Anda di halaman 1dari 4

3.

BIDANG KESEHATAN
a. membantu kegiatan posyandu dan poskesdes (pos pelayanan kesehatan desa)
hasil yang di capai adalah :
-ikut membantu petugas poyandu dan poskesdes dalam melayani masyarakat
-meningkatkan toleransi antar warga masyarakat
b.penghijauan
hasil yang di capai adalah :
-menciptakan lingkungan yang bersih dan asri
-terjalin keakraban antar warga masyarakat dengan para peserta KKN

4.BIDANG SOSIAL
a.Baskos
hasil yang di capai adalah
-meningkatkan kerja sama antar warga masyarakat dengan pserta KKN
-terciptanya lingkungan bersih dan asri
-menciptakan rasa gotong royong antar sesame warga masyarakat
b.Santunan warga miskin
hasil yang di capai adalah :
-menumbuhkan rasa kepedulian bagi para peserta KKN dan warga masyarakat
-mengurangi tingkat angka kemskinan warga masyarakat Desa Montong

5.BIDANG PEMERINTAHAN
a.membantu kegiatan administrasi pemerintahan Desa
hasil yang telah di capai adalah :
-terjalin kerja sama antara para perangkat Desa dengan para peserta KKN
-meningkatkan pengetahuan bagi para peserta KKN tentang manajemen dan administrasi
pemerintahan Desa
-menumbuhkan rasa tanggung jawab serta meningkatkan disiplin kerja para perangkat
perangkat Desa dan KKN

b.melengkapi administrasi kantor Kepala Desa


hasil yang telah di capai adalah :
-meningkatkan pengetahuan para peserta KKN tentang administrasi Desa
-memperlancar kiinerja para perangkat desa
-membantu terlaksananya manajemen pemerintahan desa sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

B.HAMBATAN-HAMBATAN YANG DI HADAPI


Dari hasil pengamatan yang kami pelajari selama pelaksanaan KKN Desa Montong
Sekar, maka terdapat bebrapa permasalahan yang di hadapi sehingga permaslahan
tersebut dapat5 menghambat pelaksanaan progam kegiatan KKN. Namun demikian,
masih banyak factor penunjang yang mendukung serta memperlancarkan pelaksannan
progam kegiatan KKN di Desa Montong Sekar tersebut.
Ada pun factor-faktor yang mempengaruhi progam kegiatan KKN tersebut diantaranya :
1.sulitnya mengumpulkan masyarakat dengan jumlah yang banyak dalam satu acara yang
dilaksanakan oleh para peserta KKN.hal ini di sebabkan oleh adnya kesibukan warga
masyarakat.
2.kondisi geografi di Desa Montong Sekar yang terpisah, yakni adanya 2 dusun yang
letaknya sangat berjauhan sehingga menuntut adanya pembagaian waktu maupun
pembagian tugas antar para peserta KKN.
3.terbatasnya alat transpotasi yang ada di desa tersebut maupun yang dimiliki oleh
mahasiswa peserta KKN.
4.belum terimplementasikannya suatu metode dan pendekatan pengajaran yang ada di
lembaga-lembaga pendidikan di Desa Montong Sekar.
5.masih kurangnya kesadaran warga massyarakat tentang pentingnya pendidikan.
6. masih kurangnya kesadaran warga massyarakat tentang pentingnya kebersiahan.

C.ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH


Setelah kami mempelajari beberapa permasalahan yang menghambat terlaksananya
progam kegiatan KKN , maka kami mencoba memberikan alternative pemechan
masalahan sebagai berikut :
1.bekerja sama dengan aparat desa, tokoh masyarakat dan para warga masyarakat dalam
upaya menanggulangi hambatan yang ada serta merealisasikan progam kegiatan tersebut.
2.perlu adanya suatu keterbukaan antara peserta KKN dengan warga masyarakat.
3.meningkatkan semangat gotong royong antar para peserta KKN dengan warga
masyarakat.
4.hendaknya dipupuk rasa percaya diri bagi warga masyarakat bahwa dirinya mampu
mengali potensi yang ada di desanya dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki.
5.merangsang swadaya masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan
pembangunan desa.
6.hendaknya dilakukn perubahan pola piker tradisional kearah pembaharuan yang lebih
bermanfaat bagi kesejahteraan dan pembangunan masyarakat Desa Montong Sekar.
7.mengoptimalkan kompetisi yang dimiliki oleh para peserta KKN berdasarkan
pengalaman yang di dapat di bangku kuliah maupun di luar kampus.
8.meningakatkan kesadran masyarakat sehingga tercipta saling menhgargai antar sesame
warga masyarakat meskipun terdapat perbedaan yang melatar belakangi masing-masing
warga masyarakat tersebut.
D.TANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP KEGIATAN KKN
Kegiatan KKN di Desa Montong yang di mulai sejak tanggal 22 November s/d 17
Desember 2008 tersebut membawa kesan yang sangat mendalam khususnya bagi para
peserta KKN,para perangkat desa montong pada umumnya.
Seluruh elemen masyarakat sangat antusias dan mendukung progam-progam kegiatan
yang di canangkan oleh para peserta KKN.
Masyarakat di Desa Montong adalah merupakan masyarakat yang agamis, hal ini dapat di
lihat dari kegiatan- kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh warga masyarakat setiap
harinya. Kehadiran para peserta KKN UNOROW tuban yang notabene sebagai
mahasiswa pewrguruan tinggi dalam bidang keagamaan sangat relevan untuk
mengaplikasikan pengetahuan yang diterima dari bangku kuliah pada masyarakat desa
montong.
Dan pada akhirnya maasyarakat sangat menerima dan menyambut dengan hangat
terhadap progam- progam kegiatan yang di canangkan oleh peserta KKN,bahwa sebagian
dari warga masyarakat menginginkan agar waktu pelaksanaan KKN diperpanjang.
BAB V PENUTUP
Setelah menganalisa permaslahan- permaslahan tersebut di atas, maka dapat kami
simpulkan hal-hal sebagai berikut :
1.Kuliah Kerja Nyata(KKN) adalah merupakan progam akademis yang mengarah pada
masyarakat sebagai wujud pelaksanaan salah satu dari Tri Dharma perguruan tinggi.
2.progam- progam kegiatan KKN bias menjadi motivator bagi warga masyarakat Desa
Montong khususnya dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan.
3.masyarakat Desa montong adalah masyarakat yang agamis, hal ini dapat dilihat dari
aktifitas rutin warga dalam bidang keagamaan.
4.kinerja pemerintah Desa Montong yang lemah, sehingga kepercayaan masyarakat
kurang dan mengakibatkan progam pembangunan desa tidak bias berjalan maksimal.
5.progam- progam kegiatan KKN UNIROW tuban menjadi motivator bagi warga
masyarakat Desa Montong khususnya dalam kegiatan keagamaan.
6.adanya kebersamaan anatar peserta KKN yang di dasari dengan rasa kekeluargaan dan
tangumg jawab sehingga dapat melaksanakan progam kegiatan yang sudah direncanakan.
7.adanya rasa kepedulian yang tinggi dari warga masyarakat dan juga perangkat Desa
Montong, sehingga membuat progam-progam kegiatan KKN dapat terlaksana
semaksimal mungkin.
8.keberhasialan terlaksana progam-progam KKN juga tidak lepas dari adanya kesabaran,
ktrampilan dan keuletan dari peserta KKN yang di peroleh dari dalam maupun luar
kampus.

B.SARAN-SARAN
Setelah menganalisa beberapa kesimpulan di atas, maka kami mencoba memberikan
saran-saran yang mungkin akan berguna bagi kita semua.
Ada pun saran-saran tersebut adalah :
a.hendaknya memberikan pembekalan yang lebih matang pada mahasiswa peserta KKN
sebelum mereka terjun langusung kedalam masyarakat agar tujuan yang telah
dicanangkan bias tercapai dengan maksimal.
b.hendaknya memberikan subsidi dana yang cukup bagi mahasiswa peserta KKN
c.perlu adanya persiapan yang matang dalam prosedur penyelenggraan kegiatan KKN
sehingga tidak terjadi kekacauan saat pelaksanaan.
d.hendaknya di bentuk kepanitiaan yang professional serta disiplin kerja yang tinggi.
e.diperlukan waktu yang cukup untuk melaksanakan progam KKN agar sesuai dengan
tujuan yang di rencanakan atau di anggarkan oleh universitas.