Anda di halaman 1dari 4

c c  


    
    
Posted on 14 October 2010. Tags: akhir kata, alam semesta, alauddin, angin matahari, apek,
atmosfir, ayah ibu, baju, binatang, bintang, dimana, erwin, erwin miradi, foton, fotosfer, galaksi,
kaki, kasus kebakaran, korona, kromosfer, luar angkasa, matahari, mengandung, pahlawan,
pantas, permukaan matahari, radiasi, sinar, solar system, tata surya, tumbuhan, ukuran bintang,
usia bintang, zona konvektif, zona radiasi

   , selain merupakan penunjang hidup tumbuhan


dan binatang, juga adalah satu hal yang paling berjasa dalam hidup kita sebagai seorang manusia
(selain Ayah, Ibu, dan para penemu komputer). Tidak seperti PLN, matahari memberikan kita
sinar dan panasnya tanpa pamrih, dan tanpa pungutan biaya. Matahari bertanggung jawab atas
baju kaos kering dan tidak bau apek yang anda kenakan sekarang. Walaupun matahari juga
bertanggung jawab atas beberapa kasus kebakaran di daerah Alauddin 5-6 bulan yang lalu. Tapi
pantas rasanya kalau kita cari tahu sedikit lebih banyak tentang µpahlawan¶ dari luar angkasa
yang satu ini. Di bawah saya uraikan beberapa fakta yang perlu kita tahu tentang matahari:

         




Matahari tergolong sama bila dibandingkan dengan bintang biasa lainnya. Dalam artian; ukuran,
usia, dan temperaturnya bisa dibilang hampir sama dengan kebanyakan bintang yang lain. Di
galaksi kita ada beberapa bintang yang berusia sama tuanya dengan alam semesta yaitu 15 miliar
tahun, sementara matahari adalah bintang generasi ke-2 yang baru berumur 4,6 miliar tahun.
Beberapa bagian dari matahari merupakan hasil bentukan dari bintang-bintang sebelumnya.

          




Sejauh ini, matahari merupakan objek terbesar di tata surya kita dimana matahari mengandung
99,8% dari total massa tata surya. Dan Jupiter mengisi sebagian besar sisanya.

   
 
     

Tidak seperti objek-objek luar angkasa lainnya, matahari telah ditemukan bahkan saat manusia
pertama (siapapun namanya dan bagaimanapun bentuknya) menginjakkan kaki di Bumi. Tidak
ada hari, tanggal, bulan ataupun tahun ditemukannya matahari.
á    !"   #       
     $
  c %  
&

Dalam waktu lebih dari 5 miliar tahun kedepan, matahari akan terus bertambah terang karena
Helium yang terus bertambah pada inti matahari. Karena jumlah hidrogen yang terus menyusut,
inti matahari harus terus menghasilkan tekanan yang cukup agar tidak hancur. Sayangnya,
matahari akan kehabisan bahan bakar hidrogen suatu hari nanti. Pada titik tersebut, matahari
akan mengalami perubahan radikal, yang juga kemungkinan besar juga akan menjadi titik
kehancuran total planet Bumi. ( Jadi, 2010 + 5 milliar tahun = tidak mungkin 2012!)

' "
        (     

Karena berperan sangat penting pada kelangsungan hidup, matahari adalah objek di alam
semesta yang paling banyak dipelajari dari tahun ketahun selain planet kita, Bumi. Karena alasan
yang sama, matahari juga mempengaruhi mitologi hampir semua budaya seperti mesir, aztec,
indian (penduduk asli amrik), roma, dan cina. Yunani Kuno menamai matahari dengan nama
Helios, sedangkan Roma menyebut matahari Sol yang masih digunakan sampai sekarang.

)* +    


 ,  %  " " 

Kalau anda memperhatikan pelajaran IPA waktu kelas 2 SMP, anda pasti sudah tahu yang ini.

-    


        

Pada inti matahari yang menghasilkan panas, terdapat dua bagian yang berbeda: zona radiatif dan
zona konvektif. Dari inti matahari, melalui zona radiatif, kemudian sampai pada zona konvektif,
tempratur menurun dari 8 juta ke 7000 K (6726,89 derajat celsius). Sebuah .%% membutuhkan
waktu beberapa ratus ribu tahun untuk bisa sampai ke permukaan matahari dari inti matahari
yang padat.

/   $
 0 
 1 0 %. 1"  

µPermukaan¶ pada matahari disebut fotosfer, sebuah struktur yang terlihat dengan ketebalan 500
km yang merupakan tempat dimana radiasi dan cahaya dilepaskan. Sementara µatmosfir¶nya
matahari adalah lapisan kasat mata di atas fotosfer yang disebut kromosfer. Lapisan ini biasanya
hanya terlihat sekilas saat terjadi gerhana matahari total dalam bentuk lingkaran kemerah-
merahan yang disebabkan hidrogen atom panas disekitar matahari. Suhu pada lapisan ini
meningkat sampai 50.000K (49.726,85 derajat celcius), sedangkan tingkat kepadatannya lebih
rendah 100.000 kali daripada kepadatan fotosfer.

2   "!    % %    

Di atas lapisan kromosfer terdapat korona dalam bentuk µangin matahari¶ yang bertiup ke ruang-
ruang antar planet hingga ke ujung tata surya. Korona sangat panas, bisa bersuhu sampai jutaan
derajat Celcius. Dan karena secara fisik, mustahil untuk menghantarkan panas dari permukaan
matahari yang lebih dingin ke korona yang jauh lebih panas. Hal ini membuat sumber energi
panas korona menjadi misteri science yang tidak terpecahkan selama lebih dari 60 tahun.
Ternyata matahari jauh lebih rumit daripada kelihatannya yang hanya timbul dari timur lalu
tenggalam lagi di barat. Poin di atas sengaja tidak saya tulis sampai 20, karena pasti sebagian
besar anda akan bilang ³ah.. nda peduli..yang penting jemuranku kering..´, makanya cuma saya
tulis 9 poin saja . Akhir kata, makasih sudah mampir di blognya Erwin Miradi. Wassalam.

Matahari adalah pusat tata surya kita. Tata surya terdiri dari
Matahari, sembilan planet (salah satu diantaranya adalah
Bumi), dan semua benda lain yang berjalan mengedari
matahari. Matahari adalah suatu bola gas panas. Piringan
matahari yang menyilaukan, tempat asala cahaya dan bahang
memancar, disebut Fotosfer. Disekeliling Fotosfer adalah
lapisan gas merah cemerlang yang disebut Kromosfer. Untain
hidrogen merah menyala terlempar sejauh ratusan ribu
kilometer ke antariksa dari Kromosfer. Untaian ini disebuah
Prominensa. Sekeliling kromosfer terdapat lapisan gas lain
yang disebut Korona. Permukaan matahari ditandai bercak-
bercak suram yang disebut bintik matahari. Ini dapat dilihat
dengan teleskop khusus.
Matahari bergaris tengah 1392000 km, atau sekitar 109 kali garis tengah Bumi. Massa atau berat
totalnya 331950 kali Bumi. Suhu permukaannya 60000 K; dan suhu dipusat 150000000 K.
Bintik matahari adalah bercak suram yang tampak di fotosfer matahari. Itu disebabkan oleh
turunnya suhu dipermukaan matahari. Suhu di tengah bintik matahari kurang lebih 40000 K.
Kecermelangannya kira-kira seperlima fotosfer normal. Beberapa bintik matahari besar sekali,
sekian kali garis tengah Bumi. Bentuknya bermacam- macam. Bila dilihat dengan telescop
khusus, tiap-tiap bintik matahari terdiri dari petak suram ditengah serta dikelilingi daerah yang
klebih terang. Bintik matahari sebenarnya adalah badai massa gas elektrik yang berpusat-pusat.
Dalam gerakannya melintasi permukaan matahari, bintik tersebut menciptakan kegaduhan
magnetik yang besar dan mempengaruhi peralatan elktrik dan magnetik di Bumi.

Korona sewaktu adanya bintik Matahari Korona sewaktu ada sedikit bintik Matahari
Kromosfer ialah lapisan gas merah kira-kira setebal 10000 km, bagaikan atmosfer
Bumi.Prominensa terdiri dari awan hidrogen yang terlempar melampaui kromosfer ke
korona. Korona ialah awan gas sangat tipis, warnanya hijau mutiara, kekuning-kuningan,
dan hanya terlihat pada waktu terjadi gerhana matahari total.
Bintik matahari besar dan jumlahnya berubah-ubah dalam daur sepanjang sebelas
tahun dan berpengaruh terhadap kegiatan matahari. Pusat suram bintik matahari
disebut Umbra. Umbra ini dikelilingi cincin lebih terang yang disebut Penumbra.
Korona, Prominensa, dan Kromosfer hanya nampak selama gerhana matahari.
Diwaktu lain semuanya itu tertutup oleh kecermelangan fotosfer. Ketiganya dapat
diamati oleh alat Koronagraf, yakni telescop khusus yang menghilangkan sinar
menyilaukan dari fotosfer.
Prominensa