Anda di halaman 1dari 53

II.

KAPAL KAYU

1. PENDAHULUAN.
2. BAHAN DAN PERSYARATAN BAHAN UNTUK
PEMBANGUNAN KAPAL KAYU (MATERIAL).
3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL KAYU.
4. PROSES PRODUKSI KAPAL KAYU.
5. PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN KAPAL
KAYU.
II. KAPAL KAYU
1. PENDAHULUAN.
1. KAPAL KAYU TRADISIONAL.
CIRI KAPAL TRADISIONAL INI ADALAH BOROS AKAN BAHAN
BAKU, PERFORMANCE AKAN DIKETAHUI SETELAH KAPAL
SELESAI DIBUAT.
BADAN KAPAL DIBUAT TERLEBIH DAHULU, KEMUDIAN FRAME

2. KAPAL KAYU MODERN.


PERFORMANCE DIBUAT TERLEBIH DAHULU SEHINGGA
PERFORMACE KAPAL DAPAT DIKETAHUI SEBELUM KAPAL
SELESAI DIBUAT
FRAME DIBUAT TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBENTUK
LAMBUNG.
EFISIEN DALAM BAHAN BAKU.
PEMBANGUNAN KAPAL KAYU
II. KAPAL KAYU (lanjutan).
2. MATERIAL.
MATERIAL PEMBUATAN KAPAL KAYU PADA UMUMNYA
ADALAH KAYU.
PADA UMUMNYA PROSES PEMILIHAN KAYU SEBAGAI
BAHAN BAKU PEMBANGUNAN KAPAL ADALAH SESUAI
DENGAN PROSES PEMBANGUNAN KAPAL ITU SENDIRI.
KAPAL TRADISIONAL PROSES PEMILIHAN KAYU SEBAGAI
BAHAN PEMBANGUNAN KAPAL TIDAK TERLALU RUMIT. HAL
INI DISEBABKAN PROSES PRODUKSINYA JUGA SANGAT
SEDERHANA.
SEDANGKAN KAPAL YANG LEBIH MODERN, PEMILIHAN
KAYU SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBANGUNAN KAPAL
DENGAN MEMPERHATIKAN KONDISI KAYU, SEPERTI ARAH
SERAT, KADAR AIR DAN CACAT KAYU.
II. KAPAL KAYU (lanjutan).

2. MATERIAL (lanjutan).
PADA UMUMNYA PEMILIHAN KAYU SEBAGAI BAHAN
PEMBANGUNAN KAPAL DENGAN MEMPERHATIKAN
BEBERAPA HAL, SEPERTI :
- KEAWETAN KAYU.
- KEKUATAN KAYU.
- MASA JENIS/BERAT JENIS/DENSITY.
- KELEMBABAN KAYU atau KADAR AIR KAYU.
- POLA PENGGERGAJIAN KAYU.
II. KAPAL KAYU (lanjutan).

2. MATERIAL (lanjutan).
SELAIN KAYU SOLID SEBAGAI BAHAN BAKU
PEMBANGUNAN KAPAL KAYU, DENGAN TEKNOLOGI
YANG ADA KAPAL KAYU DAPAT DIBANGUN
DENGAN BAHAN DARI KOMPOSIT KAYU ATAU
DENGAN BAHAN LAIN SEPERTI :
- KAYU LAPIS (PLYWOOD).
- LAMINATED VENEER LUMBER (LVL).
- KOMPOSIT BAMBU.
II. KAPAL KAYU (lanjutan).
2. MATERIAL (lanjutan).

SISTEM PENGGERGAJIAN KAYU LOG


II. KAPAL KAYU (lanjutan).
2. MATERIAL (lanjutan).

SISTEM PENGGERGAJIAN UMUM DAN


PEREMPATAN
II. KAPAL KAYU (lanjutan).
2. MATERIAL (lanjutan).

BENTUK PERUBAHAN PENAMPANG MELINTANG


II. KAPAL KAYU (lanjutan).
2. MATERIAL (lanjutan).

SISTEM PENGGERGAJIAN PENGERINGAN KAYU


ARAH RADIAL UNTUK LOG SECARA ALAMI
BERDIAMETER 90 CM
II. KAPAL KAYU (lanjutan).
2. Material (lanjutan).
KETENTUAN BKI TENTANG PERATURAN TENTANG
PENGGUNAAN KAYU UNTUK SETIAP KONSTRUKSI
SEBAGAI BERIKUT :
• KAYU DENGAN BERAT JENIS MIN. 0.70 DIGUNAKAN PADA
LUNAS, LINGGI, WRANG, GADING, FONDASI DAN
PEMBUJUR MESIN, TUTUP SISI GELADAK, TIANG LAYAR.
• KAYU DENGAN BERAT JENIS MIN. 0.56 DIGUNAKAN PADA
KULIT, BALOK GELADAK, GALAR GELADAK, GALAR KIM,
PENUMPU GELADAK, KAYU MATI.
• KAYU DENGAN BERAT JENIS MIN. 0.45 DIGUNAKAN PADA
PAPAN GELADAK, RUANG MUAT, PAPAN TUTUP PALKA.
3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
1. Bentuk Kapal

BENTUK KAPAL DASAR RATA BENTUK KAPAL DASAR V


3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
1. Bentuk Kapal

BENTUK KAPAL DASAR W

BENTUK KAPAL DASAR


LENGKUNG
3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
2. Bagian Kapal Kayu
3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

STRINGER SCARPHS
3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

BREATHOOKS
3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

TRANSOM
3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

MAIN FRAME CONSTRUCTION


3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

TRANSOM ARRANGEMENTS
3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

TRANSOM CONSTRUCTION
3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

ENGINE SEAT CONSTRUCTION


3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

ENGINE SEAT CONSTRUCTION


WOOD VESSELS
3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

SECTION AT ENGINE ROOM


3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

KEEL AND HOG SECTION


3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

WOODEN BEAMS
3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

STEEL BEAMS CONSTRUCTION


3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

CLINKER CONSTRUCTION
3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

CLINKER CONSTRUCTION
3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

SECTION AT KEEL AND PLANK SCARPH


3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

DECK AND BEAM CONSTRUCTION


3. BENTUK DAN KONSTRUKSI KAPAL
3. Konstruksi Kapal Kayu

PLYWOOD CONSTRUCTION
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU

TAHAPAN PROSES PEMBANGUNAN


KAPAL KAYU :

1. PERENCANAAN.
2. PRODUKSI
3. LAUNCHING
4. TRIAL
5. DELIVERY
TAHAPAN PROSES PEMBANGUNAN KAPAL KAYU
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
TAHAPAN PROSES PEMBANGUNAN
KAPAL KAYU :
1. PERENCANAAN.
a) Gambar Rencana Induk.
• Gambar rencana garis (lines plan).
• Gambar rencana induk (general arrangement).
• Gambar rencana konstruksi (midship section).
• Data perhitungan (calculation).
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
1. PERENCANAAN.
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
1. PERENCANAAN.

PRINCIPAL PARTICULARS
LENGTH OVER ALL ABT. 16.00 M
LENGTH OF W.L ABT. 13.00 M
BREADTH ABT. 3.40 M
DEPTH ABT. 1.70 M
DESIGN FULL LOAD DRAFT ABT. 1.10 M
SPEED 8 KNOTS
COMPLEMENT 4 PERSONS
MAIN ENGINE 1 x 51.5 HP
CARGO HOLD ABT. 13.0 M3
FUEL OIL TANK ABT. 1400 liter
FRESH WATER TANK ABT. 300 liter
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
1. PERENCANAAN.
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
1. PERENCANAAN.
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
TAHAPAN PROSES PEMBANGUNAN
KAPAL KAYU :
1. PERENCANAAN.
b). Gambar Rencana Kerja.
• Gambar rencana kerja (production drawing).
• Daftar material (materials list).
• Spesifikasi teknis.
• Gambar bentuk dan ukuran (jig).
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
TAHAPAN PROSES PEMBANGUNAN
KAPAL KAYU :
1. PERENCANAAN.
c). Gambar Bukaan (shell expansion).
• Gambar bukaan kulit.
• Rambu / mal.
• Daftar Penandaan dan pemotongan.
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
TAHAPAN PROSES PEMBANGUNAN
KAPAL KAYU :
2. PRODUKSI.

• PERSIAPAN BAHAN
• PRA-FABRIKASI DAN FABRIKASI
• SUB-ASSEMBLY
• ASSEMBLY
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
• PERSIAPAN BAHAN
1. KAYU.
2. PEREKAT.
3. TOOLS.
4. BAHAN LAINNYA.
5. PERSIAPAN LAHAN UNTUK KEEL LAYING
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
PRA-FABRIKASI DAN FABRIKASI
• PRA-FABRIKASI ADALAH PROSES AWAL DALAM
PERLAKUKAN MATERIAL KAYU, YAITU
PENGOLAHAN KAYU DALAM KEADAAN BENTUK
MENTAH MENJADI SETANGAH JADI.
• FABRIKASI ADALAH PROSES PRODUKSI DALAM
PEMBUATAN KOMPONEN KAPAL DARI BAHAN
SETENGAN JADI (GADING, WRANG, KEEL, STEM,
DLL).
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
SUB-ASSEMBLY DAN ASSEMBLY
• SUB-ASSEMBLY MERUPAKAN PROSES UNTUK
MENDAPATKAN BENTUK KONSTRUKSI YANG AKAN
DIPAKAI SEBAGAI DASAR PERKAITAN BADAN
KAPAL.
• DALAM SUB-ASSEMBLY HARUS MEMPERHATIKAN
URUTAN PEMBANGUNAN PEMBANGUNAN KAPAL.
• ASSEMBLY MERUPAKAN PERAKITAN ATAU
PENGGABUNGAN BEBERAPA KONSTRUKSI KAPAL.
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
PERAKITAN KONSTRUKSI KAPAL
1. KEEL LAYING, YAITU PELETAKAN LUNAS.
2. PEMASANGAN KONSTRUKSI MELINTANG SEPERTI
WRANG, GADING, BALOK GELADAK, SEKAT KAPAL.
3. PENYELERASAN SEMUA PELINTANG.
4. PEMASANGAN PEMBUJUR SISI DAN PEMBUJUR ATAS,
AGAR KEDUDUKAN MELINTANG TIDAK BERUBAH.
SETELAH ITU PEMASANGAN PEMBUJUR KIM,
PEMBUJUR BILGA, SISI GELADAK DAN GELADAK.
5. PEMASANGAN KULIT DAN GELADAK.
6. PEMASANGAN BANGUNAN ATAS (SUPERSTRUCTURE).
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
LAUNCHING
• LAUNCHING ADALAH PENGAPUNGAN ATAU
PEMINDAHAN KAPAL DARI TEMPAT PEMBUATAN
KEDALAM KOLAM AIR (SUNGAI ATAU LAUT,
DANAU).
• LAUNCHING ATAU PELUNCURAN KAPAL DAPAT
DIKLAKUKAN DENGAN BERBAGAI CARA, SESUAI
DENGAN UKURAN KAPAL.
• PEMINDAHAN KAPAL TIDAK HARUS KAPAL
DALAM KEADAAN SELESAI SECARA SEMPURNA.
• PEKERJAAN YANG BELUM DISELESAIKAN
DIDARAT DAPAT DIKERJAKAN DIATAS KAPAL
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
LAUNCHING KAPAL BESAR (BAJA)
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
LAUNCHING KAPAL KECIL (KAYU)
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
SEA TRIAL
• SEA TRIAL ATAU UJI DILAUT MERUPAKAN UJI
COBA KAPAL YANG TELAH SELESAI DIBANGUN
PADA LINGKUNGAN SEBENARNYA (LAUT).
• PADA UJI COBA INI, AKAN DIKETAHUI HASIL
PERHITUNGAN (PERFORMANCE) DIATAS KERTAS
DENGAN KEADAAN SEBENARNYA.
• DALAM SEA TRIAL INI DICOBA KEMAMPUAN
MAKSIMUM DARI KAPAL SESUAI DENGAN
PERENCANAAN.
4. TEKNOLOGI PRODUKSI KAPAL KAYU
TAHAPAN PROSES PEMBANGUNAN
KAPAL KAYU :
5. DELIVERY.
PENYERAHAN KAPAL HARUS DILENGKAPI
DENGAN :
1. TP & TR PERFORMANCE.
2. SHIP CONDITION FOR LAUNCHING
3. SHIP CONDITION FOR INCLINING TEST
4. SHIP CONDITION FOR SEA TRIAL
5. SHIFTING CONDITION
5. PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN
KERUSAKAN DAN PERBAIKAN KAPAL KAYU :
5. PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN
KERUSAKAN DAN PERBAIKAN KAPAL KAYU :
5. PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN
KERUSAKAN DAN PERBAIKAN KAPAL KAYU :

Anda mungkin juga menyukai