Tugas Kelompok Etika Bisnis dan Profesi

KASUS: Bank Bali

Disusun oleh: 2P/09-1 Pagi Kelompok 1 Adellaidde Yosepha Pamela Dinindya Putri Frans Ricardo Mona Permatasari Mokodompit Rachmat Hendra Susanto

0906585225 0906585300 0906498780 0906585414 0906585452

PROGRAM STUDI MAKSI-PPAk. FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS INDONESIA 2010

Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk.

STATEMENT OF AUTHORSHIP

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa makalah/tugas terlampir adalah murni hasil pekerjaan kami sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang kami gunakan tanpa menyebutkan sumbernya. Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk makalah/tugas ada mata ajaran lain, kecuali kami menyatakan dengan jelas bahwa kami menggunakannya. Kami memahami bahwa tugas yang kami kumpulkan ini dapat diperbanyak dan atau dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarisme.

No. 1 2

NPM

Nama Mahasiswa

Tandatangan 1. 2. 3. 4. 5.

0906585225 Adellaidde Yosepha Pamela
0906585300 Dinindya Putri

3
4 5

0906498780 Frans Ricardo
0906585414 0906585452 Mona Permatasari Mokodompit Rachmat Hendra Susanto

Kelas : 2P-2009/1 Pagi Mata Ajaran : Etika Bisnis dan Profesi Judul Makalah/Tugas : Kasus: Bank Bali

Hari, Tanggal Nama Pengajar Tandatangan

: Senin, 6 Desember 2010 : Emil Bachtiar, SE., M.Com. :

EBP-1/20

Pemerintah dengan resmi telah mengalihkan dana senilai Rp 546 milyar dari rekening PT Era Giat Prima (EGP) di PT Bank Permata Tbk (dahulu PT Bank Bali Tbk).000 saham pada harga penawaran perdana Rp. penggunaan Master Card Bank Bali pun diresmikan. dan cabang di Palembang yang dibuka pada tanggal 18 Maret 1985. Pendahuluan Pada tanggal 29 Juni 2009. salah satu bank papan atas di Jepang. Namun pengambil alihan atas rekening EGP di Bank Permata tersebut belum berakhir. dengan mandate dari para pemegang saham. status Bank Persatuan Dagang Indonesia berubah dari bank umum menjadi bank devisa. yaitu “Berdasarkan landasan kokoh dan tegar. berupa kerjasama bantuan teknis (technical assistance) yang dibangun pada tanggal 1 April 1974. Kemudian. lebih banyak cabang lagi dibuka di daerah-daerah.900/lembar saham. 9. Bank Bali kembali menerbitkan saham melalui EBP-2/20 . termasuk salah satunya dengan The Sanwa Bank Limited. Bank Bali terus berkembang maju. antara lain cabang di Bandung yang dibuka pada tanggal 6 Juni 1983. tepatnya Jalan Telepon Kota Nomor 2. Hal ini merupakan eksekusi terhadap putusan Mahkamah Agung yang menjadi penutup rangkaian perjalanan uang Negara dalam skandal Bank Bali yang telah berlangsung sejak tahun 1998. Tjandra sebagai pemilik EGP masih melakukan Peninjauan Kembali atas Putusan Mahkamah Agung tersebut. Bank Bali bernama Bank Persatuan Dagang Indonesia dengan status sebagai bank umum. kantor pusat Bank Bali pindah ke Jalan Hayam Wuruk Nomor 84-85 Jakarta ke gedung yang lebih megah. 3 Dalam rangka meningkatkan modal usaha. Bulan November 1982. pada tanggal 8 Agustus 1988. karena pada hari yang sama kuasa hukum dari Joko S. Sejarah Bank Bali Bank Bali didirikan pada tanggal 17 Desember 1954 di daerah Jakarta Kota. Bank Bali secara resmi meluncurkan logi baru perusahaan yang mencerminkan prinsip utama perbankan.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk. Pada awal pendiriannya. pada pertengahan tahun 1990. Pada tanggal 5 Oktober 1971. Bank ini berkembang dan mulai membuka cabang-cabang di luar kota Jakarta.999. pada tanggal 9 Mei 1988 Bank Bali merger dengan Bank Dharma Usaha menghasilkan tambahan satu cabang utama dan satu cabang pembantu di Surabaya. Bulan Desember tahun yang sama. kita bangun masa depan penuh sukses”. kerjasama-kerjasama dengan bank-bank lain pun dijalin. Bank Bali memutuskan untuk go public. 1 Bank Bali semakin berkembang. Mengimbangi perkembangannya. D. Ramli diangkat menjadi direktur utama Bank Bali. Pada tanggal 1 Juni 1956. 2 Perkembangan Bank Bali terus melaju pesat. Pada tahun 1983. Bank Persatuan Dagang Indonesia berganti nama menjadi Bank Bali. Penawaran saham perdana Bank Bali dilakukan pada tanggal 5 Desember 1989 dengan menawarkan 3.

26 Tahun 1998). Bank Bali berpatungan dengan United Overseas Bank dari Singapore membentuk United Overseas Bank Bali. 7 (Lihat Lampiran 1 untuk Keputusan Presiden No. sejak Kronologi Skandal Bank Bali Awal Mula Skandal Bank Bali Skandal Bank Bali berawal dari tunggakan hutang PT Bank Dagang Nasional Indonesia Tbk (BDNI).1 milyar. lebih banyak cabang lagi dibuka di daerah-daerah. yang ada di PT Bank Bali Tbk (BB). pada bulan yang sama tepatnya pada tanggal 31 Desember 1998. Bank Bali membuka cabang di Los Angeles Amerika Serikat setelah sebelumnya membuka cabang di Cayman Island. Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) mengambil alih manajemen BDNI dan BUN sehingga kedua bank tersebut sekarang di bawah BPPN.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk. saldo penempatan tersebut berubah menjadi Rp 1. SWAP. 9 Pada tanggal 11 Januari.235 milyar. Shanghai pada tanggal 8 Agustus 1997. dalam saldo penempatan pada pasar uang BB terdapat penempatan pada bank beku operasi dan bank yang diambil alih oleh Pemerintah Indonesia (BDNI. Puncak kesuksesan Bank Bali ditandai dengan peresmian kantor perwakilan Bank Bali di Shanghai yang acara berlangsung di Garden Hotel.000 lembar saham dengan harga penawaran Rp.508. tahun 1998 skandal itu pun dimulai. PT Bank Umum Nasional Tbk (BUN) dan PT Bank Tiara Asia Tbk (Tiara). 4 Laju pertumbuhan Bank Bali terus berkembang pesat. Right Issue (penawaran terbatas) sebanyak 15. dan pembelian promissory notes. BB pun mengadakan perjanjian pengalihan/cessie dengan EGP yang bertujuan untuk mengalihkan hak tagih BB atas penempatan pada pasar uang tersebut beserta kontrak-kontrak swap milik BB dengan jumlah pokok sebesar Rp 798. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 1998 tentang Jaminan atas Kewajiban Pembayaran Bank Umum. 6 Pada tanggal 21 Agustus 1998. Walaupun begitu BB tetap tidak menyerah.000/lembar saham. EBP-3/20 . Dimana setelah diperhitungkan dengan hutang BB kepada BDNI dan Tiara beserta selisih kurs yang diakui. Pada tanggal 16 Maret 1990. BB mengirim surat ke BPPN pada tanggal 21 Oktober 1998 perihal tidak terbayarnya tagihan piutang di BDNI dan BUN yang timbul dari transaksi money market. bahkan Bank Bali pun mulai go international. BUN dan Tiara) sebesar Rp 1. 8 Sebelum pengajuan tersebut dibalas. Awal bulan Mei 1991. surat kedua dikirimkan lagi dengan perihal yang sama pada tanggal 23 Desember 1998. Namun pengajuan klaim ini ditolak pada tanggal 27 Oktober 1998 dan tidak diproses lebih lanjut oleh BPPN dan BI dengan alasan ada beberapa klaim yang belum terdaftar dan terlambat diajukan. 8. 5 Kemudian.477 milyar.

Isi dari surat balasan tersebut menyatakan bahwa BPPN sedang mengumpulkan dan mempelajari data mengenai transkasi BB untuk mencari pemecahan masalah.4 milyar ke rekening EGP sebagai penyelesaian menyeluruh dari perjanjian pengalihan (cessie) atas tagihan BDNI. BB pun langsung mengadakan perjanjian penyelesaian dengan EGP pada tanggal 9 Juni 1999.2 trilliun untuk BDNI dan Rp 342 milyar untuk BUN. Selain itu BB juga mengadakan perjanjian pengalihan/cessie dengan PT Persada Harum Lestari (PHL) atas kontrak swap dengan Tiara sebesar Rp 38 milyar. dimana sebagai kompensasinya PHL juga akan menyerahkan efek-efek dengan nilai yang sama kepada BB. BPPN kemudian meminta bantuan Bank Indonesia (BI) pada tanggal 15 Februari 1999 untuk melakukan verifikasi atas tagihan BB ke BDNI dan BUN dari segi kewajaran dan kebenarannya.2 milyar. sedangkan untuk tagihan kepada BUN belum dapat diselesaikan. Dimana BB memindahkan Rp. EGP (dalam hal ini diwakili oleh Setya Novanto selaku Direktur Utama) dalam kaitannya degan cessie aquo. memberikan kuasa pada BB untuk menagih piutang pada BDNI dan BUN dan mengkreditkan jumlah tagihannya kedalam rekening EGP di BB cabang Sudirman. Sebagai kompensasinya EGP akan menyerahkan efek-efek dengan nilai yang sama kepada BB. Angka tagihan piutang yang sempat diralat pada tanggal 1 April 1999 adalah sebesar Rp 1. Setalah pembayaran tersebut dilakukan. 11 Seminggu setelahnya (29 Maret 1999). sehingga jumlah bersih yang diterima BB atas penempatan pada BDNI adalah sebesar Rp 358. 10 Sehari setelah perjanjian cessie dibuat (12 Januari 1999). BI akhirnya bersedia melakukan verifikasi terhadap tagihan-tagihan Bank Bali ke BDNI dan BUN. forward dan L/C antara BB dengan BDNI. pada tanggal 22 Maret 1999. Wakil Ketua BPPN Pande Lubis baru mengirim surat balasan mengenai pengajuan klaim kedua dari BB. 546. Dimana hasilnya menyatakan bahwa tidak ditemukan indikasi ketidakbenaran dan ketidakwajaran transaksi SWAP.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk. Walaupun demikian. 13 BB kemudian menerima surat dari EGP tertanggal 11 Juni 1999. PHL lalu EBP-4/20 . yang menyatakan bahwa EGP akan menyerahkan efek-efek sebesar Rp 200 milyar. tapi sehari kemudian BI menolak usulan Pande Lubis karena sebelumnya BI sudah menyatakan secara administrasi tidak berhak. 12 Dari total tagihan tersebut BI akhirnya hanya bersedia membayar sebesar Rp 904 milyar kepada BB atas tagihan kepada BDNI pada tanggal 1 Juni 1999.8 milyar melalui cek/bilyet giro yang telah dicairkan pada tanggal 17 Juni 1999. Selain itu ditemukan indikasi bahwa transaksi pembelian promes yang di-endorse BUN belum sesuai dengan prinsip praktek perbankan yang berhati-hati. Pada hari yang sama BB juga mengadakan perjanjian penyelesaian dengan PHL di mana kewajiban PHL untuk menyerahkan efek-efek sebesar Rp 38 milyar diubah menjadi pembayaran dana sebesar Rp 22.

Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk.A. PT Era Giat Prima adalah perusahaan yang dimiliki Djoko Tjandra. yang saat itu adalah seorang politikus dari Partai Golkar. 16 Saat itu. Tidak berapa lama setelah buku tersebut terbit. dan Setya Novanto Skandal cessie Bank Bali bermula ketika Bank Bali menggunakan jasa PT Era Giat Prima untuk menagih hutang kepada BDNI dan BUN. salah satu bisnis dimana beliau menanamkan uangnya adalah pada PT Era Giat Prima dimana Setya Novanto diberi jabatan sebagai direktur utama. namun klaim Bank Bali yang diajukan ke BPPN secara tertulis disampaikan oleh BI bahwa ditolak untuk diproses lebih lanjut . Joko kemudian mendirikan PT Era Giat Prima dngan mengajak serta seorang temannya. Kesulitan untuk mencairkan piutang di BDNI dan BUN tersebut membawa Rudy Ramli selaku direktur utama Bank Bali melakukan penandatangan perjanjian dengan Setya Novanto selaku direktur utama PT EGP untuk cessie tagihan piutang BDNI dan BUN ke Bank Bali. Joko Soegianto Tjandra alias Tjan Kok Hui pria kelahiran Sanggau. Baramuli. karena Djoko Tjandra. 15 Setya Novanto menjabat sebagai direktur utama. lebih dikenal sebagai Joko Tjandra. dan kemudian terpilih lagi pada pemilu 2004. Setya Novanto bergabung bersama Kosgoro. namun karier politiknya mulai menanjak sejak berhasil mewawancarai Soeharto dan merilis buku “Manajemen Soeharto”. 14 Siapa PT Era Giat Prima. 20 Setya Novanto pernah menjabat sebagai anggota DPR/MPR 21 mewakili Timor-Timur. meminta Bank Bali untuk memindahkan dana sejumlah Rp 22. menawarkan diri untuk melakukan penarikan piutang Bank Bali tersebut. Joko Tjandra. Setya Novanto sempat memimpin 12 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. Bisnis grup Mulia menggurita dengan anak perusahaan lebih dari 40 perusahan yang bekerja di berbagai sector industri. 19 Setya Novanto mulai menjadi pengusaha sejak tahun 1974. 17 Sampai saat ini perihal mengenai bagaimana PT Era Giat Prima mampu menembus administrasi dan birokrasi yang berbelit di kalangan pejabat teras dan berhasil mencairkan dana Bank Bali dari BPPN masih menjadi pertanyaan besar. dan juga sebagian kecil sahamnya dimiliki oleh Setya Novanto. dan Djoko Tjandra sebagai direktur dari PT Era Giat Prima. Kalimantan Barat. KONI. dan beberapa organisasi lainnya. Setya Novanto. pemilik PT Era Giat Prima yang berteman dengan orang-orang berpengaruh di pemerintahan seperti Tanri Abeng dan Almarhum A. Joko Tjandra memulai bisnisnya pada tahun 1970 bersama tiga orang saudaranya dengan mendirikan grup Mulia yang focus pada bidang properti. Setya Novanto yang EBP-5/20 .8 milyar ke rekening escrow Bank Bali qq. Golkar. 18 Direktur utama PT EGP. EGP pada tanggal 19 Agustus 1999. adalah seorang pengusaha sekaligus politisi yang masih aktif di Partai Golkar dan saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI 2009-2014 mewakili daerah Nusa Tenggara Timur dari fraksi partai Golkar. BDNI dan BUN berada di bawah pengawasan BPPN sehingga klaim putang Bank Bali ke BDNI dan BUN diajukan ke BPPN. pemilik sekaligus direktur PT EGP.

536 milyar. Pada tanggal 20 Juli 1999. Standard Chartered bank melaporkan hasil due diligence yang menemukan bahwa: 23 (a) Telah terjadi tambahan kerugian akibat pembayaran keluar dari bank sebesar Rp 546 milyar sehubungan dengan klaim antarbank sebesar Rp 905 milyar. BPPN menolak untuk menerima kerugian tambahan tersebut sebagai bagian dari rekapitalisasi. Gugatan ini timbul karena BB dianggap telah melakukan wanprestasi. tepatnya pada tanggal 30 Juli 1999. EGP yang keseluruhannya berjumlah Rp 523. EGP pada Kewajiban Segera. Sepuluh hari kemudian. BB menerima transferan dana atas nama rekening escrow Bank Bali qq. saat itu menjabat sebagai bendahara partai Golkar.6 milyar. dimana Joko menjabat sebagai direkturnya. ahli hukum perbankan Pradjoto juga membeberkan adanya jaringan money politics. Walaupun bukan seorang politisi. Selain itu EGP juga meminta agar dinyatakan sebagai pemilik dana hasil pencarian piutang yang diletakan dalam escrow account. berdasarkan surat Korps Reserse Polri Direktorat Reserse Ekonomi No. dan (b) Adanya usaha penjualan aset-aset bank oleh manajemen. Joko Tjandra berkecimpung secara tidak langsung ke dalam dunia politik melalui sumbangansumbangannya. EGP. serta ganti kerugian sebesar Rp 2.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk. BUN dan Tiara senilai Rp. Sehingga saldo rekening ini menjadi Rp 546. 22 Terkuaknya Skandal Bank Bali Pembayaran sebesar Rp 904 milyar yang telah dilakukan BI ternyata belum membuat perihal pengalihan hak tagih hutang tersebut selesai. Transparency International Indonesia menemukan sumbangan untuk kampanye presiden pada tahun 2004 yang berasal dari kas Grup Mulia. 29 26 (Lihat Lampiran 2 untuk EBP-6/20 . EGP mengajukan sita terhadap tanah dan bangunan milik BB yang dikenal sebagai BB Tower dan Bintaro. R/126-B/IX/99Serse Ek Kepolisian meminta pemblokiran atas rekening escrow Bank Bali qq.4 milyar yang dibukukan sebagai rekening escrow BB qq. BPPN pun membentuk tim investigasi dibawah pengawasan International Review Committee pada tanggal 5 Agustus 1999 untuk melakukan pemeriksaan terkait kebenaran transaksi cessie yang telah terjadi. 3 triliun. dalam transaksi penagihan piutang BB terhadap BDNI. 24 Berdasarkan informasi-informasi tersebut. salah satu bidang yang digeluti perusahaan tersebut adalah jasa “penagihan utang”. Selain mendirikan PT EGP. 28 EGP kemudian mengajukan gugatannya terhadap BB pada tanggal 24 September 1999 sehubungan dengan perjanjian pengalihan (cessie) atas tagihan BDNI dan BUN dari Bank Bali kepada EGP. Joko juga mendirikan PT Persada Harum Lestari. 25 Ditengah- tengah masa pemeriksaan (dari tanggal 16 – 19 Agutus 1999). Oleh karena itu. yang melibatkan Setya Novanto (Dirut PT EGP). perusahaan ini kemudian menangani cessie tagihan piutang Bank Bali ke Bank Tiara. pencatatannya pada Laporan Keuangan Konsolidasi) 27 Namun. pada tanggal 9 September 1999. dengan dugaan adanya dukungan sejumlah pejabat tinggi Negara.

4 miliar dan membukukan tagihan tersebut sebagai Tagihan Lain-lain. 35 Tanggal 6 Juni 2001.G/PN. 546. 36 Perkara kasasi ini kemudian diputuskan oleh Mahkamah Agung pada tanggal 8 Maret 2004 melalui putusan No. kewajiban EGP untuk menyerahkan efek-efek sebesar Rp. 30 Dimana dalam surat itu dinyatakan bahwa BB diminta untuk melakukan tindakan/upaya agar dana sebesar Rp 904 milyar yang diterima sebagai pembayaran dalam rangka penjaminan pemerintah dapat dikuasai dan dimiliki oleh BB. maka BB membentuk penyisihan penghapusan atas seluruh tagihan tersebut. 31 BB juga mengajukan gugatan balik (rekonpensi) kepada EGP dengan menuntut agar dana yang berada dalam escrow account tersebut menjadi milik BB. 546 milyar.Sel. 3 untuk penjelasan mengapa BPPN berhak membatalkan cessie). Pengadilan Negeri Jakarta menyatakan perjanjian pengalihan/cessie atas tagihan BDNI dan BUN dari Bank Bali kepada EGP adalah sah dan mengikat sehingga EGP berhak atas dana yang diletakan dalam “Escrow Account” sebesar Rp. BB pun menyatakan kasasi ke Mahkamah Agung atas putusan Putusan Negeri Jakarta Selatan yang menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memenangkan pihak EGP atas dana yang diletakan dalam “Escrow Account” sebesar Rp. BB kemudian mengajukan banding dan terdaftar dengan No. BB menagih kembali kepada EGP sebesar Rp. karena tagihan kepada BUN tidak dapat direalisasikan. Yusuf sebagai Ketua BPPN membatalkan perjanjian cessie dengan EGP pada tanggal 15 Oktober 1999 melalui Surat Keputusan Ketua BPPN No. BB membukukan kembali tagihan kepada tiara. dengan inti putusan menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 448/Pdt. Namun. 546 milyar. Dimana dinyatakan bahwa 33 (Lihat Lampiran EBP-7/20 . melalui penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengenai perkara No. Oleh karena itu. pada tanggal 18 April 2000. Oleh karena itu. Pada tanggal 5 Juni 2000 terhadap putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memenangkan EGP atas dana yang diletakan dalam “Escrow Account”.S. 34 Terkait dengan gugatan balik yang diajukan BB. Selain itu. 3025 K/Pdt/2001. Glenn M. 487/Pdt/2000/PT. Kejaksaan lalu melakukan penyitaan atas rekening tersebut pada tanggal 19 November 1999 yang kemudian dititipkan kembali kepada BB untuk disimpan. mengingat perjanjian pengalihan/cessie telah dibatalkan. Jak. Mengetahui perjanjian cessie tersebut bermasalah. Dimana BB diminta untuk melakukan tindakan/upaya guna memastikan agar pelaksanaan perjanjian tersebut berlangsung sedemikian rupa seperti layaknya tidak pernah diadakan perjanjian tersebut. 200 milyar menjadi batal dan timbul kembali tagihan kepada BUN.SK-464/BPPN/1199. 32 Perjanjian pengalihan/cessie dengan PHL akhirnya juga dibatalkan pada tanggal 3 November 1999 melalui Surat Keputusan Ketua BPPN No. SK-423/BPPN/1099.DKI. Perkara Banding Atas Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan diputuskan oleh Pengadilan Tinggi DKI pada tanggal 23 Maret 2001.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk.

Dimana pada akhirnya.156/Pid. tim penyidik Kejaksaan Agung yang dipimpin oleh ketua tim Pengkaji Pidana Khusus. memanggil beberapa orang yang diduga terlibat dalam kasus ini. 1688 K/Pid/2000 memutuskan Joko Tjandra pun dilepaskan dari segala tuntutan pada tanggal 26 Juni 2001.B/2000 menyatakan bahwa dakwaan Jaksa terhadap kasus Joko tidak dapat diterima. 44 EBP-8/20 . 37 Pada tanggal 29 November 2005. Joko Tjandra dilepaskan karena putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. sesuai dengan Perjanjian Jual Beli dan penyerahan Piutang tanggal 29 September 2000 yang telah dilegalisasi oleh Akta Notaris No. dikarenakan adanya dua pendapat hakim yang bertentangan. 41 Kasus ini pun dibawa ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada tanggal 31 Maret 2000. permohonan peninjauan kembali dari EGP ini ditolak oleh Mahkamah Agung RI pada tanggal 29 Mei 2007 melalui surat pemberitahuan putusan PK No. 42 Proses penyelesainnya berlangsung cukup lama.DKI dibatalkan dan bahwa dana escrow account sebesar Rp. 1181/leg/2000. PDS-04/JKT SL/0200. Ridwan Mukiat. Ia diduga terlibat dengan perkara korupsi cessie BB dan mulai ditahan pada tanggal 29 September 1999. putusan Pengadilan Tinggi Jakarta No. Penempatan pada Tiara sebesar US$ 10 juta telah dilunasi oleh Tiara pada tanggal 11 September 2000 dan BB juga telah melunasi call money pada Tiara sebesar Rp 39 milyar pada tanggal yang sama. Sedangkan hakim Artidjo menyatakan bahwa Joko terbukti dan sah melakukan tindak pidana korupsi dan mendapatkan hukuman 18 bulan penjara. BB pun mengajukan Kontra Memori PK pada tanggal 28 Desember 2005. 43 Namun. putusan MA No. Sedangkan untuk kasus piutang BUN dan Tiara telah diselesaikan pada bulan September 2000. Lampiran 4). 40 38 (Lihat Salah satu orang yang dipanggil adalah Joko Tjandra sebagai pemilik PT Era Giat Prima (EGP). Said Harahap menyatakan untuk melepaskan Joko Tjandra dari segala tuntutan karena dakwaan Jaksa terhadap Joko merupakan perbuatan perdata dan bukannya pidana. 39 Para Pelaku yang Terlibat dalam Skandal Bank Bali Terkait dengan kasus Bank Bali (BB). Dimana hakim Sunu Wahadi dan M. dengan tuntutan pidana No. BB melalui Kuasa Hukumnya menerima Surat Pemberitahuan Resmi dari Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas diajukannya upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) oleh EGP. Penempatan pada BUN sebesar Rp 204. dimana Joko dituntut pidana oleh Jaksa Penuntut Umum. Terhadap upaya hukum PK tersebut. pada akhirnya melalui mekanisme voting. 487/Pdt/2000/PT.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk. 546 milyar adalah milik BB. pada tanggal 27 Sepember 1999. Antasari Azhar. dikenai denda sebesar Rp 30 juta dan uang milik EGP sebesar Rp 546 dikembalikan kepada negara. 59 PK/Pdt/2006.3 milyar telah dialihkan seluruhnya kepada BPPN. Namun pada tanggal 6 Maret 2000.

49 Ia dipersalahkan tidak menerapkan prinsip kehati-hatian yang merupakan prinsip perbankan. Syahril sempat divonis 3 tahun penjara. karena Kejaksaan Agung mengajukan Peninjauan Kembali kasus korupsi cessie Bank Bali ke Mahkamah Agung. 50 Walaupun demikian. Berdasarkan hasil pemeriksaan. Hasil pemeriksaan yang dilakukan menunjukkan bahwa dana sebesar Rp 546 milyar ternyata telah dipindahkan ke sejumlah rekening secara bersamaan dengan tujuan untuk kepentingan pribadi dan/atau suatu badan. Pada tanggal 13 Maret 2002. Namun sempat dibebaskan dari semua dakwaan dalam putusan Pengadilan Tinggi Jakarta No. Salah satu sumber menyatakan bahwa Joko Tjandra melarikan diri pada tanggal 10 Juni 2009 ke Port Moresby Papua New Guinea dengan menggunakan pesawat sewa dari Bandara Halim Perdanakusumah. pada tanggal 11 Juni 2009. Pande dituntut empat tahun penjara karena terbukti menyalahgunakan jabatannya dengan berbuat melawan hukum dalam memproses serta mencairkan klaim tagihan Bank Bali. mengenakan denda sebesar Rp 15 juta dan uang sebesar Rp 546 milyar dikembalikan ke negara. Tidak seperti Joko Tjandra yang memilih untuk menjadi buronan.78/PID/2002/PT pada tanggal 12 Agustus 2002. Namun oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Pande dibebaskan atas dasar bahwa tindakannya tidak bisa dikategorikan sebagai tindakan melawan hukum. Syahril Sabirin kemudian menjalani eksekusi atas putusan tersebut di Lembaga Permasyarakatan Cipinang pada tanggal 16 Juni 2009. berdasarkan putusan pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 52 51 Syahril pun menerima untuk menajalani putusan ini. Majelis Peninjauan Kembali MA memutuskan untuk menghukum Joko Tjandra dua tahun penjara.B/2000/PN. apa yang EBP-9/20 . padahal transaksi tersebut tidak termasuk dalam program penjaminan pemerintah karena tidak sesuai atau bertentangan dengan persyaratan dan prosedur yang berlaku. 1522/PID. Dimana pada tanggal 8 Maret 2004. Lalu dari Papua New Guinea ia melarikan diri ke Singapur. panggilan eksekusi di Kejaksaan Negeri Jakarta selatan yang diadakan 47 pada tanggal 16 Juni 2009 tidak dihadiri Joko. Dimana selain hukuman penjara selama dua tahun. Joko Tjandra belum bisa bernafas lega. Syahril juga dikenakan denda sebesar Rp 15 juta karena terbukti dinyatakan terlibat dalam pencairan klaim Bank Bali senilai Rp 904 miliar. Walaupun demikian. 45 (Lihat Lampiran 5). oleh Jaksa Penuntut Umum. Setya Novanto. Syahril Sabirin sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) turut terseret dalam kasus ini karena ia mempunyai kewenangan menandatangani pencairan uang. 46 Namun. Hal ini terkait dengan rencana eksekusi pencairan dana senilai Rp 546 milyar untuk EGP milik Joko Tjandra dan politikus Parta Golkar. Ketidak beradaannya dalam panggilan tersebut menyebabkan Joko akhirnya masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 48 Selain Joko Tjandra. tahun 2009. Syahril kembali dikagetkan dengan keputusan yang dibacakan oleh Majelis Peninjauan Kembali.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut. 53 Pande Lubis sebagai Wakil Ketua BPPN pun ikut terlibat dalam kasus Bank Bali ini.

54 Walaupun demikian. tetapi Joko Tjandra. dilakukan Pande diketahui atasannya dan proses verifikasi dalam rangka pencairan klaim Bank bali tersebut juga telah dilakukan sesuai Surat Kesepakatan Bersama antara MenKeu dan BI (Nomor 1/BPPN/1998 dan Nomor 30 /270/KEP/DIR). kejaksaan masih mengajukan kasasi ke MA yang dalam putusannya menyatakan bahwa Pande terlibat kasus korupsi pencairan dana cessie Bank Bali dan dijatuhkan hukuman empat tahun penjara. Setya mengaku bahwa yang mengetahui persis latar belakang bidang operasionalisasi perjanjian cessie perusahannya dengan PT Bank Bali bukanlah dia. Ia mengaku hanya sekali mempelajari berkas perjanjian tersebut dan diberitahu secara lisan empat hari sebelum perjanjian ditandatangani oleh Joko Tjandra. 56 EBP-10/20 . Pande akhirnya ditahan di LP Cipinang pada tanggal 19 Mei 2004. 55 Sedangkan untuk Setya Novanto sebagai Direktur Utama EGP justru tidak terlibat dalam kasus ini. Sebagai saksi yang dipanggil di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait dengan kasus Bank Bali dengan terdakwa Syahril Sabirin pada tanggal 1 Agustus 2001. padahal sebagian dana dari Rp 546 milyar tersebut sempat dipindahkan ke rekeningnya. Jadi transaksi tersebut masuk dalam program penjaminan pemerintah sehingga memenuhi syarat untuk diverifikasi.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk. Setya lebih banyak mengatakan tidak tahu.

Pasal 4 Menteri Keuangan melaporkan dari waktu ke waktu perkembangan pelaksanaan Keputusan Presiden EBP-11/20 . bahwa krisis moneter tersebut tercermin pada merosotnya kepercayaan masyarakat di dalam dan di luar negeri terhadap mata uang rupiah dan perbankan nasional. d. Menimbang: a. Tambahan Lembaran Negara Nomor 3472). Tambahan Lembaran Negara Nomor 2865). b. 3. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan (Lembaran Negara Nomor 31 Tahun 1992. Kewajiban pembayaran yang dijamin Pemerintah meliputi kewajiban dalam mata uang rupiah dan mata uang asing. 2. c. Jaminan atas kewajiban dalam mata uang asing diberikan dengan mata uang rupiah berdasarkan nilai tukar pasar pada hari pembayaran. 3. MEMUTUSKAN: Menetapkan: KEPUTUSAN PRESIDEN TENTANG JAMINAN TERHADAP KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM Pasal 1 Pemerintah memberi jaminan bahwa kewajiban pembayaran Bank Umum kepada para pemilik simpanan dan krediturnya akan dipenuhi. Lampiran 1 Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 1998 tentang Jaminan atas Kewajiban Pembayaran Bank Umum PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 
 KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
 NOMOR 26 TAHUN 1998 TENTANG JAMINAN TERHADAP KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM 
 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA. Mengingat: 1. 4. tata cara dan ketentuan lainnya yang diperlukan bagi pelaksanaan pemberian jaminan sebagaiman dimaksud dalam Keputusan Presiden ini ditetapkan Menteri Keuangan setelah mendapat pertimbangan dari Gubernur Bank Indonesia. Pasal 2 Bank Umum sebagaimana dimaksudkan dalam Pasal 1 adalah Bank Umum yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1968 tentang Bank Sentral (Lembaran Negara Nomor 63 Tahun 1968. bahwa ekonomi nasional saat ini sedang mengalami krisis moneter yang sangat berat. bahwa karena itu dipandang perlu untuk mengembalikan secepatnya kepercayaan masyarakat terhadap mata uang dan perbankan nasional. 1.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk. bahwa sehubungan dengan itu dipandang perlu untuk memberi jaminan Pemerintah Republik Indonesia atas kewajiban pembayaran bank umum yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia. Pasal 3 Syarat. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 1998 tentang Dewan Pemantapan Ketahanan Ekonomi dan Keuangan. 4. 2.

diakses pada tanggal 5 Desember 2010 EBP-12/20 .htm. Ditetapkan di: Jakarta pada tanggal : 26 Januari 1998 -----------------------------PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA ttd SOEHARTO Diundangkan : di Jakarta pada tanggal : 26 Januari 1998 -----------------------------MENTERI SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA ttd MOERDIONO LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1998 NOMOR 29 Salinan sesuai dengan aslinya SEKRETARIAT KABINET RI Kepala Biro Hukum dan Perundang-undangan ttd Lambock V.
 Agar setiap orng mengetahuinya.depdag.id/files/regulasi/1998/01/kp2698.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk. ini kepada Ketua Dewan Pemantapan Ketahanan Ekonomi dan Keuangan. Pasal 5 Pelaksanaan pemberian jaminan oleh Pemerintah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dan Pasal 2 dilakukan sebuah lembaga yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden tersendiri. memerintahkan pengundangan Keputusan Presiden ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia. Pasal 6 Keputusan Presidan ini mulsi berlaku pada tanggal ditetapkan. Nahattands Sumber: http://www.go.

co.pdf.ksei. Lampiran 2 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi PT Bank Permata Tbk (dahulu PT Bank Bali Tbk) dan Anak Perusahaan Sumber: http://akses.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk.id/media/transfer/doc/4b865407-61dc-405a-b52147a57f000002/bnli_lk_tw_iii_sept_2009. diakses pada tanggal 5 Desember 2010 EBP-13/20 .

berdasarkan SK Gubernur BI (no. 4 maret 2002 tidak mengabulkan gugatan tersebut. 10/1998 serta dikuatkan oleh PP No. BPPN adalah badan khusus yang dibentuk berdasarkan UU No.642 miliar) kepada: PT Era Giat Prima dan PT Persada Harum Lestari. Karena dianggap merugikan keuangan negara. Siaran Pers/Press Release NO.com/thread-27288-post-20506. 4. 423/1999 (SK 423) yang membatalkan cessie Tagihan antara Bank Bali dan PT Era Giat Prima. BPPN. 1/14/1999. 6. 2003. Dalam pelaksanaan program penyehatan ini BPPN menemukan fakta adanya transaksi pengalihan uang (cessie) atas tagihan Bank Bali kepada Bank BDNI dan Bank Tiara Asia sebesar (Rp. BPPN – dengan kewenagan yang dimiliki sesuai pasal 37A ayat 3d UU No. dan terakhir PP No. dan SK Ketua BPPN No. Bank Bali Tbk adalah salah satu bank dalam program penyehatan BPPN. PP 007 dan 008 antara Bank Bali dan PT EGP sebagai perjanjian yang sangat merugikan PT Bank Bali. PT Era Giat Prima dan PT Persada Harum Lestari selanjutnya mohon PTUN segera membatalkan kedua surat keputusan Kepala BPPN tersebut (SK 423 dan SK 464). PT. sekaligus sepenuhnya digunakan sebagai dana rekapitalisasi PT Bank Bali Tbk (PT Bank Permata Tbk). perjanjian cessie antara PT Bank Bali dan PT Era Giat Prima tersebut harus dibatalkan. 10/1999.ngobrol. BPPN memerintahkan kepada Bank Permata agar dana yang berasal dari pencairan Penjaminan Pemerintah tersebut dikuasai dan dimiliki sepenuhnya oleh Bank Bali (Bank Permata). 423/1999 (SK 423) yang membatalkan cessie Tagihan antara Bank Bali dan PT Persada Harum Lestari. 17/1999 tentang BPPN – termasuk beberapa kali perubahan. (http://www.055/KOM-BRU/PERS-BPPN/0703. 2.   Karena itu. telah membatalkan Perjanjian Pengalihan Piutang.html. Lampiran 3 Kronologi Fakta-Fakta yand membuat BPPN berhak membatalkan cessie 1. 23 Juli 1999) 3. Ini berarti SK 423 dan SK 464 berlaku dan bias dijalankan berikut segala yang tertuang dalam kedua SK tersebut. 447K/TUN/2000 (TUN MARI). Sumber: Rachmat Mulyono. 63 tahun 2001 – memiliki tugas antara lain (dan tidak terbatas) melakukan program penyehatan perbankan. 5. diakses pada tanggal 1 Desember 2010) EBP-14/20 . Tetapi MA melalui SK No. dengan menerbitkan :   SK Ketua BPPN No. 904.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk. Secara ringkas kedua SK tersebut memuat:  Perjanjian cessie. sebagai Bank dalam Penyehatan.

3 milyar Sumber: Hasil Eksaminasi terhadap Putusan Pengadilan Negeri No. diakses pada tanggal 2 Desember 2010) EBP-15/20 .PDF. 1688/PID/2000 dalam Perkara Korupsi dengan terdakwa Joko S.SEL & Putusan Mahkamah Agung No. (http://www.vivanews.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk.com/documents/2009/06/26/369_Putusan%20Peninjauan%20Kembali%20Perd ata%20Bank%20Bali. diakses pada tanggal 5 Desember 2010) Lampiran 5 Tabel Pemindahan Dana sebesar Rp 546 milyar ke Sejumlah Rekening Orang atau Suatu Badan PT Ungaran Sari Germen Arung Gauk Jarre PT Gelora Rian Abadi Ir. Lampiran 4 Putusan No.JAK.docstoc.59 PK/Pdt/2006 (http://media.com/docs/19707830/1-HASIL-EKSAMINASI-Terhadap-PUTUSANPENGADILAN-NEGERI-NO156PIDB.59 PK/Pdt/2006 MENGADILI: Sumber: Putusan No. Tjandra. 156/PID.B/2000/PN.4 milyar Rp 10 milyar Rp 2 milyar Rp 349.3 milyar Rp 25. Alvert Buntara Setya Novanto Joko Tjandra Jumlah Dana Rp 112 milyar Rp 47.

(http://www.SEL & Putusan Mahkamah Agung No.php?page=4&submit.id. (http://www.pdf.com/hg/nasional/2004/03/04/brk.com/hg/nasional/2004/03/04/brk. diakses pada tanggal 4 Desember 2010) 7 “Kronologi Skandal Bank Bali”.com/docs/19707830/1-HASIL-EKSAMINASI-Terhadap-PUTUSANPENGADILAN-NEGERI-NO156PIDB.tempointeraktif. 156/PID.id/viewer. TempoInteraktif.JAK.com/harian/fokus/16/2.B/2000/PN. EBP-16/20 .ac.y=24&submit=next&qual=high&s ubmitval=next&fname=%2Fjiunkpe%2Fs1%2Feman%2F1997%2Fjiunkpe-ns-s1-1997-3149355013052-nasabah-chapter4.tempointeractive. 1688/PID/2000 dalam Perkara Korupsi dengan terdakwa Joko S.20040304-03. (http://www.id.php?page=13&submit. (http://www.html. TempoInteraktif.20040304-03.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk. diakses pada tanggal 30 November 2010) 12 Hasil Eksaminasi terhadap Putusan Pengadilan Negeri No.docstoc.JAK.ac. Tjandra.tempointeraktif. diakses pada tanggal 2 Desember 2010) 9 Laporan Tahunan Annual Report 2009. Tjandra.x=20&submit. diakses pada tanggal 30 November 2010) 8 Hasil Eksaminasi terhadap Putusan Pengadilan Negeri No. 156/PID.id.permatabank.com/document/ftp/annual_report/AnnualReport09_Eng_Ina. “Kronologi Kasus Bank Bali”. diakses pada tanggal 1 Desember 2010) 4 Ibid Ibid Panji Masyarakat No.x=11&submit.petra. 5 6 tempointeractive. 11 (http://www.id/viewer.SEL & Putusan Mahkamah Agung No.1. Endnotes 1 Gambaran Umum Perusahaan (http://digilib.html.4. diakses pada tanggal 4 Desember 2010) 10 Ibid “Kronologi Skandal Bank Bali”. diakses pada tanggal 1 Desember 2010) 2 Ibid Latar Belakang Bank Bali 3 (http://digilib.html.y=18&submit=next&qual=high& submitval=next&fname=/jiunkpe/s1/eman/1998/jiunkpe-ns-s1-1998-3149.petra.30/Tahun III/10 November 1999. 1688/PID/2000 dalam Perkara Korupsi dengan terdakwa Joko S.pdf.B/2000/PN.

20060807.id. (http://majalah.com/id/arsip/2006/08/07/OPI/mbm. (http://www.com/id/arsip/2009/06/22/LU/mbm. diakses pada tanggal 4 Desember 2010) 14 Ibid Mencari Joker di Kejaksaan Agung.id.20060807.OPI121327.com/id/arsip/2006/08/07/OPI/mbm.com/2008/06/17/mencari-joker- di-kejaksaan-agung/.18.co. TempoInteraktif.info/biografi diakses pada tanggal 5 Desember 2010) Ibid Politik Bisnis Setya Novanto.20090622.tempo. diakses pada tanggal 4 Desember 2010) 16 Jejak-Jejak BaliGate (versi catatan Rudy Ramli). lalu Cessie”.wordpress. (http://www. 20 21 (http://majalah.id.pdf.html.com/2008/06/17/mencari-joker- 15 di-kejaksaan-agung/.LU130664. (http://www. diakses pada tanggal 30 November 2010) 24 Ibid Ibid 25 EBP-17/20 . TempoInteraktif.tempointeraktif. (http://www.OPI121327.tempointeraktif.1.tempointeraktif.com/document/ftp/annual_report/AnnualReport09_Eng_Ina. diakses pada tanggal 5 Desember 2010) 23 “Kronologi Skandal Bank Bali”. diakses pada tanggal 2 Desember 2010) 13 Laporan Tahunan Annual Report 2009.id. (http://www.tempointeraktif.html diakses pada tanggal 4 Desember 2010) 19 Biografi. (http://majalah.com/hg/nasional/2004/03/04/brk.html.20040304-03.wordpress.permatabank.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk.id. (http://rusdimathari.setyanovanto.docstoc.html. Keramik.html diakses pada tanggal 4 Desember 2010) 17 Mencari Joker di Kejaksaan Agung. diakses pada tanggal 4 Desember 2010) 18 Politik Bisnis Setya Novanto.com/docs/19707830/1-HASIL-EKSAMINASI-Terhadap-PUTUSANPENGADILAN-NEGERI-NO156PIDB.id/harian/fokus/26/2. diakses pada tanggal 4 Desember 2010) 22 “Properti. (http://rusdimathari.

com/document/ftp/annual_report/AnnualReport09_Eng_Ina. (http://www. diakses (http://www. 2009. (http://www. pada tanggal 4 Desember 2010) 32 33 34 Ibid Ibid Rachmat Mulyono.com/thread-27288-post-20506. diakses 31 (http://www.permatabank.pdf.html.pdf. diakses pada tanggal 5 Desember 2010) EBP-18/20 .com/document/ftp/annual_report/AnnualReport09_Eng_Ina. “Kasus Bank Bali: Joko S Tjandra Melawan dari Persembunyian” Laporan Tahunan Annual Report 2009. 2010.hamline.primaironline.permatabank. BPPN. detikNews.pdf.detiknews. Siaran Pers/Press Release NO. “Lika Liku Joko Tjandra dan Kasus Cessie Bank Bali”. diakses pada tanggal 3 Desember 2010) 42 Joko Tjandra dituntut 18 Bulan Penjara.co.php?catid=Peradilan&artid=inilah-perjalanan-proseshukum-djoko-tjandra.edu/apakabar/basisdata/2000/07/31/0060. “Perjalanan Joker Sampai Hari Eksekusi Tiba”. (http://www.permatabank.pdf. 2003. diakses (http://www.com/document/ftp/annual_report/AnnualReport09_Eng_Ina.com/berita/detail.com/document/ftp/annual_report/AnnualReport09_Eng_Ina. 2010. diakses pada tanggal 5 Desember 2010) 28 29 Ibid Laporan Tahunan Annual Report 2009.html.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk. diakses pada tanggal 5 Desember 2010) 43 Khresna Guntarto.id/media/transfer/doc/4b865407-61dc-405a-b52147a57f000002/bnli_lk_tw_iii_sept_2009. PrimairOnline. diakses pada tanggal 4 Desember 2010) 27 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi PT Bank Permata Tbkdan Anak Perusahaan. diakses pada tanggal 1 Desember 2010) 35 Laporan Tahunan Annual Report 2009. (http://akses. pada tanggal 4 Desember 2010) 30 Majalah Tempo. (http://www. pada tanggal 4 Desember 2010) 36 37 38 39 40 Ibid Ibid Ibid Ibid Majalah Tempo. 2009.pdf. 41 (http://www.ngobrol.055/KOM-BRU/PERS-BPPN/0703. 2626 Laporan Tahunan Annual Report 2009.ksei.com/read/2009/06/17/155010/1149511/10/lika-liku-joko-tjandra-dan-kasuscessie-bank-bali.permatabank. Indonesia-News. “Kasus Bank Bali: Joko S Tjandra Melawan dari Persembunyian” Ken Yunita.

SEL & Putusan 45 Mahkamah Agung No. The Jakarta Post “Skandal Cessie Bank Bali.detiknews.com/docs/19707830/1-HASIL-EKSAMINASI-Terhadap-PUTUSANPENGADILAN-NEGERI-NO156PIDB. (http://gatra.20090615-181896. “Pande Lubis Ditahan di LP Cipinang”.com/id/korupsi. Loc. detikNews.docstoc.com/docs/21072164/DAFTAR-BERKAS-PUTUSANPENGADILAN-PERKARA-KORUPSI-ILLEGAL-LOGGING. http://www. 47 48 49 (http://www. diakses pada tanggal 5 Desember 2010) 51 “Divonis MA 2 Tahun Penjara.com/read/2004/05/19/135055/157743/10/pande-lubis-ditahan-di-lp-cipinang.Cit Hasil Eksaminasi terhadap Putusan Pengadilan Negeri No. (http://www.Cit “Fugitive Joko Tjandra in Singapore: AGO”. Syahril Sabirin Nongol di Bank Indonesia”.JAK. diakses pada tanggal 3 Desember 2010) 55 Anton Aliabbas. diakses pada 53 tanggal 3 Desember 2010) 54 “Kasus Bank Bali. Loc. (http://www.html. 44 Ken Yunita.php?ac=1984&l=divonis-ma-2-tahun-penjara-syahril-sabirinnongol-di-bank-indonesia. (http://www. diakses pada tanggal 2 Desember 2010) 46 Ken Yunita. Tjandra.com. 2001. TempoInteraktif. Pande Lubis Bebas”.com/hg/hukum/2009/06/15/brk. EBP-19/20 .docstoc.B/2000/PN.Cit Khresna Guntarto.com/artikel. Loc. (http://infokorupsi. inforkorupsi.html.id.tempointeraktif. diakses pada tanggal 3 Desember 2010) 52 Majalah Tempo. diakses pada tanggal 6 Desember 2010) 56 Dede Ariwibowo.php?id=127296. Indonesia-news. Syahril Serupiahpun Tak Terima”. “Kasus Bank Bali: Joko S Tjandra Melawan dari Persembunyian” “Syahril Masuk LP Cipinang”.Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Program Studi MAKSI-PPAk. Perdata. diakses pada tanggal 3 Desember 2010) 50 “Daftar Berkas Putusan Pengadilan Perkara Korupsi.edu/apakabar/basisdata/2000/11/23/0021. “Dirut PT EGP Tidak Tahu Perjanjian Cessie”. Gatra. Legal Standing”. Class Action. 156/PID. TempoInteraktif. 2010. 1688/PID/2000 dalam Perkara Korupsi dengan terdakwa Joko S. Illegal Logging.com. Pers.hamline.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful