Anda di halaman 1dari 18

LAMPIRAN

A.TRANSFORMASI KOORDINAT

1. Koordinat silinder

LAMPIRAN A.TRANSFORMASI KOORDINAT 1. Koordinat silinder Hubungan antara koordinat kartesian dengan koordinat silinder:

Hubungan antara koordinat kartesian dengan koordinat silinder:

antara koordinat kartesian dengan koordinat silinder: Vector kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur
antara koordinat kartesian dengan koordinat silinder: Vector kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur

Vector kedudukan adalah

kartesian dengan koordinat silinder: Vector kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Maka: Misalkan V

Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah:

kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Maka: Misalkan V adalah fungsi skalar, Universitas Sumatera
kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Maka: Misalkan V adalah fungsi skalar, Universitas Sumatera
kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Maka: Misalkan V adalah fungsi skalar, Universitas Sumatera
kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Maka: Misalkan V adalah fungsi skalar, Universitas Sumatera
kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Maka: Misalkan V adalah fungsi skalar, Universitas Sumatera
kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Maka: Misalkan V adalah fungsi skalar, Universitas Sumatera

Maka:

adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Maka: Misalkan V adalah fungsi skalar, Universitas Sumatera Utara

Misalkan V adalah fungsi skalar,

Universitas Sumatera Utara

Grad V =

Grad V = + Maka operator grad dalam koordinat silinder adalah: Operator Laplacian dalam koordinat silinder
+
+

Maka operator grad

dalam koordinat silinder adalah:Grad V = + Maka operator grad Operator Laplacian dalam koordinat silinder adalah: 2. Koordinat bola

V = + Maka operator grad dalam koordinat silinder adalah: Operator Laplacian dalam koordinat silinder adalah:

Operator Laplacian

dalam koordinat silinder adalah:grad dalam koordinat silinder adalah: Operator Laplacian 2. Koordinat bola Hubungan antara koordinat kartesian dengan

adalah: Operator Laplacian dalam koordinat silinder adalah: 2. Koordinat bola Hubungan antara koordinat kartesian dengan

2. Koordinat bola

Laplacian dalam koordinat silinder adalah: 2. Koordinat bola Hubungan antara koordinat kartesian dengan koordinat bola: +

Hubungan antara koordinat kartesian dengan koordinat bola:

+ +
+
+

Vector kedudukan adalah

Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah:

dengan koordinat bola: + + Vector kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Universitas Sumatera
dengan koordinat bola: + + Vector kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Universitas Sumatera
dengan koordinat bola: + + Vector kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Universitas Sumatera
dengan koordinat bola: + + Vector kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Universitas Sumatera
dengan koordinat bola: + + Vector kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Universitas Sumatera
dengan koordinat bola: + + Vector kedudukan adalah Jadi, kuadrat elemen panjang busur adalah: Universitas Sumatera

Universitas Sumatera Utara

Maka: Misalkan V adalah fungsi skalar, Grad V = + Maka operator grad dalam koordinat
Maka: Misalkan V adalah fungsi skalar, Grad V = + Maka operator grad dalam koordinat
Maka: Misalkan V adalah fungsi skalar, Grad V = + Maka operator grad dalam koordinat

Maka:

Maka: Misalkan V adalah fungsi skalar, Grad V = + Maka operator grad dalam koordinat bola
Maka: Misalkan V adalah fungsi skalar, Grad V = + Maka operator grad dalam koordinat bola

Misalkan V adalah fungsi skalar,

Grad V =

Maka: Misalkan V adalah fungsi skalar, Grad V = + Maka operator grad dalam koordinat bola
+
+

Maka operator grad

Misalkan V adalah fungsi skalar, Grad V = + Maka operator grad dalam koordinat bola adalah:

dalam koordinat bola adalah:

Universitas Sumatera Utara

Operator Laplacian dalam koordinat bola adalah: B. RUMUS EULER Rumus Euler adalah : Sehingga: C.

Operator Laplacian

Operator Laplacian dalam koordinat bola adalah: B. RUMUS EULER Rumus Euler adalah : Sehingga: C. SIFAT

dalam koordinat bola adalah:

Operator Laplacian dalam koordinat bola adalah: B. RUMUS EULER Rumus Euler adalah : Sehingga: C. SIFAT

B. RUMUS EULER

Rumus Euler adalah :

koordinat bola adalah: B. RUMUS EULER Rumus Euler adalah : Sehingga: C. SIFAT ORTHOGONAL DARI POLINOMIAL

Sehingga:

bola adalah: B. RUMUS EULER Rumus Euler adalah : Sehingga: C. SIFAT ORTHOGONAL DARI POLINOMIAL LEGENDRE
bola adalah: B. RUMUS EULER Rumus Euler adalah : Sehingga: C. SIFAT ORTHOGONAL DARI POLINOMIAL LEGENDRE

C. SIFAT ORTHOGONAL DARI POLINOMIAL LEGENDRE

Sifat orthogonal dari polinomial Legendre adalah:

LEGENDRE Sifat orthogonal dari polinomial Legendre adalah: Dimana: Bentuk dinyatakan oleh Rodrigues: Dimana:
Dimana: Bentuk dinyatakan oleh Rodrigues:
Dimana:
Bentuk
dinyatakan oleh Rodrigues:
orthogonal dari polinomial Legendre adalah: Dimana: Bentuk dinyatakan oleh Rodrigues: Dimana: Universitas Sumatera Utara

Dimana:

orthogonal dari polinomial Legendre adalah: Dimana: Bentuk dinyatakan oleh Rodrigues: Dimana: Universitas Sumatera Utara
orthogonal dari polinomial Legendre adalah: Dimana: Bentuk dinyatakan oleh Rodrigues: Dimana: Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

D. FUNGSI GELOMBANG HARMONIS SPHERIS Fungsi gelombang angular yang ternomalisasi dalam harmonis spheris adalah: Dimana
D. FUNGSI GELOMBANG HARMONIS SPHERIS Fungsi gelombang angular yang ternomalisasi dalam harmonis spheris adalah: Dimana
D. FUNGSI GELOMBANG HARMONIS SPHERIS Fungsi gelombang angular yang ternomalisasi dalam harmonis spheris adalah: Dimana
D. FUNGSI GELOMBANG HARMONIS SPHERIS Fungsi gelombang angular yang ternomalisasi dalam harmonis spheris adalah: Dimana

D. FUNGSI GELOMBANG HARMONIS SPHERIS

Fungsi gelombang angular yang ternomalisasi dalam harmonis spheris adalah:

Dimana

Dengan,

untuk dan 1 untuk yang lainnya.
untuk
dan 1 untuk yang lainnya.
adalah: Dimana Dengan, untuk dan 1 untuk yang lainnya. E. FUNGSI HANKEL Fungsi Hankel adalah: Dan
adalah: Dimana Dengan, untuk dan 1 untuk yang lainnya. E. FUNGSI HANKEL Fungsi Hankel adalah: Dan

E. FUNGSI HANKEL

Fungsi Hankel adalah:

1 untuk yang lainnya. E. FUNGSI HANKEL Fungsi Hankel adalah: Dan Fungsi Hankel jenis pertama dan

Dan

yang lainnya. E. FUNGSI HANKEL Fungsi Hankel adalah: Dan Fungsi Hankel jenis pertama dan kedua didifenisikan

Fungsi Hankel jenis pertama dan kedua didifenisikan sebagai berikut:

Hankel adalah: Dan Fungsi Hankel jenis pertama dan kedua didifenisikan sebagai berikut: Dan Universitas Sumatera Utara

Dan

Hankel adalah: Dan Fungsi Hankel jenis pertama dan kedua didifenisikan sebagai berikut: Dan Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

F. MOMENTUM SUDUT TOTAL

Momentum sudut total didefinisikan sebagai:

SUDUT TOTAL Momentum sudut total didefinisikan sebagai: Besar ketiga vector momentum sudut ini terkuantisasi

Besar ketiga vector momentum sudut ini terkuantisasi menurut:

ketiga vector momentum sudut ini terkuantisasi menurut: Dan komponen-komponen-z nya terkuantisasi menurut: Dengan
ketiga vector momentum sudut ini terkuantisasi menurut: Dan komponen-komponen-z nya terkuantisasi menurut: Dengan
ketiga vector momentum sudut ini terkuantisasi menurut: Dan komponen-komponen-z nya terkuantisasi menurut: Dengan

Dan komponen-komponen-z nya terkuantisasi menurut:

menurut: Dan komponen-komponen-z nya terkuantisasi menurut: Dengan mengetahui persyaratan berikut: , , kita dapat
Dengan mengetahui persyaratan berikut: , ,
Dengan mengetahui
persyaratan berikut:
,
,

kita dapat menyimpulkan

Dengan mengetahui persyaratan berikut: , , kita dapat menyimpulkan , dan dari persyaratan- Universitas Sumatera Utara
Dengan mengetahui persyaratan berikut: , , kita dapat menyimpulkan , dan dari persyaratan- Universitas Sumatera Utara
Dengan mengetahui persyaratan berikut: , , kita dapat menyimpulkan , dan dari persyaratan- Universitas Sumatera Utara
,
,

dan

Dengan mengetahui persyaratan berikut: , , kita dapat menyimpulkan , dan dari persyaratan- Universitas Sumatera Utara

dari persyaratan-

Universitas Sumatera Utara

G. Penjabaran persamaan (2.12) hingga persamaan (2.14):

Pada sistem pusat massa, persamaan Schrodinger untuk gerak relatif adalah:

massa, persamaan Schrodinger untuk gerak relatif adalah: Dengan: ; adalah massa partikel yang datang dan adalah
massa, persamaan Schrodinger untuk gerak relatif adalah: Dengan: ; adalah massa partikel yang datang dan adalah

Dengan: ; adalah massa partikel yang datang dan adalah massa target.

; adalah massa partikel yang datang dan adalah massa target. Pada jarak yang sangat jauh dari
; adalah massa partikel yang datang dan adalah massa target. Pada jarak yang sangat jauh dari

Pada jarak yang sangat jauh dari penghambur, efek potensial dapat diabaikan sehingga persamaan diatas menjadi:

potensial dapat diabaikan sehingga persamaan diatas menjadi: Karena berkas elektron yang datang dianggap sebagai

Karena berkas elektron yang datang dianggap sebagai gelombang bidang maka:

elektron yang datang dianggap sebagai gelombang bidang maka: Dengan menggantikan nilai ke persamaan diperoleh: Dengan:

Dengan menggantikan nilai

sebagai gelombang bidang maka: Dengan menggantikan nilai ke persamaan diperoleh: Dengan:   Dengan metode

ke persamaan diperoleh:

maka: Dengan menggantikan nilai ke persamaan diperoleh: Dengan:   Dengan metode pemisahan variabel

Dengan:

Dengan:  
 

Dengan

metode

pemisahan

variabel

dapat

digunakan

mencari

solusi

persamaan

diferensial diatas.

Untuk variabel-X adalah:

persamaan diferensial diatas. • Untuk variabel-X adalah: Dengan: Untuk mendapatkan hasil persamaan karakteristiknya

Dengan:

Untuk mendapatkan hasil persamaan karakteristiknya selalu dinyatakan dalam bentuk eksponensial. Misal:

selalu dinyatakan dalam bentuk eksponensial. Misal: Jadi, persamaan karakteristiknya menjadi: Universitas
selalu dinyatakan dalam bentuk eksponensial. Misal: Jadi, persamaan karakteristiknya menjadi: Universitas
selalu dinyatakan dalam bentuk eksponensial. Misal: Jadi, persamaan karakteristiknya menjadi: Universitas
selalu dinyatakan dalam bentuk eksponensial. Misal: Jadi, persamaan karakteristiknya menjadi: Universitas

Jadi, persamaan karakteristiknya menjadi:

selalu dinyatakan dalam bentuk eksponensial. Misal: Jadi, persamaan karakteristiknya menjadi: Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

Dengan membagi

diperoleh:
diperoleh:
Dengan membagi diperoleh: Maka didapatkan solusi nilai X adalah: Dengan cara yang sama, kita dapat memperoleh
Dengan membagi diperoleh: Maka didapatkan solusi nilai X adalah: Dengan cara yang sama, kita dapat memperoleh

Maka didapatkan solusi nilai X adalah:

membagi diperoleh: Maka didapatkan solusi nilai X adalah: Dengan cara yang sama, kita dapat memperoleh solusi
membagi diperoleh: Maka didapatkan solusi nilai X adalah: Dengan cara yang sama, kita dapat memperoleh solusi

Dengan cara yang sama, kita dapat memperoleh solusi untuk variabel-Y dan variabel-Z.

Untuk variabel-Y adalah:

variabel-Y dan variabel-Z. • Untuk variabel-Y adalah: Dan solusi nilai-Y adalah: • Untuk variabel-Z adalah: Dan

Dan solusi nilai-Y adalah:

• Untuk variabel-Y adalah: Dan solusi nilai-Y adalah: • Untuk variabel-Z adalah: Dan solusi nilai-Z adalah:
• Untuk variabel-Y adalah: Dan solusi nilai-Y adalah: • Untuk variabel-Z adalah: Dan solusi nilai-Z adalah:

Untuk variabel-Z adalah:

Dan solusi nilai-Y adalah: • Untuk variabel-Z adalah: Dan solusi nilai-Z adalah: Jika kita gabung ketiga

Dan solusi nilai-Z adalah:

• Untuk variabel-Z adalah: Dan solusi nilai-Z adalah: Jika kita gabung ketiga solusi persamaan diatas maka
• Untuk variabel-Z adalah: Dan solusi nilai-Z adalah: Jika kita gabung ketiga solusi persamaan diatas maka

Jika kita gabung ketiga solusi persamaan diatas maka diperoleh:

kita gabung ketiga solusi persamaan diatas maka diperoleh: Karena berkas elektron yang datang bergerak di sepanjang

Karena berkas elektron yang datang bergerak di sepanjang sumbu-Z maka fungsi gelombangnya adalah:

berkas elektron yang datang bergerak di sepanjang sumbu-Z maka fungsi gelombangnya adalah: Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

H. Penjabaran persamaan (2.18) hingga persamaan (2.20):

Probabilitas Rapat Arus didefinisikan sebagai:

(2.20): Probabilitas Rapat Arus didefinisikan sebagai: Atau Probabilitas Rapat Arus Gelombang yang datang adalah:

Atau

(2.20): Probabilitas Rapat Arus didefinisikan sebagai: Atau Probabilitas Rapat Arus Gelombang yang datang adalah: Atau

Probabilitas Rapat Arus Gelombang yang datang adalah:

Atau

Dengan:

Dimana:

Arus Gelombang yang datang adalah: Atau Dengan: Dimana: Probabalitas Rapat Arus Gelombang yang terhambur adalah:
Arus Gelombang yang datang adalah: Atau Dengan: Dimana: Probabalitas Rapat Arus Gelombang yang terhambur adalah:

Probabalitas Rapat Arus Gelombang yang terhambur adalah:

Atau Dengan: Dimana: Probabalitas Rapat Arus Gelombang yang terhambur adalah: Atau Dengan: Universitas Sumatera Utara

Atau

Dengan:

Atau Dengan: Dimana: Probabalitas Rapat Arus Gelombang yang terhambur adalah: Atau Dengan: Universitas Sumatera Utara
Atau Dengan: Dimana: Probabalitas Rapat Arus Gelombang yang terhambur adalah: Atau Dengan: Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

adalah:
adalah:

Probabilitas rapat arus yang melewati area bola berjari-jari

Dimana:

Karena fungsi gelombang tidak bergantung pada sudut . Maka probabilitas rapat arus yang terhambur adalah:

sudut . Maka probabilitas rapat arus yang terhambur adalah: Tampang lintang diferensialnya adalah: Universitas Sumatera

Tampang lintang diferensialnya adalah:

. Maka probabilitas rapat arus yang terhambur adalah: Tampang lintang diferensialnya adalah: Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

I. Penjabaran persamaan (2.37) hingga (2.40):

I. Penjabaran persamaan (2.37) hingga (2.40): Fungsi gelombang yang datang tidak bergantung pada sudut azimut maka

Fungsi gelombang yang datang tidak bergantung pada sudut azimut

gelombang yang datang tidak bergantung pada sudut azimut maka Kedua diperoleh: ruas dikalikan dengan dan

maka

Kedua

diperoleh:

ruas

dikalikan dengan dan
dikalikan
dengan
dan

diintegralkan

terhadap

. maka
.
maka
ruas dikalikan dengan dan diintegralkan terhadap . maka Pada ruas kanan merupakan bentuk integral parsial. Bentuk
ruas dikalikan dengan dan diintegralkan terhadap . maka Pada ruas kanan merupakan bentuk integral parsial. Bentuk

Pada ruas kanan merupakan bentuk integral parsial. Bentuk integral ini dapat diselesaikan dengan rumus:

Misalkan :

integral ini dapat diselesaikan dengan rumus: Misalkan : Hasil integral adalah: Dengan: Bentuk kedua pada hasil
integral ini dapat diselesaikan dengan rumus: Misalkan : Hasil integral adalah: Dengan: Bentuk kedua pada hasil

Hasil integral

dapat diselesaikan dengan rumus: Misalkan : Hasil integral adalah: Dengan: Bentuk kedua pada hasil integralnya akan

adalah:

diselesaikan dengan rumus: Misalkan : Hasil integral adalah: Dengan: Bentuk kedua pada hasil integralnya akan

Dengan:

dengan rumus: Misalkan : Hasil integral adalah: Dengan: Bentuk kedua pada hasil integralnya akan menghasilkan faktor

Bentuk kedua pada hasil integralnya akan menghasilkan faktor

ketika

kedua pada hasil integralnya akan menghasilkan faktor ketika maka hasil integral Maka diperoleh: Oleh karena itu,

maka hasil integral

akan menghasilkan faktor ketika maka hasil integral Maka diperoleh: Oleh karena itu, Universitas Sumatera Utara

Maka diperoleh:

Oleh karena itu,

Universitas Sumatera Utara

Dengan: Dengan : Sehingga, Dengan: Universitas Sumatera Utara

Dengan:

Dengan: Dengan : Sehingga, Dengan: Universitas Sumatera Utara

Dengan :

Sehingga,

Dengan: Dengan : Sehingga, Dengan: Universitas Sumatera Utara
Dengan: Dengan : Sehingga, Dengan: Universitas Sumatera Utara

Dengan:

Dengan: Dengan : Sehingga, Dengan: Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

J. Penjabaran persamaan (3.1) hingga persamaan (3.7)

Persamaan Schrodinger dalam koordinat bola:

(1) Dimana: adalah massa tereduksi antara elektron dan target, yang dirumuskan sebagai berikut:
(1)
Dimana:
adalah massa tereduksi antara elektron dan target, yang dirumuskan sebagai
berikut:
elektron dan target, yang dirumuskan sebagai berikut: Jika kita mengalikan seluruh persamaan (1) dengan didapatkan

Jika kita mengalikan seluruh persamaan (1) dengan

berikut: Jika kita mengalikan seluruh persamaan (1) dengan didapatkan hasil: (2) Untuk mencari solusi persamaan (2)

didapatkan hasil:

mengalikan seluruh persamaan (1) dengan didapatkan hasil: (2) Untuk mencari solusi persamaan (2) dapat dilakukan

(2)

Untuk mencari solusi persamaan (2) dapat dilakukan dengan cara pemisahan variabel dan kemudian kita susun ulang persamaan hasil pemisahannya untuk menghitung solusinya.

Pertama, kita misalkan fungsi gelombangnya adalah:

Pertama, kita misalkan fungsi gelombangnya adalah: ………… (3) Substitusikan persamaan (3) ke persamaan

………… (3)

Substitusikan persamaan (3) ke persamaan (2) dan membagi seluruh persamaan dengan , maka diperoleh:

(2) dan membagi seluruh persamaan dengan , maka diperoleh: (4) Suku ketiga pada persamaan (4) hanya
(2) dan membagi seluruh persamaan dengan , maka diperoleh: (4) Suku ketiga pada persamaan (4) hanya

(4)

Suku ketiga pada persamaan (4) hanya merupakan fungsi azimut, sedangkan suku yang lainnya hanya merupakan
Suku ketiga pada persamaan (4) hanya merupakan fungsi azimut, sedangkan suku yang
lainnya hanya merupakan fungsi dan . Persamaan (4) dapat kita atur kembali
sehingga menjadi:

(5)

Universitas Sumatera Utara

Persamaan (5) hanya benar jika kedua ruas itu sama dengan tetapan yang sama, karena suku kiri dan suku kanan merupakan fungsi variabel yang berbeda, untuk memudahkan perhitungan kita misalkan suatu konstanta, , sehingga persamaan diferensial untuk fungsi menjadi:

, sehingga persamaan diferensial untuk fungsi menjadi: (6) Kemudian kita substitusikan , suku ruas kanan persamaan
, sehingga persamaan diferensial untuk fungsi menjadi: (6) Kemudian kita substitusikan , suku ruas kanan persamaan
, sehingga persamaan diferensial untuk fungsi menjadi: (6) Kemudian kita substitusikan , suku ruas kanan persamaan

(6)

, sehingga persamaan diferensial untuk fungsi menjadi: (6) Kemudian kita substitusikan , suku ruas kanan persamaan

Kemudian kita substitusikan , suku ruas kanan persamaan (5) dan susun kembali persamaan tersebut sehingga diperoleh:

(5) dan susun kembali persamaan tersebut sehingga diperoleh: (7) Karena kedua ruas mempunyai persamaan dengan variabel

(7)

Karena kedua ruas mempunyai persamaan dengan variabel yang berbeda, kita dapat memisalkan suatu konstanta yang sama untuk kedua ruas,yakni sehingga sekarang ruas kanan persamaan (7) menjadi:

sehingga sekarang ruas kanan persamaan (7) menjadi: (8) Dan ruas kiri persamaan (7) menjadi: Persamaan (6,8,9)
sehingga sekarang ruas kanan persamaan (7) menjadi: (8) Dan ruas kiri persamaan (7) menjadi: Persamaan (6,8,9)

(8)

Dan ruas kiri persamaan (7) menjadi:

(7) menjadi: (8) Dan ruas kiri persamaan (7) menjadi: Persamaan (6,8,9) dapat ditulis sebagai berikut: (9)

Persamaan (6,8,9) dapat ditulis sebagai berikut:

(9)

• Persamaan untuk adalah: • Persamaan untuk adalah: • Persamaan untuk adalah:
• Persamaan untuk
adalah:
• Persamaan untuk
adalah:
• Persamaan untuk
adalah:
(9) • Persamaan untuk adalah: • Persamaan untuk adalah: • Persamaan untuk adalah: Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

Untuk menyelesaikan persamaan angularnya yakni dan , digunakan fungsi polinomial Legendre yang terasosiasi yang disebut sebagai fungsi harmonis spheris.

terasosiasi yang disebut sebagai fungsi harmonis spheris. Dimana untuk dan 1 untuk yang lainnya. Karena fungsi
terasosiasi yang disebut sebagai fungsi harmonis spheris. Dimana untuk dan 1 untuk yang lainnya. Karena fungsi

Dimana

untuk dan 1 untuk yang lainnya.
untuk
dan 1 untuk yang lainnya.
harmonis spheris. Dimana untuk dan 1 untuk yang lainnya. Karena fungsi gelombangnya tidak bergantung pada sudut

Karena fungsi gelombangnya tidak bergantung pada sudut azimut maka fungsi gelombang angularnya tidak mengandung komponen yakni . Sehingga solusi persamaan bagian angularnya menjadi:

yakni . Sehingga solusi persamaan bagian angularnya menjadi: Maka solusi fungsi gelombangnya dapat ditulis menjadi:
yakni . Sehingga solusi persamaan bagian angularnya menjadi: Maka solusi fungsi gelombangnya dapat ditulis menjadi:
yakni . Sehingga solusi persamaan bagian angularnya menjadi: Maka solusi fungsi gelombangnya dapat ditulis menjadi:

Maka solusi fungsi gelombangnya dapat ditulis menjadi:

Maka solusi fungsi gelombangnya dapat ditulis menjadi: Fungsi gelombang radialnya adalah: Dengan : Untuk , fungsi

Fungsi gelombang radialnya adalah:

dapat ditulis menjadi: Fungsi gelombang radialnya adalah: Dengan : Untuk , fungsi gelombang radialnya adalah:
Dengan : Untuk
Dengan :
Untuk
menjadi: Fungsi gelombang radialnya adalah: Dengan : Untuk , fungsi gelombang radialnya adalah: Universitas Sumatera

, fungsi gelombang radialnya adalah:

Fungsi gelombang radialnya adalah: Dengan : Untuk , fungsi gelombang radialnya adalah: Universitas Sumatera Utara
Fungsi gelombang radialnya adalah: Dengan : Untuk , fungsi gelombang radialnya adalah: Universitas Sumatera Utara
Fungsi gelombang radialnya adalah: Dengan : Untuk , fungsi gelombang radialnya adalah: Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

Dengan :
Dengan :

Solusinya adalah:

Dengan : Solusinya adalah: Untuk Dengan: , fungsi gelombang radialnya adalah: pergeseran fase Sehingga: Universitas
Dengan : Solusinya adalah: Untuk Dengan: , fungsi gelombang radialnya adalah: pergeseran fase Sehingga: Universitas
Untuk Dengan:
Untuk
Dengan:

, fungsi gelombang radialnya adalah:

adalah: Untuk Dengan: , fungsi gelombang radialnya adalah: pergeseran fase Sehingga: Universitas Sumatera Utara
adalah: Untuk Dengan: , fungsi gelombang radialnya adalah: pergeseran fase Sehingga: Universitas Sumatera Utara
adalah: Untuk Dengan: , fungsi gelombang radialnya adalah: pergeseran fase Sehingga: Universitas Sumatera Utara
pergeseran fase Sehingga:
pergeseran fase
Sehingga:

Universitas Sumatera Utara

K. Penjabaran persamaan (3.8) hingga persamaan (3.14):

K. Penjabaran persamaan (3.8) hingga persamaan (3.14): Dengan: Dengan: ……….(1) Persamaan (1) diselesaikan: ………

Dengan:

Penjabaran persamaan (3.8) hingga persamaan (3.14): Dengan: Dengan: ……….(1) Persamaan (1) diselesaikan: ………

Dengan:

persamaan (3.8) hingga persamaan (3.14): Dengan: Dengan: ……….(1) Persamaan (1) diselesaikan: ……… (2)
persamaan (3.8) hingga persamaan (3.14): Dengan: Dengan: ……….(1) Persamaan (1) diselesaikan: ……… (2)
persamaan (3.8) hingga persamaan (3.14): Dengan: Dengan: ……….(1) Persamaan (1) diselesaikan: ……… (2)
persamaan (3.8) hingga persamaan (3.14): Dengan: Dengan: ……….(1) Persamaan (1) diselesaikan: ……… (2)

……….(1)

(3.8) hingga persamaan (3.14): Dengan: Dengan: ……….(1) Persamaan (1) diselesaikan: ……… (2) Universitas

Persamaan (1) diselesaikan:

……… (2)

Universitas Sumatera Utara

Diperoleh: Persamaan (2) diselesaikan: Dengan membagi dan mensubstitusi nilai ke persamaan (2) maka diperoleh: Dengan:

Diperoleh:

Diperoleh: Persamaan (2) diselesaikan: Dengan membagi dan mensubstitusi nilai ke persamaan (2) maka diperoleh: Dengan:

Persamaan (2) diselesaikan:

Dengan membagi dan mensubstitusi nilai ke persamaan (2) maka diperoleh:
Dengan membagi
dan mensubstitusi nilai
ke persamaan (2) maka diperoleh:
Dengan membagi dan mensubstitusi nilai ke persamaan (2) maka diperoleh: Dengan: Dimana: Universitas Sumatera Utara
Dengan membagi dan mensubstitusi nilai ke persamaan (2) maka diperoleh: Dengan: Dimana: Universitas Sumatera Utara
Dengan membagi dan mensubstitusi nilai ke persamaan (2) maka diperoleh: Dengan: Dimana: Universitas Sumatera Utara

Dengan:

Dengan membagi dan mensubstitusi nilai ke persamaan (2) maka diperoleh: Dengan: Dimana: Universitas Sumatera Utara
Dengan membagi dan mensubstitusi nilai ke persamaan (2) maka diperoleh: Dengan: Dimana: Universitas Sumatera Utara
Dengan membagi dan mensubstitusi nilai ke persamaan (2) maka diperoleh: Dengan: Dimana: Universitas Sumatera Utara

Dimana:

Dengan membagi dan mensubstitusi nilai ke persamaan (2) maka diperoleh: Dengan: Dimana: Universitas Sumatera Utara
Dengan membagi dan mensubstitusi nilai ke persamaan (2) maka diperoleh: Dengan: Dimana: Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara