknya pada tempat tertentu yang sudah diberi desinfektan (air sabun)
3. Imunisasi BCG diberikan pada bayi berumur 3-14 bulan
4. Menghindari udara dingin
5. Mengusahakan sinar matahari dan udara segar masuk secukupnya ke dalam tempat
tidur
6. Menjemur kasur, bantal,dan tempat tidur terutama pagi hari
7. Semua barang yang digunakan penderita harus terpisah begitu juga mencucinya dan
tidak boleh digunakan oleh orang lain
8. Makanan harus tinggi karbohidrat dan tinggi protein
PENYAKIT MALARIA
Penyakit Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa parasit yang merupakan
golongan Plasmodium, dimana proses penularannya melalui gigitan nyamuk Anopheles.
Protozoa parasit jenis ini banyak sekali tersebar di wilayah tropik, misalnya di Amerika,Asia dan
Afrika.
Ada empat type plasmodium parasit yang dapat menginfeksi manusia, namun yang seringkali
ditemui pada kasus penyakit malaria adalah Plasmodium falciparum and Plasmodium vivax.
Lainnya adalah Plasmodium ovale dan Plasmodium malariae.— 
 

1. ½sahakan tidur dengan kelambu, memberi kawat kasa, memakai obat nyamuk bakar,
menyemprot ruang tidur, dan tindakan lain untuk mencegah nyamuk berkembang di
rumah.
2. ½saha pengobatan pencegahan secara berkala, terutama di daerah endemis malaria.
3. Menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan ruang tidur, semak-semak sekitar
rumah, genangan air, dan kandang-kandang ternak.
4. Memperbanyak jumlah ternak seperti sapi, kerbau, kambing, kelinci dengan
menempatkan mereka di luar rumah di dekat tempat nyamuk bertelur.
5. Memelihara ikan pada air yang tergenang, seperti kolam, sawah dan parit. Atau dengan
memberi sedikit minyak pada air yang tergenang.
6. Menanam padi secara serempak atau diselingi dengan tanaman kering atau pengeringan
sawah secara berkala
7. Menyemprot rumah dengan DDT.

Tambahan:

Apa pengertian dari penyakit endemik? dan apa saja yang termasuk penyakit endemik?
Menurut wikipedia, o adalah istilah umum untuk menyebut kejadian tersebarnya penyakit
pada daerah yang luas dan pada banyak orang, maupun untuk menyebut penyakit yang menyebar
tersebut. Wabah dipelajari dalam   
.

Dalam epidemiologi,   (dari bahasa Yunani   pada +  rakyat) adalah penyakit
yang timbul sebagai kasus baru pada suatu populasi tertentu manusia, dalam suatu periode waktu
tertentu, dengan laju yang melampaui laju ³ekspektasi´ (dugaan), yang didasarkan pada
pengalaman mutakhir. Dengan kata lain, epidemi adalah wabah yang terjadi secara lebih cepat
daripada yang diduga. Jumlah kasus baru penyakit di dalam suatu populasi dalam periode waktu
tertentu disebut  
 (bahasa Inggris; ³laju timbulnya penyakit´).

½paya Perbaikan Terhadap kondisi Lingkungan

1.pengolahan sampah dengan baik


—
 
Sampah adalah semua material yang dibuang dari kegiatan rumah tangga, perdagangan, industri
dan kegiatan pertanian. Sampah yang berasal dari kegiatan rumah tangga dan tempat
perdagangan dikenal dengan limbah   yang tidak berbahaya (
 ).
Soewedo (1983) menyatakan bahwa sampah adalah bagian dari sesuatu yang tidak dipakai,
tidak disenangi atau sesuatu yang harus dibuang, yang umumnya berasal dari kegiatan yang
dilakukan manusia (termasuk kegiatan industri), tetapi bukan yang biologis.

a.Memilih-milih sampah

Memilih samapah dengan jenisnya antara lain :

Sampah rganik


  adalah merupakan barang yang dianggap sudah tidak terpakai dan
dibuang oleh pemilik/pemakai sebelumnya, tetapi masih bisa dipakai kalau dikelola dengan
prosedur yang benar.[] rganik adalah proses yang kokoh dan relatif cepat, maka tanda apa yang
kita punya untuk menyatakan bahwa bahan-bahan pokok kehidupan, sebutlah molekul organik,
dan planet-planet sejenis, ada juga di suatu tempat di jagad raya? sekali lagi beberapa penemuan
baru memberikan rasa optimis yang cukup penting. Sampah organik adalah sampah yang bisa
mengalami pelapukan (dekomposisi) dan terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau
(sering disebut dengan kompos).[3] Kompos merupakan hasil pelapukan bahan-bahan organik
seperti daun-daunan, jerami, alang-alang, sampah, rumput, dan bahan lain yang sejenis yang
proses pelapukannya dipercepat oleh bantuan manusia. Sampah pasar khusus seperti pasar sayur
mayur, pasar buah, atau pasar ikan, jenisnya relatif seragam, sebagian besar (95%) berupa
sampah organik sehingga lebih mudah ditangani. Sampah yang berasal dari pemukiman
umumnya sangat beragam, tetapi secara umum minimal 75% terdiri dari sampah organik dan
sisanya anorganik.

Sampah Anorganik

Sampah Anorganik, yaitu sampah yang tidak mudah membusuk, seperti


plastik,botol.kaca dll.

b.Melakukan Daur ½lang

c  
adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru
dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna,
mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi
polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan
barang baru. Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas
kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian dan pembuatan produk /
material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga
adalam proses hierarki sampah 3R (A, A , and A  ).

c.Menggunting dengan tepat dan.

D.Membuat Kompos

  adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan


organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam
kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik (Modifikasi dari J.H.
Crawford, 2003). Sedangkan 
 adalah proses dimana bahan organik mengalami
penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik
sebagai sumber energi. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut
agar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang
seimbang, pemberian air yang cukup, mengaturan aerasi, dan penambahan aktivator
pengomposan.

1.Kompos Tradisional

Kompos tradisional mengandalkan fermentasi alami tanpa bantuan mikroorganisme


buatan.Caranya cukup mudah,namun hasil jadinya tidak secepat dengan bantuan
mikroorganisme.Bahan yang bisa di gunakan untuk membuat kompos adalah sayuran hijau,dan
daun-daunan kering.Sayuran hujau mengandung Nitrogen (N),sedangkan daun-daunan kering
yang berwaarna coklat menganadaung karbon (C)

2.Kompos Gantung

Kompos ini hampir sama cara pembuatanya dengan kompos lain,hanya disini
komposternya menggunakan gentong dan cara meletakannya dengan di gantung.kompos gantung
dibuat untuk mengatasi minimnya tempat.

3.Kompos Celup

Suatu metode aplikasi kompos pada tamanan agar lebih hemat.Hasilnya akan sama
seperti saat kita menggunakan pupuk cair,namun dengan kandungan unsur hara yang ada pada
kompos.Karena hasil akhirnya cair ,kompos cair lebih sesuai untuk emnyegarkan kembaili tanah
yang kering dan kehabisan unsur hara.

4.Kompos dengan mikroorganisme

Pembuat kompos dengan bantuan mikroorganisme adalah cara yang paling populer dan
paling di minati di kalangan pembuatan kompos.Caranya cukup mudah,dan prosesnya lebih
cepat ketimbang menggunakn cara tradisional.Mikroorganisme yang di gunakan adalah
mikroorganisme aerob (membutuhkan udara).
5.Kompos Cacing

Banyak yang engan menggunakan metode ini karena jijik dengan cacing.Padahal cara ini
sangat menguntungkan dari pada metode lainnya.Waktu yang di butuhkan pun lebih capat karena
ada 2 pengurai,yakni bakteri da cacing,selain itu nutrisi yang di hasilkan vermikompos lebih
banyak dari kompos biasa.Enjim yang ada dalam cacing tanah membuat nutrisi dengan lebih
baik dan gampang di serap akar tanaman,cacing yang di gunakan aadalah cacing jenis
L½MBRIC½S R½BELL½S atau cacing tanah merah.
Tambahan :

  adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan


organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam
kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik (Modifikasi dari J.H.
Crawford, 2003). Sedangkan 
 adalah proses dimana bahan organik mengalami
penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik
sebagai sumber energi. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut
agar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang
seimbang, pemberian air yang cukup, mengaturan aerasi, dan penambahan aktivator
pengomposan.

Sampah terdiri dari dua bagian, yaitu bagian organik dan anorganik. Rata-rata persentase bahan
organik sampah mencapai ±80%, sehingga pengomposan merupakan alternatif penanganan yang
sesuai. Kompos sangat berpotensi untuk dikembangkan mengingat semakin tingginya jumlah
sampah organik yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dan menyebabkan terjadinya polusi
bau dan lepasnya gas metana ke udara. DKI Jakarta menghasilkan 6000 ton sampah setiap
harinya, di mana sekitar 65%-nya adalah sampah organik. Dan dari jumlah tersebut, 1400 ton
dihasilkan oleh seluruh pasar yang ada di Jakarta, di mana 95%-nya adalah sampah organik.
Melihat besarnya sampah organik yang dihasilkan oleh masyarakat, terlihat potensi untuk
mengolah sampah organik menjadi pupuk organik demi kelestarian lingkungan dan
kesejahteraan masyarakat (Rohendi, 2005).