P. 1
Model Pondasi]

Model Pondasi]

|Views: 827|Likes:
Dipublikasikan oleh Denden Dermawan

More info:

Published by: Denden Dermawan on Dec 02, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/08/2013

pdf

text

original

SYSTEM SUBSTRUCTURE

Beban Pondasi Soil Investigation Foundation System Pile & Caisson Foundation Franki Pile
6/12/2010 Sub Structure System 1

Beban Pondasi
Dead Loads (Beban Mati, beban struktur sendiri). Live Loads (Beban Hidup, manusia/penghuni). Wind Loads (Beban percepatan angin). Horizontal Pressure of earth & water (Tekanan horizontal dari bumi dan air). Up Lift Forces from Underground Water (Gaya angkat dari air bawah tanah). Earthquake (Gempa bumi).
6/12/2010 Sub Structure System 2

yaitu mengetahui daya dukung tanah Boring. yaitu mengetahui kedalaman tanah keras Sondir. 6/12/2010 Sub Structure System 3 . dengan melakukan pengeboran menggunakan alat kusus yang dilengkapi alat pendeteksi kedalaman tanah keras. dalam menahan beban dengan melihat lapisan demi lapisan tanah dan dilakukan penelitian di laboratorium. keras. Sistim Boring. Sistim ini memiliki ketelitian lebih tinggi dibandingkan dengan sistim sondir.Soil Investigation Penelitian Daya Dukung Tanah dapat dilakukan dgn : Sistem Sondir. sondir. laboratorium.

Principal Stress Resisstance in Tension. Penetration Resistance (N). wet clays.Klasifikasi Tanah (Berdasarkan perilaku akibat tegangan/under stress). Internal Friction. Daya Tahan (resistance) terhadap kompresi kecil jika tidak diikat. Unconfined Compressive Strength (qu). Clay (Tanah Liat/pekat). Pengikatan (Confinement) diperlukan pada soft. Sand (Tanah berpasir). Liquid Limit (WI) Plastic Index (Ip) 6/12/2010 Sub Structure System 4 .

Foliated Rock including bedded limestone. Loose medium sand (confined). and sand and hardpan overlying rock. trap rock (batu pasir). memiliki daya dukung 40 Ton/Sqf. Gravel & Sand gravel mixtures. 2 ton/sqf. diorite. Compacted. Soft or Broken Bedrock (excluding shale) and limestone. sand stones and thoroughly cemented conglomerates.Presumptive Surface (Bearing Values of Foundation Materials) Massive Crystalline Bedrock including granite. gneiss. memiliki daya dukung 100 Ton/Sqf (Square Feet). hard limestone (batu gamping) and dolomite. partially cemented gravels. 6/12/2010 Sub Structure System 5 . memiliki daya dukung 6 ton/sqf. memiliki daya dukung 25 Ton/Sqf. memiliki daya dukung 10 Ton/Sqf. schist and slate in sound condition. Sedimentary Rock including hard shales. stiff clay. memiliki daya dukung 10 ton/sqf.

6/12/2010 Sub Structure System 6 . (GroundStruktur Pendukung yang sensitif terhadap penurunan (Settlement).Pondasi Dalam (Alasan Penggunaan Pondasi Dalam) Keterbatasan kemampuan tanah untuk menahan beban. Potensi Instabilitas pada lapisan tanah permukaan (Ground-level soil). Beban yang berat pada pondasi.

Pondasi Sumuran. Jenis Pondasi ini adalah : Pondasi BOX. umumnya dipergunakan untuk memikul Bidang/Planar. Yang termasuk jenis pondasi ini adalah Wall). rangka. dalam. umumnya dipergunakan untuk sistim dinding Garis/Linear. Rakit/Raft. pemikul (Bearing Wall). pondasi dapat dibagi 3 : Pondasi Titik. Pondasi Garis/Linear. umumnya dipergunakan untuk sistim rangka. pondasi ini seperti : Pondasi setempat batu kali (umumnya untuk pondasi dangkal). beton. Pondasi Bidang/Planar. Pondasi Setempat Plat Beton (s/d 3 Lt). Pondasi Lajur Batukali dan Pondasi lajur Plat beton. tanah keras dalam. Jenis Titik. Pile. dan berat. 6/12/2010 Sub Structure System 7 . Pondasi Tiang Pancang dan Franki Pile.Foundation System Berdasarkan distribusi beban. beban berat.

Tanah harus menerima beban dari gedung dan pondasi membagi beban secara merata sehingga tekanan tanah yang diijinkan tidak terlampaui. Pondasi yang tidak dihitung secara matang akan mengakibatkan penurunan dan keretakan (Settlement) pada gedung.Differential Settlement Pondasi adalah bagian bangunan yang menghubungkan bangunan dengan tanah. Settlement) 6/12/2010 Sub Structure System 8 .

Perbedaan kondisi tapak.Differential Settlement Penyebab Settlement pada Pondasi adalah : Kekuatan tanah yang bervariasi. Beban Pondasi yang bervariasi. 6/12/2010 Sub Structure System 9 . Pembebanan Pada saat konstruksi. Area pembebanan yang terlalu besar pada “Flexible Foundation” (Raft).

6/12/2010 Sub Structure System 10 .Pondasi Dalam (Jenis Pondasi Dalam & Pembebanannya) Sumuran Strauss/Bore Pile. Frankie Pile Prinsip Pembebanan : Friksi (gesekan). Tumpuan. Friksi dan tumpuan. Tiang Pancang.

Friction Pile. sehingga permukaan tanah tidak mampu memikul bangunan. Lapisan Baja 3(Steel Shell) dan Steel Core. Pembebanan langsung pada dasar pondasi ke tanah keras ----.End Bearing Pile Pondasi Caisson berupa tiang berongga/pembungkus berbentuk silindris yang ditenggelamkan ke dalam tanah. Pondasi Caisson ada 2 jenis.Pile & Caisson Foundation Pondasi ini digunakan apabila kondisi tanah terlalu lunak atau beban yang dipikul terlalu besar. Diameter ppondasi berkisar antara 3-10 feet. yaitu Caisson terbuka (Open Caisson) Caisson) dan Caisson Tekanan (Pneumatic Caisson) Caisson) 6/12/2010 Sub Structure System 11 . Pendistribusian beban bangunan ke tanah melalui : Gesekan tanah sepanjang tiang (Adesivitas Tanah) ---. Material terdiri dari Beton.

Ketika bagian atas caisson sudah mulai terbenam dan mendekati dasar maka unit caisson yang lain mulai disambungkan. Pembuatan lantai beton penutup diselesaikan. Kemudian bahan pengisi dimasukkan (tanah. Langka ke-3 diatas dilakukan sampai pada kedalaman yang kedirencanakan. Penggalian di dalam caisson dimulai dan caisson mulai terbenam.Pile & Caisson Foundation Tahapan Pembuatan Caisson Terbuka (Open Caisson) adalah Caisson) sebagai berikut : Bagian yang tajam dibuat di permukaan tanah. Akhirnya lantai beton dasar dikerjakan. pasir & air). 6/12/2010 Sub Structure System 12 .

Pile & Caisson Foundation Tahapan pembuatan Caisson Tekanan (Pneumatic Caisson) dilakukan langkahCaisson) langkahlangkah : Konstruksi sama dengan Caisson Terbuka. 6/12/2010 Sub Structure System 13 . Penggalian dilakukan dengan tenaga manusia atau mesin. tetapi ada ruang kerja kedap udara dengan tinggi langit-langit antara 1. Corong dan pintu udara dipakai untuk jalan keluar dan masuk pekerja.8 m s/d 2 m. kedalam ruang kerja dituangkan beton. tempat mengeluarkan tanah galian. langitKedalam ruang kerja dimasukkan udara bertekanan sama dengan tekanan air tanah untuk mencegah banjir. Apabila penurunan telah mencapai kedalaman yang dikehendaki.

Mesin Berat. Pondasi : Jembatan. Tambatan Kapal. Bangunan di bawah tanah : Basement. Terowongan. Dinding Podium.Pile & Caisson Foundation Pemakaian Pondasi Caisson Bangunan : Konstruksi dinding pendukung. Dinding Dermaga. MRT. 6/12/2010 Sub Structure System 14 . Pintu Air.

lebih ekonomis. dirancang untuk mampu mencabut casing baja yang sudah terpancang yang untuk mencabutnya perlu gaya ratusan ton. Pipa.Franki Pile / Pondasi Franki Pelaksanaannya dicor di tempat/Cast in situ ---Pile” Keuntungannya dibanding “Pre Formed Pile” adalah “Pre panjang dibuat sesuai kebutuhan (tdk perlu dipotong atau disambung). 6/12/2010 Sub Structure System 15 . Alat pancang yang disebut mesin franki memiliki berat keseluruhan 40 ton. Ditemukan oleh Frankignoul (Belgia). dua item yang dipatenkan adalah : Metoda Pemancangan pipa dan Pembesaran Ujung Pipa.

140 ton/tiang.Spesifikasi Franki Pile Spesifikasi Franki Pile : • • • • Daya dukung diameter 50 Cm ----. Maksimal kedalaman mencapai 27 meter. 6/12/2010 Sub Structure System 16 . Kecepatan konstruksi perhari 1 mesin ----.4 s/d 8 tiang (20 m dan 7 m).2 X daya (+/dukung tiang pancang). Daya dukung diameter 55 Cm ----.160 ton/tiang (+/.

memikul compressi juga menahan tension (tegangan tarik). Composite Pile.Type Pondasi Franki Type Standard Tension Pile. khusus untuk Pile. 6/12/2010 Sub Structure System 17 . dimana selain Pile. digunakan di Column. Gravel/Sand Column. tanah silt/clay halus. pabrikpabrik-pabrik dengan struktur ringan tapi berisi benda/mesin berat yang bisa mempengaruhi struktur.

6/12/2010 Sub Structure System 18 . Dilakukan penumbukan ke adukan beton tersebut sehingga memadat dan melekat pada pipa besi.Tahapan Pelaksanaan Prinsip dasar menggunakan daya tumpu dan friksi. sementara pemancangan dilanjutkan terus sambil menambah adukan betonnya. diisi adukan beton ketebalan 75 cm (Prop/cocok beton). Langkah Pelaksanaan Pondasi Franki sbb : Pipa besi dia 40 – 60 cm panjang 12 m didirikan pada posisi as pondasi. Jika telah sampai pada tanah keras pipa besi dimatikan/ditahan sehingga tidak ikut turun. diusahakan padat sekali sehingga air tidak masuk. apabila kurang adukan beton ditambah.

Tahapan Pelaksanaan LangkahLangkah-langkah Pondasi Franki : Adukan beton didesak keluar dan membentuk kaki yang membengkak sampai dengan tidak dapat dipancang lebih lanjut. pipa besi perlahan-lahan perlahanditarik. silinderbeton akan mendorong tanah sekeliling. Setelah penulangan masuk pengecoran dilanjutkan. Pada saat pengecoran dilanjutkkan. diameter lubang membesar +/. 6/12/2010 Sub Structure System 19 . +/Penulangan dibiarkan keluar dari pondasi tiang yang akan berfungsi sebagai stek untuk menyambung ke por/Pile Cap.10 cm. Besi penulangan diturunkan ke dalam lubang dan distel pada posisi perletakanTulangan Pokok yang memanjang dan spiral sebagai sengkang.

6/12/2010 Sub Structure System 20 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->