Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN KEUANGAN KELOMPOK 1 / KELOMPOK KOLETIF

TELUKJAYA
(2 HA SAWAH DAN 1 HA PALAWIJA)

Tgl Uraian Transaksi Debet Kredit Saldo Keterangan

Sisa saldo 95000


21/07/10 Transfer KRKP 1500000 1595000
23/07/10 Virtaco 5 x 125000 625000 970000 Nota Terlampir
“ Destoc 5 x 65000 325000 645000 Nota Terlampir
“ Score 3 x 100000 300000 345000 Nota Terlampir
01/08/10 Sewa pompa 10 x 500000 - 155000 Kwitansi Terlampir
50000
20/08/10 Panen timun suri 2079000 1924000
2310 kg x 900
21/08/10 Metik & manggul 5 x 500000 1424000 Kwitansi Terlampir
2orgx 50000
04/08/10 Transfer KRKP 4500000 5924000
11/08/10 Urea 800 kg x 1850 1480000 4444000 Nota Terlampir
“ TSP 700 x 2400 1680000 2764000 Nota Terlampir
13/08/10 Sewa pompa 7 x 350000 2414000 Kwitansi Terlampir
50000
“ Sewa traktor & 700000 1714000 Kwitansi Terlampir
Tandur
15/08/10 Benih padi 25 kg x 487500 1314000 Kwitansi Terlampir
195000
17/08/10 Urea 200 x 1850 370000 939000 Nota Terlampir
“ TSP 200 x 2400 480000 459000 Nota Terlampir
“ Regent 5 x 20000 100000 359000 Nota Terlampir
“ Puradan 5 x 20000 100000 259000 Nota Terlampir
“ Prapaton 1 x 125000 125000 134000 Nota Terlampir
“ Obat semprot 3 x 150000 - 16000 Nota Terlampir
50000

TOTAL 8174000 8190000 - 16000

Keterangan :
Untuk kelompok I kelompok kolektif Telukjaya luasan lahan garapan Adalah 3 ha
( 2 ha lahan sawah dan 1 ha palawija). Untuk lahan palawija parietas yang ditanam adalah
timun suri dikarenakan menjelang bulan ramadhan pada saat itu, letak lahan palawija
terletak di seberang bantaran tanggul yang sangat berpotensial banjir ketika air sungai
Citarum naik. Lahan yang efektif tertanami timun suri sekitar 6000 m2, karena sekitar
4000 m2 lahan terserang hama keong mas. Sehingga waktu panen, timun yang di
hasilkan sekitar 2320 kg harga jual timun Rp.900,00. harga tersebut terhitung murah di
karenakan waktu panen telah mendekati waktu lebaran idul fitri sehingga ada penurunan
harga, kuantitas yang dihasilkan pun terhitung mengalami penurunan di karenakan iklim
yang tidak menentu (musim kemarau masih ada hujan). Karena waktu sewa lahan masih
tersisa sekitar 4 bulan, kemudian kelompok melakukan kesepakatan bersama untuk di
tanami tanaman padi pertimbangannya adalah tingkat keefektipan waktu yang masih
tersisa. Akan tetapi sesuai berjalan nya waktu lahan tersebut terkena banjir kembali
sehingga tanaman padi yang mulai memasuki fase pembuahaan (tumbuh bulir padi)
terendam selama berhari2 ketinggiannya mencapai dada orang dewasa, hal ini pula lah
yang menyebabkan tanaman yang tidak tahan kemudian jadi busuk dan mati, hampir bisa
ditetapkan untuk lahan yang 1 ha kelompok Telukjaya di pastikan gagal panen karena
banjir yang datang kembali.
Untuk lahan tanaman padi yang 2 ha, padi yang dihasilkan pada saat panen
mengalami penururnan kuantitas akan tetapi tidak sampai merugi, penurunan kuantitas
merata hampir di seluruh wilayah kabupaten karawang, bahkan di wilayah cilamaya
gagal panen begitupula di wilayah subang dan indramayu mengalami hal yang seupa.
padi yang di hasilkan untuk 2 ha lahan sawah yaitu 5682 kg, haraga jual padi basah pada
saat itu 3200/kg jadi total yang dihasilkan Rp. 18.182.400,00. di karenakan hasilnya tidak
sesuai target maka sesuai kesepakatan bersama pula untuk cicilan modal produksi tidak
bisa di cicil dikarenakan hasil panen yang di hasilkan sedikit. Sehingga setiap anggota
kelompok mendapatkan sekitar :

Pendapatan anggota kelompok (PAK) = Hasil panen – biaya produksi

Jumlah anggota kelompok

= Rp.18.182.400 – Rp15.500.000
8 orang

= Rp. 335.300
LAPORAN KEUANGAN KELOMPOK 2 / KELOMPOK KOLEKTIF SEPETAK
(2 HA SAWAH)

Tgl Uraian Transaksi Debet Kredit Saldo Keterangan

Sisa saldo 33000


Biaya tandur 20 1000000 -967000 Kwitansi Terlampir
x50000
04/07/10 NPK 400 x 2400 960000 -1927000 Nota Terlampir
“ Manuver 1 x 180000 180000 - 2107000 Nota Terlampir
“ Aly 3 x 125000 365000 - 2472000 Nota Terlampir
21/07/10 Transfer KRKP 1500000 -972000
23/07/10 Regent 20 x 20000 400000 -1372000 Nota Terlampir
“ Virtaco 4 x 125000 500000 -1872000 Nota Terlampir
04/08/10 Transfer KRKP 6000000 4128000
06/08/10 Urea 800 x 1800 1440000 2688000 Nota Terlampir
“ TSP 300 x 2400 720000 1968000 Nota Terlampir
10/08/10 Trobosh 8 x 12500 100000 1868000 Nota Terlampir
“ Score 1 x 100000 100000 1768000 Nota Terlampir
“ Puradan 5 x 20000 100000 1668000 Nota Terlampir
“ Obat semprot 3 x 150000 1518000 Nota Terlampir
50000

TOTAL 7533000 6015000 1518000


Keterangan :
Untuk kelompok 2, sebanyak 2 ha sawah yang pada kesepakatan awalnya
diperuntukan bagi pengurus sepetak akan tetapi dikarenakan ada beberapa pertimbangan
dari pengurus dan semua basis sepetak juga mengetahui akan program ini sehingga
sepetak sepakat untuk garapan yang seluas 2 ha masing – masing di alokasikan untuk
Cilamaya 1 ha, dan Kaligandu (karawang barat) 1 ha. Untuk Cilamaya sendiri,
dikarenakan serangan hama “wereng coklat” yang menyerang area pertanian di sana
sehingga untuk kelompok kolektif Cilamaya sendiri tidak dapat panen. Hal ini pula yang
mendorong seluruh anggota sepetak yang tersebar di seluruh kabupaten melakukan aksi
unjuk rasa menuntut pemerintah bertanggung jawab atas kerugian yang dialami petani
cilamaya, yang bertepatan pada hari tani kemarin.
Untuk satu kelompok lagi yang terdapat di kaligandu pada saat ini belum masa
panen dikarenakan masa tanam yang berbeda dengan petani di utara sehingga belum
dapat di pastikan berapa besar persentase yang di dapatkan oleh petani di sana. Jika
melihat jadwal tanamnya diperikirakan panen sekitar satu atau dua minggu kedepan.
Sehubungan sepetak telah membentuk koperasi yang diberinama “koperasi
sepetak” (koperasi sejahtera petani karawang) yang bertujuan sebagai alat pemenuhan
aspek ekonomis yang dihadapi petani saat ini, sehingga kelebihan anggaran sebesar Rp
1.518.000 dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan Koperasi.