Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dengan adanya perkembangan teknologi pemprograman oleh Microsoft


Windows, yang salah satunya adalah pengembangan suatu bahasa pemrograman
yang dikenal dengan Visual Basic ( kini telah mencapai versi 6). Visual basic ini
merupakan sebuah bahasa pemprograman yang digunakan untuk membuat
program aplikasi berbasis orientasi objek yang menggunakan bahasa Basic.
Dalam praktikum geologi teknik perhitungan porositas relatif sulit untuk
dihitung karena ketidak praktisan dalam memasukkan data-data sifat fisik batuan
kedalam rumus porositas tersebut. Oleh karena itu saya mencoba mempermudah
menghitung harga porositas dalam kaitanya dengan data sfat fisik batuan / tanah
dengan menggunakan Visual Basic.

1.2 Maksud dan Tujuan

Program Tampilan perhitungan permeabilitas adalah untuk mempermudah


menghitung nilai dari porositas dalam praktikum geologi teknik yang berkaitan
dengan praktikum sifat fisik batuan.
Tujuan dari pembuatan ini adalah untuk mendapatkan nilai porositas
dengan cara yang cepat yaitu dengan cara memasukkan data kedalam tampilan
visual basic yang telah dibuat oleh penulis

1.3 Metodelogi Penelitian

Dengan menggunakan metode kajian pustaka. Teknik analisis data

dilakukan secara kualitatif. Semua data yang diperoleh akan dideskripsikan

1
1.4 Harapan

Dengan dibuatnya paper ini penulis berharap agar nilai mata kuliah

Teknologi Informasi dapat menempuh batas ketuntasan serta mendapat nilai yang

terbaik. Dan diharapkan tulisan ini dapat membimbing dalam pengoprasian

perhitungan porositas dengan visual basic serta menambah wawasan bagi siapa

pun yang membacanya.

2
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Algoritma

1. Mulai

2. Masukkan Nilai WN

3. Masukkan Nilai WO

4. Masukkan Nilai WJ

5. Masukkan Nilai WS

6. Hitung kedalam Rumus

7. Hasil

8. Selesai

2.2 Diagram Alir

Mulai

Masukkan nilai contoh


asli (WN)

Masukkan Berat
Contoh Kering (WO)

3
Masukkan Berat Contoh
Jenuh Air (WJ)

Masukkan Berat Contoh


dalam Air (WS)

N=(WN-WO)/(WJ-WS)

HASIL

Selesai

3.3 Program Perhitungan Porositas sifat fosok batuan

Private Sub exit_Click()


End
End Sub

Private Sub porositas_Change()


porositas.Text = ((wn.Text - wo.Text) / (wj.Text - ws.Text)) * 100
End Sub

4
BAB III

PENUTUP

3.1Kesimpulan

Porositas adalah salah satu sifat batuan yang menyatakan ketersediaan

ruang bagi hidrokarbon dalam suatu batuan. Dalam bahasa matematis, porositas

dinyatakan dalam persen perbadingan antara volume pori dibanding dengan

volume batuan. Porositas ini sangat penting di dunia perminyakan karena secara

tidak langsung menyatakan cadangan hidrokarbon yang terkandung dalam sebuah

reservoir.

Berdasarkan sumber dari buku Amyx, porositas terbagi menjadi dua

kategori. Ada yang disebut dengan “Original Porosity” dan “Induced Porosity”.

Original porosity (atau primary porosity) diartikan sebagai porositas yang

terbentuk saat pembentukan batuan tersebut berlangsung. Sedangkan Induced

porosity (atau secondary porosity) diartikan sebagai porositas yang terbentuk

setelah batuan tersebut terbentuk.

5
DAFTAR PUSTAKA

Nugroho, Bani. 2000. Geologi Teknik dan mekanika tanah. Jakarta: Trisakti

www.geo-informasi.blogspot.com