Anda di halaman 1dari 31

p  "   

 

  
   

(a) Membran homogen tanpa pori. (b) Membran dari bahan padat dengan pori-pori
lurus. (c) Membran selulose.
|
p "  
   
  

  


 
  

  " 


   

 

 
  
  
 
 

 


  
 


  
  
 


 
 


 
 " 
  
     
   




 
 


p  p  p    p p   


 "!#$%%

× ×
   [
  × ×

‰ lux, aliran, g cm-2sek-1 ; a‰ massa, g; ‰ satuan luas penampang barier, cm2; ‰ waktu,
sekon; koe isien di usi, cm2/sek; ‰ konsentrasi, g/cm3; ‰ jarak pergerakan tegak
lurus pada permukaan barier, cm; ½
º  

mbr.Sel di usi. Kompartemen donor mbr. Perbedaan konsentrasi di usan


mengandung di usan dengan ke seberang dia ragma sel di usi.
konsentrasi C

    ½   ½ Perubahan konsentrasi terha-


 
  ½   ½ dap waktu dalam daerah ter-
     
tentu berbanding lurus
Perubahan konsentrasi dalam 3 dimensi  dengan perubahan dalam
   ½  ½  ½  gradien (perbedaan) konsen-
  ½  ½  ½ 66 trasi pada titik itu di dalam
    sistem tersebut. å
 p   

   ,  


 
 

 

 ' (

  ‰"   


 

  
    
   &

 
 
  
 

 
 

 
       
‰   ½
 ½
 

"  
 

  

 
     
   


    
' 

(‰
   
 

  ) *+

× × ½
 ½

× ×

×a    ½ 
    6
  ×  x

  ½
     
 

× 
 × [   ×  ×
 kondisi sink      ×
× x × x


   oefisien permeabili tas
x

*
 
a 
  
x
x½ x
Waktu lag        
] ] ]

-
--.  

D
.  
   
         &

 
 
 

´
a   

   atau 
  
 x  x
a 
‰ laju disolusi dari massa (massa/waktu); ‰ laju disolusi
  V
 p

   

 
 

 
  




×  

g  'g  ¦   (‰ //  × x
p  
 
 ×
  |

×
 
   +&00 
  

+&121 '+&12,|+3
1(   
 0++      
 &
+&45  6   
 Ñg *|0)
7

 
,28  1 4 cm 2  15 mg/cm 3
× 76 mg

g  ‰      
× 6 sek
 3,2  1 [4 cm/sek


  g ‰  |
   *45+)0++*|&0)8

 
,28  1 4 cm 2 
15 mg/cm3 [ 1,5 mg/cm 3
× 76 mg
   
  [  
× 6 sek
 3,35  1 [ 4 cm/sek

6  
 x    
 *0,|+98 





3,35  1 [4
cm/sek 
5  1 -3 cm 1,68  1 [6 cm 2 / sek.
x
||
p  
  ! " !

m -
 '(

 :
  


 ' (#   

 

    
      
    |½
p      !#
# $ !% &

m       &  



 
 
    
   
   $   
 
 
  

 
 ,     *  , 3u1

[ ×   × 
ȡ×  ×
2 2   
[ 4 ù × 4    ×  [ ù×   × , integrasi    [
ù

 ȡ
ʌ / 6 × 3   1 / 3 ȡ
ʌ / 6 1 / 3 ×
1/ 3
 [  1/ 3 
1/ 3
1 / 3 2   2 
 ȡ
ʌ / 6 ;  ‰ tetapan la u disolusi akar pangkat tiga
ȡ × ȡ |å
       |0+±&  40-    

|+++  10+  
   $
 
 
  
9 


-   $ 

|
.  

   
  *  ;& 

2 2   
  
2
; dan estimasi waktu ter jadinya disolusi sempurna, IJ,
ȡ
2
ȡ
jika    ‰  IJ 
2

2  

-    
 
  < ' 
  <  

 
 9
9 (  
 
 



   

  $     < 
  
 
   

     
  
 
 Ñg   * 8)&
† |&+ )& 
* 0,|+95 1)  
     
 

    |+ ±

IJ

1 g/ml
1  1cm
[4 2

33 sek
2
5  1 cm / sek
3  1 g/ml
[6 2 [3
|*
m #  


 
 
 ,  
'(-   

  ,
' (-     
 
  
 
 ,
'(    
 ,
  


    
   
|]
#' 
 
 
 

      

   × ×   1

  x   x
" ‰ 2
 × × x
  =& 

 ‰
 1   2  
2   2
   x 6     x x      x C
 2 x 2 4
tetapan integrasi C, dapat dievaluasipada    dimana x  

2   x
1/ 2
2
 4  
 ; x   66
4   2  
1/ 2
1     
Integrasi 

 x x  
  66
2   
2  2   


1  
2      
1/ 2

 
2      
1/ 2
;    jika    
 2  
1/ 2

   


2   
1/ 2
;  6
  2 |D


 0      
*+&+1)8 
 
 Ñg *|&+,|+98 )8
      
 *5&+,|+95 1) 

(
   
  
        *|1+



(. 
  |1+


a) 
2    1 / 2  2
,2
36  1
1,  1
12
[6 [3

1,3  1 [3 g/cm 2


,2
36  1
1,  1 
1/ 2 [6 [3 1/ 2
×    
b)  6   
×  2  2  12 
5,5  1 [6 g cm -2 menit -1

!   (
 " !  
 ! 
 

1/ 2
 İ 
" 
#' 
 ‰



2 İ  
IJ 
? ‰ >Å ‰ &  
 




 9 

p  (


m  " 

  
   
  & | 

  & 1 


     
 $  


 



 
  
  
 
  


 
   


|V
    / x dan  1 /  x /
  
‰ permeabilitas;  ‰ hambatan (tahanan) pada difusi;
 ‰ koefisien difusi;  ‰ koefisien distribusi .

1  1 2  2

x1  2  2  x2 1  1
aktu lag sampai masa tunak (steady state) ‰
x1  x1 x2  x2  x1 x2 
2 2
  66    66
1  6 1  1 2 2  2  2  2 1  1 6  2  2


x1 / 1  1  x2 / 2  2

Jika oefisien partisi kedua lapis sama, lalu suku x  yang satu  lainnya;
istem kulit dua lapis ‰
2
 x1 / 6 1 ½
 !
 ( ! !  !
 )! p 

1  Ã
 
x à  2xà  
1

x /    2xà / Ã

 
à ‰  



 >x   
&
xà  
  

% 
6‰- 
'Ñ  Ñ(

"   
g  ' 0 *+( 
 | 

î % 
 

 ' (

1 a  Ã 1
 
  x à  2xà   ½|
1 ×   1

 × x   2x  
 !
 ( !
  
6   Ã&
  |+ &  Ã& ‰    66  1
 x
 !
 )! p  
  
  661
6 ½xà x à  ‰
 2x
  Ã 
% 
 & 

   
<‰    
 x à  2xà   
Ã


 )# p&'  !
 )! p 


 x 2
x x1x 2 
 ; untuk membran tebal ‰  
6 
x1  x 2 

x x 
Jika x1 dan x 2 tebalnya sama, maka ‰  
2  ½½

) 
p & p! (
  
1
" 

  
2  2   *
2  *      ; sedang *  
  ë
2

‰   
  
 
  & 

 &
  
 &ë 

   
   9   &


   
 
  893 ;

2
Jika   2  *  maka 
2  *   
1/ 2

Jika   tidak bisa diabaikan terhadap    


2  [      1 / 2
" 
  .  

 
   
    
&  
   
  &

2   * 
2   * 2 
2  *   


2
 
  
 
    

 &ë     ‰

 

/ 
½å
  
  ! % !

 ! !   !'

 log

[
   log

Asam lemah ‰   

basa lemah ‰ 



1
asam lemah ‰ % terion
1  antilog
p a - pH
1
basa lemah ‰ % terion
1  antilog
pH - p a

 
 ‰?       

  
 

       

  
[
×  

  [   ;       [ ×
× x × x
×  / × 
½
×  / × 
"
  
&

 ‰
   
! ( -   
( -      
 
( "
   ' 
(

m   
  
 

 
  

$ 
 



 

 
‰%&
 
 >.& 

   

 

> &   
>-& 
 >!&
   

½*
    
   
 ‰
( 

 &Ñg
( 
  
   
 ' (
( 
 &     & 
     g


   
  
 9 & 
   
|0
  @ 
 
 &   
    

 ë  ë   ë
 sedangkan   x /  
 x
 ë  ë  ë  ë 
 , penetrasi pada kondisi tunak 
   
 ë  ë  ë   ë  ë 
à pers.   a   66
   
a  ë  ë
liran ( lux) ‰   
   ½]
" & 
 
 
  

  

[   / 
 !  '!    ln ln  [   / 
         
 

   

   


   
 

 


       
  
  
   
 >  !
     

m % 
'  


    
  (  

 
 
  

 
 


½D
(  % p
 " ‰    
 
  
 
  ‰  
 &  


  2    2  1  
 2 untuk silinder  2  66
      
   2  
untuk bola ‰    2  2 66
   

p  p 







m  
m     

 

½´
  2   ʌ 2 
ʌ  [ 2 1 9 ʌ 2 
3ʌ [ 2 
   cos  6  [ cos   .... 
2 ʌ   3 

  2   ʌ 2  
simplifika si dengan memilih /6   ,866  [ 2 6
2 ʌ  6

   [   / 2  2
 [  ln  66   2
  ,866
2  / ʌ  ʌ 

      &      m     



 
  * +&+8+ )8 $
  
x * 1&21  
  

      
 ]      3&8 
'*|032+  ( 
  

   +&+110 )8 $
 



 

-   ‰  |5&34,|+90 1) ½V


p  p 
 
 
  

m  -
 
 




  
 

  ʌ 2 
8  [ 2 1 [ 2 6 
9 ʌ 2 
 ,    x 1 [ 2  4 x   4 x  
ʌ  9 6
   å
f -  & &  & 
     


     

   
 

f $  ‰  

  
  

&    
 
 &   9  &     

   
&  

 
   


m A

  
B   

 


å|