Anda di halaman 1dari 4

c 

     

Plasebo! istilah ini sangat dikenal di dunia medis dan farmasi. Plasebo biasanya berwujud pil, kaplet atau sirup.
Walaupun secara kasat mata plasebo sangat mirip obat, tapi isinya ternyata hanya tepung atau gula.
Plasebo awalnya digunakan dalam riset obat-obatan sebagai pembanding untuk menguji efek suatu obat.
Namun, anehnya, seringkali ditemukan bahwa orang yang minum plasebo ternyata keadaan kesehatannya
membaik, bahkan ada yang sembuh dari penyakitnya.

Namun, kini kajian tentang plasebo telah meluas pada kekuatan sugesti pada praktek pengobatan. Istilah
plasebo juga banyak dikaitkan dengan teknik pengobatan holistik yang kini telah mulai populer.
c  

Seorang ibu yang mengeluh sakit kepala datang ke dokter. Setelah diperiksa, tak ada yang salah dengan kondisi
fisiknya. Dokter akhirnya hanya memberi vitamin warna warni yang sekilas mirip obat. Ibu itu tampak puas
dengan proses pemeriksaan yang dilakukan dengan dokter. Ia percaya betul dokter yang memeriksanya dapat
memberinya obat yang manjur. Ajaibnya, sejam setelah meminum vitamin yang mirip obat itu, sakit kepala
yang diderita ibu tersebut langsung lenyap. Keyakinan ibu tersebut terhadap dokter yang memeriksanya-lah
yang ternyata membuat kesehatannya pulih.

Kepercayaan pada obat, dokter maupun diri sendiri memang menjadi kombinasi ͞plasebo͟ yang sangat efektif
dalam proses penyembuhan. Dalam kaitan ini, ternyata sugesti memegang peranan yang lebih utama
dibandingkan obat-obatan.
Sugesti juga seringkali muncul saat pasien bertemu dokter favoritnya, setelah disuntik atau meminum banyak
obat. Pikiran, perasaan dan keyakinan yang berwujud pada sugesti ternyata dapat mempengaruhi kondisi fisik
seseorang, termasuk pula kondisi psikisnya.

    

Pikiran, perasaan dan suasana hati biasanya akan diekspresikan secara fisik oleh tubuh. Emosi akan
mengirimkan sinyal tertentu pada otak yang selanjutnya akan diterjemahkan dalam kondisi fisik seseorang.
Misalnya, orang yang sedang bingung atau banyak pikiran akan mengalami perubahan fisik tertentu. Misalnya
detak jantung yang semakin cepat, kerja pencernaan melambat, produksi asam lambung meningkat,
pernapasan menjadi berat serta berbagai perubahan lain yang mungkin tidak tampak atau bahkan tidak terasa.
Sebaliknya, pikiran yang positif akan memberikan dampak positif pula terhadap fisik. Pikiran positif akan
memacu semangat kerja, meningkatkan antusiasme, meningkatkan rasa percaya diri, fisik terasa lebih segar
serta otak lebih siap menghadapi segala kemungkinan.

      

Metode pengobatan holistik telah berkembang pesat di mancenagera, khususnya negara-negara Eropa dan
Amerika Serikat. Konon, lebih dari 50% dokter di "Barat" yang selama ini menggunakan metode pengobatan
konvensional yang mengandalkan obat kimia dan pembedahan, kini beralih ke holistik.
Metode pengobatan holistik tidak hanya memandang kesehatan dari sudut pandang ragawi semata. Namun,
juga bertujuan membuat pasien sehat jiwa raga.

Di Indonesia, penyembuhan holistik baru popular dalam sepuluh tahun terakhir. Padahal, sebagai bagian dari
ilmu kedokteran, keberadaannya sudah sangat tu. Sayangnya, di kalangan kedokteran ada kecenderungan
memandang efek plasebo sebagai sesuatu yang bersifat kebetulan belaka.

Fakta bahwa banyak pasien sembuh karena minum obat berisi gula masih dianggap kebetulan. Pengobatan
holistik sangat menitikberatkan pada keyakinan pasien akan kesembuhannya, tidak semata tergnatung pada
metode pengobatan konvensional. Metode holistik menyakini, tubuh manusia sanggup mengonversi
keyakinan seseorang ke dalam bentuk instruksi fisik.

c  

Pada pertengahan 1970-an, Benson dan beberapa koleganya menemukan betapa efektifnya efek plasebo.
Tingkat keberhasilan plasebo mencapai 70 - 90%. Angka itu jelas lebih besar dibandingkan perkiraan kalangan
medis terhadap kekuatan efek plasebo saat itu. Pada 1964, saat Massachussetts General Hospital dilakukan
riset pada dua kelompok pasien yang mengalami teknik operasi sejenis. Namun, keduanya diperlakukan sangat
berbeda oleh dokter ahli anestesinya.

Kelompok A hanya diberikan komunikasi seadanya. Sedangkan, kelompok B diperlakukan dengan hangat.
Dokter duduk di tepi ranjang pasien, menjelaskan langkah-langkah yang bakal diambil, serta menggambarkan
sakit yang kira-kira bakal dirasakan.

Hasilnya, pasien kelompok B dapat lebih cepat keluar dari Rumah Sakit (RS) dari pada kelompok A. Selain itu,
terdapat pula perbedaa rasa sakit paska operasi yang berbeda.

Sebelumnya, Hippocrates, Bapak ilmu kedokteran, yang hidup di Yunani abad ke-5 SM telah mencatat 12
kasus yang disebut pseudocyesis. Dia menemukan 12 wanita, karena keinginan hamilnya sangat besar, lantas
membayangkan dirinya hamil.

Ternyata, haid mereka pun langsung terhenti, disusul menggembungnya kandungan. Bahkan, Ratu Mary Tudor
yang memerintah Inggris abad ke-16, juga beberapa kali mengalami hamil anggur selama sembilan bulan
penuh. Dua kali di antaranya sempat mengalami sakitnya proses melahirkan, kendati tak satupun janin yang
berhasil dilahirkan selamat.

Pada 1951, saat Dr. Paul H. Fried dan rekan dari Jefferson Medical College and Hospital, Philadelphia juga
mencatat kasus serupa. Selain terhentinya haid, membesarnya perut sesuai dengan bulan kehamilan normal,
payudara pun membesar dan makin peka, serta berubah ukuran dan warna putingnya. Bahkan, ada juga yang
sampai meneteskan air susu. Anehnya, Dr. James A. Knight dari Baylor University juga mencatat seorang pria
korban hamil palsu.

 c  

Pengobatan holistik yang berbasis pada efek plasebo memang beranjak dari empati terhadap diri sendiri.
Dengan mengandalkan relaksasi, penghargaan terhadap kekuatan bawah sadar serta eratnya tautan jiwa-raga.
Pendekatan holistik selalu menghindari penggunaan obat-obat kimia, pembedahan, dan pengobatan
konvensional lainnya. Metode ini umumnya berbasis pada ramuan alami.

Saat ini terdapat beberapa klinik khusus pengobatan holistic yang menawarkan berbagai jenis terapi. Metode
ini telah cukup diminati pasien. Bahkan, pengobatan holistik diyakini mampu memberikan efek signifikan pada
pasien yang telah divonis mati sekalipun. Caranya, energi positif pada diri pasien dibangun, dampaknya
kebugaran fisik dapat terus diperbaiki.


  

Plasebo adalah istilah obat yang dibuat tanpa bahan kimia yang kadang hanya berisi cairan garam. Tapi efek
plasebo (semu) telah banyak membuat orang sakit tersugesti untuk sembuh. Bagi Anda yang tak suka obat-
obatan berbau kimia, obat jenis ini ampuh melawan penyakit. Obat itu hanya mengandalkan dua kata, yaitu
͚Saya yakin͛. Peneliti membuktikan dua kata itu sama ampuhnya dengan obat-obatan kimia, bahkan lebih
manjur. Efek itu pun disebut sebagai efek plasebo. Dua kata itu dibuktikan peneliti melalui serangkaian
percobaan untuk mengurangi rasa sakit penderita penyakit Lupus.

Dalam studinya, partisipan diberi dua jenis pil. Pil pertama mengandung zat kimia (pil asli) dan pil kedua adalah
pil yang tidak mengandung zat kimia apapun (pil plasebo). Partisipan tidak diberitahu mereka diberi pil yang
mana pada saat studi.

Dan ternyata, hanya dalam waktu dua minggu, 3/4 partisipan yang mengonsumsi pil plasebo merasa lebih baik
daripada partisipan yang mengonsumsi pil asli. Efek ini disebut peneliti sebagai efek plasebo atau efek palsu.

Meski tidak mengandung zat kimia untuk meredakan rasa nyeri, namun di balik pil plasebo itu ternyata ada
kekuatan yakin.
͞Itulah hebatnya efek plasebo. Partisipan merasa lebih baik hanya karena mereka berharap dan yakin akan
merasa lebih baik. Kekuatan pikiranlah yang membuat rasa sakit, lemah atau gelisah itu hilang,͟ ujar Dr Robert
Ader, seorang psikolog dari University of Rochester di New York seperti dilansir ï , Jumat (13/11/2009).

Efek plasebo banyak digunakan dalam pengobatan alternatif, dimana penyembuhan lebih didasarkan pada
kepercayaan menggunakan obat herbal dan terapi berkelanjutan dibandingkan ilmu pengetahuan.

͞Efek plasebo itu tidak nyata, obat yang diberikan sebenarnya tidak ada kandungan obatnya sama sekali. Tapi
dengan keyakinan yang kuat, plasebo memberikan efek yang menguntungkan,͟ ujar Ader.

Peneliti mengatakan bahwa efek plasebo dapat memberikan keuntungan sepertiga dari segala perlakuan
pengobatan. Bahkan studi yang dilakukan H.K. Beecher tentang ͚The Powerful Placebo͛ pada tahun 1955
menunjukkan bahwa 32 persen pasien bisa sembuh karena efek plasebo.

Seorang spesialis lutut, Dr Thomas Schnitzer dari Northwestern University yang pernah melakukan studi
tentang efek plasebo pun menemukan fakta bahwa suplemen yang mengandung glucosamin dan chondroitin
ternyata tidak lebih baik dalam mengatasi sakit encok daripada obat plasebo.

Kenapa bisa begitu? Peneliti juga masih belum tahu. Tapi mereka menduga ada dua hal yang
mempengaruhinya, yaitu efek psikologis dan emosi.

Imajinasi otak tentang keyakinan dan kata ͚saya tau obat ini akan menyembuhkan͛ yang tertanam pada otak
bisa memberikan perubahan biologis dan mempengaruhi tingkat pesan kimiawi dan hormon stres yang
menandakan rasa sakit dan kesenangan.

Emosi juga dapat mempengaruhi perubahan psikologi. Contoh kasus pada anak yang terkena sakit batuk dan
sesak. Menangis membuat saluran udara mengeras sehingga menyulitkan bernapas. Banyak orang percaya
bahwa dengan kabut dingin hal tersebut dapat sembuh.͞Namun ketika diteiti di rumah sakit tenyata hal
tersebut sebenarnya tidak ada pengaruhnya,͟ ujar Dr Owen Hendley, seorang pediatrik dari university of
virginia. Insomnia adalah salah satu penyakit yang bisa disembuhkan dengan efek plasebo. ͞Jika kamu butuh
tidur, daripada minum obat-obatan tidur, lebih baik pura-pura saja minum obat tidur. Jika kamu yakin bisa
tidur karena obat palsu itu, Anda pasti bisa tidur,͟ ujar Michael Perlis, psikolog dan ahli saraf the University of
Pennsylvania.(Detik)

MORATORIUM

Dalam bidang Hukum, R   R (dari Latin, R  yang berarti penundaan) adalah otorisasi legal untuk
menunda pembayaran utang atau kewajiban tertentu selama batas waktu yang ditentukan. Istilah ini juga
sering digunakan untuk mengacu ke waktu penundaan pembayaran itu sendiri, sementara otorisasinya disebut
sebagai undang-undang moratorium. Undang-undang moratorium umumnya ditetapkan pada saat terjadinya
tekanan berat secara politik atau komersial, misalnya, pada saat Perang Jerman-Prancis, pemerintah Prancis
mengundangkan undang-undang moratorium.

Pendukung moratorium utang berpendapat bahwa moratorium adalah keputusan berdaulat dari sebuah
pemerintahan untuk menunda pembayaran utang, jika pembayaran tersebut dapat mengakibatkan kerusakan
yang tidak dapat diperbaiki terhadap kesejahteraan rakyatnya.

Moratorium utang dapat berbentuk penundaan pembayaran seluruh utang, atau berbentuk penundaan
pembayaran sebagian utang, seperti yang pernah dilakukan oleh presiden Peru, Alan Garcia, yang menerapkan
"Solusi Sepuluh Persen", yaitu menetapkan hanya sepuluh persen dari pendapatan ekspor yang dapat
digunakan untuk membayar utang.

Setiap bentuk moratorium utang umumnya ditolak oleh International Monetary Fund (IMF).
Beberapa negara yang pernah mendeklarasikan moratorium utang antara lain adalah Brazil, Meksiko, dan
Argentina.

A R   R is a delay or suspension of an activity.

For instance, many animal rights activists and conservation authorities often request "Fishing Moratoriums" or
"Hunting Moratoriums" on endangered (or soon to be endangered) animal species. These delays, or
suspensions, prevent people from hunting or fishing the animals in discussion. A moratorium can apply to any
action, e.g. deforestation, mining, nuclear testing.

Another instance is a delay of legal obligations or payment. A legal official (usually a judge) can order a delay of
payment due to extenuating circumstances, that make one party unable to give payment to another.
Moratoriums can also affect services in this manner.

Moratoriums are not always applied to law. In school, especially in high school, moratoriums are being
scheduled during the academic year to postpone selected activities usually in preparation for exams.
Moratoriums are usually placed on major assignments, tests, field trips, o r other competitions near the end of
the academic year.

MODIFIED F