Anda di halaman 1dari 3

Tanda Kemahiran/Kualifikasi (Brevet).

a. Umum . Prajurit TNI yang telah melaksanakan latihan dan pendidikan tertentu y
ang dilaksanakan di tiap-tiap Angkatan perlu mendapatkan hak untuk memakai tanda
kehormatan/kualifikasi berupa brevet, yang diakui dan ditetapkan dengan surat k
eputusan Kas Angkatan. Dengan banyaknya tanda kemahiran/kualifikasi (brevet) di
tiap-tiap Angkatan, perlu diadakan penertiban dan penyeragaman pemakaian yang di
atur secara khusus.
b. Klasifikasi Tanda Kemahiran/Kualifikasi (Brevet) . Klasifikasi Tanda Kemahira
n/ Kualifikasi adalah penggolongan brevet yang ditentukan oleh Kas Angkatan, seb
agai berikut:
1) Brevet Utama.
2) Brevet Khusus.
3) Brevet Kehormatan.
c. Brevet Utama.
1) Brevet utama adalah brevet yang didapat melalui pendidikan yang lama pendidik
an minimal tiga puluh hari.
2) Yang berhak mengeluarkan brevet utama adalah Komando Pendidikan atau Pusat Pe
ndidikan tiap-tiap Angkatan dan penyematannya dilaksanakan oleh Komandan Komando
Pendidikan atau yang mewakili.
3) Brevet utama dipakai di atas saku baju sebelah kin, dengan urutan letak breve
t paling atas adalah brevet utama yang didapat sesuai dengan korps yang bersangk
utan, di bawahnya adalah brevet utama yang didapat di luar korps yang bersangkut
an.
d. Brevet Khusus.
1) Brevet khusus adalah brevet yang didapat melalui kursus atau pelatihan dengan
lama maksimal 29 hari.
2) Yang berhak mengeluarkan adalah Komandan/Panglima Kotama dan penyematannya di
laksanakan oleh Komandan/Panglima Kotama atau yang mewakili.
3) Brevet khusus dipakai pada lidah saku baju sebelah kiri, bila pakaian tidak a
da lidah baju, brevet khusus diletakkan di bawah tanda kehormatan.
e. Brevet Kehormatan.
1) Brevet Kehormatan Luar Negeri.
a) Brevet yang didapat melalui pendidikan di luar negeri dengan lama pendidikan
minimal tiga puluh hari atau karena prestasi yang bersangkutan dalam tugas opera
si di luar.
b) Yang berhak mengeluarkan adalah lembaga pendidikan resmi atau organisasi mili
ter dari negara tersebut.
c) Brevet kehormatan luar negeri dipakai di atas saku baju sebelah kanan.
d) Prosedur pemakaiannya setelah mendapat izin dari Kas Angkatan.
2) Brevet Kehormatan Dalam Negeri.
a) Brevet yang didapat karena prestasi yang telah disumbangkan dan diangg telah
berjasa pada korps atau angkatan.
b) Yang berhak mengeluarkan adalah Kas Angkatan.
c) Brevet kehormatan dalam negeri dipakai di atas saku baju sebelah kanan.
f. Batas Maksimal Penggunaan Brevet.
1) Maksimal tiga brevet di atas saku baju sebelah kiri.
2) Maksimal dua brevet di lidah saku baju sebelah kiri.
3) Maksimal dua brevet di atas saku baju sebelah kanan.
4) Maksimal dua brevet di lidah saku baju sebelah kanan.
g. Tanda Kemahiran/Kualifikasi/Korps TNI AD.
1) Wing Komando.
2) Wing Para, terdiri atas:
a) Wing Para Dasar.
b) Wing Para Dewasa.
c) Wing Para Madya.
d) Wing Para Utama.
3) Wing Pelatih (Jump Master).
4) Wing Pandu Udara.
5) Wing Free Fall (terjun bebas).
6) Wing Penerbang.
7) Wing Mekanik.
8) Wing Avionik.
9) Wing Pemburu (Rajawali).
10) Wing Pengemudi Ranpur.
11) Wing menunggang Kuda.
12) Yudha Wastu Pramuka.
13) Tanda Kualifikasi Pelatih (SPI dan SBI).
14) Wing Raider.
15) Wing Mobil Udara.
16) Brevet Kehormatan. Adalah brevet berasal dari luar negeri dan Angkatan lain
yang diberikan kepada Prajurit TNI AD karena jasa-jasa dan sudah mendapat perset
ujuan pemakaiannya dari Kasad.
h. Tanda Kemahiran/Kualifikasi (Brevet) TNI.
1) Brevet Penerbang dan Navigator.
a) Wing Penerbang kelas I.
b) Wing Penerbang kelas II.
c) Wing Navigator kelas I.
d) Wing Navigator kelas II.
2) Brevet Instruktur Penerbang dan Navigator.
a) Brevet Instruktur Penerbang.
b) Brevet Instruktur Navigator.
3) Brevet/Wing ALO.
4) Brevet Komando.
5) Brevet Para Dasar.
6) Brevet Para Lanjut Tempur.
7) Brevet Terjun Bebas (Free Fall).
8) Brevet Tembak Mahir.
9) Brevet Dalpur.
10) Brevet Sarpur.
11) Brevet Dallan.
12) Brevet PLLU.
13) Brevet Meteo.
14) Brevet Inspektor.
15) Brevet Teknik Pesawat Terbang.
16) Brevet Flight Surgeon.
17) Brevet Pramugari.
18) Brevet kehormatan. Adalah brevet yang berasal dari luar negari dan Angkat la
in, yang diberikan kepada Prajurit TNI AU karena perannya dan sudah mendal perse
tujuan pemakaiannya oleh Kasau.
i. Tata Cara Pemakaian Tanda Kemahiran/Kualifikasi (Brevet) . Pemakaian tanda ke
mahiran/kualifikasi bagi Prajurit TNI merupakan kebanggaan tersendiri. Untuk ke.
ragman, perlu adanya ketentuan/aturan tentang tata cara pemakaian tanda kemahir
an/kualifikasi yaitu sebagai berikut:
1) Apabila Prajurit belum memiliki tanda kehormatan, maka tanda kemahiran/ kuali
fikasi dipasang secara serasi 1 cm di atas saku kiri kemeja. Bagi Prajurit yang
sudah memiliki tanda kehormatan, brevet dipakai secara serasi 1 cm di atas tanda
kehormatan. Untuk brevet yang jumlahnya lebih dari satu buah, maka pemakaiannya
berjarak masing-masing 1 cm.
2) Tanda kemahiran/kualifikasi yang diperoleh melalui Latdik TNI, dipasang secar
a serasi di atas saku kiri kemeja diawali dengan bentuk yang lebih lebar dengan
jarak masing-masing 1 cm maksimal tiga buah. Apabila jumlah brevet lebih dari ti
ga buah, dipakai di tutup saku kiri di bawah tanda jasa kenegaraan, maksimal dua
buah.
3) Tanda kemahiran/kualifikasi yang diperoleh dari latihan/pendidikan di luar ne
geri dipasang secara serasi di bagian dada sebelah kanan kemeja, 1 cm di atas pa
pan/label nama.
4) Tanda kemahiran/kualifikasi yang bersifat kehormatan yang ditempuh melalui la
tihan/pendidikan dipakai secara serasi di bagian dada sebelah kanan kemeja, 1 cm
di atas papan/label nama, maksimal dua buah dengan jarak 1 cm. Apabila lebih da
ri dua buah, dipakai ditutup saku kanan kemeja/jas, bawah papan/label nama, maks
imal dua buah.