Anda di halaman 1dari 6

BAB 1

APAKAH PERILAKU ORGANISASI ITU?


Organisasi adalah suatu unit social yang dikoordinasikan secara sengaja, terdiri dari dua
orang atau lebih yang berfungsi pada suatu basis yang relative bersinambung untuk
mencapai tujuan atau serangkaian tujuan. Orang-orang yang mengawasi kegiatan-
kegiatan orang lain yang bertanggung jawab atas pencapaian tujuan dalam organisasi
adalah manajer (meskipun kadang-kadang mereka disebut administrator, terutama
dalam organisasi nirlaba).

FUNGSI MANAJEMEN

• PERENCANAAN

Mencakup penetapan tujuan, penegakan strategi dan pengembangan rencana


untuk mengkoordinasi kegiatan.

• PENGORGANISASIAN

Menetapkan apa tugas-tugas yang harus dikerjakan, siapa yang harus


mengerjakan, bagaimana tugas-tugas itu dikelompokkan, siapa melapor kepada
siapa, dan dimana keputusan harus diambil.

• PEMIMPINAN

Mencakup hal memotivasi bawahan, mengarahkan orang lain, menyeleksi


saluran-saluran komunikasi yang paling efektif, dan memecahkan konflik-
konflik.

• PENGENDALIAN

Memantau kegiatan-kegiatan untuk memastikan kegiatan itu dicapai sesuai


dengan yang direncanakan dan mengoreksi setiap penyimpangan yang berarti.

PERAN MANAJEMEN

• Peran hubungan antar pribadi


Semua manajer dituntut untuk menjalankan tugas-tugas yang sifatnya
seremonial dan simbolik.

1
 Peran informasi
Sampai tingkat tertentu, semua manajer menerima dan mengumpulkan informasi
dari organisasi-organisasi dan lembaga-lembaga diluar organisasi mereka
sendiri.

• Peran keputusan
Setiap penanganan terhadap hambatan, manajer mengambil tindakan korektif
aebagai tanggapan atas masalah-masalah yang tidak diduga sebelumnya.

KETERAMPILAN YANG DIMILIKI MANAJEMEN

• Keterampilan teknis

Kemampuan menerapkan pengetahuan atau keahlian spesialisasi.

• Keterampilan manusiawi

Kemampuan bekerja sama dengan memahami, dan memotivasi orang lain, baik
perorangan maupun dalam kelompok.

• Keterampilan konseptual

Kemampuan mental untuk menganalisis dan mendiagnosis situasi rumit.

KEGIATAN MANAJERIAL YANG EFEKTIF LAWAN YANG SUKSES

Menurut Fred Luthans dan pembantu-pembantunya bahwa manajer melakukan empat


kegiatan manajerial :

1. Manajemen tradisional : mengambil keputusan, merencanakan, dan


mengendalikan

2. Komunikasi : mempertukarkan informasi rutin dan memproses dokumen

3. Manajemen sumber daya manusia : memotivasi, mendisiplinkan, mengelola


konflik, pengisian staf (staffing) dan melatih.

2
4. Membentuk jaringan : bersosialisasi, berpolitik, dan berinteraksi dengan orang-
orang luar.

MENGENAL PERILAKU ORGANISASI

Perilaku organisasi (organizational behavior): suatu bidang studi yang menyelidiki


dampak perorangan, kelompok, dan struktur pada perilaku dalam organisasi dengan
maksud menerapkan pengetahuan semacam itu untuk memperbaiki keefektifan
organisasi.

MENGGANTIKAN INTUISI DENGAN STUDI SISTEMATIK

Ada konsistensi-konsistensi fundamental tertentu yang mendasari perilaku dari semua


individu yang diidentifikasi dan kemudian dimodifikasi untuk mencerminkan
perbedaan-perbedaan individual.

Untuk mendorong meninggalkan pandangan intuitif mengenai perilaku dan menuju ke


suatu analisis sistematik, dengan keyakinan bahwa analisis semacam itu akan
memperbaiki ketepatan dalam menjelaskan dan meramalkan perilaku.

DISIPLIN-DISIPLIN YANG MENYUMBANG KEPADA BIDANG OB

• PSIKOLOGI

Ilmu yang berupaya mengukur, menjelaskan, dan kadang-kadang mengubah


perilaku manusia dan binatang-binatang lain.

• SOSIOLOGI

Studi tentang orang-orang dalam hubungan dengan manusia-manusia


sesamanya.

• PSIKOLOGI SOSIAL

Suatu bidang di dalam psikologi yang memadukan konsep-konsep baik dari


psikologi maupun sosiologi dan yang memusatkan perhatian pada saling
mempengaruhi antara orang-orang.

• ANTROPOLOGI

Studi tentang masyarakat untuk mempelajari mengenai manusia dan kegiatan


mereka.

• ILMU POLITIK

Studi tentang perilaku individu dan kelompok dalam suatu lingkungan politik.

3
ADA BEBERAPA HAL MUTLAK DALAM OB

Variabel kontigensi: faktor-faktor situasional; variable-variabel yang memoderatkan


hubungan antara variable independen dan dependen dan memperbaiki hubungan
tersebut.

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK OB

• MENANGGAPI GLOBALISASI

Organisasi-organisasi tidak lagi dipaksa oleh batas-batas nasional. Burger king


dimiliki oleh perusahaan britania, dan Mcdonald’s menjual hamburger di
Moskow. Exxon nama sebuah perusahaan Amerika, menerima hamper 75 persen
pendapatannya dari penjualan diluar Amerika Serikat. Toyota membuat mobil di
Kentucky; General Motors membuat mbil di Brasil; dan Ford (yang memiliki
bagian dari Mazda) menstranfer eksekutiif dari Detroit ke Jepang untuk
membantu Mazda mengelola operasinya. Contoh-contoh ini mengilustrasikan
bahwa dunia telah menjadi satu desa global. Pada gilirannya para manajer harus
mampu untuk bekerja dengan orang-orang dari budaya yang berbeda.

• MENGELOLA KEANERAGAMAN ANGKATAN KERJA

Satu dari tantangan paling penting dan mendasar yang baru saja dihadapi adalah
menyesuaikan diri dengan orang yang berbeda. Istilah yang kita gunakan untuk
menggambarkan tantangan ini adlah keaneragaman angkatan kerja. Sementaran
globalisasi memusatkan perhatian pada perbedaan-perbedaan antara orang dari
Negara-negara berbeda, keanekaragaman angkatan kerja ditujukan pada
perbedaan-perbedaan di antara kalangan orang di dalam Negara sendiri.

• MEMPERBAIKI KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS

Manajemen mutu total(TQM-total quality management), suatu filsafat


manajemen yang didorong oleh pencapaian kepuasan pelanggan secara konstan
lewat perbaikan sinambung atas semua proses organisasi.

Rekayasa ulang, mempertimbangkan kembali bagaimana pekerjaan bias


dilakukan dan organisasi distukturisasi seandainya kerja dan organisasi ini akan
diciptakan dari nol.

• MEMPERBAIKI KETERAMPILAN MENANGANI ORANG

• PEMBERIAN KUASA KEPADA ORANG

4
Empowerment, menempatkan karyawan dalam tanggung jawab mengenai apa
yang mereka kerjakan.

• BERHADAPAN DENGAN “TEMPORARINESS”

Mengelola, pada masa kini akan lebih akurat digambarkan sebagai kurun waktu
panjang dari perubahan berkelanjutan, yang sekali-sekali terganggu oleh kurun
waktu kemantapan yang pendek.

• MERANGSANG INOVASI DAN PERUBAHAN

Organisasi-organisasi yang berhasil harus mendorong inovasi dan menguasai


seni perubahan atau mereka akan menjadi calon-calon kepunahan. Kemenganga
akan mendatangi organisasi-organisasi yang mempertahankan kelenturan
mereka, terus memperbaiki mtu mereka, dan mengalahkan pesaing mereka di
pasar denga srus yang konstan dari produk-produk dan jasa yang inovatif.

• MEMPERBAIKI PERILAKU ETIS

• ATRAKSI MENDATANG : MENGEMBANGKAN SUATU MODEL OB

o SUATU IKHTISAR

Model: suatu abstraksi dari realitas, suatu perwakilan yang


disederhanakan dari suatu gejala dunia-nyata.

o VARIABEL BERGANTUNG

Suatu tanggapan yang dipengaruhi oleh sebuah variable bebas


(independen).

o PRODUKTIVITAS

Ukuran kinerja yang mencakup efisiensi dan evektivitas.

o KEMANGKIRAN

Tidak masuk kerja tanpa laporan.

o TINGKAT KELUAR-MASUKNYA KARYAWAN

Penarikan diri yang permanen secara sukarela atau tidak sukarela dari
organisasi.

o KEWARGANEGARAAN ORGANISASIONAL

5
Perilaku diskresioner yang bukan merupakan bagian dari persyaratan-
persyaratan jabatan formal seorang karyawan, meskipun demikian hal itu
mempromosikan pemfungsian efektif atas organisasi.

o KEPUASAN KERJA

Suatu sikap umum terhadap pekerjaan seseorang, selisih antara


banyaknya ganjaran yang diterima seorang pekerja dan banyaknya yang
mereka yakini seharusnya mereka terima.

o VARIABEL BEBAS

Sebab yang diandaikan sebelumnya dari beberapa perubahan dalam


variabel bergantung.

− Variabel tingkat individual

− Variabel tingkat-kelompok

− Variabel tingkat-sistem organisasi