Anda di halaman 1dari 10

TUGAS MEKANIKA TANAH

Tokoh - Tokoh yang Berperan dalam Mekanika Tanah

Rahayu Handayani
0806338834
Teknik Lingkungan
Mekanika tanah adalah bagian dari geoteknik yang merupakan salah satu cabang dari
ilmu teknik sipil, dalam bahasa Inggris mekanika tanah berarti soil mechanics atau soil
engineering dan Bodenmechanik dalam bahasa Jerman. dalam perkembangan ilmu
mekanika tanah banyak sekali tokoh-tokoh yang memiliki peran penting hingga ilmu
tersebut dapat terus berkembang pesat hingga sekarang, contohnya seperti

1. Karl von Terzaghi

Lahir: 2 Oktober 1883 di Praha, Republik Ceko.


Meninggal: 25 Oktober 1963 di Winchester, Massachusetts, Amerika Serikat.

disebut sebagai “Bapak Mekanika Tanah“. Berasal dari sebuah keluarga Austria.

Ia menguasai beberapa disiplin ilmu (Teknik Sipil, Geologi dan Teknik Mesin).
Tahun 1904 ia meraih gelar Diplom-Ingenieur (setara MSc) pada bidang Mekanika,
kemudian bekerja di beberapa negara seperti Kroasia, Rusia dan Turki.
Tahun 1911 ia meraih gelar Doktor.
Tahun 1925-1929 karir akademisnya sebagai professor dilakukannya di Amerika Serikat.
Tahun 1929-1938 ia mengajar pada Technische Hochschule Wien di Viena, Austria.
Tahun 1939 ia berimigrasi ke Amerika Serikat dan memberi pengetahuanya pada
Harvard University di Massachusetts.
Tahun 1956 menikah dengan seorang ahli geologi Ruth D. Terzaghi.

Prestasi Akademis
Menelurkan beberapa teori tentang:

• Konsolidasi Tanah (eng: Soil consolidation, de: Bodenkonsolidierung)


• Gaya Tekan Tanah (eng: Earth Pressure, de: Erddruck)
• Daya Dukung Tanah (eng: Load-Carrying Capacity, de: Tragfähigkeit), dan
• Stabilitas Tanah (eng: Stability of soil, de: Stabilität des Bodens).

Penghargaan
Terzaghi adalah peraih empat kali penghargaan “Norman-Medaille” dari Masyarakat
Teknik Sipil Amerika Serikat (ASCE – American Society of Civil Engineers) pada tahun
1930, 1943, 1946 dan 1955. Dan meraih sembilan gelar Doktor Kehormatan dari
universitas di delapan negara, diantaranya:

• Universitas Teknik Istanbul 1949


• Universitas Teknik Graz 1963

Karya

• Erdbaumechanik auf bodenphysikalicher Grundlage, 1925. (Mekanika Tanah


berdasar pada Sifat-Sifat Dasar Fisik Tanah)
• Large Retaining Wall Test, Engineering News Record, 1934 (Uji Coba Dinding
Penahan Tanah Raksasa)
• Theoretical Soil Mechanics, 1943 (Mekanika Tanah Teoritis) pada tahun 1954
dibuat pula karya yang sama, namun disadur kedalam bahasa Jerman
Theoretische Bodenmechanik.

2. Albert Mauritz Atterberg

Lahir : 19 Maret 1846 di Härnösand

Wafat : 4 April 1916 di Kalmar

adalah Kimiawan dan Ahli Mekanika Tanah yang berkebangsaan Swedia.

Atterberg belajar di kota Stockholm dan Uppsala dan selanjutnya menjadi Dosen Kimia
di Universitas Uppsala. Tahun 1911, beliau memperkenalkan Batas-batas Konsistensi
Tanah (batas susut, batas plastis dan batas cair ; de: Schrumpfgrenze, Ausrollgrenze und
Fließgrenze; eng: Shrinkage Limit, Plastic Limit dan Liquid Limit). Batas-batas ini
kemudian dikenal dengan Batas Atterberg (de: Atterberg-Grenzen, eng: Atterberg-Limits)
yang kemudian dikembangkan oleh Arthur Casagrande. Atterberg dan juga demikian
halnya dengan Casagrande dan Fellenius, merupakan anggota dari Komisi Geoteknik
Swedia pada awal abad 20, yang berkecimpung dibidang penelitian tentang kerusakan-
kerusakan akibat pembangunan diatas/dibawah tanah.

Publikasi:

• 1905: Die rationelle Klassifikation der Sande und Kiese (Klasifikasi Rasional
Pasir dan Kerikil). Chemiker-Zeitung vol. 29 s. 195–198, 1074.
• 1914: Die Konsistenzkurven der Mineralböden (Kurva Konsistensi Mineral
Tanah). Internationale Mitteilungen für Bodenkunde vol. 4 s. 418–432

3. Arthur Casagrande

Lahir: 28 Agustus 1902 Haidenschaft (dahulu merupakan bagian dari Austria)


Wafat: 6 September 1981, Boston, Amerika Serikat

adalah Ahli Mekanika Tanah, Geoteknik dan Teknik Sipil berkebangsaan Amerika
Serikat yang berasal dari Austria.

Kehidupan

Di Austria ia menyelesaikan studinya pada bidang Teknik Sipil. Tahun 1926 ia hijrah ke
Amerika Serikat dan bekerja di Bureau of Public Roads dan juga menjadi asisten dari
Terzaghi di MIT. Ia menjadi “tangan kanan” dari Terzaghi dan meletakan dasar
perkembangan dibidang Mekanika Tanah. Tahun 1932 ia hijrah ke Harvard University,
disana selanjutnya pada tahun 1946 ia menjadi Professor pada bidang Mekanika Tanah,
dan menetap disana sekitar 14 tahun. Pada tahun 1960an ia menjadi Presiden ISSMFE,
dan pensiun pada tahun 1973. Merupakan ayah dari 2 orang putri dari hasil
pernikahannya dengan sang istri, Erna.
Hasil

Casagrande meletakan beberapa pengertian dasar tentang Mekanika Tanah, contohnya


Klasifikasi Tanah, pengertian tentang Rembesan pada Dam dan Gaya Geser. Pada DIN
18196 terdapat „Garis-A” di Diagram Plastisitas pada Klasisfikasi Tanah Lepas, huruf
“A” tersebut diambil dari inisial nama depannya (Arthur). Ia ikut berperan pada
pembangunan beberapa Bendung di seluruh Amerika Serikat, dan konsultan bagi United
States Army Corps of Engineers.

Penghargaan

Casagrande merupakan orang pertama yang meraih penghargaan Terzaghi dari lembaga
ASCE (American Society of Civil Engineers). Mendapatkan kualifikasi Rankine Lecturer
dari British Institution of Civil Engineer, serta mendapatkan kualifikasi Terzaghi
Lecturer dari ASCE. Dan selain itu menciptakan alat untuk menentukan Batas Cair.

4. Ludwig Prandtl

Lahir: 4 Februari 1875 di Freising, Jerman.

Meninggal: 15 Agustus 1953 di Göttingen, Jerman

adalah Fisikawan Jerman. Dan merupakan pioneer pada bidang Aerondinamika.

Ia memberikan kontribusi yang berarti tentang pengertian Mekanika Aliran (de:


Strömungsmechanik) — yang tentunya sangat berarti pada bidang Geoteknik, terutama
pada bidang Aliran Air Tanah — dan mengembangkan Teori Batas Lapisan (de:
Grenzschichttheorie, eng: Boundary Layer). Nilai Prandtl (de: Prandtl-Zahl, eng:
Prandtl Number) dinamai dengan namanya.
Tahun 1894 ia memulai studinya di Technische Hochschule München. Setelah
kelulusannya ia menjadi Asisten dan kemudian menantu dari ahli mekanika terkenal
August Föppl.

Tahun 1900 ia meraih gelar Doktor. Kemudian ia bekerja sebagai insinyur pada
Machinenfabrik Ausburg-Nürnberg pada bagian Pengembangan Mesin Pabrik. Pada
bagian Sistem Exhaust (de: Absauganlage, eng: Exhaust System) untuk pertama kalinya
lah ia berhubungan dengan Teknik Aliran.

Ia menjadi Professor di Hannover dan juga semenjak 1 September 1904 di Göttingen.


Atas dasar pengembangannya pada Teori Batas Lapisan dia diangkat menjadi pemimpin
pada Lembaga Penelitian Aerodinamik Göttingen – Aerodynamischen Versuchanstalt
Göttingen (AVA) .

Bersama dengan Max Munk dan Albert Betz, yang pada 1936 menjadi penerusnya di
AVA, Prandtl meneliti dan merumuskan tentang Gaya Angkat (de: Auftrieb, eng: Lifting
Force). Penelitiannya juga meliputi tentang Kompresibilitas Udara pada Kecepatan
Subsonik Tinggi (de: hoher Unterschallgeschwindigkeit, eng: high subsonic speed) yang
juga dikenal sebagai Prandtl-Glauert-Transformation.

Tahun 1925-1946 Prandtl menjabat sebagai Direktur pada Kaiser Wilhem Kaiser Wilhem
Institut für Strömungsforschung, sebuah institusi yang bergerak pada Penelitian Aliran.
Hasil pekerjaannya yang sangat terkenal adalah Teori Batas Lapisan yang dikenalkannya
pada tahun 1904.

• Tahun 1907 ia menegaskan bahwa Aliran Supersonik (de: Überschallströmung,


eng: supersonic flow) diikuti oleh Gelombang Kejut (de: Stoßwellen, eng: shock
wave), yang pada tahun 1860 telah diprediksi secara teoritis oleh Bernhard
Reimann, seorang Ahli Matematika asal Göttingen.
• Tahun 1908 ia membangun Terowongan Angin pertama di Jerman dan
mengembangkan Teori Airfoil Wing (de: Tragflügeltheorie), yang berguna pada
pembuatan pesawat terbang.
• Tahun 1909 ia menjadi pemimpin pada Aerodynamischen Versuchsanstalt
Göttingen (AVA)
• Tahun 1910 ia meneliti tentang Aliran Turbulent dan menghasilkan Nilai Prandtl.
• Tahun 1918-1919 ia membawa Teori Airfoil Wing yang telah dikembagkan
olehnya sebelumnya, untuk pertamakalinya menjadi mungkin terjadi.

Mulai tahun 1920 ia bekerja bersama dengan Adolf Busemann pada sebuah proyek
Terowongan Angin untuk Aliran Supersonik.

• Tahun 1929 ia mengembangkan sebuah metode untuk perhitungan Mulut Pipa


Supersonik (de: Überschalldüsen, eng: supersonic nozzle) yang sampai sekarang
masih digunakan pada Terowongan Angin Supersonik dan Mesin Roket.
• Tahun 1931 ia menelurkan bukunya Führer durch die Strömungslehre, yang
berisikan tentang Standard Kerja tentang Aliran.

5. William John Macquorn Rankine

Lahir : 5 Juli 1820


Wafat : 24 Desember 1872

adalah Fisikawan dan Insinyur yang berasal dari Skotlandia.

Rankine dikenal sebagai penemu Thermodinamika dan memberikan kontribusi penting


pada Teori Mesin Uap.

Rankine mengembangkan metode untuk perhitungan Diagram Gaya pada Struktur Frame
(de: Kraftverteilung in Rahmenkonstruktionen, eng: Forces in frame strucure) dan
menulis tentang Kelelahan Material pada Metal (de: Materialmüdung von Metallen)
contohnya pada as lokomotiv yang diakibatkan oleh tekanan mekanis dari pergerakan
tanah, dan juga pada stabilitas mekanis pada dinding.
Pada Mekanika Tanah terdapat perhitungan Gaya Tekan Tanah menurut Rankine (de:
Erddruckberechnung nach Rankine). Berdasar pada Teori Keadaan Istimewa Rankine
(de: Rankine’scher Sonderfall), dapat dihitung Distribusi Gaya Tekan Tanah pada
sebuah dinding penahan tanah dengan memperhitungkan Gaya Tekan Tanah Aktif dan
Pasif , dengan anggapan adanya penyederhanaan bahwa derajat kekasaran dinding (de:
Wandreibungswinkel, eng: friction angle) adalah nol.

Tahun 1853 Rankine tercatat sebagai anggota Royal Society, sebuah perkumpulan ilmiah
yang dipercaya sebagai perkumpulan ilmiah tertua yang masih ada.

Hasil-hasil Penting

• Manual of Applied Mechanics (1858)


• Manual of the Steam Engine and Other Prime Movers (1859)
• Manual of civil engineering (1862)
• On the Thermodynamic Theory of Waves of Finite Longitudinal Disturbance
Collected works
• On the stability of loose earth, Phil.Trans.Roy.Soc. Bd.147, 1857,S. 9-27

Literatur

• Cook Rankine and the theory of earth pressure, Geotechnique Bd. 2, 1949, S.271
• Southwell Rankine, a commemorative lecture, Proc.Inst.civil eng., 1956, S.178

6. Henry Darcy

adalah seorang insinyur Perancis yang membuat beberapa sumbangan penting untuk
hidrolika. Ia dilahirkan di Dijon, Perancis; Pada 1821 ia masuk di École Polytechnique
(Polytechnic School) di Paris, dan dua tahun kemudian dipindahkan ke École et des Ponts
Chaussées (Sekolah Jembatan dan Jalan), yang mengarah pada pekerjaan di Korps
Jembatan dan Jalan.

Sebagai seorang anggota Corps, yang mengesankan ia membangun sistem distribusi air
bertekanan tinggi di Dijon karena kesulitan untuk memasok air bersih yang memadai
dari pengeboran sumur . Sistem ini membawa air dari Rosoir Spring 12,7 km jauhnya
melalui saluran air tertutup untuk waduk di dekat kota, yang kemudian dimasukkan ke
dalam jaringan dari 28.000 meter dari pipa bertekanan air memberikan banyak kota.
Sistem ini sepenuhnya tertutup dan tekanan oleh gravitasi, dan dengan demikian tidak
membutuhkan penyaring atau pompa. Dia juga terlibat dalam berbagai pekerjaan umum
lain di dalam dan sekitar Dijon, juga dalam politik dari pemerintah kota Dijon. Selama
periode ini, ia memodifikasi Prony kepala persamaan untuk menghitung kerugian akibat
gesekan, yang setelah modifikasi lebih lanjut oleh Julius Weisbach akan menjadi terkenal
persamaan Darcy-Weisbach masih digunakan sampai sekarang. Pada 1848 ia menjadi
Chief Engineer untuk département Côte-d'Or (yang Dijon adalah ibu kota). Tak lama
kemudian ia meninggalkan Dijon karena tekanan politik, tetapi dipromosikan menjadi
Direktur Utama Air dan Pavements dan mengambil kantor di Paris. Sementara di posisi
itu, ia dapat lebih fokus pada penelitian hidrolika, terutama pada aliran dan kerugian
gesekan dalam pipa. Selama periode ini ia memperbaiki desain PITOT tabung, ke dalam
bentuk yang digunakan pada dasarnya hari ini. Ia melepaskan jabatannya pada 1855
karena kesehatannya yang buruk, tetapi diizinkan untuk melanjutkan penelitian di Dijon.
Pada tahun 1855 dan 1856 ia melakukan eksperimen kolom yang ditetapkan apa yang
telah menjadi dikenal sebagai hukum Darcy; awalnya dikembangkan untuk
menggambarkan mengalir melalui pasir, maka sejak itu digeneralisasi untuk berbagai
situasi dan digunakan secara luas hari ini. Satuan permeabilitas cairan, Darcy, diberi
nama untuk menghormati karyanya. Dia meninggal karena radang paru-paru, saat
perjalanan ke Paris pada tahun 1858, dan dimakamkan di Cimetière de Dijon
(sebelumnya dikenal sebagai Péjoces) di Dijon.
7. Christian Otto Mohr

Christian Otto Mohr (8 Oktober 1835 - 2 Oktober 1918) adalah seorang insinyur sipil
Jerman, salah satu yang paling terkenal abad kesembilan belas. Mohr lahir anak dari
sebuah keluarga tuan tanah di Holstein Wesselburen di daerah dan pada usia 16
menghadiri Sekolah Politeknik di Hanover. Mulai tahun 1855, kehidupan kerja awal
dihabiskan di kereta api rekayasa untuk negara Oldenburg Hanover dan kereta api,
merancang beberapa jembatan terkenal dan membuat beberapa yang paling awal
menggunakan gulungan baja. Bahkan selama kereta api awal tahun , Mohr telah memiliki
ketertarikan dalam teori mekanika dan kekuatan bahan. Tahun 1867, ia menjadi profesor
di Stuttgart mekanika Politeknik, dan pada tahun 1873 di Politeknik Dresden pada tahun
1873. Mohr punya kuliah langsung dan bersahaja gaya yang populer dengan students.In
Selain buku teks tunggal, Mohr menerbitkan banyak makalah penelitian tentang teori
struktur dan kekuatan bahan. Pada tahun 1874, Mohr diformalkan gagasan tentang
struktur determinate statis. Mohr adalah seorang yang antusias untuk alat grafis dan
mengembangkan metode, untuk mewakili visual stres dalam tiga dimensi, sebelumnya
diusulkan oleh Carl Culmann. Pada tahun 1882, ia terkenal mengembangkan metode
grafik untuk menganalisis stres Mohr dikenal sebagai lingkaran dan menggunakannya
untuk mengajukan teori awal berdasarkan kekuatan tegangan geser. Ia juga
mengembangkan Williot-diagram Mohr truss perpindahan dan Maxwell-metode Mohr
untuk menganalisis struktur statis tak tentu, hal itu juga dapat digunakan untuk
menentukan truss perpindahan node dan gaya yang bekerja pada setiap anggota.
Maxwell-metode Mohr juga disebut sebagai kekuatan virtual metode untuk gulungan
berlebihan. Dia pensiun pada tahun 1900, namun meneruskan karya ilmiah di kota
Dresden sampai kematiannya pada tahun 1918.