Anda di halaman 1dari 8

c c

   


 c  
Berdasarkan sila ke V keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia butir ke
11, yang berbunyi ³ suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang
merata dan keadilan social ³.

Konformasi adalah suatu bentuk sebagai akibat dari rotasi suatu atom
karbonnya (dan hydrogen yang melekat padanya) terhadap atom karbon lainnya.
Konformasi yang berbeda dari molekul yang sama yang dapat dipertukarkan
(berinterkonversi) melalui rotasi pada ikatan tunggal dinamakan conformer atau rotamer.

Senyawa siklik adalah senyawa ± senyawa karbon yang rantai C-nya


berlingkar dan rantai lingkarannya itu memungkinkan mempunyai rantai cabang.

Oleh karena itu senyawa-senyawa siklik juga mepunyai bentuk konformasi


karena senyawa siklik merupaan senyawa yang mempunyai atom C-nya berlingkar.

Dengan merujuk pada hal di atas maka kami memberi judul makalah ini
³konformasi senyawa siklik´.

c
      
1. Rumusan Masalah
a. Apakah pengertian konformasi?
b. Apakah pengertian senyawa siklik?
c. Bagaimana konformasi senyawa siklik?
2. Batasan masalah
a. pengertian konformasi
b. pengertian senyawa siklik
c. konformasi senyawa siklik
C. è  
1. Mengetahui pengertian konformasi.
2. Mengetahui pengertian senyawa siklik.
3. Mengetahui konformasi senyawa siklik.
c c
c   


     
Konformasi adalah suatu bentuk sebagai akibat dari rotasi suatu atom
karbonnya (dan hydrogen yang melekat padanya) terhadap atom karbon lainnya.
Konformasi yang berbeda dari molekul yang sama yang dapat dipertukarkan
(berinterkonversi) melalui rotasi pada ikatan tunggal dinamakan conformer atau
rotamer. Konformer ± konformer ialah sejumlah stereoisomer, yaitu isomer dengan
ikatan atom yang sama tetapi susunan atomnya diruangan berbeda.
 
c
     
Senyawa siklik adalah senyawa ± senyawa karbon yang rantai C-nya berlingkar dan
rantai lingkarannya itu memungkinkan mempunyai rantai cabang. Senyawa siklik dibagi
menjadi dua :
1. Senyawa karbosiklik yaitu senyawa siklik yang lingkarannya berisi atom ± atom C saja.
Senyawa karbosiklik terbagi lagi menjadi senyawa aromatik dan senyawa asiklik.
à  Senyawa aromatik adalah senyawa karbosiklik yang lingkarannya hanya berisi 6
atom C yang mengikat dengan suatu ikatan yang bukan ikatan tunggal dan ikatan
rangkap,melainkan suatu ikatan yang khas bagi molekul C6 H6. Contoh :

Benzena

d Senyawa asiklik adalah senyawa karbosiklik yang dapat dianggap sebagai


senyawa alifatik dengan rantai C yang berlingkar.

Contoh :
isobutana

2. Senyawa heterosiklik adalah sejenis senyawa kimia yang mempunyai struktur
cincin yang mengandung atom selain karbon, seperti belerang, oksigen, ataupun
nitrogen yang merupakan bagian dari cincin tersebut. Senyawa-senyawa
heterosiklik dapat berupa cincin aromatik sederhana ataupun cincin non-aromatik.
Beberapa contohnya adalah piridina (C5 H5N) dan pirimidina (C4 H4N2 ).

Piridina Pirimidina

C.     


Sikloalkana ialah hidrokarbon jenuh dengan sekurang-kurangnya
memiliki satu cincin atom karbon. Sikloalkana dinamai dengan menempatkan awalan
  di depan nama alkana yang sesuai dengan banyaknya atom karbon dalam
cincin. Contoh yang sering dijumpai adalah sikloheksana.
Bagaimanakah konformasi sikloalkana? Siklopropana, dengan hanya tiga atom
karbon, tentu saja berbentuk planar (sebab tiga titik menentukan satu bidang). Sudut
C-C-C hanya 60o (ketiga karbon berbentuk segitiga sama sisi), jauh lebih kecil dari
sudut tetrahedral biasa 109,5o. hydrogen terletak di bawah dan di atas bidang karbon,
dan hydrogen pada karbon yang bersebalahan berada dalam keadaan tindih.



Sikloalkana dengan lebih dari tiga atom karbon tidak berbentuk planar dan
memiliki konformasi ³melekuk´. Pada siklobutana dan siklopentana, lekukan tadi
menyebabkan molekul mengambil konformasi yang lebih stabil. Lekukan akan
menyebabkan regangan dengan membuat sudut C-C-C sedikit lebih kecil
dibandingkan jika molekulnya berbentuk planar, namun konformasi tindih yang lebih
sedikit di antara hydrogen-hidrogen yang letaknya bersebalahan akan
mengompensasi.
Cincin beranggota enam agak khusus dan telah dikaji secara terperinci sebab
konformasi itu begitu sering dijumpai di alam. Jika sikloheksana berbentuk planar,
sudut internal C-C-C akan sama seperti suatu heksagon beraturan, yaitu 120o. susut ini
lebih besar dibandingkan sudut tetrahedral normal. Sudut besar ini menyebabkan
regangan dan mencegah sikloheksana berbentuk planar. Konformasi yang paling
cenderung terjadi ialah konformasi kursi. Dalam konformasi kursi, hydrogen pada
sikloheksana terbagi dalam dua set, yang dinamakan aksial dan ekuatorial. Tiga
hydrogen aksial terletak diatas dan tiga terletak dibawah bidang rata-rata dari semua
atom karbon, enam hydrogen ekuatorial terletak kira-kira pada bidang tersebut.
Dengan satu gerakan salah satu karbon cincin yang berseling kearah lain dan tiga
karbon cincin lain kearah berlawanan, konformasi kursi pertama dapat bertukan
menjadi konformasi kursi lain dimana hydrogen aksialnya menjadi ekuatorial dan
semua hydrogen ekuatorial menjadi aksial.

Posisi aksial pada konformer Aë berubah menjadi posisi ekuatorial pada


konformer B




c c
è


   
© Konformasi adalah suatu bentuk sebagai akibat dari rotasi suatu atom karbonnya (dan
hydrogen yang melekat padanya) terhadap atom karbon lainnya.
© Senyawa siklik adalah senyawa ± senyawa karbon yang rantai C-nya berlingkar dan rantai
lingkarannya itu memungkinkan mempunyai rantai cabang.
© Sikloalkana dengan lebih dari tiga atom karbon tidak berbentuk planar dan memiliki
konformasi ³melekuk´. Pada siklobutana dan siklopentana, lekukan tadi
menyebabkan molekul mengambil konformasi yang lebih stabil. Lekukan akan
menyebabkan regangan dengan membuat sudut C-C-C sedikit lebih kecil
dibandingkan jika molekulnya berbentuk planar, namun konformasi tindih yang lebih
sedikit di antara hydrogen-hidrogen yang letaknya bersebalahan akan
mengompensasi.






 è è  

?à  a   


   6à
àà   àà
http://www.google.co.id/images?q=pirimidina&oe=utf-8&rls=org.mozilla:en-
US:official&client=firefox-a&um=1&ie=UTF-
8&source=og&sa=N&hl=id&tab=wi&biw=1024&bih=421
http://id.wikipedia.org/wiki/Senyawa_alifatik
file:///H:/siklik/Isomerisme_konformasi.htm
à  a   


   6à
àà  àà



























 
   

  

£ 
 

  

£  

   

!  "

V   V
   V  
V V 

VV  




   

 Dengan mengucapkan rasa puji syukur kehadirat tuhan yang maha kuasa atas rahmat
hidayah, serta petunjuknya makalah yang berjudul konformasi senyawa siklik telah
terselesaikan tepat pada waktunya.

Penyusunan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah stereokimia
yang dibimbing oleh dosen suyatno.

Penyusun dalam menyelesaikan makalah ini mendapat petunjuk yang berharga dari
yang terhormat :

1. Bapak Suyatno selaku dosen matakuliah stereokimia


2. Semua petugas perpustakaan yang membantu dalam peminjaman referen
3. Teman-teman semua yang tidak bias saya sebutkan satu persatu yang ikut memberi
petunjuk sehingga makalah ini dapat terselesaikan
Mudah-mudahan amal baik beliau mendapatkan balasan dari tuhan yang maha kuasa
yang setimpal dengan perbuatannya.

Penyusun menyadari sepenuhnya makalah ini masih dijumpai sejumlah kekurangan.


Oleh karena itu mohon dari berbagai pihak untuk memberikan kritik yang bersifat
membangun.

Harapan penyusun makalah ini memberikan manfaat baik kepada pembaca dan
kepada perkembangan ilmu pengetahuan.