Anda di halaman 1dari 83

www.KekuatanPikiran.

com

Oleh: Tertius Lantigimo


DISCLAIMER AND TERMS OF USE AGREEMENT

Penulis dan penerbit telah berusaha sebaik mungkin dalam mempersiapkan


materi dalam tulisan ini. Akan tetapi penulis dan penerbit tidak memberikan
jaminan mengenai keakuratan, kecocokan, kerelevanan, atau kesempurnaan
isi dari ebook ini. Informasi yang disampaikan dalam tulisan ini adalah
semata-mata bersifat mendidik atau edukasi. Karena itu jika anda hendak
mengaplikasikan informasi yang terdapat dalam ebook ini, andalah yang
bertanggung jawab atas tindakan anda.

Penulis dan penerbit telah berusaha sebaik mungkin untuk


mempresentasikan informasi dan isi yang bermanfaat ini. Tetapi kami tidak
memberi jaminan mengenai peningkatan kualitas atau kesuksesan akibat dari
menggunakan materi, gagasan, teknik, dan metode yang dipaparkan dalam
ebook ini. Contoh-contoh yang diberikan tidak dapat ditafsirkan sebagai suatu
janji atau jaminan. Keberhasilan adalah tanggung jawab penuh dari pengguna
produk kami.

Keberhasilan pengguna tergantung pada kerja keras, keseriusan, dan


komitment dalam mempraktekan semua ide dan informasi dalam produk
kami. Dan tingkat keberhasilan pengguna ditentukan banyak faktor yang
diketahui oleh pengguna sendiri.

Penulis dan penerbit dalam bentuk apapun tidak bertanggung jawab kepada
siapapun juga atas kerusakan atau kerugian yang diakibatkan dari
penggunaan ide-ide dan informasi dari produk kami. Dan kami tidak
memberikan jaminan apapun untuk hal ini.

Dr. Tertius Lantigimo


Pengelola http://www.KekuatanPikiran.com
DAFTAR ISI EBOOK TEKNIK SUBJECTIVE
COMMUNICATION

PENDAHULUAN - hal 6

MODUL 1
PENTINGNYA TEKNIK SUBJECTIVE COMMUNICATION
hal 9

1. MENGGAPAI SUKSES DAN IMPIAN. MUNGKINKAH?


BISNIS hal 10
CINTA IDAMAN hal 12
PEKERJAAN IDAMAN hal 13
JABATAN hal 15
HUBUNGAN HARMONIS hal 16
2. MENGAPA ANDA MEMBUTUHKAN SUBJECTIVE
COMMUNICATION hal 17

Apa kelebihan teknik subjective communication? hal 21


Keuntungan menggunakan Subjective communication hal 21

MODUL 2
PENGETAHUAN DAN PRINSIP DASAR SUBJECTIVE
COMMUNICATION

1. APA YANG DIMAKSUD DENGAN SUBJECTIVE


COMMUNCIATION hal 22
2. BEBERAPA FAKTA ILMIAH MENGENAI PIKIRAN MANUSIA
hal 26
3. PRINSIP DAN PENGETAHUAN DASAR SUBJECTIVE
COMMUNICATION hal 35
4. TEKNIK DASAR SUBJECTIVE COMMUNICATION hal 37

MODUL 3
PERSYARATAN DASAR
SUBJECTIVE COMMUNICATION

1. Hal-hal yang harus dimiliki dan dilakukan hal 40


2. Hal-hal yang TIDAK diperbolehkan hal 43
3. Syarat Kesehatan Fisik hal 45
4. Gelombang Otak Untuk Subjective Communication hal 46

MODUL 4
MELAKUKAN PRAKTEK SUBJECTIVE
COMMUNICATION

1. KAPAN WAKTU YANG TEPAT hal 51


2. LANGKAH-LANGKAH PRAKTEK hal 52
Langkah 1: Program pikiran anda saat sebelum tidur hal 53
Langkah II: Persiapkan Diri Anda hal 56
Langkah III: Bagaimana Melakukan Komunikasi hal 57
Praktek Subjective Communication
dalam bisnis atau usaha anda hal 65
Praktek Subjective Communication Dalam hal hubungan hal 65
Praktek Subjective Communication Untuk mendapatkan Kekasih
Idaman hal 66
Praktek Subjective Communication untuk
Memotivasi Anak hal 67
Praktek Subjective Communication Untuk Proposal hal 68
Praktek Subjective Communication Untuk
Orang Yang Berhutang hal 69
Praktek Subjective Communication Untuk Orang Yang
Bermusuhan hal 70
Praktek Subjective Communication Dengan Target Orang Banyak
atau Secara Massal hal 70
Informasi Penting Tambahan hal 73
4. Efektifitas dan Kemanjuran hal 74

MODUL 5
KUNCI KEBERHASILAN

1. Anda harus benar yakin atau percaya


apa yang anda lakukan hal 75
2. Anda harus peracaya pada diri anda sendiri hal 76
3. Keyakinan pada produk dan jasa hal 77
4. Pengendalian emosi hal 77
5. Pengendalian Pikiran hal 78

PENUTUP DAN SARAN hal 79


PENDAHULUAN

PERHATIAN!

JANGAN LEWATKAN bab ini. Anda harus membaca


bagian ini sampai selesai supaya tidak terjadi
kesalahpaham.

Pertama-tama kami sampaikan terima kasih sudah bergabung


dengan kami. Semoga informasi yang kami berikan ini bermanfaat
bagi anda dalam mencapai sukses dan impian.

Sebagai orang yang beragama mari kita naikan puji dan syukur
kita kepada Tuhan Yang Mahakuasa yang sudah memberikan
berkah yang melimpah dalam kehidupan kita.
Mungkin ada yang menganggap bahwa ilmu yang kami ajarkan ini
bertentangan dengan agama atau ada syiriknya. Seperti kami
sudah sebutkan pada surat penjualan bahwa teknik ini benar-
benar ilmiah dan tidak melibatkan hal-hal yang bersifat mistik
atau magis. Dan kami sendiri sangat tidak suka hal-hal berbau
mistik karena bertentangan dengan keyakinan saya. Kami berani
memperkenalkan teknik ini karena benar-benar ilmiah.

Kami menganggap anda adalah orang yang beruntung bisa


mendapatkan ilmu dan teknik subjective communication ini.
Informasi mengenai teknik ini belum ada di tempat lain di
Indonesia. Kami sendiri mempelajarinya dari luar negeri. Kami
pernah tinggal di luar negeri selama 8 tahun saat study. Anda bisa
membuktikannya sendiri kelangkaan ilmu ini dengan mencari
subjective communication dalam bahasa Indonesia. Istilah ini
adalah istilah dalam bahasa Inggris. Dan anda hanya akan
mendapatkannya dalam bahasa Inggris. Itupun tidak lengkap
karena teknik ini begitu eksklusif, kecuali anda menjadi member
dari situs-situs yang akan kami sampaikan sebentar.
Dari pelatihan dan training yang kami ikuti kami membuat
panduan ini dalam BAHASA INDONESIA supaya masyarkat
Indonesia juga bisa mendapatkan manfaatnya.

Sesungguhnya ilmu mepengaruhi pikiran orang lain dengan teknik


subjective communication ini adalah pemanfaatan dari kekuatan
dan potensi pikiran yang Tuhan berikan kepada manusia.

Memanfaatkan kekuatan pikiran sesungguhnya adalah tindakan


nyata bersandar dan berserah kepada Tuhan yang telah
memberikan potensi itu. Sama seperti Tuhan memberikan pikiran
manusia untuk berpikir supaya dapat menikmati kehidupan yang
lebih baik. Menguasai teknik subjective communication tidak
berarti bermalas-malas. Teknik ini sesungguhnya dimaksudkan
untuk mempermudah usaha dan pekerjaan. Bukan scheme cepat
kaya.
Doa harus selalu dipanjatkan kepada Tuhan. Dan usaha dan kerja
keras harus tetap dilakukan. Dan supaya semua kerja keras tidak
sia-sia maka pergunakanlah teknik yang hendak kami ajarkan ini.
Supaya berhasil anda harus serius untuk menguasai teknik ini
dengan baik dan benar. Jangan anda hanya membaca sepintas
tanpa latihan dan praktek lalu mengharapkan sukses. Atau hanya
mencoba sekali tidak berhasil kemudian mengatakan tidak benar.
Petunjuk dalam panduan harus benar-benar diikuti. Kesuksesan
anda akan datang jika anda benar-benar belajar dan
mempraktekan teknik ini.

Beberapa Petunjuk Penting

Pelatihan Teknik Subjective Communication ini di bagi dalam


beberapa modul. Karena itu:
1. Mohon mempelajari modul secara berurutan. Jangan
dilompat-lompat.
2. Dituntut keseriusan dalam mempelajari teknik ini. Anda
tidak boleh hanya membaca biasa atau browsing saja tanpa
mempelajarinya dengan benar.
3. Dituntut kesabaran dalam mempelajari ilmu ini. Jangan
tergesa-gesa atau keburu napsu.
4. Jika belum mengerti bacalah panduan secara berulang-
ulang.
5. Lakukanlah praktek atau latihan sesuai dengan petunjuk
yang ada.

Jika anda serius, sabar dan tekun niscaya teknik Subjective


Communication ini dapat anda kuasai dengan baik demi mencapai
kesuksesan dan impian anda.

Semoga bermanfaat!
MODUL 1

PENTINGNYA TEKNIK
SUBJECTIVE COMMUNICATION

1. MENGGAPAI SUKSES DAN IMPIAN. MUNGKINKAH?


Setiap orang punya impian dan masalah. Dan semua orang ingin
meraih impian dan mengatasi masalah. Impian mendorong setiap
orang untuk maju dan berjuang. Setiap orang mempunyai impian
untuk memiliki masa depan atau kehidupan yang cerah.
Kehidupan yang lebih baik adalah kehidupan yang tanpa masalah.
Memang impian hidup tanpa masalah kedengaran tidak masuk
akal tetapi inilah impian setiap orang. Karena itu setiap orang akan
berusaha mengatasi masalahnya tanpa menimbulkan masalah
baru. Apa mungkin?
Sayang, banyak orang yang bekerja keras untuk mengejar sukses
dan impian tetapi gagal. Dan pada akhirnya mereka stres. Tetapi
jika anda mengetahui rahasia besar ini apa yang tidak mungkin
akan menjadi mungkin.

Apa impian anda? Setiap orang pasti punya impian yang ingin
diraih. Ada berbagai hal yang ingin dicapai antara lain hal-hal yang
akan saya sampaikan berikut ini:
BISNIS

Setiap orang ingin sukses dalam bisnis, bukan? Seorang pebinis


baik off-line maupun online memiliki impian bisnisnya berhasil
dan mendatangkan profit yang besar. Tetapi kenyataannya adalah
bahwa tidak selamanya bisnis itu berjalan dengan lancar. Biasanya
anda hanya mendapat untung kecil atau bahkan merugi padahal
anda sudah mengeluarkan modal yang cukup. Mungkin anda
sudah melakukan promosi atau memasang iklan di mana-mana
tetapi hasil masih kurang memuaskan. Iklan anda tidak mendapat
targeted traffic atau sasaran yang tepat. Atau mungkin anda
memasang iklan berbayar atau PPC (Pay Per Click) tetapi tidak
mendapatkan pemasukan yang cukup karena pengeluaran
membayar click jauh lebih besar dari pada conversion (yang
transaksi). Semua cara anda sudah lakukan tetapi sepertinya
menemui jalan buntu. Lalu apa yang anda harus lakukan supaya
anda sukses?

Atau mungkin anda memiliki usaha seperti toko, kiosk, atau


dagang kecil-kecilan. Ada banyak pengunjung yang datang. Tetapi
entah mengapa mereka hanya datang melihat-lihat dan kemudian
pergi tanpa membeli. Apa yang salah ya? Apakah produk anda
tidak menarik, atau pelayanan anda kurang memuaskan? Setelah
anda pikir-pikir sepertinya anda mengatakan bahwa anda telah
melakukan pelayanan secara maksimal. Lalu apa yang salah ya?

Mungkin anda adalah seorang penjual jasa seperti jasa asuransi.


Tugas anda adalah berusaha mendapatkan klien sebanyak
mungkin untuk menjadi member. Anda mempunyai teknik sendiri
bagaimana memprospek calon member. Dan sepertinya banyak
yang berminat untuk anda prospek. Semua keahlian anda
keluarkan untuk membujuk prospek untuk menjadi member.
Entah mengapa hasil yang anda harapkan tidak begitu memuaskan
karena calon member anda diambil orang lain. Keuntungan sudah
di depan mata, tetapi last minute batal. Mengapa?

Masalah-masalah seperti yang disebutkan di atas sering dialami


oleh banyak orang yang melakukan kegiatan bisnis. Dan masalah-
masalah itu biasanya menambah masalah baru pada masalah yang
sudah ada. Dan akhirnya menjadi beban pikiran dan
mengakibatkan stress.

Padahal jika anda menggunakan teknik kekuatan pikiran yang saya


akan ungkapkan pada bab berikutnya, anda tidak perlu
mengeluarkan terlalu banyak energi dan uang untuk membuat
bisnis anda lancar. Anda dapat menggunakan potensi kekuatan
pikiran anda, yang mungkin anda tidak pernah tahu bahwa anda
memiliki kemampuan itu, untuk menolong anda.

Pak Tertius terima kasih atas ilmunya. Setelah


mempraktekan ilmu yang bapak berikan usaha warnet saya
semakin meningkat. Sekarang pelanggan saya sudah
semakin banyak dan saya tidak menyangka.
Satu hal lagi saya juga sudah diterima di perusahaan telkom
dengan menggunakan teknik yang bapak ajarkan. Saya
mohon bapak bimbing saya lagi bagaimana bisa disukai
oleh karyawan-karyawan lama. Sekali lagi terima kasih ya
pak. Ilmunya sangat dahsyat . . .

Wahyu Jakarta

CINTA IDAMAN
Masalah lain yang sering dialami oleh manusia di planet bumi ini
adalah masalah cinta. Setiap orang di muka bumi ini
mendambakan cinta sejati dalam hidupnya. Dia akan berusaha
keras mencari kebahagiaannya. Tetapi upaya itu tidak selamanya
berjalan dengan mulus karena: pertama orang yang kita cintai
tidak menerima cinta kita; kedua dia lebih menyukai orang lain.
Kita sudah menyaksikan bagaimana banyak perkawinan yang
hanya bertahan beberapa tahun dan pada akhirnya bercerai. Ini
menandakan bahwa cinta yang dimiliki selama ini bukanlah cinta
sejati, karena cinta sejati itu akan bertahan sepanjang masa.

Anda juga tahu dan mungkin mengalami kehidupan suami isteri


atau hubungan asmara yang menyedihkan. Mungkin saja kita
masih hidup bersama tetapi sebenarnya perasaan cinta itu sudah
hampir tidak ada lagi. Atau mungkin kita masih mencintainya
tetapi pasangan kita tidak lagi memiliki perasaan yang sama
sehingga hubungan cinta berada di ambang kehancuran. Mengapa
tidak semua orang mendapatkan cinta sejatinya?
Ada seorang member yang bergabung hanya karena ingin
mendapatkan cinta sejatinya. Pada awalnya dia gagal, sehingga dia
menelpon meminta bimbingan dari saya. Kemudian saya
memberikan bimbingan lanjutan kepadanya. Dan pada hari
berikutnya dia menelpon dan berkata master, gila bener. Saya
jadian dengan gadis idaman saya. Saya nembak dan dia menerima
cinta saya... Terima kasih master . Saya bukan master, saya hanya
ingin berbagi ilmu yang penting ini.

PEKERJAAN IDAMAN
Salah satu masalah terbesar di negeri ini adalah masalah
pekerjaan. Tingkat pengangguran di negeri kita sangat tinggi, dan
PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) adalah hal yang sering terjadi.
Dengan semakin banyak pelamar pekerjaan berarti semakin
sempit pekerjaan dan semakin kecil peluang untuk mendapatkan
pekerjaan, apalagi pekerjaan idaman.
Banyak orang yang pasrah dengan keadaan dan menerima
pekerjaan apa saja walaupun pekerjaan itu tidak menyenangkan
bagi mereka. Karena mereka membutuhkan penghasilan untuk
bertahan hidup.

Mungkin juga saat ini anda sedang mencari pekerjaan tetapi


peluang sangat kecil. Mungkin anda sudah melamar dari satu
instansi ke instansi yang lain tetapi anda tidak mendapatkan
pekerjaan yang anda inginkan. Kualifikasi anda sudah memenuhi
syarat tetapi masih ditolak juga karena gagal pada saat interview
atau wawancara.
Dengan teknik yang saya akan ajarkan nanti anda dapat merubah
hidup anda. Ada satu kesaksian dari banyak kesaksian yang anda
perlu tahu. Salah seorang murid Jim Francis, master subjective
communication, menguji keampuhan ilmu subjective
communication yang baru saja dia pelajari. Salah satu perusahaan
mencari satu staff untuk perusahaan mereka. Mereka pun
mengiklankan lowongan tersebut. Alhasil ada banyak pelamar
termasuk seorang murid Jim Francis. Akan tetapi salah satu
persyaratan calon staff itu adalah dia harus sudah memiliki
pengalaman paling kurang 10 tahun. Murid Jim Francis ini masih
sangat mudah dan belum punya pengalaman kerja apa-apa. Sehari
sebelum acara interview atau wawancara sang murid ini
melakukan subjective communication dengan target pemimpin
perusahaan. Apa yang terjadi?

Sangat menakjubkan. Dia diterima bekerja di perusahaan tersebut


padahal dia belum memiliki pengalaman kerja apapun. Dia telah
berhasil mempengaruhi pikiran pemimpin perusahaan tersebut
dengan Subjective communication.

Hal serupa dilakukan oleh salah seorang member kami. Dia


berhasil mendapat pekerjaan di luar negeri. Berikut ini testimonial
yang dia kirimkan kepada saya. Testimonial ini asli bukan rekayasa
dan kami menyalin apa adanya:

Terima kasih pak Tertius. Dengan menerapkan Subjective


Communication akhirnya saya lulus interview. Dan saya
segera bekerja di kapal pesiar Amerika. Sungguh sangat
luar biasa teknik tersebut.
Sekali lagi terima kasih . . . Yesssss . . .

Wisnu Denpasar

Masih banyak testimonial serupa tetapi kami hanya memberikan


satu contoh ini untuk membuktikan bahwa teknik subjective
communication itu benar-benar ampuh dan dapat menolong anda.

JABATAN
Setiap manusia yang memiliki karir merindukan jabatan yang
tinggi. Karena jabatan dianggap dapat menaikan derajat atau
status sosial seseorang. Jabatan juga memberikan kekuasan yang
lebih kepada seseorang sehingga dia dapat melakukan apa yang dia
inginkan. Coba perhatikan orang-orang yang memiliki jabatan
tinggi. Mereka kelihatan memiliki kuasa yang lebih dibandingkan
dengan orang lain yang tidak punya. Juga mereka memilki status
sosial yang membanggakan. Tentu saja anda juga menginginkan
hal seperti ini bukan?

Tetapi bagaimana caranya? Karena tidak mudah untuk membujuk


atasan. Lagi pula ada juga orang lain yang menginginkan jabatan
yang anda incar. Ada saingan.

Biasanya orang-orang menggunakan kekayaan atau koneksi untuk


mendapatkan jabatan. Tetapi bagaimana jika anda tidak punya
uang cukup dan juga tidak punya koneksi. Jika anda ingin
berbicara langsung pasti ada kendala psikologis, bukan?
Jika anda mengetahui teknik ini anda dapat membuat atasan anda
memberikan dengan sukarela kepada. Anda dapat mempengaruhi
pikiran atasan anda sehingga tanpa disadarinya dia memberikan
posisi yang anda inginkan.

HUBUNGAN HARMONIS
Setiap orang menginginkan hubungan yang harmonis. Masalah
hubungan suami-istri, pacaran, persahabatan kadang-kadang tidak
semulus yang kita bayangkan. Perselisihan adalah hal yang lumrah
terjadi. Dan kadang-kadang bisa menjadi lebih buruk. Misalnya,
hubungan perkawinan bisa saja berakhir dengan perceraian. Jika
anda sedang mengalami masalah hubungan, dan anda sudah
mencoba berbagai cara tetapi masih gagal juga, maka anda dapat
mencoba teknik subjective communication. Teknik ini akan
merubah pikiran pasangan atau teman anda untuk menjadi lebih
terbuka dan menjadi lebih baik.

Pada modul berikutnya saya akan menjelaskan lebih lanjut apa


yang dimaksud dengan subjective communication, prinsip-prinsip
dasar, dan bagaimana mempraktekannya. Jika anda sudah
menguasainya anda dapat meraih semua impian anda. Anda akan
memiliki senjata rahasia pamungkas dalam mencapai sukses dan
impian anda.
2. MENGAPA ANDA MEMBUTUHKAN SUBJECTIVE
COMMUNICATION

Saya sudah menyinggung di atas mengapa anda membutuhkan


teknik subjective communication ini. Dan saya akan
menjelaskannya lebih lanjut pada anda.

Seperti sudah disebutkan di atas bahwa setiap manusia ingin


menggapai impiannya dan ingin sukses dalam segala hal. Karena
itu tenaga, energy dan dana dikorbankan untuk mencapai semua
impian itu.
Apakah usaha anda berhasil? Memang kita melihat ada yang
berhasil. Tetapi kalau kita mau jujur berapa persen dari orang yang
bekerja dan berusaha keras yang benar-benar berhasil? Memang
beberapa nama besar atau beberapa orang sukses sering
disebutkan sebagai contoh bahwa orang bekerja keras akan sukses.
Tetapi banyak orang yang terperangkap dengan konsep ini ini.
Karena sesungguhnya mereka tidak tahu contoh-contoh orang
sukses disebutkan hanya dipakai untuk memotivasi orang lain
supaya terus berusaha dan tidak putus asa untuk mencapai sukses.
Dan tidak pernah disebutkan bahwa banyak orang yang gagal
sekalipun mereka sudah berusaha dan bekerja keras, bukan?. Kita
mendengar banyak orang bangkrut setelah membuka usaha, ada
orang yang stress karena cinta ditolak atau karena rumah tangga
yang hancur berantakan, dll. Orang-orang yang stress bahkan
ingin bunuh diri karena kegagalan setelah usaha keras tidak
pernah disebutkan. Mengapa contoh-contohn ini tidak
disebutkan? Karena memang tujuannya adalah memotivasi orang
lain. Benarkan? What is the point? The point here is that you need
another powerful method to succeed (kalimat saya sendiri:
Maksudnya anda membutuhkan teknik lain yang lebih ampuh
untuk mencapai sukses).

Ada satu fakta yang perlu anda ingat. Jika kita ingin sukses
mencapai semua impian kita membutuhkan orang lain untuk
mewujudkannya. Misalnya, jika kita ingin sukses dalam usaha
seperti toko atau berdagang kita membutuhkan para pelanggan
untuk membeli produk atau jualan kita. Sama halnya jika anda
melakukan bisnis online, mlm, dll, anda tetap membutuhkan
orang lain untuk menjadi prospek dan akhirnya menjadi member
aktif, dst.

Jika anda penjual jasa seperti insuransi tetap saja anda


membutuhkan banyak orang lain untuk menjadikan anda sukses.
Dalam percintaan, anda juga tetap membutuhkan orang lain.
Karena cinta anda akan terwujud jika orang yang anda sukai juga
menyukai anda supaya anda tidak bertepuk sebelah tangan. Untuk
mendapatkan pekerjaan anda membutuhkan koneksi atau orang-
orang dalam untuk menggolkan lamaran anda. Pokoknya apapun
yang anda lakukan anda harus membutuhkan orang lain.

Nah, yang menjadi persoalan di sini adalah tidaklah mudah untuk


membuat orang-orang menolong kita. Tidak mudah meyakinkan
orang lain bahwa produk kita bagus dan mereka harus beli. Juga
tidak mudah membuat orang lain menjadi pelanggan, prospek atau
member kita dalam bisnis atau usaha yang sementara dirintis.
Juga tidak mudah membuat orang lain jatuh cinta kepada kita.
Intinya, tidak mudah mempengaruhi orang lain dengan cara
normal atau konvensional.
Ada beberapa cara konvensional untuk mengajak orang lain untuk
menjadi pelanggan atau member untuk bergabung dengan bisnis
kita. Ada beberapa kategori:
Cara pertama: Dengan teknik berbicara . Anda akan menemui
mereka dan mengajak untuk bergabung atau membeli produk
anda.
Demikian juga jika anda naksir seseorang dan mau nembak dia
anda harus berbicara bukan? Tetapi kendalanya adalah:
Tidak semua orang pandai berbicara
Tidak semua orang mau diajak berbicara
Ada hambatan psikologis
Ada hambatan emosional
Ada gangguan teknis, dll.

Dan akhirnya hasil yang kita peroleh tidak seperti yang kita
targetkan. Benarkan?

Cara kedua: Melalui tulisan . Anda pasti mempromosikan


produk atau bisnis anda melalui iklan di surat kabar atau di situs-
situs periklanan. Kendala dengan teknik ini adalah tidak semua
orang bisa menulis iklan yang meyakinkan. Iklan yang tidak
memiliki daya tarik akan diabaikan begitu saja. Dan lagi pula biaya
membayar iklan tidak murah.

Cara ketiga: Cara audio visual . Anda pasti sudah melihat


bagaimana stasiun-stasiun televisi menayangkan iklan begitu
gencar. Dan tahukah anda bahwa untuk menayangkan iklan-iklan
tersebut anda memerlukan biaya yang cukup besar sampai
miliyaran?

Ini adalah kenyataan!

Dengan demikian dapat dikatakan teknik konvensional tidak akan


seefektif yang anda harapkan karena banyak kendala. Anda harus
bekerja keras dan mengeluarkan banyak biaya tetapi hasilnya
belum tentu dijamin. Karena itu lebih baik anda menggunakan
teknik Subjective Communication. Mengapa?

Karena dengan teknik subjective communication pekerjaan


anda akan lebih mudah, efisien dan hemat biaya, dan tanpa
hambatan psikologis. Dengan subjective communication anda
masuk ke dalam pikiran yang bersangkutan baik dia sementara
tidur atau pun sementara melakukan aktifitas. Pikiran anda akan
bertemu dengan target anda dan anda akan dapat
mengendalikannya untuk keuntungan anda. Dengan teknik ini
anda masuk ke pusat kendali orang lain dan anda mengendalikan
pikirannya tanpa disadarinya. Teknik ini tidak merugikan orang
lain karena salah satu syaratnya adalah orang lain juga harus
mendapat keuntungan dari komunikasi subyektif tersebut. Seperti
apa? Pada bab berikutnya hal ini akan dijelaskan lebih rinci.
Apa kelebihan teknik subjective communication?
Anda langsung sampai ke sasaran, masuk ke pikiran orang
lain dan karena itu lebih efektif dan manjur.
Anda yang memegang kendali dan target hanya menurut.
Bebas dari hambatan psikologis atau emosional karena anda
melakukannya dari jarak jauh atau tidak bertemu langsung
dengan yang bersangkutan.
Hemat biaya dan energy
Dan masih banyak lagi . . . .

Keuntungan menggunakan Subjective communication:


Dapat menaikkan omzet penjualan anda
Dapat menambah jumlah pelanggan atau klien anda
Dapat mempengaruhi pikiran orang lain
Dapat membuat orang lain menyukai anda
Dapat membuat orang lain lebih baik
Dapat memperbaiki hubungan yang rusak
Dan masih banyak lagi . . .

Tentu saja keuntungan-keuntungan di atas tidak luput dari benar


tidaknya teknik subjective communication dipraktekan. Ada
prinsip-prinsip dasar yang anda harus ketahui. Dan juga ada hal
yang tidak boleh dilakukan untuk menghindari kegagalan dalam
melakukan praktek ini. Anda harus ingat bahwa jika teknik ini
dilakukan dengan benar hasilnya akan sangat luar biasa dan
bahkan hampir instant. Karena itu bacalah bab berikutnya untuk
mengetahui seperti apa subjective communication tersebut.
MODUL 2

PENGETAHUAN DAN PRINSIP DASAR


SUBJECTIVE COMMUNICATION

1. APA YANG DIMAKSUD DENGAN SUBJECTIVE


COMMUNCIATION
Mungkin anda belum pernah mendengar istilah subjective
communication (komunikasi subyektif). Jika anda mencari
kalimat ini di google anda tidak akan mendapat istilah atau
defenisi subjective communication dalam bahasa Indonesia
kecuali dari situs kami. Anda akan mendapatkan istilah ini dalam
bahasa Inggris itupun penjelasannya tidak tuntas karena anda
perlu membeli dulu baru mendapatkan informasi lengkap
mengenai istilah dan konsep itu.

Tekni ini adalah teknik komunikasi antar pikiran tanpa


anda harus bertemu langsung dengan yang
bersangkutan. Metode Subjective Communication sesungguhnya
adalah metode atau teknik yang eksklusif yang hanya dikuasai oleh
segelintir orang. Anda bisa mendapatkan info dan panduan teknik
subjective communication dan kekuatan pikiran lainnya di internet
tetapi dengan harga yang tidak murah. Anda bisa cek sendiri di
http://www.silvaultramindsystem.com/,
http://subjectivecommunication.com,
http://www.thesupermindevolutionsystem.com,
Jika anda punya uang saya sarankan untuk bergabung dengan
salah satu situs di atas. Anda akan mendapatkan manfaat yang
tidak terbatas.

Teknik Subjective communication sesungguhnya dibangun di atas


dasar fakta ilmiah mengenai kekuatan pikiran manusia, yakni
pemanfaatan kekuatan dan potensi pikiran manusia yang akan
dijelaskan selanjutnya sebentar. Beberapa tahun terakhir ini ada
banyak penemuan mengenai potensi pikiran manusia dan salah
satunya adalah mengenai teknik subjective communication ini.
Seperti yang akan dijelaskan nanti teknik subjective
communication adalah teknik bagaimana menciptakan
hubungan atau kontak pikiran atar manusia pada jarak
jauh. Anda tidak perlu bertemu dengan yang bersangkutan untuk
berkomunikasi. Cukup dari tempat tidur anda, anda memprogram
pikiran anda untuk terjadi kontak pikiran atau kontak batin dan
kemudian setelah kontak sudah terjadi anda melakukan
komunikasi langsung. Dan dengan komunikasi ini anda
mempengaruhi pikiran target anda.

Dengan subjective communication anda akan memanfaatkan


segala potensi yang ada dalam pikiran anda. Dan juga anda akan
memanfaatkan kekuatan yang ada di alam semesta ini. Karena
pikiran manusia terhubung dengan alam semesta, seperti satelit
yang menghubungkan stasion tv atau radio dengan para pemirsa.
Sama seperti sinyal telepon yang menghubungkan banyak orang di
dunia ini.
Jika anda benar-benar menguasai teknik ini anda benar-benar
akan dapat mewujudkan impian anda tanpa harus mengeluarkan
tenaga dan biaya yang besar.
Seperti apa? Akan dijelaskan dalam modul-modul berikutnya.

Prinsip dasar dari subjective communication yang anda akan


pelajari sesungguhnya sudah ada sejak manusia diciptakan. Tuhan
menciptakan manusia dengan segala potensi yang besar dalam
dirinya, dan potensi itu dimaksudkan untuk dimanfaatkan untuk
kesuksesan, kesejahteraan dan kebahagiaan manusia. Dan potensi
besar itu terdapat dalam otak atau pikiran manusia. Dan RAHASIA
ini tersembunyi dari manusia selama ribuan tahun. Sesungguhnya
manusia sudah memiliki kekuatan ini sejak lahir, tetapi 99%
manusia tidak mengetahui rahasia ini. Rahasia ini terbongkar
setelah seorang dokter, dan ahli otak dan pikiran manusia Jose
Silva mengadakan penelitian pada awal tahun 1970-an, yang
kemudian diikuti oleh ahli-ahli lain seperti Jim Francis.

Sebelum penelitian ini diadakan memang sudah ada yang


mempraktekan kekuatan pikiran seperti, telepathy, clairvoyance,
dan kekuatan indra ke-6 lainnya. Tetapi sebelum penelitian
tersebut kemampuan pikiran yang luar biasa itu sering
dihubungkan dengan kekuatan magis atau mistik. Dan melalui
penemuan itu dibuktikan bahwa kekuatan pikiran sesungguhnya
ilmiah, dapat diteliti dan diuji kebenarannnya.
2. BEBERAPA FAKTA ILMIAH MENGENAI PIKIRAN
MANUSIA

Rahasia mengenai potensi dan kekuatan pikiran manusia telah


menjadi obyek penelitian selama bertahun-tahun. Penelitian yang
serius dengan hasil yang sangat mengejutkan dilakukan oleh Jose
Silva, seorang dokter dan ahli eletronik. Mengenai Penemuan Jose
Silva kami berikan sebagai bonus pada halaman download.
Silahkan anda download sendiri (maaf .... dalam bahasa Inggris
karena kami memberikan produk aslinya sebagai bonus). Ada
banyak hal yang ditemukan. Misalnya bahwa semua manusia
memiliki ESP (Extra Sensory Perception) atau yang sering disebut
indra ke-6 atau intuisi sejak lahir, pikiran bawah sadar manusia
dapat mewujudkan keajaiban, dan masih banyak lagi. Akan tetapi
kita tidak punya waktu untuk membahasnya secara rinci di sini.

Sehubungan dengan teknik SUBJECTIVE COMMUNICATION ada


beberapa FAKTA dari hasil penemuan mengenai kekuatan pikiran
yang anda perlu ketahui:

FAKTA #1
Otak manusia terdiri dari 30 milliar neuron atau syaraf
otak yang bekerja dengan dahsyat melebihi kemampuan
super computer apapun di dunia ini.
Neuron inilah yang bekerja dengan dahsyat menciptakan keajaiban
dalam hidup anda. Proses berpikir yang rumit sangat menentukan
keadaan hidup manusia. Sukses atau gagal, kaya atau miskin, dan
lain-lain, sesungguhnya ditentukan oleh neuron-neuron ini.
Sesungguhnya jika manusia mengerti bagaimana otak manusia
bekerja dia dapat mengendalikan masa depannya, dan menjadi
sukses. Seperti apa seseorang sesungguhnya ditentukan oleh cara
berpikir. Seperti perkataan You are what you think (anda adalah
apa yang anda pikirkan). Jadi sikap dan kondisi hidup anda
menggambarkan seperti apa anda berpikir.

FAKTA #2
Memory otak manusia memilki kapasitas 30-70 triliun
giga melebihi memory super komputer apapun di dunia.

Semua yang kita lihat, dengar, rasakan, dan alami semua terekam
dalam memory manusia yang berkapasitas super besar itu. Anda
bisa bayangkan berapa besar file yang anda simpan dalam
memory anda selama puluhan tahun hidup anda. Semua hal baik
yang positif maupun negatif akan terekam dalam memory anda.
Dan pengalaman-pengalaman inilah yang akan menentukan sifat
anda. Kalau memory anda merekam lebih banyak hal-hal yang
negatif maka anda akan cenderung negatif. Anda akan selalu
memiliki sifat negative thinking . Jika hal-hal positif yang lebih
dominan maka anda akan memiliki sifat positive thinking . Anda
dapat membuktikan sendiri, dengan siapa anda bergaul dan di
lingkungan mana anda berada itulah yang akan menentukan sifat
dan sikap anda seperti apa. Karena pengalaman di lingkungan
anda itulah yang akan terekam kuat dalam pikiran bawah sadar
anda dan mengendalikan cara berpikir, bertindak dan mengambil
keputusan dalam hidup anda.
FAKTA #3
Pikiran manusia terhubung dengan alam semesta yang
dalam bahasa psikology disebut UNIVERSAL
CONCIOUSNESS (pikiran alam semesta) atau dalam
bahasa biologi disebut MORPHOGENETIC FIELD
(medan morfogenetika).

Memang penemuan bahwa pikiran manusia terbubung dengan


alam semesta masih belum banyak diketahui orang, dan juga
masih banyak yang belum begitu yakin. Akan tetapi 5-10 tahun
terakhir bukti-bukti akurat yang memperkuat penemuan ini
bermunculan, sehingga orang skeptik (orang tidak percaya)
sekalipun tidak dapat mengelak.

Dr. Karl Pribram, seorang ahli beda otak, menemukan bahwa otak
manusia memuat bayangan alam semesta, hampir sama dengan
proses holografik. Dia mengatakan bahwa pikiran manusia
terhubung dengan konsep alam semesta dan menerima informasi
dari alam semesta. Apa buktinya? Misalnya, Isaac Newton kira-
kira mendapat teori gravitasinya dari mana? Siapa yang mengirim
pesan itu ke pikirannya sehingga pada akhirnya dia menemukan
teori gravitasi itu?
Ilmuwan Inggris, Jacob Boehm, juga mengemukakan penemuan
yang serupa mengenai konsep holografik, dan temuan ini sudah
dipublikasikan pada salah satu journal ilmiah terkenal di Inggris.
Dari temuan itu didapati bahwa alam semesta menghubungkan
spesis-spesis atau mahluk hidup tertentu. Misalnya seekor tikus
dilatih untuk menjelajahi suatu maze atau labyrinth. Tikus yang
lain juga akan mengetahui ini lebih cepat karena sudah satu ekor
tikus yang memiliki pengetahuan itu.

Hal yang serupa juga terjadi pada manusia. Jika salah seorang
manusia menguasai suatu pengetahuan maka akan lebih mudah
manusia lain untuk mempelajarinya. Artinya manusia sudah
memiliki pengetahuan yang sama (shared intelligence). Mengapa?
Karena alam semesta membantu memberikan informasi yang
sama itu melalui pikiran universal atau pikiran bawah sadar. Dan
temuan ini sudah dipublikasikan melalui tayangan BBC. Kemudian
keterhubungan ini disebut Morphogenetic Field (medan
morfogenetika)
Orang-orang genius yang menemukan banyak penemuan
spektakuler seperti Copernicus, Galileo Galilei, Sir Isaac Newton,
Albert Einstein, Thomas Alfa Edison, Graham Bell, dll, adalah
orang-orang yang memiliki pikiran bawah sadar yang terkoneksi
kuat dengan alam semesta sehingga mendapat ide atau informasi
yang luar biasa. Kalau tidak dari mana mereka mendapat hint
atau petunjuk dari penemuan itu? Ketika mereka sudah
menemukan maka kita pun sesama species manusia sudah akan
lebih mudah mempelajari temuan mereka. Mengapa? Karena
pikiran kita saling terhubung.

Selanjutnya, seperti sudah disebutkan di atas, dalam otak manusia


terdapat 30 miliar neuron atau syaraf otak. Dan luar biasanya
dalam setiap neuron terdapat kumpulan atom yang besar yang
beroperasi seperti komputer yang dapat berhubungan satu sama
lain melalui jaringan otak. Otak manusia beroperasi seperti
komputer tetapi dalam skala yang jauh lebih dahsyat.

Bandingkan dengan fakta berikut ini. Hampir semua komputer


kantor saling terhubung dan mampu berkomunikasi dengan
komputer lain di kota bahkan negara lain hanya karena satu
modem yang menghubungkan semua jaringan. Misalnya data-data
bank yang besar dapat diakses dari komputer lain pada kantor
bank yang sama di kota yang berbeda atau negara lain. Karena
komputer-komputer tersebut saling terhubung. Dan hal ini terjadi
karena adanya jaringan internet.

Nah, pada saat-saat tertentu pikiran manusia juga memiliki


keterhubungan dan kemampuan yang sama. Dengan kata lain
pikiran manusia, seperti jaringan komputer, terhubung dengan
pikiran manusia yang lain, dan keterhubungan itu dapat dipicu
atau diciptakan melalui alam semesta. Psikolog ternama Karl Jung
menyebut mysteri keterhubungan pikiran ini universal
conciousness (kesadaran/pikiran alam semesta) dan ahli biologi
Rupert Sheldrake menyebutnya morphogetic field (medan
morfogenetika) dan kita menyebutnya super mind .
Penemuan yang serupa juga mengatakan bahwa semua mahkluk
hidup memiliki medan energy (energy field) yang khas. Pada
tahun 1940 Harold Burr, seorang neuroatomist dari Yale
University, mengadakan penelitian mengenai medan energy
tersebut. Dan dia menemukan bahwa semua mahluk hidup
memiliki medan energy bahkan medan energy tersebut sudah
dapat dideteksi pada tahap embrio.
Kesimpulannya adalah energi-energi inilah yang menghubungkan
satu mahluk dengan mahkluk yang lain. Itulah sebabnya pada
saat-saat tertentu akan terjadi kontak energy. Suatu penelitian di
di Jepang diadakan terhadap seratus ekor monyet di suatu pulau
yang terpencil. Seekor monyet yang dianggap paling pandai dari
yang lain dipilih dan dilatih. Monyet itu dilatih bagaimana
mencuci kentang. Setelah dicoba pada monyet-monyet lain
ternyata mereka lebih cepat menguasai keahlian itu karena satu
ekor monyet tadi sudah terlebih memiliki keahlian mencuci
kentang.

Dan satu hal yang lebih mengejutkan adalah beberapa bulan


kemudian kelompok monyet lain yang berada di pulau yang lain
yang agak berjauhan, entah bagaimana, juga tahu bagaimana
mencuci kentang seperti yang diajarkan pada kelompok monyet di
pulau yang satu tadi. Sekali lagi hal ini membuktikan temuan
shared intelligence (memiliki pikiran/inteligen yang sama) di
atas. Medan energy monyet tersebut tertransfer ke kelompok yang
lain sehingga mereka juga memiliki pengetahuan yang sama.

Pada manusia medan energy ini jauh lebih kuat, dan karena itu
keterhubungan atau koneksi antar manusia itu jauh lebih kuat.
Keterhubungan ini sering disebut dengan istilah hubungan
pikiran atau hubungan batin (mental connection), dan hubungan
ini akan lebih terasa oleh mereka yang memiliki hubungan darah
seperi orang tua dan anak, adik kakak, atau saudara. Itulah
sebabnya jika sesuatu terjadi pada saudara kita, kita akan
merasakan sesuatu yang sering kita sebut firasat . Hal ini terjadi
karena adanya mental connection atau hubungan batin tadi.

Darimana dan mengapa ada perasaan seperti itu? Seperti


dikatakan di atas, kita merasakan semua itu karena ada alam
semesta yang menghubungkan melalui medan energi tadi, seperti
sinyal yang menghubungkan pikiran yang satu dengan yang lain.

FAKTA #4

Pikiran manusia saling berinteraksi setiap saat tanpa


disadari.
Tanpa disadari pada level pikiran bawah sadar terjadi komunikasi
antar pikiran. Kita saling mengirim pesan baik itu positif maupun
negatif tanpa sadar. Jika pesan positif yang diterima maka akan
terjadi interaksi yang positif. Coba perhatikan ada orang yang baru
saja bertemu tetapi rasanya sudah lama bertemu. Biasanya ada
komentar seperti ini kok sepertinya kita sudah lama kenalan,
padahal baru ketemu sekarang?

Saya ingat ketika saya bertemu dengan seorang bapak di Irlandia


pada suatu pertemuan. Kami baru bertemu pada hari itu. Tetapi
entah mengapa percakapan kami berlangsung sangat akrab seolah-
oleh kami sudah lama berteman. Ini tandanya bahwa ada
komunikasi positif pada level pikiran bawah sadar.
Hal ini dapat juga dibuktikan pada fenomena yang satu ini. Pasti
anda sudah tahu istilah love at the first sight (cinta pada
pandangan pertama), bukan? Seseorang langsung saling tertarik
atau jatuh cinta kepada orang yang lain pada pertemuan pertama.
Mengapa demikian?

Hal yang sebaliknya juga dapat terjadi. Ada juga orang langsung
tidak senang atau tidak menyukai sesorang pada pertemuan
pertama tanpa alasan yang jelas. Mengapa? Seperti sudah
disebutkan di atas karena telah terjadi komunikasi tanpa sadar
pada level pikiran bawah sadar.

FAKTA #5
Pikiran manusia pada saat tertentu menjelajah di alam
semesta.

Temuan lain yang menarik adalah bahwa pikiran manusia


menjelajah pada saat-saat tertentu. Memang agak sulit untuk
diterima oleh akal sehat. Tetapi sehubungan dengan apa yang
disebut dengan pikiran alam semesta (universal conciousness) di
atas maka ditemukan juga bahwa pada saat-saat tertentu pikiran
manusia menjelajah lewat pikiran bawah sadarnya. Sudah pernah
mendengar istilah astral travel ? Teknik ini dapat membuat
seseorang membagi diri , berkelana atau menjelajah ke mana
saja dia inginkan. Anda perlu berlatih untuk menguasai teknik ini.
Ketika kontes the master diadakan di RCTI Joe Sandy, yang
sekarang sudah menjadi salah satu the master , membuktikan hal
ini. Dua peserta dibuatnya mengalami astral travel ke pantai di
Bali sementara tubuh mereka berada di atas panggung studio
RCTI. Sebagai bukti sepatu kedua peserta tersebut berisi pasir
pantai. Dan para hadirin pun sangat terpukau.

Bagaimana dengan pengalaman pribadi anda? Mungkin anda juga


kurang yakin. Saya mau tanya? Pernakah anda bermimpi bertemu
dengan seseorang yang anda tidak kenal atau orang yang anda
tidak harapkan untuk masuk dalam mimpi anda? Pernah kan?
Pertanyaan di sini adalah: Mengapa anda tiba-tiba saja
memimpikan orang itu? Jawabannya adalah karena pikiran
manusia menjelajah pada saat-saat tertentu. Pikiran anda bertemu
dengan pikiran orang tersebut di alam semesta dan itu yang masuk
ke dalam alam bawah sadar anda dan muncul sebagai mimpi. Ini
adalah tandanya bahwa pikiran manusia terhubung satu sama lain.

Masih banyak fakta-fakta lain mengenai rahasia pikiran manusia


dan segala potensinya. Tetapi untuk tujuan kita cukup beberapa
hal yang saya sebutkan di atas.
Selanjutnya kita akan masuk agak lebih dalam mengenai prinsip-
prinsip dasar subjective commuication.

3. PRINSIP DAN PENGETAHUAN DASAR SUBJECTIVE


COMMUNICATION

Berdasarkan fakta-fakta di atas munculah teknik Mempengaruhi


Pikiran Orang lain Jarak Jauh dengan teknik
SUBJECTIVE COMMUNICATION. Sekali lagi teknik ini
didasarkan pada fakta ilmiah bahwa pikiran manusia: saling
terhubung, pikiran manusia menjelajah, dan kontak
pikiran dapat dipicu atau diciptakan.

Berikut ini adalah salah satu penelitian yang anda perlu ketahui.
Pada tahun 1966, seorang psychic Rusia yang terkenal, Karl
Nikolaeiv melibatkan diri dalam suatu penelitian yang luar biasa
yang dilakukan oleh para ilmuwan Soviet yang skeptis (tidak
percaya) pada kekuatan pikiran. Dan penelitian itu sangat berhasil
sehingga diberitakan secara meluas melalui berbagai media masa
di Rusia, dan hal ini menarik minat banyak pihak, baik para kaum
awam maupun para ilmuwan. Dilaporkan bahwa karena penelitian
tunggal ini Pemerintah Soviet menjadi sangat serius untuk
meningkatkan penelitian mengenai kekuatan pikiran.

Seorang rekan kerja Karl Nikolaeiv dijadikan obyek penelitian.


Secara diam-diam para peneliti mengatur rekan Karl Nikolaeiv ini
untuk mengirim pesan-pesan telepathy yang diberi kode kepada
Nikolaiev. Pengirim -nya berada di Moscow sementara Nikolaiev
berada di Universitas Leningrad, kabel dihubungkan dengan
monitor gelombang otak. Sang pengirim, dalam waktu yang sudah
diatur harus memikirkan sesuatu yang emosional seperti
meninju seseorang yang dibenci. Dia harus melakukan hal ini
selama 15 detik sebagai kode morse titik dan selama 45 detik
sebagai kode morse garis datar . Pesan yang dikirim dalam kode
morse pikiran/batin adalah MIG, diterima dengan baik, dan hal
ini mengejutkan para ilmuwan yang skeptis. Monitor EEG
memperlihatkan suatu perubahan yang tiba-tiba pada pola
gelombang otak pada saat titik dan garis datar diterima. Dan
kode-kode ini pun dapat diterjemahkan. Nikolaiev tidak begitu
menyadari akan isi dari pesan itu, dan secara samar-samar dia
merasakan ada pesan sementara dikirim.
Setelah penelitian ini diketahui bahwa manusia dapat berkomukasi
pada level ini secara konsistent. Jadi, suka atau tidak suka anda
selalu terlibat dalam komunikasi subyektif (subjective
communication) dengan orang lain tanpa anda sadari. Hanya saja
pesan yang anda kirim anda tidak sadari positif atau negatif.

Gelombang Otak EEG

Sudah diduga sejak lama bahwa hamisfer otak sebelah kanan,


dalam kondisi alfa, beroperasi dalam suatu dunia di mana waktu
dan tempat tidak dapat mempengarurinya. Apa yang anda pikirkan
mempengaruhi orang lain dan sebaliknya apa yang dipikirkan oleh
orang lain mempengaruhi anda pada situasi ini.

Sepertinya ada semacam hubungan yang tidak kelihatan antara


medan magnetic bumi dan kompas magnetic di atas bumi. Kedua
bagian ini saling berhubungan. Jika medan magnetik bumi
bergeser secara tiba-tiba maka setiap kompas yang ada akan
bergesar juga secara serempak. Demikian pula jika anda secara
tiba-tiba menggeser kompas magnetik, atau magnet apa saja,
pergeseran ini akan sedikit mempengaruhi seluruh permukaan
medan magnetik bumi. Diakui bahwa hal ini begitu kecil untuk
diukur karena memang tidak dapat diukur, tetapi pengaruhnya
tetap ada.

Demikian pula dengan pikiran manusia, jika anda berpikir akan


ada gerakan tersendat-sendat atau getaran di seluruh area atau
medan pikiran ( thought field ) alam bawah sadar manusia.
Rupert Sheldrake menyebutnya MORPHOGENETIC FIELD
(medan morfogentik) dan Karl Jung menyebutnya UNIVERSAL
CONCIOUSNESS seperti sudah dijelaskan di atas.

Sekali lagi, dari penelitian ini ditemukan bahwa pikiran manusia


dapat saling mempengaruhi. Dan fakta inilah yang mendasari
lahirnya Subjective Communication.

4. TEKNIK DASAR SUBJECTIVE COMMUNICATION

Berdasarkan pengetahuan dan prinsip dasar di atas hal utama dan


pertama yang dilakukan dengan subjective communication adalah
menciptakan kontak pikiran dengan target yang sudah
ditentukan. Dan kontak pikiran ini harus dilakukan pada saat anda
hendak tidur pada malam hari. Ketika kontak pikiran terjadi anda
akan terbangun pada pagi hari atau tengah malam tanpa anda
yang membangunkan anda, karena yang membangunkan anda
adalah pikiran bawah sadar anda yang telah menerima kontak
pikiran dari target yang anda telah tentukan.

Mengapa kontak pikiran dapat terjadi? Salah satu sifat dasar dari
pikiran bawah sadar adalah penurut . Apa saja yang anda
perintahkan akan dituruti. Berbeda dengan pikiran sadar yang
rasional dan logis dia akan menganalisa dan memfilter semua
pesan yang diterima. Pikiran bawah sadar akan melakukan apa
saja sugesti atau pesan yang diterima tanpa harus menganalisa
terlebih dahulu.

Sesungguhnya apa yang terjadi pada kita setiap hari dikendalikan


oleh pikiran bawah sadar kita. Menurut penelitian, semua
tindakan dan keputusan kita 85% dikendalikan oleh pikiran bawah
sadar kita. Karena itu hati-hatilah dengan pikiran anda.

Menurut penelitian kontak pikiran dengan orang-orang terdekat


kita seperti orang tua, anak-anak, adik kakak, saudara, kerabat,
sahabat akan lebih kuat. Tetapi anda perlu ketahui bahwa kontak
pikiran juga dapat dilakukan dengan orang yang tidak dikenal
sekalipun dalam jarak jauh.

Dengan mengadakan kontak pikiran atau kontak batin anda tidak


harus bertemu secara langsung dengan yang bersangkutan.
Misalnya jika anda ingin mempengaruhi pikiran anak anda dengan
tujuan mau memotivasi mereka, anda cukup melakukan kontak
pikiran dan kemudian komunikasi secara subyektif. Dengan
demikian anak anda tidak akan merasa bahwa anda sudah
menegur atau menggurui mereka. Dan kalau anda melakukannya
dengan benar akan terjadi perubahan sikap secara positif.
Anda dapat mempengaruhi pikiran siapa saja dengan subjective
communication. Misalnya jika anda akan melamar pekerjaan anda
dapat mempengaruhi orang yang akan menginterview anda secara
subjective. Caranya, beberapa hari sebelum interview anda perlu
melakukan komunikasi subyektif untuk mempengaruhi
pikirannya. Dan nanti anda akan melihat perubahan sikap yang tak
terduga, seperti menjadi ramah kepada anda dan mengiyakan
keinginan anda.

Hebatnya anda dapat menggunakan teknik subjective


communication ini untuk mempengaruhi pikiran orang lain secara
masal. Misalnya untuk mempengaruhi orang-orang yang
melakukan bisnis online atau orang-orang yang akan menjadi
pelanggan anda.

Tahap kedua yang anda perlu lakukan adalah mempersiapkan


diri. Setelah terjadi kontak pikiran dengan target anda akan
terbangun. Dan biasanya pada mulanya anda akan merasa agak
bingung atas apa yang terjadi. Karena itu anda perlu menenangkan
pikiran supaya menyadari bahwa anda telah memprogram pikiran
anda sebelumnya. Pastikan anda mengetahui mengapa anda
terbangun, dan juga pastikan anda tidak tertidur lagi. Karena anda
harus lanjut ke tahap berikutnya, yaitu masuk ke level alfa.

Selanjutnya tahap ketiga adalah melakukan subjective


communication atau komunikasi subyektif itu sendiri dalam
kondisi alfa. Anda perlu menyiapkan kalimat-kalimat apa yang
anda harus sampaikan pada saat melakukan komunikasi tersebut.
Seperti apa kalimat-kalimat anda dalam komunikasi sangat
menentukan keberhasilan anda. Jika anda sudah berhasil
menguasai teknik ini hidup anda akan jauh lebih baik dan impian
anda akan terwujud dengan lebih mudah.
Secara rinci dan lengkap tahap-tahap ini akan dibahas dalam
modul-modul berikutnya.
MODUL 3

PERSYARATAN DASAR
SUBJECTIVE COMMUNICATION

Sebelum melakukan praktek Subjective Communication kita perlu


mengetahui hal apa saja yang boleh dilakukan dan yang tidak
boleh dilakukan supaya praktek Subjective Communication
berhasil. Sering ada yang bertanya kenapa saya belum berhasil?
Kenapa saya sudah praktek tapi kok tidak berhasil? Pertanyaan ini
perlu dijawab dengan pertanyaan. Sudah benarkah cara anda
mempraktekan Subjective Communication? Karena
mempraktekan Subjective Communication tidak hanya cara atau
teknik saja, tetapi juga melibatkan emosi, mental dan perasaan
seperti akan diuraikan di bawah ini. Jika kita tidak memperhatikan
aspek ini maka praktek Subjective Communication kita tidak akan
berhasil. Mengapa? Sikap, emosi dan perasaan akan turut
tertransfer ke dalam pikiran target pada saat melakukan Subjective
Communication nanti.

1. Hal-hal yang harus dimiliki dan dilakukan

.. Pikiran Positif (positive thinking)

Hal yang penting dalam melakukan Subjective Communication


adalah pikiran yang positif. Dalam arti usahakan pikiran anda
untuk selalu ceria, tenang dan yakin bahwa apa yang anda lakukan
akan berhasil.
Kita juga harus memiliki pandangan positif tentang target kita baik
secara pribadi maupun kelompok. Kita harus memiliki rasa hormat
atau menghargai target.

.. Kepribadian yang ramah, tenang dan sabar

Mental dan kepribadian seseorang pada saat melakukan Subjective


Communication sangat menentukan keberhasilan. Anda harus
menunjukan sikap ramah, pikiran tenang dan harus sabar. Anda
harus menampakan mental ini pada saat melakukan Subjective
Communication. Jika anda memiliki emosi positif pada saat
melakukan Subjective Communication niscaya semuanya akan
berhasil karena si penerima akan menerima pesannya dengan
positif juga. Jika anda memiliki perasaan negatif maka Subjective
Communication akan gagal karena perasaan itu akan tertransfer
dan akan diterima secara negatif juga. Karena itu hal ini penting
untuk diperhatikan.

.. Beri Keuntungan Kepada Orang Lain

Walaupun praktek Subjective Communication bertujuan untuk


memberikan keuntungan kepada kita. Tetapi janganlah
menganggap mereka hanya sebagai target yang dimanfaatkan.
Pikirkanlah juga kepentingan mereka. Seperti apa?
Jika anda mempengaruhi pikiran mereka untuk membeli produk
anda pastikan mereka akan mendapatkan manfaat dari produk
atau jasa anda. Jika anda mempengaruhi seseorang untuk jatuh
cinta pikirkanlah kebahagiaannya. Maksudnya dia akan
berbahagia jika berhubungan dengan anda.

Munculkan sikap memberi keuntungan pada kedua belah pihak.


Jangan egois. Ingat komunikasi anda akan berhasil kalau anda
memperhatikan pentingnya hubungan mutualisma (saling
menguntungkan). Maksudnya begini. Jika anda menginginkan
pelanggan yang banyak untuk membeli produk anda. Anda harus
menyampaikan keuntungan apa yang mereka akan peroleh jika
membeli produk anda.

Pada dasarnya Subjective Communication akan menolong anda


untuk mendorong orang lain atau kelompok lain baik yang dekat
maupun yang jauh untuk melakukan sesuatu menurut keinginan
anda. Tapi ingat bahwa permintaan itu harus menguntungkan
kedua belah pihak. Maksudnya jika anda meminta mereka
melakukan sesuatu mereka akan mendapatkan manfaatnya.
Misalnya, ketika anda mempengaruhi pikiran orang lain supaya
anda mendapat pekerjaan, katakan pada pemimpin perusahaan
bahwa jika anda bekerja di perusahaan tertentu perusahaan itu
akan lebih maju, lebih untung, dll.

.. Anda harus yakin dan percaya akan kelebihan dan


kualitas anda sendiri.

Misalnya, ketika anda mau melamar pekerjaan katakan bahwa


anda memiliki semua kualifikasi yang dibutuhkan. Yakinlah bahwa
kualitas anda lebih baik dibandingkan dengan yang lain. Dan
perusahaan akan lebih maju jika mempekerjakan anda, dst.

.. Anda harus yakin bahwa produk atau jasa yang anda


tawarkan itu berkualitas.

Jika anda menjual atau menawarkan suatu produk atau jasa,


pertama-tama anda sendiri harus yakin akan kualitas produk yang
anda jual atau tawarkan. Jika anda sendiri tidak yakin, maka
keragu-raguan itu akan turut tertransfer pada saat melakukan
Subjective Communication.

Anda harus benar-benar yakin dengan apa yang anda katakan.


Kalau tidak yakin usaha anda akan sia-sia. Misalnya, jika anda
sedang mempromosikan suatu produk dan menggunakan teknik
Subjective Communication anda harus memiliki keyakinan bahwa
produk yang anda promosikan itu memiliki kualitas yang bagus
menurut anda. Jika anda tidak yakin atau ragu-ragu maka
ketidakyakinan atau keragu-raguan itu akan turut tertransfer dan
hal ini akan merugikan anda.

2. Hal-hal yang TIDAK diperbolehkan

Selain hal-hal yang harus dimiliki di atas, ada juga hal-hal yang
TIDAK boleh dilakukan. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu anda
hindari dalam melakukan Subjective Communication:
.. Hindari pikiran negatif mengenai orang lain baik
secara individu maupun kelompok.

Seperti yang sudah disebutkan di atas kita harus memiliki pikiran


positif. Karena itu kita harus berupaya menghilangkan pikiran-
pikiran negatif tentang orang lain atau target.

.. Jangan bersifat egois atau mau untung sendiri.

Saya hanya mengulangi apa yang sudah disebutkan di atas. Maaf


kalau sering mungulangi karena hanya ingin menekankan betapa
pentingnya hal ini. Dalam melakukan Subjective Communication
hilangkan sifat egois atau mau untung sendiri. JANGAN keburu
napsu karena akan berakibat fatal. Sebab, maaf saya ulangi lagi,
akan turut tertransfer ke pikiran sasaran atau target.

Dalam melakukan Subjective Communication jangan memikirkan


bahwa anda saja yang akan mendapat untung, tetapi kedua belah
pihak.

Jangan Mengeritik
Hal lain yang penting untuk anda perhatikan adalah jangan sekali-
kali mengeritik orang itu dalam proses melakukan Subjective
Communication. Sampaikanlah hal-hal yang positif mengenai
orang tersebut. Misalnya anda mempunyai seorang anak yang
nakal dan bergaul dengan orang-orang yang tidak benar. Gunakan
Subjective Communication dan jelaskan kepadanya bahwa adalah
lebih menguntungkan bagi dia kalau berubah dan bergaul dengan
orang baik-baik. Jadi, bukan mengeritik atau memarahi dia.
Saya ulangi lagi. Kondisi emosi atau suasana hati anda pada waktu
melakukan Subjective Communication sangat menentukan
keberhasilan anda. Jika anda mengerutkan dahi atau marah-
marah maka akan mempengaruhi pihak yang menerima. Hal ini
sama dengan kalau berbicara langsung dalam percakapan normal.
Emosi kita sangat mempengaruhi keberhasilan suatu percakapan
atau komunikasi.

Karena itu lakukanlah komunikasi subyektif dengan emosi yang


tenang dan bersahabat. Cerialah, bergembiralah, senyumlah dalam
komunikasi anda. Suasana hati anda sangat menentukan
keberhasilan anda. Jika suasana gembira yang tertransfer maka
yang menerima juga akan bergembira dan menuruti kemauan
anda. Tetapi jika suasana hati yang kurang baik seperti ketus,
kesal, egois, memaksa, dan lain-lain ikut tertransfer maka sudah
pasti anda akan gagal.

3. Syarat Kesehatan Fisik

Aspek lain yang perlu diperhatikan adalah kesehatan fisik


khususnya pola tidur. Supaya berhasil anda perlu tidur lebih awal,
jangan terlalu lelah dan tidur larut malam. Karena anda akan
mengalami kesulitan untuk bangun ketika terjadi kontak pikiran.
Fisik anda tidak akan mampu menerima sinyal dari pikiran bawah
sadar bahwa telah terjadi kontak pikiran. Ada yang bertanya
mengapa mereka tidak terbangun. Ketika saya menanyakan jam
berapa mereka tidur, saya mengetahui kendalanya adalah tidur
terlalu larut dan terlalu lelah.
Ketika tubuh sehat, tidur lebih awal, paling lambat jam 10 malam,
maka kontak pikiran akan lebih mudah ditanggapi oleh pikiran
bawah sadar dan tubuh manusia. Jika kita tidur sudah jam 12
malam maka pikiran akan terlalu lelah untuk menerima kontak
pikiran.
Tidur awal sangat baik untuk membentuk kondisi alfa dalam
pikiran kita. Ketika pikiran berada pada kondisi atau gelombang
delta akan lebih sulit pikiran bawah sadar membangunkan kita
setelah terjadi kontak pikiran.
Mengenai gelombang otak akan dijelaskan di bawah ini.

4. Gelombang Otak Untuk Subjective Communication

Pada saat melakukan Subjective Communication anda akan masuk


dalam kondisi alfa.
Apa yang dimaksud dengan kondisi alfa ini?
Istilah ini adalah istilah yang dipakai oleh ilmuwan untuk
menjelaskan level gelombang otak dalam kondisi meditasi,
menghayal, setengah kantuk, atau kondisi pra-tidur.

Untuk jelasnya seperti ini. Menurut penelitian otak manusia


melalui berbagai siklus pada saat tidur. Ada 4 level atau gelombang
otak: yakni level atau gelombang Beta, Alfa, Theta dan Delta.
Level Beta adalah level sadar penuh dan aktif di mana gelombang
otak bergetar dengan kecepatan antara 14-30 siklus per detik.
Level Alfa adalah kondisi pikiran pada saat melakukan meditasi,
pra tidur atau setengah tidur dan mulai masuk dalam alam bawah
sadar. Jadi gelombang alfa bukan pada saat tidur. Walaupun
menutup mata kita masih tetap sadar akan apa yang terjadi dan
masih dapat fokus atau konsentrasi. Pada level ini gelombang otak
bergetar dengan kecepatan antara 8-13 siklus per detik.
Gelombang inilah yang paling tepat untuk melakukan Subjective
Communication.

Level berikutnya adalah level Theta (tidur lelap) di mana


gelombang otak bergetar dengan kecepatan antara 4 sampai 7
siklus per detik. Pada level ini juga bisa terjadi mimpi tetapi tidak
sepotensial pada situasi Alfa.

Level berikut adalah level Delta (tidur sangat lelap) di mana


gelombang otak bekerja kurang dari 4 siklus per detik. Pada level
ini manusia benar-benar tidak mengingat apa-apa dan sama sekali
tidak terjadi mimpi. Mengapa? Hal ini masih merupakan misteri
bagi para ilmuwan. Perhatikan gambar gelombang otak di bawah
ini:
Anda harus memulai persiapan pada saat anda sebelum tidur,
programkan alam bawah sadar anda untuk bangun ketika pikiran
anda sedang berhubungan dengan pikiran orang lain (your mind
is in contact with the other person s mind).

Gelombang Otak
dapat juga
digambarkan
seperti ini:

Gelombang otak
Kendengarannya sangat sederhana, bukan?
Percobaan yang dilakukan di laboratorium selama betahun-tahun
membuktikan bahwa bukan hanya metode ini berhasil, tetapi
dalam beberapa kasus hasilnya sangat menakjubkan dan di luar
nalar.

Dalam kenyataannya Subjective Communication begitu mudah


untuk dilakukan dan anda tidak perlu memiliki pengalaman apa-
apa sebelumnya untuk melakukan teknik ini. Masalahnya adalah
anda harus terbangun pada hari subuh atau menjelang pagi untuk
melakukan program komunikasi subyektif dan anda cenderung
untuk kembali tertidur karena masih mengantuk pada saat proses
subjective communication berlangsung. Tapi jangan kuatir ada trik
yang sederhana untuk mengatasi hal ini sekalipun anda masih
pemula. Kami akan membahas hal ini pada bagian bawah.

Bahkan pada saat anda selesai membaca buku ini anda akan
memiliki pengetahuan yang cukup untuk melalukan Subjective
Communication. Dan anda akan lebih menguasainya jika anda
melakukan beberapa kali latihan. Hanya dengan menggunakan
metode ini anda akan dapat merubah hidup anda menjadi lebih
baik. Dan inilah yang sering disebut dengan magic process dari
Subjective Communication. Dan memang itu kenyataannya.

Jadi salah satu syarat utama supaya Subjective Communication


anda berhasil anda harus yakin akan kualitas anda, jasa atau
produk yang anda promosikan atau apa saja yang anda lakukan.
Jangan ragu-ragu atau setengah hati. Karena semua yang ada
dalam pikiran anda akan turut tertransfer ketika anda melakukan
Subjective Communication. Jika anda melamar pekerjaan katakan
bahwa anda memiliki semua qualifikasi yang dibutuhkan. Jika
anda ingin mendapat pacar yang anda idam-idamkan katakan
bahwa anda adalah orang yang tepat yang memenuhi semua
kriteria pacar atau kekasih idaman. . . . dst.

Penggunaan Subjective Communication secara benar tidak hanya


akan mempengaruhi pikiran orang lain untuk menolong anda.
Tetapi juga akan membentuk lingkungan yang lebih baik. Dan
mungkin anda tidak akan mempercayainya jika anda dapat
mewujudkannya dengan teknik Subjective Communication ini.

Mungkin anda tidak percaya. Tetapi di sini kita melihat pentingnya


proses belajar. Jika anda praktek maka anda akan mengetahui
bahwa pikiran bawah sadar anda memiliki kekuatan yang luar
biasa dan kalau dipergunakan dengan benar akan mendatangkan
keuntungan bagi anda.

Jika anda ingin mencapai sesuatu yang sangat penting dan


membutuhkan orang lain untuk mewujudkannya dan anda belum
berhasil juga dengan cara konvensional, maka gunakanlah
Subjective Communication untuk mendapatkan hasil yang
maksimal bahkan dengan hasil yang tidak terduga. Biasanya
hasilnya begitu cepat bahkan hampir instant. Anda tidak
memerlukan berminggu-minggu untuk mendapatkan hasilnya.
MODUL 4

MELAKUKAN PRAKTEK SUBJECTIVE


COMMUNICATION

Mungkin inilah bagian yang anda paling tunggu-tunggu. Akan


tetapi pastikan dulu anda sudah membaca modul-mdul
sebelumnya. Modul-modul di atas sangat penting karena
menjelaskan hal-hal dasar yang anda harus ketahui dan anda
harus lakukan sebelum melakukan praktek Subjective
Communication. Jika anda belum membacanya silahkan kembali
ke atas dan membacanya dulu sampai mengerti.

1. KAPAN WAKTU YANG TEPAT

Pada dasarnya waktu yang paling tepat untuk melaksanakan


Subjective Communication adalah pada saat otak manusia sedang
beroperasi pada frekwensi komunikasi universal alfa (universal
communication frequency of alpha). Untuk diketahui bahwa
manusia melalui beberapa siklus pada saat tidur di malam hari.
Salah satu siklus ini adalah tahap atau level alfa (alpha stage) di
mana manusia keluar dari tahap tetha/deltha pada saat tidur
sangat lelap, dan kemudian masuk ke dalam tahap alfa. Pada tahap
frekwensi otak inilah manusia mengalami mimpi atau setengah
mimpi, dan pada tahap inilah pikiran anda dapat berkomunikasi
dengan pikiran lain.
Sekali lagi, jika anda hendak melakukan Subjective
Communication anda harus fokus pada target anda pada saat
mereka berada dalam situasi alfa (an alpha state). Pada
umumnya kondisi ini dialami pada saat seseorang masih dalam
keadaan setengah ngantuk di pagi hari atau subuh. Dan pada saat-
saat itulah akan terjadi kontak pikiran bawah sadar.

Lalu bagaimana melakukannya? Untuk mencapai kondisi ini anda


harus dalam keadaan tidur terlebih dahulu. Karena seperti
disebutkan di atas anda akan melalui beberpa siklus gelombang
otak. Dan pada saat level alfa muncul akan terjadi kontak pikiran
dan anda pun akan dibangunkan.
Pada umumnya kontak pikiran akan terjadi pada tengah malam
atau subuh pagi hari. Karena pada saat-saat inilah pikiran manusia
menjelajah dan bisa menerima kontak dari pikiran yang lain.
Itulah sebabnya tidak disarankan untuk melakukan subjective
communication pada siang hari.

Jadi subjective communication harus dilakukan pada tengah


malam atau subuh pagi hari setelah terjadi kontak pikiran.
Bagaimana menciptakan kontak? Sebentar kami akan ajarkan
bagaimana caranya.

2. LANGKAH-LANGKAH PRAKTEK

Kami sarankan anda mempraktekan teknik ini sesuai dengan


petunjuk ini. Apa yang kami paparkan di sini adalah patokan
standar.

Langkah 1: Program pikiran anda saat sebelum tidur.


Langkah ini sangat penting dan sangat menentukan keberhasilan
anda. Usahakan anda tidur awal. Kami sarankan jam 10 malam
paling lambat. Maksudnya supaya anda bisa dibangunkan oleh
pikiran bawah sadar anda pada saat terjadi kontak pikiran.
Buatlah pikiran bawah sadar anda untuk memberikan informasi
kepada anda ketika sudah terjadi kontak pikiran. Dengan kata lain
pada saat anda akan tidur, program alam bawah sadar anda untuk
dapat bangun ketika pikiran anda sedang berhubungan dengan
pikiran orang lain (your mind is in contact with the other
person s mind).

Jika anda sudah terbangun anda harus mengatur beberapa hal


penting supaya anda tidak mengantuk dan kembali tertidur lagi
sementara berada dalam tahap transmisi alfa (alpha
transmission). Apa yang perlu anda lakukan adalah membasuh
atau membasahi wajah anda supaya tidak tertidur selama proses
komunikasi nanti.

Jadi prinsip kerja dari Subjective Communication ini adalah


seperti ini. Sekali lagi program pikiran anda ketika akan
tidur pada malam hari untuk terjaga ketika neuron otak
anda beresonansi dengan neuron otak orang lain. Pada
saat itulah pikiran anda telah mengadakan komunikasi.
Kedengaran begitu sederhana bukan?
Proses ini hampir sama seperti melakukan telepon
internasional pada masa lampau ketika direct dialing
(telepon langsung) belum ada. Di mana anda harus
mengadakan janjian terlebih dahulu dan ketika
operator berhasil menghubungi tujuan telepon anda
maka dia akan menelpon anda dan anda berdua bisa
dihubungkan dan dapat berkomunikasi. Kira-kira
Subjective Communication seperti ini. Dan jika anda
ingin berkomunikasi dengan sekelompok orang anda
dapat berhubungan dengan cara yang sama di mana
operator akan mengatur confference call .

Hanya saja ketika anda melakukan Subjective Communication


multiple connection (terhubung dengan banyak orang) hubungan
dengan yang lain akan tercipta secara instant. Yang perlu anda
lakukan hanyalah membayangkan atau memvisualisasikan orang
tersebut atau kelompok yang anda ingin kontak berada di depan
anda. Dan neuron otak kanan otomatis akan membentuk jaringan
yang menghubungkan semua yang anda ingin kontak.
Keistimewaan metode ini adalah anda tidak akan pernah
melakukan kesalahan. Tidak akan pernah terjadi kesalahan
koneksi karena pikiran anda yang langsung berbicara kepada
pikiran orang lain.

Sekali lagi melalui Subjective Communication pikiran anda akan


berkomunikasi dengan pikiran-pikiran orang lain pada level alfa.
Jadi apa yang anda katakan dalam pikiran anda itulah yang akan
diterima oleh pihak penerima. Dan pikiran yang menerima akan
memasukan hasil percakapan itu dalam pikiran bawah sadar
mereka. Segala sesuatu yang ada dalam pikiran anda akan
tertransfer ke target atau pihak yang menerima. Karena itu anda
harus berhati-hati dengan pikiran anda.
Mengenai hal ini kami akan membahasnya lebih lanjut di bawah!

Untuk lebih jelasnya cara memprogram pikiran adalah seperti ini:


Ketika anda hendak tidur katakan pada diri anda dengan bersuara.
Jadi jangan anda memprogram pikiran kemudian anda melakukan
kegiatan lain lagi anda harus langsung tidur. Ketika anda sudah
mulai mengantuk dan akan tidur programlah pikiran anda dengan
kalimat seperti ini saya akan bangun ketika pikiran saya
terhubung dengan pikiran Mr. Galak (sebutkan nama
target jika anda sudah punya target) dan saya tahu
mengapa saya terjaga. (Ini hanyalah contoh, anda dapat
mengganti nama target sesuai dengan keinginan anda).
Ulangi kalimat ini 10 sampai 20 kali untuk memastikan
alam bawah sadar anda menerima perintah itu.

Anda perlu melakukan hal ini supaya anda ingat mengapa anda
terbangun. Sebagai reaksi, biasanya anda akan terbangun pada
tengah malam atau subuh dan anda bingung mengapa anda
terbangun. Jadi, pastikan pikiran bawah sadar anda dapat
memberitahukan anda mengapa anda terjaga dari tidur anda.
Pastikan kontak pikiran yang membangunkan anda, dan bukan
alarm atau gangguan lain.
Ketika anda memprogram pikiran anda pikiran bawah sadar anda
akan menarik (mengundang) pikiran target anda untuk bertemu
dengan anda.

Langkah II: Persiapkan Diri Anda


Ketika anda terjaga duduklah di atas tempat tidur anda
(supaya anda tidak tertidur kembali) dan santailah supaya anda
bisa bertahan pada level alfa. Dan mungkin saja dalam kondisi ini
anda dapat saja tertidur kembali. Tetapi situasi ini dapat diakali.
Lakukan hal ini. Setelah terjaga dan mengetahui alasan
mengapa anda terjaga, turunlah dari tempat tidur dan
basahilah wajah anda supaya anda tidak tertidur untuk
sementara. Setelah kembali ke tempat tidur duduklah dalam
posisi bersandar dan usahakan anda tidak tertidur dulu.
Kemudian pejamkan mata anda, tarik napas dalam-dalam
beberapa kali supaya anda fokus dan konsentrasi.
Bayangkan target anda ada didepan anda sedang mendengarkan
anda dan mulailah berkomunikasi dengan mata tertutup dalam
kondisi alfa.

Mungkin anda bertanya: bagaimana saya tahu bahwa


seseorang atau sekelompok orang yang menjadi target
saya berada dalam keadaan alfa?
Perhatikan ini. Ini PENTING diingat!
Jangan kuatir. Ketika anda sudah terbangun anda harus ingat
bahwa pikiran bawah sadar andalah yang membangunkan anda
karena sudah terjadi kontak dengan pikiran orang lain yang anda
inginkan. Yang penting di sini bukanlah apakah orang lain juga
Jadi yang mengadakan kontak itu adalah universal mind. Karena
itu lanjutkan saja dengan melaksanakan komunikasi subyektif
dalam kondisi alfa seperti petujuk di atas.
berada dalam keadaan alfa, tetapi andalah yang perlu berada
dalam kondisi alfa. Orang lain mungkin berada dalam kondisi,
beta, tetha atau delta. Ini bukan masalah, walaupun perlu
diketahui bahwa pikiran seseorang lebih mudah atau rentan
dipengaruhi pada saat dia tidur. Karena, satu hal yang perlu selalu
diingat bahwa masing-masing kita memiliki universal mind
(pikiran universal). Dan pikiran inilah yang suka mengembara,
dan karena sudah diprogram di alam bawah sadar, pikiran anda
bertemu dengan pikiran orang lain yang membangungkan anda.

Langkah III: Bagaimana Melakukan Komunikasi

Setelah anda sudah siap lakukanlah komunikasi. Pastikan anda


sudah tahu apa yang anda akan sampaikan. Untuk menolong anda
buatlah formulasi kalimat-kalimat anda di atas kertas dan baca
dulu sebelum tidur. Sehingga anda akan mengetahui apa yang
anda akan sampaikan saat akan melakukan komunikasi secara
subyektif.

Subjective Communication dapat dilakukan untuk dua kategori


situasi.
Pertama, ketika anda ingin bertemu dengan seseorang. Apakah
anda mau melamar pekerjaan (interview), mempresentasikan
proposal, mau meminta kebijakan dari atasan, bertemu klien, mau
nembak pacar, dan lain-lain, lakukanlah persiapan. Persiapkanlah
kata-kata yang akan anda sampaikan dalam percakapan nanti. Jika
perlu ambilah sehelai kertas rumuskan dengan baik kata-kata yang
anda akan sampaikan pada saat komunikasi nanti.

Kedua, Subjective Communication dilakukan ketika anda


mengharapkan sesuatu yang baik. Misalnya anda mengharapkan
pelanggan yang lebih banyak, mengharapkan kesembuhan,
kehidupan bahagia, kesuksesan, cinta, dan lain-lain.

Jika anda merencanakan akan ketemu dengan seseorang


lakukanlah Subjective Communication beberapa hari sebelum
anda bertemu dengan orang tersebut. Misalkan anda akan
melamar pekerjaan dan besok hari anda akan mengikuti interview.
Untuk memastikan bahwa anda akan diterima lakukan Subjective
Communication 2 atau 3 hari sebelumnya. Apalagi anda tau bahwa
anda akan dinterview oleh Mr. Galak, bos perusahaan tersebut,
yang disegani karena orangnya tidak begitu begitu simpatik.

Jika anda sudah siap lakukanlah hal ini. Misalnya anda sedang
melamar pekerjaan untuk menjadi posisi manager yang mungkin
sedang diiklankan. Beberapa hari sebelum interview lakukan
komunikasi ini.
Bayangkan diri anda sementara berhadapan langsung
dengan target anda, misalnya, Mr. Galak dan katakanlah
kalimat-kalimat seperti ini secara perlahan-lahan tapi jelas dalam
pikiran anda:
Mr. Galak saya Joko mau melamar bekerja di perusahaan
bapak. Saya adalah lulusan universitas terbaik di Indonesia
jurusan ekonomi dan saya memiliki semua kualifikasi yang
bapak butuhkan di perusahaan bapak. Dan karena itu saya
adalah orang yang paling tepat untuk jabatan manager di
perusahaan bapak. Dan dengan menerima dan memperkerjakan
saya perusahaan akan lebih maju dan hidup bapak akan
lebih menyenangkan dari sebelumnya. Perusahaan bapak
akan lebih untung dan pekerjaan bapak akan jauh lebih
enteng dengan saya bekerja di perusahaan bapak .

Penting untuk diperhatikan. Sementara berbicara bayangkan atau


visualisasikan target anda sedang tersenyum mendengarkan
perkataan anda dengan saksama. Bayangkan dia menggangguk
tanda setuju. Lanjutkan dengan visualisasi bahwa setelah
berbicara anda berjabatan tangan dengan dia dengan tersenyum.
Rasakan bagaimana perasaan anda diterima. Tersenyumlah dan
gembiralah karena anda diterima. Bayangkanlah atau
visualisasikan beberapa menit dan rasakan seolah sudah menjadi
kenyataan. Setelah itu anda dapat tidur kembali jika anda mau.

Perhatikan baik-baik. Kalimat di atas dibagi 3 komponen:


1) Menyampaikan kualitas pribadi bahwa anda memiliki semua
kualifikasi yang dibutuhkan.
2) Menyampaikan bahwa anda adalah orang tepat atau keahlian
anda sangat dibutuhkan.
3) Menyampaikan keutungan perusahaan dan juga keuntungan
pribadi pemimpin jika menerima anda bekerja.
Perhatikan juga bahwa dalam kalimat-kalimat di atas tidak ada
kritik atau mendiskreditkan orang lain.

Komponen ini sangat penting, karena memiliki aspek psikologis.


Anda pasti tahu pengaruh psikologis dari setiap perkataan
seseorang. Jika anda menyampaikan hal-hal positif seperti
kebaikan dan pujian orang yang mendengarnya pasti senang
menerimanya dan si pendengar akan menerima anda dan terbuka
terhadap komunikasi anda selanjutnya dan akan mengabulkan
permohonan anda.

Dan perhatikan hasilnya, pada keesokan harinya ketika anda


bertemu dengan Mr. Galak. Anda akan terkejut melihat perubahan
dalam sikap Mr. Galak yang menerima anda dengan sangat ramah.
Sangat sederhana bukan?

Berikut ini salah satu kisah sukses. Seorang murid Jose Silva,
mendapatkan pekerjaan dari suatu perusahaan dengan metode ini.
Ada 22 orang yang mau melamar pekerjaan dan murid inilah yang
paling tidak memenuhi syarat karena belum ada pengalaman
kerja. Mereka menginginkan seseorang yang sudah berpengalaman
paling kurang 10 tahun. Sementara dia belum punya pengalaman
apa-apa. Sebelum mengikuti interview dia melakukan subjective
communication.

Dan apa yang terjadi? Sungguh menakjubkan! Dia diterima


bekerja di perusahaan tersebut.
Jim Francis seorang murid Jose Silva melakukan banyak
subjective communication ketika dia menjual real estate. Dan ini
dilakukannya ketika minat untuk membeli property sedang turun
drastis, dan tidak seorangpun di kantor mereka yang berhasil
menjual, kecuali Jim Francis sendiri.

Dalam komunikasi subyektif jelaskan kepada mereka betapa


hebatnya property anda, produk atau jasa yang anda sedang
promosikan. Dan itulah alasannya mengapa mereka harus
membelinya.

Sebutkan dengan jelas alamat anda dan siapa anda paling kurang
3x (tiga kali). Dan perhatikan hasilnya. Para pembeli yang
potensial akan mengontak atau mengunjungi anda untuk melihat
property atau produk anda.

Perlu diperhatikan sekali lagi bahwa Subjective Communication


digunakan untuk membantu anda supaya mereka mengambil
keputusan untuk membeli produk anda. Kalau anda menjual
hanya satu property gunakanlah Subjective Communication
supaya salah seorang dari calon pembeli untuk membelinya.
Dalam visualisasi bayangkanlah penandatanganan kontrak
persetujuan pembelian property tersebut.

Anda juga dapat menggunakan metode atau taktik yang sama


untuk menarik orang untuk melihat iklan yang anda pasang di
koran-koran atau halaman periklanan lainnya. Orang-orang yang
mencari iklan adalah orang-orang yang punya niat tetapi belum
bisa mengambil keputusan. Dengan teknik Subjective
Communication orang yang membaca iklan secara tiba-tiba akan
tertarik pada iklan anda. Iklan itu akan begitu mempesona mereka
sehingga mereka akan menghubungi anda. Tanpa komunikasi
subyektif kemungkinan mereka tidak akan menghiraukan iklan
anda tersebut.

Francis mempunyai pengalaman yang luar biasa beberapa tahun


sebelumnya pada saat dia melakukan program komunikasi
subyektif ini. Pengalaman itu membuat dia sangat terpesona dan
terkagum-kagum dengan kemanjuran Subjective Communication.

Pada waktu itu Francis mempunyai sebuah restoran yang dibelinya


dengan murah. Dan dia berhasil menjalankan bisnis ini. Tetapi
kemudian ada restoran lain yang dibangun di samping restoran dia
dan menjadi pesaingnya. Dan entah mengapa dia ingin menjual
restorannya. Kemudian dia mengiklankan restorannya tersebut,
dan menggunakan metode komunikasi subyektif. Dan dia pun
berhasil mendapat calon pembeli yang potensial.

Dia membuat janjian dengan calon pembeli yang berasal dari kota
lain untuk bertemu. Masalahnya adalah calon pembeli itu akan
datang untuk melihat restoran itu pada hari senin, hari yang paling
sepi untuk restoran dia. Dan hal itu membuatnya kuatir jangan-
jangan calon pembeli restorannya nanti tidak jadi membeli dengan
harga yang dia inginkan karena melihat sepinya pelanggan.
Pada malam sebelumnya Francis melakukan Subjective
Communication untuk mendatangkan banyak pelanggan supaya
calon pembeli tertarik.

Setelah menjemput calon pembeli di bandara mereka langsung ke


restoran dan memarkir mobil mereka di depan restoran. Dan
Francis hampir tidak percaya apa yang dilihatnya.

Restoran yang kecil itu dipenuhi oleh pelanggan. Semua meja


penuh dan 2 pelayannya sangat kewalahan. Selama 12 bulan dia
menjalankan bisnis restoran itu belum pernah dia mendapat
pengunjung sebanyak itu untuk makan siang pada hari Senin.
Paling-paling hanya belasan pesanan karena memang hari Senin
adalah hari yang paling sepi. Tetapi pada hari itu dia dan
pelayannya kewalahan untuk menerima pesanan. Pada hari itu ada
58 pesanan makanan untuk makan siang di hari yang paling sepi
itu.

Apa yang terjadi setelah itu? Calon pembeli restoran tadi sangat
terkesan dengan ramainya pengunjung yang datang pada saat itu.
Dan kemudian menjelang sore terjadilah transaksi jual beli tanpa
syarat. Calon pembeli tadi menerima tawaran pembelian tanpa
syarat. Dia menyetujui harga yang ditawarkan dan diapun
menandatangani kontrak tersebut. Teknik Subjective
Communication begitu menakjubkan. Dan kami juga sudah
membuktikannya.
Mungkin ada para professional yang skeptic atau tidak percaya
bahwa komunikasi subyektif benar-benar manjur. Tetapi kami
mau tekankan dengan jelas bahwa jangan ada yang tidak percaya
karena kemanjuran program ini sudah dibuktikan bertahun-tahun.
Francis sendiri, seorang ahli dalam bidang ini, telah
membuktikannya selama 20 tahun lebih dan sudah diadakan
penelitian dan percobaan berulang-ulang, dan hasilnya benar-
benar menakjubkan.

Ternyata komunikasi subyektif dapat menaikan jumlah pelanggan


50-80% lebih banyak jika dibandingkan tanpa melakukan metode
tersebut. Besar kecilnya hasil tergantung pada upaya melakukan
program komunikasi subyektif 2-3 hari sebelumnya.
Dan tanpa metode ini maka penjualan akan turun menjadi seperti
biasa atau normal.

Di Amerika metode ini banyak digunakan dalam bisnis untuk


merubah (to sway) hasil atau keputusan suatu proposal bisnis.
Walaupun pada awalnya sudah ada konsep untuk memenangkan si
A, tetapi karena si B menggunakan teknik Subjective
Communication, maka keputusan berubah dan si B mendapatkan
kontrak itu.
Praktek Subjective Communication dalam bisnis atau
usaha anda.

Misalnya anda menjual bakso. Lakukan langkah 1 dan 2 seperti di


atas.
Kalimat-kalimatnya seperti ini:
Hello teman-teman peminat bakso. Saya mas Joko penjual
bakso terkenal di Jogja. Bakso saya sangat lezat dan bergizi dan
dijamin sehat. Kalian semua tahu bahwa saya adalah ahli dalam
membuat bakso. Karena itu membelilah dari saya. Anda akan
merasa puas dengan layanan saya. Anda akan lebih sehat, kuat
dan segar kalau menikmati bakso buatan saya .
Ingat anda harus memiliki hati yang ceria atau gembira pada saat
menyampaikan pesan anda. Bayangkan calon pelanggan anda
tersenyum, mengangguk-angguk mendengar pesan anda.
Kemudian lanjutkan dengan visualisasi kreatif bahwa orang-orang
senang dengan bakso anda dan mereka datang berbondong-
bondong membeli bakso anda. Penjelasan lebih lanjut lihat di
bawah di bagian Subjective Communication secara massal.

Praktek Subjective Communication Dalam hal hubungan.


Dalam kehidupan pribadi metode ini digunakan untuk
menghidupkan kembali hubungan-hubungan yang bermasalah.
Misalnya suatu perkawinan yang berada di ambang kehancuran
karena akan bercerai, atau hubungan pacaran/pertunangan yang
terancam putus. Lakukan Subjective Communication dalam
komunikasi itu katakan betapa anda mencintainya. Dan jika
mengingat saat pertemuan pertama atau pandangan anda merasa
cinta yang kuat itu tumbuh lagi. Dan katakan bahwa anda
merindukan untuk mengulangi masa-masa indah pada pandangan
cinta pertama, dan katakan bahwa anda mencintainya.

Caranya seperti ini:


Lakukan langkah 1 dan 2 seperti yang kami uraikan di atas.
Kemudian kalimat subyektifnya seperti ini:
Hello Sri, kita sudah lama hidup bersama dan hidup itu indah.
Hidup bersamamu adalah suatu keberkahan dalam hidupku.
Ingat saat kita pertama bertemu kita saling jatuh cinta dan kita
sangat mencintai sehingga kita menikah. Indahnya hidup ini.
Aku sangat mencintaimu dan rindu mengulangi masa-masa dulu
ketika kita baru bertemu dan saling jatuh cinta.
Bayangkanlah dia tersenyum, mengangguk dan anda saling
berpegangan tangan tanda anda sudah baikan lagi.
PERHATIAN! Dalam kasus seperti ini HINDARI visualisasi yang
bernuansa seksual.

Praktek Subjective Communication Untuk mendapatkan


Kekasih Idaman.
Jika anda naksir seorang cewek atau cowok dan anda malu
menyampaikan perasaan anda tetapi benar-benar ingin
mendapatkan dia, lakukanlah Subjective Communication seperti
ini:
Seperti biasanya lakukan langkah 1 dan 2 seperti di atas.
Kalimat-kalimatnya seperti ini:
Hello Sindy. Nama saya Eko yang kerja di perusahaan X. Saya
adalah cowok paling ganteng dan paling cakap di kota ini. Saya
baik hati dan penyayang. Saya adalah cowok yang tepat untuk
menjadi kekasih anda. Sindy, kamu sangat cantik, kamu lembut,
dan membuat hati saya berdebar-debar kalau bertemu dengan
anda. Kamu juga baik hati dan pandai. Dan karena itu saya
adalah cowok yang paling cocok untuk anda.
Anda akan merasa bahagia dan merasa sangat beruntung jatuh
cinta dengan saya.
Sementara anda berbicara bayangkan dia mendengar dengan
tersenyum dan mengangguk-angguk.
Lanjutkan visualisasi dengan anda berjabatan tangan dengan dia
tanda deal . Anda bisa lanjutkan dengan anda berduaan dengan
dia bercerita dengan mesra. HINDARI nuansa seksual karena hal
itu akan memperburuk suasana dan anda akan gagal. Kendalikan
pikiran anda.

Praktek Subjective Communication untuk Memotivasi


Anak

Jika anak anda malas belajar dan tidak mendengarkan nasehat


anda maka anda dapat menggunakan teknik Subjective
Communication ini untuk memotivasinya.
Lakukan langkah 1 dan 2 seperti biasa.
Kalimat-kalimatnya seperti ini:

Nak Anto, ini bapak mu. Bapak sayang sama kamu karena
kamu adalah anak baik dan pandai. Dan bapak bangga sama
kamu. Dan bapak akan lebih bangga lagi kalau Anto rajin
belajar. Anto akan lebih senang jika rajin belajar. Anto akan
mendapat penghargaan dan pujian dari teman-teman karena
Anto jadi juara kelas. Hidup Anto akan jauh lebih baik jika rajin
belajar.
Seperti biasanya sementara berbicara bayangkan anak anda
sementara berada di depan anda mendengarkan anda dengan
senyum dan mengangguk. Lanjutkan anda memeluk anak anda
tanda sayang dan bayangkan juga dia menjadi juara kelas.
Jika anak anda dipengaruhi narkoba atau pergaulan bebas anda
dapat mengatakan bahwa lebih terhormat dan menguntungkan
jika tidak memakai narkoba . . . Anda dapat menyesuaikan
kalimatnya dengan apa yang menjadi keinginan anda.

Praktek Subjective Communication Untuk Proposal

Jika anda sedang mengajukan proposal anda dapat menggunakan


teknik ini untuk mendapatkan keinginan anda.
Seperti biasa lakukan langkah 1 dan 2. Kalimat-kalimatnya seperti
ini:
Helo bapak Prayogo. Nama saya pak Setiyo dari yayayasan
Bina Bangsa. Yayasan kami bergerak di bidang kemanusiaan.
Kami membantu ratusan anak-anak yatim, dan kami
membutuhkan dana untuk memelihara mereka. Saya tahu bapak
adalah orang yang memiliki keprihatinan terhadap anak-anak
yatim. Bapak adalah orang yang peduli dan pengasih anak-anak
yang kurang beruntung. Itulah sebabnya mewakili anak-anak
yatim, saya datang mengajukan proposal permohonan bantuan
dana. Bapak akan mendapat pahala yang melimpah dari Tuhan
jika bapak menyumbang yayasan kami. Bapak juga akan
mendapat penghargaan yang tinggi dalam masyarakat sebagai
seorang dermawan yang baik hati.
Seperti biasanya, lanjutkan dengan visualisasi yang berkaitan
dengan kesuksesan anda mendapatkan proposal anda disetujui.

Praktek Subjective Communication Untuk Orang Yang


Berhutang
Masalah pelik yang sering kita hadapi adalah ketika ada orang
berhuntang pada kita dan tidak pernah membayar hutangnya pada
kita walaupun kita sudah memintanya. Biasanya kita sudah merasa
sungkan apalagi kalau yang berhutang itu adalah teman atau
saudara. Jika anda berada dalam posisi ini gunakan subjective
communication.
Caranya seperti ini:
Lakukan langkah 1 dan 2.
Komunikasinya seperti ini:
Hai Anto, ini aku Hendro masmu. Anto kamu adalah orang
yang baik hati dan pengertian. Walaupun kamu punya hutang
pada saya kamu tetap orang yang baik. Dan hidup Anto akan
lebih tenang, lebih bahagia, dan lebih menguntungkan jika Anto
mengembalikan uang yang Anto pinjam tahun lalu pada bulan
desember. Anto akan dipuji sebagai teman yang pengertian yang
suka menolong orang lain. Terima kasih Anto ya kamu
kembalikan uang saya supaya hidupmu lebih enak.
Ingat. Visualisasi sementara komunikasi penting. Bayangkan anda
seolah-olah bertatap muka dengan dia, dan dia melihat anda
dengan senyum dan anggukan setuju. Lanjutkan anda berjabatan
tangan tanda setuju. Bayangkan dia datang membawa uang anda
dan anda merasa bahagia. Rasakan sensasi kesenangan itu.

Praktek Subjective Communication Untuk Orang Yang


Bermusuhan
Ketika dua orang atau beberapa orang bermusuhan atau ada orang
yang kurang senang dengan anda, dan anda ingin hidup anda lebih
tenang dan anda ingin berdamai, anda juga dapat menggunakan
teknik Subjective Communication ini untuk menolong anda.
Caranya seperti biasa. Lakukan langkah 1 dan 2.
Komunikasinya seperti ini:
Hai Bob, ini aku John. Apa kabar? Semoga baik selalu ya. Saya
selalu mengharapkan yang baik untukmu. Kamu adalah teman
saya yang paling baik dan pengertian dan sabar. Saya ingin
mengulangi masa-masa indah persahabatan kita yang dulu.
Kamu mau kan? Hidupmu akan lebih bahagian dan
menyenangkan kalau kita baikan....
Seperti biasanya bayangkan dia tersenyum dan mengangguk dan
kalian berjabatan tangan. Visualisasi kreatif bisa anda buat sendiri
bahwa anda sudah baikan dengan dia.

Praktek Subjective Communication Dengan Target Orang


Banyak atau Secara Massal
Seperti sudah disinggung di atas, Subjective Communication dapat
juga dilakukan secara massal atau dengan target orang banyak.
Mungkin anda bertanya bagaimana melakukan visualisasi dengan
orang-orang yang tidak dikenal, wajah mereka seperti apa kita
tidak tahu. Tenang. Anda tidak perlu membayangkan atau
mengetahui wajah mereka itu seperti apa. Yang penting untuk
anda bayangkan adalah tindakan atau action mereka. Bayangkan
saja wajah mereka secara samar-samar. Tetapi pastikan anda
membayangkan mereka sedang tersenyum, menggangguk dan
anda berjabatan tangan dengan mereka.

Bagaimana melakukan kontak pikiran untuk target masal?


Lakukan dengan kategori seperti, misalnya, pelaku internet.
Sehingga cara memprogram pikiran adalah seperti ini:
Saya akan terbangun ketika pikiran saya terhubung dengan
pikiran para peminat internet dan saya tahu mengapa saya
terbangun. Anda tinggal menyesuaikan dengan program anda.
Apakah itu produk atau jasa. Anda dapat menciptakan kontak
secara massal.
Jadi prakteknya seperti ini:
Lakukan langkah 1 dan 2 seperti di atas.
Langkah ke-3 komunikasi subyektif seperti ini:
Hello kawan-kawan para pengguna internet, nama saya Joko
Siswanto, dan saya mempunyai usaha warnet dengan nama
Cyber Cafe beralamat di Jl. Persimpangan no. 1 (yang
dicetak tebal sebutkan 3x). Warnet saya ini sangat
menyenangkan koneksinya cepat menggunakan koneksi
broadband, ada AC, ruangannya luas dan anda dapat memesan
minum dan makanan juga. Jika anda menggunakan warnet saya
anda akan mendapatkan kepuasan yang luar biasa. Anda akan
merasa senang. Saya mengundang rekan-rekan sekalian untuk
menikmati kepuasan yang tersedia dengan warnet kami.
Bayangkan anda di depan banyak orang, mereka tersenyum dan
menggangguk, setelah itu anda berjabatan tangan dengan mereka.
Lanjutkan visualisasi bahwa banyak orang antrian untuk
menggunakan warnet anda.

Prinsip yang sama ini anda juga dapat praktekan jika anda
menjual rumah atau properti apa saja.
Lakukan langkah 1 dan 2.
Komunikasi subyektif:
Hai rekan-rekan yang mencari rumah di Jakarta , saya Mr.
John, saya mau menjual rumah di Jakarta di. Jl. Merdeka no. 4,
rumahnya indah, menyenangkan, taman yang luas, dekat pusat
kota, pusat perbelanjaan dan harganya terjangkau. Jika rekan-
rekan membeli rumah ini anda akan mendapat keuntungan yang
besar. Hidup anda akan lebih menyenangkan. ...
Kemudian lakukan visualisasi. Ingat jangan lupa membayangkan
mereka mendengar dengan tersenyum, mengangguk, pada saat
anda sementara menyampaikan informasi itu.
Lanjutkan dengan visualisasi bahwa mereka datang melihat-lihat
rumah anda. Bahkan anda juga dapat memvisualisasikan bahwa
anda telah melakukan transaksi dengan mereka.
Nantikan telepon mereka. Ketika mereka datang anda tinggal
mengadakan negosiasi harga.
Apa yang kami sebutkan di atas hanyalah contoh-contoh anda
dapat menyesuaikannya dengan program anda. Anda dapat
melakukan Subjective Communication dengan situasi apa saja
dalam kehidupan anda. Jika anda melakukannya dengan benar
anda akan berhasil.
Ingat prinsip-prinsip dasar dan syarat-syarat dasar yang kami
sudah sebutkan di atas. Jangan dilupakan. Karena itu anda perlu
membaca panduan ini beberapa kali supaya anda benar-benar
menguasai teknik Subjective Communication ini.

Informasi Penting Tambahan


Untuk Subjective Communication secara masal anda dapat
menyebut kategori tempat atau kota sekitar di mana anda
melalukan bisnis. Dalam memprogram pikiran anda bisa
menyebutkan, misalnya: saya akan terbangun jika terjadi kontak
pikiran dengan para peminat bakso di Jogja, Solo dan Semarang,
dst . . . Karena itu kalimat-kalimat dalam komunikasi tinggal
disesuaikan saja dengan kondisi usaha anda.
Ini baik kalau anda mempunyai cabang usaha di kota lain.
Misalnya anda membuka beberapa restoran di beberapa kota.
Sederhana bukan?
Kemudian. Melakukan visualisasi adalah hal yang penting dalam
mewujudkan keberhasilan. Apa yang ada dalam pikiran anda akan
terekam dalam pikiran bawah sadar dan pikiran bawah sadar akan
mewujudkan.
Memang selalu terjadi konflik atau tarik-menarik dalam pikiran.
Ingat! Pikiran mana yang lebih kuat mempengaruhi perasaan anda
itulah yang menang dan itulah yang akan terjadi. Biasanya pikiran
negatif yang lebih kuat karena akan menimbulkan perasaan tidak
enak dan stress dan akan kemana-mana. Karena itu usahakan
kendalikan pikiran anda dengan hal yang positif seperti sukses,
kebahagiaan, dan lain-lain. Rasakan dan biarlah ada selalu
memiliki emosi positif.
4. Efektifitas dan Kemanjuran

Kemanjuran dari teknik ini berbeda-beda. Menurut Jim Francis


efektifitasnya berkisar antara 20% sampai 500%, tergantung
situasi dan kondisi dan apakah program kita berat atau ringan, dan
benar tidaknya kita mempraktekan Subjective Communication.
Lebih sering anda lakukan lebih baik. 3-4 kali setiap minggu untuk
1 program sudah cukup. JANGAN BERLEBIHAN (Don t over do
it. OK?)

Jika anda menggunakan metode ini dengan benar anda akan


melihat suatu hasil yang menakjubkan. Kadang-kadang hasilnya
membuat para pelaku metode ini takjub atau kaget sendiri dengan
hasilnya. Kedengarannya terlalu dibesar-besarkan, tetapi itu
adalah kenyataan di lapangan. Para pemula yang mencoba
melakukan praktek ini dan berhasil dengan luar biasa, mereka
benar-benar terkesan dengan keefektifan metode ini.

Walaupun teknik ini kelihatannya sangat gampang anda perlu


terus berlatih. Mungkin pada awalnya akan terjadi kesalahan.
Namanya juga belajar. Coba terus sampai berhasil.

Jika kami dan yang lainnya bisa anda pun pasti bisa!!
Selamat Berlatih!
MODUL 5

KUNCI KEBERHASILAN

Sebelum mengakhiri tulisan ini anda perlu mengetahui kunci


keberhasilan dalam mempraktekan apa yang kami uraikan dalam
ebook ini. Anda harus tanamkan ini dalam pikiran anda supaya
anda tidak sia-sia belajar teknik ini.

Mungkin pada latihan-latihan pertama anda akan mengalami


kegagalan, atau mungkin belum terlalu berhasil padahal anda
sudah mengikuti semua yang disebutkan dalam panduan. Anda
bertanya mengapa?

Memang mempraktekan teknik Subjective Communication


kelihatan sangat mudah, dan memang sangat mudah. Tetapi itu
tidak berarti bahwa anda tidak akan melakukan kesalahan. Jika
anda belum berhasil perhatikan beberapa hal berikuti ini:

1. Anda harus benar yakin atau percaya apa yang anda


lakukan.

Salah satu hal yang sangat berperan dalam menentukan berhasil


tidaknya praktek Subjective Communication adalah kepercayaan
atau keyakinan pada teknik ini. Apakah anda benar-benar yakin
akan berhasil? Jika ada perasaan ragu walaupun hanya sedikit
anda akan gagal. Biasanya dalam hati anda berkata bisakah
benarkah teknik ini efektif? Perasaan anda sesungguhnya adalah
bagian dari pikiran bawah sadar.
Ingat pikiran bawah sadar adalah gudang memory dan emosi
manusia. Jika anda ragu maka pikiran bawah sadar anda akan
mewujudkan keraguan anda. Dan anda pun gagal.
Mempercayai hal-hal yang kedengarannya kurang masuk akal
memang tidaklah mudah. Karena semua ini adalah produk dari
kerja pikiran kiri yang bersifat rasional, logis dan analitis. Pikiran
kanan di mana terdapat pikiran bawah sadar yang sifatnya
irrasional dan penurut. Apa yang anda pikirkan itu yang
dilakukannya.
Untuk berhasil dengan teknik Subjective Communication ini anda
harus belajar untuk benar-benar percaya pada upaya anda bahwa
anda akan berhasil. That is faith. Itulah iman.

2. Anda harus peracaya pada diri anda sendiri.


Hal lain yang menentukan adalah keyakinan bahwa diri anda
memiliki kualitas. Jika anda meragukan diri anda berarti anda
menggagalkan proses yang anda telah lakukan. Karena perasaan
tidak percaya diri itu akan turut tertransfer ke pikiran yang
menerima dan akan berakibat buruk pada program anda. Jika
anda mau melamar pekerjaan anda harus yakin akan kualitas
anda. Jika tidak anda akan ditolak sekalipun anda telah
melakukan Subjective Communication. Percayalah bahwa diri
anda memiliki kualitas yang baik atau memiliki kemampuan yang
dibutuhkan.
3. Keyakinan pada produk dan jasa
Anda juga harus benar-benar yakin bahwa produk dan jasa yang
anda tawarkan memiliki kualitas yang baik. Sehingga ketika anda
melakukan promosi dan Subjective Communication keyakinan ini
tertanam baik dalam pikiran bawah sadar anda.

4. Pengendalian emosi
Aspek ini sangat penting karena kebanyakan orang tidak bisa
mengendalikan emosi mereka. Banyak yang gagal karena yang satu
ini. Karena saking niatnya untuk sukses sehingga emosinya
meluap-luap atau bahasa kasarnya keburu napsu . Supaya berhasil
tenangkan dulu diri anda.
Satu hal lagi. Jangan ada perasaan benci atau dendam pada
seseorang pada saat sementara melakukan Subjective
Communication. Jauhkah kecenderungan mengeritik. Usahakan
perasan anda ceria dan selalu tersenyum. Jika ada masalah yang
mengganggu emosi anda, usahakan tenangkan dulu diri anda,
usahakan walaupun hanya pada saat melakukan Subjective
Communication. (Anda bisa lanjutkan emosi anda kalau sudah
selesai jika anda mau).
Karena itu sebelum melakukan Subjective Communication anda
perlu tutup mata, tarik napas dalam-dalam dan konsentrasi pada
pernapasan hidung anda sampai anda merasa tenang. Hal ini
penting untuk diperhatikan. Sekali lagi kendalikan emosi anda.
5. Pengendalian Pikiran
Persoalan lain yang sering muncul adalah tidak bisa konsentrasi
atau fokus. Ketika mulai tutup mata dan masuk pada level alfa
pikiran mulai menjelajah entah ke mana. Hal ini akan berakibat
buruk. Apalagi pada saat visualisasi. Jika pikiran anda
mengembara usahakan kembalikan pada fokus anda. Caranya tarik
napas dalam-dalam beberapa kali dan konsentrasikan pada
pernapasan hidung sampai anda tenang dan konsentrasi yang
benar pada visualisasi anda.
Jika anda sudah bisa menguasai 5 aspek yang kami sebutkan di
atas niscaya Subjective Communication anda akan membawa hasil
yang memuaskan dalam hidup anda.

Semoga Sukses
PENUTUP DAN SARAN

Kami telah berupaya memberikan informasi dan penjelasan yang


penting ini kepada anda. Kami telah memaparkan kedahsyatan
kekuatan pikiran bawah sadar melalui teknik Subjective
Communication.

Dan kami mohon jika ada banyak pengulangan kata atau kalimat.
Kami sengaja melakukan itu supaya terus diingat dan anda tidak
membuat kesalahan dalam praktek Subjective Communication.

Dengan melihat kedahsyatan hasil dari Subjective Communication,


maka JANGAN remehkan kekuatan pikiran anda. Jika anda
menggunakannya dengan benar teknik hasilnya akan
menakjubkan. Sudah banyak orang, termasuk kami sendiri, yang
mempraktekannya dan hasilnya luar biasa.

Seperti kami sudah kemukakan, teknik mempengaruhi pikiran


orang lain dengan teknik Subjective Communication sangatlah
sederhana, tetapi hasilnya tak terbayangkan. Anehnya, banyak
orang yang sudah belajar tidak mau praktek, dan karena itu tidak
merasakan hasilnya.

Sekali lagi, kami tidak menginginkan anda sama seperti sebagian


orang yang hanya membaca ebook ini tanpa melakukan latihan.
Mereka hanya membaca sepintas tetapi tidak mempraktekannya
dan karena itu mereka tidak melihat hasilnya. Padalah kekuatan
dan kemanjuran teknik ini sangat luar biasa. Jangan hanya NALO
(No Action Learn Only) tetapi jadilah LATAN (Learn Anda Take
Action Now).

INGAT! Rumus keberhasilan anda PRAKTEK, PRAKTEK dan


PRAKTEK! Semoga bermanfaat!

Selamat Memanfaatkan Kekuatan Alam Bawah Sadar Anda

Salam sukses buat anda

Tertius Lantigimo
Pengelola www.KekuatanPikiran.com

NB 1: Anda akan mendapat update dari kami secara periodik.


GRATIS!

NB 2: Kami akan sangat berterima kasih jika menerima saran-


saran atau kritik membangun dari anda untuk meningkatkan
kualitas produk kami.
PERHATIAN! PENTING!

JANGAN LUPA MEMPELAJARI BEBERAPA EBOOK KAMI


YANG LAIN YANG MASIH DALAM TERMASUK PAKET UNTUK
ANDA YANG TOPIKNYA MASIH BERHUBUNGAN DENGAN
KEKUATAN PIKIRAN! EBOOK-EBOOK TERSEBUT AKAN
MENJELASKAN LEBIH DALAM TENTANG PIKIRAN BAWAH
SADAR DAN ASPEK KEKUATAN PIKIRAN LAINNYA.