P. 1
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penilaian Prestasi Kerja Karyawan PT

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penilaian Prestasi Kerja Karyawan PT

|Views: 798|Likes:
Dipublikasikan oleh maisura

More info:

Published by: maisura on Dec 01, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/19/2011

pdf

text

original

Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penilaian Prestasi Kerja Karyawan PT.

Cahaya Sakti Furintraco,
PT. Cahaya Sakti Furintraco merupakan perusahaan yang bergerak di bidang agroindustri dan merupakan produsen panel perabot terkemuka yang telah mempunyai hak paten. Peningkatan kualitas dan pengembangan karyawan sangat diperlukan untuk mendapatkan karyawan yang handal, terampil, ahli, serta mampu bekerja keras untuk mencapai hasil kerja yang optimal.

Sumberdaya manusia merupakan faktor penting dan penentu keberhasilan dalam setiap kegiatan suatu perusahaan yang diwujudkan dalam suatu kualitas dan prestasi kerja karyawannya.

Upaya yang dapat dilakukan PT. Cahaya Sakti Furintraco untuk mengetahui sejauhmana kemampuan, keterampilan, dan kecakapan yang dimiliki oleh karyawannya dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawab adalah dengan melaksanakan penilaian prestasi kerja karyawan. Menurut informasi dari pimpinan departemen personalia PT. Cahaya Sakti Furintraco, kecenderungan yang terjadi adalah pelaksanaan penilaian prestasi kerja saat ini masih be lum optimal. Hal ini ditandai oleh ketidaktahuan karyawan akan penilaian prestasi kerjanya, sehingga menyebabkan fungsi penilaian prestasi kerja sebagai alat untuk mendorong motivasi karyawan belum tercapai.

Kecenderungan lainnya yaitu masih bersifat tert utupnya penilaian prestasi kerja, penilaian banyak menunjukkan penyimpangan (bias), dan para penilai belum memahami dan menguasai pelaksanaan penilaian prestasi kerja dikarenakan tidak pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan penilaian prestasi kerja. Hal ini dikhawatirkan akan berakibat kurang baik bagi karyawan maupun perusahaan sendiri, dimana hasil akhir penilaian prestasi kerja tidak sesuai dengan kinerja yang dicapai karyawan. Saat ini, penilaian prestasi kerja dilakukan dengan lebih mengutamakan pada kuantitas dan kualitas pekerjaan yang dilakukan karyawan berdasarkan pada standar UPH (unit per hour) serta sejauh mungkin dihindari penilaian yang mengarah pada unsur subjektivitas.

Faktor -faktor apa saja yang diduga dapat mempengaruhi penilaian prestasi kerja karyawan. 5 orang supervisor. (b). maka yang menjadi rumusan masalah pokok di PT. Cahaya Sakti Furintraco. Menjelaskan bagaimana pelaksanaan penilaian prestasi kerja karyawan PT. Teknik pengambilan contoh atau sampel ditujukan untuk memperoleh jumlah responden secara sengaja (purposive stratified sampling ) pada karyawan berbagai tingkat. Bagaimana PT. Data-data tersebut merupakan faktor yang diduga berpengaruh terhadap pelaksanaan penilaian prestasi kerja karyawan. dan operator pada bisnis unit wrapping . Analisis data dilakukan dengan mengorganisasi data hasil kuesioner. Cahaya Sakti Furintraco. Cahaya Sakti Furintraco melakukan penilaian prestasi kerja dalam upaya pencapaian sasaran perusahaan dan meningkatkan produktivitas karyawannya. Tujuan penulisan tesis ini adalah untuk : (a). yaitu : (a).Dari rumusan diatas. Objek penelitian adalah seluruh karyawan yang menjabat staf. (b). Cahaya Sakti Furintraco. Menyusun implementasi sebagai tindak lanjut dari faktor-faktor berpengaruh terhadap penilaian prestasi kerja karyawan yang telah dirumuskan. Kemudian . (c). Cahaya Sakti Furintraco. (c). dan 42 orang operator. Metode penelitian yang digunakan dalam tesis ini adalah dalam bentuk studi kasus yang dilaksanakan di PT. Menganalisis faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap penilaian prestasi kerja karyawan PT. staf. supervisor hingga operator di departemen produksi (bisnis unit wrapping ) yang terdiri dari 12 orang staf. Bagaimana implementasi tindak lanjut dari faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap pelaksanaan penilaian prestasi kerja karyawan. sortasi dan tabulasi data. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara kepada supervisor. yang dilanjutkan dengan analisis statistik Uji Tanda (sign test) untuk mengetahui tingkat kepekaan dari data yang mempunyai karakteristik berpasangan.

produk yang penilaian didasarkan kuantitas dihasilkan karyawan. Selain itu. antara lain penilai tidak mendapatkan pelatihan khusus mengenai sistem penilaian yang berlaku. Cahaya Sakti Furintraco hasil sedikit kemungkinan penilaian dari (penyimpangan). Cahaya Sakti penilaian kualitas Furintraco prestasi dan saat kerja ini sudah menunjukkan karena perbaikan lebih dibandingkan pada sebelumnya. Implementasi pelaksanaan prestasi kerja selama ini tidak secara langsung dikaitkan terhadap kenaikan gaji karyawan. misalnya sampai sejauh mana pihak manajemen puncak dan karyawan dibawahnya memiliki komitmen untuk melaksanakan kemampuan sistem karyawannya tersebut tentang dengan sistem baik.dilakukan kaji manajemen dengan membandingkan teori yang ada dengan pelaksanaan penilaian prestasi kerja yang ada di PT. namun lebih dikaitkan pada upaya tindak lanjut terhadap karyawan dalam bentuk . karena belum memenuhi syarat acceptability dimana sosialisasi antara penilai dengan ternilai belum dilakukan secara transparan. sistem penilaian yang berlaku sudah menggunakan catatan harian karyawan yang ada (daily hourly performance). juga sangat tergantung pada perilaku dari pihak-pihak terkait dalam perusahaan. sehingga penilaian prestasi terjadinya kerja bias karyawan PT. Cahaya Sakti Furintraco. pelaksanaan penilaian prestasi kerja di bila PT. membingungkan untuk karyawan mengembangkan mengerti sosialisasi terhadap terhadap penilaian aspek prestasi kerja kerja pelaksana yang Meskipun belum dapat dikatakan efektif dan memenuhi syarat acceptability. Hasil dari penelitian tesis ini menunjukkan bahwa sistem penilaian prestasi kerja yang diterapkan PT. terlalu banyaknya indikator yang digunakan untuk menilai kinerja karyawan berdasarkan pelaksana standar (operator). selain tergantung dari kualitas sistem itu sendiri. pengetahuan serta dan bagaimana sikap karyawan terhadap adanya sistem penilaian tersebut. penilaian bagaimana yang berlaku. Keberhasilan penerapan sistem penilaian prestasi kerja dalam suatu perusahaan. Hal ini ditandai oleh masih terdapatnya hambatan dalam prosedur penilaian. Cahaya Sakti Furintraco saat ini belum dapat dikatakan baik. produktivitas dan kurangnya (UPH) upaya agar sehingga manajemen karyawan dinilai.

namun (5) kepada aspek mana karyawan memiliki kerja kelemahan untuk dalam aktivitasnya. arti penilaian ini. sumberdaya mengoptimalkan hasil penilaian prestasi memperoleh manusia yang berkualitas melalui pendidikan dan pelatihan. promosi. Dengan demikian. Cahaya Sakti Furintraco. Faktor-faktor tersebut antara lain kebijaksanaan manajemen. manfaat. hubungan antar manusia. kondisi tempat kerja. Cahaya Sakti Furintraco. Cahaya Sakti Furintraco agar dapat memberikan motivasi dan menghemat waktu serta biaya yang sebaiknya tidak didasarkan pada hasil penilaian prestasi kerja saja. dan pengembangan karir. pendidikan.pendidikan dan pelatihan. pihak manajemen PT. Meskipun demikian. karena karyawan merasa ada perhatian dari atasan yang dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan. (3) memanfaatkan hasil penilaian prestasi kerja ini tidak hanya tetapi karyawan. (2) prestasi kerja khususnya dan berdasarkan produktivitas (UPH) memberikan pendidikan pelatihan khusus mengenai penilaian prestasi kerja berdasarkan standar produktivitas (unit per hour) kepada para penilai. Hal ini dimaksudkan dan agar penilai dan karyawan yang mengetahui standar maksud. namun tidak seluruhnya dikaitkan terhadap hasil penilaian prestasi kerja yang diperoleh karyawan. maka diajukan beberapa saran yang dapat diberikan bagi pelaksanaan penilaian prestasi kerja di PT. adalah : (1) perlu mengkomunikasikan pelaksanaan penilaian prestasi kerja secara terbuka kepada seluruh karyawan dalam bentuk diskusi atau tanya jawab sebelum berlangsungnya dinilai penilaian. (6) berkala mengadakan sehingga evaluasi sistem dan proses prosedur penilaian penilaian prestasi prestasi kerja kerja dapat secara lebih . Pemberian balas jasa (kompensasi) lebih didasarkan pada kebijakan dan resentasi yang telah ditetapkan manajemen PT. dan disiplin. pemberian balas jasa (kompensasi). dan pengembangan (promosi). pokok implikasinya (4) kebutuhan manajemen pengembangan karyawan PT. kenaikan seperti program pendidikan gaji yang yang merupakan dilakukan dan pelatihan. Karyawan dalam melakukan pekerjaannya dituntut untuk mencapai prestasi yang tinggi. penghargaan atas hasil. untuk pengembangan terhadap karyawan. Untuk mengatasi masalah ini. Cahaya Sakti Furintraco dituntut untuk menyadari berbagai faktor yang secara nyata berpengaruh terhadap pelaksanaan penilaian prestasi kerja karyawan. hal ini dapat meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja karyawan.

DeskripsAlternatif RINGKASANEKSEKUTIF : . dan kecakapan yang dimiliki oleh karyawannya dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawab adalah dengan melaksanakan penilaian prestasi kerja karyawan. Bagaimana implementasi tindak lanjut dari faktor-faktor yang diduga . Cahaya Sakti Furintraco. Saat ini. Cahaya Sakti Furintraco. penilaian banyak menunjukkan penyimpangan (bias). Cahaya Sakti Furintraco melakukan penilaian prestasi kerja dalam upaya pencapaian sasaran perusahaan dan meningkatkan produktivitas karyawannya. kecenderungan yang terjadi adalah pelaksanaan penilaian prestasi kerja saat ini masih be lum optimal. Cahaya Sakti Furintraco. Hal ini ditandai oleh ketidaktahuan karyawan akan penilaian prestasi kerjanya. maka yang menjadi rumusan masalah pokok di PT. Peningkatan kualitas dan pengembangan karyawan sangat diperlukan untuk mendapatkan karyawan yang handal. yaitu dengan memperhatikan kondisi pekerjaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap penilaian prestasi kerja karyawan (dari hasil analisis uji tanda). terampil.Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penilaian Prestasi Kerja Karyawan PT. keterampilan. PT. Upaya yang dapat dilakukan PT.disempurnakan. dan para penilai belum memahami dan menguasai pelaksanaan penilaian prestasi kerja dikarenakan tidak pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan penilaian prestasi kerja. (c). Sumberdaya manusia merupakan faktor penting dan penentu keberhasilan dalam setiap kegiatan suatu perusahaan yang diwujudkan dalam suatu kualitas dan prestasi kerja karyawannya. yaitu : (a). Dari rumusan diatas. dan (7) pihak manajemen perusahaan sebaiknya menerapkan sistem penilaian prestasi kerja yang didasari objektivitas dan azas keadilan. Hal ini dikhawatirkan akan berakibat kurang baik bagi karyawan maupun perusahaan sendiri. Faktor -faktor apa saja yang diduga dapat mempengaruhi penilaian prestasi kerja karyawan. Bagaimana PT. Kecenderungan lainnya yaitu masih bersifat tert utupnya penilaian prestasi kerja. Cahaya Sakti Furintraco untuk mengetahui sejauhmana kemampuan. serta mampu bekerja keras untuk mencapai hasil kerja yang optimal. Cahaya Sakti Furintracmerupakan perusahaan yang bergerak di bidang agroindustri dan merupakan produsen panel perabot terkemuka yang telah mempunyai hak paten. penilaian prestasi kerja dilakukan dengan lebih mengutamakan pada kuantitas dan kualitas pekerjaan yang dilakukan karyawan berdasarkan pada standar UPH (unit per hour) serta sejauh mungkin dihindari penilaian yang mengarah pada unsur subjektivitas. (b). ahli. sehingga menyebabkan fungsi penilaian prestasi kerja sebagai alat untuk mendorong motivasi karyawan belum tercapai. Menurut informasi dari pimpinan departemen personalia PT. dimana hasil akhir penilaian prestasi kerja tidak sesuai dengan kinerja yang dicapai karyawan.

bagaimana pengetahuan kemampuan karyawannya tentang sistem penilaian yang berlaku. Cahaya Sakti Furintraco. staf. Cahaya Sakti Furintraco saat ini belum dapat dikatakan baik. 5 orang supervisor. Objek penelitian adalah seluruh karyawan yang menjabat staf. Hasil dari penelitian tesis ini menunjukkan bahwa sistem penilaian prestasi kerja yang diterapkan PT. karena belum memenuhi syarat acceptability dimana sosialisasi antara penilai dengan ternilai belum dilakukan secara transparan. Data-data tersebut merupakan faktor yang diduga berpengaruh terhadap pelaksanaan penilaian prestasi kerja karyawan. antara lain penilai tidak mendapatkan pelatihan khusus mengenai sistem penilaian yang berlaku. Meskipun belum dapat dikatakan efektif dan memenuhi syarat acceptability. Cahaya Sakti Furintraco. selain tergantung dari kualitas sistem itu sendiri. (c). Cahaya Sakti Furintraco. Kemudian dilakukan kaji manajemen dengan membandingkan teori yang ada dengan pelaksanaan penilaian prestasi kerja yang ada di PT. Analisis data dilakukan dengan mengorganisasi data hasil kuesioner. Menjelaskan bagaimana pelaksanaan penilaian prestasi kerja karyawan PT. misalnya sampai sejauh mana pihak manajemen puncak dan karyawan dibawahnya memiliki komitmen untuk melaksanakan sistem tersebut dengan baik.berpengaruh pelaksanaan penilaian prestasi kerja terhadap karyawan. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara kepada supervisor. Menyusun implementasi sebagai tindak lanjut dari faktor-faktor berpengaruh terhadap penilaian prestasi kerja karyawan yang telah dirumuskan. juga sangat tergantung pada perilaku dari pihak-pihak terkait dalam perusahaan. dan kurangnya upaya manajemen untuk mengembangkan sosialisasi terhadap penilaian prestasi kerja agar karyawan pelaksana mengerti terhadap aspek kerja yang dinilai. Menganalisis faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap penilaian prestasi kerja karyawan PT. pelaksanaan penilaian prestasi kerja di PT. dan 42 orang operator. (b). Keberhasilan penerapan sistem penilaian prestasi kerja dalam suatu perusahaan. dan operator pada bisnis unit wrapping . sortasi dan tabulasi data. . Cahaya Sakti Furintraco. Hal ini ditandai oleh masih terdapatnya hambatan dalam prosedur penilaian. Metode penelitian yang digunakan dalam tesis ini adalah dalam bentuk studi kasus yang dilaksanakan di PT. Cahaya Sakti Furintraco saat ini sudah menunjukkan perbaikan bila dibandingkan penilaian prestasi kerja sebelumnya. yang dilanjutkan dengan analisis statistik Uji Tanda (sign test) untuk mengetahui tingkat kepekaan dari data yang mempunyai karakteristik berpasangan. terlalu banyaknya indikator yang digunakan untuk menilai kinerja karyawan berdasarkan standar produktivitas (UPH) sehingga membingungkan karyawan pelaksana (operator). Tujuan penulisan tesis ini adalah untuk : (a). Teknik pengambilan contoh atau sampel ditujukan untuk memperoleh jumlah responden secara sengaja (purposive stratified sampling ) pada karyawan berbagai tingkat. supervisor hingga operator di departemen produksi (bisnis unit wrapping ) yang terdiri dari 12 orang staf. serta bagaimana sikap karyawan terhadap adanya sistem penilaian tersebut.

Cahaya Sakti Furintraco. (5) mengoptimalkan hasil penilaian prestasi kerja untuk memperoleh sumberdaya manusia yang berkualitas melalui pendidikan dan pelatihan. karena karyawan merasa ada perhatian dari atasan yang dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan. Karyawan dalam melakukan pekerjaannya dituntut untuk mencapai prestasi yang tinggi. Cahaya Sakti Furintraco sedikit kemungkinan dari terjadinya bias (penyimpangan). penghargaan atas hasil. Cahaya Sakti Furintraco dituntut untuk menyadari berbagai faktor yang secara nyata berpengaruh terhadap pelaksanaan penilaian prestasi kerja karyawan. dan arti penilaian prestasi kerja khususnya berdasarkan standar produktivitas (UPH) ini. kondisi tempat kerja. Meskipun demikian. dan disiplin. seperti program pendidikan dan pelatihan. Faktor-faktor tersebut antara lain kebijaksanaan manajemen. namun kepada aspek mana karyawan memiliki kelemahan dalam aktivitasnya. namun tidak seluruhnya dikaitkan terhadap hasil penilaian prestasi kerja yang diperoleh karyawan. . maka diajukan beberapa saran yang dapat diberikan bagi pelaksanaan penilaian prestasi kerja di PT. Implementasi hasil pelaksanaan penilaian prestasi kerja selama ini tidak secara langsung dikaitkan terhadap kenaikan gaji karyawan. Untuk mengatasi masalah ini. (4) pengembangan karyawan yang dilakukan manajemen PT. Selain itu. sistem penilaian yang berlaku sudah menggunakan catatan harian karyawan yang ada (daily hourly performance).karena penilaian lebih didasarkan pada kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan karyawan. Dengan demikian. pemberian balas jasa (kompensasi). namun lebih dikaitkan pada upaya tindak lanjut terhadap karyawan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan. pihak manajemen PT. sehingga penilaian prestasi kerja karyawan PT. (3) memanfaatkan hasil penilaian prestasi kerja ini tidak hanya untuk pengembangan karyawan. hubungan antar manusia. dan pengembangan karir. hal ini dapat meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja karyawan. tetapi implikasinya terhadap kenaikan gaji yang merupakan kebutuhan pokok karyawan. Cahaya Sakti Furintraco agar dapat memberikan motivasi dan menghemat waktu serta biaya yang sebaiknya tidak didasarkan pada hasil penilaian prestasi kerja saja. promosi. pendidikan. (2) memberikan pendidikan dan pelatihan khusus mengenai penilaian prestasi kerja berdasarkan standar produktivitas (unit per hour) kepada para penilai. manfaat. Cahaya Sakti Furintraco. (6) mengadakan evaluasi proses penilaian prestasi kerja secara berkala sehingga sistem dan prosedur penilaian prestasi kerja dapat lebih disempurnakan. Hal ini dimaksudkan agar penilai dan karyawan yang dinilai mengetahui maksud. Pemberian balas jasa (kompensasi) lebih didasarkan pada kebijakan dan resentasi yang telah ditetapkan manajemen PT. adalah : (1) perlu mengkomunikasikan pelaksanaan penilaian prestasi kerja secara terbuka kepada seluruh karyawan dalam bentuk diskusi atau tanya jawab sebelum berlangsungnya penilaian. dan pengembangan (promosi). dan (7) pihak manajemen perusahaan sebaiknya menerapkan sistem penilaian prestasi kerja yang didasari objektivitas dan azas keadilan. yaitu dengan memperhatikan kondisi pekerjaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap penilaian prestasi kerja karyawan (dari hasil analisis uji tanda).

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->