P. 1
Pengantar bisnis smt 1

Pengantar bisnis smt 1

|Views: 13,071|Likes:
Dipublikasikan oleh El-Rasyied Harun Kurnia Ali
www.ketinggalan.wordpress.com
www.ketinggalan.wordpress.com

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: El-Rasyied Harun Kurnia Ali on Dec 06, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/04/2016

pdf

text

original

PENGANTAR BISNIS

SEMESTER I PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

SALMAN ALFARISY TOTALIA NIP. 132 318 386

Penghitungan Nilai
NILAI AKHIR= (1 X K)+(2 X T)+(2XM)+(3XU) 8 KET: K = KUIS T = TUGAS M = MID SEMESTER U = UJIAN SEMESTER

pedoman penilaian
PEDOMAN PENILAIAN HASIL BELAJAR MAHASISWA UNS SOLO SKOR SKALA 100 87-100 84-86 81-83 77-80 74-76 70-73 66-69 63-65 60-62 55-59 50-54 45-49 40-44 0-39 LAMBANG ANGKA 4,00 3,75 3,50 3,25 3,00 2,75 2,50 2,25 2,00 1,75 1,50 1,25 1,00 0,00 D E KURANG GAGAL C CUKUP B BAIK NILAI DALAM SKALA 5 LAMBANG HURUF A ARTI LAMBANG SANGAT BAIK

MATERI KULIAH PENGANTAR BISNIS
1. Ruang lingkup bisnis: - pengertian & latar belakang - klasifikasi bisnis - bisnis modern-konvensional modernBadan usaha – perusahaan - pengertian - perbedaan BU-Perusahaan BU- klasifikasi Pemilihan lokasi perusahaan - lokasi bisnis; tempat kediaman-tempat kedudukan kediaman- pemilihan lokasi perusahaan Tanggung jawab sosial bisnis - tanggung jawab bisnis - etika bisnis - gerakan konsumerisme Perdagangan - pengertian - peranan perdagangan - perkembangan perdagangan - tugas-tugas perdagangan tugasJual beli - pengertian - proses terjadinya jual beli - macam-macam jual beli macam-

2.

3.

4.

5.

6.

literature
Buchari Alma, 1999. Pengantar Bisnis. Bandung: Alfabeta ___________,1997. Dasar-dasar Bisnis dan pemasaran. Bandung: Alfabeta Pandji Anoraga dan Djoko Sudantoko, 2002: Koperasi, Kewirausahaan dan Usaha Kecil. Jakarta: Rineka Cipta Basu Swasta, 1999. Pengantar Bisnis Modern (Pengantar Ekonomi Perusahaan Modern). Yogyakarta: Liberty Bertens. K, 2000. Pengantar Etika Bisnis. Jakarta: Kanisius Indriyo Gito Sudarmo, 2003. Pengantar Bisnis. Yogyakarta: BPFE Suryana, 2003. Kewirausahaan; Pedoman praktis, Kiat dan Usaha Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat.

Selamat

Menikmati ... Artinya: “selamat menikmati ...”

LATAR BELAKANG
PERTUMBUHAN PENDUDUK

KESEMPATAN KERJA MINIMUM

PENGANGGURAN MENINGKAT

INVESTASI DAN SAVING MINIMUM

BISNIS WIRAUSAHA WIRASAWASTA

KRIMINALITAS TINGGI

NEEDS AND WANTS TIDAK TERBATAS

PENGERTIAN BISNIS MEMUAT 4 ASPEK:
1. 2. 3. 4. Suatu Kegiatan Usaha Menghasilkan Barang dan Jasa Mendapatkan Laba Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

BISNIS DAN RUANG LINGKUPNYA
BISNIS BISNIS “BUSSINESS” (ENGLISH) IDENTIK DENGAN “FIRM” : GOODS AND SERVICES “BISNIS” atau “PERUSAHAAN” (INDONESIA)

BISNIS ADALAH SUATU KEGIATAN USAHA INDIVIDU YANG TERORGANISIR UNTUK MENGHASILKAN & MENJUAL BARANG DAN JASA GUNA MENDAPATKAN KEUNTUNGAN DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN MASYARAKAT. (HUGHES & KAPOOR) BISNIS ADALAH SUATU LEMBAGA YANG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA YANG DIBUTUHKAN OLEH MASYARAKAT ( BROWN & POTRELLO)

TUJUAN BISNIS
1.

TUJUAN EKONOMI; MEMPEROLEH KEUNTUNGAN 2. TUJUAN SOSIAL; MEMENUHI KEBUTUHAN DAN KEINGINAN MASYARAKAT

21 Orang Tewas Berebut Zakat (Pasuruan,15 Sept 08)

Laba Sangat Penting Baik Bagi Bisnis Sendiri Maupun Bagi Pemerintah, Yaitu :
1. 2. 3. 4. Laba (7an bisnis) untuk tetap survive Laba sebagai insentif / motivator agar bekerja lebih efisien dan semangat Laba merupakan standart perbandingan dengan bisnis lain Laba merupakan pendapatan dari pemerintah
PROFIT NAIK TASK NAIK

Barang Jasa Labour Energy

PNDAPATAN PMTH NAIK

KLASIFIKASI BISNIS
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. USAHA PERTANIAN PRODUKSI BAHAN MENTAH PABRIK / MANUFAKTUR KONSTRUKSI PERDAGANGAN ; BESAR – KECIL TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI FINANSIAL, ASURANSI, REAL ESTATE USAHA JASA USAHA YANG DILAKUKAN OLEH PEMERINTAH ; BUMN, BUMD

BISNIS DIANGGAP SEBAGAI BENTUK EKONOMI. BENTUK EKONOMI BISNIS DIKELOMPOKKAN SEBAGAI BERIKUT
1. BISNIS HORISONTAL (HORISONTAL BUSINESS) SUATU BISNIS YANG MENKHUSUSKAN DIRI PADA BISNIS TUNGGAL. EX: PERUSAHAAN ROTI-------MEMBUAT ROTI 2. BISNIS VERTIKAL (VERTICAL BUSSINESS) MENGGABUNGKAN 2/LEBIH AKTIVITAS YANG BERHUBUNGAN SECARA VERTIKAL EX: PERUSAHAAN ROTI ; MEMBUAT ROTI DAN PRODUKSI GANDUM 3. BISNIS KONGLOMERAT BISNIS YANG MENGGABUNGKAN SEJUMLAH AKTIVITAS YANG TIDAK BERHUBUNGAN EX: PERUSAHAAN ROTI JUGA MELAKUKAN BISNIS KEUANGAN

SIKLUS BISNIS
1. Fase Depresi perkenalan; - D<S - Surplus Inventory - Underemployment menuju

2. Fase Perbaikan / Pemulihan pertumbuhan -D S - Inventory turun - Tenaga Kerja Naik

SIKLUS BISNIS
3. Fase Pertumbuhan kedewasaan; - D>S atau D=S - ”BOOMING” - Fullemployment - Inventory Turun 4. Fase Resesi kemunduran; -D - Underemployment - Dlm jangka waktu ttt mengarah pada depresi

SIKLUS KEHIDUPAN PRODUK
Volume Penjualan

Rupiah

Volume Penjualan

Perkenalan

Kemunduran Pertumbuhan Kedewasaan Laba

Waktu

Gb : Kurva volume penjualan dan kurva margin laba dalam hubungannya dengan siklus kehidupan produk.(product life cycle)

PROSES BISNIS
Menurut Crown Dirgantoro: 2002

INPUT

TRANSFORM

OUTPUT

BISNIS DAN KEBERUNTUNGAN

“ LUCK IS A PART OF MANAGEMENT OR BUSSINESS”

CIRI-CIRI PRODUKSI DEWASA INI
-

Mekanisasi Usaha Besar-besaran Proses Ban Berjalan Typisasi Normalisasi Standarisasi Spesialisasi Otomatisasi

RESIKO BISNIS
1. 2. 3. 4.

Perubahan Permintaan; selera, model Perubahan Konjungtur; ramai, lesu Persaingan Lain-lain; - Perkemb. Teknologi - Peraturan Baru Pemerintah - Pencurian, Kecelakaan - Perang, Bencana Alam

TREND BISNIS MASA DEPAN
- KESEHATAN EX: Fitness Center - Hiburan, Rekreasi - Jasa Pelayanan - Usaha Pemberi Kemudahan

Nilai Tambah Dari Produksi
Kegunaan Bentuk (Form Utility) Kegunaan Tempat (Place Utility) Kegunaan Waktu (Time Utility) Kegunaan Milik (Ownwership Utility)

BENTUK BISNIS SECARA UMUM
1. BISNIS KECIL / USAHA INFORMAL 2. BISNIS BESAR / BISNIS MODERN

1. BISNIS KECIL / INFORMAL
Menurut Small Bussiness administration: Pabrik dg beberapa karyawan Usaha grosir dg jumlah penjualan kurang dari 200.000 US DOLAR setahun Usaha toko eceran, perusahaan konstruksi, usaha jasa dg penghasilan kurang dari 50.000 US DOLAR Menurut Commitee For Economic Development: Manajemen secara bebas (pemilik sbg manajer) Modal berasal dari pemilik Daerah operasionalnya bersifat lokal

CIRI-CIRI BISNIS KECIL

Menurut Clifford M. Baumback Phd Manajer sebagai pemilik Sangat tergantung oleh pribadi seseorang Daerah operasinya bersifat lokal Permodalannya sangat tergantung pada sumber dari dalam bisnis

CIRI CIRI SEKTOR BISNIS / USAHA INFORMAL
1. 2. 3. 4. 5. 6. KEGIATAN USAHA TIDAK TERORGANISSASI DENGAN BAIK BELUM MEMPUNYAI IZIN YANG RESMI TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN SANGAT SEDERHANA MODAL DAN PERPUTARANNYA SANGAT KECIL PENDIDIKAN FORMAL PEMILIK TIDAK PENTING USAHANYA BERSIFAT MANDIRI

KESIMPULAN DEFINISI BISNIS KECIL
MENURUT BUCHARI ALMA : 1992 BISNIS KECIL adalah “Suatu bisnis yang memiliki modal kecil, kegiatan usaha kecil, dan mempekerjakan beberapa orang karyawan”.

2. BISNIS BESAR / BISNIS MODERN
CIRI CIRI BISNIS BESAR: Manajer bukan pemilik Daerah operasionalnya bersifat regional atau nasional Organisasinya kompleks Pemilik tidak kenal karyawan Jarang mengalami kegagalan Manajemen spesialis

CIRICIRI-CIRI BISNIS MODERN
SPESIALISASI INTERDEPENDENCE PRODUKSI MASSAL / BESARBESARBESARAN DAN CONTINOUS DALAM BERBAGAI UKURAN

PERBEDAAN BISNIS BESAR-KECIL BESARASPEK Pengelola Struktur Organisasi %tase kegagalan Modal Pinjaman Daerah operasi KECIL Pemiliknya Sederhana, Tanpa Spesialisasi Relatif Tinggi Sulit Diperoleh Bersifat Lokal BESAR Manajer Profesional Kompleks, Spesialisasi Relatif Rendah Relatif Lebih Mudah Regional, Nasional

Bentuk Pemilikan Bisnis Di Indonesia
Perusahaan Perseorangan (PO) Firma (FA) Persekutuan Komanditer (CV) Perseroan Terbatas (PT) Koperasi Yayasan

Bentuk Pemilikan Bisnis Di USA
Sole Proprietorship (PO) General Partnership (CV) Corporations (Perseroan) Joint stock Companies Bussiness Trust Joint venture Cooperatives (Koperasi)

BADAN USAHA & PERUSAHAAN
ASPEK TUJUAN BADAN USAHA LABA PERUSAHAAN BERPRODUKSI

POSISI

INDUK DARI PERUSAHAAN

ALAT BADAN USAHA U/ MEMEPEROLEH LABA MEMENTINGKAN SEGI EKONOMIS

TEMPAT KEDIAMAN

MEMENTINGKAN SEGI YURIDIS

TEMPAT KEDUDUKAN & TEMPAT KEDIAMAN
1.TEMPAT KEDUDUKAN:
- FUNGSI ADMINISTRATIF

- TEMPAT “BERKANTOR” NYA BADAN USAHA

2.TEMPAT KEDIAMAN
- FUNGSI PRODUKTIF - TEMPAT PERUSAHAAN BEROPERASI - SERING DISEBUT DENGAN “PABRIK”

PEMILIHAN LOKASI PABRIK/TEMPAT KEDIAMAN

• Faktor Pemerintah tergantung peraturan pemerintah • Faktor Alam ex: teh di pegunungan • Faktor Sejarah ex: batik di solo jateng • Faktor Ekonomis a. Biaya Angkut b. Upah Buruh

FAKTOR BIAYA ANGKUT
B K

B: Bahan Baku K: Konsumen Di manakah lokasi pabrik yang paling tepat..........?

Untuk menetapkan lokasi yang tepat harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut: halBahan Baku tersedia tidak terbatas dan ada di manamanamana (UBIKUITAS MUTLAK). B P K Contoh : Perusahaan Gas Bahan Baku tersedia tidak terbatas tetapi berada di beberapa tempat (UBIKUITAS RELATIF). B P K Contoh : Perusahaan Genting Diperlukan bermacam-macam bahan yang terdapat di bermacamberbagi tempat. Bahan semuanya atau sebagian saja yang terpakai dlam proses produksi (ada ampas/tidak).

BAHAN BAKU = HASIL PRODUKSI
ON THE SCREEN...!!!!!!!!!!!!

FAKTOR UPAH BURUH
WEBER mengeluarkan “TEORI ISODAPANE” “ISO “; “sama” “DAPANE” ; “biaya” ISODAPANE adalah garis hayal yang ditarik di sekitar titik biaya angkut yang optimal.

P

: tempat biaya angkut paling optimal ( P<P1<P2)

P1 P2

P

AGLOMERASI - DEGLOMERASI
Aglomerasi adalah bergabungnya perusahaan ke dalam satu tempat, disebabkan tersedianya tanah, jalan baik, transportasi baik, sarana prasarana mudah,dll. Deglomerasi adalah terpencar-pencarnya terpencarletak perusahaan, disebabkan karena tanh mahal, ongkos upah mahal, persaingan tajam dan juga karena pengaruh alam.

Aglomerasi Membawa Kebaikan:
Bergabungnya industri-industri kecil industrimenjadi industri besar sehingg akan menurunkan biaya produksi Timbulnya perusahaan baru yang mengolah afval (ampas) Timbulnya perusahaan yang memberikan servis

TANGGUNG JAWAB BISNIS
TERHADAP KONSUMEN TERHADAP TENAGA KERJA TERHADAP ANTAR BISNIS TERHADAP INVESTOR

TERHADAP KONSUMEN
“Konsumen menginginkan produk yang berkualitas dan harga yang sesuai dengan daya beli langganan / konsumen”. KEMASAN; Jelas,menjelaskan produk ybs. Pemberian Servis dan garansi. Promosi/iklan di berbagai media. Iklan produk jangan terlalu berlebihan dan harus sesuai dengan produk yang diiklankan.

TERHADAP KARYAWAN
“Karyawan menginginkan agar perusahaan mampu membayar kompensasi yang layak bagi kehidupan mereka, jenjang karier & promosi jabatan”. Penarikan karyawan (rekruitment) Jujur dan sesuai dengan hasil seleksi yang telah dijalankan. Penghentian Karyawan (PHK) Harus diperhatikan serius krn tdk hanya menyangkut etika jg mslh

HUBUNGAN ANTAR BISNIS
“Diharapkan hubungan antar perusahaan terjadi persaingan yang sehat dan tidak merugikan / menghancurkan satu sama lain (simbiosis mutualisme)”. EX: Perubahan tenaga ahli, Persaingan harga

HUBUNGAN DENGAN INVESTOR
Pemberian informasi harus baik dan jujur kepada investor atau calon investor. Informasi yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya akan menjerumuskan investor atau calon investor. Kepercayaan sangat utama sehingga harus dijaga sebaik mungkin agar investor tetap menanamkan modalnya.

ETIKA
Secara etimologis etika berasal dari bahasa Yunani ; adat istiadat, akhlak, perasaan, sikap, cara berpikir. Etika juga berasal dari bahasa Perancis ; etiquette (dlm bhs Indonesia biasa diucapkan etiket) yang berarti cara bergaul, berperilaku yang baik. Etik adalah suatu studi mengenai yang benar dan yang salah, dan pilihan moral yang dilakukan oleh seseorang. Etika adalah tuntunan mengenai perilaku, sikap, tindakan yang diakui sehubungan dengan kegiatan manusia.

ETIKA & MORAL
Jadi : “Etika merupakan pola perilaku atau kebiasaan yang baik dan dapat diterima oleh lingkungan pergaulan seseorang atau organisasi tertentu”. (Desi Fernanda : 2003) “Moral adalah suatu semangat seseorang/organisasi yang dilandasi nilai - nilai tertentu sebagai sesuatu yang baik/buruk, shg bisa membedakan mana yang patut dilakukan atau tidak”.(Desi Fernanda : 2003)

ETIKA BISNIS
Etika bisnis merupakan penerapan tanggung jawab sosial suatu bisnis yang timbul dari dalam perusahaan itu sendiri. Etika diatas akan sangat berhubungan dengan Mitos-Mitos bisnis yang berkembang di dalam masyarakat.

MITOS – MITOS BISNIS
BISNIS IS BISNIS (BISNIS AMORAL)
BISNIS YANG BERETIKA

1. BISNIS IS BISNIS / BISNIS AMORAL
Dianggap tidak beretika karena: Melakukan segala kegiatannya hanya berorientasi untuk mencari laba yang sebesarsebesarbesarnya, sedangkan beretika adalah suatu upaya yang berhubungan dg moral. Cenderung menghalalkan segala cara dalam mengejar keuntungan.

Anggapan Yang Mendukung Bahwa Bisnis Adalah Tidak Beretika
Bisnis : permainan judi; mengutamakan kepentingan pribadi & selalu berupaya untuk menang. Bisnis penuh dengan persaingan, shg aturan bisnis berbeda dg aturan dlm kehidupan sosial. Orang yg mematuhi aturan moral di tengah persaingan ketat akan tersingkir shg menghalalkan segala cara.

2. BISNIS YANG BERETIKA / BERMORAL
Mitos yang mendukung bisnis adalah suatu kegiatan yang beretika / bermoral adalah sbb: Bisnis akan terhenti, jika orang yg terlibat dlm bisnis tdk bermoral, karena pelanggan tdk percaya lagi. Bisnis yg berhasil adalah bisnis yang mematuhi normanorma-norma, shg masyarakat menaruh kepercayaan. Bisnis mrpkn aktivitas yg penting dlm masyarakat, berlaku norma-norma dalam berhubungan dg normamanusia. Protes – protes konsumen yg tidak setuju dg adanya kegiatan bisnis yg tdk bermoral.

CITRA BISNIS
BISNIS MEMBUTUHKAN SIKAP & POLA KERJA YANG PROFESIONAL. DI LAIN PIHAK, BISNIS DIANGGAP SBG SUATU PROFESI YANG TIDAK LAGI LUHUR & CENDERUNG NEGATIF KARENA ULAH OKNUM TERTENTU.

PANDANGAN PANDANGAN BISNIS:
1.

PANDANGAN PRAKTIS–REALISTIS PRAKTIS–
MENEGASKAN TUJUAN POKOK BISNIS ADALAH MENCARI LABA. LABA MERUPAKAN SESUATU YG SAH KRN MERUPAKAN HARGA DIRI, RESIKO, MODAL, WAKTU, TENAGA & PIKIRAN YG DIPERTARUHKAN. SEHINGGA MENGHALALKAN SEGALA CARA ADALAH SESUATU YANG WAJAR; HAL INI MENJADIKAN CITRA BISNIS NEGATIF.

2. PANDANGAN IDEAL
BISNIS MERUPAKAN SUATU KEGIATAN DIANTARA MANUSIA; MEMPRODUKSI, MENJUAL & MEMBELI BRG / JASA. DASAR PEMIKIRAN : HUB TIMBAL BALIK YG SEIMBANG ANTARA PIHAK YG TERLIBAT. TUJUAN UTAMA : UNTUK MELAYANI KEPENTINGAN MASYARAKAT, LABA MERUPAKAN SIMBOL KEPERCAYAAN MASYARAKAT. MISI BISNIS : MENYEHATKAN TARAF HIDUP MASYARAKAT MELALUI PEMENUHAN KEBUTUHAN ; SCR JUJUR, BERKUALITAS DAN HARGA WAJAR. CITRA BAIK TERTANAM DI MASYARAKAT.

BENTUK BENTUK TANGGUNG JAWAB SOSIAL SUATU BISNIS
Pelaksanaan Hubungan Indrial Pancasila ( HIP) Dikenal sbg suatu Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) ; bukti dari penghargaan hak & kewajiban karyawan. Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) Penerapan Prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) perusahaan mendapatkan penghargaan “ZERO ACCIDENT”. Perkebunan Inti Rakyat ( PIR) Sistem Bapak – Anak Angkat

HUBUNGAN BISNIS DENGAN PEMERINTAH
PEMERINTAH MENGUASAI BISNIS YANG MENYANGKUT HAJAT HIDUP ORANG BANYAK; PASAL 33 UUD ’45 EX:MINYAK, LISTRIK, DLL. PEMERINTAH MENGIJINKAN BISNIS SWASTA DLM MAUPUN LUAR NEGERI UTK BERKEMBANG. PEMERINTAH MENSUPPORT BISNIS BISNIS UKM (USAHA KECIL MENENGAH).

GERAKAN KONSUMERISME
KONSUMSI : KEGIATAN MANUSIA MENGGUNAKAN HASIL PRODUKSI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN. KONSUMEN : ORANG YANG MELAKUKAN KONSUMSI. KONSUMTIF : SIFAT KONSUMEN YANG CENDERUNG UNTUK MELAKUKAN KEGIATAN KONSUMSI SECARA BERLEBIHAN.

MOTIF MOTIF KONSUMSI
MENDAPATKAN KEUNTUNGAN MEMENUHI KEBUTUHAN MENDAPATKAN PENGAKUAN MENOLONG ORANG LAIN MENAIKKAN KEDUDUKAN

KONSUMERISME
SECARA UMUM ORG BERPIKIRAN NEGATIF, KONSUMERISME HANYA DIPANDANG SBG GAYA HIDUP BERMEWAH-MEWAHAN, MEMUJA MATERI TANPA MEMPEDULIKAN ORG LAIN. PEMIKIRAN TERSEBUT TIDAKLAH SALAH, HANYA SAJA TIDAK SEPENUHNYA BENAR.

KONSUMERISME
PERLINDUNGAN HAK-HAK KONSUMEN. PAHAM / GAYA HIDUP YG MENGANGGAP BARANG SBG UKURAN KESENANGAN. (EKONOMI) KEPERCAYAAN BAHWA PEMBELIAN & PENJUALAN BRG YG BANYAK BERMANFAAT BAGI PERTUMBUHAN EKONOMI. ( SUYANTO-NURHADI, 2004)

PERDAGANGAN
“Kegiatan jual-beli barang atau jasa dlm jumlah/ukuran atau nilai ttt yg dilakukan oleh orang-orang/badan (perusahaan) baik di dlm maupun luar negeri untuk tujuan memperoleh keuntungan”. (ATEP ADYA BARATA, 1988) Orang yg melakukan perdagangan; PENGUSAHA. Badan/lembaga; PERUSAHAAN

Jual – Beli Yang Masuk Kategori Perdagangan
• Motifnya dilakukan sbg usaha utama scr terusmenerus. • Tujuan utama untuk memperoleh keuntungan. • Kegiatan dilakukan sebagai mata pencaharian.

PEMBERIAN PERANTARA
Pekerjaan org perantara & pedagang Pembentukan Badan Usaha Pekerjaan pengangkut Menutup resiko dg mengasuransikan barang Membelanjai perdagangan Menggunakan surat-surat berharga untuk melakukan perdagangan.

Pemasaran & Perdagangan
Pemasaran menurut W.J. Stanton: “Pemasaran adalah satu sistem total dari usaha yg ditujukan untuk merencanakan produksi, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang & jasa yg dpt memuaskan kebutuhan baik pembeli yg ada maupun pembeli potensial”.

Pemasaran dan Perdagangan
Marketing timbul krn adanya perdagangan. “PERDAGANGAN MERUPAKAN JANTUNGNYA MARKETING”. Kegiatan dlm perdagangan akan menimbulkan kegiatan-kegiatan marketing & kemajuan perdagangan akan memajukan marketing.

Perbedaan penjualan dan pemasaran
no 1 2 penjualan Tekanan pada produk Perusahaan pertama-tama pertamamembuat produk & mereka-reka merekabagaiman menjualnya pemasaran Tekanan pada keinginan konsumen Perusahaan pertama-tama pertamamenentukan apa yang diinginkan oleh konsumen & mereka-reka merekabagaimana membuat & menyerahkan produknya untuk memenuhi keinginan itu Manajemen berorientasi laba Perencanaan berorientasi kepada hasil jangka panjang, berdasrkan produkproduk-produk baru, pasar hari esok, dan pertumbuhan yang akan datang

3 4

Manajemen berorientasi kepada volume penjualan Perencanaan berorientasi kepada hasil jangka pendek, berdasarkan produk dan pasar

PERANAN PERDAGANGAN
MENINGKATKAN KEMAKMURAN MASYARAKAT BERTAMBAHNYA KEBUTUHAN MASYARAKAT MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT MENDORONG KEMAJUAN & TEKNOLOGI MASYARAKAT

LATAR BELAKANG TERJADINYA PERDAGANGAN
KEBUTUHAN MASYARAKAT TAK TERBATAS PERBEDAAN KECAKAPAN PERBEDAAN IKLIM, KESUBURAN TANAH, DAN HASIL DARI BERBAGAI DAERAH PERBEDAAN PENDIDIKAN, BUDAYA & TEKNOLOGI PERTAMBAHAN PENDUDUK

PERISTIWA PERISTIWA YG DIAKIBATKAN OLEH PERDAGANGAN

• Tjdnya perpindahan hak atas suatu barang • Tjdnya arus perpindahan barang • Kegiatan utk menemukan: - Produk baru - Cara kerja baru - Daerah penjualan baru • Kegiatan yg memerlukan tenaga perantara • Kegiatan kegiatan utk membiayai • Kegiatan kegiatan utk menimbun barang • Kegiatan menggeser resiko

MACAMMACAM-MACAM PERDAGANGAN
Menurut Menurut Menurut Menurut Menurut Menurut PROSEDUR LUASNYA TUGASNYA BESAR KECILNYA PEMILIKNYA BARANG DAGANGANNYA

MENURUT PROSEDUR PERDAGANGAN
Perdag. Langsung Produsen Vs Konsumen tanpa perantara Perdag. Tidak Langsung Memakai perantara Perdag. Natura Perdag. antar barang tanpa menggunakan alat tukar Perdag. Antarnegara dg Negara - Barter - Perdagangan Imbal Balik

MENURUT LUAS GEOGRAFISNYA
Perdag. Dalam Negeri (Perdagangan Nasional) - Perdag. Lokal - Perdag. Regional - Perdag. Antar Daerah - Perdag. Antar Pulau Perdag. Luar Negeri (Perdagangan Internasional) - Perdag. Bilateral - Perdag. Multilateral

Menurut Tugas Perdagangan
Perdag. Ekspor; dlm negeri ke luar negeri. Perdag. Impor; luar negeri ke dlm negeri. Perdag. Koleksi; mengumpulkan dr berbagai produsen dlm
jumlah kecil utk dijual kembali dlm jumlah besar.

Perdag. Distribusi; membeli brg dagang dlm jumlah besar
utk dijual lagi dlm jumlah kecil.

Perdag. Menyortir; memilah-milah brg dagang dg berbagai memilahmutu untuk dijual lagi.

Perdag. Menimbun; menyimpan brg dagang pd masa ttt utk
dijual lagi di waktu mendatang.

Perdag. Memindah; memindah brg dagang dari satu daerah
ke daerah lain.

Menurut Besar Kecilnya
Perdag. Kecil Perdag. yg menjalankan pembelian & penjualan scr kecilkecil-kecilan & langsung kpd konsumen. Perdag. Menengah Membeli barang dagang dari pedagang besar & menjualnya kepada pedagang kecil. Perdag. Besar Perdag. yg menjalankan pembelian & penjualan dlm partai besar antar org niaga satu dg yg lainnya.

Menurut Pemiliknya
Perdag.yang dijalankan oleh swasta Perdag. yang dijalankan pihak swasta baik perseorangan maupun berbentuk badan usaha. Perdag. Yang dijalankan pemerintah Bertujuan utk menjamin kepentingan umum & menyelenggarakan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Barang Dagangannya
• Perdag. Barang Keperluan Konsumen & Produsen • Perdag. Jasa • Perdag. Surat Berharga • Perdag. Valuta

TugasTugas-Tugas Perdagangan
• Tugas Pokok Pembelian - Penyimpanan - Penentuan Kualitas Standard - Pemindahan - Penjualan • Tugas Tambahan - Pembiayaan - Kesediaan Memikul Resiko - Mengadakan Komunikasi

1. PEMBELIAN
Penetapan Macam Pembelian Penetapan Jumlah Pembelian Penetapan Jumlah Tiap Kali Pembelian - Lekas tdknya brg tsb mjd rusak - Cepat lambatnya perputaran brg tsb - Sulit tdknya memperoleh brg tsb tiap waktu - Kecenderungan naik-turunnya harga naik- Perbedaan harga menurut besar-kecilnya jumlah besarpembelian Penetapan Waktu Pembelian Penetapan Tempat Pembelian Memilih Penjualan Yg Bonafide Memecahkan Persoalan Modal

2. PENYIMPANAN
Metode Persediaan Fisik Jumlah persediaan ditentukan dg cara mengadakan perhitungan thd fisik yg ada di gudang. Metode Perpetual Setiap ada pertambahan/pengurangan barang dicatat dlm buku persediaan.

[Lanjutan Penyimpanan]

METODE UNTUK MENENTUKAN HARGA PERSEDIAAN Metode Identifikasi Khusus Harga ditentukan berdasar harga beli sesungguhnya. Metode Rata-Rata RataDitentukan dg menghitung rata-rata per unit ratapembelian; Harga rata-rata dikalikan jumlah rataseluruh brg persediaan. FIFO “first in first out”. Anggaran harga berdasarkan barang yg paling akhir dibeli (last in). LIFO “last in first out”. Anggaran harga didasarkan pada barang yg keluar paling awal (first out).

Penentuan Kualitas Standard
Penetapan Standard; jumlah, berat, kualitas,dll. Melakukan Grading; membagi-bagi atau membagimemisahmemisah-misah brg atas standard ttt. Inspeksi; penelitian apakah grading telah dilakukan sesuai dg standard yg telah dikehendaki. Labeling; pencantuman grade barang pada pembungkusnya.

3. PEMINDAHAN
Dalam memilih sarana pengangkutan: - Ongkos/Tarif angkutan - Kecepatan angkutan - Keamanan angkutan Memiliki sarana angkutan sendiri ada keuntungannya: - Barang dagang dapat diangkut tepat waktu - Apabila brg yg diangkut sesuai dg sarana yg dimiliki akan menjadikan rendah biaya angkut

4. PENJUALAN
Tujuan Penjualan - Mencapai volume penjualan tertentu - Mendapatkan laba tertentu - Menunjang pertumbuhan perusahaan Penjualan dipengaruhi beberapa faktor: - Kondisi & Kemampuan Penjual - Kondisi Pasar - Sarana - Proses Penjualan - Pendekatan Pendahuluan - Melakukan Penjualan - Pelayanan Sesudah Penjualan

5. PEMBIAYAAN
SOLVABILITAS; Keadaan suatu perusahaan dimana posisi aktiva > pasiva. SOLIDITAS; Besarnya kepercayaan atas kemampuan & kemauan perusahaan dlm memenuhi semua kewajiban. LIKUIDITAS; Kemampuan perusahaan utk memenuhi segala kewajibannya (membayar utang-utangnya tepat waktu). RENTABILITAS; Kemampuan perusahaan untuk mendapatkan hasil (keuntungan).

Rentabilitas ada 2:
Rentabilitas Perusahaan Berhubungan dengan posisi modal perusahaan sendiri. Rentabilitas Ekonomi Berhubungan dengan seluruh modal yang dipergunakan, baik modal sendiri atau modal pinjaman.

Hal-Hal Yang Dilihat Apabila Mencari Pinjaman

CHARACTER : tabiat, watak pengambil kredit. CAPACITY : kemampuan. CAPITAL : modal yg dipakai. COLLATERAL : jaminan yg ditetapkan. CONDITION : kondisi ekonomi pd umumnya, atau kondisi organisasi pemberi kredit.

6. MEMIKUL RESIKO
Sebab-sebab tjdnya resiko:
Kejadian Alam Tjdnya Perubahan Pasar (waktu, tempat, persaingan) Tindakan Ulah Manusia

Upaya untuk mengurangi resiko: - Usaha Preventif - Usaha Manajemen - Usaha Mengalihkan Resiko Kepada Pihak Lain

7. KOMUNIKASI
Merupakan penghubung atau pemberi informasi kepada konsumen dari produsen atau pedagang begitu pula sebaliknya.

JUAL BELI
Merupakan perjanjian timbal balik; satu pihak memberikan hak milik suatu brg, pihak yg lain bersedia untuk membayar atas sejumlah uang sbg imbalan dari perolehan hak tsb. Harga yg dimaksud harus berupa uang. Krn jika harga itu berupa barang maka jual beli tdk tjd, melainkan barter.

Jual Beli
“Jual beli adalah suatu persetujuan dg mana pihak yg satu mengikatkan dirinya untuk menyerahkan suatu benda, dan pihak lain untuk membayar harga yg telah dijanjikan”. (Pasal 1457 KUHPerdata) “Jual beli dianggap sudah tjd diantara kedua belah pihak seketika setelah mereka mencapai kata sepakat ttg barang dan harga, meskipun barang belum diserahkan dan harga belum dibayar”. (Pasal 1458 KUHPerdata)

Hak Dan Kewajiban Penjual
1. HAK PENJUAL; Penjual berhak menerima & meminta harga pmbayaran atas barang-barang yg diserahkannya, serta berhak menuntut pembeli yg tdk mau membayar di muka hakim. 2. KEWAJIBAN PENJUAL
a. Menyerahkan brg ke dlm kekuasaan & kepunyaan pembeli. b. Menanggung brg yg dijual itu, meliputi: 1) Menjamin bahwa penguasaan benda yg dijual oleh pembeli berlangsung scr aman, maksudnya setelah tjd jual beli jgn sampai ada gugatan dari pihak ketiga yg mengaku bahwa barang tsb adalah miliknya. 2) Menjamin thd adanya cacat tersembunyi, maksudnya mengakibatkan brg tsb tdk dpt dipakai sebagaimana mestinya.

Hak Dan Kewajiban Pembeli
HAK PEMBELI Berhak menuntut penyerahan brg yg telah dibelinya, serta memiliki hak utk mendapat perlindungan pemakaian & kerusakan yg tersembunyi atas brg yg dibelinya itu. KEWAJIBAN PEMBELI Pembeli berkewajiban membayar harga pembelian pada waktu & tempat sebagaimana ditetapkan dlm perjanjian.

Terjadinya Jual Beli
1. 2.

3.

4.

Jual beli terjadi apabila terpenuhinya beberapa faktor: Barang (benda), segala sesuatu yg dapat memenuhi (benda), kebutuhan manusia & terdapat dlm dunia perdagangan. Pembeli, Pembeli, mereka yg mengajukan permintaan (pesanan,order), merupakan pernyataan atas kesediaan untuk menerima sesuatu brg/jasa yg ditawarkan dg syaratsyarat-syarat yg ada. Penjual, Penjual, mereka yg mengajukan penawaran (offerte), (offerte), merupakan usaha memperkenalkan suatu brg kpd umum dg maksud utk dilepaskan (dijual). Kata Sepakat, jual beli tjd bila ada kata sepakat antara Sepakat, penjualpenjual-pembeli, dlm artian tdk ada paksaan antara pihakpihak-pihak yg berhubungan.

MACAMMACAM-MACAM JUAL BELI
pembeli setuju dari hasil percobaan. Jual Beli Dg Monster ; berdasarkan contoh atas brg yg diperjualbelikan. Jual Beli Dg Angsuran ; pembeli membayar dg cicilan. Beli Sewa ; jual beli dg perjanjian yg memuat: harga barang, barang, waktu & besarnya cicilan, keterangan ttg hak pembeli-penjual. pembeli-penjual. Jual Beli Dg Tenggang Waktu ; jual beli dg tujuan spekulasi perbedaan harga / kurs di bursa. Jual Beli Perdagangan Berjangka (future trading) ; jual beli dg pembayaran & penyerahan dikemudian hari yg telah ditentukan. Jual Beli Dg Uang Muka ; jual beli dg syarat harus membayar sebagian harga barang lebih dahulu sebagai bukti persetujuan. Jual Beli Konsinyasi ; penitipan barang untuk dijualkan.

Jual Beli Dengan Percobaan ; jual beli yg tjd setelah

Jual beli Secara Lelang

JUAL BELI SEWA Vs JUAL BELI ANGSURAN PERSAMAAN 1. SAMA – SAMA MERUPAKAN PENJUALAN DENGAN KREDIT. 2. BARANG YANG DIJUAL ATAU DIBELI SUDAH BERADA PADA TANGAN PEMBELI.

PERBEDAAN JUAL BELI SEWA-JUAL BELI ANGSURAN SEWANO 1 JUAL BELI ANGSURAN JUAL BELI SEWA Barang sudah jadi milik pembeli Pada waktu persetujuan jual beli, brg masih milik penjual

2

Barang yg ada pd tangan pembeli sudah dpt dipindah tangankan kpd org lain

Barang yg sudah ada di tangan pembeli belum dpt dipindah tangankan (dijual)

3

Uang angsuran dianggap sbg titipan utk melunasi hutang pembelian

Uang angsuran dianggap sbg sewa, selama jumlah utang belum lunas.

4

Penjual dpt menyita kembali brg yg dijualnya apabila pembeli tdk mampu membayar/jatuh pailit. Uang angsuran harus dikembalikan

Penjual dpt menyita kembali brg yg dijualnya itu dlm hal pembeli tdk mampu membayar/jatuh pailit. Uang angsuran tdk akan dikembalikan (dianggap sbg sewa)

Jual Beli Dengan Uang Muka
Pembatalan dapat tjd sewaktu-waktu: sewaktuPembatalan Oleh Pembeli - Barang harus dikembalikan kpd penjual. - Uang panjar menjadi milik penjual. penjual. Pembatalan Oleh Penjual - Uang Panjar harus dikembalikan kpd pembeli. - Brg yg berada di tangan pembeli dapat diminta kembali atas tanggung jawab penjual. - Penjual harus memberikan ganti rugi kepada pembeli.

Tamat...!!!

DUNIA BELUM BERAKHIR...................

HIDUP INI INDAH, ISILAH DENGAN SESUATU YG BERMANFAAT. SEBAGAI PELAJAR SUDAH BARANG TENTU HARUSLAH BELAJAR. LO SEMUA MAMPU TINGGAL MAU ATAU GA?

HANYA ORANG YG BODOH YG PUTUS ASA, HANYA ORANG YANG SEMANGAT YANG BERHASIL, KEEP FIGHTING SPIRIT. TUNJUKKAN PD DUNIA BAHWA LO BISA!!

JANGAN SUKA MENYIA NYIAKAN WAKTU. WAKTU ITU SEPERTI PEDANG YG SIAP MEMBABAT LEHERMU JIKA TDK LO MANFAATIN SEBAIK2NYA

SEMANGAT !!!!! YAKIN ATAS KEMAMPUANMU SENDIRI, SELAMA MASIH SAMASAMA MAKAN NASI ORG LAIN BISA KAMU PASTI BISA!!! YG MENENTUKAN HIDUPMU ADALAH KAMU SENDIRI ! BUKTIKAN KAMU MAMPU! SELAMAT BELAJAR !!!!

KUTUNGG U KABAR KESUKSES ANMU..... .!!!!

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->