P. 1
SURAT GUGATAN

SURAT GUGATAN

|Views: 380|Likes:
Dipublikasikan oleh sharnaen

More info:

Categories:Types, Business/Law
Published by: sharnaen on Nov 30, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/12/2013

pdf

text

original

SH&Rekan

Menara Pencakar Langit Lt. 7A-11 Jalan Jendral Sutanto Kav 15, Samarinda.
PERMOHONAN GUGATAN Nomor : Lampiran : 5 lembar Perihal : Gugatan

Kepada Yth, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Samarinda Jalan Bung Tomo, 75132 Samarinda

Dengan Hormat, Sebagi kuasa hukum:

..................................................SAMUEL HARNAEN, S.H., M.H..................................................

Selaku Kuasa Hukum yang beralamat di : Menara Pencakar Langit Lt 7A-11 Jalan Jendral Sutanto Kav 15, Samarinda, Bertindak untuk dan atas nama:

..................................................AIDIL FITRI..................................................

Umur:46 Tahun, Pekerjaan:Anggota DPRD Samarinda, Agama: Islam, Alamat: Jl. Tanjung Balai No 16, Samarinda, Kalimantan Timur. Berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor: 007/SKK/XII/TUN/2009 tertanggal 25 Oktober 2008. Yang selanjutnya disebut:

..................................................PIHAK PENGGUGAT..................................................

Dengan ini menyampaikan gugatan terhadap: Nama : GUBERNUR KALIMANTAN TIMUR Berkedudukan : Jalan Raya Utama Kota No. 1 Samarinda, Kalimantan Timur. Yang selanjutnya disebut: ..................................................PIHAK TERGUGAT..................................................

SH&Rekan
Menara Pencakar Langit Lt. 7A-11 Jalan Jendral Sutanto Kav 15, Samarinda.
OBJEK GUGATAN : Surat Keputusan Tata Usaha Negara yang menjadi objek gugatan adalah : Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor: 171.3.2.44/13300/Pem.Um.A/2009 tanggal 20 Desember 2009 tentang Pergantian Antar Waktu Anggota DPRD Samarinda. Objek gugatan yang dimaksud telah sesuai dengan ketentuan Pasal 1 angka 9 Undang-undang No 51 Tahun 2009 yang berisi: “Keputusan Tata Usaha Negara adalah suatu penetapan tertulis yang dikeluarkan oleh badan atau pejabat Tata Usaha Negara yang berisi tindakan hukum tata usaha negar yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang bersifat kongkrit, individual, dan final, yang menimbulkan akibat hukum bagi seseorang atau badan hukum perdata.” Dengan demikian, Surat Keputusan ini telah sesuai karena dikeluarkan oleh pejabat Tata Usaha Negara, yakni Gubernur Samarinda, bersifat kongkrit karena putusan yang dikeluarkan hanya mengenai satu masalah yakni pergantian antar waktu anggota DPRD Samarinda. Final, adalah sejak putusan dikeluarkan, maka putusan sudah dapat dilaksanakan. Individual, dalam putusan ini, keputusan yang dikeluarkan hanya mengikat pada individu yang terdapat dalam isi surat keputusan tersebut.

JANGKA WAKTU GUGATAN:

Jangka waktu gugatan menurut Pasal 55 Undang-Undang No 5 Tahun 1986, jangka waktu gugatan yag diberikan adalah 90 (Sembilan Puluh) hari. Gugatan diajukan oleh Penggugat tertanggal 28 Desember 2009, hari ke-8 sejak Surat Keputusan dikeluarkan tertanggal 20 desember 2009.

PERMOHONAN PENUNDAAN:

Sebagai pihak Penggugat memiliki hak berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1986 Pasal 67 Ayat (2), maka Penggugat memohon kepada Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara untuk menundaaan pelaksaan Putusan Tata Usaha Negara yang menjadi objek gugatan selama pemeriksaan sengketa Tata Usaha Negara berjalan sampai ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

SH&Rekan
Menara Pencakar Langit Lt. 7A-11 Jalan Jendral Sutanto Kav 15, Samarinda.
TENTANG DUDUK PERKARA: 1. Bahwa penggugat merupakan anggota Pemuda Pancasila yang merupakan organisasi kepemudaan yang berpusat di Ibu Kota Negara sejak tahun 2000. Semenjak tahun 2004, ketua umum pemuda pancasila menggabungkan organisasi ini ke dalam sebuah partai yang bernama Partai Patriot Pancasila. (Bukti P-1)

2. Bahwa Penggabungan yang dilakukan Pada Tahun 2004 menjadikan Penggugat diberikan jabatan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat wilayah Kalimantan Timur melalui Surat Pengangkatan Tertanggan 1 Desember 2004. (Bukti P-2)

3. Bahwa pada tahun 2009, penggugat mengikutsertakan diri sebagai salah satu calon Anggota DPRD Kota Samarinda dengan berasal dari Partai Patriot Pancasila. (Bukti P-3)

4. Bahwa Penggugat memenangkan PEMILU pada tahun 2009 sehingga penggugat menjadi Anggota DPRD Samarinda dengan surat pengakatan Gubernur Samarinda no.

31/DPRD/VIII/2009. (Bukti P-4)

5. Bahwa Penggugat menjalankan pekerjaan sebagai anggota DPRD sebagai pekerjaan yang aktif, tekun dan tanpa ada masalah yang berkaitan dengan pekerjaan sebagai anggota DPRD.

6. Bahwa pada bulan November 2009, terjadi perbedaan pendapat antara Ketua Umum Partai Patriot Pancasila dengan Penggugat.

7. Bahwa akibat dari perbedaan pendapat tersebut membuat ketua umum Partai Patriot Pancasila memecat Penggugat dari jabatan sebagai ketua DPP Pemuda Pancasila Samarinda tertanggal 20 November 2009. (Bukti P-5)

8. Bahwa mendapat surat pemecatan tersebut, maka penggugat mengajukan gugatan perdata kepada pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Bukti P-6)

SH&Rekan
Menara Pencakar Langit Lt. 7A-11 Jalan Jendral Sutanto Kav 15, Samarinda.
9. Bahwa dalam proses pemeriksaan di Pengadilan Jakarta Selatan, dikeluarkanlah Surat Keputusan Gubernur Samarinda, tentang Pergantian Antar Waktu Anggota DPRD. (Bukti P-7)

10. Bahwa akibat dari dikeluarkannya SK tersebut, maka Penggugat digantikan Mukmar Alibaba yang dengan demikian menjabat sebagai Anggota DPRD Samarinda. (Bukti P-7)

11. Bahwa merasa haknya dilanggar, maka Penggugat mengajukan gugatan atas Surat Keputusan tersebut.

DASAR DAN ALASAN GUGATAN

12. Bahwa dengan masih jalannya proses pemeriksaan Gugatan Perdata di Pengadilan Jakarta Selatan antara Penggugat dengan Ketua Umum Partai Patriot Pancasila (Bukti-6), membuat SK Gubernur (Bukti-7) yang dikeluarkan tidak sah.

13. Dasar pengataan tidak sah adalah adanya sengketa perdata atas pemecatan sebagai ketua DPP pemuda Pancasila Samarinda yang menjadi dasar SK gubernur tersebut tidak dapat dijasikan landasan. Sebab masalah pemecatan sebagai Ketua DPP pemuda pancasila sedang dalam proses pemeriksaan dan belum berkekuatan hukum tetap.

14. Menurut Anggaran dasar Partai Patriot Pancasila yang dibuat dalam Akta Notaris (Bukti P-8) pada point 36 dikatakan bahwa pemecatan anggota Partai harus disetujui oleh Ketua Dewan Pembina dalam suatu Rapat terbuka dengan dihadiri minimak 100 Anggota Aktif Partai.

15. Bahwa dengan adanya dasar Anggaran dasar tersebut, maka pemecatan sebagai ketua DPP Pemuda Pancasila, tidak menjadikan Penggugat berhenti sebagai Anggota Partai Patriot Pancasila. (Bukti P-6)

16. Bahwa dengan demikian, Gubernur tidak dapat mengeluatkan SK (Bukti P-7), karena sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, maka syarat anggota DPRD berasal dari Partai Politik.

SH&Rekan
Menara Pencakar Langit Lt. 7A-11 Jalan Jendral Sutanto Kav 15, Samarinda.
17. Bahwa SK yang dikeluarkan menurut Penggugat, pejabat tata usaha Negara dimaksud menggunakan kewenangannya dengan maksud dan tujuan lain seperti dalam Pasal 53 Ayat (2b) Undang-undang No. 5 tahun 1986.

18. Bahwa penggugat mendapati bahwa SK tersebut dilakukan dengan dasar pejabat TUN mendapatkan salinan surat pemecatan dari ketua Umum Partai Patriot Pancasila. (Bukti P-9)

19. Bahwa dengan bukti-bukti yang diajukan, Penggugat merasa penerbitan SK (Bukti P-7) merugikan Penggugat, dan tidak semustinya SK tersebut diterbitkan.

20. Bahwa semustinya Penggugat masih menjabat sebagai Anggota DPRD Samarinda tidak terpengaruh dengan segala proses hukum ataupun pemecatan Penggugat sebagai Ketua DPP Pemuda Pancasila.

PENUTUP

Berdasarkan uraian tersebut, Penggugat memohon kepada Pengadilan Tata Usaha Negara Samarinda untuk memeriksa, memutus serta menyelesaikan berdasarkan hukum, keadilan dan kebenaran, sebagai berikut: 1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya;

2. Menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan Tata Usaha Negara yang dikeluarkan Oleh Gubernur Samarinda dengan Nomor 171.3.2.44/13300/Pem.Um.A/2009 tentang Pergantian Antar Waktu Anggota DPRS bernama Aidil Fitri;

3. Memerintahkan kepada tergugat Gubernur Samarinda untuk mencabut Surat Keputusan Tata Usaha Negara nomor 171.3.2.44/13300/Pem.Um.A/2009 dan menerbitkan SK pembatalan atas pengangkatan Anggota DPRD Samarinda Moktar Pakpahan yang merupakan Pengganti Penggugat dalam SK Pergantian Antar Waktu.

4. Menghukum tergugat untuk membayar seluruh biaya yang timbul dalam sengketa Tata Usaha Negara ini.

SH&Rekan
Menara Pencakar Langit Lt. 7A-11 Jalan Jendral Sutanto Kav 15, Samarinda.
JIKA PENGADILAN / MAJELIS HAKIM BERPENDAPAT LAIN MOHON KEPUTUSAN YANG SEADIL-ADILNYA BERDASARKAN HUKUM DAN KEBENARAN.

Samarinda, 28 Desember 2009 Hormat saya,

SAMUEL HARNAEN, S.H., M.H. (Penggugat)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->