ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI DALAM TAJUK RENCANA Digunakan untuk memenuhi tugas mata kuliah Kajian Wacan

dengan dosen pengampu Yayuk Eni Rahayu, M. Hum. Oleh Hamdan Nugroho (07201241024 ) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010 Tajuk Rencana Kondisi ´Daruratµ Hukum Tanggal 20 Oktober 2009. Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dilantik sebagai presiden-wapres. Usia pemerintahan kini menginjak enam bulan. Dalam enam bulan pemerintahan ini, situasi bangsa terus diwarnai kegaduhan politik yang tak kunjung reda. Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah. Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi pasca-pemberhentian Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji. Susno melakukan safari politik ke sejumlah lembaga, termasuk DPR dan Satuan Tugas Pemberhentian Mafia Hukum. Ia pun mengungkapkan berbagai skandal di lingkungan Mabes Polri atau pun di DIrektorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Sejumlah orang tersengat oleh nyanyian Susno. Tersebutlah nama

polisi. bagaimana mungkin seorang hakim mengundang terdakwa ke rumahnya? Pengakuan itu semakin menginformasikan kepada kita betapa hancurnya sistem hokum dan moralitas para penegak hukum. advokat Haposan Panggabean. Untuk mengatasi itu semua. Belakangan menjuat pula nama Sjahril Djohan yang disebut Susno sebagai ´Mister Xµ yang disebutnya pula sebagai tokoh yang bisa mengatur perkara. dan hakim akan diatasi. Minggu. . Ia mengusulkan kepada Mahkamah Agung untuk mencontoh Georgia dengan memecat semua hakim yang terindikasi dan terbukti korupsi dan sesegara mungkin menyeleksi hakim-hakim baru. Dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah. memerintahkan panitera menjemput dan mengantarkan Gayus yang sedang berperkara di Pengadilan Negeri Tangerang. Masalahnya. mengundang terdakwa Gayus ke rumah Asnun. dan ketiga menerima dana Rp 50 juta dari asnun. pengusaha Andi Kosasih. Pengakuan itu memunculkan pertanyaan. Kedua. bagaimana sakit kronisnya dunia peradilan kita yang melibatkan terdakwa. advokat. Terakhir kali. Busyro pun menyebutkan tiga kesalahan yang dilakukan Asnun. hakim Asnun mengaku telah menerima Rp 50 juta dari Gayus. pengakuan mengejutkan muncul dari Ketua Majelis Hakim Muhtadi Asnun yang menangani perkara Gayus Tambunan. Pertama.pegawai pajak Gayus Tambunan. Sejumlah aktivis mendeklarasikan situasi darurat mafia hukum di negeri. jaksa. Apakah cukup dengan legal formal yang selama ini dijalani dan tak menimbulkan efek jera? Menarik apa yang dikatakan Sekretaris Jenderal Transparency Internasional Indonesia Teten Masduki kepada harian ini. dibutuhkan kepemimpinan efektif yang berani melakukan terobosan. pengakuan Asnun itu menunjukkan menunjukkan potret riil sistem peradilan kita. Menurut penjelasan Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas.

1. Kata pemerintahan dalam kalimat ´Usia pemerintahan kini menginjak enam bulan. Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) terdapat dalam frase pemerintahan ini dalam kalimat ´Dalam enam bulan pemerintahan ini. Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dilantik sebagai presiden-wapres. Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). yaitu ´Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).µ merujuk kepada Tanggal 20 Oktober 2009. situasi bangsa terus diwarnai kegaduhan politik yang tak kunjung reda. bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. Usia pemerintahan kini menginjak enam bulan. Kata kini dalam kalimat ´Usia pemerintahan kini menginjak enam bulan. 2. Penggalan kata tersebut mengacu kepada kalimat selanjutnya.Analisis Kohesi Pafagraf ke-1 Tanggal 20 Oktober 2009. situasi bangsa terus diwarnai kegaduhan politik yang tak kunjung reda. Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) 1. Referensi Endoforik Kataforis (di dalam teks dan mengacu atau menunjuk pada hal-hal lain yang dijelaskan sesudahnya) terdapat dalam penggalan kata terus diwarnai kegaduhan politik yang tak kunjung reda. Pafagraf ke-2 Dalam enam bulan pemerintahan ini. 2. DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah.µ Kata tersebut merujuk kepada Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dalam paragraf sebelumnya. bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. DPR pun .µ merujuk kepada Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.

Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal ekuivalensi (keadaan yang sama. keadaan yang sebanding (selaras)) terdapat pada frase DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR dalam kalimat DPR pun membentuk ´Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah. situasi bangsa terus diwarnai kegaduhan politik yang tak kunjung reda. Ia pun mengungkapkan berbagai skandal di lingkungan Mabes Polri atau pun di DIrektorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. 2. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal repetisi (pengulangan) terdapat pada nama Susno dalam kalimat ´Susno melakukan safari politik ke . termasuk DPR dan Satuan Tugas Pemberhentian Mafia Hukum.µ Penggalan kalimat tersebut ekuivalen kepada paragraf sebelumnya. 1.membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah.· Frase tersebut merujuk kepada kalimat ´Usia pemerintahan kini menginjak enam bulan. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal ekuivalensi (keadaan yang sama.µ 3. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal repetisi (pengulangan) terdapat pada frase dalam enam bulan dalam kalimat ¶Dalam enam bulan pemerintahan ini. bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. 4. Pafagraf ke-3 Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi pasca-pemberhentian Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji.µ dalam paragraf yang sama.µ Frase tersebut ekuivalen kepada kalimat ´Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).µ dalam paragraf sebelumnya. Susno melakukan safari politik ke sejumlah lembaga. keadaan yang sebanding (selaras)) terdapat pada penggalan kalimat Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi dalam kalimat ´Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi pascapemberhentian Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji.

Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) terdapat dalam bentuk Ia dalam kalimat ´Ia pun mengungkapkan berbagai skandal di lingkungan Mabes Polri atau pun di DIrektorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Belakangan menjuat pula nama Sjahril Djohan yang disebut Susno sebagai ´Mister Xµ yang disebutnya pula sebagai tokoh yang bisa mengatur perkara. pengusaha Andi Kosasih. 3. Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) terdapat dalam bentuk nyanyian Susno dalam kalimat ´Sejumlah orang tersengat oleh nyanyian Susno. pengusaha Andi Kosasih.µ Bentuk tersebut merujuk kepada bagian paragraf sebelumnya.µ 2. advokat Haposan Panggabean. Pafagraf ke-4 Sejumlah orang tersengat oleh nyanyian Susno. Referensi Endoforik Kataforis (di dalam teks dan mengacu atau menunjuk pada hal-hal lain yang dijelaskan sesudahnya) terdapat dalam penggalan kata sejumlah orang. advokat Haposan Panggabean. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal repetisi (pengulangan) terdapat pada nama Susno dalam kalimat ´Sejumlah orang tersengat oleh nyanyian .sejumlah lembaga. Penggalan kata tersebut mengacu kepada kalimat selanjutnya.µ 3. yaitu ´Tersebutlah nama pegawai pajak Gayus Tambunan.µ Nama tersebut repetisi dari nama dalam kalimat ´Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi pascapemberhentian Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji. Belakangan menjuat pula nama Sjahril Djohan yang disebut Susno sebagai ¶Mister X· yang disebutnya pula sebagai tokoh yang bisa mengatur perkara.µ Bentuk tersebut merujuk kepada Komisaris Jenderal Susno Duadji dalam kalimat sebelumnya. termasuk DPR dan Satuan Tugas Pemberhentian Mafia Hukum. Tersebutlah nama pegawai pajak Gayus Tambunan. 1.

µ Nama tersebut repetisi dari nama dalam salah kalimat µTerakhir kali.µ Pafagraf ke-6 Busyro pun menyebutkan tiga kesalahan yang dilakukan Asnun. Pertama. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal repetisi (pengulangan) terdapat pada nama hakim Asnun dan Gayus dalam kalimat ´Menurut penjelasan Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas. hakim Asnun mengaku telah menerima Rp 50 juta dari Gayus.Susno. keadaan yang sebanding (selaras)) terdapat pada kalimat ´Terakhir kali. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal repetisi (pengulangan) terdapat pada nama Busyro dan Asnun dalam kalimat ´Busyro pun menyebutkan tiga kesalahan yang dilakukan Asnun. Pafagraf ke-5 Terakhir kali. hakim Asnun mengaku telah menerima Rp 50 juta dari Gayus. 1. 2. 2. pengakuan mengejutkan muncul dari Ketua Majelis Hakim Muhtadi Asnun yang menangani perkara Gayus Tambunan.µ Nama tersebut repetisi dari nama dalam salah satu kalimat yang terdapat dalam paragraf sebelumnya. Kedua.µ Kedua nama tersebut repetisi dari nama dalam salah satu kalimat yang terdapat dalam paragraf sebelumnya. 1. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal ekuivalensi (keadaan yang sama. yaitu ´Pertama.µ Kalimat tersebut ekuivalen kepada paragraf sebelumnya. pengakuan mengejutkan muncul dari Ketua Majelis Hakim Muhtadi Asnun yang menangani perkara Gayus Tambunan. dan ketiga menerima dana Rp 50 juta dari asnun. Menurut penjelasan Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas. mengundang terdakwa Gayus ke rumah Asnun. memerintahkan panitera menjemput dan mengantarkan Gayus . Elipsis (penghilangan/pelesapan) terdapat dalam dau kalimat. memerintahkan panitera menjemput dan mengantarkan Gayus yang sedang berperkara di Pengadilan Negeri Tangerang. pengakuan mengejutkan muncul dari Ketua Majelis Hakim Muhtadi Asnun yang menangani perkara Gayus Tambunan.

1.µ. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal hiponim (hubungan bagian atau isi) terdapat pada penggalan kalimat darurat mafia hukum dalam kalimat ´Sejumlah aktivis mendeklarasikan situasi darurat mafia hukum di negeri. Minggu. Masalahnya. Kedua kalimat tersebut menghilangkan subjeknya yaitu. dan hakim akan diatasi. bagaimana mungkin seorang hakim mengundang terdakwa ke rumahnya? Pengakuan itu semakin menginformasikan kepada kita betapa hancurnya sistem hokum dan moralitas para penegak hukum. Asnun. mengundang terdakwa Gayus ke rumah Asnun. Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) terdapat pada pengakuan Asnun itu dalam ketiga kalimat di paragraf tersebut. Apakah cukup dengan legal formal yang selama ini dijalani dan tak menimbulkan efek jera? 1. jaksa. Pafagraf ke-8 Sejumlah aktivis mendeklarasikan situasi darurat mafia hukum di negeri. bagaimana sakit kronisnya dunia peradilan kita yang melibatkan terdakwa. Pafagraf ke-7 Dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah. Kedua. Pafagraf ke-9 Menarik apa yang dikatakan Sekretaris Jenderal Transparency Internasional Indonesia Teten Masduki kepada harian ini.yang sedang berperkara di Pengadilan Negeri Tangeran.µ Penggalan kalimat tersebut berhiponim dari paragraf-paragraf sebelumnya. dan ketiga menerima dana Rp 50 juta dari asnun. pengakuan Asnun itu menunjukkan menunjukkan potret riil sistem peradilan kita. advokat. Pengakuan itu memunculkan pertanyaan. Frase tersebut merujuk kepada penjelasan dalam paragraf-pafagraf sebelumnya. polisi. Ia mengusulkan kepada Mahkamah Agung untuk mencontoh Georgia dengan memecat semua hakim yang terindikasi dan terbukti korupsi dan .

sesegara mungkin menyeleksi hakim-hakim baru. Kalimat pertama menyebutkan saat pelantikan dan kalimat kedua menyebutkan sudah seberapa lama cabinet berjalan.µ Bentuk tersebut merujuk kepada penjelasan permasalahan dalam paragraf-paragraf sebelumnya. 1. Untuk mengatasi itu semua. Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) terdapat dalam bentuk untuk mengatasi itu semua dalam kalimat ´Untuk mengatasi itu semua. Hubungan aditif waktu (beruntun)² Hubungan beruntun terlihat dalam paragraf tersebut. Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dilantik sebagai presiden-wapres. 2. Referensi Eksoforik (di luar teks) terdapat dalam bentuk harian ini dalam kalimat ´Menarik apa yang dikatakan Sekretaris Jenderal Transparency Internasional Indonesia Teten Masduki kepada harian ini.µ Bentuk tersebut merujuk kepada Sekretaris Jenderal Transparency Internasional Indonesia Teten Masduki dalam kalimat sebelumnya. Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) terdapat dalam bentuk Ia dalam kalimat ´Ia mengusulkan kepada Mahkamah Agung untuk mencontoh Georgia dengan memecat semua hakim yang terindikasi dan terbukti korupsi dan sesegara mungkin menyeleksi hakim-hakim baru. . dibutuhkan kepemimpinan efektif yang berani melakukan terobosan. dibutuhkan kepemimpinan efektif yang berani melakukan terobosan. Analisis Koherensi Pafagraf ke-1 Tanggal 20 Oktober 2009. 3.µ Bentuk tersebut merujuk kepada Surat Kabar Harian Kompas yang menerbitkan Tajuk Rencana ini. Usia pemerintahan kini menginjak enam bulan. Minggu.

µ Hubungan alasan-sebab² Sebabnya yaitu ´«Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). situasi bangsa terus diwarnai kegaduhan politik yang tak kunjung reda. termasuk DPR dan Satuan Tugas Pemberhentian Mafia Hukum. Hal khusus (spesifik) terlihat dalam terusannya. Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).µ Pafagraf ke-3 Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi pasca-pemberhentian Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji. Hubungan generik-spesifik² Hubungan ini terlihat dalam penggalan kata terus diwarnai kegaduhan politik yang merupakan generik (hal umum). DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah. bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah. bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. yaitu ´Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah. bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. Susno melakukan safari politik ke sejumlah lembaga. bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century.Pafagraf ke-2 Dalam enam bulan pemerintahan ini.µ Akibatnya yaitu ´DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century«µ Hubungan aditif waktu (simultan)² Hubungan simultan terlihat dalam bagian ´Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia pun mengungkapkan .

Kata sejumlah orang dijelaskan lebih rinci dalam kalimat-kalimat lainnya.berbagai skandal di lingkungan Mabes Polri atau pun di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Pafagraf ke-4 Sejumlah orang tersengat oleh nyanyian Susno. Kata perseteruan dijelaskan lebih rinci dalam kalimat-kalimat lainnya. advokat Haposan Panggabean. Pafagraf ke-5 Terakhir kali. Belakangan menjuat pula nama Sjahril Djohan yang disebut Susno sebagai ´Mister Xµ yang disebutnya pula sebagai tokoh yang bisa mengatur perkara. pengakuan mengejutkan muncul dari Ketua Majelis Hakim . Hubungan identifikasi² Hubungan identifikasi terlihat dalam paragraf ini. Tersebutlah nama pegawai pajak Gayus Tambunan. Belakangan menjuat pula nama Sjahril Djohan yang disebut Susno sebagai ´Mister Xµ yang disebutnya pula sebagai tokoh yang bisa mengatur perkara. Hubungan aditif waktu (beruntun)² Hubungan beruntun terlihat dalam kalimat ´Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi pasca-pemberhentian Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji.µ Hubungan beruntun itu ditunjukkan dengan kata pasca yang terdapat dalam kalimat tersebut. Hubungan identifikasi² Hubungan identifikasi terlihat dalam paragraf ini. pengusaha Andi Kosasih. pengusaha Andi Kosasih. Hubungan aditif waktu (beruntun)² Hubungan beruntun terlihat dalam kalimat ´Tersebutlah nama pegawai pajak Gayus Tambunan.µ Hubungan beruntun itu ditunjukkan dengan kata Belakangan yang terdapat dalam kalimat tersebut. advokat Haposan Panggabean.

Pafagraf ke-6 Busyro pun menyebutkan tiga kesalahan yang dilakukan Asnun. Menurut penjelasan Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas. . dan ketiga menerima dana Rp 50 juta dari asnun.µ. memerintahkan panitera menjemput dan mengantarkan Gayus yang sedang berperkara di Pengadilan Negeri Tangerang. Yaitu kalimat ´Menurut penjelasan Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas. hakim Asnun mengaku telah menerima Rp 50 juta dari Gayus.µ. dan ketiga menerima dana Rp 50 juta dari asnun. mengundang terdakwa Gayus ke rumah Asnun. hakim Asnun mengaku telah menerima Rp 50 juta dari Gayus. Kedua. Hubungan amplikatif² Terdapat kalimat yang memperkuat atau memperjelas kalimat lainnya. memerintahkan panitera menjemput dan mengantarkan Gayus yang sedang berperkara di Pengadilan Negeri Tangerang.µ memperjelas kalimat ´Busyro pun menyebutkan tiga kesalahan yang dilakukan Asnun.µ Hubungan beruntun itu ditunjukkan dengan kata terakhir kali yang terdapat dalam kalimat tersebut. Kedua. hakim Asnun mengaku telah menerima Rp 50 juta dari Gayus.µ memperjelas kalimat ´Menurut penjelasan Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas. Pertama. mengundang terdakwa Gayus ke rumah Asnun. Yaitu dua kalimat tersebut ´Pertama. Hubungan amplikatif² Terdapat dua kalimat yang memperkuat atau memperjelas kalimat lainnya. Hubungan aditif waktu (beruntun)² Hubungan beruntun terlihat dalam kalimat ´Terakhir kali.Muhtadi Asnun yang menangani perkara Gayus Tambunan. pengakuan mengejutkan muncul dari Ketua Majelis Hakim Muhtadi Asnun yang menangani perkara Gayus Tambunan.

Pafagraf ke-7 Dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah. polisi.µ Akibat terdapat dalam ´«pengakuan Asnun itu menunjukkan menunjukkan potret riil sistem peradilan kita. Masalahnya. advokat. polisi. bagaimana sakit kronisnya dunia peradilan kita yang melibatkan terdakwa.µ Pafagraf ke-9 Menarik apa yang dikatakan Sekretaris Jenderal Transparency Internasional Indonesia Teten Masduki kepada harian ini. Minggu. pengakuan Asnun itu menunjukkan menunjukkan potret riil sistem peradilan kita. Pengakuan itu memunculkan pertanyaan. Apakah cukup dengan legal formal yang selama ini dijalani dan tak menimbulkan efek jera? Hubungan sarana-hasil² Sarana terdapat dalam ´«dengan legal formal yang selama ini dijalani dan tak menimbulkan efek jera?µ Hasil terdapat dalam ´Masalahnya. bagaimana mungkin seorang hakim mengundang terdakwa ke rumahnya? Pengakuan itu semakin menginformasikan kepada kita betapa hancurnya sistem hukum dan moralitas para penegak hukum. jaksa. advokat. jaksa. dan hakim akan diatasi. bagaimana sakit kronisnya dunia peradilan kita yang melibatkan terdakwa. Hubungan sebab-akibat² Sebab terdapat dalam ´Pengakuan itu memunculkan pertanyaan. dan hakim akan diatasi. bagaimana mungkin seorang hakim mengundang terdakwa ke rumahnya? Pengakuan itu semakin menginformasikan kepada kita betapa hancurnya sistem hukum dan moralitas para penegak hukum. Ia mengusulkan kepada Mahkamah Agung untuk mencontoh Georgia .µ Pafagraf ke-8 Sejumlah aktivis mendeklarasikan situasi darurat mafia hukum di negeri.

dibutuhkan kepemimpinan efektif yang berani melakukan terobosan. .dengan memecat semua hakim yang terindikasi dan terbukti korupsi dan sesegara mungkin menyeleksi hakim-hakim baru. Untuk mengatasi itu semua.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful