P. 1
Analisa Koherensi Dan Kohesi Pada Tajuk Rencana

Analisa Koherensi Dan Kohesi Pada Tajuk Rencana

|Views: 342|Likes:
Dipublikasikan oleh Muhammad Arif

More info:

Published by: Muhammad Arif on Dec 05, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2013

pdf

text

original

ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI DALAM TAJUK RENCANA Digunakan untuk memenuhi tugas mata kuliah Kajian Wacan

dengan dosen pengampu Yayuk Eni Rahayu, M. Hum. Oleh Hamdan Nugroho (07201241024 ) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010 Tajuk Rencana Kondisi ´Daruratµ Hukum Tanggal 20 Oktober 2009. Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dilantik sebagai presiden-wapres. Usia pemerintahan kini menginjak enam bulan. Dalam enam bulan pemerintahan ini, situasi bangsa terus diwarnai kegaduhan politik yang tak kunjung reda. Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah. Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi pasca-pemberhentian Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji. Susno melakukan safari politik ke sejumlah lembaga, termasuk DPR dan Satuan Tugas Pemberhentian Mafia Hukum. Ia pun mengungkapkan berbagai skandal di lingkungan Mabes Polri atau pun di DIrektorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Sejumlah orang tersengat oleh nyanyian Susno. Tersebutlah nama

polisi. advokat. jaksa. Untuk mengatasi itu semua. Kedua. Menurut penjelasan Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas. bagaimana sakit kronisnya dunia peradilan kita yang melibatkan terdakwa. Apakah cukup dengan legal formal yang selama ini dijalani dan tak menimbulkan efek jera? Menarik apa yang dikatakan Sekretaris Jenderal Transparency Internasional Indonesia Teten Masduki kepada harian ini. mengundang terdakwa Gayus ke rumah Asnun. hakim Asnun mengaku telah menerima Rp 50 juta dari Gayus. Pertama. Pengakuan itu memunculkan pertanyaan. Minggu. advokat Haposan Panggabean. Belakangan menjuat pula nama Sjahril Djohan yang disebut Susno sebagai ´Mister Xµ yang disebutnya pula sebagai tokoh yang bisa mengatur perkara. Ia mengusulkan kepada Mahkamah Agung untuk mencontoh Georgia dengan memecat semua hakim yang terindikasi dan terbukti korupsi dan sesegara mungkin menyeleksi hakim-hakim baru. Dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah. . Masalahnya. pengakuan mengejutkan muncul dari Ketua Majelis Hakim Muhtadi Asnun yang menangani perkara Gayus Tambunan. dan hakim akan diatasi. pengusaha Andi Kosasih. pengakuan Asnun itu menunjukkan menunjukkan potret riil sistem peradilan kita. Terakhir kali. dibutuhkan kepemimpinan efektif yang berani melakukan terobosan.pegawai pajak Gayus Tambunan. Sejumlah aktivis mendeklarasikan situasi darurat mafia hukum di negeri. Busyro pun menyebutkan tiga kesalahan yang dilakukan Asnun. dan ketiga menerima dana Rp 50 juta dari asnun. bagaimana mungkin seorang hakim mengundang terdakwa ke rumahnya? Pengakuan itu semakin menginformasikan kepada kita betapa hancurnya sistem hokum dan moralitas para penegak hukum. memerintahkan panitera menjemput dan mengantarkan Gayus yang sedang berperkara di Pengadilan Negeri Tangerang.

DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah. bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. 2. Kata kini dalam kalimat ´Usia pemerintahan kini menginjak enam bulan.µ merujuk kepada Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.Analisis Kohesi Pafagraf ke-1 Tanggal 20 Oktober 2009. 2. Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 1. Pafagraf ke-2 Dalam enam bulan pemerintahan ini.µ Kata tersebut merujuk kepada Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dalam paragraf sebelumnya. yaitu ´Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).µ merujuk kepada Tanggal 20 Oktober 2009. bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. situasi bangsa terus diwarnai kegaduhan politik yang tak kunjung reda. Penggalan kata tersebut mengacu kepada kalimat selanjutnya. Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) 1. situasi bangsa terus diwarnai kegaduhan politik yang tak kunjung reda. Usia pemerintahan kini menginjak enam bulan. Referensi Endoforik Kataforis (di dalam teks dan mengacu atau menunjuk pada hal-hal lain yang dijelaskan sesudahnya) terdapat dalam penggalan kata terus diwarnai kegaduhan politik yang tak kunjung reda. Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) terdapat dalam frase pemerintahan ini dalam kalimat ´Dalam enam bulan pemerintahan ini. Kata pemerintahan dalam kalimat ´Usia pemerintahan kini menginjak enam bulan. Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dilantik sebagai presiden-wapres. DPR pun .

Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal ekuivalensi (keadaan yang sama. 1. bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. Pafagraf ke-3 Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi pasca-pemberhentian Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji.µ 3.µ dalam paragraf sebelumnya.· Frase tersebut merujuk kepada kalimat ´Usia pemerintahan kini menginjak enam bulan. keadaan yang sebanding (selaras)) terdapat pada penggalan kalimat Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi dalam kalimat ´Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi pascapemberhentian Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal ekuivalensi (keadaan yang sama. termasuk DPR dan Satuan Tugas Pemberhentian Mafia Hukum. 2. 4. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal repetisi (pengulangan) terdapat pada frase dalam enam bulan dalam kalimat ¶Dalam enam bulan pemerintahan ini.µ dalam paragraf yang sama.µ Penggalan kalimat tersebut ekuivalen kepada paragraf sebelumnya. situasi bangsa terus diwarnai kegaduhan politik yang tak kunjung reda. Ia pun mengungkapkan berbagai skandal di lingkungan Mabes Polri atau pun di DIrektorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Susno melakukan safari politik ke sejumlah lembaga. keadaan yang sebanding (selaras)) terdapat pada frase DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR dalam kalimat DPR pun membentuk ´Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah.membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal repetisi (pengulangan) terdapat pada nama Susno dalam kalimat ´Susno melakukan safari politik ke .µ Frase tersebut ekuivalen kepada kalimat ´Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Belakangan menjuat pula nama Sjahril Djohan yang disebut Susno sebagai ´Mister Xµ yang disebutnya pula sebagai tokoh yang bisa mengatur perkara. Belakangan menjuat pula nama Sjahril Djohan yang disebut Susno sebagai ¶Mister X· yang disebutnya pula sebagai tokoh yang bisa mengatur perkara. Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) terdapat dalam bentuk nyanyian Susno dalam kalimat ´Sejumlah orang tersengat oleh nyanyian Susno. 3. termasuk DPR dan Satuan Tugas Pemberhentian Mafia Hukum.µ Bentuk tersebut merujuk kepada bagian paragraf sebelumnya. yaitu ´Tersebutlah nama pegawai pajak Gayus Tambunan.sejumlah lembaga.µ 2. pengusaha Andi Kosasih. 1. Referensi Endoforik Kataforis (di dalam teks dan mengacu atau menunjuk pada hal-hal lain yang dijelaskan sesudahnya) terdapat dalam penggalan kata sejumlah orang. advokat Haposan Panggabean. Tersebutlah nama pegawai pajak Gayus Tambunan. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal repetisi (pengulangan) terdapat pada nama Susno dalam kalimat ´Sejumlah orang tersengat oleh nyanyian . advokat Haposan Panggabean.µ 3. Pafagraf ke-4 Sejumlah orang tersengat oleh nyanyian Susno.µ Bentuk tersebut merujuk kepada Komisaris Jenderal Susno Duadji dalam kalimat sebelumnya.µ Nama tersebut repetisi dari nama dalam kalimat ´Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi pascapemberhentian Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji. Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) terdapat dalam bentuk Ia dalam kalimat ´Ia pun mengungkapkan berbagai skandal di lingkungan Mabes Polri atau pun di DIrektorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. pengusaha Andi Kosasih. Penggalan kata tersebut mengacu kepada kalimat selanjutnya.

µ Pafagraf ke-6 Busyro pun menyebutkan tiga kesalahan yang dilakukan Asnun.µ Kalimat tersebut ekuivalen kepada paragraf sebelumnya. Pertama. Elipsis (penghilangan/pelesapan) terdapat dalam dau kalimat.µ Nama tersebut repetisi dari nama dalam salah satu kalimat yang terdapat dalam paragraf sebelumnya. hakim Asnun mengaku telah menerima Rp 50 juta dari Gayus. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal ekuivalensi (keadaan yang sama. pengakuan mengejutkan muncul dari Ketua Majelis Hakim Muhtadi Asnun yang menangani perkara Gayus Tambunan. 2. pengakuan mengejutkan muncul dari Ketua Majelis Hakim Muhtadi Asnun yang menangani perkara Gayus Tambunan. memerintahkan panitera menjemput dan mengantarkan Gayus . hakim Asnun mengaku telah menerima Rp 50 juta dari Gayus. 2. dan ketiga menerima dana Rp 50 juta dari asnun. keadaan yang sebanding (selaras)) terdapat pada kalimat ´Terakhir kali. Pafagraf ke-5 Terakhir kali.µ Nama tersebut repetisi dari nama dalam salah kalimat µTerakhir kali. pengakuan mengejutkan muncul dari Ketua Majelis Hakim Muhtadi Asnun yang menangani perkara Gayus Tambunan. yaitu ´Pertama.Susno. Kedua. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal repetisi (pengulangan) terdapat pada nama Busyro dan Asnun dalam kalimat ´Busyro pun menyebutkan tiga kesalahan yang dilakukan Asnun. 1. memerintahkan panitera menjemput dan mengantarkan Gayus yang sedang berperkara di Pengadilan Negeri Tangerang. 1. Menurut penjelasan Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas. mengundang terdakwa Gayus ke rumah Asnun. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal repetisi (pengulangan) terdapat pada nama hakim Asnun dan Gayus dalam kalimat ´Menurut penjelasan Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas.µ Kedua nama tersebut repetisi dari nama dalam salah satu kalimat yang terdapat dalam paragraf sebelumnya.

dan hakim akan diatasi. Apakah cukup dengan legal formal yang selama ini dijalani dan tak menimbulkan efek jera? 1. pengakuan Asnun itu menunjukkan menunjukkan potret riil sistem peradilan kita. Kedua. Pafagraf ke-8 Sejumlah aktivis mendeklarasikan situasi darurat mafia hukum di negeri. Pafagraf ke-9 Menarik apa yang dikatakan Sekretaris Jenderal Transparency Internasional Indonesia Teten Masduki kepada harian ini. Pengakuan itu memunculkan pertanyaan. Asnun. 1. Minggu. bagaimana mungkin seorang hakim mengundang terdakwa ke rumahnya? Pengakuan itu semakin menginformasikan kepada kita betapa hancurnya sistem hokum dan moralitas para penegak hukum. advokat. mengundang terdakwa Gayus ke rumah Asnun. Kedua kalimat tersebut menghilangkan subjeknya yaitu.yang sedang berperkara di Pengadilan Negeri Tangeran. jaksa.µ. Frase tersebut merujuk kepada penjelasan dalam paragraf-pafagraf sebelumnya. Kohesi leksikal atau perpaduan leksikal hiponim (hubungan bagian atau isi) terdapat pada penggalan kalimat darurat mafia hukum dalam kalimat ´Sejumlah aktivis mendeklarasikan situasi darurat mafia hukum di negeri. bagaimana sakit kronisnya dunia peradilan kita yang melibatkan terdakwa. Masalahnya. dan ketiga menerima dana Rp 50 juta dari asnun. polisi.µ Penggalan kalimat tersebut berhiponim dari paragraf-paragraf sebelumnya. Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) terdapat pada pengakuan Asnun itu dalam ketiga kalimat di paragraf tersebut. Pafagraf ke-7 Dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah. Ia mengusulkan kepada Mahkamah Agung untuk mencontoh Georgia dengan memecat semua hakim yang terindikasi dan terbukti korupsi dan .

Kalimat pertama menyebutkan saat pelantikan dan kalimat kedua menyebutkan sudah seberapa lama cabinet berjalan. Referensi Eksoforik (di luar teks) terdapat dalam bentuk harian ini dalam kalimat ´Menarik apa yang dikatakan Sekretaris Jenderal Transparency Internasional Indonesia Teten Masduki kepada harian ini. Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) terdapat dalam bentuk untuk mengatasi itu semua dalam kalimat ´Untuk mengatasi itu semua.µ Bentuk tersebut merujuk kepada penjelasan permasalahan dalam paragraf-paragraf sebelumnya.µ Bentuk tersebut merujuk kepada Sekretaris Jenderal Transparency Internasional Indonesia Teten Masduki dalam kalimat sebelumnya. . 1.sesegara mungkin menyeleksi hakim-hakim baru.µ Bentuk tersebut merujuk kepada Surat Kabar Harian Kompas yang menerbitkan Tajuk Rencana ini. Referensi Endoforik Anaforis (di dalam teks dan telah disebutkan sebelumnya) terdapat dalam bentuk Ia dalam kalimat ´Ia mengusulkan kepada Mahkamah Agung untuk mencontoh Georgia dengan memecat semua hakim yang terindikasi dan terbukti korupsi dan sesegara mungkin menyeleksi hakim-hakim baru. Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dilantik sebagai presiden-wapres. Hubungan aditif waktu (beruntun)² Hubungan beruntun terlihat dalam paragraf tersebut. Analisis Koherensi Pafagraf ke-1 Tanggal 20 Oktober 2009. Usia pemerintahan kini menginjak enam bulan. 2. 3. Untuk mengatasi itu semua. dibutuhkan kepemimpinan efektif yang berani melakukan terobosan. dibutuhkan kepemimpinan efektif yang berani melakukan terobosan. Minggu.

DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah. bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah.µ Pafagraf ke-3 Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi pasca-pemberhentian Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji.Pafagraf ke-2 Dalam enam bulan pemerintahan ini. termasuk DPR dan Satuan Tugas Pemberhentian Mafia Hukum.µ Hubungan alasan-sebab² Sebabnya yaitu ´«Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Susno melakukan safari politik ke sejumlah lembaga. Hubungan generik-spesifik² Hubungan ini terlihat dalam penggalan kata terus diwarnai kegaduhan politik yang merupakan generik (hal umum). situasi bangsa terus diwarnai kegaduhan politik yang tak kunjung reda. bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. Ia pun mengungkapkan . Hal khusus (spesifik) terlihat dalam terusannya. Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). yaitu ´Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century.µ Akibatnya yaitu ´DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century«µ Hubungan aditif waktu (simultan)² Hubungan simultan terlihat dalam bagian ´Seusai perseteruan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). bangsa ini heboh dengan kasus Bank Century. DPR pun membentuk Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century yang hasil finalnya telah disampaikan kepada pemerintah.

Hubungan aditif waktu (beruntun)² Hubungan beruntun terlihat dalam kalimat ´Tersebutlah nama pegawai pajak Gayus Tambunan. Pafagraf ke-5 Terakhir kali. Hubungan identifikasi² Hubungan identifikasi terlihat dalam paragraf ini. Kata sejumlah orang dijelaskan lebih rinci dalam kalimat-kalimat lainnya. pengakuan mengejutkan muncul dari Ketua Majelis Hakim . Hubungan aditif waktu (beruntun)² Hubungan beruntun terlihat dalam kalimat ´Perseteruan di dalam internal kepolisian pun terjadi pasca-pemberhentian Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji. Belakangan menjuat pula nama Sjahril Djohan yang disebut Susno sebagai ´Mister Xµ yang disebutnya pula sebagai tokoh yang bisa mengatur perkara. Kata perseteruan dijelaskan lebih rinci dalam kalimat-kalimat lainnya. Belakangan menjuat pula nama Sjahril Djohan yang disebut Susno sebagai ´Mister Xµ yang disebutnya pula sebagai tokoh yang bisa mengatur perkara. pengusaha Andi Kosasih. pengusaha Andi Kosasih. Hubungan identifikasi² Hubungan identifikasi terlihat dalam paragraf ini.µ Hubungan beruntun itu ditunjukkan dengan kata pasca yang terdapat dalam kalimat tersebut. advokat Haposan Panggabean. advokat Haposan Panggabean. Tersebutlah nama pegawai pajak Gayus Tambunan. Pafagraf ke-4 Sejumlah orang tersengat oleh nyanyian Susno.µ Hubungan beruntun itu ditunjukkan dengan kata Belakangan yang terdapat dalam kalimat tersebut.berbagai skandal di lingkungan Mabes Polri atau pun di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Yaitu kalimat ´Menurut penjelasan Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas.µ memperjelas kalimat ´Menurut penjelasan Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas.Muhtadi Asnun yang menangani perkara Gayus Tambunan. memerintahkan panitera menjemput dan mengantarkan Gayus yang sedang berperkara di Pengadilan Negeri Tangerang.µ Hubungan beruntun itu ditunjukkan dengan kata terakhir kali yang terdapat dalam kalimat tersebut. hakim Asnun mengaku telah menerima Rp 50 juta dari Gayus. pengakuan mengejutkan muncul dari Ketua Majelis Hakim Muhtadi Asnun yang menangani perkara Gayus Tambunan. hakim Asnun mengaku telah menerima Rp 50 juta dari Gayus. memerintahkan panitera menjemput dan mengantarkan Gayus yang sedang berperkara di Pengadilan Negeri Tangerang. hakim Asnun mengaku telah menerima Rp 50 juta dari Gayus. Kedua. Kedua. Menurut penjelasan Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas.µ. dan ketiga menerima dana Rp 50 juta dari asnun. mengundang terdakwa Gayus ke rumah Asnun. Hubungan amplikatif² Terdapat kalimat yang memperkuat atau memperjelas kalimat lainnya. Pafagraf ke-6 Busyro pun menyebutkan tiga kesalahan yang dilakukan Asnun. dan ketiga menerima dana Rp 50 juta dari asnun. Hubungan aditif waktu (beruntun)² Hubungan beruntun terlihat dalam kalimat ´Terakhir kali. .µ.µ memperjelas kalimat ´Busyro pun menyebutkan tiga kesalahan yang dilakukan Asnun. Pertama. Hubungan amplikatif² Terdapat dua kalimat yang memperkuat atau memperjelas kalimat lainnya. mengundang terdakwa Gayus ke rumah Asnun. Yaitu dua kalimat tersebut ´Pertama.

jaksa. Hubungan sebab-akibat² Sebab terdapat dalam ´Pengakuan itu memunculkan pertanyaan. polisi. dan hakim akan diatasi. advokat. bagaimana sakit kronisnya dunia peradilan kita yang melibatkan terdakwa. bagaimana sakit kronisnya dunia peradilan kita yang melibatkan terdakwa. Ia mengusulkan kepada Mahkamah Agung untuk mencontoh Georgia . jaksa. Minggu. bagaimana mungkin seorang hakim mengundang terdakwa ke rumahnya? Pengakuan itu semakin menginformasikan kepada kita betapa hancurnya sistem hukum dan moralitas para penegak hukum. polisi.µ Pafagraf ke-9 Menarik apa yang dikatakan Sekretaris Jenderal Transparency Internasional Indonesia Teten Masduki kepada harian ini.µ Akibat terdapat dalam ´«pengakuan Asnun itu menunjukkan menunjukkan potret riil sistem peradilan kita. bagaimana mungkin seorang hakim mengundang terdakwa ke rumahnya? Pengakuan itu semakin menginformasikan kepada kita betapa hancurnya sistem hukum dan moralitas para penegak hukum. pengakuan Asnun itu menunjukkan menunjukkan potret riil sistem peradilan kita. dan hakim akan diatasi. Masalahnya. Pengakuan itu memunculkan pertanyaan. advokat.µ Pafagraf ke-8 Sejumlah aktivis mendeklarasikan situasi darurat mafia hukum di negeri. Apakah cukup dengan legal formal yang selama ini dijalani dan tak menimbulkan efek jera? Hubungan sarana-hasil² Sarana terdapat dalam ´«dengan legal formal yang selama ini dijalani dan tak menimbulkan efek jera?µ Hasil terdapat dalam ´Masalahnya.Pafagraf ke-7 Dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah.

dengan memecat semua hakim yang terindikasi dan terbukti korupsi dan sesegara mungkin menyeleksi hakim-hakim baru. dibutuhkan kepemimpinan efektif yang berani melakukan terobosan. Untuk mengatasi itu semua. .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->