PROFIL NEGARA REPUBLIK FEDERASI BRASIL

A.

KETERANGAN DASAR Nama resmi Bentuk Pemerintahan Ibukota Kepala Negara Perbatasan : : : : : Republik Federasi Brasil (Republica Federativa do Brasil) Presidentil Brasilia – DF Presiden Luiz Inacio Lula da Silva Di sebelah Utara berbatasan dengan Venezuela, Guyana Inggris, Suriname, Guyana Perancis dan Samudra Atlantik, di sebelah Timur dengan Samudra Atlantik, di sebelah Selatan dengan Uruguay, di sebelah Barat dengan Argentina, Paraguay, Bolivia dan Peru Republik Federasi 7 September (Hari Kemerdekaan) 8.511.965 km2 (luas daratan : 8.456.510 km2 dan lautan : 55.455 km2) 188.700.000 (2006) 73,6% (Katolik), 15,4% (Protestan), 11% (lainnya) Portugis Tropis, berkisar antara 22 s/d 23 derajat Celcius. Daerah pantai Timur Laut beriklim tropis yang lembab, hujan turun antara bulan Mei s/d Oktober. Musim dingin, antara bulan Mei s/d Agustus Kulit putih (53,7%), Mulato (38,5%), Kulit hitam (6,2%), Asia (0,5%) dan penduduk asli (0,4%) Kacang kedelai, tepung kacang kedelai, baja, mobil penumpang, jeruk, daging sapi, daging ayam, pesawat terbang, kopi, gula tebu, terigu, alkohol, jagung, alas kaki, dan kertas Reais (US$ 1 = BRL 2,08)/ Semester I 2007 US$ 1,066 triliun (April 2007) US$ 185 milyar (Januari 2008) Amerika Serikat, Argentina, China, Uni Eropa

Bentuk Negara Hari Nasional Luas Wilayah Jumlah Penduduk Agama Bahasa Resmi Iklim

: : : : : : :

Etnisitas Produk Ekspor

: :

Mata uang Produk Domestik Bruto/GDP Cadangan Devisa Mitra Dagang Utama (2007)

: : : :

B.

SISTEM POLITIK DAN PEMERINTAHAN

1. Menurut Konstitusi Brasil yang disahkan pada tanggal 5 Oktober 1988, Brasil merupakan negara berbentuk Republik Federasi yang terdiri dari 26 negara bagian dan satu distrik federal (Ibukota Brasilia) dengan sistem pemerintahan presidensial. Konstitusi 1988 menjamin kekuasaan yang luas kepada pemerintah federal yang terdiri dari eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Brasil sampai dengan Oktober 2007 berjumlah US$ 1. Masa jabatan anggota Senat selama 8 tahun dengan sistem pemilihan bertahap sehingga 2/3 dari anggota Majelis Tinggi dipilih berdasarkan pemilihan umum pada suatau waktu dan 1/3 anggota lain dipilih empat tahun kemudian. HUBUNGAN BILATERAL DENGAN INDONESIA 3. memajukan demokrasi dan hak asasi manusia. .704. Menteri Lingkungan Hidup ad interim dan beberapa pejabat terkait lainnya. Kunjungan Pejabat Negara / Pemerintahan selama tahun 2007 4.940 dan impor sebesar US$ 563.113.767.173. Dengan demikian surplus bagi Indonesia adalah sebesar US$ 119. Selama periode ini telah terjadi beberapa kunjungan pada tingkat Pejabat Negara dan anggota legislatif. Hubungan bilateral kedua negara terjalin sejak bulan Maret 1953 selama ini berlangsung cukup baik.154. Perdagangan Antara RI – Brasil 6. yaitu mengutamakan penggunaan mekanisme diplomasi pada tingkat regional dan multilateral. maka total perdagangan hingga Oktober 2007 tersebut mengalami kenaikan yang cukup signifikan.2. Hubungan perdagangan kedua negara menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan selama 4 tahun terakhir. C. kedua Menteri Luar Negeri menandatangani Nota Kesepahaman pembentukan Komisi Bersama yang dapat dijadikan sebagai media percepatan kerjasama bilateral di berbagai bidang. Selama kunjungan Duta Besar Soemadi telah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Brasil. Pada kesempatan tersebut. Total perdagangan Indonesia .763. Masa jabatan DPR adalah 4 tahun dengan pemilu yang didasarkan pada sistem yang rumit yaitu perwakilan proporsional oleh masing-masing negara bagian. tiga orang dari setiap negara bagian dan distrik federal serta 513 anggota DPR. Duta Besar Soemadi Brotodiningrat melakukan kunjungan ke Brasil untuk melakukan pendekatan terhadap Pemerintah Brasil dalam rangka untuk mendapatkan dukungan pelaksanaan Konferensi United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) di Bali tanggal 3-14 Desember 2007. dan negara bagian yang terbesar/terluas yaitu Sao Paulo mendapatkan 70 kursi.059. Kedua Pemerintah memiliki banyak kesamaan persepsi dalam penyelesaian masalah-masalah internasional. Sementara itu Menteri Luar Negeri RI pada 22-23 Agustus 2007 juga telah mengunjungi Brasil dalam rangka Pertemuan Menteri Luar Negeri Forum for East Asia Latin America Cooperation (FEALAC) dan mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Brasil. Pada tanggal 17-19 November 2007 Utusan Khusus Pemerintah RI. Sistem ini menitikberatkan pada pertimbangan luas geografis meskipun penduduknya jarang. Parlemen Brasil disebut Kongres terdiri dari 81 anggota Senat (Senator). Dibandingkan dengan total perdagangan kedua negara pada tahun 2006 yang sebesar US$ 1.000.326.141. Setiap negara bagian berhak mendapatkan minimum 8 kursi.468. 5. Pemerintah Brasil tetap mendukung integritas wilayah NKRI dan Pemerintah Indonesia serta menyambut baik keberhasilan Pemerintah Indonesia dalam melaksanakan reformasi. yang terdiri dari ekspor sebesar US$ 762.

940 Impor Indonesia 322.006 1.403 -12.548 +111.763.018.690. 563.148.118.491.Brasil terutama perkembangan ekspor Indonesia.350 498.134.000 1.767 Total Perdagangan 641.369. Dit. yaitu dari US$ 318 juta pada tahun 2003 menjadi di atas US$ 750 juta pada bulan Oktober 2007.173 Saldo -4.329. Perkembangan ekspor Indonesia sejak tahun 2003 – 2007 dapat dilihat pada tabel berikut: Neraca Perdagangan Indonesia – Brasil Tahun 2003 .000 +119.704.468.059.141. Amselkar Feb 2008 .727 458.541 752. Jika melihat perkembangan perdagangan Indonesia .000.569 370.564.097. dapat disimpulkan bahwa selama kurun waktu 4 tahun terakhir ekspor Indonesia ke Brasil telah berhasil ditingkatkan menjadi lebih dari 100%.768.777 515.796 954.326. Industri dan Perdagangan Luar Negeri 8.154.7.379.229 626.623 -42.000 762.972 382.2007 (dalam US$) Tahun 2003 2004 2005 2006 2007 (Oktober) Ekspor Indonesia 318.136.113 Sumber : Kementerian Pembangunan.231.125.