Anda di halaman 1dari 305

1

MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES

SINTAKS MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES

Examples Non Examples adalah metode belajar yang menggunakan contoh-contoh. Contoh-contoh dapat dari kasus atau gambar yang relevan dengan kompetensi dasar. Adapun langkah-langkah nya adalah :

1. Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran.

2. Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan lewat OHP.

3. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan kepada siswa untuk menganalisa atau memperhatikan gambar.

4. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas.

5. Tiap kelompok diberi kesempatan untuk membacakan hasil diskusinya.

6. Mulai dari komentar / hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai.

7. Kesimpulan.

Kelebihan model pembelajaran examples non examples

1. Siswa lebih kritis dalam menganalisa gambar.

2. Siswa mengetahui aplikasi dari materi berupa coontoh gambar.

3. Siswa diberikan kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya.

Kekurangan model examples non examples

1. Tidak semua materi dapat disajikan dalam bentuk gambar.

2. Memakan waktu yang banyak.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Tema Kelas / semester Mata Pelajaran Alokasi Waktu

: Perkembangbiakan Hewan : VI / I : Ilmu Pengetahuan Alam : 1 x pertemuan ( 2 X 35 menit)

I. STANDAR KOMPETENSI Memahami hubungan antara ciri-ciri makhluk hidup dengan lingkungan tempat hidupnya.

II. KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi cara perkembangbiakan tumbuhan dan hewan

III. INDIKATOR

- Menyebutkan tipe dan cara perkembangbiakan hewan. ( C1 )

- Mengidentifikasi hewan berdasarkan tipe dan cara perkembangbiakannya. ( C1 )

- Menjelaskan cara hewan berkembangbiak berdasarkan tipe dan cara perkembangbiakannya. ( C2 )

- Mengamati hewan melalui gambar dan tayangan video. ( C2 )

- Mengklasifikasikan jenis-jenis hewan berdasarkan tipe dan cara perkembangbiakannya ( C3 )

IV. TUJUAN PEMBELAJARAN

- Siswa dapat menyebutkan tipe dan cara perkembangbiakan hewan dengan benar berdasarkan gambar. ( C1 )

- Siswa dapat menjelaskan cara hewan berkembang biak dengan cara Ovivar dan Vivivar ( C2 )

- Siswa dapat menyebutkan contoh hewan yang berkembangbiak dengan cara Ovivar dan Vivipar ( C1 )

- Siswa dapat menjelaskan perbedaan ciri hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur dan melahirkan ( C2 )

- Siswa dapat mengisi tabel dengan nama hewan-hewan yang berkembangbiak dengan melahirkan ( C2)

V.

MATERI Perkembangbiakan hewan

VI. PENDEKATAN, MODEL, DAN METODE

1.

2. Model

3. Metode

Pendekatan

: Kooperatif

: Pembelajaran Examples non Examples

: Ceramah bermakna, pengamatan gambar, diskusi kelompok

VII. KEGIATAN PEMBELAJARAN

A. Pendahuluan ( 10 menit )

Guru mengkondisikan kelas ( fisik dan psikis )

Melakukan apersepsi dengan cara bertanya serta berdiskusi dengan siswa mengenai materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya untuk mengangkat daya

ingat dan motivasi belajar siswa terhadap materi yang akan dipelajari.

Menjelaskan tujuan pembelajaran/KD yang akan dicapai.

Menyampaikan materi pelajaran dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

B. Kegiatan inti ( 50 menit )

1. Menampilkan gambar-gambar hewan meliputi ayam, burung, kucing, sapi, ular, kadal, katak, hydra, amoeba dan cacing pita kepada siswa kemudian mengadakan tanya jawab kepada siswa gambar hewan apa saja yang diperlihatkan oleh guru. (gambar terlampir).

2. Bertanya kepada siswa mengenai gambar-gambar yang ditampilkan guru dan bagaimana cara perkembangbiakannya.

3. Melakukan tanya jawab dengan siswa apa yang diketahui siswa tentang macam cara

perkembangbiakan, Setelah siswa menjawab guru menyempurnakan jawaban siswa yaitu hewan memiliki cara yang berbeda-beda dalam berkembangbiak ada yang berkembangbiak dengan cara bertelur, seperti ayam, melahirkan seperti kucing, bertelur dan melahirkan seperti kadal.

4. Menyajikan media gambar gambar hewan sesuai dengan cara berkembangbiaknya.

a. Membelah diri dan bertunas Gambar amoeba membelah diri

b. Bertelur c. Melahirkan d. Bertelur – melahirkan 5

b. Bertelur

b. Bertelur c. Melahirkan d. Bertelur – melahirkan 5

c. Melahirkan

b. Bertelur c. Melahirkan d. Bertelur – melahirkan 5

d. Bertelur melahirkan

5. Menjelaskan kepada para siswa tentang masing-masing gambar- gambar hewan sesuai dengan cara berkembangbiaknya. 6.

5. Menjelaskan kepada para siswa tentang masing-masing gambar- gambar hewan sesuai dengan cara berkembangbiaknya.

6. Pada saat pembelajaran berlangsung, siswa bisa bertanya kepada guru apabila ada dari penjelasan guru yang belum dimengerti siswa.

7. Membagi kelas menjadi 4 Kelompok (jumlah kelompok disesuaikan dengan jumlah siswa 2-3 orang).

8. Membagikan LKS kepada masing-masing kelompok.

9. Siswa melakukan diskusi untuk mengisi LKS yang telah diberikan oleh Kemudian guru mengatur duduk siswa dalam kelompoknya dan menerangkan kembali tentang tugas yang akan mereka kerjakan yaitu mengidentifikasi cara hewan berkembangbiak berdasarkan tipe perkembangbiakannya.

10. Saat kerja kelompok berlangsung guru memantau kerja siswa agar semua siswa bisa aktif dalam kelompoknya. Setelah semua kelompok selesai mengerjakan tugas pada LKS dan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan.

11. Meminta perwakilan dari masing-masing kelompok untuk membacakan hasil diskusi kelompoknya atas LKS yang telah diberikan guru.

12. Kelompok lain dapat menaggapi hasil diskusi kelompok yang hasilnya dibacakan dan memberikan penghargaan berupa umpan balik dan penguatan kepada siswa serta memberikan hadiah kepada kelompok yang hasil presentasinya paling bagus, paling cepat dan tepat dalam menyelesaikan tugas kelompok.

13. Menjelaskan kepada siswa mengenai cara berkembangbiak hewan

14. Menampilkan video tentang cara hewan berkembangbiak

15. Guru melakukan evalusai mengenai hasil kerja masing-masing kelompok.

16.

Memberikan

tes

evaluasi

individu

guna

mengukur

tingkat

keberhasilan

pembelajaran.

C. Kegiatan akhir ( 10 Menit )

1. Mengajak siswa untuk bersama-sama merangkum dan membuat kesimpulan dari butir-butir pembelajaran dengan mengacu pada indikator hasil belajar di atas.

2. Guru melakukan penilaian dan refleksi.

3. Guru memberikan umpan balik.

4. Guru memberikan PR sebagai tindak lanjut untuk siswa yaitu siswa diminta

mengamati hewan peliharaan mereka di rumah dan cara hewan peliharaan mereka dalam berkembangbiak .

5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

VIII. ALAT/MEDIA DAN SUMBER PEMBELAJARAN

A. Alat / media Media berupa :

Video yang ditampilkan dengan LaptopDAN SUMBER PEMBELAJARAN A. Alat / media Media berupa : LCD Media gambar-gambar hewan LKS B.

LCD/ media Media berupa : Video yang ditampilkan dengan Laptop Media gambar-gambar hewan LKS B. Sumber

Media gambar-gambar hewanMedia berupa : Video yang ditampilkan dengan Laptop LCD LKS B. Sumber belajar 1. Silabus dan

LKSyang ditampilkan dengan Laptop LCD Media gambar-gambar hewan B. Sumber belajar 1. Silabus dan kurikulum KTSP

B. Sumber belajar

1.

Silabus dan kurikulum KTSP

2.

Buku Sains untuk SD/MI kelas VI. Pusat Perbukuan Depertemen Pendidikan

Nasional. Ressi kartika dewi

3.

Buku Sains untuk SD kelas VI, Erlangga

4.

LKS

5.

Media (media gambar yang berkaitan dengan materi)

6.

Laptop

IX. PENILAIAN

A. Tekhnik

- Tes performance/ unjuk kerja

- Tes tertulis/penugasan

- Tes lisan

B.

Bentuk

-

Tes performance/ unjuk kerja kelompok

: aktivitas

siswa

pada

saat

berdiskusi dengan

-

Tes tertulis

: menjawab pertanyaan secara berkelompoK

C.

Soal/instrumen Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang tepat !

 

1.

Sebutkanlah tipe dan cara perkembangbiakan hewan ?

 

2.

Jelaskan cara hewan berkembang biak dengan cara Ovivar dan Vivivar ?

 

3.

Sebutkan contoh hewan yang berkembangbiak dengan cara Ovivar dan Vivipar !

4.

Jelaskan perbedaan ciri hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur dan melahirkan

?

5.

Isilah tabel berikut dengan nama hewan-hewan yang berkembangbiak dengan melahirkan

 

No

Hidup di Darat

Hidup di Air

1.

   

2.

   

3.

   

4.

   

5.

   

Kunci Jawaban

 

1. Generatif(kawin)

1)

Pembuahan di luar tubuh(fertilisasi Eksternal)

2)

Pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi Internal

Perkembangbiakan secara generatif terbagi tiga :

-

Dengan cara Ovivar(bertelur)

-

Dengan cara Vivivar( melahirkan )

- Dengan cara Ovovivivar ( Bertelur dan melahirkan ) Vegetatif (tidak kawin)

- Dengan cara tunas

- Dengan cara Fragmentasi

- Dengan cara membelah diri

2. Cara hewan berkembang biak dengan cara Ovivar dan Vivivar Dengan cara Ovivar

dan Contoh hewan yang berkembangbiak dengan cara Ovivar dan Vivipar

- Contoh dengan cara Ovivar yaitu ayam dan burung

- Contoh dengan cara Vivipar yaitu sapi dan kucing

3. Perbedaan ciri hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur dan melahirkan yaitu ; Hewan yang berkembangbiak dengan melahirkan mengalami masa mengandung dan mengandung janin anaknya di dalam tubuh. Zat makanan yang diperlukan untuk perkembangan janin diperoleh dari dalam tubuh induknya. Setelah pertumbuhannya sempurna, anak tersebut akan dilahirkan Sedangkan, Hewan yang berkembangbiak dengan bertelur tidak mengalami masa mengandung. Hewan yang bertelur mengeluarkan telur yang berisi calon anaknya. Zat makanan yang diperlukan untuk perkembangan janin diambil dari zat di dalam telur. Saat perkembangan janin telah sempurna, telur akan menetas dan muncullah hewan muda.

4. Tabel hewan yang berkembangbiak dengan cara melahirkan

No

Hidup di Darat

Hidup di Air

1.

Sapi

Lumba-lumba

2.

Kucing

Paus

3.

Kambing

Pesut

4.

Anjing

Singa laut

5.

Harimau

Ikan

Skor penilaian evaluasi individu 1 soal bernilai 20

Rumus nilai =

penilaian evaluasi individu 1 soal bernilai 20 Rumus nilai = Banjarbaru, Maret 2010 Simulator Syafariatul Jannah

Banjarbaru,

Maret 2010

Simulator

Syafariatul Jannah

AIE307910

2

MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE

SINTAKS MODEL PICTURE AND PICTURE

Picture and picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar-gambar dan dipasangkan/diurutkan menjadi urutan logis.

a. Menjelaskan materi tentang kegiatan segiatan sehari hari sebagai pengantar.

b. Tanya jawab kepada siswa tentang kegiatan sehari hari dirumah.

c. Memperlihatkan gambar - gambar tentang kegiatan sehari hari.

d. Siswa mengurutkan gambar gambar di papan tulis.

e. Tanya jawab kepada siswa tentang alasan atau dasar pikiran berkaitan dengan kehidupan sehari hari.

f. Bersama siswa mengurutkan gambar gambar kegiatan sehari hari sebagai penanaman konsep kepada anak.

Kelebihan:

a. Guru lebih mengetahui kemampuan masi ng-masing siswa.

b. Melatih berpikir logis dan sistematis.

Kekurangan:

a. Memakan banyak waktu.

b. Banyak siswa yang pasif

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

TEMA

KELAS / SEMESTER : 1 / I (SATU)

WAKTU

: KEGIATAN SEHARI - HARI

: I X 35 MENIT

A KOMPETENSI DASAR

1. IPA Membiasakan hidup sehat.

2. MATEMATIKA Menentukan waktu ( pagi, siang, malam, hari dan jam ( secara bulat ).

3. BAHASA INDONESIA Mendiskripsikan kegiatan sehari hari dengan menggunakan kalimat sederhana.

4. PKN Menunjukan sikap menaati tata tertib dirumah dan di sekolah.

B INDIKATOR

1. IPA Menceritakan kebiasaan hidup sehat.

2. MATEMATIKA Mengenal konsep waktu melalui kegiatan sehari hari.

3. BAHASA INDONESIA Menjelaskan kegiatan sehari hari dengan menggunakan kata- kata sederhana.

4. PKN

Menyebutkan contoh sikap menaati tata tertib di rumah.

C TUJUAN PEMBELAJARAN Diharapkan siswa mampu untuk :

1. IPA Siswa dapat menyebutkan kegiatan sehari- hari. ( C1 ) Siswa dapat menjelaskan kebiasaan hidup sehat. ( C2 )

2. MATEMATIKA Siswa dapat mengetahui konsep waktu melalui kegiatan sehari hari. ( C1 )

3. BAHASA INDONESIA

Siswa dapat menjelaskan kegiatan sehari hari dengan menggunakan kata- kata sederhana. ( C2 )

4. PKN Siswa dapat menyebutkan contoh sikap menaati tata tertib di rumah. ( C1) Siswa dapat menjelaskan pentingnya tata tertib di rumah. ( C2 )

D MATERI Kejadian sehari hari

E METODE

1. Pendekatan Berpusat pada siswa.

2. Model Picture and picture.

3. Metode

CeramahBerpusat pada siswa. 2. Model Picture and picture. 3. Metode Tanya jawab Demonstasi Penugasan F LANGKAH

Tanya jawabpada siswa. 2. Model Picture and picture. 3. Metode Ceramah Demonstasi Penugasan F LANGKAH – LANGKAH

Demonstasi2. Model Picture and picture. 3. Metode Ceramah Tanya jawab Penugasan F LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN

Penugasanand picture. 3. Metode Ceramah Tanya jawab Demonstasi F LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN 1. Kegiatan Awal

F LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN

1. Kegiatan Awal ( 10 menit) Guru mongkondisikan kelas ( fisik dan fiskis )

Guru melakukan appersepsi.( 10 menit) Guru mongkondisikan kelas ( fisik dan fiskis ) Memberitahukan tujuan pembelajaran yang akan

Memberitahukan tujuan pembelajaran yang akan dicapai oleh siswa pada pembelajaran yang akan dilaksanakan :kelas ( fisik dan fiskis ) Guru melakukan appersepsi. a. Menyebutkan kegiatan sehari – hari. (

a. Menyebutkan kegiatan sehari hari. ( C1 )

b. Menyebutkan tata tertib di rumah (C1)

c. Menjelaskan kebiasaan hidup sehat. ( C2 )

d. Menjelaskan pentingnya tata tertib di rumah ( C2 )

Menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan yang akan dilakukan :( C2 ) d. Menjelaskan pentingnya tata tertib di rumah ( C2 ) a. Materi yang

a. Materi yang akan dibahas pada pembelajaran hari ini adalah tentang kejadian sehari hari.

b. Kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa yaitu : Penjelasan, Tanya jawab, demonstarsi, dan Penugasan.

2. Kegiatan Inti ( 50 menit ) Guru bertanya kepada siswa pukul berapa mereka bangun pagi. Siswa diminta maju ke depan kelas untuk menunjukan pukul berapa mereka bangun pagi, datang di sekolah, dan tidur malam hari Guru menjelaskan bahwa bangun pagi merupakan salah satu tata tertib di rumah yang harus di taati. Guru menjelaskan bahwa setiap murid tidak boleh lagi ada yang bangunnya kesiangan, karena kalau nanti bangunnya kesiangan maka akan terlambat ke sekolah. Guru bertanya kepada siswa apa apa saja kegiatan siswa setelah bangun tidur. Guru melakukan permainan kepada siswa untuk mengurutkan gambar gambar kegiatan sehari hari setelah bangun tidur yaitu bernyanyi bersama sama sambil memegang sebuah bunga, apabila lagu berakhir maka itu yang berhak menempelkan gambar kegiatan sehari hari di papan tulis sambil dibimbing oleh guru. Guru menjelaskan urutan gambar yang benar dan menjelaskan sesuai dengan alasan alasan yang diberikan siswa. Beberapa siswa diminta menceritakan kegiatan sehari hari mereka di depan kelas menggunakan gambar gambar. Guru memberikan kesempatan bertanya kepada siswa. Guru melakukan permainan kepada siswa yaitu menyusun puzzle.

Guru melakukan permainan kepada siswa yaitu menyusun puzzle. 3. Kegiatan Akhir ( 10 menit) Guru memberikan
Guru melakukan permainan kepada siswa yaitu menyusun puzzle. 3. Kegiatan Akhir ( 10 menit) Guru memberikan
Guru melakukan permainan kepada siswa yaitu menyusun puzzle. 3. Kegiatan Akhir ( 10 menit) Guru memberikan
Guru melakukan permainan kepada siswa yaitu menyusun puzzle. 3. Kegiatan Akhir ( 10 menit) Guru memberikan
Guru melakukan permainan kepada siswa yaitu menyusun puzzle. 3. Kegiatan Akhir ( 10 menit) Guru memberikan
Guru melakukan permainan kepada siswa yaitu menyusun puzzle. 3. Kegiatan Akhir ( 10 menit) Guru memberikan
Guru melakukan permainan kepada siswa yaitu menyusun puzzle. 3. Kegiatan Akhir ( 10 menit) Guru memberikan
Guru melakukan permainan kepada siswa yaitu menyusun puzzle. 3. Kegiatan Akhir ( 10 menit) Guru memberikan
Guru melakukan permainan kepada siswa yaitu menyusun puzzle. 3. Kegiatan Akhir ( 10 menit) Guru memberikan
Guru melakukan permainan kepada siswa yaitu menyusun puzzle. 3. Kegiatan Akhir ( 10 menit) Guru memberikan

3. Kegiatan Akhir ( 10 menit) Guru memberikan kesimpulan yaitu tentang kegiatan sehari hari yang harus kita patuhi. Guru melakukan penilaian dan refleksi. Guru memberikan umpan balik. Guru memberikan tugas individu. Guru memberikan pekerjaan rumah ( PR ) Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

individu. Guru memberikan pekerjaan rumah ( PR ) Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. 14
individu. Guru memberikan pekerjaan rumah ( PR ) Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. 14
individu. Guru memberikan pekerjaan rumah ( PR ) Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. 14
individu. Guru memberikan pekerjaan rumah ( PR ) Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. 14
individu. Guru memberikan pekerjaan rumah ( PR ) Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. 14
individu. Guru memberikan pekerjaan rumah ( PR ) Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. 14

Guru memberikan nasihat yaitu supaya menataati peraturan di rumah dan selalu membantu orang tua di rumah.salam G SUMBER BELAJAR Buku KTSP, Kewarganegaraan semester 1 Buku KTSP, IPA semester 1 Buku

salamperaturan di rumah dan selalu membantu orang tua di rumah. G SUMBER BELAJAR Buku KTSP, Kewarganegaraan

G SUMBER BELAJAR

Buku KTSP, Kewarganegaraan semester 1selalu membantu orang tua di rumah. salam G SUMBER BELAJAR Buku KTSP, IPA semester 1 Buku

Buku KTSP, IPA semester 1salam G SUMBER BELAJAR Buku KTSP, Kewarganegaraan semester 1 Buku KTSP, MATEMATIKA semester 1 Buku KTSP,

Buku KTSP, MATEMATIKA semester 1KTSP, Kewarganegaraan semester 1 Buku KTSP, IPA semester 1 Buku KTSP, BAHASA INDONESIA semester 1 Buku

Buku KTSP, BAHASA INDONESIA semester 11 Buku KTSP, IPA semester 1 Buku KTSP, MATEMATIKA semester 1 Buku pelajaran Kewarganegaraan semester 1,

Buku pelajaran Kewarganegaraan semester 1, ErlanggaMATEMATIKA semester 1 Buku KTSP, BAHASA INDONESIA semester 1 Buku pelajaran IPA semester 1, Intan pariwara

Buku pelajaran IPA semester 1, Intan pariwara1 Buku pelajaran Kewarganegaraan semester 1, Erlangga Buku pelajaran MATEMATIKA semester 1, Erlangga Buku

Buku pelajaran MATEMATIKA semester 1, Erlangga1, Erlangga Buku pelajaran IPA semester 1, Intan pariwara Buku pelajaran BAHASA INDONESIA semester 1, Erlangga

Buku pelajaran BAHASA INDONESIA semester 1, Erlanggapariwara Buku pelajaran MATEMATIKA semester 1, Erlangga H ALAT DAN MEDIA PEMBELAJARAN a. Alat Papan tulis.

H ALAT DAN MEDIA PEMBELAJARAN

a. Alat

Papan tulis.semester 1, Erlangga H ALAT DAN MEDIA PEMBELAJARAN a. Alat Spidol. b. Media Gambar- gambar kegiatan

Spidol.Erlangga H ALAT DAN MEDIA PEMBELAJARAN a. Alat Papan tulis. b. Media Gambar- gambar kegiatan sehari

b. Media

Gambar- gambar kegiatan sehari – hari. hari.

Gambar jamSpidol. b. Media Gambar- gambar kegiatan sehari – hari. Puzzle tentang kegiatan sehari - hari I

Puzzle tentang kegiatan sehari - hariMedia Gambar- gambar kegiatan sehari – hari. Gambar jam I PENILAIAN 1. Teknik tertulis 2. Bentuk

I PENILAIAN

1. Teknik

tertulisPuzzle tentang kegiatan sehari - hari I PENILAIAN 1. Teknik 2. Bentuk Pilihan ganda 3. Soal

2. Bentuk

Pilihan gandasehari - hari I PENILAIAN 1. Teknik tertulis 2. Bentuk 3. Soal / instrument Soal –

3. Soal / instrument

Soal soal:

1. Menggosok gigi kebiasaan yang sehat. Kamu perlu menggosok gigi setelah….

a. Olahraga.

b. Bermain.

c. Datang sekolah.

d.

Makan.

2. Joko tidak pernah sakit perut karena Joko selalu …. Sebelum berangkat ke sekolah.

a. Sarapan pagi.

b. Membantu oarng tua.

c. Sholat.

d. Mandi.

3. Tata anak yang rajin, setelah bangun tidur Tata….

a. Mandi.

b. Menggosok gigi.

c. Sarapan pagi.

d. Membersihkan tempat tidur.

4. Sebelum berangkat ke sekolah hendaknya …. Dengan orang tua.

a. Berpamitan.

b. Membantu.

c. Bermain.

d. Olahraga.

5. Dadang rajin menjaga kesehatan tubuh dua kali sehari Dadang….

a. Makan.

b. Bermain.

c. Mandi.

d. Membantu oarng tua.

6. Saat di rumah kita perlu taat kepada….

a. Orang tua.

b. Orang terdekat.

c. Teman.

d. Orang tak dikenal.

7. Sebelum dan sesudah tidur sebaiknya….

a. Makan.

b. Bermain.

c. Mandi.

d. Berdoa.

8. Mengenakan baju kotor, bau, lusuh, merupakan perilaku tidak tertib….

a. Berpakaian.

b. Bergaul.

c. Beribadah.

d.

Berteman.

9.

Tata tertib sangat berlaku di rumah agar tercipta hidup….

a. Istimewa.

b. Berkecukupan.

c. Sederhana.

d. Rukun.

10.

Perilaku atau tata tertib di rumah harus ditaati oleh….

a. Orang tua.

b. Anak anak.

c. Paman dan tante.

d. Seluruh anggota keluarga.

Penilaian

Satu soal bernilai 10

Rumus :

Jumlah jawaban benar X 10

10

Simulator

Nurliani ( NIM : A1E307930 )

3

MODEL PEMBELAJARAN NUMBER HEADS TOGETHER (NHT)

MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT)

Sintaks / Langkah-langkah

pembelajaran model NHT

1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor

2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya

3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya

4. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka

5. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain

6. Guru bersama siswa menyimpukan pelajaran.

Kelebihan:

1. Setiap siswa menjadi siap semua.

2. Dapat melakukan diskusi denagn sungguh-sungguh.

3. Siswa yang pandai dapat mengajari siswa yang kurang pandai.

Kekurangan:

1. Kemungkinan nomor yang dipanggil, dipanggil lagi oleh guru.

2. Tidak semua anggota kelompok dipanggil oleh guru.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran Materi Pokok Kelas/ Semester Pertemuan / waktu

: IPA :Bagian-Bagian Alat Indera Beserta Fungsinya : IV (empat) / 1 (satu) : I kali pertemuan (2 x 35 menit)

A. STANDAR KOMPETENSI:

Memahami hubungan antara struktur kerangka tubuh manusia dengan fungsinya, serta pemelihaaannya

B. KOMPETENSI DASAR

1.3 Mendeskripsikan hubungan antara struktur panca indera dengan fungsinya

C. INDIKATOR

1. Mengidentifiksi alat indera manusia

2. Menyebutkan beberapa bagian alat indera sesuai fungsinya secara lisan dengan benar.

3. Memadankan fungsi bagian alat indera sesuai gambar.

D. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Setelah mendengarkan penjelasan guru, siswa kelas IV SD dapat mengidentifikasi 5 alat

indera manusia. (C1)

2. Setelah melakukan diskusi dan kerja kelompok, siswa kelas IV SD dapat menyebutkan beberapa bagian alat indera sesuai fungsinya secara lisan dengan benar.(C1)

3. Siswa kelas IV SD dapat melakukan diskusi dan kerja kelompok dalam memadankan fungsi bagian alat indera dengan berdasarkan gambar bagian-bagian kelima alat indera dengan benar.(C2)

E. MATERI PELAJARAN Struktur Alat Indera Manusia Beserta Fungsinya

F. PENDEKATAN, MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan Pembelajaran Model Pembelajaran

: Kooperatif : NHT (Numbered Heads Together)

Metode Pembelajaran

: Ceramah, Diskusi, Kerja kelompok, Presentasi dan Tanya jawab (kuis)

G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN

Tahapan dan waktu (± 70 menit)

Kelas IV IPA: Bagian-Bagian Alat Indera Beserta Fungsinya

1. Pendahuluan (10 menit)

Melakukan apersepsi dengan cara bertanya serta berdiskusi dengan siswa mengenai materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya untuk mengangkat daya ingat dan motivasi belajar siswa terhadap materi yang akan dipelajari.

Menjelaskan tujuan pembelajaran/KD yang akan dicapai.

Menyampaikan materi pelajaran dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan inti ( 50 menit)

Pembagian kelompok dan setiap siswa mendapat nomor

Penjelasan masalah dan Lembar Kerja Siswa (LKS)

Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka

Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain untuk menjawab soal berikutnya hingga selesai

Evaluasi (kuis)

3. Penutup (10 menit)

Kesimpulan

Penilaian

Umpan balik proses dan hasil pembelajaran

Tindak lanjut (Pengayaan dan remedial)

Penyampaian rencana pembelajaran berikutnya

1.

Pendahuluan (10 menit)

1. Melakukan apersepsi dengan cara bertanya serta berdiskusi dengan siswa mengenai

materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya untuk mengangkat daya ingat dan motivasi belajar siswa terhadap materi yang akan dipelajari.

2. Menjelaskan tujuan pembelajaran/KD yang akan dicapai.

3. Menyampaikan materi pelajaran dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti (50 menit) a. Guru membagi siswa dalam kelompok secara hiterogen, satu kelompok terdiri dari 3-4 orang siswa. Pembentukannya dengan cara berhitung. Masing-masing siswa yang menyebutkan bilangan yang sama berkumpul dan membentuk sebuah kelompok. Setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor (sintaks i) …… 2 menit

NOMOR ANGGOTA KELOMPOK

KELOMPOK 1 1
KELOMPOK 1
1

KELOMPOK 2

1
1

KELOMPOK 3

1
1
2
2

2nomor (sintaks i) …… 2 menit NOMOR ANGGOTA KELOMPOK KELOMPOK 1 1 KELOMPOK 2 1 KELOMPOK

2nomor (sintaks i) …… 2 menit NOMOR ANGGOTA KELOMPOK KELOMPOK 1 1 KELOMPOK 2 1 KELOMPOK

3
3
3
3
3
3
4
4

4nomor (sintaks i) …… 2 menit NOMOR ANGGOTA KELOMPOK KELOMPOK 1 1 KELOMPOK 2 1 KELOMPOK

4nomor (sintaks i) …… 2 menit NOMOR ANGGOTA KELOMPOK KELOMPOK 1 1 KELOMPOK 2 1 KELOMPOK

b. Guru memberikan tugas berupa puzzle dan LKS, masing-masing kelompok mengerjakannya (Puzzle dan LKS terlampir)

(sintaks ii) …

5 menit

c. Kelompok menyusun puzzle dan mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya (sintaks iii)

… 18 menit

d. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka. (sintaks iv) …… 5 menit

e. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain untuk menjawab soal berikutnya hingga selesai.

(sintaks v) …… 10 menit f. Melakukan evaluasi, berupa pemberian kuis secara lisan kepada seluruh kelompok. Penilaian dilakukan dengan menghitung skor yang didapatkan ketika menjawab kuis oleh anggota masing-masing kelompok. Penghitungan skor dilakukan secara jelas dan terbuka di depan kelas. Kuis dalam bentuk soal tertulis yang dikocok dan dijawab secara lisan, setiap kelompok mendapat satu lembar soal yang terdiri dari 5 nomor dan dijawab oleh anggota kelompok. Jika dalam kelompok tidak dapat menjawab dengan

benar maka soal dapat dilempar dan dijawab oleh kelompok lain

3. Kegiatan Penutup (10 menit)

10 menit

a. Guru bersama siswa menyimpukan pelajaran. Guru membimbing dengan menampilkan media gambar alat-alat indera, agar terjadi persamaan persepsi terhadap keutuhan isi materi. Kesimpulannya yaitu tentang bagian-bagian alat indra baik itu mata, telinga, hidung, lidah dan kulit serta fungsi bagian tersebut.

(sintaks vi) …

4 menit

b. Melakukan penilaian terhadap kegiatan pembelajaran yang baru saja dilaksanakan, dan

memberikan penguatan kepada seluruh siswa serta memberikan hadiah kepada

kelompok yang mendapat nilai paling tinggi.

c. Guru memberikan umpan balik dan hasil pembelajaran yang dilaksanakan baik itu dari

2 menit

segi kerjasama dan kekompakan kelompok.

2 menit

d. Guru memberikan tindak lanjut berupa remedial kepada siswa yang masih belum

paham dan pengayaan kepada siswa yang sudah paham. ( Tugas remedial dan

pengayaan terlampir)

2 menit

e. Guru menyampaikan rencana pembelajaran yang akan datang yaitu tentang susunan dan fungsi bagian-bagian tumbuhan.

H. SUMBER PEMBELAJARAN

1. Buku siswa

Buku Senang Belajar IPA Untuk Kelas IV hal 12-16 , Buku Sekolah Elektronikbagian-bagian tumbuhan. H. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Buku siswa Buku Ilmu Pengetahuan Alam Untuk Kelas IV SD/MI

Buku Ilmu Pengetahuan Alam Untuk Kelas IV SD/MI hal 15-23, Buku Sekolah ElektronikIPA Untuk Kelas IV hal 12-16 , Buku Sekolah Elektronik Buku Sains kelas IV hal 18-

Buku Sains kelas IV hal 18- 23terbitan Erlangga.Alam Untuk Kelas IV SD/MI hal 15-23, Buku Sekolah Elektronik 2. Materi kelompok 3. LKS 4.

2. Materi kelompok

3. LKS

4. Kunci LKS

5. Lembar Penilaian 1 kuis (lisan)

6. Kunci Lembar Penilaian 1 kuis (lisan)

7. Lembar Penilaian 2: Lembar pengamatan aktivitas siswa.

8. Penilaian Proses dan Keterampilan Sosial pada saat Kerja

9. Gambar alat-alat indera (dalam slide dan karton )

I. ALAT, DAN BAHAN

1. ALAT Papan penilaian

dan karton ) I. ALAT, DAN BAHAN 1. ALAT Papan penilaian Karton (untuk Lembar Kerja Siswa)
Karton (untuk Lembar Kerja Siswa)

Karton (untuk Lembar Kerja Siswa)

Spidol

Spidol

2. BAHAN Gambar alat indera (mata, telinga, mulut, hidung, dan kulit)

Gambar alat indera (mata, telinga, mulut, hidung, dan kulit) J. Penilaian 1. Teknik penilaian a. Tes

J. Penilaian

1. Teknik penilaian

a. Tes tertulis

b. Tes Lisan (kuis)

2. Instrumen penilaian

LKS

Nama Kelompok:

Nama Anggota Kelompok:

1.

2.

3.

4.

LEMBAR KEGIATAN SISWA

Sub Pokok Bahasan : Bagian-bagian alat indra dan fungsinya

Alokasi Waktu

: 20 Menit.

Petunjuk:

Bacalah dengan seksama langkah-langkah kerja sebelum menjawab pertanyaan. Bacalah setiap pertanyaan dengan seksama. Gunakan lembar materi yang telah diberikan sebagai penuntun dalam mengerjakan pertanyaan.

Alat dan Bahan

1. Gambar bagian-bagian alat indra dan fungsinya

2. Alat tulis

Langkah langkah kerja:

1. Susunlah puzzle gambar alat indra menjadi gambar yang utuh.

2. Setelah selesai tempelkan gambar di papan tulis

3. Amatilah gambar alat indra yang dilampirkan pada LKS ini.

4. Berilah keterangan bagian-bagian indera berupa mata, telinga, hidung, lidah dan kulit pada

gambar tersebut sesuai fungsi yang kalian ketahui.

5. Padankan fungsi bagian alat indera sesuai gambar dengan cara mengisi tabel pengamatan. Format tabel dilampirkan dalam LKS ini.

Kriteria penilaian

1.

Kerapian dan ketepatan gambar = maks 90

2.

Satu soal bernilai 20

 

3.

N = Nilai yang diperoleh

x 100 =

 

Nilai seluruhnya

Tes lisan

1.

Satu soal bernilai 10

 

2.

N = Jumlah soal yang benar x 10

Banjarbaru, April 2010 Simulator

Fathul Jannah

A1E307948

4

MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF SCRIPT

SINTAKS MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF SCRIPT

1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, memotivasi dan apersepsi ( menyanyi lagu “ cecak – cecak di dinding “dan tanya jawab agar siswa semangat untuk belajar.

2. Guru menyajikan informasi kepada siswa dengan jalan demonstrasi atau lewat bahan bacaan.

3. Guru menjelaskan kepada siswa bagaimana caranya membentuk kelompok belajar, membagikan materi yang berbeda setiap kelompok, dan membantu setiap kelompok agar melakukan berpasangan untuk setiap siswa dengan kelompok yang lain

4. Membimbing siapa yang pertama sebagai pembaca dan siapa yang sebagai pendengar, serta memberi tanggapan dan bertukar peran.

5. Guru mengevaluasi hasil belajar tentang materi yang telah dipelajari.

6. Guru menggunakan cara-cara yang sesuai untuk menghargai misalkan berprestasi berupa pujian, hadiah, dan bintang prestasi baik upaya maupun hasil belajar individu dan kelompok.

Kelebihan:

Melatih pendengaran, ketelitian / kecermatan.maupun hasil belajar individu dan kelompok.  Kelebihan: Setiap siswa mendapat peran. Melatih mengungkapkan kesalahan

Setiap siswa mendapat peran.Kelebihan: Melatih pendengaran, ketelitian / kecermatan. Melatih mengungkapkan kesalahan orang lain dengan lisan. 

Melatih mengungkapkan kesalahan orang lain dengan lisan.ketelitian / kecermatan. Setiap siswa mendapat peran.  Kekurangan: Hanya digunakan untuk mata pelajaran

Kekurangan:

Hanya digunakan untuk mata pelajaran tertentukesalahan orang lain dengan lisan.  Kekurangan: Hanya dilakukan dua orang (tidak melibatkan seluruh kelas

Hanya dilakukan dua orang (tidak melibatkan seluruh kelas sehingga koreksi hanya sebatas pada dua orang tersebut).Melatih mengungkapkan kesalahan orang lain dengan lisan.  Kekurangan: Hanya digunakan untuk mata pelajaran tertentu 28

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Mata Pelajaran : Sains Kelas/semester : IV/1 Alokasi waktu : 2 X 35 menit

I. STANDAR KOMPETENSI Memahami hubungan antara ciri-ciri makhluk hidup dengan lingkungan tempat hidupnya.

ciri-ciri makhluk hidup dengan lingkungan tempat hidupnya. II. KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan hubungan antara

II. KOMPETENSI DASAR

Mendeskripsikan hubungan antara ciri-ciri khusus yang dimiliki hewan (kelelawar, cicak, bebek) dan lingkungan hidupnya.

Mendeskripsikan hubungan antara ciri-ciri khusus yang dimiliki hewan (kelelawar, cicak, bebek) dan lingkungan hidupnya.

Mendeskripsikan hubungan antara ciri-ciri khusus yang dimiliki tumbuhan (kaktus, tumbuhan pemakan serangga) dengan

Mendeskripsikan hubungan antara ciri-ciri khusus yang dimiliki tumbuhan (kaktus, tumbuhan pemakan serangga) dengan lingkungan hidupnya.

III. INDIKATOR

1.

Produk

Menyebutkan hewan dan tumbuhan yang memiliki ciri-ciri khusus.dengan lingkungan hidupnya. III. INDIKATOR 1. Produk Menjelaskan ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh hewan

Menjelaskan ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh hewan terutama kelelawar, cecak, unta, bebek dan gajah.hewan dan tumbuhan yang memiliki ciri-ciri khusus. Menjelaskan ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh tumbuhan

Menjelaskan ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh tumbuhan terutama teratai, kaktus, kantung semar, dan refflesia.oleh hewan terutama kelelawar, cecak, unta, bebek dan gajah. Menghubungkan ciri – ciri khusus yang dimiliki

Menghubungkan ciri – ciri khusus yang dimiliki oleh tumbuhan dan hewan dengan lingkungan tempat hidupnya. ciri khusus yang dimiliki oleh tumbuhan dan hewan dengan lingkungan tempat hidupnya.

IV. TUJUAN PEMBELAJARAN

Siswa dapat menyebutkan minimal 3 hewan yang memilki ciri-ciri khusus. ( C 1)dengan lingkungan tempat hidupnya. IV. TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa dapat menyebutkan minimal 3 tumbuhan yang memilki

Siswa dapat menyebutkan minimal 3 tumbuhan yang memilki ciri-ciri khusus.(C 1)minimal 3 hewan yang memilki ciri-ciri khusus. ( C 1) Siswa dapat menjelaskan minimal 2 ciri-ciri

Siswa dapat menjelaskan minimal 2 ciri-ciri khusus yang dimilki oleh masing – masing hewan tertentu seperti kelelawar, cecak, unta, bebek, gajah. ( C 2 ) masing hewan tertentu seperti kelelawar, cecak, unta, bebek, gajah. ( C 2 )

Siswa dapat menjelaskan minimal 2 ciri-ciri khusus yang dimilki tumbuhan seperti pada teratai, kaktus, kantung semar, dan refflesia. ( C 2 ).seperti kelelawar, cecak, unta, bebek, gajah. ( C 2 ) Siswa dapat menghubungkan ciri – ciri

Siswa dapat menghubungkan ciri – ciri khusus yang dimiliki oleh tumbuhan dan hewan dengan lingkungan tempat hidupnya. ( C ciri khusus yang dimiliki oleh tumbuhan dan hewan dengan lingkungan tempat hidupnya. ( C 3 )

V.

MATERI

Ciri – ciri khusus makhluk hidup. ciri khusus makhluk hidup.

VI. PENDEKATAN, MODEL DAN METODE

ciri khusus makhluk hidup. VI. PENDEKATAN, MODEL DAN METODE Pendekatan Model Metode : Kooperatif : Cooperative

Pendekatan

Modelmakhluk hidup. VI. PENDEKATAN, MODEL DAN METODE Pendekatan Metode : Kooperatif : Cooperative script : Ceramah,

Metodehidup. VI. PENDEKATAN, MODEL DAN METODE Pendekatan Model : Kooperatif : Cooperative script : Ceramah, bermain

: Kooperatif

: Cooperative script

: Ceramah, bermain peran, diskusi, dan tugas.

VII. KEGIATAN PEMBELAJARAN

13 menit )

A. Kegiatan awal (

VII. KEGIATAN PEMBELAJARAN 13 menit ) A. Kegiatan awal ( Mengkondisikan kelas secara fisik dan fisikis

Mengkondisikan kelas secara fisik dan fisikis

1. Apersepsi : menyanyikan lagu “ cecak – cecak di dinding “ ( lagu terlampir ) setelah bernyanyi guru bertanya “ Mengapa cecak tidak jatuh berada di dinding ? Diharapkan siswa mengemukakan pendapatnya. Selain cecak, hewan atau tumbuhan apa saja yang memiliki ciri ciri khusus ? Diharapkan siswa mengemukakan pendapatnya.

2. Menjelaskan tujuan yang harus dikuasai siswa.

3. Menyampaikan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

B. Kegiatan inti (

uraian kegiatan sesuai silabus. B. Kegiatan inti ( 50 menit) 1. Membagi siswa menjadi dua kelompok

50 menit)

1. Membagi siswa menjadi dua kelompok besar yaitu A dan B dengan dua warna.

menjadi dua kelompok besar yaitu A dan B dengan dua warna. 2. Membagikan wacana ( wacana
menjadi dua kelompok besar yaitu A dan B dengan dua warna. 2. Membagikan wacana ( wacana
menjadi dua kelompok besar yaitu A dan B dengan dua warna. 2. Membagikan wacana ( wacana
menjadi dua kelompok besar yaitu A dan B dengan dua warna. 2. Membagikan wacana ( wacana

2. Membagikan wacana ( wacana terlampir ) kepada masing-masing siswa untuk dibaca dan dibuat ringkasannya.

3. Masing-masing kelompok mengerjakan tugas dengan materi yang berbeda-beda.

4. Guru memasangkan 1 siswa dari kelompok A dengan 1 siswa dari kelompok B.

1 siswa dari kelompok A dengan 1 siswa dari kelompok B. 5. Guru dan siswa menetapkan

5. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama kali berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar.

6.

Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, sedangkan pendengar menyimak dengan baik .

7. Bertukar peran, yang semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya.

8. Guru meminta salah satu pasangan dari kedua kelompok untuk mempresentasikan semua hasil kesimpulan yang telah diperoleh.

9. Diskusi kelas.

10. Guru memberikan evaluasi ( Lembar Penilaian Produk ) terlampir

11. Guru memberikan penguatan pada hasil diskusi dan tugas individu.

C. Kegiatan akhir (

pada hasil diskusi dan tugas individu. C. Kegiatan akhir ( 7 menit) 1. Guru bersama-sama siswa

7 menit)

1. Guru bersama-sama siswa menyimpulkan materi yang dipelajari. Beberapa hewan dan tumbuhan memiliki ciri-ciri khusus untuk mmenuhi kebutuhan hidupnya.

Beberapa jenis hewan yang memiliki ciri-ciri khusus, antara lain sebagai berikut :

a) Kelelawar memilki kemepuan ekolokasi untukmencari makanannya. Ekolokasi adalah kemampuan dalam memperkirakan jarak suatu benda dengan mendengarkan pantulan bunyinya.

b) Cecak dan tokek memilki struktur lapisan yang bersifat lengket pada telapak kakinya.

c) Bunglon dan landak semut memilki lidah yang panjang dan lengket untuk menangkap mangsanya.

d) Unta memilki punuk yang brfungsi sebagai tempat penyimpanan lemak (cadangan makanan) sehingga unta tahan tidak makan berhari-hari.

e) Burung hantu memiliki mata dan pendengaran yang sangat tajam dan peka untuk menemukan mangsanya.

f) Ikan pemanah memilki kemampuan menyemburkan air untuk menangkap mangsanya.

g) Bunga karang (karol) memperoleh makanan dari air yang melewati lubang- lubang halus pada sisi-sisi tubuhnya.

Beberapa jenis tumbuhan yang memilki ciri-ciri khusus, antara lain :

a) Teratai memilki rongga-rongga udara untuk membawa oksigen ke batang dan akarnya, sehingga tumbuhan tetap dapat bernapas walaupun hidup di

dalam air.

b) Kantung semar dan tumbuhan venus menangkap dan mencerna serangga sebagai sumber makanannya.

c) Bunga rafflesia menarik lalat untuk membantu penyerbukan dengan mengeluarkan bau busuk (bau bangkai).

d) Kaktus memilki batang yang dapat menyimpan air, sehingga kaktus tahan

hidup di daerah kering (padang pasir).

2. Melakukan penilaian terhadap kegiatan pembelajaran yang baru saja dilaksanakan, dan memberikan penguatan kepada seluruh siswa serta memberikan hadiah kepada kelompok yang mendapat nilai paling tinggi.

3. Guru memberikan umpan balik dan hasil pembelajaran yang dilaksanakan.

4. Guru memberikan tindak lanjut berupa remedial kepada siswa yang masih belum paham dan pengayaan kepada siswa yang sudah paham.

5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran yang akan datang yaitu tentang susunan dan fungsi bagian-bagian tumbuhan.

VIII. SUMBER, ALAT/MEDIA

a. Sumber belajar :

o

Haryanto. 2006. Sains untuk Sekolah Dasar Kelas VI. Jakarta : Erlangga.

o

Sutejo, Bambang Chatarina Dewi Lukitasari. 2006. Super Ilmu Pengetahuan Alam untuk Sekolah Dasar Kelas VI. Jakarta : ESIS

o

Rositawaty,S Aris Muharam. 2008. Senang Belajar IPA untuk Sekolah Dasar Kelas VI. Jakarta : Kepala Pusat Perbukuan ( Buku Sekolah Elektronik ).

o

Ibayati, Yayat dkk. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam untuk Sekolah Dasar Kelas VI. Jakarta : Kepala Pusat Perbukuan ( Buku Sekolah Elektronik ).

o

Sulistyanto, Heri Edy Wiyono. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam untuk Sekolah Dasar Kelas VI.Jakarta : Kepala Pusat Perbukuan ( Buku Sekolah Elektronik ).

o

Buku PAKET SAINS untuk SD kelas IV, penerbit Erlangga

o

Buku KTSP 2006

b. Alat /media

o

Wacana materi

o

Lagu “ cecak – cecak di dinding “

o

LKS

IX. EVALUASI

o Teknis

: Tes tertulis dan penilaian aktivitas ( terlampir )

o

Bentuk : uraian dan pilihan ganda ( terlampir )

Dosen Pembimbing

Banjarbaru, 20

Simulator

Maret 2010

Drs. H.Fansuri, M.Pd

Zainul Aulia

A1E 307939

5

MODEL PEMBELAJARAN KEPALA BERNOMOR STRUKTUR

KARAKTERISTIK KEPALA BERNOMOR STRUKTUR (Modifikasi dari Number Heads)

Kepala Bernomor Struktur merupakan suatu metode belajar dimana siswa dikelompokkan dengan diberi nomor. Setiap nomor mendapat tugas berbeda dan nantinya dapat bergabung dengan kelompok lain yang bernomor sama untuk bekerjasama.Kepala bernomor struktur adalah Modifikasi dari Number Heads.

Kelebihannya, yaitu :

1. Setiap siswa menjadi siap semua.

2. Dapat melakukan diskusi dengan sungguh-sungguh.

3. Dapat bertukar pikiran dengan siswa yang lain.

Kelemahannya, yaitu:

1. Guru tidak mengetahui kemampuan masing-masing siswa.

2. Waktuyang dibutuhkan banyak.

SINTAK MODEL KEPALA BERNOMOR STRUKTUR

(Modifikasi dari Number Heads)

Sintak dari Model Kepala Bernomor Struktur (Modifikasi dari Number Heads), yaitu :

1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor

2. Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomorkan terhadap tugas yang berangkai. Misalnya : siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnya

3. Jika perlu, guru bisa menyuruh kerja sama antar kelompok. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerja sama mereka

4. Laporkan hasil dan tanggapan dari kelompok yang lain

5. Guru bersama siswa menyimpulkan pelajaran.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Pokok Bahasan

: Bunga dan Fungsinya

Kelas/Semester

: IV (Empat) / I (Satu)

Waktu

: 2 x 35 Menit

A. STANDAR KOMPETENSI Memahami hubungan antara sruktur bagian tumbuhan dengan fungsinya.

B. KOMPETENSI DASAR Menjelaskan hubungan antara bunga dan fungsinya.

C. INDIKATOR

1. Menyebutkan bagian-bagian bunga kembang sepatu (C1).

2. Menjelaskan fungsi dari bagian-bagian bunga kembang sepatu (C2).

3. Menggambarkan bagian-bagian bunga kembang sepatu (C3)

D. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Siswa kelas IV SD dapat menyebutkan bagian-bagian bunga kembang sepatu (kelopak bunga, mahkota bunga, putik, benang sari dan tangkai bunga), lewat gambar yang ditunjukkan guru. (C1)

2. Siswa kelas IV SD dapat menjelaskan fungsi dari bagian-bagian bunga kembang sepatu (kelopak bunga, mahkota bunga, putik, benang sari dan tangkai bunga), saat kegiatan persentasi. (C2)

3. Siswa kelas IV SD dapat menggambarkan bagian-bagian bunga kembang sepatu di kertas gambar pada saat presentasi. (C3)

E. MATERI

Bagian Bunga dan Fungsinya

F. METODE PEMBELAJARAN

1.

Pendekatan

: Kooperatif.

2.

Model

: Kepala Bernomor Sruktur (Modifikasi dari Number Heads)

3. Metode

: Diskusi, Penugasan, Presentasi

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN

1. Kegiatan Pendahuluan (± 5 menit) Guru mengkondisikan kelas / memeriksa kesiapan siswa dalam belajar yaitu

diantaranya dengan mengamati apakah siswa sudah ditempat duduknya masing-masing dan meminta siswa untuk mengeluarkan buku pelajaran dan alat tulisnya masing-masing serta yang lainya.

a. Guru melakukan apersepsi. Pada kegiatan apersepsi ini guru mengajak siswa untuk mengingat kembali pelajaran terdahulu yaitu tentang bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya. Guru meminta siswa menyebutkan kembali bagian-bagian tumbuhan seperti akar, batang, daun, bunga, buah dan biji serta fungsinya.

b. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai yakni:

Siswa dapat menyebutkan bagian-bagian bunga khususnya bunga kembang sepatu

Siswa dapat menyebutkan bagian-bagian bunga khususnya bunga kembang sepatu

Siswa dapat menjelaskan fungsi dari bagian-bagian bunga khususnya

Siswa dapat menjelaskan fungsi dari bagian-bagian bunga khususnya

bunga kembang sepatu Siswa dapat menggambarkan bagian-bagian bunga khususnya bunga kembang sepatu

bunga kembang sepatu Siswa dapat menggambarkan bagian-bagian bunga khususnya bunga kembang sepatu

c. Guru memberi penjelasan umum tentang bagian-bagian tumbuhan khususnya bagian-bagian bunga. Pada uraian yang disampaikan guru menjelaskan bahwa bunga yang memiliki tangkai, kelopak, mahkota, benang sari, dasar bunga, dan putik disebut bunga sempurna. Jika memiliki semua bagian kecuali putik, maka disebut bunga jantan. Jika memiliki semua bagian kecuali benang sari, maka disebut bunga betina. Bunga yang memiliki benang sari dan putik disebut bunga hermafrodit. Setiap bunga memiliki bagian-bagian seperti halnya bunga sepatu.

2. Kegiatan Inti (± 55 menit) a. Siswa disuruh memperhatikan gambar bunga kembang sepatu yang ditempelkan oleh guru dipapan tulis. b. Siswa diminta menyebutkan bagian-bagian bunga kembang sepatu berdasarkan gambar.

c. Guru mengelompokkan siswa dengan cara memberi siswa nomor. Siswa dibagi dalam kelompok yang terdiri dari 3 orang.Pemberian nomor dilakukan dengan menyuruh siswa manghitung 1 sampai 3, terus diulang

sampai semua siswa mendapat nomor.

d. Tugas diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomornya terhadap tugas yang berangkai yaitu:

1. Siswa bernomor 1 bertugas menggambar bagian-bagian bunga kembang sepatu

2. Siswa bernomor 2 bertugas menjawab soal yang ada di LKS

3. Siswa bernomor 3 bertugas mempresentasikan (menempelkan gambar dan melapor hasil pekerjaan)

e. Siswa disuruh bekerjasama antar kelompok, siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain untuk saling membantu atau mencocokan hasil kerjasama mereka.

f. Setiap kelompok mengadakan presentasi dan kelompok lain memberikan tanggapan.

g. Guru bersama-sama siswa mengadakan penilaian

3. Kegiatan Akhir (± 10 menit)

a. Kesimpulan. Pada kegiatan ini guru mengajak siswa bersama-sama menyimpulkan pelajaran hari ini yaitu tentang bagian-bagian bunga kembang sepatu yang terdiri kelopak, tangkai bunga, putik, benang sari, dan mahkota bunga.Masing-masing bagian bunga sepatu memiliki fungsi seperti putik dan benang sari merupakan alat perkembangbiakan tumbuhan, putik sebagai alat kelamin betina, benang sari sebagai alat kelamin jantan, tangkai bunga berfungsi sebagai penopang putik, benang sari, kelopak dan mahkota, kelopak berfungsi melindungi bunga saat masih kuncup sedangkan mahkota berfungsi menarik perhatian serangga.

b. Guru melakukan refleksi (bagaimana kekompakan serta kerjasama) terhadap kegiatan kerja kelompok yang telah dilakukan.

c. Guru memberikan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk PR

d. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya dan meminta siswa belajar di rumah.

e. Guru mengakhiri pelajaran dengan cara memberikan nasehat agar siswa rajin belajar baik di sekolah maupun di rumah serta diakhiri dengan do‟a dan salam.

H. ALAT, SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN

1.

Alat

a. Papan tulis

b. Kapur tulis

c. Spidol

d. Lembar Kerja Siswa (LKS)

2.

Sumber

a. Panduan KTSP

b. Buku Pendidikan Sains kelas IV Semester 1

c. Model-model pembelajaran

3.

Media pembelajaran

a. Gambar bunga sepatu beserta bagian-bagiannya

b. Bunga Sepatu

c. Kartu-kartu bernomor.

I. PENILAIAN

1. Teknik

2. Bentuk Instrument: -

: Tes Tertulis

a. LKS (Lampiran)

b. Tes Uraian

: - : Tes Tertulis a. LKS (Lampiran) b. Tes Uraian Tes Uraian Soal : 1.

Tes Uraian

Soal :

1. Sebutkan bagian-bagian bunga?(C1)

2. Jelaskan fungsi dari putik?(C2)

3. Jelaskan fungsi dari benang sari?(C2)

4. Jelaskan fungsi dari mahkota bunga? (C2)

5. Jelaskan fungsi dari kelopak bunga? (C2)

6. Jelaskan fungsi dari tangkai bunga? (C2)

7. Gambarkanlah secara lengkap bagian-bagian bunga kembang sepatu! (C3)

Kunci Jawaban

1. Bagian-bagian dari bunga, yaitu : putik, benang sari, tangkai bunga, mahkota bunga dan kelopak bunga.

2. Fungsi putik adalah sebagai alat kelamin betina.

3. Fungsi benang sari adalah sebagai alat kelamin jantan.

4. Fungsi mahkota bunga adalah menarik perhatian serangga.

5. Fungsi kelopak bunga adalah melindungi bunga saat masih kuncup.

6. Fungsi tangkai bunga adalah sebagai penopang putik, benang sari, kelopak dan mahkota.

7. Gambar bagian bunga kembang sepatu :

:

dan mahkota. 7. Gambar bagian bunga kembang sepatu : : Skor penilaian : 1. Bobot nilai

Skor penilaian :

1. Bobot nilai Soal nomor 1 bernilai 2 Soal nomor 2 bernilai 1 Soal nomor 3 bernilai 1 Soal nomor 4 bernilai 1 Soal nomor 5 bernilai 1 Soal nomor 6 bernilai 1 Soal nomor 7 bernilai 3 2. Jumlah nilai = jumlah benar x bobot nilai masing-masing soal.

Lampiran

Lembar Kerja Siswa (LKS) Kelompok : Anggota Kelompok : 1. 2. 3. A. Tujuan :
Lembar Kerja Siswa (LKS)
Kelompok
:
Anggota Kelompok :
1.
2.
3.
A. Tujuan
: Mengetahui bagian-bagian bunga melalui pengamatan.
B. Alat dan Bahan
: Bunga kembang sepatu, pensil, polpen dan kertas gambar.
C. Keterangan
:
1. Siswa bernomor 1 bertugas menggambar bagian-bagian bunga kembang sepatu
2. Siswa
bernomor
2
bertugas
menjawab
soal
/
mengisi
tabel
yang
sudah
disediakan
3. Siswa bernomor 3 bertugas mempresentasikan (menempelkan
gambar dan
melaporkan hasil pekerjaan)
D. Langkah Kerja:
1. Lakukan kegiatan ini bersama anggota kelompokmu!
2. Ambil bunga kembang sepatu yang sudah tersedia diatas meja. Amati!
3. Copotlah bagian-bagian bunga tersebut secara hati-hati!
4. Kelompokkan bagian-bagian yang bentuknya sama!
5. Gambarlah bunga kembang sepatu tersebut lengkap dengan keterangannya pada
kertas gambar yang tersedia!(Tugas Siswa Nomor 1)
6. Lengkapi tabel yang sudah tersedia, tulis bagian-bagian bunga kembang sepatu
beserta fungsinya? (Tugas Siswa Nomor 2)
7. Buatlah kesimpulan/laporan berdasarkan kegiatan ini dan presentasikan hasil
pekerjaan kelompok kedepan kelas serta tempelkan gambar bunga kembang
sepatu dipapan tulis!(Tugas Siswa Nomor 3)
41
Isilah tabel berikut ini : No. Bagian-bagian Bunga Kembang Sepatu Fungsi 1. 2. 3. 4.
Isilah tabel berikut ini
:
No.
Bagian-bagian
Bunga Kembang Sepatu
Fungsi
1.
2.
3.
4.
5.
Kesimpulan
:
SELAMAT MENGERJAKAN!!

6

MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVMENT DIVISION (STAD)

Sintaks model STAD

1. Guru menyajikan pelajaran dan pengarahan

2. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang beranggota 4-5 orang secara heterogen ( campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku dll)

3. Siswa diminta mendiskusikan bahan belajar-LKS yang dibagikan guru secara kolabratif ( anggota kelompok yang mengerti menjelaskan kepada anggota lainnya).

4. Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya secara bergiliran pada saat presentasi kelompok lain boleh memberi masukan atau pertanyaan (Terjadi diskusi kelas)

5. Guru memberikan kuis secara individual

6. Penskoran (skor kelompok ditambah nilai individual)

7. Umumkan rekor tim dan individual

8. Pemberian reward atau penghargaan

Kelebihan:

1. Seluruh siswa menjadi lebih siap.

2. Melatih kerjasama dengan baik.

Kekurangan:

1. Semua anggota kelompok mengalami kesulitan.

2. Membedakan siswa.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Pokok Bahasan

: Hubungan antar Makhluk Hidup

Kelas/Semester

: IV / I

Waktu

: (2 x 35 menit)

A. STANDAR KOMPETENSI

5.

Memahami hubungan sesama makhluk hidup dan antara makhluk hidup dengan

lingkungannya

B. KOMPETENSI DASAR 5.1 Mengidentifikasi beberapa jenis hubungan khas (simbiosis) dan hubungan “makan dan dimakan” antar makhluk hidup (rantai makanan).

C. INDIKATOR 1) Menyebutkan contoh hubungan antar mahkhluk hidup 2) Menjelaskan keuntungan dan kerugian hubungan antar makhluk hidup 3) Menentukan jenis hubungan antar makhluk hidup

D. TUJUAN PEMBELAJARAN 1) Siswa kelas IV dapat menyebutkan contoh hubungan antar makhluk

2)

3)

berdasarkan gambar (C1) Siswa kelas IV dapat memadankan gambar hubungan antar makhluk hidup ke dalam 3 jenis simbiosis (C2) Siswa dapat menentukan jenis hubungan antar makhluk hidup ke dalam 3 jenis simbiosis (C3)

ke dalam 3 jenis simbiosis (C2) Siswa dapat menentukan jenis hubungan antar makhluk hidup ke dalam

E. MATERI

A. Hubungan Antarmakhluk Hidup

1. Simbiosis Mutualisme

2. Simbiosis Parasitisme

3. Simbiosis Komensalisme

F.

MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

1. Pendekatan

:Kooperatif

2. Model

: Kooperatif tipe STAD

Ceramah

3.

Metode

:

-

 

- Tanya jawab

- Kerja kelompok

- Diskusi kelompok

- Penugasan

G.

KEGIATAN PEMBELAJARAN

1) Kegiatan Pendahuluan (10 menit) Guru mengkondisikan kelas ( fisik dan psikis )

Melakukan apersepsi dengan cara bertanya serta berdiskusi dengan siswa mengenai

materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya untuk mengangkat daya ingat dan motivasi belajar siswa terhadap materi yang akan dipelajari.

Menjelaskan tujuan pembelajaran/KD yang akan dicapai.

Menyampaikan materi pelajaran dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2) Kegiatan Inti (50 menit)

1)

Guru menjelaskan materi sebagai pengantar mengenai hubungan antar makluk hidup. Makhluk hidup memiliki hubungan khusus yang disebut simbiosis.Simbiosis terbagi 3:

2)

Simbiosis mutualisme (saling menguntungkan) contn bunga terbantu dalam penyerbukan.ohnya kupu kupu dan bunga. Simbiosis komensalisme (menguntungkan salah satu pihak dan pihak lain tidak dirugikan) contohnya pada anggrek dan tumbuhan inangnya Simbiosis parasitisme (menguntungkan salah satu pihak dan salah satu dirugikan) contohnya pada benalu dan tumbuhan inangnya. Siswa dibagi menjadi 5 kelompok heterogen, masing masing kelompok terdiri

dari 4-5 orang. 3) Setiap kelompok diminta keluar kelas (Ke kebun atau taman sekolah) mengamati makhluk hidup yang ada disana dan hubungan yang terjadi. sekaligus berdiskusi mengenai hubungan tersebut secara berkelompok dan mengisi LKK

4)

1.

Siswa diminta masuk kelas kembali dan mengerjakan LKK2

5)

Siswa mendiskusikan LKK secara berkelompok,seluruh anggota bekerja sama,

6)

siswa yang tahu dan lebih pandai menjelaskan kepada anggota lainnya sehingga seluruh anggota kelompok mengerti. Guru bertugas sebagai fasilitator, mengawasi jalannya kerja kelompok, menilai

7)

keaktifan siswa, dan membantu siswa yang mengalami kesulitan. Masing masing kelompok diminta menempelkan hasil kerja kelompoknya dan mempresentasikannya di depan kelas secara bergiliran, pada saat presentasi, kelompok lain diberi kesempatan memberikan pertanyaan atau pendapat (terjadi diskusi kelas)

8)

Guru memberikan penilaian dari hasil kerja kelompok dan ditulis di papan skor.

9) Guru meminta siswa kembali ke tempat duduk masing masing, siswa diminta mengerjakan kuis secara individual, pada saat mengerjakan tidak boleh saling membantu.

10) Siswa diminta menukarkan jawaban tugasnya kepada teman sebelahnya, jawaban dikoreksi bersama sama.

3) Kegiatan Penutup (5 menit)

Guru bersama siswa menyimpukan pelajaran. Guru memberikan bimbing , agar terjadi persamaan persepsi terhadap keutuhan isi materi.

2) Melakukan penilaian terhadap kegiatan pembelajaran yang baru saja

1)

3)

dilaksanakan, dan memberikan penguatan kepada seluruh siswa serta memberikan hadiah atau reward kepada kelompok yang mendapat nilai paling tinggi. Guru memberikan umpan balik dan hasil pembelajaran yang dilaksanakan baik itu dari segi kerjasama dan kekompakan kelompok dan sebagainya.

4)

Guru memberikan tindak lanjut berupa remedial kepada siswa yang masih belum paham dan pengayaan kepada siswa yang sudah paham.

5) Guru menyampaikan rencana pembelajaran yang akan datang yaitu tentang susunan dan fungsi bagian-bagian tumbuhan.

H. SUMBER PEMBELAJARAN

1. Buku Sains Untuk SD/MI Kelas IV Penerbit Erlangga

2. Buku Super Ilmu Pengetahuan Alam (seri buku soal) Penerbit Esis

3. Buku Elektronik Ilmu Pengetahuan Alam

4. Kurikulum KTSP.

I.

ALAT DAN BAHAN (MEDIA)

1. Gambar gambar contoh hubungan antar makhluk hidup

2. Papan Skor ( Papan penilaian)

3. LKK 1

4. LKK 2

5. Kuis Individua

Pembimbing,

Drs. H. Fansuri M.Pd.

Banjarbaru, 18 Maret 2010 Dibuat oleh

Nurhidayati

KELOMPOK : NAMA ANGGOTA:1. 2. 3. 4. Menentukan Hubungan Antar Makhluk Hidup 1. Amatilah makhluk
KELOMPOK : NAMA ANGGOTA:1. 2. 3. 4.
KELOMPOK
:
NAMA ANGGOTA:1.
2.
3.
4.

Menentukan Hubungan Antar Makhluk Hidup

1. Amatilah makhluk hidup yang ada di sekitar sekolahmu!

2. Amati pula hubungan yang terjadi antara makhluk yang ada di sekitarmu tersebut!

3. Setelah itu Isilah tabel pengamatan yang ada di bawah ini,!

“…Selamat Mengerjakan…”

TABEL PENGAMATAN

1. Isilah tabel di bawah ini berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan

2. Berilah tanda (

) pada jenis hubungan yang paling tepat

No

Nama Makhluk

Contoh

 

Hidup

Hubungan yang

Jenis hubungan

terjadi

Simbiosis

Bukan

Simbiosis

1.

       

2.

       

3.

       

4.

       

5.

       

6.

       

KUNCI JAWABAN TABEL PENGAMATAN

No

Nama Makhluk

Contoh

Simbiosis

Bukan

Hidup

Hubungan yang

Simbiosis

terjadi

1.

Kupu kupu dan bunga

Kupu kupu mengambil nektar, bunga terbantu dalam penyerbukan

 

2.

Lebah dan bunga

lebah mengambil nektar, bunga terbantu dalam penyerbukan

 

3.

Belalang dan daun

Belalang

   

memakan daun

4.

Semut dan pohon

Semut tinggal di pohon

 

5.

Ulat dan daun

Ulat makan daun

 

6.

Dst

     

Kriteria penilaian LKK 1

4. Satu soal bernilai 30

- 10 untuk tabel Nama Makhluk Hidup

- 10 untuk tabel Contoh Hubungan yang terjadi

- 10 untuk tabel Penggolongan jenis hubungan

5. N = Nilai yang diperoleh

Jumlah jawaban

x 10=

Soal Kuis Individual Nama

Soal Kuis Individual Nama : Nama : Kelompok : Hubungkan gambar dibawah ini berdasarkan nama makhluk

:

Nama : Kelompok :
Nama
:
Kelompok
:

Hubungkan gambar dibawah ini berdasarkan nama makhluk hidup dan jenis simbiosisnya

ini berdasarkan nama makhluk hidup dan jenis simbiosisnya SIMBIOSIS Kerbau dan jalak MUTUALISME Ikan hiu dan
ini berdasarkan nama makhluk hidup dan jenis simbiosisnya SIMBIOSIS Kerbau dan jalak MUTUALISME Ikan hiu dan
ini berdasarkan nama makhluk hidup dan jenis simbiosisnya SIMBIOSIS Kerbau dan jalak MUTUALISME Ikan hiu dan
ini berdasarkan nama makhluk hidup dan jenis simbiosisnya SIMBIOSIS Kerbau dan jalak MUTUALISME Ikan hiu dan
ini berdasarkan nama makhluk hidup dan jenis simbiosisnya SIMBIOSIS Kerbau dan jalak MUTUALISME Ikan hiu dan
ini berdasarkan nama makhluk hidup dan jenis simbiosisnya SIMBIOSIS Kerbau dan jalak MUTUALISME Ikan hiu dan
SIMBIOSIS Kerbau dan jalak MUTUALISME Ikan hiu dan remora Raflesia dan tumbuhan inangnya SIMBIOSIS KOMENSALISME
SIMBIOSIS
Kerbau dan jalak
MUTUALISME
Ikan hiu dan remora
Raflesia dan
tumbuhan inangnya
SIMBIOSIS
KOMENSALISME
Anggrek dan pohon
Lebah dan bunga
SIMBIOSIS
PARASITISME
Ikan badut dan
anemon laut

Benalu dan pohon inang

Kriteria penilaian Kuis Individual

6. Satu soal bernilai 30

- 10 untuk ketepatan gambar

- 10 untuk Nama Makhluk Hidup

- 10 untuk tabel jenis simbio

7. N = Nilai yang diperoleh

x 100=

Jumlah item soal( 15)

7

MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW

SINTAKS MODEL JIGSAW

NO

LANGKAH

KEGIATAN

1

Pendahuluan

Salam1 Pendahuluan

DoaNO LANGKAH KEGIATAN 1 Pendahuluan Salam Absensi Apersepsi Tanya jawab 2 Kegiatan Inti

AbsensiNO LANGKAH KEGIATAN 1 Pendahuluan Salam Doa Apersepsi Tanya jawab 2 Kegiatan Inti Mengorganisasikan

ApersepsiLANGKAH KEGIATAN 1 Pendahuluan Salam Doa Absensi Tanya jawab 2 Kegiatan Inti Mengorganisasikan siswa

Tanya jawabKEGIATAN 1 Pendahuluan Salam Doa Absensi Apersepsi 2 Kegiatan Inti Mengorganisasikan siswa ke dalam

2

Kegiatan Inti

Mengorganisasikan siswa ke dalam bentuk kelompok yang bersifat heterogen menjadi empat tim / kelompok2 Kegiatan Inti

Tiap orang dalam tim diberi bagian materi/masalah yang berbeda.yang bersifat heterogen menjadi empat tim / kelompok Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari

Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari materi/masalah yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok tim ahli) untuk mendiskusikan materi / masalah sesuai keahlian mereka.orang dalam tim diberi bagian materi/masalah yang berbeda. Setelah selesai diskusi dengan kelompok ahli selesai, siswa

Setelah selesai diskusi dengan kelompok ahli selesai, siswa kembali ke kelompok asal untuk menjelaskan secara bergiliran materi/masalah yang dikuasainya kepada teman-teman di kelompok asal dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguhuntuk mendiskusikan materi / masalah sesuai keahlian mereka. Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi 3 Kegiatan

Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusidan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh 3 Kegiatan Penutup Kesimpulan Penilaian Motivasi dan

3

Kegiatan Penutup

Kesimpulan3 Kegiatan Penutup

Penilaiansungguh-sungguh Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi 3 Kegiatan Penutup Kesimpulan Motivasi dan nasihat

Motivasi dan nasihatdengan sungguh-sungguh Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi 3 Kegiatan Penutup Kesimpulan Penilaian

KARAKTERISTIK JIGSAW

Metode Jigsaw adalah teknik pembelajaran kooperatif dimana siswa, bukan guru, yang memiliki tanggung jawab lebih besar dalam melaksanakan pembelajaran. Tujuan dari Jigsaw ini adalah mengembangkan kerja tim, keterampilan belajar koopenatif, dan menguasai pengetahuan secara mendalam yang tidak mungkin diperoleh apabila mereka mencoba untuk mempelajari semua materi sendirian. Adapun sintaksnya adalah sebagai berikut:

Mengorganisasikan siswa ke dalam bentuk kelompok yang bersifat heterogen menjadi empat tim / kelompokmateri sendirian. Adapun sintaksnya adalah sebagai berikut: Tiap orang dalam tim diberi bagian materi/masalah yang

Tiap orang dalam tim diberi bagian materi/masalah yang berbeda.yang bersifat heterogen menjadi empat tim / kelompok Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari

Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari materi/masalah yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok tim ahli) untuk mendiskusikan materi / masalah sesuai keahlian mereka.orang dalam tim diberi bagian materi/masalah yang berbeda. Setelah selesai diskusi dengan kelompok ahli selesai, siswa

Setelah selesai diskusi dengan kelompok ahli selesai, siswa kembali ke kelompok asal untuk menjelaskan secara bergiliran materi/masalah yang dikuasainya kepada teman-teman di kelompok asal dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguhuntuk mendiskusikan materi / masalah sesuai keahlian mereka. Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi Model

Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi Model pembelajaran JIGSAW mempunyai kelebihan dan kekurangan diantaranya :dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh Kelebihan model JIGSAW yaitu : 1. Melibatkan seluruh peserta

Kelebihan model JIGSAW yaitu :

1. Melibatkan seluruh peserta didik dalam belajar dan sekaligus mengajarkan kepada orang

lain.

2. Meningkatkan rasa tanggung jawab siswa terhadap pembelajarannya sendiri dan juga pembelajaran orang lain.

3. Siswa tidak hanya mempelajari materi yang diberikan, tetapi mereka juga harus siap memberikan dan mengajarkan materi tersebut pada anggota kelompok yang lain.

4. Siswa saling tergantung satu dengan yang lain dan bekerjasama secara kooperatif untuk mempelajari materi yang ditugaskan.

5. Melatih peserta didik agar terbiasa berdiskusi dan bertanggungjawab secara individu untuk membantu memahamkan tentang suatu materi pokok kepada teman sekelasnya.

Adapun kekurangan model JIGSAW yaitu :

1. Kurangnya pemahaman guru mengenai penerapan pembelajaran model Jigsaw.

2. Jumlah siswa yang terlalu banyak yang mengakibatkan perhatian guru terhadap proses pembelajaran relatif kecil sehingga hanya segelintir orang yang menguasai arena kelas

sedangkan yang lain hanya sebagai penonton.

3. Kurangnya sosialisasi dari pihak terkait tentang teknik pembelajaran model Jigsaw.

4.

Kurangnya buku sumber sebagai media pembelajaran.

5. Terbatasnya pengetahuan siswa akan sistem teknologi dan informasi yang dapat mendukung proses pembelajaran.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Tema

: Gejala alam

Kelas / semester

: VI / II

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Sosial

Alokasi Waktu

: 1 x pertemuan ( 2 X 35 menit)

I. STANDAR KOMPETENSI Memahami gejala alam yang terjadi di Indonesia dan sekitarnya

II. KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan gejala (peristiwa) alam yang terjadi di Indonesia dan negara tetangga

III. INDIKATOR

Menyebutkan peristiwa alam yang pernah terjadi di Indonesia dan negara tetangga.

( C1 )

Mengidentifikasi gejala/faktor penyebab terjadinya bencana alam.( C2 )

Mengidentifikasi gejala awal terjadinya bencana alam ( C2 )

Mengidentifikasi akibat terjadinya bencana alam ( C2 )

IV. TUJUAN PEMBELAJARAN

Siswa dapat menyebutkan penyebab terjadinya banjir ( C1 )

Siswa dapat menjelaskan banjir bandang ( C2 )

Siswa dapat menjelaskan gempa bumi ( C2 )

Siswa dapat menjelaskan tentang gempa bumi vulkanik dan tektonik ( C2 )

Siswa dapat menjelaskan tentang gunung api ( C2 )

Siswa dapat menjelaskan mengenai material yang paling kecil yang dimuntahkan gunung api berupa abu halus ( C2 )

Siswa dapat menjelaskan bagaimana proses angin topan terjadi ( C2 )

Siswa dapat menjelaskan bagaimana cara manusia dapat mengetahui adanya bahaya angin topan ( C2 )

V.

MATERI Peristiwa alam di Indonesia dan negara tetangga

VI. PENDEKATAN, MODEL, DAN METODE

1. Pendekatan

: Kooperatif

2. Model

: JIGSAW

3. Metode

: Dikusi, Demontrasi, dan Penugasan

VII. KEGIATAN PEMBELAJARAN

A. Pendahuluan ( 10 menit ) Guru mongkondisikan kelas ( fisik dan fiskis )

- Melakukan apersepsi dengan menanyakan kepada siswa peristiwa alam apa yang pernah terjadi di Indonesia dan di Asia tenggara.

- Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

- Menyampaikan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

B. Kegiatan inti ( 50 menit )

- Mengorganisasikan siswa ke dalam bentuk kelompok yang terdiri dari 4-5 orang yang bersifat heterogen menjadi empat tim / kelompok.

- Guru memberikan pengarahan pada siswa tentang tugas kelompok yang akan dilaksanakan.

- Guru membagikan lembar kerja siswa dengan materi yang berbeda tiap anggota kelompoknya.

- Siswa pada setiap kelompok diminta untuk menghitung dari 1 sampai 4,

1. Siswa no.1 mendapatkan materi tentang Bencana Banjir

2. Siswa no. 2 mendapatkan materi tentang Bencana Gempa bumi

3. Siswa no. 3 mendapat materi tentang Bencana Tsunami

4. Siswa no. 4 mendapat materi tentang Bencana Longsor

- Anggota dari tim yang sudah mendapat tugas dan materi/masalah yang sama dengan anggota kelompok yang lain bertemu dalam kelompok baru (kelompok tim ahli)

- Kelompok ahli mendiskusikan materi yang diberikan sesuai LKS yang sudah dibagikan dan merencanakan bagaimana menjelaskan materinya kepada anggota kelompoknya semula.

- Setelah selesai diskusi dengan kelompok ahli selesai, siswa kembali ke kelompok asal untuk menjelaskan secara bergiliran materi/masalah yang dikuasainya kepada

teman-teman di kelompok asal dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh.

- Guru memberi kuis/ pertanyaan kepada seluruh siswa.

- Kelompok yang anggotanya paling banyak menjawab benar diberikan penghargaan dan kelompok yang paling sedikit menjawab benar diberikan hukuman.

C. Kegiatan akhir ( 10 Menit )

- Bersama-sama siswa menyimpulkan pelajaran yang telah dibahas.

- Guru melakukan penilaian dan refleksi.

- Guru memberikan umpan balik.

- Guru memberikan pekerjaan rumah ( PR ) sebagai tindak lanjut.

- Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

VIII. ALAT/MEDIA DAN SUMBER PEMBELAJARAN

C. Alat / media Media berupa :

- Materi tentang Bencana Banjir

- Materi tentang Bencana Gempa Bumi

- Materi tentang Bencana Letusan Gunung Api

- Materi tentang Bencana Angin topan

- Gambar Bencana Banjir

- Gambar Bencana Gempa bumi

- Gambar Bencana Letusan Gunung Api

- Gambar Bencana Angin Topan

D. Sumber belajar

7. Silabus dan kurikulum KTSP

8. Buku Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SD/MI kelas IV. Pusat Perbukuan Depertemen Pendidikan Nasional. Ressi kartika dewi

9. Buku Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SD/MI kelas VI, Erlangga

10. LKS

IX. PENILAIAN

D. Tekhnik

- Tes performance/ unjuk kerja

- Tes tertulis/penugasan

-

Tes lisan

E.

Bentuk

-

Tes performance/ unjuk kerja

: aktivitas

siswa

pada

saat

berdiskusi dengan

kelompok sendiri ataupun tim ahli

 

-

Tes tertulis

: menjawab pertanyaan secara berkelompok

-

Tes lisan

: menjawab soal kuis secara lisan

 

F.

Soal/instrumen

Diskusikan lah jawaban pertanyaan dibawah ini bersama sama dengan kelompok !

1. Menurut pendapat kalian apa penyebab terjadinya banjir ?

2. Jelaskan tentang banjir bandang ?

3. Apa yang dimaksud dengan gempa bumi ?

4. Jelaskan tentang gempa bumi vulkanik dan tektonik ?

5. Apa yang dimaksud dengan gunung api ?

6. Jelaskan mengenai material yang paling kecil yang dimuntahkan gunung api berupa abu halus ?

7. Jelaskan bagaimana proses angin topan terjadi ?

8. Bagaimana cara manusia dapat mengetahui adanya bahaya angin topan ?

KUNCI JAWABAN

1. Menurut pendapat kelompok kami penyebab terjadinya banjir yaitu Penyebab terjadinya banjir karena saluran air atau sungai yang meluap. Banjir dapat pula terjadi karena saluran air laut yang mengalami pasang melebihi biasanya. Penyebab utama banjir di Indonesia adalah curah hujan yang sangat tinggi dan keadaan alam yang rusak. Kerusakan alam terjadi karena perbuatan manusia yang tidak peduli terhadap lingkungannya.

2. Banjir

bandang

adalah

banjir

dahsyat

yang

terjadi

dengan

tiba-tiba

dan

bersifat

menghanyutkan.Di banyak daerah yang gersang di dunia, tanahnya mempunyai daya serapan air yang buruk, atau jumlah curah hujan melebihi kemampuan tanah untuk menyerap air. Ketika hujan turun, yang kadang terjadi adalah banjir secara tiba-tiba yang diakibatkan terisinya saluran air kering dengan air. Peristiwa inilah yang disebut banjir bandang.

3.

Gempa Bumi adalah merupakan gerakan atau goncangan pada lapisan kerak bumi yang terjadi karena pengaruh gerak inti bumi. Panas atau tekanan inti bumi mengakibatkan terjadinya lipatan atau patahan pada lapisan kerak bumi.

4. Gempa bumi vulkanik dan tektonik yaitu :

Gempa vulkanik ( Gunung Api ) ; Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi. Gempabumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut.kerak bumi. 4. Gempa bumi vulkanik dan tektonik yaitu : Gempa bumi tektonik : Gempabumi ini

Gempa bumi tektonik : Gempabumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi, getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba.

5. Gunung api adalah Gunung api adalah gunung yang masih mengeluarkan api atau asap karena cairan yang sangat panas di dalam perut bumi. Cairan ini terdapat di lapisan inti bumi dan dinamakan magma. Pada waktu gunung meletus, magma itu disemburkan keluar. Cairan panas yang keluar dari perut bumi pada saat gunung api meletus disebut lahar. Selama letusan gunung api berlangsung, banyak bahan material yang dimuntahkan, antara lain batu padat besar yang terbentuk dari lava yang membeku dan batu kecil atau kerikil yang biasa disebut lapili.

6. Material yang paling kecil dimuntahkan gunung api adalah abu halus. Abu halus ini biasa melayang-layang di udara seperti awan tertiup angin dan akhirnya menempel pada daun, tumbuhan, atap rumah, dan bangunan lainnya. Awalnya, abu ini sangat bermanfaat setelah turun hujan, abu ini sangat bermanfaat karena dapat menyemburkan tanah.

7. Angin topan biasa terjadi pada saat pergantian musim. Angin topan bertiup sangat kencang. Angin topan terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara yang sangat besar. Udara mengalir dari daerah yang bertekanan udara tinggi ke daerah yang bertekanan udara sangat rendah.

8. Cara manusia dapat mengetahui adanya bahaya topan yaitu berkat perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi, manusia dapat menggunakan tekhnologi satelit

untuk mendeteksi ancaman topan. Dengan mempelajari gambar yang dikirim satelit, manusia, terutama para ahli meteorologi, dapat mengetahui gerakan angin dan memperkirakan tempat terjadinya topan. Jika topan itu mengancam suatu wilayah, penduduk di wilayah itu perlu diungsikan ke tempat yang lebih aman.

G. Skor Penilaian

Tes tertulis

: menjawab soal LKS

1 soal bernilai 10

Rumus nilai =

: menjawab soal LKS 1 soal bernilai 10 Rumus nilai = Dosen Pembimbing Drs. H. Fansuri,

Dosen Pembimbing

Drs. H. Fansuri, M.pd

Banjarbaru,

Maret 2010

Simulator

Rusdi

AIE307912

8

MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRODUCTION (PBI)

SINTAK MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH

1. Menjelaskan tujuan pembelajaran.

2. Membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar.

3. Mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai.

4. Membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai.

5. Membantu membagi siswa berbagi tugas dengan teman yang lain.

6. Membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses- proses yang mereka gunakan.

Kelebihan:

1. Siswa dilibatkan pada kegiatan belajar sehingga pengetahuannya benar-benar diserapnya dengan baik.

2. Dilatih untuk dapat bekerjasama dengan siswa lain.

3. Dapat memperoleh dari berbagai sumber.

Kekurangan:

1. Untuk siswa yang malas tujuan dari metode tersebut tidak dapat tercapai.

2. Membutuhkan banyak waktu dan dana.

3. Tidak semua mata pelajaran dapat diterapkan dengan metode ini.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

MATA PELAJARAN : SAINS KELAS / SEMESTER : VI (ENAM ) / I (SATU)

WAKTU

: 2 X 35 MENIT

I.

STANDAR KOMPETENSI

Memahami pengaruh kegiatan manusia terhadap keseimbangan lingkungan

Memahami pengaruh kegiatan manusia terhadap keseimbangan lingkungan

II.

KOMPETENSI DASAR

Mengidentifikasi kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi keseimbangan alam (ekosistem)

Mengidentifikasi kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi keseimbangan alam (ekosistem)

III.

INDIKATOR

Menjelaskan berbagai kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi keseimbangan alam (ekosistem)mempengaruhi keseimbangan alam (ekosistem) III. INDIKATOR Menjelaskan usaha manusia untuk memperbaiki kerusakan alam

Menjelaskan usaha manusia untuk memperbaiki kerusakan alam (ekosistem)yang dapat mempengaruhi keseimbangan alam (ekosistem) IV. TUJUAN PEMBELAJARAN Diharapkan siswa mampu untuk :

IV.

TUJUAN PEMBELAJARAN Diharapkan siswa mampu untuk :

Menyebutkan contoh- contoh ekosistem. (C1)IV. TUJUAN PEMBELAJARAN Diharapkan siswa mampu untuk : Menjelaskan berbagai kegiatan manusia yang dapat

Menjelaskan berbagai kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi keseimbangan alam (ekosistem). (C2)mampu untuk : Menyebutkan contoh- contoh ekosistem. (C1) Menjelaskan usaha manusia untuk memperbaiki kerusakan alam

Menjelaskan usaha manusia untuk memperbaiki kerusakan alam (ekosistem). (C2)yang dapat mempengaruhi keseimbangan alam (ekosistem). (C2) V. MATERI Keseimbangan Ekosistem VI. METODE Pendekatan

V.

MATERI Keseimbangan Ekosistem

VI.

METODE

Pendekatan : Kooperatif(C2) V. MATERI Keseimbangan Ekosistem VI. METODE : Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) Model : Ceramah,

: Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM)Model

Model

: Ceramah, Tanya jawab, Kerja kelompok, Diskusi, Penugasan.Metode

Metode

VII.

LANGKAH- LANGKAH PEMBELAJARAN

1. Kegiatan Awal (± 10 menit)

Menyiapkan siswa secara fisik dan psikis:

Appersepsi :  

Appersepsi :

 

Melakukan tanya jawab dengan siswa :

 
 

a. Siapa yang mengetahui tentang pengertian dari ekosistem ?

 

b. Sebutkan contoh- contoh ekosistem yang kalian ketahui !

c. Apakah yang terjadi apabila suatu ekosistem terganggu ?

Memberitahukan tujuan pembelajaran yang akan dicapai oleh siswa pada pembelajaran yang akan dilaksanakan :

Memberitahukan tujuan pembelajaran yang akan dicapai oleh siswa pada pembelajaran yang akan dilaksanakan :

a.

Menyebutkan contoh- contoh ekosistem. (C1)

 

b.

Menjelaskan

berbagai

kegiatan manusia

yang

dapat

mempengaruhi

 

keseimbangan alam (ekosistem). (C2)

 

c.

Menjelaskan

usaha

manusia

untuk

memperbaiki

kerusakan

alam

(ekosistem). (C2) Menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan yang akan dilakukan :

(ekosistem). (C2) Menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan yang akan dilakukan :

Materi yang akan dibahas pada pembelajaran hari ini adalah tentang

keseimbangan ekosistem.

Kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa yaitu : Penjelasan, Tanya jawab, Diskusi kelompok, Persentasi hasil diskusi, dan Penugasan.

2.

Kegiatan Inti (± 50 menit) Melakukan tanya jawab seputar keseimbangan ekosistem. Siapa yang mengetahui tentang pengertian dari ekosistem ? Sebutkan contoh- contoh ekosistem yang kalian ketahui ! Apakah yang terjadi apabila suatu ekosistem terganggu ? Menyebutkan dan menjelaskan contoh- contoh serta pengertian ekosistem. Contoh- contoh ekosistem diantaranya kolam, danau, laut, hutan, dan lain- lain. Ekosistem adalah tempat tinggal makhluk hidup, dimana ekosistem tersebut yang menentukan keberagaman makhluk hidup yang mendiaminya. Apabila ekosistem baik maka kehidupan makhluk hidupnya pun akan baik, begitu juga sebaliknya apabila ekosistemnya terganggu maka kehidupan makhluk hidupnya pun akan terganggu. Membantu siswa untuk membuka wawasan tentang ekosistem dengan memberi literatur bahan bacaan seperti koran, bahan yang didapat dari internet, dan lain- lain.

ekosistem dengan memberi literatur bahan bacaan seperti koran, bahan yang didapat dari internet, dan lain- lain.
ekosistem dengan memberi literatur bahan bacaan seperti koran, bahan yang didapat dari internet, dan lain- lain.
ekosistem dengan memberi literatur bahan bacaan seperti koran, bahan yang didapat dari internet, dan lain- lain.

Membagi siswa menjadi beberapa kelompok.Memberi literatur bahan (artikel) kepada kelompok. Kelompok diminta untuk menemukan akibat dari ketidakseimbangan

Memberi literatur bahan (artikel) kepada kelompok.Membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Kelompok diminta untuk menemukan akibat dari ketidakseimbangan ekosistem, serta

Kelompok diminta untuk menemukan akibat dari ketidakseimbangan ekosistem, serta kelompok diminta untuk mendiskusikan penyebab dan cara menanggulangi masalah yang ada.kelompok. Memberi literatur bahan (artikel) kepada kelompok. Kelompok diminta untuk memecahkan masalah berdasarkan

Kelompok diminta untuk memecahkan masalah berdasarkan rasionalisasi yang bersangkutan dengan kehidupan nyata yang dialami masing- masing siswa.penyebab dan cara menanggulangi masalah yang ada. Apabila sudah selesai, maka masing- masing kelompok diminta

Apabila sudah selesai, maka masing- masing kelompok diminta untuk mempersentasikan hasil diskusinya.dengan kehidupan nyata yang dialami masing- masing siswa. Memberikan penguatan berupa pujian atau hadiah atas hasil

Memberikan penguatan berupa pujian atau hadiah atas hasil persentasi yang bagus serta memberikan semangat kepada yang belum dapat pujian atau hadiah untuk berusaha lebih giat lagi.kelompok diminta untuk mempersentasikan hasil diskusinya. Menjelaskan kembali hasil temuan siswa dalam artikel dan

Menjelaskan kembali hasil temuan siswa dalam artikel dan hasil diskusinya agar lebih luas wawasannya.dapat pujian atau hadiah untuk berusaha lebih giat lagi. 3. Kegiatan Akhir (± 10 menit) Memancing

3. Kegiatan Akhir (± 10 menit)

Memancing siswa untuk membuat rangkuman pelajaran dengan pertanyaan :agar lebih luas wawasannya. 3. Kegiatan Akhir (± 10 menit) a. Apa saja contoh- contoh dari

a. Apa saja contoh- contoh dari ekosistem ?

b. Apakah yang dimaksud dengan ekosistem ?

c. Bagaimana jadinya apabila suatu ekosistem terganggu, dan bagaimana cara menanggulanginya ?

Melakukan penilaian terhadap hasil kerja siswaekosistem terganggu, dan bagaimana cara menanggulanginya ? Memberikan umpan balik atau pengayaan. Memberikan pekerjaan

Memberikan umpan balik atau pengayaan.? Melakukan penilaian terhadap hasil kerja siswa Memberikan pekerjaan rumah terhadap siswa Menyampaikan

Memberikan pekerjaan rumah terhadap siswahasil kerja siswa Memberikan umpan balik atau pengayaan. Menyampaikan rencana pembelajaran yang akan disampaikan pada

Menyampaikan rencana pembelajaran yang akan disampaikan pada pertemuan berikutnya.atau pengayaan. Memberikan pekerjaan rumah terhadap siswa VIII. ALAT, SUMBER, DAN MEDIA PEMBELAJARAN 1. Alat :

VIII. ALAT, SUMBER, DAN MEDIA PEMBELAJARAN

1. Alat :

Lembar kerja siswa (LKS)VIII. ALAT, SUMBER, DAN MEDIA PEMBELAJARAN 1. Alat : Papan tulis Spidol 2. Sumber : Kurikulum

Papan tulisDAN MEDIA PEMBELAJARAN 1. Alat : Lembar kerja siswa (LKS) Spidol 2. Sumber : Kurikulum Tingkat

SpidolPEMBELAJARAN 1. Alat : Lembar kerja siswa (LKS) Papan tulis 2. Sumber : Kurikulum Tingkat Satuan

2. Sumber :

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.1. Alat : Lembar kerja siswa (LKS) Papan tulis Spidol 2. Sumber : Buku Sains kelas

Buku Sains kelas VI semester I, penerbit Erlangga.PEMBELAJARAN 1. Alat : Lembar kerja siswa (LKS) Papan tulis Spidol 2. Sumber : Kurikulum Tingkat

IX.

IX. Buku Ilmu Pengetahuan Alam kelas VI semester I, penerbit Cempaka Putih. 3. Media : Bahan

Buku Ilmu Pengetahuan Alam kelas VI semester I, penerbit Cempaka Putih.

3. Media :

Bahan / artikel (Koran)Alam kelas VI semester I, penerbit Cempaka Putih. 3. Media : PENILAIAN 1. Teknik Tertulis 2.

PENILAIAN

1. Teknik Tertulis

2. Bentuk Uraian

3. Soal / instrumen

1. Teknik Tertulis 2. Bentuk Uraian 3. Soal / instrumen Tertulis 1) Sebutkan contoh- contoh ekosistem
1. Teknik Tertulis 2. Bentuk Uraian 3. Soal / instrumen Tertulis 1) Sebutkan contoh- contoh ekosistem
Tertulis

Tertulis

1)

Sebutkan contoh- contoh ekosistem yang kalian ketahui ?

2)

Apa saja manfaat ekosistem bagi kelangsungan hidup manusia ?

3)

Jelaskan berbagai kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi keseimbangan

4)

alam (ekosistem) ! Jelaskan usaha manusia untuk memperbaiki kerusakan alam (ekosistem) !

4. Penilaian 1) Tes tertulis Skor nilai soal no. 1 adalah 20 Skor nilai soal no. 2 adalah 20 Skor nilai soal no. 3 adalah 30 Skor nilai soal no. 4 adalah 30 Rumus : setiap skor nilai ditambahkan 2) Tugas kelompok Keaktifan diskusi : 20 Ketepatan jawaban : 20 Persentasi kelompok : 60 Rumus : setiap skor nilai ditambahkan

Rumus akhir = tugas kelompok + tugas individu

: 60 Rumus : setiap skor nilai ditambahkan Rumus akhir = tugas kelompok + tugas individu
: 60 Rumus : setiap skor nilai ditambahkan Rumus akhir = tugas kelompok + tugas individu
: 60 Rumus : setiap skor nilai ditambahkan Rumus akhir = tugas kelompok + tugas individu
: 60 Rumus : setiap skor nilai ditambahkan Rumus akhir = tugas kelompok + tugas individu
: 60 Rumus : setiap skor nilai ditambahkan Rumus akhir = tugas kelompok + tugas individu
: 60 Rumus : setiap skor nilai ditambahkan Rumus akhir = tugas kelompok + tugas individu
: 60 Rumus : setiap skor nilai ditambahkan Rumus akhir = tugas kelompok + tugas individu
: 60 Rumus : setiap skor nilai ditambahkan Rumus akhir = tugas kelompok + tugas individu
: 60 Rumus : setiap skor nilai ditambahkan Rumus akhir = tugas kelompok + tugas individu

2

Simulator

Wahdiah

A1E307941

9

MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI

SINTAKS MODEL ARTIKULASI

Langkah-langkah :

1. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

2. Guru menyajikan materi sebagaimana biasa

3. Untuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok berpasangan dua orang

4. Suruhlan seorang dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan

pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti peran.

Begitu juga kelompok lainnya

5. Suruh siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman

pasangannya. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya

6. Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa

7. Kesimpulan/penutup

Kelebihan

:

1)

Semua siswa terlibat atau mendapatkan peran yang sama

2)

Melatih kesiapan siswa (karena guru meminta siswa menyampaikan hasil wawancara secara

acak)

3)

Melatih daya serap atau pemahaman siswa

Kekurangan :

1)

Hanya

dapat

digunakan

untuk

mata

pelajaran

tertentu,

yaitu

mata

pelajaran

yang

memerlukan informasi

 

2)

Memerlukan waktu yang lama

 

3)

Materi yang didapat sedikit sesuai apa yang disampaikan guru

 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Model Artikulasi

Mata Pelajaran

: IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Materi Pokok

: Sifat Bahan dan Kegunaannya

Kelas/ Semester

: IV/1

Alokasi Waktu

:

2 x 35 menit

A. STANDAR KOMPETENSI Memahami beragam sifat dan perubahan wujud benda serta berbagai cara penggunaan benda berdasarkan sifatnya.

B. KOMPETENSI DASAR Menjelaskan hubungan antara sifat bahan dengan kegunaannya.

C. INDIKATOR

1. Menyebutkan sifat-sifat bahan

2. Menjelaskan hubungan antara sifat bahan dan kegunaannya

3. Mengklasifikasikan antara sifat bahan dan kegunaannya

D. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Siswa dapat menyebutkan sifat-sifat bahan dengan benar (C1).

2. Siswa dapat menjelaskan hubungan antara sifat bahan dan kegunaannya dengan benar

(C2).

3. Siswa dapat mengklasifikasikan antara sifat bahan dan kegunaannya dengan benar (C3).

E. MATERI PEMBELAJARAN Sifat Bahan dan Kegunaannya

F. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

1. Model Pembelajaran Artikulasi

2. Metode Pembelajaran

CeramahDiskusi Demonstrasi G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN I. Kegiatan Awal (Pendahuluan) Mengkondisikan siswa secara fisik dan

DiskusiCeramah Demonstrasi G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN I. Kegiatan Awal (Pendahuluan) Mengkondisikan siswa secara fisik dan

DemonstrasiCeramah Diskusi G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN I. Kegiatan Awal (Pendahuluan) Mengkondisikan siswa secara fisik dan psikis

G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN

I.

Kegiatan Awal (Pendahuluan) Mengkondisikan siswa secara fisik dan psikis

Appersepsi dan motivasi dengan cara guru mengajak siswa bernyanyi lagu bangun tidur(Pendahuluan) Mengkondisikan siswa secara fisik dan psikis Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Guru menyampaikan

Guru menyampaikan tujuan pembelajarandengan cara guru mengajak siswa bernyanyi lagu bangun tidur Guru menyampaikan kompetensi dan langkah-langkah yang akan

Guru menyampaikan kompetensi dan langkah-langkah yang akan ditempuh pada pembelajaran kali ini oleh siswa, bahwa pada pelajaran kali ini siswa diajak untuk mengetahui hubungan sifat-sifat bahan dan kegunaannya.dengan cara guru mengajak siswa bernyanyi lagu bangun tidur Guru menyampaikan tujuan pembelajaran II. Kegiatan Inti

II.

Kegiatan Inti

1. Guru mengajak siswa mengamati benda benda yang ada di dalam ruang kelas.

2. Guru dan siswa mengadakan tanya jawab mengenai bahan penyusun benda tesebut.

3. Guru meminta siswa mencarikan benda yang terbuat dari logam dari benda benda yang dibawa guru

4. Guru memberi penjelasan singkat tentang sifat-sifat logam.

5. Guru meminta satu orang siswa menunjukan benda yang terbuat dari plastik

6. Guru memberi penjelasan singkat mengenai sifat-sifat plastik.

7. Guru meminta seorang siswa menunjukan satu benda yang terbuat dari kaca

8. Guru menjelaskan secara singkat mengenai sifat-sifat kaca.

9. Guru meminta seorang siswa menunjukan satu benda yang terbuat dari kayu.

10. Guru menjelaskan secara singkat mengenai sifat-sifat kayu.

11. Siswa diminta membentuk kelompok berpasangan dua orang dengan teman sebangkunya secara dengan posisi berhadapan

12. Seorang siswa dari masing-masing pasangan diminta menceritakan kembali materi yang baru disampaikan oleh guru sementara pasangannya mendengarkan sambil membuat catatan kecil

13. Siswa yang mendengarkan penyampaian materi dari pasangannya pada masing- masing kelompok diminta bertukar peran menjadi pembicara dan menceritakan kembali apa yang telah disampaikan oleh guru

14. Siswa

diminta

secara

acak

untuk

menyampaikan

hasil

wawancaranya

dengan

pasangannya, sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya

15. Guru

kembali

dipahami siswa

menjelaskan

kembali

III. Kegiatan Akhir (Penutup)

bagian-bagian

materi

yang

masih

kurang

1. Siswa dan guru bersama-sama menyimpulkan pelajaran Kesimpulan pelajaran :

Plastik mempunyai sifat ringan, tidak tembus air, tahan lama, sulit membusuk, dan tidak tahan panas/api.
Plastik mempunyai sifat ringan, tidak tembus air, tahan lama, sulit membusuk, dan tidak tahan panas/api.
Plastik mempunyai sifat ringan, tidak tembus air, tahan lama, sulit membusuk, dan tidak tahan panas/api.
Plastik mempunyai sifat ringan, tidak tembus air, tahan lama, sulit membusuk, dan tidak tahan panas/api.

Plastik mempunyai sifat ringan, tidak tembus air, tahan lama, sulit membusuk, dan tidak tahan panas/api. Berdasarkan sifat-sifatnya tersebut maka plastik sering dimanfaatkan untuk bahan membuat berbagai jenis wadah misalnya ember, kantong plastik dan gelas plastik, serta untuk membuat mainan anak- anak dan dapat dimanfaatkan untuk membuat jas hujan. Kaca mempunyai sifat relatif berat, tidak tembus air, dan awet, tetapi tidak tahan guncangan atau mudah pecah. Berdasarkan sifat-sifatnya tersebut kaca biasanya sebagai hiasan dan perabotan rumah tangga serta bahan untuk membuat botol. Kayu merupakan bahan yang bersifat kuat, namun mudah dibentuk, penghantarkan panas yang jelek, kayu mempunyai sifat mudah terbakar. Berdasarkan sifat-sifat kaca tersebut biasanya plastik dimanfaatkan untuk bahan bakar, gagang panci, perabotan rumah tangga, bahan bangunan dan sebagainya. Logam merupakan bahan yang kuat dan kokoh. Logam bersifat penghantar listrik dan tidak tembus cahaya meskipun memiliki permukaan yang mengkilap. Umumnya, logam dapat dibentuk dengan mudah bila dipanaskan. Jenis logam yang banyak digunakan adalah aluminium, besi, dan baja. berdasarkan sifat-sifatnya tersebut, besi biasanya dimanfaatkan sebagai bahan untuk menahan dan memperkokoh suatu benda atau bangunan, untuk bahan dasar alat-alat rumah tangga, dan untuk bahan dasar pembuatan kabel listrik.

suatu benda atau bangunan, untuk bahan dasar alat-alat rumah tangga, dan untuk bahan dasar pembuatan kabel
suatu benda atau bangunan, untuk bahan dasar alat-alat rumah tangga, dan untuk bahan dasar pembuatan kabel
suatu benda atau bangunan, untuk bahan dasar alat-alat rumah tangga, dan untuk bahan dasar pembuatan kabel

2. Guru melakukan penilaian dan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakasanakan secara konsisten dan terprogram.

3. Guru memberikan umpan balik dan review terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan

4. Guru memberikan PR

5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. SUMBER PEMBELAJARAN

1. Buku ILMU PENGETAHUAN ALAM 4 Untuk SD/MI Kelas IV, ERlangga

2. Buku Senang Belajar Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas IV

3. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD dan MI Kelas IV

4. Kurikulum KTSP

I. ALAT DAN BAHAN (MEDIA)

1. Benda benda yang terbuat dari plastik seperti gelas plastik, botol plastik, sedotan, piring

plastik, dsb.

2. Benda benda yang terbuat dari kaca seperti gelas kaca, piring kaca dsb.

3. Benda benda yang terbuat dari logam sepperti sendok, paku dsb.

4. Benda yang terbuat dari kayu seperti pensil kayu, dsb.

J. EVALUASI

a. Soal :

Perhatikan gambar - gambar dibawah ini dan jawablah pertanyaan-pertanyaannya!

(a)
(a)

(a)

(d)
(d)
(b)
(b)

(b)

(c)
(c)

(c)

(e)
(e)

(d)

(e)

(f)

(d) (e) (f) (g) (h) 1. Gambar manakah yang termasuk dalam jenis bahannya terbuat dari plastik,

(g)

(h)

1. Gambar manakah yang termasuk dalam jenis bahannya terbuat dari plastik, dari kayu, dari logam dan dari kaca?

2. Terbuat dari bahan apakah gambar (g) dan (e) dan apakah kegunaan benda tersebut?

3. Bagaimanakah sifat bahan pada gambar (a), (c) dan (f) dan apakah kegunaan benda-benda tersebut?

4. Sebutkan sifat bahan pada gambar (e), gambar (b), gambar (d) dan gambar (g) !

b.

Kunci Jawaban

1.

 

Gambar yang terbuat dari plastik adalah gambar (c), (e) dan (h) 

Gambar yang terbuat dari kayu adalah gambar (d)yang terbuat dari plastik adalah gambar (c), (e) dan (h) Gambar yang terbuat dari logam adalah

Gambar yang terbuat dari logam adalah gambar (a) dan (b)(e) dan (h) Gambar yang terbuat dari kayu adalah gambar (d) Gambar yang terbuat dari kaca

Gambar yang terbuat dari kaca adalah gambar (f) dan (g)\(d) Gambar yang terbuat dari logam adalah gambar (a) dan (b) 2.   Gambar (g) terbuat

2.

 

Gambar (g) terbuat dari bahan kaca. Kegunaannya adalah untuk tempat minum. 

Gambar (e) terbuat dari plastik. Kegunaannya adalah untuk tempat mencuci dan untuk menimba air.kaca adalah gambar (f) dan (g)\ 2.   Gambar (g) terbuat dari bahan kaca. Kegunaannya adalah

3.

Sifat bahan pada gambar (a) adalah dapat menghantarkan listrik dengan baik dan kegunaannya adalah untuk menyambung atau menghantarkan listrik.minum. Gambar (e) terbuat dari plastik. Kegunaannya adalah untuk tempat mencuci dan untuk menimba air. 3.

Sifat bahan pada gambar (c) adalah kuat dan kedap air dan kegunaannya adalah sebagai tempat menyimpan air atau untuk menimba air.Sifat bahan pada gambar (f) adalah kuat dan bening dan kegunaannya adalah untuk menyimpan bahan

Sifat bahan pada gambar (f) adalah kuat dan bening dan kegunaannya adalah untuk menyimpan bahan yang bersifat larutan ataupun benda berpartikel kecil.adalah sebagai tempat menyimpan air atau untuk menimba air. 4. Sifat bahan pada gambar (e) adalah

4. Sifat bahan pada gambar (e) adalah kedap air dan dapat menampung air.

Sifat bahan pada gambar (b) adalah dapat menghantarkan listrik dan sangat kuat.pada gambar (e) adalah kedap air dan dapat menampung air. Sifat bahan pada gambar (d) adalah

Sifat bahan pada gambar (d) adalah mudah dibentuk, kuat dan mudah terbakar serta mudah lapuk bila lama terkena air.(b) adalah dapat menghantarkan listrik dan sangat kuat. Sifat bahan pada gambar (g) adalah keras, bening,

Sifat bahan pada gambar (g) adalah keras, bening, kedap air dan dapat menampung air.(d) adalah mudah dibentuk, kuat dan mudah terbakar serta mudah lapuk bila lama terkena air. c.

c.

Penilaian Rumus nilai :

air. Sifat bahan pada gambar (g) adalah keras, bening, kedap air dan dapat menampung air. c.

10

MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING

SINTAK PENDEKATAN KOOPERATIF MODEL MIND MAPPING

Sintaks model pembelajaran mind mapping adalah sebagai berikut:

a. Pemberian masalah/ konsep

b. Pembentukkan kelompok

c. Mencatat alternative jawaban

d. Pembacaan hasil diskusi

e. Penempelan hasil diskusi

f. Mengidentifikasi hasil diskusi

Kelebihan:

a. Dapat mengemukakan pendapat secara bebas.

b. Dapat bekerjasama dengan teman lainnya.

Kekurangan:

a. Hanya siswa aktif yang terlibat.

b. Tidak sepenuhnya siswa yang belajar.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN KELAS / SEMESTER ALOKASI WAKTU

: ILMU PENGETAHUAN SOSIAL : IV / II : 2 x 35 MENIT

I. STANDAR KOMPETENSI Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi, dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten / kota dan provinsi

II. KOMPETENSI DASAR Mengenal permasalahan sosial di daerahnya

III. INDIKATOR

1. Menguraikan penyebab kejahatan

2. Menentukan cara yang tepat untuk mencegah kejahatan

IV. TUJUAN PEMBELAJARAN

Diharapkan siswa mampu :

1. Menjelaskan pengertian kejahatan

(C1)

2. Menjelaskan tingkatan kejahatan

(C1)

3. Menguraikan penyebab kejahatan

(C2)

4. Menentukan cara yang tepat untuk mencegah kejahatan

(C3)

V. MATERI

Masalah sosial

VI. PENDEKATAN, MODEL DAN METODE

1. Pendekatan : kooperatif

2. Model

: mind maping

3. Metode

:

-

Ceramah

-

Tanya jawab

-

Presentasi

-

Penugasan

VII. LANGKAH- LANGKAH PEMBELAJARAN

A. Kegiatan awal (5 menit)

1. Guru melakukan appersepsi

a. Guru melakukan tanya jawab kepada siswa Misalnya, seseorang merampok di toko emas. Apakah perbuatan itu bagus? Apa alasannya kalian menjawab seperti ?

b. Guru menambahkan bahwa merampok itu perbuatan yang tidak baik karena

merugikan orang lain.

2. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai Anak anak harus mengusai tentang :

a. Pengertian

b. Tingkatan kejahatan

c. Penyebab kejahatan

d. Cara mencegah kejahatan

3. Guru menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan

a. Materi yang dibahas tentang masalah sosial (masalah kejahatan)

b. Kegiatan yang akan dilakukan adalah :

Tanya jawab Diskusi kelompok Presentasi

B. Kegiatan inti (55menit)

1. Tanya jawab tentang kejahatan yang sering terjadi

Apa saja kejahatan yang sering terjadi ?

2. Menampilkan media tentang kejahatan (media terlampir)

3. Tanya jawab tentang pengertian kejahatan

a. Apa pengertian kejahatan ?

b. Siapakah orang yang bisa disebut korban ?

c. Siapakah orang yang bisa disebut penjahat ?

4. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok, tiap kelompok terdiri dari 2 5 orang.

5. Tiap kelompok diberi suatu permasalahan untuk mencari penyebab alternatif

pencegahan (tugas dan permasalahan terlampir)

6. Tiap kelompok mrnginventarisasi / mencatat alternaif jawaban hasil diskusi.

7.

Tiap kelompok membacakan hasil diskusinya dan hasil diskusi di tempel di papan

tulis dan kelompok lain memberi tanggapan.

8. Dari hasil diskusi siswa mengidentifikasi pencegahan yang paling tepat dilakukan.

9. Pemberian penguatan pada kelompok yang paling bagus dalam mengerjakan

tugas.

C. Kegiatan akhir (10 menit)

1. Kesimpulan murid bersama guru Kejahatan adalah perbuatan yang melanggar aturan hukum. Tingkatan kejahatan

ada yang berat seperti membunuh, merampok dan mencuri dalam jumlah yang banyak. Sedangkan kejahatan yang ringan seperti mencuri sandal jepit dsb. Penyebab kejahatan adalah sikon yang terpaksa karena tidak memiliki uang, ada unsur balas dendam dan pergaulan yang salah. Cara mencegah :

a. Jika orang tua pergi tutp pintu dengan rapat dan kunci dengan benar.

b. Jangan bukakan pintu untuk orang yang tidak dikenal.

c. Minta izin pada orang tua jika keluar rumah.

d. Jangan menerima ajakan / pemberian orang asing.

e. Berteriaklah jika ada yang memaksamu melakukan sesuatu yang tidak kamu sukai.

f. Jangan pergi ke tempat asing sendirian.

g. Cari tahu kantor polisi terdekat.

h. Cepatlah pergi di tempat yang tidak aman dan nyaman.

2. Guru melakukan penilaian dan refleksi (format penilaian terlampir)

3. Guru memberikan umpan balik

4. Guru memberikan tugas individu

5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya

VIII. SUMBER, ALAT DAN MEDIA PEMBELAJARAN

1. Sumber Buku panduan KTSP untuk SD/ MI Buku IPS untuk SD kelas IV hal 170 173

2. Alat Spidol, Karton, dan Kepsen daftar nilai kelompok

3. Media

Gambar kejahatan

IX.

PENILAIAN

1. Teknik

Tertulis

2. Bentuk

Uraian

3. Soal / instrumen

a. Tes tertulis

Jawablah pertanyaan di bawah ini !

1. Jelaskan pengertian kejahatan !

2. Jelaskan tingkatan kejahatan !

3. Uraikanlah penyebab kejahatan !

4. Tentukanlah cara yang tepat untuk mencegah kejahatan !

b. Penilaian

- Tes tertulis Soal no. 1 2 diberi skor 20 Soal no. 3 diberi skor 25

Soal no. 4 diberi skor 35 Rumus = jumlah soal x jumlah skor

4

- Tugas kelompok Ketepatan jawaban skor 25 Kerincian jawaban skor 25 Rumus = jumlah benar x jumlah skor Format daftar nilai kelompok

Kelompok 1

Kelompok 2

Kelompok 3

Kelompok 4

90

80

95

85

Rumus akhir = tugas kelompok + tugas individu

2

11

MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH

Make A Match (Mencari Pasangan)

Siswa disuruh untuk mencari pasangan kartu yang merupakan jawaban/soal sebelum batas waktunya yang dapat mencocokan kartunya diberi poin. Sintaks pembelajaran model Make A Macth yaitu:

1. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topic yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban.

2. Setiap siswa mendapat satu buah kartu

3. Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang.

4. Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban).

5. Setiap siswa yang dapat mencocokan kartunya sebelum batas waktu diberi poin.

6. Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya. Demikian seterusnya.

7. Kesimpulan.

8. Penutup.

Kelebihan untuk model make a match ialah melatih untuk ketelitian, kecermatan, dan ketepatan serta kecepatan. Dan kekurangan untuk model make a macth ialah waktu yang cepat kurang konsentrasi.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Materi Pokok

: Benda dan Sifatnya

Kelas/Semester

: V (Lima)/ 2 (Dua)

Alokasi Waktu

: 2 x 35 Menit (1 x Pertemuan)

A. Standar Kompetensi :

5. Memahami hubungan antara gaya, dan energi, serta fungsinya

B. Kompetensi Dasar :

5.2 Menjelaskan pesawat sederhana yang dapat membuat pekerjaan lebih mudah dan lebih cepat

C. Indikator :

Produk Mendeskripsikan pengertian pesawat sederhana Proses Menyebutkan contoh dan kegunaan pesawat sederhana terutama untuk pengungkit dan bidang miring Sikap Mampu berkomunikasi antara guru dan siswa Menghargai pendapat orang lain

D. Tujuan Pembelajaran Setelah selesai proses pembelajaran siswa dapat:

Produk Mendeskripsikan pesawat sederhana Proses Menyebutkan contoh dan kegunaan pesawat sederhana terutama untuk pengungkit dan bidang miring Sikap Mampu berkomunikasi antara guru dan siswa Mampu menghargai pendapat orang lain

E. Materi Pembelajaran Energi dan perubahannya

F. Metode dan model pembelajaran

Metode

: Ceramah, Tanya Jawab

Model

: Make a Match

G. Langkah-langkah kegiatan

1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

a. Apersepsi (bertanya jawab tentang benda-benda yang ada disekitar kelas atau sekolah).(4 menit)

b. Menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai (2 menit)

c. Guru menyampaikan yang dilakukan siswa dalam pembelajaran (4 menit) yaitu:

1) Siswa diperkenalkan dengan benda-benda yang termasuk dalam jenis-jenis pesawat sederhana terutam untuk pengungkit dan bidang miring.

2)

Siswa mencari pasangan

2. Kegiatan Inti (50 Menit) Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut:

- Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review, satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban.

- Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soal/jawaban.

- Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang.

- Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya. Misalnya: pemegang kartu yang bertuliskan nama tumbuhan dalam bahasa Indonesia akan berpasangan dengan nama tumbuhan dalam bahasa latin (ilmiah).

- Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin.

- Jika siswa tidak dapat mencocokkan kartunya dengan kartu temannya (tidak dapat menemukan kartu soal atau kartu jawaban) akan mendapatkan hukuman, yang telah disepakati bersama.

- Setelah satu babak, kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya, demikian seterusnya.

- Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok.

- Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran.

a. Melalui tanya jawab dapat mendeskripsikan apa yang dimaksud dengan pesawat sederhana. (5 menit)

b. Melalui media siswa dapat menyebutkan jenis-jenis pesawat sederhana (3 menit)

c. Menjelaskan jenis-jenis pesawat sederhana terutama untuk pengungkit dan bidang miring. (5 menit)

d. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban. (kartu yang dibagikan kepada siswa seperti yang terlampir pada LAMPIRAN 1) (1 Menit)

e. Setiap siswa mendapat satu buah kartu.(1 menit)

f. Tiap siswa memikirkan jawaban / soal dari kartu yang dipegang. (5 menit)

g. Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban). (3 menit)

h. Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin.

i. Jika siswa tidak dapat mencocokkan kartunya dengan kartu temannya (tidak dapat menemukan kartu soal atau kartu jawaban) akan mendapatkan hukuman, yang telah disepakati bersama. (5 menit)

j. Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya. Demikian seterusnya.(15 menit)

k. Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok.(2 menit)

l. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran.(5 menit)

3. Kegiatan Akhir (15 menit)

a. Membuat kesimpulan bersama-sama dengan siswa

b. Melakukan penilaian dan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan.

c. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil belajar.

d. Tindak lanjut (dilihat dari hasil yang dicapai siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai)

e. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

H. Alat /Sumber

a. Buku IPA Kelas IV Penerbit Erlangga, 2006. Hal.120 - 127

Ilmu Pengetahuan Alam, Pusat Perbukuan Departemen Nasional. Hal. 106-110

b. LKS

c. Kartu Make a Match

I. Penilaian Hasil Belajar

1. Teknik Penilaian

Tes tertulis

2. Kriteria penilaian

a. Tes tertulis

1)

Jumlah soal ada 10 nomor

2)

Nilai setiap soal bila jawaban benar dan lengkap diberi skor 1

3)

Nilai setiap soal bila jawaban salah diberi skor 0

4)

Nilai Akhir = Jumlah nilai perolehan x 10

10

Kegiatan pembelajaran dikatakan berhasil apabila 70% siswa dapat nilai minimal 65.

Banjarmasin,

Desember 2010

Mahasiswa

Syarif Fauzan

NIM. A1E307908

12

MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS)

SINTAKS MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE

1. Penyampaian kompetensi yang harus dicapai siswa.

2. Penyajian materi secara klasikal.

3. Meminta siswa untuk berpikir tentang materi / permasalahan yang disampaikan guru.

4. Membentuk kelompok dengan saling berpasangan(2 orang) / sebangku-sebangku dan mengutarakan hasil pemikirannya masing-masing (Think-Pairs).

5. Memimpin pleno diskusi kecil dan tiap kelompok mengungkan hasil diskusinya.

6. Penghargaan bagi pasangan yang hasil diskusinya.

7. Berawal dari kegiatan diskusi tersebut, guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan atau menambah materi yang belum diungkapkan siswa.

8. Penarikan kesimpulan.

9. Penutup.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) Ilmu Pengetahuan Sosial IV / 1 2 x 35 menit.

:

:

:

Mata Pelajaran

Kelas/ Semester

Alokasi Waktu

I. Standar Kompetensi Memahami sejarah, kenampakan alam, dan keragaman suku bangsa di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi.

II. Kompetensi Dasar 1.3 Menunjukkan

jenis dan persebaran sumber daya alam serta pemanfaatannya untuk

kegiatan ekonomi di lingkungan setempat.

III. Indikator

1. Mengidentifikasikan jenis-jenis sumber daya alam di lingkungan setempat.

2. Menjelaskan manfaat sumber daya alam untuk kegiatan ekonomi di kabupaten/kota.

IV. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa kelas IV SD dapat menyebutkan 3 contoh hasil kekayaan alam di sektor pertanian

yang ada di lingkungan setempat melalui kegiatan diskusi(C1)