P. 1
Laporan Pelaksanaan Tugas Th 2009

Laporan Pelaksanaan Tugas Th 2009

|Views: 150|Likes:
Dipublikasikan oleh dikkim39

More info:

Published by: dikkim39 on Dec 08, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/13/2015

pdf

text

original

LAPORAN

PELAKSANAAN KEGIATAN LURAH SUNGAI MIAI TAHUN 2009

PEMERINTAH KOTA BANJARMASIN KECAMATAN BANJARMASIN UTARA

KELURAHAN SUNGAI MIAI
Alamat : Jl.Cendana I RT.52 No. 9 Telp.0511-3301894 Banjarmasin Kode Pos 70123

KATA PENGANTAR Dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan,

pembangunan, dan kemasyarakatan pada tingkat kelurahan, diperlukan sebuah laporan yang komprehensif dan menyajikan data yang dibutuhkan secara akurat. Evaluasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan kajian lanjutan dalam kaitannya dengan pengambilan kebijakan (policy) ke depan sehingga terhadap segala kekurangan atau kelemahan yang ada dapat kiranya dilakukan upaya-upaya perbaikan agar penyelenggaraan pemerintahan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Berkenaan dengan itu, laporan ini telah diupayakan sedapat mungkin memberikan informasi yang dibutuhkan di mana data yang disajikan diperoleh langsung dari hasil pengamatan dan pencermatan maupun data tertulis yang tersedia. Meskipun mungkin masih banyak terdapat kekurangan dalam penyajian laporan ini karena berbagai keterbatasan, semoga tidak mengurangi makna yang ingin disampaikan. Amin ya rabbal alamin.

Banjarmasin,

Desember 2009

Lurah Sungai Miai,

Drs. FIRDAUS, M.Si Penata NIP. 19711227 199203 1 004

DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG B. VISI DAN MISI C. TUJUAN, SASARAN DAN KEBIJAKAN UMUM

1 1

1
D. TUGAS POKOK DAN FUNGSI E. PROGRAM KERJA TAHUN 2009

2 4

BAB II

PELAKSANAAN KEGIATAN TAHUN 2009
A. HASIL YANG TELAH DICAPAI B. JUMLAH DAN SUMBER DANA C. PERMASALAHAN YANG DIHADAPI D. UPAYA PEMECAHAN MASALAH

6 7 8 8

BAB III

PENUTUP
A. KESIMPULAN B. SARAN

9 9

LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Kelurahan Sungai Miai merupakan Perangkat Daerah Kota Banjarmasin, dimana dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Walikota melalui Camat Banjarmasin Utara. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya selaku ujung tombak penyelenggaraan urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, serta urursan lain yang dilimpahkan Walikota, berpedoman pada Peraturan Pemerintah dan Peraturan Daerah Kota Banjarmasin serta Peraturan dan Banjarmasin. Pelaksanaan tugas Lurah akan dapat terlaksana optimal apabila secara kelembagaan didukung dengan perencanaan dan tata laksana yang baik, sumber daya aparatur yang berkualitas, serta sistem pembiayaan yang proporsional. Setiap kegiatan yang direncanakan harus mengacu dan mendukung program-program dari Pemerintah Kota serta dapat diterima dan didukung oleh warga masyarakat setempat. B. VISI DAN MISI Dengan melihat kepada kecenderungan perubahan global paradigma pemerintahan, lingkup urusan/ kewenangan organisasi serta potensi wilayah yang dimiliki, Kelurahan Sungai Miai berkehendak mencapai masa depannya dengan VISI : Terwujudnya pelayanan prima dan masyarakat yang mandiri. Guna mencapai visi tersebut, terdapat beberapa MISI yang harus dijalankan yaitu: a) b) c) d) Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkesinambungan. Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam menunjang program Pemerintah dan Pemerintah Daerah. Meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Keputusan Walikota

C. TUJUAN, SASARAN DAN KEBIJAKAN UMUM 1. TUJUAN a) b) Terciptanya kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan Meningkatnya profesionalisme sumber daya aparatur kelurahan. kemasyarakatan.

c) d)

Meningkatnya peran serta masyarakat dalam pembangunan. Meningkatnya keberdayaan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar.

2. SASARAN DAN KEBIJAKAN UMUM . Dalam rangka melaksanakan Tugas pokok dan fungsinya, Kelurahan bekerjasama dengan Lembaga Kemasyarakatan yang ada di Kelurahan Sungai Miai seperti Dewan Kelurahan, TP PKK Kelurahan, Karang Taruna, BKM, Rukun Tetangga, dan lain-lain. Mengupayakan Pembinaan dan Pembangunan secara optimal, baik pembangunan secara fisik maupun mental, agar masyarakat dapat merasakan dan menikmati hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan selama ini. Perhatian dan pelayanan khusus diberlakukan bagi warga kurang mampu ( pra sejahtera ) agar mereka merasa terayomi dan tidak merasa tersingkirkan. Programprogram yang ditujukan untuk warga yang kurang mampu harus sampai dan dinikmati olah mereka. D. TUGAS POKOK DAN FUNGSI Untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsinya, organisasi kelurahan membutuhkan dukungan sumber daya aparatur yang memadai baik secara kuantitas maupun kualitas. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari Kelurahan Sungai Miai menggunakan Struktur Organisasi dengan pola maksimal sesuai dengan Peraturan Walikota Banjarmasin Nomor 50 Tahun 2008 yang terdiri dari : a. b. c. d. e. f. g. Lurah ……………………………………… Drs. FIRDAUS, M.Si Sekretaris …………………………………... SADIYAH Kasi Pemerintahan ………………………… HASBULLAH Kasi Ketentraman dan Ketertiban ………… (Belum terisi) Kasi Ekonomi dan Pembangunan ………... Hj. NURJAIDAH, S.Sos Kasi Kesejahteraan Sosial ………………… Hj. RUSMAWARDAH, S.Sos Kelompok Jabatan Fungsional Lurah mempunyai tugas pokok melakukan penyelenggaraan urusan

a). Lurah pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dalam rangka penyelenggaraan urusan Pemerintah Daerah di Kelurahan. Untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut, Lurah mempunyai fungsi : 1) 2) 3) Penyelenggaraan dan evaluasi di bidang pemerintahan. Penyelenggaraan dan pembinaan di bidang ketentraman dan ketertiban. Penyelenggaraan, pembinaan, pengembangan dan fasilitasi ekonomi

pembangunan.

4) 5) 6)

Penyelenggaraan, pembinaan, fasilitasi kesejahteraan sosial. Pembinaan terhadap Rukun Tetangga dan Rukun Warga di lingkungan wilayah Pengelolaan urusan kesekretariatan.

kerja Lurah.

b). Sekretariat Sekretariat mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan Administrasi Umum, Kepegawaian, Keuangan dan memberikan pelayanan teknis administratif kepada seluruh perangkat Kelurahan. Untuk melaksanakan tugas pokok, Sekretariat mempunyai fungsi : 1) 2) 3) 4) Pelaksanaan urusan surat-menyurat, kearsipan dan laporan. Pelaksanaan administrasi keuangan dan kepegawaian. Pelaksanaan urusan perlengkapan dan rumah tangga. Pemberian dan pelayanan teknis dan administratif kepada seluruh perangkat

kelurahan. c). Seksi Pemerintahan Seksi pemerintahan mempunyai tugas pokok mengkoordinasi penyusunan dan melaksanakan pembinaan dan pelaporan dibidang urusan pemerintahan dan pertanahan. Untuk menyelenggarakan tugas pokok, Seksi Pemerintahan mempunyai fungsi : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) Pengumpulan, pengolahan, dan evaluasi data di bidang pemerintahan. Pengumpulan bahan dalam rangka pembinaan wilayah dan masyarakat. Pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat di bidang pemerintahan. Pelaksanaan tugas-tugas pembantuan dibidang pemungutan Pajak Bumi dan Pelaksanaan tugas-tugas di bidang administrasi pertanahan sesuai dengan Pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan kerukunan warga. Pelaksanaan pelayanan dan pengelolaan administrasi kependudukan dan dataPengumpulan bahan dan penyusunan laporan dibidang pemerintahan.

Bangunan. Peraturan Perundang- undangan yang berlaku.

data kependudukan.

d). Seksi Ketentraman dan Ketertiban Seksi ketentraman dan ketertiban mempunyai tugas pokok mengkoordinasi penyusunan program dan pelaksanaan pembinaan dibidang ketentraman dan ketertiban Kelurahan. Untuk menyelenggarakan tugas pokok, Kasi Ketentraman dan Ketertiban mempunyai fungsi : 1) Pengumpulan, pengolahan dan evaluasi data dibidang ketentraman dan ketertiban Kelurahan.

2) Pelaksanaan pembinaan ketentraman dan ketertiban masyarakat termasuk pembinaan perlindungan masyarakat. 3) Pelayanan masyarakat dibidang ketentraman dan ketertiban masyarakat termasuk penanggulangan bencana alam. 4) Pelaksanaan kegiatan dalam rangka meningkatkan swadaya dan partisipasi masyarakat dalam rangka menciptakan keamanan swakarsa di Kelurahan. e) Seksi Ekonomi dan Pembangunan Seksi Ekonomi dan Pembangunan mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan penyusunan program dan melaksanakan pembinaan dan pengembangan di bidang ekonomi dan pembangunan. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, fungsi seksi Ekonomi dan Pembangunan adalah: 1) pengumpulan, pengolahan, dan evaluasi data di bidang ekonomi dan pembangunan. 2) Pelaksanaan kegiatan dalam rangka meningkatkan swadaya dan partisipasi masyarakat dalam rangka meningkatkan perekonomian dan pelaksanaan pembangunan. 3) Pembinaan koordinasi pelaksanaan pembangunan serta pemeliharaan prasarana dan sarana fisik aset Pemko di lingkungan kelurahan. 4) Pelaksanaan administrasi perekonomian dan pembangunan di kelurahan. 5) Pembinaan dan penyiapan bahan-bahan dalam rangka pelaksanaan Musrenbang tingkat kelurahan. 6) Pengumpulan bahan dan penyusunan laporan di bidang perekonomian dan pembangunan. f). Seksi Kesejahteraan Sosial Seksi Kesejahteraan Sosial mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan penyusunan program dan melaksanakan pembinaan di bidang kesejahteraan sosial. Untuk menyelenggarakan tugas pokok, seksi Kesejahteraan Sosial mempunyai fungsi : 1) 2) 3) 4) Pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat dibidang kesejahteraan rakyat pengentasan kemiskinan. Pelaksanaan pembinaan dalam bidang keagamaan, kesehatan, keluarga berencana Pengumpulan dan penyaluran dana/bantuan terhadap korban bencana alam dan lainnya. Pelaksanaan pembinaan kegiatan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), termasuk

dan pendidikan masyarakat. bencana

Karang Taruna, Pramuka, dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

5) 6) 7) g).

Pembinaan kegiatan pengumpulan zakat, infak dan shadaqah. Pelaksanaan pengumpulan dana Palang Merah Indonesia (PMI). Pengumpulan bahan dan penyusunan laporan dibidang kesejahteraan sosial. Kelompok Jabatan Fungsional. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas

dan fungsi Lurah sesuai dengan keahlian dan kebutuhan.
E. PROGRAM KERJA TAHUN 2009

1). Bidang Pemerintahan: a) Peningkatan koordinasi dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan seperti Dewan Kelurahan, Rukun Tetangga, FKPM, BKM, dsb. b) Peningkatan koordinasi dengan perangkat daerah dan instansi terkait. c) Peningkatan kualitas pelayanan. 2). Bidang Pembangunan : a) b) Peningkatan swadaya masyarakat dalam penyediaan/ perbaikan prasarana umum, Peningkatan kesadaran masyarakat untuk memelihara berbagai fasilitas umum khususnya jalan lingkungan / gang. yang telah dibangun. 3). Bidang Kemasyarakatan : a) b) c) d) Pembinaan lembaga kemasyarakatan. Meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya di Posyandu serta penyuluhan Meningkatkan pelaksanaan kegiatan gotong royong bersih-bersih. Memfasilitasi perayaan hari-hari besar keagamaan.

kesehatan bekerjasama dengan Puskesmas.

BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN TAHUN 2009 Guna mengoptimalkan pelaksanaan berbagai program kegiatan yang telah direncanakan, senantiasa diupayakan peran aktif masyarakat dalam melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan umum, seperti perbaikan jalan lingkungan, maupun kegiatan-kegiatan yang bersifat non fisik. Selain itu, diupayakan pula konsultasi dan koordinasi dengan perangkat daerah lain dan instansi terkait serta lembaga kemasyarakatan agar tercipta sinergisitas dan harmoni dalam pelaksanaan program.
A. HASIL YANG TELAH DICAPAI

1). Bidang Pemerintahan Koordinasi dengan perangkat daerah dan instansi terkait serta lembaga-lembaga kemasyarakatan telah terlaksana dengan baik. Hal ini terlihat dari beberapa usulan/ proposal terkait dengan perbaikan prasarana jalan yang difasilitasi pihak kelurahan ditanggapi serius oleh pihak yang berkompeten. Guna terus mewujudkan pelayanan yang berkualitas, di samping dilakukan pembinaan terhadap SDM aparatur, telah dilakukan pula perbaikan-perbaikan tata laksana pelayanan administrasi terutama dalam pelayanan administrasi pertanahan dan pengantar nikah. Terhadap pelayanan administrasi pertanahan, telah dilakukan pembenahan format SKKT dan persyaratan yang harus dilengkapi oleh pemohon SKKT. Terhadap pelayanan pengantar nikah, telah dilakukan perbaikan pada Surat Pernyataan Perjaka/ Perawan calon mempelai dengan menambahkan 2 (dua) orang saksi yang turut membenarkan isi pernyataan sehingga dapat lebih memperkuat data yang dibutuhkan. Di samping itu, pada setiap kesempatan juga disampaikan himbauan agar warga yang membutuhkan layanan dapat mengurus sendiri keperluannya tanpa melalui perantara/ calo, khususnya layanan perijinan. Hal ini dimaksudkan agar tercipta komunikasi antara pemberi dan penerima layanan sehingga kualitas pelayanan dapat secara langsung dikontrol dan dirasakan oleh warga masyarakat yang membutuhkan, bukan informasi dari pihak lain. 2). Bidang Pembangunan Beberapa ruas jalan lingkungan, termasuk gang-gang kecil telah mengalami peningkatan/ perbaikan. Jalan lingkungan/ gang-gang tersebut telah dilakukan pengaspalan, semenisasi, dan pengurugan sehingga sebagian besar sudah tidak terendam

air lagi ketika hujan maupun pasang dan sudah dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Perbaikan/ peningkatan jalan dan gang-gang di kelurahan Sungai Miai secara teknis ditangani oleh perangkat daerah teknis untuk pengaspalan dan Kecamatan Banjarmasin Utara untuk semenisasi/ beton. Sedangkan untuk jalan/ gang-gang kecil, khususnya yang berlokasi pada kawasan minus ditangani oleh BKM melalui PNPM-MP secara kemitraan dengan mengedepankan swadaya gotong-royong masyarakat setempat. Jenis konstruksi peningkatan jalan/ gang yang dilakukan melalui pendekatan PNPM-MP umumnya berbentuk semenisasi/ beton ataupun pengurugan sirtu. 3). Bidang Kemasyarakatan Dalam bidang kemasyarakatan, pembinaan kepada lembaga-lembaga kemasyarakatan seperti RT, Dewan Kelurahan, FKPM, dsb. terus dilakukan agar dapat lebih berdayaguna dan berhasilguna dalam menjalankan peran dan fungsinya masingmasing. Pembaharuan terhadap kepengurusan RT yang telah habis masa baktinya, secara bertahap dilakukan sesuai dengan nilai-nilai budaya yang ada, sehingga tidak terjadi gejolak dan friksi di masyarakat. Terkait dengan pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan, Kelurahan Sungai Miai terus melakukan pembinaan kepada 8 (delapan) Posyandu yang ada termasuk Posyandu Lansia. Dalam hal ini, pihak kelurahan juga memberikan sedikit bantuan untuk pendirian bangunan yang direncanakan akan digunakan untuk kegiatan Posyandu Melati di RT 50. Bekerjasama dengan Puskesmas Kayu Tangi, juga telah dilakukan fogging pada beberapa lokasi tertentu untuk mengatasi penyebaran DBD. Sebagai langkah preventif, juga telah dilaksanakan penyuluhan berkenaan dengan DBD oleh pihak Puskesmas. Himbauan kepada masyarakat untuk melakukan gerakan bersih lingkungan guna mencegah penyebaran DBD dan penyakit menular lainnya telah pula dilakukan. Di samping itu, Kelurahan Sungai Miai juga melakukan fasilitasi dan bantuan pendanaan untuk sebagian kegiatan peringatan/ perayaan hari besar keagamaan sehingga syiar agama dapat terselenggara dengan lebih baik dan meriah.
B. JUMLAH DAN SUMBER DANA

Dalam melaksanakan berbagai program dan kegiatan di atas, sumber dana yang digunakan berasal dari APBD Kota Banjarmasin tahun 2009 melalui Bantuan Dana Pembangunan Kelurahan [BDPK] sebesar Rp70.000.000,- yang disalurkan per triwulan. Dana tersebut diserahkan melalui Bagian Tata Pemerintahan Setko Banjarmasin setiap tiga bulan sekali dan biasanya dilakukan pencairan pada akhir triwulan berjalan.

C. PERMASALAHAN YANG DIHADAPI

Masalah Internal: 1) Tidak terisinya jabatan Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kelurahan

Sungai Miai mengakibatkan kurang berjalannya tugas dalam bidang penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban. 2) Terbatasnya keterampilan teknis SDM aparatur khususnya dalam penggunaan perangkat komputer guna menunjang efisiensi kerja. Hal ini seringkali berakibat pada kurang lancarnya penyelesaian pekerjaan administrasi yang bermuara pada inefisiensi. Masalah Eksternal : 1) 2) 3) Masih terdapat kelemahan administrasi di tingkat RT terutama dalam kaitannya Kurang tertibnya administrasi peralihan kepengurusan RT. Masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap kebersihan

dengan pelayanan di kelurahan.

lingkungan sehingga masih terdapat beberapa kasus suspect DBD sepanjang 2009. D. UPAYA PEMECAHAN MASALAH Beberapa upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan di atas, di antaranya adalah: 1) 2) 3) 4) 5) Mengusulkan melalui Camat Banjarmasin Utara untuk pengisian jabatan Kepala Memberikan kesempatan kepada perangkat Kelurahan Sungai Miai untuk Memberikan pembinaan administrasi kepada para Ketua RT secara terus Secara bertahap melakukan pembenahan dan pembaruan kepengurusan RT. Menggalakkan gerakan bersih lingkungan kepada masyarakat dan bekerjasama Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kelurahan Sungai Miai. mengikuti pelatihan penggunaan komputer. menerus.

dengan Puskesmas melakukan upaya preventif represif korban suspect DBD.

BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN 1) Penyelenggaraan pemerintahan Kelurahan Sungai Miai dapat berjalan dengan dan baik apabila didukung oleh SDM aparatur kelurahan yang berkualitas, sarana fasilitas kerja yang cukup, serta dana yang proporsional. 2) Pencairan Bantuan Dana Pembangunan Kelurahan (BDPK) yang dilakukan pada akhir setiap triwulan tidak jarang menjadi persoalan sendiri bagi kelurahan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan pada bulan berjalan, baik yang terencanakan maupun kegiatan-kegiatan yang bersifat insidentil. 3) Sistem penggunaan anggaran Bantuan Dana Pembangunan Kelurahan (BDPK) masih menggunakan pola anggaran berimbang (tanpa saldo), dan pertanggungjawaban pemanfaatan BDPK relatif sangat terikat pada rencana anggaran yang tersedia. B. SARAN 1) Dalam upaya peningkatan kinerja, perlu adanya peningkatan wawasan bagi Perangkat Kelurahan baik melalui program pelatihan ataupun studi banding ke luar daerah guna mengembangkan cakrawala berpikir, berinisiatif dan inovatif. Selain itu, perangkat administrasi. 2) 3) Pencairan BDPK hendaknya dilakukan pada bulan pertama setiap triwulan agar Untuk meningkatkan kinerja kelurahan dalam pengelolaan anggaran BDPK jika pelaksanaan kegiatan dapat lebih lancar. kelurahan perlu diberikan kesempatan untuk mengembangkan profesionalismenya dengan mengikuti pelatihan-pelatihan keterampilan teknis dan

memungkinkan kiranya perlu dipertimbangkan untuk tidak menggunakan pola anggaran berimbang, sehingga jika terdapat sisa anggaran (saldo) dapat kiranya digunakan untuk anggaran tahun berikutnya. Akan lebih baik jika terhadap kelurahan yang mampu melakukan efisiensi diberikan sejenis reward.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->