P. 1
Contoh an Bendung Irigasi

Contoh an Bendung Irigasi

|Views: 598|Likes:
Dipublikasikan oleh mr_yusufsyaroni6332

More info:

Published by: mr_yusufsyaroni6332 on Dec 13, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/05/2013

pdf

text

original

PERENCANAAN BENDUNG TEBANAH

di DESA NAGASARI
TUGAS AKHIR TUGAS AKHIR TUGAS AKHIR TUGAS AKHIR
LEO ADITYA MAHARDHIKA
NRP. 3107 100 504
di DESA NAGASARI
KECAMATAN BANYUATES KABUPATEN SAMPANG
1
Latar Belakang
Sungai Nipah merupakan sungai yang mempunyai debit yang
cukup untuk Irigasi, akan tetapi lahan pertanian penduduk di Desa
Montor, Desa Batioh, Desa Masaran dan Desa Banyuates
( kecamatan Banyuates ) Kabupaten Sampang selalu mengalami
kesulitan air, karena elevasi sawah mereka lebih tinggi dari elevasi
sungai Nipah. Sungai Nipah mempunyai daerah pengaliran kurang
P E N D A H U L U A N P E N D A H U L U A N P E N D A H U L U A N P E N D A H U L U A N
lebih seluas 94.45 km², dengan panjang sungai 21.77 km.
Sebagian besar penduduk sekitar adalah petani,sehingga
kebutuhan akan air sangat penting bagi mereka untuk mengaliri
lahan pertanian mereka. Untuk memenuhi kebutuhan air untuk
irigasi penduduk di 3 Desa tersebut, maka diperlukan sebuah
bendung yang berfungsi untuk menaikkan elevasi muka air sungai.
Sehingga dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan air untuk
irigasi masyarakat setempat.
2
Rumusan Masalah
Permasalahan yang terjadi secara garis besar dapat
diuraikan sebagai berikut :
Berapa besar kebutuhan air untuk irigasi ?
Berapa elevasi mercu bendung ?
Berapa besarkah debit banjir rencana ? Berapa besarkah debit banjir rencana ?
Tipe bendung apakah yang dipakai ?
Bagaimana kestabilan tubuh bendung ?
Bagaimana pengaruh back water ?
Berapa besar angkutan sedimen ?
3
Tujuan
Adapun tujuan dari pembangunan Bendung Tebanah
tersebut adalah :
Mengetahui besarnya kebutuhan air untuk irigasi.
Mengetahui elevasi mercu.
Mengetahui besar debit banjir rencana. Mengetahui besar debit banjir rencana.
Menentukan tipe bendung.
Mengetahui kestabilan bendung.
Mengetahui pengaruh back water.
Mengetahui kapasitas sedimen.
4
Batasan Masalah
Dalam penyusunan tugas akhir ini masalah-masalah yang
tidak dibahas pada ” Perencanaan Bendung Tebanah ” ini
antara lain :
Menganalisa biaya dan manajemen konstruksi dalam
menyelesaikan proyek tersebut. menyelesaikan proyek tersebut.
Analisa dampak lingkungan.
Tipe bendung ditetapkan dan tidak meninjau perbandingan
efektivitasnya secara hidraulik dengan tipe lain.
5
Manfaat
Diharapkan dengan tersusunnya tugas akhir ini didapatkan
perencanaan yang tepat sehingga dapat bermanfaat dalam
penanggulangan terhadap masalah yang terjadi di Desa
Nagasari, Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang.
6
Lokasi Pekerjaan
Kec. Banyuates Kec. Banyuates Kec. Banyuates Kec. Banyuates
Kab. Sampang Kab. Sampang Kab. Sampang Kab. Sampang
7
8
Tabel 4.1 Data curah hujan harian sebelumdiurutkan
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
Tabel 4.2 Data curah hujan harian setelah diurutkan
Tahun R
24
1999 133.00
1997 110.00
1996 104.00
2007 100.00
1994 99.00
Data setelah diurutkan
9
1994 99.00
2008 96.00
2002 95.00
1995 90.00
1993 88.00
2001 76.00
2005 71.00
2004 68.00
2000 60.00
1992 57.00
2006 46.00
2003 42.00
1998 40.00
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
• Parameter Statistik Data Hujan
Perhitungan parameter statistik data adalah ditabelkan sebagai berikut :
No. Tahun X X ( X - X )
( X - X )² ( X - X )³ ( X - X )⁴
1 1999 133.00 80.88 52.12 2716.25 141564.51 7378009.36
2 1997 110.00 80.88 29.12 847.84 24687.03 718828.21
3 1996 104.00 80.88 23.12 534.43 12354.66 285610.73
4 2007 100.00 80.88 19.12 365.48 6987.20 133578.87
Tabel 4.3
10
4 2007 100.00 80.88 19.12 365.48 6987.20 133578.87
5 1994 99.00 80.88 18.12 328.25 5947.10 107747.49
6 2008 96.00 80.88 15.12 228.54 3455.04 52232.02
7 2002 95.00 80.88 14.12 199.31 2813.76 39723.66
8 1995 90.00 80.88 9.12 83.13 757.96 6910.84
9 1993 88.00 80.88 7.12 50.66 360.59 2566.53
10 2001 76.00 80.88 -4.88 23.84 -116.38 568.22
11 2005 71.00 80.88 -9.88 97.66 -965.12 9537.65
12 2004 68.00 80.88 -12.88 165.96 -2137.89 27541.07
13 2000 60.00 80.88 -20.88 436.07 -9106.22 190159.37
14 1992 57.00 80.88 -23.88 570.37 -13621.70 325318.27
15 2006 46.00 80.88 -34.88 1216.78 -42444.10 1480550.03
16 2003 42.00 80.88 -38.88 1511.84 -58783.79 2285652.23
17 1998 40.00 80.88 -40.88 1671.37 -68329.41 2793466.92
15838001.47 jumlah 1375.00 11047.76 3423.24
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
Xrata = 80.88
sd = 26.28
Cv = 0.32
Cs = 0.01
Ck = 2.86
Dari Perhitungan pada tabel 4.3 diperoleh hasil sebagai berikut :
11
Ck = 2.86
Dari Perhitungan pada tabel 4.3 syarat distribusi yang dipakai adalah
pearson type III dan log normal.Berikut adalah syarat penggunaan distribusi :
a. Distribusi Gumbel Tipe I mempunyai harga Cs = 1,139 dan Ck = 5,402
b. Distribusi Pearson Tipe III mempunyai harga Cs dan Ck yang fleksibel
c. Distribusi Normal mempunyai harga Cs = 0 dan Ck = 3
d. Distribusi Log – Normal mempunyai harga Cs > 0 dan Ck > 0
e. Distribusi Log – Pearson Tipe III mempunyai harga Cs antara 0 – 0,9
(Suwarno, Hidrologi aplikasi metode statistik untuk analisa data )
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
• Perhitungan untuk distribusi pearson type III :
No. Tahun X X ( X - X )
( X - X )² ( X - X )³ ( X - X )⁴
1 1999 133.00 80.88 52.12 2716.25 141564.51 7378009.36
2 1997 110.00 80.88 29.12 847.84 24687.03 718828.21
3 1996 104.00 80.88 23.12 534.43 12354.66 285610.73
4 2007 100.00 80.88 19.12 365.48 6987.20 133578.87
5 1994 99.00 80.88 18.12 328.25 5947.10 107747.49
6 2008 96.00 80.88 15.12 228.54 3455.04 52232.02
Hasil yang didapat sebagai berikut :
12
6 2008 96.00 80.88 15.12 228.54 3455.04 52232.02
7 2002 95.00 80.88 14.12 199.31 2813.76 39723.66
8 1995 90.00 80.88 9.12 83.13 757.96 6910.84
9 1993 88.00 80.88 7.12 50.66 360.59 2566.53
10 2001 76.00 80.88 -4.88 23.84 -116.38 568.22
11 2005 71.00 80.88 -9.88 97.66 -965.12 9537.65
12 2004 68.00 80.88 -12.88 165.96 -2137.89 27541.07
13 2000 60.00 80.88 -20.88 436.07 -9106.22 190159.37
14 1992 57.00 80.88 -23.88 570.37 -13621.70 325318.27
15 2006 46.00 80.88 -34.88 1216.78 -42444.10 1480550.03
16 2003 42.00 80.88 -38.88 1511.84 -58783.79 2285652.23
17 1998 40.00 80.88 -40.88 1671.37 -68329.41 2793466.92
jumlah 1375.00 11047.76 3423.24 15838001.47
Xrata = 80.88
sd = 26.28
Cv = 0.32
Cs = 0.01
Ck = 2.86
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
• Perhitungan untuk distribusi Log normal :
No. Tahun Xi Log Xi Log Xi Log Xi - Log Xi
(Log Xi - Log Xi)² (Log Xi - Log Xi)³ (Log Xi - Log Xi)⁴
1 1999 133.00 2.124 1.88 0.24013 0.05766 0.01385 0.00001
2 1997 110.00 2.041 1.88 0.15767 0.02486 0.00392 0.00000
3 1996 104.00 2.017 1.88 0.13331 0.01777 0.00237 0.00000
4 2007 100.00 2.000 1.88 0.11628 0.01352 0.00157 0.00000
5 1994 99.00 1.996 1.88 0.11191 0.01252 0.00140 0.00000
6 2008 96.00 1.982 1.88 0.09855 0.00971 0.00096 0.00000
Hasil yang didapat sebagai berikut :
13
6 2008 96.00 1.982 1.88 0.09855 0.00971 0.00096 0.00000
7 2002 95.00 1.978 1.88 0.09400 0.00884 0.00083 0.00000
8 1995 90.00 1.954 1.88 0.07052 0.00497 0.00035 0.00000
9 1993 88.00 1.944 1.88 0.06076 0.00369 0.00022 0.00000
10 2001 76.00 1.881 1.88 -0.00291 0.00001 0.00000 0.00000
11 2005 71.00 1.851 1.88 -0.03247 0.00105 -0.00003 0.00000
12 2004 68.00 1.833 1.88 -0.05122 0.00262 -0.00013 0.00000
13 2000 60.00 1.778 1.88 -0.10557 0.01115 -0.00118 0.00000
14 1992 57.00 1.756 1.88 -0.12785 0.01635 -0.00209 0.00000
15 2006 46.00 1.663 1.88 -0.22097 0.04883 -0.01079 0.00001
16 2003 42.00 1.623 1.88 -0.26047 0.06785 -0.01767 0.00002
17 1998 40.00 1.602 1.88 -0.28166 0.07933 -0.02235 0.00004
jumlah -0.02877 0.00008 1375.00 32.02 0.38073
LogXrata = 1.88
sd = 0.15
Cv = 0.08
Cs = -0.50
Ck = 0.01
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
• Uji Smirnov-Kolmogorov
Perhitungan uji Smirnov-Kolmogorov untuk distribusi pearson type III :
1 133.00 0.0556 0.9444 1.98 0.9761 0.0239 0.9761 0.0317
2 110.00 0.1111 0.8889 1.11 0.8665 0.1335 0.8665 0.0224
3 104.00 0.1667 0.8333 0.88 0.8106 0.1894 0.8106 0.0227
4 100.00 0.2222 0.7778 0.73 0.7673 0.2327 0.7673 0.0105
5 99.00 0.2778 0.7222 0.69 0.7549 0.2451 0.7549 0.0327
6 96.00 0.3333 0.6667 0.58 0.7190 0.2810 0.7190 0.0523
7 95.00 0.3889 0.6111 0.54 0.7054 0.2946 0.7054 0.0943
8 90.00 0.4444 0.5556 0.35 0.6368 0.3632 0.6368 0.0812
9 88.00 0.5000 0.5000 0.27 0.6064 0.3936 0.6064 0.1064
P'(x) D m X P(X) = m/(N+1) P( X< ) f(t) = ( X - X ) / S P'( x< ) tabel III-1
14
9 88.00 0.5000 0.5000 0.27 0.6064 0.3936 0.6064 0.1064
10 76.00 0.5556 0.4444 -0.19 0.4247 0.5753 0.4247 0.0197
11 71.00 0.6111 0.3889 -0.38 0.3520 0.6480 0.3520 0.0369
12 68.00 0.6667 0.3333 -0.49 0.3121 0.6879 0.3121 0.0212
13 60.00 0.7222 0.2778 -0.79 0.7852 0.2148 0.7852 0.5074
14 57.00 0.7778 0.2222 -0.91 0.1841 0.8159 0.1841 0.0381
15 46.00 0.8333 0.1667 -1.33 0.0918 0.9082 0.0918 0.0749
16 42.00 0.8889 0.1111 -1.48 0.0694 0.9306 0.0694 0.0417
17 40.00 0.9444 0.0556 -1.56 0.0594 0.9406 0.0594 0.0038
86.20
Dari perhitungan diatas didapatkan Dmax sebesar 0,5074, pada data dengan peringkat 13
tahun 2000. Berdasarkan Tabel Nilai kritis Do untuk Uji Smirnov - Kolmogorov , dengan
derajat kepercayaan 5 % ditolak dan n = 17, maka diperoleh Do = 0,32
Syarat: Dmax < Do ~ 0,5074 < 0,30, maka persamaan distribusi Person type III tidak dapat
diterima
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
• Uji Smirnov-Kolmogorov
Perhitungan uji Smirnov-Kolmogorov untuk distribusi log normal :
1 133.00 2.124 0.0556 0.9444 1.56 0.9406 0.0594 0.9406 0.0038
2 110.00 2.041 0.1111 0.8889 1.02 0.8686 0.1314 0.8686 0.0203
3 104.00 2.017 0.1667 0.8333 0.86 0.8389 0.1611 0.8389 0.0056
4 100.00 2.000 0.2222 0.7778 0.75 0.7995 0.2005 0.7995 0.0217
5 99.00 1.996 0.2778 0.7222 0.73 0.7910 0.2090 0.7910 0.0688
6 96.00 1.982 0.3333 0.6667 0.64 0.7642 0.2358 0.7642 0.0975
7 95.00 1.978 0.3889 0.6111 0.61 0.7549 0.2451 0.7549 0.1438
8 90.00 1.954 0.4444 0.5556 0.46 0.6700 0.3300 0.6700 0.1144
9 88.00 1.944 0.5000 0.5000 0.39 0.6808 0.3192 0.6808 0.1808
P'( LogX ) P'( LogX< ) D
P(LogX)=
m/(N+1)
P( LogX< )
f(t) = ( LogX -
LogX ) / SLogX
tabel III-1 Log X X m
15
9 88.00 1.944 0.5000 0.5000 0.39 0.6808 0.3192 0.6808 0.1808
10 76.00 1.881 0.5556 0.4444 -0.02 0.4801 0.5199 0.4801 0.0357
11 71.00 1.851 0.6111 0.3889 -0.21 0.4404 0.5596 0.4404 0.0515
12 68.00 1.833 0.6667 0.3333 -0.33 0.3936 0.6064 0.3936 0.0603
13 60.00 1.778 0.7222 0.2778 -0.68 0.2611 0.7389 0.2611 0.0167
14 57.00 1.756 0.7778 0.2222 -0.83 0.2148 0.7852 0.2148 0.0074
15 46.00 1.663 0.8333 0.1667 -1.43 0.0793 0.9207 0.0793 0.0874
16 42.00 1.623 0.8889 0.1111 -1.69 0.0475 0.9525 0.0475 0.0636
17 40.00 1.602 0.9444 0.0556 -1.83 0.0352 0.9648 0.0352 0.0204
86.20
Dari perhitungan diatas didapatkan Dmax sebesar 0,1808, pada data dengan peringkat 9
tahun 1993. Berdasarkan Tabel Nilai kritis Do untuk Uji Smirnov - Kolmogorov , dengan
derajat kepercayaan 5 % ditolak dan n = 17, maka diperoleh Do = 0,32
Syarat: Dmax < Do ~ 0,1808 < 0,30, maka persamaan distribusi Log normal dapat diterima
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
• Uji Chi-Kuadrat
Banyaknya data, n = 17
Jumlah kelas (k) = 1 + 3,322 log ( n )
= 1 + 3,322 log 17
= 5,087 dipakai 5
Berdasarkan peluang data pengamatan dijadikan 5 sub kelompok dengan
interval peluang (P)=1/5 = 0,20.
Besarnya peluang untuk setiap sub-sub bagian adalah :
Sub kelas 1 = X < 0,200
16
Sub kelas 1 = X < 0,200
Sub kelas 2 = 0,200 – 0,400
Sub kelas 3 = 0,400 – 0,600
Sub kelas 4 = 0,600 – 0,800
Sub kelas 5 = 0,800 – 1,000
Derajat kebebasan (dk)
dk = 5-R-1
dk = 5-2-1
dk = 2
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
( Oi - Ei )
2
Oi Ei Ei
X < 0.200 3 3.40 0.160
0.200 - 0.400 4 3.40 0.360
0.400 - 0.600 3 3.40 0.160
0.600 - 0.800 4 3.40 0.360
0.800 - 1.000 3 3.40 0.160
17 17.00
0.047
ch
2
=
Jumlah
Interval Peluang Hujan
0.047
Sub Grup 2 0.106
Jumlah
Sub Grup 3
0.353
Sub Grup 4 0.106
Sub Grup 5 0.047
Sub grup ( Oi - Ei )
2
Sub Grup 1
• Hasil perhitungan uji Chi kuadrat untuk Log normal ditabelkan seperti dibawah ini :
1 133.00 2.124 0.0556 0.9444 1.56 0.9406 0.0594 0.9406 0.0038
2 110.00 2.041 0.1111 0.8889 1.02 0.8686 0.1314 0.8686 0.0203
3 104.00 2.017 0.1667 0.8333 0.86 0.8389 0.1611 0.8389 0.0056
4 100.00 2.000 0.2222 0.7778 0.75 0.7995 0.2005 0.7995 0.0217
5 99.00 1.996 0.2778 0.7222 0.73 0.7910 0.2090 0.7910 0.0688
6 96.00 1.982 0.3333 0.6667 0.64 0.7642 0.2358 0.7642 0.0975
7 95.00 1.978 0.3889 0.6111 0.61 0.7549 0.2451 0.7549 0.1438
Log X P'( LogX< )
P(LogX)=
m/(N+1)
P( LogX< ) D tabel III-1 P'( LogX )
f(t) = ( LogX -
LogX ) / SLogX
m X
17
7 95.00 1.978 0.3889 0.6111 0.61 0.7549 0.2451 0.7549 0.1438
8 90.00 1.954 0.4444 0.5556 0.46 0.6700 0.3300 0.6700 0.1144
9 88.00 1.944 0.5000 0.5000 0.39 0.6808 0.3192 0.6808 0.1808
10 76.00 1.881 0.5556 0.4444 -0.02 0.4801 0.5199 0.4801 0.0357
11 71.00 1.851 0.6111 0.3889 -0.21 0.4404 0.5596 0.4404 0.0515
12 68.00 1.833 0.6667 0.3333 -0.33 0.3936 0.6064 0.3936 0.0603
13 60.00 1.778 0.7222 0.2778 -0.68 0.2611 0.7389 0.2611 0.0167
14 57.00 1.756 0.7778 0.2222 -0.83 0.2148 0.7852 0.2148 0.0074
15 46.00 1.663 0.8333 0.1667 -1.43 0.0793 0.9207 0.0793 0.0874
16 42.00 1.623 0.8889 0.1111 -1.69 0.0475 0.9525 0.0475 0.0636
17 40.00 1.602 0.9444 0.0556 -1.83 0.0352 0.9648 0.0352 0.0204
86.20
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
Dari Tabel Distribusi normal untuk Koefisien Kemencengan Cs = -0,5 maka kita dapat
menghitung hujan rencana dengan periode ulang T, berikut Hasil perhitungan XT dengan
Metode Log normal :
TP Peluang K Log X rata rata Sd Log X XT
%
2 50 0.083 1.88 0.154 1.897 78.80
5 20 0.856 1.88 0.154 2.016 103.70
18
5 20 0.856 1.88 0.154 2.016 103.70
10 10 1.216 1.88 0.154 2.071 117.84
25 4 1.567 1.88 0.154 2.125 133.49
50 2 1.777 1.88 0.154 2.158 143.83
100 1 1.955 1.88 0.154 2.185 153.21
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
• Debit Banjir Rencana
Perhitungan Rata-Rata Hujan Sampai Jam ke-t
3
2
1
0






× =
t
T
R Rt
5
R
R
24
0
=
24
3
2
24
1
R 585 , 0
1
5
5
R
R =






× =
24
3
2
24
3
R 281 , 0
3
5
5
R
R =






× =
24
3
2
24
5
R 200 , 0
5
5
5
R
R =






× =
19
 
24
3
2
24
2
R 368 , 0
2
5
5
R
R =






× =
 
24
3
2
24
4
R 232 , 0
4
5
5
R
R =






× =
 
• Perhitungan Hujan Jam-jam an
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
1 0.585 153.21
2 0.152 153.21
3 0.107 153.21
4 0.085 153.21
5 0.072 153.21
R24 (mm )
0.65 15.138
0.65 10.656
0.65 7.170
Hujan jam-
jaman
( mm )
Jumlah 99.689
0.65 8.465
C
0.65 58.260
Jam
ke -
Curah hujan
pada jam ke
- t
20
• Hidrograf Satuan nakayasu
A = 94.52 km²
L = 21.77 km
α = 2 ( daerah pengaliran biasa )
Untuk L>15 Km, maka :
tg = = 1.66 Jam
tr = 1.25 Jam
tp = = 2.66 Jam
T0,3 = α × tg = 3.33 Jam
C = = 0.65
Ro = 1.00 mm
Qp = = 4.14 m
3
/det
xL 058 . 0 4 . 0 +
r g
t t 8 . 0 +
) T Tp (0,3 x 3,60
0,3
+
0
.R CA
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
• Tabel Hidrograf Banjir Periode 100 Tahun
t ( jam )
UH
( m3/dt )
Jam ke-1
58.260
Jam ke-2
15.138
Jam ke-3
10.656
Jam ke-4
8.465
Jam ke-5
7.170
Q ( m3/dt )
0.0 0.000 0.000 0.000
0.5 0.075 4.355 0.000 4.355
1.0 0.394 22.984 5.972 0.000 28.955
1.5 1.044 60.818 15.803 11.124 0.000 87.745
2.0 2.082 121.308 31.520 22.188 17.626 0.000 192.641
2.5 3.557 207.239 53.848 37.905 30.111 25.505 354.608
3.0 3.662 213.368 55.441 39.026 31.002 26.259 365.096
3.5 3.056 178.037 46.260 32.564 25.868 21.911 304.639
4.0 2.550 148.555 38.600 27.171 21.585 18.283 254.194
4.5 2.128 123.956 32.208 22.672 18.010 15.255 212.102
5.0 1.775 103.430 26.875 18.918 15.028 12.729 176.980
5.5 1.481 86.303 22.425 15.785 12.540 10.621 147.674
6.0 1.236 72.012 18.711 13.171 10.463 8.862 123.220
6.5 1.097 63.918 16.608 11.691 9.287 7.866 109.370
7.0 0.972 56.651 14.720 10.362 8.231 6.972 96.936
7.5 0.862 50.210 13.046 9.184 7.295 6.179 85.915
8.0 0.764 44.502 11.563 8.140 6.466 5.477 76.148
8.5 0.677 39.443 10.249 7.214 5.731 4.854 67.490
9.0 0.600 34.958 9.083 6.394 5.079 4.302 59.818
9.5 0.532 30.984 8.051 5.667 4.502 3.813 53.017
50
100
150
200
250
300
350
400
D
e
b
i
t


(

m
3
/
d
t

)
Unit Hidrograf Nakayasu
Debit Q ( m3/dt )
jam ke 1
jam ke 2
jam ke 3
jam ke 4
jam ke 5
21
9.5 0.532 30.984 8.051 5.667 4.502 3.813 53.017
10.0 0.471 27.461 7.135 5.023 3.990 3.380 46.990
10.5 0.418 24.339 6.324 4.452 3.536 2.995 41.647
11.0 0.370 21.572 5.605 3.946 3.134 2.655 36.912
11.5 0.328 19.120 4.968 3.497 2.778 2.353 32.716
12.0 0.291 16.946 4.403 3.100 2.462 2.086 28.996
12.5 0.258 15.019 3.903 2.747 2.182 1.848 25.700
13.0 0.228 13.312 3.459 2.435 1.934 1.638 22.778
13.5 0.203 11.799 3.066 2.158 1.714 1.452 20.188
14.0 0.179 10.457 2.717 1.913 1.519 1.287 17.893
14.5 0.159 9.268 2.408 1.695 1.347 1.141 15.859
15.0 0.141 8.215 2.134 1.502 1.194 1.011 14.056
15.5 0.125 7.281 1.892 1.332 1.058 0.896 12.458
16.0 0.111 6.453 1.677 1.180 0.938 0.794 11.042
16.5 0.098 5.719 1.486 1.046 0.831 0.704 9.786
17.0 0.087 5.069 1.317 0.927 0.737 0.624 8.674
17.5 0.077 4.493 1.167 0.822 0.653 0.553 7.688
18.0 0.068 3.982 1.035 0.728 0.579 0.490 6.814
18.5 0.061 3.529 0.917 0.646 0.513 0.434 6.039
19.0 0.054 3.128 0.813 0.572 0.454 0.385 5.352
19.5 0.048 2.772 0.720 0.507 0.403 0.341 4.744
20.0 0.042 2.457 0.638 0.449 0.357 0.302 4.205
20.5 0.037 2.178 0.566 0.398 0.316 0.268 3.727
21.0 0.033 1.930 0.502 0.353 0.280 0.238 3.303
21.5 0.029 1.711 0.445 0.313 0.249 0.211 2.927
22.0 0.026 1.516 0.394 0.277 0.220 0.187 2.595
22.5 0.023 1.344 0.349 0.246 0.195 0.165 2.300
23.0 0.020 1.191 0.310 0.218 0.173 0.147 2.038
23.5 0.018 1.056 0.274 0.193 0.153 0.130 1.806
24.0 0.016 0.936 0.243 0.171 0.136 0.115 1.601
0
0123456789
1
0
1
1
1
2
1
3
1
4
1
5
1
6
1
7
1
8
1
9
2
0
2
1
2
2
2
3
2
4
Waktu ( jam )
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
• Perhitungan Debit andalan
Q andalan
1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 m³/dt
1 10 2.46 2.46 2.46 2.46 2.46 2.46 2.46 2.46 2.46 2.46 2.46 2.46 2.46 2.46 2.46 2.46
2 10 1.66 1.35 1.57 1.35 1.35 2.18 1.35 1.35 1.35 1.35 1.35 1.35 1.35 1.35 1.35 1.35
3 11 2.77 0.68 1.47 0.68 0.68 7.73 0.68 0.68 0.68 0.68 0.68 0.68 0.68 0.68 0.68 0.68
1 10 2.24 0.41 0.49 4.83 0.41 1.08 0.41 0.41 0.41 0.41 0.52 0.41 0.41 0.41 0.41 0.41
2 10 1.10 0.23 0.27 0.59 0.23 2.08 0.23 0.23 0.23 0.23 1.34 0.23 0.23 0.23 0.23 0.23
3 8 0.39 0.15 0.19 0.41 0.15 0.56 0.15 0.15 0.15 0.15 0.28 0.15 0.15 0.15 0.15 0.15
1 10 0.17 0.07 1.11 2.18 0.07 0.25 0.07 0.07 0.07 0.07 0.12 0.07 0.13 0.07 0.07 0.07
2 10 0.12 0.04 0.34 0.26 0.04 0.14 0.04 0.04 0.04 0.04 0.07 0.04 1.98 0.04 0.04 0.04
3 11 0.05 0.02 3.75 0.13 0.02 0.07 0.02 0.02 0.02 0.02 0.03 0.02 0.17 0.02 0.02 0.02
1 10 0.03 0.01 0.38 0.08 0.01 1.15 0.01 0.01 0.01 0.01 0.02 0.01 0.10 0.01 0.01 0.01
2 10 0.02 0.01 0.57 0.04 0.01 0.11 0.01 0.01 0.01 0.01 0.01 0.01 0.06 0.01 0.01 0.01
3 10 0.01 0.00 0.15 0.02 0.00 0.06 0.00 0.00 0.00 0.00 0.01 0.00 0.03 0.00 0.00 0.00
1 10 0.00 0.00 0.08 0.01 0.00 0.03 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.02 0.00 0.00 0.00
2 10 0.00 0.00 0.04 0.01 0.00 0.02 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.01 0.00 0.00 0.00
3 11 0.00 0.00 0.02 0.00 0.00 0.01 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
1 10 0.00 0.00 0.01 0.00 0.00 0.01 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Bulan
Peri-
ode

Hari
T A H U N - Curah Hujan ( mm )
Januari
Pebruari
Maret
April
Mei
22
2 10 0.00 0.00 0.01 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
3 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
1 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
2 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
3 11 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
1 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
2 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
3 11 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
1 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
2 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
3 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
1 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
2 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
3 11 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
1 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
2 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
3 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
1 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
2 10 0.00 0.00 0.00 0.00 0.16 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
3 11 0.00 0.00 0.00 0.00 12.44 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Jumlah 11.03 5.43 12.92 13.07 18.03 17.94 5.43 5.43 5.43 5.43 6.89 5.43 7.78 5.43 5.43
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
7% 13% 20% 27% 33% 40% 47% 53% 60% 67% 73% 80% 87% 93% 100%
18.03 17.94 13.07 12.92 11.03 7.78 6.89 5.43 5.43 5.43 5.43 5.43 5.43 5.43 5.43
1996 1997 1995 1994 1992 2004 2002 2001 2006 1993 1998 1999 2000 2003 2005
Juni
Juli
Agustus
∑.Hj/Thn
Tahun
September
Oktober
Nopember
Desember
No
Probabilitas
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
• Perhitungan kebutuhan air untuk tanaman
64 , 8 e
NFR
DR
×
=
Dimana :
DR = Kebutuhan air irigasi ( mm/hari )
NFR = Kebutuhan air di sawah ( mm/hari )
e = Efisiensi ( diambil 0,65 )

De NFR 1 NFR 2 NFR 3 DR1 DR2 DR3
ka (mm/hr) (mm/hr) (mm/hr) (l/dt/ha) (l/dt/ha) (l/dt/ha)
de
1 3.53 0.63
Januari 2 4.23 0.75
3 3.45 0.61
1 3.60 0.64
Pebruari 2 4.65 0.83
3 4.73 0.84
1 2.77 0.49
Maret 2 2.71 0.48
3 1.57 0.28
1 0.78 0.14
Bulan
23
1 0.78 0.14
April 2 0.38 8.69 0.07 1.55
3 0.00 8.61 0.00 1.53
1 8.76 1.56
Mei 2 8.76 1.56
3 3.58 0.64
1 3.80 0.68
Juni 2 3.84 0.68
3 3.89 0.69
1 3.70 0.66
Juli 2 3.41 0.61
3 1.61 0.29
1 1.30 0.23
Agustus 2 0.65 0.95 0.12 0.17
3 0.00 1.91 0.00 0.34
1 3.48 0.62
September 2 4.64 0.83
3 4.64 0.83
1 4.79 0.85
Oktober 2 4.79 0.85
3 4.79 0.85
1 4.14 0.74
Nopember 2 3.40 0.61
3 1.44 0.26
1 0.07 0.01
Desember 2 0.00 0.00
3
Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi Analisa Hidrologi
POLA TANAM RENCANA DAERAH IRIGASI NIPAH
Awal Tanam : Nopember III
Pola Tanam : Padi - Padi - polowijo
Nop Des Jan Peb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt
1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3
Padi :
Luas =
Padi :
Luas
=
Palawija :
TANAMAN
1150 Ha
1150 Ha
Padi = 1150 ha
Padi = 1150 ha
Tabel Perhitungan total kebutuhan air
24
Palawija :
Luas
=
DR (lt/dt/ha) 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.63 0.75 0.61 0.64 0.83 0.84 0.49 0.48 0.28 0.14 1.55 1.53 1.56 1.56 0.64 0.68 0.68 0.69 0.66 0.61 0.29 0.23
Luas (ha) 379.5 770.5 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 770.5 379.5 125.2 83.9 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 770.5 379.5
Keb. Air (m³/dt) 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.72 0.87 0.71 0.74 0.95 0.97 0.57 0.55 0.22 0.05 0.19 0.13 1.79 1.79 0.73 0.78 0.79 0.80 0.76 0.70 0.22 0.09
DR (lt/dt/ha) 0.74 0.61 0.17 0.34 0.62 0.83 0.83 0.85 0.85 0.85
Luas (ha) 770.5 379.5 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0 1150.0
Keb. Air (m³/dt) 0.57 0.23 0.20 0.39 0.71 0.95 0.95 0.98 0.98 0.980
TOTAL Keb.Air (m³/dt) 0.57 0.23 0.00 0.00 0.00 0.00 0.72 0.87 0.71 0.74 0.95 0.97 0.57 0.55 0.22 0.05 0.19 0.13 1.79 1.79 0.73 0.78 0.79 0.80 0.76 0.70 0.22 0.09 0.20 0.39 0.71 0.95 0.95 0.98 0.98 0.98
P
a
d
i
P
a
l
a
w
i
j
a
1150 Ha
Perhitunagan
Polowijo = 1150 ha
Dari perhitungan di atas maka di dapat nilai kebutuhan air terbesar yaitu :
• Q = 1,79 m
3
/dt
• Luas daerah yang dialiri ( A ) = 1150 Ha
Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika
• PERECAAA BEDUG
PEETUA ELEVASI PUCAK MERCU
Penentuan elevasi puncak mercu dihitung dari penelusuran elevasi sawah tertinggi jaringan irigasi Nipah
adalah sebagai berikut :
•Elevasi sawah tertinggi = + 23,854
•I.L = (0.00023 x 833) = 0,191
•∆z pintu intake = 0,18
•∆z alat ukur = 0,10
•∆z akibat gelombang = 0,12
25
•∆z akibat gelombang = 0,12
Elevasi mercu Bendung = +24,445
• TINGGI BENDUNG
Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika
Diketahui :
Lebar Bendung = 25 m
Lebar Pembilas = 2 m
Jumlah Pilar (n) = 2
Lebar Pilar = 0.8 m
Kp = 0.01
Ka = 0.1
Harga Ka dan Kp diambil dari tabel 5.1
PERECAAA LEBAR EFEKTIF PELIMPAH
( )
1
H Ka + Kp L = Le . . 2 −

Tipe Pilar K
p

- Untuk pilar berujung segi empat dengan sudut-sudut yang
dibulatkan pada jari-jari yang hampir sama dengan 0.1 dari
tebal pilar.
0.02
- Untuk pilar berujung bulat. 0.01
- Untuk pilar berujung runcing 0.00
Type Abutment
Ka
Abutment segi empat dengan tembok hulu pada 90
o
ke arah
aliran
0.20
Abutment bulat dengan tembok hulu pada 90
o
ke arah aliran
dengan 0.5 H1 > r > 0.15 H1

0.10
Abutment bulat dimana r > 0.15 H1 dan tembok hulu tidak lebih
dari 45
o
ke arah aliran

0
TABEL 5. 1 HARGA-HARGA KOEFISIEN KONTRAKSI
26
Le = Lbendung – Lpilar – Pengurangan Karena Gesekan
= 25.0 – (2x0.8) – 2 x (2 x 0.01 + 0.1) x H
1
= 25.0 – 1.6 – 0.24 . H
1
= 23.4 – 0.24 . H
1
Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika
TIGGI MUKAAIR DIATAS MERCU
365,096 m3/dt = 1,45 x 2/3 x x(23,4 – 0,24 H1 )x H1 1,5
365,096 m3/dt = (180,99-1,85 H1 )x H1 1,5
365,096 m3/dt = 180,99 H1 1,5 -1,85 H1 2,5
Dengan mengunakan cara coba2 didapat H1 = 1,61 m
5 . 1
1
. .
3
2
3
2
H xBe g x Cdx Q =
8 , 9
3
2
TIGGI PERECAAA BAGUA PEREDAM EERGI
Bendung Tebanah direncanakan memakai kolam olak tipe bak tenggelam (sub
merged bucked)
27
Q100 = 365,096 m3/dt - R ≥ R min
Beff = 23,02 m 2.50 ≥ 1.64 (OK..)
Besar debit yang melimpah : - T ≥ T min
3 ≥ 2.4 (OK..)
m3/dt/m
hc= 2/3 H1 = 2/3 . 1,61 = 1,07 m
- Dengan menggunakan = 2,4 maka :
- Dari grafik di dapat = 2,25
Tmin = 2,25 . 1,07 = 2,4 m
- Dari grafik di dapat = 1,55
Rmin = 1,55 . 1,07 = 1,64 m
= 2,4 maka
∆H = 2,4 . 1,07 = 2,57
86 , 15
02 , 23
096 , 365
= = =
Be
Q
q
hc
H ∆
hc
T min
hc
R min
hc
H ∆
Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika
POTOGA MELITAG BEDUG
hc= 1.07 m
28
Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika
• Analisa BackWater
h A R
R
4/3
V
(α αα α V
2
)

/ (2g)
E
∆ ∆∆ ∆E
i
f
i
f
i
b
- i
f
∆ ∆∆ ∆x
x
(m) (m2) (m) (m4/3) (m/det) (m) (m) (m) (m) (m)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
3.86 111.40 3.10 4.52 3.28 0.548 4.408 0 0.000009 0 0 0 0
3.76 108.14 3.03 4.39 3.38 0.582 4.342 0.066 0.000010 0.000010 0.001990 33.39 33.39
3.66 104.90 2.97 4.26 3.48 0.618 4.278 0.063 0.000011 0.000011 0.001989 31.92 65.31
3.56 101.67 2.90 4.13 3.59 0.658 4.218 0.060 0.000012 0.000012 0.001988 30.28 95.59
3.46 98.47 2.83 4.00 3.71 0.701 4.161 0.057 0.000014 0.000013 0.001987 28.45 124.04
3.36 95.29 2.76 3.87 3.83 0.749 4.109 0.052 0.000015 0.000014 0.001986 26.38 150.42
3.26 92.13 2.69 3.75 3.96 0.801 4.061 0.048 0.000017 0.000016 0.001984 24.04 174.46
3.16 88.99 2.62 3.62 4.10 0.859 4.019 0.042 0.000019 0.000018 0.001982 21.40 195.86
3.06 85.86 2.55 3.49 4.25 0.922 3.982 0.036 0.000021 0.000020 0.001980 18.39 214.24
2.96 82.76 2.48 3.36 4.41 0.993 3.953 0.030 0.000023 0.000022 0.001978 14.94 229.19
29
2.96 82.76 2.48 3.36 4.41 0.993 3.953 0.030 0.000023 0.000022 0.001978 14.94 229.19
2.86 79.68 2.41 3.23 4.58 1.071 3.931 0.022 0.000026 0.000025 0.001975 10.99 240.17
2.76 76.62 2.34 3.10 4.77 1.159 3.919 0.013 0.000029 0.000028 0.001972 6.42 246.60
2.66 73.58 2.26 2.97 4.96 1.256 3.916 0.002 0.000033 0.000031 0.001969 1.13 247.73
2.56 70.55 2.19 2.84 5.17 1.366 3.926 -0.010 0.000038 0.000035 0.001965 -5.05 242.67
2.40 65.76 2.07 2.64 5.55 1.573 3.973 -0.046 0.000047 0.000042 0.001958 -23.72 218.95
Dari hasil perhitungan diperoleh panjang aliran balik (back water sejauh 218.95 meter, dari data sungai
elevasi tanggul paling rendah +27.594 sedangkan elevasi MAB +26.055
Jdi disimpulkan bahwa tanggul eksisting masih mampu menampung debit akibat back water.
Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika
• Perhitungan angkutan Sedimen
Suspended load
) ) ( ) ( (
2 / 1 2 / 3
50
g D qs ∆ × × Φ =
) ) 8 , 9 . 65 , 1 ( ) 06 , 0 ( 10 89 , 2 (
2 / 1 2 / 3 3
× × =

x qs
4
10 71 , 1

= x qs
m
3
/det/m
Bed load
3
) ' ( 40 θ K qb =
30
) ' ( 40 θ K qb =
3 3
) 10 03 , 6 ( 8168 , 0 40

= x x x qb
6
10 16 , 7

= x qb
m
3
/det/m
Maka total sedimen (qt) menurut Bijker adalah
qt = qs+qb = (1,71x10
-4
)+
) 10 16 , 7 (
6 −
x
qt =1,782x10
-4
m
3
/det/m
Dengan perencanaan sepanjang 1000 m di bagian hulu
Sungai Nipah maka angkutan sedimen total :
qt = 1,782x10
-4
x 1000
qt = 0,1782 m
3
/det
Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika Analisa Hidrolika
• Pembilas Bendung
Rumus yang dipergunakan :
Lebar pembilas (pintu+pilar) = 1/6 – 1/10 lebar bersih bendung ( KP.02 hal 88)
Untuk Bendung Tebanah:
Lebar pembilas (pintu+pilar) = 1/7 * 25 = 3.6 m
Direncanakan 2 pilar dengan lebar = 0.8 m
Maka lebar pintu pembilas = 3.6 – (2 x 0.8) = 2 m
Direncanakan 2 pintu dengan lebar masing-masing 1 meter.
• Bangunan pengambilan
Besarnya debit dihitung dengan persamaan sebagai berikut :
Diketahui :
Q = 1.794 m3/dt



31
Q = 1.794 m3/dt
Elevasi ambang intake :
Elevasi ambang = +20.585 + 3.00 = +23.585
Beda muka air :
v =
z = (1.5)2 / (0.82 x 2 x 9.81)
z = 0.18 m
Tinggi bukaan intake :
a = elevasi muka air – elevasi ambang – 0.25
= +24.445 – 23.585 – 0.25
= 0.61 m
Lebar intake :
b= Q / (v.a)
= 2.153 / (1.5 x 0.11)
= 2.35 m ≈ 2.50 m

+ 24.45
+24.20
24.27
+23.585 + 23.519
+ 20.585 3.0
0.610
0.18
0.68

Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung
• Perhitungan terhadap rembesan (piping)
1. Kondisi muka air setinggi mercu pelimpah
Deketahui :
Lv= 17.12m
L
H
= 20.80 m
= 3.86 m
C= 3 (kerikil kasar termasuk brangkal)
Maka :
= 11,58 m < 24.05 m → memenuhi syarat rembesan
H ∆
05 . 24 80 . 20
3
1
12 . 17 =






× + =

L
3 86 . 3 . × = ∆ C H
32
= 11,58 m < 24.05 m → memenuhi syarat rembesan
2. Kondisi muka air banjir
Diketahui :
Lv= 17.12 m
L
H
= 20.80 m
= 2.57 m
C= 3 (kerikil kasar termasuk brangkal)
Maka :
= 7.71m < 24.05 m → memenuhi syarat rembesan
3 86 . 3 . × = ∆ C H
H ∆
05 . 24 80 . 20
3
1
12 . 17 =






× + =

L
3 57 . 2 . x C H = ∆
Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung
33
G1 = x x = t/m
G2 = x x = t/m
G3 = x x = t/m
G4 = x x = t/m
G5 = x x = t/m
G6 = x x = t/m
G7 = x x = t/m
G8 = x x = t/m
G9 = x x = t/m
G10 = x x = t/m
= t/m
7.46
6.76
2.26 1.50 2.20
8.80
4.40
12.64
2.00
27.07
1.00
2.20
97.77
2.00
0.85
5.17 x
ΣG
4.76 0.50
2.20
2 1.72
2.00
2.20
2.00 2.20
2.20 14.43
1.28 0.58
3.78 0.5x
2.20
2.20
0.5x
1.93
2.78
3.28
2
2.20
2.20
8.49
9.42
2.00
1.54
• Perhitungan stabilitas pada saat muka air setinggi mercu
Perhitungan panjang rembesan dari (A0-A8)
1
A0
A1
A2
A3
A4
m
L
H
0.50 0.50 4.50 1.50
0.50 0.50 1.00 0.33
1.50 1.50 0.50 0.17
1.50 1.50 0.00 0.00
0.00 0.00 0.00 0.00
Panjang Rembesan
33 4 5
1/3 L
H
mm m
No.
L
V
Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung
34
A4
A5
A6
A7
A8
1.67
1.50
0.50 0.50 8.50 2.83
5.00 0.50 5.00
5.00 1.67
1.50 1.50 4.50 1.50
0.50 0.50 4.50 1.50
No. ∆H
Panjang Rembesan
ΣL (∆H. L
X
)/ΣL H
X
U
X
L
V
L
H
1/3 L
H
L
X
m m m m m m t/m
2
t/m
2
t/m
2
1 2 3 4 5 6 = 3 + 5 7 8 = (6x2)/7 9 10 = 9 - 8
0 3.86 0.00 0.00 0.00 0.00 5.10 0.00 3.86 3.86
1 3.86 3.00 0.00 0.00 3.00 5.10 2.27 6.86 4.59
2 3.86 3.00 2.00 0.67 3.67 5.10 2.78 6.86 4.08
3 3.86 2.00 2.00 0.67 2.67 5.10 2.02 5.86 3.84
4 3.86 2.00 4.50 1.50 3.50 5.10 2.65 5.86 3.21
• Perhitungan gaya tekan keatas (up lift)
Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung
35
4 3.86 2.00 4.50 1.50 3.50 5.10 2.65 5.86 3.21
5 3.86 3.50 4.50 1.50 5.00 5.10 3.78 7.36 3.58
6 3.86 3.50 6.76 2.25 5.75 5.10 4.35 7.36 3.01
7 3.86 5.00 6.76 2.25 7.25 5.10 5.49 8.86 3.37
8 3.86 5.00 8.76 2.92 7.92 5.10 5.99 8.86 2.87
9 3.86 4.50 8.76 2.92 7.42 5.10 5.62 8.36 2.74
10 3.86 4.50 10.30 3.43 7.93 5.10 6.00 8.36 2.36
11 3.86 5.00 10.30 3.43 8.43 5.10 6.38 8.86 2.48
12 3.86 5.00 12.30 4.10 9.10 5.10 6.89 8.86 1.97
13 3.86 0.00 12.30 4.10 5.10 5.10 3.86 3.86 0.00
• Perhitungan gaya gaya yang bekerja setinggi mercu
1 Tekanan Air Aktif 1/2 γ
w h1
2
x 1 m'
x x
2
x
γ
w
. h
1
h
2
x 1 m'
x x x
1/2 γ
sub
h
2
2
x 1 m'
x x
2
x
2 Tekanan Tanah Aktif 1/2 γ
sub
h
2
2
x Ka x 1 m'
x x
2
x x
3 Tekanan Lumpur 1/2 γ
s
h
1
2
x ((1-sinØ)/(1+sinØ)) x 1 m'
x x
2
x x
40530.00
3.00 10658.25
3.00
3.50
6.28 15594.91 1.0
ΣMPs 15594.91
Jumlah Arah Horisontal Vertikal Horisontal Vertikal
Kg
No. Gaya yang bekerja Notasi
1.0 46784.74 7449.80
Kg . m
Ha1
Kg . m
2483.27
97972.99
1.0
1000 3.86 0.33
Ps1
1172.36 3517.09
ΣMHa
3517.09
0.5 789.5 3.00 0.33
ΣMPa
Momen terhadap titik 12
1.0 3552.75
1000
0.5
Jarak Y
terhadap
titik 12
6.28
789.5
3.00 1.0 11580.00
Perhitungan
Besarnya Gaya
Jarak X
terhadap
titik 12
Kg
0.5 1000 3.86
3.00
Pa1
0.5
Ha2
3.86
Ha3
Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung
Gaya - gaya resultante adalah :
ΣV = Kg
ΣH = Kg
ΣMp = Kg m
ΣMg = Kg m
59613.96
39695.18
372990.30
117085.00
36
4 Uplift
5 Berat sendiri
28306.90
7060.73
4449.00
4.54
2.77
1
49598.12 6.67
G9
G10 -3784.00
-26089.63
-14432.00
-6571.40
-2232.56
-7458.00
2.50 -9907.50
3585.75
302.00
0.75
-1276.00
7436.00
4.54
2.77
8.92
11.30
59699.25
-640197.00
ΣMU'
H-
-22936.00
-8800.00
ΣMG
1.00
5.15
0.59
-27070.12
-49744.86
-240653.37
-112759.50 -12641.20
Σ 39695.18 -59613.96 153848.25
6235.00
-372990.30
6.67
-3963.00
G4 -49720.00
8674.00 11.30
8815.00 9.05 79775.75
G5
G3
G1
G2
U2
H
8.89
-4400.00 11.30
ΣMU'
H+
U0
H
5090.00
44359.00
2.25 11452.50
12674.00
ΣMU'
V
3.50
98016.20
G7
2549.00
4449.00
U6H
U10H
G8
-8492.00
-9418.64
-14432.00
-38553.68
-701.00
-12327.50
-99440.00
267206.70
U3
V
U7
V
U9
V
U11
V
U1
V
U5
V
G6
U4
H
4781.00
1208.00 0.25
U8H
U12
H
-1402.00
-4931.00
0.5
2.5
Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung
SF
MG
MP

Σ
Σ
≥ 1.5 OK…!
117085.00
Σ Mtahan
≥ S
Σ Mguling
372990.30
= 3.19
Kontrol stabilitas :
• Kontrol guling
• Kontrol geser :
ΣM B B
ΣV 2 6
= m ≤ m OK…!
- =
486381.551
59613.960
= - =

12.30
2
2.000
m
2.050
2.000
e
e
e
ΣV 6e
x ( 1 ± ) = σ
• Kontrol terhadap bidang kern
•Kontrol terhadap tegangan tanah
37
f
S
ΣH = Keseluruhan gaya horisontal yang bekerja pada bangunan
Σ(V-U) = Keseluruhan gaya vertikal dikurangi gaya tekan ke atas yang bekerja pada bangunan
θ = Sudut resultante semua gaya terhadap garis vertikal
f = Koefisien gesekan diambil 0.65 (bahan dari pas. Batu)
S = Faktor keamanan diambil = 2
Σ(V-U)
ΣH
tanθ ≥ =
-
OK…!
( 97771.96 38158.00 )
= 0.67 ≥ 0.325
39695.18
ΣV 6e
B B
6
= Kg/m
2
x ( 1 ± )
σ
max
=
= σ
12.30
59613.96 2.000
+ x ( 1
12.30
9575.12
)
6
= Kg/m
2
σ
min
12.30
=
59613.96
x ( 1
2.000
)
12.30
-
118.21
σ
max
= 9.57 t/m
2
≤ 40 t/m
2
σ
min
= 0.12 t/m
2
> 0
Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung
• Perhitungan gaya tekan keatas (up lift) saat muka air banjir
0
1
2
3
4
5
0.00
1.34
8.53 2.52
7.03 5.69
5.10
2.57 3.50 4.50 1.50 5.00
4.50 1.50 7.03
5.10
5.27
6.01
6.52
2.57 3.00 2.00 0.67 3.67 8.03 6.18
5.03 5.03
8.03
5.10
0.00 0.00 3.00 1.51
5.10 1.85
5.10
m m
t/m
2
t/m
2
t/m
2
U
X
2.57 0.00 0.00 0.00 0.00
No. ∆H
Panjang Rembesan
ΣL (∆H. L
X
)/ΣL H
X
L
H
1/3 L
H
L
X
2.57 2.00
L
V
2.00
m m
2.57
m m
2.00 0.67
2.57 3.00
2.67 5.10
1.76 3.50
38
5
6
7
8
9
10
11
12
13
5.10
9.53
10.03
2.90 8.53
3.43 7.93
7.42
5.10 3.66
2.92
5.53
9.53 5.79
4.50 10.30
2.92
3.74 8.76
10.03
2.57 5.00
2.57
5.10
5.10 4.00 2.57
2.57 4.50
3.99
5.00 6.76 2.25 7.25
8.76
6.76 2.25 5.75
8.53
6.04
2.52
7.92 5.10
5.63
6.37
2.57 3.50 4.50 1.50 5.00 5.10 6.01
2.57 3.50
4.25 2.57
2.57
2.57
5.00 10.30 3.43 8.43 5.10 10.03 5.78
5.00 12.30 4.10 9.10 5.10 4.59 5.44 10.03
0.00 12.30 4.10 5.10 5.10 2.57 5.03 2.46
Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung
• Perhitungan gaya gaya yang bekerja saat muka air banjir
1 Tekanan Air Aktif γw h1 h2 x 1 m'
x x x
1/2 γw h2
2
x 1 m'
x x
2
x
γw . (h1+h2) h3 x 1 m'
x + x x
1/2 γsub h3
2
x 1 m'
x x
2
x
2 Tekanan Tanah Aktif 1/2 γsub h3
2
x Ka x 1 m'
x x
2
x x
3 Tekanan Air Pasif 1/2 γw h'1
2
x 1 m'
x x
2
x
γw . h'1 h'2 x 1 m'
x x x
1/2 γsub h'2
2
x 1 m'
x x
2
x
4 Tekanan Lumpur γs h1 h2 x ((1-sinØ)/(1+sinØ)) x 1 m'
x x x x
γ
2
-1450.82
25840.31
3.71
6.93
1.10
7170.69
34461.00
3.00
-5336.23
Jarak Y
terhadap
titik 12
6.93
1.64
ΣMHp
8910.00
-2013.28
0.5
Ps1
Jumlah
396704.51 ΣMHa
ΣMPa
3.00
3728.76
327493.21
1.0
2970.00
3517.22
3517.22
1000
3.50
1.0 52148.60 6.28
1000 1.61
1000 ( 1.61
Ha1
Hp3
1.61 3.86
2.2 1.74
1.74
3.86 )
1.0 0.5
3.0
789.5 3.00
0.5
Vertikal
3.86 1.0
9846.00
1000
1000 3.86
1.0
1172.41
Kg . m
Perhitungan No. Gaya yang bekerja Notasi
Momen terhadap titik 12
Horisontal Vertikal
Kg
Jarak X
terhadap
titik 12
Pa1
0.5 789.5 3.00 0.33
Kg . m
1000
Ha4
Hp1
Ha2
4773.77
Ha3
Kg
Besarnya Gaya
1.0
1286.73
-3253.80
Horisontal
1034.73 1.0
-1318.93
Hp2
1.0
0.33
0.5 789.5 2.19 1.0
Gaya - gaya resultante adalah :
ΣV = 62748.10 Kg
ΣH = 74579.89 Kg
ΣMp = 765764.47 Kg m
ΣMg = 419855.88 Kg m
39
1/2 γs h2
2
x ((1-sinØ)/(1+sinØ)) x 1 m'
x x
2
x x
5 Uplift
6 Berat sendiri
7 Berat Air 1/2 ( Y1 + Y2 ) L1 x γw x 1 m'
x + x x x
(1/2 ( Y2 + Y3 ) L2 x γw x 1 m') sin 45
x + x x x
(1/2 ( Y2 + Y3 ) L2 x γw x 1 m') sin 45
+ x x x
x X X 1 m' X
X X 1 m' X
X X X X 1000 3.14
-16092.30
-9812.50
-54713.82
-33656.88
3.40
3.43
-19222.596
PW4H
PW5H
6.79 ( 2.37
1000
1000
0.5 2.5^2 1 m'
PW3H 0.5 ( 2.16 2.37 ) -2559.60
3.50
2.25
6.28 12463.46
60627.00
19028.25
2.50
PW2H
0.5 1000 0.7 -3979.24 ( 1.07 1.74 ) 4.76 -18463.68
-14835.00
ΣMU'H+
-640197.00
ΣMPw -125567.47
ΣMU'V
-65713.50
87115.25
ΣMG
19634.14
U'4H
Ps2
438489.67
PW2V
0.5 0.33
143510.00
123894.50
87737.18
ΣMPs
13690.00
13154.00
12700.00
9.05
6.67
U'3V
U'5V
U'1V 11.30
1.0 1000 3.86 1984.63
17322.00
6.67
G4
G5
8457.00
-8800.00
-27070.12
G1
-5934.00
-7458.00
G2 -240653.37
-112759.50
-49720.00
-49744.86
11.30 -4400.00
G3
ΣMU'H-
11.30
8.89
8.92 -12641.20
U'0H
U'2H
-99440.00
0.5 ( 1.07 1.74 ) 4.76 1000
PW1
0.5 ( 1.18 -8424.00
-9550.18
74579.89 -62748.10 420780.67 -327274.80
-1462.50
4.64
7.51
Σ
0.7
5.76
2.40
1.07 ) 2.00 1000 1.0
-3979.24
G6
G7
G8
G9
G10
-8492.00
-9418.64
-14432.00
-1276.00
-3784.00
4.54
2.77
1.00
5.15
0.59
-38553.68
-26089.63
-14432.00
-6571.40
-2232.56
U'7V
U'9V
U'11V
12413.00
5661.00
11312.00
56355.02
15680.97
11312.00
4.54
2.77
1.00
U'6H
U'10H
9004.00
2828.00
6753.00
707.00
0.75
0.25
U'8H
U'12H
-2957.00
-19760.00
-1478.50
-49400.00
0.50
2.50
Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung
1. Kontrol terhadap Guling
Σ Mtahan
≥ S
Σ Mguling
765764.47
= 1.82 ≥ 1.5 OK…!
419855.88
2. Kontrol terhadap Geser (Sliding)
ΣH
= tanθ ≥
f
Σ(V-U) S
ΣH = Keseluruhan gaya horisontal yang bekerja pada bangunan
4. Kontrol terhadap tegangan tanah
ΣV 6e
B B
6
= Kg/m
2
)
0.460
+
12.30
± x ( 1 σ
13107.75
x = σ
max
) =
131678.10
12.30
( 1
σ
max
= 13.11 t/m
2
≤ 40 t/m
2
6
= Kg/m
2
x ( 1
12.30
8303.32
=
131678.10 0.460
)
12.30
σ
min
-
40
ΣH = Keseluruhan gaya horisontal yang bekerja pada bangunan
Σ(V-U) = Keseluruhan gaya vertikal dikurangi gaya tekan ke atas yang bekerja pada bangunan
θ = Sudut resultante semua gaya terhadap garis vertikal
f = Koefisien gesekan diambil 0.65 (bahan dari pas. Batu)
S = Faktor keamanan diambil = 2
=
74579.89
= 1.19 ≥ 0.325 OK…!
( 131678.10 - 68930.00 )
3. Kontrol terhadap bidang kern
e =
ΣM
-
B

B
ΣV 2 6
e =
12.30
-
748055.469
= 6.15 - 5.681 = 0.460 m
2 131678.101
e = 0.460 m ≤ 2.050 m OK…!
σ
min
= 8.3 t/m
2
> 0
Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung
• Kondisi Kosong
q= 1.00 t/m
2
0.50
8.50
8
3.00 2.00
0.5
We1
We3
We2
Wc2
Wc1
Pa1
Pa2
h2
h3
fb
hw1
hw2
b5 b6 b7
41
1.00
2
2.00 2.50 2.00
Wc3
Wc4
Pp1
b1 b2 b3 b4
h1
• Perhitungan beban vertikal
No. Beban W X W * X
Wc1 0.50 x 8.50 x 2.20 9.350 2.25 21.038
Wc2 0.5 x 8.00 x 2.00 x 2.20 17.600 3.17 55.733
Wc3 6.50 x 2.00 x 2.20 28.600 3.25 92.950
Wc4 0.5 x 1.00 x 2.00 x 2.20 2.200 6.83 15.033
We1 2.00 x 0.50 x 1.700 1.700 3.50 5.950
We2 0.5 x 2.00 x 8.00 x 1.700 13.600 3.83 52.133
We3 3.00 x 8.50 x 1.700 43.350 6.00 260.100
q 1.00 x 5.00 5.000 5.00 25.000
121.400 527.938 Total
Deskripsi
qa1 = Ka x q = 0.330 ton/m
qa2 = Ka x H x γ
soil
= 6.944 ton/m
qp1 = Kp x h1 x γ
soil
= 12.024 ton/m
• Perhitungan beban horisontal
Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung
o. Beban Deskripsi H Y H * Y
Pa1 0.33 x 10.50 5.985 5.25 31.421
Pa2 0.5 x 6.944 x 10.50 36.455 3.50 127.593
Pp -0.50 x 12.02 x 2.000 -12.024 0.67 -8.016
Total 30.416 150.999
42
1.Stabilitas terhadap guling
Total Tekanan Vertikal
Σ V =
121.400 ton
Total Tekanan Horisontal
Σ H = 30.416 ton
Total Momen
Σ M = 376.939 tonm
Total Momen Vertikal
Σ MV = 527.938 tonm
Total Momen Horisontal
Σ MH = 150.999 tonm
MT
MG
527.938
150.999
SF =
3.496
>
1.5 OK!
SF = > 1.5
SF = > 1.5
2. Stabilitas terhadap geser
Gaya geser = Σ H = 30.416 ton
Resistance = HR = µ x ΣW
= 0.6 x 121.400
= 72.840
HR
ΣH
72.840
30.416
SF = 2.39 ≥ 1.5 OK!
SF = >
SF = > 1.5
1.5
3. Terhadap bidang kern
Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung
4. Stabilitas terhadap daya dukung tanah
Σ W
6 x e
B B
) q1,2 = x ( 1 ±
121.400 6 x 0.145
6.50 6.50
121.400 6 x 0.145
6.50 6.50
t/m
2
= 21.178
t/m
2
+ q1 =
q2 =
x (
16.176
)
x ( 1 - = )
1 < qa = 40
> 0
OK !
OK !
t/m
2
43
Σ W*X - Σ H*Y
Σ W
527.938 - 150.999
121.400
X = 3.105 m
B B
2 6
6.50 6.50
2 6
e = 3.25 - 3.105 < 1.083
e = 0.145 < 1.083 OK!
<
X =
X =
e = - <
e = - 3.105
X
Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung
• Kondisi muka air normal
q = 1.00 t/m
2
0.50
4.00
8 H
4.50
6.50
0.5
3.00 2.00
We1
We3
We2
Wc2
Wc1
Wc3
Pa3
Ww1
Pw1
Pa4
Pa1
h2
h3
fb
hw1
hw2
b5 b6 b7
Pa2
5.86 hw2
3.86
4.64
44
1.00
2
2.00 2.50 2.00
Wc3
Wc4
Pp1
Pw2
b1 b2 b3 b4
h1
• Perhitungan beban vertikal
No. Beban W X W * X
Wc1 0.50 x 8.50 x 2.20 9.350 2.25 21.038
Wc2 0.5 x 8.00 x 2.00 x 2.20 17.600 3.17 55.733
Wc3 6.50 x 2.00 x 2.20 28.600 3.25 92.950
Wc4 0.5 x 1.00 x 2.00 x 2.20 2.200 6.83 15.033
We1 2.00 x 0.50 x 1.700 1.700 3.50 5.950
We2 0.5 x 2.00 x 8.00 x 1.7 13.600 3.83 52.133
We3 3.00 x 8.50 x 1.700 43.350 6.00 260.100
Ww1 2.00 x 3.86 x 1.00 7.720 1.00 7.720
q 1.00 x 5.00 5.000 5.00 25.000
129.120 535.658
Deskripsi
Total
Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung
• Perhitungan beban horisontal
qa1 = Ka x q = 0.330 ton/m
qa2 = Ka x (H- h
w2
) x γ
soil
= 2.603 ton/m
qa3 = qa1 + qa2 = 2.933 ton/m
qa4 = Ka x h
w2
x (γ
sat
- γ
w
) = 1.767 ton/m
qw2 = h
w2
x γ
w
= 5.860 ton/m
qw1 = (h
w
1+h
1)
x γ
w
= 5.860 ton/m
qp1 = Kp x h1 x (γ
sat
- γ
w
) = 5.483 ton/m
No. Beban Deskripsi H Y H * Y
Pa1 0.33 x 4.64 1.531 8.18 12.525
Pa2 0.5 x 2.603 x 4.64 6.039 7.41 44.729
Pa3 2.93 x 5.86 17.188 2.93 50.360
Pa4 0.5 x 1.77 x 5.86 5.178 1.95 10.114
Pw2 0.50 x 5.86 x 5.860 17.170 1.95 33.538
Pw1 -0.5 x 5.86 x 3.86 -11.310 1.95 -22.092
45
Pw1 -0.5 x 5.86 x 3.86 -11.310 1.95 -22.092
Pp -0.50 x 5.48 x 2.000 -5.483 0.67 -3.655
Total 30.313 125.519
a. Stabilitas terhadap guling
Total Tekanan Vertikal Σ V = 129.120 ton
Total Tekanan Horisontal Σ H = 30.313 ton
Total Momen Σ M = 410.138 tonm
Total Momen Vertikal Σ MV = 535.658 tonm
Total Momen Horisontal Σ MH = 125.519 tonm
MT
MG
535.658
125.519
SF = 4.268 > 1.5 OK!
SF = > 1.5
SF = > 1.5
Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung Stabilitas konstruksi bendung
b. Stabilitas terhadap geser
Gaya geser = Σ H = 30.313 ton
Resistance = HR = µ x ΣW
= 0.6 x 129.120
= 77.472
HR
ΣH
77.472
30.313
SF = 2.6 ≥ 1.5 OK!
SF = > 1.5
SF = > 1.5
d. Stabilitas terhadap daya dukung tanah
Σ W 6 x e
B B
) q1,2 = x ( 1 ±
129.120 6 x 0.074
6.50 6.50
129.120 6 x 0.074
6.50 6.50
t/m
2
+ 21.214 q1 = 1 x (
18.515
=
q2 = 1
)
= ) x (
< qa = 40 OK !
OK !
t/m
2
> 0 t/m
2

46
c. Terhadap bidang kern
Σ W*X - Σ H*Y
Σ W
535.658 - 125.519
129.120
X = 3.176 m
B B
2 6
6.50 6.50
2 6
e = 3.25 - 3.176 < 1.083
e = 0.074 < 1.083 OK!
< e = -
< X
3.176
X =
X =
e = -
Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung
• Kondisi muka air banjir
q = 1.00 t/m
2
0.50
1.63
8 H
6.87
0.5
3.00 2.00
We1
We3
We2
Wc2
Wc1
Pa3
Ww1
Pw1
Pa1
h2
h3
fb
hw1
hw2
b5 b6 b7
Pa2
7.04 hw2 5.04
3.46
47
1.00
2
2.00 2.50 2.00
Wc3
Wc4
Pp1
Pa4
Pw2
b1 b2 b3 b4
h1
• Perhitungan beban vertikal
No. Beban W X W * X
Wc1 0.50 x 8.50 x 2.20 9.350 2.25 21.038
Wc2 0.5 x 8.00 x 2.00 x 2.20 17.600 3.17 55.733
Wc3 6.50 x 2.00 x 2.20 28.600 3.25 92.950
Wc4 0.5 x 1.00 x 2.00 x 2.20 2.200 6.83 15.033
We1 2.00 x 0.50 x 1.700 1.700 3.50 5.950
We2 0.5 x 2.00 x 8.00 x 1.7 13.600 3.83 52.133
We3 3.00 x 8.50 x 1.700 43.350 6.00 260.100
Ww1 2.00 x 5.04 x 1.00 10.080 1.00 10.080
q 1.00 x 5.00 5.000 5.00 25.000
131.480 538.018
Deskripsi
Total
Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung
qa1 = Ka x q = 0.330 ton/m
qa2 = Ka x (H- h
w2
) x γ
soil
= 1.941 ton/m
qa3 = qa1 + qa2 = 2.271 ton/m
qa4 = Ka x h
w2
x (γ
sat
- γ
w
) = 2.123 ton/m
qw2 = h
w2
x γ
w
= 7.040 ton/m
qw1 = (h
w
1+h
1)
x γ
w
= 7.040 ton/m
qp1 = Kp x h1 x (γ
sat
- γ
w
) = 5.483 ton/m
• Perhitungan beban horisontal
No. Beban Deskripsi H Y H * Y
Pa1 0.33 x 3.46 1.142 8.77 10.014
Pa2 0.5 x 1.941 x 3.46 3.358 8.19 27.513
Pa3 2.27 x 7.04 15.988 3.52 56.279
Pa4 0.5 x 2.12 x 7.04 7.473 2.35 17.536
Pw2 0.50 x 7.04 x 7.040 24.781 2.35 58.152
48
Pw1 -0.5 x 7.04 x 5.04 -17.741 2.35 -41.632
Pp -0.50 x 5.48 x 2.000 -5.483 0.67 -3.655
Total 29.518 124.207
a. Stabilitas terhadap guling
Total Tekanan Vertikal Σ V = 131.480 ton
Total Tekanan Horisontal Σ H = 29.518 ton
Total Momen Σ M = 413.810 tonm
Total Momen Vertikal Σ MV = 538.018 tonm
Total Momen Horisontal Σ MH = 124.207 tonm
MT
MG
538.018
124.207
SF = 4.332 > 1.5 OK!
SF = > 1.5
SF = > 1.5
Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung Stabilitas dinding penahan bendung
b. Stabilitas terhadap geser
Gaya geser = Σ H = 29.518 ton
Resistance = HR = µ x ΣW
= 0.6 x 131.480
= 78.888
HR
ΣH
78.888
29.518
SF = 2.7 ≥ 1.5 OK!
> 1.5
1.5
SF =
SF = >
d. Stabilitas terhadap daya dukung tanah
Σ W 6 x e
B B
) q1,2 = x ( 1 ±
131.480 6 x 0.103
6.50 6.50
131.480 6 x 0.103
6.50 6.50
OK !
OK !
t/m
2
> 0 18.311
< qa = 40
= ) x (
) 1
t/m
2
1 −
= q1 =
q2 =
x ( + 22.145 t/m
2
49
c. Terhadap bidang kern
Σ W*X - Σ H*Y
Σ W
538.018 - 124.207
131.480
X = 3.147 m
X =
X =
B B
2 6
6.50 6.50
2 6
e = 3.25 - 3.147 < 1.083
e = 0.103 < 1.083 OK!
3.147
X e = -
e = -
<
<
Kesimpulan dan Saran Kesimpulan dan Saran Kesimpulan dan Saran Kesimpulan dan Saran
• Kesimpulan
1. Curah hujan yang terjadi di daerah aliran sungai diambil dari 1 stasiun hujan yang mempengaruhi. Selanjutnya untuk mendapatkan
probabilitas hujan rencana digunakan metode Log Normal yang kemudian dilakukan uji distribusi dengan metode chi-kuadrat dan
metode Smirnov-kolmogorov. Dari hasil uji tersebut, distribusi hujan rencana dapat diterima dengan menghasilkan curah hujan rata-
rata sebesar 153,21 mm.
2. Debit banjir rencana perhitungannya menggunakan metode Nakayazu dengan periode ulang 100 tahun. Besarnya debit banjir
rencana tersebut adalah 365,096 m³/detik.
3. Untuk analisa kebutuhan air untuk irigasi di dapat kebutuhan air sebesar 1,79 m3/dt.
4. Berdasarkan perhitungan didapatkan elevasi muka air banjir berada pada elevasi + 25,605
5. Pada analisa hidrolika didapatkan perencanaan sebagai berikut:
a).Type pelimpah : Mercu Bulat
b).Tinggi pelimpah : 3,86 meter
c).Elevasi puncak Bendung : + 24,445
50
• Saran
c).Elevasi puncak Bendung : + 24,445
d).Type kolam olakan : kolam olakan tipe bak tenggelam
f) .Tinggi jagaan : 1 meter
i).Lebar bendung : 25 meter
g).Lebar efektif bendung : 23,04 meter
6. Hasil analisa stabilitas tubuh bendung adalah bangunan stabil tehadap gaya-gaya yang terjadi.
Dengan adanya bendung Tebanah di desa Nagasari Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang ini diharap
penduduk di sekitar dapat menjaga bangunan tersebut sehingga bendung tersebut dapat berfungsi dengan baik
dan bertahan sesuai dengan umur rencana.
SEKIAN ………
TERIMA KASIH ………
51

PENDAHULUAN

Latar Belakang
Sungai Nipah merupakan sungai yang mempunyai debit yang cukup untuk Irigasi, akan tetapi lahan pertanian penduduk di Desa Montor, Desa Batioh, Desa Masaran dan Desa Banyuates ( kecamatan Banyuates ) Kabupaten Sampang selalu mengalami kesulitan air, karena elevasi sawah mereka lebih tinggi dari elevasi sungai Nipah. Sungai Nipah mempunyai daerah pengaliran kurang lebih seluas 94.45 km², dengan panjang sungai 21.77 km. Sebagian besar penduduk sekitar adalah petani,sehingga kebutuhan akan air sangat penting bagi mereka untuk mengaliri lahan pertanian mereka. Untuk memenuhi kebutuhan air untuk irigasi penduduk di 3 Desa tersebut, maka diperlukan sebuah bendung yang berfungsi untuk menaikkan elevasi muka air sungai. Sehingga dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan air untuk irigasi masyarakat setempat.

2

Please purchase 'e-PDF Converter and Creator' on http://www.e-pdfconverter.com to remove this message.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->