Anda di halaman 1dari 8

PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN CIPLUKAN (Physalis minima L.

)
terhadap JUMLAH SEL ENDOTEL PEMBULUH DARAH AORTA pada TIKUS
(Rattus norvegicus strain Wistar) DIABETES MELLITUS yang DIINDUKSI
STREPTOZOTOCIN (STZ) (Diabetic Rats-Induce STZ) disertai ISKEMIA

Nur Permatasari*, Soebarkah Basoeki**, Marsha Dechastra Chairissy***
*Laboratorium Farmakologi FKUB
**Laboratorium Patologi Anatomi FKUB
*** Program Studi Pendidikan Dokter FKUB

ABSTRAK
Pada diabetes mellitus (DM) terjadi peningkatan produksi radikal bebas dan
penurunan kadar nitric oxide (NO) yang menyebabkan disfungsi endotel dan
penurunan EPC (Endothelial Progenitor Cell). Keadaan tersebut dapat meningkat
bila disertai iskemia. Daun ciplukan mengandung physalin yang dapat
meningkatkan NO dan luteolin (glikosida flavonoid) yang merupakan antioksidan
sehingga dapat mencegah keadaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk
mempelajari pengaruh ekstrak etanol daun ciplukan terhadap jumlah sel endotel
pada tikus DM yang diinduksi STZ disertai iskemia. Penelitian ini menggunakan
21 ekor tikus yang dibagi menjadi 7 kelompok yaitu kontrol (tikus tidak DM, tidak
iskemia), pelakuan 1 (tikus iskemia), perlakuan 2 (tikus DM), perlakuan 3 (tikus
DM yang diinduksi STZ disertai iskemia), dosis 1,2,dan 3 (tikus DM yang
diinduksi STZ disertai iskemia dengan pemberian ektrak etanol daun ciplukan
dosis 500mg/kgBB, 1500mg/kgBB,dan 2500mg/kgBB). Dari hasil pengamatan,
jumlah sel endotel pembuluh darah aorta pada kelompok perlakuan 1,2,3
memperlihatkan penurunan secara bermakna dibandingkan kelompok kontrol
(p=0,000, p<0,05) sedangkan jumlah sel endotel pembuluh darah aorta
kelompok dosis 1,2,3 memperlihatkan peningkatan secara bermakna
dibandingkan dengan kelompok perlakuan 3 (p=0,009, p=0,000 dan p=0,009,
p<0,05). Pada kelompok dosis 2 terjadi pencegahan penurunan jumlah sel
endotel tertinggi dibandingkan kelompok dosis 1 dan 3. Kesimpulan penelitian ini
adalah ekstrak etanol daun ciplukan dapat menghambat penurunan jumlah sel
endotel pada tikus DM yang diinduksi STZ disertai iskemia.

Kata kunci: diabetes mellitus, iskemia, sel endotel, ekstrak etanol daun ciplukan

ABSTRACT
Endothelial dysfunction and decrease number of EPC (Endothelial Progenitor
Cell) in Diabetes Mellitus (DM) causes increase of free radical and decrease of
nitric oxide (NO). This situation is accelerated by ischemia. Ciplukan contain
physalin which is known able to increase NO and luteolin (glikosida flavonoid) as
an antioxidant that can prevent endothelial dysfunction. The aim of the study is to
evaluated the effect of ethanol extract ciplukan to the number of endothelial cells
on diabetic rats-induce streptozotocin (STZ) with ischemia. 21 rats were divided
into seven groups. Control group (non diabetic and non ischemia rats), treatment
group 1 (ischemia rats), treatment groups 2 (diabetic rats-induce STZ), treatment
group 3 (diabetic rats-induce STZ and ischemia), dose group 1,2,3 (diabetic rats-
induce STZ and ischemia by giving dose of extract ciplukan 500mg/kgBW,

1

Hiperglikemia anti-hiperglikemi. Ethanol extract ciplukan PENDAHULUAN pada pembuluh darah yang mengalami kerusakan5. tukan senyawa oksigen reaktif tersebut Physalin. antivirus. EPC memiliki peran diduga berperan penting pada tubuh penting dalam pembentukan pembuluh manusia sebagai antioksidan. agen pencegah 2 . The number of endothelial cells dose group 1. dan protein pada jaringan3. Endothelial cells. basalis dalam pemeriksaan dengan Ciplukan (Physalis minima L.009.). melalui aktivasi pada reseptor di dokteran. Dose group 2 showed the highest result to stop decrease of endothelial cells when compared with dose group 1 and 3. mikroskop elektron1. baik secara in vitro maupun konsentrasi glukosa darah berlebih in vivo. dan sito- sorbitol.2. disertai lesi pada membran tersebut11. didapatkan informasi bahwa yang diduga menjadi penyebab utama ciplukan memiliki aktivitas sebagai kerusakan jaringan2. Pemben. The result is number of endothelial cells in the treatment group 1. litian mengenai diabetes mellitus tipe 1 nyakit yang ditandai dengan keadaan dan tipe 2. dan pembuluh da. Keadaan hiperglikemia dan stress bulkan berbagai komplikasi kronik oksidatif mungkin adalah faktor yang pada mata. antibakteri.10. bertanggung jawab atas keadaan rah.8. yang menim. p <0.000 and p = 0. endotel manusia (HUVECs)13. darah baru (neovaskularisasi dan Selain physalin.1500mg/kgBW.05). p <0. Dari penelitian yang telah diabetes melitus berkorelasi dengan dilakukan.2.and 3 showed significant increase when compared to treatment group 3 (p = 0. merupakan salah satu tanaman herbal Luasnya komplikasi pada di Indonesia. EPC dapat memediasi membran plasma (non genomik) dan terjadinya pembentukan pembuluh nukleus (genomik)14.009. antioksidan.and 3 showed a significant decrease when compared to control group (p = 0. Aktifasi Protein Kinase C (PKC) dan Pada beberapa penelitian. menunjukkan bahwa hiperglikemia kronik yang disertai diabetes mellitus ditandai dengan berbagai kelainan metabolik akibat disfungsi dan reduksi dari EPC9. pasan/produksi NO dari kultur sel Ditemukannya Endothelial Pro. mengandung physalin dan luteolin. free darah dan remodelisasi sel endotel radical scavenger. p = 0. ginjal. dilator dan dapat menginduksi pele- DNA.05). Dalam beberapa pene- Diabetes Mellitus adalah pe. gangguan hormonal. The conclusion is ethanol extract ciplukan is able to stop the decreases of endothelial cells on diabetic rats-induce streptozotocin (STZ) with ischemia. Ischemia. perubahan potensial redoks. toksik12. Physalin genitor Cell (EPC) membawa implikasi dapat merangsang pelepasan NO besar dalam dunia ilmiah dan ke. Luteolin pembuluh darah4. and 2500mg/kgBW). Jalur Diasilgliserol (DAG). dapat mempercepat pembentukan imunostimulan dan imunosupresan.7. Keywords: Diabetes mellitus. memperlihatkan efek vaso- dapat meningkatkan modifikasi lipid. serta didapatkan data bahwa daun ciplukan Glikosilasi Non Enzimatik.000. senyawa oksigen reaktif melalui jalur antiinflamasi.6. daun ciplukan angiogenesis) dan menjaga integritas juga mengandung luteoin.

sehingga dapat menjaga iskemia dengan validitas generalisasi ke populasi.5 secara intra Farmakologi Fakultas Kedokteran peritoneum (IP) untuk membuat hewan Universitas Brawijaya Malang. Kontrol (K) : Tikus tidak diabetes Untuk pemberian ektrak etanol mellitus (tidak diinduksi daun ciplukan pada tikus meng- streptozotocin) dan gunakan spuit yang pada ujungnya tidak iskemia dipasang sonde.1 M dengan pH 4. dan modulator sistem imun15. etanol daun ciplukan ngetahui efek yang diinginkan dan se. yang ditujukan untuk menirukan masing terdiri dari 3 (tiga) ekor tikus keadaan iskemia yang ditandai dengan dengan rincian sebagai berikut : adanya warna pucat pada bagian bawah pengikatan. streptozotocin disertai iskemia dengan METODE PENELITIAN pemberian ekstrak etanol daun ciplukan Desain Penelitian dosis 500 mg/kgBB Penelitian ini dilakukan secara Dosis 2 : Tikus yang diinduksi eksperimental di dalam laboratorium. Jenis kelamin jantan dan setelah 3 hari pasca penyuntikan. dengan coba diabetes tipe 1 (non insulin ketentuan sebagai berikut: dependent diabetes mellitus (IDDM)) a. promoter metabolisme kar. Berat badan 250-400 gr mg/dl. Perlakuan 2 : Tikus diabetes mellitus bohidrat. b. Dosis 3 : Tikus yang diinduksi bilitas yang sama untuk mendapatkan streptozotocin disertai perlakuan. Usia 2-3 bulan kadar gula darah meningkat ≥ 300 c. dosis 1500 mg/kgBB tiap hewan coba mempunyai proba. Perlakuan 1 : Tikus dengan iskemia Ekstrak etanol daun ciplukan adalah daun ciplukan yang diekstraksi dengan pelarut etanol absolut me- 3 . yang diinduksi strepto- maka diduga pemberian ekstrak etanol zotocin disertai daun ciplukan dapat menghambat iskemia penurunan jumlah sel endotel pada Dosis 1 : Tikus yang diinduksi pembuluh darah aorta tikus tersebut. pemberian ekstrak etanol daun ciplukan Populasi dan Sampel Penelitian dosis 2500 mg/kgBB Populasi yang digunakan da- lam penelitian ini adalah tikus putih Tikus disuntik Streptozotocin (Rattus norvegicus strain Wistar). yang (STZ) yang dilarutkan dalam buffer diperoleh dari Laboraturium sitrat 0.inflamasi. Ligasi arteri femoralis adalah Cara Kerja ligasi/pengikatan pembuluh darah Hewan coba dibagi menjadi 7 arteri femoralis pada jarak 1cm dari kelompok yaitu 1 kelompok kontrol dan pangkal percabangan arteri femoralis 6 kelompok perlakuan yang masing. yang diinduksi strepto- Oleh karena kandungan zotocin physalin dan luteolin dari daun Perlakuan 3 : Tikus diabetes mellitus ciplukan dapat meningkatkan NO. streptozotocin disertai Rancangan peneitian yang digunakan iskemia dengan adalah Randomized Post Test Only pemberian ekstrak Control Group Design untuk me.

Sel yang dihitung adalah sel a.05 (p = 0. d. Selanjutnya dilakukan uji Post-Hoc test (metode LSD) untuk mengetahui Sel Endotel kelompok mana saja yang me- nunjukkan perbedaan bermakna. menggunakan mikroskop perbesaran Setelah semua perlakuan 400x (lensa okuler 10. Uji Homo- genitas varian dan Distribusi normal bertujuan untuk mengetahui apakah data yang telah diperoleh memenuhi syarat untuk uji ANOVA.makai alat ekstraktor sokhlet dan dalam 10 lapang pandang dengan dibagi menjadi 3 dosis pemakaian. jumlah sel endotel yang dihitung pada 10 lapang pandang dengan menggu- nakan mikroskop perbesaran 400x Sel Endotel (lensa okuler 10. Analisis Data Data yang diperoleh pada penelitian adalah jumlah sel endotel pembuuh darah aorta tikus (Rattus Sel Endotel norvegicus strain Wistar) diabetes mellitus yang diinduksi streptozotocin (STZ) (diabetic rastinduce STZ) di- sertai iskemia.0 for Windows XP dengan tingkat sig- nifikansi 0. endotel yang menempel sebagian ataupun seluruhnya pada dinding pembuluh darah. ANOVA bertujuan untuk memban- dingkan nilai rata-rata dari masing. Hasil pengukuran b.05). HASIL PENELITIAN Pengumpulan data dilakukan dengan menghitung jumlah sel endotel yang menempel sebagian ataupun seluruhnya pada dinding pembuluh 4 . dan lensa obyektif 40). Sel Endotel masing kelompok perlakuan dan mengetahui bahwa minimal ada dua kelompok yang berbeda signifikan. Uji One-Way c.05) dan taraf ke- percayaan 95% (α = 0. dianalisa secara statistik dengan menggunakan program SPSS 15. dan lensa selesai. Hasilnya adalah Hema-toksilin Eosin (HE) kemudian sebagai berikut : dihitung jumlah sel endotelnya. aorta tikus diambil untuk obyektif 40) lalu sediaan difoto dengan kemudian dibuat sediaan histopatologi menggunakan Photo Slide BX51 dengan menggunakan pengecatan perbesaran 1000x.

009. (e) Kelompok Dosis 1. 0.3 menun- Dari hasil perhitungan jumlah jukan peningkatan secara bermakna sel endotel pembuluh darah aorta bila dibandingkan dengan kelompok pada setiap kelompok.2. (a) Kelompok Kontrol. Hasil uji LSD menunjukkan bahwa jumlah sel endotel pembuluh Gambar 1.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa “terdapat g. p<0.009. pengamatan jumlah sel endotel dapat dilihat pada gambar berikut: f. Sel Endotel Gambar 2. (b) Kelompok bermakna dibandingkan kelompok Perlakuan 1. Pada kelompok perlakuan. diperoleh nilai p = 0.05) yang berarti bahwa varian antar perlakuan sudah homogen sehingga syarat uji Sel Endotel Anova terpenuhi. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebaran data jumlah sel PEMBAHASAN endotel aorta tikus kelompok kontrol dan perlakuan lainnya sudah Ciplukan terbukti dapat mening- menyebar normal karena nilai katkan jumlah rerata sel endotel pada keadaan diabetes mellitus dengan 5 .2.3 menunjukkan penurunan secara Perlakuan. dosis 2 terjadi pencegahan penurunan Berdasarkan hasil uji jumlah sel endotel tertinggi bia normalitas Kolmogorov-Smirnov Test dibandungkan dengan dosis 1 maupun diperoleh nilai signifikansi sebesar dosis 3. (d) kontrol (p=0.000 (p < 0.05). Grafik hasil e. sedikitnya dua kelompok data yang mempunyai perbedaan persentase Sel Endotel jumlah sel endotel pembuluh darah aorta tikus Wistar secara bermakna”. (f) Kelompok Dosis 2. signifikansi > alpha (α=0. (g) Kelompok Dosis 3 jumlah sel endotel pembuluh darah aorta kelompok dosis 1. p<0.318. (c) Kelompok Perlakuan 2. p=0. kemudian dicari perlakuan 3 (p=0.000 dan rerata jumlah sel endotel tiap kelompok p=0.05) sedangkan Kelompok Perlakuan 3. Grafik Hasil Pengamatan Jumlah Sel Endotel Aorta Tikus Dari hasil uji Anova.000. Gambar sel endotel pembuluh darah aorta pada kelompok perlakuan darah aorta tikus dari Tiap Kelompok 1.

19.6. Inilah yang mendasari menginduksi pelepasan/produksi NO sel endotel pada tikus diabetes dari kultur sel endotel manusia mellitus dengan iskemia yang (HUVECs)13. senyawa turunan dari Selain itu. Hal ini karena daun ciplukan antioksidan dapat meningkatkan mengandung physalin. yang ter- eNOS dapat juga melalui agonis aktivasi oleh reseptor protein-tyrosine reseptor-dependen dan-independen kinase atau reseptor G-protein.7. Dari hasil yaitu Bad. satu jalur signaling yang bertanggung Physalin dapat juga meningkatkan jawab terhadap survival sel diinisiasi eksses mRNA eNOS14. Akt juga berperan sebagai inhibitor yang memblok aktivasi caspase secara bekerja menghambat oksidasi dengan langsung dengan memfosforilisasi cara memberikan satu elektron kepada caspase-9. Akt akan membentuk radikal bebas yang juga memfosforilisasi faktor transkripsi relatif tidak reaktif dan juga relatif yang meregulasi survival sel dan stabil18. Disamping itu.iskemia. dapat merangsang pelepasan NO jumlah sel endotel mengalami melalui aktivasi pada reseptor di penurunan. Hal ini diduga karena membran plasma (non genomik) dan penurunan dari tyrosine kinase se- nukleus (genomik). Salah satu subtrat Akt turunan glikosida flavonoid yang merupakan anggota famili dari Bcl-2. Pada paparan physalin diberikan ekstrak etanol daun ciplukan yang didapatkan dari hasil TLC mengalami peningkatan. Bad merupakan salah satu penelitian mengenai efek antioksidan dari anggota famili Bcl-2 yang didapatkan hasil bahwa antoksidan menginduksi kematian sel melalui dapat menurunkan radikal bebas dan stimulasi pelepasan sitokrom c dari meningkatkan NO. Physalin. Salah eNOS maupun iNOS meningkat. Antioksidan ke membran mitokondria. timbul dari proses ataupun reaksi sehingga mencegah translokasi Bad oksidasi yang berlebihan17. Meningkatnya oleh enzim PI-3-kinase. Selain efek langsung ter- radikal bebas yang reaktif sehingga hadap komponen kematian sel. Hal ini karena daun dapat meningkatan sel EPC dimana ciplukan mengandung physalin yang sel EPC memiliki peran yang penting dapat meningkatkan jumlah NO dan dalam pembentukan pembuluh darah luteolin yang merupakan turunan dan remodelisasi sel endotel pada glikosida flavonoid. PI-3- sebagai konsekuensi dari peningkatan kinase memfosforilisasi fosfolipid PIP2 konsentrasi free intraselular Ca2+ dan membran menjadi PIP3. Efek dari mitokondria. flavonoid. Hal ini yang menyebabkan protein kinase lain (GSK-3) yang mem- 6 .8. ekstrak Akt. meningkatnya NO juga flavones12 . Fosforilasi Bad oleh Akt antioksidan yang merupakan zat membentuk sisi ikatan protein yang penetral radikal bebas tubuh yang membuat Bad terblok dalam sitosol. yang meng- asosiasi dari kalmodulin Ca2+/(CAM) aktivasi protein-serine/threonine kinase complex16. Physalin ciplukan menjadi 2500 mg/kgBB. Mekanisme hingga menyebabkan menurunnya genomik akan merangsang transkripsi VEGF yang pada akhirnya me- gen sehingga ekspresi NOS baik nyebabkan penurunan dari EPC. memper. dan juga survival dari sel endotel sehingga luteolin yang merupakan glikosida apoptosis dari sel endotel menurun. merupakan antioksidan. ciplukan dapat meningkatkan ekspresi Pada peningkatan dosis ekstrak eNOS dan meningkatkan NO. Akt kemudian memfos-forilisasi etanol daun ciplukan juga sejumlah protein yang mere-gulasi mengandung luteolin yang merupakan apoptosis. pembuluh darah yang mengalami lihatkan efek vasodilator dan dapat kerusakan5.

Dietary gluthatione protects pada tikus (rattus norvegicus strain rats from diabetic nephropathy Wistar) diabetes mellitus yang di. Nobar ME.12(4):109-14. pengaruh ekstrak etanol daun ciplukan 3. and neuropathy. A. Pemberian ekstrak etanol Rev Med . Hal ini sama seperti dengan mana terjadi penghambatan penu- yang terjadi pada penelitian runan jumlah sel endotel aorta ter- fitoesterogen lain seperti genistein tinggi. sel endotel pembuluh darah aorta 2002. Rahimi-Pour A. Rats-Induce STZ) disertai iskemia da. Osawa T. darah aorta pada tikus (rattus Pada penelitian ini. Total antioxidant normal. Lutun. Kapita 1500mg/kgBB adalah dosis optimum Selekta Kedokteran jilid1 Ed. aorta pada tikus (rattus norvegicus Will the real EPC please stand up? strain Wistar) diabetes mellitus yang Blood. Penurunan jumlah sel endotel yang dilakukan oleh Tiwi Yuniastuti aorta terjadi kembali pada dosis 2500 pada tahun 2008 dimana pada dosis mg/kgBB sehingga hubungan antara rendah fitoesterogen dapat menjadi pemberian Ekstrak etanol daun agen proangiogenesis se-dangkan ciplukan (Physalis minima L. sel endotel pada pembuluh darah 5. . superoxide dismutase and glutathione peroxidase in KESIMPULAN diabetic patients.M. Verfaillie. Mansjoer.. Ekstrak etanol daun menunjukkan adanya efek samping ciplukan (Physalis minima L. Belum dapat dipastikan apakah dosis 1. Sullivan pat disimpulkan bahwa Ekstrak etanol A. 1997.1795-6. Medical Journal of Islamic Academy of Sciences Berdasarkan hasil penelitian mengenai 1999. 2. 7 .III. 2007. 275. ningkatan tertinggi dari jumlah sel DAFTAR PUSTAKA endotel pada pembuluh darah. Annu iskemia. 2000. Ueno Y.) Progenitor Endothelial Cells for dapat menghambat penurunan jumlah Angiogenesis.pengaruhi apoptosis dan juga regulasi daun ciplukan (Physalis minima L. Asahara T. Adi-Beig F. Sumi H. (Diabetic Rats-Induce STZ) disertai Endothelial Progenitor Cells. diinduksi streptozotocin (STZ) 6. T. Science. J Nutr. Finkel. et al.. 4. Khakoo. Isolation of Putative daun ciplukan (Physalis minima L.) dosis penggunaan ekstrak ciplukan dosis 1500 mg/kgBB merupakan dosis di- tinggi. ekstrak ciplukan walaupun terjadi Jakarta:Media Aesculapius peningkatan yang tertinggi karena be. C.Y.79-101.) metabolisme sel dan sintesis protein20. lum tercapainya jumlah sel endotel Rahbani-Nobar M. dengan iskemia. pemberian norvegicus strain Wistar) diabetes ekstrak daun ciplukan dengan dosis mellitus yang diinduksi streptozotocin 500mg/kgBB sudah menunjukkan (STZ) (Diabetic Rats-Induce STZ) peningkatan jumlah sel endotel dan disertai iskemia tidak dapat pada dosis 1500mg/kgBB terjadi pe. Arif et al.) terhadap jumlah Kamiya T.964-7.56. 132:897- induksi streptozotocin (STZ) (Diabetic 900. (Physalis minima L.. Murohara T. Nakagiri R. mendekati normal atau lebih dari Mirhashemi SM.109. capacity. dosis 500 mg/kgBB sudah dapat Adanya penurunan jumlah sel menghambat penurunan jumlah en- endotel sejalan dengan peningkatan dotel aorta pada tikus diabetes mellitus dosis ekstrak etanol daun ciplukan. Kizaki M. 2005.) dengan pada dosis tinggi fito-esterogen jumlah sel endotel pada pembuluh menyebabkan efek anti-angiogenesis. ditentukan . A.

Cornet.H. Ray. insitu recruitment.2006. molecular approach.. V. http://circres. Nurdiana. et al. USA. Cooper. http://www. N. (online). D. M..J. diakses vasculogenesis occurs through tanggal 23 oktober 2010. Kemampuan tubulization of circulating bone Vitamin C sebagai Antioksidan marrow-derived cells. J. (online). http//:www. Cell Biol Dependent Endothelial Nitric Toxicol . 2009 Emmerich.53:195–9. Krankel. 564-565 Desember 2009. om/. http://www..P.(online).c Sunderland. Capla. 19 November 2009 et al. et al. 2007. Kemp.html.S. 2005.. HARIYATMI 7 new. D. Diakses tanggal 10 oktober 8. 13. dan Radikal bebas. Oktober 2009 S. 2006.23: 223–39. A.ums. 10. Sulistyorini.M. Nurdiana. diakses tanggal 1 12. J.hmetro. endothelial progenitor cells An Luteolin flavonoid health benefit. Setyawati.M.25:698–703. Hidayati. Nur Permatasari.J. 2006. derived pr-ogenitor cells.. http//:eprints. I. Hyperglycemia 19. terhadap Radikal Bebas pada Blood. n. Endothelial progenitor cells: Dimmeler. Efek non genomic dan genomic daun ceplukan Dr. function of circulating blood. M.ahajournals.. Busse Characterization.Staal F. Smadja. S. N. Efek non Menyetujui. R. Ribatti..chem-is-try..D. Dinna.Linke. Adult ontent/full/88/11/e68. Setyawati. C. 2001. and prospects for Regulates Ca2+/Calmodulin- autologous cell therapy.proliferation.. 2004. ceplukan (Physalis minima L) pada kultur sel endotel (Penelitian Dasar DIKNAS.R. B.. Tepper. http://ccrcfarmasiugm.Adams.M... my/Current_News/HM/Sunday/Ke Arterioscler Thromb Vasc sihatan//2006025132221/Article/in Biol. B.D.com. . Usia Lanjut. Ciplukan. in vitro R. Jamaluddin. dexs.A.id/265/01/ E. Antioksidan pathogenesis of vascular com.M..7. et al.ac. O.wordpress. ASM Press. 2006.. S. 9.. Loomans.com/luteoli 31:439-44. A. Sofia. Fisslthaler. Latifah.. =artikel&ext=81.org/cgi/c Galiano. Yunas.. plications of type1 diabetes.105:1068–77. Sahelian. historical review.E. Diakses Endothelial progenitor Cell dys. 20. genomic dan genomic daun Pembimbing I. Phosphorylation of Thr495 expansion. A. Fleming.raysahelian. Diakses tanggal 11. 2004. tanggal 1 1 Oktober 2009 function : anovelconceptin the 18. Diakses tanggal 18 Hal. The cell: a 2009. Leukem Res .org/ ?sect Diabetes . Massachusetts. G. 2008. Oxide Synthase Activity. Permatasari N. de Koning. Hariyatmi. Radikal reduces survival and impairs Bebas Punca Sakit Kronik. Permatasari N.pdf. 2007) 8 . The discovery of 15. Endang. 1960 1005 1991 0320 01 sel endotel (Penelitian Dasar DIKNAS. 2004.. 2005. (Physalis minima L) pada kultur NIP. N. 2006) 14. drg. 16.and 17. (online)..J.html. 2000.