mitra seumur hidup .

a partner for life

laporan tahunan 2009 annual report

daftar isi . content
Sekilas Jamsostek . Jamsostek in Brief Slogan . Slogan Tujuan & Nilai-nilai . Objective & Values Visi & Misi . Vision & Mission Bisinis Usaha . Business Line Struktur Organisasi . Organization Structure Anak Perusahaan . Subsidiary Company Entitas Ber tujuan Khusus . Special Purpose Entity Akuntan Perseroan . Company Accountant Peristiwa Penting 2009 . 2009 Significant Event Peghargaan di Tahun 2009 . Accolades in 2009 Iktisar Keuangan . Financial Highlight Modal Saham . Share Capital Kinerja Operasi . Operational Highlight Kinerja Kepeser taan . Membership Highlight Daftar Perusahaan Penyer taan .
List of Investment Company

1 4 4 6 8 12 15 22 33 34 40 42 43 44 46 48

Sambutan Komisaris Utama .
Message From the President Commissioner

50 56 58 64

Dewan komisaris . Board of Commissioner Laporan Direksi . Repor t From the Board of Directors Direksi . Board of Directors

Jamsostek Di Tahun 2009 . Jamsostek In 2009 Sumber Daya Manusia . Human Resources Teknologi Informasi . Information Technology Diskusi Manajemen & Analisis .
Management’s Discussion & Analysis

66 74 80 86 108 172

Tata Kelola Perusahaan . Good Corporate Governance Tanggung Jawab Sosial . Corporate Social Resposibility Statement of Corporate Intent PT Jamsostek (Persero)2010-2011 .
Statement of Corporate Intent PT Jamsostek (Persero) 2010-2011

188 194 195 297

Tanggung Jawab Pelaporan Tahunan
Responsibility For Annual Repor ting

Laporan Keuangan . Financial Statement Alamat Perusahaan . Corporate Address

laporan tahunan 2009 annual report

sekilas jamsostek
jamsostek in brief

Sebagai penyelenggara jaminan sosial untuk tenaga kerja, PT Jamsostek (Persero) bekerja keras untuk menjadi penyelenggara jaminan sosial yang dapat dipercaya oleh stakeholders dan publik.

As a social security provider for workers, PT Jamsostek (Persero) strives to become the trusted provider among stakeholders and the public.

Terpercaya
Mendapatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan/ stakeholder merupakan hal penting bagi PT Jamsostek (Persero). Wujud dari kepercayaan peserta adalah opini yang positif terhadap JAMSOSTEK, kemauan dari pengusaha untuk mengikutsertakan karyawannya dalam program JAMSOSTEK serta kepercayaan publik terhadap JAMSOSTEK sebagai lembaga yang bersih dan dikelola dengan profesional.

Trusted
Winning the trusts of stakeholders is crucial to PT Jamsostek. This trust is manifested in the positive opinions toward JAMSOSTEK, the willingness of employer to include their employees to JAMSOSTEK program and public confidence of soundness and professional management within JAMSOSTEK.

Unggul dalam pelayanan
PT Jamsostek (Persero) senantiasa berusaha memberikan pelayanan yang unggul kepada tenaga kerja maupun kepada pengusaha. Untuk memberikan keunggulan layanan ini, PT Jamsostek (Persero) mengedepankan pada pelayanan yang mudah diakses, ramah, cepat, dapat diandalkan dan akurat. Kemudahan akses dilakukan dengan memberikan jaringan distribusi kantor cabang dan kantor pelayanan dan melalui teknologi informasi (e-mail, website, call center). Pembenahan proses secara berkesinambungan dilakukan untuk menjamin bahwa proses yang dilakukan oleh PT Jamsostek (Persero) dapat memuaskan seluruh peserta JAMSOSTEK. Untuk memantau tingkat keunggulan dalam pelayanan, secara berkala PT Jamsostek (Persero) melakukan pengukuran kepuasan pelanggan.

Service Excellence
PT Jamsostek (Persero) puts serious efforts in providing excellent services to workers and employers alike. Therefore, PT Jamsostek (Persero) emphasizes on service accessibility, friendliness, timeliness, reliability and accuracy. Convenient services access is made possible through wide distribution network set up at branch offices and service points, and the utilization of information technologies (e-mail, website, call center). PT Jamsostek (Persero) continuously improves its business processes to generate ever higher satisfaction to JAMSOSTEK members. Periodic satisfaction survey is also conducted to monitor the degree of service excellence provided by PT Jamsostek (Persero).

Manfaat optimal
PT Jamsostek (Persero) memberikan benefit kepada peserta melalui produk utamanya dan produk tambahan. Manfaat produk Jaminan Hari Tua (JHT) diupayakan agar dapat memberikan tingkat pengembalian bagi peserta dengan nilai diatas bunga deposito perbankan. Akses kepada peserta untuk melakukan check saldo JHT juga dikembangkan melalui kerjasama dengan industri perbankan (dalam proses). Pemberian manfaat optimal Program JK, JKK dan JPK dilakukan dengan cara meningkatkan nilai jaminan dan kemudahan akses kepada program ini, yaitu melalui peningkatan jumlah kerjasama dengan berbagai entitas kesehatan. Selain itu produk tambahan berupa program Peningkatan Kesejahteraan Peserta (PKP). Program ini dilakukan dengan menyisihkan sebagian surplus PT Jamsostek (Persero) menjadi bagian tersendiri yang ditujukan untuk peserta JAMSOSTEK.

Optimum Benefit
PT Jamsostek (Persero) offers benefits to members through its main and additional products. The yield from JHT (retirement fund) program is aimed at generating higher returns than that of bank’s deposit. By working together with the banking industry JAMSOSTEK members would soon be able to check their JHT balance. The optimum benefits of JK, JKK and JPK are made available through continual increment of indemnities and by allowing more convenient accesses to these programs by cooperating with health care providers. Apart from these, JAMSOSTEK has introduced Workers’ Welfare Fund (PKP), the funding of which derived from the surpluses from JAMSOSTEK’s endeavors, especially set aside for JAMSOSTEK’s members.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

1

1977
dibentuk Perusahaan Umum Asuransi Sosial Tenaga Kerja berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 34 tahun 1977 Perusahaan Umum Asuransi Sosial Tenaga Kerja was established based on Government Regulation No 34 of 1977

1990
Perusahaan Umum dari Badan Penyelenggara diubah menjadi bentuk Badan Usaha Milik Negara berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 18 tahun 1990. The reformation of Public Company of Organizing Agency into State-Owned Enterprise, based on Government Regulation No.18 of 1990

Tujuan negara adalah memberikan kesejahteraan bagi warga negaranya. Melalui berbagai instrumen, Negara berusaha mewujudkan cita-cita ini. Jaminan sosial merupakan salah satu dari instrumen tersebut. Konvensi ILO tahun 1952 (No. 102) mendefinisikan Jaminan Sosial sebagai perlindungan yang diberikan masyarakat untuk para anggotanya - melalui seperangkat instrumen publik - terhadap kesehatan ekonomis dan sosial yang disebabkan terhentinya atau turunnya penghasilan yang diakibatkan karena sakit, hamil, kecelakaan kerja, pengangguran, cacat, hari tua, dan kematian; pemberian perawatan medis; serta pemberian subsidi bagi keluarga yang mempunyai anak. PT Jamsostek (Persero) didirikan oleh pemerintah Indonesia untuk menyelenggarakan perlindungan jaminan sosial bagi kelompok penduduk tenaga kerja. Bentuk perlindungan jaminan sosial yang dilakukan PT Jamsostek (Persero) adalah dengan menggunakan mekanisme provident fund/tabungan (Jaminan Hari Tua/JHT) dan asuransi sosial (Jaminan Kecelakaan Kerja/JKK, Jaminan Kematian/JK dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan/JPK). Sebagai organisasi yang bergerak dalam industri jaminan sosial, maka perlindungan yang diberikan bersifat dasar. Dasar diartikan sebagai perlindungan inti kepada tenaga kerja. Selain daripada itu, tenaga kerja dengan kemampuan keuangan lebih mempunyai pilihan untuk menambah perlindungan kepada asuransi komersial diluar program JAMSOSTEK.

It is mandatory for a country to promote the welfare of its citizens, therefore through various instruments Indonesia strives to fulfill this cause. Social security is one of the instruments. According to ILO convention in 1952 (No. 102), social security is defined as an insurance provided by the community for its members through a set of public instruments, against health, economic and social risks ensuing from the cessation or decrement of income resulting from illness, pregnancy, work accident, unemployment, disability, old age and death, provision of medical attention, giving subsidies to families with children.

PT Jamsostek (Persero) was established by the Government of Indonesia to organize social security programs for workers. The format of PT Jamsostek (Persero) covers utilizes provident fund (Old Age Benefits/JHT) and social welfare insurance (Work-Related Accident Benefit/JKK, Death Benefit/JK and Health Care Benefit/JPK). As an organization that provides social security, the coverage of PT Jamsostek (Persero) are fundamental. Fundamental in this sense is main insurance for a worker. Meanwhile, the workers who are more able financially may obtain additional protections from commercial insurance companies outside JAMSOSTEK program.

PT Jamsostek (Persero) mempunyai tiga stakeholder penting, yakni:
Tenaga Kerja
PT Jamsostek (Persero) mempunyai kewajiban untuk memberikan layanan yang memuaskan kepada peserta JAMSOSTEK. Melalui ke-empat produknya, yakni Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, PT Jamsostek (Persero) memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dari risiko hari tua, kematian, kecelakaan kerja serta ganggunan kesehatan. Selain untuk tenaga kerja, PT Jamsostek (Persero) juga memberikan perlindungan kepada keluarga dari para tenaga kerja melalui produk pelayanan kesehatan. Saat ini yang ditanggung adalah tenaga kerja, istri/suami dan 3 (tiga) orang anak tenaga kerja.

PT Jamsostek (Persero) has three important stakeholder, which are:
Workers
PT Jamsostek (Persero) has the obligation of delivering satisfactory services to JAMSOSTEK members. Through its four products, Old Age Benefit (JHT), Work-Related Accident Benefit (JKK), Death Benefit (JK) and Health Care Benefit (JPK), PT Jamsostek (Persero) insures workers against the risks of old age, death, work-related accidents and illnesses. Aside from benefiting the workers, PT Jamsostek (Persero) also protects family members of the workers through health care benefit product. Currently the insurance covers the worker, his/her spouse and his/her children up to the third child.

2

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

1992
Lahirnya Undang-undang No.3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) The release of Law No.3 of 1992 regarding Employees’ Social Security Scheme or Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek)

1995
1995, Pemerintah menerbitkan PP No. 36 tahun 1995 yang menetapkan PT Astek (Persero) sebagai badan penyelenggara Jamsostek dan sekaligus diubah namanya menjadi PT Jamsostek (Persero) In 1995, The Government released a Government Regulation No. 36 of 1995, which determined PT Astek an Organization Agency of Jamsostek and together changed its name into PT Jamsostek (Persero)

2004
PT Jamsostek (Persero) ditetapkan menjadi salah satu badan penyelenggara jaminan sosial nasional dan harus menyesuaikan diri terhadap hal-hal yang diatur di dalam UU tersebut dengan masa transisi 5(lima) tahun. PT Jamsostek (Persero) was determined to become one of the organization institution of the national employees’ social security and oblige to adjust itself to the matters that is stipulated within the Law with a transition period of five years.

Pengusaha
Pengusaha mempunyai kepentingan dan kewajiban memberikan perlindungan jaminan sosial yang layak kepada karyawannya. Kepesertaan di dalam perlindungan jaminan sosial dipercaya memberikan ketenangan bagi pekerja dan berujung pada peningkatan produktivitas karyawan. PT Jamsostek (Persero) ditunjuk oleh pemerintah RI sebagai mitra bagi pengusaha (disektor formal, swasta dan BUMN) untuk menyelenggarakan jaminan sosial bagi karyawannya. Sistem jaminan sosial untuk sektor formal yang dianut di Indonesia menggunakan pola kontribusi dari peserta/ contributory based. Dengan pola ini, tenaga kerja dan pengusaha mempunyai kewajiban untuk memberikan iuran kepada PT Jamsostek (Persero) dengan besaran yang berbeda. Untuk menyelenggarakan jaminan sosial tersebut, diperlukan mekanisme untuk mengumpulkan iuran, pembayaran jaminan, perubahan data tenaga kerja, dan berbagai aktivitas lainnya. Akses yang mudah kepada PT Jamsostek (Persero) merupakan salah satu Key Success Factor (KSF) dalam industri ini. Langkah selanjutnya adalah membangun akses secara elektronik maupun fisik, diantaranya melalui jaringan on-line, website, pendirian kantor cabang, outlet di seluruh wilayah Indonesia.

Employers
Employers has the responsibility of providing decent social insurance benefits to their employees. When an employee is protected by a social security program, the person will have a peace of mind, which in turn will increase his/her productivity.

PT Jamsostek (Persero) was appointed by the Government of the Republic of Indonesia to be the partner of employers (formal, private companies and state-owned enterprise) in organizing social security programs for their employees. In Indonesia, the social security for the employees working in formal sectors adopts the contributory-based system. Under this system, employees and the employers share the responsibility of providing the premium payment under a certain proportion. In order for the social security program to run, a mechanism is required to regulate premium payments, benefit disbursements, employee database management and various other activities. Easy access to Jamsostek services is one of the Key Success Factors (KSF) in this industry. Further measures involve opening of wider access through electronic and physical channels, such as on-line network, website, new branch offices and service points throughout Indonesia.

Negara
Program JAMSOSTEK memberikan manfaat secara sosial dan ekonomis kepada negara. Secara sosial program JAMSOSTEK memberikan manfaat dalam wujud pemerataan pendapatan baik secara vertikal maupun horizontal. Pemerataan vertikal berupa transfer antar golongan pendapatan, yakni dari golongan pendapatan tinggi kepada golongan pendapatan rendah. Hal ini terjadi melalui mekanisme penerimaan manfaat golongan pendapatan rendah yang secara proporsional lebih tinggi dibandingkan dengan golongan pendapatan tinggi. Sementara pemerataan horizontal terjadi melalui transfer antar generasi/umur, yakni dari generasi pekerja berumur muda kepada generasi pekerja tua, yang sakit, atau meninggal dunia. Secara ekonomi PT Jamsostek (Persero) memberikan manfaat kepada negara melalui dana yang dihimpun. Saat ini program JAMSOSTEK menggunakan sistem pendanaan yang akan memupuk dana relatif besar. Tahun 2009 dana investasi terkumpul sebesar Rp80,7 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan dan aktivitas ekonomi di Indonesia. Mekanisme pembiayaan dilakukan melalui pembelian obligasi Negara, obligasi perusahaan (BUMN dan Swasta) dan pembiayaan melalui pasar modal ataupun direct investment.

Nation
JAMSOSTEK’s programs offers a social and economic benefits to the nation. From the social point of view, JAMSOSTEK allows for horizontal and vertical income distribution. Vertical distribution involves cross subsidizing between high income group and low income group, in which the later receives proportionately higher benefits than that of the former. Whereas horizontal distribution occurs between younger workers and older counterparts, who are entering pension or have passed away.

In economic point of view, PT Jamsostek (Persero) benefits the nation through the accumulation of fund. Currently JAMSOSTEK adopts funding system, which is potential in accumulating a relatively huge amount of fund. For 2009, JAMSOSTEK accumulated Rp80.7 trillion in investment fund, which was used to finance physical development and economic activities in Indonesia. This financing was undertaken through the purchase of state obligations, bonds (stateowned enterprise and privately-owned companies) and stock exchange financing as well as direct investments.
laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

3

Tujuan
Untuk memberikan perlindungan dasar kepada tenaga kerja dan keluarganya dalam menghadapi risiko sosial ekonomi pada saat berkurang atau hilangnya sebagian penghasilan karena kecelakaan kerja, mencapai usia tua, meninggal, atau sakit.

Objective
To provide the basic protection needs for employees and their families against the arising of socioeconomic risks due to a decline or loss in the flow of their income as a result of work related accident, old age or death, as well as against the risk of illness.

4

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

employers partners Nilai-nilai • • • • • • • • • Komitmen dan integritas yang tinggi.pelindung pekerja. as well as responsibility Precedes to the interest and satisfaction of all members Honesty and creativity Dynamic and harmonious teamwork Continuous learning and improvements Trust and mutual respect Effective leadership Cost consciousness Based on core competence laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 5 . mitra pengusaha employees protector. dengan tanggung jawab yang besar Mendahulukan kepuasan dan kepentingan peserta Kejujuran dan kreativitas Kerjasama kelompok yang dinamis dan harmonis Perbaikan dan pembelajaran yang terus menerus Kepercayaan dan saling menghormati Kepemimpinan yang efektif Sadar biaya Berbasis pada kompetensi Values • • • • • • • • • Emphasis on commitment and integrity.

Visi
Visi PT Jamsostek (Persero) Menjadi lembaga jaminan sosial tenaga kerja terpercaya yang unggul dalam pelayanan dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta dan keluarganya.

Vision
The Vision of PT Jamsostek (Persero) is to become a trustworthy provider of employee social security scheme emphasizing quality service and benefits to all members of the scheme.

6

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

vision & mission

visi & misi

Misi
Misi PT Jamsostek (Persero) Sebagai badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang memenuhi perlindungan dasar bagi tenaga kerja serta menjadi mitra terpercaya bagi; • tenaga kerja: Memberikan perlindungan yang layak bagi tenaga kerja dan keluarga. • Pengusaha: Menjadi mitra terpercaya untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas. • negara: Berperan serta dalam pembangunan.

Mission
The Mission of PT Jamsostek (Persero) is to become one of the organizing’s institution that provides basic protection to workers and become a trusted partners to the followings; • Workers: Provide adequate protection for workers and family. • entrepreneur: Becoming a trusted partner to provide protection for workers and to increase productivity. • Country: Participated in the development.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

7

Di dalam perubahan Anggaran Dasar Perseroan PT Jamsostek (Persero), Akta Notaris No. 45 Imas Fatimah SH, tanggal 28 Mei 2002, dicantumkan dalam Pasal 3 maksud dan tujuan serta kegiatan usaha adalah: • Turut melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program Pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, dan khususnya mewujudkan peningkatan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja beserta keluarganya melalui sistem jaminan sosial dengan menerapkan prinsipprinsip Perseroan Terbatas. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut: a. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK); b. Jaminan Kematian (JK); c. Jaminan Hari Tua (JHT); d. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK). Perseroan dapat pula mendirikan/ menjalankan perusahaan dan usaha lainnya yang mempunyai hubungan dengan peningkatan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan badan lainnya sepanjang yang demikian itu tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Anggaran Dasar ini

8

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

bisnis usaha
business line

Within the reformation of the Company’s Article of Association of PT Jamsostek (Persero), Notary Act No. 45 by Imas Fatimah SH dated 28 May 2002, it was stated on Article 3 that the objective of the Company’s business activities are as follows: • To implement and to support the Government program and policy, especially on economic and the national development sector, thus, specifically emphasized to enhance the protection and welfare of workers as well as their family through a social security system by implementing the Limited Company’s principles. In order to achieve the aforementioned objectives, the Company implement several business lines as follows: a. Employment Accident Benefit (JKK); b. Death Benefit (JK); c. Old Age Benefit (JHT); d. Health Care Benefit (JPK). The Company may also establish / run companies and other businesses that relates to the increasing of protection and welfare of workers, both individually or collectively with other agencies as long as it does not conflict with prevailing laws and regulations and in accordance with the provisions of this Article of Association.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

9

work-related accident benefit

jaminan kecelakaan kerja

Kecelakaan atau sakit yang terjadi saat melakukan tugas merupakan risiko yang dihadapi oleh tenaga kerja. Untuk menanggulangi hilangnya sebagian atau seluruh penghasilan karena sakit, cacat atau kematian yang disebabkan oleh kecelakaan kerja, baik fisik maupun mental, maka diperlukan adanya jaminan kecelakaan kerja. Memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan tenaga kerja merupakan tanggung jawab pengusaha sehingga pengusaha memiliki kewajiban untuk membayar iuran jaminan kecelakaan kerja yang berkisar antara 0,24% sampai dengan 1,74% sesuai kelompok risiko jenis usaha. Manfaat JKK JKK memberikan kompensasi dan rehabilitasi bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan pada saat mulai berangkat bekerja sampai tiba kembali di rumah atau menderita penyakit yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaannya. Kompensasi atau penggantian biaya termasuk biaya transportasi, pengobatan, dan perawatan serta biaya rehabilitasi berupa alat bantu dan alat ganti bagi tenaga kerja yang kehilangan atau tidak berfungsinya anggota tubuh akibat kecelakaan kerja. Selain itu JKK juga memberikan santunan dalam bentuk uang untuk santunan sementara tidak mampu bekerja, santunan cacat sebagian tetap, santunan cacat total tetap, baik fisik maupun mental, dan santunan kematian.

Work-related accidents or sickness is a risk that constantly faced by employee. To compensate the partial or total loss of income, due to the employment accident (physically or mentally), the employment accident benefit is necessary to be provided. Providing the employment accident benefit is the part of employer’s responsibilities. Therefore, the contribution is payable entirely by the employer at the rate between the range of 0.24% to 1.74% that depend on each group or business classification.

JKK Benefits JKK provides compensation and rehabilitation to employees that undergo an accident either from the point of time the employee departs to work up to the point of time the employee returns from work or if the employee suffers a work-related sickness. The compensation or expense reimbursement covers transportation, treatment, and care, as well as rehabilitation costs in the form of medical aids and its replacement in the event of loss or damage to the employees physical function as a result of the accident. In addition to this, JKK also provides cash to compensate for temporary work disability, compensation for partial disability, compensation for total disability (either physically or mentally), and compensation in the event of death.

death benefit

jaminan kematian

Jaminan Kematian (JK) diperuntukkan bagi ahli waris tenaga kerja peserta JAMSOSTEK yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja. JK diperlukan untuk membantu meringankan beban keluarga dalam bentuk biaya pemakaman dan uang santunan. Pengusaha menanggung iuran JK sebesar 0,3% dari upah. Manfaat JK JK yang diberikan adalah Rp12 juta, terdiri dari Rp10 juta untuk santunan kematian, Rp2 juta untuk biaya pemakaman, dan santunan berkala sebesar Rp200.000 per bulan selama 24 bulan.

Death Benefit (JK) is a benefit given to beneficiaries in the case of employee die not as a result of employment accident. JK is provided to alleviate the families burden both for funeral expenses and for monetary benefits. The contribution of death benefit is payable by employer at the rate of 0.3% of monthly wages. JK Benefits The JK benefit disbursed amounts to Rp12 million, which consist of Rp10 million for death allowances, Rp2 million to cover the funeral expenses, and periodic compensation amounting to Rp200,000/month for a total of 24 months.

10

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

old age benefit

jaminan hari tua

Program jaminan Hari Tua (JHT) merupakan program penghimpunan dana yang ditujukan sebagai simpanan yang dapat dipergunakan oleh peserta, terutama bila penghasilan yang bersangkutan terhenti karena berbagai sebab, seperti meninggal dunia, cacat total tetap, atau telah mencapai usia pensiun (55 tahun). JHT dikelola dengan pendekatan tabungan wajib yang dibiayai dari iuran yang dibayarkan oleh setiap tenaga kerja dan pemberi kerja/pengusaha. Iuran tersebut selalu harus dikaitkan dengan tingkat upah yang dibayarkan oleh pengusaha. Iuran program JHT adalah sebesar 5,7% dari upah setiap bulan-sesuai ketentuan Pemerintah – ditanggung oleh pengusaha sebesar 3,7% dan oleh pekerja yang bersangkutan sebesar 2,0%. Manfaat JHT Manfaat JHT akan dibayarkan kepada peserta berdasarkan akumulasi dengan salah satu dari persyaratan berikut: • Mencapai umur 55 tahun atau meninggal dunia, atau cacat total tetap. • Mengalami PHK setelah menjadi peserta sekurang\kurangnya 5 (lima) tahun dengan masa tunggu 6 (enam) bulan Berdasarkan PP No. 1/2009 masa tunggu 6 (enam) bulan telah diubah menjadi 1 (satu) bulan. • Pergi ke luar negeri dan tidak kembali, atau menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

The Old Age Benefit, or JHT is the accumulating funds scheme that provide savings for employee loss of income, due to the inability to work such as death, total and permanent disability and retirement (reaching the age of 55 year). JHT is managed by means of a primary savings that is payable from the contribution paid by every employee and employer. These contributions correspond with the level of wage that is paid by the employer. The required contribution allocated to the JHT program amounts to 5.7% of the monthly salary – in accordance with Government regulations – for the rate of 3.7% of monthly wages is payable by the employer and for the rate of 2.0% is payable by the employee. JHT Benefit JHT’s benefit will be paid to the members based on the accumulate amount of contributions under one of requirements bellow: • Reach the age of 55 or death, or total and permanent disability. • Employment terminated after participating in the program for at least five years with a waiting period of six months. Based on Government Regulation PP No. 1/2009, six month waiting period had been changed into one month period. • Permanently depart overseas or becomes either a Government employee (PNS) or a member of the Armed Forces of the Republic of Indonesia (ABRI).

health care benefit
JAMSOSTEK mengembangkan JPK sebagai salah satu program untuk membantu tenaga kerja dan keluarganya memperoleh tunjangan pemeliharaan kesehatan sebagai hak yang harus diperolehnya. Pemeliharaan kesehatan diberikan secara komprehensif dan alami serta terdiri dari jasa pelayanan yang berhubungan dengan promosi, pencegahan, pengobatan, dan rehabilitasi. Iuran JPK sepenuhnya dibayarkan oleh pengusaha sebesar 3% dari upah untuk pekerja lajang dan 6% untuk pekerja yang telah berkeluarga. Adanya jaminan pemeliharaan kesehatan memberikan ketenangan bagi para pekerja untuk lebih berkonsentrasi dan lebih produktif dalam bekerja. Manfaat JPK Setiap tenaga kerja yang telah mengikuti program JPK akan memperoleh Kartu Pemeliharaan Kesehatan (KPK) sebagai bukti diri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, berupa rawat jalan, rawat inap, pemeriksaan kehamilan, dan pertolongan persalinan, penunjang diagnostik, pelayanan khusus (penggantian biaya kacamata, prosthesis mata, alat bantu dengar, ortodonsi gigi, alat ganti tangan, dan kaki), dan gawat darurat. Pelayanan diberikan melalui jaringan Pelaksana Pelayanan Kesehatan (PPK) yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.

jaminan pemeliharaan kesehatan
The JPK program was specifically formulated by JAMSOSTEK to serve as a program that facilitates employees and their families with access to some form of health care benefits and compensation which they rightly deserve. The health care benefit is comprehensive in nature and includes promotive, preventive, curative, and rehabilitative services. JPK contributions are entirely paid by the employer amounting to 3% from the wage of unmarried employees and 6% from wages of married employees. These health care benefits provide employees the level of comfort which enhances them to focus in their work and increase productivity. JPK Benefit Each employee that participates in the JPK program will receive a Health Care Card (Kartu Pemeliharaan Kesehatan or KPK) as personal proof of entitlement to health care services in the form of outpatient and inpatient care, pregnancy, and maternity care, diagnostic tests, special care (reimbursement for eye glasses, optical prosthesis, hearing aid, orthodontics, arm, and leg prosthetics), and medical emergencies. These services are provided through the Health Care Services Centers (Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan or PPK) that are located in various cities throughout Indonesia.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

11

STRUKTUR ORGANISASI
organization struCture

Organisasi PT Jamsostek (Persero) terdiri atas unit kerja Kantor Pusat dan Kantor Daerah. Unit kerja Kantor Pusat terdiri atas unit kerja di bawah Direktur Utama dan 6 (enam) Direktorat. Unit kerja Kantor Daerah terdiri atas Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kantor Cabang (Kacab). Kantor Pusat PT Jamsostek (Persero) berkedudukan di Jakarta, dengan Kanwil dan Kacab yang tersebar di seluruh Indonesia. Sampai dengan Desember 2009, jumlah Kantor PT Jamsostek (Persero) adalah sebagai berikut: • Kantor Pusat : 1 Kantor • Kantor Wilayah : 8 Kantor • Kantor Cabang : 121 Kantor Di samping kantor tersebut di atas, Perseroan juga membuka 3(tiga) Kantor Unit Pelayanan baru yang berlokasi di wilayah Damas Raya, Belitung dan Purbalingga. Jumlah karyawan PT Jamsostek (Persero) pada akhir Desember 2009 sebanyak 3.046 orang, dengan perincian: * Kantor Pusat : 358 orang * Kantor Daerah : 2.688 orang

The organization of PT Jamsostek (Persero) is comprised of the Head Office and Regional Office working units. The Head Office's working units are operating under supervision of the President Director and six Directorates. The Regional Office’s working units are comprised of Regional Offices and Branch Offices. The Head Office of PT Jamsostek (Persero) is located in Jakarta, with Regional Offices and Branch Offices are located throughout the Country. By December 2009, the total Offices of PT Jamsostek (Persero) are as follows: * Headquarter Office : 1 Office * Regional Offices : 8 Offices * Branch Offices : 121 Offices In addition to the aforementioned Offices, the Company also opened up three new Service Offices which were located at Damas Raya, Belitung and Purbalingga. The total number JAMSOSTEK’s employee as at the end of December 2009 was 3,046 employees with description as follows: • Head Office : 358 employees • Branch Offices : 2,688 employees The organizational structure of the Head Office is in accordance with Decision of the Board of Directors No. KEP/190/082007 dated 1 August 2007 regarding the Organizational Structure and Work Procedure of PT Jamsostek (Persero) as follows: Regional Office was established under the coordination of the Board of Directors, which was chaired by Head of Regional Office. The Regional Office carry out duties and responsibilities to plan, direct, coordinate and control the operational activities of the Regional Office and Branch Offices under their jurisdiction.

Bagan struktur organisasi Kantor Pusat PT Jamsostek (Persero) sesuai Surat Keputusan Direksi No. KEP/190/082007 tanggal 1 Agustus 2007 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja PT Jamsostek (Persero) adalah sebagai berikut: Kanwil berada di bawah koordinasi Direksi, dipimpin oleh seorang Kepala Kanwil. Kanwil mempunyai fungsi dan tanggung jawab untuk merencanakan, mengarahkan, mengoordinasikan, dan mengendalikan kegiatan operasional Kanwil dan Kacab yang ada di bawahnya.

12

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

struktur organisasi kantor pusat
HeaD offiCe organization struCture

Dewan Komisaris
Board of Commissioners

Direktur utama President Director H. Hotbonar Sinaga

Direktur operasi & Pelayanan Director of Operation & Services

Direktur renbang & informasi Director of Planning Development & Information

Direktur investasi Director of Investment

Direktur keuangan Director of Finance

Direktur umum & sDm Director of General Affairs & Human Resources

Direktur kepatuhan & manajemen risiko Director of Compliance & Risk Management

Staf Ahli Expertise

Ahmad Ansyori

H.D. Suyono

Elvyn G. Masassya

Myra SR. Asnar

H.D. Suyono

Karsanto

biro sekretariat Perusahaan Corporate Secretary Bureau

m. nasrun baso

Divisi operasi Operation Division

biro renbang Planning Development Bureau

Divisi analisa Portfolio Portfolio Analysis Division

biro Pengendalian keuangan Comptroller Bureau

biro sDm Human Resources Bureau

tjipto rahadi

agus supriyadi

syami syahrizzamzami

biro kepatuhan & Hukum Compliance & Legal Bureau

biro Pi Internal Audit Bureau

robby s arsamanggala

Nurhadiah

salkoni

suardi dullah

Divisi teknis & Pelayanan Technical Services Division

biro teknologi & informasi Information & Technology Bureau

Divisi PuPm Money and Capital Market Division

biro keuangan Financial Bureau

biro Diklat Education & Training Beureau

biro manajemen risiko Risk Management Bureau

biro Humas Public Relation Bureau

Nur’aina

Hardi yuliwan

Jeffry haryadi PM

Paryudhianto

koes antarto

teguh purwanto

m. sarjan Lubis

Divisi Pelayanan jPk Health Care Service Division

Divisi investigasi langsung Direct Investment Division

biro akutansi Accounting Bureau

biro pengadaan Procurement Bureau

biro PkP & kbl PKP & KBL Bureau

mas’ud

amri yusuf

Trisiwi Hidayati

diddi siswadi

achmad riadi

biro sarana & Prasarana Facility & Infrastructure Bureau

dedy pramiadi

kantor Wilayah i Regional Office I

kantor Wilayah ii Regional Office II

kantor Wilayah iii Regional Office III

kantor Wilayah iv Regional Office IV

kantor Wilayah v Regional Office V

kantor Wilayah vi Regional Office VI

kantor Wilayah vii Regional Office VII

kantor Wilayah viii Regional Office VIII

Heery Herland S

F Soetrisno

herdi trisanto

e. ilyas lubis

ferry atorid

junaedi

diddi slamet riyadi

basuki siswanto

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

13

mengoordinasikan. direct. KEP/190/082007 tanggal 1 Agustus 2007 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja PT Jamsostek (Persero) adalah sebagai berikut: The organizational structure of the Regional Offices pursuant to the Board of Directors Decree No. akuntansi umum. mengarahkan. coordinate and control the marketing activities. sesuai keputusan Direksi No. dan mengendalikan kegiatan pemasaran. 295/102008. KEP/190/082007 dated 1 August 2007. JPK division was established whenever Branch Offices had fulfilled certain criteria based on Directors Decree No. Bagan struktur organisasi Kacab yang lengkap. pelayanan peserta. administrasi kepesertaan dan iuran. Special Programme & PKP/KBL was established at Branch Offices which was located at the Capital City of Province. The organizational structure of the Branch Offices is in accordance to the Directors Decree No. KEP/190/082007 dated 1 August 2007. PKP & KBL Kepala Bagian Pengendalian Pelayanan Division Head of Services Control Kepala Bagian Teknologi Informasi Division Head of Information & Technology Kepala Bagian Keuangan Division Head of Finance Kepala Bagian Umum & SDM Division Head of General Affairs & Human Resources Kacab mempunyai fungsi merencanakan. KEP/190/082007 tanggal 1 Agustus 2007 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja PT Jamsostek (Persero). on the Organizational Structure and Work Procedure of PT Jamsostek (Persero) is as follows: BAGAN STRUKTUR ORGANISASI KANTOR WILAyAH organizational structure of regional office Kepala Kantor Wilayah Head of Regional Offices Wakil Kepala Kantor Wilayah Deputy Head of Information & Technology Kepala Bagian Pengendalian Operasi Division Head of Operation Control Kepala Bagian Pengendalian Program Khusus PKP & KBL Division Head of Special Programme Control. general accounting. adalah sebagai berikut: Branch Office is responsible to plan. and human resources. membership and fee administration. services to members. Bidang Program Khusus & PKP/KBL dibentuk pada Kantor Cabang yang berlokasi di Ibukota Propinsi. 295/102008. 14 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .Bagan struktur organisasi Kanwil sesuai keputusan Direksi No. dan SDM yang didukung teknologi informasi untuk memastikan tercapainya target Kacab. which are supported with advance information technology to ensure the accomplishment of its goal. on the Organizational Structure and Work Procedure of PT Jamsostek (Persero) is as follows: BAGAN STRUKTUR ORGANISASI KANTOR CABANG organizational structure of branch office Kepala Kantor Cabang Head of Branch Office Kepala Bidang Pemasaran Section Head of Marketing Kepala Bidang Program Khusus & PKP/KBL Section Head of Special Programme & PKP/KBL Kepala Bidang Pelayanan Section Head of Services Kepala Bidang JPK Head of Health Care Service Division Kepala Bidang Teknologi Informasi Section Head of Information & Technology Kepala Bidang Keuangan Section Head of finance Kepala Bidang Umum & SDM Section Head of General Affairs & Human Resources Bidang JPK dibentuk apabila suatu Kantor Cabang telah memenuhi kriteria sesuai dengan Keputusan Direksi No.

Menjalankan usaha dalam bidang percetakan dan kegiatan usaha terkait lainnya. Catering dan Jasa Komputer. 7. Based on its deed of incorporation. 2 tanggal 4 Maret 2005 oleh Notaris Maghdalia. 4. 4.0101 dated 25 July 1994. serta Jasa Kesehatan yang meliputi Jasa Rumah Sakit Poliklinik Medical Centre. and announced in the State Gazette No. serta telah diumumkan pada Lembaran Berita Negara No. agro-industry and related activities. 2.0101 tanggal 25 Juli 1994. 8. the purpose of the establishment of PT Bijak is to realize the improvement of income and welfare of workers and their families pursuant to and in support of the policies and programs of the government in the placement of workforce at home and abroad in particular and in the field of employment in general. general contractor and related business activities whether as designer. S-889/MK. Undertake business in the field of general transportation for both passenger and cargo. Undertake business in the field of general industry and related activities. and Health Care Services that comprise of a Hospital Polyclinic Medical Center. 5. Cleaning Services. C2. contractor or supervisor. Menjalankan usaha dalam bidang Jasa Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di dalam dan ke luar negeri. tujuan pendirian PT Bijak adalah untuk mewujudkan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan bagi tenaga kerja dan keluarganya dalam rangka turut melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan serta program Pemerintah di bidang penempatan tenaga kerja di dalam dan luar negeri pada khususnya serta bidang ketenagakerjaan pada umumnya. Berdasarkan Akta pendiriannya.anak perusahaan subsiDiary ComPany PT Binajasa Abadikarya (PT Bijak) didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. PT Binajasa Abadikarya (PT Bijak) was founded based on the Decision Letter of the Minister of Finance No. Undertake business in the field of agriculture. 6. Undertake business in the field of general trade and related activities. Menjalankan usaha dalam bidang Pembangunan sebagai pengembang.HT. Kegiatan usaha yang dijalankan adalah: 1. pelaksana maupun pengawas. 5. 40 dated 20 May 2005. SH dan telah dimuat dalam Berita Negara RI No. Jasa Pelatihan. Menjalankan usaha dalam bidang perindustrian umum dan usaha terkait lainnya. Catering and Computer Services. Menjalankan usaha dalam bidang perdagangan umum dan usaha terkait lainnya. 7. 75 tanggal 20 September 1994 tentang Anggaran Dasar Perseroan Terbatas Binajasa Abadikarya. agro industri dan kegiatan usaha terkait lainnya. including: by establishing a Training Center. Menjalankan usaha dalam bidang transportasi pada umumnya baik untuk pengangkutan penumpang maupun barang.11380. 6. C2. 2. 3. training services. Undertake business in the field of printing and related activities.16/1994 dated 3 May 1994 that had been approved by the Minister of Justice No. SH and announced in the State Gazette RI No. 3. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 15 . 8. S-102/MK.16/1994 tanggal 3 Mei 1994 yang telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman No. 40 tanggal 20 Mei 2005. S-102/ MK.HT. Telecommunications Services. 75 dated 20 September 1994 on the Articles of Association of the Limited Liability Company of Binajasa Abadikarya. Its business activities are: 1.11380. Cleaning Service. 2 dated 4 March 2005 by Notary Maghdalia. Menjalankan usaha dalam bidang pertanian. Jasa Telekomunikasi.016/1993 tanggal 4 September 1993 dan No. pemborong pada umumnya (general contractor) dan kegiatan usaha terkait lainnya baik sebagai perencana.016/1993 dated 4 September 1993 and No. Menjalankan usaha-usaha di bidang pertambangan dan tambang non-migas. Undertake business in the field of mining and non oil-andgas mines. that was amended with the Notarial Deed No. antara lain: dengan mendirikan Balai Latihan Kerja. S-889/ MK. Undertake business in the field of job placement for Indonesian workers at home and abroad. Undertake business in the field of Construction as a developer. yang telah dirubah dengan Akte Notaris No.

000. while the realization totaled 820 placements. Tidak tercapainya target penempatan tersebut dipengaruhi beberapa hal sebagai berikut : a. The unrealized target was due to the decline of interest to work in the palm plantation sector in malaysia despite the standard of wages that has been increased significantly.000.500.500. Target penempatan Luar Negeri formal dan informal terrealisasi sebanyak 751 orang dari target 3.54%. a realization of 23. 16 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .000 Pengangkatan Komisaris dan Direksi PT Bijak 1. The performances of PT BIJAK in 2009 are as follows: I. maka susunan Dewan Komisaris PT Bijak adalah sebagai berikut: Komisaris Utama Komisaris : Syami Syahrizzamzami : Junaedi The Appointment of the Board of Commissioners and The Board of Directors of PT Bijak 1.074 orang.200 people.89%. a realization of 49.47%.13%. The Board of Directors (BOD) The composition of the BOD of PT Bijak for the next period is pursuant to the Minutes of the EGMS on the Change to the Composition of the members of the BOD and amendment to the Articles of Association of PT Bijak on 18 January 2008. The target for overseas job placement both formal and informal was realized for 751 people out of the target of 3.500. b. Tidak ter-realisasinya target tersebut disebabkan karena PT Bijak masih sulit bersaing dengan perusahaan sejenis.13% of the target. a realization of just 7.Pemegang Saham Pemegang Saham terbesar PT Bijak adalah PT Jamsostek (Persero) atau dengan kata lain PT Bijak merupakan anak perusahaan PT Jamsostek (Persero) ditambah dengan koperasi karyawan PT Jamsostek (Persero) sebesar 1%.000 • Issued and Subscribed Capital : Rp5.000 • Modal Ditempatkan : Rp5. This low realization was due to the fact that PT Bijak still finds it difficult to compete with similar companies..200 orang atau hanya mencapai sebesar 23.89%. 1 tanggal 6 April 1994 terdiri dari: • Modal Dasar : Rp12. Tidak ter-realisasinya target tersebut disebabkan : • Target penempatan pada sektor Perkebunan terrealisasi sebanyak 322 orang dari target 650 orang atau mencapai sebesar 49.000. Direksi Susunan anggota Direksi PT Bijak periode berikutnya adalah sesuai Risalah RUPS LB tentang Perubahan Susunan Anggota Direksi dan penyesuaian Anggaran Dasar PT Bijak tanggal 18 Januari 2008.000. the composition of the BOD of PT Bijak is as follows: President Director : Herdy Trisanto Director : Noerbimo DW Adapun kinerja PT Bijak Selama Periode Tahun 2009 Adalah Sebagai Berikut: I. the composition of the Board of Commissioners of PT Bijak is as follows: President Commissioner Commissioner : Syami Syahrizzamzami : Junaedi 2. Target for the Placement of Indonesian Workers (TKI) Overseas The target for job placement of workers in 2009 numbered 4. maka susunan Direksi PT Bijak adalah sebagai berikut: Direktur Utama : Herdy Trisanto Direktur : Noerbimo DW 2.000. The initial capital of PT Bijak as per the Articles of Association of the Company No. Target Penempatan TKI Rencana penempatan Tenaga Kerja tahun 2009 berjumlah 4.074 people.000. The target was not reached due to a number of factors. B/6981/082009 perihal Persetujuan Penetapan Anggota Dewan Komisaris PT Bijak tanggal 13 Agustus 2009. 1 dated 6 April 1994 comprised of: • Authorized Capital : Rp12. The target was not met due to: • Placement target in the agro-industry sector was realized for 322 people out of a target of 650 people.47%. The target for domestic job placement was realized for 69 people out of the target of 874 people.54%. Modal awal PT Bijak sesuai Akta Pendirian Perusahaan No. Target penempatan Dalam Negeri ter-realisasi sebanyak 69 orang dari target 874 orang atau hanya mencapai sebesar 7.000 Shareholders The largest shareholder of PT Bijak is PT Jamsostek (Persero) or in other words PT Bijak is the subsidiary of PT Jamsostek (Persero) in addition to employe cooperative of PT Jamsostek (Persero) that holds a 1% stake. b.000 • Non-Issued Capital : Rp7. sedangkan realisasinya berjumlah 820 orang atau hanya tercapai sebesar 20. Tidak tercapainya target dikarenakan menurunnya minat CTKI untuk bekerja pada sektor perkebunan kelapa sawit di Malaysia walaupun standar upah yang sudah mengalami kenaikan yang signifikan.500.000. Dewan Komisaris Susunan anggota Dewan Komisaris PT Bijak periode berikutnya adalah sesuai dengan Surat No.000 • Modal yang Belum Ditempatkan : Rp7. The Board of Commissioner (BOC) The composition of the members of the Board of Commissioners of PT Bijak for the next period is pursuant to Letter No.000. as follows: a. accounting for 20. B/6981/082009 on the Approval of the Appointment of the Members of the Board of Commissioners of PT Bijak dated 13 August 2009.

• Placement target in the construction sector was realized for 36 people out of the target for 200 people.341.893.032. Aktiva Lancar/Current Assets b.12 (403.48) 97.61 (10. accounting for just 2% of the target.741.756.67 5.921.13 10.00 83. accounting for 18.376.427.67%.15 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 17 .13 15. disebabkan banyaknya CTKI tidak berminat terhadap job order akibat standar upah yang ditawarkan tidak sesuai dengan permintaan Calon TKI.758. • Target penempatan sektor konstruksi ter-realisasi sebanyak 36 orang dari target 2009 sebanyak 200 orang atau mencapai sebesar 18%.222.67% of the target.73 13. while the job opportunities in Indonesia in that particular field are not available in sufficient numbers to absorb the number of workforce.20 97.000. and providing bridge financing to these people would represent a considerably high financial risk.042.82) 21. • Target penempatan sektor Jasa ter-realisasi sebanyak 4 orang dari target 2009 sebanyak 200 orang atau mencapai sebesar 2%. due to delays in the application process of working visas for Taiwan as a result of the decline in job order as one of the required documents that has to be filed with the Ministry of Manpower and Transmigration.33 80. accounting for 18% of the target.102.00 16.26 26.241.140.855.897. Ekuitas/Equity total Pasiva/total liabilities 15. sedangkan lapangan pekerjaan yang tersedia di Indonesia masih kurang terhadap kebutuhan tenaga kerja tersebut. • Placement target for informal Indonesian workers overseas (house maids) was realized for 287 people out of the total target of 1. II. Aktiva Lain-lain/Other Assets total aktiva/total assets Pasiva/liabilities a.63 100.12 80.07 650. Hutang (Kewajiban)/Liabilities b.073. Dana Cadangan/Reserves d.903.713.452.495.000.92 70.64 100.124.000.09% of the target.177.94 101.06 RKAP 2009/ 2009 Target 2 Realisasi 2009/ 2009 Realization 3 Analisa/ Analysis % 4 = ³/2 % 5 = ³/1 110. Aktiva Tetap/Fixed Assets d.00 37.78 4. The unrealized target was due to the unattractive wage offers that were below the worker’s expectation.100 people.00 20.29 5.000.• Target penempatan pabrik Malaysia ter-realisasi sebanyak 74 orang dari target 2009 sebanyak 900 orang atau mencapai sebesar 8.92 81.399. The unrealized target was due to the fact that those workers who are interested in applying jobs in the refinery/plant sector are generally penniless.19 754. Belum tercapainya target penempatan disebabkan oleh masih terbatasnya suplai tenaga kerja dibidang perminyakan untuk ditempatkan ke negara Kuwait.263.195.96 1. Dubai dan Uganda.758.166. Tidak tercapainya target tersebut karena CTKI yang bersedia bekerja di sektor kilang/pabrik pada umumnya tidak punya uang.05) 20.360.22 2.063. • Target penempatan TKI luar negeri informal (PRT) terrealisasi sebanyak 287 orang dari target 1.08 37.266.55 47. • Placement target in the oil-and-gas sector was realized for 28 people out of the target of 150 people. accounting for only 26.000.75 1. accounting for 8.57 (8. The unrealized target was due to the limited supply of workers from the oil-and-gas industry who are willing to be posted Kuwait.17) 26.82 108.000.15 121.698.705. Dubai and Uganda. jika PT Bijak memberikan Bridging Finance/kredit maka tingkat resiko pengembaliannya sangat tinggi.818. hal ini disebabkan adanya keterlambatan proses pengurusan visa TKI PRT Taiwan yang diakibatkan oleh keterlambatan penurunan Job Order sebagai salah satu persyaratan dokumen yang harus diajukan ke Depnakertrans.341.10 86. • Placement target in the service sector was realized for four people out of the 2009 target of 200 people.22%.077. Evaluasi Anggaran Neraca dalam ribuan II.842.100 orang atau mencapai sebesar 26.804.144.604.09%.. as a result of the low interest towards the job order that pays wages in lesser amount than the expectations of the workers.808.44 (894.34 5.555.49 4.000.299.73 8.22%.94 4.94 21.073.00 16. • Placement target in the manufacturing sector in Malaysia was realized for 74 people out of the target of 900. Modal Disetor/Paid-in Capital c.144.897.042. Evaluation on Balance Sheet Budget in thousand Perbandingan/ Comparison No Uraian /Description Realisasi 2008/ 2008 Realization 1 1 NERACA/Balance Sheet aktiva/assets a.621.06 18. Aktiva Pajak Tangguhan/Assets of Deffered Tax c.76 784.555. Belum tercapainya target tersebut karena standar upah beberapa pabrik yang ditawarkan kurang diminati oleh CTKI. • Target penempatan sektor Perminyakan ter-realisasi sebanyak 28 orang dari target 150 orang atau mencapai sebesar 18.00 6.63 13.75 4.

Gedung Arsip Narogong dan Menara Jamsostek. due to the closure of the inactive account at Maybank in Malaysia.The increase in the amount of prepaid taxes by 199.808.52 million. whereas the realization amounted to Rp20. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp15.26 million or 112. hal ini disebabkan karena adanya penambahan aktiva tetap Rusunawa Batam dan Menara Jamsostek.26 juta atau 112.50 juta.28% atas peningkatan potongan pajak PPh 23 dari pihak pemberi kerja sebagai kredit pajak di akhir tahun.20% of the budget.56 million. whereas the actual realization amounted to Rp650.The increase in the amount of prepaid expenses by 334.04 million or 98.25%. Fixed Assets The budgeted amount of Fixed Assets of the Company was Rp4.09% of the budget.183.00 million. whereas the realized amount was Rp10.10% of the budget.897.63%.76% as a result of the draw down of the TKI credit from Bank Chinatrust Indonesia and payment of invoices from the management of office building.399.36 juta atau 121.713.183.The increase in accounts receivables by 169. Debts/Account Payables The budgeted amount of short-term and long-term debts and payables of the Company was Rp8.61% of the budget.36 million.399.82 million. 18 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .30 juta atau sebesar 108.756.Peningkatan piutang usaha sebesar 169. c.808.341. Utang/Kewajiban Anggaran Perseroan atas utang/kewajiban jangka pendek dan utang/kewajiban jangka panjang adalah sebesar Rp8. sedangkan realisasinya mencapai Rp20. d.03% atas pemberian gaji dimuka untuk penempatan tenaga alih daya (outsourcing) dalam negeri dan biaya proses pengurusan dokumen TKI PRT yang belum berangkat.56 juta.68 juta atau 81. hal ini disebabkan karena belum terpenuhinya pengembalian utang jaminan Trainee Korea serta adanya utang atas pemupukan dana yang belum dibayar secara penuh dari pihak user untuk mengurangi uang muka dari tenaga kerja outsourcing.30 million. whereas the actual realization amounted to Rp4. . .52 juta.50 million. due to the decline in stockholder’s equity as a result of the net loss incurred by the Company in 2009.20%.06 million. b.604. the Narogong Archive Building and Menara Jamsostek (Jamsostek Tower). or 86. . e. hal ini disebabkan karena adanya penurunan modal atas beban kerugian di tahun 2009.06 Juta.04 juta atau setara dengan 98.533.897.The increase in the amount of cash and cash-equivalent by 257. whereas the realization amounted to Rp15.49% sebagai dampak dari tagihan piutang kepada PT Jamsostek atas Pengelolaan Gedung Kantor Pusat.09%. due to the additional fixed assets of Rusunawa Batam and Menara Jamsostek. Adapun penjabaran dari pencapaian tersebut adalah sebagai berikut: a. The following details describe the realized assets of the Company: a.921. b. or 108.61%.63% of the budget.Peningkatan biaya dibayar dimuka sebesar 334.25% of the budget. or 121. Aktiva Tetap Anggaran Perseroan atas Aktiva Tetap sebesar Rp4. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp10.604. e. Modal Sendiri Anggaran Perseroan atas Modal Sendiri sebesar Rp12. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp4.82 juta.28% as a result of the increase in PPh 23 withheld taxes by clients that qualify as a tax credit at the end of the year.921. d. .756.49% as a result of payment of receivables from PT Jamsostek for the management of the Head Office Building.03 million while the realized amount was Rp10. due to: .341.76% sebagai dampak atas pencairan kredit TKI di Bank Chinatrust Indonesia dan pembayaran tagihan dari pengelolaan gedung kantor.68 million.00 juta atau 86. or 81. The Company budgeted its Assets/Liabilities for 2009 totalling Rp21. hal ini disebabkan karena ditutupnya rekening Maybank yang tidak aktif di Malaysia.Anggaran Perseroan atas jumlah Aktiva/Pasiva pada tahun 2009 sebesar Rp21.Peningkatan pajak dibayar dimuka sebesar 199.03 juta sedangkan realisasinya mencapai Rp10.03% on salary advances for the domestic placement of outsource workers and expenses related to the processing of travel documents for housemaids prior to their departure. Aktiva Lancar Anggaran anak perusahaan (PT Bijak) atas Aktiva Lancar pada tahun 2009 adalah sebesar Rp13. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp650. . due to still unpaid debts on the guarantee loan for trainees sent to Korea as well as payables related to the accumulation of unpaid invoices from users as down payments for the employment of outsourced personnel. Other Assets The budgeted amount of other assets of the Company was Rp754. c.713. hal ini karena: . Current Assets The budgeted current assets of the Company for 2009 was Rp13.533. Equity The budgeted amount of the equity of the Company was Rp12. Aktiva Lain-Lain Anggaran Perseroan atas Aktiva Lain-lain sebesar Rp754.Peningkatan kas dan setara kas sebesar 257. .10%.

25 million.22%.70%.40 million. Evaluation of the Budget on the Operating Revenues and Expenses of the Company Against the Financial Statements for the Year Ending 31 December 2009. The realized budget resulted from the incurred expenses on the management of the Rusunawa Batam and Menara Jamsostek from the business development that was realized during 2009 and was not actually budgeted for that year.28% dari target RKAP. The realized target was attributed to the increase in bank deposit interest and the decrease in the final tax expense on gains from Government Bonds that contributed to an increase in the Company’s interest income.245.58 million.44%.61 juta.065.69 juta.70% sebagai akibat dari penambahan biaya penyusutan aktiva tetap di Rusunawa Batam. Pencapaian realisasi biaya tersebut diakibatkan oleh adanya biaya Rusunawa Batam dan Pengelolaan Menara Jamsostek dari pengembangan usaha yang terlaksana di tahun 2009 dan tidak ditargetkan pada tahun tersebut. Tercapainya target tersebut disebabkan karena adanya peningkatan bunga deposito dan penurunan beban pajak final Obligasi Pemerintah sehingga berpengaruh pada peningkatan pendapatan bunga.58 Juta. d.074.III. Operating Revenues The budgeted amount of the Company’s operating revenues for the year 2009 was Rp15. c. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 19 . which reflected negatively on the realization of targeted revenues from this segment in 2009 at just 19. or 97. or 102. Non-operating Profit/Loss The budgeted amount of the non-operating profit/loss of the Company in 2009 was Rp10. Evaluasi Anggaran atas Pendapatan dan Beban Realisasi atas pencapaian anggaran Perseroan berdasarkan laporan keuangan yang berakhir per 31 Desember 2009 adalah sebagai berikut: a. the target for job placement was not achieved due to un-met realization in each of the sector placement.91 Juta atau 97.513.245. or 33. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp12.12% of the budget. e. are as follows: a. Pendapatan Investasi Anggaran Perseroan atas Pendapatan Investasi tahun 2009 sebesar Rp1. Indirect Expenses The budgeted amount of indirect expenses of the Company in 2009 was Rp4.12%. Menara Jamsostek and Rusunawa Cikarang. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp365.22% dikarenakan pembukaan rekening di Huanan Bank Taiwan atas permintaan agency PT Bijak untuk memperluas pemberian kredit CTKI serta penandatanganan beberapa Job Order untuk penempatan CTKI di Malaysia sektor perkebunan.91 million.84% of their target. • Adanya peningkatan beban penyusutan sebesar Rp139. Menara Jamsostek dan Rusunawa Cikarang.69 million. whereas the actual realized amount was Rp12.62 million.84% sesuai dengan RKAP b. Pencapaian tersebut dikarenakan adanya penyesuaian kurs mata uang valas terutama pada utang jaminan TKI yang berbentuk valas.15 juta atau 104.15 million or 104. or 3.57 million.79% of the budget. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp4. d. Meanwhile.33% of the budget. e.36 juta atau 3.28% of the budgeted amount.61 million. whereas the actual realized amount was Rp1. Laba / Rugi Di Luar Usaha Anggaran Perusahaan atas laba / rugi diluar usaha pada tahun 2009 sebesar Rp10. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp1.074.03%. Pendapatan Usaha Anggaran anak perusahaan (PT Bijak) atas Pendapatan Usaha tahun 2009 sebesar Rp15. This realization was mainly attributed to gains from foreign currency translation.029. due to the opening of a bank account at Huanan Bank in Taiwan on the request of the agency of PT Bijak in order to expand credit provision for TKI applicants and signing of job orders for the placement of workers in the agro-industrial sector of Malaysia. Batam dan gedung Menara Jamsostek dengan tingkat pendapatan usaha mencapai sebesar 341.814. The target was largely achieved due to revenues from the management of building with that of the Rusunawa Bumi Lancang Kuning in Batam and the Menara Jamsostek building in Jakarta that contributed to revenues amounting to 341. Sedangkan target penempatan tenaga kerja belum tercapai disebabkan karena belum maksimalnya realisasi di setiap sektor penempatan.513.319.57 Juta atau 102.417. whereas the actual realized amount was Rp365.03% of the budget. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp14.76 million. as a result of the increase in the depreciation of fixed assets related to Rusunawa Batam. III.029. Biaya Usaha Anggaran perusahaan atas biaya usaha pada tahun 2009 sebesar Rp11.33%. c.40 Juta.319.79%.36 million. or 96. sehingga berpengaruh pada realisasi target pencapaian pendapatan usaha di tahun 2009 dengan tingkat pencapaian sebesar 19.640.065.814.62 Juta.25 juta atau 33. Pencapaian realisasi biaya tak langsung tersebut diakibatkan oleh : • Adanya peningkatan beban operasi sebesar Rp110.76 juta atau 1. • The increase in depreciation expense by Rp139. b.30 juta atau 96. whereas the actual realized amount was Rp14.44% of the budget. especially on the foreign-currency denominated TKI guarantee. or 1.30 million. The realized budget for indirect expenses was attributed to: • The increase in operating expenses by Rp110.417. Tercapainya target tersebut berasal dari kontribusi pengelolaan gedung dengan dikelolanya Rusunawa Bumi Lancang Kuning. whereas the actual realized amount was Rp4. Investment Returns The budgeted amount of the investment returns by the Company in 2009 was Rp1. Biaya Tak Langsung Anggaran Perusahaan atas Biaya Tak Langsung pada tahun 2009 sebesar Rp4. Operating Expenses The budgeted amount of the operating expenses of the Company in 2009 was Rp11.640.

or minus 403.62 juta.370 48.48% of the budget. the socialization of which has been in progress gradually. capabilities. IV. f. Kontribusi Kepada Negara Pembayaran pajak selama Tahun 2009 berjumlah Rp1.07 211.000 709.63 million. agar mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya di pasar bebas. salah satunya adalah melalui penerapan Key Performance Indicator (KPI) berbasis Balanced Score Cards. or accounting for 169.48%.129. Laba / Rugi Setelah Pajak Anggaran Perusahaan atas laba/rugi setelah Pajak pada tahun 2009 sebesar Rp221. V.309.000 1.150 Realisasi 2009/ 2009 Realization 3 104.505. PT Bijak has taken steps to improve its performance significantly in the future.294 8.f.49% of the realization of tax payment of Rp772.08. and other supporting factors.69 juta atau mencapai sebesar 184. Selain itu. In addition to that.63 Juta.52%.22 Juta atau 403. for both Head Office and Branch operations.000 68.88 207. dengan rincian sebagai berikut : dalam ribuan IV. Profit/Loss After Tax The budgeted amount of net profit and loss of the Company in 2009 was a profit of Rp221. Sesuai dengan performa kerja yang kurang memuaskan tersebut. one of which will be through the implementation of the Key Performance Indicator (KPI) based on the Balanced Score Card system.000.85 16. 20 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .694.69 million.49 juta atau mencapai sebesar 169.720 532.164.000 8.790.230. Kinerja Perusahaan Tingkat kinerja Perseroan secara obyektif sesuai dengan pola kinerja dan spesifikasi usaha PT Bijak yang meliputi aspek keuangan.000. kemampuan. dan faktor penunjang lainnya.49% dari realisasi pembayaran pajak sampai dengan Desember 2008 sebesar Rp772.000.49 % 5 = ³/1 92.639.621.52% of the budget. whereas if compared to the 2009 budget amount of Rp709.789 53. Contribution to the Nation Tax payment in 2009 amounted to Rp1.081.52 V.000 10.650 2.494. profesionalisme. In line with the above-mentioned performance that is less than satisfactory. yang mana sosialisasi pelaksanaan dari kegiatan ini telah dilakukan secara bertahap.69 15. Faktor kerugian tersebut bersumber dari tidak tercapainya pengiriman TKI ke Luar Negeri dan adanya beban pajak tangguhan. whether in language skills. PT Bijak will also increase the intensity of training and education for potential TKI. baik untuk diterapkan di Kantor Pusat maupun Kantor Cabang. operational and administrative aspects as of 31 December 2009 is “Less than Sound (BBB)” with a score of 49. whereas the actual realization was a net loss of Rp894. baik dari segi penguasaan bahasa.309.050.22 million.62 million in fiscal year 2008. PT Bijak telah melakukan upaya-upaya peningkatan kinerja untuk menghasilkan pencapaian yang jauh lebih maksimal di masa depan.249.439 RKAP 2009/ 2009 Target 2 113. aspek operasional dan aspek administrasi per 31 Desember 2009 adalah “Kurang Sehat (BBB)” dengan skor 49.141. with the following details: in thousand Perbandingan Comparison No Pajak Penghasilan Income Tax Realisasi 2008/ 2008 Realization 1 1 2 3 4 5 6 PPh Pasal 21 PPh Pasal 23 PPN PPh Pasal 25/29 Fiskal Luar Negeri PPh Pasal 4 (2) total 165.49 million. albeit with an unqualified opinion from the independent Auditors.309.618 1.984.060 4.08 serta opini dari Auditor Independen dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian. professionalism.912 Analisa Analysis % 4 = ³/2 62. The Company’s Performance The level of performance of the Company as per its line of business and objective assessment of the performance PT Bijak that encompasses the financial. sedangkan dibandingkan dengan RKAP tahun 2009 sebesar Rp709.974.000 543. PT Bijak juga akan lebih meningkatkan jumlah pendidikan dan pelatihan bagi calon TKI. sedangkan realisasinya sebesar minus Rp894.36 169. the actual realization for the year accounted for 184. The loss was attributed to the un-met target for overseas job placements as well as due to deferred tax expenses. in order to be able to compete against similar companies in the free market.67 184.000 772.

00 Tidak Sehat Un-Sound: 20 s/d < CCC 10 s/d < CC 0. Current Ratio 5.17 18.52 3.00 3.00 5. Pemasaran Marketing 20.00 5.00 15.14 77.00 70. Total Asset Turn Over (TATO) 8. Laporan Audit / Tahunan Audit Report / Yearly 2.00 5.00 5. Rancangan RKAP RKAP Design 3.92 < = 10 C 3.08 5.08 156. Diversifikasi Produk Product Diversification skor | score Aspek Administrasi | Administration Aspect 1.00 5.00 49.00 10.00 31 Desember 2009 bobot nilai skor value score (8.08 Kurang Sehat Less than Sound (BBB) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 21 .50 6.no kriteria Penilaian assessment Criteria Aspek Keuangan | Financial Aspect 1.00 5. Collection Periods 6.00 5.16 3.00 5.00 ii 2. Return on Investment (ROI) 3.00 15.00 15.00 5.00 63.00 5.43 60.00 5.12 951.00 5. Cash Ratio 4.00 7. Rasio Modal Sendiri Terhadap Total Aset (TMS / TA) skor | score Aspek Operasional | Operational Aspect 1.00 4. Perputaran Persediaan 7.07) 1.00 15.00 5.14 97. Return on Equity (ROE) 2.50 keterangan remarks TOTAL SKOR TOTAL SCORE: Sehat Sound: > 95 AAA 80 s/d < AA 65 s/d < A i Kurang Sehat Less than Sound: 50 s/d < BBB 40 s/d < BB 30 s/d < B 27.00 5.22 108. Laporan Periodik Manajemen Periodic Management Report skor | score iii Total Skor Total Score Tingkat Kesehatan Sound Level 100.12 99.00 5. Persiapan Preparation 3.

2. sehingga pengelolaan keuangan DPKP berpedoman kepada ketentuan-ketentuan pengelolaan organisasi nirlaba. sehingga diharapkan dapat menjadi dukungan langsung dalam upaya peningkatan produktivitas dan peningkatan kesejahteraan bagi tenaga kerja dan keluarganya. so that the management of DPKP finance was based on the regulations of a non profit organization. To support the Company’s objective. Program JAMSOSTEK bertujuan memberikan perlindungan dalam bentuk santunan berupa uang sebagai pengganti sebagian penghasilan atau dari penghasilan yang hilang atau berkurang dan pelayanan sebagai akibat peristiwa atau keadaan yang dialami oleh tenaga kerja. sakit. Interpretation 1.entitas bertujuan khusus sPeCial PurPose entity 1. 2. 36 year 1995 that is responsible to conduct the Employee Social Security Scheme (JAMSOSTEK) based on Law No. 22 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . masih melihat banyak peluang untuk meningkatkan kesejahteraan peserta yang dapat dilakukan antara lain melalui Pinjaman Uang Muka Perumahan. Basic of Establishment PT Jamsostek (Persero) constitute the appointed Government’s institution pursuant to the Government’s Regulation No. so that it could directly enhance the productivity and welfare towards all employees as well as their families. bersalin. Informasi Umum a. PT Jamsostek (Persero) sebagai badan penyelenggara program JAMSOSTEK. 3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja. The JAMSOSTEK Program was aimed to provide protection in the form of cash donation to substitute the partial or total loss (decrease) of the overall income. pregnancy. education. hamil. which among others are through Mortgage Housing Loan. b. Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta atau disingkat DPKP adalah dana yang dihimpun dan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja peserta program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) dan atau keluarganya yang diprioritaskan bagi yang kurang mampu dan membantu badan/unit usaha yang mempunyai keterkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan peserta program JAMSOSTEK terutama bagi badan/unit usaha skala kecil. 3 year 1992 regarding the Employee Social Security Scheme. DPKP Program was not necessarily meant to accumulate profit.Dasar Pendirian PT Jamsostek (Persero) merupakan badan yang ditunjuk Pemerintah dengan Peraturan Pemerintah No. hari tua dan meninggal dunia. pendidikan. old age and death. Member’s Welfare Fund or known as DPKP constitute a collection of fund that is used to increase the welfare of the Employee Social Security Scheme (JAMSOSTEK) member’s and or their families which was prioritized to less fortunate communities as well as supporting the working unit which directly related to the increasing welfare of JAMSOSTEK program. maturity. still sees a lot of opportunities to increase the welfare of all members. Untuk menunjang tujuan Perseroan di atas. workforce training and health care facilities among all employees of JAMSOSTEK members. Program DPKP tidak dimaksudkan untuk memupuk laba. 1.Pengertian 1. b. PT Jamsostek (Persero) as a provider of JAMSOSTEK program. due to several incidents such as illness. especially small business enterprises. pelatihan tenaga kerja dan fasilitas sarana kesehatan bagi para pekerja peserta JAMSOSTEK. General Information a. 36 tahun 1995 untuk menyelenggarakan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) sesuai yang diatur Undang-Undang No.

Meningkatkan citra PT Jamsostek (Persero) selaku Badan Penyelenggara. 2. b. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 23 . Tujuan penyelenggaraan program DPKP adalah: a Memperluas peranan PT Jamsostek (Persero) dalam meningkatkan kesejahteraan peserta JAMSOSTEK. 2. b. Maksud dan Tujuan 1. Profit shares of PT Jamsostek (Persero) based on the Decision of General Meeting of Shareholders. 2. Enhancing image of PT Jamsostek (Persero) as the Providing Agency. which are: a) Revolving. 3. Alokasi penggunaan DPKP setiap tahunnya ditetapkan sebagai berikut: a) Minimum 70% dialokasikan untuk DPKP yang sifatnya bergulir. Maksud penyelenggaraan program DPKP adalah untuk meningkatkan kesejahteraan peserta program JAMSOSTEK dan atau keluarganya melalui berbagai jenis program/ penggunaan DPKP. Broaden the role of PT Jamsostek (Persero) in increasing the welfare of participating members of JAMSOSTEK program. Results from the development of DPKP. The executive members which is responsible for Member’s Welfare Fund Program of PT Jamsostek (Persero) in 2009 are as follows: President Director : H. b) Non revolving. Based on the Decision Letter of the BOD of PT Jamsostek (Persero) No. Hotbonar Sinaga Kepala Biro PKP : Yoto Susiswo Kepala Urusan PKP : Soni Sumarsono d. Penanggung jawab Program Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Persero) tahun 2009 adalah sebagai berikut: Direktur Utama : H. b) For a maximum of 30% was being allocated for the non revolving DPKP. Penerima Bantuan Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta hanya dapat disalurkan kepada: 1. Hotbonar Sinaga Head of PKP Bureau : Yoto Susiswo Head of PKP Business : Soni Sumarsono e. The goals of the management of DPKP program is to increase the welfare of the participating members of JAMSOSTEK program and or their families through various program/benefits of DPKP 2.Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. The objective of the management of DPKP program: a. KEP/04/012007 dated 3 January 2007 regarding the Organizational Structure and Governance of PT Jamsostek (Persero). the DPKP working unit attached to the PKP Bureau which is directly responsible to the President Director. Sumber Pendanaan DPKP dihimpun sesuai ketentuan yang berlaku. Source of Funds DPKP was collected based on prevailing regulation from the following sources such as: 1. Sumber dana lainnya yang disetujui Rapat Umum Pemegang Saham. Sifat penyaluran DPKP dibagi 2(dua) yaitu: a) Bergulir. 2. f. 3. Goals and Objectives 1. c. yaitu bersumber dari: 1. KEP/04/012007 tanggal 3 Januari 2007 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja PT Jamsostek (Persero). b) Maksimum 30% dialokasikan untuk DPKP yang sifatnya tidak bergulir. The allocation of DPKP management is annually set as follows: a) For a minimum of 70% was being allocated for the revolving DPKP. Other source of funds that has been approved by the General Meeting of Shareholders. f. The DPKP distributions was divided in two characteristic.c. Hasil pengembangan DPKP. e. The Donation Receiver Member’s Welfare Fund is distributed to: 1. unit kerja Program Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) melekat pada Biro PKP yang langsung tanggung Jawab kepada Direktur Utama. 2. d. b) Tidak bergulir (Hibah). Bagian laba PT Jamsostek (Persero) sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.

3. i. Sifat dan Komposisi Penyaluran Dana 1. 3. b) Health Care Services Utilities. c) Other necessary utilities for Member’s Welfare Facilities.3. especially to the members of JAMSOSTEK program and/or their family as well as surrounding community. d) Provider Loan of Health Care service that incorporated with PT Jamsostek (Persero). i. Penggunaan DPKP tidak bergulir a) Bantuan kepada Pusat Pelayanan Kesehatan untuk membangun/merehabilitasi/merenovasi ruangan dengan tujuan untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terutama bagi peserta program JAMSOSTEK dan atau keluarganya dan warga masyarakat sekitarnya. b) Sarana Pelayanan Kesehatan. The allocation of DPKP management is annually set as follows: a) A minimum of 70% was being allocated for the revolving DPKP. 3. b) Aids for an ambulances to the Organizer of Health Care Facilities. 3. which are: a) Revolving. h. should be carefully managed and thrives to achieve a maximum results. e) Education Loan to member members of JAMSOSTEK Program or children of JAMSOSTEK Member’s. which among other are comprises of: a) Donation to Health Care Facilities in order to build/ rehabilitate/renovations area to increase the quality of health care services. Terhadap sisa dana Program DPKP yang belum disalurkan. should be carefully managed and thrives to achieve a maximum results. 2. g. g. harus dikelola secara hati-hati dan diusahakan memperoleh hasil yang optimal. b) Member’s Welfare Facilities. 3. The types of Member’s Welfare Facilities are as follows: a) Rental Housing Flat Utilities. b) For a maximum of 30% was being allocated for the non revolving DPKP. Jenis-jenis Sarana Kesejahteraan Peserta adalah: a) Sarana Rumah Susun Sederhana Sewa. c) Aids for medical/non medical supplies to the Provider of Health Care Facilities owned by the Government. The DPKP distribution was divided in two characteristics. b) Non revolving. 2. The Characteristic And Composition Of DPKP Distribution 1. Sifat penyaluran DPKP dibagi 2 (dua) yaitu: a) Bergulir. b) Transportation Loan to Member members of JAMSOSTEK Program for the purpose of mobilization. c) Bantuan peralatan medis atau non-medis kepada Pelaksana Pelayanan Kesehatan milik Pemerintah. harus dikelola secara hati-hati dan diusahakan memperoleh hasil yang optimal. b) Bantuan mobil ambulance kepada Pelaksana Pelayanan Kesehatan.Penggunaan DPKP Bergulir 1. b) Maksimum 30% dialokasikan untuk DPKP yang sifatnya tidak bergulir. b) Tidak bergulir (Hibah). c) Sarana Kesejahteraan Peserta lainnya yang dianggap perlu. e) Pinjaman dana pendidikan bagi tenaga kerja peserta JAMSOSTEK atau anak tenaga kerja peserta JAMSOSTEK. The remain balance of DPKP funds which has not been distributed. c) Pinjaman dana kepada Koperasi Tenaga Kerja Peserta Program JAMSOSTEK. The Use of Revolving DPKP 1. Characteristics of Loan are as follows: a) Housing Loan to Member members of JAMSOSTEK Program was being prioritized to the ownership of simple housing. h. Alokasi penggunaan DPKP setiap tahunnya ditetapkan sebagai berikut: a) Minimum 70% dialokasikan untuk DPKP yang sifatnya bergulir. 2. 24 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . d) Aids for Free Health Care Services and or Consultation within industrial and/or slum areas. The Use of Non Revolving DPKP 1. b) Pinjaman kepemilikan sarana transportasi bagi Peserta Program JAMSOSTEK untuk mobilitas tenaga kerja. The remain balance of DPKP funds which has not been distributed. Revolving DPKP is a part of DPKP which is allocated/intended to the purpose of: a) Loan. DPKP Bergulir merupakan bagian DPKP yang diprogramkan/dialokasikan untuk: a) Pemberian Pinjaman. d) Pinjaman kepada penyedia (provider) bidang jasa pelayanan kesehatan yang bekerja sama dengan PT Jamsostek (Persero). Jenis-jenis Pinjaman yang dapat diberikan adalah: a) Pinjaman Perumahan bagi Peserta Program JAMSOSTEK diprioritaskan bagi kepemilikan rumah sederhana. c) Cooperative of Labor Loan to Member members of JAMSOSTEK Program. Non revolving DPKP on Health Care was meant to enhance the health care facilities. Terhadap sisa dana Program DPKP yang belum disalurkan. d) Bantuan Kesehatan Cuma-Cuma di daerah padat industri atau lingkungan kumuh. 2. b) Sarana Kesejahteraan Peserta.

Non revolving DPKP on Education was meant to enhance the quality of Human Resources. under jurisdiction of PT Jamsostek (Persero). 3. DPKP tidak bergulir Bidang Pendidikan adalah dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). 6. j. Direksi wajib menyampaikan Laporan Manajemen DPKP secara periodik dalam Laporan Manajemen PT Jamsostek (Persero). 3. 5. 2. DPKP wajib diperiksa (diaudit) sesuai dengan tahun buku oleh auditor independen yang melakukan audit laporan keuangan PT Jamsostek (Persero). The Board of Directors is obliged to periodically submit the DPKP Management Report under the Management Report of PT Jamsostek (Persero). 4. Non revolving DPKP in the forms of KPR administration was being used to support membership partner of JAMSOSTEK program for administering the Housing Loan at Banks. 3. b) Bantuan pelatihan bagi tenaga kerja peserta JAMSOSTEK. dan administrasi KPR. 2. 2. DPKP tidak bergulir berupa bantuan administrasi KPR dalam rangka membantu tenaga kerja peserta program JAMSOSTEK dalam hal pengurusan Kredit Kepemilikan Rumah pada perbankan. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 25 . pursuant to SPE condition that needs to be consolidated based on ISAK 7. Non revolving DPKP could not be provided in the form of fresh money unless it is used for Scholarship purposes. yaitu berupa: a) Bantuan Beasiswa bagi anak berprestasi dari tenaga kerja peserta program JAMSOSTEK. 4. Ledger and Audit 1. DPKP tidak bergulir juga dapat digunakan untuk memberikan bantuan keuangan bagi tenaga kerja peserta JAMSOSTEK yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). b) The training support towards members of JAMSOSTEK Program. Laporan keuangan DPKP sekurang-kurangnya harus memuat: a) Neraca b) Laporan Kinerja c) Laporan Perubahan DPKP d) Laporan Arus Kas e) Catatan atas Laporan Keuangan 5. DPKP dibukukan secara terpisah dari pembukuan Program Jamsostek dengan berpedoman kepada Pedoman Akuntansi DPKP sesuai KEP/320/122007 tanggal 27 Desember 2007 dan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku umum. DPKP Financial Statement should. c) Aids for Employee’s Training Centers to rehabilitate/ renovate the dormitory or increase the equipment for training. Laporan Keuangan Entitas pengelolaan DPKP dikonsolidasi dalam laporan keuangan PT Jamsostek (Persero) karena entitas pengelola DPKP memenuhi persyaratan sebagai Entitas Bertujuan Khusus (EBK) yang berada dalam pengendalian PT Jamsostek (Persero). The utilization of DPKP within other forms could only be conducted with prior approval from General Meeting of Shareholders. 4. PHK. at least. Non revolving DPKP was also being used to provide financial support to membership partner of JAMSOSTEK Program with a Severances Benefit (PHK). Penggunaan DPKP untuk bidang lainnya hanya dapat dilaksanakan setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham. 5. DPKP tidak bergulir tidak dapat diberikan dalam bentuk uang tunai (fresh money) kecuali untuk bantuan Beasiswa. which among others are comprises of: a) Aids for Scholarship towards students with a high achievement from members of JAMSOSTEK Program. Financial Statement of the DPKP Management Entity was consolidated into financial statement of PT Jamsostek (Persero) due to the DPKP Management Entity that has fulfilling the requirement of Special Purpose Entity (SPE). 3. 6. j. PHK. and KPR administration. a) Balance Sheet b) Financial Statement c) Report on DPKP Changes d) Cash Flow Report e) Notes to Consolidation Report 5. c) Bantuan kepada Lembaga Pelatihan Tenaga Kerja untuk merehabilitasi/merenovasi ruangan atau asrama atau menambah peralatan latihan. sesuai Persyaratan EBK yang harus di konsolidasi menurut ISAK 7. comprises with. DPKP is ought to be audited based on fiscal year by the independent auditor which audit the financial statement of PT Jamsostek (Persero). DPKP was recorded separately from the JAMSOSTEK Ledger which is based on the DPKP Accounting Manual of KEP/320/122007 dated 27 December 2007 and Standard Statement of Prevailing Financial Accounting. 4.2. Pembukuan dan Audit 1.

356.112.914.638.088.000.213.121.001 2.709.654 Description Piutang Bunga Penempatan Sementara Piutang Bunga Pinjaman Diberikan Penyisihan Piutang Bunga Pinjaman TOTAL Interest on Temporary Posting Interest of Loans Allowance on Interest Loans Total 4.561 9.355.000.310.850.358 39. yang merupakan beban asuransi dibayar dimuka atas Rumah Susun Cikarang.544 21.255 1.690 997.501.410.000.000.000.079 2008 1.356 7.774.000 12.567.193.267.000. represent prepaid insurance premium on the Cikarang Flat Housing.320 5.000 315.000.218 1.623 956.677 1.645 1.284.000 406.860.000.281 and Temporary Placement for Deposit of Rp406.947 35.PREPAID EXPENSES Prepaid expenses as of 31 December 2009 was amounted to Rp3.000.000 70.249 49.000.679.000.530.088 7.000.281 dan Penempatan Sementara Deposito sebesar Rp406.000 111. dalam rupiah 2.200.746 34.097.ACCRUED INCOME in Rupiah Uraian 2009 1.000 8.000 24.099.000 5.851 62.000.037.000.000.198 26.837.180 140. 4.622.500.607.281 117.000 5.984.098.267.558.634.000.356.PENDAPATAN YANG MASIH HARUS DITERIMA dalam rupiah 3.147.000.916.000 37.315.000.615 590.BEBAN DIBAYAR DIMUKA Beban dibayar dimuka per 31 Desember 2009 sebesar Rp3.334 3.391.000 441.000. Bank of Rp35.259 2.731.000.726.000.255.916.530 94.840.000 166.KAS DAN SETARA KAS Terdiri dari Kas sebesar Rp858.000 7.CASH AND CASH EQUIVALENTS Comprises of Cash that amounted to Rp858.292.000.000.268.000.000.149.474 112.144.000.2.060 3. 26 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .000.466.916.040.000.002. in Rupiah Uraian Description Kas | Cash Bank Bank Mandiri BNI BRI BPD BTN Bank Yudha Bhakti Bank Agro BCA Bank Lippo Bank Bukopin Bank Syariah Mandiri Deposito | Deposits Bank BTN Bank Victoria BPD BTPN Bank Saudara Bank Kesejahteraan Ekonomi Bank Bukopin Bank Yudha Bakti TOTAL 2009 858.000 2. Bank sebesar Rp35.000.947.500.000.470 13.637 2008 201.333 32.622.710.000.267.000.584.592 250.850.000.

552.553.LOANS in Rupiah Uraian Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) Pinjaman Koperasi Karyawan (Kopkar) Pinjaman Dana Talangan Modal Kerja (DTMK) Pinjaman Provider Pelayanan Kesehatan Akumulasi penyisihan PUMP Akumulasi penyisihan Pinjaman Kopkar Akumulasi penyisihan Pinjaman DTMK Akumulasi penyisihan Pinjaman Pelkes 2009 243.764 (103. B/10576/112008 tanggal 20 Nopember 2008 telah melakukan upaya penagihan kepada Merpati Nusantara namun sampai dengan tanggal laporan belum ada realisasinya.879.027.525.179.027. 7.762 752. B/10576/112008 dated 20 November 2008 has made efforts to collect the receivables from Merpati Nusantara.910 2. 6.879 2008 25. that were used for DPKP activities up to the date of financial report that is not yet accountable. respectively.255.090.458.646 263.219) (10.078.805.083.240.987.601) 2008 216.039.000 and Rp108.652 dan Rp119.616 11.028.039 Description Loans for Housing Allowance (PUMP) Loans for Cooperative Labor Loans of Working Capital Fund (DTMK) Loans for Provider of Health Care Service Accumulated Depreciation of PUMP Accumulated Depreciation of Cooperative Labor Loan Accumulated Depreciation of DTMK Loan Accumulated Depreciation of Health Care Services Total TOTAL 159.678 234.272.385) (115.033.240.500.8911.879 25.ADVANCES This amount represent advance payments on work as of 31 December 2009 and 31 December 2008 of Rp20.910) (569.910) (651.447. but have not been successful as of date of report.725) 119.950) (142.068.368.617.699.500.553. Constitute as the outstanding balance DPKP loan program from JAMSOSTEK members in its efforts to improve the membership’s welfare as at 31 December 2009 and 2008.033. represent receivables from the SOE Care activities in 2004. respectively. PT Jamsostek (Persero) melalui surat No.000 dan Rp108.311.250.306) (104.512.651.495 Piutang kepada Merpati Nusantara sebesar Rp25.652 Merupakan saldo pinjaman para peserta JAMSOSTEK atas program pinjaman DPKP dalam upaya meningkatkan kesejahteraan kepada peserta per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp159.045.611 16.250.652 and Rp119.PIUTANG LAIN-LAIN dalam rupiah 6. yang digunakan untuk kegiatan DPKP dan sampai dengan tanggal laporan belum dipertanggungjawabkan.045.553. which accounted to Rp159.5.478.879 137.618.240. PT Jamsostek (Persero) through the letter No.523.805.166) (752. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 27 .553.PINJAMAN DIBERIKAN dalam rupiah 7.274. 5.935 17.250.027.240.735.910 1.000 Description Receivables to Merpati Nusantara Advances to Employee Excess from PUMP Transfer of Karawang Branch Office Total 174.358.826. Receivables to Merpati Nusantara amounting to Rp25.240.769.039.566 752.033.748.254.068.PERSEKOT KERJA Jumlah tersebut merupakan saldo persekot kerja per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp20.OTHER RECEIVABLES in Rupiah Uraian Piutang kepada Merpati Nusantara Piutang pegawai Kelebihan Transfer PUMP kacab Karawang TOTAL 2009 25.481) (10.819.879 merupakan piutang dari kegiatan BUMN Peduli pada tahun 2004.240.045.253 (92.500.623.

respectively.803.756.100 14.408.900.546.762. 10.324.600 37.122) (3.007) (23.889.170.223.235.036. as of 31 December 2009 and 2008 amounting to Rp15.235.392.319. ASET TETAP Nilai buku Aktiva Tetap per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing adalah sebesar Rp2.288 dan Rp3.604.532.619.935.520 1. fLAT UNDER CONSTRUCTION Constitutes expenditures related to the construction of housing flats at Muka Kuning.026. 28 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .247 dan Rp591.029.000 42. respectively.388 9.735.641.314.008) 8.125 40.271.235.024.443.139.139.290.520 1.519 123.225 54.121) 22.500 5.100 14.866.238 1.998.029.492.408.340.775 (15.762.625 40.683.725 (20.762.913.361.370.848 dan Rp33.641.319.200 3.072.475 17.906) (17.619.231.390.848 and Rp33.275 14.854.087.324.670.619.896.662.012. 618.756 2.459.100) (5.600 37.719) 33.656.112.825.290.131 2.896.150. fIXED ASSETS Booked Value of Fixed Assets as of 31 December 2009 and 2008 was Rp2. in Rupiah Uraian 31 Desember 2008 Harga Perolehan Tanah Bangunan Peralatan Akumulasi Penyusutan Bangunan Peralatan Total Akumulasi Penyusutan Nilai Buku 31 Desember 2008 Harga Perolehan Tanah Bangunan Peralatan Akumulasi Penyusutan Bangunan Peralatan Total Akumulasi Penyusutan Nilai Buku 31 Desember 2009 Batam Cikarang Total Description 31 December 2008 Acquisition Cost 123.160.650.934.192 2.375.324.180 49.974.214) (2.050 2.908) (1.736.139.683.160.288 and Rp3.012.500 106.801.139.540.670.847 Land Building Equipment Accumulated Depreciation Building Equipment Total Accumulated Depreciation Book Value of 31 December 2008 Acquisition Cost Land Building Equipment Accumulated Depreciation Building Equipment Total Accumulated Depreciation Book Value of 31 December 2009 9.889.147236 24. Batam.825.314.179.036.962) 9.499.752. OTHER ASSETS in Rupiah Uraian Kantor Pusat Kanwil I Kanwil II Kanwil III Kanwil IV Kanwil VII Kanwil VIII TOTAL 2009 32.570 3.485.756.756) 23.580 11. A receivables account showing the balance of Unsettled Receivables that are in progress as of 31 December 2009 and 2008 of Rp56.662.258.387 923.727 2008 22.580 11.605. sebagai per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp31.128) 31.775.367.662.200 (4.752.507.913.026.790.854. ASET LAIN dalam rupiah 11.619. respectively 10. for the period of 31 December 2009 and 2008 are Rp31.370.139.921.728 and Rp196.862 1.975 (19.000 56.896.502 35.934.366.606.026.087.MEMBERS wELfARE fACILITIES Constitute the members welfare facilities of JAMSOSTEK members in the form of rental flat housing in Batam and Cikarang.8.491 2.570 3.728 dan Rp196.725 54.231.252.050 2.873.279.112.889 - Description Head Office Regional Office I Regional Office II Regional Office III Regional Office IV Regional Office VII Regional Office VIII Total Merupakan saldo Pos Sementara Dalam Penyelesaian yang bersifat tagihan yang sampai tanggal laporan belum dapat diselesaikan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp56.465.072.958.958.654 1.072.703.183. 11.247 and Rp591.492.443.599.100 (4.625 (16.729.SARANA KESEJAHTERAAN PESERTA Merupakan sarana kesejahteraan peserta JAMSOSTEK dalam bentuk rumah susun sewa di Batam dan Cikarang.024.958.367. dalam rupiah 8.388.112.180 49.139.641.993 3. RUSUN DALAM PENGERJAAN Merupakan pengeluaran-pengeluaran untuk pembangunan rumah susun Muka Kuning Batam per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 sebesar Rp15.

the name of the debtor has not been identified. TEMPORARY ACCOUNT TO BE SETTLED (TATS) in Rupiah Uraian Beban bantuan Beban operasional Beban Rumah Susun TOTAL 2009 1.259.599.527.629.000 1.193.700.471.447. 13. 14.821 Description Head Office Regional Office I Regional Office II Regional Office IV Regional Office VI Regional Office VII Regional Office VIII Total 15.527. TAX PAYABLE in Rupiah Uraian PPh Pasal 21 PPh pasal 23 PPN Wapu TOTAL 2009 17.471 Description Supporting Expense Operating Expense Flat Housing Expense Total PSDP pada Kantor Pusat merupakan dana subsidi pokok pinjaman dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) untuk peserta JAMSOSTEK yang belum dapat direalisasikan karena belum ada rincian nama peserta yang akan menerima subsidi tersebut.12.268 Description Income Tax Article 21 Income Tax Article 23 Value Added Tax Total 13. respectively.000 14.250.135.000 2.360 2008 404. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 29 .172.976.882 11.600 70.787.976.553 2008 2.360 and Rp1.134.666.193.773.471.810. as of date of report.474 3.193.976. BANK RECONCILIATION BALANCE The balance of bank reconciliation constitutes receipt of loan repayments which.785.857 22.892. POS SEMENTARA DALAM PENYELESAIAN (PSDP) dalam rupiah 14. SELISIH REKONSILIASI BANK Saldo rekonsiliasi bank merupakan penerimaan angsuran pinjaman yang sampai tanggal laporan belum dapat diidentifikasikan nama debiturnya.997. dalam rupiah TATS at Head Office constitute subsidized funds for loans principal from the Department of Manpower and Transmigration (Depnakertrans) for JAMSOSTEK members that have not been disbursed pending the names of members whom are entitled to the subsidized loans. in Rupiah Uraian Kantor Pusat Kanwil I Kanwil II Kanwil IV Kanwil V Kanwil VII Kanwil VIII TOTAL 2009 4.810.268 38.038 20.500. HUTANG PAJAK dalam rupiah 12.371 1.303 4.410 33.004 2.376.306 2008 10.393.000 8.500.527.931.517. ACCRUED EXPENSES Total accrued expenses as at 31 December 2009 and 2008 are Rp3.250 25.810.265.221 693.974. 15.100 789. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR Jumlah beban yang masih harus dibayar per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp3.360 dan Rp1.

810.871.363.957 52.920.753. in Rupiah Uraian Selisih Rekonsiliasi Bank Kantor Pusat Selisih Rekonsiliasi Bank kanwil I s/d Kanwil VIII Cut Off Kantor Pusat dan Kanwil I s/d Kanwil VIII TOTAL 2009 14.528 Description PT Sangu Total 17. 18.753.334.608 dan Rp37. OPERATING DPKP in Rupiah Uraian Saldo awal DPKP untuk Operasional Koreksi Saldo Awal DPKP untuk Operasional DPKP untuk Ops.454.735. HUTANG LAIN-LAIN dalam rupiah 16.957 1.326 8.333 31.170 Description Initial balance for Operating DPKP Correction on the initial balance of Operating DPKP Operating DPKP after correction Increase (decrease) of Operating DPKP Operating DPKP Saldo DPKP untuk operasional per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp459. The DPKP operating balance for as of 31 December 2009 and 2008 was Rp459.363.514. respectively.404. DPKP UNTUK OPERASIONAL dalam rupiah 17.687. dalam rupiah Bank reconciliation balance as of 31 December 2009 and 2008 was Rp14.363.890. OTHER DEBTS in Rupiah Uraian PT Sangu TOTAL 2009 976.334.920.Selisih Rekonsiliasi Bank per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp14.528 976.591.237 (1.888.784.542 94.347.926.272.347.528 2008 976.976.658.514.784.527.888.454.775 (35.784.753.363.454 Description Reconciled allowance of Head Offices Bank Reconciled allowance of Regional Offices I-VIII Bank Cut off fromHead Offices-Regional Offices Bank Total 16.914.888.438 459.946. Setelah Koreksi Kenaikan (penurunan) DPKP untuk Oprasional DPKP untuk Operasional 2009 371. respectively.753.608 2008 279.363.658.508.170.753.333 2008 7.347.460.608 and Rp37.528 976.660.628 371.784.170 371.990.303.658.695) 277.400.193.615.888. DPKP TELAH DISALURKAN dalam rupiah 18.333 and Rp3.962.170.920.400.888.670 3.471 Description Initial balance of Distributed DPKP Increase (decrease) of Distributed DPKP Distributed DPKP Total 30 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .796 14.318.333 dan Rp3. DISTRIBUTED DPKP in Rupiah Uraian Saldo Awal DPKP telah disalurkan Kenaikan (penurunan) DPKP telah disalurkan DPKP telah disalurkan TOTAL 2009 153.819) 153.784.061.871.333 14.713 206.360 2008 189.871.170 87.459.653.

932.000 365.360.614.588 116.325.504.278.807.558 1.19.471.000 1.114.710 1.804.887.857 1.419.861.219 Description Loans for Housing allowance Loans for Cooperatives Labor Loans for DTMK Loans for provider of Health Care services 20.542.739.816.800.836.728.867.000 25.000 1.002.588 2008 71.936.357 2008 49.960 74.000.385.600.050.500 348. PENERIMAAN ANGSURAN PINJAMAN DIBERIKAN dalam rupiah 19.930.480.758 3.528.055.000 15.434.533.000 33.779. RECEIPT Of LOAN REPAYMENTS in Rupiah Uraian Pinjaman uang muka perumahan Pinjaman koperasi karyawan Pinjaman dana talangan modal kerja Pinjaman provider jasa pelayanan kesehatan 2009 68.389.487.745.000. PENYALURAN BERGULIR DARI DPKP UNTUK OPERASIONAL dalam rupiah 20.000 1.862.735 19.442 23.200.000 891.612.000 3.000.000 1.0780.960 Description Loans for Housing allowance Loans for Cooperatives Labor Loans for provider of Health Care services Housing Flat under construction 21.935 431.000 421.591 2008 57.442.200.000.000 80.161.000.362.095 3.035 72.348. PENYALURAN TIDAK BERGULIR DARI DPKP UNTUK OPERASIONAL dalam rupiah 21.390.010.079.500 1.000 2.945 Description Aids for the renovation of Health Care facilities Aids for ambulances Aids for medical/non medical supplies Aids for free Health Care services Aids for scholarships Aids for vocational trainings Aids for the renovation of training facilities Aids for severances Aids for KPR Administration Total laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 31 .985.189 60.000 2.818.489.798 428.414. REVOLVING DISBURSEMENT fROM OPERATING DPKP in Rupiah Uraian Pinjaman uang muka perumahan Pinjaman koperasi karyawan Pinjaman provider jasa pelayanan kesehatan Rumah susun dalam pengerjaan 2009 96.789.000 1. NON REVOLVING DISBURSEMENT fROM OPERATING DPKP in Rupiah Uraian Bantuan renovasi fasilitas pelayanan kesehatan Bantuan mobil ambulance Bantuan peralatan medis/non medis Bantuan kesehatan cuma-cuma Bantuan beasiswa Bantuan pelatihan tenaga kerja Bantuan renovasi balai latihan kerja Bantuan PHK Bantuan Administrasi KPR TOTAL 2009 62.196.093.722.000.476.315.

495.573 7.958.420.878.576.246.045.810.617.850.151 2008 (Audited) 59.126 (33.946.529 18.892.102.244.800.646 35.756 3.670 665.699.620.926.PT Jamsostek (PERSERO) PROGRAM DANA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PESERTA NERACA PER 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 PT Jamsostek (PERSERO) MemberS WELFARE FUND PROGRAM BALANCE SHEET PER 31 DECEMBER 2009 AND 2008 dalam rupiah in Rupiah Uraian ASET Aset Lancar Pinjaman Diberiikan (Netto) Sarana Kesejahteraan Peserta (Netto) Aset Tetap (Netto) Aset Lain Jumlah Aset KEWAJIBAN Hutang Pajak Beban yang Masih Harus Dibayar Pos Sementara Dalam Penyelesaian Selisih Rekonsiliasi Bank Hutang Lain-lain Jumlah Kewajiban DPKP DPKP untuk Operasional DPKP telah Disalurkan Jumlah DPKP Jumlah Kewajiban dan DPKP 2009 (Audited) 475.658.957 525.347.604.662.669 33.081 459.454 976.306 3.354) Description Changes for Operating DPKP Operational Surplus (Deficit) Other Surplus (Deficit) Increase(decrease) of Operating DPKP Changes on distributed DPKP Increase (decrease) of DPKP 32 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .027.976.334.423.324.514.848 18.755 35.604.358 38.508.193.033.390.527.795.728 684.288) 15.478.170 153.259.714 140.166.591.364.785.406.806.036 87.652 31.896.528 35.808.302.278 684.436 119.742.669 Description ASSETS Current Assets Loans (Net) Members Welfare Facilities (Net) Fixed Assets (Net) Other Assets Total Assets LIABILITIES Taxes Payable Accrued Expenses Temporary Accounts to be Settled Reconciling items on Bank Other Payables Total Liabilities DPKP Operating DPKP Distributed DPKP Total LIabilities Total LIabilities and DPKP PT Jamsostek (PERSERO) PROGRAM DANA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PESERTA LAPORAN KINERJA PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2009 DAN 31 DESEMBER 2008 PT Jamsostek (PERSERO) MemberS WELFARE FUND PROGRAM FINANCIAL REPORT PERIOD WHICH ENDED ON 31 DECEMBER 2009 AND 2008 dalam rupiah in Rupiah Uraian Perubahan DPKP untuk Operasional Surplus (Defisit) Operasional Surplus/(defisit) Lain-lain Kenaikan/(penurunan) DPKP untuk Operasional Perubahan DPKP telah Disalurkan Kenaikan/(penurunan) DPKP 2009 (Audited) 16.471 2.402.899.360 25.798.757 24.934 (18.759.889 560.358 2008 (Audited) 403.147.920.535 56.213.460.641.127 560.784.753.100.437 52.871.265.363.072.268 1.595 159.145.376.011.039 33.821 31.608 206.037.548 106.250.761.800.553 14.334.251.459.333 976.428.549.549.011.542 371.415.888.

000.040. Sudarmadji & Dadang (DBSD) Public Accountant Firm of Doli. Mulyana & Partner Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) National Finance Supervisory Agency of RI (BPK-RI) Kantor Akuntan Publik Soejatna. dengan rekapitulasi sebagai berikut: Auditor Eksternal External Auditors BPK-RI KAP-SMR KAP-Kanaka KAP-DBSD jumlah/total Temuan Findings 48 12 3 6 69 The Action Plan of the Audit Findings Based on the audit that was conducted by the external auditor of PT Jamsostek (Persero).00 Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Finance and Development Supervisory Agency (BPKP) Kantor Akuntan Publik Soejatna. Public Accountant Firm do not provide any other services other than auditing the Company’s Financial Statement.00 1.000.000.000.000.00 1.015. Mulyana & Rekan Public Accountant Firm of Soejatna. Suhartono Kantor Akuntan Publik Doli. Mulyana & Partner Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja . Suhartono Public Accountant Firm of Kanaka Puradiredja.000.00 1. Bambang. The audit on the Financial Statements of PT Jamsostek (Persero) is annually conducted by Independent Auditors presenting opinions on the fairness of the Financial Statements prepared by the Company’s Management. Tindak Lanjut Temuan Audit Berdasarkan pemeriksaan auditor eksternal pada PT Jamsostek (Persero) masih terdapat 16 temuan yang masih perlu dipantau tindak lanjutnya. there were 16 auditee that needs to be monitored with description as follows: Tindak Lanjut Progess 38 12 3 0 53 Sisa Temuan /Remaining of Findings Jamsostek 3 0 0 4 7 DPKP 4 0 0 1 5 KBL 3 0 0 1 4 Jumlah 10 0 0 6 16 Atas 10 temuan BPK-RI di atas. Bambang. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 33 . Periode Pemeriksaan oleh Auditor Independen No. Mulyana & Partner Kantor Akuntan Publik Soejatna. tindak lanjutnya masih dipantau karena menunggu tuntasnya penyelesaian hutang/pinjaman pihak ketiga kepada PT Jamsostek (Persero). From the remaining of 10 audits from BPK-RI.000. Sudarmadji & Dadang (DBSD) Selama tahun 2009 tidak ada jasa lain yang diberikan oleh Kantor Akuntan Publik selain jasa audit atas Laporan Keuangan Throughout 2009.00 1.040.250.akuntan perseroan ComPany aCCountant Pemeriksaan atas Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero) setiap tahun dilakukan oleh Auditor Independen dan memberikan pendapat atas kewajaran Laporan Keuangan yang disajikan oleh Manajemen.000. Mulyana & Rekan Public Accountant Firm of Soejatna. Mulyana & Rekan Public Accountant Firm of Soejatna.258. 1 2 3 4 5 6 7 Tahun Buku Year of Book Sampai Tahun Buku 2000 Until Fiscal Year 2000 Tahun Buku 2001 Fiscal year 2001 2002-2005 2006 2007 2008 2009 Audit Periods by the Independent Auditors: Akuntan Accountant Biaya Audit (Rp) Audit Fee 971. the follow up action still monitors due to the completion of third party loan to PT Jamsostek (Persero).000.

22 februari 09 ! HRD Manajer PT Astra Honda Motor dengan didampingi oleh Direktur Utama PT Jamsostek (Persero). handed over the compensation to the CEO of ASTRA. menyerahkan santunan CEO ASTRA. The even was attended by all members of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). Bandung. The Minister of Manpower and Transmigration conducted a working visit to the Head Office of PT Jamsostek (Persero). H. Press Gathering of PT Jamsostek (Persero). (Persero) and IX Commission of House of Representatives.Jamsostek (Persero) saat The Board of Directors of PT Jamsostek Rapat Dengar Pendapat PT Jamsostek (Persero) (Persero) at the Hearing between PT Jamsostek dengan DPR RI Komisi IX. Hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran Direksi PT Jamsostek (Persero) . 11 februari 2009 Jajaran Direksi PT. HRD Manager of PT Astra Honda Motor accompanied by the President Director of PT Jamsostek (Persero). dalam rangka menjalin hubungan yang harmonis dengan insan pers. pertemuan tersebut dihadiri oleh para Direksi dan pejabat di lingkungan PT Jamsostek (Persero) & Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) RI.peristiwa penting 2009 2009 signifiCant events 8-9 januari 2009 Press Gathering PT Jamsostek (Persero) yang bertempat di Hotel Jayakarta. 34 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . 24 februari 2009 Kunjungan kerja Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) ke Kantor PT Jamsostek (persero). in order to build harmonious relationships with the press members. the meeting was attended by the Board of Directors and Executive Management within PT Jamsostek (Persero) & The Department of Manpower and Transmigration RI. which was held at Jayakarta Hotel. Bandung. Hotbonar Sinaga. Hotbonar SInaga.

menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan bagi kepemimpinan muda Angkatan XXX & XXXI. Djoko Sungkono. at the courtyard of Gedung Sate. was opening the TOT Training of Anti Corruption at Jamsostek Building. Director of Human Resources of PT Jamsostek (Persero). ! laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 35 . Djoko Sungkono. SH. Acara ini bertempat di Gedung YTKI. 11th Floor. Acara ini diikuti oleh para Pengurus Pusat dan Daerah dari SPJ. Pelatihan TOT ini diselenggarakan oleh Serikat Pekerja Jamsostek (SPJ) bekerjasama dengan KPK. 3 maret 09 Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi membuka seminar Lokakarya antara Dokter dan Penasehat dengan disaksikan oleh Direktur Operasi dan Pelayanan PT Jamsostek (Persero). H. witnessed by the other BOD member and Executive Management within surrounding of PT Jamsostek (Persero). MSi. lantai 11. 2 maret 2009 Direktur Utama disaksikan oleh Direksi serta pejabat di lingkungan PT Jamsostek (Persero) membuka Pelatihan TOT Anti Korupsi yang bertempat di Gedung Jamsostek. 16 maret 2009 Direktur Sumber Daya Manusia PT Jamsostek (Persero). The President Director. Dada Rosada. Eman Suparno. Signing of the Memorandum of Understanding (MOU) between PT Jamsostek (Persero) with Provincial Government of Bandung Province on the enhancement of Human Resource competencies and productive working capital support. The TOT training held by Jamsostek Labor Union (SPJ) in coordination with KPK. The event took place at Bidakara Hotel. yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT. Ahmad Ansyori. The Minister of Manpower and Transmigration opened up the seminar and workshops between Doctors and Advisor which was witnessed by Director of Operation and Services of PT Jamsostek (Persero). This event was participated by Executive Management from Head Offices and Regional Management of SPJ. Jakarta Selatan. MSi. dengan disaksikan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Dada Rosada SH. This event took place at YTKI Building. South Jakarta. Eman suparno di halaman Gedung Sate.28 februari 2009 Penandatanganan MOU antara PT Jamsostek (Persero) dengan Pemerintah kota Bandung tentang peningkatan kompetensi SDM pencari kerja dan bantuan modal usaha produktif di Jawa Barat. Hotbonar Sinaga. witnessed by the Minister of Manpower and Transmigration. Hotbonar Sinaga dan Walikota Bandung H. Ahmad Ansyori. H. which was represented by the President Director of PT Jamsostek (Persero). held the training workshops for young leadership of batch XXX & XXXI. H. Jamsostek (Persero). Mayor of Bandung Province. Acara ini dilaksanakan di Hotel Bidakara.

H. 31 maret 2009 Direktur Utama PT Jamsostek (Persero). Jakarta. The President Director of PT Jamsostek (Persero). Agung Laksono dan Menteri Kesehatan Dr. Hotbonar Sinaga sebagai Perusahaan dan sosok profesional perusahaan yang peduli pendidikan. Signing of the Memorandum of Understanding (MOU) between PT Jamsostek (Persero) and the Minister of Health in the area of social security services for Tubercolosis Disease (TB). The event was held at Grand Sahid Jaya Hotel. 3 april 2009 Penghargaan dari majalah guruku untuk PT Jamsostek (Persero) dan H. Agung Laksono and the Minister of Health. Endang Rahayu Sedyaningsih. H. The event was held at YTKI Building. 23-28 april 2009 Direktur Operasional dan Pelayanan Ahmad Ansyori membuka Pendidikan dan Pelatihan teknis bidang pelayan bagi Customer Service Officer PT Jamsostek (Persero). 36 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report ! .R. Sudirman. Acara ini bertempat di Balai Kartini. witnessed by the Coordinating Minister for People’s Welfare. Acara ini diadakan di Hotel Grand Sahid Jaya Sudirman Jakarta. Acara ini bertempat di Gedung YTKI. Hotbonar Sianaga as a Speaker on the National Seminar of “Insurance against the ASEAN Free Trade Agreement (AFTA)”. H. Acara ini bertempat di Hotel Mulia. Jakarta. Senayan. Endang Rahayu Sedyaningsih. Hotbonar Sianaga saat menjadi pembicara pada Seminar nasional “ Asuransi menghadapi ASEAN Free Trade Agreement (AFTA). MPH. Director of Operation and Services of PT Jamsostek (Persero). DR. Hotbonar Sinaga was rewarded as a Professional Figures of the Company and who cares about education. PH. MPH. H. This event took place at Balai Kartini. Jakarta. Ahmad Ansyori opened the Educational and Technical Training in the area of Services for Customer Service Officer. Jakarta. DR. Dr. Award from Guruku Magazine is presented to PT Jamsostek (Persero) and the President Director.24 maret 2009 Penandatanganan MOU antara PT Jamsostek (Persero) dgn kementerian Kesehatan di bidang pelayanan jaminan sosial penyakit Tubercolosis (TB) dengan disaksikan oleh Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat.R. H.PH. Jakarta. The event took place at Hotel Mulia.

Ahmad Anyori.25 april 2009 Direktur Operasi dan Pelayanan PT Jamsostek (Persero). saat mengadakan kunjungan ke PT Mesindo di Karawang. Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) berkesempatan memberikan pernyataan secara Quick Wins dihadapan Presiden RI. Sofyan Djalil. Susilo Bambang Yudhoyono dan Rombongan. Sofyan Djalil. Dr. 19-21 agustus 2009 Seluruh jajaran Direksi PT Jamsostek (Persero) dalam acara Rapat Kerja Nasional PT Jamsostek (Persero) bersama pejabat eselon I. The signing of this MOU was witnessed by the Minister of State-Owned Enterprise. 28 juli 2009 Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Jamsostek (Persero) dan Bank Negara Indonesia (BNI) Tentang pemberian jasa keuangan dan PUMP di Jakarta. Susilo Bambang Yudhoyono and his entourage while conducting a visit to PT Mesindo in Karawang. di Hotel Shangrilla Surabaya. bersama dengan Dewan Mesjid Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman perihal Program Kepesertaan. Director of Operation and Services of PT Jamsostek (Persero). 1 mei 2009 Dalam memperingati Hari Buruh. together with the representative of Dewan Mesjid Indonesia was signing of the Memorandum of Understanding regarding the Membership Program. the President Director of PT Jamsostek (Persero) was given a chance to present a Quick Wins Speech before the President of Republic of Indonesia. Penandatanganan kerja sama dan nota kesepahaman ini disaksikan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara. All members of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) posing on the event of National Meeting between PT Jamsostek (Persero) and the first echelon official at Shangrilla Hotel. Dr. Surabaya. Ahmad Ansyori. Signing of the Memorandum of Understanding (MOU) between PT Jamsostek (Persero) and Bank Negara Indonesia (BNI) regarding the provision of financial services and PUMP in Jakarta. To commemorate the Labor Day. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 37 .

2 million. The President Director of PT Jamsostek (Persero). Tati Hendrati. Hotbonar Sinaga. (the late) Warisman and Lourensius. Each of whom received Rp75. Myra SR Asnar was also attended on this event. Both of whom. 4 september 2009 Direktur Utama Jamsostek.3 september 2009 Penandatanganan MOU dengan Kejaksaan Tinggi Negeri DKI Jakarta yang ditandatangani oleh Kepala Kantor Wilayah III PT Jamsostek (Persero) DKI Jakarta. handed over the compensation for two beneficiaries of late workers whom is passed away during the renovation of Governor’s Offices in West Sumatra.2 juta. were workers of CV Insani. Head of Regional Offices III of PT Jamsostek (Persero) and witnessed by the President Director of PT Jamsostek (Persero). Jamsostek (Persero) Ansyori berada menyerahkan santunan kepada ahli waris dua orang pekerja yang meninggal saat merenovasi gedung kantor Gubernur Sumatera Barat. Director of Finance of PT Jamsostek (Persero). H. the company that execute the office’s renovation. dengan disaksikan Direktur Utama PT Jamsostek (Persero). Myra SR Asnar serta Sesditjen PHI dan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. 38 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Tati Hendrati. Signing of the MOU with Jakarta District of Attorney Office. Abda Waiza. Gatot Subroto. pekerja CV Insani. Jakarta Selatan. Mas’ud Muhammad. H. Hospitality event of PT Jamsostek (Persero) to the offices of the Ministry of Manpower and Transmigration in Jl. including Sesditjen PHI and representative from the Department of Manpower and Transmigration. Turut hadir Direktur Keuangan JAMSOSTEK. almarhum Warisman dan Lourensius. perusahaan pelaksana renovasi kantor. Hotbonar Sinaga was handed over the compensation to the beneficiaries through the representative of PT Anam Koto in Jakarta. South Jakarta 5 oktober 2009 Direktur Operasi dan Pelayanan PT. and Head of Bukit Tinggi Branch Office. Ahmad Ansyori. Abda Waiza. Keduanya. whom is represented by Agus Supriyadi. Hotbonar Sinaga. Director of Operation and Services of PT Jamsostek (Persero). Gatot Subroto. Hotbonar Sinaga menyerahan santunan kepada ahli waris melalui perwakilan PT Anam Koto di Jakarta. Agus Supriyadi. 06 september 2009 Silaturahmi Direksi PT Jamsostek (persero) ke kemeterian Tenaga Kerja & Transmigrasi di Jl. H. Head of Regional Offices I. H. Mas’ud Muhammad dan Kepala Kantor Cabang JAMSOSTEK Bukittinggi. Masing-masing mendapat Rp75. Juga turut mendampingi Kepala Kantor Wilayah I JAMSOSTEK.

in coordination with the Top Ceremony of JAMSOSTEK 32nd Anniversary in Balai Sudirman. H. 3 november 2009 Direktur utama PT Jamsostek (Persero) saat berkunjung ke Perumahan Industri Kecil bersama Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi H. ! laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 39 . “Five Years Journey of Laws No. dan konseptor UU SJSN. Muhaiman Iskandar. Drs. witnessed by the President Director of PT Jamsostek (Persero) was testing the BNI ATM to check a JHT balance at its first launch. together with the Minister of Manpower and Transmigration. Sulastomo in Jakarta.19 oktober 2009 Seminar “Perjalanan 5 Tahun Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional” dengan pembicara anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Drs Harris Eko Santoso. 16 desember 2009 Salah satu kontestan Fashion show Jamsostek pada acara puncak HUT PT Jamsostek (Persero) yang 32 di Balai Sudirman One of the fashion show Contestant at the Top Event of 32nd Anniversary of PT Jamsostek (Persero) in Balai Sudirman. Jamsostek (Persero) mencoba ATM BNI untuk men-cek saldo JHT Jamsostek Pada Launching pertamanya yang bersamaan dengan Puncak HUT JAMSOSTEK ke 32 di Balai Sudirman Director of Operation and Service. H. a member of National Social Security Board (DJSN). Direktur Utama PT Jamsostek Hotbonar Sinaga. Muhaiman Iskandar. Hotbonar Sinaga and conceptor of SJSN Law. the President Director of PT Jamsostek (Persero). Dr. Dr Sulastomo di Jakarta. The President Director of PT Jamsostek (Persero) when conducting a working visit to the Small Home Industry. 40 of 2004 regarding National Social Security Scheme” Seminars with the Speaker. Harris Eko Santoso. 16 desember 2009 ! Direktur Operasi dan Pelayanan dengan disaksikan Direektur Utama beserta Direktur Investasi PT.

Penghargaan ini diberikan oleh majalah guruku. H. Penghargaan diberikan oleh Pt sgs the operation and services Directorate as well as the investment Directorate was awarded with iso 9001:2000 for the completion of the assessment process. Hotbonar sinaga was awarded as tHe most Professional Public figure with Highest appreciation towards education. Tokoh Peduli Pendidikan Penghargaan yang diberikan kepada bp. the award was presented by guruku magazine. awarded as one of the organization with highest appreciation towards education. 4. mr. Hotbonar sinaga sebagai tokoh Profesional yang peduli akan bidang Pendidikan. the award was presented by guruku magazine. H.penghargaan di tahun 2009 aCColaDes in 2009 sertifikat Pencapaian iso 9001:2000 untuk Direktorat operasi dan Pelayanan serta Direktorat investasi atas terpenuhinya assessment. 40 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . the award was presented by Pt sgs. 3. the minister of soe was awarded Pt jamsostek (Persero) as first runner up with the best Website and marketing Communication for the Category of listed soe. Penghargaan ini diberikan oleh majalah guruku. Penghargaan sebagai lembaga yang peduli akan bidang Pendidikan. weBsiTe dan markeTing communicaTion TerBaik Penghargaan yang diberikan oleh kementrian bumn kepada Pt jamsostek (Persero) sebagai pemenang kedua untuk kategori Website dan marketing Communication terbaik untuk kategori bumn listed.

the 2008 Corporate governance Perception index award was awarded Pt jamsostek (Persero) as the best Paper work Presenter. annual rePorT award Penghargaan ara tahun 2007 sebagai Peringkat i dalam kategori bumn keuangan non listed. the 2008 annual report award (ara) as the first rank under the category of non listed of financial soe.corPoraTe governance PercePTion index anugerah Corporate governance Perception index tahun 2008 untuk kategori Penyaji makalah terbaik diberikan kepada Pt jamsostek (Persero) oleh the indonesian institute of Corporate governance (iiCg). corPoraTe governance PercePTion index anugerah Corporate governance Perception index tahun 2008 untuk kategori Perusahaan terpercaya yang diberikan oleh the indonesian institute of Corporate governance (iiCg). annual rePorT award Penghargaan ara tahun 2008 sebagai Peringkat i dalam kategori bumn keuangan non listed. the award was presented by the indonesian institute of Corporate governance (iiCg). the award was presented by the indonesian institute of Corporate governance (iiCg). the 2008 Corporate governance Perception index was awarded to Pt jamsostek (Persero) for the category of trusted Company. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 41 . the 2007 annual report award (ara) as the first rank under the category of non listed of financial soe.

86 116.87 48.010 1.110 2 665.295. meanwhile.884 188.483 260.186 33.857 -773.42 10.155 -483.10 50.233.99 282.624 8.478 -883.97 108.665 998.87 237.507.354 353.148.209 -4.387 114.56 11.567 -4.057 56.68 11.899 6.179 5.69 8.097 84.013/1992 Highest Value = 120 Lowest Value = 80 Exceptionally Sound Sound Less than Sound Unsound : >110 : 100-110 : 90-99 : <90 ** Solvabilitas sesuai PP 22 tahun 2004 ** The Solvency is in accordance with PP 22 year 2004 42 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .718 49.25 108.15 Sehat Sekali WTP Remarks: Financial Ratios Profitability Liquidity Solvency ** Claim Ratio Expense Ratio Y O I Gross Value Criteria* Opinion Berdasarkan SK Menteri Keuangan No.969 722.377.585 629.596.482 2009 2.741 249.627 46.040.665 998.486 5.901.664 -577.426 3 468.464 299.062.864.042 1.883.399 36.896 237.272 799.088 39.057 2008 61.378 1.730 629.417.458.124.620 149.656.335.817 -200.07 Sehat WTP 2008 8.000 2.125.088 513.667 -170.571 3.971 -1.272 -1.381.872 36.217.376.393 2008 2.853 207.013/1992 Nilai Maksimum = 120 Nilai Minimum = 80 Sehat Sekali Sehat Kurang Sehat Tidak Sehat : >110 : 100-110 : 90-99 : <90 Based on Minister of Finance Decree No.090 -2.221 10.959 564.740 61.000 2.32 9.623 2006 1.780 -6.347 719.39 Sehat Sekali WTP 2007 9.050 -4.663 333.831 -282.691 31.460 1. Financial Statement that ended on 31 December 2008 was restated based on the ISAK 7.897.070 -298.958 1.660 -660.762 106.974 2 525.901.746 553.897.49 46.711 6.555.041.948.814.027 354.012.34 12.660.492.403 125.451 Consolidated Revenue & Expenses Contribution Proceeds Claim Expenses Technical Reserve Total Revenue Operating Income of Subsidiary Company Total Revenue Investment Income (Netto) Gross Operating Profit Total Operating Expenses Other Revenue Gross Profit before Members Share Member Share of JHT’s Investment Proceeds Profit (Loss) Before Tax Estimated Income Tax Income/Expenses of Deffered Tax Profit (Loss) After Tax Rasio Keuangan Rentabilitas Likuidiitas Solvabilitas ** Claim Ratio Expense Ratio Y O I Bruto Nilai Bobot Kriteria * Opini Keterangan: * 2005 8.390.617 -6.000 1.234.000 85.431 998.906.900 900.623.029 328.487.974.217 316.002 32.453 147.12 8.814.794 323.476 5.180 8.484 722.18 111.393 84.818 -166.745.708 125.779.65 297.79 154.87 Sehat WTP * 2009 10.653 7. DPKP Financial Statement was being consolidated with the Financial Statement of PT Jamsostek (Persero).332.081 -666.271 1.000 1.324.918 49.99 438.198 -892.79 361.101 4 125.384.70 9.73 Sehat WTP 2006 11.47 105.393 64.69 675.016 5.814.344 56.305 -811.952.652 302.223. 826/KMK.949 638.116 4 125.797 196.879.iktisar keuangan finanCial HigHligHt jutaan rupiah per 31 December (audited) Neraca Konsolidasi Investasi Aset Lancar Sarana Kesejahteraan Peserta Aktiva Tetap (Net) Aktiva Lain jumlah aktiva Kewajiban Kepada Peserta Kewajiban Lancar Kewajiban Lain-lain Hak Minoritas Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta Modal Disetor Cadangan Laba (Rugi) Tahun Berjalan jumlah kewajiban & modal 2005 37.452 998.800 200.399 2006 48.510 3.272 78.68 276.272 Investment Current Assets Member Welfare Facilities Fixed Assets (Net) Other Assets total assets Liabilities in Members Current Liabilities Other Liabilities Minority Interest Employment Welfare Members Paid in Capital Reserve Profit (Loss) on Progress Year total liabilities & equities Consolidated Balance Sheet million rupiah Mulai Tahun Buku 2008.49 47.60 12.150 12.623.090.274 11.448 164. Laporan Keuangan DPKP dikonsolidasikan dengan Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero) dan untuk Laporan Keuangan per 31 Desember 2007 disajikan kembali sesuai dengan ISAK 7.547 1.233 1.985 -658.264 1.248.952 4.490 -567.855 50.248.089 11.344 2009 80.518.000 2. 826/KMK.917 -1.809 600.264 38.902 64.610 -3.393 61.349.045 512.623 38.487 6.071.492 158.420 11.507.698.687.533.715 -1. Pendapatan & Beban Konsolidasi Pendapatan Iuran Beban Jaminan Beban Cadangan Teknis Pendapatan Bersih Iuran Pendapatan Operasional Anak Perusahaan Total Pendapatan Pendapatan Investasi (Net) Laba Usaha Kotor Jumlah Beban Usaha Pendapatan Lain-lain Laba Kotor Sebelum Bagian Peserta Bagian Peserta atas Hasil Investasi JHT Laba (Rugi) Sebelum Pajak Taksiran Pajak Penghasilan Penghasilan (Beban) Pajak Tangguhan Laba (Rugi) Setelah Pajak 2005 1.476.234.79 497.92 14.177.098 5.736 9.918 2007 1.997 -1.295 11.49 323.108.273 2.26 48. Starting from Fiscal Year 2009.827.303 3.353 246.160.976 230.627 2007 60.792 6.050 170.068 204.

000.082.000.00 25.000. 4 Tahun 2003) Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam modal Perusahaan melalui konversi Cadangan Umum jumlah modal Ditempatkan & Disetor Penuh Nilai (Rp) Value (Rp) 20.000.000 lembar saham dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp1.000.95 50.000.00 Description Development Funds General Reserve Conversion Appropriated Retained Earning Conversion Conversion of Initial Capital of Perum ASTEK total Additional Direct Investment of the Republic of Indonesia into the Company's Share Capital (PP Number 4 Year 2003) Additional Direct Investment of the Republic of Indonesia into the Company's Share Capital through the General Reserve Conversion total subscribed & Paid-in Capital 475.00 600.000.000.000 shares or amounted to Rp600.805. No. SH.modal saham sHare CaPital MODAL DITEMPATKAN DAN DISETOR PENUh Berdasarkan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan dengan akta Notaris Nanda Fauz Iwan.000 shares with a nominal value per share of Rp1.000.000.256.000 (satu juta Rupiah).Kn..05 2.000. Dari modal dasar tersebut.000.Kn.000.. modal ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 600. 25 dated 28 August 2008.000 (satu triliun Rupiah) yang terdiri dari 1.000. M.000.000.000. the authorized capital was increase from Rp400.248. From the authorized capital. modal dasar meningkat dari sebesar Rp400..000 (six hundred billion Rupiah) under the following composition: Keterangan Dana Pembangunan Semesta Konversi Cadangan Umum Perum ASTEK Konversi Cadangan Tujuan Perum ASTEK Konversi Modal Awal Perum ASTEK jumlah Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan (PP No.000.000.000..000 (empat ratus miliar Rupiah) menjadi sebesar Rp1.067. No.000.000.000.000 lembar saham atau sebesar Rp600.000.00 1.968.775.000.000.000. M.00 75.000.684.000.000 (enam ratus miliar Rupiah) dengan kepemilikan sebagai berikut: SUBSCRIBED AND PAID IN CAPITAL Based on the alteration of the Company's Articles of Association and Notary Deed of Nanda Fauz Iwan SH.00 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 43 .112.000. a total subscribed and paid in capital was amounted to 600.000.000 (one million Rupiah).000 (four hundred billion Rupiah) to a total value of Rp1.000. 25 tanggal 28 Agustus 2008.000.000 (one trillion Rupiah) which was divided into 1.

2 0.952 666.399 49.393 0.5 Jumlah Beban Usaha Miliar Rupiah/Billion Rupiah Laba (Rugi) Setelah Pajak PROFIT (LOSS) AFTER TAX 1.917 09 .482 9.332.547 1.2 1.9 0.324.624 629.363.274 1.420 1.451 09 1.198 2 10 0 05 06 07 08 09 0 05 06 07 6.487.056 3.6 1.779.234.318 TOTAL OPERATIONAL EXPENSES 1.234.081 6.6 0.997 08 20 61.918 06 07 998.901.378 2 1 0 Miliar Rupiah/Billion Rupiah 05 06 07 08 09 44 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report 6.041.217.384.233 4.090.417.040.9 0.kinerja operasional oPerational HigHligHt OPERATIONAL HIGHLIGHT 80 70 60 50 40 30 Jumlah Aktiva Miliar Rupiah/Billion Rupiah Jumlah Laba Usaha TOTAL OPERATIONAL PROFIT 10 Miliar Rupiah/Billion Rupiah 8 6 4 64.5 Miliar Rupiah/Billion Rupiah 1.971 6.507.344 38.627 61.814.335.012.900 4.3 08 Bagian Peserta atas Hasil Investasi JHT PARTICIPANT’S SHARE ON JHT INVESTMENT 8 7 6 5 4 3 2.295 892.623 0 05 06 07 08 09 0 05 722.272 4.381.3 0.623.

540 0.1 0.743 150.678 429.4 0.5 0 587.20 0.900 795.30 0.536 08 05 06 07 08 09 05 06 07 272.5 0.284 453.30 0.387 480.571 704.562 234.3 0.25 0.747 926.436 09 CLAIM EXPENSES CLAIM EXPENSES 665.805 09 05 06 07 08 jaminan kematian (jk) DEATH BENEFIT pendapatan iuran CONTRIBUTION PROCEEDS 0.125 0.033 20 604.029 0.4 0.3 0.6 0.573 0.463 107.15 0.10 Miliar Rupiah/Billion Rupiah 512.352 273.2 Miliar Rupiah/Billion Rupiah beban jaminan 0.575 321.5 0.20 0.268 292.656 220.773 461.875 0 05 06 07 08 09 0 75.152 756..984 08 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 45 .15 0.jaminan kecelakaan kerja (jkk) WORK-RELATED ACCIDENT BENEFIT pendapatan iuran CONTRIBUTION PROCEEDS Miliar Rupiah/Billion Rupiah beban jaminan CLAIM EXPENSES Miliar Rupiah/Billion Rupiah 80 70 60 50 40 30 1.153 80 70 60 50 40 30 20 220.6 0.2 618.580 09 255.028 10 0 343.591 350.1 0 555.093.239 10 0 05 06 07 08 09 976.25 0.10 349.5 05 06 07 jaminan pemeliharaan kesehatan (jpk) HEALTH CARE BENEFIT pendapatan iuran CONTRIBUTION PROCEEDS Miliar Rupiah/Billion Rupiah beban jaminan Miliar Rupiah/Billion Rupiah 0.

531 200.805 8.534.960 7.495.843.367 2007 90.626.732 20 0 2 05 06 07 08 09 0 05 06 07 08 09 Perkembangan Kepesertaan Program JHT.941.407.344 130.683 75.788.697 4 7.100..933 18.719.kinerja kepesertaan membersHiP HigHligHt kepesertaan Program JhT.121 175.219.788.154 7.361.697 68.872 68.732 20.672 15. Jkk & Jk tahun/year JhT. JKK & JK MEMBERSHIP PROGRAM (ACTIVE COMPANIES) total Perusahaan/total Companies Perkembangan Kepesertaan Program JHT.219.695 8..683 84.684 75.661 26.169 15.933 23.352 60.719.154 18.695 15.960 7.361. JKK & JK MEMBERSHIP PROGRAM (NON-ACTIVE WORKER) total tenaga kerja/total Workers 25 8 20 6 15 4 10 13.941 29.673 Description Active Companies Non-Active Companies total Companies Active Workers Non-Active Workers total Workers perkembangan kepesertaan program jht.214 8.729. Jkk & Jk membership Program Keterangan Perusahaan Aktif Perusahaan Non-Aktif total Perusahaan Tenaga Kerja Aktif Tenaga Kerja Non-Aktif total tenaga kerja 2005 75.911 2006 82.684 115.843.672 23.742 13.017 15.516 75.616 82.941 55.081.100.495. JKK & JK (tenaga kerja Non-Aktif) DEVELOPMENT OF JHT.742 7. JKK & JK MEMBERSHIP PROGRAM (NON-ACTIVE COMPANIES) total Perusahaan/total Companies 10 Perkembangan Kepesertaan Program JHT. JKK & JK (Tenaga Kerja Aktif) PERKEMBANGAN KEPESERTAAN PROGRAM JHT.121 84. JKK & JK (TENAGA KERJA AKTIF) total tenaga kerja/total Workers 120 100 80 10 8 6 60 40 100.616 55.213 7.531 2 5 0 05 06 07 08 09 0 05 06 07 08 09 46 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .030.344 60. JKK & JK (Perusahaan Non-Aktif DEVELOPMENT OF JHT.941.815 2009 115.950 2008 100.169 20.516 159.352 90.534.017 8.661 20. jkk & jk (perusahaan aktif) DEVELOPMENT OF JHT.872 143.943.407.

398 1.743 25.267.078 2 1.469 3.945 0 05 06 07 08 Tenaga Kerja & Tertanggung WORKERS & ENDURED total tenaga kerja dan tertanggung/total Workers and endured 5 4 2.398 10 09 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 47 .525 3 41.621.422 4.402.412.615 2006 25.860.352 2.600 1.175 3.600.880.932 1.494 3.621.871.583 1.352 1.614.525 JPk membership Program Description Companies Workers Endured perusahaan COMPANIES total Perusahaan/total Companies 50 40 30 20 22.128.583 28.402.469 2009 41.473 1.932 33.781.412.871.494 0 05 06 07 08 Tertanggung/Endured 09 Tenaga Kerja/Workers 1.128.000 3.860.012 2007 28.267.600.600 2.kepesertaan Program JPk tahun/year Keterangan Perusahaan Tenaga Kerja Tertanggung 2005 22.781.012 3.945 1.422 1 4.000 2008 33.175 1.

daftar perusahaan penyertaan list of investment ComPany no. PT Bijak (Anak Perusahaan) Pengiriman TKI Indonesian Worker Placement 26.000.818 48 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . PT Bank Syariah Muamalat Indonesia Perbankan Banking 12. PT Marga Mandala Sakti Penyelenggara Jalan Tol Toll Road Developer 838. Perusahaan Company bidang usaha business lines total aset per 31Des 2009 total assets 31 Dec 2009 tahun Perolehan year of acquirement jumlah saham (unit) total shares (unit) 1.101.055 2006 350.074 1993 4.715 1992 106.596.286 1991 82. PT Bank Syariah Bukopin (Ex BPI) Perbankan Banking 606.500 2.500.000 3.688 1993 6.000 5.999 4. PT Asrinda Arthasangga Manajemen Pencatatan Efek Underwriting Management 34.509 total 14.

The other shareholders is Jamsostek Labor Cooperatives (0.00% 650.559 99.299.108.01% 11 times of fiscal year (since the year 1997-2002 are not distributing any dividends) 38.62% Ownership) Sedang Pembenahan Internal (Proses Restrukturisasi).630.62%) Majority Shareholders of PT Astratel Nusantara (62.45% 11.98% 11 times of fiscal year (since the year 2006-2007 are not distributing any dividends) Belum pernah menerima dividen (Masih dalam proses penyehatan) Never received any dividends (Under the improvement process) 11 kali tahun buku (sejak tahun 19972002 tidak memberikan dividen) 25.43% Ownership) Pemegang Saham Mayoritas Islamic Development Bank (IDB) (Kepemilikan 65.000 0.000.000 0.509.46% 106.02% ownership) Pemegang Saham Mayoritas PT Bank Bukopin (Kepemilikan 65.830.43%) Majority Shareholders of PT Bank Bukopin (65.000 11.62% Ownership) 82.02%) Under the Internal Restructuring (Restructuring Process).jumlah Penyertaan (rp penuh) total Direct investment (full amount of rp) kepemilikan Diterima accepted ownership Deviden yang Diterima accepted Dividends 16 kali tahun buku (dari awal Penyertaan) 16 times of fiscal year (from the initial Direct Investment Belum pernah menerima dividen (Quasi Reorganisasi) Never received any dividends (Quasi Reorganization) 11 kali tahun buku (sejak tahun 20062007 tidak memberikan dividen) keterangan Description Pemegang Saham Mayoritas PT Reasuransi Internasional Indonesia (Kepemilikan 23%) Majority Shareholders of PT Reasuransi Internasional Indonesia (23% Ownership) Pemegang Saham Mayoritas PT Astratel Nusantara (Kepemilikan 62.683.707 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 49 . Pemegang Saham Lain adalah KOPKAR Jamsostek (Kepemilikan 0.500.700.71%) Majority Shareholders of Islamic Development Bank (IDB) (62.148 9.

message from tHe PresiDent Commissioner sambutan komisaris utama 50 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

94 dari tahun 2008. the Company has made preparations and taken steps to ensure continuus long-term growth Dengan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa. Pencapaian ini meningkat secara berarti dari kinerja tahun 2008.86% in 2009.15. In general. Secara umum.76% pada kurun waktu yang sama. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 51 .94 from that of 2008. among other things propelled by the strengthening capital market and macro economic conditions in Indonesia.76. Kinerja PT Jamsostek (Persero) pada tahun 2009 menghasilkan predikat “Sehat Sekali” dengan nilai bobot 116. this score was also higher by 7.79% menjadi 10.76 juga mengalami peningkatan nilai sebesar 7.86% pyada tahun 2009. Jika ditinjau berdasarkan kontrak manajemen (KPI/Key Performance Indicators) yang mencapai nilai sebesar 108. allow me on behalf of the Board of Commissioners to report the performance of PT Jamsostek (Persero) in 2009. including Yield on Investment (YOI – Gross) that increased from 11. With the grace of God Almighty. dapat kami sampaikan bahwa Perseroan mencatat beberapa indikator keuangan yang mengesankan. Perseroan telah mengambil ancang-ancang maupun langkah agar dapat memastikan pertumbuhan yang berkesinanbungan dalam jangka panjang Looking ahead. Viewed on the basis of the management contract (KPI/Key Performance Indicators) that reached 108. perkenankan saya atas nama Dewan Komisaris melaporkan kembali kinerja PT Jamsostek (Persero) selama tahun 2009.97% pada tahun 2008 menjadi 12.Memandang ke depan. as well as Return on Investment (ROI) that rose from 8. diantaranya adalah Yield on Investment (YOI – Bruto) yang meningkat dari 11.15. demikian pula dengan Return on Investment (ROI) yang meningkat dari 8.97% in 2008 to 12. I am pleased to report that several of the Company’s key financial indicators for the year were impressive.76% over the same period. antara lain ditunjang oleh membaiknya pasar modal serta kondisi ekonomi makro di Indonesia. The performance of PT Jamsostek (Persero) in 2009 produced a predicate of “Exceptionally Sound” with a weighted score of 116.79% to 10. This performance was significantly higher than that of 2008.

To that end. the Board of Commissioners reviewed the Company’s Consolidated Financial Statements for the fiscal year ending 31 December 2009 as well as submitted the Board of Directors Report comprising the Company’s performance report and operating results for the fiscal year for validation by the Shareholders in the Annual General Meeting of Shareholders. JAMSOSTEK needs to make a distinction between the management and 52 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . As part of its duties to oversee the Company. indicating the Company’s ability to generate growing returns on employed assets. improvements on the membership database and member management need to be prioritized.76% in 2009. Dari segi kepatutan jasa perwaliamanatan. including 13 meetings with the Board of Directors. With the assistance of the Audit Committee. Solvabilitas mengalami peningkatan yang cukup berarti dari 154. the Board of Commissioners also submitted its reports to the Shareholders. The Board of Commissioners has performed its oversight role as well as it could. Pada tahun 2009.10% pada tahun 2008 menjadi 302. Dewan Komisaris berpendapat bahwa. Perseroan seyogyanya lebih fokus pada upaya peningkatan pelayanan agar dapat mempertahankan peserta aktif. Dengan bantuan Komite Audit. reflecting the Company’s capability to settle its short-term debts.79% in 2008 to 10.79% pada tahun 2008 menjadi 10. made requests for clarification from the Board of Directors and issued letters of approval and recommendations to the Board of Directors.12% tahun 2008 menjadi 48. masih banyak ruang untuk peningkatan dan perbaikan di JAMSOSTEK.69% pada tahun 2009 akibat membaiknya perekonomian dan berkurangnya pemutusan hubungan kerja. permintaan klarifikasi kepada Direksi serta surat persetujuan kebijakan dan rekomendasi kepada Direksi. Hal ini berdampak positif terhadap pencapaian laba operasional dan laba bersih Perseroan yang juga meningkat secara berarti dan akan dilaporkan secara lebih rinci pada Laporan Direksi.Rentabilitas juga meningkat dari 8. It is only proper that the company focuses more on efforts to improve services in order to maintain active members. The Board of Commissioners is of the opinion that though the Management has successfully put the Company back on the track of continuous growth as expected.12% in 2008 to 48. antara lain guna menciptakan kebutuhan dasar akan jaminan sosial yang dapat dilayani Perseroan. From the propriety aspect of its trust service. Sebagai bagian dari tugasnya untuk mengawasi Perseroan.76% pada tahun 2009 yang menunjukkan peningkatan kemampuan Perseroan meraih laba atas aset yang didayagunakan. there remains ample room for improvements in JAMSOSTEK. This had a positive impact on the Company’s operating income and net profit which improved significantly and will be reported in more details in the Board of Directors Report.00% in 2009. Dewan Komisaris juga menyampaikan laporannya kepada Pemegang Saham. In 2009. Claims ratio decreased from 50. in addition to overcoming the increasing trend of non-active members that is higher than the addition of active members. Dewan Komisaris telah melaksanakan peranan pengawasannya dengan sebaik-baiknya. sekalipun Manajemen telah berhasil mengembalikan Perseroan ke jalur pertumbuhan yang berkesinambungan sebagaimana yang diharapkan. Dewan Komisaris telah mengkaji Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 serta menyerahkan Laporan Direksi berupa laporan kinerja dan hasil-hasil usaha Perseroan selama tahun buku tersebut untuk disahkan oleh Pemegang Saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. the Board of Commissioners convened 16 meetings. Solvability significantly improved from 154.00% pada tahun 2009 yang menunjukkan kemampuan Perseroan melunasi hutanghutangnya dalam jangka pendek. Perseroan perlu melaksanakan program corporate image building secara lebih terarah dan terpadu. JAMSOSTEK perlu Rentability also improved from 8. Dewan Komisaris mengadakan rapat sebanyak 16 kali.10% in 2008 to 302. Untuk itu pembenahan atas database kepesertaan dan pengelolaan peserta harus diprioritaskan. The Company needs to implement a corporate image program that is more guided and integrated. Klaim ratio menurun dari 50.69% in 2009 as a result of improving economic conditions and the reduction of layoffs. among others in order to create a fundamental need for social security that the Company will be able to provide. selain juga mengatasi tren peningkatan peserta non aktif yang lebih tinggi dibandingkan dengan penambahan peserta aktif. diantaranya termasuk 13 rapat dengan Direksi.

the fees received should not be lower than the costs/benefits that have to be expended. and has established a sturdier foundation for the Company to improve its services in the future. Di lain pihak. Dewan Komisaris mengingatkan agar terus dilakukan upaya-upaya agar aset tersebut dapat lebih dimanfaatkan. among others the improvement of benefits provided for Members as well as the opening of new service units in order to get closer to JAMSOSTEK members. the Board of Commissioners espouses that efforts continue be made so that the assets can be utilized further.memisahkan pengelolaan dan pengadministrasian antara program yang bersifat tabungan (JHT) dengan program yang bersifat asuransi sosial (Non JHT). As for investments. Untuk program Non JHT yang bersifat asuransi sosial. The Board of Commissioners also noted the efforts of the Board of Directors to carry out the mandate of the GMS as well as the RKAP 2009 that underscored the need to improve HR. sehingga pendapatannya pun dapat meningkat dari waktu ke waktu. so that the income too may be improved from time to time. • Pendaftaran ulang kepesertaan. consequently. For Non-JHT programs that are social insurance in nature. oleh karena itu. teknologi informasi serta sosialisasi corporate communications Perseroan dalam upaya mendukung pelayanan yang prima. antara lain peningkatan manfaat yang diberikan kepada Peserta serta pembukaan unit-unit pelayanan baru agar lebih mendekatkan pada peserta Jamsostek baik berupa perusahaan maupun tenaga kerja. the management of these programs need to be adapted with their characteristics and new innovations need to be found. • The review of membership database. Dewan Komisaris juga mencatat berbagai kemajuan yang telah berhasil dicapai Perseroan. In connection with investment assets not yet optimized and non-performing investment assets. seyogyanya iuran yang diperoleh tidak lebih kecil dari beban/ benefit yang harus dikeluarkan. Dewan Komisaris selalu mengingatkan agar berhati-hati dalam pengelolaan dana yang ada dengan memanfaatkan kondisi pasar modal yang sedang membaik dan terus mengembangkan strategi alokasi aset yang memberikan tingkat penghasilan yang optimal namun prudent dan tetap memenuhi kaidah-kaidah kebijakan investasi serta manajemen risiko melalui kajian yang komprehensif atas penempatan dana yang ada. the Board of Commissioners invariably espouses prudence in managing available funds by taking advantage of improving capital market conditions and the continuing development of assets allocation strategies that lead to yields that are optimal but prudent and remain in conformity with the conventions of investment policies as well as risks management through the comprehensive study of the placement of available funds. The move is also supported by: • The mapping of the potentials of existing members. whereas the Company only receives management fees based on a percentage of the total investment funds managed in accordance with prevailing laws. Terkait dengan aset investasi yang belum optimal dan aset investasi bermasalah. The results of the various initiatives are quite encouraging. dimana untuk program yang bersifat tabungan semua iuran dan hasil pengembangan dikembalikan kepada peserta. wherein all fees and development results are returned to members in programs that are savings in nature. On the other hand. Dewan Komisaris juga mencatat upaya Direksi dalam melaksanakan amanat RUPS serta RKAP 2009 yang menggarisbawahi perlunya peningkatan SDM. administration of programs that are essentially savings (JHT) and those that are essentially social insurance (Non-JHT). both companies and workers alike. sedangkan Perseroan hanya memperoleh fee pengelolaan berdasarkan persentase dari total dana investasi yang dikelola sesuai dengan peraturan yang berlaku. Langkah ini juga ditunjang oleh: • Pemetaan atas potensi peserta yang ada. • The re-registration of membership. information technology and also the socialization of the Company’s in the effort to support service excellence. pengelolaan dari program ini harus disesuaikan dengan sifatnya dan terus dicarikan terobosan-terobosan baru. Hasil-hasil yang dicapai atas berbagai inisiatif tersebut cukup menggembirakan. • Kajian ulang database kepesertaan. the Board of Commissioners also noted the various progresses the Company have achieved. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 53 . dan telah memberikan landasan yang lebih kokoh lagi bagi Perseroan untuk meningkatkan pelayanannya di kemudian hari. Sedangkan untuk investasi.

In connection with GCG. Dewasa ini. technology. Dewan Komisaris menilai bahwa telah tejadi kamajuan yang berarti pada upaya JAMSOSTEK menjadi organisasi yang Bersih. • The improvement of infrastructure. among others through: • The application of a consolidation strategy by establishing/strengthening service excellence. Hal ini terlihat antara lain dari tidak adanya lagi pengeluaran-pengeluaran biaya atau dana yang bersifat ekstrakurikuler dan tidak dapat dipertanggungjawabkan dari segi akuntabilitas. Memandang ke depan. 40 regarding SJSN (National Social Security System) which essentially opened the opportunity to provide social security service for parties other than JAMSOSTEK. dapat kami laporkan bahwa komite-komite yang berada di bawah pengawasan Dewan Komisaris melakukan perannya sebagaimana yang diharapkan. Transparan dan Profesional. Perseroan telah mengambil ancang-ancang maupun langkah agar dapat memastikan pertumbuhan yang berkesinanbungan dalam jangka panjang. as existing regulations were still being studied and information related to the Company being compiled in 2009. Transparent and Professional. JAMSOSTEK is managed with good governance by upholding the principles of Good Corporate Governance that cover transparency. 40 tentang SJSN yang pada intinya membuka peluang penyelenggaraan jasa jaminan sosial bagi pihak-pihak lain selain JAMSOSTEK. independence as well as fairness. This gained great importance with the enactment of Law No. kemandirian serta kewajaran. and HR in order to support the application of service excellence and effectiveness of investment management. the Company has made preparations and taken steps to ensure continuous long-term growth. Selama tahun laporan 2009 tidak terdapat perubahan pada komposisi Dewan Komisaris sebagaimana tercantum pada Laporan Tahunan perseroan tahun sebelumnya. Penerapan prinsip-prinsip GCG secara ketat ini telah menghasilkan skor penilaian penerapan GCG yang lebih tinggi di tahun 2009 dibandingkan dengan tahun 2008. accountability. has not shown visible results. masih belum tampak hasilnya. Untuk Komite Pemantauan Risiko yang mulai diaktifkan kembali pada tanggal 1 September 2009 berdasarkan keputusan rapat internal Dewan Komisaris yang mengacu pada kajian dari Konsultan atas perlu / tidaknya Komite Pemantauan Risiko pada jajaran Dewan Komisaris. terutama Komite Audit. tangggung jawab. karena pada tahun 2009 masih mempelajari peraturan-peraturan yang ada serta mengumpulkan informasi-informasi yang berhubungan dengan Perseroan. The Risks Monitoring Committee which was reactivated on 1 September 2009 pursuant to the decision reached in the Board of Commissioners internal meeting that referred to the study by the Consultant on whether or not a Risks Monitoring Committee is needed within the Board of Commissioners. Throughout the fiscal year 2009 no changes were made to the composition of the Board of Commissioners as listed in the Company’s Annual Report from the previous year. responsibility. teknologi dan SDM guna mendukung penerapan strategi service excellence dan efektifitas manajemen investasi.Hal ini menjadi sangat penting dengan diberlakukannya UU No. Today. • Pengembangan manajemen investasi yang efektif yang berpedoman pada paham akan risiko investasi. JAMSOSTEK dikelola secara good governance dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip Good Corporate Governance yang mencakup transparansi. antar lain melalui: • Penerapan strategi konsolidasi dengan membangun/ memperkuat keunggulan layanan (service excellence). Looking ahead. • The development of effective investment management that is guided by an understanding of investment risks. we are happy to report that the committees under the supervision of the Board of Commissioners have performed their roles within expectations. 54 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Dalam kaitannya dengan GCG. • Pengembangkan infrastruktur. This strict application of GCG principles has resulted in a higher GCG implementation score in 2009 compared to 2008.s effort to become an organization that is Clean. akuntabilitas. especially the Audit Committee. The Board of Commissioners acknowledges the fact that there has been significant progresses in JAMSOSTEK. This is seen from among other the absence of cost expenditures or funds that are extracurricular in nature and cannot be accounted for.

Let us continue to build PT Jamsostek (Persero) as a strong and trusted foundation for the implementation and organizing of a social security system for all workers in Indonesia. Mari kita lanjutkan membangun PT Jamsostek (Persero) menjadi landasan yang kuat dan terpercaya untuk pelaksanaan dan penyelenggaraan sistem jaminan sosial bagi para pekerja di Indonesia. Our deep appreciation also goes to all the other stakeholders for their confidence in and support for JAMSOSTEK.Atas kinerja JAMSOSTEK yang mengesankan pada tahun 2009. Kami pun mengucapkan terima kasih kepada segenap pemangku kepentingan lainnya atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada JAMSOSTEK. Bambang Subianto komisaris utama/ President Commissioner laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 55 . Dewan Komisaris menyampaikan penghargaan serta apresiasi kepada Direksi dan segenap jajaran Perseroan. The Board of Commissioners extends its highest recognition and appreciation to the Board of Directors and all levels within JAMSOSTEK for their impressive performance in 2009.

Inc. Anggota Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (KPEN-KADIN). Belgium (1984). Komisaris Utama PT Jamsostek (Persero) sejak Desember 2008. Sukamdani Lahir di Jakarta pada tanggal 4 Pebruari 1965. diantaranya sebagai Ketua Harian Yayasan HIPMI Jaya. Ketua Dewan Kehormatan HIPMI dan Ketua Badan Pengurus Nasional Asosiasi Pertekstilan Indonesia (BPN API). Chairman of the Indigenous Indonesian Businessman Association (DPN APINDO). dan Komisaris Utama (Independen) ) PT Apexindo Tbk. Born in Madiun on January 10. Saat ini adalah partner dari IndoConsult. Direktur Utama PT Sahid Gema Wisata. Concurrently also served as Commissioner of PT Jurnalindo Aksara Grafika. Previously served as partner at PT Ernst & Young Consulting. President Director of PT Sahid Gema Wisata. Belgium (1984). President Director of PT Indotex LaSalle College International. Vice President Sahid Group and President Director of PT Sahid Detolin Textile. 56 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Member of National Economic Recovery Committee (KPEN-KADIN). Independent Commissioner at Unilever Indonesia Tbk. Pernah menjadi dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan menjabat sebagai Menteri Keuangan RI.. Master in Accountant Management from Indonesian University (UI) in 1992. Director of PT Spinindo Bina Persada. Surakarta (1989). Presiden Direktur PT Indotex LaSalle College International. Born in Jakarta on February 4. University of Indonesia and served as Minister of Finance of the Republic of Indonesia. Magister Manajemen jurusan Manajemen Akuntansi dari Universitas Indonesia (1992) dan memiliki sertifikat Registered Financial Consultant dari International Association of Registered Financial Consultants. Selain itu memegang jabatan di beberapa organisasi di dalam negeri. and received a certificate of Registered Financial Consultant from International Association of Registered Financial Consultant.. 1945. lecturer at the Faculty of Economics. President Commissioner of PT Jamsostek (Persero) since December 2008. Bachelor’s degree in Chemical Engineering from Bandung Institute of Technology (1973). Ketua Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPN APINDO). Presiden Direktur PT Indonesia Paradise Island. Surakarta in 1989. Belgium (1981) dan gelar Doktor dalam bidang Applied Economic Sciences dari Catholic University of Leuven. Direktur PT Spinindo Bina Persada. Wakil Komisaris Utama PT Hotel Sahid Jaya International Tbk. Chairman of the Advisory Board of HIPMI and also Chairman of Badan Pengurus Nasional-Asosiasi Pertekstilan Indonesia (BPN API). President Director of PT Indonesia Paradise Island. Thus. he also holds several position in several domestic organization such as. Belgium (1981) and Doctor in Applied Economic Sciences from the Catholic University of Leuven. and President Commissioner (Independent Commissioner) at PT Apexindo Tbk . Chairman of HIPMI Jaya Foundation. Bachelor’s degree in Civil Engineering from Universitas Sebelas Maret.boarD of Commissioners dewan komisaris KOMISARIS UTAMA PresiDent Commissioner Bambang Subianto Lahir di Madiun pada tanggal 10 Januari 1945. Master of Business Administration-majoring on Finance & Business Economics from the Catholic University of Leuven.. 1965. (IARFC). Meraih gelar Sarjana di bidang Teknik Sipil dari Universitas Sebelas Maret. Commissioner of PT Jamsostek (Persero) since 2007. Concurrently also served as partner at IndoConsult. Saat ini juga menjabat sebagai Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika. (IARFC). Komisaris Independen Unilever Indonesia Tbk. Komisaris PT Jamsostek (Persero) sejak 2007. gelar Master of Business Administration konsentrasi di Finance & Business Economics dari Catholic University of Leuven. Inc. Sebelumnya pernah menjabat sebagai partner dari PT Ernst & Young Consulting. Vice President Commissioner of PT Hotel Sahid Jaya International Tbk. Meraih gelar Sarjana Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung (1973). Vice President Sahid Group dan Direktur Utama PT Sahid Detolin Textile. KOMISARIS Commissioner Hariyadi BS.

Direktur Pembinaan Kekayaan Negara-Ditjen Anggaran. Bogor (1995). Gelar Master. Bachelor's degree in Economy from Krisnadwipayana University. Chairman of F. Executive Board di International trade Union Confederation (ITUC) di Brusel. Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari Universitas Krisnadwipayana-Jakarta.SP BPU – SPSI. North Sumatra and Master degree from the International Labor Standard. Komisaris PT Jamsostek (Persero) sejak 2007. Kepala Kanwil XVIII-Ditjen Anggaran dan Kepala Kanwil V-Ditjen Anggaran. 1953. Commissioner of PT Jamsostek (Persero) since 2007. Bachelor’s degree in Economic from Simalungun University. Sumatera utara dan Master dari International Labor Standard. England (1989). KOMISARIS Commissioner Drs. Previously served as Commissioner of PT Posindo (Persero). Concurrently also the Chairman of the Central Council of Indonesian Labour Union (DPP SPSI). Sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris PT Posindo (Persero). President Commissioner of PT Bumi Pysicona Epsilon and Secretary of the National Tripartite. Komisaris Utama PT Bumi Pysicona Epsilon dan Sekretaris Tripartit Nasional. Deputy Vice President untuk World Confederation of Labour (WCL) di Belgia. Since 2000 he is a member of the National Steering Committee on the Restructuring and Reformation of JAMSOSTEK. Head of Regional Office XVIIIDirectorate General of Budget and Head of Regional Office V-Directorate General of Budget. (1995). Direktur Utama PT Artha Perkasa Inti. Executive Board of International Trade Union Confederation (ITUC) in Brussels. Saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPP SPSI). Meraih gelar Sarjana dari Institut Ilmu keuangan (1980) dan Master from University of Birmingham. Komisaris PT Jamsostek (Persero) sejak 2007. saat ini masih menjabat sebagai anggota Lembaga Tripartit Nasional serta menjabat sebagai Ketua Umum DPP KSBSI. Jakarta (1980). Saat ini juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan di Departemen Keuangan. President Director of PT Artha Perkasa Inti.KOMISARIS Commissioner Herry Purnomo Lahir di Ciamis pada tanggal 8 Mei 1953. Inggris pada (1989). President Director of PT Mundia Daya Consultant. Director of State Assets Management – Directorate General of Treasury. SP BPU-SPSI. Commissioner of PT Jamsostek (Persero) since 2001. Born in Purworejo on November 25. Director of State Assets DevelopmentDirectorate General of Budget. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 57 . Bachelor’s degree from the Institute of Finance (1980) and Master degree from the University of Birmingham. Concurrently served as member of the National Tripartite Institutional and also serves as Chairman of DPP KSBSI. Belgium pada (2007). Previously holds several positions at several International organization such as. KOMISARIS Commissioner Rekson Silaban Lahir di Pematang Siantar pada tanggal 8 Mei 1966. Governing Body untuk International Labor Organization (ILO) di Jenewa – Swiss. 1966. Deputy Vice President for World Confederation of Labor (WCL) in Belgium. Governing Body for International Labor Organization (ILO) in Geneva-Swiss. Ketua Umum Pimpinan Pusat F. Sebelumnya pernah menjabat dalam beberapa organisasi Internasional seperti. Belgium (2007). Master degree in Environmental Management from Bogor Agricultural Institute (IPB). Sjukur Sarto. (1980). bidang Manajemen Lingkungan dari IPB-Bogor. MS Lahir di Purworejo pada tanggal 25 Nopember 1950. Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari Universitas Simalungun. Born in Ciamis on May 8 . Born in Pematang Siantar on May 8. Treasure for Brotherhood of Asean Trade Union (BATU) in Manila as well as Director of ILO Norm Project for ASEAN. Komisaris PT Jamsostek (Persero) sejak 2001. Direktur Utama PT Mundia Daya Consultant. 1950. Sejak tahun 2000 menjadi anggota Komite Pengarah Nasional tentang Restrukturisasi dan Reformasi JAMSOSTEK. Direktur Pengelolaan Barang Milik/ Kekayaan Negara-Ditjen Perbendaharaan. Concurrently also served as the Directorate General of Treasury at the Ministry of Finance. Treasure for Brotherhood of Asian Trade Union (BATU) di Manila serta Direktur ILO Norm Project untuk ASEAN. Commissioner of PT Jamsostek (Persero) since 2007.

rePort from tHe boarD of DireCtors LAPORAN DIREKSI 58 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

tema kerja untuk tahun buku 2009 adalah “Peningkatan Kualitas Sumber daya manusia. Jamsostek semakin menunjukkan diri sebagai perusahaan yang bersih. In line with the Company’s Business Plan and Budget for 2009 that was agreed to by the Board of Commissioners on behalf of the shareholder. PT Jamsostek (Persero) is fully aware that in order to face up to a global competition that is increasingly felt even in the domestic market. we can infer that providing prime services is the main priority of the Company. the theme for financial year 2009 was “Enhancing Human Capital. as well as its source of hope for sustainable growth over the long-term. sekaligus tumpuan harapan bagi pertumbuhannya yang berkesinambungan dalam jangka panjang. tidak ada jalan lain selain meningkatkan mutu pelayanan JAMSOSTEK agar setara dengan layanan jaminan sosial yang ditawarkan perusahaan lain. Sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2009 yang telah disetujui dan ditetapkan oleh Dewan Komisaris mewakili pemegang saham. menyampaikan kinerja dan perkembangan Perseroan selama tahun buku yang berakhir 31 Desember 2009. allow me on behalf of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) to present the performance and progress of the Company for the year ending 31 December 2009. 40 of 2004 on the National Social Security System (SJSN). perkenankan saya atas nama Direksi PT Jamsostek (Persero).” Dari tema tersebut tersirat bahwa pelayanan prima menjadi tujuan utama Perseroan. jamsostek enhanced its growing reputation as a company that is clean. Information Technology and Socialization to Support Prime Services. Teknologi Ionformasi dan Sosialisasi untuk Mendukung Pelayanan Prima. this was evident among other things from the improved image of the Company in the eyes of stakeholders. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). PT Jamsostek (Persero) menyadari sepenuhnya bahwa untuk menghadapi tingkat persaingan global yang semakin terasakan di pasar domestik sekalipun. as provided for by Law No.Pada tahun 2009. With the good grace of God Almighty. transparan dan profesional. transparent and professional. as well as from a number of achievements and results of opeartions that generally shows a marked increase and improvement Dengan mengucap syukur atas rahmat Allah SWT. sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. Hal ini terlihat antara lain dari citra perusahaan di mata para pemangku kepentingan yang semakin membaik serta berbagai pencapaian hasil-hasil usaha Perseroan yang pada umumnya menunjukkan peningkatan maupun perbaikan 2009. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 59 . there is no other way but to enhance the quality of service of JAMSOSTEK to match those of other social security service providers.” From that theme.

Kebijakan Strategis sesuai dengan tema tahun 2009 yang mengetengahkan kualitas sumber daya manusia. and development of the taxation and investment systems.090 miliar di tahun 2008. selain itu. managing performance through the implementation of kPI-BsC. the Company succeeded in meeting and even surpassing several targets that had been set by the Gms.291 miliar di tahun 2008. From these participants. sertifikasi profesi. the number of new members in 2009 reached 29. • Enhancement in the quality of information technology among other things through the alignment of the sIPt online application.673 tenaga kerja atau 36. pemetaan kompetensi karyawan berdasarkan kebutuhan tersebut.22% from Rp2. selain pencapaian tingkat pertumbuhan yang menggembirakan pada pos pendapatan iuran. Perseroan juga berhasil meraih tingkat pertumbuhan yang memadai pada pos-pos investasi.21% of the target set forth. serta benar-benar mewujudkan visinya untuk menjadi lembaga jaminan sosial tenaga kerja terpercaya yang unggul dalam pelayanan dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta dan keluarganya. the Company succeeded in sustaining its growth in 2009. an increase by 133. Hasil yang Dicapai melalui penerapan berbagai strategi tersebut. and the implementation of an effective Quality assurance system. manajemen kinerja dengan penerapan kPI-BsC. serta programprogram pendidikan dan latihan yang disesuaikan dengan tujuan mendukung pelayanan prima.381 miliar. the Company earned a total contribution income of Rp2. the Company has set forth the following strategic initiatives: • Improvement of the quality of human capital through the analysis of work loads and the standardization of job qualification required. the Company also succeeded in securing adequate growth in several posts such as investment. Perseroan mampu mempertahankan kinerja pertumbuhan yang berkesinambungan di tahun 2009. meningkatkan jumlah peserta yang aktif.422 tenaga-kerja.Hanya melalui pelayanan yang prima. aktiva lancar. sCI and the management Contract. only through prime services can we expect to be able to add to the number of participants from one year to another. Strategic Initiatives In line with the theme for 2009 that underlines the quality of human capital and information technology. current assets. and educational and training programs designed to support prime services.21% dari sasaran yang dibidik. and the enhancement of the corporate image through socialization. Dari jumlah peserta tersebut. • Peningkatan kualitas teknologi informasi antara lain melalui penyesuaian aplikasi sIPt Online. and truly undertake the vision to become the trustworthy and social security services provider that excels in services to provide the optimal benefits for all participants and their families.660 billion. serta peningkatan citra perusahaan melalui program sosialisasi. In addition. accounting for 36. professional certification. sCI dan kontrak manajemen. mapping of employee competence.871.16% dari Rp1.660 miliar. serta keikutsertaan di berbagai ajang pameran. 60 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . bringing the total number of participants as at year-end 2009 to 1.22% dari Rp2. serta penerapan sistem manajemen mutu yang efektif. serta pengembangan pendukung sistem perpajakan dan investasi. other income and net profit. Pencapaian laba bersih Perseroan adalah sebesar Rp1. peningkatan kemampuan Data Center.291 billion in 2008. teknologi informasi. In addition to achieving considerable growth in contribution income. including through integrated advertisement and promotional campaigns in the media and participation in exhibitions.030. • Enhancement of the socialization of the Company’s programs and activities to stakeholders in order to improve awareness of the Company’s image. In general.871.030. • Peningkatan kegiatan sosialisasi program dan kegiatan Persetoan kepada para pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan awareness dan citra perusahaan. meningkat 13. Perseroan juga terus mengupayakan penyempurnaan infrastruktur Good Corporate Governance (GCG) dan optimalisasi penerapannya.090 billion in 2008. meningkat 133.381 billion. maka Perseroan telah menetapkan kebijakan strategis sebagai-berikut: • Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui analisa beban kerja dan standarisasi kualifikasi karyawan yang dibutuhkan. maka Jamsostek dapat berharap untuk menambah jumlah pesertanya dari tahun ke tahun. pendapatan lain serta laba bersih. termasuk melakukan kampanye periklanan dan promosi secara terpadu melalui media massa. Jumlah peserta baru pada tahun 2009 mencapai 29. the Company has continued to strengthen its Good Corporate Governance (GCG) infrastructure and optimize its implementation. the Company achieved a net profit of Rp1. cultivation of a risk culture in the management of the Company. secara umum. Perseroan berhasil membukukan pendapatan iuran sebesar Rp2.16% from Rp1. pembangunan budaya risiko dalam pengelolaan perusahaan.. increase the number of active participants. upgrading of the Data Center. sehingga jumlah peserta seluruhnya sampai dengan akhir 2009 adalah 1. an increase of 13. Results Achieved through the implementation of those strategic initiatives. Perseroan berhasil memenuhi dan bahkan melampaui berbagai target yang ditetapkan RUPs.673 workers.422 workers. pengkinian website Jamsostek.

Perseroan semakin dirasakan kehadirannya di tengah masyarakat pekerja yang sedang dihadapi oleh A Reliable Partner as the largest social security services provider in Indonesia today. Hal ini berpengaruh pada pengembalian kepada peserta berupa hasil pengembangan dari investasi JHt yang mengalami peningkatan dari Rp4.234.15 yang diperoleh pada tahun 2008 dengan predikat “terpercaya”.62%) atau melebihi anggaran yang dicanangkan dalam RkaP tahun 2009 sebesar 43. transparan dan profesional.335. as well as from the impression that can be derived from the news coverages of the Company by the media in the year. as well as from a number of achievements and results of operations that generally shows a marked increase and improvement in several key accounting posts such as the number of participants.72%. hasil investasi maupun beban usaha. the Company obtained a GCG assessment score of 90. Bersih Transparan dan Profesional Pada tahun 2009. the Company once again kept track that of the total 1. Pada tahun 2009.234. transparent and professional. the nett returns on investment in 2009 reached a total of Rp80.547 news coverage on Jamsostek in 128 media throughout Indonesia. the Company was also able to improve its image as seem through media opinion. Perbaikan citra perusahaan juga terlihat pada hasil penilaian peringkat GCG yang diikuti oleh Perseroan setiap tahun. Clean Transparent and Professional In 2009. this impacted favorably on the returns to participants in the form of the JHt investment returns that increased from Rp4. as in the previous year.” improving from a the score of 86.00% atas 995 pemberitaan di 69 media massa pada tahun 2008.335. Constraint the constraints facing the Company in 2009 include among other things the prevailing lack of awareness towards Jamsostek. unstable information technology in the migration from offline to online. Hal ini terlihat antara lain dari citra perusahaan di mata para pemangku kepentingan yang semakin membaik serta berbagai pencapaian hasil-hasil usaha Perseroan yang pada umumnya menunjukkan peningkatan maupun perbaikan yang berarti pada pos-pos kunci seperti jumlah kepesertaan. belum optimalnya fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Pegawai Pengawas ketenagakerjaan di daerah dan kondisi teknologi informasi yang belum stabil karena masih dalam masa transisi dari off-line ke on-line serta masih belum optimalnya penyerapan biaya usaha dan belanja modal sebagai dampak sementara karena penerapan tata kelola baru yang lebih akuntabel.34% bernada positif.62%).72%. the in-optimal supervisory roles that are carried out by Workers supervisory Personnel at regional offices and the. Perseroan mencatat bahwa dari 1. pendapatan iuran.4 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp6. Perseroan juga berhasil meraih peringkat pertama aRa (annual Report award) untuk kategori BUmN keuangan non-listed dalam tiga tahun terakhir secara berturut-turut. Perseroan juga mampu memperbaiki citranya menurut opini media massa.703. Jamsostek semakin menunjukkan diri sebagai perusahaan yang bersih.49% dari pendapatan serupa tahun 2008. Pada tahun 2009. investment returns as well as operating expense. Jamsostek enhanced its growing reputation as a company that is clean. yang menghasilkan pemberitaan positif sebesar 94.5 billion in 2009 (up by 49. Improvement in the Company’s image was also evident from the result of the GCG rating that is applied to the Company each year. which produced positive news coverage of 94% from 995 coverages in 69 mass media.91 dengan predikat “terpercaya”. In 2009. the results showed an improvement to those of the previous year. this was evident among other things from the improved image of the Company in the eyes of stakeholders.34% were positive in tone.547 pemberitaan tentang Jamsostek di 128 media di seluruh Indonesia. sekitar 99.703. Mitra yang Andal sebagai penyelenggara jaminan sosial pekerja yang terbesar di Indonesia dewasa ini. Kendala kendala yang masih dihadapi Perseroan selama tahun 2009 antaralain masih kurangnya pemahaman tentang Jamsostek.91 with the predicate of “trustworthy. Perseroan memperoleh skor penilaian GCG 90. and surpassing the budget for investment returns in 2009 by 43.15 that was obtained in 2008. dan kesimpulan yang dapat ditarik dari pemberitaan di media massa sepanjang tahun.Pencapaian pendapatan investasi netto pada tahun 2009 mencapai Rp80.” the Company also successfully garnered the first rank of aRa (annual Report award) in the category of non-listed financial soe for three consecutive years. around 99.5 miliar pada tahun 2009 (naik sebesar 49.19 billion.19 miliar. also with the predicate of “trustworthy. as well as the in-optimal incurement of operating costs and capital expenditures as a temporary outcome of the implementation a new regime of corporate governance that is more accountable. atau meningkat 23. membaik dari peringkat 86. the Company’s presence has been increasingly felt among the community of workers that continues to be buffeted by laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 61 .4 billion in 2008 to Rp6. still.49% from the returns in 2008. increasing by 23. Hasil ini menunjukkan peningkatan yang lebih baik dari kesimpulan serupa tahun lalu.

an increase from the disbursement of Rp21. health care. Selain manfaat yang diperoleh peserta dari program Jaminan Hari Tua. Disamping pinjaman bergulir. 62 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . through the Partnership Progam. the provision of Rusunawa (Low-Cost Housing Rental Scheme) that the Company provides to workers at highly affordable rents. JAMSOSTEK also strives continuously to improve the social welfare of its participants and their families.548 orang yang mengalami pemutusan hubungan kerja sepanjang tahun 2009. among other things by formulating a working plan that is well targeted and sustainable starting from 2009 and one that has been drawn in detail in the Company’s Long Term Business Plan 2009-2013. Sebagai BUMN. the Company provides additional benefits through the DPKP (Participant Welfare Improvement Fund) program and the PKBL (Partnership and Community Development) program. Perseroan menyalurkan pinjaman bergulir lunak bagi usaha skala kecil sebesar Rp37. dimana Perseroan membangun perumahan sederhana yang kemudian disewakan kepada pekerja dengan harga terjangkau. the Company also provides grant to members in the form of scholarships to 12. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan.8 miliar. Aside from the benefits that accrue to participants from the Old Age Benefit. melalui Program Kemitraan. Better Planned Benefits to Members Pursuant to the policy of the Shareholder that has no longer applied dividends on the net profit of the Company since 2009. In times of distress. prasarana umum dan lingkungan hidup. In addition to the revolving loan. Perseroan memberikan manfaat tambahan melalui pelaksanaan program DPKP (Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta) dan PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) yang sumber dananya diperoleh dari penyisihan laba Perseroan. Health Care Benefit. Sedangkan untuk program Bina Lingkungan yang lebih bersifat hibah dan bantuan sosial bagi masyarakat umum. the Company constantly strives to optimize the growth of benefits accruing to members.5 miliar di tahun 2008.548 members who were laid off from work in the course of 2009. maka peran murni JAMSOSTEK sebagai penyelenggara jasa jaminan sosial bagi pekerja Indonesia telah semakin terwujud. kita pun bersyukur apabila kita memiliki mitra yang dapat diandalkan dalam menjamin keberlangsungan arus pendapatan keluarga ketika kita sakit. Whereas for the Community Development that is more oriented towards the provision of grants and social charities for general communities. penyediaan Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa).7 miliar setahun sebelumnya. Manfaat Peserta yang Lebih Terencana Terkait dengan kebijakan Pemegang Saham yang tidak lagi memberlakukan dividen atas laba bersih Perseroan sejak tahun 2009. Dana ini dialokasikan untuk berbagai kegiatan sosial di bidang pendidikan.127 orang murid sekolah yang berprestasi dan bantuan PHK untuk 2. serta program Rusunami (Rumah Susun Sederhana Milik) untuk dibeli dan dimiliki pekerja.127 well-deserving students and job-loss support for 2. layanan kesehatan. Pada tahun 2009. The DPKP Program includes providing a revolving loan to finance the purchase of homes by members such as the provision of the Loan for the Mortgage Down payment that is carried out with the cooperation of state-owned bank as well as private bank. putus hubungan kerja atau meninggal dunia. and the Rusunami (Low-Cost Housing Purchase Scheme) in which homes are purchased outright for ownership by employee. As a state-owned enterprise (SOE). juga disalurkan hibah kepada peserta berupa pemberian Beasiswa untuk 12. The funds were allocated for various social activities in education.1 miliar. public infrastructure and the environmental conservation. Saat kita dihadapi oleh kondisi yang kurang menguntungkan. meningkat dari penyaluran sebesar Rp21. Program DPKP yang dilaksanakan antara lain berupa pinjaman bergulir untuk pemenuhan kebutuhan tempat tinggal peserta seperti pemberian Pinjaman Uang Muka Perumahan yang tehknis pelaksanaannya bekerja sama dengan Bank Pemerintah maupun swasta. cacat. Perseroan menyediakan dana sebesar Rp14. uncertainties stemming from the protracted global economic recession. laid off from our work or deceased. Perseroan berupaya terus mengoptimalkan peningkatan manfaat para peserta. Untuk itu. the Company provided soft revolving loans to micro businesses amounting to Rp37. keagamaan. down from Rp17. Work-related Accident Benefit and Death Benefit.5 billion for the Partnership/Mentoring Program in 2008. disabled. the funds of which are derived by setting aside a portion of the Company’s profit. In 2009. antara lain melalui penyusunan program kerja yang terarah dan berkelanjutan mulai tahun 2009 dan yang telah dijabarkan secara rinci pada Rencana Jangka Panjang (RJP) Perseroan 2009-2013. the Company undertook the Partnership and Community Development (PKBL) Program that aims to empower micro businesses and grass-root economies through a sustainable long-term program of partnership and mentoring. JAMSOSTEK pun terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial para pekerja peserta dan keluarganya.7 billion the year before. religious affairs.8 billion. Perseroan menjalankan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang bertujuan memberdayakan pengusaha kecil dan masyarakat ekonomi lemah melalui program pembinaan dan kemitraan yang berkesinambungan.ketidakpastian akibat dari resesi ekonomi global yang berkepanjangan. To that end.1 billion. the Company provided a total sum of Rp14. Jamiman Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. menurun dari Rp17. we are often comforted by the idea that we have a reliable partner who can ensure the continuity of the familiy income when we are ill. the genuine role of JAMSOSTEK as the provider of social security services to workers in Indonesia have become more pronounced.

for the benefit of workers and the social of the people of Indonesia. the Company expects to be able to provide even greater benefits from its social security programs in the future. an information technology platform that is deemed adequate and effective. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. pelayanan yang prima. JAMSOSTEK has adequate infrastructure and facilities to generate the growth of its memberships as well as workers’ welfare. as well as to all other stakeholders who have continued to support and trust the Company. teknologi informasi yang memadai dan tepat guna. and the product as well as benefit of social security that are relevant to the welfare of workers and their families. Minister of Manpower and Transmigration. h. tidak terdapat perubahan pada komposisi Direksi Perseroan. there were no changes to the composition of the BOD of the Company. diharapkan para peserta dapat semakin merasakan kemanfaatan program JAMSOSTEK di masa-masa yang akan datang. With the support of human capital that is more capable. Menjawab Tantangan ke Depan Dengan semakin baiknya tata kelola perusahaan dan didukung pula oleh kondisi keuangan yang kuat serta jaringan kantor pelayanan yang tersebar di lebih dari 121 lokasi di seluruh propinsi Indonesia. serta produk maupun manfaat jaminan sosial yang relevan terhadap kebutuhan kesejahteraan pekerja beserta keluarganya. Atas nama Direksi. Menteri Keuangan. the Monetary Authorities and Capital Markets. On behalf of the Board of Directors. Minister of Finance. transparan dan professional. Responding to future Challenges With the ever improving corporate governance of the Company that is also supported by sound financial condition and extensive service network that reaches out to more than 121 locations throughout all provinces of the Company. Otoritas Keuangan dan Pasar Modal serta seluruh pemangku kepentingan lain yang selama ini terus memberikan dukungan dan kepercayaannya. Dengan dukungan SDM yang semakin andal. prime services. kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Menteri Negara BUMN. operating as the preeminent and trusted provider of social security services. kami yakin bahwa JAMSOSTEK mampu menjawab tantangan di masa depan secara tanggap dan efektif. allow me to express our highest appreciation to the State Minister of SOE. transparent and professional entity.Melalui program manfaat yang lebih terarah dan terencana ini. Let us continue to develop and safeguard JAMSOSTEK as a clean. Changes in BOD Composition Throughout the year under review and up to the Annual general Meeting of Shareholders held in June 2010.. hotbonar Sinaga Direktur utama/ President Director laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 63 . Perubahan komposisi Direksi Selama tahun laporan dan hingga Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2009 yang diselenggarakan bulan Juni 2010. we are confident that JAMSOSTEK is poised to face up to future challenges in a responsive and effective manner. demi kesejahteraan para pekerja dan kemajuan bangsa Indonesia. Mari kita kembangkan dan amankan JAMSOSTEK yang bersih. Through the benefit program plans that have been drawn up more comprehensively. JAMSOSTEK telah memiliki sarana maupun prasarana yang memadai guna terus menggalang kepesertaan serta kesejahteraan pekerja sebagai penyelenggara jaminan sosial yang terkemuka dan terpercaya.

Semarang (1981). Sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Komisaris Independen PT Sinar Mas Multi Artha Tbk. Bachelor’s degree of Economic in Marketing Management from University of Indonesia (1980). PT Asuransi Eka Life. Kepala Biro Humas. Born in Cipanas on May 20. Head of Corporate Secretariat Bureau. Head of Operation Department. President Director of PT Asuransi Berdikari. Managing Director Atap Indah Broker Asuransi (Johnson & Higgins). Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) sejak 2007. Meraih gelar Sarjana Muda jurusan Sosial Politik dari Universitas 17 Agustus. Managing Director of Atap Indah Broker Asuransi (Johnson & Higgins). Semarang (1981). Head of Operation and staff of Operation/Marketing. Director of PT Metlife Sejahtera. Staf Operasi. suyono DIREKTUR PERENCANAAN. Kepala bagian Operasi. Anggota berbagai organisasi profesi di lingkup nasional serta aktif menerbitkan beberapa karya tulis dan buku di bidang asuransi. Kepala Biro. 1953. 20 Mei 1949. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Asuransi Sinar Mas. 10 Desember 1953. Semarang (1978) and Bachelor’s degree in Social and Political Science from University of 17 Agustus. Kepala Kantor Wilayah. sebagai dosen maupun staf pengajar di berbagai perguruan tinggi terkemuka.. Kepala Kantor Perwakilan. Insurance Brooking's degree (CIIB-Certified Indonesian Insurance & Reinsurance Brokers) and APAI (Ahli Pialang Asuransi Indonesian) from ABAI (Asuransi Broker Asuransi & Reasuransi Indonesia) (2000) and Financial Plan degree (ChFC-Chartered Financial Consultant) from the American College & Singapore College of Insurance (2003).d. Corporate Secretary of PT Karana Life. Kepala Urusan Operasi dan Staf Operasi/ Pemasaran. PT Asuransi Eka Life. 1963. Administration Function-Madya II. Kepala Kantor Cabang. Has been with PT Jamsostek (Persero) since 1984 under various position such as. Head of Public Relation Bureau. Aktif mengikuti berbagai seminar dan kursus di dalam negeri. Domestic Insurance Expert-Ernst & Young-Canada. Diploma in Social and Political Science from University of 17 Agustus. PT Asia Pratama General Insurance and PT Sarana Proteksi Broker Asuransi-served as President Commissioner of PT Mitra Finansial Wicaksana and member of Audit Committee at PT Pindo Deli and PT Lontar Papirus Pulp & Paper. Director of Operation and Services of PT Jamsostek (Persero) since 2007. 1949. Born in Sragen on December 10. Kepala Kantor Wilayah. Head of Branch Office. Head of Regional Office. Jakarta (1980). Previously served as Independent Commissioner of PT Asuransi Sinar Mas. Has been with PT Jamsostek (Persero) since 1978 under various position such as. President Director of PT Jamsostek (Persero) since 2007. PT Asuransi Mega Life. Fungsional Administrasi Madya II. Meraih gelar Sarjana di bidang Hukum dari Universitas Balikpapan (1989). Memulai karir di PT Jamsostek (Persero) sejak tahun 1978 dengan jabatan meliputi antara lain Kepala Biro Sekretariat Perusahaan. 64 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Direktur Utama PT Asuransi Berdikari. Director of Planning. Born in Kota Negara on July 23. Previously served as Independent Commissioner of PT Sinar Mas Multi Artha Tbk. Marketing Director of PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri. He held memberships in various domestic professional organizations and has published several papers and books on insurance. Head of Operation Department. Actively attend various seminars and courses in Indonesia.boarD of DireCtors DIREKSI h. Operational Staff. served as lecturer and instructor at various university. Semarang (1978) dan gelar Sarjana jurusan Sosial Politik dari Universitas 17 Agustus. DeveloPment anD information Lahir di Sragen. Penasehat Presiden Direktur Bank Papan. Memulai karir di PT Jamsostek (Persero) sejak tahun 1984 dengan jabatan meliputi antara lain. Services Staff and Financial Staff. Kepala Bagian Operasi. PENGEMBANGAN DAN INFORMASI DireCtor of Planning. Kepala Kantor Cabang. h. Head of Branch Office. Meraih gelar Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen Konsentrasi Pemasaran dari Universitas Indonesia. hotbonar sinaga DIREKTUR UTAMA PresiDent DireCtor Lahir di Cipanas. Anggota Dana Pensiun Karyawan dan aktif mengikuti seminar dan kursus di dalam dan luar negeri. ahmad ansyori DIREKTUR OPERASI DAN PELAyANAN DireCtor of oPeration anD serviCes Lahir di Kota Negara pada tanggal 23 Juli 1963. Head of Regional Office. Development and Information of PT Jamsostek (Persero) since 2007. Direktur Pemasaran PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri. PT Asia Pratama General Insurance dan PT Sarana Proteksi Broker Asuransi-Sebagai Komisaris Utama PT Mitra Finansial Wicaksana serta Komite Audit PT Pindo Deli dan PT Lontar Papirus Pulp & Paper. Bachelor’s degree in Law from University of Balikpapan (1989). Head of Operation Division. Direktur PT Metlife Sejahtera. Head of Representative Office.. Domestic Insurance Expert-Ernst & Young-Canada. Direktur Perencanaan. PT Asuransi Mega Life. Advisor for President Director of Bank Papan. Head Bureau. gelar Insurance Brooking (CIIB-Certified Indonesian Insurance & Reinsurance Brokers) dan APAI (Ahli Pialang Asuransi Indonesia) dari ABAI (Asuransi Broker Asuransi & Reasuransi Indonesia (2000) dan Gelar Perencana Keuangan (ChFC-Chartered Financial Consultant) dari The American College & Singapore College of Insurance (2003). Direktur Operasi dan Pelayanan PT Jamsostek (Persero) sejak 2007. Sekretaris Perusahaan PT Karana Life. Kepala Sub bidang Kepesertaan I. Head of Members’ sub division I. Kepala Bidang Operasi. Pengembangan dan Informasi PT Jamsostek (Persero) sejak 2007. A member of Employee Pension Fund and actively attend various seminars and workshops both in Indonesia and overseas. Staf Pelayanan dan Staf Keuangan.

Direktur Operasi dan Pelayanan. Direktur Umum dan Personalia. Division Head of Policy & Risk Management of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Lahir di Medan pada tanggal 18 Juni 1967. he had also served as Marketing Advisor of Pharma Niaga Bhd. Djoko Sungkono DIREKTUR UMUM DAN SDM DireCtor of general affairs anD Human resourCes Lahir di Mojokerto pada tanggal 2 Nopember 1952. he had also served as Marketing Advisor of Pharma Niaga Bhd. Direktur Operasi dan Pelayanan.. Malaysia serta Corporate Advisor di PT Era Berkat Trinity. Director of Compliance and Risk Management of PT Jamsostek (Persero) since 2008. Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari Universitas Indonesia tahun 1983. Head of Regional Office VI and Division Head of Services & Development. Memulai karir di PT Jamsostek (Persero) sejak tahun 1997 dengan jabatan meliputi antara lain. Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia PT Jamsostek (Persero) sejak 2008. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Pemimpin Wilayah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Selain itu beliau juga pernah menjabat sebagai Marketing Advisor di Pharma Niaga Bhd. Pjs. Actively attend various seminars and courses in Indonesia and also overseas. Born in Surakarta on May 12. Memulai karir di PT Jamsostek (Persero) sejak tahun 1997 dengan jabatan meliputi antara lain. Concurrently also served as member of National Social Security Board (DJSN). Meraih gelar Sarjana Ekonomi di bidang Perusahaan dari Universitas Diponegoro (1979) dan Master di bidang Manajemen dari Institute Tech of New York (1996). laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 65 . 1967.Myra Soraya Ratnawati Asnar DIREKTUR KEUANGAN DireCtor of finanCe karsanto DIREKTUR KEPATUHAN DAN MANAJEMEN RISIKO DireCtor of ComPlianCe anD risk management Lahir di Surakarta pada tanggal 12 Mei 1954. Direktur Keuangan PT Jamsostek (Persero) sejak 2007. Bachelor’s degree in Journalism from Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Mahakam – Samarinda (1988) and Master in Marketing Management from University of Pancasila – Jakarta (1996).Regional Office VI. Kantor Wilayah 01 Medan. Saat ini juga menjabat sebagai anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). Saat ini juga menjabat sebagai anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).Biro Litbang. Head of Planing and Development Bureau. Acting Head of Research and Development Bureau. Malaysia as well as Corporate Advisor of PT Era Berkat Trinity. Pemimpin Divisi Usaha Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Memulai karir di PT Jamsostek (Persero) sejak tahun 1983 dengan jabatan meliputi antara lain. elvyn g. 1952. Director of Operation and Services. Aktif mengikuti berbagai seminar dan kursus di dalam negeri dan luar negeri.Biro Litbang. Director of Finance of PT Jamsostek (Persero) since 2007. Malaysia serta Corporate Advisor di PT Era Berkat Trinity. Concurrently also served as member of National Social Security Board (DJSN). Director of General Affairs and Human Resources of PT Jamsostek (Persero) since 2008. Director of Operation and Services.Research and Development Bureau. Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jamsostek (Persero) sejak 2008. Bachelor’s degree majoring in Corporation from University of Diponegoro (1979) and Master in Management from Institute Tech of New York (1996). Section Head . Division Head of Small Enterprise of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Thus. – Regional Office 01 Medan. Head of Regional Office VI and Division Head of Services & Development. Director of General Affairs and Personnel.Research and Development Bureau and Staff . Pemimpin Divisi Kebijakan & Manajemen Risiko PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Has been with PT Jamsostek (Persero) since 1997 under various position such as. Administration Function . masassya DIREKTUR INvESTASI DireCtor of investment Lahir di Surabaya pada tanggal 28 Desember 1956.Research and Development Bureau. Kepala Kantor Wilayah VI dan Kepala Divisi Pelayanan & Pengembangan. Kepala Biro Litbang. Kepala Seksi . Has been with PT Jamsostek (Persero) since 1997 under various position such as. Born in Medan on June 18. Born in Surabaya on December 28. Kepala Kantor Wilayah VI dan Kepala Divisi Pelayanan & Pengembangan. Administration Function . Malaysia as well as Corporate Advisor of PT Era Berkat Trinity.Kanwil VI. Director of General Affairs and Human Resources of PT Jamsostek (Persero) since 2008. Has been with PT Jamsostek (Persero) since 1983 under various position such as. Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia PT Jamsostek (Persero) sejak 2008. 1954. Previously served as Regional Head of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Fungsional Administrasi . Born in Mojokerto on November 2. Direktur Umum dan Personalia. Thus. Bachelor’s degree in Journalism from Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Mahakam – Samarinda (1988) and Master in Marketing Management from University of Pancasila – Jakarta (1996). Kepala Biro Perencanaan dan Pengembangan. Fungsional Administrasi . Selain itu beliau juga pernah menjabat sebagai Marketing Advisor di Pharma Niaga Bhd. Director of General Affairs and Personnel. Meraih gelar Sarjana di bidang Jurnalistik dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Mahakam – Samarinda (1988) dan Master di bidang Manajemen Pemasaran dari Universitas Pancasila – Jakarta (1996).Biro Litbang dan Staf . Bachelor’s degree in Economy from Universitas Indonesia in 1983. Meraih gelar Sarjana di bidang Jurnalistik dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Mahakam – Samarinda (1988) dan Master di bidang Manajemen Pemasaran dari Universitas Pancasila – Jakarta (1996). 1956.

JAMSOSTEK DI TAHUN 2009 jamsostek in 2009 66 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

683 perusahaan hingga akhir Desember 2009 dibandingkan 100.58% of which are companies that are active members.5%. Akumulasi Kepesertaan Formal Kondisi ketenagakerjaan pada tahun 2009 juga mengalami peningkatan pada jumlah angkatan kerja serta jumlah orang yang bekerja.Pertumbuhan perekonomian Indonesia di tahun 2009 mengalami pertumbuhan sebesar 4. Secara rata-rata.59% in December 2009. Selain daripada itu. The same applied for non-active companies.6%. total kepesertaan formal (aktif dan non aktif ) mencapai 200.55%. Bank Indonesia set monetary policies that are in line with reducing inflationary pressure. Bank Indonesia menetapkan kebijakan moneter yang sejalan dengan penurunan atas tekanan inflasi.214 perusahaan. optimisme dan ekspektasi percepatan pemulihan ekonomi global yang semakin kuat terutama sejak pertengahan tahun 2008 serta respon yang akomodatif terhadap kebijakan fiskal dan moneter yang berlaku. seiring dengan penurunan pada jumlah pengangguran. sedangkan untuk suku bunga SBI 3 bulan. total formal membership (active and non-active) reached 200. On average. as well as the accommodating responses to prevailing fiscal and monetary policies.121 perusahaan di tahun 2008 menjadi 84.26%.673 workers with 29. while the interest rate for 3-month SBI stood at 6. Formal Memberships Accumulation Manpower condition also experienced improvements in 2009. both in the number of workforce and total working population.121 companies in 2008 to 84. Other than that. a. With regard to company membership. 57.3% along with the improving global and domestic economic climate. terjadi peningkatan perusahaan aktif sebesar 14.3%. growing by 4. BI rate has remained at the 6. turun secara signifikan dibandingkan dengan posisi awal tahun sebesar 10. posisi akhir Desember 2009 berada pada level 6. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 67 .58% merupakan jumlah perusahaan aktif. Untuk kepesertaan perusahaan. the interest rate of 3-month SBI stood at 7.9% menjadi 115.59%. Demikian pula halnya dengan perusahaan non aktif yang meningkat dari 75.26% of which are active. During 2009.6%. the economic growth was also supported by domestic demand that continued to grow. a. with their number increasing from 75.030.030. Sampai dengan akhir Desember 2009.55% in 2009.684 companies the previous year.683 companies as of end of December 2009 compared to 100.531 perusahaan pada tahun 2009. suku bunga SBI 3 bulan pada tahun 2009 adalah sebesar 7.684 perusahaan di tahun sebelumnya.214 companies. the increasingly stronger optimism and expectation of accelerated global economic recovery since 2008. Selama tahun 2009.673 tenaga kerja dengan jumlah tenaga kerja aktif sebesar 29.9% to 115. Sejak September 2009. falling significantly compared to its year opening position of 10. the number of active companies increased by 14. As of the end of December 2009. Sementara jumlah tenaga kerja mencapai 29. dimana sejumlah 57. in line with falling unemployment rate. peningkatan pertumbuhan ekonomi ini juga ditopang oleh permintaan domestik yang masih meningkat.531 companies in 2009.5% level since September 2009. Whereas total workforce reached 29. meningkat seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian global dan domestik. BI rate berada pada level 6. The Indonesian economy was buoyant in 2009.

941 Jumlah| Total Perusahaan 84. b.017 8.788.843. reaching 60. jumlah peserta program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) mencapai 1.683 Tenaga Kerja Worker 8.185.776 66.24% compared to 1.227 10.616 82.458 7.872 68.213 175.380.960 143.530 individuals in 2008.632. Kepesertaan JPK Sampai dengan Desember 2009.941. Pada akhir tahun 2009.742 7.407.361.531 Tenaga Kerja Worker 5. Within the period of the last 10 years the number of active company members is always increasing.702 42.807 118.24% dibandingkan 1.207. such was not the case with worker membership.761.422 orang.684 115.26% of total members.516 75. In comparison to total non-active members.695 7. At year-end 2009.329 100.576. However.495.224 159.093 70.378 75. and the large number of members dropping out. prosentase peserta aktif menurun secara signifikan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.732 Non Aktif | Non Active Perusahaan Company 26.180. the percentage of active members dropped drastically in the past 10 years.929 109.081.126 7.439 93.943.525 orang di tahun 2009.26% dari keseluruhan total peserta.372 11.121 84. Rendahnya pertumbuhan kepesertaan program JPK ini disebabkan oleh beberapa hal antara lain dikarenakan belum dilakukannya rekonsiliasi iuran secara bulanan yang berpengaruh pada validitas data kepesertaan dan tingginya jumlah peserta yang keluar.911 23.100.030. Namun.538 20.912.820. Sedangkan pertumbuhan jumlah tertanggung dipengaruhi oleh pergeseran pertumbuhan b.288 55. meningkat 6.683 9. dimana jumlahnya mencapai 60.371.344 60.169 15.714 48.154 8.553 34.391. JPK Memberships As of December 2009. jumlah peserta tenaga kerja aktif hanya mencakup besaran 29.525 individuals in 2009.334 29.805 200. increasing 6.587 9.402. Whereas the growth in the number of insured was affected by the shift in membership 68 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .367 23.716.36% dari total peserta.666 130. Whereas the number of insured increased by 12.498 19.263.215.815 29.871.471.673 Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir jumlah peserta perusahaan aktif selalu mengalami peningkatan.227 67. Jika dibandingkan dengan jumlah peserta tenaga kerja non aktif.36% of total members. the number of active worker members only represented 29. active members numbered higher than non-active members.141 16. even almost doubling in total in 2009 compared to the total members in 2000.53% from 3.534.105 63. where in total active members fluctuated and its year-end 2009 position was still lower than the 2001 position.912.530 orang peserta pada tahun 2008. dimana pada tahun 2009 jumlahnya hampir mencapai dua kali lipat dari jumlah peserta pada tahun 2000.719.312 individuals in 2008 to 4.933 18.409 7.947 8.552.534 17.595.661 20.672 15.451 8. dimana jumlah peserta aktif mengalami fluktuasi dan posisi pada akhir tahun 2009 masih lebih rendah dari posisi pada tahun 2001.950 26. tidak demikian halnya dengan kepesertaan tenaga kerja. jumlah peserta aktif lebih banyak dari peserta non aktif . members in the Health Care Benefit (JPK) program reached 1. Pada tahun 2000. The low membership growth in the JPK program was attributed to a number of factors including the monthly reconciliation that has yet to be applied on fees hence affecting the validity of membership data.697 100.729.626.312 orang di tahun 2008 menjadi 4.422 individuals.402.871.Adapun statistik kepesertaan formal selama 10 tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut: The statistics for formal membership in the past 10 years is presented in the following table: Tahun Year 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 sumber: Divisi operasi source: operational Division Aktif | Active Perusahaan Company 58.129 13.678 18. In 2000.812.214 Tenaga Kerja 13.53% dari 3. Sedangkan untuk jumlah tertanggung mengalami peningkatan sebesar 12.219.352 90.

494 656.444 1.528 RKAP 2009 2009 Target 2 20.473 25.672 603.388 150.Jasa Konstruksi (Jakon) Construction Services .18% 89. however the same cannot be said for the number of workers.627.31% Uraian No Description 1 2 Perusahaan | Company Members Peserta Tenaga Kerja | Worker Members a.707 17.387 573.402.085 Realisasi 2009 2009 Realization 3 21.86% 212.kepesertaan / tenaga kerja (TK) dari TK lajang menjadi TK Keluarga.648 728. JHT) b.583 28.525 Dalam sepuluh tahun terakhir.04% 1.TK LHK LHK Worker .848 157.72% 104.21% Analisa Analysis % 5 = ³/1 105.003 50.769. Program Khusus Special Progam .309 tk keluarga family Worker 637.911 537.151 % 4 = ³/2 136.533.676 21. Total workforce fluctuates with a tendency to increase.932 33. Jumlah tenaga kerja berfluktuasi dengan kecenderungan meningkat.615 2.680.050 695. Penambahan Kepesertaan c.910 2.45% 149. c.678 2. namun tidak demikian halnya dengan jumlah tenaga kerja.681.128.308 2.763 951.10% 105.719. Adapun statistik kepesertaan JPK selama 10 tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut: growth and workers (TK) from single TK to TK with Family.296 525. Additional Membership Perbandingan Comparison Realisasi 2008 2008 Realization 1 15.012 3.154 741. Program Paket C (JPK) Package C Progam (JPK) d.053. tahun year 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 sumber: Divisi Pelayanan jPk source: jPk serveces Division Perusahan Company 16.16% 102. The statistic for JPK membership for the past 10 years is presented in the following table.113 tertanggung endurer 2.80% 137.000 2.911 850.305 20. Program Paket A (JKK.176.078 4.852.491 704.398 tk lajang single Worker 684.527 1.600.928 808.167 3.285 21.589 669.50% 162.721 105. In the past ten years.498 889.847 18.880.434 577.774. Progam Paket B (JKK dan JKM) Package B Progam (JKK and JKM) c.62% 3.167.117.089 30.199 2.043 142.311 109. JK.524 345.529 22.096 647.469 3.59% 126.860.614.099 542. the number of companies enrolling in the JPK program continues to increase.49% sumber : Divisi Pelayanan jPk source: jPk services Division laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 69 .699.020 3.TK Perorangan Single Worker 2.977 2.918 212. jumlah perusahaan yang mendaftar program JPK terus mengalami peningkatan.945 41.748 651.335 5. JK.133 689.775 45. JHT) Package A Progam (JKK.

29% 39.272 9.719. JHT) program during 2009 was 21.418. In comparison to the Corporate Work and Budget Plan (RKAP) the highest percentage of membership dues income was attributed to the Death Benefit program that reached 111.009 300.39 billion. JHT) selama tahun 2009 sebanyak 21.01 billion.04% 113. Compared to that of in 2008.39 miliar.16% .31% of the 2009 target of 20.000 tenaga kerja.910 tenaga kerja.118. Contribution Revenue in million Rupiah Uraian No Description Realisasi 2008 2008 Realization 1 1 2 3 4 5 Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Employment Accident Benefit Jaminan Kematian (JK) Death Benefit Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Health Care Benefit Jasa Konstruksi Construction Services Tenaga Kerja Mandiri Independent Worker Total Iuran Non JHT Total Contribution of Non JHT 6 7 Jaminan Hari Tua Old Age Benefit Iuran Belum Rinci Unclassified Contribution Total Iuran Total Contribution sumber : laporan keuangan 2009 source: 2009 financial statement Perbandingan Comparison RKAP 2009 2009 Target 2 976.085 perusahaan dan sejumlah 2.524 workers reflecting 102.170 11.797.951 458.311 workers or 104. Actual additional memberships to the Packet (JKK.719.76% dari RKAP.163 453. In comparison to actual results in 2008. telah terjadi kenaikan sebesar 11.16% dari RKAP.13%. sebesar Rp11.Realisasi penambahan kepesertaan program Paket (JKK.910 workers. maka terjadi peningkatan sebesar 26.97% 112.742 13. yaitu mencapai 111. Penerimaan Iuran dalam juta trupiah d. Bila dibandingkan dengan penerimaan iuran untuk periode yang sama pada tahun 2008.089 tenaga kerja.22% 110. JK.47% 99. 70 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . The JPK program experienced a growth in membership in the amount of 889.774.225 % Analisa Analysis % 5 = ³/1 111.033 512.76% 102.08% of the 2009 target of Rp11.23 miliar atau 105.463.969 70.093.463 795.309 2.16%. and 2.797.68% 111. Prosentase pendapatan iuran dibandingkan dengan RKAP yang tertinggi adalah untuk program Jaminan Kematian.311 tenaga kerja atau 104.16% 95. the addition of company membership increased by 36. yaitu sebesar 39.10% Total pendapatan iuran tahun 2009 mencapai Rp12.13%. Actual contribution revenue from non-JHT is amounted to Rp2.839.21% while workers increased by 9. Untuk program JPK terjadi penambahan kepesertaan sebesar 889. Whereas the lowest was for the Construction Sector program at 39.08% dari target penerimaan iuran tahun 2009.463.463.24% of the 2009 target of 2.012 1.349.10% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp2.62% dari target penambahan pada tahun 2009 yaitu sebesa 850.76% of RKAP.773 117.151 perusahaan yaitu 105.10% 107.50%.774.045. Bila dibandingkan dengan realisasi tahun 2008.23 billion or 105.085 companies. Sedangkan pencapaian terendah adalah program Jasa Konstruksi. 105.349 2. Jika dibandingkan dengan pencapaian pada tahun sebelumnya yang mencapai jumlah sebesar 704.797.624 Realisasi 2009 2009 Realization 3 1.660.50%.000 workers.660. In comparison with the previous year’s result of 704.21%.281. JK.388 8.31% dari target 2009 sebanyak 20.034 6.665.241 2.13% 4 = ³/2 97.089 workers. there was an increase of 26. penambahan kepesertaan perusahaan mengalami peningkatan sebesar 36. sedangkan untuk tenaga kerja mengalami peningkatan sebesar 9. atau merupakan 95. there was an increase of 11.01 miliar. Total contribution revenue in 2009 amounted to Rp12. d.151 companies.761 12.77% 164.27 miliar.045.524 tenaga kerja yang mencerminkan 102. or representing 95.660.045.21% 105.62% of the targeted addition for 2009 namely 850.08% 111.747 118.716 8.27 billion.352 926.766 10. Realisasi pendapatan iuran non JHT sebesar Rp2.16% 78.99% 116.192 103.24% 147.10% of the 2009 budget of Rp2.445 906.16% of RKAP.24% melebihi target untuk tahun 2009 sebesar 2.485 10.

Prosentase pembayaran klaim tertinggi adalah pada program Tenaga Kerja Mandiri yaitu mencapai 151.31 billion or 104.99%.536 18.48% of the 2009 budget of Rp1.48% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp1.99%.76 miliar belum dicatat sebagai penerimaan iuran JHT dan Non JHT sehingga dicatat dalam post iuran belum rinci.24%.580 21. amounted to Rp5. The increase was attributed to the enforcement of the 1 month waiting period under Government Regulation (PP) No.81% 133.96% 4 = ³/2 107. representing 107.082. Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008.32% dari anggaran tahun 2009.295.93 billion.48% 141.841 7.080 1.085. or 133. yaitu 38. e.62 miliar.96% increase in comparison to the claim expenses made in the same period of 2008.74 miliar.028 272.64% 143.282 679.32% of the 2009 budget. 1 / 2009. Pembayaran klaim untuk program Non JHT mencapai Rp1.239.Penerimaan iuran JHT selama tahun 2009 mencapai Rp9.81% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp4.64%.81% of the year’s budget of Rp4.84 miliar atau 141.002 1. The highest percentage of claims expenses was attributed to the Informal Sector which reached 151.085.96%.239. In comparison to the contribution revenue of JHT in 2008. The contribution revenue which was not yet reconciled with member companies totaling to Rp103. payments increased by 9.305 5.63% 142. Pembayaran Jaminan dalam rupiah e. 1 Tahun 2009.305 6.984 587. There was a 43. Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008.74 billion.660 3.11% Total pembayaran jaminan tahun 2009 mencapai Rp7. Claim Expenses in rupiah Uraian No Description Realisasi 2008 2008 Realization 1 1 2 3 4 5 Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Employment Accident Benefit Jaminan Kematian (JK) Death Benefit Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Health Care Benefit Jasa Konstruksi Construction Services Tenaga Kerja Mandiri Independent Worker total jaminan non jHt total Claims of non jHt 6 Jaminan Hari Tua Old Age Benefit total jaminan total Claims Sumber : Laporan Keuangan 2009 Source: 2009 Financial Statement Perbandingan Comparison RKAP 20092009 Target 2 292.97% 109.295.10% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp8.789. Total JHT revenue in 2009 reached Rp9. or 141.32% 151. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 71 .322.28% dari anggaran tahun 2009. terjadi peningkatan sebesar 9. Claims expenses for Non-JHT programs reached Rp1. terjadi peningkatan sebesar 54.177.507 55.67 miliar.11% dari anggaran yang ditetapkan untuk tahun 2009 sebesar Rp5.405 9.926 5.710 319.744. Penerimaan iuran yang belum dilakukan rekonsiliasi dengan perusahaan peserta sebesar Rp103. Whereas the lowest percentage was attributed to the Construction Sector at 38. atau 104.789.322.10% from the 2009 budget of Rp8.64%.28% of the 2009 budget.239.665. Comparing the result with the same period in 2008.31 miliar.085.281.71% 113.789.146 % Analisa Analysis % 5 = ³/1 117. Claim expenses of JHT program on the other hand.19 miliar.15 billion. atau mencapai 133. Total claim expenses in 2009 amounted to Rp7.24%.050 4.281.082.090 179. terjadi peningkatan sebesar 43.805 665. Peningkatan ini terjadi karena diberlakukannya masa tunggu 1 bulan melalui PP No.11% of the set budget for 2009 at Rp5.295.76 billion.436 255.670 Realisasi 2009 2009 Realization 3 343.487 1.28% 104. In comparison to the same period in 2008.28% 116.67 billion. Sedangkan prosentase pembayaran klaim terendah adalah untuk Program Jasa Konstruksi.921. there was an increase of 10.60% 93.863 6.68% 97. merupakan 107.62 billion.15 miliar.665.322.744 4.93% 139.082. terjadi peningkatan sebesar 10. Selama tahun 2009 telah dilakukan pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT) sebanyak Rp5. there was an increase of 54.19 billion.84 billion in 2009.93 miliar. Bila dibandingkan dengan pembayaran jaminan untuk periode yang sama tahun 2008.99% 154. Bila dibandingkan dengan penerimaan iuran JHT pada periode yang sama tahun 2008. and were not yet posted as JHT and Non-JHT revenues and therefore it is posted as unspecified revenue.95% 38.

JK dan JHT Tabel kasus kecelakaan kerja.23% of the national total for work cases.759 8.846 95. Jumlah Kasus JKK. death and JHT cash-out cases during 2009 is presented in the following table: no 1 2 3 4 5 6 7 8 nama kantor name of the Company Kantor Wilayah I Regional Office I Kantor Wilayah II Regional Office II Kantor Wilayah III Regional Office III Kantor Wilayah IV Regional Office IV Kantor Wilayah V Regional Office V Kantor Wilayah VI Regional Office VI Kantor Wilayah VII Regional Office VII Kantor Wilayah VIII Regional Office VIII total jHt 64. Hal ini menunjukkan bahwa partisipasi JAMSOSTEK dalam penanganan K3 telah memperlihatkan hasil yang cukup memuaskan. Meanwhile. Regional Office (Kanwil) IV processed the largest number of work-related accident cases.864 555.804 105. kematian dan pengambilan JHT selama tahun 2009 adalah sebagai berikut: f.65% dibandingkan periode tahun sebelumnya.23% dari total kasus kerja nasional.624 81.559 12.261 2. a total of 96. As at year-end 2009.806 10.083 10.314 jumlah kasus | total Case jk 16.092 14.314 cases of work-related accidents had occurred.734 898.036 10.663 30. JK and JHT Cases The number of work-related accident. Sementara. in the past 5 years there appeared to be a decreasing trend in the occurrence of work-related accidents compared to the previous years.376 898.196 60. dalam 5 tahun terakhir terjadi kecenderungan penurunan dari jumlah kasus kecelakaan kerja dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.940 707.533 2.451 14.532 560.886 jkk 11.006 705.f.566 sumber: Divisi teknis dan Pelayanan source: technical and serveces Division Statistik Kasus selama 10 Tahun tahun year 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 sumber: Divisi teknis dan Pelayanan source: technical and serveces Division jPk 98. reaching 31.817 10.720 636.469 12.249 112.515 2.314 jk 1.708 573. Kanwil IV mengalami kasus kecelakaan kerja terbanyak yaitu mencapai 31.784 11.167 104.560 699. up 2.702 19.823 96.507 982 812 14. telah terjadi 96.314 kasus kecelakaan kerja yang meningkat 2. This indicated that the participation of JAMSOSTEK in handling Occupational Health and Safety (K3) has begun to bear fruit. 72 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .852 93.158 96.872 2.886 Sampai dengan akhir tahun 2009.404 661.566 jHt 677.418 99.592 3. The Number of JKK.023 95.609 1.902 104.579 13.250 170.65% compared to the same period the year before.457 31.736 1.155 103.678 252.096 10.774 103.

866 JHT cash-outs were made in 2009. the Ministry of Public Works. JAMSOSTEK. increasing 28. Penarikan JHT terbanyak terjadi pada Kanwil IV yaitu sebesar 28.566 cases occurred in 2009. IAI. JAMSOSTEK.53% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. a total of 14. Kanwil II. mulai dari sosialisasi program kepada calon peserta JAMSOSTEK. Rencana Ke Depan Selanjutnya PT Jamsostek (Persero) akan senantiasa melakukan berbagai inovasi. The activities that were held in 2009 to increase the number of membership among others included the following: • Establishment of 3 (three) new Service Unit Offices in Kanwil I. to collaborating with various parties. Perseroan telah melakukan serangkaian kegiatan. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. from socialization programs for potential JAMSOSTEK members. a total of 898. AAI and others. SME Cooperatives. The highest number of cases occurred in Kanwil III followed by Kanwil IV. • Sosialisasi program JAMSOSTEK di sektor pariwisata bersama Menakertrans dan Menteri Pariwisata di Bali • Sosialisasi program Percepatan Pembangunan Perumahan Pekerja/Buruh untuk peningkatan Kesejahteraan Pekerja/ Buruh (P5KP) dam mendorong peningkatan kepesertaan program JAMSOSTEK . • Socialization of the JAMSOSTEK program in the tourism sector with the Ministry of Manpower and Transmigration. sosialisasi program serta aktivitas lainnya di masa depan guna meningkatkan performa kerja serta jumlah kepesertaan. both from the company side and the worker side. Guna meningkatkan jumlah kepesertaan baik dari sisi perusahaan maupun tenaga kerja. LSM.866 penarikan JHT pada tahun 2009. Departemen PU. AAI. and also other activities in the future in order to improve work performance as well as the number of membership. the Ministry of Culture and Tourism. Mutasi Pekerja dan Mendukung Dunia Usaha. SP/SB. • Attended various seminars and workshops. organized by the Ministry of Public Works. both domestic and overseas. Kemudian untuk Jaminan Hari Tua telah terjadi 898. • dan lain sebagainya. enhancement of the benefits provided by the programs offered.Sedangkan untuk kasus kematian. Beberapa aktivitas yang dilakukan di tahun 2009 dalam rangka meningkatkan jumlah kepesertaan antara lain adalah sebagai berikut: • Pembentukan 3 (tiga) Kantor Unit Pelayanan baru di wilayah Kanwil I. • Organized 8 (eight) Customer Satisfaction Measurement (CSM) trainings throughout 2009. NGOs. KUKM. amounting to 28. • Collaborations with related institutions. diselenggarakan oleh Departemen PU • Menghadiri berbagai seminar dan workshop baik di dalam maupun di luar negeri • Menyelenggarakan pelatihan Customer Satisfaction Measurement (CSM) sebanyak 8 (delapan) kali selama tahun 2009. • Socialization of the Accelerated Development of Worker/ Laborer Housing for the Improvement of Worker/Laborer Welfare (P5KP) program and boost the increase in JAMSOSTEK program membership – Makassar. The majority of the cash-outs was made in Kanwil IV. jumlah tersebut meningkat sebesar 28. • and others. associations. the Ministry of Marine Affairs.05% of the national amount of JHT cash-outs. peningkatan manfaat dari setiap program yang ditawarkan hingga melakukan kerjasama dengan berbagai pihak. PT Jamsostek (Persero) will invariably perform various innovations. and the Ministry of Tourism in Bali. Departemen Kelautan. pada tahun 2009 telah terjadi 14.05% dari jumlah penarikan JHT secara nasional. in Anticipating the Impact of the Global Crisis” that was organized by the Indonesian Industrial Relations Research Institute (LPHI Indonesia) • Socialization of the JAMSOSTEK program during a Regency/Township level Construction Sector Development Team Empowerment event in 2009. Dalam Mengantisipasi Dampak Krisis Global” yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengkajian Hubungan Industrial Indonesia (LPHI Indonesia) • Sosialisasi program JAMSOSTEK pada acara Pemberdayaan Tim Pembina Jasa Konstruksi (TPJK) tingkat Kabupaten/Kota pada tahun 2009. Jumlah kasus terbanyak adalah pada Kanwil III yang disusul dengan Kanwil IV. both from the company side and the worker side. IAI. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 73 . In order to increase the number of membership. Kanwil II dan Kanwil V.566 kasus. Transfer of Workers and Support for the Business World. the Company carried out a number of activities.53% compared to the previous year. Future Plans Moving ahead. baik dari sisi perusahaan maupun tenaga kerja. As for Old Age Benefit. workers unions/labor unions. Outsourcing. • Socialization of the JAMSOSTEK program during a National Dialog and Workshop on Industrial Relations carrying the theme “The Phenomena of Wages. Outsourcing. asosiasi. and Kanwil IV.Makassar • Kerjasama dengan instansi terkait. dll • Sosialisasi program JAMSOSTEK pada acara Dialog dan Workshop Nasional Hubungan Industrial dengan tema: “Fenomena Pengupahan. As for cases of deaths. program socializations.

mitra yang setara an equal partner SUMBER DAyA MANUSIA Human resourCes 74 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

45% [549] usia 46-50 tahun age of 46-50 years old 15.765 at regional offices.77%) and 46-50 age group (17.81% [57] usia > 55 tahun [mPP] age > 55 years (mPP) 6.77% [213] usia 20-25 tahun age of 20-25 years old 17. In line with the Company’s vision to become the trusted provider of workers’ social security programs with excellent service and optimum benefits for all its members. STATISTIK KARYAWAN BERDASARKAN JENIS KELAMIN Komposisi karyawan adalah terdiri dari 59.046 orang. kemudian adalah usia 31-35 tahun (17.45%). The Company believes that excellent human resource is key success factor for its operation.02% [441] usia 36-40 tahun age of 36-40 years old 17.143 employes of the previous year.96% [282] usia 51-54 tahun age of 51-54 years old 1. maka selama tahun 2009.09% 171 113 171 145 283 254 295 217 190 108 259 171 146 57 126 64 jumlah/total 376 284 316 537 512 298 430 203 190 3. with 358 being stationed at the Head Office and 2.269 % 63.38% female with detailed breakdown as follows: Jenis Kelamin Gender Laki-laki/Male Perempuan/Female Pusat head Office 236 140 Wilayah/Regional Office I II III IV V VI VII VIII Jumlah Total 1. dengan perincian 358 karyawan dari Kantor Pusat dan 2.62% male and 40.45%).77% [559] usia 26-30 tahun age of 26-30 years old laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 75 . A.877 1. prosentase usia karyawan tertinggi adalah pada usia 26-30 tahun (17. which had been composed of 378 employees at the head office and 2. HUMAN RESOURCE COMPOSITION BASED ON AGE The majority of JAMSOSTEK workforce were at the age group of 26-30 years old (17.77% [559] usia 31-35 tahun age of 31-35 years old 14.45% [486] usia 41-45 tahun age of 41-45 years old 8.688 at regional offices.00% B.38% perempuan dengan perincian sebagai berikut: A.91% 36. STATISTIK KARYAWAN BERDASARKAN USIA Berdasarkan usia. Adapun komposisi karyawan berdasarkan usia tersebut dapat dilihat dalam chart berikut ini: B. Jumlah tersebut menunjukkan penurunan dibanding dengan jumlah pada tahun sebelumnya yaitu sebanyak 3.62% laki-laki dan 40. The detailed statistic of age group of JAMSOSTEK’s employees is presented in the following chart:: Statistik karyawan berdasarkan usia Employee Statistic Based on Age 17.765 karyawan dari Kantor Wilayah. dengan perincian 378 karyawan dari Kantor Pusat dan 2.77%) dan usia 46-50 tahun (17. followed by 31-35 age group (17.77% dari total karyawan).046 employees. Sejalan dengan Visi Perseroan untuk menjadi lembaga penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja terpercaya dengan mengutamakan pelayanan prima dan manfaat yang optimal bagi seluruh peserta.146 100.143 karyawan.688 karyawan dari Kantor Wilayah. HUMAN RESOURCE COMPOSITION BASED ON GENDER JAMSOSTEK workforce were made of 59.77%). The figure declined from 3. jumlah karyawan PT Jamsostek (Persero) adalah sebanyak 3.Perseroan percaya bahwa sumber daya manusia merupakan kunci utama keberhasilan. PT Jamsostek (Persero) as of 2009 was supported by 3.

796 9 496 4 14 569 49 35 2009 172 1.213 695 111 138 3. Adapun rincian komposisi karyawan berdasarkan tingkat pendidikan disajikan melalui tabel berikut: K o mp o sisi B e rd asar k an Pendi di k a n C. Namun demikian. HUMAN RESOURCE COMPOSITION BASED ON MANAGERIAL LEVEL The following table illustrates the composition of JAMSOSTEK’s employees according to managerial level: tahun/year 2008 34 374 524 1. Dengan demikian.10%). 57. despite of this fact. STATISTIK KARYAWAN BERDASARKAN TINGKATAN Berikut ini disajikan data statistik dari komposisi karyawan berdasarkan tingkatan: Level/Grade 1 2 3 4 5 6 Calon Karyawan/Training Employee jumlah/total D.143 Karyawan yang memiliki kompetensi tinggi sangat dibutuhkan bagi keberhasilan Perseroan. The company therefore continuously improves the work system so that work outputs can be kept at a consistent standard.14% of JAMSOSTEK’s employees were graduates. The second largest were High School Graduates (18. Perseroan ingin memastikan bahwa kelangsungan usaha tidak mutlak tergantung kepada personil tertentu yang menjalankannya. Persentase terbesar kedua adalah SLTA (18.997 2009 39 361 586 1. sebagian besar terdapat di Kantor Wilayah III. mostly stationed at Regional Office III. Berbagai penyempurnaan tersebut dilakukan dengan cara melengkapi dan memperbaharui Highly competent individuals play pivotal roles in ensuring business success.10%) yang mana sebagian besar terdapat di Kantor Wilayah III dan IV.143 3. the Company ensures that business sustainability does not rely solely on particular personnel.167 786 112 2.146 total D. To serve this objective. Perseroan secara terus menerus mengupayakan penyempurnaan pada sistem kerja sehingga kesinambungan standar output yang dihasilkan dapat dipertahankan.799 9 496 4 14 568 49 35 Education PhD Master Bachelor D4 D3 D2 D1 Senior Junior Elementary jumlah 3. HUMAN RESOURCE COMPOSITION BASED ON EDUCATION LEVEL Out of the entire workforce.14% dari total karyawan berpendidikan S-1. STATISTIK KARYAWAN BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN Berdasarkan pendidikan.C. sebanyak 57. the Company upgrades its policies and standard operating procedures for all areas of work. The detailed breakdown of employees’ education level is presented in the following table: tahun/year Com pos it ion B a s ed on Edu c a t ion Pendidikan S3 S2 S1 D4 D3/Sarjana Muda D2 D1 SLTA SLTP SD 2008 171 1. The Company sees the synergy between sound work system and 76 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . the majority of which were working at the Regional office III and IV.

173.Disbursing of loan subsidy for housing down payment amounted to Rp365. The promotion of employee’s welfare is the Company’s permanent agenda. In order to measure the productivity of its workforce. Sejak tahun 2007. dimana proses assessment ini berhasil ter-realisasi untuk 232 Pejabat dari target 650 Pejabat.000.000 yang di alokasikan 923 orang karyawan di Kantor Wilayah. the Company adopts Key Performance Indicator (KPI) at every organizational level.200. The first batches of this program assessed 232 senior officers out of the target 650.044 karyawan yang didukung melalui Surat Keputusan Direksi No. KEP/369/122009.Pemberian subsidi pinjaman uang muka perumahan yang telah ter-realisasi sebesar Rp365. One of the efforts of the Company in 2009 to improve the skills of its human resources was conducting both external and internal trainings for employees from various divisions.480. . KEP/369/122009.Disbursing of car loan for 6 employees at the head office and 6 employees at the regional office.480.044 employees regulated under the Letter of the Board of Directors No.000 allocated for 30 pre-selected employees. Throughout 2009. Pada tahun 2009. baik yang diadakan secara internal maupun eksternal dari berbagai divisi di dalam Perseroan.Granting of service awards for 4 employees. . Beberapa aktivitas yang dilakukan di tahun 2009 sehubungan dengan hal tersebut adalah sebagai berikut: .Periodic increment of the basic salary of 2. Perseroan telah mengembangkan Career Planning yang mengacu pada Pengelolaan SDM berbasis kompetensi (CBHRM).000 yang dialokasikan kepada 30 karyawan yang telah lulus seleksi. Program ini terus dipersiapkan dan rencananya akan mulai dapat dilaksanakan di lingkungan PT Jamsostek (Persero) pada tahun 2010 mendatang. the Company has been developing a Career Planning System that referred to competency-based HR management (CBHRM) framework.000.440 karyawan . Selain daripada itu. Kantor Wilayah dan Kantor Cabang secara bertahap. The availability of clear performance benchmarks enables the Company to detect inadequacies at any specific level so that they can be subsequently corrected.250 employees and level promotion for 1. The Company has also completed multi rater questionnaire.kebijakan-kebijakan maupun Prosedur Operasi Standar di semua bidang pekerjaan. the Company conducted a performance assessment program for the senior officers at the head office. Since 2007.Pelaksanaan kenaikan gaji pokok berkala untuk 2. Perseroan telah melaksanakan assessment bagi Pejabat Kantor Pusat. .200. .Pemberian subsidi pinjaman untuk car-loan bagi 6 orang karyawan di Kantor Pusat dan 6 orang karyawan di Kantor Wilayah. Perseroan yakin bahwa sinergi antara sistem kerja yang baik dan karyawan yang berkinerja tinggi akan menjamin kepastian tercapainya tujuan Perseroan. guna meningkatkan sistem assessment kompetisi. Berkat tolok ukur penilaian kinerja yang jelas.000 allocated to 923 employees at Regional Offices. In 2009. Perseroan juga telah menyelesaikan questionnaire multi rater serta penyusunan kebijakan assessment kompetensi dan pencetakan kamus kompetensi. Peningkatan kesejahteraan karyawan telah menjadi agenda yang terus menerus diupayakan oleh Perseroan. Perseroan menggunakan tolok ukur Key Performance Indicator (KPI) yang diberlakukan terhadap setiap jabatan.250 karyawan dan kenaikan golongan bagi 1.173.18 employees with 20 years length of service and 40 employees with 30 years of service. assessment policy and has issued competency guides in order to improve the existing competency assessment system. Untuk mengukur produktifitas karyawan. .Organizing medical checkup program for 1440 employees. .Pelaksanaan medical check up bagi 1. masa bakti 20 tahun sebanyak 18 orang dan masa bakti 30 tahun sebanyak 40 orang. . Perseroan dapat mendeteksi kelemahan yang ada pada setiap jabatan untuk diperbaiki kinerjanya di masa depan. regional offices and branch offices.Issuance of payment for hajj fare down payment amounted to Rp630.Pemberian penghargaan pengabdian karyawan yang telah bekerja selama masa bakti 10 tahun sebanyak 4 orang. A number of initiatives was undertaken in 2009 to carry it out: . which would be implemented in 2010.Pembayaran uang muka ONH sebesar Rp630. . Adapun program pelatihan yang diadakan selama tahun 2009 adalah sebagai berikut: high performing employees as a guarantee for the achievement of its business objectives. who had been working for the Company for 10 years. Salah satu upaya lain yang dilakukan Perseroan selama tahun 2009 untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya adalah dengan jalan melakukan berbagai pelatihan. the Company conducted the following trainings: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 77 .000 bagi 81 orang karyawan di Kantor Pusat serta Rp4.000 for 81 employees at the head office and Rp4. .

24% 75. Kompetensi Administrasi yang dikembangkan: Kepedulian terhadap Keteraturan. 55 69 6.614 213 2.Information Technology Group .143 3.297 E BIAYA PENDIDIKAN & PELATIhAN EDUCATION & TRAINING ExPENSES Biaya yang telah dikeluarkan Total spending amount JUMLAh KARYAWAN TOTAL EMPLOYEES Jumlah Karyawan per Desember Total employee per December Persentasi Jumlah Peserta/Jumlah Karyawan Percentage of Total Members/Total Employee Rp. A 1. and Partnership program.41% 78 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .and so forth 5.Rumpun Keuangan dan Investasi . 2. Pengendalian. 8.14. Manegerial Competency which was being developed: Group Leaderships.Rumpun PKP dan KBL . Official Competency which was being developed: Analytical Thinking. 9. 2.Data Jumlah Peserta & Biaya Diklat No.684.198. 8. Perencanaan.046 Pada dasarnya setiap karyawan diberikan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan. and Working Management. Basically. Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan.645. Control.Rumpun Operasional dan Pelayanan .PKP and KBL Group . 4. 3. 5. Organizations.545.Financial and Investment Group . Keahlian Teknis. Pengorganisasian. Diklat teknis teCHniCal training Diklat Teknis Bidang Pemasaran AO Technical Training on Marketing (AO) Diklat Teknis Bidang Pelayanan CSO Technical Training on CSO Services Diklat Teknis Bidang Pelayanan JPK Technical Training on JPK Services Diklat Teknis Bidang Umum & SDM Technical Training on General Affair & HR Diklat Teknis Bidang Keuangan & Akuntansi Technical Training on Finance & Accounting Diklat Teknis Bidang Teknologi Informasi Technical Training on Information Technology Diklat Teknis Bidang Pengawasan Intern Technical Training on Internal Affairs Diklat Teknis Bidang Investasi Technical Training on Investment Diklat Teknis Bidang PKP dan KBL Technical Training on PKP Diklat Teknis Bidang Pra Pensiun Technical Training on Pre-Retirement 515 75 34 67 91 711 105 62 74 61 Kompetensi Fungsional yang dikembangkan: . 0 0 0 64 129 30 0 0 60 144 C D DIKLAT PENYEGARAN REFREShMENT TRAINING PENGEMBANGAN DIKLAT DEVELOPMENT TRAINING e-Learning TOTAL PESERTA (A-D) TOTAL MEMBERS (A-D) 428 734 185 1.dan lain-lain Functional Competency which was being developed: . namun demikian pelaksanaan pendidikan dan pelatihan tetap mengacu pada rencana kerja dan anggaran tahun berjalan. 7. Problem Solving and Decision Making Unit. Kompetensi Officer yang dikembangkan: Berpikir Analitik.Rumpun Teknologi Informasi . 10. Jenis Diklat Types of Training Diklat karir Carrier of training Diklat Persiapan Kerja Working Preparation Training Diklat Kepemimpinan Muda Leadership Training Diklat kepemimpinan Madya Middle Leadership Training Diklat Kepemimpinan Utama Major Leadership Training Diklat TOT TOT Training Assessment Kepemimpinan Leadership Assessment Beasiswa Pasca Sarjana Post Graduate Scholarship Sertifikasi Profesi Certification of Professions Realisasi Peserta/Realization of Members 2008 671 218 72 50 32 29 240 5 2009 639 111 58 2 3 32 383 8 Total Members and Trainings Budget Data Keterangan Description Kompetensi Manajerial yang dikembangkan: Kepemimpinan Kelompok. 25 42 b 1. the execution of education and training still threatened to the Work and Budgetary Plan of the current year. 3.Operational and Services Group .90 Rp.216.Rumpun Umum dan SDM . 4. nevertheless.333. 6. 57.91 F 3. dan Pengelolaan Pekerjaan.14. dan Menjalin Kemitraan. Technical Expertise.General and Human Resources Group . Planing. 7. Administration Competency which was being developed: Responsibilities towards Dicipline. each employee was given the same opportunity to get the same education and training.

Excellent service standards Business English 1 Practical Coach Performance Review Attitude Virus Supervisory Skills Personal presentation guide Competency-based performance management (SMKK-BK) CBHRM (Competency Based Human Resources Management) 10. Konten e-learning yang tersedia saat ini adalah sebanyak 10 modul. Currently the e-learning has 10 modules. 7. 9.Dalam rangka memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh karyawan untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan. 3. comprising of: 1. 8. 5. In the new system. saat ini telah dikembangkan menjadi program pembelajaran di luar kelas (non class based learning) dengan cara menyediakan alat bantu pembelajaran yang dapat diakses oleh seluruh karyawan melalui media e-learning. 8. 2. the Company provides learning aids which are accessible by all employees through e-learning portal. the previously adopted class based learning was changed onto non-class based learning. 5. 7. 2. 9. Good corporate governance 10. Standar Pelayanan Prima Business English 1 Practical Coach Performance Review Attitude Virus Supervisory Skills Panduan Penampilan Pegawai Sistem Manajemen Kinerja Karyawan Berbasis Kompetensi (SMKK-BK) CBHRM (Competency Based Human Resources Management) In order to provide all employees equal opportunities in receiving education and trainings. 6. Tata Kelola Perusahaan yang Baik laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 79 . pola pendidikan yang semula dilaksanakan seluruhnya di dalam kelas (class based learning). 4. yang terdiri dari: 1. 4. 6. 3.

mitra dalam ketidakpastian a partner in uncertain times TEKNOLOGI INFORMASI information teCHnology 80 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

program kerja di bidang teknologi informasi di prioritaskan untuk membangun sistem informasi manajemen serta migrasi sistem teknologi informasi sehubungan dengan implementasi SIPT on-line untuk kegiatan core business JAMSOSTEK. Perseroan dituntut memiliki teknologi informasi yang handal untuk dapat senantiasa memberi layanan standar yang memuaskan kepada seluruh pesertanya. that manages a far-reaching service network and such a huge amount of funds. Sebagai perusahaan yang melayani puluhan juta pekerja dengan latar belakang yang heterogen. pelayanan kepada peserta dapat diberikan dimana saja dengan cepat. which among others plan the improvement of the readiness factor of information technology up to 90% by year-end 2013. Teknologi Informasi mempunyai peranan yang amat penting dalam menjalankan operasional kerja di dalam lingkungan Perseroan. Dengan penerapan sistem berbasis on-line dan terintegrasi. and likewise with management information requirements to support policy and decision making. Sesuai dengan RJPP tahun 2004 -2008. akurat dalam pengambilan keputusan. In conforming to the RJPP 2004-2008.2013 : laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 81 . in supporting business development. Berikut adalah road map pengembangan TI di PT Jamsostek (Persero) tahun 2009 . antara lain: meningkatkan pelayanan kepada para peserta JAMSOSTEK. the work plan for information technology prioritized the development of a management information system and also the migration of the information technology system in connection with the application of the online SIPT (Integrated Services Implementation System) for JAMSOTEK’s core business activities. The application of an integrated and online system will allow member services to be quickly given anywhere. pengelola jaringan pelayanan yang tersebar luas dan pengelola dana yang sedemikian besar. the Company is obliged to have in its possession a reliable information technology that will allow it to provide high service standards for all its members. among others: in improving services for all JAMSOSTEK members. mempermudah dan mempercepat proses kerja serta memberikan informasi manajemen yang tepat waktu. Information technology plays a very important role in running operations within the Company. mendukung pengembangan usaha. demikian juga dengan kebutuhan informasi manajemen untuk mendukung kebijakan dan pengambilan keputusan. as well as the optimization of information technology utilization fro all elements of the Company through the development of an integrated information system. in facilitating and accelerating work processes. yang antara lain merencanakan peningkatan faktor kesiapan teknologi informasi hingga 90% di akhir tahun 2013.Penerapan Teknologi Informasi (IT) Sesuai Dengan Rjpp Tahun 2009-2013 Untuk Mendukung Upaya Peningkatan Pelayanan Kepada Peserta Dan Penerapan Good Corparate Governance The Application of Information Technology (IT) In Accordance with The Company Long-Term Plan (RJPP )20092013 To Support Improvement Efforts On Member Services And The Application of Good Corporate Governance As a company serving tens of millions of workers from heterogeneous backgrounds. as well as in providing timely and accurate management information for decision-making. The following is the road map for the development of IT in PT Jamsostek (Persero) for 2009 until 2013: Dengan ditetapkannya RJPP tahun 2009 – 2013. With the formulation of the RJPP 2009-2013. serta pengoptimalan pemanfaatan teknologi informasi bagi seluruh elemen Perseroan dengan membentuk sistem informasi yang terintegrasi.

the work plan of the Information Technology Bureau for the period of 2009. DSS. which is still in the consolidation stage is as follows: Tahap Pengembangan dan Inovasi (2013) Membangun Kekuatan IT: 1. maka program kerja Biro Teknologi Informasi periode tahun 2009 yang masih merupakan tahap konsolidasi adalah sebagai berikut: As mandated by the General Meeting of Shareholders (GMS) and the Company’s RJPP. 2. Implementasi E-Commerce dan GCG untuk operasional perusahaan 3. Optimalisasi penggunaan sarana dan infrastruktur 4. Peningkatan kinerja sistem aplikasi SIPT online. Peningkatan kerjasama informasi teknologi perbankan dan perusahaan peserta Jamsostek serta Dinas terkait 2. Penyelesaian pembangunan dan implementasi aplikasi pendukung dan aplikasi pengambilan keputusan (DWH.tingkat inovasi tahap inovasi dan Pengembangan e-bisnis bisnis inteligent Tahun 2011-2013 tingkat Perencanaan strategis sim tingkat Pengendalian manajemen Dss Tahun 2010 DWH Perfo siPt tingkat Pengendalian operasional DPkP lHk Pajak invest kanal Distribusi Tahun 2009 CbHrm aktiva Program selesai Dalam Proses belum Dimulai Sebagaimana diamanatkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan RJPP Perseroan. pelayanan dan keuangan serta investasi. Peningkatan integritas data untuk mendukung pengambilan keputusan 2. MIS dan BI) 4. pemenuhan infrastruktur dan peningkatan peranan Help Desk 3. Melakukan kerjasama IT dengan perbankan Fokus: Persiapan memasuki Era E-Commerce dan GCG Jamsostek Membangun pengembangan inovasi Teknologi Informasi: 1. Peningkatan keakuratan database kepesertaan. Memperkuat SDM IT dan struktur organisasi IT Kantor Pusat dan Cabang Melakukan pertumbuhan Teknologi Informasi: 1. Peningkatan efisiensi dan efektifitas sumber daya (biaya dan BCM) 82 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Optimalisasi sistem SIPT Online dan aplikasi pendukung 3.

DSS. MIS & DSS. Improvement of the accuracy of member database. As mandated by the shareholders in the General Meeting of Shareholders (GMS) and the RJPP 2009-2013. Improvement of the performance of the online SIPT application system. the work program of the Information Technology Bureau for the period of 2009 that is still in the consolidation stage as well as in accordance with the general corporate policy on information technology to optimize the utilization of information technology is as follows: 1. sebagai berikut : 1. pelayanan serta keuangan dan Investasi 3. Disnaker. MIS. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 83 . Pemda. Peningkatan kinerja sistem aplikasi SIPT on-line. and increasing the role of the Help Desk. 3. Peningkatan keakuratan database kepesertaan. dan peningkatan peranan Help Desk. Development and implementation of Supporting and DecisionMaking applications (DWH.Rood map pelaksanaan pengembangan teknologi informasi tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 : Road map for information technology development from 2009 until 2013: 2009 Konsolidasi 2010 Konsolidasi 2011 Strategis 2012 Inovasi E-Bisnis 2013 Pengembangan E-Bisnis Pengembangan Operasional (Pembangunan & Migrasi Aplikasi Pendukung ke sistem On-line) Pengembangan Manajemen Pembangunan DWH. Pembangunan serta implementasi aplikasi Pendukung dan Aplikasi Pengambilan Keputusan (DWH. 2. 2. services. dll Sebagaimana diamanatkan oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan RJPP Tahun 2013 s/d tahun 2013. TC Implementasi Jamsostek On-line Sinergi Instansi terkait. RS. Peningkatan SDM TI dan struktur organisasi TI Kantor Pusat serta pendelegasian sebagian kewenangan ke Kantor Wilayah. EIS) 4. Improvement of IT HR and the organizational structure of Head Office IT as well as delegation of partial authority to Regional Offices. fulfillment of infrastructure requirement. as well as finance and investments. Sinergi BUMN Asuransi Implementasi E-Bisnis On-line peserta (Perusahaan & TK). EIS). DSS. pemenuhan infrastruktur. PPK I & II. Sinergi BUMN infrastruktur Perencanaan Strategis Bisnis Intelijen. 4. MIS. maka program kerja Biro Teknologi Informasi periode tahun 2009 yang merupakan tahap konsolidasi serta sesuai dengan kebijakan umum perusahaan dibidang teknologi informasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi.

4. Periodic checks on the application system connected to financial and operational reports. : M/265/BTI/042009. The improvement of both the Online SIPT supporting facilities and infrastructure. Mengupayakan lisensi dan Annual Technical Support (ATS) perangkat lunak untuk Oracle. 3. The development of an RKAP module that integrates work plans with executions as well as accounting and financial treatments. In order to optimize the utilization of information technology in all of the Company’s operational activities. Melaksanakan intergrasi data operasional dan data akuntansi keuangan. serta jaringan konumikasi data. Penyesuaian aplikasi sesuai dengan peraturan pemerintah No. 68 of 2009. Tekom dana pelaksanaan pengelolaan Data Centre (DC) dan Disaster Recovery Centre (DRC). c. among others through: 1. The increased role of Help Desk in handling operational Online SIPT issues / problems. infrastructure. 84 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . 3. In anticipating potential threats that are systemic in nature in the application of a information technology system. a matching procedure was carried out between the Data Centre (DC) and the Data Recovery Centre (DRC) through the addition of a new server. Melakukan cek atas sistem aplikasi secara berkala terkait laporan keuangan dan operasional. d. : M/265/BTI/042009. 2.upload data kepesertaan tenaga kerja beserta upah untuk mempercepat proses entry data bidang operasional b. telah selesai dilakukan dan dilaporkan ke Direktur Renbang dan Informasi sesuai memo No. Proses Kegiatan Assessment sarana pendukung. The Assessment Process on the Online SIPT supporting facilities. antara lain melalui: 1. telah dilakukan penyetaraan Data Centre (DC) dengan Disaster Recovery Centre (DRC) melalui pengadaan server baru. Menyelesaikan pembuatan prosedur dan desain aplikasi kontijensi dengan persetujuan Biro Manajemen Risiko 8. which was completed and reported to the Planning and Development and Information Director via memo No. Peningkatan kinerja dan penyesuaian aplikasi SIPT On-line sesuai dengan kebijakan dan regulasi diantaranya : a. 6. 5. The improvement of performance and adaptation of the Online SIPT application to comply with policies and regulations that include: a. a focus on IT activities was defined in 2009 which essentially was intended for improving performance (SIPT). The adaptation of application to conform to Government Regulation No. 7. 5. sehingga jika terjadi gangguan sewaktu-waktu pada Server Data Centre. 6 meningkatkan sarana pendukung maupun infrastruktur SIPT On-line. 4. The updating of licenses and securing of Annual Technical Support (ATS) for the Oracle and anti-virus software. Pembuatan modul download . 2. Pengembangan modul RKAP yang mengintegrasikan program kerja dengan pelaksanaan kegiatan serta perlakukan akuntansi dan keuangan c. The completion of the procedures and design development for a contingency with the approval of the Risks Management Bureau. The adaptation of JHT Development. melalui metode sinergi BUMN dengan PT. The development of a module for downloading uploading worker membership data including wages to speed up the operational data entry process. the Online SIPT system can be diverted to the DRC Server in accordance with BCP/DRP procedures. 7. b. : KEP/363/122009 dan perubahan aplikasi terkait perubahan Standard Operating Procedure (SOP) Pelayanan. 68 tahun 2009 d. Penyesuaian Hasil Pengembangan JHT. so that in the event of disruptions that can occur at any time to the Data Centre Server. and application by the University of Indonesia Centre for Computer Science. 8. and JHT Posting as well as JHT Incentive Results to conform to Board of Directors Decision Number: KEP/363/122009 and changes to the application in connection with changes to the Standard Operating Procedures (SOP) on Services. dan Posting JHT serta Insentif JHT sesuai dengan Keputusan Direksi No. The integration of operational data with financial accounting data. dan anti Virus. Meningkatkan peranan Help Desk untuk penanganan permasalahan operasional SIPT On-line. Untuk mengantisipasi potensi ancaman yang bersifat sistemik pada penerapan sistem teknologi informasi.Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi di seluruh kegiatan operasional Perseroan. using the SOE synergy method with PT Telkom in managing the Data Centre (DC) and Disaster Recovery Centre (DRC) as well as data communication network. maka telah ditetapkan fokus kegiatan TI di tahun 2009 yang pada intinya ditujukan untuk meningkatkan kinerja (SIPT). infrastruktur dan aplikasi SIPT On-line oleh Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia. maka operasional sistem SIPT On-line dapat dialihkan ke Server DRC sesuai dengan prosedur BCP/DRP.

serta melaksanakan sinergi kerja sama dengan Bank BNI dengan pembuatan Aplikasi dan persiapan data melalui kerjasama dengan perbankan. Supporting business functions and activities that are critical from the aspects of operations. 2. Dalam rangka program kerja peningkatan penyampaian informasi kepada peserta. refinements were made to the JAMSOSTEK website especially to information on worker JHT balance. including: 1. Representing a part of the efforts to create good corporate management as a result of implementing the principles of good corporate governance with the Company transparently in all its operational activities. Keberadaan Sistem Informasi Pelayanan Terpadu yang tersentralisasi. : KEP/76/032008 dan KEP/77/032008 sebagai tindaklanjut pelaksanaan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transigrasi No. In addition to improvement efforts on the performance of the Online SIPT. Penyeleaian aplikasi DPKP-KBL On-line dan mengimplementasikan di kantor pusat serta kantor cabang Rawamangun. The development of a Data Warehouse (DW) as a management control application and strategic planning phase through MIS. 3. EIS and DSS. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 85 . dilaksanakan juga pembangunan aplikasi pendukung yang terintegrasi dengan SIPT On-line. as well as establishing a synergetic collaboration with Bank BNI in application development and data preparation through collaborations with the banking industry. pelayanan maupun akuntansi keuangan. which is centralized. 2. The Integrated Services Information System. 2. Mendukung kebijakan stategis manajemen sesuai Keputusan Direksi No. Pembangunan Data Warehouse (DWH) sebagai aplikasi pengendalian manajemen dan tahap perencanaan strategis melalui MIS. developments of supporting applications that are integrated with the Online SIPT are also carried out. 3. currently supports the business of PT Jamsostek (Persero) in the following ways: 1. dan DSS. services as well as financial accounting. 3. on-line dan teringerasi saat ini mendukung bisnis PT Jamsostek (Perseroan) sebagai berikut : 1. The completion of the Online DPKP application and implementing it at head office and also the Rawamangun branch. Supporting the management’s strategic policies in accordance with Board of Directors Decisions Number: KEP/76/032008 and KEP/77/032008 as follow up to the implementation of Minister of Manpower and Transmigration Regulation Number: PER-12/ MEN/VI/2007. Mendukung fungsi dan aktivitas bisnis yang kritikal dari segi operasional.Selain upaya peningkatan kinerja SIPT On-line. services provided for members. Merupakan bagian dari upaya menciptakan pengelolaan perusahaan yang baik dalam rangka pelaksanaan penerapan prinsip-prinsip good corporate governance di lingkungan Perseroan secara transparan dalam kegiatan operasional. as well as the financial accounting of the worker social security program. Penyelesaian Pembangunan Aplikasi Investasi dan implementasinya di Kantor Pusat. online and integrated. dilaksanakan penyempurnaan Website JAMSOSTEK terutama untuk informasi Saldo JHT tenaga kerja. The completed development of an Investment Application and its implementation at head office. pelayanan kepada peserta serta akuntansi keuangan program jaminan sosial tenaga kerja. selain juga lebih memastikan keberlangsungan bisnis Perseroanan. diantarnya : 1. 2. 3. in addition to further ensuring the continuity of the Company’s business. In line with the work program to improve the delivery of information to members. : PER-12/MEN/VI/2007. EIS.

mitra dalam pengembangan a partner in development DISKUSI MANAJEMEN & ANALISIS management’s DisCussion & analysis 86 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

354.418.660.28 272.57 84. and increasing by 10.177.606.01 (870.091.20 1.31) 1.57 84.61 (1.01 4.22% dibanding tahun 2008 sebesar Rp2.04) non jHt 2.05 90.26) (870.dalam Miliar Rupiah kiner ja Pe ru sa h a a n / Th e co m pa ny 's Pe r fo rm a n ce rkaP realisasi 01 jan-31 Des 2009 realization 01 jan-31 Dec 2009 total 2. and increasing by 13.39 miliar atau meningkat 13. Revenues that were derived from Non JHT Contribution in 2009 amounted to Rp2.57 Contribution Revenue 115.735.38 6.85 (237.16% of budget as a result of delays in the government infrastructure projects in 2009.72 miliar.62) 149.37 113.54 (431.281.418.038.08 106. which only reached 39.484.22 98.97) 3.41 102.172.22 154.56 (0.396.56 (0.10) 5.01 1.10% of the budget figure of Rp8.281.97 miliar.41 (70.51 1.39 billion.02 (290.02 119.41 154.48 5.016. Operational Review Of Business Segment a.234.11 (1.72 (1.061.40 1.68 6.38 98.089. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 87 .177.735.02 106.66) (660.095.38) 465.90) 1.54 98.48 (857.01 7. Tinjauan operasi per segmen usaha a.024.05 107.457.93) 5. Realisasi penerimaan iuran JHT yang dibukukan sebagai hutang JHT tahun 2009 sebesar Rp9. Penerimaan iuran Non JHT yang dibukukan sebagai pendapatan tahun 2009 sebesar Rp2.15 110.72 billion in 2008.64 1.99) (784.117.54 110.19 86.30 118.30 (4.89 (237.349.97 (1.48 jHt 122.665.04% diatas RKAP serta rendahnya penerimaan iuran jasa konstruksi yang hanya mencapai 39.38) 149.30 (4.349.43 (282.489.37 97.04) 1.64 1.40 1.28) 5.52 6.27 miliar atau 95.393.21 857.58 (282. The total revenue contribution.05) 512.76 (1.10% dari RKAP sebesar Rp8.12 jHt 6.11 (1.73) 1.66) (660.04 (3.16% dari target RKAP dikarenakan upaya pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur belum banyak terealisasi di tahun 2009.99 410.095.797.018.88 97.97 (1.271.87) 16.244.27 billion.24% from Rp8.396.38) 465.797.12 Description non jHt 103.99) (784.28) 1.665.87) (857.62 billion. Total penerimaan iuran khususnya Non JHT pada tahun 2009 yang kurang optimal disebabkan oleh penambahan jumlah peserta yang juga hanya 2.48 total 2.22% from Rp2.12) 4. accounting for 95.62) (4. I.97) 10.606.10% dibanding RKAP sebesar Rp2.268.05) 512.57 155.90 870. accounting for 107.51 98.41 113.016.090.04% above the budget as well as the low contribution revenue that was derived from construction services.19 billion.117.82) 881.10% of the budget of Rp2.38 1.15 110.26) 10.89 870.13 (360.72 (1.660.88 Corporate Income Tax 113.38 (4.11) 4.038.62 miliar atau meningkat 10.234.38) non jHt 2.01 93.091.52 295.223.59 (981.966.268.072.76 (1.73) (3.02) 5..62 Member's Share on JHT Investment Income (Expenses) of Deferred Tax net operating income 1.10 106.62 total 103.24% dibanding tahun 2008 sebesar Rp8.090.19 miliar atau 107.11) 16.018.41 102.349.37 % in Billion Rupiah uraian jHt Pendapatan Iuran Beban Jaminan Penambahan Cadangan Teknis Pendapatan bersih iuran Penghasilan Investasi Bruto Beban Investasi Pendapatan investasi netto total Pendapatan usaha Pendapatan Pengelolaan Dana Investasi JHT Beban Usaha Beban Pengelolaan Dana Investasi JHT Pendapatan Lain Beban Lain laba usaha kotor Pajak Penghasilan Badan Bagian Peserta atas Hasil Investasi JHT Penghasilan (Beban) Pajak Tangguhan laba usaha bersih 4.349. especially that of Non JHT that was not optimal in 2009 was due to the increase in the number of members that was merely 2.31) 5.23 Claim Expenses Additional Technical Reserve net Contribution revenue Gross Investment Revenue Investment Expenses net investment revenue total operating revenue Revenue from JHT Funds Management Operating Expenses Expenses from JHT Funds Management Other Revenue Other Expenses gross operating Profit 118.234.972.44 110. The realized JHT Contribution Revenue that was posted as JHT payables in 2009 amounted to Rp9.735.97 billion in 2008.69 857.630.

increasing by 9.72% 104.744.50% from that of 2008 and accounting for 2. and increasing by 54.533. The number of company members reached 21.78% merupakan kepesertaan aktif (masih membayar iuran).84 miliar. JK b. Kinerja operasional perusahaan ditunjukkan oleh data penambahan dan akumulasi kepesertaan baik TK maupun perusahaan.62% 137.239.50% dari tahun 2008 dan merupakan 2. Paket (A) JHT.21% dibanding tahun lalu. Paket (C) JPK d.31% of budget.48% dari target RKAP sebesar Rp1.64% from Rp3.66 billion in 2008.04% 1. Dengan adanya penambahan kepesertaan tersebut akumulasi kepesertaan TK sampai dengan 31 Desember 2009 dicapai sebesar 29. Package (A) JHT.47% 109.16% a. Realisasi pendapatan investasi (brutto) JHT dan Non JHT PT Jamsostek (Persero) tahun 2009 dicapai sebesar Rp9. tumbuh 9. serta meningkatnya kepesertaan secara umum. JKK and JK) reached a total of 2.744.673 TK dan 200. JKK.214 perusahaan. respectively.089 30.769. JKK dan JK) dicapai sebanyak 2. Penambahan Tenaga Kerja khususnya untuk paket A (JHT.93 billion.30 miliar.151 4 = ³/@ 105.83 miliar. khususnya JHT tahun 2009.86% 213.244.848 157. whether in terms of workers or companies.93 miliar. The gross investment result that exceeded the budget was due to the increase in the amount of funds being invested in fixed-income instruments (bonds and bank deposits) and the proceeds of capital gain from the sale of securities especially equities that accounted for 31.775 45.05 miliar. Personal Worker c.034 102. accounting for 141. masing-masing 29.31% % 5 = (³−¹)/! 136. tumbuh sebesar 36.030. Total pembayaran jaminan. Whereas Payment of Non JHT Claims that was posted as expenses in 2009 amounted to Rp1. JKK.16% 142. dan meningkat 54.524 345.21% from that of the previous year.151 companies or increased by 36.78% were active (paying) members.388 150.83 billion.911 850.028. Package (B) JKK and JK c. jauh di atas RKAP disebabkan oleh perubahan ketentuan mengenai masa tunggu pengambilan JHT sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.721 105.74 miliar dan meningkat 9.66 miliar. the accumulated number of members as of 31 December 2009 was 29.89 miliar atau 131. Pencapaian pendapatan investasi (brutto) diatas RKAP 2009 disebabkan oleh peningkatan jumlah dana yang diinvestasikan dalam instrumen berbasis pendapatan tetap (obligasi dan deposito) dan penerimaan capital gain penjualan efek investasi khususnya saham yang mencapai 31.05 billion in 2008.085 2009 3 21.239.37% of the budget. : 01 Tahun 2009 tentang Perubahan Keenam atas PP 14/1993 yaitu untuk pekerja yang di PHK dari semula selama 6 bulan menjadi hanya 1 bulan.81% of the budget of Rp4.37% dari target RKAP dipengaruhi oleh kondisi pasar modal yang mulai membaik c. Penambahan peserta perusahaan tahun 2009 mencapai 21. Package (C) JPK d.244.45% 149.295.59% 126. TK Mandiri f.74 billion.789.719.26% dan 57.627. mengalami peningkatan 24. TK Perorangan 2008 1 15.848.311 5.214 companies.84 billion. Construction Services e. accounting for 104. The operating performance of the Company is shown in the growing numbers of members. Jasa Konstruksi e. accounting for 131.83% of the 2009 budget of Rp6. mencapai 141.81% dari RKAP sebesar Rp4.61 miliar.528 RKAP 2 20. and increasing by 24.63% from the investment results of Rp7.18% 89.63% dibandingkan hasil investasi tahun 2008 sebesar Rp7.83% dibanding RKAP 2009 sebesar Rp6.030.177.04% of budget.491 704.177.151 perusahaan.21% Description COMPANIES WORKER MemberS 2.295.789. Independent Worker f.48% of the budget of Rp1. JK b. Payment of JHT claims that was posted as a reduction of JHT payables in 2009 amounted to Rp5.524 members.64% dibanding tahun 2008 sebesar Rp3.14/1993 pertaining to workers who are laid off from previously six months to just a single month. The realized JHT and Non JHT investment result (gross) of PT Jamsotek (Persero) in 2009 amounted to Rp9.673 workers and 200.028. The total payment of claims especially those of JHT in 2009 far exceeded the budget due to the amended regulation pertaining to the waiting time for the payment of JHT pursuant to Government Regulation No.910 3.167. While the number of worker members especially for package A (JHT.89 billion. of which 29.31% dari yang dianggarkan. and increasing by 9.26% and 57. as well as the increase in the number of members in general.774. pembayaran jaminan JHT yang dibukukan sebagai pengurang hutang JHT tahun 2009 sebesar Rp5. Sedangkan Pembayaran jaminan Non JHT yang dibukukan sebagai beban tahun 2009 sebesar Rp1. d. accounting for 105.848. merupakan 104. dalam Miliar Rupiah in Billion Rupiah Uraian PERUSAHAAN PESERTA TENAGA KERJA a.918 212. d. With the increase in the number of members.774. boosted by the strong 88 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .b. dan mencapai 105.498 889.: 01 of 2009 on the Sixth Amendment of the Government Regulation No.99% dibandingkan pembayaran jaminan Non JHT tahun 2008 sebesar Rp1.127 2.003 50.10% 105.082.50% 162.335 2.774. Paket (B) JKK dan JK c.99% from Rp1.082.117.524 peserta.000 3.30 billion.285 21.61 billion achieved in 2008. b.04% dari yang dianggarkan.

89 85.48 RKAP 2009 2 72.19 1.23% 49.32) 6.090. and increasing by 49.98 (1.72% of budget for 2009.38) (132.35 1.207.47) (6.37%) 26.075.90 85.703.27 (1.48% 86.077.31) (289.019.67 (1.68% Description Investment Current Assets Fixed Assets (Net) Other Assets total assets Liabilities to Members Current Liabilities Post-Official Incentives Liabilities Other Liabilities Equity total liability & equity Contribution Revenue Claim Expenses Technical Reserve Expenses Investment Revenue (Net) Other Revenue (Net) Operating Expenses Members Share on JHT Investment Deferred Tax Expenses Profit (Loss) After Tax laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 89 .38 billion in 2008. The realization of member’s share on JHT investment proceeds in 2009 amounted to Rp6.69% 103.40% 474.46 2009 3 80. namun mengalami kenaikan 49.62% dari tahun 2008 sebesar Rp4.335.62% (17.72% 37.464. which accounted for 143. Bagian peserta atas hasil investasi JHT yang melampui RKAP antara lain disebabkan oleh membaiknya kondisi pasar.05) 5.88) 1.349.43 63.30) (811.97 2.04% 58.31 266.038.408.60 189.87) (4.69% 23.22% 9.295.38 miliar.38% 30.177. Description of the financial Performance of PT Jamsostek (Persero) in Billion Rupiah dalam Miliar Rupiah Uraian Investasi Aset Lancar Aset Tetap (Netto) Aset Lain-lain jumlah aset Kewajiban Kepada Peserta Kewajiban Lancar Kewajiban Imbalan Pasca Kerja Kewajiban Lain-lain Ekuitas jumlah kewajiban dan ekuitas Pendapatan Iuran Beban Jaminan Beban Cadangan Teknis Pendapatan Investasi (Netto) Pendapatan Lain (Netto) Beban Usaha Bagian Peserta atas Hasil Inv.932.68 12.09% 166.83% 95.terutama pada triwulan III & IV 2009 yang bahkan mendekati kondisi semula sebelum krisis finansial global pada akhir 2008 hingga awal 2009.96 63.31 miliar. Uraian Kinerja Keuangan PT Jamsostek (Persero) 2.932.61 17.82 75.791.69% 13.39 909.60 78.69%) 18.69% 43.751.02 (1.62% (18.98) 1.78 224.15 3.21% 128.037.234.86% 143.98% 41.40 16.99% 22.49 226.39% 109.239.66) (660.93% (66.38 530. e.72 (1.22 6.98 216. The member’s share of the JHT investment proceeds that exceeded the budget estimates was among other things due to improving market condition.33 4.011.40% 27.94% 97.408.55 miliar atau 143.75) 8.59% 4. JHT Beban Pajak/Tangguhan Laba/Rugi Setelah Pajak 2008 1 61. recovery of the capital markets especially in the third and fourth quarters of 2009.98% 44.61 1.23 75.62% from Rp4.273.553.509.972.234.26 61.335.04 2.660.91% 133.31 174.141.16% % 5 = (³−¹)/! 30.68 309.42% 135. 2.744.82) 1.234.72% dibanding RKAP 2009 sebesar Rp4.91% 99.30 251.63) (4.55) (109.553.382.45 4 = ³/@ 110.55 billion.60 490.162.477.88%) 16.74) (939.33% 111.797.83 1.93 63.39 (1.10% 104.490.52 2. Realisasi Hasil Investasi Netto JHT Milik Peserta tahun 2009 sebesar Rp6.04 71.35% 18.381.33% 90.13% 59. e.26 2.69% 28.60 2.011.23% 30.335.952.

which as of 31 December 2009 amounted to 80.58% from that of 2008 when the index had stood at 1.951.459.55 billion. from the investment fund position of 31 December 2007. Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.688.54% atau sebesar Rp8.59 billion or 0.771.34 miliar atau mencapai 30.20%. which increased by 202. tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan tahun 2009 pada level 2. the investible fund factor that was derived from the net contribution proceeds and return on investments.08 billion or 54.37% versus that of 2008 which only grew by Rp1.626.83 point.355.26% dari total pertumbuhan dana 2009. nilai pasar dan koreksi akrual akuntansi. Pada tahun 2009.553. as reflected in the Jakarta Composite Index of 2. Liabilities to Members Liabilities to Members as of 31 December 2009 amounted to Rp78.247. Pertumbuhan tahun 2009 ini jauh melampaui rata-rata pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir sebesar 20. Meskipun didukung pula oleh penerimaan iuran yang juga telah melampaui target dan mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun 2008.34 billion. the growth of the Company’s investment assets was mainly due to the significant increase in the value of marketable securities especially equities.08 miliar atau merupakan 54.771. although not entirely recovered to the condition prior to the crisis.278.98% dari posisi per 31 Desember 2008 sebesar Rp61.38% compared to the balance in 2008 of Rp56.60 miliar mengalami pertumbuhan sebesar Rp19.98 billion.59% from the total assets growth.952.278. 2.69% dari posisi aset tahun 2008 sebesar Rp63.98 miliar mengalami peningkatan 9. from Rp63.122. from Rp61.98% from its position a year before of Rp61. Total Hutang JHT tahun 2009 sebesar Rp72. meski belum sepenuhnya kembali ke kondisi sebelum krisis yaitu posisi penutupan tahun 2007 pada level 2. or 30.19 miliar.41 poin.19 billion.553.61 billion on 31 December 2008. The highest growth occurred within the amount of JHT Payable. while other factors that contributed to the growth of the investment funds were the accounting accruals such as depreciation. yaitu posisi per 31 Desember 2009 sebesar Rp80.26 miliar. which was the position at the close of year if 2007 when the index was poised at 2. an increase of 9. namun pertumbuhan aset investasi ini terutama ditentukan oleh kenaikan nilai pasar efek investasi khususnya saham yang sangat signifikan.745.932.58 billion.60 billion. The capital market had posted a quick recovery especially in the second half of the year. amortization and others.20%. In 2009. which contributed to 45.26 billion in 2008. In addition to the contribution proceeds of JHT and 90 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . sedangkan faktor terakhir yang mempengaruhi pertumbuhan dana investasi adalah akrual akuntansi seperti penyusutan.355.69%. or 2. the largest portion of growth came from the investment class that constituted 96. the market value and correction in the accounting accrual.626.534. faktor investible fund yaitu berasal dari penerimaan bersih iuran dan hasil investasi yang merupakan regular supply dari dana investasi menyumbangkan porsi terbesar yaitu mencapai Rp10. The growth in 2009 far exceeded the average annual growth rate of 20. Kondisi pasar modal terutama pada paruh kedua 2009 mengalami pemulihan yang cepat setelah didera hantaman krisis finansial global pada triwulan III tahun 2008 hingga awal 2009.534. Berikutnya adalah faktor nilai pasar efek investasi sebagaimana dijelaskan diatas yang menyumbangkan 45.50 billion.40 billion. In detail.53 billion.26% of the total investment growth in 2009.59% dari total pertumbuhan aset.36 point at the close of 2009. an increase of 29. Despite being augmented by the contribution revenue that had also exceeded the target and grew from that of 2008.621. following the beatings from global financial crisis from the third quarter of 2008 until early 2009.58 miliar atau 30. maka pertumbuhan investasi tahun 2009 merupakan 1.81 billion.50 miliar. naik sebesar Rp18.38% dibandingkan saldo tahun 2008 sebesar Rp56. namely the investible fund factor.81% dari posisi dana investasi per 31 Desember 2007. When compared with that of the previous year. the growth rate of investment fund in 2009 reached 1.59 miliar atau 0.69%.932. pertumbuhan dana investasi dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu faktor investible fund. which was relatively insignificant at Rp37.83 point.688. Aset Jumlah aset perusahaan per 31 Desember 2009 sebesar Rp83. Kewajiban Kepada Peserta Jumlah Kewajiban kepada peserta Per 31 Desember 2009 sebesar Rp78.54% or Rp8.81%.40 miliar mengalami peningkatan 29.122.72% over the past five years.41 point. 1.952.751.754. amortisasi dan lain-lain relatif tidak signifikan hanya sebesar Rp37.1. Berbicara mengenai pertumbuhan aset JAMSOSTEK maka porsi pertumbuhan terbesar terdapat pada kelompok investasi yang merupakan 96.72%. increasing by Rp19. Total JHT Payable in 2009 amounted to Rp72.69% dari posisi dana investasi per 31 Desember 2008 sebesar Rp61.53 miliar atau 2.751.459. the growth if the investment fund was influenced by three factors.61 miliar.58% dibandingkan penutupan akhir tahun 2008 di level 1. This was followed by the capital market value factor as referred to above. In terms of JAMSOSTEK’s assets growth.81 miliar.55 miliar.37% dibandingkan pertumbuhan 2008 yang hanya mencapai Rp1. Kenaikan ini selain dipengaruhi 2.951. Secara detil. Aset The Company’s total assets as of 31 December 2009 amounted to Rp83.247. an increase of Rp18. which was proportionate to the growth of contribution revenue of JHT and its investment yield after deducting the JHT security in current year. or 30.703.621. both of which constitute the regular supply of investment funds accounted for the largest contributing factor at Rp10.703. Kenaikan terbesar adalah dalam kelompok Hutang JHT yang jumlahnya proporsional dengan penerimaan iuran JHT dan hasil pengembangannya setelah dikurangi jaminan JHT tahun berjalan.36 point berarti meningkat 202.

534.22% from Rp2.16% dikarenakan upaya pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur belum terealisir pada tahun 2009 dan banyak proyek yang diperoleh merupakan proyek padat karya bukan padat modal. which stood at 2. namun juga ditentukan oleh kenaikan Selisih Penilaian Efek (SPE) JHT yang disebabkan oleh kenaikan harga pasar efek dalam kelompok tersedia untuk dijual (AFS) JHT khususnya saham.09% dan sisanya 0.98% dibandingkan posisi tahun 2008 1. as reflected by the balance of the JHT SPE as of 31 December 2008 of minus Rp2. which as of 31 December 2009 stood at Rp3.09% of revenues. Pendapatan Iuran Pendapatan iuran program Non JHT untuk periode yang berakhir sampai dengan 31 Desember 2009 sebesar Rp2. 3.89 billion or 203. up by 86.355.141. Pengaruh krisis finansial global begitu jelas terlihat pada neraca PT Jamsostek (Persero) tahun 2008 dan 2009. yaitu per 31 Desember 2009 menjadi sebesar Rp3.Pendapatan Total pendapatan PT Jamsostek (Persero) pada tahun 2009 dicapai sebesar Rp11.456.745. naik 113. merupakan 122. yaitu tercermin dari posisi IHSG penutupan tahun 2009 sebesar 2.745. In accordance with the Indonesian Accounting Standards (ISAK 5). kemudian pendapatan investasi (netto) dengan porsi terbesar yaitu 76.88% dari total pendapatan.349.89 miliar atau 203.780.74% of the 2009 budget.22% dari tahun 2009 sebesar Rp2.68% from Rp8. but was nevertheless 7. a.780. The effects of the global financial crisisare evident in the balance sheets of PT Jamsostek (Persero) for 2008 and 2009. although in proportion to the additional investment funds over the past two years. an increase of 113. and increasing by 13. selisih antara nilai wajar efek dalam kelompok AFS khusus yang bersumber dari dana program JHT tidak dicatat dalam kelompok ekuitas sebagaimana umumnya.675. the balance of the fair market value of securities in the special AFS category of the JHT program funds is not posted in the equities category as is usually the case. a. and increasing by 33.04% came from other revenues (net).27 miliar merupakan 95. Pencapaian iuran yang belum mencapai target RKAP ini disebabkan antara lain: . The contribution revenue from the JHT Program is recorded as liabilities.88% of total revenues.93% from the balance at year-end 2007.456. Contribution Revenue The Contribution Revenue of the Non JHT program for the period ending 31 December 2009 amounted to Rp2.16% dari yang dianggarkan dikarenakan masih rendahnya minat pekerja untuk mengikuti Program TK Mandiri dan adanya batasan umur kepesertaan pada Program TK Mandiri. Komposisi sumber pendapatan perusahaan sesuai urutan penyajian dalam laba rugi terdiri dari pendapatan iuran yang menyumbangkan 23.00 miliar. The amount of contribution that did not meet its target was due to: . tercermin dari saldo SPE JHT per 31 Desember 2008 sebesar minus Rp2.98 miliar berarti mengalami penurunan Rp5.40 miliar.31% dibandingkan kondisi terburuk per 31 Desember 2008.42 billion in 2008. 3.660.74% dari yang dianggarkan dalam RKAP 2009 dan tumbuh 33.36 point naik 86.oleh penerimaan iuran JHT dan penerimaan hasil investasi seperti telah dijelaskan.instead of capital-intensive. which was a decline of Rp5.334. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 91 .660. but instead is classified as liabilities due to members. namun dikelompokkan dalam kewajiban kepada peserta.93% dibandingkan posisi tahun 2007 yang bersaldo positif Rp2. while the remaining 0. followed by investment proceeds (net) that contributed 76.83 poin. especially equities. accounting for 122.Penerimaan iuran Tenaga Mandiri hanya mencapai 78.98 billion.36 point. clearly reflected from the position of the Jakarta Composite Index at the close of 2009 that stood at 2. The composition of the Company’s revenues on the basis of the order of presentation in the profit-and-loss statement comprise of contribution revenue that accounted for 23.151.40 billion.Penerimaan iuran Jasa Konstruksi hanya mencapai 39.00 billion.72 miliar.16% of the budgeted figure due to the low interest of workers to join the TM program and the age limit applied on participation to the program.Contribution proceeds from Tenaga Mandiri (TM – Independent Workers) accounted for only 78. Jumlah SPE ini pada tahun 2009 secara signifikan kembali naik meski belum sepenuhnya pulih ke kondisi semula seperti sebelum krisis. The amount of SPE in 2009 had significantly increased although not yet fully recovered to the condition prior to the crisis.355. .16% due to the fact that the government’s efforts to step up infrastructure development had not been realized in 2009 and a considerable number of projects were labor.10% dari target RKAP 2009 dan tumbuh 13.27 billion.Contribution proceeds from the Construction Service accounted only for 39. accounting for 95.72 billion in 2008. Untuk penerimaan iuran program JHT dicatat sebagai hutang.91 billion.151. which had a positive balance of Rp2.675. the increase in this account was also attributed to the increase in the Valuation Variance on JHT Securities due to increasing share market price of the marketable securities that area available for sale under the JHT account. the proceeds from investment.31% in comparison to its worst condition on 31 December 2008.334.68% dibandingkan kinerja tahun 2008 sebesar Rp8.70% lebih rendah dibandingkan posisi sebelum krisis pada akhir 2007 yang ditutup di level 2. Sesuai ISAK 5.42 miliar. namun belum mencapai atau 7.91 miliar.04% merupakan pendapatan lain-lain (netto). this amount was still below the peak condition at year-end 2007.Revenues The total amount of revenues of PT Jamsostek (Persero) in 2009 was Rp11.70% lower than the position prior to the crisis at the end of 2007.141.41 point.534. meski secara proporsional dengan penambahan dana investasi sepanjang 2 tahun masih dibawah kondisi peak pada akhir 2007.41 point in 2008.98% from 1.10% of the 2009 budget.349. .83 point.

68 billion in 2008.26% dari total pendapatan investasi netto 2009 . all of which combined to contribute 98.082. c.789. accounting for 141. dengan proporsi masing-masing 47.30 billion. as well as the increase in the numebr of participation in general.81% dari RKAP sebesar Rp4. pendapatan denda iuran.15 miliar merupakan 135.15 billion.Claim Expenses Payment of claims on Non JHT that was posted as expenses in 2009 amounted to Rp1.99% from claims made on Non JHT in 2008 of Rp1.805 million. as follows: .The increase in JHT Claims by 141.81% from the budget of Rp4.98 miliar merupakan pendapatan dan beban diluar core business perusahaan yaitu aktivitas iuran dan investasi seperti laba penjualan aset tetap.Realisasi hasil saham mencapai 123. .93 billion. The encouraging results were attributed to the performances of three main investment portfolios. losses from foreign currency translation and tax penalties. including gains from the sale of fixed assets.81% dari anggaran 2009 dikarenanakan perubahan ketentuan mengenai masa tunggu pengambilan JHT sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.972.b.68% dari anggaran sebesar Rp179. accounting for 104. kerugian penurunan selisih kurs dan denda pajak.13% of budget.93 miliar atau meningkat 54. Whereas payment of claims on JHT that was posted as reduction of JHT payables in 2009 amounted to Rp5.177.295.972.The realization of bonds accounted for 125. fines on late contributions. namely bonds. bank deposits and equities.295.15 miliar jauh diatas RKAP disebabkan oleh : .74 miliar.05 billion in 2008. 4.805 juta mencapai 142. Total pembayaran jaminan tahun 2009 sebesar Rp7.64% of budget mainly as a result of the increasing liquidity of the bonds market and the strategy of acquiring corporate bonds in the primary market (IPO) that offer higher interest-bearing coupons.085. and increasing by 41. .30 miliar merupakan 104.Realisasi hasil deposito mencapai 146.Beban Jaminan Pembayaran jaminan Non JHT yang dibukukan sebagai beban tahun 2009 sebesar Rp1.48% of the budget of Rp1. Sedangkan pembayaran jaminan JHT yang dibukukan sebagai pengurang hutang JHT tahun 2009 sebesar Rp5.05 miliar.26% of the total net investment revenues for 2009. accounting for 135. with individual contributions of 47.Payment of Claims on Death Benefit amounted to Rp255.81% from the 2009 budget due to the amendment in the regulation pertaining to the waiting time on JHT claims pursuant to Government Regulation (PP) No.789. Pendapatan Investasi Investment revenues (net) that comprise of both the investment results of the JHT and Non JHT programs in 2009 amounted to Rp8.93% dari jumlah pendapatan tahun 2008 sebesar Rp5.68 miliar. more competitive rates were obtained.Pembayaran Jaminan Kematian sebesar Rp255.66 miliar. 92 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .64% from Rp3.The realization of bank deposits accounted for 146. deposito dan saham yang ketiganya secara total menyumbangkan 98. respectively. dapat diperoleh suku bunga yang lebih kompetitif. and increasing by 54.59% dari anggaran karena membaiknya kondisi pasar modal (IHSG) yang melampui ekspektasi pasar dan keberhasilan strategi investasi untuk memanfaatkan momentum fluktuasi pasar secara optimal. 4.085. : 01 of 2009 on the Sixth Amendment of the PP 14/1993 pertaining workers whose jobs are terminated from previously a period of six months to just a single month.68% of budget since in addition to the amount of deposits that had already exceeded the target. and despite the declining trend of bank interest rates.64% dari anggaran karena meningkatnya likuiditas pasar obligasi dan strategi pembelian obligasi korporasi di pasar perdana (IPO) yang memberikan kupon bunga yang lebih tinggi.177. 32. 32.477. by using the single rate policy and a grading system to select the banks. : 01 Tahun 2009 tentang Perubahan Keenam Atas PP 14/1993 yaitu untuk pekerja yang di PHK dari semula selama 6 bulan menjadi hanya 1 bulan serta peningkatan kepesertaan secara umum.58% dan 18. The total payment of claims in 2009 amounted to Rp7. .13% dari jumlah yang dianggarkan atau tumbuh 41. representing income and expenses that lie outside of the Company’s core businesses of contribution and investment returns.Peningkatan Jaminan JHT sebesar 141.68% of the budget of Rp179.93% from Rp5.66 billion.59% of budget due to the improving condition of the capital market (composite index) that surpassed market expectation and the successful investment strategy that was able to capitalize fully on market momentum. accounting for 142.64% dibanding tahun 2008 sebesar Rp3. c.60%.08%. .60%.74 billion.282 juta dikarenakan adanya peningkatan kasus pembayaran jaminan kematian pada tahun 2009. Pencapaian yang sangat menggembirakan ini ditentukan oleh kinerja 3 portofolio pokok investasi yaitu obligasi. Pendapatan Investasi Pendapatan investasi (netto) yang merupakan gabungan hasil investasi program JHT dan Non JHT pada tahun 2009 dicapai sebesar Rp8.744.239.Realisasi hasil obligasi mencapai 125. .58% and 18. b.477.15 billion that by far exceeded the budget due to: .84 billion.282 million due to an increase in the number of claims on death benefit in 2009. dengan rincian sebagai berikut: . Pendapatan lain Pendatan lain (netto) tahun 2009 dicapai sebesar Rp3.239.68% dari anggaran karena selain jumlah dana yang juga telah melampaui target meskipun suku bunga pasar cenderung turun namun dengan kebijakan single rate dan sistem grading untuk bank.082.The realization of equities accounted for 123.84 miliar atau 141. .744.98 billion.99% dibandingkan pembayaran jaminan Non JHT tahun 2008 sebesar Rp1. Other Revenue Other revenues (net) in 2009 amounted to Rp3.48% dari target RKAP sebesar Rp1. and increasing by 9. meningkat 9.08%.

50% compared to the previous interest rate of 8%.381.827. Kenaikan hasil investasi dan bunga JHT meski dibayangi oleh trend penurunan suku bunga deposito sepanjang tahun 2009 ini terutama disuplai oleh kenaikan hasil investasi JHT sebesar 43.62 billion.16% of the budget of Rp1.47 miliar tumbuh 26. 6.55 billion constituted HINJMP that fully accrued to members in the form of JHT interest of 9%.86% in 2008. mainly due to the increase in investment returns and deferred tax income of Rp188.037.12% from last year.23% from Rp1. This is because all of the HINJMP is accrued to the members in the form of JHT interest earnings. and not the net profit commonly associated with companies in general.63 miliar mengalami kenaikan sebesar 16. Dari jumlah laba sebelum HINJMP sebesar Rp7. a total of 80.Payment of Claims on the Independent Workers program amounted to Rp9.23% dibanding tahun 2008 sebesar Rp1. Operating Expenses The realization of operating expenses in 2009 amounted to Rp1.162.51% compared to those of the previous year.75%.68% dari laba tahun 2008 sebesar Rp1. Kenaikan beban usaha tahun 2009 dibandingkan tahun 2008 antara lain disebabkan oleh kenaikan remunerasi Direksi sesuai Perturan Menteri No. Net Profit/loss The realization of profit after tax in 2009 amounted to Rp1.038.62 miliar ini sejumlah 80. Laba rugi sebelum HINJMP merupakan indikator utama kinerja rentabilitas perusahaan. Profit/Loss before HINJMP The Net Investment Returns Accruing to Members (or HINJMP) constitute the appropriation of JHT investment proceeds to members less expenses on the investment and management of the JHT program. . Profit and loss before HINJMP is a key indicator of the viability of the Company.735. whereas proceeds that accrue into net profit are fully derived from the performance of non JHT programs.51% dibandingkan tahun lalu.002 million due to the increase in the number of members in the the TKLHK program by 149.26 miliar tumbuh 26.458. increasing by 12.21 miliar.16% dibanding RKAP sebesar Rp1.45 miliar atau 133.86% of the budget of Rp1. and the increasing amount of JHT funds under management. The increase in the investment results and JHT interest rate.94% or Rp6.827.090. which grew 16. from those of the previous year.86% dibanding RKAP sebesar Rp1. accounting for 133. yang ditopang oleh keuntungan penjualan efek khususnya saham serta dipengaruhi oleh jumlah dana kelolaan JHT yang makin besar. merupakan 136.50% dibandingkan bunga tahun lalu sebesar 8%. The increase in net profit was slightly hindered by increases in operating expenses and corporate income tax.12% dibandingkan tahun lalu.080 juta mencapai 151. and increasing by 26.44 billion. The increase in the operating expenses of 2009 over those of 2008 among other things resulted from the raise in the remuneration of the Directors pursuant to the Minister Regulation Number: 02/MBU/2009 and increase in the main benefits of employees.86% dalam tahun 2008.335.381.735. naik 12.28% of the budget of Rp6.55 miliar merupakan HINJMP yang seluruhnya dikembalikan kepada peserta dalam bentuk bunga JHT sebesar 9%.207.21 billion in 2008.037.41% dibandingkan kinerja yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5.827. boosted by gains form the sale of securities.94% atau Rp6. accounting for 136.68% from the net profit of Rp1.207.080 million. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 93 .97% and 5. primarily equities.41% from Rp5. although against the backdrop of declining bank deposit interest rates throughout 2009. Laba/rugi bersih Realisasi Laba setelah pajak tahun 2009 sebesar Rp1.162. 7. respectively. dan bukan laba bersih sebagaimana perusahaan pada umumnya.62 billion. Laba/Rugi sebelum HINJMP Hasil Investasi Netto JHT Milik Peserta atau HINJMP merupakan alokasi hasil investasi JHT kepada peserta setelah dikurangi beban investasi dan beban pengelolaan program JHT. which was grew by 26.: 02/MBU/2009 dan kenaikan tunjangan pokok karyawan. accounting for 151.458. 5.47 billion. Kenaikan laba bersih ini sedikit ditahan oleh pertumbuhan beban usaha dan beban pajak penghasilan badan masing-masing sebesar 16. 7. sedangkan yang mengalir selanjutnya menjadi laba bersih sepenuhnya merupakan kinerja program Non JHT.090.62 miliar. Jumlah laba sebelum HINJMP tahun 2009 sebesar Rp7.75% dibandingkan tahun sebelumnya.038. Hal ini dikarenakan seluruh HINJMP dikembalikan kepada peserta dalam bentuk bunga JHT. was mainly attributed to the increase in the JHT investment returns by 43.28% dari anggaran sebesar Rp6.26 billion. Profit before HINJMP in 2009 amounted to Rp7.002 juta dikarenakan adanya peningkatan jumlah kepesertaan program TKLHK yang mencapai 149.87 billion in 2008.47 miliar atau 103. naik 43.827.97% dan 5.47 billion.63 billion.45 billion.48% of the year’s budget of Rp5. and increasing 43.335. accounting for 103. and grew by 16. 5.87 miliar.48 miliar terutama disebabkan oleh meningkatnya hasil investasi dan pendapatan pajak tangguhan sebesar Rp188.48 billion in 2008.44 miliar. Of the total amount of profit before HINJMP accounted to Rp7.Pembayaran Jaminan Tenaga Mandiri sebesar Rp9.48% dari target RKAP 2009 sebesar Rp5. 6. Beban Usaha Realisasi beban usaha tahun 2009 sebesar Rp1..

22 tahun 2004. kondisi yang membanggakan ini belum sepenuhnya pulih ke kondisi semula sebelum krisis yaitu tercermin dari tingkat solvabilitas tahun 2009 sebesar 302.382.28% compared to the collectibles contribution in 2008 of 89.88%. Kenaikan jumlah aktiva yang tinggi ini merupakan imbas harga pasar efek investasi khususnya saham yang telah rebound pasca dilanda krisis finansial global pada paruh kedua 2008 hingga awal 2009 yang berimbas pada penurunan aset per 31 Desember 2008.34% lower than that of 2007 at 497. Kolektibilitas piutang tahun 2009 dicapai sebesar 87.28% dibandingkan kolektibilitas tahun 2008 sebesar 89.571 1.619.275 154.976 3.88% mengalami penurunan tipis 2.52.00%.62%. 94 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . The collectibles contribution in 2009 reached up to 87.10%. Tingkat Solvabilitas untuk mengukur kemampuan membayar hutang perusahaan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.572.87%. b.85%.945.66 billion or 28. • The Company’s solvency level in 2009 was 302.66 miliar atau 28.00% masih 39. which was still 39. Contribution collectibles measures the realized receivables against the outstanding contribution receivables.18% compared to the increasing liabilities of Rp17.26 miliar atau 31.014.10%. dalam Miliar Rupiah 3. Kenaikan ini disebabkan kenaikan aset yang sangat signifikan sebesar Rp19. b. Analysis Discussion on Debt Servicing Ability and Contribution Collectibles Level a. A Uraian Jumlah Tingkat Solvabilitas Aktiva Kewajiban Jumlah 2008 2009 Description Total Solvency Level 62.547 78. The significant growth in assets was due to the effects of the strengthening equities market which had rebounded following the global financial crisis in the second semester of 2008 up to early 2009.00% Assets Liabilities Total The Total Limit of Solvency is Minimum 20% of all Non JHT's Liability Solvency Level B C Batas Tingkat Solvabilitas Minimum 20% dari seluruh Kewajiban Non JHT Tingkat Solvabilitas Tingkat solvabilitas tahun 2009 sebesar 302. tahun/year in Billion Rupiah No.98% compared to that of 2008.517 302.315 1. slightly decreased by 2.627.977 1. dibandingkan dengan peningkatan kewajiban yang hanya sebesar Rp17.198.00% or grew by 95.26 billion or 31. which amounting to 154. Meskipun demikian.570. This was indicate a consistent effort of approaches made to companies which failed to contribute on regular basis as well as cooperation with the related authorized parties to undertake billing exercises on behalf of the Company.18%. 22 year 2004.85%.00% naik 95.10% 82.562. Hal ini menunjukkan konsistensi upaya pembinaan yang dilakukan terhadap perusahaan yang belum membayar iuran dengan tertib dan kerjasama dengan aparat terkait dalam melakukan penagihan piutang.34% dibawah pencapaian tahun 2007 sebesar 497. This increase was due to the significant increase of assets to a total of Rp19. However.98% dibanding pencapaian tahun 2008 sebesar 154. this encouraging development had not yet reflected a full recovery to the condition prior to the crisis as shown by the level of solvency in 2009 of 302. Kolektibilitas piutang iuran adalah untuk mengukur piutang yang dapat direalisasi dibanding dengan saldo piutang iuran.62%.292 61.570. The Company’s Solvency level to measure its debt servicing ability is in accordance with the Government Regulation No.627.87%. Bahasan analisa tentang kemampuan membayar hutang dan tingkat kolektibilitas piutang a. which had reduced the Company’s assets as of 31 December 2008.3.

Ikatan yang material. Belanja Modal Sumber dana belanja modal bersumber dari cadangan tujuan yang merupakan akumulasi penyisihan dari laba perusahaan setiap tahun sesuai dengan hasil RUPS Pemegang Saham. Berikut rincian sebagai belanja modal tahun 2009: 4.84% from the 2009 budget of Rp177. Material Contract PT Jamsostek (Persero) signed an agreement with PT Telekomunikasi Indonesia. Material contracts.42 billion.457 57.162 8.397 11. Capital Expenditure Funding for capital expenditure was mainly derived from strategic reserves that constitute the accumulated net earnings of the Company per annum.42 miliar. commitment and coontingencies a. Akumulasi belanja modal sampai dengan tahun 2009 sebesar Rp145.986 145.53 158.483 52.424 3 8.85 81.210 % terhadap % against rkaP 5=›/@ 112. .42 miliar mengalami kenaikan 62.126 10. Ikatan Material Perusahaan mengadakan kerjasama dengan PT Telekomunikasi Indonesia.388 8.Pekerjaan pengadaan Wide Area Network dengan nilai pengadaan sebesar Rp22. Penyerapan RKAP yang belum 100% tersebut disebabkan sebagian pekerjaan seperti renovasi gedung baru dan pengadaan aset tak berwujud ditunda pelaksanaannya pada tahun 2010. .92% from the 2008 realization on capital expenditure of 177.11 miliar.42 billion.21 miliar merupakan 81. The description of 2009 capital expenditures were illustrated at the following breakdowns: dalam Jutaan Rupiah in Million Rupiah realisasi realization uraian 1 Tanah Bangunan Kendaraan Dinas Peralatan Kantor Komputer Peralatan lain Aktiva Tidak Berwujud jumlah rkaP 2008 2 11. It was represent an increase of 62. Tbk untuk pelaksanaan pekerjaan sebagai berikut : .21 billion or 81. Tbk to conduct the following projects : . laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 95 . in line with the resolution of the Company’s GMS.11 billion.796 177.662 12.13 146.16 billion.Procurement Work of Data Center and Recovery Center Infrastructure for SIPT On-line with a project value of Rp22.16 miliar. The 2009 capital expenditure was amounted to Rp145.Procurement Work of Wide Area Network with a project value of Rp22.129 2009 4 12.92% dibandingkan realisasi capex tahun 2008 sebesar Rp177.81 93.370 6.84 tahun lalu/ last year 6=›/£ 157. The absorption of budget that has not reached 100% was mainly due to partial project such as new building renovations and some part of this project was being undertaken at the end of 2010.16 55.850 31.19 102.391 29.00 162.84% dari jumlah yang dianggarkan sebesar Rp177.953 89.4. 5.92 Description 7 Land Building Corporate Vehicle Office Supplies Computer Other Supplies Invisible Asset total 5.14 115.04 52.356 21.142 18. The agreement on the implementation of these project are in the process of completion.52 85.258 13.206 18. Pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan SPMB/22/112009 dan SPMB/23/112009 masing-masing tertanggal 23 November 2009 dengan jangka waktu selama 3 (tiga) tahun.074 11.82 171. Perjanjian atas pelaksanaan pekerjaan tersebut sedang dalam proses penyelesaian.72 382. komitmen dan kontinjensi a.01 60.107 45.Pekerjaan pengadaan Layanan Infrastruktur Data Center dan Recovery Center untuk SIPT On-line dengan nilai pengadaan sebesar Rp22.01 95. The agreement has ended pursuant to the SPMB/22/112009 and SPMB/23/112009 dated on 23 November 2009 respectively and under a period of three years.650 9.949 12.

707 699.717.72 miliar pada tahun 2007 naik 1. Pengungkapan Kejadian Luar Biasa Tidak ada kejadian yang luar biasa pada tahun 2009.275.686 Total Description Regional Office I Regional Office II Regional Office III Regional Office IV Regional Office V Regional Office VI Regional Office VII Regional Office VIII 6.Pembangunan aplikasi DWH dan aplikasi pendukung dengan total komitmen Rp3.86% dibandingkan piutang iuran kontijensi tahun 2008 sebesar Rp15.666 1. . mutual funds and bonds under the account which is Available for Sale (AFS) on the reporting date compare to the realized gain on valuation variance that constitute 96 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .71 miliar. 86 billion at year end 2009.18% dalam dua tahun menjadi Rp991.281. b.092.90 miliar. Komitmen PT Jamsostek (Persero) memiliki komitmen beberapa pekerjaan yang pembayarannya akan dilaksanakan pada tahun 2010 antara lain : .956 499.006.435.370 601.155.120 1. reksadana dan obligasi dalam kelompok tersedia untuk dijual (Available For Sale/AFS) per tanggal laporan dibandingkan dengan nilai b.488. a. Total deferred tax assets since 2007 have continued to rise from Rp79. a decrease of 50.2. Jumlah aset pajak tangguhan sejak tahun 2007 terus mengalami kenaikan yaitu dari sebesar Rp79.783.86 miliar pada akhir tahun 2009. but there are several account that experience a significant growth.72 miliar. namun terdapat beberapa pos yang mengalami pertumbuhan signifikan 6.562.440 497.728. dalam Miliar Rupiah c.477.043 RKAP 2 812.409 884.28 billion. which among others are: .504.The extention of oracle licence as well as data warehouse & business intellegent (BI) to a total amount of Rp.The development of DWH and supporting applications with a total commitment of Rp3. Valuation Variance The Valuation Variance (SPE) constitute a difference on increasing (decreasing) of stock investment market value in the form of shares.712. b.48%.85 billion. This increase still has the possibility to rise again in the following years due to the deviation between the accounting and fiscal calculation of technical reserves which relatively never dwindled. c. .28 miliar. turun 50.152 15.86 billion or grew by 23.244 7.85 miliar.18% in two years to Rp991.b.86% compared to that of 2008 that amounting to Rp15. Disclosure of extraordinary events There were no extraordinary events in 2009.171 7.240.72 billion in 2007 increased by 1. Kenaikan ini masih berpotensi meningkat kembali pada tahun berikutnya dikarenakan adanya perbedaan perhitungan antara akuntansi dengan fiskal yaitu dalam hal pengakuan beban cadangan teknis yang relatif tidak pernah berkurang.830 872.745.963.86 miliar naik 23. in Billion Rupiah 2009 Uraian Kantor Wilayah I Kantor Wilayah II Kantor Wilayah III Kantor Wilayah IV Kantor Wilayah V Kantor Wilayah VI Kantor Wilayah VII Kantor Wilayah VIII Jumlah 1 350. 72 billion. Selisih Penilaian Efek Selisih Penilaian Efek (SPE) merupakan selisih kenaikan (penurunan) nilai pasar efek investasi berupa saham.48% dari saldo tahun 2008 sebesar Rp803. Commitment PT Jamsostek (Persero) committed to several work that has to be paid in 2010.144. from the 2008 balance of Rp803.648.654 764. Kontinjensi PT Jamsostek (Persero) memiliki aset kontijensi yaitu piutang iuran dengan yang total sebesar Rp7.Perpanjangan lisensi oracle dan data warehouse & business intellegent (BI) sebesar Rp2.90 billion.014. 71 billion. Realisasi Aset Pajak Tangguhan Realisasi aset pajak tangguhan tahun 2009 sebesar Rp991.557.185.144.866. Contingencies PT Jamsostek (Persero) has a contingent asset of contribution receivable that amounting to Rp7. a.746 917.285 2.687.771.008 3.969 427. Realization of Deferred Tax Assets The 2009 realization on deferred tax assets was amounted to Rp991.731.

it does not affect the Company’s obligation to all members.23% dibandingkan saldo SPE tahun 2007 sebesar Rp4. maka pada tahun 2009 justru berbalik menjadi keuntungan (unrealized gain) sebesar Rp227.98 miliar turun 66. while the SPE balance in 2008 was amounting to minus Rp3.06 miliar mengalami penurunan yang sangat signifikan sebesar Rp8. 7.43 billion that equals to 168. such as foreign exchange loss and allowance of claim cases.43 miliar atau 168. pada tahun 2009 terdapat faktor eksternal yang bersifat sementara dan mempengaruhi secara signifikan atas pendapatan investasi Perseroan. dikarenakan adanya kenaikan beban lain-lain antara lain kerugian selisih kurs dan penyisihan kerugian kasus klaim.965.88% dibandingkan tahun 2008 sebesar Rp12. 7. This was a temporarily situation and completely beyond the Company’s control.88% compare to that of 2008 which amounted to Rp12.01 billion or 246.243.25 billion. down by 66.32 billion from that of 2008. In the last three years since 2007.965. karena seluruh kewajiban telah dicover oleh pondasi aset JHT yang kokoh dan seluruh risiko pasar telah dimitigasi dengan baik. tidak ada perubahan harga yang berpengaruh terhadap penerimaan pendapatan baik operasional maupun investasi. Total JHT and Non JHT in 2009 is amounting to RP4.06 billion.02 billion. total SPE balance fluctuated significantly. Dampak Perubahan Harga Secara internal. Dalam 3 tahun terakhir sejak 2007. Namun.67%.396. 8. seperti halnya pada tahun 2008.02 miliar. or up to Rp725. Saldo SPE mengalami fluktuasi yang sangat signifikan dipengaruhi kondisi pasar modal khususnya saham yang sedang mengalami turbulence karena krisis finansial global. In accordance with PSAK 50 & 55 as well as the ISAK 5. while the SPE notification for JHT stock of AFS program will be recorded into liabilities to member’s account. but due to the situation whereby the mitigation of all risks had been properly conducted.95% dibandingkan tahun 2008. Kondisi yang berfluktuasi ini tentunya kurang ideal dan diluar kontrol perusahaan namun tetap tidak berpengaruh terhadap pelaksanaan tanggung jawab perusahaan terhadap pengembalian kewajiban kepada peserta khususnya JHT. then in 2009 it turned into unrealized gain which amounted to Rp227.95 billion.25 miliar.95% to Rp7. pencatatan SPE untuk efek AFS program Non JHT dicatat di dalam ekuitas. this was mainly due to the increasing of other expenses.26 miliar. yaitu harga pasar efek investasi. Saldo SPE tersebut merupakan potential gain (loss) dari kepemilikan efek investasi dalam kelompok AFS dan baru akan direalisasikan menjadi laba atau rugi penjualan (realized gain or loss) apabila efek tersebut dijual.98 billion. naik Rp7. in 2009 there was a significant external factor that has temporarily influenced the Company’s investment revenue.32 miliar atau 124. 8.639. increase by 124.362. particularly stocks that experiencing turbulence from global financially crisis. sedangkan saldo SPE tahun 2008 justru minus Rp3. berarti naik Rp725. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 97 . Uraian Tentang Pendapatan & Beban Lain Pendapatan lain (netto) tahun 2009 dicapai sebesar Rp3. potential gain (loss) from the ownership of investment stock under the AFS account and will be realized into realized gain or loss whenever the stock is being sale.243.26 billion. sedangkan SPE untuk efek AFS program JHT dicatat dalam kewajiban kepada peserta. this was mainly due to the situation whereby all obligations have been protected with a solid foundation of JHT assets and the entire market risks had been properly mitigated.396. This unfortunate condition was beyond the Company’s control and was non influential towards the Company’s responsibility of returning the liabilities to all members. Kondisi ini sepenuhnya diluar kontrol perusahaan dan bersifat sementara. there have been no changes in the price that materially affect the amount of the Company’s revenues. Nevertheless.95 miliar.639. The difference situation with the 2008 results was that there was a decrease in stock market value which was causing a potential increase in unrealized loss in trading group that significantly decreased to a minus of Rp498. Description of Other Income and Expenses Net of other income in 2009 is amounting to Rp3.18 miliar. which was the stock investment market value.01 miliar atau 246. which was due to the capital market condition. particularly JHT. namun sepenuhnya tidak mempengaruhi pelaksanaan kewajiban perusahaan kepada peserta karena seluruh risiko pasar telah dimitigasi dengan baik.362.18 billion.perolehannya. Berbeda halnya dengan tahun 2008 yang mengalami penurunan harga pasar efek yang mengakibatkan peningkatan potensi kerugian penurunan efek investasi (unrealized loss) netto dalam kelompok trading yang turun signifikan yaitu sebesar minus Rp498.23% compare to the 2007 of SPE balance which amounted to Rp4. both on the operational side as well as on the investment side.67%. Pada tahun 2009 total (JHT dan Non JHT) tahun 2009 sebesar Rp4. Sesuai PSAK 50 & 55 serta ISAK 5. just as the 2008. it indicate a significant decrease of Rp8. the SPE notification for Non JHT stock of AFS program was recorded in equity account. The Effects of Changes in Price Internally.

while the potential of informal worker reached 71. 98 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Perusahaan telah melakukan identifikasi atas penyesuaian transisi sesuai dengan standar tersebut melalui Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. the number and balance of individual members have consistently risen. Potential of Members of PT Jamsostek (Persero) In accordance with the data of Labor Statistic Bureau. Reklasifikasi dilakukan khusus untuk obligasi yaitu mencakup sebagian besar obligasi dari kelompok FVTPL for trading dan AFS yang dipindah ke kelompok HTM.60% of JHT incentive to all members of JAMSOSTEK program. The Company has improved the application and information system that suits PSAK 50 and 55. This reclassification is applied for bonds. since proportional wise. in terms of developing program and membership expansion other than the existing program of Health care Benefit (JPK). as was also the amount in 2009. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). : KEP/376/122009 on the Reclassification and Determination of Initial Balance of Marketable Securities effective 1 January 2010. tahun 2008 sebesar 1.9. the potential of formal worker in 2008 were 31.20 million. Dalam rangka penerbitan standar akuntansi baru khususnya PSAK 50 dan 55 Pengakuan dan Pengukuran. namun secara nominal jumlah yang dibagikan justru mengalami kenaikan. Potensi kepesertaan JAMSOSTEK ini didukung oleh Undang – Undang No. c. Pada tahun 2007 perusahaan memberikan insentif sebesar 2.35 juta.60%.60%.63 juta atau 85% dari potensi tenaga kerja sebesar 31. masih terbuka kemungkinan bagi PT Jamsostek (Persero) untuk melaksanakan program jaminan pensiun diluar 4 (empat) program yang sudah dilaksanakan saat ini yaitu Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK). c.20 juta. Pursuant to the implementation of the new accounting standards in particular PSAK 50 and 55. there is a significant opportunity for PT Jamsostek (Persero) to expand its business.20 juta. in 2008 the amount was 1. : KEP/363/ 122009 pada tanggal 16 Desember 2009 membagikan insentif JHT tahun 2010 kepada seluruh peserta JAMSOSTEK sebesar 1. comprising mainly of bonds from the FVTPL class for trading and the AFS that is transfered from the HTM class. Pursuant to Law No. d.60% dan tahun 2009 tetap 1. In 2007. Recognition and Measurement. 10. Accumulation of formal workers membership listed on PT Jamsostek (Persero) as of 2008 was 26. 3 of 1992 regarding the Social Security Scheme and equipped with other prevailing regulations d. Although the incentives rate has declined over the years. Program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Program Jaminan Kematian (JK). the Company distributed incentives totalling 2. Berdasarkan Undang – Undang No. : KEP/376/122009 tentang Reklasifikasi dan Penetapan Saldo Awal Efek Investasi yang berlaku per 1 Januari 2010. Business Prospects of the Company: a.10%. Uraian tentang prospek usaha perusahaan: a.35 million informal workers had not been significantly registered as JAMSOSTEK members. the Company has identified the transitional adjustment in accordance with said standards through the Decision of the BOD of PT Jamsostek (Persero) No. Insentif JHT ini bersumber dari laba non JHT yang sejak tahun 2007 tidak dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen (zero dividend). 9. perusahaan juga telah melakukan penyempurnaan aplikasi dan sistem informasi yang selaras dengan ketentuan PSAK 50 dan 55. dan untuk potensi tenaga kerja informal 71.60% yang akan dimasukkan ke dalam saldo JHT peserta secara serentak pada Bulan Januari 2010. which will be included in the balance of JHT members simultaneously on January 2010. 40 of 2004 on National Social Security System (SJSN). b. Work-Related Accident Benefit (JKK). namun dikembalikan kepada peserta dalam bentuk insentif JHT. in nominal amount. karena secara proporsional jumlah dan saldo individual peserta juga mengalami kenaikan.63 million or 85% of the potential labor force of 31. 10. PT Jamsostek (Persero) has distributed 1. Akumulasi kepesertaan yang terdaftar pada PT Jamsostek (Persero) sampai dengan tahun 2008 untuk tenaga kerja formal sebesar 26. Old Age Benefit (JHT) and Death Benefit (JK). Potensi Kepesertaan PT Jamsostek (Persero) Sesuai data ketenagakerjaan dari Biro Pusat Statistik tahun 2008 bahwa potensi tenaga kerja formal 31. KEP/363/122009 dated 16 December 2009. and a total of 71.10%. Selain itu. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Meskipun secara rate dari tahun ke tahun menurun. Subsequent Events Pursuant to the Decision of the Board of Directors No. 3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja yang sudah dilengkapi dengan peraturan perundang – undangan lainnya.35 juta belum secara signifikan terdaftar sebagai peserta JAMSOSTEK. sedangkan potensi tenaga kerja informal mencapai 71.35 million. b. Informasi dan fakta Material yang Terjadi Setelah Tanggal Pelaporan Akuntansi PT Jamsostek (Persero) sesuai Keputusan Direksi No.20 million. The potential of JAMSOSTEK programs is supported by Law No. the incentives provided have actually increased. This JHT incentives was derived from Non JHT profit that since 2007 has not been distributed to the shareholders as zero dividend but returned to the members in the form of JHT incentives.

72% form the budget for 2009 with an annual return rate on the JHT investment funds of 9%.11.04 billion.308. namun dapat juga dilakukan ekstensifikasi kepesertaan bagi seluruh rakyat Indonesia. 24 of 2006 regarding the Guideline for the Implementation of JAMSOSTEK program for worker who performed their work beyond Employment Relationship at Non formal sectors. Hasil Investasi bruto non JHT sebesar Rp1. namely the Health Benefit Plan ((JPK). a significant decline from 10. but can also benefit the people of Indonesia. F. accounting for 131. serta Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No. Dengan dikeluarkannya Undang – undang No. sedangkan untuk tenaga kerja informal sebesar 67.14 million. Analisa dan Pembahasan Manajemen atas Kinerja Perusahaan Prospek Usaha Perusahaan A. Gross investment returns on non JHT of Rp1. program JPK ini tidak hanya bagi tenaga kerja dan keluarganya.58 miliar yang terdiri dari pendapatan : a.55 miliar yang merupakan 143. Hasil investasi bruto konsolidasi periode 1 Januari . potensi Kepesertaan atas program JAMSOSTEK tahun 2009 untuk kepesertaan formal sebesar 32. while the informal workers accounted to 67.849.86 million. With the enactment of Law No. B. terbuka kemungkinan untuk melakukan perluasan kepesertaan pada program JPK dimana dalam penyelenggaraannya. and instead rose significantly compared to that of 2008. Dalam melaksanakan kegiatan usahanya. this expanded version of the JPK program will not only serve the workers and their families. 40 ini. C.6% at the start of the year. F.31 Desember 2009 mencapai Rp9.308. while the potential for informal workers is 67. sedangkan potensi untuk tenaga kerja Informal sebesar 67.14 million workers. E.719.14 juta. In accordance with Central Statistic Bureau.68 million.80% of the targeted gross investment returns in 2009 of Rp6. D. D. in line with the declining inflationary pressure and the favorable capital market index.86 juta. When conducting its business activities. Old-age Benefit Plan (JHT) and Death Benefit Plan (JK).32% from total target of 32. PT Jamsostek (Persero) didukung oleh Regulasi Pemerintah yaitu Undang – undang No. 24 tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program JAMSOSTEK bagi Tenaga Kerja yang melakukan pekerjaan di luar Hubungan Kerja (TK LHK) untuk sektor Informal.5%.335. Management’s Discussion and Analysis on the Company’s Performance The Company’s Business Prospect A.59% turun secara signifikan dibandingkan dengan posisi awal tahun sebesar 10. yaitu Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK). sedangkan untuk suku bunga SBI 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 berada pada level 6.14 juta. there is still an opportunity for PT Jamsostek (Persero) to undertake a Pension Benefit Plan outside of the four currently existing programs. PT Jamsostek (Persero) is supported by the Government Regulation of Law No. Dari segi investasi.335. Hasil investasi bruto JHT sebesar Rp7.32% dari potensi tenaga kerja sebesar 32. disamping itu dengan diterbitkannya UU No.59%.75 miliar atau 131. b. the potential of JAMSOSTEK program in 2009. Gross investment returns on JHT of Rp7. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 99 . C. which did not fluctuate sharply in 2009. Akumulasi Kepesertaan yang terdaftar pada PT Jamsostek (Persero) sampai dengan akhir tahun 2009 sebesar 29. Berdasarkan Biro Pusat Statistik.80% dari target pendapatan investasi bruto tahun 2009 sebesar Rp6. Program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Program Jaminan Kematian (JK). dimana hasil ini dikembalikan kepada Peserta JAMSOSTEK setelah dikurangi beban pengelolaan dana investasi JHT yang berjumlah Rp6. in which the BI rate came down to 6.5 billion.03 million or 90. Work-related Accident Benefit Plan (JKK). 40 of 2004 on the National Social Security System (SJSN). seiring dengan menurunnya tekanan inflasi serta IHSG yang cukup baik pada tahun 2009 dimana tidak berfluktuatif secara tajam.027.58 billion that comprised of: a. 3 tahun 1992 dan peraturan pelaksananya untuk sektor formal.027. The consolidated gross investment returns for the period of 1 January to 31 December 2009 reached Rp9. 40. The accumulation of membership of PT Jamsostek (Persero) as at year-end 2009 is 29.55 billion representing 143.71 billion. bahkan mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan dengan tahun 2008. selama tahun 2009 terjadi kelonggaran – kelonggaran dalam kebijakan moneter dimana BI rate berada pada level 6. From an investment point.72% dari jumlah yang dianggarkan pada tahun 2009 dengan tingkat pengembalian hasil pengembangan (bunga) atas hasil JHT sebesar 9% dimana tingkat suku bunga rata – rata pada tahun 2009 hanya berkisar sebesar 7%. in which those number has not been significantly registered as JAMSOSTEK members. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). 11.71 miliar.04 miliar.6%. masih terbuka kemungkinan bagi PT Jamsostek (Persero) untuk melaksanakan program Jaminan Pensiun diluar 4 (empat) program yang sudah dilaksanakan saat ini.5%. amounting to Rp6. particularly formal membership is 32. which was passed on to JAMSOSTEK Members after deducting for expenses related to the management of the JHT investment fund. B. throughout 2009 the monetary policies were largely conducive. E. in its implementation. whereas three-month SBI rate at the end of 2009 stood at 6. b. well above the average bank interest rate of 7% that had prevailed throughout 2009. there lies the opportunity to undertake an expansion of the JPK program in which. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).3 of 1992 and the implementation rules of formal sector as well as the Regulation of the Minister of Manpower and Transmigration of the Republic of Indonesia No.849.03 juta atau 90.68 juta dimana belum secara signifikan terdaftar sebagai peserta JAMSOSTEK.719. in addition to which with the enactment of this Law No. IHSG.

14 12. 100 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .36 * Tantiem kepada Direksi dan Dewan Komisaris sebesar Rp5.00% 16.809. dengan total asset sebesar Rp84.27 billion (95.370. Disamping itu. In addition.90% 0. PT Jamsostek (Persero) merupakan salah satu perusahaan yang diperhitungkan dalam penginvestasian dana di Indonesia.17 119.56% 0.116.296. Distribution of profit for period of 2005-2009 in accordance with the GMS resolutions were described below: dalam Miliar Rupiah in Billion Rupiah 2005 Uraian Dana Pengembangan JHT DPKP Cadangan Tujuan Tantiem Gratifikasi Dividen Program Kemitraan (PUKK) Bina Lingkungan Cadangan Umum Past Service Liability (PSL) total jumlah laba Rp 314.917.967.00% 0.79%) accounted for the invested amount. perusahaan berusaha untuk memperbaiki kebijakan investasi yang berlaku selama ini agar dana yang terkumpul dari peserta dapat diinvestasikan pada portofolio yang bisa menghasilkan imbal balik yang tinggi dengan tingkat risiko yang kecil.481.839.00% 1.00 6.27 miliar (95.72 998.00% 5.311.00% 1.00% 0.00% 10.53% 0.18 14.40 629. PT Jamsostek (Persero) is a force to be reckoned with when it comes to placing funds for investment in Indonesia.698. Berikut distribusi laba tahun 2005-2009 sesuai keputusan RUPS Pengesahan Laporan Keuangan: 12. the Directorate of Investment continues to seek opportunities for new investments and undertake several combinations of investments with thorough and comprehensive reviews on the associated risk prior to investments.65 21.331.00 4. Dengan dibantu oleh Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko.368.87 19.00% 2.811. H.00% 8.50 216. with a total assets of Rp84.000.622.458.854.25 19.43% 0.500. Direktorat Investasi terus mencari peluang – peluang investasi baru dan melakukan bauran – bauran investasi dengan melakukan kajian yang komprehensif serta mapping atas risiko yang ada sebelum dana yang tersedia untuk diinvestasikan terealisir.00% Description JHT Development Fund DPKP Appropriate Retained Earning Bonus Gratification Dividend Partnership Program (PUKK) Community Development Inappropriate Retained Earning Past Service Liability (PSL total Profit 361.41 1.000.27 billion.482.698.82% 0.00 3.67% 1.170.00 miliar dibebankan pada tahun 2008/Bonus for the Board of Directors and the Board of Commissioners was amounted to Rp5.00% 2.00% 30.000.00% 0. Sesuai arahan RUPS Pengesahan Laporan Keuangan.23 30.00% 0.00% 12.00% 2. Profit Distribution Distribution of profit was resolved in the GMS on the establishment of financial statements.00% 2.35 7.84 % 50.63 3.01% 0.00 10.00% 26.40 99. of which Rp80.393.65 139.00% 2.87 265.967.G. With the opening of new opportunities from the enactment of new laws and regulations on workforce.65 93.00% 100.875. Dengan terbukanya potensi kepesertaan akibat dari diterbitkannya peraturan – peraturan baru tentang ketenagakerjaan.60% 4.00% 4.00% 100.00% 1.590.090.00 *) 21.248.43 722.91% 0. G.47% 0.66 220.00% Rp 2006 % 50.59% 0.42 31.248.00% Rp 2007 % 55. the Company strives to improve existing investment policies in order for funds from Members to be invested in portfolios that offer high returns at tolerable risk.229.770.525.00% 35.79%) merupakan dana investasi. Distribusi Laba Distribusi laba diputuskan melalui RUPS Pengesahan Laporan Keuangan.53% 0. H.00% Rp 2008 % 70.00% 100.46 763.590. 12. With the support of the Directorate of Compliance and Risk Management.809.00% 100.00 50.58 549.00% 4.35 40.458.27 miliar dimana Rp80.00% 0.00 billion is being allocated in 2008.755.337.

Untuk tahun 2009. KEP/85/082006 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan PT Jamsostek (Persero). Nilai kontrak pemeliharaan sesuai perjanjian No. : PER/80/062009 tanggal 30 Juni 2009 yang berlaku sejak 1 Juli 2009 hingga 30 Juni 2010 adalah sebesar Rp12. Regional Office III. Nilai kontrak yang berlaku sejak tahun 2008 sesuai perjanjian No. 13. sampai dengan akhir 2009 telah direalisasikan pembayaran sebesar Rp15. pemerintah selaku pemegang saham tunggal (100%) PT Jamsostek (Persero) telah menerapkan kebijakan zero dividend yaitu meniadakan distribusi bagian laba kepada pemegang saham dan dialihkan untuk sebesar-besarnya kepentingan peserta.: PER/48/062008 ditetapkan jumlah premi pertanggungan adalah sebesar Rp256. PER/133/122008 dated 18 December 2008 which was valid from 1 October 2008 until 30 September 2009 with a total project value of Rp3. which is in accordance with the Agreement No. PT Nayaka Era Husada (NEH) is the Subsidiary Company of Pension Fund Foundation (YDP) and it had been appointed to acts as a health care provider for the Employee of PT Jamsostek (Persero) at Head Office. PT Binajasa Abadikarya (Bijak) merupakan Anak Perusahaan PT Jamsostek (Persero) dengan kepemilikan saham sebesar 99.dalam laporan konsolidasian PT Jamsostek (Persero) seluruh pendapatan ini telah dieliminasi. PT Nayaka Era Husada (NEH) merupakan anak perusahaan Yayasan Dana Pensiun (YDP) dan ditunjuk sebagai Provider pelayanan kesehatan karyawan PT Jamsostek (Persero) Kantor Pusat dan Kantor Wilayah III. KEP/85/082006 regarding the Equipment and Services Supply Manual at PT Jamsostek (Persero). in order to align with the new Law No. 40 of 2004 on the National Social Security System (SJSN).98%. Material Information towards special relationship’s transaction a. b.42 miliar. Realization of IPO Proceeds PT Jamsostek (Persero) have not yet becoming a public company. Branch Office in Greater Jakarta Area as well as for the retirement employee. 14.87 miliar.98%dan sejak tahun 2007 mendapatkan pekerjaan pemeliharaan gedung Kantor Pusat PT Jamsostek (Persero). Since 2007. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 101 . dalam rangka menyelaraskan dengan ketentuan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Informasi Material mengenai Transaksi Hubungan Istimewa a. b. 13. PER/133/122008 tanggal 18 Desember 2008 yang berlaku mulai 1 Oktober 2008 sampai dengan 30 September 2009 adalah sebesar Rp3. Realisasi Penggunaan Dana Hasil penawaran umum PT Jamsostek belum menjadi perusahaan publik. Since 2007. the total income in consolidated financial report of PT Jamsostek (Persero) has been eliminated.500 per capita. 14. The value of maintenance contract that is in accordance with the agreement Number: PER/80/062009 dated 30 June 2009 that valid since 1 July 2009 until 30 June 2010 is accounted to Rp12. the total insurance premium are amounted to Rp256. PER/48/062008. the realization project has reached a total amount of Rp15. Proses penunjukan ketiga perusahaan tersebut di atas tetap mengacu kepada SK Direksi PT Jamsostek (Persero) No. In 2008.780. PT BIJAK was undertaking a maintenance building of PT Jamsostek (Persero) Head Office with the agreement No.87 billion.00 billion.780. and instead be entirely used for the benefit of program members. Nilai kontrak pemeliharaan sesuai perjanjian No. In accordance with the consolidation principles.Sejak tahun 2007.500 per kapita. As of 31 December 2009. Kantor Cabang Bodetabek dan pensiunan karyawan.42 billion. The appointment of the above parties was referred to the Director’s Decree of PT Jamsostek (Persero) No. PT Binajasa Abadikarya (Bijak) is the Subsidiary Company of PT Jamsostek (Persero) with total shares ownerships of 99. the government as the sole shareholder (100%) of PT Jamsostek (Persero) has implemented a zero dividend policy that negates the distribution of dividends for net profit that acrue to shareholders.00 miliar. Sesuai prinsip konsolidasi.

ditetapkan beberapa perubahan kebijakan akuntansi atas aset tetap sebagai penerapan PSAK 16 (Revisi 2007). . KEP/41/012009 dated 29 January 2009 concerning the Changes on the Appendix of Director’s Decree No. Old-age Benefits.05 billion.744.05 miliar. KEP/41/012009 tanggal 29 Januari 2009 tentang Perubahan atas Lampiran Keputusan Direksi No. the waiting time for the payment of JHT claims for participating workers who are laid off from work has been reduced from six months to one month. Changes in Laws and Regulations that may have significant bearings to the Company. KEP/240/122006.64% from claims payment in 2008 of Rp3. . Uraian mengenai perubahan kebijakan akuntansi .84 miliar merupakan 141. : 68 Tahun 2009 tentang Perlakuan Pajak Penghasilan atas Pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT).81% of the budget for 2009. Description of changes in Laws and Regulation that may have significant bearings to the Company: .Pursuant to Government Regulation No : 68 of 2009 on the Treatment of Income Tax on the Payment of Old-age Benefits (JHT). • Tarif PPh dari semula progresif menjadi single rate yaitu 5%.789.Sesuai Keputusan Direksi No.Pursuant to Government Regulation No. • The Income tax rate that was previously progressive was amended to a single rate of five per cent. : KEP/214/082009 on Additional Technical Guideline. berpengaruh kepada peningkatan jumlah pembayaran jaminan JHT tahun 2009 sebesar Rp5.Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. Dengan adanya perubahan ini maka dapat meningkatkan manfaat JHT kepada peserta dikarenakan jumlah pajak yang dipotong lebih rendah. the following stipulation is applied : • Deductible Taxed Income was amended from previously Rp. 16.Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 15. : KEP/214/082009 tentang Petunjuk Teknis Tambahan. Sistem Dan Prosedur Untuk Kasus Penyelesaian Pembayaran Jaminan Kecelakaan Kerja.25 million to Rp50 million. and increasing by 54.64% dari pembayaran jaminan tahun 2008 sebesar Rp3. : 01 Tahun 2009 tentang Perubahan Keenam Atas PP 14/1993 ditetapkan bahwa masa tunggu pencairan klaim JHT bagi TK yang berhenti bekerja diturunkan dari 6 bulan menjadi 1 bulan. it was stipulated several changes in accounting policies of fixed assets as the implementation of PSAK 16 (the 2007 revised). and Death Benefits. : 01 of 2009 on the Sixth Amendment on PP 14/1993. ditetapkan perubahan sebagai berikut : • Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) semula Rp25 juta menjadi Rp50 juta. PT Jamsostek (Persero) in 2009 pursuant to the Board of Directors Nomor : KEP/163/062008 on 25 June 2008 provided a car loan facility to structural officers for a period of 48 months of Rp140 million each at zero interest rate and 2% of administration fee. which is not to reclassified into the account of unappropriated benefits. 102 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . PT Jamsostek pada tahun 2009 sesuai Surat Keputusan Direksi Nomor : KEP/163/062008 tanggal 25 Juni 2008 memberikan fasilitas pinjaman kendaraan roda empat (car loan) kepada pejabat struktural selama 48 bulan masing-masing sebesar Rp140 juta rupiah dengan bunga nol persen dan biaya administrasi 2%. c.c. Systems and Procedures on the Settlement Case of Claims Payment of Work-related Accidents.Pursuant to Director’s Decree No. KEP/240/122006. which covers residue in value changes of several fixed assets.789. With these amendments. Discussion on Changes to Accounting Policies . masa manfaat renovasi aset tetap dan pengaturan aset dimiliki untuk dijual. accounting for 141. benefit period on the renovation of fixed asset and the treatment of assets for sale. 15.81% dibandingkan jumlah yang dianggarkan pada tahun 2009. . atas cek yang sudah lebih dari 70 (tujuh puluh) hari akan dilakukan pembatalan penetapan jaminan dan tidak direklas ke akun jaminan belum dicairkan.Pursuant to the Board of Directors No. Uraian mengenai perubahan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap perusahaan: Uraian mengenai perubahan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap perusahaan: . which impacted on the increase of the amount of JHT claims being paid in 2009 of Rp5.744. .84 billion. for cashier checks of more than 70 (seventy) days will apply full cancellation of benefits and payment due. yaitu meliputi perubahan nilai residu atas beberapa jenis aset tetap tertentu. Jaminan Hari Tua dan Jaminan Kematian. members receive more benefits since the amount of tax being withheld is lower. tumbuh 54.Sesuai Keputusan Direksi No. 16.

. which previously was presented in the same account as that of sales tax. jenis laporan keuangan yaitu adanya perubahan laporan aktivitas menjadi laporan kinerja. Placement of this deposit is derived from cash-in-bank balance that is restricted in its use. serta perubahan pos-pos laporan keuangan secara spesifik. antara lain pelaporan keuangan yang mengacu kepada akuntansi dana (fund accounting) dari sebelumnya mengacu kepada PSAK 45 (Akuntansi Nirlaba).In 2009 there were several new accounting posts in the financial statements of PT Jamsostek (Persero) as a result of the change in the accounting policies. . Penempatan deposito ini bersumber dari saldo Bank yang dibatasi penggunaannya yang belum dimanfaatkan atau disalurkan. • Transfer of the Construction Service Program Funds to Head Office An account that is used to post withholding tax on capital gain from the sale of bonds.. • Income Tax on Capital Gain form Bonds An account that is used to post withholding tax on capital gain from the sale of bonds.PT Jamsostek (Persero) selaku entitas pengelola Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) yang diakui sebagai Entitas Bertujuan Khusus (EBK) sejak tahun 2008. • Beban PPh Capital Gain dari Obligasi Merupakan akun yang dipergunakan untuk menampung pemotongan beban PPh atas capital gain penjulan obligasi yang sebelumnya disajikan secara gabungan dengan pajak penjualan.PT Jamsostek (Persero) as the entity that manages the Fund for the Welfare Improvement of Members (DPKP) that has been recognized as a Special Purpose Entity since 2008. Based on this decision. which previously was presented in the same account as that of sales tax. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 103 . • Transfer Dana Program Jasa Konstruksi Ke Kantor Pusat Merupakan akun yang dipergunakan untuk menampung pemotongan beban PPh atas capital gain penjulan obligasi yang sebelumnya disajikan secara gabungan dengan pajak penjualan.Pada tahun 2009 terdapat beberapa pos baru dalam laporan keuangan PT Jamsostek (Persero) yang disebabkan oleh perubahan kebijakan akuntansi. yaitu : • Deposito Yang Dibatasi Penggunaannya Merupakan akun yang dipergunakan untuk menampung penempatan deposito yang telah ditentukan penggunaannya untuk transaksi tertentu dan tidak dapat dipergunakan secara bebas dalam transaksi operasional perusahaan. among which are the financial reporting that is based on financial accounting instead of the previous one that referred to PSAK 45 (Non-profit Accounting). menetapkan Pedoman Akuntansi DPKP yang baru sesuai Keputusan Direksi No. penyajian laporan keuangan baik neraca maupun laporan aktivitas. All of these changes impacted on the consolidated financial statements of PT Jamsostek (Persero) since the DPKP Program qualifies as a Special Purpose Entity that is fully consolidated into the financial statements of PT Jamsostek (Persero). several changes were made to the basic policies of the DPKP accountancy. • Beban Pakaian Dinas Manajemen Merupakan akun yang dipergunakan untuk menampung pembayaran pakaian dinas bagi Direksi dan komisaris. as follows: • Deposits with Restricted Use An account that is used to post the placement of deposits that have been appropriated for certain use or transactions and are prohibited for operational use. : KEP/320/122007. terdapat banyak perubahan mendasar atas kebijakan akuntansi DPKP. . Seluruh perubahan ini berdampak kepada laporan keuangan konsolidasian PT Jamsostek (Persero) karena Program DPKP memenuhi persyaratan sebagai EBK sehingga dikonsolidasikan dalam laporan keuangan konsolidasian PT Jamsostek (Persero). has formulated the new DPKP Accounting Guideline pursuant to the Board of Directors Decision No : KEP/320/122007. • Management Official Attire Expense An account that is used to post expenses for the official attire of the Directors and Commissioners. Changes were also made on certain financial posts to make them more specific. the type of financial reporting that has been changed from that of an activity report to a performance report . Sesuai Keputusan ini.

PPh Articles 23.676.407. bringing the total amount of deficit to Rp6.067.74% from that of Rp282.853 telah disetorkan dengan Surat Setoran Pajak ke Kas Negara melalui Bank persepsi pada bulan Mei 2010. and PPh Article 26 withholds. 2.441. the activities of PT Jamsostek (Persero) are classified into two main categories.676. Dalam pemenuhan kewajiban administrasi perpajakan.918.666.843 and monthly installment of PPh Article 25 from January to December 2009 amounted to Rp276.481.429. PPh Pasal 23.067.484. Sedangkan pemenuhan kewajiban PPN dan PPnBM bersifat sentralisasi dimana pemungutan dan penyetoran atas kegiatan persewaan ruangan gedung kantor hanya dilakukan Kantor Pusat.441.666.407. for which the Company has fully paid to the State Treasury through the accepting bank in May 2010.016. Pengungkapan yang berhubungan dengan Perpajakan A. the fulfillments of the tax liabilities are in accordance with prevailing tax regulation.06/KP. Dari laporan keuangan akuntansi periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2009 laba usaha sebelum pajak atau laba akuntansi (komersial) sebesar Rp1. The business activity that is similar to an Insurance Company such as the Employment Accident Benefit (JKK).067. Kep 28/WPJ. From the financial statements for the year period of 1 January-31 December 2007. undertaken by Head Office and Branch Office throughout Indonesia.918 setelah dilakukan rekonsiliasi fiskal sesuai ketentuan perpajakan diperoleh Penghasilan Kena Pajak Tahun 2009 sebesar Rp1.424.016. in which PPN and PPnBM are withheld and paid for by sellers. which carried out from Head Offices. the operating profit before tax for accounting (commercial) purposes amounted to Rp1.4-051. 2. and applied with the progressive tax tariff rate pursuant to Article 17 of the Income Tax Laws of 2008.883. Taxes Disclosure A.333.0103/1996 with the line of business of Premises Rental Service.333. On the Balance Sheet Report of Fiscal year.341.784. menyetorkan pajak pada setiap pembayaran atas jasa sehubungan dengan pekerjaan yang bersifat desentralisasi yaitu kewajiban tersebut dilaksanakan di Kantor Pusat dan Seluruh Kantor Cabang Jajarannya di seluruh Indonesia. 17. Program Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) serta bersifat Taxable.829 with payable income tax of Rp298.441. In the fulfilment of its tax liability administration.853 as at year-end 2009. sehingga akhir tahun 2009 kekurangan sebesar Rp6. After fiscal reconciliation for tax purposes in line with prevailing rules of 2009 to a total amount of Rp1. the accrued amount of corporate income tax payable for the year 2009 amounted to Rp298.800.016. 104 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .843 dan angsuran PPh Pasal 25 masa Januari sampai Desember 2009 sebesar Rp276.480 have been reported in the annual tax return form (SPT Tahunan PPh Badan Tahun) 2009 to a total amount of Rp16.829.484.067.491. Sedangkan untuk kegiatan pengadaan barang dan jasa kena pajak pemenuhan kewajiban perpajakan dilakukan sebagaimana peraturan pajak yang berlaku.784.883.349.0103/1996 di bidang Jasa Persewaan Ruangan.792.829 dengan pajak terhutang sebesar Rp298.016. Dalam laporan keuangan Laba/Rugi Fiskal diperoleh Penghasilan Kena Pajak sebesar Rp1. 01.349.06/KP. PT Jamsostek (Persero) sebagai pemberi kerja dalam memenuhi kewajiban administrasi PPh Pasal 21. PT Jamsostek (Persero) as the employer that is responsible for the tax administration of PPh Article 21. Pajak Penghasilan Badan PT Jamsostek (Persero) sebagai Wajib Pajak Badan dengan NPWP No.312. maka kegiatan PT Jamsostek (Persero) dikelompokan menjadi 2 (dua) kegiatan usaha.312.800 in 2008. Death Benefit (JK) and Health Care Benefit (JPK) programs which are taxable.163. dan PPh Pasal 26 adalah memotong.883.000 dan dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) terhitung pada tanggal 20 Mei 1991 dengan Surat No.481.480.484.792. Whereas for the purchases of goods and services that are liable for tax.441.341. Whereas the fulfilment of PPN and PPnBM taxes are centralized in nature in which the withholding and payment of taxes in connection with the lease of office premises.829. namely: 1.000 and designated as a Business with Tax Liability (PKP) effective 20 May 1991 through Letter No. yaitu: 1. Kegiatan usaha sejenis dengan Perusahaan Asuransi yaitu Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Corporate Income Tax PT Jamsostek (Persero) as Corporate Tax Payer with Tax Identity (NPWP) No. the Taxable income are amounted to Rp1. 01. and pay taxes of every payment on services in connection with outsourced works. an increase of 5.484. yaitu pemungutan PPN dan PPnBM oleh penjual. jika dikalikan dengan tarif progresif pasal 17 UU Pajak Penghasilan Tahun 2008 maka besarnya pajak penghasilan terhutang masa pajak 2009 adalah sebesar Rp298.491.001.74% dari pajak penghasilan terhutang masa pajak 2008 sebesar Rp282.883.163. The business activity that is similar to that of a Pension Fund with Fixed Contribution such as the Old Age Benefit (JHT) Program that is non taxable. Kegiatan usaha sejenis dengan perusahaan Dana Pensiun Iuran Pasti yaitu Program Jaminan Hari Tua (JHT) dan bersifat Non Taxable.4-051.480 telah dilaporkan dalam SPT Tahunan PPh Badan Tahun 2009 sebesar Rp16. Kep-28/WPJ.480 naik 5.001.17.

583.583.488 (1.491.341.154.792.781.963.447.829 1.660.415) 8.547.326.853) Deferred (Prepaid) of Corporate Income Tax laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 105 .566) 6.976 9.030.450.514.155.349 PROFIT AFTER TAX Installment of PPh Article 25 Pendapatan Iuran Beban Jaminan Beban Cadangan Teknis PENDAPATAN BERSIH IURAN PENDAPATAN INVESTASI BEBAN INVESTASI PENDAPATAN INVESTASI NETTO TOTAL PENDAPATAN USAHA Pendapatan Pengelolaan Atas Dana Investasi JHT BEBAN USAHA Beban Pengelolaan Atas Dana Investasi JHT LABA USAHA Pendapatan lain-lain Beban Lain-lain Pendapatan Bersih Lain-lain LABA USAHA KOTOR Bagian Peserta Atas Hasil inv.971 153.147.826.859) (971.971 602.407.964 9.154.231 756.363.304.181.368.745.586.153) 945.880.496.016.569) (811.801 1.940 971.558 15.214.154.586.980.219) 11.626.262.272 (11.016.918 (298.906.051.944.004.482.480) 189.537.944.634.333.488) 834.028.159.536.964.808.895.968.859) (8.479.660.335.003.569) (209.493) 1.666.262.205.183.843 (6.271.807.417.413) 1.745.003.326.116 113.335.163.447.883.272 Contribution Proceeds Claim Expenses Technical Reserve NET CONTRIBUTION REVENUE INVESTMENT INCOME INVESTMENT EXPENSES NETT INVESTMENT INCOME TOTAL OPERATING REVENUE Pendapatan Pengelolaan Atas Dana Investasi JHT OPERATING EXPENSE Beban Pengelolaan Atas Dana Investasi JHT OPERATING PROFIT Other Revenue Other Expenses Other Net Revenue GROSS OPERATING PROFIT Members Share of JHT Investment Proceeds PROFIT BEFORE TAX Income Tax Pendapatan (Beban) Pajak Tangguhan 768.415 (8.205.000.155.663.663.312.644.915.488 (7.745.202 15.547.Laporan Pendapatan dan Beban JhT & Non-JhT (Audited) Komersial & Fiskal periode 31 Desember 2009 JhT & Non-JhT (Audited) Income and Expenses for periode of 31 December 2009.155.484.181.899.537.548) 1.067.640 971.829 (298.635) 3.062.635 (7.428.488) 7.971 602.051 (1.368.579.202 DPP Fiskal Description DPP Fiscal 2.262.050 (217.000.528.202 756.968.963.207.836.205.413 (1.713 15.784 16.295.067.154.916.309.583.836.349.519) 553.051 (1.262.822.502.220.154. JHT LABA SEBELUM PAJAK Pajak Penghasilan Pendapatan (Beban) Pajak Tangguhan Hak Minoritas LABA SETELAH PAJAK Kredit Pajak PPh Pasal 25 Kredit Pajak PPh Pasal 23 PPh Badan (Lebih) Kurang Disetor 756.801 (1.774) 551.152.502.516.644.911.153) - Beda Waktu Difference of Time 31 Desember 2009 602.635 11.441.811.812.537.363.892.963.391 (551.557.116 1.822.480) 189.468.895.944.272 1.304.873.003.381.183.424. Commercial & Physical Total Laporan Rugi/Laba 2009 Uraian Total Report on Profit/Loss of 2009 2.667.239 Beda Tetap Fixed Difference 31 Desember 2009 (8.227) (971.003 276.214.586.119.934 113.484.331 (6.271.618 7.916.883.514.155.532.155.441.269.295.390.

331.493.482.152.000 = Rp991.742.429 Beban Pajak Tangguhan atau Pendapatan Pajak Tangguhan secara cash tidak mempengaruhi laba akuntansi (cash in atau cash out tidak ada) tatapi lebih untuk memberikan gambaran kepada pengguna Laporan Keuangan adanya potensi pajak dimasa mendatang sesuai dengan PSAK-46.750.718 3. Penyisihan Peny Langsung TOTAL = Rp831.131.742 B.723.966. The amount of deferred taxes (PSAK-46) of PT Jamsostek (Persero) for the year 2009 is recognized in the Balance Sheet 2009.000.601. Perbedaan temporer Laporan Neraca 2009 sebesar Rp991.493.265.500.131.478 3.500. Deferred Tax (PSAK – 46) Deferred tax represents the amount of payable income tax or proceeds from income tax for the following period as a result of temporary balance (due to time difference) as well as from loss carry forward.443 = Rp3.079.261.152.000 = Rp991.948. Adapun perhitungan pajak tangguhannya sebagai berikut : Aktiva Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets Aktiva Pajak Tangguhan 2007/Deffered Tax Assets 2007 Aktiva Pajak Tangguhan 2008/Deffered Tax Assets 2008 Aktiva Pajak Tangguhan 2009/Deffered Tax Assets 2009 Pendapatan Pajak Tangguhan/Deffered Tax Revenue The increasing Deferred Tax Income was due to the increase in temporarily difference from the technical reserve expenses account and the post service awards account.131.725.B.773. The calculation of deferred taxes is as follows: Tax base Tax Base 2. Beban Pajak Tangguhan atau Pendapatan Pajak Tangguhan secara cash tidak mempengaruhi laba akuntansi (cash in atau cash out tidak ada) tatapi lebih untuk memberikan gambaran kepada pengguna Laporan Keuangan adanya potensi pajak dimasa mendatang sesuai dengan PSAK-46.210.970 598.680.482.131.370 802.742 149.718 Tarif Pajak Tax Rate 25% 25% 25% 25% Aktiva Assets 652.799 991.891 = Rp13.131.106.750. The Profit/Loss approaches had only resulted in total amount of deferred tax in the current year (expense/income from deferred tax) which constitutes a movement from deferred tax liabilities account at the balance sheets.629.43 terdiri dari akun-akun temporer adalah sbb : • Beban Cadangan Teknis • Kewajiban Imbalan Pasca Kerja • Penyusutan & Amortisasi • Penyisihan Piutang Iuran • Cad.611.742 Kenaikan pendapatan pajak tangguhan disebabkan karena kenaikan perbedaan temporer dari akun beban cadangan teknis dan akun penghargaan purna jasa.327.891 = Rp13.751 = Rp56.659 = Rp87. Pendekatan laporan laba/rugi hanya menghasilkan jumlah pajak tangguhan tahun berjalan (beban/penghasilan pajak tangguhan) yang merupakan pergerakan (movement) dari akun /kewajiban pajak tangguhan di neraca.106.43 which was comprises of temporarily account as follows: • Technical Reserve Expense • Post Service Awards • Depreciation and Amortization • Allowance for Contribution Receivables TOTAL = Rp831.500.742. The amount of temporary balance in 2009 was Rp991.266. 106 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Pajak Tangguhan (PSAK – 46) Pajak Tangguhan adalah Jumlah beban pajak penghasilan terutang atau penghasilan pajak penghasilan untuk periode mendatang sebagai akibat adanya perbedaan temporer (beda waktu) dan sisa kompensasi kerugian (lost carry forword). Perhitungan pajak tangguhan PT Jamsostek (Persero) Tahun 2009 sesuai PSAK-46 menggunakan pendekatan Laporan Laba/ Rugi dan Laporan Neraca 2009.773.517.265.659 • Provision Contribution Receivables = Rp87.443 = Rp3.500.526.079.793.431.261.266.500.751 = Rp56.

046.19/KP. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 107 . 5.000. 00003/206/07/051/09 sebesar Rp63.950/USD1.026 23. Trasaksi dalam mata uang asing dikonversi ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs pada saat transaksi dilakukan.891.950/USD1. C. Audit Pajak Penghasilan Badan Masa Pajak 2007 Pada Tahun 2009 Tahun 2009 KPP BUMN melakukan Audit Pajak atas SPT Badan 2007 dengan Surat tugas Nomor : 002/WPJ.279 atas kurang bayar tersebut PT.500. The Audit of Corporate Tax Offices for Tax Period of 2007 and 2009 In 2009 the Tax Office of SOE undertook a Tax Audit on the Corporate Income Tax Filing of 2007 with Assignment Letter No : 002/WPJ. Assets And Liabilities In foreign Exchange Currency PT Jamsostek (Persero) do not have any obligation towards foreign exchange currencies.C. B/4935/062009. The said Audit Result of 11 May 2009 issued a Stipulation Letter of Under-Paid Tax (SKPKB) No. Aktiva dan Kewajiban Moneter Perusahaan dan Anak Perusahaan dalam mata uang asing dikonversi ke dalam Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia.Jamsostek (Persero) telah mengajukan keberatan melalui surat No.241. B/4935/062009 .891. The foreign currency deposit as at 31 December 2008 amounted to USD828.891.Jamsostek (Persero) duly submitted an appeals letter No.626 7. 3.000 dengan kurs Rp10. Transaction in foreign exchange currency are converted into Rupiah at the prevailing exchange rate during the period of transaction was made. although the appeals process does not postpone payment obligation and the said amount was fully paid by PT Jamsostek (Persero) by means of installment from June to December 2009 with the following schedule: Hasil Audit KPP BUMN tanggal 11 Mei 2009 diterbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) No. 2.0305/2009. Pada tanggal Neraca.000. Terdapat aset dalam mata uang asing yaitu dalam bentuk deposito Dolar Amerika per 31 Desember 2009 sebesar USD828.450.279. namun seluruhnya telah dicairkan dan dikonversikan ke dalam rupiah.Desember 2009 dengan rincian sbb : No No 1. Aset dan Kewajiban dalam mata uang asing PT Jamsostek tidak memiliki kewajiban dalam mata uang asing.241.19/KP. PT. 18.0305/2009. 00003/206/07/051/09 of Rp63.000 63.720.000 at the nominal exchange rate of Rp10.597.627 8. Selisih kurs yang timbul dari penyelesaian atau konversi aktiva dan kewajiban moneter Perusahaan dan anak perusahaan dibebankan dalam kegiatan usaha pada tahun berjalan.279 18. At closing date of Balance Sheet.500.241. all of which however was withdrawn and converted into Rupiah.597. Foreign currency translation gains or losses from these transactions are recognized in the profit-loss statements of the Company in the current year. Assets and Liabilities of the Company and Subsidiaries Company in foreign currency denominations are converted into Rupiah based on the middle currency exchange rate of Bank Indonesia.720. total Pembayaran Tanggal Setor Date of Transfer 10 juni 2009 31 agustus 2009 30 september 2009 30 oktober 2009 01 Desember 2009 Tanggal Lapor Date of Report 22 juni 2009 07 september 2009 13 oktober 2009 20 nopember 2009 11 januari 2010 Jumlah (Rp) Total (Rp) 16.namun proses keberatan tidak menunda pembayaran dan kekurangan tersebut telah dilunasi PT Jamsostek dengan cara mengangsur dari bulan Juni . 4.000 7.

mitra dalam kebersamaan a partner in togetherness TATA KELOLA PERUSAHAAN gooD CorPorate governanCe 108 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

The implementation of the above principles of Good Corporate Governance contributes to the attainment of JAMSOSTEK’s vision to become a trustworthy provider of social security for employees with the emphasize of excellent and the utmost benefit towards all members. akuntabilitas. This. Pengembangan dan penerapan tata kelola perusahaan yang mengacu pada best-practice standards di lingkungan kerja JAMSOSTEK diharapkan dapat memenuhi kepentingan segenap stakeholder secara seimbang. Untuk itu. yang merupakan prinsip dasar dari Tata Kelola Perusahaan yang Baik guna menunjang pencapaian visi JAMSOSTEK untuk menjadi lembaga penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja terpercaya dengan mengutamakan pelayanan prima dan manfaat yang optimal bagi seluruh peserta. accountability. responsibility. Manajemen telah menempatkan kebijakan Good Corporate Governance.Pokok-pokok Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan PT Jamsostek (Persero) Tahun 2009 A. selain juga membuka peluang bagi pertumbuhan jangka panjang yang berkesinambungan bagi Perseroan. JAMSOSTEK had a commitment to implement a corporate governance that adheres to best-practices standard. The Company interact with all of the stakeholders within the efforts of building trust. Menengok ke pengalaman dan citra Perseroan di masa lalu. as a key framework for future growth. independence. 40 of 2007 and the Company’s Article of Association. pursuant to Limited Liability Law No. it becomes painfully clear that JAMSOSTEK stands to gain much from the benefits of adhering to Good Corporate Governance. berikut penerapannya. Basic Consideration As a company that is a beacon of hope for millions of employees in Indonesia. Hal ini hanya dapat ditempuh jika Perseroan menjunjung tinggi asas keterbukaan. To that end. JAMSOSTEK memiliki komitmen dalam mengimplementasikan tata kelola perusahaan yang mengacu pada standar praktik terbaik. saling pengertian dan goodwill. the implementation of Good Corporate Governance at PT Jamsostek (Persero) is something that can neither be compromised nor postponed. tanggung jawab. The Implementation Of Good Corporate Governance at PT Jamsostek (Persero) in 2009 A.: 40 tahun 2007 dan Anggaran Dasar PT Jamsostek (Persero). Dasar Pertimbangan Sebagai perusahaan yang menjadi tumpuan harapan jutaan pekerja di Indonesia. maka semakin terasa betapa pentingnya serta manfaat tata kelola perusahaan tersebut bagi JAMSOSTEK. Pelaksanaan GCG pada PT Jamsostek (Persero) diawali pada tahun 2004 yang ditandai dengan pemetaan GCG oleh Konsultan Sofyan Djalil & Partner (SDP) dan pembangunan infrastruktur GCG yang diformalkan melalui Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) tahun 2007 yang diperbaharui pada tahun 2009 disesuaikan dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas No. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 109 . sebagai salah satu kerangka utama pengembangan Perseroan di masa depan. in addition to positioning the Company strategically in order to secure sustainable long-term growth opportunities. The development and implementation of corporate governance that is in line with bestpractice standards at JAMSOSTEK is expected to serve the interest of all stakeholders fairly and equally. which was marked with GCG mapping by the Consultant of Sofyan Djalil & Partner (SDP) and through the development of GCG infrastructure that is formalized in 2007 with Decision of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) and renewed in 2009. Looking back at the experience and image of the Company in the past. would only be achieved. independen dan adil dalam berinteraksi dengan para pemangku kepentingan. when interact with the stakeholders. penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik di PT Jamsostek (Persero) merupakan hal yang tidak dapat ditawar atau ditunda-tunda. Perseroan berinteraksi dengan para pemangku kepentingan yang berlandaskan pada upaya untuk menumbuhkembangkan kepercayaan. the Management has placed an emphasis on Good Corporate Governance policies and their implementation. The implementation of GCG at PT Jamsostek (Persero) was initiated in 2004. if the Company places a strong emphasis on championing the principles of transparency. understanding and goodwill. and fairness.

Penyampaian infrastruktur gCg sebanyak 18 Pedoman 6. Road Map Good Corporate Governance (GCG) Direksi PT Jamsostek (Persero) pada tanggal 30 Juni 2009 telah menetapkan Road Map GCG PT Jamsostek (Persero) tahun 2009-2013 sebagai berikut: B.2008 gCg (good Corporate governance) 2009 . 8. Road Map Good Corporate Governance (GCG) On 30 June 2009. terlaksananya risk based audit dan risk awareness untuk seluruh insan jamsostek 8. terbentuknya struktur Pengendalian manajemen yang berbasis risiko 8. Capaian Hasil assessment gCg tahun 2010 adalah 90% 2.2013 gCC (good Corporate Citizen) key Perfromance indicators: 1. 3. melakukan pemetaan gCg menyelesaikan rekomendasi hasil pemetaan gCg Pembangunan 8 pedoman gCg Penyesuaian standart operating Procedure Pelaksanaan sosialisasi & Penandatangan Pakta integritas membangun manajemen risiko Peningkatan sistem pengendalian manajemen/risiko Penurunan temuan auditor independen Capaian Hasil assessment gCg taaaaun 2008 : 85% 10. Penyampaian infrastruktur gCg sebanyak 9 Pedoman 6. Capaian Hasil assessment gCg tahun 2013 adalah 95% 2. etikal dan bertanggung jawab 110 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . membentuk budaya gCg OUTCOME • • Membangun GCG Peningkatan Kinerja dan kepatuhan • • Membentuk image perusahaan terpercaya Peningkatan citra • • Diakui sebagai perusahaan terpercaya Mencapai posisi perusahaan yang berintegritas. indeks pemahaman gCg insan jamsostek 65% key Perfromance indicators: 1. Capaian Perception index gCg tahun 2010 adalah 82% 3. 5. 2. Pembangunan infrastruktur gCg sebanyak 8 Pedoman 5. 6.2010 ggC (good governed Company) 2011 . Capaian Perception index gCg tahun 2008 : 80% key Perfromance indicators: 1. 7. Capaian Peningkatan kepatuhan tahun 2010 adalah 90% 4. Capaian Peningkatan kepatuhan tahun 2010 adalah 60% 4. sistem Pengendalian manajemen dan risiko pada proses bisnis 7. khususnya sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing system/ Wbs) dan penandatanganan Pakta integritas yang berkelanjutan 9. Capaian Perception index gCg tahun 20103 adalah 90% 3. restrukturisasi komite Dewan komisaris dan Direksi 7. the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) had determine the 2009-2013 GCG Road Map of PT Jamsostek (Persero) as follows: 2004 . Pembangunan infrastruktur gCg sebanyak 2 Pedoman 5. indeks Pemahaman gCg insan jamsostek 80% 11.B. Penguatan elemen struktural. Penerapan asas gCg. Pelaksanaan sosialisasi infrastruktur gCg. Peningkatan program Corporate social responsibility melalui program DPkP & kbl 10. 9. 4. operasional dan pemeliharaan sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing system / Wbs) 9.

KEP/228/092007 concerning the Code of Conduct that comprise of: . Tahun 2007 a. dengan kesimpulan hasil pencapaian penerapan GCG di PT Jamsostek (Persero) adalah 85. Long Term : 1 recommendation b. KEP/229/092007 tentang Pedoman Tata Kerja Komisaris dan Direksi (Board Manual) • Surat Keputusan Direksi No. participate in GCG socialization are amounted to 816 person c. b.Corporate Values .96% or secured a predicate “SOUND”. • The total number of person whom had signed the Integrity Pact are amounted to 1. KEP/227/092007 tentang Pedoman GCG (GCG Code) • Surat Keputusan Direksi No. e. KEP/229/092007 concerning Standard Operating Procedures for the Board of Commissioners and the Board of Directors (Board Manual) • The Director’s Decree No.Pakta Integritas • Surat Keputusan Direksi No. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 111 . The signing of the Integrity Pact was done simultaneously with the dissemination of the Board of Director’s Policy of PT Jamsostek (Persero) in 2008 to the entire working units within the Regional and Head Office: • The signing of the Integrity Pact initially began with the Board of Directors of PT Jamsostek’s (Persero).474 person • The total number of person whom. Year 2007 a. Komisaris dan Direksi telah menandatangani Daftar Khusus kepemilikan saham perusahaan.C. KEP/231/092007 tentang Pedoman Komite Etika. Good Corporate Governance (GCG) Milestone For The Year 2004 . Jangka Menengah : 30 rekomendasi c.2008 Year 2004 The GCG Mapping as an effort to build. Implementasi dan Sosialisasi Good Corporate Governance Sosialisasi infrastruktur GCG dan penandatanganan Pakta Integritas dilakukan bersamaan dengan sosialisasi kebijakan Direksi PT Jamsostek (Persero) tahun 2008 kepada seluruh unit kerja Kantor Wilayah dan Kantor Pusat: • Penandatanganan Pakta Integritas diawali oleh seluruh jajaran Direksi PT Jamsostek (Persero) • Penandatanganan Pakta Integritas oleh Kepala Unit Kerja dan Staf • Penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh Rekanan • Posisi penandatanganan Pakta Integritas sejumlah 1. The Board of Commissioners and the Board of Directors had signed a Special Register of shares ownership in the company. Medium Term : 30 recommendations c. as well implement Good Corporate Governance throughout PT Jamsostek (Persero). Jangka Panjang : 1 rekomendasi b. conducted by SDP (Sofyan Djalil & Partner) consultants. d.Business Ethics . • The signing of the Integrity Pact by all Partners. KEP/228/092007 tentang Pedoman Perilaku (Code of Conduct) yang meliputi: . sesuai laporan No. KEP/227/092007 regarding GCG Code • The Director’s Decree No.Integrity Pact • The Director’s Decree No. Short Term : 59 recommendations Tahun 2006 Pelaksanaan assessment atas penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance oleh Konsultan Independen. Direksi melepaskan jabatan lain di luar PT Jamsostek (Persero) yang tidak diperkenankan dalam peraturan perundangundangan yang berlaku. The completion and legalization of Good Corporate Governance infrastructure: • Directors Decree No.96% atau memperoleh predikat “Baik”. b. e. pursuant to report No. LAP997/Pw30/4/2008 dated 17 March 2008. d. and develop. The Board of Directors released all positions held in companies outside of PT Jamsostek (Persero) as required by prevailing rules and regulations. KEP/230/092007 concerning Guidelines on Conflict of Interest • The Director’s Decree No. Assessment GCG tahun 2007 dilaksanakan oleh BPKP. Penyempurnaan dan Legalitas atas infrastruktur Good Corporate Governance: • Surat Keputusan Direksi No. GCG Implementation and Socialization.474 orang • Posisi peserta sosialisasi GCG sejumlah 816 orang c.Tata Nilai Perusahaan . C. KEP/231/092007 concerning Guidelines for the Ethics Committee Code. The 2007 GCG Assessment was conducted by BPKP. Jangka Pendek : 59 rekomendasi Year 2005 The Company followed up on 90 Recommendations that resulted from the GCG mapping which are: a. LAP-997/Pw30/4/2008 tanggal 17 Maret 2008. Year 2006 An Independent Consultant carried out an assessment of JAMSOSTEK’s implementation of Good Corporate Governance principles with a total GCG Score equivalent to 80%. • The signing of the Integrity Pact by Head of Working Unit and Staff. dengan nilai Skor pencapaian penerapan GCG setara dengan 80%. Good Corporate Governance (GCG) Milestone Tahun 2004-2008 Tahun 2004 Pemetaan GCG pada PT Jamsostek (Persero) dilaksanakan oleh Konsultan SDP (Sofyan Djalil & Partner) dalam rangka pembangunan dan pengembangan serta implementasi Good Corporate Governance. Tahun 2005 Menyelesaikan tindak lanjut 90 rekomendasi hasil pemetaan GCG sebagai berikut: a. with the achievement results of GCG implementation within PT Jamsostek (Persero) are 85. KEP/230/092007 tentang Pedoman Benturan Kepentingan • Surat Keputusan Direksi No.Etika Bisnis .

lebaran dan lain-lain. To oblige all partners and Suggest all related parties to sign of the Integrity Pact. running text and any other publication materials. Extending reward to the Working Units based on Key Performance Indicator results with a Balanced Score Card platform throughout 2008. h. To formulate the Customers Reporting System (SPP)/Whistle blowing System (WBS) in order to provide an opportunity for public to report all violations concerning JAMSOSTEK employee through: • P. and so forth. KEP/04/Dekom/2008. Direksi dan Karyawan PT Jamsostek (Persero) tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun dan dari siapapun yang terkait dengan pelaksanaan tugas pengabdian kepada peserta Jamsostek melalui media massa. Pembentukan Komite Integritas/Pemantau Independen dari luar Perseroan: • AI Mulyadi Mamoer : Koordinator • Lukman Nulhakim : Anggota • Mas Ahmad Daniri : Anggota • Sabdono Surohadikusumo : Anggota b. c.Jamsostek. KEP/307/102008 . Penyusunan Pedoman Pengenalan dan Pengembangan Direksi dan Dewan Komisaris sesuai Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. g. To formulate the E-learning of GCG. The formulation of Technical Guidelines for the Board Meeting pursuant to the Decision of The Board of Directors No. Melakukan kampanye Pakta Integritas. KEP/307/102008. KEP/04/Dekom/2008. 112 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Pelaksanaan tugas Komite Integritas/Pemantau Independen: • Pelantikan Komite Integritas oleh Menteri Negara Penertiban Aparatur Negara pada tanggal 30 Januari 2008 • Penyusunan dan penandatanganan Charter Komite Integritas • Menyusun Program Kerja Komite Integritas tahun 2008 • Menerima. Pembentukan Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi compliance dan pengelolaan risiko. Penetapan dan Penilaian KPI berbasis BSC bagi masingmasing Komisaris dan Direksi sesuai Keputusan Direksi No. KEP/349/112008.id. j. and ensures that each Commissioners. The implementation of duties of the Integrity Committee/ Independent Surveillance: • The inauguration of the Integrity Committee by The Minister for the Alignment of State Apparatus on 30 January 2008 • The formation and signing of the Integrity Committee Charter • The formation of 2008 Integrity Committee Work Plan • To receive and examine the customer’s report • To encourage the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) to implement the GCG and Integrity Pact in an effective manner c. j. Box : 392/JKTM 12700 • E-mail : integritas@Jamsostek. Informasi pengelolaan perusahaan secara transparan dapat diakses melalui website: www. meneliti laporan pelanggaran • Mendorong Direksi PT Jamsostek (Persero) untuk melaksanakan GCG dan Pakta Integritas secara efektif. Membangun Sistem Pelaporan Pelanggaran (SPP)/Whistle blowing System (WBS) dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melaporkan pelanggaran oleh Insan JAMSOSTEK melalui: • P. Mewajibkan kepada Rekanan dan menghimbau kepada instansi terkait untuk menandatangani Pakta Integritas. k. The formation of Compliance and Risk Management Directorate in order to increase the function of compliance as well as risk management. running text dan publikasi lainnya. Penyusunan Pedoman Pelaksanaan Rapat PT Jamsostek (Persero) sesuai Keputusan Direksi No. d.f. The formulation of Guideline for the Implementation of PT Jamsostek (Persero) Meeting pursuant to Decision of The Board of Directors No. KEP/162/062008 f. e. g. l.co. Year 2008 a. Box : 392/JKTM 12700 • E-mail : integritas@Jamsostek. The KPI Determination and Assessment based on BSC towards each Commissioners and Directors pursuant to the Decision from the Board of Directors No. m. Penyusunan Pedoman Pengungkapan dan Klasifikasi Informasi g. To conduct an Integrity Pact campaign. Directors and Staff of PT Jamsostek (Persero) were not receiving any gift from anyone which related to the execution of their duties towards all members of JAMSOSTEK Program through mass media.id n. KEP/349/112008. bahwa Komisaris. f. e.co.co. Penilaian Key Performance Indicators yang berbasis Balance Score Card (BSC) dengan penetapan peringkat terbaik untuk masing-masing Unit Kerja tahun 2008. The formation of the Integrity Committee/Independent Surveillance from outside the Company: • Al Mulyadi Mamoer : Coordinator • Lukman Nulhakim : Member • Mas Ahmad Daniri : Member • Sabdono Surohadikusumo : Member b. h.id n. Insan JAMSOSTEK tidak menerima pemberian hadiah dalam bentuk apapun (termasuk parcel) dalam kegiatan ulang tahun. i.id.Jamsostek. Direktur Utama ditunjuk sebagai Ketua Forum Komite Integritas. Penyusunan Petunjuk Teknis Rapat Direksi sesuai Keputusan Direksi No.co. Membangun E-learning GCG. k. l. Preparation of Classification Guidance and Information Disclosure g. d.O. i. The information regarding the management of the Company could be access through the Company’s website: www. The President Director was appointed as Chairman of Integrity Committee Forum. Tahun 2008 a. To formulate the Acknowledgement Manual and Development of the Board of Directors pursuant to Decision from the Board of DIrectors of PT Jamsostek (Persero) No. Idul fitri. m. JAMSOSTEK employee was not receiving any gift (including parcels) during the anniversary. KEP/162/062008 f.O.

00 6. which is in accordance with Law No. Directors Decree No: KEP/22/122009 on the Appointment of the Board of Commissioners and the Board of Directors of Subsidiary Company i. Internal Audit Group Information Disclosure Commitment total 4. e. pursuant to the report of Ref: SPA.86 8.66 3. Year 2009 The issuance of Directors Decree regarding the GCG infrastructure. Biro Pengawas Intern Faktor Penialaian/ Weighing Factors 9.2009 results of GCG Assessment are as follows: No.2009 adalah sebagai berikut: 2.91 atau dengan predikat “Sangat Baik” dengan menggunakan 160 parameter sebagaimana halnya yang dilaksanakan pada Assessment GCG Tahun 2007 – 2008 oleh BPKP. yang telah ditetapkan melalui Keputusan Direksi yang meliputi : a. Keputusan Direksi No: KEP/354/122009 Tentang Board Manual c. Directors Decree No: KEP/355/122009 on Code of Conduct d. D. 2. h.51 90.00 100. Penyusunan Road Map GCG 2009-2013 yang ditandatangani Direktur Utama tanggal 30 Juni 2009.91 23. Purwoko & Associates (SPA) Consulting sesuai dengan Laporan Ref : SPA. Keputusan Direksi No: KEP/355/122009 Tentang Pedoman Perilaku d.24 4. i.00 27. Direksi d. e. Keputusan Direksi No: KEP/356/122009 Tentang Pedoman Benturan Kepentingan. Corporate Secretariat Bureau e.69 7.06 2009 6.93 8.55 85.00 27. Directors Decree No: KEP/200/082009 on the Determination of Integrity Committee / Independent Surveillance Charter g. 2. Keputusan Direksi No: KEP/22/122009 Tentang Pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris Anak Perusahaan. Directors Decree No: KEP/354/122009 on Board Manual c.98 7.00 10.00 25.88 22.85 24.95 2. The Board of Directors d.00 3.96 2008 6. Directors Decree No : KEP/199/082009 on the Whistle blowing System f. g. Keputusan Direksi No: KEP/353/12209 Tentang Pedoman GCG b.02. Purwoko & Associates (SPA) Consulting.91 Governance Aspect Roles and Responsibilities of the Shareholders GCG Policy GCG Implementation a. The 2009 GCG Assessment uses 160 appraisal parameters. Keputusan Direksi No: KEP/201/082009 Tentang Pengangkatan Anggota Komite Integritas / Pemantau Independen. as well as the 2007-2008 GCG Assessment which was conducted by the Financial and Development Supervisory Body (BPKP).LAP. which have been specified by Decision of the Board of Directors that includes the followings: a.00 2007 5.00 8.00 7.2010 dated 12 April 2010 with a total score of 90. Directors Decree No: KEP/201/082009 on the Appointment of the Integrity Committee Member / Independent Surveillance h. Pengungkapan Informasi Komitmen jumlah laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 113 . The 2009 GCG Assessment The 2009 GCG Assessment of PT Jamsostek (Persero) was conducted by Sodiq.00 3.95 24. Hasil Assessment GCG tahun 2007 . Keputusan Direksi No: KEP/199/082009 Tentang Pedoman Sistem Pelaporan pelanggaran (Whistle blowing System) f.97 4. Komite Komisaris c.31 3.LAP. The 2007 . D. 1.00 8. Biro Sekretariat Perusahaan e.00 2. Keputusan Direksi No: KEP/200/082009 Tentang Penetapan Charter Komite Integritas / Pemantau Independen.86 8. 40 tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar PT Jamsostek (Persero). 40 of 2007 regrading Limited Liability and the Article of Association of PT Jamsostek (Persero).67 6.09 4.79 21. Directors Decree No: KEP/353/12209 on GCG Manual b. 3.66 7.83 6.2010 tanggal 12 April 2010 dengan capaian skor 90. 5.00 2. The Assessment Results of Good Corporate Governance (GCG) and Perception Index 1.Hasil Assessment Good Corporate Governance (GCG) dan Perception Index 1. Commissioners b. Directors Decree No: KEP/356/122009 on Conflict of Interest.Tahun 2009 Penerbitan Keputusan Direksi tentang infrastruktur GCG dengan menyesuaikan dengan UU No. Assessment GCG Tahun 2009 Assessment GCG Tahun 2009 PT Jamsostek (Persero) telah dilaksanakan oleh Sodiq. Komisaris b.34 2.45 86. The formulation of the 2009-2013 GCG Road Map which was signed by the President Director on 30 June 2009.02. Committee under Commissioners c. Aspek Governance Hak dan Tanggung Jawab Pemegang Saham Kebijakan GCG Penerapan GCG a.91 or reaching out a predicate of “EXCEPTIONALLY SOUND”.

c.93 87. The Board of Commissioners The Board of Commissioners (BOC) duty is responsible for overseeing the management of the Company. serta memutuskan melalui voting. Berdasarkan laporan tersebut hasil pemeringkatan PT Jamsostek (Persero) adalah sebagai berikut : • Nilai skor tahun 2008 adalah 80.3. to approve the important resolutions of the Company. b.77 % 72.49 39. Pursuant to the report. the resolutions from the GMS as well as the prevailing laws and regulations. compare to that of 2007 with a total score of 72 it experience an increase of 12. dan jika dibandingkan dengan skor tahun 2007 sebesar 72 dengan mengalami kenaikan 12. sehubungan dengan hal-hal yang membutuhkan keputusan mayoritas pemegang saham. and to advise the Board of Directors (BOD) regarding the implementation of the Company’s Long-Term Business Plan. • PT Jamsostek (Persero) ditetapkan sebagai penyusun dan penyaji makalah terbaik. Specific description of the assessment results is as follows: No. Work Plan.18%. Dewan Komisaris Tugas Dewan Komisaris adalah melakukan pengawasan terhadap kebijakan Direksi dalam melaksanakan pengurusan perusahaan serta memberi nasehat kepada Direksi termasuk pelaksanaan Rencana Jangka Panjang Perusahaan. The Indonesian Institute For Coorporate Governance (IICG) telah menerbitkan Laporan Hasil Riset dan Pemeringkatan Corporate Governance Perception Index (CGPI) tahun 2008 pada bulan Desember 2009 dengan tema Good Corporate Governance dalam perspektif manajemen stratejik. • PT Jamsostek (Persero) was awarded as the best compiler and reporting presenter. Index Perception GCG yang dilaksanakan oleh Institute Indonesian Corporate Governance (IICG) a.77 dengan predikat Trusted Company (Perusahaan Terpercaya). GCG Perception Index was conducted by the Institute Indonesian Corporate Governance (IICG) a. especially in terms of decision making process.85 80. Hasil penilaian secara rinci adalah sebagai berikut : 3. menyetujui resolusi penting Perseroan. 4 Indikator Penilaian Self Assessment Makalah Observasi Dokumen jumlah Standar Standard 15 12 48 25 100 Skor Score 10. c. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan serta ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar dan Keputusan RUPS dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 1.05 80. The GMS hold the highest authority to elect and terminate a member of the Board of Commissioners and the Board of Directors. as well as to decide through pooling method. The Indonesian Institute For Corporate Governance (IICG) had published the 2008 Report of the Assessment and the Rating Results of Corporate Governance Perception Index (CGPI) on December 2009 under the theme of Good Corporate Governance in the perspective of strategic management. 2. the Articles of Association as well as regulations that related to the Articles of Association.29 20.77 with the predicate of Trusted Company.18%. in terms of certain aspects that needs a decision from the majority shareholders. RUPS memiliki wewenang untuk mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi. b. 114 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .77 Assessment Parameter Self Assessment Papers Observation Document total Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ tertinggi di Perseroan dalam proses pengambilan keputusan. the rating of PT Jamsostek (Persero) is as follows : • The 2008 score reached 80. 3.20 80.94 10.41 81. General Meeting of Shareholders (GMS) General Meeting of Shareholders (GMS) constitutes a highest organ in the Company.

unless the Company is having none of the Board of Directors in charge under specific conditions: . but also by pro actively supervise all aspects of the overall business of the Company. the duties and responsibilities of the Board of Commissioner is as follows: • Always obliged to the prevailing laws and regulations. KEP-14/MBU2007 dated 16 February 2007 regarding the termination and election of the Board members of PT Jamsostek (Persero). tetapi pengawasan dilakukan secara proaktif yang mencakup semua aspek bisnis Perseroan. sjukur sarto. In order to focus on the duties and responsibilities of each member of the Board of Commissioners. KEP-228/MBU/2008 dated 14 November 2008. SK Menteri Negara BUMN ini tidak mencabut SK terdahulu No. . the Article of Association of the Company and the resolutions from the GMS. KEP-14/ MBU2007 tanggal 16 Pebruari 2007 tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota-anggota Dewan Komisaris PT Jamsostek (Persero). • Beritikad baik dan dengan penuh tanggung jawab dalam menjalankan tugas untuk kepentingan dan usaha Perseroan. Bambang Subianto. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris Berdasarkan SK No.Komposisi Dewan Komisaris Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. Wahyu Hidayat to Mr. • Emphasizing the Company’s benefit and directly responsible to the GMS.Owned Enterprise of The Republic of Indonesia No. KEP/03/DEKOM/052009 tanggal 1 Mei 2009 dilakukan pembidangan tugas dan tanggung jawab dari masing-masing Dewan Komisaris sebagai berikut: Roles and Responsibilities of the Board of Commissioners Pursuant to Decision Letter No. wewenang dan kewajiban Direksi terhadap Perseroan dan pihak ketiga. KEP/03/DEKOM/052009. Wahyu Hidayat kepada Bapak Bambang Subianto. • Pengawasan dilakukan tidak hanya dengan memberikan atau tidak memberikan persetujuan atas tindakan-tindakan Direksi yang memintakan persetujuan Dewan Komisaris. • The overseeing process was conducted not only by approved or disapproved specific tasks undertaken by the Board of Directors that needs the approval from the Board of Commissioners. sehingga komposisi Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut: • • • • • komisaris utama komisaris komisaris komisaris komisaris : : : : : bambang subianto Herry Purnomo Drs. • Encompasses goodwill and responsibilities while doing its duties to the benefit of the Company. KEP/03/DEKOM/052009 dated 1 May 2009. ms Hariyadi bs. sukamdani rekson silaban Profile dari masing–masing Dewan Komisaris disajikan pada halaman 56 dan 57 dari Laporan Tahunan ini. the BOC is given the rights. from Mr. melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris No. the BOC must announce the GMS to elect a new member of the Board of Directors. • Pengawasan tidak boleh berubah menjadi pelaksanaan tugas-tugas eksekutif kecuali dalam Perseroan tidak mempunyai seorangpun Anggota Direksi dengan ketentuan: . Untuk memfokuskan tugas dan tanggung jawab dari masingmasing Dewan Komisaris. through the Decision letter of the BOC No.Dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah terjadi kekosongan Anggota Direksi. Dewan Komisaris harus memanggil RUPS untuk pengangkatan Anggota Direksi. • The overseeing process should not be change into conducting an executive tasks. sjukur sarto. The profile of each member of the Board of Commissioner is presented on page 56 and 57 of this Annual Report.While conducting the aforementioned tasks. Anggaran Dasar Perseroan dan Keputusankeputusan RUPS. authority and Board responsibilities towards the Company and third party. KEP-228/MBU/2008 tanggal 14 Nopember 2008 terjadi pergantian Komisaris Utama dari Bp. so as the composition of the Board of Commissioners are as follows: • • • • • President Commissioner Commissioner Commissioner Commissioner Commissioner : : : : : bambang subianto Herry Purnomo Drs. KEP/03/DEKOM/052009. the Company had determine a segregation of duties and responsibilities of the BOC member as follows: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 115 .Within 30 working day (at the latest) after the situation of none Directors in charge. Dewan Komisaris mempunyai tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: • Senantiasa mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. . • Melaksanakan kepentingan Perseroan dan bertanggung jawab pada RUPS. constitute the replacement of President Commissioner. sukamdani rekson silaban Composition of the Board of Commissioners Based on the Decision Letter of the Minister of State. bagi Dewan Komisaris berlaku semua ketentuan mengenai hak. The Decision from the Minister of SOE did not withdraw the previous Decision Letter No.Dalam melakukan tindakan pengurusan dimaksud. ms Hariyadi bs.

Direktorat Operasi & Pelayanan | Operation & Services Directorate Unit Kerja pada Direktur Utama. BPI (Biro Pengawasan Intern) | The Internal Audit Bureau 2. Pengembangan dan Informasi | Planning. antara lain seperti di bawah ini: The 2009 Performances of the Commissioners In accordance with roles and responsibilities of the Board of Commissioner throughout 2008. Dewan Komisaris telah menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya sesuai dengan peraturan yang ada. The Board of Commissioner is performing its oversight function by perceive and provide advice to all report from the Internal Audit Bureau on quarterly basis. Biro Pengawasan Intern diikutsertakan. The Board of Commissioner with the assistance of the Audit Committee is also actively participated in the selection of Public Accounting Firm that will audit the 2009 Financial Statement of PT Jamsostek (Persero). DPKP and PKBL. : 71/DK/082009 tanggal 14 Agustus 2009 tentang Tanggapan dan saran atas LHA Biro Pengawasan Intern sampai dengan bulan Juni 2009 yang terdiri dari LHA atas pemeriksaan khusus dan audit operasional. Direktorat Keuangan | Finance Directorate 3. yang terdiri dari | Working Unit under President Director. DPKP dan PKBL tahun 2009. the Board of Commissioner recommend that the Internal Audit Bureau is included on each activities that associated with monitoring each Division / Bureau.: 27/ DK/032009 tanggal 25 Maret 2009 tentang Optimalisasi Peran Biro Pengawasan Intern. Selain itu. Untuk mengoptimalkan peran internal audit sehingga terciptanya sistem pengawasan intern yang baik. Direktorat Operasi & Pelayanan | Operation & Services Directorate Kinerja Komisaris pada tahun 2009 Sesuai tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris selama tahun 2009. 27/DK/032009 dated 25 March 2009 on the Optimizing the Role of the Internal Audit Bureau.Nama Name Bambang Subianto Jabatan Position Komisaris Utama President Commissioner Unit Kerja Working Unit 1. 116 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . PKP (Biro DPKP & PKBL) | PKP (DPKP & PKBL Bureau) Herry Purnomo Komisaris Commissioner Sjukur Sarto Komisaris Commissioner 1. This feedback and suggestion were submitted through a letter No. Direktorat Umum & SDM | General Affairs & HR Directorate Komisaris Hariyadi BS Sukamdani Commissioner 1. the BOC had implement its function and responsibilities towards prevailing regulation which among others are: Direktorat Utama Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan dibantu oleh Komite Audit secara triwulanan. : 71/ DK/082009 dated 14 August 2009 on Response and Advice on LHA form Internal Audit Bureau as of June 2009 that comprises of LHA for special audit and operational audit. Dewan Komisaris dengan ditengarai oleh Komite Audit juga ikut berperan aktif dalam pemilihan Kantor Akuntan Publik untuk pemeriksaan Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero). To optimize the role of the internal audit and to create an adequate internal control system. Dewan Komisaris menanggapi serta memberikan saran atas laporan-laporan yang diterima dari Biro Pengawasan Intern. Surat No. Direktorat Umum & SDM | General Affairs & HR Directorate Rekson Silaban Komisaris Commissioner 1. Direktorat Perencanaan. Direktorat Investasi | Investment Directorate 4. Biro Humas | Public Relation Bureau 4. Tanggapan dan saran ini disampaikan dengan Surat No. Direktorat Investasi | Investment Directorate 3. 25/ DK/032009 dated 25 March 2009 on Response and Advice of the Board of Commissioners on the Operational Audit Report of the Internal Audit Bureau of PT Jamsostek (Persero) on the Assessment of Audit Results (LHA) as of March 2009. Dewan Komisaris menyarankan agar dalam setiap aktivitas yang berhubungan dengan pemeriksaan Divisi/ Biro. Direktorat Keuangan | Finance Directorate 2. dimana dengan surat Main Directorate The Board of Commissioners took the surveillance function with the assistance of the Audit Committee. Unit Kerjat Utama | Working Unit under President Director 2. Direktorat Perencanaan. thus through a Letter No. which comprises of: 1. Direktorat Kepatuhan & Manajemen Risiko | Compliance & Risk Management Directorate 3. Development and Information Directorate 2. Pengembangan dan Informasi | Planning. Development and Information Directorate 2. as well as Letter No. Direktorat Kepatuhan & Manajemen Risiko | Compliance & Risk Management Directorate 3. : 25/DK/032009 tanggal 25 Maret 2009 tentang Tanggapan dan Saran Komisaris atas Laporan Audit Operasional Biro Pengawasan Intern PT Jamsostek (Persero) atas laporan hasil audit (LHA) yang diterima sampai dengan bulan Maret 2009. maka dengan surat No. BSP (Biro Sekretariat Perusahaan) | Corporate Secretariate Bureau 3. In addition.

The Board of Commissioner had determine the winner of this bidding is Public Accounting Firm of Doli Bambang Sudarmadji & Dadang to audit the 2009 Financial Report of PT Jamsostek (Persero). Dewan Komisaris memerintahkan Direksi untuk melakukan pengadaan barang dan jasa atas Eksternal Auditor untuk pemeriksaan umum PT Jamsostek (Persero). : 08/DK/012009 tanggal 30 Januari 2009 untuk evaluasi Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero) Triwulan III. Surat No : 66/DK/072009 tanggal 31 Juli 2009 tentang Pengadaan Jasa KAP untuk mengaudit Laporan Keuangan tahun buku 2009 yang berisi penyampaian TOR (Term of Reference) atas pengadaan jasa KAP tersebut. : 42/DK/052009 tanggal 25 Mei 2009. the BOC evaluated the Financial Statements on a quarterly basis and provide suggestions on the said financial statements through Letter No. and Letter No.: 08/ DK/012009 dated 30 January 2009 for its evaluation of the III Quarter Financial Statements of PT Jamsostek (Persero). and the PKBL Work Plan and Budget (RKA PKBL) of PT Jamsostek (Persero) for the fiscal year 2009 with Letter No.No. Rencana Kerja dan Anggaran Dana Peningkatan Kesejahteraan Perusahaan (RKA DPKP) dan Rencana Kerja & Anggaran Program Kemitraan & Bina Lingkungan (RKA PKBL) PT Jamsostek (Persero) tahun buku 2009 dengan Surat No. In addition to Letter No: 42/DK/052009 dated 25 May 2009. karena adanya restatement atas Laporan Keuangan tahun sebelumnya. Guna mengetahui kendala atas penyaluran dana dari Biro PKP dan KBL. : 98/DK/112009 tanggal 16 Nopember 2009. dengan Surat No.: 100/ DK/112009 dated 12 November 2009 for its Evaluation of the 1st Half 2009 Performance of PT Jamsostek (Persero). In addition to that participation and in accordance with Letter No. maka Dewan Komisaris menyetujui perpanjangan waktu audit atas penyajian kembali laporan keuangan tahun lalu yang disesuaikan dengan peraturan yang ada dengan Surat No. a Letter No. Dalam rangka pengesahan Laporan Keuangan Audited. the Board of Commissioners laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 117 . and in the process of authorizing the Company’s budget. disamping itu. : 33/DK/042009 tanggal 6 April 2009 tentang tugas-tugas dari Komite yang ada pada Struktur Komisaris. maka dalam rangka pengesahan anggaran Perusahaan. the Board of Commissioners gave its response on the Company Work Plan and Budget (RKAP).6 March 2009. DPKP dan PKBL atas Laporan Keuangan tahun buku 2009. : 22/DK/032009 tanggal 12 Maret 2009 tentang Restatement Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero) tahun 2007 dan Perpanjangan Waktu Audit. Disamping itu. the Head of the Audit Committee accompanied by one of its members went on a working visit to the Blitar Branch Office. Moreover. To find out the obstacles faced by the PKP & KBL Bureau in disbursing funds. DPKP and PKBL. Dewan Komisaris memutuskan bahwa pemenang dari lelang pengadaan barang dan jasa KAP adalah Kantor Akuntan Publik (KAP) Doli Bambang Sudarmadji & Dadang yang akan melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero). Dewan Komisaris telah memberikan tanggapan atas Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP). the Board of Commissioners has approved extending the time required to audit the restated financial statements which were adjusted to conform with prevailing regulations via Letter No: 22/DK/032009 dated 12 March 2009 regarding Restatement of PT Jamsostek (Persero) Financial Statements 2007 and Extension of Audit Period. DPKP dan PKBL untuk tahun 2009. Dewan Komisaris telah melakukan evaluasi atas Laporan Keuangan secara triwulan serta memberi masukan serta saran atas laporan tersebut dengan Surat No. the Board of Commissioners recommend the Board of Directors to undertook the procurement of goods and services of the External Auditor for general audit of the 2009 Financial Statement of PT Jamsostek (Persero). Surat No. the BOC had inform the duties of said committees under their jurisdictions. DPKP dan PKBL. therefore in 2008.: 02/ DK/012009 dated 08 January 2009. maka pada tanggal 4 . and with the Letter No. 66/DK/072009 dated 31 July 2009 on Services Procurement of Public Accounting Firm to audit the 2009 Financial Statement that comprises of the Term of Reference (TOR) on the services procurement of Public Accounting Firm. Dalam rangka keikut sertaan tersebut. Dewan Komisaris dalam rapat dengan Direksi menyarankan agar dilakukan pembenahan atas Biro PKP. dengan bantuan Komite Audit. Direktorat Keuangan Sesuai dengan fungsi dan tanggungjawabnya. dan dengan Surat No. : 33/DK/042009 dated 06 April 2009 regarding the Duties of Committees under the organization structure of the Board of Commissioners.6 Maret 2009. Disamping itu. JAMSOSTEK had participated in the Annual Report Award to prove to public that every efforts that has been conducted by the Company were being set only to the importance and maximum benefit of all members. with the assistance of the Audit Committee. baik dari segi SDM maupun SOP yang berlaku pada saat ini. between 4 . maka pada tahun 2009 JAMSOSTEK mengikuti Annual Report untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa semua yang dilakukan Perseroan adalah semata-mata untuk kepentingan dan kesejahteraan peserta. Salah satu upaya untuk memperbaiki citra perusahaan serta menindaklanjuti amanat GCG tentang transparency atas Laporan Keuangan tahun buku 2008. DPKP and PKBL. Ketua Komite Audit dengan didampingi oleh salah seorang anggotanya melakukan kunjungan kerja ke Kantor Cabang Blitar. DPKP and PKBL One of the efforts of upgrading the image of the Company as well as to implement the GCG practices concerning the transparency of the Annual Report for fiscal year 2007. In order to validate the Audited Financial Statements. dengan Surat No. 56/DK/062009 dated 30 June 2009 on Services Procurement of Public Accounting Firm. Sehubungan dengan penerbitan Laporan Keuangan. the Board of Commissioners in its meeting with the Board of Directors recommended that the PKP Bureau should improved the current performance of HR Division as well as improving the SOP system. 98/DK/112009 dated 16 November 2009. Dewan Komisaris menginformasikan tugas dari komite-komite yang ada pada jajarannya. as stipulated on Letter No. Moreover.: 100/DK/112009 tanggal 12 November 2009 tentang Evaluasi atas Kinerja PT Jamsostek (Persero) Semester I tahun 2009. the DPKP Work Plan and Budget (RKA DPKP). : 02/ DK/012009 tanggal 08 Januari 2009. Finance Directorate In accordance with its function and responsibilities. In connection with the publication of the Financial Statements and the restatement of the previous year’s report. : 56/DK/062009 tanggal 30 Juni 2009 tentang Pengadaan Jasa Kantor Akuntan Publik.

74/DK/092009 dated 7 September 2009 through the consignment on said assessment results by inviting the GCG Team as its Source. the BOC continue to remind the BOD for developing the existing on-line system. the BOC had conducted several internal meetings to evaluate the assessment report of the previous corporate governance to perceive current weaknesses of the Company. 40 / 2007 regarding Limited Liability Corporations and Letter No. The revised was expected to broaden coverage of the investment posting to the safety real sector which could provide a higher return. both workers and companies. in order to increase the Company’s services towards all members. As the final form of the follow-up to the application of good corporate governance. maka Dewan Komisaris telah beberapa kali melakukan rapat intern untuk mengevaluasi hasil assessment dari tata kelola perusahaan terdahulu untuk mengetahui kelemahankelemahan yang ada pada Perseroan. In terms of non performing investment. Pengembangan dan Informasi Dalam rangka mendorong terciptanya transparansi pada PT Jamsostek (Persero). the Board of Commissioners signed an Integrity Pact through its letter No. Surat tersebut ditujukan kepada Menteri Negara BUMN RI dengan tembusan kepada Direksi PT Jamsostek (Persero). • To complete the suggestion of PP 22 year 2004 regarding the Management and Investment of JAMSOSTEK Fund. the DPKB and PKBL for 2008 through letter number: 42/DK/052009 dated 25 May 2009 regarding Board of Commissioners Report on the Financial Statements. • Menuntaskan penyempurnaan atas PP 22 tahun 2004 tentang Pengelolaan dan Investasi Dana Jamsostek dimana revisi draft penyempurnaan PP 22 tersebut sampai saat ini masih dalam proses kajian oleh Departemen Keuangan yang bertindak sebagai regulator.Dewan Komisaris telah memberikan laporan dan tanggapan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Audited PT Jamsostek (Persero).: 38/DK/042009 dated 24 April 2009.: 108/DK/122009 dated 15 December 2009 In compliance with Law No. the Board of Commissioners submitted its 2008 Activity Report to be inserted on the 2008 Corporate Management Report. Furthermore. : 108/DK/122009 tanggal 15 Desember 2009. • Approving the sales of non performing assets as well as the non-profitable shares. Planning. the BOC had suggested the BOD to undertake certain things as follows: • The Investment as well as the Compliance and Risk Management Directorate had immediately formulate the Highlighted of Investment Policy (GKBI) to detect the posting of investment risk in advance. • Surat Dewan Komisaris No. which among other are: • The BOC Letter No. DPKP dan PKBL tahun 2008 dengan Surat No. has submitted its report and response on the PT Jamsostek (Persero) Audited Consolidated Financial Statements. Disamping itu. DPKP dan PKBL tahun 2008. • Menyetujui penjualan aset-aset investasi yang bermasalah serta saham-saham yang tidak menguntungkan. This is reflected through several letter of the BOC to the BOD. Direktorat Perencanaan. dengan surat No. The letter was addressed to the RI State Minister for SOEs with a copy to the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). sehingga pelayanan yang diberikan kepada peserta baik berupa tenaga kerja maupun perusahaan dapat terus ditingkatkan. Revisi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan penempatan investasi ke sektor-sektor riil yang aman dan menjanjikan imbal hasil yang tinggi. : 42/DK/052009 tanggal 25 Mei 2009 tentang Laporan Dewan Komisaris atas Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero). Dewan Komisaris menyampaikan Laporan Kegiatannya selama tahun 2008 untuk dimasukan dalam Laporan Manajemen Perusahaan tahun 2008. Sebagai wujud akhir dari tindaklanjut diterapkannya Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Dewan Komisaris telah menandatangani Pakta Integritas . 40 tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas dan dengan surat nomor : 38/DK/042009 tanggal 24 April 2009. DPKP and PKBL of PT Jamsostek (Persero) tahun 2008. Direktorat Investasi Setelah menganalisa pertumbuhan dana Investasi dan hasil investasi yang dicapai. Dewan Komisaris telah menyarankan Direksi untuk melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut: • Direktorat Investasi dan Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko segera menuntaskan penyusunan Garis-garis Besar Kebijakan Investasi (GKBI) agar risiko atas penempatan investasi dapat dideteksi lebih awal. 68/DK/082009 dated 5 August 2009 on the results of the Company’s GCG Assessment in 2008. Dewan Komisaris secara berkesinambungan terus mengingatkan Direksi untuk mengembangkan sistem on-line yang ada. Sesuai dengan UU No. the Management had submitted a suggestion to the GMS to undertake the write-off. 118 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Development and Information Directorate In order to stimulate the implementation of transparency within PT Jamsostek (Persero). whereby the final draft of PP 22 revision is still under the assessment process by the Financial Department which acted as regulator. 74/DK/092009 tanggal 7 September 2009 dengan melakukan konsinyering atas hasil Assessment tersebut dan mengundang Tim GCG sebagai Narasumber. Atas investasi yang bermasalah telah diusulkan kepada Rapat Umum Pemegang Saham untuk melakukan penghapusbukuan. Investment Directorate After further analysis on the growth of the investment funds and its realization. • The BOC Letter No. Hal ini terlihat dari beberapa surat Dewan Komisaris kepada Direksi antara lain: • Surat Dewan Komisaris No. 68/DK/082009 tanggal 5 Agustus 2009 tentang Laporan hasil Assessment GCG PT Jamsostek (Persero) tahun 2008.

primarily in the effort to improve membership and the services provided for members. reactivated the Risks Management Committee within the Board of Commissioners. the Board of Commissioners always stresses that the Directorate for Compliance and Risks Management needs to take a more active role in accordance with its job description as well as existing company risks both from the investment side as well as the operations side. Internal Dewan Komisaris maupun melalui surat menyurat. : 34/DK/042009 tanggal 06 April 2009 tentang Kunjungan Kerja pada Unit Pelayanan Sangata dan Tanah Grogot. untuk mengefektifkan tugas – tugas Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko. Direktorat Operasi dan Pelayanan Dewan Komisaris memberikan perhatian khusus pada Direktorat ini. the Board of Commissioners in its minutes of Board of Commissioners internal meeting of 1 September 2009. armed with letter number 34/DK/042009 dated 06 April 2009 regarding Working Visits to the Sangata and Tanah Grogot Services Unit. the Board of Commissioners performed a self assessment on the performance of each member in 2009 with reference to Board of Commissioners Decision Letter No. Compliance and Risk Management Directorate In its responses to the Annual Report or Quarterly Reports as well as the meetings convened between the Boards of Commissioners and Directors. maka dalam tahun 2009 Dewan Komisaris telah melakukan self assessment atas kinerja masing-masing dengan mengacu pada SK Dewan Komisaris No. Penilaian ini dilakukan secara kolegial maupun secara individu untuk mengetahui apakah tugas – tugas yang diembannya telah sesuai dengan bidang tugas masing – masing serta perbaikan – perbaikan apa yang harus dilakukan untuk masa mendatang. : 79/DK/092009 tanggal 30 September 2009 tentang Database Kepesertaan yang Komprehensif. the Board of Commissioners and members of the Audit Committee made working visits to the mentioned Services Units and provided a number of inputs on them. untuk melihat dari dekat efektifitas keberadaan Unit Pelayanan pada PT Jamsostek (Persero). maka dengan surat No. Dewan Komisaris menanggapi Rencana jangka Panjang Perusahaan PT Jamsostek (Persero) tahun 2009 – 2013 dan memberikan masukan / saran atas kekurang – kekurangan yang ada pada masing – masing Direktorat sehingga untuk masa mendatang kinerja dari Direktorat tersebut dapat ditingkatkan The Board of Commissioners continuously monitors the development of the existing On-Line System on every occasion of meetings. : KEP/04/DEKOM/112008 tentang Penetapan dan Penilaian Key Performance Indicator Komisaris yang berlaku sejak tanggal 1 Nopember 2008. Consequently. : 29/DK/032009 tanggal 31 Maret 2009 yang ditujukan kepada Menteri Negara BUMN RI.Dewan Komisaris secara berkesinambungan terus memantau perkembangan atas Sistem On. internally among members of the Board of Commissioners. which in turn are intended to upgrade member satisfaction to JAMSOSTEK members. or via correspondence. This is shown in Board of Commissioners letter to the Board of Directors number 79/DK/092009 dated 30 September 2009 regarding the Comprehensive Membership Database. Oleh karena itu.Line yang ada sehingga dalam setiap kesempatan pertemuan baik dalam pembahasan rapat antara Direksi. To assess the performance of each member of the Board of Commissioners. the Board of Commissioners gave its response to the Long-Term Plan of PT Jamsostek (Persero) 2009-2013 and provided inputs/ recommendations on the deficiencies that it found in each Directorate so that its performance may be improved in the future. The assessment is performed both collegially and individually to ascertain whether the assigned duties indeed correspond to the scope of responsibilities of each respective Commissioner as well as the improvements that need to be made in the future. Untuk menilai kinerja atas masing – masing Dewan Komisaris. Dewan Komisaris dalam risalah rapat internal Dewan Komisaris tanggal 1 September 2009 mengefektifkan kembali keberadaan Komite Manajemen Risiko pada jajaran Dewan Komisaris. Dewan Komisaris dan anggota Komite Audit melakukan kunjungan kerja pada Unit Pelayanan tersebut dan telah memberikan beberapa masukan atas keberadaan Unit Pelayanan yang bersangkutan. Based on Letter No.: KEP/04/DEKOM/112008 regarding the Establishment and Assessment of Commissioners Key Performance Indicators that has been in effect since 1 November 2008. whether in discussion with the Board of Directors. The Operation and Services Directorate The Board of Commissioners pays special attention to this Directorate. : 29/DK/032009 dated 31 March 2009 which was addressed to the RI State Minster of SOEs. terbukti dengan banyaknya saran yang diberikan baik secara formal maupun informal. Saran untuk peningkatan ini secara umum tercantum dalam Laporan dan Tanggapan Dewan Komisaris atas pengesahan RKAP 2009 maupun Laporan Keuangan tahun 2008 terutama dalam upaya untuk meningkatkan kepesertaan serta pelayanan yang diberikan kepada peserta dalam upaya meningkatkan kepuasan peserta menjadi peserta JAMSOSTEK. The suggestions on improvement are generally included in the Board of Commissioners Report and Response to the authorization of the RKAP 2009 and the Financial Statements 2008. to get a closer look of the effectiveness of the Services Units in PT Jamsostek (Persero). laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 119 . Hal ini terlihat dari surat Dewan Komisaris kepada Direksi No. Disamping itu. to make the tasks of the Directorate for Compliance and Risks Management effective. Additionally. as evidenced from the sheer number of suggestions it gave both formally and informally. Berdasarkan Surat No. Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko Dewan Komisaris dalam tanggapan-tanggapan yang disampaikannya baik atas Laporan Tahunan maupun atas Laporan Triwulanan serta rapat-rapat yang diselenggarakan antara Dewan Komisaris dan Direksi selalu menekankan agar Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko agar lebih berperan aktif sesuai dengan job description yang ada serta risiko-risiko perusahaan baik dari segi investasi maupun dari segi operasional.

Rachmaiza Efidarmi Komite Audit: Audit Committee: 1. the Phillipines) Internal Control Best Practice for Financial Reporting One Day Forum 10-12 November 2009 Workshop 27-28 October 2009 Workshop A Guided Walkthrough of Risk Assessment Techniques 23 July 2009 Workshop Setting and Managing Corporate Risk Tolerance and Risk Appetite (Bali) 14-15 May 2009 120 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Khomsiyah (Anggota / Member) Jenis Pelatihan Type of Trainings Tema Theme Tanggal Date 10 Desember 2009 Workshop Excellence in Corporate Leadership From State-Owned Enterprise to World Class Competitors : Creating Innovative and Entrepreneurial State-Owned Firms (Makati. Dewan Komisaris telah melakukan pelatihan/workshop sebagai berikut: Trainings of the Board of Commissioners Throughout 2009. MS Hariyadi BS. MS Ketua Komite Audit / Komisaris Chairman of the Audit Committee / Commissioner Drs. Dewan Komisaris mengadakan rapat sebanyak 16 (enam belas) kali dimana 3 (tiga) rapat diantaranya merupakan rapat internal Dewan Komisaris dan 13 (tiga belas) rapat selanjutnya rapat Dewan Komisaris dengan Direksi. MS (Ketua / Komisaris) | (Chairman / Commissioner 2. The description of those meeting is specified bellow: Jumlah Rapat Total Meetings 16 16 16 16 16 Jumlah hadir Total Attendance 13 1 12 9 10 Prosentase (%) Percentage (%) 81% 6% 75% 56% 63% Pelatihan Dewan Komisaris Selama tahun 2009. MS (Ketua / Komisaris) | (Chairman / Commissioner 2. Sjukur Sarto. Adapun penjabaran frekuensi rapat Dewan Komisaris tersebut adalah sebagai berikut : Nama Name Bambang Subianto Herry Purnomo Drs. MS Ketua Komite Audit / Komisaris Chairman of the Audit Committee / Commissioner Anggota Komite Audit: The Audit Committee Members: 1. Drs. Sjukur Sarto. Drs. the Board of Commissioner had convened 16 meeting. the Board of Commissioner had undertook several training/workshops as follows: Nama Peserta Name of Members Drs. Sukamdani Rekson Silaban Meeting’s Frequency and the Attendance Level of the BOC In 2009. Sjukur Sarto. Khomsiyah (Anggota / Member) Komite Audit: Audit Committee: 1.Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Komisaris Pada tahun 2009. Rinaningsih 2. Sjukur Sarto. whereby the three out of 16 was the Internal BOC Meeting and 13 out of 16 was the BOC and BOD meeting. Sjukur Sarto.

200. dimana penetapan gaji. Therefore.000.880.000 21.600.000 21.000 untuk Dewan Komisaris dan Rp1.000.Fasilitas Dewan Komisaris.000 259. c. b.600.500.000.600.200. the Company appoints a Secretary of the BOC through the Decision from the Board of Commissioners Letter No. facilities and honorarium as follows: Nama Name Bambang Subianto Herry Purnomo Drs. This directive governing the salary/honorarium.000.000.000 259.000 21.000 a. MS Rekson Silaban Hariyadi BS.300. Ketetapan mengenai gaji/honorarium. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 121 . The Secretary of the BOC In order to expedite the implementation of its duties and under the Company’s expense. the BOC and the BOC’s Secretary are not allowed to allocate personal expenses to the Company.600.000 for the Commissioner’s Secretary.000 21.000 2.000 21.000 Total Total 319.200.000 259.400.000 21.600.Commissioners Facilities .000 untuk Sekretaris Dewan Komisaris.000 231.000 231. Gaji Dewan Komisaris .200.000 ThP/Bulanan Monthly ThP 24.880.000 231. a. Sjukur Sarto.000 2. c.000 490. Oleh karena itu.000 110.000.000 2.200.Monthly transport allowance amounting to 20% of salary/honorarium per month or maximum Rp3. KEP/02/DEKOM/1999 tanggal 9 Nopember 1999.000 21.000 21. Sukamdani Gaji Salary 24.000 2.Tunjangan transportasi per bulan sebesar 20% dari gaji/ honorarium per bulan atau maksimum Rp3.000 110. Di luar hal-hal yang diatur dalam ketetapan ini. . the BOC is entitled to retain the assistance from the Secretary. .200.000 231.000 2. which determined the salary. .324. fasilitas Dewan Komisaris serta honorarium sebagai berikut: Remuneration of the Board of Commissioners The remuneration for the Board of Commissioners for fiscal year 2009 were established in the GMS Resolutions regarding the approval of the Annual Report and endorsement of annual calculation for fiscal year 2008.200.600.600.000. Sekretaris Dewan Komisaris Untuk membantu kelancaran pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.000 ThP 2008 2008 ThP 288.200.000 Tunjangan Allowance 3.600. Salary of the Board of Commissioners .000.000.500. .000 490.000 for the Board of Commissioners and Rp1.000. Apart form those specified within the directive. the Board of Commissioner’s facilities as well as the BOC’s Secretary were effective on 1 January 2009. KEP/02/DEKOM/1999 dated 9 November 1999.000 490.000.280. .Asuransi Santunan Purna Jabatan dengan premi per tahun maksimum 3(tiga) kali gaji/honorarium per bulan.Post-official insurance compensation with annual premium of a maximum three times salary/honorarium per month.000 2. b.880.880. Dewan Komisaris dan Sekretaris Dewan Komisaris tidak diperkenankan untuk membebankan biaya kepada Perseroan untuk kepentingan pribadi.200.400.800.000 231. Sekretaris Dewan Komisaris mempunyai fungsi untuk memberikan dukungan administratif dan kesekretariatan kepada Dewan Komisaris guna memperlancar pelaksanaan tugas-tugas Dewan Komisaris. atas biaya Perseroan berhak mendapatkan bantuan Sekretaris Dewan Komisaris.000 259.Remunerasi Dewan Komisaris Renumerasi Dewan Komisaris untuk tahun buku 2009 ditetapkan dalam Risalah RUPS tentang persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan perhitungan tahunan tahun buku 2008.000 1.Fasilitas pengobatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Perseroan.000 490. The BOC’s Secretary was functioned to provide an administrative and secretary support to the BOC in order to expedite the implementation of the BOC’s duties.Medical treatment facilities in accordance with the Company’s prevailing regulations.880.000 Tantiem Bonus 31.000. fasilitas Dewan Komisaris serta Sekretaris Dewan Komisaris ini mulai berlaku tanggal 1 Januari 2009. diangkatlah seorang Sekretaris Dewan Komisaris dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris No.

• To carry out a follow up actions towards the BOC meeting resolutions. m. To convene a plenary or Board of Commissioners meeting. To prepare required material which related to specific terms that need the approval from the Board of Commissioners. Laporan Tahunan. the Board of Directors and other related parties in relation with the management of the Company. opinion. j. Mempersiapkan pertimbangan-pertimbangan. pertimbangan. or joint meeting with the Board of Directors as well as with other parties. • Memantau dan memeriksa setiap tahapan kemajuan atas pelaksanaan hasil keputusan Rapat Dewan Komisaris. baik internal Dewan Komisaris maupun dengan Direksi dan jajarannya serta pihak-pihak lainnya. opinion and other decision. 122 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Main Duties of the BOC’s Secretary The main duties of the BOC’s Secretary are as follows: a. k. Menyediakan informasi untuk kebutuhan Dewan Komisaris dalam rangka pengambilan keputusan. • To monitor and examine the realization of Board of Commissioners meeting resolutions. Menyampaikan risalah Rapat Dewan Komisaris kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Membuat dan mendokumentasikan risalah rapat Dewan Komisaris. Mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan berkaitan dengan laporan-laporan rutin yang disampaikan Direksi dalam pengelolaan Perseroan. Menyiapkan dan mengkoordinasikan agenda rapat dengan pihak-pihak yang hadir dalam rapat. l. Menyelenggarakan pertemuan-pertemuan atau rapat-rapat Dewan Komisaris. c. d. pendapat. Melaksanakan dan mengkoordinasikan kegiatan tata persuratan dan kearsipan. attendance and other aspects that deemed necessary to expedite the Board of Commissioners Meeting. saran dan keputusan-keputusan Dewan Komisaris lainnya kepada penanggung jawab terkait. To prepare and send the Board of Commissioners Meeting invitation to all parties whom attending the Meeting. Melaksanakan dan mengkoordinasikan usaha-usaha untuk memperlancar kegiatan administrasi kesekretariatan baik untuk Dewan Komisaris maupun untuk Komite-Komite yang ada di dalam lingkungan Dewan Komisaris. b. kehadiran serta hal-hal yang dipandang perlu demi kelancaran Rapat Dewan Komisaris. i. n. Mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan berkaitan dengan hal-hal yang harus mendapatkan keputusan dari Dewan Komisaris berkenaan dengan pengelolaan Perseroan yang dilakukan oleh Direksi. To prepare such considerations. whether in the form of internal meeting. location. Laporan Triwulanan. saran-saran dan keputusan lainnya dari Dewan Komisaris untuk Para Pemegang Saham. To follow up the Board of Commissioners’ decision with following actions: • To take notes of all decisions as results from decision making process as well as those whom responsible for every decision. b. l. e. j. o. such as the Company’s Work and Budgetary Plan. pertimbangan. pendapat. g. To undertake and coordinate the mailing and filling activities. To submit the Board of Commissioners resolution to the stakeholders. seperti Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan. suggestion. h. i. g. pendapat. • Melakukan upaya untuk mendorong pelaksanaan tindaklanjut keputusan Rapat Dewan Komisaris. e. suggestions and other decisions from the Board of Commissioners towards the Shareholders. considerations. f. Menindaklanjuti setiap keputusan Dewan Komisaris dengan cara sebagai berikut: • Mencatat setiap keputusan yang dihasilkan dalam forum-forum pengambilan keputusan serta penanggung jawabnya. h. or administering the process. Laporan Hasil Pemeriksaan Biro Pengawasan Intern serta laporan lainnya. To undertake and coordinate data and information security within the BOC environs. Direksi dan pihak-pihak terkait dengan pengelolaan Perseroan. Annual Report. To prepare required material that related to the regular report which was submitted by the Board of Directors in managing the Company. d. Audit Assessment Result from the Internal Audit Bureau and other reports. that includes considerations. Menyiapkan dan mengirimkan undangan Rapat Dewan Komisaris kepada pihak-pihak yang akan menghadiri Rapat Komisaris. whether for the needs of the BOC and Committees under their jurisdiction. To prepare and coordinate meeting agenda with all parties whom attending the meeting. tempat. Quarterly Report. baik untuk keperluan Dewan Komisaris dan komite-komitenya serta pengadministrasiannya. To make and documented the resolution from the Board of Commissioners meeting.Tugas Pokok Sekretaris Dewan Komisaris Tugas-tugas pokok Sekretaris Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: a. k. To convene a secretary actions towards the BOC environs. Melakukan konfirmasi mengenai waktu. o. pertaining with the management of the Company which was conducted by the Board of Directors. saran dan keputusan-keputusan Dewan Komisaris lainnya. Melaksanakan dan mengkoordinasikan pengamanan atas data dan dokumen-dokumen yang berada dalam lingkungan kerja Dewan Komisaris. Menyelenggarakan kegiatan di bidang kesekretariatan dalam lingkungan Dewan Komisaris. To undertake and coordinate the effort to expedite the administration and secretary activities towards the BOC and Committees under their jurisdictions. suggestion and other decision towards the related party which responsible for each action taken. c. m. n. To confirm details concerning time. To provide information as required by the Board of Commissioners in order to take an appropriate decision. f.

A. • Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem pengendalian internal serta pelaksanaannya. Komite Audit dapat mengakses catatan atau informasi tentang karyawan. and • Able to communicate in an effective manner. The Audit committee is entitled to provide suggestion to the Board of Commissioners in terms of proposing the candidacy for External Auditor to be endorsed through the GMS. assets as well as other sources which related to the execution of its duties. asset serta sumber daya lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan tugasnya. Kewenangan Berdasarkan surat tertulis dari Dewan Komisaris. KEP/01/DEKOM/0699 tanggal 24 Juni 1999. Authority Pursuant to formal letter from the BOC. KEP-117/M-MBU/2002 tanggal 1 Agustus 2002. B. • Menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang dilaksanakan oleh Biro Pengawasan Intern maupun Auditor Eksternal. KEP/01/DEKOM/0699 dated 24 June 1999. mm • S1 Fakultas Ekonomi Universitas Islam Jakarta jurusan Perusahaan lulus tahun 1984. The Audit Committee Since 1999. KEP-117/M-MBU/2002 dated 1 August 2002. Dewan Komisaris telah membentuk Komite Audit yang ditetapkan dengan Keputusan Dewan Komisaris No. dana. graduate in 1984.Profil Sekretaris Dewan Komisaris ridwan se. Komite Audit melalui Dewan Komisaris wajib menyampaikan kepada RUPS alasan pencalonan tersebut dan besarnya honorarium/imbal jasa yang diusulkan untuk Auditor Eksternal tersebut. Independensi • Memiliki integritas yang baik dan pengetahuan serta pengalaman kerja yang cukup di bidang pengawasan pemeriksaan. Several committees are as follows: Komite Audit Sejak tahun 1999. • Evaluate the implementation of activities and audit results which was carried out by the Internal Audit Bureau or the External Auditor. mm • Bachelor from Economic Faculty of Jakarta Islamic University. • Provide recommendation regarding the completion and execution of the internal control system. the Audit Committee is able to earn access or information regarding the employee. Profile of the BOC’s Secretary ridwan se. • Master degree in Management from Persada Indonesia University. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 123 . • Tidak memiliki kepentingan keterkaitan pribadi yang dapat menimbulkan dampak negatif dan konflik kepentingan terhadap BUMN yang bersangkutan. Duties of the Audit Committee Several duties of the Audit Committee are: • To support the BOC in ensuring the effectiveness of the internal control system and effective implementation of specific tasks carried out by the external and internal auditor. dan • Mampu berkomunikasi secara efektif. Komite di bawah Dewan Komisaris Pembentukan Komite – komite di bawah koordinasi Dewan Komisaris adalah didasari oleh Surat Keputusan Menteri BUMN No. The Audit Committee through the BOC is obliged to extend several reasons for candidature and total amount of honorarium/services fee of the External Auditor to the GMS C. B. fund. Adapun beberapa Komite tersebut adalah sebagai berikut: Committees under the BOC The formation of committees under the coordination of the Board of Commissioners was based on the Ministers of SOE Decree No. Independency • Equipped with a good integrity and knowledge as well as the adequate experience in scrutiny monitoring. • Pengalaman kerja sebagai PNS Departemen Keuangan sejak tahun 1973 dan bekerja pada Kementerian BUMN sejak tahun 1998. • S2 Magister Manajemen Universitas Persada Indonesia. the Board of Commissioners had established the Audit Committee which was stipulate under Commissioner’s Decree No. C. Tugas Komite Audit Komite Audit bertugas untuk: • Membantu Dewan Komisaris untuk memastikan efektivitas sistem pengendalian intern dan efektifitas pelaksanaan tugas auditor eksternal dan auditor internal. • Had an experienced of working as PNS at Financial Department since 1973 and worked at the SOE Ministry since 1998. • Do not have personal interest that would cause a negative impact and conflict of interest towards related SOE. Komite Audit berwenang untuk menyampaikan usulan kepada Dewan Komisaris untuk mengajukan calon Auditor Eksternal kepada RUPS untuk ditetapkan. A.

• Undertake an identification towards certain matters that requires the BOC’s attention as well as other duties of the BOC. annual business plan and the assignment which had been applied. serta Rencana Jangka Panjang. • Undertake a review towards all complaints pertaining to the Company. including the audit plan and the number of Auditors. • Salah satu anggota Dewan Komisaris bertindak sebagai Ketua Komite Audit. • Melakukan identifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris serta tugas-tugas Dewan Komisaris lainnya. the composition of the Audit Committee was comprises with description bellow: • Chairman : Drs. • Undertake the examination towards the adequate implementation of the external audit. : KEP/07/DEKOM/102009 tanggal 1 Oktober 2009. Work and Budgetary Plan. The BOC could hand out other assignment to the Audit Committee but not limited to the followings: • Undertake a review concerning the Company’s information. • To ensure that all information procedures which was established by the Company had been reviewed with a satisfying results. • Melakukan penelaahan atas pengaduan yang berkaitan dengan Perseroan. Laporan Manajemen dan informasi lainnya. With the abovementioned changes. the Company had appoint the following members: a. Sjukur Sarto. Untuk tahun 2009 terjadi pemberhentian dan pengangkatan dari anggota Komite Audit. : KEP/05/DEKOM/092009 tanggal 1 Oktober 2009. Effective since 1 October 2009 and pursuant to the Decision Letter of the Board of Commissioner No. Salim Siagian is appointed pursuant to Decision Letter of the Board of Commissioner No. • Undertake a review towards the observance of the Company towards prevailing laws that related to the Company’s activities. there were the termination and appointment of the Audit Committee member. Rinaningsih is appointed pursuant to Decision Letter of the Board of Commissioner No.Keanggotaan Komite Audit Keanggotaan Komite Audit • Keanggotaan Komite Audit terdiri dari sekurang-kurangnya 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris dan 2 (dua) orang ahli yang berasal dari luar (bukan merupakan pegawai Perseroan. In 2009.• Memastikan telah terdapat prosedur review yang memuaskan terhadap segala informasi yang dikeluarkan Perseroan. Sjukur Sarto. • Undertake the examination towards the adequate function of the internal audit including a total number of Auditor. • Mengkaji kecukupan pelaksanaan audit eksternal termasuk di dalamnya perencanaan audit dan jumlah Auditornya. Dewan Komisaris dapat memberikan penugasan lainnya kepada Komite Audit berupa namun tidak terbatas pada: • Melakukan penelaahan atas informasi mengenai perusahaan. : KEP/06/Dekom/092009 tanggal 1 September 2009. Rinaningsih diangkat dengan SK Dewan Komisaris No. D The Audit Committee membership The Audit Committee Member • The composition of the Audit Committee member is comprises of at lease one member from the BOC and two independent expertise outside the Company (non staff of the Company) • One of the members of the BOC acts as the Chairman of the Audit Committee. KEP/05/ DEKOM/092009 dated 1 October 2009. rencana kerja tahunan dan penugasan yang telah dilaksanakan. D. the Company did not reappoint Endah Sri Wahyuni as the member of the Audit Committee. b. MS • Member : Khomsiyah Rachmaiza Efidarmi Rinaningsih Salim Siagian Dengan adanya perubahan diatas maka komposisi Komite Audit pada akhir tahun 2009 adalah sebagai berikut : • Ketua : Drs. Anggota Komite Audit yang tidak diperpanjang masa kontraknya adalah Endah Sri Wahyuni terhitung tanggal 1 Oktober 2009 dengan SK Dewan Komisaris No. Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan. b. dan sebagai penggantinya adalah : a. MS • Anggota : Khomsiyah Rachmaiza Efidarmi Rinaningsih Salim Siagian 124 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Management Report as well as other informations. • Melakukan penelaahan atas ketaatan Perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan. KEP/06/Dekom/092009 dated 1 September 2009. Long Term Business Plan. Salim Siagian diangkat dengan SK Dewan Komisaris No. as for the replacement.: KEP/07/DEKOM/102009 dated 1 Oktober 2009. • Mengkaji kecukupan fungsi audit internal termasuk jumlah Auditor.

The resolution of the Audit Committee meeting was written on minutes of meeting and signed by all members of the Audit Committee whom attended the meeting. Utomo & Partner. konsultan pada Kantor Akuntan Publik Usman & Rekan. Setiap rapat Komite Audit dituangkan risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota Komite Audit yang hadir. The description of the Audit Committee meeting is illustrated at the following tables: Adapun penjabaran frekuensi rapat Komite Audit adalah sebagai berikut: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 125 . • PhD on Accounting Program from Economic Faculty of Indonesian University. majoring in Accounting and graduate in 1992.E. • Previously worked as lecturer at STIE Trisakti. • Master degree in Management from University of Indonesia and graduate in 2002. Rinaningsih • S1 Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia jurusan Akuntansi lulus tahun 1989. F. konsultan pada Kantor Akuntan Publik SGV Utomo. • S3 Doktor Program Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi Indonesia. Utomo & Rekan.STIE Nusantara. • S2 Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia lulus tahun 2002. konsultan pada Kantor Akuntan Publik Prasetio. F. • Pengalaman kerja sebagai pendidik di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti. • Master degree in Management from University of Indonesia and graduate in 2000. The Audit Committee Meeting The Audit Committee convenes a regular meeting. and consultant at Public Accountant Firm of Prasetio. Salim Siagian • S1 Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia jurusan Akuntansi lulus tahun 1975. • Pengalaman kerja sebagai pendidik. Profile of the Audit Committee Khomsiyah • Bachelor degree from the Economic Faculty of Gadjah Mada University. • Previously worked as lecturer at The Institute of Business and Informatics . Rinaningsih • Bachelor degree from the Economic Faculty of University of Indonesia. Belgia lulus tahun 1983. Salim Siagian • Bachelor degree from the Economic Faculty of University of Indonesia.STIE Nusantara. and consultant at Public Accountant Firm of SGV Utomo. • S2 Magister Akuntansi.Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia . • S3 Doktor Program Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi Gadjah Mada lulus tahun 2005. E. • PhD on Accounting Program from Gadjah Mada University and graduate in 2005. • Pengalaman kerja sebagai pendidik di Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII) . • Master degree from Catholic University of Leuven. • S2 Magister Manajemen Universitas Katolik Leuven. majoring in Accounting and graduate in 1989. at least once a month. Belgium and graduate in 1983. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia lulus tahun 2000. majoring in Accounting and graduate in 1975.Profile Anggota Komite Audit Khomsiyah • S1 Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada jurusan Akuntansi lulus tahun 1983. Rapat Komite Audit Komite Audit mengadakan rapat sekurang-kurangnya sekali setiap bulan. • Currently worked as lecturer at University of Indonesia and Committee Audit member at PT Surveyor Indonesia. Racmaiza Efidarmi • S1 Fakultas Ekonomi Sekolah TInggi Ilmu Ekonomi Fatahillah jurusan Akuntansi lulus tahun 1992. • Pengalaman kerja sebagai pendidik di Universitas Indonesia dan Komite Audit di PT Surveyor Indonesia. • Previously worked as lecturer and consultant at Public Accountant Firm of Usman & Partner. majoring in Accounting and graduate in 1983. Rachmaiza Efidarmi • Bachelor degree from the Economic Faculty of STIE Fatahillah. • Master degree in Management from Trisakti University and graduate in 1999. • S2 Magister Manajemen Universitas Trisakti lulus tahun 1999.

Memo internal No. Rapat Komisaris tanggal 02 Desember 2009 b.Nama Name Endah Sri Wahyuni* Khomsiyah Rachmaiza Efidarmi Rinaningsih** Salim SIagian*** * Berhenti terhitung sejak 1 September 2009 Jumlah Rapat Total Meetings 14 14 14 14 14 Jumlah Kehadiran Total Attendance 6 10 8 1 1 Prosentase (%) Percentage (%) 43 71 57 7 7 * Terminated effectively since 1 September 2009 ** Appointed effectively since 1 September 2009 *** Appointed effectively since 1 Oktober 2009 ** Diangkat terhitung sejak 1 September 2009 *** Diangkat terhitung sejak 1 Oktober 2009 G. PT Jamsostek (Persero) b. DPKP c. RUPS RKAP tahun 2010 tanggal 18 Januari 2010 f. DPKP c. 1 Keterangan Membuat Analisa Laporan Keuangan a. PKBL 4 5 a. Tanggapan Dekom atas RKAP tahun 2010 ( Surat No. Balikpapan dan Jogjakarta c. Closing Meeting di Bandung. Evaluasi atas kinerja KAP tahun 2008/Evaluation on 2008 KAP performance Realisasi Surat No. PT Jamsostek (Persero) b. PKBL 2 3 Membuat analisa Laporan Keuangan tahun buku 2007 (Audited): a. PKBL Berpartisipasi dan membantu Dewan Berdasarkan LHA yang masuk/ Komisaris dalam pembuatan tanggapan Based on the incomeing LHA atas RKAP & RKA tahun 2010 a. Rapat Komisaris Hasil Pra RUPS 2010 tanggal 22 Desember 2009 e.02/DK/012010 tanggal 14 Januari 2010 Tanggapan & rekomendasi Dekom berdasarkan LHA triwulanan yang masuk 6 Me-review Laporan Hasil Audit (LHA) BPI a.anan dinas atas closing meeting tsb. PT Jamsostek (Persero) b. DPKP c. PT Jamsostek (Persero) b. PKBL a. DPKP c. DPKP c. Berdasarkan LHA yang baik untuk LHA atas operasional audit masuk / Based on the maupun spesial audit guna mengetahui incoming LHA efektifitas pengendalian intern b. Notulen Rapat liat di BPI b. d. PT Jamsostek (Persero) b. PT Jamsostek (Persero) b. maka perbandingan antara rencana kerja dan realisasi pada tahun 2008 digambarkan seperti di bawah ini: G. Rencana Kerja berbanding Realisasi dari Aktivitas Komite Audit Sesuai dengan Piagam Komite. PKBL Rencana Kerja/Plan Work Triwulan I/1st Quarter Triwulan II/2nd Quarter Triwulan III/3rd Quarter a. Rapat persiapan Pra RUPS tanggal 18 Mei 2009 b. Medan. PKBL To make suggestion to the BOC on the 2007 Audited Financial Report to be extended at GMS" a.100/DK/112009 tanggal 19 Nopember 2009 Surat No. PT Jamsostek (Persero) b. the comparative analysis between the 2008 work plan and its realization is illustrated on the following tables: PT Jamsostek (Persero) PROGRAM KERJA vs REALISASI KOMITE AUDIT TAHUN 2009 2009 Work Plan VS Its Realization of the Audit Committee of PT Jamsostek (Persero) No. Pra RUPS tanggal 26 Mei 2009 To make the Financial Report Analysis for Fiscal Year 2007 (Audited): a. PKBL To monitor the general audit progress which was conducted by selected KAP for Financial Report of Fiscal Year 2007: a. DPKP C. DPKP C. PKBL Memantau perkembangan general audit yang dilakukan oleh KAP yang terpilih untuk Laporan Keuangan Tahun buku 2007: a. Work Plan versus Its Realization of the Audit Committee Pursuant to the Committee Charter. Ikut serta dalam closing meeting di daerah/ Paticipated on Regional closed meeting c. Laporan perja. Rapat Pembahasan usulan RKAP DPKP tanggal 05 Desember 2009 c. DPKP c.M/08/ DA/0509 tanggal 7 Mei 2009 Realization Description To make the Financial Report Analysis a. Pra RUPS RKAP tanggal 14 Desember 2009 d. PKAT tahun 2009 / 2009 PKAT To review the Audit Assessment Result (LHA) of BPI both LHA of operational or special audit to monitor the effective ness of the internal control 126 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . PKBL Membuat tanggapan Dewan Komisaris untuk RUPS atas Laporan Keuangan audited tahun buku 2007" a. PT Jamsostek (Persero) b. DPKP c. DPKP c. PKBL Participated and Assisted the Board of Commissioner in the formulation of the 2010 recommendation of RKAP & RKA a. 14/DK/022010 tanggal 17 Februari 2010 a. PT Jamsostek Persero b. Rapat regular 2 mingguan/ Regular meeting on every 2 week b. PT Jamsostek (Persero) b.

Kunjungan ke Medan. No Surat 72/ DK/082009 q. Tegal & Ungaran. Kunjungan ke Kanwil VII.7 Melakukan kunjungan kerja ke Kantorkantor Cabang 22 kali 22 times a. Pekalongan. Dumai & Duri. No Surat 82/ DK/102009 s. Kunjungan ke Manado. No Surat 23/DK/032009 g. Kunjungan ke Pematang Siantar. Pengelolaan data kepesertaan. Komite Manajemen Risiko. Kunjungan ke Sukabumi. No Surat 37/DK/042009 k. No Surat 31/DK/042009 i. No Surat 96/DK/112009 t. Kunjungan ke Belawan. No Surat 77/DK/092009 r. Kunjungan ke Blitar. Kunjungan ke Bukit Tinggi. Sdri. Kunjungan ke Banjarmasin dan Palangkaraya. No Surat 18/DK/032009 e. No Surat 61/DK/072009 o. No Surat 26/DK/032009 h. 30 Juni 2009. No Surat 17/DK/022009 d. Kunjungan ke Cirebon. Kunjungan ke Jambi. No Surat 06/DK/012009 b. Bogor I dan II. Kunjungan ke Banjarmasin. No Surat 105/DK/122009 u. Kunjungan ke Palu & Makasar. Kunjungan ke Sibolga. Kunjungan ke Palembang. Pembangunan Rusunawa di Batam dan Pergantian Anggota Komite Audit d. Kunjungan ke Bali I dan II. Kunjungan ke Riau. 12 Juni 2009. 24 Maret 2009. Perlakuan Suku Bunga PUMP Rusunami Batam Center. No Surat 34/DK/042009 j. 07 April 2009. Kunjungan ke Sanggata & Tanah Grogot. Khomsiyah b. Kunjungan ke Jogjakarta. Komite Audit dan Komite Manajemen Risiko Lihat Notulen BPI See BPI’s resolution To conduct a duty visit to the Branch Offices 8 Rapat Internal Dewan Komisaris The Internal BOC Meeting 9 10 Rapat Komite Audit dengan BPI Rapat Internal Komite Audit The Audit Committee and BPI Meeting The Internal Meeting of the Audit Committee laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 127 . No Surat 59/ DK/072009n. Pengangkatan Kembali anggota Komite Audit. Pembagian tugas Dekom dan Komite c. No Surat 52/ DK/062009 m. Kunjungan ke Bankarmasin. Kunjungan ke Bukit TInggi. No Surat 09/DK/022009 c. No Surat 107/DK/122009 a. No Surat 106/ DK/122009 v. Pembahasan Laporan Profil dan Mapping Risiko e. No Surat 37/ DK/042009 l. Kunjungan ke Maluku & Ternate. No Surat 63/ DK/072009 p. No Surat 19/ DK/032009 f. 1 September 2009.

Would there be any changes on the work plan that is undertaken in 2009. There were the Audit Commite report during 2009 that will be taken for the consideration by the Board of Commissioner for the 2010 activity. Komite Audit / The Audit Committee Sjukur Sarto Ketua / Chairman 128 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . kami bersedia untuk mendiskusikannya. Tindak lanjut atas temuan / kekurangan yang ada Masuk dalam Tim ARA Joint the ARA Team Participated on the 2008 GCG Assessment 12 13 Berpartisipasi dalam ARA (Annual Report Award) Berpartisipasi dalam Pemilihan Kantor Akuntan Publik untuk pemeriksaan laporan keuangan tahun buku 2009 TamBahan Tugas di luar rencana kerJa Tahun 2009 Participated in ARA (Annual Report Award) Participated in the selection of Public Accountant Firm to audit the financial statement of fiscal year 2009 addiTional Task Beyond The 2009 wiorking Plan Participated in reviewing and revision of the Company’s KPI 14 Berpartisipasi dalam me-review dan merevisi KPI Perusahaan Demikian Laporan Kegiatan Komite Audit selama tahun 2009 yang akan menjadi pertimbangan bagi Dewan Komisaris untuk kegiatan 2010. Review hasil assessment tahun lalu untuk persiapan tahun 2009 c. Masuk dalam tim GCG sebagai anggota dengan SPRINT No. Hormat Kami / Kindly Regards. we are wiling to dicscuss it further.11 Berpartisipasi dalam Assessment GCG Tahun 2008 a. SPRINT/293/082008 tanggal 15 Agustus 2009 b. Sekiranya ada perubahan atas rencana kerja yang kami lakukan selama tahun 2009.

Komite Manajemen Risiko
A. Independensi
• Tidak memiliki kepentingan keterkaitan pribadi yang dapat menimbulkan dampak negatif dan konflik kepentingan terhadap BUMN yang bersangkutan; dan • Mampu berkomunikasi secara efektif.

Risk Management Committee
A. Independency
• Do not have personal interest that would cause a negative impact and conflict of interest towards related SOE; and • Able to communicate in an effective manner.

B. Kewenangan
Komite Manajemen Risiko merupakan Komite Dewan Komisaris yang membantu Dewan Komisaris dalam memberikan masukan tentang kebijakan manajemen risiko, antisipasi serta penanganannya dalam rangka pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dalam memberikan nasihat serta masukan kepada Direksi.

B. Authority
The Risk Management Committee is a Committee under the Board of Commissioner which assist the BOC in providing input on risk management policy, anticipated action and the handling method in line with the Board of Commissioner’s duty to provide advice or recommendations to the BOD.

C. Tugas dan tanggung jawab
1. Menyusun rencana kerja yang diperlukan dalam melakukan aktivitas pengelolaan manajemen risiko. 2. Melakukan kajian dan memberikan masukan kepada Dewan Komisaris terkait dengan identifikasi dan penilaian risiko yang dihadapi Perseroan yang meliputi namun tidak terbatas pada faktor risiko yang timbul akibat perubahan kondisi ekonomi, perubahan sosial politik, perubahan kebijakan Pemerintah dan/atau adanya regulasi baru yang mempengaruhi kegiatan operasional dan kinerja Perseroan. 3. Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris terkait dengan kebijakan internal Perseroan dimana berdasarkan peraturan perundang-undangan dan/atau Anggaran Dasar, Direksi dalam melaksanakan kebijakan tersebut harus memperoleh pendapat dan/atau persetujuan Dewan Komisaris seperti faktor risiko yang timbul akibat perubahan struktur organisasi, diversifikasi usaha, pembentukan anak perusahaan, penghapusan atau pelepasan aset Perseroan, pengajuan pinjaman jangka panjang, investasi yang material dan penyertaan pada perusahaan lain. 4. Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris terkait dengan Kebijakan Internal Perseroan yang secara signifikan dan material akan berpengaruh pada kinerja Perseroan seperti namun tidak terbatas pada faktor risiko yang timbul akibat: • Perubahan Teknis dan Prosedur Pelayanan. • Perubahan sistem teknologi yang digunakan. • Kebijakan investasi dan kerjasama komersial. • Kebijakan di bidang sumber daya manusia seperti rekrutmen, pensiun dini, pemberian saham (employee stock option planning), pemberian bonus dan sebagainya. • Kebijakan di bidang keuangan dan akuntansi. • Permasalahan di bidang hukum seperti adanya tuntutan hukum dari pihak ketiga. • Dampak yang timbul akibat berlakunya suatu kebijakan/ regulasi internal baru di PT Jamsostek (Persero). • Kebijkan yang terkait dengan reputasi dan citra (image) Perseroan.

C. Duties and Responsibilities
1. To formulate a required work plan for undertaking the activity of managing risk management. 2. To analyze and provide input to the Board of Commissioner in relation with identifying and evaluating risks encountered by the Company which covered but not limited to the arising risks from the economic conditions, social and political changes, changes in Government policy and/or new regulation that could influence the operational activity and the Company’s performance. 3. To provide input to the Board of Commissioners in relation with the internal policy of the Company, in which, pursuant to the prevailing laws and/or the Articles of Association, the BOD, in handling over those policies should obtain suggestion and/or approval from the BOC such as the risks factor that might be arise due to the changes of the organizational structure, business diversification, formation of subsidiary company, the releases or write-offs of the Company’s assets, submission of long-term loan, material investment and participation at other companies. 4. To provide suggestion to the Board of Commissioners in relation with the Company’s Internal Policy, which could significantly influenced the performance of the Company, specific but not limited to the arising risk factor such as the followings: • Changes in Technical and Services Procedures. • Changes in the use of technological system. • The investment policy and commercial agreement. • Human resources policy, such as recruitment, early retirement, employee stock option planning, bonuses and so forth. • Financial and Accounting policy. • Legal cases, such as legal indictment from third party. • The arising impact from prevailing policy/new internal regulation at PT Jamsostek (Persero). • Policy that related to the Company’s reputation and image.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

129

5. Melakukan kajian terhadap sistem dan prosedur yang berkaitan dengan pengelolaan risiko dan memberikan rekomendasi penyempurnaan secara berkelanjutan yang diperlukan kepada Direksi melalui Dewan Komisaris. 6. Melakukan koordinasi dengan Unit Manajemen Risiko yang bertugas mengelola risiko di PT Jamsostek (Persero) dalam melakukan identifikasi, penilaian, monitoring dan penanganan risiko yang dihadapi Perseroan. 7. Melaksanakan penugasan lainnya dari Dewan Komisaris terkait dengan aspek manajemen risiko.

5. To conduct an analysis towards the system and procedures that related to risk management and providing the BOD with continuous recommendation through the BOC. 6. To conduct the coordination process with Risk Management Unit. This unit is in charge in managing risk at PT Jamsostek (Persero) through identification, assessment, monitoring and risk handling process. 7. To carry out other assignment from the Board of Commissioners in relation with the risk management factor.

D. Keanggotaan Komite Manajemen Risiko
1. Pengangkatan anggota Komite Manajemen Risiko yang baru terhitung sejak 1 Oktober 2009, maka Komite ini lebih banyak melakukan konsolidasi dan mempelajari peraturanperaturan baik eksternal maupun internal yang menyangkut PT Jamsostek (Persero). Pada tahun 2009 Komite ini belum melakukan rapat secara formal. 2. Komposisi Komite Manajemen Risiko Berdasarkan risalah rapat internal Dewan Komisaris pada tanggal 1 September 2009 tentang diaktifkannya kembali keberadaan Komite Manajemen Risiko serta hasil kajian Konsultan yang ditunjuk berdasarkan surat Dewan Komisaris No. : 44/DK/052009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Penunjukan Konsultan untuk Mengkaji Peranan Komite Manajemen Risiko, maka diangkatlah anggota Komite Manajemen Risiko dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris sebagai berikut : a. Kep/08/DEKOM/102009 atas nama Bibin Busono terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2009, b. Kep/09/DEKOM/102009 atas nama Didi Achadijat terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2009.

D. The Risk Management Committee Membership
1. The appointment of new members to the Risks Management Committee was only made on 1 October 2009, hence the Committee concentrated more on consolidating and studying both the external and internal regulations pertaining to PT Jamsostek (Persero). The Committee did not formally convene meetings yet in 2009. 2. Composition of Risk Management Committee Based on the minutes of the internal Board of Commissioners meeting on 1 September 2009 regarding the reactivation of the Risks Management Committee and also the results of the study by the Consultant appointed pursuant to Board of Commissioners Decision No.: 44/DK/052009 dated 29 May 2009 regarding the Appointment of a Consultant to Study the Role of the Risks Management Committee, hence members of the Risks Management Committee were appointed with the following Board of Commissioners Decisions: a. KEP/08/DEKOM/102009 in the name of Bibin Busono effective as of 1 October 2009, b. KEP/09/DEKOM/102009 in the name of Didi Achadijat effective as of 1 October 2009. Whereas the position of Head of Committee is still held by Mr. Haryadi B. Sukamdani who is a member of the Board of Commissioners. The composition of the Risks Management Committee in 2009 is as follows: • Chairman : Hariyadi B. Sukamdani • Member : Bibin Busono Didi Achadijat

Sedangkan Ketua dari Komite ini masih tetap dijabat oleh bapak Haryadi B. Sukamdani yang merupakan salah satu anggota Dewan Komisaris. Adapun komposisi Komite Manajemen Risiko pada tahun 2009 adalah sebagai berikut : • Ketua : Hariyadi B. Sukamdani • Anggota : Bibin Busono Didi Achadijat

E.Profile Anggota Komite Manajemen Risiko
Bibin Busono
• S1 Fakultas Teknis Universitas Indonesia jurusan Elektro lulus tahun 1989. • Pengalaman kerja sebagai Eksekutif di Hasnur Grup, Anggota Komite Audit PT Elnusa Tbk, Staf Ahli Wakil DIrektur Utama PT Pertamina (Persero), Chief Financial Officer PT London Sumatera Indonesia, Principal Ernst & Young Advisory Services, Chief Financial Officer

E. Profile of the Risk Management Committee
Bibin Busono
• Bachelor degree from Technical Faculty of Indonesian University majoring in Electricity, and graduate in 1989. • Previously served as the Executive at Hasnur Grup, the Audit Committee Member of PT Elnusa Tbk, Special Staff of Vice President Director of PT Pertamina (Persero), Chief Financial Officer of PT London Sumatera Indonesia, Principal Ernst & Young Advisory Services, Chief Financial

130

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

PT Danareksa (Persero), Direktur Utama PT Bursa Efek Surabaya dan Asisten Pengajar di Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia.

Officer PT Danareksa (Persero), President Director of PT Surabaya Stock Exchange and Assistant Lecturer at Computer Science Center in Indonesian University.

Didi Achadijat
• S1 Fakultas Ilmu Pasti dan Pengetahuan Alam dari Institut Teknologi Bandung, jurusan Matematika / Riset Operasi lulus tahun 1978. • S2 Matematika / Actuarial Science dari University of the Phillipines, Manila tahun 1981. • Pengalaman kerja sebagai Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya, Direktur Utama PT Asia Reliance General Insurance, Penasihat PT Binaputera Jaga Hikmah, Tenaga Ahli Aktuaria PT Indolife Pensiontama, Direktur Eksekutif PT Indolife Pensiontama, Direktur PT Taspen (Persero), dll.

Didi Achadijat
• Bachelor degree in Science and Natural Science from Bandung Institute of Technology, majoring in Mathematics / Operation Research, and graduate in 1978. • Master in Mathematics / Actuarial Science from the University of the Philippines, Manila in 1981. • Previously served as President Director of PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya, President Director of PT Asia Reliance General Insurance, Advisor of PT Binaputera Jaga Hikmah, Actuarial Expertise at PT Indolife Pensiontama, Executive Director of PT Indolife Pensiontama, Director of PT Taspen (Persero), etc.

F. Aktivitas Komite Manajemen Risiko
Karena belum berfungsinya Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko, maka sejak tanggal 11 Februari 2008 dengan Memo Dewan Komisaris No. M/05/DK/022008, maka keberadaan Komite Manajemen Risiko untuk sementara di non aktifkan.

F. The Activity of Risk Management Committee
Due to the dis function of Compliance and Risk Management Directorate, thus, since 11 February 2008, pursuant to the BOC Memos No. M/05/DK/022008, then the existence of Risk Management Committee is temporarily being non active.

Komite Nominasi
1. Komite Nomisasi yang bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris pada dasarnya tidak dibentuk secara permanen pada PT Jamsostek (Persero). Namun demikian, dalam hal adanya rencana pergantian Dewan Komisaris atau Direksi, Pemegang saham mengkomunikasikan masalah tersebut kepada Dewan Komisaris/Direksi. 2. Fungsi pengawasan pada Badan Penyelenggara PT Jamsostek (Persero) diatur secara khusus dalam UU No. 3/1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 bahwa pengendalian dilaksanakan oleh Pemerintah dengan mengikutsertakan unsur pengusaha dan tenaga kerja dalam wadah yang menjalankan fungsi pengawasan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3. Seleksi calon Direksi BUMN pada umumnya telah diatur dalam Keputusan Menteri BUMN No. KEP/09A/MBU/2005 tentang Penilaian Kelayakan dan Kepatuhan (Fit and Proper Test) Calon Anggota Direksi BUMN dimana dalam keputusan tersebut tidak mensyaratkan adanya kewenangan Dewan Komisaris untuk mengusulkan calon anggota Direksi. 4. Atas dasar pertimbangan tersebut, Dewan Komisaris PT Jamsostek (Persero) tidak membentuk Komite Nominasi yang ditetapkan secara permanen.

Nomination Committee
1. The Nomination Committee which is responsible to the Board of Commissioner basically was not being permanently established at PT Jamsostek (Persero). Nevertheless, due to formation changes of the BOC or the BOD, the shareholders were communicating those issues directly to the BOC/the BOD. 2. The overseeing function at PT Jamsostek (Persero) was being arranged specifically under Laws No. 3/1992 regarding Social Security Scheme of Workers, as stipulated on Article 27 that it was being controlled by the Government and involving the entrepreneur and workers under the coordination of institution which undertake the monitoring function pursuant to the prevailing laws. 3. Selection on the SOE candidacy for the Directors position had been formulated within the Minister SOE Decree No. KEP/09A/ MBU/2005 regarding Fit and Proper Test of Candidacy on SOE member of the Board of Directors, in which, the stipulated decision was not presuppose the authority of the BOC to suggest a candidate for the BOD members. 4. Based on such consideration, the BOC of PT Jamsostek (Persero) was not permanently established the existence of Nomination Committee.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

131

Komite Remunerasi
1. Penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan setiap tahunnya oleh Rapat Umum Pemegang Saham atas laporan pertanggungjawaban tahunan/ keuangan (audited) dengan dasar penilaian yang sepenuhnya ditetapkan oleh Pemegang Saham. 2. Penetapan remunerasi pejabat/karyawan PT Jamsostek (Persero) dianalisa dan dievaluasi oleh Dewan Komisaris pada saat pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan setiap tahunnya. 3. Dengan demikian, Dewan Komisaris belum menganggap perlu untuk dibuat Komite Remunerasi secara permanen pada PT Jamsostek (Persero).

Remuneration Committee
1. The establishment of the BOC and the BOD’s remuneration was being set annually through the General Meeting of Shareholders, in line with the annual responsibility report/ financial (audited) report, under basic appraisal which was fully determined by the Shareholders. 2. The establishment of the Company’s Management/ Employee remuneration which was being analyzes and evaluate by the BOC under discussion forum of the Company’s Annual Work and Budgetary Plan. 3. Therefore, the BOC consider that permanent establishment of the Remuneration Committee at PT Jamsostek (Persero) was deemed unnecessary.

Direksi
Komposisi Direksi
Pada tanggal 18 Desember 2008, dilakukan pergantian anggota Direksi melalui Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia dan Rapat umum Pemegang saham Perusahaan Perusahaan (Persero) PT Jamsostek No. KEP-249/MBU/2008 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perusahaan Perusahaan (Persero) PT Jamsostek Susunan Direksi menjadi sebagai berikut : • Direktur Utama • Direktur Umum dan SDM • Direktur Keuangan • Direktur Investasi : H. Hotbonar Sinaga : Djoko Sungkono : Myra SR Asnar : Elvyn G. Masassya

The Board Of Directors (Bod)
The Composition of the Board of Directors
On 18 December 2008, there has been a replacement of the Board of Directors members through the Decision from State Minister of State-Owned Enterprise’s Decree and the General Meeting of Shareholders of PT Jamsostek (Persero) No. KEP-249/MBU/2008 regarding the termination and election of Members of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). Thus, the composition are as follows: • President Director • Director of Finance • Director of Investment : H. Hotbonar Sinaga : Myra SR Asnar : Elvyn G. Masassya • Director of General Affairs and HR : Djoko Sungkono • Director of Operation and Service : Ahmad Ansyori • Director of Planning, Development and Information : H.D. Suyono • Director of Compliance and Risk Management : Karsanto

• Direktur Operasi dan Pelayanan : Ahmad Ansyori • Direktur Perencanaan Pengembangan dan Informasi : H.D. Suyono • Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko : Karsanto

Profil dari masing-masing Direksi disajikan pada halaman 64 dan 65 dari Laporan Tahunan ini.

The Profile of each member of the Board of Directors are presented on page 64 and 65 on this Annual Report.

132

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Dalam rangka mewujudkan pelayanan prima dan manfaat yang optimal bagi peserta serta pengembangan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja, maka perlu dilakukan peningkatan pengembangan pengelolaan perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance; dan berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. KEP/286/112007 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja PT Jamsostek (Persero), dengan ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab Anggota Direksi sebagai berikut:

Roles and Responsibilities of the Board of Directors
In line with efforts to provide the best service and optimum benefits to the members as well as develop an Employee Social Security Scheme, therefore there is a need to intensify the development of corporate management by implementing Good Corporate Governance principles; and based on the Decision Letter of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) No. KEP/286/112007 regarding the Organizational Structure and Job Description of PT Jamsostek (Persero), whereby the BOD scope of work and roles and responsibilities are as follows:

Direktur Utama
Direktur Utama dalam memimpin dan mengelola perusahaan mempunyai fungsi merencanakan, mengembangkan dan menetapkan kebijakan umum Perusahaan berdasarkan prinsip kehati-hatian, efektif dan efisien, sesuai dengan visi, misi, dan tujuan Perseroan serta mengoordinasikan kegiatan para Direktur, dan mengembangkan kebijakan komunikasi, pengawasan intern, kesekretariatan perusahaan dan peningkatan kesejahteraan peserta. Untuk menyelenggarakan fungsi tersebut, Direktur Utama mempunyai tugas: - Merencanakan kebijakan umum pengelolaan Perseroan sesuai visi, misi, dan tujuan Perseroan. - Mengarahkan, mengembangkan dan menetapkan strategi pengelolaan Perseroan secara menyeluruh. - Mengendalikan dan mengevaluasi seluruh kegiatan Perseroan serta melakukan koordinasi dan konsolidasi dalam pelaksanaan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja. - Mengoordinasikan pelaksanaan tugas para Direktur. - Merencanakan dan menentukan kebijakan komunikasi, pengawasan intern, kesekretariatan perusahaan dan peningkatan kesejahteraan peserta. - Mengarahkan, mengoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan strategi kesekretariatan, pengawasan intern, komunikasi perusahaan dan peningkatan kesejahteraan karyawan. Unit Kerja yang termasuk dalam Direktorat Utama adalah: - Biro Sekretariat Perusahaan - Biro Pengawasan Intern - Biro Hubungan Masyarakat - Biro Peningkatan Kesejahteraan Peserta (PKP) dan Kemitraan Bina Lingkungan (KBL).

President Director
In leading and managing the Company, the President Director is in charge with planning, developing and determining the general corporate policies based on the principles of prudent, effectiveness and efficiency that adheres to the vision, mission and objectives of the Company and coordinate the activities of the BOD, developing the communication policy, internal control, the corporate secretariat as well as enhancing the welfare of all members. To implement this role, the President Director has the following tasks: - Plan general policies for managing the Company in accordance with the vision and mission, as well as the objectives of the Company. - Direct, develop and determine the strategy for comprehensively managing the Company. - Control and evaluate all of the Company’s activities as well as coordinate and consolidate in respect to implement the Employees Social Security’s Scheme. - Coordinate the tasks of the BOD. - Plan and decide the communication policy, internal control, corporate secretariat, and to improve the welfare of all members. - Direct, coordinate and control the strategic implementation of the secretariat, internal control, corporate communication and to improve the welfare of all members. Main Directorate oversees the following working units: - Corporate Secretary Bureau - Internal Audit Bureau - Public Relation Bureau - Membership Welfare Improvement (PKP) and Partnership and Community Development (KBL) Bureau.

Direktur Operasi dan Pelayanan
Direktur Operasi dan Pelayanan mempunyai fungsi merencanakan, mengarahkan, mengoordinasikan, menetapkan dan mengendalikan kebijakan dan strategi operasi serta pelayanan guna tercapainya target kepesertaan dan kepuasan pelayanan bagi peserta. Untuk menyelenggarakan fungsi tersebut, Direktur Operasi dan Pelayanan mempunyai tugas:

Director of Operation and Services
The Director of Operations and Services plans, directs, coordinates, determines and controls operations and service policies as well as strategy to achieve the desired targets of memberships and satisfaction for the services rendered. To perform this function, the Director of Operations and Services have the following tasks:

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

133

- Merencanakan dan menetapkan kebijakan operasi dan pelayanan. - Mengarahkan dan mengoordinasikan pelaksanaan strategi pengusahaan bidang operasi dan pelayanan. - Mengendalikan tercapainya kebijakan operasi dan pelayanan yang telah ditetapkan. Unit kerja yang termasuk dalam Direktorat Operasi dan Pelayanan adalah: - Divisi Operasi - Divisi Teknis dan Pelayanan - Divisi Pelayanan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK).

- Plan and determine operational and service policy. - Direct and coordinate the implementation of strategy governing operations and services. - Manage to ensure that the operational and services policy are being achieved.

The Director of Operations and Services oversees the following Working Units: - Operational Division - Technical and Service Division - Maintenance Division of Health Care Benefit (JPK).

Direktur Perencanaan, Pengembangan & Informasi
Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Informasi mempunyai fungsi merencanakan, mengarahkan, mengoordinasikan, menetapkan dan mengendalikan kebijakan dan pengembangan perusahaan dan teknologi informasi dalam rangka meningkatkan corporate value. Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Informasi mempunyai tugas: - Merencanakan dan menetapkan kebijakan perencanaan strategis jangka panjang (corporate plan), serta teknologi informasi perusahaan. - Mengarahkan dan mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan dan strategi perusahaan di bidang perencanaan dan pengembangan perusahaan serta teknologi informasi. - Mengendalikan (evaluasi dan pengawasan) tercapainya kebijakan perencanaan dan pengembangan strategis sebagai feedback tercapainya Visi dan Misi perusahaan serta efektifitas strategi yang telah ditetapkan. - Mengendalikan tercapainya kebijakan perencanaan dan pengembangan teknologi informasi perusahaan yang telah ditetapkan. Unit kerja yang termasuk dalam Direktorat Perencanaan, Pengembangan dan Informasi adalah: - Biro Perencanaan dan Pengembangan - Biro Teknologi Informasi

Director of Planning, Development & Information
The Directorate of Planning, Development, and Information plans, directs, coordinates, determines and manages corporate policy and development, risk management, as well as information technology in order to improve a corporate value.

The Director of Planning, Development and Information has the following tasks: - Plan and determine policies on long term corporate strategic planning, development, and information technology. - Direct and coordinate corporate policy and strategy implementation that governs the corporate planing and development as well as the information technology. - Control (evaluate and monitor) the achievement of strategic planning and development policies as feedback of the corporate vision and mission as well as the effective result of the targeted strategy. - Monitor the achievement of targeted planning policy and the development of corporate information technology.

The Director of Planning, Development and Information oversees the following Working Units: - Planning and Development Bureau - Information Technology Bureau

Direktur Investasi
Direktur Investasi mempunyai fungsi merencanakan, menetapkan, mengarahkan, mengoordinasikan dan mengendalikan kebijakan serta menempatkan pengelolaan dana dalam berbagai portofolio berdasarkan prinsip hasil dan keamanan dana investasi sesuai ketentuan yang berlaku dalam rangka mencapai hasil yang optimal. Untuk menyelenggarakan fungsi tersebut, Direktur Investasi mempunyai tugas: - Merencanakan dan menetapkan kebijakan portofolio dan strategi pengelolaan dana dalam bentuk-bentuk investasi. - Mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan strategi pengusahaan penempatan dana.

Director of Investments
The Director of Investments plans, determines, directs, coordinates and manages the allocation of fund management policies to various portfolios based on the principles of returns and security of the investment funds in accordance with prevailing regulations to achieve an optimum results.

To execute its duties, the Director of Investment has the following tasks: - Plan and establish policies that governs the investmentbased fund management portfolio and strategy. - Direct and manage the implementation of the Company’s fund management strategy.

134

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

The General Affairs and HR Directorates oversees the following Working Units: . establish and manage policies that governs the human resources. sarana & prasarana yang telah ditetapkan.Biro Akuntansi Director of Finance The Director of Finance seeks to effectively.Divisi Investasi Langsung .Direct and coordinate the financial strategy implementation of the Company’s.Merencanakan.Finance Bureau . Unit kerja yang termasuk dalam Direktorat Umum dan SDM adalah: . procurement and management of facilities and utilities. Direktur Umum dan SDM mempunyai tugas: .Procurement Bureau . . . . . Direktur Keuangan mempunyai tugas: . mengelola keuangan dan mengendalikan rencana kerja perusahaan secara efektif dan efisien serta transparan sesuai sistem akuntansi jaminan sosial.Mengarahkan dan mengoordinasikan pelaksanaan strategi pengusahaan di bidang keuangan.Mengarahkan dan mengendalikan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan (RKAP) secara efektif dan efisien (kepatuhan anggaran sesuai jadwal yang ditetapkan.Divisi Pasar Uang dan Pasar Modal .Mengendalikan terlaksananya kebijakan SDM. pengadaan.Mengendalikan diversifikasi penempatan dana sehingga memberikan hasil yang optimal dengan memperhatikan keamanan dana. . efficiently. mengarahkan. coordinates and controls policy and strategy related to Human Resources (HR).Accounting Bureau Direktur Umum dan SDM Direktur Umum dan SDM mempunyai fungsi merencanakan.Comptroller Bureau .Fund Market and Capital Market Division . manages the finances. education and training. as well as procurement of facilities and utilities needed to ensure the effective utilization of the Company’s resources. . pengadaan dan pengelolaan sarana prasarana.. as well as facilities and utilities. pendidikan dan pelatihan.Direct and coordinate implementation of corporate strategy related to human resources. pendidikan dan pelatihan.Biro Sumber Daya Manusia . and controls company expenses in line with social insurance accounting system. pengadaan serta sarana dan prasarana guna tercapainya tujuan Perseroan. education and training. menetapkan dan mengendalikan kebijakan di bidang sumber daya manusia.Merencanakan dan menetapkan kebijakan dan strategi pengelolaan keuangan serta pelaporan keuangan.Mengendalikan tercapainya kebijakan keuangan dan pelaporan yang telah ditetapkan.Divisi Analisa Portofolio . . facilities and utilities.Human Resources Bureau .Facilities & Utilities Bureau laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 135 . The Investment Directorate oversees the following Working Units: . .Biro Pengendalian Keuangan .Mengarahkan dan mengoordinasikan pelaksanaan strategi perusahaan di bidang sumber daya manusia. education and training.Direct Investment Division Direktur Keuangan Direktur Keuangan mempunyai fungsi merencanakan.Mengoordinasikan pelaksanaan evaluasi dan pengukuran kinerja portofolio investasi. . mengoordinasikan dan mengendalikan kebijakan dan strategi di bidang Sumber Daya Manusia (SDM). Unit kerja yang termasuk dalam Direktorat Investasi adalah: . the Director of Finance has the following tasks: .Plan. The tasks of the Director of General Affairs and HR are as follows: . education and training. To implement this function. menetapkan.Manages prescribed financial policy and the reporting system as stated.Direct and control the formation of Annual Work and Budgetary Plan of the Company effectively and efficiently (comply to the set budgetary plan).Education and Training Bureau .Biro Pendidikan dan Pelatihan .Biro Sarana dan Prasarana Director of General Affairs and HR The Director General Affairs and HR plans. pengadaan sarana dan prasarana. .Manage implementation of established policies on HR. determines.Plan and determine policy and financial management strategy as well as financial reporting. . directs.Coordinate the evaluation and measurement of the investment portfolio’s performance. pendidikan dan latihan. Untuk menyelenggarakan fungsi tersebut.Biro Pengadaan . pendidikan dan pelatihan. The Finance Directorate oversees the following Working Units: .Control diversification of funds invested so as to provide optimum returns by observing the fund’s security.Portfolio Analysis Division . Unit kerja yang termasuk dalam Direktorat Keuangan adalah: .Biro Keuangan . . and transparently plan.

. the Training and Development of Skill and Knowledge for the BOC and the BOD had been stipulated by Directors Decree No. To implement this function.09% 95. menetapkan dan mengendalikan kebijakan dalam pengelolaan risiko. coordinate and evaluate the application of risk management towards all level of organization’s. compliance and risk management strategy comprehensively. mengoordinasikan.D. Suyono Ahmad Ansyori Elvyn G.90% 59. as well as compliance on the prevailing laws. . : Kep/307/102008.Compliance and Legal Bureau . the Director of Compliance and Risk Management has the following tasks: . . Adapun penjabaran frekuensi rapat Direksi tersebut adalah sebagai berikut: Nama Name H. . coordinate.36% 95. The frequency of Meetings will be clarified as follows: Jumlah Rapat Total Meetings 22 22 22 22 22 22 22 Jumlah hadir Total Attendance 22 19 20 13 21 19 21 Prosentase (%) Percentage (%) 100.45% 86. Direksi mengadakan rapat sebanyak 22 (dua puluh dua) kali. .Mengarahkan. procedures. 136 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko mempunyai tugas: .To ensure the implementation of Four Eyes Principles in decision making process with the support of other related Directorates.To direct and coordinate the implementation of compliance with the prevailing system. sets and control the legal policy. sets and control the policies on managing risks. .To direct. menetapkan dan mengendalikan kebijakan hukum.To control the implementation of risk management strategy and policy.Mengarahkan dan mengoordinasikan penerapan kepatuhan terhadap sistem & prosedur. kepatuhan dan strategi manajemen risiko secara komprehensif. direct. legal and compliance to the prevailing laws and regulations in order to minimize the corporate risk and legal matters which could have a negative impact on the Company.Biro Kepatuhan dan Hukum .Mengendalikan tercapainya kebijakan dan strategi manajemen risiko. laws and regulations. the Board of Directors convened a 22 (twenty two) meetings. .Biro Manajemen Risiko Director of Compliance and Risk Management Director of Compliance and Risk Management plan. hukum dan peraturan yang berlaku. hukum dan kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku guna meminimalisasi risiko usaha dan masalah hukum yang dapat membawa dampak negatif pada Perseroan.45% Program Pelatihan dan Pengembangan Direksi Berdasarkan Kesepakatan Bersama antara Dewan Komisaris dengan Direksi PT Jamsostek (Persero) telah ditetapkan Program Pelatihan dan Pengembangan Skill and Knowledge Dewan Komisaris dan Direksi yang telah dituangkan dalam Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No.Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko mempunyai fungsi merencanakan. Unit kerja yang termasuk dalam Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko adalah: .36% 90.Memastikan penerapan Prinsip Empat Mata dalam pengambilan keputusan-keputusan perusahaan bersama Direktorat terkait lainnya. Training and Development Program for the Board of Directors Pursuant to Collective Agreement between the Board of Commissioner and the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). mengarahkan.00% 86.Risk Management Bureau Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Direksi Pada tahun 2008. Masassya Djoko Sungkono Karsanto The frequency of Meetings and Level of Attendance of Members of the BOD In 2008. mengoordinasikan dan evaluasi penerapan manajemen risiko pada seluruh jenjang organisasi. Hotbonar Sinaga Myra SR Asnar H. . The Compliance and Risk Management Directorates oversees the following Working Units: .Merencanakan. kepatuhan serta hukum yang telah ditetapkan.To plan. : Kep/307/102008.

.200. a.000 54.900.200.Fasilitas Direksi. .000 54.500.000 577.000 8.Medical treatment that adheres to the stipulate regulation in the Company.000 577.362.400.500.900.200.000.The Board members was also being equipped with car facilities.Apabila Perseroan tidak menyediakan fasilitas rumah jabatan.000.000 70.000 1.000 70.Asuransi Santunan Purna Jabatan dengan premi per tahun maksimum 3(tiga) kali gaji/honorarium per bulan. kepada anggota Direksi dapat diberikan kompensasi bulanan untuk fasilitas rumah jabatan yang besarnya Rp16.200.Director’s facilities.000 481. c.000 * Direktur Utama (H.400. Ketetapan mengenai gaji/honorarium dan fasilitas Direksi ini mulai berlaku tanggal 1 Januari 2009.000 70.200.000 Nama Name H.436.000 862. Suyono Ahmad Ansyori Elvyn G Masassya Djoko Sungkono Karsanto Gaji Salary 60.000 862. dimana penetapan gaji.000 70.1(satu) buah kendaraan jabatan bagi masing-masing anggota direksi yang jenisnya ditetapkan dengan memperhatikan aspek kepantasan. Fasilitas Direksi .400.200.000.000.000 2.211.000 16.200.900.200. Hotbonar Sinaga) tidak diberikan tunjangan rumah jabatan. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 137 . b. Hotbonar Sinaga) was not given a housing allowance because he had been provided with the corporate housing. monthly allowance for housing will be provided with a total value of Rp16.000 842. Direksi tidak diperkenankan membebankan biaya kepada Perseroan untuk kepentingan pribadi.If the Company’s not having a privilege to give a housing facilities to the members of the Board of Directors. a.900.000 70. .000 ThP 2008 2008 ThP 720. Apart from those specified within the directive.000 842.000 54.200.000 70.000 Tantiem Bonus 642.000.800.200. Hotbonar Sinaga* Myra SR Asnar H.000 Total Total 1. the Board of Directors are not allowed to allocate personal expenses to the Company.200.000.000.420. d.000 862. d.200.000 16.400.200.000 1. fasilitas Direksi serta honorarium sebagai berikut: Remuneration of the Board of Directors Remuneration of the Board of Directors for fiscal year 2009 were established within the minutes of the GMS regarding the approval of the Annual Report and endorsement for calculating fiscal year 2009 which determined the salary.200.000 1.000 16.000 54. karena yang bersangkutan telah disediakan rumah jabatan/ The President Director (H.000 per month. and the type of these cars was determined by certain aspects such as proper. economic and financial capability of the Company.420.000 20.800.000 97. .200.200.000 54. . This directive governing the salary/honorarium and Director’s facilities takes effect on 1 January 2009.000.Remunerasi Direksi Remunerasi Direksi tahun buku 2009 ditetapkan dalam risalah RUPS tentang persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan perhitungan tahunan tahun buku 2009.000 842.200.500.420. kehematan dan kemampuan keuangan Perseroan. Di luar hal-hal yang diatur dalam ketetapan ini.400.774.D. c.000 842.000 20. b. thus.000 20. .000 842.000 54.000.400.000 842.000 Tunjangan Allowance 16.800.000 per bulan. facilities as well as honorarium of the BOD as follows: ThP/Bulanan Monthly ThP 60.000 16.Post-official Insurance compensation with annual premium of a maximum three times salary/honorarium per month.000.200.400.000 577. Facilities of the Board of Directors .000.000 5.Fasilitas pengobatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Perseroan. Gaji Direksi .300.200. maka.000.000 384.000 16. Salary of the Board of Directors .

Main function of the Ethic Committee are: a. Roles and Responsibilities The main responsibility of Ethic Committee is to assists the Board of Directors in handling ethic’s violation that was conducted by JAMSOSTEK’s employee (including the Board of Commissioners. tindakan dan ucapan insan JAMSOSTEK yang bertentangan dengan pedoman yang terkait dengan penerapan Good Corporate Governance yang meliputi: • Pedoman Good Corporate Governance • Pedoman Perilaku • Board Manual • Pedoman Benturan Kepentingan. a Secretary whom posted by Head of Internal Control Bureau and several other members whom consist of the Head of Legal and Compliance Bureau. Ketua Umum atau Ketua Pengurus Pusat Serikat Pekerja dan seorang anggota lainnya sesuai kebutuhan Komite Etika. Memberships: The memberships of the Ethic Committee was consists of a Chairman whom posted by the Director of Compliance and Risk Management. d. Melakukan administrasi dan laporan atas kegiatan Komite Etika. f. Committees under the Board of Directors: The Ethic Committee A. d. f. Direksi dan karyawan JAMSOSTEK). B. b. habit. Melakukan seleksi atas laporan yang masuk dan menyampaikan kepada unit kerja terkait untuk ditindaklanjuti. c. c. Tugas Pokok dan Fungsi Komite Etika: a. Keanggotaan Susunan pengurus Komite Etika terdiri dari seorang ketua yang dijabat oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko. sehingga melalui Keputusan Direksi No. the Board of Directors and JAMSOSTEK Employees). Mengusulkan kepada Direksi untuk memberikan penghargaan kepada pelapor atas laporan pelanggaran yang terbukti kebenarannya. b. c. Sebaliknya Komite Etika juga dapat mengusulkan kepada Direksi untuk memberikan sanksi kepada pelapor atas laporan pelanggaran yang tidak terbukti kebenarannya. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Etika mempunyai tugas utama membantu Direksi untuk menangani permasalahan pelanggaran etika yang dilakukan oleh Insan JAMSOSTEK (termasuk Komisaris. KEP/231/092007. 138 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . PT Jamsostek (Persero) was established the Ethic Committee. Kewenangan Bahwa dalam rangka menegakkan ketentuan yang berkaitan dengan penerapan prinsip dan praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). Authority In order to upright the stipulation that related to the implementation of Good Corporate Governance practices and principles.Komite di bawah Direksi: Komite Etika A. maka Manajemen PT Jamsostek (Persero) memandang perlu adanya suatu organ perusahaan yang menangani pelanggaran etika. telah ditetapkan adanya suatu Komite Etika di PT Jamsostek (Persero). d. seorang sekretaris yang dijabat oleh Kepala Biro Pengawasan Intern dan beberapa anggota yang terdiri dari Kepala Biro Hukum dan Kepatuhan. act and expression of JAMSOSTEK person which against the stipulated manual guide that related to the implementation of Good Corporate Governance that covers: • Good Corporate Governance Code • Code of Conduct • Board Manual • Conflict of Interest Code. Menerima laporan internal maupun eksternal atas pelanggaran yang terkait dengan penerapan prinsipprinsip Good Corporate Governance. To execute an appraisal towards gift or souvenirs received. Kepala Biro SDM. attitude. perilaku. Pelanggaran Etika Pelanggaran etika adalah suatu perbuatan. through the Directors Decree No. To suggest the Board of Directors about the reward to the reporter and violation report that is proven right. To administer and report all of the activities from Ethic Committee’s. To evaluate the implementation of the tasks carry out by the related working unit g. Melaksanakan penilaian (appraisal) terhadap penerimaan hadiah atau cindera mata. d. To receive the internal and external report concerning violations that related to the implementation of Good Corporate Governance principles. the Management of PT Jamsostek (Persero) consider that it was deemed necessary to have the Company’s organ which handling the ethics violation. To conduct a selection towards the incoming reports and submit the report to the related working unit to be follow up c. sikap. g. e. e. Melakukan evaluasi atas tindak lanjut pelaksanaan tugas dari unit kerja terkait. B. To suggest the Board of Directors about the sanction to the reporter and violation report that is proven wrong. Violation of Ethic The violations of ethics are a deed. Head of Human Resources Bureau or Chairman of Labor Union and other members based on the requirement needed from the Ethic Committee. therefore. KEP/231/092007.

: KEP/200/082009 dated 6 August 2009 regarding the Establishment of the Integrity Committee / Independent Monitors with the following principal duty.Menjamin identitas saksi / pelapor pelanggaran Pakta Integritas c. the Ethic Committee received a report on the violation of Good Corporate Governance practices and carry out a selection and identification process towards the violations of the implementation. Prosedur pelaporan atas pelanggaran penerapan Good Corporate Governance 1. : Kep/200/082009 tanggal 6 Agustus 2009 tentang Penetapan Charter Komite Integritas / Pemantau Independen dengan tugas pokok. 6.The identity of the reporter. . . the reporter would be granted with the protection guarantee. Authority and Responsibilities .Monitor and ascertain that all JAMSOSTEK Personnel implement the Integrity Pacts they have signed.The event.Place and date/time of violation . functions. Tugas Pokok Membantu terlaksananya Pakta Integritas secara baik dilingkungan PT Jamsostek (Persero) b.Mendorong dilaksanakannya analisis rencana tindak pencegahan Korupsi di PT Jamsostek (Persero).Memantau dan memastikan bahwa Insan JAMSOSTEK melaksanakan Pakta Integritas yang telah ditandatangani. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 139 .Secara pro aktif memantau sistem pelaksanaan pelanggaran. Fungsi . For every confidential of violation report. Furthermore. 2. pelapor akan mendapatkan jaminan perlindungan. .Memastikan bahwa laporan pelanggaran / penyimpangan Pakta Integritas yang dilakukan oleh Insan Jamsostek (Dewan Komisaris. . Komite Etika menerima laporan atas pelanggaran penerapan Good Corporate Governance dan melakukan identifikasi dan seleksi atas laporan pelanggaran dalam penerapan Good Corporate Governance. Wewenang dan Tanggung Jawab .Identitas Pelapor. e. The establishment of Good Corporate Governance practices was implemented based on the direct and indirectly audit findings towards the event of violation of Good Corporate Governance. Board of Directors. The Integrity Committee 1. Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. 5. The reporting procedures on violation on the implementation of Good Corporate Governance 1. and responsibilities: a. 2. Laporan pelanggaran atas penerapan Good Corporate Governance yang tidak dapat dilimpahkan/diidentifikasikan kepada unit kerja/komite terkait ditangani langsung oleh Komite Etika. Komite Integritas 1. 3. Principal Duty To assist the smooth implementation of the Integrity Pact within PT Jamsostek (Persero) b. The violation on Good Corporate Governance practices which could not be identified by working unit/ related committee would directly handled by the Ethic Committee. 3. Laporan pelanggaran yang disampaikan secara tertulis sekurang-kurangnya memuat : . chronological and evidence of violation .Tempat dan tanggal/waktu pelanggaran . dan Karyawan) telah ditindaklanjuti. Selanjutnya.Mendorong diterbitkan dan disosialisasikannya Modul Pakta Integritas Jamsostek serta memantau pelaksanaannya. 4. Laporan pelanggaran yang bersifat rahasia.Peristiwa dan kronologis serta bukti pelanggaran . and Employees) are followed up. 4. wewenang dan tanggung jawab sebagai berikut : a. The violation report was reported in formal written form and consists of: .To ascertain that all reports of Integrity Pact infringements / deviations by JAMSOSTEK Personnel (Board of Commissioners.Name of the violator . 6. authority. Penegakan penerapan Good Corporate Governance dilaksanakan atas dasar laporan dan atas adanya temuan langsung atau tidak langsung terhadap peristiwa pelanggaran penetapan Good Corporate Governance. The violation report on Good Corporate Governance practices which is not related to the duties and responsibilities of the Ethic Committee could be reported to the working unit/ related committee to be follow up. Direksi. Functions .To guarantee the anonymity of witnesses to / informers of Integrity Pact infringements. 5.Nama pelanggar etika . Decision of the BOD of PT Jamsostek (Persero) No.To promote the enforcement and socialization of the JAMSOSTEK Integrity Pact Module as well as monitor its implementation.To pro actively monitor the occurrence of system infringements. . c. . Laporan pelanggaran atas penerapan Good Corporate Governance yang tidak terkait dengan tugas Komite Etika dapat disampaikan kepada unit kerja/komite terkait untuk ditindaklanjuti.e.To encourage the implementation of an analysis of the PT Jamsostek (Persero) corruption deterrence action plan. . . fungsi.

The Integrity Committee is required to prepare an Annual Work Plan that contains objectives and work programs. submits its performance report to the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero).In performing its duty the Integrity Committee does not have the authority to audit. .Komite Integritas wajib membuat program Kerja Tahunan yang berisi sasaran dan program kerja . Amin H.Memberikan saran/rekomendasi tindak lanjut laporan pelanggaran Pakta Integritas kepada. klarifikasi terhadap informasi / masukan laporan pelanggaran Pakta Integritas oleh pihak internal maupun pihak ekternal perusahaan dan merahasiakan identitas pelapor yang menyampaikan laporan pelanggaran Pakta Integritas di PT Jamsostek (Persero). Board of Directors. Dewan Komisaris telah menindak lanjuti temuan atau laporan tersebut. the Integrity Committee reserves the right to have access to information.Dalam hal Komite Integritas meyakini terjadinya pelanggaran. 2. examine. 140 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . in accordance with applicable PT Jamsostek (Persero) regulations. Usman : Coordinator and Member : Member : Member : Member : Secretary 3. 3. .When the Integrity Committee believes that an infringement has occurred. Dewan Komisaris.Melakukan konfirmasi. : Kep/201/082009 tanggal 6 Agustus 2009 tentang Pengangkatan Anggota Komite Integritas / Pemantau Independen dengan susunan sebagai berikut : • Ai Mulyadi Mamoer Anggota • Mas Achmad Daniri • Sabdono Surohadikusumo • Lukman Nulhakim • M. . Komite Integritas memastikan bahwa Direksi. the Integrity Committee ascertains that the Board of Directors and the Board of Commissioners follow up on the findings or reports. Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No.Confirm and clarify all information / inputs contained in the Integrity Pact infringement reports by both internal and external parties and keep the identities of the informers providing the Integrity Pact infringements at PT Jamsostek (Persero) reports confidential. probe or bring charges against the reported cases of infringement.Provide suggestions/recommendations on following up the Integrity Pact infringement reports to the Board of Commissioners. . And at the end of the year. sesuai dengan ketentuan yang berlaku di PT Jamsostek (Persero). .Dalam melaksanakan tugasnya Komite Integritas tidak mempunyai kewenangan baik melakukan audit. melakukan evaluasi yang komprehensif dan menyampaikan kepada Dewan Komisaris atau Direksi PT Jamsostek ( Persero).. it performs a comprehensive evaluation and conveys the result to the Board of Commissioners or the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). penyelidikan . Dalam menindak lanjuti upayanya. penyidikan maupun penuntutan terhadap kasus yang dilaporkan. . and the State Minister for State-Owned Enterprises. Usman : Koordinator merangkap : Anggota : Anggota : Anggota : Sekretaris . In following up its efforts. Decision from the BOD of PT Jamsostek (Persero) No. Pada akhir tahun menyampaikan pencapaian kinerja Komite Integritas kepada Direksi PT Jamsostek (Persero). konfirmasi dan penilaian laporan pelanggaran Pakta Integritas. Program kerja yang telah dilaksanakan • Penyusunan Charter dan Program Kerja Komite Integritas • Pelaksanaan Penandatanganan Pakta Integritas • Penyelenggaraan Rapat Pleno Forum Komite Integritas • Melaksanakan pembahasan dengan Direksi tentang implementasi GCG • Menyusun program peran strategis PT Jamsostek (Persero) dalam Gerakan Nasional Antisuap KUPAS-BUMN. confirming and assessing Integrity Pact infringement reports. . . 2. investigate. The undertaken of Working Plan • The formulation of Charter and Working Plan of the Integrity Comnittee • The Signing of the Integrity Pact • The implementation of Meeting of Integrity Committee Forum • Conduct a discussion forum with the Board of Directors concerning the GCG implementation • The Formulation of strategic role program of PT Jamsostek (Persero) on the National Force of Anti Bribery of KUPAS-SOE .: KEP/201/082009 dated 6 August 2009 regarding The Appointment of Integrity Committee / Independent Surveillance Member with the composition as follows : • • • • • Ai Mulyadi Mamoer Mas Achmad Daniri Sabdono Surohadikusumo Lukman Nulhakim M. Direksi dan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara.For the purpose of clarifying. Komite Integritas berhak mendapatkan akses informasi. . pemeriksaan.Untuk Kepentingan klarifikasi. Amin H. .

The Profile of the Integrity Committee Coordinator ai mulyadi mamoer Born in Tasikmalaya 25 March 1946. Alumni LEMHANNAS KRA XXII – 1989. Secretary-General of BTP Indonesia Committee (Clean Transparent Professional Moral Movement – Indonesia Chamber of Commerce). Koordinator Desk Pencegahan Tim Nasional Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Kormenev) Percepatan Pemberantasan Korupsi – Inpres 5 tahun 2004. Bandung. 5. Koordinator Komite Integritas Jamsostek.00% laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 141 . Anggota Komite Integritas BULOG dan Alumni ESQ Eksekutif Angkatan ke-59. Attendance Level of Meeting Throughout 2009 the attendance level of the integrity committee meeting is as follows : 5. Member of Indonesian Institute of Audit Committees (IKAI). Sebelumnya (1972-2003) antara lain menjabat sebagai Staf Ahli Dirut Telkom dan Koordinator Staf Ahli PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. USA serta Sarjana Ekonomi Universitas Padjadjaran Bandung. Founder and Board of Administrators Member of Indonesian Society of Entrepreneurs (MEI). Sejak tahun 2004 menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bakrie Telcom Tbk dan sejak tahun 2006 juga menjabat sebagai Ketua Komite Audit. Memprakarsai dan membidani kelahiran Dewan Integritas Bangsa. Profil Koordinator Komite Integritas ai mulyadi mamoer Lahir di Tasikmalaya 25 Maret 1946. Anggota Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI). An Independent Commissioner of PT Bakrie Telcom Tbk since 2004. Komisaris Perum Pos dan Giro serta Kepala Biro Perencanaan Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi. Pendiri dan Wakil Koordinator Forum Pemantau Pemberantasan Korupsi (Forum 2004). Holds a Master of Arts degree in Economics from Michigan State University. Pendiri dan Anggota Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL). USA. and since 30 March 2010 Head of the Indonesian Chamber of Commerce Business Without Bribes Working Group. Member of Independent Monitors of Integrity Pact Implementation of the State Ministry for the Utilization of State Apparatus. and Alumni of ESQ for Executives Class 59. Member of BULOG (Indonesian Bureau of Logistics) Integrity Committee. Member of Indonesian Society of Independent Commissioners (ISICOM) and Member of Indonesian Institute of Commissioners and Directors (LKDI). Member of Transparency International Indonesia (TI Indonesia). Anggota Komite Integritas Pertamina. Commissioner of PT Ratelindo. Deterrence Desk Coordinator of the National Team for Coordinating Monitoring and Evaluation (Kormenev) of the Accelerated Eradication of Corruption – Presidential Instruction No. Sekjen Komite BTP Indonesia (Gerakan Moral Bersih Transparan Profesional – KADIN Indonesia). Expert Staff Coordinator.00% 71. Secretary-General of the Three Pillars of Partnership (3pK). Coordinator of JAMSOSTEK Integrity Committee. Founder and Deputy Coordinator of Forum for the Monitoring and Eradication of Corruption (Forum 2004). Komisaris PT Ratelindo. Anggota Paguyuban Komisaris Independen Indonesia (ISICOM) dan Anggota Lembaga Komisaris dan Direksi Indonesia (LKDI). Anggota Pemantau Independen Pelaksanaan Pakta Integritas Kementerian Negara PAN. Sponsored and brought about the establishment of the National Integrity Council. Member of Pertamina Integrity Committee. Post and Telecommunication. Lulusan Master of Arts (MA bidang Ekonomi) Michigan State University. Founder and Member of Indonesian Information and Communications Technology (Infocomm) Society (MASTEL). dan sejak tanggal 30 Maret 2010 menjadi Ketua Pokja Bisnis Tanpa Suap KADIN Indonesia. Usman Jumlah Rapat Total Meetings 7 7 7 7 7 Jumlah hadir Total Attendance 7 6 7 5 7 Prosentase (%) Percentage (%) 100. Pendiri dan Anggota Dewan Pengawas Indonesia Procurement Watch (IPW).00% 100. Founder and Supervisory Board Member of Indonesia Procurement Watch (IPW). 4.00% 86. Amin H. Sekretaris Jenderal Tiga Pilar Kemitraan (3pK).4. Pendiri dan Anggota Dewan Pengurus Mayarakat Entrepreneur Indonesia (MEI). a Bachelor’s Degree in Economics from Padjadjaran University. Anggota Transparency International Indonesia (TI Indonesia).00% 100. Prior to that (1972-2003) held the positions of among others Expert Staff to the Managing Director of Telkom and PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Head of Infocomm Compartment of the Indonesian Chamber of Commerce. Ketua Kompartemen Telematika KADIN Indonesia. Frekuensi rapat dan tingkat kehadiran Selama tahun 2009 frekuensi rapat dan tingkat kehadiran Komite Integritas adalah sebagai berikut : Nama Name AlMulyadi Mamoer Lukman Nulhakim Sabdono Surohadikusumo Mas Achmad Daniri M. 5 / 2004. Commissioner of Post and Giro Public State Enterprise as well as Head of Planning Bureau of the Ministry of Tourism. and since 2006 also Head of Audit Committee. and is an Alumni of LEMHANNAS KRA XXII – 1989.

Submit the formal repot to the President Director on a monthly basis. Tugas Komite GCG a. b.: SPRINT/83/032009 regarding Formulation of Team and GCG Socialization which comprises of the followings: Nama Name Jabatan Position Status Status M. 2. maka Tim Penyusunan dan Sosialisasi Good Corporate Governance (GCG) menjadi Tim Pendamping Konsultan.Pelaksanaan closing antara Staf Ahli GCG Meneg BUMN. In its effort to complete the follow up action or conduct the GCG Assessment that is formulated by the Consultant. Realisasi tugas Komite GCG Tahun 2009 a. 2. 142 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .Pembahasan konsep Hasil Assessment GCG dengan Staf Ahli Meneg BUMN Bidang GCG .96% atau mengalami kenaikan 0.: Lap. d.96% in 2007 or an increase by 0.: SPRINT/83/032009 tentang Tim Penyusunan dan Sosialisasi GCG dengan susunan sebagai berikut: Good Corporate Governance (GCG) Committee The GCG Committee constitute a Committee that assists The Company’s Board of Directors to formulate the GCG infrastructure and socialization program. b. Membuat laporan tertulis secara bulanan kepada Direktur Utama.Implementation of closing with the State Ministry for SOEs Expert Staff on GCG.15%.1768/Pw 30/4/2009 dated 30 April 2009 as attached. b.22%. Pelaksanaan Assessment GCG tahun 2008 • Kegiatan yang sudah dilaksanakan . Penyusunan 9 (sembilan) infrastruktur GCG yang sudah ditetapkan dengan Keputusan Direksi.22%. sedangkan tahun 2007 dengan Skor 85. Dewan Komisaris dan Direksi PT Jamsostek (Persero) • Laporan Hasil Assessment GCG tahun 2008 Bahwa Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah melakukan Assessment Good Corporate Governance (GCG) pada PT Jamsostek (Persero) tahun 2008 sesuai dengan Laporan No. Duties of the GCG Committee a. To coordinate the follow up recommendation on the Good Corporate Governance (GCG) Assessment and the infrastructure of Good Corporate Governance (GCG) Assessment. The 2009 realization on GCG Committee’s Tasks: a. Dalam hal menyelesaikan tindak lanjut atau Assessment Good Corporate Governance (GCG) disusun oleh Konsultan. d. The 2008 Implementation of GCG Assessment • The Undertaken Activities . b. Undertook Self Assessment of GCG in 2009 c.15 out of a maximum score of 100 or 86.Administrative support for the BPKP GCG Assessor . and act as the Formulation and Socialization of Team for the Good Corporate Governance Assessment. the Board of Commissioners and Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) • The 2008 Report on GCG Assessment Results That the Board of Finance and Development Control (BPKP) performed a Good Corporate Governance (GCG) Assessment on PT Jamsostek (Persero) in 2008 in accordance with Report Number: Lap. with an Actual Score of 86.Komite Good Corporate Governance (GCG) Komite GCG merupakan Komite yang membantu Direksi PT Jamsostek (Persero) untuk menyusun infrastruktur dan sosialisasi Good Corporate Governance.1768/Pw 30/4/2009 tanggal 30 April 2009 sebagaimana terlampir.Discussion of the GCG Assessment Results concept with the State Ministry for SOEs Expert Staff on GCG . whereas it was 85.Dukungan administrasi kepada Assessor GCG BPKP . in accordance with Decision Letter No.15%.15 dari Skor maksimal 100 atau 86. Mengkoordinir penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Assessment Good Corporate Governance (GCG) dan infrastruktur Assessment Good Corporate Governance (GCG) sebagai Tim Penyusunan dan Sosialisasi Assessment Good Corporate Governance. Amin H. Usman Armada Abdul Karim Titi Sukanthi Imam Santoso Hardi Yuliwan Iwan Hermawan Ahmad Hafiz I Made Gde Yagustana Pulung Riyanto Irvan Rianto Staf Ahli | Expertise Kepala Biro Sekretariat Perusahaan | Head of Corporate Secretariate Bureau Kepala Biro Kepatuhan & Hukum | Head of Compliance & Legal Bureau Biro Kepatuhan & Hukum | Compliance & Legal Bureau Staf Ahli | Expertise Biro Sekretariat Perusahaan | Corporate Secretariate Bureau Biro Perencanaan & Pengembangan | Research & Development Bureau Biro Pengawasan Intern | Internal Control Bureau Biro Manajemen Risiko | Risk Management Bureau Biro Sekretariat Perusahaan | Corporate Secretariate Bureau Ketua | Chairman Wakil Ketua I | Vice Chairman I Wakil Ketua II | Vice Chairman II Sekretaris | Secretary Anggota | Member Anggota | Member Anggota | Member Anggota | Member Anggota | Member Anggota | Member 1. 1. sesuai Surat Perintah No. Melaksanakan Self Assessment GCG Tahun 2009 c. the Formulation and Socialization Team of GCG had become the assistant to the Consultant. dengan capaian Skor Aktual 86. Formulation of 9 (nine) GCG infrastructures that were enacted by Board of Directors’ Decision.

yang diselenggarakan Komite Pemberantasan Korupsi (KPK).77 dengan predikat Trusted Company (Terpercaya).PT Jamsostek (Persero) is the best compiler and presenter. sedangkan penilaian dari aspek GCG adalah meliputi dan tidak terbatas kepada adanya pedoman benturan kepentingan. d. Pelaksanaan Perception Index GCG • The Indonesian Institute For Coorporate Governance (IICG) telah menerbitkan Laporan Hasil Riset dan Pemeringkatan Corporate Governance Perception Index (CGPI) tahun 2008 pada bulan Desember 2009 dengan tema Good Corporate Governance dalam perspektif manajemen stratejik. • Based on the report. The 2009 Business Review Awards The GCG Committee prepared and submitted a study to the organizer of the Business Review Award as the prerequisite for the participation of PT Jamsostek (Persero) in the ranking of best company and CEO. f. and placed 22 out of 163 participants in the general category.08%. • Young Leadership Education and Training paper titled Company Long-Term Plan and GCG on 18 December 2009.18% when compared to the 2007 score of 72. e. dalam salah satu parameter penilaian dari aspek GCG sebesar 35%. the rating result for PT Jamsostek (Persero) is as follows: . The Implementation of GCG Perception Index • The Indonesian Institute for Corporate Governance published the 2008 Report on the Research Findings and Rating of Corporate Governance Perception Index (CGPI) in December 2009 with the theme Good Corporate Governance in the perspective of strategic management.The score for 2008 is 80.The Board of Commissioners of PT Jamsostek (Persero) .Nilai skor tahun 2008 adalah 80. In one of the assessment parameters in which the GCG aspect accounts for 35%. Pedoman Sistem Pelaporan Pelanggaran dan ketentuan penanganan gratifikasi.77 with a designation of Trusted Company. sedangkan skor GCG tahun 2007 adalah sebesar 22. Anugerah Business Review tahun 2009 Komite GCG telah menyusun dan menyampaikan makalah kepada penyelenggara anugerah Business Review dalam rangka keikut sertaan PT Jamsostek (Persero) untuk pemeringkatan perusahaan dan CEO terbaik. however due to certain issues and considerations the participation was withdrawn. Whistle blowing System Guidelines.96%.Para Direktur PT Jamsostek (Persero) c. • Survey Integritas pelayanan Publik Bahwa PT Jamsostek (Persero) mendapat peringkat kelima untuk skor integritas tertinggi dalam pelayanan publik dari 371 unit layanan yang berada di 98 Instansi. Peranan Komite GCG adalah menyusun makalah dalam rangka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi tahun 2009. dan peringkat terbaik 22 dari 163 peserta untuk kategori umum . • Follow up on Assessment Results through Board of Directors Letter to: .hasil pemeringkatan PT Jamsostek adalah sebagai berikut : . • Makalah Diklat Kepemimpinan Muda dengan judul Rencana Jangka Panjang Perusahaan dan GCG pada tanggal 18 Desember 2009. • Annual Report Award PT Jamsostek (Persero) memperoleh peringkat terbaik I dari 16 peserta untuk kategori BUMN/D. • Makalah Direktur Utama dengan judul Implementasi GCG dan Pakta Integritas yang disampaikan pada forum komite integritas yang diadakan oleh Walikota Bandung pada Tgl 10 Desember 2009. • Annual Report Award PT Jamsostek (Persero) received the best rating out 16 participants in the category of SOE/ROE. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 143 .Shareholders (Ministry of SOEs Expert Staff on GCG) .96%.80%. dan jika dibandingkan dengan skor tahun 2007 adalah 72 dengan mengalami kenaikan 12. Contribution in improving the Company’s Image. . . Kontribusi dalam aktivitas peningkatan citra perusahaan. an increase of 5. f. d. Code of Conduct. the Company received a GCG score of 23.Pemegang Saham (Staf Ahli Meneg BUMN Bidang GCG) . an increase of 12.PT Jamsostek (Persero) sebagai penyusun dan penyaji makalah terbaik.skor GCG yang dicapai pada ARA 2008 adalah sebesar 23. • Berdasarkan laporan tersebut.08% compared to the 2007 GCG score of 22.Directors of PT Jamsostek (Persero) c.namun dengan berbagai hal dan pertimbangan tertentu maka keikutsertaan ini dibatalkan. Formulation of Papers • Paper by Managing Director titled GCG Culture and Performance Corporate Sharing for seminar material on 21 November 2009 at Gran Melia Hotel.80% atau mengalami kenaikan 5.Dewan Komisaris PT Jamsostek (Persero) . • Paper by Managing Director titled Implementation of GCG and Integrity Pact that was delivered before the integrity committee forum organized by the Mayor of Bandung on 10 December 2009. The role of the GCG Committee was to prepare a study for the National Corruption Eradication Conference 2009. Penyusunan Makalah • Makalah Direktur Utama dengan judul GCG Culture and performance corporate sharing untuk bahan seminar tanggal 21 November 2009 di Hotel Grand Melia Jakarta. • Public Service Integrity Survey PT Jamsostek (Persero) was awarded fifth place for the highest integrity score in public service out of 371 service units found in 98 Agencies by the Corruption Eradication Committee (KPK). and provisions on handling gratifications. while the assessment of the GCG aspect included but not limited to the inclusion of a guideline for conflict of interest. Pedoman Perilaku.18%. Jakarta.• Tindak lanjut Hasil Assessment melalui Surat Direksi kepada : . e.

The Development of GCG Socialization Results The status of GCG socialization including Code of Conduct and the signing of the Integrity Pacts as statements of commitment by JAMSOSTEK Personnel to Corporate Culture 2007-2009 is as follows: 2008 2009 Sosialisasi Socialization P. • Surat Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) No: B/6151/072009 Tanggal 17 Juli 2009 Tentang Pelaksanaan Sosialisasi Pedoman DPKP dan PKBL.• Makalah Diklat penyesuaian Kerja dengan judul Tugas pokok dan fungsi. : SPRIN/83/032009 tanggal 23 Maret 2009 tentang Tim Penyusunan dan Sosialisasi GCG. b. Protocol Guidelines. Hasil Sosialisasi GCG a.565 817 1.474 755 256 247 6 1. Results of GCG Socialization a. Pedoman Administrasi umum dan Kesekretariatan.819 1. • PT Jamsostek (Persero) Managing Director Letter No: B/6151/072009 dated 17 July 2009 regarding the Implementation of the Socialization of PT Jamsostek (Persero)’s DPKP and PKBL Guidelines.736 144 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Integritas Integrity Pact - Sosialisasi Socialization P. Dasar pertimbangan • Laporan Hasil Assessment GCG PT Jamsostek (Persero) oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tahun 2008. Integritas Integrity Pact - Dewan Komisaris The Board of Commissioners Direksi The Board of Directors Kantor Pusat Head Office Kantor Wilayah Branch Office Jumla/Total 6 - - 6 7 7 - - - - 7 7 123 123 37 35 - - 160 158 681 1. Corporate Identity and Good Corporate Governance. • Approval of the PT Jamsostek (Persero) Managing Director of GCG Team Memo No: M/05/Tim GCG/052009 dated 19 May 2009 regarding GCG Team Work Plan and Budget (RKA) Action Plan for 2009. Integritas Integrity Pact 6 Total Sosialisasi Socialization P. Pedoman Keprotokolan. 3. Corporate Identity dan Good Corporate Governance PT Jamsostek (Persero). • Surat Perintah Direksi No. GCG and Corporate Culture on 2 January 2010. Basic Consideration • The Board of Finance and Development Control (BPKP) Report on PT Jamsostek (Persero) GCG Assessment Result 2008. Integritas Integrity Pact 6 2007 Unit Kerja Working Unit Sosialisasi Socialization P. • Board of Directors Directive Number: SPRIN/83/032009 dated 23 March 2009 regarding GCG Formulation and Socialization Team. • Persetujuan Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) atas Memo Tim GCG No: M/05/Tim GCG/052009 Tgl 19 Mei 2009 Tentang Action Plan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tim GCG Tahun 2009. General Administration and Secretariat Guidelines. which states that the comprehension level of JAMSOSTEK Personnel regarding the Concept and Implementation of GCG still needs to be improved. GCG dan Corporate Culture pada tanggal 2 Januari 2010. bahwa tingkat pemahaman Insan JAMSOSTEK terhadap Konsep dan Implementasi GCG masih Perlu ditingkatkan. b. 3.344 718 221 247 - 1. Perkembangan hasil sosialisasi GCG Posisi sosialisasi GCG termasuk Code of Conduct dan penandatanganan Pakta Integritas sebagai pernyataan komitmen Insan Jamsostek mengenai budaya perusahaan (Corporate Culture) tahun 2007-2009 sebagai berikut : • Employment Adjustment Education and Training paper titled Principal Duties and Functions.646 1.

D4 : STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) . .Head of DPKP/PUKK Bureau. Meeting Attendance Level Nama Name M.75% 62.75% 81. . Amin H. MM Educational Background : .Kepala Biro Perencanaan dan Pengembangan. MM Riwayat Pendidikan : .Ketua Tim/Komite GCG tahun 2005 – 2009 5. .S2 : Manajemen Keuangan STIE IBBI Riwayat Jabatan : .Head of Secretariat Bureau.Head of Regional Office VII. GCG Expertise . Profile Ketua Komite GCG Nama : Drs. Staf Ahli GCG . Amin H. The Profile of Chairman of GCG Committee Name : Drs.Auditor of BPKP .Auditor BPKP . Usman.Chairman of GCG Team/Committee of 2005 – 2009 5.Head of Internal Control Bureau. Usman. .00% 68.75% 93. M.25% laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 145 . .Kepala Biro Akuntansi.Diploma : STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) . .Head Planing and Development Bureau.00% 81. .Kepala Biro Sekretariat Perusahaan.50% 56.Head of Regional Office V. .The Commissioner of PT Bijak and the Secretary of the Board of Commissioner of PT Bijak .Head of Accounting Bureau.Kepala Kantor Wilayah V. .25% 75. . Tingkat Kehadiran Rapat 4.Kepala Biro DPKP/PUKK.4.Kepala Kantor Wilayah VII.00% 93.Komisaris PT Bijak dan Sekretaris Dewan Komisaris PT Bijak . . . M.Master : Financial Management of STIE IBBI Historical Background : . Usman Armada Abdul Karim Titi Sukanthi Imam Santoso Hardi Yuliwan Iwan Hermawan Ahmad Hafiz I Made Gde Yagustana Pulung Riyanto Irvan Rianto Jumlah Rapat Total Meetings 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 Jumlah Hadir Total Attendance 16 13 12 15 15 13 12 11 10 9 Prosentase (%) Percentage (%) 100.25% 75.Kepala Biro Pengawasan Intern. Amin H.

Main Roles of the Corporate Secretary The main roles of the Head of Corporate Secretariat Bureau is to plan. mengarahkan. Daftar Khusus dan Risalah rapat Direksi maupun RUPS. Jakarta (2001) . Direksi dan antar Divisi/Biro/Kantor Wilayah. Direksi mengangkat pelaksana fungsi Sekretaris Perusahaan yang bertindak sebagai pejabat penghubung (liaison officer) dan dapat ditugaskan oleh Direksi untuk menatausahakan serta menyimpan dokumen Perseroan. Jakarta (2001) .Mengarahkan dan mengoordinasikan kegiatan keprotokolan dan kerumahtanggaan. Directors and between Division/Bureau/Regional Office. Fungsi Sekretaris Perusahaan dijalankan oleh Kepala Biro Sekretariat Perusahaan. accuracy. Direksi. Profile of the Corporate Secretary Armada Abdul Karim .To coordinate the internal meeting activity which related to the Commissioners.Memfasilitasi hubungan komunikasi dan korespondensi antara Komisaris. S-1 STIE Kampus Ungu. memberikan informasi untuk Direksi dan Komisaris secara berkala. . and safety of the distribution and document flow in order to achieve the orderliness of the Company’s performance. . . including but not limited to the Shareholder’s List.To Monitor and coordinate the implementation towards The BOD’s decision concerning the implementation of Good Corporate Governance.Sekretaris Perusahaan Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary) berfungsi untuk memastikan bahwa Perseroan mematuhi peraturan tentang peryaratan keterbukaan sejalan dengan penerapan prinsipprinsip Good Corporate Governance. Jakarta (1975). Jakarta (1975). .Kepala Biro Sekretariat Perusahaan. Bachelor’s degree from Kampus Ungu.Head of Corporate Secretariat Bureau.To direct and coordinate the protocol and administration activities. Head Division/Bureau/Regional Office. . . Directors. The Corporate Secretary function was undertaken by the Head of Corporate Secretariat Bureau. menetapkan kebijakan penyusunan dan pemusnahan arsip.Mengumpulkan bahan Rapat Direksi. monitor and control the velocity.Mengoordinasikan. determine the formulation and annihilated of the file’s policy. menyusun dan mendistribusikan serta memonitor tindak lanjut risalah rapat Direksi. Sekretaris Perusahaan harus memenuhi kualifikasi profesionalisme yang memadai. . Kepala Divisi/Biro/Kantor Wilayah. Tugas Pokok Sekretaris Perusahaan Tugas pokok Kepala Biro Sekretariat Perusahaan adalah merencanakan. The Board of Directors is appoint the executive function of Corporate Secretary whom act as a liaison officer and assigned by the BOD to administer the Company’s documents.D-3 ASMI. Profil Sekretariat Perusahaan Armada Abdul Karim . Job Description of the Corporate Secretariat Bureau The operational duties which was conducted by the Head of Corporate Secretariat Bureau among others are as follows: . Jakarta (1997) dan S-2 STIE Nusantara.To collect all data needed for the Boards meeting. Daftar Pemegang Saham. Uraian Pelaksanaan tugas Biro Sekretariat Perseroan Tugas-tugas operasional yang dijalankan oleh Kepala Biro Sekretaris Perusahaan meliputi antara lain: . ketepatan dan keamanan distribusi dan alur dokumen untuk kelancaran kegiatan Perseroan. . .To ensure the maintenance of record center. control and facilitate the correspondent relation among and between working units in order to achieve the orderliness and smooth running of working relationship in the internal community of the Company. The corporate Secretary should fulfill the adequate professionalism of qualification needed for the Company. direct. provide updated information to the BOD and the BOC in a regular basis. formulate and distribute as well as monitors the following resolutions of the Boards Meeting. coordinate.D-3 ASMI. memonitor dan mengendalikan kecepatan. dan mengendalikan serta memfasilitasi hubungan korespondensi antar unit kerja guna mencapai keteraturan tata naskah dalam menunjang kelancaran hubungan kerja di lingkungan internal Perseroan. . 146 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . . Jakarta (1997) and Master degree from STIE Nusantara.Mengoordinasikan kegiatan rapat internal yang terkait dengan Komisaris.To coordinate.Memantau dan mengoordinasikan implementasi Keputusan Direksi mengenai Tata Kelola Perusahaan yang Baik. . Corporate Secretary The function of Corporate Secretary is to ensure that the Company is obliged to the prevailing regulations regarding the transparency requirement in accordance with the implementation of Good Corporate Governance principles. termasuk tapi tidak terbatas pada.To facilitate the communication relationship and correspondences between and among the Commissioners.Memastikan terpeliharanya pusat arsip (record centre). mengoordinasikan. Special List and Resolutions from the BOD meeting as well as the GMS.

benefits and facilities that are fixed in nature is carried out with consideration to the factors of revenue. level of financial health and capability as well as other relevant factors (merit system) . .Penghasilan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) .Members of the Boards of Directors and Commissioners may be given tantiem or performance incentives if the achieved key performance indicators and financial health is 70% out of a maximum of 150% . tingkat kesehatan dan kemampuan keuangan serta faktor-faktor lain yang relevan (merit system) .Prosedur penetapan dan besarnya Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Anggota Direksi a.The determination of income in the form of salary or honorarium.Dalam hal perhitungan gaji atau honorarium dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut menyebabkan gaji atau honorarium lebih rendah dari pada tahun sebelumnya.The calculation of the tantiem and incentives for the Boards of Directors and Commissioners is based on the consideration of achieved Key Performance Indicators and/ or the financial health of the company. Dasar Hukum Penetapan Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan dalam Peraturan Menteri Negara BUMN No. : PER-02/MBU/2009 tanggal 27 April 2009 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi. Procedure for determining the amount of remuneration for the BOC and BOD members a.Other factors including among others the remuneration level generally accepted within the industry of its kind . The Principle of Determination . . . tunjangan dan fasilitas yang bersifat tetap dilakukan dengan mempertimbangkan faktor pendapatan.Faktor-faktor lain termasuk diantaranya adalah tingkat remunerasi yang berlaku umum dalam industri yang sejenis . serta tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-undangan . inflation rate and other relevant factors. . the salary or honorarium given to the individual in question shall be the same as the previous year’s .Penetapan penghasilan yang berupa gaji atau honorarium. tingkat inflasi dan faktor-faktor lain yang relevan.Komposisi besarnya tantiem dan insentif kinerja ditetapkan sebagai berikut: • Direktur Utama : 100% • Anggota Direksi : 90% dari Direktur Utama • Komisaris Utama : 40% dari Direktur Utama • Anggota Komisaris : 36% dari Direktur Utama c. aktiva. Legal Basic The determination of the Remuneration of Members of the BOC and BOD is stipulated in State Minister for SOEs Regulation Number: PER-02/MBU/2009 dated 27 April 2009 regarding Guidelines for Determining the Income of SOE Board of Commissioners.The composition of the size of tantiem and performance incentives is stipulated as in the following: • President Director : 100% • The BOD member : 90% of the President Director • President Commissioner : 40% of the President Director • The BOC member : 36% of the President Director laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 147 .Anggota Direksi dan Dewan Komisaris dapat diberikan tantiem atau insentif kinerja apabila pencapaian ukuran kinerja utama dan tingkat kesehatan 70% yang diperhitungkan maksimal 150%.The income of Members of the Board of Directors and Board of Commissioners is determined by a General Meeting of Shareholders (GMS) .Perhitungan tantiem dan insentif kinerja bagi Direksi dan Dewan Komisaris didasarkan pertimbangan pencapaian ukuran kinerja utama (Key Performance Indicators dan/atau tingkat kesehatan perusahaan). assets.Penetapan penghasilan yang berupa tunjangan dan tantiem yang bersifat variabel dilakukan dengan mempertimbangkan faktor pencapaian target. as well as cannot be in contravention to prevailing laws and regulations . maka gaji atau honorarium yang dipakai untuk yang bersangkutan adalah sama dengan gaji atau honorarium tahun sebelumnya. . Penetapan Remunerasi dan Indikator Kinerja untuk mengukur Performance Direksi dan Dewan Komisaris . condition and financial capability of the company in question. b. Board of Directors and Supervisory Board.The key performance indicators and/or level of financial health are stipulated by the GMS/Minister.Penetapan RUPS untuk Persero memuat jenis dan jumlah Penghasilan secara jelas dan tegas. Determination of Remuneration and Performance Indicators to measure the Performance of the BOC and the BOD .Should the calculation of salary or honorarium by considering the mentioned factors result in a salary or honorarium lower than that of the previous year. kondisi dan kemampuan keuangan perusahaan yang bersangkutan. Prinsip penetapan . . Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas BUMN.The Resolutions adopted in the Company GMS clearly and explicitly specify the type and amount of Income c. b.The determination of income in the form of benefits and tantiems that are variable in nature is carried out with consideration to the factors of target achievement.Ukuran kinerja utama dan/atau tingkat kesehatan ditetapkan oleh RUPS/Menteri.

Direktur Utama = 100% President Director = 100% b. Rp16 juta untuk Kabupaten & Kota A total of Rp16 million to the Regency & City Sebesar pemakaian. Fasilitas kendaraan Dinas Official Vehicle Facility 1(satu) unit beserta biaya pemeliharaan dan operasional One unit that includes the maintenance and operational expenses Dalam bentuk asuransi kesehatan atau penggantian biaya pengobatan In the form of health care insurance or medication expense reimbursement Paling banyak 2(dua) perkumpulan Maximum two clubs Sebesar Kebutuhan At cost 1(satu) unit beserta biaya pemeliharaan & utilitas One unit that includes the maintentace & utility expenses Paling banyak 2(dua) keanggotaan Maximum two memberships Batas Maksimum ditetapkan oleh RUPS/Menteri The Maximum Limit was determined by the GMS/ the Minister Sesuai pencapaian KPI dan tingkat kesehatan In accordance with KPI performance and the sound level b. maka santunan cuti tahunan tidak diberikan In the situation when big vacation allowance was provided. Tunjangan Perumahan Housing Allowance 30% dari gaji dengan jumlah maksimum: 30% of salary with a maximum amount of: a. Tunjangan Hari Raya Keagamaan Religious Day Allowance b. Fasilitas Bantuan Hukum Legal Aid Facility e. with a maximum value of 30% of the housing allowance Diberikan apabila tidak disediakan rumah jabatan oleh Perusahaan The allowance is given in the situation that the Company do not provide the official housing h. Penghasilan Direksi No Jenis Penghasilan Type of Income d. Penghasilan Direksi Besaran Maksimum Sesuai Peraturan Menteri No. Tunjangan Komunikasi Communication Allowance c. Rp21 juta untuk Ibukota Negara A total of Rp21 million to the Capital City b. paling banyak 30% dari tunjangan perumahan At cost.02/MBU/2009 Maximum Value Pursuant to the Minister Regulation No. Tunjangan Cuti Besar Big Vacation Allowance Paling banyak 2(dua) kali gaji Maximum two times of the salary g. Fasilitas Kesehatan Health Care Facility c. Tunjangan Cuti Tahunan Yearly Vacation Allowance Paling banyak 2(dua) kali gaji Maximum two times of the salary Sebesar Pemakaian At cost Premi Asuransi paling banyak 25% dari gaji Insurance Premi of maximum 25% of the Salary Kebijakan Internal Perusahan Internal Company Policy Paling banyak 1(satu) kali gaji Maximum one time of the salary Dalam tahun dimana santunan cuti besar diberikan. 02/MBU/2009 Gaji = Gaji Dasar x Faktor Penyesuaian Industri x Faktor Penyesuaian Inflasi x Faktor Jabatan Salary = Basic Salary x Industrial Adjustment Factor x Inflation Adjustment Factor x Position Factor Keterangan Remarks a. Fasilitas Club Membership Club Membership Facility g. Fasilitas Perkumpulan Profesi Executive Club Facility d. Direktur = 90% dari Direktur Utama Director = 90% of the President Director 1 Gaji | Salary 2 Tunjangan | Allowance a. Tunjangan Biaya Utilitas Utilitiy Expenses Allowance 3 Fasilitas | Facility a. Fasilitas Biaya Representasi Representative Expenses Facility 4 Tantiem/Insentif Kinerja | Bonus/Performances Insentives Sebesar Pemakaian At cost 148 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Santunan Purna Jabatan Post-Official Insurance d. Tunjangan Pakaian Clothes Allowance e. Fasilitas Rumah Jabatan Official Housing Facility f. yearly vacation allowance will no longer be provided Sesuai anggaran dalam RKAP In accordance with the budgetary Plan (RKAP) f. Rp19 juta untuk Ibukota Propinsi A total of Rp19 million to the Capital Province c.d.

Santunan Purna Jabatan Post-Official Insurance d. Tunjangan Transport Transportation Allowance Paling banyak 2(dua) kali honorarium Maximum two times of the honorarium Paling banyak 5% dari honorarium Maximum 5% of the honorarium Premi Asuransi paling banyak 25% dari honorarium Insurance Premi of maximum 25% of the honorarium Kebijakan Internal Perusahan Internal Company Policy Paling banyak 20% dari honorarium Maximum 20% of the honorarium Sesuai anggaran dalam RKAP In accordance with the budgetary Plan (RKAP) Jika tidak disediakan kendaraan dinas In the situation where official vehicle is not provided 3 Fasilitas | Facility a.e. Direktur Utama = 100% President Director = 100% b. Tunjangan Hari Raya Keagamaan Religious Day Allowance b. Penghasilan Komisaris e. Fasilitas Perkumpulan Profesi Executive Club Facility d. Fasilitas kendaraan Dinas Official Vehicle Facility 1(satu) unit beserta biaya pemeliharaan dan operasional One unit that includes the maintenance and operational expenses Dalam bentuk asuransi kesehatan atau penggantian biaya pengobatan In the form of health care insurance or medication expense reimbursement Paling banyak 2(dua) perkumpulan Maximum two clubs Sebesar Kebutuhan At cost Sesuai pencapaian KPI dan tingkat kesehatan In accordance with KPI performance and the sound level b. Fasilitas Bantuan Hukum Legal Aid Facility 4 Tantiem/Insentif Kinerja | Bonus/ Performances Insentives laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 149 . Direktur = 90% dari Direktur Utama Director = 90% of the President Director 2 Tunjangan | Allowance a. Fasilitas Kesehatan Health Care Facility c. Penghasilan Komisaris No Jenis Penghasilan Type of Income Besaran Maksimum Sesuai Peraturan Menteri No.02/MBU/2009 Maximum Value Pursuant to the Minister Regulation No. 02/MBU/2009 40% dari gaji Direktur Utama untuk Komisaris Utama dan 36% untuk anggota Dewan Komisaris The President Commissioner will receive 40% of the President Director’s salary and 36% to the Board of Commissioner’s members Keterangan Remarks 1 Honorarium | Honorarium a. Tunjangan Pakaian Clothes Allowance e. Tunjangan Komunikasi Communication Allowance c.

Melakukan audit khusus atas adanya indikasi penyimpangan. The Internal Audit Bureau is comprises of 15 Auditors that has been certified with Qualified Internal Auditor (QIA) and 6 out of 15 had been certified with Certified Fraud Examiner (CFE).Carry out the establishment to the Regional and Branch Office in the events of Regional Coordination Meeting. transparansi dan obyektifitas. .Pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian Intern Biro Pengawasan Intern Biro Pengawasan Intern (BPI) dibentuk dengan tujuan turut mengamankan misi JAMSOSTEK dengan berperan sebagai unit yang melayani secara efektif dan efisien semua tingkatan manajemen Jamsostek sedemikian rupa sehingga pelaksanaan kegiatan setiap tingkatan manajemen dalam mencapai Visi. Misi dan Tujuan JAMSOSTEK senantiasa memperhatikan prinsipprinsip akuntabilitas. Tugas dan Tanggung Jawab . the external audit finding team. . . Association of Internal Auditors of Indonesia (PAII). .Membina hubungan dan turut aktif dalam berbagai kegiatan dan kepengurusan organisasi profesi seperti: Forum Komunikasi Satuan Pengawas Intern (FK-SPI). Pelaksanaan audit oleh Biro Pengawasan Intern (BPI) sesuai dengan Program Kerja Audit Tahunan (PKAT) untuk tahun 2009 mencapai 80 (delapan puluh) auditee untuk audit operasional dan 5 (lima) auditee untuk audit khusus. but still could communicate directly with the Board of Commissioners and the Audit Committee to inform about several issues pertaining to the audit.Melakukan pemantauan dan pemutakhiran tindak lanjut temuan auditor internal dan eksternal. . Lembaga Pengembangan Fraud Audit (LPFA) dan Yayasan Pengembangan Internal Auditor (YPIA). as well as the corporate internal solution team. Persatuan Auditor Internal Indonesia (PAII). 150 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Institute of Internal Audit (IIA) Indonesia.Carry out the operational audit in accordance with the Annual Audit Work Program that was endorsed by the President Director. so that the implementation of all activities to achieve the Company’s Mission. the Development of Audit Fraud Institution (LPFA) and Internal Auditors Development Foundation (YPIA). Biro Pengawasan Intern bertanggung jawab secara struktural langsung kepada Direktur Utama. .Implement monitoring of follow through steps in response to findings from both the internal and external auditor. The Internal Audit Bureau report directly to the President Director. and KAP) during the auditing process by the external auditor.Melaksanakan fungsi sebagai konsultan dengan turut aktif dalam berbagai tim penyusunan dan implementasi prosedur/pedoman/bisnis proses. namun dapat berkomunikasi langsung dengan Dewan Komisaris dan Komite Audit untuk menginformasikan berbagai hal yang berhubungan dengan audit.Serve as a counterpart of the external auditors (BPK RI.Implement a special audit in response to indications of violations within the business unit at the Head Office as well as the Regional Office.Melaksanakan pembinaan kepada Kantor Wilayah dan Kantor Cabang dalam event-event Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda). BPKP. The audit implementation by the Internal Audit Bureau (BPI) is in accordance with the 2009 Annual Work and Budgetary Plan that reached 80 auditees for the operational audit and 5 auditees for the special audit.Berperan sebagai mitra kerja (counterpart) dari eksternal auditor (BPK RI. . Personil BPI terdiri dari 15 Auditor yang telah memiliki sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) dan 6 (enam) orang diantaranya telah memiliki sertifikasi Certified Fraud Examiner (CFE). . transparency and objectivity. tim penyelesaian temuan auditor ekstern. . .Carry out its function as a consultant and pro actively involved within all formation of implementation of procedures/ manual/business process. . dan KAP) pada saat pelaksanaan audit oleh eksternal auditor. . Vision and Objective are in accordance with the principles of accountability. dan tim-tim penyelesaian masalah internal perusahaan.Melakukan audit operasional sesuai Program Kerja Audit Tahunan (PKAT) yang telah ditetapkan oleh Direktur Utama.Maintain relations and actively participate in a number of activities and management of professional organizations such as the Communication Forum of Internal Audit Bureau (FK-SPI). Roles and Responsibilities . BPKP. The Implementation of Audit and Internal Control The Internal Audit Bureau The Internal audit Bureau was established for the purpose of securing JAMSOSTEK mission by taking an integral part as a special unit that serves in an effective and efficient manner to all level of the management. baik yang ditemukan pada saat audit rutin atau laporan dari unit kerja di Kantor Pusat maupun Kantor Wilayah.

Pembentukan struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan. e. Enforcement of integrity and ethical values b. melalui: a. serta pemantauan pengendalian intern. 4. 2. terdapat beberapa kegiatan penting yang telah dilakukan oleh Biro Pengawasan Intern yaitu: 1. Telah dikukuhkannya Sistem Pengendalian Intern PT Jamsostek (Persero) sesuai Surat Keputusan Direksi No. Good working relations among Directorates/Working Unites within Head Office and Regional Offices. Delivered 6 (six) strategic recommendations related to the company’s operational activities to the management. 4. Lingkungan pengendalian. : KEP/378/122009 are: 1. Hubungan kerja yang baik antara Direktorat / Unit Kerja di Kantor Pusat dan Kantor Daerah. informasi dan komunikasi. the internal control activity. which covers the following elements: the environmental control. 4. penilaian risiko. Telah melakukan evaluasi sistem pengendalian intern perusahaan yang mengacu kepada komponen-komponen pengendalian intern berbasis COSO (The Committee of Sponsoring Organizations of The Treadway Commission). as well as the monitoring of internal control.: KEP/378/122009. The establishment of an organizational structure that meet the requirements e. and nature of the duties and functions of the related Directorates/Work Units. Komitmen terhadap kompetensi. The Internal Control System of PT Jamsostek (Persero) pursuant to the Directors Decree No. Partisipasi Dewan Komisaris dan Komite Audit serta perwujudan peran Biro Pengawasan Intern sebagai internal audit yang efektif. Telah menyampaikan 6(enam) rekomendasi strategis terkait dengan kegiatan operasional perusahaan kepada manajemen. 2. Penyusunan dan penerapan kebijakan yang sehat tentang pembinaan sumber daya manusia. Conducive Leadership d. Commitment towards competence c. d. The participation of the Board of Commissioners and the Audit Committee as well as the manifestation of the role of internal Supervision Bureau as an effective internal auditor.No Pelaksanaan Audit Audit Implementation Jenis Audit | Type of Audit Audit Operational Audit Khusus Operational Audit Special Audit Total Total 1 2 Rencana (PKAT) | Plan (PKAT) Realisasi | Realization Prosentase (2:1) Percentage (2:1) 80 80 100% 0 5 100% 80 85 106% Pada tahun 2009. The formulation of the Internal Control System of PT Jamsostek (Persero) pursuant to the Directors Decree No. 4. namely: 1. Secara aktif ikut terlibat sebagai katalisator ataupun konsultan dalam 15 tim lintas unit kerja terkait penyusunan SOP ataupun kebijakan-kebijakan manajemen yang bersifat strategis bagi Perseroan. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 151 . 2. Pro actively involved both as catalysts or consultant within 15 traffic working unit that is in relation with the formulation of the SOP or management policies that has a strategic value to the Company. g. The formulation and implementation of sound policies on human resources development. aktivitas pengendalian. Risk Assessment The Board of Directors/Work Unit Heads are required to carry out risks assessment as coordinated by the Risks Management Bureau. Penilaian Risiko Direksi / Kepala Unit Kerja wajib melakukan penilaian risiko yang dikoordinasikan oleh Biro Manajemen Risiko. kompleksitas. Control Activities The Board of Directors/Work Unit Heads are required to carry out control activities that are appropriate with the size. h. g. Direksi / Kepala Unit Kerja wajib menciptakan dan memelihara lingkungan pengendalian yang menimbulkan perilaku positif dan konduktif untuk penerapan Sistem Pengendalian Intern dalam lingkungan Direktorat / Unit Kerjanya. h. Kepemimpinan yang kondusif. Information and Communication The Board of Directors/Work Unit Heads are required to identify. 3. 3. Aktivitas Pengendalian Direksi / Kepala Unit Kerja wajib menyelenggarakan aktivitas pengendalian sesuai dengan ukuran. the Internal Audit Bureau held a number of important activities. : KEP/378/122009. 3. risk assessment. Evaluated the Company’s internal control system that refers to the COSO-based (The Committee of Sponsoring Organizations of The Treadway Commission) internal control components. Informasi dan Komunikasi Direksi / Kepala Unit Kerja wajib mengidentifikasi. The Environmental control The Board of Directors/Work Unit Heads are required to create and maintain a control circle that encourages positive conduct and is conducive to the application of an Internal Control System within their Directorates/ Work Units.: KEP/378/122009 yang meliputi unsur-unsur sebagai berikut: lingkungan pengendalian. Appropriate delegation of authority and responsibilities f. dan sifat dari tugas dan fungsi Direktorat / Unit Kerja yang bersangkutan. through: a. note and communicate information in the appropriate form and time. complexity. Penegakkan integritas dan nilai etika b. 3. information and communication. In 2009. mencatat dan mengkomunikasikan informasi dalam bentuk dan waktu yang tepat. c. f. yaitu: 1. 2. Sistem Pengendalian Intern PT Jamsostek (Persero) sesuai Surat Keputusan Direksi No. Pendelegasian wewenang dan tanggung jawab yang tepat.

5. KEP/04/012006 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja PT Jamsostek (Persero). Selanjutnya melalui Keputusan Menteri Negara BUMN No. Risiko Operasional Risiko operasional lebih sering disebabkan oleh proses internal. Pemantauan Direksi / Kepala Unit Kerja wajib melakukan pemantauan Sistem Pengendalian Intern melalui pemantauan berkelanjutan. evaluasi terpisah dan tindak lanjut rekomendasi hasil audit dan review lainnya. The un-quantified Risks 1. PT Jamsostek (Persero) clarified risks into 2(two) categories. In accordance with the appointment. Risiko Likuiditas Risiko yang berhubungan dengan struktur kekayaan dan kewajiban perusahaan. Pengembangan dan Informasi. Risiko yang tidak dapat/tidak mudah dikuantifisir 1. 4. Sistem dan Teknologi serta faktor Eksternal. Risiko yang dapat dikuantifisir 1. separate evaluation and follow up on the recommendations of audits and other reviews. Risiko Default/Kredit Risiko yang diakibatkan oleh ketidak mampuan kreditur dalam melakukan pengembalian/gagal bayar. dan berada di bawah koordinasi Direktorat Perencanaan. Monitoring The Board of Directors/Work Unit Heads are required to monitor the Internal Control System through sustainable monitoring. exchange rate. concentration and compliance as well as legal and regulatory issues. nilai tukar. II.5. Liquidity Risk Constitute of risk which was connected with the Company’s assets and liabilities. KEP14/MBU/2007 and KEP-15/MBU/2007 regarding the composition of the BOC and the BOD of PT Jamsostek (Persero). strategi dan konsentrasi serta kepatuhan dan hukum/regulasi. Other Risk Constitute of risks that arises due to the operational and strategic activities such a reputation. SDM. 5. Yield/Return Risk. strategic. PT Jamsostek (Persero) mengklasifikasikan risiko menjadi 2 (dua) kategori. 3. Development and Information Directorate. 2. 2. Risiko Pasar Risiko yang dipengaruhi oleh pergerakan suku bunga. II. Counter party Risk. Market Risk Constitute of risk which was influenced by interest rate value. under jurisdiction of the Planning. I. KEP14/MBU/2007 dan KEP-15/MBU/2007 tentang Susunan Komisaris dan Direksi PT Jamsostek (Persero) disebutkan bahwa telah ditunjuk Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko. Dengan adanya penunjukan tersebut maka Biro Manajemen Risiko menjadi berada di bawah koordinasi Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko. Risiko Counterparty. Risiko lainnya Risiko-risiko yang lekat dengan aktivitas strategik dan operasional seperti reputasi. KEP/04/012006 regarding the Organization Structure and Work Procedures of PT Jamsostek (Persero). Untuk membentuk kerangka kerja fungsional perusahaan dalam penerapan manajemen risiko secara konsisten. a quantified Risks 1. namely: I. System and Technology as well as the external factors. Risiko Yield/Return. 3. Furthermore. equity and commodity movement. ekuitas dan komoditas. PT Jamsostek (Persero) telah menyusun Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko. To build the Company’s functional framework towards the consistent implementation of risk management. PT Jamsostek (Persero) had formulated Risk Management Policy Manual. 2. HR. the Risk Management Bureau is positioned under jurisdiction and coordination of Compliance and Risk Management Directorate. Through the State Minister of SOE’s Decree No. Manajemen Risiko Pembentukan Biro Manajemen Risiko PT Jamsostek (Persero) pada tahun 2006 melalui Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. 2. by virtue of PT Jamsostek’s (Persero) Directors Decision No. yaitu: Risk Management PT Jamsostek (Persero) established the Risk Management Bureau in 2006. The Operational Risk Operational risk was often occurred due to the internal process. 4. 5. 152 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . it was stated that there has been an appointment of Director of Compliance and Risk Management. Default/Credit Risk Constitute of risk which was due to the inability of creditor to make a restitution/payment failure.

• The manual of Contingency Plan for disaster anticipation such as Business Continuity Plan (BCP) and Disaster Recovery Plan (DRP). Untuk mencapai pengelolaan risiko yang proaktif dan mendorong perbaikan terus menerus sehingga pengelolaan risiko dapat melekat di seluruh unit kerja maka dilakukan sosialisasi dan awareness kepada seluruh insan JAMSOSTEK. Risk management implementation will be comprehensively expanded (ERM). Sebagai langkah mitigasi disusun konsep-konsep berupa: • Pedoman pengelolaan investasi yang berisikan Garis Besar Kebijakan Investasi (GBKI). Faktor penyebab risiko tertinggi yang teridentifikasi adalah faktor eksternal. In order to fulfill the requirements of risk management infrastructure. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 153 .Dalam hal pemenuhan kebutuhan infrastruktur pengelolaan risiko telah disusun konsep pengelolaan risiko sebagai langkah identifikasi dan pengukuran risiko. From the 2009 Risk identification results. these efforts could secured the continuity of the Company’s business process. Sebagai tindakan preventif penerapan fungsi manajemen risiko dalam rangka meminimalisir terjadinya risiko berkaitan dengan berbagai aktivitas Perseroan dilaksanakan antara lain: • Melakukan review risiko untuk penempatan investasi • Melakukan review risiko portofolio investasi • Melakukan review risiko terhadap aktifitas operasional. whenever the situation such as natural disaster as well as the failure on the information and technology system that occurred towards PT Jamsostek (Persero). PT Jamsostek (Persero) had a medium level of risk projection. • Pedoman antisipasi bencana yang bersifat Contingency Plan yaitu Kebijakan Bussiness Continuity Plan (BCP) dan Disaster Recovery Plan (DRP). The Strategic Allocation of Asset (SAA) and Tactical Allocation of Assets that adheres to the Company’s function for managing fund through the application of prudent principles. Due to mitigation efforts. kemanan dana dan menjaga tingkat likuiditas sehingga senantiasa dapat meningkatkan manfaat yang sebesar-besarnya kepada peserta ditengah tekanan pergerakan ekstrim faktor eksternal. As preventive strategy for the implementation of risk management function in order to minimize the risk occurrence that related towards the Company’s activities. hal ini diharapkan dapat menjamin kelangsungan terselenggaranya proses bisnis utama PT Jamsostek (Persero) bilamana terjadi suatu gangguan yang disebabkan oleh bencana alam dan sistem teknologi dan informasi PT Jamsostek (Persero). Pemetaan risiko dilakukan melalui mekanisme Risk Self Assessment. agar sesuai dengan fungsi PT Jamsostek (Persero) dalam melaksanakan pengelolaan dana secara terarah dengan menerapkan prinsip kehatihatian. serta merebaknya gelombang PHK yang diproyeksikan meningkat. Hopefully. The risk mapping was undertaken through the Risk Self Assessment mechanism. sebagai akibat kondisi pasar yang kurang menguntungkan dan pengaruh krisis global. Several reason behind the identified high risks was derived from the external factors. fund safety and maintaining the liquidity level to emphasizes the increasing benefit towards all members amidst the extreme movement from external factors. as a results of unconducive market condition as well as the impact from global crisis and the spread of increasing unemployment. the Company carried out a socialization and awareness program towards the entire JAMSOSTEK employees. This include the formulation and creation process of corporate strategy. PT Jamsostek (Persero) memiliki proyeksi risiko pada level Medium. the Company was formulating several concept such as: • The manual for managing the investment portfolio which comprises of the Highlighted Investment Policy (GBKI). several strategies which was being undertaken are as follows: • To conduct a risk evaluation for the investment posting • To conduct a review towards the investment risk portfolios • To conduct a review towards the operational activities. Penerapan manajemen risiko akan dikembangkan secara menyeluruh (ERM) termasuk analisa-analisa risiko dalam proses perencanaan dan penyusunan strategi perusahaan. Dari hasil identifikasi risiko pada tahun 2009 tersebut. penyusunan Strategi Alokasi Aset (SAA) dan Taktikal Alokasi Aset. In order to achieve the proactive risk management and continuous improvement within all working units. the Company had formulated risk management concept as the risk identification an measurement steps.

154 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . . the JAMSOSTEK employee should think positively. • Hak peserta harus dapat dipenuhi dengan mudah. • The Member’s complaints must be resolved in a manner that reflects professionalism and high integrity. character and level of professionalism. Kode Etik Bisnis.KERJASAMA Insan JAMSOSTEK mengutamakan keberhasilan perusahaan. • The JAMSOSTEK employee has equal opportunity for career development in accordance with one’s potential. karena mempunyai peranan besar bagi keberadaan dan perkembangan JAMSOSTEK. menghormati sesama. • Keluhan peserta harus diselesaikan secara profesional dengan integritas tinggi. Pakta Integritas. • Insan JAMSOSTEK mempunyai kesempatan yang setara dalam proses pengembangan karir sesuai dengan potensi. whereby is always seeks to ensure unity and respect for differences in opinion and strive for synergies. Kode Etik Bisnis . Completion of Corporate Governance Corporate Ethics Corporate Ethics constitute as one of the Code of Conduct that is stipulated in the decision of the BOD of PT Jamsostek (Persero) No. Code of Business Ethics and Integrity Pact. . sehingga selalu menjaga kebersamaan menghargai perbedaan pendapat. Karena itu. . . : Kep/355/122009 yang secara lengkap mengatur Tata Nilai. harus dapat dipercaya sehingga selalu menunjukkan komitmen berani mengemukakan pendapat secara jujur dan realistis serta selalu bersikap terbuka. 2.PROFESSIONAL The JAMSOSTEK employee strives for the best in all aspects.Pemenuhan Hak dan Penyelesaian Keluhan Peserta • Peserta adalah mitra yang harus dilindungi dan dilayani kepentingannya. Core Values . Code of Business Ethics . Tata Nilai . bertanggung jawab dan memberikan pelayanan tulus ikhlas. .Kesamaan Kesempatan • Kesetaraan hak dan kesempatan untuk mengembangkan karir merupakan komitmen JAMSOSTEK.Kelengkapan Tata Kelola Perusahaan Etika Perusahaan Etika Perusahaan merupakan salah satu dari Pedoman Perilaku yang tertuang dalam Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. strives for the utmost. 1.Equal Opportunity • Equal rights and opportunity for career development is JAMSOSTEK’s commitment. sehingga harus menjaga sikap dan perilaku.Fulfillment of Membership’s Rights and Resolution of Issues • Member’s are partners whose interests must be protected and served as they have an important role for the existence and development of JAMSOSTEK. and behaves pro actively.COOPERATION The JAMSOSTEK employee prioritizes corporate achievement. dan bersikap pro-aktif serta selalu mengasah diri agar siap menghadapi perubahan.EXAMPLE The JAMSOSTEK employee is aware that he/she must become examples whereby one must always be aware of the attitude and behavior.FAITH The JAMSOSTEK employee is one that is faithful and obedient to God almighty and believes that one’s presence within JAMSOSTEK is God’s will and that the person must be held accountable for his actions one day. quickly and accurately. . Insan JAMSOSTEK akan berpikir positif. . 1.IMAN Insan JAMSOSTEK beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME dan percaya bahwa keberadaannya di JAMSOSTEK adalah semata-mata karena takdir Tuhan YME dan harus dipertanggungjawabkan kelak di kemudian hari. • The rights of the members must be fulfilled easily. 2. as well as constantly strives to improve oneself in response to change. as well provide support and guidance to empower JAMSOSTEK’s employee. karakter dan tingkat profesionalitasnya.TELADAN Insan JAMSOSTEK sadar bahwa harus menjadi panutan. dan mengusahakan tercapainya sinergi. . cepat dan akurat. mengejar prestasi tertinggi. Therefore. responsibly and honestly to provide its services. .INTEGRITAS Insan JAMSOSTEK. mutual respect.INTEGRITY The JAMSOSTEK employee must secure trust by always showing bold commitment to honestly and realistically convey as well as strive to always be transparent.PROFESIONAL Insan JAMSOSTEK selalu mengupayakan hal yang terbaik dalam semua tindakan. serta memberi bantuan. : Kep/355/122009 that is fully regulate the Core Values. dukungan dan bimbingan untuk memberdayakan segenap insan JAMSOSTEK. .

.Misuse of authority The JAMSOSTEK employee had an obligation to prevent and avoid all misuse of authority and/or undertake simultaneous activities for the purpose of personal.Keselamatan dan Kesehatan Kerja • Insan JAMSOSTEK mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari prinsip profesionalisme. • Work environment that is free from danger that can be avoided is a commitment of JAMSOSTEK. • Follows the discussion and decision making process that adheres to the conflict of interest issue. . Untuk nilai melebihi jumlah Rp1. .000 dalam periode 1(satu) tahun buku. group or other party’s benefit. • Pengecualian terhadap huruf b di atas adalah hadiah dan cinderamata dalam rangka silaturahmi yang nilai akumulasinya tidak lebih dari Rp1. . • Insan JAMSOSTEK tidak diperbolehkan mengaitkan bisnis pribadi dan keluarganya dengan bisnis JAMSOSTEK. • The JAMSOSTEK employee oblige to conduct a listing and reporting the Company’s asset in a rightfully and orderly manner. . • Giving and receiving gift or souvenirs in any forms related to/or presumably related with their position is prohibited. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 155 . . golongan atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan perusahaan.Relations with Investigative Agencies The JAMSOSTEK employee had an obligation to fulfill the prevailing rules and regulation. • The use of the Company’s assets for personal purposes constitutes as a violation.000 will become the Company’s property. • Mengikuti pembahasan dan pengambilan keputusan yang mengandung unsur benturan kepentingan. • The exceptional case on point b is prevail in the forms of gift or souvenirs in the framework of goodwill with a maximum value of Rp1.. For every forms of gift and souvenir with a value above Rp1. . baik yang berkaitan dengan program JAMSOSTEK maupun yang berkaitan dengan pengelolaan perusahaan. • Penerimaan hadiah atau cinderamata harus melaporkan kepada Komite Etika. • Lingkungan kerja yang bebas dari bahaya yang dapat dicegah merupakan komitmen JAMSOSTEK.Kepatuhan terhadap peraturan Insan JAMSOSTEK berkewajiban mentaati peraturan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku. . • Dokumen-dokumen penting diarsipkan dan ditangani dengan hati-hati dan tertib supaya tetap terjaga dengan baik. .Conflict of Interest • The JAMSOSTEK employee is not allowed to carry out other jobs during office hours. .Aspirasi Politik • Insan JAMSOSTEK bebas menentukan afiliasi dan aspirasi politiknya. . • Penggunaan aset perusahaan untuk kepentingan pribadi merupakan pelanggaran. both directly or indirectly from business partner that will affect a decision making process is off limit.000.Pengamanan dan Pemeliharaan Aset Perusahaan • Insan JAMSOSTEK berkewajiban mengamankan dan menggunakan aset Perseroan secara efisien. . • Important documents must be kept and handled carefully to ensure it is appropriately secure.000. .Work Health and Safety • The JAMSOSTEK employee prioritizes work safety and health that constitute as an integral part of principles of professionalism. . • Tidak diperkenankan menerima dan atau memberi hadiah dan cinderamata dalam bentuk apapun yang terkait dengan atau yang patut dapat diduga berkaitan dengan jabatannya.Penyalahgunaan wewenang Insan JAMSOSTEK berkewajiban menghindari dan mencegah penyalahgunaan wewenang dan atau melakukan kegiatan bersama dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. • Menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan atau keuntungan pribadi.Corporate Confidentiality and Documentation • The JAMSOSTEK employee is responsible for protecting and not allowed to leak the confidentiality of the company’s business information. both of which related to the JAMSOSTEK program and the management of the Company.Pemberian dan Penerimaan Hadiah • Insan JAMSOSTEK dilarang menerima atau menawarkan sesuatu untuk kepentingannya. both directly or indirectly that will inflict to a potential loss of the Company. • Taking advantage of their position for the benefit of personal. .Benturan Kepentingan • Insan JAMSOSTEK tidak diperbolehkan melakukan pekerjaan lain pada jam kerja. keluarga atau pihak-pihak lain.Political Aspiration • The JAMSOSTEK employee is free to determine one’s political affiliation and aspiration. • The receiver of any gift or souvenir must report to the Ethic Committee.000.000. baik langsung maupun tidak langsung dari mitra bisnis. • The JAMSOSTEK employee is not allowed to combine one’s personal and family business with that of JAMSOSTEK’s. • Fasilitas perusahaan tidak boleh digunakan untuk kepentingan partai politik.Rahasia Perusahaan dan Kearsipan • Insan JAMSOSTEK berkewajiban melindungi dan tidak membocorkan rahasia dan informasi bisnis perusahaan. • The Company’s facility cannot be used in the interest of a political party.Giving and Receiving Gifts • Giving and receiving something for personal benefit. family and other parties. • Insan JAMSOSTEK wajib melakukan pencatatan dan pelaporan aset Perseroan secara tertib dan benar.Securing and Maintaining Corporate Assets • The JAMSOSTEK employee is responsible for securing and utilizing the Company’s assets efficiently.000 akan menjadi milik Perseroan. yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan.000 within a period of one fiscal year.

Integritas mengharuskan insan JAMSOSTEK untuk mengikuti prinsip-prinsip obyektivitas dan kehati-hatian secara profesional. .Tidak melakukan praktik Korupsi.Integrity obliging every JAMSOSTEK employee to have a certain attitude such as honest and fair without sacrificing matters that needed to be treated as a confidential issues.Tidak meminta atau menerima suatu pemberian. it is witness by the BOC • For the Head of Division/Head of Bureau/Key Personnel are witness by the related Directors • For the Head of Regional Office and Deputy Head of Regional Office are witness by the Board of Directors • For the Head of Branch Office is witness by the Head of Regional Office • For the functionary under the Head of Working Unit and Employees are witness by the Head of Working Unit.Tidak mengungkapkan informasi rahasia yang dia tahu bahwa hal tersebut akan merugikan Perseroan.Integritas adalah suatu elemen karakter yang mendasari timbulnya pengakuan atas kejujuran dan merupakan kualitas yang mendasari kepercayaan publik sebagai patokan bagi insan JAMSOSTEK dalam menguji semua keputusan yang diambil. .Integrity represent the ability to except undeliberate mistakes. baik secara langsung maupun tidak langsung berupa suap.Integritas dapat menerima kesalahan yang tidak disengaja namun tidak ada kompromi untuk kecurangan atau pelanggaran-pelanggaran yang bersifat prinsip. Integrity Pact The Integrity of PT Jamsostek (Persero) . . . asosiasi perusahaan/pekerja. . Pemerintah) untuk menandatangani dan melaksanakan Piagam Pakta Integritas.Do not give or received any endowment.3.Do not cast any confidential information that they realized would inflict a financial loss to the Company. . Piagam Pakta Integritas . Kolusi dan Nepotisme (KKN). hadiah bantuan atau bentuk lainnya kepada/dari siapapun yang patut diduga memiliki hubungan usaha dengan Perseroan. . while also stand in uncompromising manner towards every deception or principle contravention. .Integritas mengharuskan insan JAMSOSTEK untuk menghindari diri dari Benturan Kepentingan dan perbuatan tercela. . both directly or indirectly to anyone whom presumably had any business connection with the Company. .Tidak memberi atau menjanjikan secara langsung maupun tidak langsung berupa suap. . both directly or indirectly in the forms of bribe.Integrity oblige the JAMSOSTEK employe to follow the principle of objectivity and prudent in a professional manners. Commitment from the JAMSOSTEK employee . hadiah bantuan atau bentuk lainnya terhadap siapapun yang patut diduga memiliki hubungan usaha dengan Perseroan. .The JAMSOSTEK employee have the duty of signing the Integrity Pact • For the Board of Commissioners.Do not give or promise any bribe. it is witness by the Shareholders • For the Board of Directors. . Collusion and Nepotism activities.The Integrity Pact for the BOC.Willing to take any risks under the administration or legal forms whenever they infringe to the Integrity Pact that have been signed. BOD and Head of Working Unit should be put in a space or location which is readable by all stakeholders. . Komitmen insan JAMSOSTEK . associate companies/employee.Piagam Pakta Integritas untuk Komisaris. . . .Insan JAMSOSTEK mengajak Mitra Kerja (rekanan.Integritas mengharuskan insan JAMSOSTEK bersikap jujur dan berterus terang tanpa harus mengorbankan hal-hal yang secara prinsip harus diperlakukan sebagai rahasia. Government) to sign and implement the Integrity Pact. . 156 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . .Integrity represent an element of character which underlying the emergence of admission towards honesty and constitute a basic quality needed in order to gain a public trust as a standardization to every JAMSOSTEK employee while verifying a decision making process.Bersedia menanggung segala akibat.The JAMSOSTEK employee would ask all Business Partners (partners. Pakta Integritas Integritas PT Jamsostek (Persero) .Do not undertake the Corruption. baik secara administrasi maupun secara hukum apabila melanggar Piagam Pakta Integritas yang mereka tandatangani. 3. Integrity Pact Charter . donation or in any other form to/from anyone whom presumably had any business connection with the Company.Integrity oblige the JAMSOSTEK employee to avoid themselves from any action related to the Conflict of Interest as well as despicable actions.Insan JAMSOSTEK berkewajiban menandatangani Pakta Integritas • Untuk Komisaris disaksikan oleh Pemegang Saham • Untuk Direksi disaksikan oleh Komisaris • Untuk Kepala Divisi/Kepala Biro/Staf Ahli disaksikan oleh Direktur Terkait • Untuk Kepala Kantor Wilayah dan Wakil Kepala Kantor Wilayah disaksikan oleh Direksi • Untuk Kepala Kantor Cabang disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah • Untuk Pejabat di bawah Kepala Unit Kerja dan Karyawan disaksikan oleh Kepala Unit Kerja. donation or anything. . Direksi dan Kepala Unit Kerja wajib ditempatkan di lokasi yang mudah dibaca oleh pemangku kepentingan.

Pedoman Sistem Pelaporan Pelanggaran / Whistle Blowing System sesuai Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. b.Joint Working Agreement (PKB) 2006-2008 that is in accordance with Article 85 that regulates the resolution of grievances and complaints. 4.Pembentukan Komite Integritas/Pemantau Independen dari luar Perusahaan dan tertuang dalam Charter Integritas yang sudah ditandatangani oleh pihak Direksi PT Jamsostek (Persero) dengan koordinator Komite Integritas dan ditetapkan dalam Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. : KEP/201/082009. c. . . Internalisasi dan Sosialisasi Etika Perusahaan (Code of Conduct) dilakukan secara bersamaan dengan paket infrastruktur GCG lainnya yaitu GCG Code. : Kep/200/082009 dan No.The PT Jamsostek (Persero) website is open for Stakeholders to air their grievances/complaints and followed by a follow-up. Throughout 2009. b. 5. . JAMSOSTEK had published several press releases regarding several material development besides periodically published the financial report. Khusus Code of Conduct yang berkaitan dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tahun 2009-2010 antara Direksi PT Jamsostek (Persero) dengan Serikat Pekerja JAMSOSTEK (SPJ) yang merupakan pedoman terhadap hak dan kewajiban Perseroan. 157/DHUSK/PKAAD/XI/2009 tentang Perjanjian Kerja Bersama antara PT Jamsostek (Persero) dengan Serikat Pekerja yang memuat Perjanjian Kerja Bersama termasuk kewajiban karyawan Serikat Pekerja dan perusahaan. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 157 .Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 2006-2008 sesuai Pasal 85 yang mengatur penyelesaian keluhan dan pengaduan. : Kep/201/082009. . All activities which are related to transparency were executed under the coordination of Public Relation Bureau. Board Manual.4. Sosialisasi Etika Perusahaan a. Board Manual.Melalui website PT Jamsostek (Persero) terbuka bagi Stakeholders untuk menyampaikan keluhan/pengaduan dan diikuti dengan tindak lanjutnya. Conflict of Interest. c. The Code of Conduct related to the Joint Working Agreement (PKB) 2009-2010 between the PT Jamsostek (Persero) Board of Directors and the JAMSOSTEK Labor Union (SPJ) which is the guideline on the rights and obligations of the Company. terms of employment as well as working relation between employees and the Company.000 karyawan PT Jamsostek (Persero). . Jamsostek secara konsisten telah melakukan siaran pers. JAMSOSTEK telah mempublikasikan berbagai siaran pers yang berisi berbagai perkembangan material dan mempublikasikan laporan keuangan secara berkala. 157/DHUSK/PKAAD/XI/2009 regarding the Joint Working Agreement between PT Jamsostek (Persero) and Labor Union that contains the Joint Working Agreement including the obligations of the Workers Union and company. Transparency Transparency to the public and shareholders had been carried out by Jamsostek through several media. Keterbukaan Keterbukaan (transparency) kepada para pemegang saham dan masyarakat luas telah dilakukan JAMSOSTEK melalui berbagai media dan kegiatan pengungkapan (disclosure) sejalan dengan kebijakan perusahaan untuk menegakkan dan mendorong keterbukaan pada setiap tahapan kegiatan.000 employees of PT Jamsostek (Persero) . : KEP/200/082009 and No. Sosialisasi Etika Perusahaan a. : Kep/199/082009. Conflict of Interest. 5. pemaparan publik di berbagai media dan lain-lain.The establishment of an Integrity Committee/Independent Monitors from outside the Company and stipulated in the Integrity Charter signed by the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) with the Integrity Committee as coordinator and enacted in PT Jamsostek (Persero) Board of Directors Decision No. The effort to enforce the Code of Conduct is regulated through the mechanism of existing system and procedures that include: . public expose in several medias as well as any other activities. This disclosure were in line with the Company’s policy to build and encourage the transparency throughout every level of activities. Integrity Committee to all JAMSOSTEK people. . Karyawan dan Serikat Pekerja telah disosialisasikan dan disebarkan buku PKB tersebut kepada 3. Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Penyempurnaan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) pada tahun 2009 telah ditetapkan melalui Keputusan Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan No. Upaya penegakan Code of Conduct telah diatur melalui mekanisme sistem dan prosedur yang ada meliputi: . Joint Working Agreement (PKB) The improvement of the Joint Working Agreement (PKB) in 2009 was enacted through Directorate General for the Development of Industrial Relation and Manpower Social Security Decision No. Selama tahun 2009. Seluruh kegiatan keterbukaan dilakukan di bawah koordinasi Biro Humas. Komite Integritas kepada seluruh insan JAMSOSTEK.Whistle blowing System Guideline that is in accordance with PT Jamsostek (Persero) Board of Directors Decision No. Employees and Labor Union has been socialized and PKB books distributed to 3. JAMSOSTEK had consistently perpetrated a press releases. : Kep/199/082009. The Internalization and Socialization of Corporate Etics (Code of Conduct) are carried out concurrently with the other GCG infrastructure packets namely the GCG Code. syarat kerja serta hubungan kerja antara karyawan dengan Perseroan.

The results showed an improvement to those of the previous year. Bisnis Indonesia. Faksimili : 021-5202310 d.Pada tahun 2009. which produced positive news coverage of 94% from 995 coverages in 69 mass media.id).547 pemberitaan tentang JAMSOSTEK di 128 media di seluruh Indonesia. Investor Daily and LKBN Antara. Di tahun 2009. Investor Daily dan LKBN Antara. namely the GEMA JAMSOSTEK Bulletin. yaitu Website JAMSOSTEK (www.co.jamsostek. Facsimile: 021-5202310 d. In 2009. dan dalam bentuk elektronik. informative and easy to navigate. PT Jamsostek (Persero) published 6 editions of GEMA JAMSOSTEK. And also in 2009 the JAMSOSTEK Website donned a new look that is more attractive. Internal Communication In order to provide accurate and actual information for the company’s internal stakeholders. All information regarding the Company could be accessed through: a. Telephone: 021-5207797 c. the Company once again kept track of the total 1. Telepon 021-5207797 c. Informasi yang tersedia pada Website JAMSOSTEK diperuntukan tidak hanya bagi stakeholders internal. Seluruh informasi mengenai Perseroan dapat diakses melalui: a. Hasil ini menunjukkan peningkatan yang lebih baik dari kesimpulan serupa tahun lalu. Seluruh Kantor Wilayah/Kantor Cabang PT Jamsostek (Persero).co.34% bernada positif. Dan di tahun 2009 pula Website JAMSOSTEK mempunyai tampilan baru. which among others are Rakyat Merdeka. Suara Karya. GEMA JAMSOSTEK is a bi-monthly bulletin that covers information concerning important events and issues occurring inside and outside the company related to PT Jamsostek (Persero) and worth knowing by internal stakeholders.co. In 2009. around 99. namely the JAMSOSTEK Website (www. JAMSOSTEK Website: www. Komunikasi Internal Guna memberikan informasi yang akurat dan actual kepada stakeholders internal perusahaan. The entire Regional Offices/Branch Offices of PT Jamsostek (Persero). PT Jamsostek (Persero) menerbitkan 6 edisi GEMA JAMSOSTEK.id b.547 news coverage on JAMSOSTEK in 128 media throughout Indonesia. informatif dan easy to navigate. namun juga bagi stakeholders eksternal.id b.34% were positive in tone. yang menghasilkan pemberitaan positif sebesar 94% atas 995 pemberitaan di 69 media massa. sekitar 99. GEMA JAMSOSTEK merupakan bulletin dwi bulanan yang mengulas informasi sekitar peristiwa dan isu-isu penting yang terjadi di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan yang berhubungan dengan PT Jamsostek (Persero) dan patut diketahui oleh stakeholders internal. Perseroan kembali mencatat bahwa dari 1. 158 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .Jamsostek.jamsostek. Website JAMSOSTEK yaitu www.co. PT Jamsostek (Persero) has a number of internal communication medium. yang lebih menarik. Suara Karya.Jamsostek. Bisnis Indonesia. The information available in the JAMSOSTEK Website is intended not only for internal stakeholders but also for external stakeholders. and in electronic form. yaitu Buletin GEMA JAMSOSTEK.id). both in printed form. PT Jamsostek (Persero) memiliki beberapa sarana komunikasi internal. diantaranya adalah Rakyat Merdeka. baik dalam bentuk cetakan.

The Board of Commissioners and the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) had done several efforts to avoid conflict of interest. SE/09/2009 dated 26 August 2009 regarding the parcel/package or any other forms of gift. The Board of Commissioners had signed the potential/ conflict of interest due to the undertaken of its function and duties as the BOC d. Karyawan) dilarang menerima parcel. 2. 3. Box : 392/JKTM12700 g. P. such as: a. hadiah dan penerimaan dalam bentuk apapun dari pihak lainnya yang menimbulkan benturan entingan.Seluruh pengaduan dapat disampaikan melalui: a.O. Suyono Elvyn G.D. Upaya Dewan Komisaris dan Direksi PT Jamsostek (Persero) untuk menghindari benturan kepentingan antara lain sebagai berikut. that constitute the permitted and un-permitted of multi positions of the Board of Commissioners and the Board of Directors. Post Office at every Branch Offices Transaksi Yang Masih Menunggu Persetujuan RUPS Sampai dengan akhir tahun 2008 tidak terdapat transaksi yang masih menunggu persetujuan RUPS. The Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) through Circular Letter No. 5. Daftar Khusus Saham Dimiliki Sendiri dan Keluarga Direksi PT Jamsostek (Persero) No. Pursuant to Decision of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) No.co. Hotline : 08001392392 e.co. 1. SMS : 08121292392 d. Masassya Djoko Sungkono Karsanto Nama Name Daftar Khusus *) Special List *) Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Special List of Shares Owned by Personal and Family of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) Keterangan Description Memiliki saham pada 2 (dua) Perusahaan Owned a share of ownership in two companies Nihil/Zero Nihil/Zero Nihil/Zero Nihil/Zero Nihil/Zero Memiliki saham pada 1 (satu) Perusahaan Owned a share of ownership in one companies laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 159 .jamsostek. The Company’s BOC and BOD. Atas dasar Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. Hotline : 08001392392 e. d. Dewan Komisaris menandatangani benturan/potensi benturan kepentingan dalam melaksanakan fungsi dan tugas sebagai Dewan Komisaris. Direksi PT Jamsostek (Persero) melalui Surat Edaran No. Email : integritas@jamsostek. 4. Website JAMSOSTEK yaitu: www. Conflict of Interest 1. 2. 2. beserta keluarga menandatangani daftar khusus pemegang saham pada Perusahaan/Badan Hukum lainnya. SMS : 08121292392 d. b. SE/09/2009 tanggal 26 Agustus 2009 tentang penerimaan parcel/bingkisan atau hadiah lainnya. KEP/356/122009 Conflict of Interest of PT Jamsostek (Persero).id b.id c. H. Dewan Komisaris dan Direksi PT Jamsostek (Persero).O. Direksi. Kotak Pos setiap Kantor Cabang All complaints could be submitted to the followings: a.id b. P. KEP/356/122009 tentang Pedoman Benturan Kepentingan PT Jamsostek (Persero) telah diatur perangkapan jabatan yang diperkenankan dan tidak diperkenankan oleh Dewan Komisaris dan Direksi. Email : integritas@jamsostek. Website JAMSOSTEK yaitu: www. gift and other form of souvenirs from other parties that will reflects to the conflict of interest. c.id c. Transaction That Needs To Be Approved By The GMS As of the end of 2008. 7.co.co. Direksi PT Jamsostek (Persero) melepaskan jabatan sebagai Dewan Komisaris pada Anak Perusahaan PT Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan Dana Pensiun Jamsostek sesuai Risalah Rapat Direksi PT Jamsostek (Persero). Box : 392/JKTM12700 g. there are none transaction that needs to be approved by the GMS Benturan Kepentingan 1. Asnar Ahmad Ansyori H. b. The Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) had release their position as the Board of Commissioners at Subsidiary Company and Pension Fund Subsidiary Company of PT Jamsostek (Persero) in accordance with the BOD meeting’s resolutions. Fax : 021-52901392 f. a. c. 6. bahwa Insan Jamsostek (Dewan Komisaris. Hotbonar Sinaga Myra SR. Fax : 021-52901392 f. including their families had signed a special list of shareholders at other Companies/ Entities. that the JAMSOSTEK Person (the BOC. the BOD and Employees) are not allowed to received any parcel.jamsostek.

the case is still under process and PT Jamsostek was represented by White & Case Attorney. one of decision from District Court had asked for the reinvestigation towards Jamsostek Employee to found out whether there was a negligence of PT Jamsostek in monitoring its employee during the their study in United State of America. The appeal court was also won by PT Jamsostek (Persero). Pihak Anglo Iberia kembali mengajukan banding di US Court of Appeals for the Secount Circuit.Daftar Khusus Saham Dimiliki Sendiri dan Keluarga Komisaris PT Jamsostek (Persero) No. The lawsuit which was filed by the Anglo Iberia at US District Court for the Southern District of New York for re-insurance claim amounting to US$155. the Anglo Iberia had claimed a Motion of Consideration at US District Court the Southern District of New York and the judge was rejected the motion plea. baik terhadap Direksi maupun Komisaris. Currently. the Anglo Iberia filed an appeal. Sjukur Sarto. Litigation Cases Encountered By Public Company There were no material disruptions that affected the Company’s financial stability throughout 2009. Sukamdani Rekson Silaban Nama Name Daftar Khusus *) Special List *) Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Special List of Shares Owned by Personal and Family of the Board of Commissioners of PT Jamsostek (Persero) Keterangan Description Tidak memiliki saham/Owned zero ownership Tidak memiliki saham/Owned zero ownership Memiliki saham pada 4 Perusahaan Owned a share of ownership in 4 companies Memiliki saham pada 6 Perusahaan Owned a share of ownership in 6 companies Tidak memiliki saham/Owned zero ownership Perkara Penting Yang Dihadapi Emiten Atau Perusahaan Publik Sepanjang tahun 2009 tidak ada gugatan yang material yang mempengaruhi stabilitas keuangan Perseroan. 5. 3. Kemudian Anglo Iberia mengajukan Banding. Bambang Subianto*** Herry Purnomo Drs. Gugatan ini berawal dari kegiatan reasuransi yang dilakukan oleh oknum karyawan PT Jamsostek yang sedang melaksanakan tugas belajar di Amerika Serikat . The Anglo Iberia filed a re-appeal at US Court of Appeals for the Secount Circuit. The US District Court for the Southern District of New York had decide the victory on PT Jamsostek. Pengadilan Banding memenangkan PT Jamsostek. on behalf of PT Jamsostek. both to the Board of Directors or the Board of Commissioners.000. Terhadap putusan tersebut . Cases at US District Court for the Southern District of New York won by PT Jamsostek (Persero).000. thus.000. Pengadilan US District Court for the Southern District of New York kembali memenangkan PT Jamsostek. This suit was begun from the re-insurance activity which was conducted by Jamsostek Employee whom studied at United State of America. the case was filed against the law. Status Status Masih dalam proses persidangan ditingkat Banding Still under appeal in the court process 160 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . namun dalam salah satu amar putusannya. MS Hariyadi BS. 4. Kemungkinan Kerugian Financial Possibility of Financial Loss Pemasukan Income NIHIL Zero Pengeluaran Expense NIHIL Zero No 01 Pokok Perkara Legal Cases Perkara Gugatan Perdata yang dajukan oleh Anglo Iberia di US District Court for the Southern District of New York atas klaim reasuransi sebesar US$155. 1 2. Towards the decision. thus. Pengadilan District diminta untuk memeriksa kembali apakah unsur kelalaian PT Jamsostek dalam mengawasi karyawannya yang melakukan tugas belajar di Amerika Serikat. dengan mengatasnamakan PT Jamsostek dan dilakukan secara melawan hukum. Tinak lanjut Follow Up Action Perkara di Pengadilan District di US Court for the Southern District of New York telah dimenangkan oleh PT Jamsostek.000. pihak Anglo Iberia mengajukan Motion of Consideration di US District Court the Southern District of New York dan hakim telah memutuskan yaitu gugatan ditolak. Saat ini perkara masih berlangsung dan PT Jamsostek diwakili oleh Pengacara White & Case. but.

on the issuance of unreturnable CV by publisher and guarantor to PT Jamsostek (Persero) which was amounted to Rp3. c. The Auction results had not been appraised yet laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 161 . dibayar. namun demikian putusan perkara tersebut sampai dengan saat ini belum diterima oleh PT Jamsostek (Persero) Perkara masih dalam Proses Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung R. B/7846/082008 dated 27 August 2008 regarding the Appeal to have a priority handling of the re-investigation lawsuit No.5 miliar. perkara sudah diputus tanggal 19 Juni 2008 dan berkas perkaranya telah dikirim ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 31 Maret 2009 dengan Pengantar No. PT Jamsostek (Persero) mengajukan gugatan Perdata melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. whilst the mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut. PT Jamsostek (Persero) had won the lawsuit at the level of Central Court. atas penerbitan CP yang tidak dapat dikembalikan oleh penerbit dan penjamin kepada PT Jamsostek (Persero). 2699 K/Pdt/2001 dan No. menghukum Terdakwa from PT Volgren Indonesia at a total amount of Rp33.000. 91/PDT/2006/PTBDG dan perkara tersebut dimenangkan oleh PT Jamsostek (Persero) dan pada saat ini masih dalam persiapan proses untuk dilakukan Eksekusi. Nomor Register Perkara No. 2. Bank Pacific. dengan Jaminan berupa 60 Bus yang dijanjikan sesuai Perjanjian Jual inti putusan antara lain: Beli MTN No. Endang Utari Mokodompit.I. dari 20 bus rusak berat dan 20 bus berupa chassis berada di • Menetapkan bahwa apabila denda tersebut tidak karoseri Delima Jaya Bogor. Subang. Masih menunggu Turunan Putusan Resmi dari Mahkamah Agung R. Jak. Aset beupa tanah dan Bangunan HGB No 69 Desa Kemarung. PER/44/072001. Kasus Investasi Medium Term Notes (MTN) PT Volgren Indonesia. The case is sill under the Reinvestigation process at Supreme Court of The Republic of Indonesia. 2699 K/Pdt/2001 and No. remain 40 busses are in the following conditions: 20 busses maka dipidana selama 3 tahun. The accusation I . DL dan Sdri.I No.250.I. To date.5 miliar Rp3. Gugatan PT Jamsostek (Persero) vs Bank Pacific. di Pengadilan Negeri Subang atas tanah dan Bangunan yang dijaminkan Hak Tanggungan (HT) yaitu atas Tanah dan Bangunan Sertipikat Hak Guna Bangunan No.I. maka diganti dengan Pidana kurungan selama 4 bulan.Sel tanggal 12 September 2008 dan dikuatkan oleh MTN PT Volgren Indonesia dengan nilai Rp33. 5. Pada tanggal 2 Juni 2008 Biro Kepatuhan dan Hukum PTJamsostek (Persero) telah melakukan konfirmasi ke Bank Pacific DL dan berdasarkan Surat Pernyataan Pengolola Gedung Management PT Pura Selokamas dinyatakan bahwa PT Bank Pacific Dalam Likuidasi sudah bubar Sejak 15 Mei 2008. Sdr.2180. 20 bus yang pernah dioperasional. 20 Chassis bus yang saat ini berada di Karoseri Delima Jaya Bogor. Pada saat ini Perkara masih dalam proses Peninjauan Kembali di Mahkamah Agung R. B/7846/082008 tanggal 27 Agustus 2008 perihal Permohonan penanganan secara prioritas untuk perkara perdata dalam proses PK (Peninjauan Kembali) No.I. with Registered Case No. Surat PT Jamsostek (Persero) kepada Mahkamah Agung R. 392PI/2008/MARI.. 281/PID/2008/ tanggal jatuh tempo yaitu tanggal 27 Juli 2004. Gugatan dimenangkan oleh PT Jamsostek (Persero) di tingkat Pengadilan Negeri. 2699 K/Pdt/2001. Endang Utari Mokodompit. on the issuance of unreturnable CP by the issuer and guarantor to PT Jamsostek (Persero). b. II dan Tergugat III ((Indopac Perdana Finance. 69 Desa Kamarung. Kec Pagaden Kab. A Letter from PT Jamsostek (Persero) to the Supreme Court of the Republic of Indonesia No. Pacific Finance.3. Endang Utari Mokodompit) is obliged to pay Rp18 billion with annual interest of 6% to PT Jamsostek (Persero). Lawsuit of PT Jamsostek (Persero) vs Indopac Perdana Finance.20 miliar dengan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta No. Endang Utari Mokodompit. DL and Sdri. hanya dipenuhi 20 Bus (telah • dengan Pidana Penjara selama 8 tahun dan Denda diikat dengan fiducia) dan kondisi bus-bus tersebut terdiri sebesar Rp100.20 billion Edy Sofyan paling lama 1 (satu) bulan setelah putusan with maturity period until 27 July 2004. Hasil lelang Belum dapat ditaksir. pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap. which was amounted to Rp18 billion. Proses Hukum Pidana dikenakan terhadap Sdr Eddy Sofyan Direktur Utama PT Volgren Indonesia. Kecamatan Pagaden. 3.II/09/189 PK/Pdt/2008 resi pos No.1143 K/Pdt/2001 Demi penyelamatan uang Milik Negara. Rp18 miliar Rp18 billion 04. yang dijaminkan oleh Sdr. 5. Sdr. the case is still under the re-investigation process at the Supreme Court of the Republic of Indonesia. Kabupaten Subang Propinsi Jawa Barat. PTDKI tanggal 11 Nopember 2008 dan Putusan di tingkat Kasasi Mahkamah Agung R. Eddy Sofyan sebagai Direktur PT Graha Pasundan Raya dan sudah mempunyai kekuatan hukum tetap berdasarkan putusan perkara di tingkat Banding di Pengadilan Tinggi Bandung sesuai Putusan No. The accuser (Bank Pacific DL) currently applied for Reinvestigation process to the Supreme Court of the Republic of Indonesia. Eddy Sofyan in the form of chassis at Delima Jaya Bogor. sejak putusan Pengadilan mempunyai kekuatan hukum tetap berdasarkan Putusan Kasasi No. Perkara masih dalam Proses Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung R.5 billion. senilai Rp3. Tergugat I .02.000.000 (Tiga puluh tiga miliar dua ratus lima puluh juta rupiah) Jika Terdakwa tidak On 27 July 2001. Bank Pacific. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 1143 K/Pdt/2001. The investment of Medium Term Notes (MTN) cases of • Menghukum Terdakwa membayar uang pengganti PT Volgren Indonesia. a.5 billion 03. Endang Utari Mokodompit) diwajibkan untuk membayar dana Rp18 miliar beserta bunga sebesar 6% kepada PT Jamsostek (Persero). 1143 K/Pdt/2001. since the verdict possessed a permanent law force pursuant to the Appeal Verdict No.000 (seratus juta rupiah). The case is sill under the Reinvestigation process at Supreme Court of The Republic of Indonesia. On 2 June 2008.I No. Bank Pacific. PT Jamsostek (Persero) filed a lawsuit through State Court of Central Jakarta. maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang A guarantee of a total 60 busses pursuant to the MTN Purchase untuk menutupi uang pengganti tersebut. selanjutnya melakukan eksekusi lelang: terhadap aset Jaminan berupa: a. PT Jamsostek (Persero) filed a civil lawsuit through the State Court of South Jakarta. Ir. Pacific Finance. atas penerbitan CP yang tidak dapat dikembalikan oleh penerbit dan penjamin kepada PT Jamsostek (Persero). was only being hal ini terpidana tidak mempunyai harta benda yang fulfilled with a total of 20 Busses (bound by fiducial). 3. senilai Rp18 miliar. Bank Pacific. was in a total damage conditions and the other 20 busses was b Terdapat Gugatan Bantahan oleh keluarga Sdr. II and accusation III ((Indopac Perdana Finance.B/2008 / Pada tanggal 27 Juli 2001 PT Jamsostek (Persero) membeli PN. dalam and Sales Agreement No. 4. A lawsuit of PT Jamsostek (Persero) vs Bank Pacific. 1143 K/Pdt/2001. PER/44/072001.2/X/575/SPK/PDT/2009 tanggal 23 Oktober 2009. 4. sejumlah Rp33. 251/B. Gugatan PT Jamsostek (Persero) vs Indopac Perdana Finance. 1. Ir. Rp. 2699 K/Pdt/2001. Endang Utari Mokodompit. 911/Pid. Sdr. Pengadilan Tinggi dan di tingkat Kasasi/ Mahkamah Agung R. PT Jamsostek (Persero) had acquired the MTN membayar uang pengganti. the Legal and Compliance Bureau of PTJamsostek (Persero) had conducted a confirmation towards Bank Pacific DL and pursuant to the Decree of the Management Building of PT Pura Selokamas it was stated that PT Bank Pacific which was under liquidation had been dismissed since 15 May 2008. PT Jamsostek (Persero) mengajukan Gugatan Perdata melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. with a case registered No. Penggugat (Bank Pacific DL) saat ini mengajukan upaya Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung R. Highest Court and at the Appeal Level/Supreme Court of the Republic of IndonesiaI. Sesuai dengan Surat Mahkamah Agung RI Nomor: 46/PAN. 2. 1.I. Nomor register perkara 1143 K/Pdt/2001. Sdr.1143 K/Pdt/2001 for the purposes of State Assets Redemption.I.

117/MBU/2002 regarding the SOE needs to be amended in accordance with Law No. Obstacles for GCG Implementation The State Minister for SOE Decree No. Adanya resistensi karyawan atas konsep implementasi GCG sebelum sosialisasi dan penandatanganan Pakta Integritas. and currently it serves as one of the main duties and functions of the Compliance and Risk Management Directorate.60% 2008 73. 2007 and 2008 Annual Report Award and succeeded in maintaining its position as the First Winner for Non Listed of Financial SOE category to express the disclosure of corporate transparency. FKM UI and UI Consulting for three consecutive period are as follows: Tahun/Year No 1 2 3 4 Program JPK JHT JKK JK 2002 46. Sering terjadinya pergantian Direksi.00% 38.60% 38. dan saat ini menjadi salah satu tugas pokok dan fungsi Direktorat Kepatuhan & Manajemen Risiko. within the last five years it had happened three times. Changes to Corporate Culture needs to be supported with a continuous and sustainable socialization program. Hasil survey Customer Satisfaction Measurement yang dilakukan oleh pihak independen bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada.20% 70. FKM UI dan UI Consulting pada tiga periode sebagai berikut: Strategic Impact on GCG Implementation Enhancing the Corporate Image Participated in the 2006. There was an employee resistance towards the concept of implementing GCG prior to the dissemination and signing of the Integrity Pact.10% 59.80% 62. Results form the Customer Satisfaction Measurement which was conducted by the Independent Party and in coordination with Gadjah Mada University.99% 2005 66. 2007 dan tahun 2008 dengan mempertahankan peringkat pertama untuk kategori BUMN Keuangan Non Listed sebagai salah satu bentuk pengungkapan transparansi perusahaan. dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir terjadi 3 (tiga) kali pergantian Direksi.Kendala Implementasi Good Corporate Governance Keputusan Menteri Negara BUMN No. Self Assessment on GCG implementation have not been fully undertaken by the internal organization of the Company. Perubahan Corporate Culture perlu waktu dan dilakukan sosialisasi secara berkesinambungan. Frequent changes towards the composition of the Board of Directors.00% Penurunan Temuan Auditor Independen Reduction on Independent Auditor Findings Temuan Tahun/Findings in year 2006 8 1 1 10 2007 4 1 1 6 2008 2 1 0 3 2009 4 1 1 6 No 1 2 3 4 Program JPK JHT JKK JK 2005 14 3 4 21 162 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Dampak Strategis Implementasi Good Corporate Governance Peningkatan Citra Perusahaan Mengikuti Annual Report Award tahun 2006. 19/2003 tentang BUMN dan Peraturan pelaksanaannya. 117/MBU/2002 tentang BUMN perlu disesuaikan dengan UU No. Self Assessment atas implementasi GCG secara berkala belum sepenuhnya dapat dilakukan oleh organisasi internal Perseroan. 19/2003 concerning the SOE’s and regulations pertaining to the implementation.

623 48. Companies b.596.090.162 7.684 3.714. Kontrak Manajemen b.623.RI KAP .273 18.058 1.15 KPI Assessment 111.399 143.694 6.248.213 23.841 629.83 85.941 722. Penambahan Dana Investasi c.30 323.549.224 23.170 4.944 2.49 80. Workers Contribution (in million Rupiah) Guarantee (in million Rupiah) Total Asset (in million Rupiah) Investment (in million Rupiah) 60.49 37. Hasil Investasi Bruto 6 8 Laba (dalam jutaan Rupiah) Opini Auditor Independen Sehat Sound 105.367 3.649 998.698.507.627.87 103.334.49 105. Accumulation of Investment Fund b.DPSD Jumlah 2 5 1 5 0 3 3 13 Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2000 yang meliputi: • 7 Direktorat Kantor Pusat • 21 Divisi/Biro Kantor Pusat • 2 Kantor Wilayah • 30 Kantor Cabang Holds the ISO 9001 : 2000 of Quality Management System Certification that covers: • 7 Directorate from Head Offices • 21 Division/Head Offices Bureau • 2 Regional Offices • 30 Branch Offices Peningkatan Kinerja Perseroan Kinerja Perusahaan selama 5(lima) tahun terakhir selalu menunjukkan kenaikan sebagaimana tabel berikut: No 1 Uraian Kepesertaan a.146 84.960 20.383. Management Contract b.455 200.381.346 10.016 7.07 Sehat Sound 108.283 49.917 130.756.949 5.379.427 175.214 29.76 90.746 1.950 8.911 6.23 86. there are still 16 remaining audits that needs to be monitors such as clarified bellow: Sisa Temuan Remaining of findings Jamsostek Program 3 DPKP Program 4 KBL Program 3 Jumlah/ Total 10 Auditor Eksternal External Auditor Jumlah Temuan Total Findings BPK .085.324 61.15 154.393 61. Akumulasi Dana Investasi b.921.041 11.96 497.40 Sehat Sound 108. Increasing of Investment Fund c. masih terdapat 16 temuan yang masih perlu dipantau tindaklanjutnya dengan rincian sebagai berikut: Tindak Lanjut Follow Up Actions Based on those findings.943.081.Kanaka KAP .673 12.206 4. KPI BSC 11 12 Assessment GCG Tingkat Solvabilitas 104.315 9.12 10 Penilaian KPI a.628 2005 2006 Increasing Performance of the Company The Company’s performance within the last five years always indicates an improvements as described bellow: 2007 2008 2009 Description Membership 159.87 9 Tingkat Kesehatan Perusahaan laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 163 .451 a.839.626.91 302.396 6.045.071.573.027.685.SMR KAP . Gross Investment Revenue Profit (in million Rupiah) Opinion from Independent Auditor Sehat Sekali Exceptionally Sound 116.676.367 2.864.729.272 a. Tenaga Kerja 2 3 4 5 Iuran (dalam jutaan Rupiah) Jaminan (dalam jutaan Rupiah) Total Aset (dalam jutaan Rupiah) Investasi (dalam jutaan Rupiah) a.00 438.Berdasarkan Temuan Auditor tersebut.030.711 38.805 26.474.045.731.815 10. Perusahaan b.952.10 108.711 64. KPI BSC GCG Assessment Solvency Level Corporate Health Level Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)/Qualified Opinion Sehat Sekali Exceptionally Sound 110.811.00 a.482 80.393.244.82 93.242 1.066.

32 5.774. Non JHT JHT Total Jaminan Claim Expenses a.849.789.775 45.978. Non JHT JHT Iuran Belum Rinci Total Iuran Contribution Revenue a. c.952 6.010.47 2.63 131.217.36 939. Accumulation of Investment Fund Increasing of Investment Fund Gross Investment Revenue Gross YOI 72.670 1. 1.848 157. b. 9.Perbandingan antara Target dengan Realisasi Kinerja Tahun 2009 Perbandingan antara Target dengan Realisasi Kinerja Perusahaan Tahun 2009 pada umumnya mencapai di atas 100% sebagaimana tabel berikut: Comparison between 2009 Target and Performance Realization The comparison between the 2009 Target and Performance Realization that reached more than 100% results in general as clarified in the table bellow: No.746 1.11 4.037.272 9.408. Uraian Penambahan Kepesertaan: a.003 50.000 3. c.012 2. b. 6. d.660.281. b.48 141.381. b.082.42 103. JKK dan JK JPK Jasa Konstruksi TK Mandiri/LHK TK Perseorangan Description Increasing Membership: a.162 95.769.388 8.16 112.311 5.463. Beban Cadangan Teknis Beban Usaha Bagian Peserta atas hasil investasi JHT Laba setelah Pajak Total Aset Technical Reserve Expenses Total Expense Members Share on JHT Investment Profit After Tax Total Asset 164 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .239.547 1.129 103.307 1. d. 8. c. Companies Workers JHT.295. d. Perusahaan Tenaga Kerja JHT.72 811.034 102. b.388 150.761 12.524 889. Pembayaran Jaminan a.045.80 122. c.719.451 84.698.665.31 20.151 (%) Pencapaian (%) Achievement 105. Penerimaan Iuran a.272 110.04 104.32 143.784 4.273 18. d.636 6.694 10.085 2. 7.841 7. Akumulasi Dana Investasi Pertambahan Dana Investasi Hasil Investasi Bruto YOI Bruto Investment a.72 133.18 89.10 105.08 3.335.746 12.734. Non JHT JHT Un-clarified Contribution Total Contribution 2. c.10 107.62 137. Non JHT JHT Total Claims 1.146 104.797. b.469 75.581 10.10 105. b.178.322.085.305 5.027.624 11. JKK and JK JPK Construction Services Independent Worker/LHK Individual Worker Target Realisasi Realization 21.315 9.167.089 850.81 133. Investasi a. c. b.335 2.744 4.614 80.952.95 172.320 1.926 5.78 86.248.

000 490. MS Hariyadi BS.200.000 490.Rp1 miliar Rp500 juta ke bawah JUMLAh KOMISARIS Total Commissioners JUMLAh DIREKSI Total Directors TOTAL REMUNERATION PER PERSON WIThIN A YEAR Above Rp2 billion 7 orang/person Above Rp1 billion .200.000 862.000 490.900. Sjukur Sarto. state officials which in this case are the Board of Directors and Board of Commissioners are required to submit LHKPNs to the Corruption Eradication Committee (KPK).200.300. Hotbonar Sinaga Myra SR Asnar H. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 165 .Rp2 billion Above Rp500 million .000 862.000 862.Rp2 miliar Di atas Rp500 juta .000 8. Jenis Remunerasi per orang dalam 1 tahun Di atas Rp2 miliar Di atas Rp1 miliar .000 1. Sukamdani Rekson Silaban 319. Tunjangan Perumahan dan Transportasi) Drs.000 1.900.420.200. Submission of State Official’s Wealth Report (LHKPN) Pursuant to Law Number 28 / 1999 regarding clean and KKN (corruption.000 Total 1. collusion and nepotism) – free officials.D.500.211.000.Rp1 billion 5 orang/person Below Rp500 million Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 Tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari KKN bahwa penyelenggara Negara dalam hal ini Direksi PT Jamsostek ( Persero) dan Dewan Komisaris serta pejabat satu tingkat dibawahnya yaitu Kepala Divisi/Biro/Kakanwil diwajibkan untuk menyampaikan LHKPN kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).200.420.000 1.300. Suyono Ahmad Ansyori Elvyn G. Masassya Djoko Sungkono Karsanto Total 2.Praktik Good Corporate Governance (GCG) yang Melebihi Kriteria Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris Tahun 2009 Good Corporate Governance (GCG) Practices which Exceeding The Criteria Remuneration for the Board of Directors and the Board of Commissioner in 2009 Jumlah Diterima dalam 1 Tahun Total Amount Received within a Year Jenis Remunerasi dan fasilitas Dewan Komisaris The Board of Commissioners NAME (RP) Name Bambang Subianto Herry Purnomo Remunerasi: (Gaji.000 Direksi The Board of Directors NAME (RP) Name H.200.900. * The 2009 bonusses for the Board of Commissioners and the Board of DIrectors has not been calculated because the GMS had not been convened.280.000 Remuneration: (Salary.200. Housing Allowances and Transportation) TYPE of REMUNERATION AND FACILITIES * Tantiem Dewan Komisaris dan Direksi tahun 2009 belum termasuk dalam perhitungan karena belum dilaksanakan RUPS.362.000 490.420.

Sustainability Report Sustainable reports are delivered separately and are attachments of the Annual Report Award 2009 as well as integral parts of ARA 2009.Sekalipun dalam peraturan Per Undang-Undangan tidak mewajibkan kepada pejabat dibawahnya yaitu Wakil Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Kantor Cabang. PT Jamsostek (Persero) telah menyusun platform yaitu Misi. 3. Visi.50 87. Sasaran. however by virtue of PT Jamsostek (Persero) Board of Directors Decision Number: KEP/179/0629 dated 29 June 2009 regarding State Official’s Wealth Report (LHKPN) the Board of Directors made it mandatory that Regional Office Deputy Heads and Branch Office Heads also submit LHKPNs to KPK. Dengan demikian hingga akhir tahun 2009 Direksi .50 93.71 60. namun berdasarkan Keputusan Direksi PT Jamsosotek (Persero) Nomor:KEP/179/0629 Tanggal 29 Juni 2009 Tentang Laporan Harta KekayaanPenyelenggara Negara (LHKPN) Direksi mewajibkan juga kepada Wakil Kepala Kantor Wilayah. 2. 6.00 87. yang diikuti dengan penandatanganan pemantapan tekad BUMN untuk melawan Suap. Strategi.39 90.Kepala Kantor Cabang untuk menyampaikan LHKPN kepada KPK. 5. Program Kerja dan Rencana Sumber dan Penggunaan Dana serta Pedoman Teknis Anti Suap.75 Penunjukkan Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) sebagai Koordinator Komunitas Pengusaha Anti Suap (KUPAS) Badan Usaha Milik Negara Melalui Rapat Pimpinan Nasional Kadin Indonesia tanggal 3 Desember 2009. Work Plan and Planned Sources and Uses of Income as well as Technical Guidelines for Anti-Bribery Laporan Berkelanjutan Laporan berkelanjutan disampaikan secara terpisah dan merupakan lampiran dari Annual Report Award 2009 serta menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari ARA 2009. As Coordinator of KUPAS BUMN. Objectives. the Board of Directors. PT Jamsostek (Persero) has formulated platforms namely Mission. 166 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . through the Indonesian Chamber of Commerce National Leaders Meeting on 3 December 2009. Dewan Komisaris dan pejabat PT Jamsostek (Persero) yang telah menyampaikan LHKPN kepada KPK adalah sebagai berikut: Although prevailing laws and regulation do not require the same of lower ranked officials namely Regional Office Deputy Heads and Branch Office Heads. The Appointment of President Director as Coordinator of the State-Owned Enterprises (BUMN) Community of AntiBribery Entrepreneurs (KUPAS) The Managing Director of PT Jamsostek (Persero) was appointed as Coordinator of KUPAS BUMN. Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) ditunjuk sebagai Koordinator KUPAS BUMN sebagai salah satu dari 11 koordinator lainnya. followed by the signing of a consolidation of SOE intent to fight Bribery. 4.50 87. Strategies. Board of Commissioners and officials of PT Jamsostek (Persero) that have submitted their LHKPNs to KPK are as follows: No 1. Vision. one of eleven others. Selaku Koordinator KUPAS BUMN. Thereby until the end of 2009. Jabatan Position Direksi | The Board of Directors Dewan Komisaris | The Board of Commissioner Kepala Division / Biro / Staff Ahli Division Head / Bureau / Expertise Kepala Kantor Wilayah | Head of Regional Office Wakil Kantor Wilayah | Deputy of Regional Office Kepala Kantor Cabang | Head of Branch Office Total Jumlah Total 7 5 24 8 8 121 173 Sudah Menyampaikan KBL Program 6 3 21 7 7 113 157 % 85.

Rekomendasi kepada Pemegang Saham a. RUPS dapat mempertimbangkan Key Performance Indicator (KPI) dan tatacara penilaian KPI untuk Dewan Komisaris sesuai Keputusan Dewan Komisaris No. Dengan demikian. Menetapkan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi secara individual sebagai dasar pemberian insentif untuk Dewan Komisaris dan Direksi Recommendation from Consultant towards the 2008 Results of GCG Assessment Eventhough PT Jamsostek (Persero) had achieved a score of 90. Untuk itu. Establish a performance assessment system for the Board of Commissioners that is separate from that for the Board of Directors. Menetapkan secara formal Anggota Dewan Komisaris yang berasal dari kalangan di luar Perusahaan sebagai Komisaris Independen c. sesuai hasil assessment tahun 2009. Adopt the individual performance assessment of the Board of Commissioners and Board of Directors as the basis for giving incentives to the Boards of Commissioners and Directors. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 167 . Asses the performance of each member of the Board of Directors individually in addition to collegially. the GMS should establish a performance assessment system for the Board of Commissioners that is separate from that for the Board of Directors whether collegially or individually. especially the provision on meeting the obligation to submit SPTs. Melakukan penilaian kinerja masing-masing Direksi secara individual selain penilaian secara kolegial. the GMS should establish an assessment system that includes both collegial and individual performance assessment. Non-compliance in the submission of SPT (Tax Return) During 2009.91% dengan kategori SANGAT BAIK.Praktik Bad Corporate Governance (BCG) Dalam Kriteria Perkara penting yang sedang dihadapi Perusahaan Perkara penting yang sedang dihadapi Perusahaan di tahun 2009 disampaikan secara lebih rinci pada halaman 138 dari laporan tahunan ini. b. g. For that. Thereby. d. Establish a fit and proper test for candidate members of the Board of Commissioners in standard regulations. KEP/04/DEKOM/112008 tentang Penetapan dan Penilaian KPI Komisaris tanggal 1 Nopember 2008 d. RUPS agar menetapkan sistem penilaian kinerja Dewan Komisaris yang terpisah dari penilaian kinerja Direksi baik secara kolegial maupun secara individual e. The Criteria of Bad Corporate Governance (BCG) Practices Litigation Cases Important cases faced by the Company in 2009 are presented in more details on page 138 of this annual report. Sebagai salah satu acuan. For that. As a reference. e. Formally appoint a Member of the Board of Commissioners originating from outside the Company as Independent Commissioner. Recommendation to the Shareholders a. RUPS agar menetapkan sistem penilaian yang mencakup penilaian kinerja secara kolegial dan individual g. Rekomendasi Konsultan atas hasil assessment GCG tahun 2008 Sekalipun PT Jamsostek (Persero) telah memperoleh skor 90. PT Jamsostek (Persero) has complied with prevailing laws and regulations. Formally establish a performance assessment system for the Board of Directors that includes collegial and individual performance assessments. PT Jamsostek (Persero) tidak pernah menerima Surat Teguran / Tagihan Pajak atas tunggakan yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya hingga tahun berjalan. the GMS could consider Key Performance Indicators (KPI) and KPI assessment procedures for the Board of Commissioners in accordance with Board of Commissioners Decision No. Menetapkan secara formal sistem penilaian Direksi yang mencakup penilaian kinerja secara kolegial dan individual f. Oleh karena itu. KEP/04/DEKOM/112008 regarding the Establishment and Assessment of Commissioner KPI dated 1 November 2008. khususnya ketentuan atas upaya memenuhi kewajiban dalam penyampaian SPT. Melakukan penilaian kinerja Dewan Komisaris baik secara kolegial maupun individual. PT Jamsostek (Persero) never received Warning/ Tax Collection Letters on arrears occurring in previous years until the current year. PT Jamsostek (Persero) telah memenuhi peraturan per-undangundangan yang berlaku. namun masih terdapat rekomendasi Assessor yang harus diperbaiki sebagaimana berikut : 1. Menetapkan sistem penilaian kinerja Dewan Komisaris yang terpisah dari penilaian kinerja Direksi. there are several recommendation from the Assessor that needs to be improve such as the followings: 2. f. Menetapkan sistem penilaian kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) bagi calon anggota Dewan Komisaris dalam peraturan yang baku b. Ketidakpatuhan dalam penyampaian SPT Selama tahun 2009. c. Assess the performance of the Board of Commissioners both collegially and individually.91% under the category of EXCEPTIONALLY SOUND based on the 2009 assessment results.

Renew its statement of no conflict of interest every year. g. g. application of IT and risks management. termasuk didalamnya menyesuaikan kebutuhan karyawan yang ideal dalam rangka mendukung pencapaian kinerja Perusahaan. Propose to the GMS to establish Key Performance Indicators (KPI) and KPI assessment procedures for the Board of Commissioners in accordance with Board of Commissioners Decision No. Recommendations for the Risks Management Committee a. and Shareholders. KEP/04/DEKOM/112008 tentang Penetapan dan Penilaian KPI Komisaris tanggal 1 Nopember 2008 sebagai salah satu acuan penilaian kinerja Dewan Komisaris c. Immediately complete the required applications and SOP for applying risks management. Meningkatkan kualitas e-procurement yang ada terutama aspek SDM dan kebutuhan yang mendukung pengadaan jasa di Perusahaan. Dewan Komisaris. Provide office space for the Board of Commissioners Secretariat to support the implementation of the functions and duties of the Secretary to the Board of Commissioners. g. d. b. Segera merealisasikan hasil evaluasi beban kerja. Periodically prepare and submit reports on Risks Management Committee activities to the Board of Commissioners. b. j. 168 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Meningkatkan kehadiran dalam rapat-rapat sesuai dengan ketentuan syarat kuorum rapat Dewan Komisaris dalam Anggaran Dasar. Immediately act upon the result of the workload evaluation. b. Melakukan penilaian KPI untuk Dewan Komisaris sesuai dengan Keputusan Dewan Komisaris No. Submit a report on the results of delegating authority in the appointment of a Public Accounting Firm (KAP) to the GMS after the process of appointment has been completed. Renew its statement of no conflict of interest every year. Menyampaikan laporan hasil pelaksanaan pelimpahan kewenangan dalam penunjukan KAP kepada RUPS setelah proses penunjukan KAP selesai dilaksanakan. Menyusun rencana kerja tahunan dan menyampaikannya kepada Dewan Komisaris untuk disahkan. d. Rekomendasi kepada Dewan Komisaris a. Bring about improvements in the application of IT so that it can further support the performance of the Company. f. Recommendation to the Board of Directors a. f. f. Melakukan pembaharuan pernyataan tidak memiliki benturan kepentingan setiap tahun d. Segera menyelesaikan aplikasi dan SOP yang diperlukan dalam penerapan manajemen risiko. Melakukan evaluasi beban kerja auditor dibandingkan dengan objek audit yang seharusnya diaudit secara berkala. Prepare an annual work plan and submit it to the Board of Commissioners for endorsement. 2. Mengefektifkan fungsi dan tugas Komite Manajemen Risiko dengan segera mengesahkan Piagam Komite Manajemen Risiko. including adjusting for the ideal employee requirement in order to support the Company’s performance. Menyusun dan menyampaikan laporan kegiatan Komite Manajemen Risiko kepada Dewan Komisaris secara berkala. c. e. KEP/04/DEKOM/112008 regarding the Establishment and Assessment of Commissioner KPI dated 1 November 2008 as one of the references for the performance assessment of the Board of Commissioners. h. Segera mengimplementasikan penerapan SMM ISO 9001: 2008 di seluruh kantor cabang. Board of Commissioners. d. i. Evaluate the workload of auditors compared to the audit object that require periodic auditing. Rekomendasi Kepada Komite Manajemen Risiko a. i. Melakukan pembaharuan pernyataan tidak memiliki benturan kepentingan setiap tahun. disamping itu juga memenuhi kompetensi SDM dalam penerapan manajemen risiko serta membangun kesadaran terhadap risiko (risk awareness) terutama di kantor wilayah dan kantor cabang. Mengesahkan Piagam Komite Manajemen Risiko sehingga dapat mendukung efektivitas pelaksanaan fungsi dan tugas Komite Manajemen Risiko. Endorse the Risks Management Committee Charter so that it can support the effectiveness of the implementation of the functions and duties of the Risks Management Committee. Document the proceedings of meetings in minutes of meeting for every meeting convened. Meningkatkan kualitas audit yang dilakukan BPI untuk mendukung akuntabilitas penerapan IT Sistem dan Risk Management melalui audit IT dan Risk Based Audit (RBA). b.2. Improve the quality of audit performed by BPI to support the accountability for applying IT System and Risks Management through an IT audit and Risk Based Audit (RBA). b. 3. g. Increase attendance in meetings in accordance with the provision of the required quorum for convening Board of Commissioners meetings in the Articles of Association. h. including the efficiency and simplification of business processes. Assess the KPI for the Board of Commissioners in accordance with Board of Commissioners Decision No. c. c. Melakukan penyesuaian kebijakan dan standar operasional yang ada terkait dengan perubahan struktur organisasi. KEP/04/ DEKOM/112008 tentang Penetapan dan Penilaian KPI Komisaris tanggal 1 Nopember 2008. h. e. Put the functions and duties of the Risks Management Committee into effect by immediately endorsing the Risks Management Committee Charter. in addition also meet the required HR competency in the application of risks management as well as build risk awareness particularly at regional and branch offices. 3. dan Pemegang Saham. Melakukan penyempurnaan dalam penerapan IT sehingga dapat semakin mendukung kinerja Perusahaan. Improve the quality of existing e-procurement particularly the HR aspect and the requirements that support the provision of services in the Company. Present the Statement of Corporate Intent already signed by the Board of Directors. KEP/04/DEKOM/112008 regarding the Establishment and Assessment of Commissioner KPI dated 1 November 2008. b. 4. Recommendation to the Board of Commissioners a. j. Adjust existing policies and operational standards related to the change in organizational structure. c. Rekomendasi Kepada Direksi a. penerapan IT dan manajemen risiko. Mendokumentasikan pelaksanaan rapat dalam risalah rapat untuk setiap rapat yang dilaksanakan. Immediately implement the application of SMM ISO 9001:2008 at all branch offices. h. f. 4. c. e. termasuk efisiensi dan penyederhanaan proses bisnis e. Mengusulkan kepada RUPS untuk menetapkan Key Performance Indicator (KPI) dan tatacara penilaian KPI untuk Dewan Komisaris sesuai Keputusan Dewan Komisaris No. Menyajikan Statement of Corporate Intent yang telah ditandatangani oleh Direksi. Menyiapkan ruang kerja Sekretariat Dewan Komisaris untuk mendukung pelaksanaan fungsi dan tugas Sekretaris Dewan Komisaris.

Work Termination (PHK) Selama tahun 2007.Informal Warning (recorded) . 2008 dan 2009.Penundaan kenaikan golongan selama satu tahun .Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 2007 19 6 16 6 1 4 3 3 1 3 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 169 . there were several fraud cases which was occurred throughout 2007 . Perform self-assessments to monitor the comprehension level and implementation of the GCG Guidelines and Code of Conduct in a structured manner. Pola hubungan Dekom dan Direksi yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 2008 and 2009.Teguran Lisan Tercatat . Total sanction given to the employee Based on the 2009-2010 Working Agreement (PKB) between the Management and JAMSOSTEK’s Labour Union (SPJ). dengan proses sebagai berikut: .Badan Pertimbangan Kepegawaian (Bapek) melaksanakan pembahasan atas Laporan hasil pemeriksaan Biro Pengawasan Intern untuk memberikan rekomendasi kepada Direksi tentang sanksi disiplin. Throughout 2007. .The postponement of periodical raise in salary . k. The fulfillment of the principal duties and functions of the Board of Commissioners and the Board of Directors was still within the boundaries of good corporate governance with due regard to checks and balances.Penurunan golongan satu tingkat Sanksi Berat . telah dilakukan tindaklanjut terhadap karyawan yang melakukan tindakan penyimpangan/disiplin.Down grading its position to one level Heavy Sanction . the Management had given a disciplinary sanction to the employee with the illustration as follows: 2008 27 15 5 5 3 3 2009 Type of Sanction Light Sanction .Direksi PT Jamsostek (Persero) menetapkan sanksi disiplin yang terkait dengan sanksi disiplin sedang dan berat.2009 are as follows: 2009 5 5 Description Total Fraud Cases Cases that Has Been Resolved Under Internal Completion Process Had Been Mitigated with the Authorized Party Jumlah sanksi yang diberikan kepada karyawan Berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara Manajemen dengan Serikat Pekerja Jamsostek Tahun 2009-2010. . Kasus penyimpangan Internal Karyawan PT Jamsostek (Persero) Jumlah Penyimpangan Internal Berdasarkan hasil pemeriksaan Biro Pengawasan Intern selama tahun 2007 – 2009 terdapat beberapa kasus penyimpangan (fraud) sebagai berikut: Uraian Jumlah Kasus Penyimpangan Kasus yang Telah Diselesaikan Dalam Proses Penyelesaian Internal Telah Ditindaklanjuti Pihak Berwajib 2007 7 7 2 2008 6 5 1 - The Internal Fraud of the Employee of PT Jamsostek (Persero) Total Internal Fraud Based on the assessment results of the Internal Audit Division. the Company had undertook a follow up action towards the undisciplined/fraud action which was conducted by the employee through several process as follows: • The Internal Audit Bureau conducted the audit process towards the employee whom is reported to perform a certain violation/undisciplined action.Non Job . The pattern of relationship between the Board of Commissioners and the Board of Directors that is not in accordance with prevailing regulations Based on the Board of Commissioners Report for 2009 there were no issues presented by the Board of Directors without the approval of the Board of Commissioners or the management of the company that was in contrary to prevailing regulations.Formal Warning Middle Sanction .The postponement of annual raise on position level .Non Job .k. • The Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) set forth a disciplinary sanction in the form of middle and heavy sanction.Teguran Tertulis Sanksi Sedang .Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dewan Komisaris dan Direksi masih dalam batasan tata kelola yang baik dengan tetap memerhatikan checks and balances.Penundaan kenaikan gaji berkala . • BPK conduct a discussion forum towards the assessment results of the Internal Audit Bureau to provide the Board of Commissioners with the recommended sanctions.Biro Pengawasan Intern melakukan proses audit terhadap karyawan yang dilaporkan melakukan tindakan pelanggaran/ disiplin. Berdasarkan Laporan Dewan Komisaris Tahun 2009 tidak terdapat masalah yang diajukan oleh Direksi tanpa persetujuan Dewan Komisaris atau pelaksanaan pengelolaan perusahaan yang bertentangan dengan ketentuan yang berlaku. Melakukan self-assessment untuk memantau tingkat pemahaman dan pelaksanaan Pedoman GCG dan Pedoman Perilaku secara terstruktur. Manajemen telah mengenakan sanksi disiplin kepada karyawan sebagai berikut: Jenis Sanksi Sanksi Ringan .

Direktur Utama tidak menerima tunjangan perumahan karena telah disediakan rumah jabatan.000 Rp 54.000.000 % 100 90 90 90 90 90 90 Tunjangan Perumahan/ bln Rp 16.000.SURAT PERNYATAAN DIREKSI TENTANG GAJI DAN FASILITAS YANG DITERIMA TAHUN 2009 Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Alamat Kantor Nomor Telepon Jabatan : : : : H.79. Demikian Pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.000 liter / Direksi / bulan.000 Rp 16.200.000. Jakarta.000 Rp 16.000 Dalam hal-hal yang diatur dalam ketetapan ini. Kartakusuma HD Suyono Rahmaniah Hasdiani Ahmad Ansyori Dewi Hanggraeni Gaji/ bln Rp 60. Gatot Subroto No. Direksi tidak diperkenankan membebankan biaya kepada perusahaan untuk kepentingan pribadi.000 Rp 54.000 Rp 54.200.000. Fasilitas Direksi: • Penyediaan rumah jabatan. Jakarta 12930 . Hotbonar Sinaga Myra SR Asnar Indrasjwari K.000 Rp 54.200.000.000 / bulan.200.000 Rp 54.200. 79 Jakarta 02-5207797 Direktur Utama Dalam hal ini atas nama Direksi PT Jamsostek (Persero). Hotbonar Sinaga Direktur Utama Kantor Pusat : Jl. menyatakan bahwa gaji dan fasilitas Direksi tahun 2009 adalah sebagai berikut: Nama H. Hotbonar Sinaga Jl. Gatot Subroto No. apabila tidak disediakan diberikan kompensasi berupa tunjangan perumahan sebesar Rp16.000. • 1 (satu) buah kendaraan jabatan • Fasilitas pengobatan sesuai ketentuan perseroan • Asuransi Santunan Purna Jabatan dengan premi per tahun maksimal 3 (tiga) kali gaji per bulan • Tunjangan transport disesuaikan dengan harga bahan bakar Pertamax Plus sebanyak 1.200.000 Rp 16.S. Jend. Juni 2010 H.Indonesia. Tel : (021) 5207797 (20 Saluran) Fax : (021) 5202310 170 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .000 Rp 16. Jend.000.000 Rp 54.200.000 Rp 16.

000 Rp 54. Jakarta. Jend.000 Rp 16.200.000 Rp 54.000 Rp 54. as arranged by the Company • post service insurance program.000 Rp 16.200.S.000 Rp 54. Board of Director’s facilities include: • Housing.000 / month. with annual premium at 3 (three) times of monthly salary • The transportation allowances was adjusted to the fuel price of Pertamax plus as many as 1.000. • Health care benefit. President Director does not obtain housing allowance since the Company has been provided the President Director with housing facility. 79 Jakarta 02-5207797 Direktur Utama On behalf of PT Jamsostek Board of Directors. Hotbonar Sinaga Jl.000 Rp 16.000 Rp 54.79. This statement has been made truthfully. if not provided will be compensated with housing allowance amounted to Rp16.000.200. Hotbonar Sinaga Myra SR Asnar Indrasjwari K. Tel : (021) 5207797 (20 Saluran) Fax : (021) 5202310 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 171 .000 litres / Director / month.200. Gatot Subroto No. Jend.Indonesia.000 Rp 16. June 2010 H.000.000 % 100 90 90 90 90 90 90 Allowance Housing / bln Rp 16. stated that Director’s remuneration in 2009 are as follows: Name H.200.000 Other personal expenditures that are not arranged in this decree are not permitted to be allocated to PT Jamsostek (Persero) by the Board of Directors.000.000 Rp 54. Kartakusuma HD Suyono Rahmaniah Hasdiani Ahmad Ansyori Dewi Hanggraeni Salary / month Rp 60.000. Jakarta 12930 . Hotbonar Sinaga President Director Kantor Pusat : Jl.200.000 Rp 16. Gatot Subroto No. • 1 (one) operational car.000.000.DIRECTOR’S STATEMENT LETTER REGARDING REMUNERATION AND FACILITIES OBTAINED IN 2009 The person who signed this below statement: Name Office Address Office Telephone Position : : : : H.200.

mitra dalam suka & duka a partner in good & bad times CorPorate soCial resPonsibility tanggung jawab sosial 172 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

68% 99.770 93.25% 260.Penyisihan Laba Tahun 2008 sub total Hasil Pengembalian Pinjaman Pokok Pinjaman Uang Muka KPR Pokok Pinjaman Koperasi Karyawan Pokok Pinjaman Provider Jasa Pekerja sub Hasil Pengembalian Pinjaman Hasil Pengembangan .: KEP-247/MBU/2008 tanggal 16 Desember 2008 tentang Pedoman Umum Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta.066 35.362 605.Income of Rental Flat Housing total return on investment total source of funds 37.05% 72.770 93. setelah dilakukan pemeriksaan oleh Auditor Independen.080 431 60.726 514.GAMBARAN UMUM PT Jamsostek (Persero) menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan dalam bentuk Program Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).58% 101.01/2000 tanggal 27 Oktober 2000 tentang Pedoman Umum Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta dan disempurnakan melalui Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara No. The General Meeting of Shareholders had devised the Work and Budgetary Scheme as well as validate the audited financial reports of DPKP and PKBL programs after the assessment which was conducted by an Independent Auditors.789 69.22% 99.278 3.122 638 74.690 68.54% 119.839 99.930 4.070 429 72.21% % 5/3 126.848 Realisasi Realization 2009 5 398.47% 367.84% 105.862 3.Interests on Deposits (Net) .296 638 (312) 39. Evaluasi Sumber Dana Evaluasi terhadap sumber dana selama tahun 2009 dapat diuraikan sebagai berikut: Evaluation on Sources of Funds The evaluation towards sources of funds towards the 2009 source of fund budget is illustrated on the following tables: dalam Jutaan Rupiah in Million Rupiah No.840 Anggaran Budget 2009 4 393.24% 96.Interests on Current Account (Net) .76 of Harun Kamil. PT Jamsostek (Persero) had organized several activities that relates to the corporate social responsibility or CSR in the form of Members Welfare Improvement Funds (DPKP) program and the Partnership and Community Development (PKBL) program.609 % 5/4 101.634 26.Interests on Loan . as well as the Letter of the Minister of SOE No.361 98.: S-567/MBU/2005 dated 21 December 2005 regarding Housing Program of JAMSOSTEK Members.: S-567/ MBU/2005 tanggal 21 Desember 2005 perihal Program Perumahan Peserta JAMSOSTEK.Appropriated Retained Earnings of 2007 sub total Repayment of Loans 99. SH and the Letter of the Minister of Finance No. serta Surat Menteri Negara BUMN No.Jasa Giro (Net) . MEMBERS WELFARE IMPROVEMENT FUNDS (DPKP) JAMSOSTEK Members Welfare Improvement Funds (DPKP) Program was established based on the Article of Association of PT Jamsostek (Persero) article 28 (1) that stipulated on the Deed No.Bunga Deposito (Net) .770 - - 57.839 93.98% 102.88% 120.01/2000 dated 27 October 2000 regarding The General Guidance of Members Welfare Improvement Funds and it was being completed with the Letter of The Minister of State-Owned Enterprise No.58% 170.079 638.Bunga Pinjaman .: KEP247/MBU/2008 dated 16 December 2008 regarding The General Guidance of Members Welfare Improvement Funds.: S-521/MK.37% 132. telah ditetapkan Rencana Kerja dan Anggaran serta pengesahan Laporan Keuangan untuk masing-masing program DPKP dan PKBL.79% 124.21% Description Last year’s balance Appropriated Retained Earnings . Di dalam Rapat Umum Pemegang Saham.09% 141. 1 Sisa Tahun Lalu Uraian 2 Penyisihan Laba: .47% 74.740 34.48% 67.770 93.670 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 173 .04% Principal of Mortgage Down Payment Principal of Loans to Cooperatives Principal Loans to Worker Service Provider sub total of repayment of loans Return on Investment 10.76 Notaris Harun Kamil.: S-521/ MK.180 646 (813) 74. SH dan Surat Menteri Keuangan No.51 .634 458 8. GENERAL OVERVIEW In performing its role to society.194 43.819 446.72% 121. DANA PENINGKATAN KESEJAhTERAAN PESERTA (DPKP) Dana Peningkatan Kesejahteran Peserta (DPKP) Program Jamsostek dibentuk berdasarkan Anggaran Dasar PT Jamsostek (Persero) pasal 28 (1) yang tertuang dalam Akta No.Hasil Rumah Susun Sewa total Hasil Pengembangan total sumber Dana Realisasi Realization 2008 3 315.

887 1. Evaluasi Penggunaan Dana Evaluasi terhadap penggunaan dana dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah penggunaan sumber dana telah teralisasi sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.079 miliar atau 170.82 miliar dengan perincian sebagai berikut: (i) Sumber dana paling besar berasal dari sisa tahun lalu yaitu Rp315.728 430 3. Renovation on Daily Care at Regional Goverment Clinic 4.400 15. Free Health Care 6.836 120.646 84.82% 28.362 billion.Rumah Susun Sewa .Realisasi Sumber DPKP selama tahun 2009 mencapai Rp638. (ii) Total hasil pengembangan baru mencapai Rp74.114 2.82% . Renovasi Rawat Inap Pusat Kesehatan Pemerintah Daerah 4.500 181.391 28.34% 440.300 4.848 miliar.840 billion or 101. Renovasi UGD Pusat Kesehatan Pemerintah Daerah 3.817 1.53% 132.Employee Cooperatives . Dana tiDak bergulir BIDANG KESEHATAN 1.53% 67.43% 1. Bantuan PKK Tingkat I sub total 174 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .532 1.Mortgage Loan .21% dari anggaran sisa sumber dana tahun 2009 sebesar Rp393.91% 100.21% from the busget of the 2009 balance of Rp393.15% 247.391 15.Health Care Services sub total FUND BORROWINGS 71.91% 122.690 miliar.88% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp74.066 4.000 1.362 miliar.051 1.533 1. (ii) A new loan repayment had reached a total amount of Rp74.607 1.69% 66.Health Service Provider sub total total i [a+b] non-revolving funD HEALTH 348 50 1. which derived from the following description: (i) The largest portion of source of funds was dericed from last year’s balance which amounted to Rp315.Uang Muka KPR . (iii) The Return on Investment reached a total amount of Rp72. PKK Support for Level I sub total b.900 101. Peralatan Medis/Non Media 5. Medical/Non Medical Supplies 5. Hasil pengembangan terbesar berasal dari bunga pinjaman yaitu sebesar Rp39.066 miliar.840 miliar atau 101.800 1.000 7. Based on such decree.84% dari anggaran sebesar Rp43. Evaluasi ini pun dilakukan dengan mengacu pada Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Program DPKP tahun 2009.79% 162. Ambulance 2. Kesehatan Gratis 6.358 3.84% from the total budget of Rp43.33% 82.400 53. PINJAMAN DANA .47% 55.361 miliar atau 96.94% 82.416 47.00% 95.39% 276.632 1. the evaluation towards the 2009 utilization of funds’ is illustrated on the following tables: dalam Jutaan Rupiah in Million Rupiah No. This evaluation was carried out by referring to the 2009 Work and Budgetary Program of DPKP.52% 105.066 billion. Uraian 2 Dana bergulir INVESTASI JANGKA PANJANG .690 billion.415 74.500 128. Berdasarkan penetapan tersebut.848 billion.079 billion or 170.361 billion or 96. (iii) Pengembalian pinjaman mencapai Rp72.819.936 365 74. The largest portion was derived from the interest loan which accounted for Rp39. maka evaluasi terhadap penggunaan dana selama tahun 2009 dapat diuraikan sebagai berikut: Evaluation on the Utilization of Funds Evaluation towards the utilization of fund was executed in order to perceive whether the utilization of source of funds had been realized accordingly.010 106.Koperasi Karyawan . The 2009 realization of DPKP Sourceof funds is accounted for Rp638.Provider Jasa Pekerja sub total jumlah i [a+b] ii a. Mobil Ambulance 2. 1 i a.Rental Flat Housing .Fasilitas Pelayanan kesehatan sub total Realisasi Realization 2008 3 Anggaran Budget 2009 4 Realisasi Realization 2009 5 % 5/4 % 5/3 Description revolving funD LONG-TERM INVESTMENT 421 421 53.88% of the 2009 budget of Rp74.255 121.88% 142. Renovation on ICU at Regional Governmental Clinic 3.71% 142.55% .

3.12% 152.500 25.793 miliar atau 69.793 billion or 69. although the achievement was not completely appropriate with the targeted business plan.642 billion.664 1. BEBAN-BEBAN Beban Operasional Program sub total jumlah ii (a+b+c+d) total Penggunaan Dana [i+ii] komposisi bergulir komposisi tidak bergulir 127.197 3. sehingga pemahaman petugas lapangan terhadap sisdur yang baru masih minim serta belum tersedianya sumber daya manusia dan infrastruktur untuk penyaluran program DPKP di semua Kantor Cabang guna mengatasi masalah ini. Perubahan sistem dan prosedur penyaluran program DPKP sampai dengan akhir tahun 2009 belum disosialisasikan secara maksimal.487 80 21. particularly those who dealing with DPKP Program so that this program is not being well socialized to all of its members. Masih rendahnya realisasi pembangunan Rusunawa dikarenakan sulitnya proses administrasi legal dalam proses pembangunan Rusunawa tersebut. Kinerja program DPKP di tahun 2009 telah menunjukan suatu peningkatan dibandingkan dengan pencapaian pada tahun sebelumnya. rumah susun sewa Total anggaran untuk pembangunan Rusunawa akhir tahun 2009 adalah sebesar Rp53.49% of the total budget of the utilization funds of Rp255. BIDANG PENDIDIKAN Beasiswa Pelatihan Tenaga Kerja Renovasi BLK Pemda sub total 19.400 miliar yang akan dialokasikan untuk pembangunan 2 (dua) unit Rusunawa Jamsostek dan renovasi Rusun pada 1 (satu) lokasi. rental flat Housing Total budget for the construction of Rental Flat Housing in 2009 are amounting to Rp53. Several achievement from DPKP program throughout 2009 is clarified as follows: a.434 22.642 miliar. The realization for the development of Rental Flat Housing (Rusunawa) is still low.990 892 2.98% 119.500 23.88% d.990 3.49% dari total anggaran penggunaan dana sebesar Rp255.923 1.50% EDUCATION Scholarship Training for Worker Renovation on Regional Gov.5% 15.000 1.985 1. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 175 . The 2009 operational performance of DPKP program had indicated an increase compare to the results from the previous year. Terbatasnya kualitas dan kuantitas SDM yang ada pada Kantor Daerah. The unrealized utilization of DPKP funds was mainly attributable to the following matters: 1. Berikut ini adalah beberapa pencapaian yang dihasilkan program DPKP di tahun 2009: a.000 6.147 156.400 billion. meskipun pencapaian yang dihasilkan adalah tidak sepenuhnya sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan.13% 74.664 27.73% 49. Evaluasi Dana DPKP Bergulir 1. The realization of total Utilization of DPKP Funds Program as at the end of 2009 accounted to Rp156. 3. The limited quantity and quality of Human Resources at Regional Office.98% 29.29% Operational Expense Program c. Evaluation of Revolving of DPKP Fund 1. and this was due to the difficulty of legal administration process on the said development of Rusunawa.485 6.312 99. and yet there are not adequate human resources or infrastructure for channeling the DPKP program at all Branch Offices in order to overcome this problems.40% 68.620 6. which was being allocated to the construction of two unit of Rusunawa and renovation of flat housing at one location.389 25.793 84. Hal ini mengakibatkan rendahnya penyaluran dana yang bersifat pinjaman. Belum terealisasinya penyaluran dana tersebut antara lain disebabkan oleh beberapa hal berikut: 1.99% total utilization of funds [i+ii] revolving Composition un-revolving Composition Realisasi Total Penggunaan Dana Program DPKP sampai dengan akhir tahun 2009 mencapai Rp156.542 3.649 102. therefore the understanding of field officers on the new system and procedure are still low.5% 29. khususnya yang menangani program DPKP sehingga program ini kurang tersosialisasi dengan baik kepada para peserta.310 1.98% 77.26% 121. This affect the minimum channeling of funds which characterized as loans. TC sub total WELFARE 1.36% 84.614 1.52% Severance Aids Subsidized Interest Aids Mortgage Aids sub total EXPENSES 1.620 45.60% 99.197 1. BIDANG KESEJAHTERAAN Bantuan PHK Bantuan Subsidi Bunga Bantuan KPR sub total 286.29% 119.41% 119. 2.68% 92. The reformation of system and procedures of disbursement of DPKP program as of 2009 was not being optimally socialized.b.985 35.181 24.410 227. 2.97% 93.

4. yaitu penyediaan ambulance sejumlah 7 (tujuh) unit.80 billion. The PKP Bureau was still in the process to implement the development of Rental Flat Housing at Muka Kuning and Kabil Industrial Area.532 miliar yang mewakili 47. total donation for seven unit of ambulance was budgeted to a nominal value of Rp3.17% of the 2009 budget. 4.5 miliar. meanwhile. The unrealized donation for ambulance was mainly attributable to the unprofessional vendor that is not submissive with the agreed contract.010 juta pada 25 unit Provider Pelayanan Kesehatan atau 166. the Company had appoint the contractor for the development of Rental Flat Housing at the Industrial Area of Kabil. Tidak tercapainya realisasi tersebut dikarenakan kegagalan vendor untuk memenuhi komitmen sesuai dengan perjanjian.324 Tenaga Kerja dengan total nilai sebesar Rp101. bantuan kesehatan Cuma-Cuma Penyaluran hibah untuk pelayanan kesehatan cuma-cuma dalam tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp1. Health Care service Provider loan Total loan for health care service provider as at the end of 2009 from the available budget of Rp1. 5. Evaluation on Non Revolving DPKP Funds 1.80 miliar. Batam • Rusunawa Jababeka Cikarang direncanakan akan direnovasi dan saat ini telah ditunjuk konsultan perencana untuk melaksanakan hal tersebut.890 miliar atau 94.17% dari anggaran tahun 2009 yang ditetapkan. Evaluasi Dana DPKP Tidak Bergulir 1. as at the end of 2009.29% from the 2009 set budget. Pinjaman Dana koperasi karyawan Total penyaluran pinjaman koperasi sampai dengan akhir tahun 2009 dari anggaran yang tersedia sebesar Rp70 miliar telah disalurkan kepada 66 unit koperasi sebesar Rp3. Pinjaman Provider Pelayanan kesehatan Penyaluran pinjaman provider pelayanan kesehatan sampai dengan tahun 2009 dari anggaran yang tersedia sebesar Rp1.199 billion. Down Payment for mortgage loan The 2009 budget for Mortgage Loan Down Payment (PUMP) was amounted Rp120 billion. As for the progress that is produces as of 2009 are as follows: • The development process of Muka Kuning Rental Flat Housing are properly conducted • Currently. bantuan mobil Ambulance Bantuan untuk mobil Ambulance selama akhir tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp3. telah direalisasikan sebesar Rp1.358 miliar atau 138.73% dari anggaran yang ditetapkan.67% from the set budget. sampai dengan akhir tahun 2009 telah disalurkan sebanyak 143 kali dengan total biaya sebesar Rp1.816 million or equivalent with 119.816 juta atau 119. Tidak tercapainya realisasi penyaluran pinjaman provider pelkes dikarenakan belum dilaksanakannya sosialisasi atas perubahan ketentuan untuk prosedur pinjaman provider pelkes. it has been channeled to 8. The unrealized loan channelling for the provider of health care facilities was mainly due to the lack of dissemination of information regarding changes in regulation as one of the loan procedures for the health care facilities. total distribution grants for free health care was budgeted to a nominal value of Rp1. Batam. Adapun progres yang dihasilkan sampai akhir tahun 2009 adalah sebagai berikut: • Proses pembangunan Rusunawa Muka Kuning telah selesai dilaksanakan • Saat ini telah ditunjuk kontraktor pelaksana pembangunan untuk Rusunawa di Kawasan Industri Kabil.532 billion that represent a percentage of 47. sampai dengan akhir tahun 2009 bantuan yang terealisasi adalah sejumlah 4 unit atau setara dengan Rp1. Principal loan to Cooperatives employee Total channeling on cooperative loan as at the end of 2009 from the available budget of Rp70 billion had been provided to 66 units of cooperatives for a total amount of Rp3. ambulance As at the end of 2009.010 million or 166. 3. sedangkan sampai dengan akhir tahun 2009 telah disalurkan kepada 8.199 miliar untuk 7 unit mobil ambulance.890 billion or 94. 176 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . b.358 billion or 138.73% from the set budget. Batam. 3. Donation for free Health Care As at the end of 2009.Biro PKP sedang melaksanakan pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di lokasi Muka Kuning dan Kawasan Industri Kabil. Batam • The Rental Flat Housing at Jababeka Cikarang was planed to be renovated and currently the Company had appoint the consulting planner to execute this project.5 billion had been provided to 25 units of health care service provider for a total amount of Rp1.29% dari anggaran tahun 2009 yang ditetapkan.89%. b. which are providing a total of 7(seven) unit of ambulances.89%. 2. and it has been realized to 143 times for a total amount of Rp1.67% dari anggaran tahun 2009 yang ditetapkan.. Pinjaman Dana uang muka Perumahan Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) untuk tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp120 miliar. 2. 5.324 Workers for a total amount of Rp101. It was being realized to four unit or equivalent to a total amount Rp1.

5 miliar.127 children of workers for a total amount of Rp23. sedangkan realisasi sampai dengan tahun 2009 mencapai sebesar Rp1.60% dari anggaran yang telah ditetapkan.083 workers of 84. purchase of computer.60% of the 2009 budget.542 million and being distributed to the total of 5. Penyaluran bantuan PHK dalam tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp3.27% dari anggaran yang ditetapkan. Penyaluran bantuan administrasi KPR tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp3 miliar dan sampai dengan akhir tahun 2009 telah terrealisasikan sebesar Rp2. 5. 6. Evaluasi Tingkat Kolektibilitas Evaluasi ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kolektibilitas atas penyaluran danan bergulir (pinjaman dan investasi jangka panjang).083 TK atau 84. total distribution grants for scholarships was budgeted to a nominal value of Rp24 billion. pembelian computer.75% dari anggaran yang telah ditetapkan. bantuan administrasi kPr Bantuan ini diberikan kepada TK peserta JAMSOSTEK guna membantu biaya pengurusan atau biaya administrasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari Bank/Lembaga Pembiayaan. total distribution grants for Health Care Centre (PPK) – Level I was budgeted at a nominal value of Rp1.31% dari anggaran yang ditetapkan. Biaya operasional dalam tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp6. total donation for workers’ training was budgeted to a nominal value of Rp1.75% from the set budget.35% from the 2009 budget. The distribution of administrative assistance for Mortgage Housing in 2009 was budgeted at Rp3 billion and as at year-end 2009.5 miliar.990 juta. software production.940 miliar atau 29.3. This evaluation was based on Management of DPKP Guidelines of PT Jamsostek (Persero) which stipulate on Directors Decree No. and as at the end of 2009. Evaluation on Collectibility Level This evaluation was pertaining to perceive a collectibility level towards the utilization of revolving funds (loan and long-term investment). sampai dengan akhir tahun 2009 telah direalisasikan sebesar Rp1.923 billion or equivalent with 121.548 workers which amounting to Rp892 million or equivalent with 22. it has been realized to a total of 2. The 2009 distribution on severance aids was budgeted to a nominal value of Rp3.940 billion or 29. 7.990 million.066 million or equivalent with 193% of the 2009 budget. bantuan keuangan Pemutusan Hubungan kerja (PHk) Program bantuan bagi tenaga kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dimaksudkan untuk menanggulangi gejolak sosial dan memberikan bantuan keuangan sementara kepada tenaga kerja tersebut sebelum berhak mengambil Jaminan Hari Tua. 4. Donation for Workers training As at the end of 2009.548 tenaga kerja sebesar Rp892 juta atau 22.5 billion. Donation for jamsostek scholarships As at the end of 2009. 7. bantuan Pelatihan tenaga kerja Untuk bantuan pelatiahan tenaga kerja dalam tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp1. 3. and it has been realized to a total amount of Rp1. sedangkan realisasi sampai dengan akhir tahun 2009 telah dilaksanakan bantuan beasiswa kepada 12. working trip and other management fee.389 million or equivalent with 92. Evaluasi didasarkan pada Pedoman Pengelolaan DPKP PT Jamsostek (Persero) yang ditetapkan Direksi dengan No. KEP/33/032002 tanggal 28 Maret 2002. Evaluation on Operational Expenses The operational expense represent expenses for certain activities that relates to the preparation and implementation as well as the evaluation of DPKP program for the purpose of internal or related to the authorized party.620 miliar. sampai dengan akhir tahun 2009 bantuan PPK Tingkat 1 telah disalurkan kepada 112 unit sebesar Rp1. Evaluasi Biaya Operasional Biaya operasional merupakan biaya untuk kegiatan yang berkaitan dengan persiapan dan pelaksanaan serta evaluasi program DPKP baik intern maupun dengan pihak instansi terkait. it has been realized to a total amount of Rp1. Donation for Health Care Centre (PPk)-level i As at the end of 2009.066 juta atau 193% dari anggaran tahun 2009 yang ditetapkan.31% of the set budget.389 juta atau 92. bantuan Pusat Pelayanan kesehatan (PPk) tingkat i Penyaluran hibah untuk bantuan Pusat Pelayanan Kesehatan (PPK) Tingkat 1 dalam tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp1.923 juta atau 121. biaya perjalanan dinas dan beban manajemen lainnya. sampai dengan akhir tahun 2009 telah direalisasikan kepada 2. 5. and as at the end of 2009. KEP/33/032002 dated 28 March 2002. 6. and it has been realized to 112 units for a total amount of Rp1. bantuan beasiswa jamsostek Penyaluran hibah untuk beasiswa dalam tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp24 miliar.127 anak tenaga kerja dengan jumlah sebesar Rp23. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 177 .620 billion.35% dari anggaran yang ditetapkan. severance benefit Donation Donation program that is being addressed to workers that was being terminated from work (PHK) was meant to cope with social flame and to provide temporary financial aid to those workers before they have the rights to withdraw their Old Age Benefit. administration for mortgage Housing assistance This assistance was provided to the worker of JAMSOSTEK members in order to assist the administration fee or Mortgage Housing fee from Bank/Financial Institutions. and it has been realized to 12. 4. The 2009 budget for operational expenses was amounting to Rp6.542 juta kepada 5. it had been realized to a total amount of Rp2.27% of the 2009 budget. biaya pembuatan software.5 billion.

924 5. 1 Klasifikasi Classification 2 Evaluation on collectibility level throughout 2009 is as follows: a. 4. KEP/219/082007 dated 30 August 2007 concerning the Directory on Implementation Decree and the Assessment of Key Personnel Indicators based on Balance Score Card Method. c. Collectibility Level of loan repayment Rata-rata Tertimbang Kolektibilitas/Average Balance on Loan Collectibility Jumlah Pinjaman/Total Loan Rp164. 1 1. 3.870 x 50% 90. Rata-rata tertimbang kolektibilitas pinjaman No. 4. Tingkat Kolektibilitas Pengembalian Pinjaman 1. Posisi piutang pinjaman per 31 Desember 2009 No. 1 1.27 Predicate = SOUND 178 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .880 Rp263.558 x 0% c. KEP/219/082007 tanggal 30 Agustus 2007 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan dan Penilaian Key Performance Indicators berdasarkan Metode Balanced Score Card.56% Evaluasi Kinerja Pengelolaan Berdasarkan keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. Klasifikasi pinjaman per 31 Desember 2009 Jumlah Sisa Pinjaman per 31 Desember 2009 d. Lancar/Current Kurang Lancar/Sub Standard Ragu-ragu/Doubtful Macet/Loss total Klasifikasi Classification 2 Perhitungan Calculation 3 151.521 x 100% 10. Average Balance on Loan Collectibility Total Total 4 151.521 7. 2.870 90. maka hasil perhitungan kinerja pengelolaan DPKP sampai dengan 31 Desember 2009 adalah sebagai berikut: Evaluation on Management Performance Based on Directors Decree of PT Jamsostek (Persero) No. 2.435 0 164. Outstanding Loan as of 31 December 2009 Realisasi Tahun 2009 2009 Realization 3 (dalam jutaan Rupiah/ in million Rupiah) 263.523 b.524 x 100% x 100% = 62. Total Total Outstanding Loan as of 31 December 2009 b.568 263.521 10.524 No. the calculation on management of DPKP performance as of 31 December 2009 is as follows: nilai Bobot/Value = 95.880 d. 3.523 263. Klasifikasi pinjaman per 31 Desember 2009 Klasifikasi Classification 2 Lancar/Current Kurang Lancar/Sub Standard Ragu-ragu/Doubtful Macet/Loss Total b.565 10.Evaluasi tingkat kolektibilitas tahun 2009 adalah sebagai berikut: a. Loan classification as 0f 31 December 2009 Realisasi Tahun 2009 2009 Realization 3 (dalam jutaan Rupiah/ in million Rupiah) 151.27 Predikat = sehaT Value = 95.565 x 75% 10.

: B/6130/072009 tanggal 17 Juli 2009 Perihal Penagihan Pinjaman Program Kemitraan PT Jamsostek (Persero) dan Surat Direksi No. pemasaran. : B/101/012009 tanggal 8 Januari 2009 Perihal Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kerjasama Penyaluran Pinjaman Program Kemitraan PT Jamsostek (Persero) dengan BUMN dan atau Lembaga Penyalur. bunga deposito dan atau jasa giro dari dana Program Kemitraan setelah dikurangi biaya operasional • Pelimpahan dana Program Kemitraan dari BUMN lain (jika ada). : B/9513/112009 dated 3 November 2009 regarding Administration Services of Partnership Program. c. Dana program Kemitraan bersumber dari: • Penyisihan laba setelah pajak maksimal sebesar 2% • Hasil jasa administrasi pinjaman. marketing. pelatihan. In 2009. yang disempurnakan melalui Peraturan Menteri Negara BUMN RI Nomor: PER-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan melalui Dana dari Bagian Laba BUMN. Surat Direksi No. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 179 . PARTNERShIP AND COMMUNITY DEVELOPMENT (PKBL) PROGRAM Partnership Program Partnership program represent the ability of small enterprise to increase their performance to a solid and independent enterprise through the utilization of SOE’s profit originating funds. the Board of Directors had publishes a Letter No. training. b. Funding for Partnership Program derived from the following descriptions: • Appropriate retained earnings after tax for a maximum of 2% • The results of loan administration fee. Di tahun 2009 telah terbit Surat DIreksi No. PKBL was established based on Decision Letter of State-Owned Enterprise of the Republic of Indonesia No. PKBL ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor: KEP-236/MBU/2003 tanggal 17 Juni 2003 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan melalui Dana dari Bagian Laba BUMN. which related with the increasing productivity of each partnership as well as the assessment/ research. promotion and so forth.PROGRAM KEMITRAAN DAN BINA LINGKUNGAN (PKBL) Program Kemitraan Program kemitraan merupakan program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN. internship.: PER-05/MBU/2007 dated 27 April 2007 regarding the SOE Partnership program with Small Enterprise and Community Development through funds from the equity of the SOE. Funding for Partnership Program was distributed in the form of: • Loan for financing the working capital and or purchasing of fixed assets in order to increase production and sales activity • Special Loan for financing the needs of executing short-term partnership’s activity in order to fulfill the requirements from partnership’s business partner • Grants for financing the education. Basic implementation a. deposit interest. Surat Edaran Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor: SE-01/MBU/2007 tanggal 31 Agustus 2007 perihal Pemberlakuan Jasa Administrasi Pinjaman Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) c. : B/9513/112009 tanggal 3 November 2009 Perihal Jasa Administrasi Program Kemitraan.: KEP-236/MBU/2003 dated 17 June 2003 regarding the SOE Partnership program with Small Enterprise and Community Development through funds from the equity of the SOE. The Circular Letter of the Minister of SOE of the Republic of Indonesia No. promosi. which then be completed with the Regulation of the State Minister of SOE of the Republic of Indonesia No.: SE-01/MBU/2007 dated 31 August 2007 regarding the Application of Credit Administration Services of Partnership and Community Development Program (PKBL). the BOD Letter No. b. dan hal lain-lain yang menyangkut peningkatan produktivitas mitra binaan serta untuk pengkajian/penelitian. : B/6130/072009 dated 17 July 2009 regarding Loan Collecting of Partnership Program of PT Jamsostek (Persero) and the BOD Letter No. pemagangan. Dana progam Kemitraan diberikan dalam bentuk: • Pinjaman untuk membiayai modal kerja dan atau pembelian aktiva tetap dalam rangka meningkatkan produksi dan penjualan • Pinjaman khusus untuk membiayai kebutuhan dana pelaksanaan kegiatan usaha mitra binaan yang bersifat jangka pendek dalam rangka memenuhi pesanan dari rekanan usaha mitra binaan • Hibah untuk membiayai pendidikan. and or current account’s fee from Partnership Program after being reduced by the operational expenses • Handed over the funding of Partnership Program from other SOE (if any). dasar Pelaksanaan a. : B/101/012009 dated 8 January 2009 regarding Technical Guidelines on Joint Partnership Program for Loan Channeling of Partnership Program of PT Jamsostek (Persero) with the SOE and/ or Suppliers.

83% from that of 2008.877 1.5% from the 2009 plan of Rp3. Pengembalian Pokok Pinjaman 16.132 million.740 million or 107.537 45.190 juta.132 juta.132 19. Evaluasi Sumber Dana dalam Jutaan Rupiah a.69% 166. Total revenue as of year-end 2009 are amounting to Rp4.64% from the 2009 budget of Rp42. Jasa Giro d.474 million or 49.64% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp42.649 juta atau sebesar 135.62% 165.90% 121.968 12.105 1.810 million or 208. realisasi ini merupakan peningkatan sebesar 109.88% from the total budget of Rp19.418 juta dengan rincian sebagai berikut: • Saldo awal sebesar Rp26. Saldo Dana Awal Tahun b.418 63.83% dari realisasi sebesar Rp1.869 48. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.611 juta.740 juta pada tahun 2008.051 67.440 juta.90% dari anggaran sebesar Rp10.869 million.537 juta yang terdiri atas: • Pendapatan jasa administrasi pinjaman sampai akhir tahun 2009 sebesar Rp1.19% dari realisasi sebesar Rp16.440 12.22% from the 2008 realization of Rp19. Evaluation on Source of Fund in Million Rupiah Realisasi Realization No.69% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp2.051 juta atau 114.136 52.60% Borrowing Administration Services* Interests on Deposit*) Current Account Fee*) Other Revenue total revenue total Realisasi dana tersedia bagi Program Kemitraan pada tahun 2009 adalah sebesar Rp63. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.88% 208. the 2008 realization constitute a percentage of 116.19% 109.88 billion or 120.246 149 - 2.22% 116.611 million. 180 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .22% dari Rp19.190 1. Jasa Administrasi Pinjaman b.68% - Begining balance Allocation of Appropriate Retained Earnings Loan Repayment Others total source of fund REVENUE d.83% 160. Compare to that of in previous year.54% dari rencana tahun 2009 sebesar Rp3.05% 123.201 146 3.a.869 juta.42% 129. • Sumber dana yang berasal dari pengembalian pokok pinjaman dari mitra binaan dalam bentuk angsuran pokok mencatat realisasi sebesar Rp15.440 million.418 million.367 juta di tahun 2009.367 42.525 85.21% 129. This revenue indicates the realization to total amount of Rp1.90% from the total budget of Rp10. which derived from: • First Balance which amounting to Rp26.810 15. Alokasi Penyisihan Laba c.69% from the 2009 budget of Rp2. • Allocation of appropriate retained earnings as one of source of funds for the Partnership Program recorded a realization for a total amount of Rp21.649 million or 135.955 1.474 juta atau 49. Compare to that of in previous year.05% 120.877 juta atau 85.19% from the 2008 realization of Rp16. besaran ini merupakan persentase sebesar116.94% 107. The realization of available source of funds for the Partnership Program in 2009 were amounted to Rp63.740 1.474 26.64% 135. Bunga Deposito*) c. • Source of fund which derived from repayment of loan’s principal booked a realization value of Rp14. • Alokasi penyisihan laba sebagai salah satu sumber dana Program Kemitraan mencatat realisasi sebesar Rp21.016 149.63% 114.016 juta atau 121.68% from the 2008 realization of Rp12. Compare to that of in previous year.95% 129. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pendapatan Lain-lain jumlah Pendapatan total 3. Uraian 2008 1 1.88 billion or 85.537 million which constitutes the followings: • Borrowing administration services as at the end of 2009 was amounted to Rp1. PENDAPATAN a. realisasi ini merupakan peningkatan sebesar 65.55% 146.19 billion. the 2009 realization constitute an increase of 65.810 juta atau 208.88% dari anggaran sebesar Rp19.68% dari realisasi tahun 2008 sebesar Rp12. 2 DANA TERSEDIA a. Penerimaan ini menunjukkan 107.649 21.994 181 4.968 billion.969 3 2009 Anggaran Budget 4 Realisasi Realization 5 % % Description 5/4 6 5/ AVAILABLE SOURCE OF FUNDS 19. Jumlah pendapatan sampai akhir tahun 2009 adalah sebesar Rp4.968 miliar pada tahun 2008.42% dari rencana penerimaan sebesar Rp12.051 million or 114.611 10.31% from the 2009 acceptance plan of Rp12. the 2009 realization constitute an increase of 109. Lain-lain jumlah Dana tersedia 2.37 billion.

994 million or 166.95%.000 1.000 12.12% 155.148 3.31% 172. Penelitian & Pengembangan sub total (2) total 43. • Pendapatan jasa giro sebesar Rp181 juta atau 123.37% 80. • Current Account’s fee was amounting to Rp181 million or 123.18% 348.35% 2.878 433 21.250 1.71% 280. Pemagangan d.28% 93. Compare to the 2008 realization of Rp149 million.259 98 1. Sektor Perdagangan c.65% 72. Evaluation on Utilization of Funds based on Business Sectors The 2009 realization of utilization of funds from Partnership Program is illustrated bellow: dalam Jutaan Rupiah 2009 Real 2008 Anggaran Budget MB 5 Rp 6 Realisasi Realization MB 7 Rp 8 8/6 9 % 8/4 10 in Million Rupiah No.54% 67.63% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp146 juta.83% 110. Secara keseluruhan. Pemasaran dan Promosi c.05% dari realisasi penerimaan bunga deposito sebesar Rp1. Evaluasi Penggunaan Dana Berdasarkan Sektor Usaha Realisasi penggunaan dana Program Kemitraan tahun 2009 adalah sebagai berikut: b.000 200 734 858 1.823 13.11% 10.246 million.21% 431.028 130 1.516 58 67 255 149 32 40 53 30 684 2.79% Educaction and Training Marketing & Promotion Internship Research & Development sub total total 37.70% Sumber Data: Laporan Keuangan Program KBL Tahun 2009 (audited) Sources: 2009 Financial Report of PKBL Program (audited) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 181 . besaran ini mencatat prosentase sebesar 120. Bila dibandingkan dengan realisasi sebesar Rp149 juta pada tahun 2008.70% Industry Sector Trading Sector Agriculture Sector Farming Sector Plantation Sector Fishery Sector Services Sector Other Sector sub total Donation 66 72 138 1. HibaH a.550 7. the 2009 realization constitute an increase of 160.95%.078 5.000 3.200 1.387 24.08% 176.213 1.219 2.12% 142.005 2. Uraian 2 Pinjaman a.000 400 29. 1 1. Sektor Pertanian d.614 8. b.200 2.05% from the annual budget of Rp1. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sektor Lainnya sub total (1) Description MB 3 Rp 4 loans: 146 437 76 157 15 74 156 14 1. Pendidikan dan Pelatihan b.• Pendapatan Bunga deposito sebesar Rp1.106 373 180. Sektor Perkebunan f. pencapaian realisasi anggaran sumber dana Program Kemitraan pada tahun 2009 lebih disebabkan oleh besarnya dana tersedia yang dipengaruhi oleh saldo dana awal tahun yang timbul dari dana yang belum bisa disalurkan pada tahun sebelumnya.167 3. it was represent a percentage of 120.075 3. Sektor Industri b.297 1.63% from the 2009 budget of Rp146 million.201 million.05% from the 2008 realization of Rp1. Sektor Perikanan g.648 3.09% 86. In general.12% 186.201 juta. serta penyisihan laba yang menunjukkan realisasi yang jauh lebih besar dari yang diperkirakan.994 juta atau mencapai 166.25% 117.321 3.200 7.235 2. • Interest on Deposits was amounting to Rp1.246 juta pada tahun 2008.901 1.03% 154.24%% 175.513 38 1. besaran ini merupakan peningkatan sebesar 160.735 402 873 3.250 36. the achievement of budget funds for Partnership Program in 2009 was mainly derived from the available amount that is influenced with the beginning year’s balance which arise from previous funds that have not been distributed.05% dari rencana anggaran satu tahun sebesar Rp1. Compare to that of in previous year. Sektor Jasa h.083 7.700 4.83% 32. Sektor Peternakan e.226 79.22% 115.34% 151.814 3.23% 64.494 6 110 203 43 3. as well as the provision of profit that shows a greater realization than what is expected.407 7.551 2.802 130.357 5.027 118.

10% was contributed through the Education and Training fields for small partners. Komponen penyaluran hibah terdiri dari penyaluran bidang Pendidikan dan Pelatihan sebesar Rp2.648 Mitra Binaan adalah sebesar Rp37. Penyerapan Sektoral Dana Pinjaman Program Kemitraan Tahun 2009 sectoral absorbtion on funding loan of Partnership Program in 2009 34. 182 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . In 2009. dapat diketahui bahwa proporsi penyaluran hibah Program Kemitraan bidang Pemasaran dan Promosi mencatat besaran 58.027 million or 118. II.22%.802 million or 130.027 juta atau sebesar 118.99% and 0.357 unit adalah sebesar Rp5.70% dari total penyaluran dana tahun 2008 sebesar Rp21.10% Pendidikan dan PeLatihan/Education and Training Pada tahun 2009.56%.56% Sektor Industri/Industrial Sectors Dari gambar di atas. sementara sebesar 41.69% Sektor Pertanian/Agriculture Sectors 22.90% Pemasaran dan Promosi/Marketing and PRomotion 41. realisasi ini menunjukan peningkatan sebesar 75.70% from the 2009 or represent an increase of 72. respectively. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya.10% dikontribusikan melalui bidang Pendidikan dan Pelatihan untuk Mitra Binaan.08% from the 2009 budget of Rp7.550 juta.24% Sektor Perdagangan/Trading Sectors 9. Sementara bila dilihat secara komposisi.24% and 20.90%.46% Sektor Peternakan/Farming Sector 0.69%.148 million or 79.515 million in 2008.65% dari anggaran sebesar Rp4.46%. From the above illustration.79% dari tahun sebelumnya dengan rincian sebagai berikut: I. sektor perikanan sebesar 3.250 juta.65% from the total budget of Rp4. it is known that the proportion of grant channeling for Partnership Program in the field of Marketing and Promotion accounted for 58.078 million and granted on the Marketing and Promotion with a total amount of Rp2.70% from the total distribution of loans which was amounted to Rp21.22%.848 million or 67. Granted funds was comprises of the Education and Training channeling of Rp2. fishery sector reached 3. serta sektor lainnya dan sektor perkebunan masing-masing sebesar 0. Meanwhile.50%. it indicates that the farming sector was the largest contributor in the realization of loan channelling of the Partnership Program that record a total percentage of 34.08% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp7. Compare to the results on previous year. Realization of loan which is provided to 3.148 juta atau 79.54% from the total budget of Rp2. the industrial sector reached 9.648 Assisted Partner was amounting to Rp37. diikuti oleh sektor perdagangan dan pertanian masing-masing sebesar 22.34%.35% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp29.56%.Realisasi penyaluran dana Program Kemitraan pada tahun 2009 adalah sebesar Rp43.99% Sektor Lainnya/Other Sectors 20. the granted absorption of Partnership Program could be illustrated as follows: Penyerapan Sektoral Dana Hibah Program Kemitraan Tahun 2009 sectoral absorbtion on granting funds of Partnership Progam in 2009 58.46%. Realisasi pinjaman yang ditujukan kepada 3.50% and other as well as plantation sector that reached 0.90%.802 juta atau 130.515 juta The 2009 realization of utilization of funds from the Partnership Program was amounting to Rp43.078 juta dan hibah bidang Pemasaran dan Promosi sebesar Rp2.34%. financial sector reached 8.79% from that of in 2008 with the following description: I.550 million. sektor jasa sebesar 8. Penyaluran dana hibah untuk 1.357 unit are amounting to Rp5.99% dan 0.34% Sektor Perkebunan/Plantation Sector 3. dapat diketahui bahwa sektor peternakan merupakan kontributor terbesar dalam realisasi penyaluran Pinjaman Program Kemitraan yang mencatat proporsi sebesar 34. in terms of composition.24% dan 20.848 juta atau 67. while a total of 41.54% dari anggaran sebesar Rp3.000 million.226 juta atau sebesar 72.250 million. The distribution of granted funds for 1. penyerapan hibah Program Kemitraan dapat diilustrasikan sebagai berikut:.000 juta.69%. respectively. followed by the trading and agriculture sectors that reached a total of 22.25% Sektor Jasa/Services Sector 0.50% Sektor Perikanan/Fishery Sector 8.226 million or 72. sektor industri sebesar 9.35% from the 2009 budget of Rp29. II. the realization represent an increase of 75.70% dari anggaran tahun 2009 yang juga merupakan peningkatan sebesar 72.

964 11.c.964 x 75% 11. Lancar/Current Kurang Lancar/Sub Standard Ragu-ragu/Doubtful Macet/Loss total Klasifikasi Classification 2 Perhitungan Calculation 3 7. 4.107.089 x 100% 34.076.089 26. Several program of RKA-KBL in 2009 that is not been realized thoroughly is as follows: • The implementation of reformation and database migration of Partnership and Community Development Program was not been undertaken.732 36.107.982. Tingkat Kolektibilitas Pinjaman a.430. 2.725 100.43 million or 59. which is higher than the set budget is due to the additional allocations of the Company’s provision of profit to the source of funds of the Partnership Program.223 2.928 46.819. 1 1.055.177.617.055. Evaluasi Pencapaian Sasaran Realisasi penyaluran program Kemitraan tahun 2009 yang lebih besar dari anggaran yang telah ditetapkan bisa dilakukan dikarenakan adanya tambahan alokasi penyisihan laba perusahaan kepada sumber dana Program Kemitraan.430.758.495 52. Rata-rata tertimbang kolektibilitas pinjaman Total Total 4 7.320.725 x 0% 100. • Masih dilakukannya penyempurnaan aplikasi operasional Program KBL menuju aplikasi online • Standard Operating Procedure (SOP) Progam Kemitraan masih dalam proses penyelesaian.971.096. Rata-rata tertimbang kolektibilitas pinjaman No.905.107.706 b.055.207.096.207.719. • The improvement of operational application of KBL program towards online application was still on progress • Standard Operating Procedure (SOP) of the Partnership Program is still in the completion process.50% dari anggaran yang ditetapkan. 3.153 6.971. Total Utilization of the Operational Expenses Total utilization of funds that have been channeled by the Partnership Program as of 2009 was accounted to Rp2. 4. Tingkat kolektibilitas pengembalian pinjaman tahun 2009 c. 3. Lancar/Current Kurang Lancar/Sub Standard Ragu-ragu/Doubtful Macet/Loss total Klasifikasi Classification 2 s/d 2008 until 2008 3 17.758. Beberapa program RKA-KBL tahun 2009 yang belum dilaksanakan antara lain adalah sebagai berikut: • Belum dilaksanakannya pembenahan & migrasi database Program Kemitraan dan Bina Lingkungan. Balance on Loan Classification as of 2009 Realisasi Tahun 2009 2009 Realization 4 7.403.737. d.706 b.808. c. x 100% x 100% = 36.508 Collectibility Level of Loan a.706.768.992.808.462.044 100. 1 1.536.536. Evaluation on Target Achievement The actual distribution of the Partnership Program in 2009.857. d.055. 2. Klasifikasi saldo pinjaman sampai dengan tahun 2009 No.083 9.928 x 50% 46.808.43 juta atau sebesar 59.768.50% from the set budget.777 86.242. Collectibility Level on Loan Repayment in2009 Rata-rata Tertimbang Kolektibilitas/Average Balance on Loan Collectibility Jumlah Pinjaman/Total Loan 36.089 34.177.399.16% laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 183 .403.178.758.982. Total Penggunaan Biaya Operasional Akumulasi dana yang sudah disalurkan oleh Program Kemitraan sampai dengan tahun 2009 mencapai Rp2.044 c.

Evaluation on Available Source of Funds in Million Rupiah Realisasi Realization No.36% Penerimaan Bunga Deposito /Income from Deposit Interest 0. Alokasi penyisihan laba perusahaan tahun 2008 sebesar Rp21.17% Begining Balance Profit Shares Contribution from Current Account Fee & Deposit Interest total source of funds Penerimaan Jasa Giro & Bunga Deposito jumlah Dana tersedia Sumber Data: Laporan Keuangan Program KBL Tahun 2009 (audited) Source: 2009 Financial Report of KBL Program (audited) Sumber Dana Program Bina Lingkungan tahun 2009 mencapai Rp31.80% 109% 142. Uraian 2008 3 6. Realisasi saldo awal yang lebih besar 108. 3. The total current account services revenue is Rp57 million. d.37% dari anggaran sebesar Rp20.620 juta. b. hal ini menunjukkan peningkatan sebesar 39. c.166 19.37% % 5/3 Description 1 1. this indicates an increase of 39. Secara persentase.80% from that off in previous year. Penerimaan jasa giro sebesar Rp57 juta. The realization of a larger beginning’s balance is 108. 2. yaitu sebesar Rp8.225 juta atau sebesar 154.620 million.810 738 31.43% dari anggaran sebesar Rp433 juta.18% Penerimaan Bunga Jasa Giro /Income from Current Account Interest 27.134 15.227 juta. c. with description as follows: a.620 21.37% from the total budget of Rp20. By percentage. A new source of funds that derived from interest deposit revenue which accounted to Rp738 million or 170.660 juta. d.43% from the total target of Rp433 million. Sumber dana baru yang berasal dari penerimaan bunga deposito sebesar Rp738 juta atau sebesar 170. Saldo Awal Bagian Laba 2 139.810 million or 278.227 million.227 Realisasi Realization 5 8. b.54% from the total target of Rp15. dengan rincian sebagai berikut : a. Komposisi atas realisasi dana tersedia Program Bina Lingkungan ditunjukkan oleh ilustrasi sebagai berikut : The 2009 Source of Funds for Community Development Program accounted to Rp31.225 % 5/4 6 208.225 million or 154.52% from the targeted budget of Rp8.650 2009 Anggaran Budget 4 4. The allocation of the Company’s provision of profit in 2008 were accounted for a total of Rp21.52% 139% 170.810 juta atau 278.52% dari anggaran yang ditetapkan.54% dari target sebesar Rp15.91% 117.968 516 26.660 million.85% Alokasi Penyisihan Laba/Allocation of Provision of Profit 2.Program Bina Lingkungan 1. The actual composition for funding of the Community Development Program is illustrated bellow: Komposisi REalisasi Dana Program Bina Lingkungan Tahun 2009 the 2009 actual Composition for funding of the Community Development Program 69.43% 154.80% dari realisasi tahun sebelumnya.61% Saldo Awal/Beginning’s Balance 184 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .660 433 20. Evaluasi Dana Tersedia dalam Jutaan Rupiah Community Development Program 1.

41% 231.300 million.101 juta atau 105.25% dari anggaran sebesar Rp19.500 million.70% 49.25% from the total budget of Rp19.101 million or 105.300 1.278 1. Evaluation on the Utilization of Funds a.46% from the total budget of Rp2. dengan rincian sebagai berikut : 1) Realisasi pada bidang kegiatan bencana alam mencapai Rp2.000 million.693 million or 123.90% 182. 3) The distribution on Health Improvement was accounted to Rp2. 1 1.000 million. 5) Bidang Sarana Ibadah mencatat realisasi sebesar Rp2.61% 40.500 juta atau sebesar 108.06% from the set budget of Rp2.138 million or 73. with description as follows : 1) The realization on natural disaster activity was accounted to Rp2.300 Realisasi 2009 2009 Realization 5 2. Penyerahan Sektoral Dana Hibah Program Bina Lingkugan Tahun 2009 sectoral Delivery of grants for Community Development Program in 2009 14.000 million.70% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp2.30% % 5/3 7 244.000 juta. Evaluasi Penggunaan Dana a.41% 79.725 1.693 2. 5) Religious Facilities recorded an actual amount of Rp2.000 2.12% Pendidikan dan Pelatihan /Education and Training 15.138 % 5/4 6 105.962 juta atau 118.02% from the 2009 budget of Rp1. 3) Penyaluran pada bidang kegiatan Peningkatan Kesehatan mencapai Rp2.70% from the 2009 budget of Rp2.11% 107.300 juta.2.11% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp3.46% dari anggaran sebesar Rp2.68% Sarana Ibadah /Religious Facilities 5. 6) The Natural Preservation recorded an actual amount of Rp735 million or 49. 2) Pada bidang Pendidikan & Pelatihan.300 million. 4. The distribution of grants from Community Development Program in 2009 recorded at a total amount of Rp14.66% Bencana Alam/Natural Disaster 26.146 million or 107.00% 124. 6. 2) The realization on Education & Training was accounted to Rp3.000 juta.06% 123.300 14. terdapat realisasi sebesar Rp2.718 Anggaran 2009 2009 Budget 4 2.693 juta atau 123.000 19.962 2.101 3.11% from the 2009 budget of Rp3.500 juta.233 1. Evaluation on the Utilization of Funds based on Activities Sectors Dana in Million Rupiah No.220 403 14. Uraian 2 Bencana Alam Pendidikan & Pelatihan Peningkatan Kesehatan Sarana Umum Sarana Ibadah Pelestarian Alam jumlah bumn Pembinaan BUMN Peduli Realisasi 2008 2008 Realization 3 859 9.25% - Donation Fund total source of funds Sumber Data: Laporan Keuangan Program KBL Tahun 2009 (audited) Source: 2009 Financial report of KBL Program (audited) Penyaluran dana hibah Program Bina Lingkungan pada tahun 2009 mencatat realisasi sebesar Rp14. 2. Evaluasi Penggunaan Dana Berdasarkan Bidang Kegiatan dalam Jutaan Rupiah 2.500 2.500 735 14.138 juta atau 73.02% 106.500 13.000 2.146 juta atau 107. Dana Bantuan jumlah Dana tersedia 3. 4) Public Facilities and Infrastructure distribution was realized to a total amount of Rp2.723 6.500 juta.000 juta.18% Peningkatan Kesehatan /Health Improvement 20.146 2.500 million.77% Natural Disaster Education & Training Health Improvement Public Utilities Religious Facilities Environment Preservation total bumn Development BUMN Care Description 1. 4) Pada bidang Sarana dan Prasarana Umum.06% dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp2. terdapat realisasi sebesar Rp735 juta atau 49.95% Sarana dan Prasarana Umum /Pubilc Facilities and Utilities 17.20% Pelestarian Alam /Natural Preservation laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 185 .138 73. 5.69% 204.300 juta.005 17.962 million or 118.500 million or 108. terdapat realisasi sebesar Rp3.46% 108. 3. 6) Pada bidang pelestarian alam.02% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp1.000 3.31% 118.31% from the total budget of Rp2.31% dari anggaran sebesar Rp2.

93% dari anggaran sebesar Rp700 juta.51 million or 70. Evaluation on Management Performance The evaluation results towards the management of Partnership and Community Development Program in 2008 is as follows: c. d.79 Predikat = Baik score value = 88.b.51 juta atau 70. Evaluasi Penggunaan Biaya Operasional Realisasi biaya operasional Program Bina Lingkungan tahun 2009 sebesar Rp496. Evaluation on target achievement The realization of the 2009 Community Development Program. while the implementation of SOE Care Program are beyond the control of PT Jamsostek (Persero). c.79 Predicate = sound 186 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . d. selain untuk sub-program BUMN Peduli telah mencapai target anggaran yang ditetapkan sementara pelaksanaan program BUMN Peduli pelaksanaannya berada di luar kendali PT Jamsostek (Persero).93% from the 2008 budget of Rp700 million. d. aside from the sub-program of SOE Care had reached the set target. Evaluation on the utilization of the operational expenses The realization of the operational expenses from the Community Development Program in 2008 was amounted to Rp496. Evaluasi kinerja pengelolaan PKBL Evaluasi Kinerja Pengelolaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan tahun 2009 adalah: nilai Bobot = 88. Evaluasi pencapaian sasaran Realisasi Program Bina Lingkungan tahun 2009.

Kramat Jati. Menteri Tenaga Kerja dan transmigrasi Muhaimin Iskandar saat menyerahkan beasiswa bagi salah satu anak pekerja yang berprestasi di jogjakarya dengan didampingi kepala kancor cabang Jogjakarta. Asep Sarifudin. in YTKI Building ! 24 maret 2009 15 april 2009 4 november 2009 Menteri BUMN Mustafa Abu Bakar bersama Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) H. Jamsostek (Persero). which was located at the Hall of Sukamto Hospital. Diklat teknis peningkatan kesejahteraan peserta dan kemitraan bina lingkungan (PKP & KBL) PT. Jamsostek (Persero). in YTKI Building. Karsanto saat mengisi materi pada Diklat teknis peningkatan kesejahteraan peserta dan kemitraan bina lingkungan (PKP & KBL) PT. ! Direktur Kepatuhan dan Hukum PT. visiting one of partnership booth at the event of Work Exhibition of SOE PKBL 2010 at Jakarta Convention Center (JCC). Jamsostek (Persero) by the Director of Human Resources and General Affairs. Director of Compliance and Legal of PT Jamsostek (Persero) handed over an Ambulance to Pus Pol Sukamto Hospital. ! Penyerahan Mobil Ambulance ke RS Pus Pol Sukamto oleh PT. Hotbonar Sinaga selaku ketua IIKJ (Ikatan Istri Karyawan Jamsostek ) dalam kunjungannya ke Panti Jompo di Cilandak dalam rangka HUT Jamsostek ke 32. ! IIKJ!(Ikatan Istri Karyawan Jamsostek) berfoto bersama dengan anak-anak yatim piatu pada kunjungannya ke Yayasan Sosial Darul Aitam IIKJ (The Association of JAMSOSTEK Employee’s Wife/ Ikatan Istri Karyawan Jamsostek) taking picture together with an orphanage children during their visit to the Darul Aitam Social Foundation.29 februari 2009 2-7 maret 2009 2-7 maret 2009 Pemberian beasiswa secara simbolis kepada anak pekerja JAMSOSTEK & pemberian PUMP bagi pekerja Jamsostek di NTB. Jamsostek (Persero). YTKI Director of Compliance and Legal of PT. Operasi Katarak Gratis JAMSOSTEK bekerja sama dengan salah satu Puskesmas Jakarta JAMSOSTEK Free Cataract Surgery in cooperation with one of Health Facility in Jakarta. H. Hotbonar Sinaga berkunjung ke salah satu stan binaan Jamsostek pada acara Pembukaan Pameran Gelar Karya PBKL BUMN 2010 di JCC (Jakarta Convention Center) The Minister of SOE. Kramat Jati. Ibu Direktur Utama Jamsostek Ibu. witnessed by Regional Head III of PT Jamsostek (Persero) and Deputy Mayor of South Jakarta. The Minister of Manpower and Transmigration. Mustafa Abu Bakar accompanied by the President Director of PT Jamsostek (Persero). Jamsostek (Persero) oleh Direktur Umum dan SDM Djoko Sungkono di Gd. Jamsostek yang diserahkan oleh Direktur Kepatuhan dan Hukum PT Jamsostek (Persero) Karsanto dengan disaksikan oleh Kepala Wilayah III PT. ! ! laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 187 . Jamsostek (Persero) di Gd. ! 3 desember 2009 3 desember 2009 3 desember 2009 12 desember 2009 Pengobatan Gratis Jamsostek bagi para pekerja sektor konstruksi dalam rangka HUT JAMSOSTEK ke 32. Hotbonar Sinaga. JAMSOSTEK Free Medication Services to all construction workers in the comemoration of JAMSOSTEK 32nd Anniversary. Jamsostek serta Wakil Wali kota Jakarta Selatan Asep Sarifudin bertempat di Aula RS Sukamto Kramat Jati. H. on the comemoration of JAMSOSTEK 32nd Anniversary. YTKI technical Training to enhance the memberships welfare as well as partnership community development (PKP & KBL) of PT. Djoko Sungkono. Mrs. Hotbonar Sinaga as Chairman of IIKJ (The Association of JAMSOSTEK Employee’s Wife/ Ikatan Istri Karyawan JAMSOSTEK) on her visit to the Nursing Home in Cilandak. Muhaimin Iskandar was handed over a scholarship to one of higest achiever children of Jamsostek employee in Jogjakarta. Symbolically gives a scholarships to the children of JAMSOSTEK workers and the Mortgage Housing Loan to the JAMSOSTEK worker in NTB. accompanied by Head of Jogjakarta Branch Office. filling up the paperworks at memberships welfare as well as partnership community development (PKP & KBL) of PT. Karsanto. The President Director’s Lady of PT Jamsostek (Persero).

This Statement of Corporate Intent was prepared in accordance to the stipulations of regulation of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) to fulfill the set target by the shareholders. Tahun 1995. Old Age benefit (Jaminan Hari Tua-JHT) d. 3 year 1992 regarding Employee’s Social Security (JAMSOSTEK). tahun 1977 melalui PeraturanPemerintah (PP) No. Sekilas Tentang PT Jamsostek (Persero) Pengantar PT Jamsostek (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan kepemilikan saham 100% oleh Negara. In 1995. year 1977 through the Government Regulation (PP) No. Statement of Corporate Intent ini dipersiapkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang merupakan pernyataan Direksi PT Jamsostek (Persero) untuk memenuhi target yang ditetapkan oleh Pemegang Saham. that is to carry out and support the Government policies and programs for the national macro economy and development. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas. Jaminan Hari Tua (JHT) d. 36 tahun 1995 menetapkan PT Astek (Persero) sebagai badan penyelenggara pogram JAMSOSTEK dan berubah nama menjadi PT Jamsostek (Persero). Employment Accident Benefit (Jaminan Kecelakaan Kerja JKK) b. A brief on PT Jamsostek (Persero) Introduction PT Jamsostek (Persero) is a State Owned Enterprise (SOE) with 100% ownership by the Government PT Jamsostek (Persero) was initiated by the release of Regulation No. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK). the Company shall carry out the following business activities: a. yakni turut melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program Pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya. and especially to establish an increased protection and welfare for the work force and their families through a social security system by implementing the principles of a Limited Company. The Main Objectives of the Company PT Jamsostek (Persero) was established with the main objectives (stated in the Notary Act No. 3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK). A. 45 Imas Fatimah SH dated 28 May 2002-revisions on the articles of association of PT Jamsostek (Persero)). 45 Imas Fatimah SH tanggal 28 Mei 2002-perubahan Anggaran Dasar Perusahaan PT Jamsostek (Persero)). 36 year 1995 determining PT Astek (Persero) as the institution to manage the JAMSOSTEK program and had changed its name into PT Jamsostek (Persero). 188 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . PT Jamsostek (Persero) didirikan berawal dari dikeluarkannya UU No. To achieve these main objectives.statement of corporate intent pt jamsostek (persero) 2010-2011 statement of CorPorate intent Pt jamsostek (Persero) 2010-2011 A. through Regulation PP No. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) b. Maksud dan Tujuan Perusahaan PT Jamsostek (Persero) didirikan dengan maksud dan tujuan (tercantum dalam Akta Notaris No. 33 tahun 1947 tentang Kecelakaan Kerja. 33 year 1947 regarding Employment Accident. yang dalam Statement of Corporate Intent ini dibatasi untuk tindak lanjut 2010 dan 2011 sesuai dengan RJPP 2009-2014. 34 tahun 1977 tentang pendirian Perusahaan Umum Asuransi Tenaga Kerja (Perum Astek) dan tahun 1992 dikeluarkan UU No. dan khususnya mewujudkan peningkatan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja beserta keluarganya melalui sistem jaminan sosial dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas. Jaminan Kematian (JK) c. melalui PP No. as in this Statement of Corporate Intent is limited to be pursued in 2010 and 2011 in accordance to the RJPP 2009-2014. Health Care Benefit (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan-JPK). Death Benefit (Jaminan Kematian-JK) c. 34 year 1977 regarding the establishment of a Public Company on Employment Insurance (perusahaan umum Asuransi Tenaga Kerja-Perum Astek) and in 1992 Regulation No. Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut: a.

PT Jamsostek (Persero) is directed to develop strength through consolidation. Labour/Employee Unions). Become a reliable employees’ social security institution and leading in its services and provide optimum benefits to all members and their families. openness • Cooperation: togetherness. 3 tahun 1992. Pada tahap ini. PT Jamsostek mempunyai sasaran-sasaran strategis untuk tahun 2010-2011. commitment. The values believed to be achieved in ”IPTIK” consists of: • Faith: god fearing. empowerment • Integrity: courage. memperkuat keunggulan layanan dan kemampuan portofolio investasi. POLRI. there were relatively many opportunities (hence. Untuk mencapai keunggulan layanan ini. Related to the 2008 SWOT analysis result. In the period of consolidation 2009-2010.Misi PT Jamsostek (Persero) adalah: Sebagai badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang memenuhi perlindungan dasar bagi tenaga kerja serta menjadi mitra terpercaya bagi: • Tenaga Kerja: Memberikan perlindungan yang layak bagi tenaga kerja dan keluarga. • State: Become an active role for development. appreciate differences. berpikir positif. Membangun/memperkuat keuanggulan layanan (service excellence) pada tingkat operasional. PT Jamsostek (Persero) mempunyai visi untuk: 1. Such is formed on the following objectives. • Entrepreneur: To become a reliable partner to provide protection to their employees and increase productivity. leading mental attitude. PT Jamsostek has the following strategic objectives for the year 2009-2010. Perseroan berfokus pada upaya memberikan layanan terbaik bagi para peserta. Developing/Strengthening service excellence at operational level. menghargai perbedaan pendapat. Serikat Pekerja/Buruh). Department of Marine. berupa perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja. proaktif dan bersikap positif terhadap perubahan dan pembaharuan • Teladan: berpandangan jauh ke depan. PT Jamsostek (Persero)’s mission is to: 1. Sebagai BUMN yang bergerak dalam perlindungan kepada tenaga kerja. strengthening of services and investment portfolio capability. sincere services • Professional: performing. PT Jamsostek (Persero) mencanangkan beberapa program. Objectives and working Strategy Program Efforts to carry out the mandate of regulation No. the Company is focused on the efforts to provide best services to members. • Pengusaha: Menjadi mitra terpercaya untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas. Upaya untuk melaksanakan amanat undang-undang No. there were several weaknesses. • Example: forward looking. positive thinking. however from the external point of view. is a form of protection and welfare to the employees. Sasaran dan Program Kerja Strategis B. PT Jamsostek (Persero) has launched several programs. Dept. Kelautan. Mission of PT Jamsostek (Persero) is: As the provider institution of the employee’s social security that provide basic protection to employees and become a reliable partner to: • Employees: Provide protection to the employees and their families. B. 1. PT Jamsostek (Persero) mengembangkan sistem nilai yang diyakini dapat menggerakkan seluruh komponen perusahaan untuk mencapai visi dan misi Perseroan. Police. At this stage. respect others. Menjadi lembaga jaminan sosial tenaga kerja terpercaya yang unggul dalam pelayanan dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta dan keluarganya. 2. 1. bermental unggul. tanggung jawab. menghargai orang lain. To achieve the service excellence. As a StateOwned Enterprise in the field of employees protection. Nilai yang diyakini diwujudkan dalam ”IPTIK” yang terdiri dari: • Iman: taqwa. Terkait dengan hasil analisa SWOT pada tahun 2008. dimana masih terdapat beberapa kelemahan akan tetapi dari sisi eksternal terdapat peluang yang relatif banyak (sehingga berada pada kuadran II-stabilisasi). PT Jamsostek (Persero) developed a value system believed to be able to drive all corporate components to achieve the vision and mission of the Company. diantaranya adalah: • Membangun kerjasama dengan mitra strategis (Kejaksaan Tinggi. 2. reward & encouragement. responsible. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 189 . keterbukaan • Kerjasama: kebersamaan. including: • Develop cooperation with strategic partners (Court of Justice. 3 year 1992. it is positioned in the quadrant II-stabilizing). Pada periode konsolidasi 2009-2010 PT Jamsostek (Persero) diarahkan untuk membangun kekuatan dengan melakukan kondolidasi. • Negara: Berperan serta dalam pembangunan. penghargaan dan pembimbingan (reward & encouragement). pelayanan tulus ikhlas • Profesional: berprestasi. Hal ini diwujudkan dalam sasaran sebagai berikut. pemberdayaan • Integritas: berani. proactive and positive towards changes and innovations. komitmen.

Pembangunan distribusi kanal sms dan web saldo JHT/ Kepesertaan.74 juta (tahun 2010). 9. in 2011: 80%.Data cleaning. Investment Policy Guideline (GBKI). peningkatan kemampuan tenaga front line. 80% (in 2011). 9. CBHRM. 80% (tahun 2011). these are achieved by conducting several working programs such as. . 11. program Non-JPK: 72. diharapkan dapat dicapai: . .50% (tahun 2010). pengembangan data warehouse .Strategic job readiness: tahun 2010: 70%. Mengembangkan manajemen investasi yang efektif yang berpedoman pada pemahaman akan risiko investasi.Jumlah peserta aktif: 8. Taxation. Rp1. Untuk mempercepat proses pengadaan barang dan jasa. • Increased the number of PPK category A. 2. Tahapan pengembangan sistem CBHRM pada tahun 2010-2010 dititik beratkan pada pengembangan performance management system. . technology and HR to support the implementation of service excellence strategy and investment management effectiveness. corporate performance management-BSC. penyempurnaan sistem manajemen karir . . • Measuring the satisfaction of overall members. update proposal on PP No. 80% (in 2011). To accelerate the product and services procurement process. .84% (in 2010). in 2010: 80%. subsidiary development study • Arrangement of cut loss mechanism. PT Jamsostek (Persero) has implemented e-procurement in 2009 which was completed by 100% at the Head Office and in 2010 aimed to complete by 100% in all Branch Offices in Java Island. Pencapaian sasaran strategis ini dicapai diantaranya dengan beberapa program kerja: • Diversifikasi portofolio investasi. career management system improvement. • Investment portfolio diversification.Strategic job readiness: in 2010: 70%. kajian Strategic Asset Allocation.23 triliun (tahun 2011). 190 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . studi pembentukan anak perusahaan. DPKP/KBL.24 million (in 2011).Yield on Investment: 10.Development of SMS channel and web distribution JHT deposit/participatory. PT Jamsostek (Persero) mengimplementasikan e-procurement yang pada tahun 2009 terimplementasi 100% di Kantor pusat dan pada tahun 2010 ditargetkan untuk terimplementasi 100% di seluruh Kantor Cabang di Pulau Jawa.pembuatan aplikasi pendukung untuk Investasi. Competency Assessment development. it is expected to achieve: .Development of supporting application for Investment. Develop an effective investment management based on the understanding of investment risks. JPK program: 77. • Risk Management data base development. Inventory. it is expected to achieve: . teknologi dan SDM guna mendukung penerapan strategi service excellence dan efektivitas manajemen investasi. pembuatan risk measurement system. • Through the above programs and several other programs.Data cleaning. Mengembangkan infrastruktur. pengembangan Competency Assesment.84% (tahun 2010).24 juta (tahun 2011). • Pengukuran kepuasan peserta secara keseluruhan.Employee satisfaction rate: in 2010: 75%.23 trillion (in 2011). improving the front line officer capabilities.39% (tahun 2011) 3. .Tingkat kepuasan karyawan: tahun 2010: 75%. 11. Infrastructure development. Perpajakan. DPKP/ KBL.39% (in 2011) 3. • Information technology support as business enabler are formed by: . • Dukungan teknologi informasi sebagai business enabler diantaranya diwujudkan dalam: .02 trillion (in 2010).Earning after tax: Rp1. Inventaris. • Melalui program-program kerja di atas dan beberapa program lainnya. tahun 2011: 80%. risk measurement system development. • Hasil yang diharapkan adalah: . Rp1. Non-JPK program: 72. • Through several programs mentioned above and several other supporting programs.• Peningkatan jumlah PPK kategori A. • Penyusunan mekanisme cut loss.Kepuasan peserta.02 triliun (tahun 2010). 22 year 2004.50% (in 2010).Yield on Investment: 10.Earning after tax: Rp1. Beberapa program kerja untuk mencapai sasaran strategis ini adalah: • Pengembangan berbagai sistem SDM yang berbasis nsi/ CBHRM. 80% (tahun 2011).Member satisfaction. pembangunan Hotline layanan program JPK. 2.50% (tahun 2010). Development stages of CBHRM system in 20092010 is focused on management performance system development. review portofolio investasi. . tahun 2011: 80%. Strategic Asset Allocation reviews. corporate performance management-BSC.50% (in 2010). • Pembentukan data base manajemen risiko.Active number of members: 8. warehouse data development . usulan penyempurnaan PP 22 tahun 2004. investment portfolio review. • Expected results are of the following: . development of a JPK Hotline service program. Garis Besar Kebijakan Investasi (GBKI). Program JPK: 77.74 million (in 2010). . To achieve these strategic objectives. Several working programs to reach strategic objectives are as follows: • Development of several HR system based on nsi/ CBHRM. CBHRM. improving the benefits to the members. • Melalui beberapa program di atas dan beberapa program penunjang lainnya diharapkan dapat tercapai: . peningkatan manfaat kepada peserta.

C. Laporan keuangan disusun secara bulanan untuk mendapatkan gambaran keuangan yang lebih mutakhir. Pedoman ini telah digunakan dalam perlakuan akuntansi PT Jamsostek (Persero) sejak disahkan pada tahun 2002. This guideline is arranged to fulfill the developments and the complexity of transactions of PT Jamsostek (Persero). program kerja dan laporan keuangan. semesteran dan tahunan.63 miliar (2010) dan Rp170. Business Management Dividend Policy n accordance to the regulation No. semesteran. The policy started since 2007. dalam hal ini Kementrian BUMN terhadap prinsip tersebut adalah dengan melakukan kebijakan zero dividend. yakni (1) distribusi laba kepada peserta Jamsostek. one of the principles to manage employment social security is non-profit. office supplies and other supplies). semester reports. increased transparency of public fund management. Respon pemegang saham PT Jamsostek (Persero). Kebijakan belanja Modal Belanja modal di PT Jamsostek (Persero) pada tahun 2010 dan tahun 2011 direncanakan berjumlah Rp144. penciptaan corporate image melalui kesamaan tampilan fasad dan interior kantor-kantor cabang. and annual reports. The guideline is used in PT Jamsostek (Persero) accountancy since its authorization in 2002. PT Jamsostek (Persero) on the agreement of the shareholders. Ke depan pemegang saham berkomitmen untuk meneruskan kebijakan ini. dan tahunan. peralatan kantor dan peralatan lainnya). Manajemen Bisnis Kebijakan Deviden Sesuai dengan undang-undang No. (2) General reserve and appropriate retained earning (3) Additional Members Welfare Additional Fund (Penambahan Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta-DPKP) and Environment Management Partnership Program (Program Kemitraan Bina Lingkungan-PKBL). The allocation of the capital expenditure shall be used to fulfill information technology requirements (replacement and new requirements). Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara Republik Performance Report The performance report for the Management is prepared based on quarterly reports. This is according to the Stipulation of the Minister of laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 191 . working programs and financial reports. Accounting Policy The accounting system of PT Jamsostek (Persero) is stipulated in the Accounting Guidelines of Employment Social Security (Pedoman Akuntansi Jaminan Sosial Tenaga Kerja-PAJASTEK). in this matter is the Ministry of State-Owned Enterprises towards the principle is to apply zero dividend policy. (2) Cadangan umum dan cadangan tujuan (3) Penambahan Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL). Responds of the shareholders of PT Jamsostek (Persero). In the future. Laporan manajemen ini mencakup pencapaian target usaha. Kebijakan ini mulai diberlakukan sejak tahun 2007. International Accounting Standard (IAS) and its interpretations. The financial reports is arranged monthly to obtain the latest financial picture. 40 year 2004. C.72 billion (in 2011). Kebijakan Akuntansi Kebijakan akuntasi PT Jamsostek (Persero) dituangkan dalam Pedoman Akuntansi Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PAJASTEK). semester report and annual report. mengalokasikan laba perusahaan dalam tiga kelompok besar. Related to the zero dividend policy. allocating to profit of the company in three main classification. providing operation infrastructure and branch office services (vehicles. salah satu prinsip penyelenggaraan jaminan sosial adalah nirlaba. PAJASTEK is arranged based on Statement of Financial Accounting Standard (PSAK). International Accounting Standard (IAS) dan interpretasinya. Pedoman ini disusuan untuk memenuhi perkembangan cakupan dan kompleksitas transaksi PT Jamsostek (Persero). Laporan Kinerja Laporan kinerja untuk Manajemen disusun berdasarkan laporan triwulanan. the shareholders are committed to continue the policy.63 billion (in 2010) and Rp170. The management report covers business target achievements. Peruntukkan belanja modal tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan teknologi informasi (penggantian dan kebutuhan baru). these are (1) distributing the profit of Jamsostek to the members. PT Jamsostek (Persero) atas persetujuan pemegang saham. Interpretasi Pernyataan Standar Akuntasi Keuangan (ISAK). corporate image development through a uniform corporate identity system in branch office interiors. mengadakan infrastruktur operasi dan pelayanan kantor cabang (kendaraan. Laporan Manajemen disampaikan kepada kementrian BUMN secara rutin mulai dari laporan manajemen triwulanan. The Management report is to be presented to the Ministry of State-Owned Enterprises periodically starting from the quarterly management report. PAJASTEK disusun dengan bersumberkan dari Penyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). meningkatkan transparansi pengelolaan dana publik. Capital Expenditure Policy The capital expenditure of PT Jamsostek (Persero) in 2010 and in 2011 is planned to reach Rp144.72 miliar (2011). Terkait dengan kebijakan zero dividend ini. Interpretation of Statement of Financial Accounting Standard (ISAK). 40 tahun 2004.

Indonesia/Kepala Badan Pembina Badan Usaha Milik Negara No. that is: Profitability. PPK I Aids. Metode ini telah dikembangkan dan digunakan sejak tahun 2006. Bantuan Kesehatan cuma-cuma. Kebijakan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Kebijakan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan merupakan kebijakan Perseroan yang tidak berdampak secara langsung kepada usaha Perseroan. KEP/211/M-PBUMN/1999 dated 24 September. Corporate Social Responsibility Corporate Social Responsibility is a Company policy that has no direct affect to the business of the Company. Solvabilitas (3 variabel ini menyumbang bobot 70%). PT Jamsostek plans to use 18 key performance indicator (KPI) that is divided in financial perspectives (3 KPI). Free Medical Aids. Renovation of Patient Rooms. perspektif pertumbuhan dan pembelajaran (3 KPI). internal process perspective (8 KPI). Claim ratio. • Other welfare grants: Severance aids.013/1992 mengatur variabel pengukuran tingkat kesehatan perusahaan. In 2010 and 2011. 192 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . bantuan Balai Latihan Kerja.45 miliar dan tahun 2011 sebesar Rp301. • Hibah Pendidikan: Beasiswa. PT Jamsostek (Persero) mewujudkan kebijakan ini dalam dua bentuk program yakni: Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL). PT Jamsostek (Persero) has allocated a budget for DPKP amounted to Rp318. Renovasi Irna. perspektif pelanggan (4 KPI). perspektif proses internal (8 KPI). Perseroan telah mengembangkan pengukuran kinerja menggunakan metode Balanced Score Card. Administration for Subsidized Housing Loan. Sementara itu untuk PKBL dianggarkan dana sebesar Rp49. • Educational grants: Scholarships. Health facilities • Loans: PUMP. Pada tahun 2010 dan 2011 PT Jamsostek (Persero) merencanakan menggunakan 18 indikator kinerja utama (KPI-Key Performance Indicator) yang terbagi dalam perspektif keuangan (3 KPI). PT Jamsostek (Persero) in 2009 and in 2010 is aimed to achieve a level of SOUND. the Company has developed performance measurement method by using Balanced Score Card. Provider of Health Care loans. PT Jamsostek (Persero) pada tahun 2010 dan 2011 ditargetkan mempunya tingkat kesehatan SEHAT.45 miliar. Untuk tahun 2010 PT Jamsostek (Persero) mengalokasikan anggaran untuk DPKP sebesar Rp318. As to PKBL. TK trainings. For internal purposes of PT Jamsostek (Persero). The allocation of funds are to be used for several programs such as: a. and gross YOI (these 3 variables covers 30% of measurement). customer perspective (4 KPI). Based on the Stipulation Letter of the Minister of Finance. • Hibah Kesehatan: Renovasi UGD. 1999 regarding Management Report of State Owned Enterprises.45billion. Bantuan PPK I. 826/ KMK. Berdasarkan SK Menteri Keuangan ini. Peralatan Medis/Non Medis. Ambulance. Ambulance. yakni: a.55 miliar (tahun 2010) dan Rp54. yakni: Rentabilitas. • Health grants: Renovation of ER. expense ratio. Pinjaman Koperasi Karyawan. Training Center's aids. Alokasi dana tersebut dipergunakan untuk berbagai program. and is corporate responsibility to the community surrounding the Company. KEP/211/M-PBUMN/1999 tanggal 24 September 1999 tentang Laporan Manajemen Perusahaan Badan Usaha Milik Negara. Medical and Non Medical Supplies. Pinjaman Provider Pelayanan Kesehatan. Untuk kepentingan internal PT Jamsostek (Persero). This method has been developed and used since 2006.55 billion (for 2010) and Rp54. expense ratio. 826/KMK. Likuiditas. funds allocated amounted to Rp49. PT Jamsostek (Persero) has formed this policy in two programs.45 billion and for 2011 amounted to Rp301.51 miliar (tahun 2011). For 2010. dan YOI Bruto (3 variabel ini menyumbang bobot 30%). Employee Cooperatives loans. Menteri Keuangan melalui SK Menteri Keuangan No. State-Owned Enterprises/Head of Supervisory Agency of State-Owned Enterprises No. dan merupakan tanggung jawab Perseroan kepada komunitas lingkungan Perseroan. Fasilitas Kesehatan • Pinjaman: PUMP. Solvency (these 3 variables covers 70% of measurement). Liquidity. • Hibah Kesejahteraan lainnya: Bantuan PHK. which are: Member’s Welfare Improvement Fund (DPKP) and Environmental Partnership Program (PKBL).51 billion (for 2011). Program DPKP: • Investasi Jangka Panjang: Rusunawa.013/1992 has determined the variable measurement of a health level of companies. Claim ratio. DPKP Programs: • Long term investment: Rental Flat Housing. growth and learning perspective (3 KPI). Subsidi Administrasi KPR. The Minister of Finance through the Stipulation Letter No. Pelatihan TK.

D. Program Kemitraan dan Bina Lingkungan • Pinjaman: Pinjaman Kemitraan • Hibah: Pameran & pendidikan/pelatihan. Magang. D. Peningkatan Kesehatan. Kontrak Manajemen Tahun 2010 merupakan target yang harus dicapai oleh Direksi PT Jamsostek (Persero). Education/Trainings. Dewan Komisaris dan Direksi PT Jamsostek (Persero). Pendidikan/Pelatihan. Health Improvements. Pelestarian Lingkungan. • Grants: Natural Disasters. • Hibah: Bencana Alam. has signed 2010 Management Contract by the shareholders.b. b. 2009 Management Contract The General Meeting of Shareholders dated 18 Januar7 2010 on the 2010 Corporate Planning and Corporate Budget. the Board of Commissioners and the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). Penelitian dan pengembangan. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 193 . Partnership and Environmental Programs: • Loans: Partnership loans • Grants: Exhibitions & Education/Training. telah ditandatangani Kontrak Manajemen Tahun 2010 oleh Pemegang Saham. Kontrak Manajemen Tahun 2009 Rapat Umum Pemegang Saham pada tanggal 18 Januari 2010 atas Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2010. Internship. Religious Facilities. Research and Development. Public Facility and Infrastructure Development. The 2010 Management Contract is a target that has to be achieved by the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). Sarana Ibadah. Pengembangan Sarana & Prasarana Umum. Environmental Preservation.

tanggung jawab pelaporan tahunan rensPosibility for annual rePorting Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan. Pengembangan dan Informasi Director of Planning. hOTBONAR SINAGA Direktur Utama President Director h. SUYONO Direktur Perencanaan. Development and Information MYRA SORAYA RATNAWATI ASNAR Direktur Keuangan Director of Finance AhMAD ANSYORI Direktur Operasi dan Pelayanan Director of Operation and Services DJOKO SUNGKONO Direktur Umum dan SDM Director of General Affairs and Human Resources KARSANTO Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Director of Compliance and Risk Management ELVYN G. The Board of Directors and the Board of Commissioners are fully responsible for the content of the Annual Report.D. MASASSYA Direktur Investasi Director of Investment 194 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Dewan Komisaris Board of Commissioners BAMBANG SUBIANTO Komisaris Utama President Commissioner DRS. SJUKUR SARTO. MS Komisaris Commissioner hERRY PURNOMO Komisaris Commissioner hARIYADI BS. SUKAMDANI Komisaris Commissioner REKSON SILABAN Komisaris Commissioner Direksi Board of Directors h.

laporan keuangan finanCial statements laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 195 .

Halaman ini sengaja dikosongkan This page is inTenTionally lefT blank 196 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

PT JAMSOSTEK (Persero) dan Anak Perusahaan Laporan Keuangan Konsolidasi dan Laporan Auditor Independen Untuk Tahun Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 .

Halaman ini sengaja dikosongkan This page is inTenTionally lefT blank 198 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

.

200 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 201 .

072.017 2.800.378 1.532 535.061.601 dan Rp 115.584 4.662 26.613.696 80.050 16.698.049.012.581.000) Medium term notes .d.869.000) Saham Obligasi .850 2.14 17.652 119.10 2.916.893.178.368.793.725) Piutang usaha .000.985 2.897.558.148.098) Pinjaman yang diberikan .578.355.149 2.044.799.600 dan Rp 10.(setelah dikurangi penyisihan kerugian pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar nihil dan Rp 67.186.013.644.190.415.118 29.148 1.d.d.831.311.845.359 1.765.326.e.(setelah dikurangi penyisihan piutang tak tertagih pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 349.465.605.d.318.067.045.(setelah dikurangi penyisihan piutang tak tertagih pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 10.850.482 509.626.947.611.416.904.433.767 576.436.900 61.054.941.g.12 487.j.016.035.(setelah dikurangi penyisihan kerugian pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 104.181.667.725 14.670.039 2.620.077.033.641.868.h.018 100.077 dan Rp 141.d.000) Reksadana Penyertaan langsung Properti investasi .235.381 1.835 2.117.273.23 4.000 2.6 2.582.561.752.356.692.681) JuMlAh INVESTASI ASET lANCAR Kas dan setara kas Piutang iuran .309 20.847.459.183 31.525.a 19 20 21 22 2.049.567 2.033.768.212.478.7 14.253.(setelah dikurangi penyisihan kerugian pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 165.692.15 159.515.8 35.455 833.408 2.f.986 2.16 17 18 2.5 8.097.711.z.o.149.d.250.191 4.11 3.672.054.39.300 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.770 dan Rp 245.000.669.050 13.083.402.427 20.709.574 2.690.684.i.045.108.688.265.970.262.745.306.000.958.000.434.000 3 2.014.555.498 2.543 50.735.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS NERACA KONSOLIDASI Per 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Catatan ASET INVESTASI Bank Investasi Deposito On Call (DOC) Deposito Berjangka Instrumen pasar uang lainnya (setelah dikurangi penyisihan kerugian pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar nihil dan Rp 21.511.061.918. 29 dan 49) 66.548.9 2.735 9.188.600. 202 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .027.814.251 0 8.271 27.164 794.480.567.d.110.138.4 2.148.478 5.141.(setelah dikurangi penyisihan kerugian pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar nihil dan Rp12.600) Pendapatan masih harus diterima Piutang investasi Uang muka pajak Piutang pegawai Piutang lain-lain Uang muka pegawai Beban dibayar dimuka Perlengkapan dan alat tulis kantor JuMlAh ASET lANCAR 13 2009 2008 (Disajikan Kembali Catatan 2.993 2.683.409.

868.l.546.846 60.r.767 13.320.32 33 34 35 36 2.283.584.278.253.055.949.896 3.509 77.309.851.831.077.009.833.977.635.168.375.387.342.366.368.29 30 31 2.029.096.688 109.781 32.39.691 7.b 40 41 42 45 43 2.437.072.39.341.333.070.112.026.706.803.952.404.656.123.349 991.480.048 61.221 109.773. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 203 .25 2.755.728 (2.074 5.985.081 84.343.547.384 209.249.q.777.896.459.704.874 70.612.310 230.531.780.250.134 17.653.507.26 24 54.719) 33.709.782.z.070 5.898 39.669 3.027.248.578.27 2.108.567 78.703 9.833.28 2.803.725 5.214.975 (23.283.120 107.342.064.491 KEWAJIBAN 54.249 54.657.002.806.297 64.485. hAK MINORITAS DAN EKuITAS Kewajiban Kepada Peserta Utang jaminan Iuran belum rinci Utang jaminan diestimasi Utang JHT siap bayar Klaim JHT kurang dibayarkan Utang JHT jatuh tempo Utang JHT sesuai PSJHT Utang JHT belum rinci Dana pengembangan JHT Selisih penilaian efek .175.408.183 3.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS NERACA KONSOLIDASI Per 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Catatan 2009 2008 (Disajikan Kembali Catatan 2.591.o.221.320 97.o.990.000.37 2.271.k.903. 29 dan 49) ASET TETAP Sarana Kesejahteraan Peserta (SKP) Program DPKP Nilai perolehan SKP Dikurangi: akumulasi penyusutan Nilai buku SKP Harga perolehan Dikurangi: akumulasi penyusutan Nilai buku aset tetap ASET PAJAK TANgguhAN ASET lAIN-lAIN JuMlAh ASET KEWAJIBAN.998.e 2.385.127) 31.246.475 (20.330.830.852.926.869.509) 333.957) 259.292) 4.201 62.563.825.627.082.741.996.781.650.775.068 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.958.159 55.055.166 281.368.713.761 35.692 51.853.s.690 85.729.471 6.dana JHT Cadangan teknis Jumlah kewajiban kepada peserta Kewajiban lancar Utang usaha Utang pajak Beban yang masih harus dibayar Kewajiban lain yang masih harus dibayar Pendapatan diterima dimuka Utang investasi Utang lancar lainnya Jumlah kewajiban lancar 38 2.948.976.525 111.966.110.505 (347.662.084.266.n.629.547 803.127 19.581 4.756 607.848 731.224 4.195.858 (398.311.028.517 86.z.004.626 3.244.775.o.162 8.075.018.154.710.150.263.268.594.611.815.

154.44.105.054.728) 1.dana non JHT Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan Laba bersih Jumlah Ekuitas JuMlAh KEWAJIBAN DAN EKuITAS 47 2.632 525.224.363.248.173.438. 29 dan 49) 190.139.249 84.000.408 61.902.46 hAK MINORITAS ATAS ASET BERSIh PERuSAhAAN ANAK YANg DIKONSOlIDASIKAN EKuITAS Modal saham .278 DANA PENINgKATAN KESEJAhTERAAN PESERTA 2.000.000.777 336.489 79.798.381 48 49 50 51 52 600.262.000.343. 204 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .996.081.090.698.381.469.711.007.181.w.271.terdiri dari 1.507.354.057 1.440.915) (671.120 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.942.054.934 (500.711.805.559 32.227 1.919.141.000 638.491 600.808.000 lembar saham dengan nilai Rp1.999.434 2.978.402.981.898.836.v.b 45 225.337 286.000.482.227 (615.432.563.092.530 665.683.650.000.127 Kewajiban Imbalan Pasca Kerja Kewajiban lainnya JuMlAh KEWAJIBAN 2.o.109.000 per lembar Modal ditempatkan dan disetor penuh Cadangan umum Cadangan tujuan Selisih penilaian efek .978 64.557.000 731.704.393 50.928) 1.450.502.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS NERACA KONSOLIDASI Per 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Catatan 2009 2008 (Disajikan Kembali Catatan 2.042.798.239 4.068.

718.809.439.213.369 9.081) (148.679.215.056.779.967.049.276 1.516.672) (13.000) (19.994.000.476 25.626.332 601.827) (145.859 (89.939.943.000) (83.130 6.718) (99.831.723.520) (74.131.000.658.844) (59.958) 201.861.788.168 803.805 12.049.510.034.355 509.615 11.930.265.647.270.364) (12.525 60.000.005.826) 304.779 35.869.005.500 (84.259.864.370 33.813 601.011.411.898.947.715 551.071.886.000 17. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 205 .201) (1.250.935.239.577.887.900.227.319.028) (31.252) (129.652.940.414.219.746.325.193.234.000.000.574 8.968) (42.500.849.319.000 (9.646.812.124.812.746.935.928.491 72.282) (4.343) (832.718) 15.209.500.870.611.011.209.608.393.224.142.841.003.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN LAPORAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (AUDITED) Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Catatan ARuS KAS DARI/(DIguNAKAN uNTuK) AKTIVITAS OPERASI Penerimaan Kas Penerimaan Iuran JHT Penerimaan Iuran Non JHT Penerimaan Jasa Penempatan Tenaga Kerja Penerimaan Iuran Belum Rinci Penerimaan Hasil Investasi JHT Penerimaan Hasil Investasi Non JHT Penerimaan Angsuran Pinjaman Program DPKP Penerimaan Hasil Sewa dan Pengembangan Program DPKP Pencairan Dana Investasi JHT Pencairan Dana Investasi Non JHT Pencairan Penempatan Sementara Program DPKP Pengembalian Angsuran Pinjaman Pegawai Pencairan Dana Investasi Penerimaan Pendapatan Lain-Lain Penerimaan Penjualan Aset Jumlah Kas Dihasilkan Dari Aktivitas Operasi Pengeluaran Kas Pembayaran JHT Kepada Peserta Pembayaran Jaminan Non JHT Pengembalian Uang Jaminan Kepada TKI Pembayaran Beban Usaha Pembayaran Beban Investasi JHT Pembayaran Beban Investasi Non JHT Penempatan Dana Investasi JHT Penempatan Dana Investasi Non JHT Penempatan Non Investasi Penyaluran Pinjaman Program DPKP Pengeluaran untuk Pengelolaan dan Perolehan SKP Penempatan Sementara Program DPKP Penyaluran Tidak Bergulir Uang Muka Kerja Pembayaran Lain-Lain Jumlah Kas Digunakan Untuk Aktivitas Operasi Arus Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Operasi ARuS KAS DARI (DIguNAKAN uNTuK) AKTIVITAS INVESTASI Perolehan Aset Tetap Pelepasan Investasi jangka pendek Anak Perusahaan Penempatan Investasi jangka pendek Anak Perusahaan Arus Kas Bersih yang Digunakan Untuk Aktivitas Investasi ARuS KAS DARI (DIguNAKAN uNTuK) AKTIVITAS PENDANAAN Pembayaran Dividen Kepada Pemegang Saham Pembayaran Aktivitas Pendanaan Lainnya: Jasa Produksi Tantiem Dana Bina Lingkungan Program Kemitraan Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan Kenaikan (Penurunan) Kas dan Setara Kas Kas dan Setara Kas Pada Awal Tahun Kas dan Setara Kas Pada Akhir Tahun 31 DES 2009 KONSOlIDASI 31 DES 2008 AuDITED 242.939.563.371.281.279.220.139.243.507) (1.929.023.461.933.536.404 6.462.500.905.264.534.081) (21.117 (145.915.319.331 1.943.203.000) (21.839) (9.600.536) (57.774) (34.647.366 10.360.919.932.993.338.357.744.749.862.331.143) (85.000.027.967.331.116.705.380) (35.796) (5.727.572.205.415.888) (816.497.208) (545.347) (345.685 (3.000) (28.293.821) (13.974 58.888) (406.000.940.148.922.862.000) (2.790.127.663.618.777 5.345.480 0 59.229.000.002.859.786) 91.059.570.205.275.261.000.789.649 12.598.168 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.839.869.771.647.078.000) (31.723.827) 110.068 2.125.809.165.252) (19.331.206.780.000 700.591 46.111) (115.027.960.674.000) (15.575) (9.923 140.590.838.783 (5.214 101.000 2.669.239.000.018) (101.518.609.666) 495.838.480.247.517) (318.162.997.701.729.062.610.070 404.429.708.496 0 30.886.337.332.

000) (99.000.693) (437.500) 53 564.619.021.482.905.412.141.800 49 600.410.000 265.381.849 (671.650.258.162) (763.337.905.891.227 2.000 48 49 (2.228) Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Cadangan umum Cadangan Tujuan Selisih Penilaian Efek (Dana Non JhT) Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Jumlah Ekuitas 4.000 (139.000) (99.711.398 564.054.294.403 (2.162) (763.105.839.770.965.346.239 4.000.170.169.058.249 Koreksi cadangan umum Selisih Penilaian Efek .169.928) 1.953 (63.840) (1.683.000.500) 40.849 170.262.170.707.000) (93.711.491.504) (549.412.902.800 1.410.000.711 139.750. Distribusi Laba Tahun 2008 Dana pendidikan Cadangan Umum Cadangan tujuan Tantiem Dana Peningkataan Kesejahteraan Peserta Programm Kemitraan dan Bina Lingkungan Dana Pengembangan JHT Koreksi cadangan umum: Utang Jaminan Utang Jaminan Tahun 2008 Pembayaran Pajak Badan Tahun 2007 Laba Bersih Selama Tahun Berjalan Saldo pada Tanggal 31 Desember 2009 .117.354.090.057 Saldo 31 Desember 2007 Tambahan modal ditempatkan dan disetor JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report 600.755.777 336.000 51 53 866.227 (615.000.099.363.711.055) (50.154.331.354.915) 1.117.723.707.491.836.163.710.054.723.590 (265.750.057 1.953 (63.770.597.424) 1.116.116.000.693.000.000) 50.279) 1.290.404.978 1.000.450.403.354.035.090.000.891.000) (43.331.000) (93.935.000.047.619.647.000.755.000 17.403.090.738.000.500) (4.500) 1.239 17.412.000.805.482.965.381.502.337 286.000) (4.054.092.258.482.000.000.840) 638.381.000) 361.647.279) 731.139.344.250.250.462.250.999.778 (233.942.738.693) (437.031 246.000.403 475.355.836.404.227 1.412.151.259) (39.671.000.000 (475.000.000) (4.000.393.000) (43.337.424) (77.504) (549.346.331.678.450.Dana Non JHT Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.000.710.836.241.403) (40.239 1.259) (39.671.728) 170.450.355.Dana Non JHT Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Distribusi Laba Tahun 2007 Cadangan umum Cadangan tujuan Tantiem Dana Peningkataan Kesejahteraan Peserta Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Dana Pengembangan JHT Koreksi cadangan umum utang jaminan Laba Bersih Selama Tahun Berjalan Saldo pada Tanggal 31 Desember 2008 Tambahan modal ditempatkan dan disetor Koreksi cadangan umum Selisih Penilaian Efek .081.057 125.294.344.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS 206 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 Ddn 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Catatan Saldo laba 998.839.163.055 (1.978.934 (500.403 (77.935.241.798.

584.912.447.147.859.480) 188.896.349.580.088.725.492.710.090.395) (1.873.652.113 512.313.301.587) (1.098.836.572.518) 564.864) (660.959.109.767) (77.961 (145.863) (165.348.570 (298.349.350.223) (13.39.154.966.p.786.399.981) 5.576.x.090.488) 16.217.027.382) (17.786 10.837.105.x.102.983.60 2.140.139.177.789.x.324.532 516.308.742 6.756) (320.565) (9.804.105.867.786.59 2.x.39.262.262.476.315) (624.351.z.079.155.147 1.124 (4.092 1.974.518.498.715.629.908.847 625.342.966 2.450.547.317.304.976.435.605.449) (811.091 8.487.976) (41.620.997) (21.883.726.489 (195.707 9.838.754.980 6.271.61 31 DESEMBER 2009 KONSOlIDASI 31 DESEMBER 2008 AuDITED DISAJIKAN KEMBAlI 976.925.697 (12.487. 63 2x.722) (103.234.782 579.029) 11.033.179 (343.114 7.539) (61.458.764.490.700) 149.016) (971.488 (28.807.099.y.000) (551.165.242.304.983 (6.x.616.679) (13.60 2.103.409.660.618.663.129 5.x.248.109) (108.736.239 2.689.485.723.381.919.244.804.069.095.665.368.124.z.664) (175.628.231) (352.009.827.971) (1.845.128.377.697 6.295.255.y.269.729.071.e 47 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.573) (106.177.481.337.883.024 795.693 (282.329.000) (665.158 (5.676) 513.089.772.254.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASIAN (AUDITED) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Catatan PENDAPATAN OPERASIONAl Pendapatan Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Jaminan Kematian (JK) Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Jasa Konstruksi Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Jumlah Pendapatan Iuran Pendapatan Operasional Anak Perusahaan Jumlah Pendapatan Operasional BEBAN JAMINAN Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Jaminan Kematian (JK) Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Jasa Konstruksi Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Program TKI Jumlah Beban Jaminan BEBAN CADANgAN TEKNIS Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Jaminan Kematian (JK) Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Jasa Konstruksi Tenaga Kerja Indonesia Katastrofa Jumlah Beban Cadangan Teknis PENDAPATAN BERSIh IuRAN PENDAPATAN INVESTASI Laba yang direalisasi Laba yang belum direalisasi Jumlah Pendapatan Investasi BEBAN INVESTASI Rugi yang direalisasi Rugi yang belum direalisasi Penyisihan Saham Jumlah Beban Investasi PENDAPATAN BERSIh INVESTASI Jumlah Pendapatan usaha PENDAPATAN PENgElOlAAN DANA INVESTASI JhT BEBAN uSAhA Beban Manajemen Beban Operasional Beban Personil Beban Administrasi dan Umum Beban Penyusutan dan Amortisasi Beban Penyisihan Piutang Iuran Beban Penyisihan Piutang Usaha Jumlah Beban usaha BEBAN PENgElOlAAN DANA INVESTASI JhT PENDAPATAN lAIN-lAIN BEBAN lAIN-lAIN PENDAPATAN lAIN-lAIN BERSIh lABA KOTOR SEBEluM BAgIAN PESERTA BAgIAN PESERTA ATAS hASIl INVESTASI JhT lABA SEBEluM PAJAK PENghASIlAN MANFAAT/(BEBAN) PAJAK PENghASIlAN Beban pajak kini Manfaat pajak tangguhan Beban Pajak Penghasilan lABA SETElAh PAJAK hAK MINORITAS ATAS RugI (lABA) BERSIh ANAK PERuSAhAAN lABA BERSIh 2.462.916.165) 16.660.484.217 453.165 (23.616.765.354.155.371.011.081.450.598.839 971.493.776.116.56 2.600.x.746.596.547.510) (2.051 10.966.481.762.514 118.492.525 1.057.728) (857.008.580.729) (57.55 2x.997.403 2.d 2.163.106.000.218) 107.040.093. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 207 .271.633.343.955.463.230.745.875.128 2.62 2z.748 9.447.250) (698.570) (677.477) 513.330.041.000) (587.916.660) (576.275.877.941) (134.351.898.532 147.204.264.557.600) (1.271.58 2.59 2.965 (12.008.223) (255.714.54 1.002 1.335.090.779.199.562.045.879 (292.781.288 926.668) (6.456) (18.132.027.100 (11.626.383.449.807) (272.033.803.328.024 2.61 2.952.579.743.161) 1.381.59 2x.830.180.208.593) (108.207.614.747.476 1.536.454.042.223.785) (1.862.010.404.719.672) (1.234.57 2x.431) 1.617.671.618.898 117.093.482.218.590.40c 2.883.837.494.496.537) 4.413) 1.057 2.274.722 857.127.741) 8.104.237.160 7.158.539 (133.

400 dan Rp10. 208 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . tidak dibatasi penggunaannya. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dan menyajikan perubahan dalam kas dan setara kas dari aktivitas operasi. 2) Investasi pada reksadana dinyatakan sebesar nilai wajarnya. c. Pada tanggal 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 kurs tengah per 1 dolar Amerika (USD) adalahRp9. dan reksadana yang termasuk dalam kelompok diperdagangkan dan tersedia untuk dijual. Keuntungan atau kerugian yang terjadi akibat kenaikan atau penurunan nilai wajar diakui pada periode berjalan. Untuk tujuan penyusunan laporan arus kas konsolidasian. Pada tanggal neraca.950. Investasi pada instrumen pasar uang dan pasar modal 1) Investasi dalam deposito berjangka dan deposito on call disajikan sebesar nilai nominalnya. Semua angka-angka dalam Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian ini disajikan dalam satuan Rupiah. kecuali untuk penyertaan tertentu yang disajikan berdasarkan metode ekuitas serta investasi pada saham. Investasi dalam kelompok ini disajikan sebesar nilai pasarnya. Seluruh saldo dan transaksi signifikan termasuk keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi atas transaksi antar perusahaan dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha Perusahaan dan anak perusahaan sebagai satu kesatuan usaha. Penjabaran mata uang asing Pembukuan Perusahaan. Prinsip-prinsip konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian mencakup akun-akun Perusahaan dan Anak Perusahaan dimana Perusahaan mempunyai pemilikan hak suara lebih dari 50%. kecuali jika dinyatakan secara khusus. obligasi. deposito berjangka dan deposito lainnya dengan jangka waktu tiga bulan atau kurang pada tanggal pelaporan. Proporsi bagian pemilikan pemegang saham minoritas atas ekuitas dan laba atau rugi bersih dari anak perusahaan yang dikonsolidasi disajikan masing-masing dalam akun “Hak minoritas atas aset bersih anak perusahaan yang dikonsolidasi” pada neraca konsolidasian dan “Hak minoritas atas laba (rugi) bersih anak perusahaan yang dikonsolidasi” pada laporan laba rugi konsolidasian. Kecuali Dinyatakan Lain) IKhTISAR KEBIJAKAN AKuNTANSI TERPENTINg Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. d.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. b. aset dan kewajiban moneter dalam mata uang selain Rupiah dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut. investasi dan pendanaan. Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi terpenting yang diterapkan Perusahaan dan anak perusahaan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Program Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) memenuhi persyaratan sebagai EBK yang harus dikonsilidasi sesuai dengan ISAK 7. Transaksi dalam mata uang selain Rupiah dibukukan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal transaksi. a. Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep biaya perolehan.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). anak perusahaan dan entitas bertujuan khusus diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. dan tidak digunakan sebagai jaminan diklasifikasikan sebagai setara kas. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing diakui pada laporan laba rugi konsolidasian tahun berjalan. baik langsung maupun tidak langsung dan entitas bertujuan khusus (EBK) yang berada dalam pengendalian Perusahaan sesuai dengan ISAK 7 Interpretasi atas paragraf 5 dan 19 PSAK 4 tentang Konsolidasi Entitas Bertujuan Khusus.

Investasi penyertaan langsung 1) Penyertaan langsung pada perusahaan lain dalam bentuk saham berhak suara yang pemilikannya kurang dari 20% dan Perusahaan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kebijakan usaha dan keuangan perusahaan lain tersebut. dicatat dengan menggunakan metode tidak langsung. Laba atau rugi yang belum direalisasi akibat adanya perbedaan antara nilai pasar dengan biaya perolehan efek ekuitas dan efek utang dana non JHT yang termasuk dalam kelompok tersedia untuk dijual disajikan terpisah sebagai komponen ekuitas pada akun “Selisih Penilaian Efek . Investasi dalam properti tanah disajikan sebesar biaya perolehannya. Laba atau rugi yang belum direalisasi akibat adanya perbedaan antara nilai pasar dan biaya perolehan efek ekuitas dan efek utang yang termasuk dalam kelompok diperdagangkan diakui sebagai penghasilan atau beban pada tahun berjalan. dinyatakan berdasarkan metode biaya (cost method). karena Manajemen Perusahaan berniat untuk memperpanjang haknya apabila periode haknya telah berakhir. Dividen yang diterima dicatat sebagai pengurang atas nilai penyertaan. 4) Investasi dalam efek utang yang dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai nominal setelah ditambah atau dikurangi dengan saldo premi atau diskonto yang belum diamortisasi. Dengan metode ini pencatatan dan penyajian harga perolehan efek (acquisition cost) dan penyesuaian nilai wajar (adjusted cost) dilakukan secara terpisah.” e. f.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). maka nilai tercatat investasi dinyatakan sebesar nol dan kelebihannya dibukukan sebagai “Rugi Anak Perusahaan Ditanggung Perusahaan Induk”. Dengan metode ini investasi dicatat sebesar biaya perolehannya. Nilai penyertaan dinyatakan sebesar biaya perolehannya ditambah atau dikurangi bagian atas laba atau rugi bersih perusahaan lain tersebut sejak tanggal perolehan. 2) Penyertaan langsung pada perusahaan lain dengan persentase kepemilikan 20% atau lebih tetapi kurang dari 50% dan Perusahaan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap operasi dan kebijakan keuangan perusahaan asosiasi dicatat dengan metode ekuitas. Properti bangunan disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus sebesar porsentase tetap 5% per tahun dari harga perolehannya. investasi dalam efek ekuitas dan efek utang yang termasuk dalam kelompok diperdagangkan dan tersedia untuk dijual. Diskonto atau premi yang diamortisasi tersebut dicatat sebagai beban atau penghasilan bunga. Apabila bagian Perusahaan atas kerugian dalam perusahaan lain tersebut telah melebihi bagian kepemilikannya. diamortisasi selama periode dari saat pembelian sampai dengan saat jatuh temponya sehingga hasil yang konstan diperoleh dari investasi tersebut. 5) “Harga pokok penjualan investasi dalam efek yang diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo digunakan metode masuk pertama keluar pertama (First In First Out/FIFO) sedangkan harga pokok penjualan investasi dalam efek yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia untuk dijual dan diperdagangkan digunakan metode harga rata-rata tertimbang bergerak (moving weighted average method). Investasi dalam properti bangunan disajikan sebesar harga perolehannya dikurangi dengan akumulasi penyusutannya. Penghasilan diakui apabila perusahaan lain tersebut (investee) mendistribusikan laba bersih dalam bentuk dividen kas (kecuali dividen saham) yang berasal dari laba setelah tanggal perolehan. Laba atau rugi yang belum direalisasi atas efek ekuitas dan efek utang dana JHT yang termasuk dalam kelompok tersedia untuk dijual disajikan sebagai komponen kewajiban kepada peserta pada akun “Selisih Penilaian Efek . Kecuali Dinyatakan Lain) 3) Investasi dalam efek ekuitas dan efek utang yang termasuk dalam kelompok diperdagangkan dan tersedia untuk dijual disajikan sebesar nilai pasarnya. Diskonto atau premi yang timbul pada saat pembelian. Sejak tahun buku 2007.Dana Non JHT”. Investasi properti 1) Investasi properti Investasi properti adalah penanaman dana investasi Perusahaan pada tanah atau bangunan yang tidak digunakan untuk kegiatan operasional dan ditujukan untuk menghasilkan pendapatan investasi.Dana JHT”. Investasi properti tanah tidak disusutkan. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 209 .

210 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . perlakuan akuntansi untuk piutang iuran pada tahun buku 2007 mengalami perubahan. yaitu tunggakan iuran dari perusahaan aktif dengan umur piutang di atas 6 bulan dan/atau tunggakan iuran dari perusahaan non aktif (pailit. h.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). tidak ditemukan alamatnya. 2) Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor: KEP/20/022002 tanggal 21 Februari 2002. kurang lancar. dan macet. Piutang iuran yang tidak memenuhi persyaratan tersebut tidak lagi dilaporkan dalam laporan keuangan pokok tetapi disajikan terpisah dalam catatan atas laporan keuangan sebagai aset kontijensi. seperti pemasangan gondola dan fasilitas keamanan gedung. Piutang iuran yang diakru dan dicatat dalam laporan keuangan adalah piutang iuran yang memenuhi persyaratan pengakuan sebagai aset. yaitu kategori untuk pinjaman diberikan yang tepat waktu pembayarannya atau terjadi keterlambatan sampai dengan 6 (enam) bulan. atau tidak ada kegiatan usahanya lagi).ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor: KEP/246/122006 tentang Pedoman Akuntansi Jamsostek (PAJASTEK). Piutang iuran 1) Piutang iuran adalah iuran non JHT yang belum diterima pelunasannya sampai dengan tanggal neraca. setiap akhir bulan dibentuk penyisihan yang besarnya sejumlah piutang iuran yang diklasifikasikan kurang lancar dan macet. Terhadap kemungkinan tidak tertagihnya piutang iuran. besarnya penyisihan pinjaman ditetapkan berdasarkan keputusan direksi Nomor: 320/KEP/122004. yaitu kategori untuk pinjaman diberikan yang pembayarannya terjadi keterlambatan diatas 6 (enam) bulan sampai dengan 9 (sembilan) bulan. Aset lain properti diamortisasi selama jangka waktu 4 (empat) tahun terhitung sejak aset lain properti diserahkan dan dimiliki. 2) Penyisihan kerugian pinjaman diberikan ditentukan berdasarkan adanya bukti obyektif penurunan nilai telah terjadi sesuai PSAK 55. Kurang lancar. yaitu tunggakan iuran dari perusahaan aktif dengan umur piutang sampai dengan 3 bulan. Beban ini diamortisir selama periode sewanya masingmasing dan disajikan terpisah dalam akun investasi properti. yaitu tunggakan iuran dari perusahaan aktif dengan umur piutang di atas 3 bulan sampai dengan 6 bulan. Kecuali Dinyatakan Lain) 2) Aset properti Aset properti merupakan beban yang ditangguhkan atas pengeluaran untuk pembuatan dan pemasangan vertical blind pada Gedung Menara Jamsostek yang disewakan. yaitu memiliki tingkat keterjadian pasti dan dapat diukur secara andal. Penentuan umur piutang iuran untuk keperluan klasifikasi di atas dilakukan secara akumulatif dan ditentukan secara agregat sampai dengan umur tunggakan iuran terlama (tidak dilakukan pemecahan). executing maupun langsung. Dalam hal bukti obyektif tidak terpenuhi. Pinjaman yang diberikan 1) Pinjaman yang diberikan merupakan tagihan kepada peserta yang timbul akibat pemberian pinjaman program DPKP secara bergulir kepada pihak-pihak yang ditentukan baik secara channeling. 3) Aset lain properti Aset Lain Properti merupakan beban yang dikeluarkan dan dikapitalisasi untuk keperluan operasionalisasi properti investasi. dengan klasifikasikan sebagai berikut: Lancar. g. piutang iuran diklasifikasikan sebagai berikut: lancar. bubar. Tanggal pelunasan piutang iuran untuk suatu bulan iuran tertentu adalah tanggal 15 bulan berikutnya.

Pinjaman diberikan kategori kurang lancar diakui seluruhnya dan dilakukan penyisihan sebesar 25 (dua puluh lima) persen. yaitu kategori untuk pinjaman diberikan yang pembayarannya terjadi keterlambatan diatas 9 (sembilan) bulan sampai dengan 12 (dua belas) bulan. dan sarana kesejahteraan peserta lainnya. k. Kebijakan penyisihan piutang usaha ditetapkan sebagai berikut: Piutang usaha lancar yaitu yang berumur sampai dengan 12 bulan tidak disisihkan. Sejak tanggal 1 Januari 2008. jika ada. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 211 . Perusahaan memilih untuk menggunakan model biaya untuk pengukuran asetnya. Piutang usaha kurang lancar yaitu piutang yang berumur diatas 12 sampai dengan 24 bulan disisihkan sebesar 25%. SKP terdiri dari tanah. Perlengkapan alat tulis kantor Pencatatan persediaan perlengkapan alat tulis kantor dilaksanakan dengan menggunakan metode periodik sedangkan pengukurannya dilakukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang sesuai dengan Keputusan Direksi Nomor: KEP/265/122003 tanggal 31 Desember 2003 tentang Pedoman Verifikasi Laporan Keuangan Kantor Daerah PT JAMSOSTEK (Persero) yang disempurnakan melalui Keputusan Direksi Nomor KEP/377/122008 tentang Pedoman Verifikasi Laporan Keuangan Kantor Daerah PT. sarana pelayananan kesehatan. Perusahaan telah mengadopsi PSAK 16 (revisi 2007) tentang Aset Tetap. Sarana Kesejahteraan Peserta (SKP) Sarana Kesejahteraan Peserta (SKP) merupakan Dana DPKP yang dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteran peserta jamsostek melalui pemberian sarana rusunawa. i. Semua SKP yang diperoleh pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan pada tanggal perolehan. j. Umur pinjaman diberikan dihitung secara akumulatif dan tidak dilakukan pemecahan. Piutang usaha macet yaitu piutang yang berumur diatas 36 bulan disisihkan sebesar 100%. yaitu kategori untuk pinjaman diberikan yang pembayarannya terjadi keterlambatan diatas 12 (dua belas) bulan.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). Piutang usaha diragukan yaitu piutang yang berumur diatas 24 sampai dengan 36 bulan disisihkan sebesar 50%. Pada model biaya. 3) Pengakuan dan pengukuran pinjaman diberikan adalah sebagai berikut: Pinjaman diberikan kategori lancar diakui seluruhnya (100%) dan tidak dilakukan penyisihan. Macet. dan disajikan dalam laporan konsolidasi secara terpisah setelah kelompok aset lancar. Kecuali Dinyatakan Lain) Ragu-ragu. Jamsostek (Persero). Pinjaman diberikan kategori ragu-ragu diakui seluruhnya dan dilakukan penyisihan sebesar 50 (lima puluh) persen Pinjaman diberikan kategori macet diakui seluruhnya dan dilakukan penyisihan sebesar 100 (seratus) persen. bangunan dan peralatan.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. Piutang usaha Piutang usaha anak perusahaan disajikan dalam jumlah bersihnya yaitu setelah dikurangi dengan penyisihan piutang tak tertagih. SKP dinyatakan sebesar biaya perolehannya setelah dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai.

Aset tetap. Perusahaan telah mengadopsi PSAK 16 (revisi 2007) tentang Aset Tetap. dan metode penyusutan atas aset tetap dievaluasi dan disesuaikan setiap tanggal neraca. yaitu meliputi sebagai berikut: Jenis aset tetap Bangunan Renovasi bagian dalam Renovasi bagian luar/keseluruhan Kendaraan Peralatan kantor Peralatan komputer Peralatan lainnya Nilai sisa aset tetap ditetapkan sebagai berikut: Kendaraan sedan Kendaraan non sedan Motor Aset selain kendaraan Rp1. ditangguhkan dan diamortisasi sepanjang periode hak atas tanah atau umur ekonomis tanah. Biaya perolehan aset tetap meliputi harga perolehan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan sesuai dengan keinginan dan maksud manajemen.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). jika ada. Perusahaan memilih untuk menggunakan model biaya untuk pengukuran aset tetapnya. taksiran masa manfaat. mana yang lebih pendek. Dampak dari revisi tersebut. l. Kecuali Dinyatakan Lain) SKP. diakui dalam laporan laba rugi pada periode terjadinya. ditetapkan beberapa perubahan kebijakan akuntansi atas aset tetap sebagai penerapan PSAK 16 (Revisi 2007). kecuali tanah. Biaya-biaya tertentu sehubungan dengan perolehan atau perpanjangan hak pemilikan tanah. kecuali tanah. Aset tetap Sejak tanggal 1 Januari 2008. yang ditentukan sebagai nilai tertinggi antara harga jual neto dan nilai pakai. aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehannya setelah dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Pada model biaya. Sesuai Keputusan Direksi Nomor: KEP/41/012009 tanggal 29 Januari 2009 tentang Perubahan atas Lampiran Keputusan Direksi Nomor: KEP/240/122006.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. perolehan tanah setelah tanggal 1 Januari 1999 dinyatakan berdasarkan biaya perolehannya dan tidak diamortisasi. jika ada. Penurunan nilai aset tersebut diakui sebagai kerugian penurunan nilai aset dan dibebankan sebagai kerugian periode berjalan. telah disusutkan dengan metoda garis lurus dengan taksiran manfaat bangunan sebesar 5 persen per tahun dan peralatan sebesar 25 persen per tahun. 212 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Bila nilai tercatat suatu aset melebihi taksiran jumlah yang dapat diperoleh kembali maka nilai tersebut diturunkan ke jumlah yang dapat diperoleh kembali tersebut.25 % 20 % 10 % Taksiran masa manfaat 5% 25% Tergantung hasil appraisal 20% 25% 25% 25% Sesuai dengan PSAK No. Nilai sisa. Semua aset tetap yang diperoleh pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan pada tanggal perolehan. “Akuntansi Tanah”. telah disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap. 47.

perusahaan telah mengadopsi PSAK 30 (revisi 2007) tentang Sewa. Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara substansial seluruh resiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. pada awal masa sewa. Perusahaan mengakui aset sewaan dan kewajiban sewa (bersih setelah beban bunga) di neraca sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum. Pada sewa pembiayaan. Utang jaminan Merupakan utang yang timbul atas pengajuan jaminan Non JHT yang sudah ditetapkan namun belum dibayarkan. jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. Aset tetap yang tidak digunakan lagi dalam usaha. Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang merupakan pelunasan kewajiban. Apabila aset tetap dijual. jumlah ini akan dipindahkan ke Utang Jaminan. maka nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari laporan keuangan dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkannya diakui dalam laporan laba rugi tahun berjalan. seluruh aset sewaan dipindahkan dan diadministrasikan ke aset tetap belanja modal sesuai pengelompokkannya. Sedangkan sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Besarnya hak peserta atas hasil investasi JHT ditentukan dengan menggunakan formula sebagai berikut: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 213 . Amortisasi dihitung dengan metode garis lurus sejak bulan perolehan sebesar 25% per tahun. utang JhT dan bagian peserta atas hasil investasi JhT Penerimaan Iuran JHT dari perusahaan peserta Jamsostek diperlakukan sebagai penambah utang JHT sedangkan pembayarannya diperlakukan sebagai pengurang utang JHT. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap atau properti investasi yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan. Aset dalam konstruksi Aset dalam konstruksi dinyatakan sebesar biaya perolehannya. p. Pada akhir perjanjian sewa pembiayaan. m. Bagian peserta ini bukan merupakan beban atau pendapatan melainkan merupakan alokasi hasil investasi kepada peserta. Beban keuangan diakui dalam laporan laba rugi dengan basis yang mencerminkan suatu tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo kewajiban sewa. Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat suatu aset atau yang memberikan manfaat ekonomis yang berupa peningkatan kapasitas. Kecuali Dinyatakan Lain) Biaya pemeliharaan dan perbaikan diakui sebagai beban pada saat terjadinya. utang jaminan Utang jaminan diestimasi Merupakan klaim program non JHT yang belum disetujui atau belum ditetapkan. n.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. atau kinerja dikapitalisasi dan disusutkan sesuai dengan masa manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan. Aset tidak berwujud Aset tidak berwujud dinyatakan sebesar nilai bukunya. Sewa Sejak tanggal 1 Januari 2008.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). pembayaran sewa dalam sewa operasi (tidak termasuk biaya jasa seperti biaya asuransi dan pemeliharaan) diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa. kualitas produksi. Setelah ditetapkan. nilai bukunya disajikan sebagai aset lain-lain dan tidak disusutkan. Bagian peserta atas hasil investasi JHT merupakan hak peserta atas hasil bersih investasi dana JHT tahun berjalan. o. Dalam sewa operasi.

Apabila hasil investasi JHT setelah dialokasikan kepada peserta masih terdapat sisa. q. dan JPK adalah sebesar 0.0% x (1/12)] x [(Jhn-Ti/Jhn) + (12-n)]} ∑ n=1 Bagian peserta berdasarkan rumus di atas akan menambah saldo utang JHT. Pembayaran Santunan dan Pelayanan Jaminan Sosial Tenaga Kerja bahwa penerimaan iuran dari perusahaan yang belum didukung dengan data upah tidak dapat diakui sebagai pendapatan iuran atau penambah utang JHT. sesuai surat persetujuan Menteri Keuangan Nomor: S. maka sisa tersebut menjadi dana pengembangan JHT yang diklasifikasikan dalam kelompok kewajiban kepada peserta.17/1994 tanggal 21 Juli 1994. besarnya pemberian hasil pengembangan dana untuk saldo awal JHT tahun 2009 dan penerimaan iuran JHT tahun 2009 adalah 9 %. 4) Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor: KEP/49/022006 tanggal 28 Pebruari 2006. 214 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . JK. 2) Pembentukan cadangan teknis JPK dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2004. Kecuali Dinyatakan Lain) On-line Ht Sa n In Jhn Ti Hs Hi Ht Hs Hi : : : : : : : : : : : Total Hasil Pengembangan Saldo JHT Tahun 2009 Saldo Awal Tahun 2009 Bulan Iuran Iuran Yang Diterima Pada Bulan ke-n Tahun 2009 Jumlah Hari dalam Bulan Iuran Tanggal Iuran Diterima Hasil Pengembangan Saldo Awal Hasil Pengembangan Iuran Hs + Hi {Sa x 9. yaitu sebesar 10% dari penerimaan iuran JPK tahun berjalan dan tidak bersifat akumulatif. 3) Cadangan teknis katastrofa merupakan cadangan yang dibentuk untuk mengantisipasi banyaknya klaim yang muncul karena terjadinya bencana alam. beban cadangan katastrofa JKK.5% dari penerimaan iuran tahun berjalan dan diakumulatifkan pada cadangan katastrofa. utang JhT jatuh tempo Utang JHT jatuh tempo adalah seluruh iuran JHT beserta hasil pengembangannya yang harus dibayarkan kepada peserta yang akan mencapai usia 55 tahun dalam jangka waktu satu tahun ke depan sejak tanggal neraca.0%} n=12 {[ln x 9. Iuran belum rinci Berdasarkan Keputusan Direksi No.1101/MK. KEP/289/112004 tentang Sistem dan Prosedur Pelayanan Terpadu Program Jamsostek yang telah diperbaharui dengan Keputusan Direksi No: KEP/77/032008 dan Sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Berdasarkan Keputusan Direksi Perusahaan Nomor: KEP/363/122009 tanggal 16 Desember 2009.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. r. pembentukan besarnya cadangan JKK dan JK untuk pertanggungan dengan jangka waktu paling lama satu tahun adalah sebesar 40% dari penerimaan iuran JKK dan JK tahun berjalan. Cadangan teknis 1) Cadangan Teknis untuk JKK dan JK dibentuk berdasarkan perhitungan aktuaria dengan metode prospektif.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). Pembayaran Iuran. s. PER-12/MEN/VI/2007 tentang Petunjuk Teknis Pendaftaran Kepesertaan. 5) Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2004 tentang Pengelolaan dan Investasi Dana Program Jamsostek. Penerimaan iuran dimaksud akan dicatat pada akun “Iuran Belum Rinci” pada kelompok kewajiban kepada peserta.

Pos DPKP disajikan dalam laporan konsolidasi dalam kelompok kewajiban dan terdiri dari DPKP untuk operasional dan DPKP telah Disalurkan. u. Perusahaan menyelenggarakan program dana pensiun dan purna jasa manfaat pasti. Jumlah yang diakui sebagai kewajiban imbalan pasti di neraca merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasti disesuaikan dengan keuntungan dan kerugian aktuarial yang belum diakui dan biaya jasa lalu yang belum diakui. Perusahaan juga menyelenggarakan program iuran pasti untuk tunjangan hari tua (THT) dimana kontribusi karyawan dan Perusahaan ditetapkan masing-masing sebesar 4% dari gaji pokok per bulan. Perubahan DPKP tahun berjalan disajikan secara terpisah dalam laporan kinerja program DPKP. kewajiban kontinjensi. Kewajiban diestimasi. dan aset kontinjensi Kewajiban diestimasi.Estimasi yang andal dapat dibuat atas jumlah kewajiban tersebut. proporsi alokasi biaya usaha untuk pelaporan segmen usaha JHT dan non JHT dilakukan dengan menggunakan pendekatan rata-rata dana investasi Perusahaan. Biaya jasa lalu dibebankan langsung apabila imbalan tersebut menjadi hak atau vested. .Perusahaan dan Anak Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu. dan aset kontinjensi diakui dan diukur serta informasi yang memadai diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. Kecuali Dinyatakan Lain) t. Akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial bersih yang belum diakui yang melebihi 10% dari nilai kini kewajiban imbalan pasti diakui dengan metode garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja yang diperkirakan dari para pekerja dalam program tersebut. x. Khusus untuk denda atas keterlambatan pembayaran iuran. v. . Kewajiban diestimasi diakui apabila ketiga kondisi berikut dipenuhi: .13/2003. Pengakuan pendapatan dan beban Perusahaan dan Anak Perusahaan mengakui dan mencatat pendapatan dan beban dengan basis akrual.Besar kemungkinan (probable) penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya. yaitu dengan rumus sebagai berikut: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 215 . Beban yang ditangguhkan Beban yang ditangguhkan adalah biaya yang telah dikeluarkan tetapi belum diakui sebagai beban pada periode terjadinya dan memiliki masa manfaat tertentu. Perhitungan imbalan pasca kerja menggunakan metode Projected Unit Credit. Perusahaan mengakui dan mencatatnya berdasarkan basis kas. w. kewajiban kontinjensi. Beban ini diamortisasikan sejak bulan perolehan selama taksiran masa manfaatnya. Alokasi beban usaha dalam pelaporan segmen JhT dan Non JhT Sesuai dengan Keputusan Direksi Nomor: KEP/80/032005. Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) DPKP adalah dana yang dihimpun dan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja program jamsostek dan atau keluarganya yang diprioritaskan bagi yang kurang mampu dan membantu badan/unit usaha yang mempunyai keterkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan peserta program jamsostek terutama bagi badan/unit usaha sekala kecil.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. dan sebaliknya akan diakui sebagai beban dengan metode garis lurus selama periode rata-rata sampai imbalan tersebut menjadi vested. Kewajiban imbalan kerja Perusahaan dan Anak Perusahaan membukukan imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). y. Jumlah kontribusi terdiri dari kontribusi karyawan sebesar 5% dari gaji pokok per bulan dan kontribusi Perusahaan yang besarnya ditentukan berdasarkan perhitungan aktuaria.

yaitu 25%. Hasil yang sebenarnya dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi tersebut. pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah diterima. z. proporsi alokasi beban usaha untuk tahun 2009 adalah 88% untuk segmen usaha JHT dan 12% untuk non JHT. Aset dan kewajiban pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan kewajiban menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan kewajiban. Tarif pajak yang berlaku saat ini yang digunakan untuk penghitungan pajak kini adalah maksimum 28%. sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang. Penggunaan estimasi Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan manajemen untuk membuat berbagai estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. 216 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . aa. Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima atau.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. Perpajakan Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). sedangkan tarif pajak yang digunakan untuk penghitungan pajak tangguhan adalah tarif pajak yang secara substansial berlaku mulai 1 Januari 2010. Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal neraca. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi tahun berjalan. Kecuali Dinyatakan Lain) Program JHT Non JHT Proporsi JHT = (C/(C+F)) X 100% Proporsi Non JHT = (F/(C+F)) X 100% Saldo Awal Investasi A D Saldo Akhir Investasi B E Rata-rata Dana Investasi C = (A+B)/2 F =(D+E)/2 Berdasarkan rumus di atas. jika mengajukan keberatan. Kewajiban pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan.

359 31.018 31 Desember 2008 (Rp) 65.507.745.049.942.808.273. Jamsostek (Persero) dalam bentuk giro yang ditujukan untuk tujuan investasi per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 yang terdiri dari: 31 Desember 2009 (Rp) Bank Investasi .072.162 281. DPKP Aset Tetap Aset Pajak Tangguhan Aset Lain Lain Jumlah II Pasiva 7 8 9 Kewajiban Kepada Peserta Kewajiban Lancar Kewajiban Imbalan Pasca Kerja 61.164 2.393 50. 84.830.806.507.563.Dana JHT Bank Investasi .120 31 Desember 2008 (Rp) 10 Kewajiban Lainnya 11 Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) 12 Hak Minoritas 13 Ekuitas Jumlah I ASET Investasi Jumlah investasi per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dapat dirinci sebagai berikut: Bank Investasi Akun tersebut merupakan saldo kas PT.249.780 8.559 32.343.688 109.432.704.183 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 217 .563. Kecuali Dinyatakan Lain) PENJElASAN POS-POS NERACA Neraca Konsolidasi PT.278.007.662.798.489 665.002.805 66.408 525.612.459.175.309.709.491 dan Rp.480.127 2.978 64.068 190.765 230.271.186.080 84.283.563.278 2.985.710. Anak Perusahaan dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) pada tanggal 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 ditutup dengan penjumlahan masing-masing bersaldo sebesar Rp.547 803.349 991.402.991.120 80. 64.248.371.976.555.438.840.650.108. Jamsostek ( Persero).271.343.141.999.190.238 488.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).Dana Non JHT Jumlah Bank Investasi 7.212.109.076.704.224.000.698.684.181.507.756 259.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.704.055.690 85.434 4.958.547.919.952.096.343.072.469.120 31 Desember 2009 (Rp) I Aset 1 2 3 4 5 6 Investasi Aset Lancar Sarana Kesejahteraan Peserta (SKP) Prog.491 78.387.265.532 1.698.690.297 64.320 225.326.248.068.958.833.300 33.902.896.345.848 333.248.491 61.268.798.381 1.108.378 727.271.249 84.042.

600.754 672.309 Deposito Berjangka Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.893.Deposito .000.141.272.Overnight Dana JHT .271 100.57 % yang terdiri dari: 31 Desember 2009 (Rp) .626.790.188.318.600.941. Jamsostek (Persero) dalam bentuk Deposit On Call yang jangka waktunya kurang dari satu bulan.000.517 242. Kecuali Dinyatakan Lain) Deposit On Call (DOC) Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.927. Penyisihan CP JHT Jumlah 21.000.Nominal .000 31 Desember 2008 (Rp) Instrumen Pasar Uang Lainnya (Commercial Paper) 31 Desember 2009 (Rp) CP .190.000 27.415.000) 31 Desember 2008 (Rp) 218 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .206.122.Deposito .Dana JHT .626.415. Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dalam bentuk deposito berjangka pada Bank Pemerintah dan Bank Swasta dengan tingkat bunga rata-rata 7.000 302.941.621.000.000.000 1.000 430.DOC .323 226.Overnight Dana Non JHT Jumlah Deposito On Call DOC Total 0 100.941.141.000 30.67 % per tahun dengan rincian sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) Deposito Berjangka Dikelola Perusahaan .148. dengan tingkat bunga rata .Dana JHT .000 20.000.000.271 31 Desember 2008 (Rp) 4.724.220.847.720.DOC .Dana Non JHT Jumlah Anak Perusahaan Jumlah 24.000 18.000.000.000 2.Cad.986 528.000.309 31.000 20.266.600.000 100.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.672.000.000 26.DOC .141.419.847.000 27.000 (21.DOC .695.rata sebesar 6.188.JhT .PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).Dana Non JHT Jumlah Deposito On Call .148.893.922.

JhT .000) 3.812. Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dalam bentuk obligasi yang dikelompokan dalam diperdagangkan.000 34.387.899.697.945.000.365 (9.806.606.000 (33.161.Tersedia Untuk Dijual Jumlah 0 9.000.213 4.000 3.674.420 29.929.897.500.027.363.299) 21.806.511 1.000) 1.220.500.398.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).695 28.726.511.381.990.350 8.386.381. Kecuali Dinyatakan Lain) Saham Merupakan penanaman dana JHT dan Non JHT Perusahaan dalam saham dengan klasifikasi sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) Dana .251.736.674.Saham Diperdagangkan .431 7.911.080.720 1.Saldo diskonto yang belum diamortisasi Nilai tercatat obligasi diterbitkan pemerintah dimiliki hingga jatuh tempo Diterbitkan oleh korporasi Ditambah (dikurangi): .077.724.083.656.Tersedia Untuk Dijual Jumlah Dana .270 1.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.683.044.000.025.311.dana JHT 1.845.428.000 1.350 3.307.921.212.849.500 2.105.048.000 378.008.707.866.160 1.719.500.046.482 23.123.578.160 21. Jamsostek (Persero) Dana JhT Diperdagangkan Diterbitkan oleh pemerintah Diterbitkan oleh korporasi Dikurangi: Cadangan Penyisihan kerugian Jumlah diperdagangkan Tersedia untuk dijual Diterbitkan oleh pemerintah Diterbitkan oleh korporasi Dikurangi: Cadangan Penyisihan kerugian Jumlah tersedia untuk dijual Dimiliki hingga jatuh tempo Diterbitkan oleh pemerintah Ditambah (dikurangi): .459.381.200 9.768.951.656.279.129.856.312.Saldo premium yang belum diamortisasi .Saldo diskonto yang belum diamortisasi Nilai tercatat obligasi diterbitkan korporasi dimiliki hingga jatuh tempo Jumlah nilai tercatat obligasi dimiliki hingga jatuh Tempo Jumlah investasi dalam obligasi .317.731.222.710.Diperdagangkan .000 43.000.117.251 31 Desember 2008 (Rp) 0 5.467.000 3.000 319.500 364.022.823.220.387.088.125.190.710.500 5.270 540.799.170.000.287 (12.200.527 (566.842.559.677.098.851 34.406.369.891.401.685 31 Desember 2008 (Rp) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 219 .000.117.699.145.850 Obligasi Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.840.921.850.500 44.024.664.720 19.823.768.600.962.945) 7.200 4.895. tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo dengan rincian sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) PT.Non JhT .443.223.051 14.895.805) 4.361.578.561.500.185.127.704.311.730 (833.051 4.699.000.161.Saldo premium yang belum diamortisasi .314) 19.046.000 (33.505.

975. Jamsostek (Persero) Dana Non JhT Diperdagangkan Diterbitkan oleh pemerintah Diterbitkan oleh korporasi Jumlah diperdagangkan Tersedia untuk dijual Diterbitkan oleh pemerintah Diterbitkan oleh korporasi Jumlah tersedia untuk dijual Dimiliki hingga jatuh tempo Diterbitkan oleh pemerintah Ditambah (dikurangi): .448) 419.000 285.000 168.Saldo diskonto yang belum diamortisasi Nilai tercatat obligasi diterbitkan korporasi dimiliki hingga jatuh tempo Jumlah nilai tercatat obligasi dimiliki hingga jatuh Tempo Jumlah investasi dalam obligasi .458 (65.000 317.792.212.000.094 767.000.030.000 49.985 (58.000 29.209.304.346.314.897.591.Saldo premium yang belum diamortisasi .090.077.000.800.000.Fund Manager Non JHT (MTN Prima Perdasa) Dikurangi: Cadangan Penyisihan MTN Nilai Tercatat 12.500.253.118 3.892.607 35.999) 834.221.744.150.000 103.070 1.750.900.740.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).801.874 (6.607 1.574 5.617.500.000 329.262.773.385.780) 354.324.069 (3.324.047.641.729.663) 412.853.000 112.013.610. Jamsostek (Persero) Anak Perusahaan Obligasi tersedia untuk dijual Jumlah Investasi Obligasi 5.889 1.262.709.dana non JHT Jumlah investasi obligasi PT.800.305.989.000.000) 31 Desember 2008 (Rp) 220 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .716.214.948.000.000.795 357.050.669.000.000 (12.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.000.863.100.000 35.889 29.118 3.502.537 835.800.573.000 473.Non JhT .000 473.000 4.Saldo diskonto yang belum diamortisasi Nilai tercatat obligasi diterbitkan pemerintah dimiliki hingga jatuh tempo Diterbitkan oleh korporasi Ditambah (dikurangi): .000.904.740.508.000 45.346.Saldo premium yang belum diamortisasi .700.904.000 65.853.701.831.694.713.000.183.900.868.021.772.125.000 62.000 4.000 31 Desember 2008 (Rp) 43.000.236.000 272.100. Kecuali Dinyatakan Lain) 31 Desember 2009 (Rp) PT.923.000.436.574 Medium Term Notes ( MTN ) Merupakan penanaman dana Perusahaan dalam surat utang jangka menengah (Medium Term Notes/ MTN) sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) Dana .650.879.

Jamsostek (Persero) Penyertaan Lgs Minoritas Non JHT Bank Syariah Bukopin (9.000 47.751.596.000 14.102.000.226 1.625. Bank Muamalat (0.122.000.669. Marga Mandala Sakti (1.599.678.683. (11 %) PT.444.000.594 183.000.000 106.068 161.294 1.975.000.000.630. Asrindo Arta S. Jatim Krida Utama Dikurangi Penurunan nilai permanen Marga Mandala Sakti Satria Balitama Jumlah Penyertaan NON JHT (13.408.Non JhT Diperdagangkan Tersedia untuk Dijual Jumlah (0) 183.111.758.253.000) (15.322.270.148 82.069.662 164.148 Perbankan Pialang Perbankan Perhotelan Jalan Tol 25.562.148 200.683.648 124.970.31 %) PT.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).094.520 31 Desember 2008 (Rp) Penyertaan Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.509.047 1.692. Satria Bali Tama (5.000) 26.500.000.50 %) PT.000.692.849.24 %) Jumlah Anak Perusahaan PT.509. Kecuali Dinyatakan Lain) Reksadana Merupakan penanaman dana Perusahaan dalam unit penyertaan reksadana dengan klasifikasi sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) Dana .644.975.148 25.297.692.605.148 82.20 %) PT.000 40.975.692.625.692.947.000 14.148 (13.416.438.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.341.749.000) 32.000) (1.820.567 79.381.JhT Diperdagangkan Tersedia untuk Dijual Jumlah Dana .110.594 3.374 2.000 40.000 47.399 288.494.630.148 200.692.497.694 2.869.352.000.270.500.830.416.352.658. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dalam bentuk Penyertaan dengan rincian sebagai berikut: Bidang Usaha PT.956.000 106.014.148 31 Desember 2009 (Rp) 31 Desember 2008 (Rp) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 221 .000) (13.000.000 6.

Jend.000.000 2.810.700.792.NON JHT Jumlah Akumulasi Penyusutan Aset Properti Jumlah Total Akumulasi Penyusutan Nilai Buku Properti Investasi 1.212 74.761.244.NON JHT Jumlah Tanah Bangunan Dana .104.Jend.792.617 9.JHT Dana .773 (153.142.436.450 1.000 57.205.694 652.900 74.1 Tanah Dana .000 57.819.JHT Dana .636) (156.741. Jakarta Selatan (luas = 5.077) 487.000.346.087.000 138.164. Petukangan Utara.257.581 (131.212 363.555.346.801) (3.916 M2) Jl.000.696 37.113.087.NON JHT Jumlah Aset Property Nilai Perolehan Tanah dan Bangunan Akm.694 11.100 27.190 M2) Jl.646.372.850 5.696.054.626.000.591.209.142.10.964.561.NON JHT Jumlah Bangunan Aset Property Dana .555.365 M2) Jumlah 222 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report 31 Desember 2008 (Rp) 138.640) (8.290 M2) Desa Waringjaya dan Sinarjaya Kabupaten Pandeglang Banten (luas = 1.920) (7.646.657.886.255 422. Gatot Soebroto Jakarta Selatan (luas = 16.209.181.043 212.555.591. Cibeunying Bandung (luas = 7.796.043 212.626.834 428.255 422.740.H.657. Kec.000 926.614.607.347.515.691.244.555 53.591.235.257.346.665.555.870.545 M2) Jl.875 6.255 37.HR.646.740.254.000 138.270 12.964. Sudirman Bekasi (luas = 9.112 11.250 M2) Desa Tambak Kabupaten Lebak Banten (luas = 540.700.212 363.102.886. Penyusutan Aset Properti Dana .347.465.797.904.459.NON JHT Jumlah Akumulasi Penyusutan Bangunan Akm.486.591. Jamsostek (Persero) dalam bentuk properti investasi per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) Tanah Dana .018 1.700 M2) Desa Sirnasari/Cariu Jonggol (luas = 1.060.JHT Dana .000.682) 509. Kecuali Dinyatakan Lain) Properti Investasi Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.824 11.104.102.994.850.204) (2. Penyusutan Bangunan Dana .321.899 138.244. Rasuna Said.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).018 1.043 212.271 M2) Desa Kamarung Kabupaten Subang (luas = 15.691.060.977.459.112 11.918.437) (8.920) (141.043 212.270 M2) Desa Cikahuripan Kabupaten Bogor (luas = 962.083. Imam Bonjol Batam (luas = 3.370.212 74.940 M2) Desa Bugel Tangerang (luas = 204.JHT Dana .347.269.617 650.760.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.180.113.083.254.370.741.100 27.580 M2) Jumlah Dana .402.850 5.255 .JhT Jl.321.290.234 428.558) (133.JHT Dana .322.209.346.665.611.555 53. Muhtar Raya.718.736 M2) Jl.326.295.515.575.270 12.209.078.640) (165.903.900 74.Non JhT Desa Neglasari. Jaksel (luas = 30.347.000 926.810.326.000.724.762) (7.760.590 6.000 2.709 9.986.244.450 1.718.

3 Pinjaman Diberikan Prog.Akm.819.617 (5.097.050 16.735 9.783 11.797. Penyusutan Bangunan Non JHT Nilai buku Bangunan 1.834 2.600) 833.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.1 Kas dan Setara Kas 2.767 576. Penyisihan Piutang Iuran 2.060.644.611.613.108.543 50.269.033.558) (133.770) 263.183 9.372.149.178.054 6.523.10.696.434.164.Jakarta Selatan Bangunan Non JhT Graha Nagoya Mas .971.478 5. Penyusutan Aset Properti JHT Akm.406.769.918.067.761) 294.582.Akm.322.949 Bangunan JhT Menara Jamsostek .761.197 (349.607.4 Piutang Usaha Penyisihan Piutang Usaha 2.620.916.667.618.10.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).709.188.994.459.684.985 265.525.670. Penyusutan Aset Lain Properti JHT Nilai buku Aset Properti (6.800) (3.batam .253 (104.584 4.234 428.012.078.462.601) 15.725 14.515.061.326.555.605.368.694 Akm.2 Piutang Iuran Akm.295.653.903.637) (156.311.434 2.259) (1.614.765.055 (10. DPKP Akumulasi Penyisihan Pinjaman Prog.911 3. Kecuali Dinyatakan Lain) 1.690.793.992.824.718.326.358 31 Desember 2008 (Rp) 535.066.035.986.019) 2.814.016.558.11 Uang Muka Pegawai 2.436.976.107.306.724. DPKP 2.9 Piutang Pegawai 2.6 Piutang Investasi 2.486.017 2.548.993 2.013.12 Beban Usaha Yang Dibayar Dimuka 2.448.478.098) 234.265.381 1.5 Pendapatan Yang Masih Harus Diterima 2.812.769.408 2.902) (1.651.7 Uang Muka Pajak 2.049.647.709 (131.772.437) 271.180.824 (153.459.834 428.688.125. ASET lANCAR Jumlah tersebut merupakan saldo aset lancar PT.381) 2.053.290.875 6.266.900.426.764 (115.050 13.138.301 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 223 .045.248.578. Anak Perusahaan dan program DPKP per tanggal 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 yang terdiri dari: 31 Desember 2009 (Rp) 2.799.719.084 (245.552.530.191 4.459.482 366.498 2.977.205.13 Perlengkapan dan Alat Tulis Kantor Jumlah 794.113.054.752.978 (10.590 Aset Properti JHT Aset Lain Properti JHT 2.316.409.2 Bangunan 31 Desember 2009 (Rp) 31 Desember 2008 (Rp) 422.600) 1.077.735.3 Aset Properti 8.683.203) (2. Jamsostek (Persero).355.667.186.841.725) 12.387 422.10 Piutang Lain-lain 2. Penyusutan Bangunan JHT .356.868.082.696 6.

717.945.745 167.607.000.676. yaitu memiliki tingkat keterjadian pasti dan dapat diukur secara andal.084 94.794.676 126.461 6.275.107.459. Jamsostek (Persero) Uang Dalam Perjalanan PT.419 366.000 535.774. DPKP DOC Dana Non Investasi Rupiah DOC Dana Non Investasi Anak Perusahaan Jumlah Kas dan Setara Kas 16. 224 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .533.726.038 406.482 31 Desember 2008 (Rp) 16.143 1. perlakuan akuntansi untuk Piutang Iuran mulai tahun buku 2007 mengalami perubahan.000.173.814.108.469.931.161) (46.000.667.940.000.730.561.040.997.919.505) (65.577.626.2 Piutang Iuran dan Penyisihan Piutang Iuran Akun tersebut merupakan saldo piutang iuran PT.770) 17.281 212.613.000 174.1.256) (245.209.611.140.000.382.985 2.178.000.656 26.711.000.148. Jamsotek (Persero) yang meliputi piutang iuran program JKK.681) (87.356 184.358 176.606 201.pos tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: 2.555.273 50.214) (349. Kas dan Setara Kas 31 Desember 2009 (Rp) Kas PT.171.222.000 794.098) 20.699. JKM.007 133.799.152.592 153.035.000 10.697.638.256 858.000 372.647. dan JPK dari perusahaan peserta Jamsostek per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008.275. 31 Desember 2009 (Rp) Piutang Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja Jaminan Kematian Jaminan Pelayanan Kesehatan Jumlah Akumulasi Penyisihan Piutang Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja Jaminan Kematian Jaminan Pelayanan Kesehatan Jumlah Piutang Iuran Bersih 164.396. Kecuali Dinyatakan Lain) Pos .197 (156.402.986 Piutang iuran adalah iuran non JHT yang belum diterima pada tanggal neraca.000.849 304.000.916.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. Jamsostek (Persero) Anak Perusahaan Program DPKP Jumlah Bank PT. Piutang Iuran yang tidak memenuhi persyaratan tersebut disajikan dalam catatan atas laporan keuangan sebagai Aset Kontijensi. Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor: KEP/246/122006 tentang PAJASTEK.561 21.474.326.000 2.196. Piutang Iuran yang diakru dan dicatat dalam laporan keuangan adalah piutang iuran yang telah memenuhi persyaratan pengakuan sebagai aset.105.509 5.563. Jamsostek (Persero) Anak Perusahaan Program DPKP Jumlah Giro Pos PT.213 185.772 68.772.084 (111.664 35.343. Penjabaran lebih lanjut atas pengukuran dan pengakuan Piutang Iuran ini terdapat dalam Surat Edaran Direksi Nomor: B / 2298/ 032007 tanggal 21 September 2007.052) (127.727 265.400.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). Jamsostek (Persero) Penempatan Sementara Prog.588.093.267.100.061.061.045.427 31 Desember 2008 (Rp) 120.113.000.812.088 8.

219) (10.120 1.601) 2.666 1.008 3.699.488.254.306) (104.090.764 (115.311.654 764.3 Pinjaman Diberikan Program DPKP 31 Desember 2009 (Rp) Pinjaman prog.611 16.748.601) 159.728.028.746 917.384) (115.272.253 (104.687.910 1.155.179.771.478.935 17.504.244 7. DPKP diberikan Penyisihan Pinjaman Prog.435.618.171 7.368.033.963.678 234.764 Piutang Usaha dan Penyisihan Piutang Usaha Akun tersebut merupakan saldo piutang usaha anak perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian sebagai berikut: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 225 .830 872.185.458.910) (569.477.956 499.255.043 31 Desember 2008 812.409 884.368.950) (142. DPKP Pinjaman Bersih 263.566 752.731.745.552.866.370 601.240.274.240.285 2.275.440 497.250.523.762 752.826.562.969 427.707 699.910 2.557.618.669.525.525.078.646 263.045.281.686 Jumlah Pinjaman diberikan program DPKP per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 merupakan saldo-saldo pinjaman peserta Jamsostek atas program Pinjaman DPKP dalam upaya meningkatkan kesejahteraan peserta dengan rincian berdasarkan jenis pinjaman sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) Pinjaman Peserta Pinjaman Koperasi Tenaga Kerja Pinjaman DTMK Pinjaman Provider Pelkes Penyisihan Pinjaman Program DPKP Penyisihan Pinjaman Perumahan Penyisihan Koperasi Tenaga Kerja Penyisihan DTMK Penyisihan Provider Pelkes (92.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).039 31 Desember 2009 350.447.478.552.783.166) (752. Kecuali Dinyatakan Lain) Sampai dengan 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 jumlah piutang iuran yang disajikan sebagai aset kontijensi dengan rincian sebagai berikut: Uraian Kantor Wilayah I Kantor Wilayah II Kantor Wilayah III Kantor Wilayah IV Kantor Wilayah V Kantor Wilayah VI Kantor Wilayah VII Kantor Wilayah VIII Jumlah 2.083.4 (103.769.014.092.652 31 Desember 2008 (Rp) 234.553.553.481) (10.523.027.819.735.712.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.651.891.725) 243.648.523.553.735.253 31 Desember 2008 (Rp) 216.987.006.512.717.725) 119.553.910) (651.152 15.

683.276.765.322.595.978 (10.215.600.434.215.578.6 Piutang Investasi 31 Desember 2009 (Rp) Piutang Penjualan Saham 50.5 15.567.600) 4.482.018.667 5.203 576.371 132. Jamsostek (Persero) Bunga DOC Investasi Pinjaman Bersih Bunga Deposito Dividen Saham Bunga Obligasi Sewa Properti Investasi Pendapatan Investasi Lain Anak Perusahaan Program DPKP Jumlah Pendapatan Yang Masih harus Diterima 31 Desember 2008 (Rp) 55.002.183.239.901 466.633 320.034.847 904.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.015.543 19.679.103.548.455 Pendapatan Yang Masih Harus Diterima Akun tersebut merupakan saldo pendapatan yang masih harus diterima PT.7 Uang Muka Pajak Akun tersebut merupakan pajak dibayar dimuka PT.725 2.466.049.558.600) 1.077.903 750.000 107.835 14.097.215.632 166.188.018.436. Anak Perusahaan dan EBK per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) PT.461.053.654 833. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) PT.643.577.079 1.378 31 Desember 2008 (Rp) 12.089.644.433.506 1.581.546. Jamsostek (Persero).125.149.533 378.752.355.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).017 226 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .384 14.910.083 75.633 14. Kecuali Dinyatakan Lain) 31 Desember 2009 (Rp) Piutang usaha Penyisihan Piiutang Usaha Piutang Usaha Bersih 2.560.767 31 Desember 2008 (Rp) - 2.933.597.377.034.515.450.093 34.485 3.719.047 2. Jamsostek (Persero) PPn Masukan Bangunan Investasi Pph Pasal 28 Atas Lebih Bayar Pph Badan Anak Perusahaan Jumlah uang Muka Pajak 31 Desember 2008 (Rp) 166.404 147.055 (10.470 828.868.632 410.285.793.454.138.

478 PT.916.311.068.181.498 31 Desember 2008 (Rp) 2.600 723. 2.495.805.100 206.595 25.261 367. Jamsostek (Persero).992.495 2. Jamsostek (Persero) dan Program DPKP untuk keperluan dinas yang belum dipertanggungjawabkan sampai dengan tanggal laporan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian: 31 Desember 2009 (Rp) PT. Anak Perusahan dan DPKP kepada pihak ketiga yang belum diselesaikan sampai dengan 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing . Jamsostek (Persero) Anak Perusahaan Program DPKP Jumlah Piutang lain 2.000.050 2.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).000 9.050 20.655.904.10 Uang Muka Pegawai Akun tersebut merupakan saldo persekot kerja PT.950 4.849.605.523.735 31 Desember 2008 (Rp) 2.012.299.550 (108. Kecuali Dinyatakan Lain) 2.9 Piutang Lain-lain Akun ini merupakan saldo tagihan non operasional PT. Jamsostek (Persero) Nomor: KEP/163/062008 tanggal 25 September 2008.000 174.869. Anak Perusahaan dan Program DPKP yang belum direalisir sampai dengan tanggal laporan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 227 .688.11 Beban Usaha Yang Dibayar Dimuka Akun tersebut merupakan saldo beban dibayar dimuka PT.879 2.786.8 Piutang Pegawai 31 Desember 2009 (Rp) Pinjaman Kendaraan 2.950 8.050 31 Desember 2008 (Rp) 4.952.993 Jumlah tersebut merupakan saldo piutang PT.500) 5.masing sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) 2.620.459.138.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.409.918.358.013.240.777.983 292.582.067. Jamsostek (Persero) Kantor Pusat Kantor Daerah Program DPKP Jumlah uang Muka Pegawai 8. Jamsostek (Persero). Jamsostek (Persero) atas pemberian pinjaman kendaraan untuk pembelian kendaraan roda empat bagi karyawan pejabat struktural dan akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan. Pemberian pinjaman tersebut berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT.121.353.

798.975.709.904.475 (20.698 180.556 3.993 6.650.356.867 1.381 Sarana Kesejahteraan Peserta (SKP) Prog. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008.048.729.875.154.988. 31 Desember 2009 (Rp) PT.975 (23.638.189 11.935.182.116 1.111.904.161.959 1.647.371.662.516.033.796 3.267.150 14.802.112.366.681.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).656.306.371.708.584 31 Desember 2008 (Rp) 8.775.748 1.755 544.546.992.230.800 457.054.670.127) 31.686 283. Kecuali Dinyatakan Lain) 31 Desember 2009 (Rp) PT.693.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.408 31 Desember 2008 (Rp) 2.157.633 16.527.278.958. Jamsostek (Persero) Barang Cetakan Meterai Alat Tulis Kantor Perlengkapan Komputer Habis Pakai Anak Perusahaan Jumlah Perlengkapan dan Alat Tulis Kantor 3 2.848 31 Desember 2008 (Rp) 54.226 512.434 1.374.434.12 Perlengkapan dan Alat Tulis Kantor Akun tersebut merupakan saldo Perlengkapan & ATK PT.381 4.719) 33.565 1.818.000 13. Anak Perusahan dan Program DPKP per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian sebagai berikut: 228 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .408.903.356.850.306.592. Jamsostek (Persero) Beban Sewa Bangunan Kantor Dibayar Di Muka Beban Sewa Rumah Jabatan Dibayar Di Muka Beban Sewa Lain Dibayar Di Muka Beban Asuransi Barang Dibayar Di Muka Beban Lain Dibayar Di Muka Anak Perusahaan Program DPKP Jumlah Beban usaha Dibayar Dimuka 8.966.104.368 4.000 379.420 4.896. DPKP Akun tersebut merupakan saldo SKP per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) 54.602 192.097.806 4.542.368. Jamsostek (Persero).061.263 1.016.191 2.628.239.127.072.101 399.756 Nilai Perolehan SKP Akumulasi Penyusutan SKP 4 Aset Tetap Akun tersebut merupakan saldo aset tetap PT.828.028 1.

312.055.062.349 6.379.536.469.450 579.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).333) (4.263) (102.236.860.113.592.899.884 (65.700 (4.795.688.324.356.553.800.710.225) (388.767.561.252.520.004.029.240.396.104.934.550 (910.931.985. Jamsostek (Persero) Nilai Perolehan Tanah Bangunan Kendaran Dinas Peralatan Kantor Peralatan Komputer Peralatan Lain Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Bangunan Kendaran Dinas Peralatan Kantor Peralatan Komputer Peralatan Lain Nilai Buku Aset Tetap Anak Perusahan Tanah Bangunan Kendaran Dinas Peralatan Kantor Peralatan Komputer Peralatan Lain Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Tanah Bangunan Kendaran Dinas Peralatan Kantor Peralatan Komputer Peralatan Lain Nilai Buku Aset Tetap Program DPKP Nilai Perolehan Bangunan Komputer Peralatan Lain Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Bangunan Komputer Peralatan Lain Nilai Buku Aset Tetap Nilai Buku Aset Tetap Non Sewa guna usaha Aset Tetap Dalam Konstruksi Jamsostek Aset Tetap Dalam Konstruksi Program DPKP Nilai Buku Aset Tetap Non Sewa guna usaha dan Dalam Konstruksi Total Nilai Buku Aset Tetap 31 Desember 2008 (Rp) 85.372.195.333) (768.081) (25.195) (4.748.700 (3.589) 4.813.239.451.024 7.000 819.952.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.965.161.951 681.967) (117.621.142 7.776.463.175.872.855) (317.961 6.651.833 343.743.599.596 157.000 2.201.586.362 38.288 297.248.447.952.000 1.683.693.942 Akun tersebut merupakan aktiva pajak tangguhan PT.089.040) (117.723.690.909.380) (141.105.705.055.388 245.160 259.790.200 7.645.153.733 76.323.843.809 19.047 2.879.560.599.000 117.607) (38.211.837) 290.587.355.239.327 591.130.349 333.466.823.914.547 5 Aset Pajak Tangguhan 991.012.045.324 118.270.389.969.356.250) (352.500 352.000 117.628.931.013 60.752.476.061 13.259) 4.239.243.617.651.743 802.307) (437.396 78.246.312) 3.785.927) (391.175) (488.800.270.453.844) (381.547 259.000.452) (31.499.799.726.474 (739.235.412) 2.000 2.000) (855.799.247 333.643.296.195.402) (340.865.476. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 229 .653.248. Kecuali Dinyatakan Lain) 31 Desember 2009 (Rp) Non Sewa guna usaha PT.372.474 131.987.975.500.012 470.712 2.024) (2.000.262.448.303) (109.124.139.216) (119.815) (49.117.715. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per dan 31 Desember 2008.293 15.670.563 527.004.563 527.105.290.968 201.200 7.243.437.940.275.433.452.131.175.323.967.622 46.057) 238.474 138.872.275.927) (87.769 (70.000 381.442.210.710.500 352.154.146 141.372.795.869) (2.498.754.024 127.675) (340.137.705.

853.865 23.330.869.966.977.396 1.095.115 365.074 dan Rp.150.728 (2.898.998.998.718.3.350. 31 Desember 2009 (Rp) 7.018.833.969.10 Selisih Penilaian Efek 7.8 Aset Sitaan 6.706.5 Beban Yang Dibayar Di Muka 6.127 3.996.782.780. Anak Perusahaan dan Program DPKP per tanggal 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 yang terdiri dari: 31 Desember 2009 (Rp) PT.584.6 Beban Yang Ditangguhkan 6.055.783.250.183 3.009.000.886.692 51.1 Kas & Setara Kas Dibatasi Penggunaannya 6.007 106.147 2.342.466.004.6 Hutang Jaminan Hari Tua Sesuai PSJHT 7.150.080 4.180 5.584.324.154.517 86.780.290.168.123.152.509 77.341 25.120.244.485.767 230 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .889 110.7 Piutang Pegawai 6.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).691 7.9 Dana Pengembangan JHT 7.669 3.567 78.195.642.437.10 Piutang Lain 6.713.700 107.948.384 209.903.048 61.5 Hutang JHT Jatuh Tempo 7.815.510 2.093.486 350.134 32.886.459.773.500 18.976.693 32.932 779.990.459.775.11 Cadangan Teknis Jumlah 107.641.341. Kecuali Dinyatakan Lain) 6 Aset lain lain Jumlah tersebut merupakan saldo Aset lain PT.108.581 4.249.278.410.385.627.591.084.819 779.075.781 3.61.352 650.626 19.3 Hutang Jaminan Diestimasi 7.(2.4 Hutang JHT Siap Bayar 7.309.000 1.997.029. Jamsostek 6.926.3 Aset Tetap Yang Sudah Tidak Digunakan 6.7 Hutang Jaminan Hari Tua Kurang Bayar 7.343.108.806.998.952.846 60.278.250.263.461.378.064.228.162 31 Desember 2008 (Rp) 97.477.368.468.515.074 5.158 10.446 25.500 29.777.424 2.976.525.896 17.657.418.2 Iuran Belum Rinci 7.292) . Jamsostek (Persero).390.292) 4.445.815.342.764.728 85.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.806.952.411.1 Hutang Jaminan 7.874 70.368.985.290.043 31 Desember 2008 (Rp) II PASIVA 7 Kewajiban Kepada Peserta Saldo kewajiban PT. Jamsostek kepada peserta per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp. 78.627.501.757.283.158.070 5.949.000 56.594.224 4.162 dan Rp. saldo selisih penilaian efek efek per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp.214.8 Hutang Jaminan Hari Tua Belum Selesai PSJHT 7.977.11 Aset Investasi Bermasalah Jumlah Anak Perusahaan Program DPKP Jumlah 6.785 84.4 Aset Tidak Berwujud 6.648 7.839.767 dan dalam jumlah tersebut terdapat saldo selisih penilaian efek dana JHT akibat potensi laba/rugi dari kepemilikan efek kategori AFS.2 Aset Dalam Konstruksi Investasi 6.938.096.851.633.028.

032.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.409.229.1.170.589 3. dimana sesuai dengan Kep /289/112004 dan PERMENAKER No.335.2 Iuran Belum Rinci Jumlah tersebut merupakan penerimaan iuran perusahaan program Jamsotek.583.910.385.472.000 97.037 5.283.432.485.1 Jaminan yang sudah ditetapkan tetapi belum dibayarkan.398.640.139 70.032. Kecuali Dinyatakan Lain) Pos-pos tersebut dijelaskan sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) 7.830 93.000 601.225 106.384 97.1.975 107.335.990.300.2 Jaminan sudah dibayarkan tetapi belum dicairkan Jumlah tersebut merupakan saldo per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 atas jaminan JHT dan Non JHT yang sudah dibayarkan tetapi belum dicairkan oleh peserta sampai dengan batas waktu berlakunya cek pembayaran masing .masing sebesar Rp79.3 Hutang Jaminan Diestimasi Jumlah tersebut merupakan klaim jaminan yang belum disetujui / ditetapkan namun besarnya klaim dapat diestimasi berdasarkan jumlah pengajuan klaim yang disampaikan oleh peserta per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 yang terdiri dari: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 231 .249.462.912 107.614 19.780 1.349.702.517 31 Desember 2008 (Rp) 65.508 Iuran Belum Rinci Program Jamsostek Iuran Belum Rinci Program Jasa Konstruksi Iuran Belum Rinci Program Luar Hubungan Kerja Iuran Belum Jelas Penyetor Selisih Rekonsiliasi DUTK Jumlah Iuran Belum Rinci 7.667 114.342 99.586. program Jasa Konstruksi dan program LHK yang belum didukung dengan data upah tenaga kerja dan selisih lebih rekon DUTK .PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).912 dan Rp99. Merupakan saldo hutang jaminan PT.472 31 Desember 2008 (Rp) 12.853.680.333.742.583.333) 109.368.677.019.051. 31 Desember 2009 (Rp) 13.413.342.965 209.175.1 Hutang Jaminan Hutang Jaminan terdiri dari: Jaminan yang sudah ditetapkan tetapi belum dibayarkan. 31 Desember 2009 (Rp) 78. Jaminan sudah dibayarkan tetapi belum dicairkan 31 Desember 2008 (Rp) 107.675 85.022.472.121.000 (1.532 97.472 79.900.753.532 7.874 7.055.170.676 8.199.342 Jaminan Kecelakaan Kerja Jaminan Kematian Jaminan Pelayanan Kesehatan Jasa Konstruksi Sektor Informal Jumlah 7.753. Jamsostek (Persero) per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 atas jaminan yang telah ditetapkan oleh Kantor Cabang namun belum dibayarkan kepada peserta.12/MEN/VI/2007 bahwa penerimaan iuran dari perusahaan yang belum didukung dengan data upah tidak dapat diakui sebagai Pendapatan iuran.960.802.

775.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).869.581 232 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . 7.591.168.6 Hutang Jaminan Hari Tua Sesuai PSJHT Jumlah tersebut merupakan penyelesaian D/PSJHT per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008.521.491.410.224 31 Desember 2008 (Rp) 222.691 Hutang JHT Siap Bayar Jumlah tersebut merupakan penetapan klaim JHT yang belum diambil oleh tenaga kerja sampai dengan 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008.926.4 31 Desember 2009 (Rp) 13.773.183 Akun ini digunakan untuk menampung penerimaan iuran JHT yang telah selesai direkonsiliasi pasca pembayaran klaim dan sampai dengan tanggal laporan belum dibayarkan kembali kepada tenaga kerja. 31 Desember 2009 (Rp) Hutang Jaminan Hari Tua Sesuai PSJHT Yang Sudah Selesai 60. 31 Desember 2009 (Rp) Hutang Jaminan Hari Tua Belum Selesai PSJHT 17.536.626 7.833.330.195.815.297.368.154.594.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.004.341.948.134 31 Desember 2008 (Rp) 51.214.896 31 Desember 2008 (Rp) 19.492 71.027.7 Hutang Jaminan Hari Tua Kurang Bayar 31 Desember 2009 (Rp) Hutang Jaminan Hari Tua Kurang Bayar 32.781 31 Desember 2008 (Rp) 7.070 31 Desember 2008 (Rp) 3.244.129 1.029.851.437.447.949.8 Hutang Jaminan Hari Tua Belum Selesai PSJHT Jumlah tersebut merupakan penerimaan iuran JHT yang belum dapat diselesaikan PSJHT nya untuk program LHK dan Perseorangan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008.372. 31 Desember 2009 (Rp) Hutang JHT Jatuh Tempo 3.009.127 7.075.5 Hutang JHT Jatuh Tempo Akun ini merupakan penerimaan iuran JHT beserta hasil pengembangannya yang akan jatuh tempo dan harus dibayarkan kepada peserta dalam waktu kurang dari satu tahun. Kecuali Dinyatakan Lain) Jaminan Kecelakaan Kerja Jaminan Pelayanan Kesehatan Jaminan Jasa Konstruksi Jumlah 7.410.500 77.263.191 77. 31 Desember 2009 (Rp) Hutang JHT Siap Bayar 4.846 31 Desember 2008 (Rp) 3.692 7.603 86.713.657.706.

880 375.947.777.054.788.865) 462.493.922.623.179.643.519 1.797 (74.048 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 233 .505.925 1.224.584.977.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.365.903.342.792.811.522.531.069.914 388.305.9 Dana Pengembangan JHT Jumlah tersebut merupakan dana pengembangan JHT.106.974 93.106 1. 5 tahun 2003 dan Pedoman Akuntansi Jamsostek 2002 yang telah disempurnakan melalui Pedoman Akuntansi Jamsostek (PAJASTEK) 2006 yang disahkan berdasarkan SK Direksi Nomor: KEP/246/122006 tanggal 20 Desember 2006 7. Dasar penyajian ini sesuai ISAK no.127.318.627.805.437.319) (2.811.277.544.487.142 3.996.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).178.741.261 4.669 31 Desember 2008 (Rp) 120.245.292) Jumlah tersebut merupakan saldo akibat kenaikan (penurunan) Investasi efek tertentu dalam kelompok AFS (Available for Sales) yang sumber dananya dari JHT. Hutang Premi dan Surplus Hak peserta per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 yang terdiri dari: 31 Desember 2009 (Rp) Hutang Premi JHT Dana Pengembangan JHT Surplus Hak Peserta atas Hasil Investasi JHT Jumlah 2.450 47.683) (373.433.073 31 Desember 2008 (Rp) (1.850.086 2.11 Cadangan Teknis 31 Desember 2009 (Rp) Cadangan Teknis JKK Cadangan Teknis JKM Cadangan Teknis JPK Cadangan Teknis Jasa Konstruksi Cadangan Catastrophe 3.285.947.710 5. Kecuali Dinyatakan Lain) 7.064.567 31 Desember 2008 (Rp) 3.385.232 47.998.763.922.590.603.283.674.468 2.451.976. per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008.10 Selisih Penilaian Efek 31 Desember 2009 (Rp) Selisih Penilaian Efek Saham JHT Selisih Penilaian Efek Obligasi JHT Selisih Penilaian Efek Reksadana JHT 2.028.536 4.335.162.444.966.726.728 7.250.123.780.213.018.285.087.750 79.150.343.201 5.862.084.290) (803.903.990.

249 54.755.831.408 11 Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta Saldo Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 sebagai berikut: 234 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .320.454 976.531.4 Kewajiban Lainnya Jumlah 16.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).007.525 111. 31 Desember 2009 (Rp) PT.113.920.077.1 Jaminan Sewa 10.286 31.183 14.333.000 190.559 861.529 50.375.709.266.007.469.109.000 225.713.002. Jamsostek Anak Perusahaan Jumlah 224.471 6.432.221.898 39.694.741.3 Beban Yang Masih Harus Dibayar 8.398.333 976.026.658.782. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 yang harus dibayarkan kepada karyawan pada akhir masa pengabdiannya .311.608.480. Kecuali Dinyatakan Lain) 8 Kewajiban lancar 31 Desember 2009 (Rp) 8.629.484.139 2.268.319.753.068 9 Kewajiban Imbalan Pasca Kerja Jumlah tersebut merupakan saldo kewajiban imbalan kerja PT.221 109.110. DPKP 10.833.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.986.000.1 Hutang Usaha 8.310 230.2 Hutang Pajak 8.761 35.614.166 281.201 62.611.653.825.529 32.489 31 Desember 2008 (Rp) 16.438.6 Hutang Lancar Lainnya Jumlah 8.159 55.5 Pendapatan Diterima Dimuka 8.725 5.784.3 Selisih Rekonsiliasi Bank Prog.393 10 Kewajiban lainnya 31 Desember 2009 (Rp) 10.042.781.2 Pos Sementara Dalam Penyelesaian 10.4 Kewajiban Lain Yang Masih Harus Dibayar 8.852.293.444 368.464.224.404.253.320 31 Desember 2008 (Rp) 13.393 644.703 9.919.635.559 31 Desember 2008 (Rp) 189.

363.000.090.434 2.000 638.482.054.683.318. DPKP untuk Ops.805.434 153.776 (35.2 Cadangan Umum 13.956 52.946.798.438 459.402.713 206.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.542 94.653.660.278 371.337 286.962.888.999.508.928) 1.836.057 1.272.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).381 2.514.249 31 Desember 2008 (Rp) 600.460.3 Cadangan Tujuan 13.239 4.170 371.888.181. Saldo Awal DPKP untuk Ops.934 (500.363.798.450.915) (671.502.591.514.890.695) 277.227 1.237 (1.942.400.354.6 Laba Tahun Berjalan Jumlah 600.092.154.363.141.978 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 235 . Kecuali Dinyatakan Lain) 31 Desember 2009 (Rp) DPKP untuk operasional Saldo awal Kor.381 Jumlah tersebut merupakan bagian pemilik saham minoritas atas Aset bersih anak perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 13 Ekuitas Saldo ekuitas per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) 13.334.000.902.608 31 Desember 2008 (Rp) 279.459.819) 153.000.670 665.139.127 31 Desember 2008 (Rp) 2.054.888.363.000.777 336.081.170 87. Setelah Koreksi Kenaikan (penurunan) DPKP untuk Ops.334.105.381.728) 1.978.1 Modal Disetor 13.262.628 371.181.615.061.303.650.926.957 525.170 189.404.711.687.808.4 Selisih Penilaian Efek Non JHT 13.5 Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan 13.871.000 731.068.711. DPKP untuk Operasional DPKP telah disalurkan Saldo awal Kenaikan (Penurunan) DPKP telah disalurkan DPKP telah disalurkan Total Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) 12 hak Minoritas 31 Desember 2009 (Rp) Nilai Aset Bersih anak perusahaan % Pemilik Minoritas Jumlah 2.068.227 (615.698.347.

487.785) (30.264) 31 Desember 2008 (Rp) 236 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .444.614.163.2 ).260.660.223) (255.033.396. Penerimaan iuran JHT. 103.855.337.751 Jumlah 2.024 795.152.562.660) (292.725.114.966 128.288 926.616.113 512.088.404.373.484.d 31 Desember 2009 yang belum didukung dengan data upah tenaga kerja sebesar Rp.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). Pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT) tidak dicatat sebagai beban jaminan tetapi sebagai pengurang pos Kewajiban Kepada Peserta.804.547.552.916.027. Penerimaan iuran JHT tidak dicatat sebagai pendapatan tetapi sebagai penambah pos Kewajiban Kepada Peserta.264.160.476 976.807) (272.283.580.580.820.024 124.598.898 2.772.157.295.959.349.456) (1.112.462.756) (320.594.697 6.449.547. Kecuali Dinyatakan Lain) 14 Penerimaan Iuran Jumlah tersebut merupakan pendapatan iuran JKK.350) Total Pembayaran Jaminan (1.765.051 118.000) (587. JKM.983.093.225.351.494.472.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.dan dibukukan sebagai Iuran belum rinci dalam kelompok Kewajiban Kepada Peserta ( lihat penjelasan 6. Rincian beban jaminan adalah sbb: 31 Desember 2009 (Rp) Beban Jaminan Program Paket Beban Jaminan Kecelakaan Kerja Beban Jaminan Kematian Beban Jaminan Pelayanan Kesehatan (343.304.348.971) (25.217 453.000) (665.514 2.271.663.605.116.308.518.177.304.721 2.786.379. dan Jasa Konstruksi untuk Periode 01 Januari s.764.536.747.668) (6.557.033.177.532.584.299 Pendapatan Iuran Program Non Paket Pendapatan Iuran Jasa Kontruksi Pendapatan Iuran TK Mandiri 117.403 16 Pembayaran Jaminan Jumlah tersebut merupakan beban jaminan yang telah dibayarkan selama periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 . JPK. Rincian pendapatan iuran adalah sbb: 31 Desember 2009 (Rp) Pendapatan Iuran Program Paket Pendapatan Iuran JKK Pendapatan Iuran JKM Pendapatan Iuran JPK 1.576.660.570) (18..715.079.754 31 Desember 2008 (Rp) 15 Pendapatan Operasional Anak Perusahaan Pendapatan operasional langsung yang diterima PT.761.128 dan Rp 1. Bijak selama periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp 10.435. Jasa Konstruksi dan TK Mandiri untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008. Non JHT.463.845.786 10.565) (9.008.919.396) (1.665.140.220) Beban Jaminan Program Khusus Beban Jaminan Jasa Konstruksi Pendapatan Iuran TK Mandiri Beban Jaminan Prog TKI (21.997) (1.342.

167 1.848.628.023.045.402 2.676) 513.825.636.181.864) (660.345.579.639.679.848.993 309.374.468.640.857.423.1 Pendapatan Bunga Investasi JHT Pendapatan Bunga Doc Rupiah .496.660 709.368.474.689.633.Non JHT Pendapatan Bunga Doc Overnight .527.855.416 2.593) (108.223) (13.626.633.781.557 2.896.127.779 266.714.679) (13.031.281 5.456.313.116 2.187.477) Hasil investasi yang berasal dari Pendapatan Bunga untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 adalah Rp 6.068.060 dengan rincian: 18.959.328.396.182.308 dan Rp 4.188.2 Pendapatan Bunga Investasi Non JHT Pendapatan Bunga Doc Rupiah .144.205 107.850.745.902.141 18.204.Tersedia Untuk Dijual Pendapatan Bunga Obligasi JHT .1.719.432 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 237 .762.517.669.090.167.141 31 Desember 2008 (Rp) 4.772.599.048 23.965 (12.606.959.497.981.218) 107.401.815 65.248.589.169.1.324 205.181.083 3. dengan rincian: 31 Desember 2009 (Rp) Beban Cadangan Teknis JKK Beban Cadangan Teknis JKM Beban Cadangan Teknis JPK Beban Cadangan Teknis Jasa Konstruksi Beban Cadangan TKI Beban Cadangan Katastrofa Jumlah 18 Pendapatan Investasi Bruto 31 Desember 2009 (Rp) 18.508 242.999.374.640 366.1 Pendapatan Bunga Investasi 6.158.318 59.599.Non JHT Pendapatan Budep Berjangka Rupiah Pendapatan Budep Berjangka Valas Pendapatan Budep Konstruksi Rupiah Berjangka Jasa 97.100 (11.976) (41.382) (17.317.599.412.255.442.294 1. Kecuali Dinyatakan Lain) 17 Beban Cadangan Teknis Jumlah tersebut merupakan penyisihan dana yang digunakan untuk pembayaran jaminan yang diperkirakan akan terjadi pada masa yang akan datang.JHT Pendapatan Budep Berjangka JHT Rupiah Pendapatan Bunga Obligasi JHT Diperdagangkan Pendapatan Bunga Obligasi JHT .517.420 507.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).579.Dimiliki Hingga Jatuh Tempo 9.527.053.826.011.449) (811.777 (677.163 397.409.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.437.518) 31 Desember 2008 (Rp) (576.673.997 4.336 6.JHT Pendapatan Bunga Doc Overnight .525.643 3.600.492.803.848.164.900.364.395.425 194.669.544.

739.091 65.714 238 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .327.289.893.033.207.727.354.807.826 64.639.392.616 31 Desember 2008 (Rp) 267.941 109.280.426.429.295.2 Pendapatan Dividen Investasi 6.715 39.2.970 63.599.352.400 37. 344.586.842 267.2.047.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).277.206.162 109.482 45.390 11.842 164.173 40.Non JHT Pendapatan Dividen Investasi Non JHT Pendapatan Dividen Investasi JHT dan Non JHT 11.531 19.295.000 19.595.017.275.586.900.826 dan Rp 64.3 Pendapatan Sewa Investasi 66.075.404.719.404.914 18.077.595.808.455.003 Total Pendapatan Bunga Investasi 18.059.653.352.017.914 235.169.862 17.932.737.277.739.953.825.773.3.703 72.359 dengan rincian sbb: 18.808.162 18.169.556 151.531 sedangkan periode 01 Januari s/d 31 Desember 2008 adalah 432.831.295.275. Kecuali Dinyatakan Lain) Pendapatan Bunga Deposito Berjangka Tk Mandiri/Lhk .842 267.017.308 344.418 507.003 108.658 164.104.504 160.354.689.952.167 73.400 63.359 Pendapatan Sewa investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 masing masing sebesar Rp 66.423.1 Pendapatan Sewa Inv JHT Pendapatan Sewa Bangunan Investasi JHT Pendapatan Service Charge Bangunan Investasi JHT 65.162 432.411 266.309 27.295.777.429.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.003 31 Desember 2009 (Rp) 18.663.281 4.295.808.275.519.932.187.737.971 18.422.611. Jamsostek: Pendapatan Dividen Saham Non JHT Pendapatan Dividen Penyertaan Langsung Minoritas Non JHT Anak Perusahaan: Pendapatan Investasi Dari Perusahaan Anak .2 Pendapatan Dividen Investasi Non JHT PT.751.422.745 24.1 Pendapatan Dividen Investasi JHT Pendapatan Dividen Saham JHT 235.060 432.807.675.616 344.687.893.531 Pendapatan dividen investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 sebesar Rp.023.559.295.169.059.354.380.895.277.286 295.914 235.429.000 164.390 109.393.Rupiah Pendapatan Bunga Obligasi Non JHT Diperdagangkan Pendapatan Bunga Obligasi Non JHT Tersedia Untuk Dijual Pendapatan Bunga Obligasi Non JHT Dimiliki Hingga Jatuh Tempo 312.673.017.404.942.942.669.226 164.

100.100.645 528.AFS Laba Penjualan Reksadana JHT .599.515.776.351.635.825.AFS Laba Penjualan Obligasi JHT .977.650 45.670 577.6.JHT 691.022.000 579.139.912.389 603.344.100.132 625.000 47.168 13.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).530.431.707 18.568 625.709.408.564.273.114 dengan rincian sbb: 18. Kecuali Dinyatakan Lain) 18.489 516.844.426 742.049.999.445.645 64.961 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 239 .550.707.027.838.776.6.244.879.778.4 Laba Pelepasan Investasi Laba Pelepasan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 adalah Rp 1.856 18.179 18.095.351.306.844.981.155.982 109.114 Keuntungan atas kenaikan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 adalah Rp 579.139.136.568 11.912.179 19.500 41.2 Keuntungan Atas Kenaikan Investasi Non JHT Keuntungan Atas Kenaikan Nilai Saham Non JHT Keuntungan Atas Kenaikan Nilai Obligasi Non JHT Keuntungan Atas Kenaikan Nilai Reksadana Non JHT Total Keuntungan Atas Kenaikan Investasi Total Pendapatan Investasi Bruto 47.421 1.637.778.842 65.707 9.071 1.720 48.942.826 1.422.000 794.730.645 528.2 Laba Pelepasan Investasi Non JHT Total Laba Pelepasan Investasi JHT & Non JHT 18.912.642 109.173 7.746.Trading Laba Pertukaran Reksadana .334.867.707 577.344.707.982 467.306.593.438.258.262 516.303 dan Rp 1.047.210.234.369.590.155.5.883.Non JHT Total Pendapatan Investasi Lainnya 18.593.394 145.778.908.123 1.530.431.537.351.515.435 8.6 Keuntungan Atas Kenaikan Investasi 643.538.242.057 532.445.990 54.457.993.522 5.838.278.942.466.2 Pendapatan Investasi Lainnya .198.000 74.210.466.3.2 Pendapatan Sewa Inv Non JHT Pendapatan Sewa Bangunan Investasi Non JHT Total Pendapatan Sewa Investasi 742.210.576.964.707 dan Rp 625.353.825.883.426 742.100.139.251.334.303 13.590.752 691.814 579.4.530.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.198.JHT Pendapatan Investasi Lainnya .593.334.707 486.318.198.1 18.586.197 2.4.075.928.844.000 (0) 47.856 11.AFS Laba Penjualan Reksadana JHT .114 7.174 11.649.964.738.856 dengan rincian sbb: 18.359 1.1 Keuntungan Atas Kenaikan Investasi JHT Keuntungan Atas Kenaikan Nilai Obligasi JHT Keuntungan Atas Kenaikan Nilai Reksadana JHT 532.Trading Laba Penjualan Obligasi JHT .646 169.1 Laba Pelepasan Investasi JHT Laba Penjualan Saham JHT Laba Penjualan Saham JHT .017.436 632.814 13.590.303 528.132 13.288.447.5.000 480.993.600.457.251.993.883.304.426 66.353.933.844.011.607.260.5 Pendapatan Investasi Lainnya 18.147.Trading Laba Penjualan Saham JHT .

040.287) (66.000.610.890.4.087) (12.497) (23.314) (20.1 Beban Pajak Atas Kegiatan Investasi 19.835) (51.808.228.515.815) (6.876.619) (51.596.962.444.084.438.139.000) (12.3 Beban Pemasaran dan Pengelolaan Aset Investasi 19.655) 19.558.673.678) (586.314) (10.935) (10.813) (15.268.765.621) (15.2.4 Beban Asuransi Aset Investasi 19.2 Beban Administrasi Atas Kegiatan Investasi 19.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).274.616.403.062.876.362) (53.100) (112.1.180.624.043.602.470) (12.507) (20.501) (713.621.332) (3.501) (707.720) (15.075) (53.947) (479.236.2 Beban Administrasi Atas Kegiatan Investasi Non JHT Beban Penitipan Saham Non JHT Beban Penitipan Obligasi Non JHT Beban Bank Investasi Non JHT Total Beban Administrasi Atas Kegiatan Investasi (2.905.456.2.187.808.268.1 Beban Pemasaran dan Pengelolaan Aset Investasi JHT Beban Pemasaran Bangunan Investasi JHT Beban Pengelolaan Bangunan Investasi Beban Penyusutan Bangunan Investasi JHT Beban Pemeliharaan Tanah JHT Beban Penyusutan Aset Properti JHT Beban Penyusutan Aset Lain Properti JHT (54.794.040.1 Beban Asuransi Aset Investasi JHT 19.2 Beban Pajak Atas Kegiatan Investasi Non JHT (548.062.287.655) (620.181) (3.915.542.585) (635.000) (27.440) (2.4.440) (17.478.160) (725.005.915.814.151.878) (35.209.815) 19.294.835) (146.360.322) 31 Desember 2008 (Rp) (51.585.371.163.780.742.585) (647.569.025.269.552.832) (22.967) (4.514.747.041.104) (9.602) 19.500) (16.125. Non JHT Beban Penyusutan Bangunan Investasi Non JHT Beban Pemeliharaan Tanah Non JHT Total Beban Pemasaran dan Pengelolaan Aset Investasi (725.000) (6.225.291.000) (930.3.870.610.624.438.209.962.322) (16.163.009) (94.827.026) (56.3.343.358) (723.765.139.621) 31 Desember 2009 (Rp) (3.080) (244.444.000) (957.484.240) (480.399) (41.507) (2.956) (12.220) (656.999.271.1 Beban Pajak Atas Kegiatan Investasi JHT 19.558.2 Beban Asuransi Aset Investasi Non JHT Total Beban Asuransi Aset Investasi 240 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .889.575.581.075) (647.560.621.982) (66.160) (22.947) (51.827.078) (106.575.013.621.905.087.478.511.500) (2.232.100) (752.077.621.602) (713.560.000) (29.034) (4.515.585) (591.675.848) (591.501) 19. Kecuali Dinyatakan Lain) 19 Beban Investasi 19.087) (1.350.900.1 Beban Administrasi Atas Kegiatan Investasi JHT Beban Penitipan Sertifikat Deposito JHT Beban Penitipan Saham JHT Beban Penitipan Obligasi JHT Beban Bank Investasi JHT (17.621.1.291.905.353.222.025.371.950.740) (106.092.087.043.585.2 Beban Pemasaran dan Pengelolaan Aset Invst.181) 19.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.240) (54.

039.2 Beban Manager Investasi dan Konsultan Non JHT Beban Pengelolaan Inv.719.177.000) (17.000) (10. Melalui Fm JHT-Saham Beban Pengelolaan Inv.386.Saham Beban Investasi Lainnya N JHT .700) (502.959.766) (35. Melalui Fm Non JHT-Obligasi Beban Konsultan Manajemen Properti .554) (5.000) (1.000) 19.565.663.361.888.000) (21.189) (201.714.947.000) (12.422.872.300) (6.113.000) (329.902.189) (3.142.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).946.286) (691.500.346.722.6.300) (1.892.623) (2.740) (5.286) (3.7 Rugi Pelepasan Investasi (1.786.500.789.000.000) (13.389) (219.1 Rugi Pelepasan Investasi JHT Rugi Atas Penjualan Obligasi JHT .Saham Beban Investasi Lainnya JHT .000) (13.713.394) (309.488 (101.Afs Rugi Pelepasan Investasi Non JHT Rugi Atas Penjualan Obligasi Non JHT Trading Total Rugi Pelepasan Investasi (12.995) (1.902.611.786.199.6.620) (4.700.5.000) (44.786.623) (1.789.000) (800.475) (3.093.591.Properti Investasi Beban Inv Lainnya N JHT .400.713.349.243) (4.000) (197.389) 971.714.6 Beban Investasi Lainnya 19.5.961 (1.243) (1. Kecuali Dinyatakan Lain) 19.365.663.147.713.086) (1.2 Beban Investasi Lainnya Non JHT Beban Meterai Investasi Non JHT Beban Investasi Lainnya N JHT .985 sedangkan periode 01 Januari s/d 31 Desember 2008 Rp4.000) (26.714 dengan rincian sbb: 19.985) (164.142.2 (12.486.611.489) (1.985) (12.518.714) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 241 .600.329.Properti Investasi Beban Investasi Lainnya JHT & Non JHT 19.177. Melalui Fm JHT-Obligasi Beban Konsultan Manajemen Properti .300) (201.000) (59.000) (1.390.591.138.985) 19.208.885.389) (1.1 Beban Investasi Lainnya JHT Beban Meterai Investasi JHT Beban Investasi Lainnya JHT .155.7.956.286) (383.549.947.214.885.714) 19.722.072.138.713.Penyertaan Langsung Mayoritas 19.700) (101.713.885.428) (691.171.Reksadana Beban Investasi Lainnya N JHT .440.Non JHT Total Beban Manager Investasi dan Konsultan (1.Deposito Beban Investasi Lainnya JHT .489) (12.242.700) (31.349.449.985) (3.700) (400.JHT (1.000) (3.262.132.420.719.700) 7.343.7.1 Beban Manager Investasi dan Konsultan JHT Beban Pengelolaan Inv.389) (13.786.343.591.171.5 Beban Manager Investasi dan Konsultan 19.623) (2.244.113.000) (18.325.189) (1.329.000) (502.Non JHT Beban Konsultan Manajemen Investasi Lain-Lain .420.420.000) (29.985) Rugi pelepasan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 adalah Rp12. Melalui Fm Non JHT-Saham Beban Pengelolaan Inv.113.422.199.700.Trading Rugi Atas Penjualan Obligasi JHT .786.637.000) (400.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.428) (4.620) (21.646.462.872.

3 Anak Perusahaan 21.004) (108.271.860) (6.728) (17.000.089.655.094) (12.8 Kerugian Atas Penurunan Nilai Investasi (352. Kecuali Dinyatakan Lain) 19.124.207.187.5 Beban Perjalanan Dinas 21.109) (9. 22 Tahun 2004.009.692.783) (4.433.700.020) (3.8.676) (544.433.181.165.217.191.453) (897.672) (60.133) (226.688.557.966.629.2.697.741.729.203.1 Beban Perluasan Kepesertaan 21.469.964.986.6 Beban Representasi Pejabat 21.925.124.586 dengan rincian sbb: 19.306.680) (180.655.586) Kerugian atas penurunan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 adalah Rp 352.941) (8.518) (28.337.454) (1.000.155.827.810.009) (71.404) (104.2 Beban Pembinaan Kepesertaan 21.199.700.953.7 Anak Perusahaan (1.981) 857.719.596.742.490.633.304.921.253.2.000) (355.165.873.094.876.340.455.289.2.895) (12.960.041.184.632.2.925.179) (121.733) (5.852.581.016) (21.509 dan Rp 1.875.173.567.500) (139.820.420) (4.944) (226.371.089.8.165.8.474) (134.191.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.510) (551.876.454) (15.155.738.339.191.269.030.509) (1.315) 242 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .674.3 (2.629.250) (1.124.791) (4.298.412) (23.510) 19.807.741) 971.532.311) (3.952.268.133) (716.488 (897.000) (2.1.438.105.624.089.1.343.1 Beban Manajemen 21.873.515.090) (318.554.964) (481.121) (66.1 Kerugian Atas Penurunan Nilai Investasi JHT Kerugian Atas Penurunan Nilai Obligasi JHT Kerugian Atas Penurunan Nilai Reksadana JHT Kerugian Atas Penurunan Nilai Investasi Non JHT Kerugian Atas Penurunan Nilai Saham Non JHT Kerugian Atas Penurunan Nilai Obligasi Non JHT Kerugian Atas Penurunan Nilai Reksadana Non JHT Kerugian Penyisihan Saham Non JHT Kerugian Penyisihan Saham Non JHT Total Kerugian Atas Penurunan Nilai Investasi Total Beban Investasi 20 Pendapatan Pengelolaan Atas Dana Investasi JhT (318.000) (34.262.610.510) (314.978.779) (25.2.873.2.2 Beban Operasional 21.447.173.311.661.000) 19.000.3 Beban Upaya Penegakan Hukum 21.042. 21 Beban usaha 21.682.274.342.1.918.490) (11.902.700.438.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).103.2 (34.289.2 Beban Dewan Komisaris 21.517.591.747) (5.4 Beban Humas 21.587) (1.077.776) (12.764.2.1 Beban Direksi 21.000) 0 (34.575.165 Alokasi pendapatan bagi badan penyelenggara Jamsostek atas pengelolaan dana investasi JHT sebesar proporsi beban usaha pengelolaan program JHT yang diperbolehkan berdasarkan ketentuan dalam PP No.

250) (11.944.383.136) (76.371) (40.883.241.3 Beban Langganan 21.262.3.767) (9.345.288) (60.913) (24.6 Beban Amortisasi 21.4.753.828.539) (5.12 Anak Perusahaan 21.289.332.027.4 Beban Pemeliharaan Dan Pengelolaan Aktiva 21.5 Beban Penyusutan Dan Amortisasi 21.548.202) (16.523.645.446.488) 31 Desember 2008 (Rp) (130.371) (94.574.795) (351.896.921.555.698.3.955.924) (20.798.089.797.411.859.7 Beban Pengembangan Sdm 21.107.4.267.903.563.603.355.901.928.512.278.956.863) (26.136.464.569.672) (971.805.174.908) (622.7 Beban Penyisihan Piutang Usaha Anak Perusahaan 22 BEBAN PENgElOlAAN DANA INVESTASI JhT (44.10 Beban Administrasi Keuangan 21.423) (7.809) (487.3.234.4.235.076) (8.485.274.635.640.3.095) (13.240.4 Beban Penyusutan Komputer 21.679) (319.957) (103.067.7 Beban Kesekretariatan 21.253) (4.145.094.250) (165.155.2 Beban Penyusutan Kendaraan 21.789.137.963.5.618) (8.105.096.289) (519.5 Beban Pembinaan Pegawai 21.3.428.778) (61.274) (175.014) (5.4.4.722) 21.084.578.070.415.597) (75.374.956.694) (2.234) (14.306.600) (857.931.966.398.31 Beban Tunjangan Tunjangan Tambahan 21.782.228.3.586.328.348.041.776.840.602) (4.205.7 Anak Perusahaan (30.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.408) (5.572.165) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 243 .380) (3.764.750.956) (23.206) (17.360) (25.462.344) (18.925.107.4 Beban Jaminan Sosial/Jpk Tambahan/Pensiun Pegawai 21.188) (57.136.4.174.273) (624.552.254.995.374.3.735.6 Beban Penerimaan Dan Penempatan 21.726.775.5.1 Beban Penyusutan Bangunan 21.429.890.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).114) (21.607.385.965) (2.754.4. Kecuali Dinyatakan Lain) 31 Desember 2009 (Rp) 21.8 Beban Personil Lainnya 21.466.3 Beban Penyusutan Peralatan Kantor 21.921.071.954) (21.879) (10.648.099.5.126) (5.412) (4.049.4.574.622.095.846) (5.296.905.345) (18.255.806.5 Beban Penyusutan Peralatan lain 21.793.4.973.729) (22.165.428.140.107) (21.992.237.4.346.5 Beban Rumah Tangga Dan Rapat 21.986.3.774.363) (14.856) (15.5.664) 21.121.016.999.649) (22.616.652.250.913) (77.590) (1.301.1 Beban Gaji Dan Honor 21.753.152.992.418.970) (5.123.5.951) (430.6 Beban Pajak Dan Asuransi Atas Aktiva Tetap 21.5.6 Beban Penyisihan Piutang Iuran Beban Penyisihan Piutang Iuran Jkk Beban Penyisihan Piutang Iuran Jkm Beban Penyisihan Piutang Iuran Jpk 21.010.320.329.418) (18.1 Beban Perlengkapan Kantor 21.705.4.473.316.3.958.288) (15.391) (165.596.087) (15.905) (23.405) (6.727) (7.348) (2.493.795.524) (69.946.969) (696.102.025) (9.11 Beban Umum Lainnya 21.391) (5.9 Anak Perusahaan (146.493) (653.573) (106.4.2 Beban Sewa 21.128.383.477.970) (698.590.2 Beban Tunjangan Tunjangan Pokok 21.025) (174.9 Beban Perencanaan Dan Pengembangan 21.536) (7.3 Beban Personil 21.045.4 Beban Administrasi Dan Umum 21.8 Beban Pengolahan Data 21.5.354.897) (77.838.137.

271.057.883.715.4 Pendapatan Operasional Anak Perusahaan 149.883.633.898.636. Kecuali Dinyatakan Lain) 23 Pendapatan dan Beban lain lain 4. 24 Bagian Peserta Atas hasil Investasi JhT (6.215.160 dan Rp 11.652.129 Jumlah pendapatan lain lain dan beban lain lain netto diluar dari tujuan usaha perusahaan dan anak perusahaan selama periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp4. 2.539 1.413) (4.057.000.986 244 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .128.335.234.700 26 Pendapatan (Beban) Pajak Tangguhan 188.129 dengan rincian sbb: 23.349.337.377.476.218.218.959.485.lain 27.271.736.1.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.978 11.018 (371.160 10.710.974. 1.633.620.480 dan Rp 282. 4.619.002 27 laba (rugi) setelah PPh Badan.485. Pajak Tangguhan.335.911.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).663.697 16.547.129 1.132.002 149.271.273.700) Jumlah tersebut merupakan beban PPh Badan PT Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp 298.539 Jumlah tersebut merupakan pendapatan (beban) pajak tangguhan PPh Badan PT Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp 188.801 (736.271.218.264.431) Hasil pengembangan dana JHT periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 yang dikembalikan kepada peserta sebesar Rp 6.2 Pendapatan Investasi Bersih 27.281.057.029) Proporsi terbesar dari beban lain selama periode 01 Januari s/d 31 Desemberi 2009 antara lain bersumber dari kerugian selisih kurs sebesar Rp.381.264. 5.154.547. Jamsostek Anak Perusahaan 189.3 Pendapatan lain .710. hak Minoritas 27.093.152.710.1 Pendapatan Perusahaan dan Anak Perusahaan 27.088.618.051 8.479) 149.552 .737 dan kerugian akibat klaim fiktif sebesar Rp.429 dan keuntungan kenaikan kurs sebesar Rp.324.1.087 2.057 2.620.1 Pendapatan Lain Lain 16.482.264.539 dengan rincian sbb: PT.976. 7.484.216.652.557.1.1.799) 188.450.403 8.197 23.002 dan Rp149.116.354.008.875.048.498.485.484.803.660.476 5.158 Proporsi terbesar dari pendapatan lain selama periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 antara lain bersumber dari pendapatan denda iuran sebesar Rp.684.090.537) (5.782.642.591.652.633.239 1.677.2 Beban Lain Lain (12.413 setara dengan bunga 9% per tahun.822. jasa giro sebesar Rp.836.895. 25 Beban Pajak Penghasilan Badan (298.128 11.383.154.547.480) (282.748 4.867.234.160 11.188.128.1 Penerimaan Iuran 27.877.690.444.

264.480) 147.1 Pendapatan Pajak Tangguhan 27.104) (6.2.090.3 Beban Usaha.2.916.864) (4.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).830.002 (298.057.335.904.878.525 1.239 (1.449.2 Beban Cadangan Teknis 27.354.691 149.620.539 (282.002.781.660) (660.304.450.547.955.492.660.700) 516.255.234.952.482.103.4.877.217.2 Beban Pajak Penghasilan Badan Non JHT 27.728) (2.477) (1.4.1 Pembayaran Jaminan 27.431) 1.801.223.381. Kecuali Dinyatakan Lain) 27.057 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 245 .3 Bagian Peserta atas Hasil Inv.2.413) 1.JHT/Bunga JHT 27.128.045.274.484.199.295. Penyusutan & Penyisihan 27.271.325.979.177.908.883.154.570 188.147 1.041.069.5 Laba Setelah Pajak dan hak minoritas (1.570) (811.4 Laba Sebelum Pajak 27.745.4.377.3 Hak minoritas 27.518) (1.836.2 Beban Perusahaan dan Anak Perusahaan 27.016) (3.218.

ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. Kecuali Dinyatakan Lain) Halaman ini sengaja dikosongkan This page is inTenTionally lefT blank 246 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).

PT JAMSOSTEK (Persero) and Subsidiaries Consolidated Financial Statements and Independent Auditor’s Report For The Year Ended 31 December 2009 and 2008 .

Halaman ini sengaja dikosongkan This page is inTenTionally lefT blank 248 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

.

250 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 251 .

4 2.381 1.415.455 833.985 2.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).916.893.378 1.478.d.049.j.543 50.188.696 80.402.433.584 4.408 2.847.941.845. 2009 and 2008 of Rp 349.e.265.net of allowance for doubtful accounts December 31.601 and Rp 115.net of allowance for possible losses of December 31.212.662 26.035.15 17.027. respectively) Account receivables .10 2.558.067.768.000 respectively) Mutual funds Direct investments Properti investasi .698.178.7 2.039 2.555.033.049.138.850 29.148 0 8.i.054.300 Please see notes on consolidated financial statement that is an integral part of the consolidated financial statement as a whole.644.12 487.368. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY CONSOLIDATED BALANCE SHEETS As of December 31.061.000.681 respectively) TOTAl INVESTMENTS CuRRENT ASSETS Cash and cash equivalents Contribution receivables .725 14.098) Loans .970.683.044.d.835 2.16 17 18 2.d.d.684.23 4.077.986 119.581.306.262.117.511.045.918.672.711.110.814.459.d.z. 252 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .692.033.427 159.752.149 2.735.097. 2009 and 2008 Rp 165.641.436.900 61.709.465.532 535.000.013.077 and Rp 141.767 576.000) Medium term notes .235.183 31.250.480.515.355.018 100.148.054.416.11 14.061.a 19 20 21 22 2.692.567 2.net of allowance for possible losses December 31.d.613.525.o.688.012.409.611.net of allowance for doubtful accounts December 31.958.605.39.191 4.014.148.181.016.f.017 2.8 2.083.561.869.359 1. 2009 and 2008 respectively Rp 67.498 2.h.735 9.850.6 2.118 3.897.050 13.000.050 16.434.669. 2009 and 2008 of Rp 104.478 5.793. 29 and 49) 66.000 respectively) Shares Bonds .765.072.574 1.548.108.141.186.904.831.(net of allowance for possible losses of December 31.626. respectively) Accrued income Investment receivables Prepaid taxes Employee receivables Other receivables Advances to employee Prepaid expenses Office supplies and stationery TOTAl CuRRENT ASSETS 13 2009 2008 (Consolidated Restated Notes 2.5 8. 2009 and 2008 Rp12. 2009 and 2008 of Rp 10.620.993 2.273.725 .311.582.14 2.g.271 27.251 35.309 20.000 3 2.947.356. 2009 dan 2008 (In Rupiah) Notes ASSETS INVESTMETS Bank Deposito On Call Time deposits Other money market instruments (net of allowance for possible losses of December 31.799.567.600.690.d.578.318.326.149.045.652 20.000 2.482 509.000.670. 2009 and 2008 Rp 21.253.9 2.745.600.770 and Rp 245.667.net of allowance for possible losses of December 31.190.800.868.164 794.600 and Rp 10.

249 54.691 7.848 731.948.009.547 803.311.263.475 (20.068 Please see notes on consolidated financial statement that is an integral part of the consolidated financial statement as a whole.868.375.39.271.858 (398.703 9.330.246.244.777.985.253.026.o.250.869.612.507.926.713.437.505 (347.846 60.l.815.896.112.546.27 2.368.690 85. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY CONSOLIDATED BALANCE SHEETS (Continued) As of December 31.773.830.26 24 54.s.084.159 55.268.342.029. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 253 .976.385.996.803.310 230.k.709.852.249.656.002.055.070 5.584.224 4.833.077.626 3.120 107.803.662.o.782.309.z.028.509 77.320.292) 4.28 2.248.134 17.384 209.127 19.949.896 3.485.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).108.q.781 32.578.741.581 4.611.based on PSJHT Unidentified JHT payables JHT development fund Differences in valuation of securities .n.366.692 51.706.32 33 34 35 36 2.ready to paid Underpayment JHT claims Matured JHT payables JHT payables .e 2.072.096.055.29 30 31 2.567 78.825.966.669 3.214.297 64.761 35.25 2.333.635.480.320 97.168.710.408.342.833.195.150.064.221.563.874 70.998.175.594.509) 333. MINORITY INTEREST ANd ShAREhOldERS’ EQuITY liabilities to Participants Benefit payables Unidentified contributions Estimated benefit payables JHT payables .719) 33.775.756 607.767 13.591.629.975 (23.531.r.123.831.081 84.000.781.990.977.278.471 6.806.952.082.283.075.650.459.JHT fund Technical reserve Total liabilities to Participants Current liabilities Accounts payable Taxes payable Finance leases payable Accrued expenses Unearned revenues Investment payables Other current liabilities Total Current liabilities 38 2.725 5.048 61.957) 259.898 39.074 5.283.688 109. 29 and 49) FIxEd ASSETS Participants welfare facilities of DPKP Program Acquisition cost Less: accumulated depreciation Book Value Acquisition cost Less: accumulated depreciation Book Value of Fixed Assets dEFERREd TAx ASSETS OThER ASSETS TOTAl ASSETS lIABIlITIES.201 62.349 991.154.491 54.755.729.z.851.775.368.404.162 8.780.958.728 (2.853.018.517 86.004. 2009 dan 2008 (In Rupiah) Notes 2009 2008 (Consolidated Restated Notes 2.547.183 3.903.704.b 40 41 42 45 43 2.37 2.525 111.387.627.657.o.39.027.653.127) 31.070.221 109.343.110.166 281.266.341.

798.728) 1.981.44.000.432.000 per share Issued and paid-up capital General reserves Appropriated reserves Differences in valuation of securities .000 731.469.898.224.154.450.000 shares with par value of Rp1.805.057 1.698.000.798.978 64.239 4.non JHT fund Changes in equity of subsidiary Retained earnings Total Shareholders’ Equity TOTAl lIABIlITIES ANd ShAREhOldERS’ EQuITY 47 2.491 600.081.438.915) (671. 29 and 49) 190.068.489 79.249 84.46 MINORITY INTEREST IN NET ASSETS CONSOlIdATEd SuBSIdIARY ShAREhOldERS’ EQuITY Share capital.902.934 (500.777 336.632 525.381 48 49 50 51 52 600. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY CONSOLIDATED BALANCE SHEETS (Continued) As of December 31.181.393 50. comprise of 1.919.559 32.271.808.711.440.683.248.000.942.402.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).928) 1.092.999.139.557. 254 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .836.227 (615.343.507.v.000 638.090.530 665. 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Notes 2009 2008 (Consolidated Restated Notes 2.227 1.996.354.408 61.434 2.000.704.054.381.650.000.363.337 286.502.109.054.w.262.b 45 225.978.000.o.127 Post-employment Benefits Obligation Other liabilities TOTAl lIABIlITIES 2.563.173.278 IMPROVEMENT OF PARTICIPANT’S WElFARE FuNd 2.141.105.482.711.042.007.120 Please see notes on consolidated financial statement that is an integral part of the consolidated financial statement as a whole.

142.209.831.577.786) 91.939.206.600.325.500.718.749.783 (5.364) (12.861.165.411.609.049.805 12.746.319.827) 110.127.997.000) (83.056.439.723.070 404.517) (318.940.647.788.915.898.028) (31.049.947.282) (4.139.332 601.575) (9.319.332.000.404 6.331.227.003.746.380) (35.371.081) (148.497.000.779.491 72.234.705.888) (816.000) (21.143) (85.663.078.591 46.000 (9.518.647.081) (21.618.011.259.838.331 1.809.626.928.000 700.862.201) (1.205.331.018) (101.729.939.000) (2.252) (129.919.849.809.563.331.215.838.590.000.536) (57.796) (5.480 0 59.779 35.214 101.940.116.839.002.993.000 2.869.476 25.723.646.500.900.886.357.360.674.068 2.229.062.534.570.071.507) (1.870.011.869.771.281.205.208) (545.923 140.669.839) (9.610.789.213.679.862.821) (13.168 Please see notes on consolidated financial statement that is an integral part of the consolidated financial statement as a whole.252) (19.967.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).239.943.935.338.929.500.841.701.366 10.496 0 30.247.393.685 (3.500 (84.780.370 33.193.960.130 6.615 11.813 601.209.429.000) (28.000) (31.967.168 803.510. 2009 dan 2008 (In Rupiah) Notes CASh FlOWS FROM OPERATING ACTIVITIES Cash Receipts Receipt from JHT contribution Receipt from Non JHT contribution Receipt from Manpower supply services Receipt from unidentified contribution Receipt from JHT investment yield Receipt from non JHT investment yield Receipt from loan installment of DPKP program Receipt from rental and DPKP program yield Withdrawal of JHT Investment fund Withdrawal of non JHT Investment fund Withdrawal of temporary investment of DPKP program Receipt from installment of employee’s receivables Withdrawal of Investment fund Receipt from other income Receipt from Assets sale Cash generated from operation Cash disbursements Payments of JHT to participants Payments of Non JHT benefits Payments of operating expenses Payments of Investment expenses Payments of non JHT investment expenses Placement of JHT investment fund Placement of non JHT investment fund Distribution of Loan from DPKP Program Placement of Non Invesments Distribution of Loan from DPKP Program Expenditures for management and acquisition of SKP Placement of temporary investment of DPKP program Payment of non-revolving fund Advances Other payments Cash used in operating activities Net cash flow provided by operating activities CASh FlOWS FROM INVESTING ACTIVITIES Acquisition of fixed assets Proceed from disposal of short term investment of subsidiary Placement of short term investment of subsidiary Net cash flows used in investing activities CASh FlOWS FROM FINANCING ACTIVITIES Payments of dividends Payments to other financing activities: Bonuses Tantiem Community development programs Partnership Program Net cash flows used in financing activities Net increase in cash and cash equivalents Cash and cash equivalents at beginning of the year Cash and cash equivalents at the end of the year 31 dEC 2009 CONSOlIdATEd 31 dEC 2008 AudITEd 242.148.718) 15.718) (99. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS For the years ended December 31.203.224.905.525 60.162.933.649 12.666) 495.027.005.516.243.520) (74.461.355 509.935.994.000.034.943.647.000.414.574 8.000 17.264.005.347) (345.124.827) (145.744.715 551.932.930.958) 201.000.369 9.000) (15.812.536.220.708.922.261.270.219.611.974 58.265.774) (34.652.727.000.059.887.343) (832.239.279.000.888) (406.000.117 (145.658.844) (59.415.480.572.023.027.859.462.826) 304.864.337.125.859 (89.608.345.275.777 5.672) (13.131.598.276 1.250.000.790.293.000) (19.886.812.111) (115.319. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 255 .968) (42.

770.798.849 170.905.000) (93.500) 40.054. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY 256 CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EqUITY For the years ended December 31.169.000.000.403 475.999.000) (43.915) 1.942.337.105.000) 50.047.031 246.116.693.905.671.597.750.450.398 564.279) 1.800 1.169.000) (4.355.000 (475.711.953 (63.381.450.935.054.000 (139.755.755.711 139.891.928) 1.092.057 564.344.836.403) (40.000.239 1.154.2007 General reserve Appropriated reserves Tantiem Improvement of participants’ welfare fund Partnership and community development programs Increasing of JHT fund Balance at december 31.170.000.000) (99.619.354.000 265.331.424) 1.393.227 (615.117.412.294.650.241.693) (437.162) (763.723.839.non JHT fund Changes in equity of subsidiary Distribution of income . Changes in equity of subsidiary Distribution of income .710.000.250.836.000) (4.500) (4.500) 53 (265.777 336.151.978.836.000 48 49 (2.000.404.482.000.258.723.090.728) 170.354.090.non JhT fund Changes in equity of subsidiary Shareholders’ equity 4.057 1.403 (2.258.711.294.935.491.000.412.410.711.647.141.707.055) (50.000.055 (1.279) 731.678.000.058.482.non JHT fund Please see notes on consolidated financial statement that is an integral part of the consolidated financial statement as a whole.116.331.647.404.000.500) 1. 2007 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report 600.331.000.000 17. 2009 dan 2008 (In Rupiah) Notes 125.978 1.117.337 286.355.412.738.000.054.491.504) (549.849 (671.778 (233.934 (500.241.163.450.000) 361.239 4.693) (437.259) (39.346.462.035.290.354.424) (77.965.2008 Trainings fund General reserve Appropriated reserves Tantiem Improvement of participants’ welfare fund Partnership and community development Increasing of JHT fund General reserve Correction: Payable Benefits Payable Benefits in 2008 Income Tax Payment in 2007 Net Income Balance at december 31.346.504) (549.840) 638.337.239 17.840) (1.227 1.800 49 600. 2008 Issued and paid-up capital Correction of General reserve Differences in valuation of securities .805.502.707.000.057 Balance at december 31.891.250.000) (43.000) (99.671.363.021.403 (77.000.710.099.163.228) 998.403.000.081.750.000.249 Issued and paid-up capital Correction of General reserve Differences in valuation of securities .590 - Issued and paid up capital General reserve Retained earnings Appropriated reserves differences in valuation of securities .139. 2009 .000.953 (63.839.259) (39.902.381.410.262.162) (763.412.000.403.738.000) (93.170.090.770.482.965.381.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).619.683.000 51 53 866.000.250.227 2.344.

368.726.879 (292.898.580.660.447.660.462.351.492.218.484.158 (5.435.218) 107.109.458.729.785) (1.492.350.008.873.781.600.593) (108.041.431) 1.net INCOME AFTER TAx MINORITY INTEREST IN NET INCOME OF A SuBSIdIARY 47 NET INCOME Please see notes on consolidated financial statement that is an integral part of the consolidated financial statement as a whole.104.570 (298.493.983 (6.576.450.974.481.051 10.487.847 625.383.896.745.510) (2.090.772.155.234.242.128 2.525 1.562.803.481.179 (343.029) 11.109) (108.103.747.723.223) (255.244.908.741) 8.600) (1.x.489 (195.105.587) (1.539) (61.862.090.317.536.403 2.476 1.204. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 257 .719.665.217.100 (11.329.301.180.547.786.348.547.093.011.000) (551.456) (18.091 8.689.033.955.62 PROFIT BEFORE CORPORATE INCOME TAx INCOME TAx BENEFIT (ExPENSES) 2z.024 2.207.z.129 5.x.981) 5.069.275.127.671.040.883.230.contribution Allowance for doubtful accounts Total Operating Expenses 2.633.742 6.381.223) (13.106.328.579.x.776.748 9.413) 1.722 857.488) 16.539 (133.663.090.177.140.693 (282.262.966 2.045.864) (660.114 7.767) (77.729) (57.x.765.570) (677.000) (587.165 (23.382) (17.113 512.807.057 2.271.223.700) 149.966.274.304.807) (272.652.514 118.838.830.217 453.997) (21.250) (698.959.61 INCOME BEFORE PARTICIPANT’S ShARE PARTICIPANT’S ShARE ON JhT INVESTMENT YIEld 2.919.480) 188.102. 63 2x.56 2.55 2x.976) (41.626.x.496.000) (665.248.628.154.537) 4.54 1.027.782 579.337.976.590.000.449.598.163.y.315) (624.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).59 OThER INCOME OThER ExPENSES OThER INCOME .295.354.033.477) 513.743.746.620.736.132.399. 2009 dan 2008 (In Rupiah) Noted OPERATING INCOME Contribution Income Employment Accident Benefits (JKK) Death Benefits (JK) Health Care Benefits (JPK) Construction Services Individual Employment (TKM) Total contribution income Operating income of a subsidiary Total operating income BENEFIT ExPENSES Employment Accident Benefits (JKK) Death Benefits (JK) Health Care Benefits (JPK) Construction Services Individual Employment (TKM) TKI Program Total Claim Expenses TEChNICAl RESERVE ExPENSES Employment Accident Benefits (JKK) Death Benefits (JK) Health Care Benefits (JPK) Construction Services Individual Employment (TKM) Catastrophe Investments Income INVESTMENTS INCOME INVESTMENTS INCOME Realized gain Unrealized gain Total investment income INVESTMENTS COST Realized losses Unrealized losses Shares Total Investments Cost INVESTMENT INCOME .404.081.725.165.288 926.952.343.961 (145.57 2x.105.009.008.JhT FuNd 2.160 7.016) (971.883.715.128.714.482.61 31 dECEMBER 2009 CONSOlIdATEd 31 dECEMBER 2008 AudITEd Consolidated Restated 976.269.845.925.629.271.557.002 1.095.177.079.710.804.p.488 (28.e Tax expense .786.40c Current tax expenses 2.707 9.234.867.39.679) (13.618.476.664) (175.093.616.330.NET Total Operating Income INVESTMENTS YIEld .089.124 (4.x.676) 513.116.381.59 2x.997.449) (811.498.672) (1.898 1117.057.618.y.JhT FuNd OPERATING ExPENSES Management expenses Operating expenses Employee expenses General and administrative expenses Depreciation and amortization expenses Allowance for doubtful accounts .239 2.584.532 516.349.605.237.971) (1.313.485.728) (857.965 (12.596.165) 16.010.804.463.395) (1.764.335.617.779.863) (165.098.980 6.614.580.916.377.837.147 1.668) (6.342.454.099.59 2.722) (103.z.877.027.875.487.573) (106.786 10.199.912.x.264.155.60 2.966.532 147.147.58 2.572.255.518) 564.697 6.450.308.231) (352.983.916.304.d Deferred tax benefit 2. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY CONSOLIDATED STATEMENTS OF INCOME For the years ended December 31.139.088.NET 2.762.124.161) 1.883.042.494.697 (12.092 1.837.447.616.39.271.518.859.324.660) (576.839 971.789.409.836.208.371.071.941) (134.024 795.351.158.254.262.60 INVESTMENTS COST .756) (320.349.490.565) (9.754.827.

2009 and 2008 (In Rupiah. monetary assets and liabilities in foreign currencies are translated into Rupiah at Bank Indonesia’s middle exchange rates prevailing at that date. For preparation purposes. At balance sheet date. Principles of consolidation The consolidated financial statements include accounts of the Company and its Subsidiaries in which the Company has ownership rights of more than 50%. The consolidated statements of cash flows are prepared by using the direct method and classified into operating. bonds. unless otherwise stated) SuMMARY OF SIGNIFICANT ACCOuNTING POlICIES The Consolidated financial statements have been prepared in accordance with accounting principles and practices generally accepted in Indonesia. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. d. which are in conformity with accounting principles generally accepted in Indonesia. and mutual funds which are classified into trading and available for sale. which are controlled by the Company in accordance with the ISAK 7 Interpretation of paragraph 5 and 19 of Statements of Financial Accounting Standards (PSAK) 4 of the Consolidated special purpose entities. investing and financing activities. 2009 and 2008 the middle exchange rates per US Dollar 1 were Rp 9.950. As of December 31. a. c. The total consolidated assets of the subsidiary and EBK as of December 31.91%. Basis for preparation of financial statements The consolidated financial statements have been prepared based on historical cost. of the total consolidated assets. b. time deposits and other deposits with original maturities of three months or less at the reporting date. statement of cash flows. Gains or losses arising from the increase or decrease in fair value are recognized in the current period. All significant inter-company balances and transactions including unrealized profits or losses between consolidated companies have been eliminated to reflect financial positions and result of operations of the Company and its subsidiary as a single business entity. respectively. All figures presented in the notes to the consolidated financial statements are stated in full amount of Rupiah. respectively. 258 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .81% and 0. 2) Investments in mutual fund are stated at fair value. The proportionate share of minority shareholders in net assets and net income (net loss) of the subsidiary being consolidated are presented as “Minority Interest in Net Assets of Consolidated Subsidiaries” in the consolidated balance sheets and “Minority Interest in Net Income (Net Loss) of Consolidated Subsidiaries” in the consolidated statements of income. not limited for use and not used as collateral are classified as cash equivalents. Transactions denominated in currencies other than Rupiah are converted into Rupiah at Bank Indonesia’s middle exchange rates prevailing at the date of the transaction. Foreign currency transactions and balances The Company. Investments in Money and Capital Market Instruments 1) Investments in time deposits and deposit on call are stated at their nominal values. 2009 and 2008 represent 0. both directly and indirectly including Special Purpose Entities (EBK). except for certain investments which are presented based on equity method and investments in shares. Gains and losses arising from transactions in foreign currency and from the translation of monetary assets and liabilities denominated in foreign currency are recognized in the consolidated current statements of income.400 and Rp 10. Presented below are the significant accounting policies adopted in preparing the financial statements of the Company and its subsidiary. Improvement of Participants’ Welfare Program (DPKP) qualifies as an EBK and must be consolidated in accordance with ISAK 7. its subsidiary and special purpose entity maintain their accounting records in Rupiah.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). unless otherwise stated. These investments are presented based on their market values.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 259 .” f. Property investment in building is presented at its acquisition cost deducted with accumulated depreciation. e. Based on this method. Other property assets are amortized over a period of 4 years starting from the date of acquisition and possession. When the Company’s share of losses in an associate exceed its interest. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. Investment income is recognized when the investee distributes cash dividend (except for share dividend) from profit after acquisition date. while the cost of sale of available for sale and trading securities is determined on the basis of the moving weighted average method. Amortization of discount or premium are stated as interest expense or interest income.non JHT fund”.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). are recorded using the indirect method. investments are stated at cost. 3) Other Property Assets Other property assets represent capitalized of expenditures related to investment property. Based on this method. are stated at their market value. Investment Property 1) Investment Property Investment property represents the Company’s investment in land or buildings that are held for long-term rental yields and are not occupied by the Company. 2009 and 2008 (In Rupiah. 4) Investment in equity and debt securities held to maturity are stated at cost adjusted for unamortized premium or discount. Discount or premium are amortized during the period from the acquisition date to the maturity date. acquisition cost and fair value adjustment are presented separately. 2) Investments in shares of 20% ownership or more but less than 50% and where the Company has the ability to exercise significant influence over operating and financial policies of the associate company is accounted for using the equity method. The cost are amortized over the respective rental period and accounted separately from investment property. Property investment in land is not depreciated due to management’s intention to extend the property right at the end of period. Investment Property in land is stated at cost. investments in equity and debt securities classified as trading securities and available for sale. Investment is initially stated at cost and adjusted by the proportion share of the associate company’s net profits or losses. unless otherwise stated) 3) Investments in equity securities and debt securities. The building property is depreciated using the straight line method of 5% of acquisition cost.JHT fund”. Dividend received are recorded as a reduction to the value of the investment. resulting constant return on the investment. such as gondola installation and security facilities. direct investments 1) Direct investments in other company with percentage of ownership of less than 20% and in which the Company has no significant influence in operating and financing policy are stated at cost method. Since 2007. value of investment is stated as zero and the excess amount is stated as “Subsidiary’s Loss Charged to Parent Company. 5) Cost of sale of held to maturity securities is determined on the basis of the First In First Out (FIFO) method. Unrealized gains or losses of JHT fund available for sale securities are reported as a separate component of liabilities to participants under “Differences in valuation of securities . 2) Property Assets Property assets are deferred charges of leasehold improvement in Menara Jamsostek building for rental purposes. which are classified under either trading securities or available for sale securities. Unrealized gains or losses of Non-JHT fund available for sale securities are reported as a separate component of equity under “Differences in valuation of securities . Unrealized gains or losses of trading securities are recognized in current year consolidated statement of income.

2) Based on the Decision of the Board of Directors No. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. at the end of each month. and Doubtful. which are loans with outstanding balance no more than 6 (six) months. which are having high level of probability and measurable reliably. loans 1) Loans are receivable of DPKP program to participants in form of revolving loans either channeling. KEP/246/122006 regarding Accounting Guideline for Jamsostek (PAJASTEK).PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). executing or direct. 3) Recognition and measurement of loans are as follows: Current loans are stated at cost. loans with outstanding balance more than 9 (nine) months up to 12 (twelve) months. 320/KEP/122004. in accordance with PSAK 55. Loss. or there is no more business). If there is no objective evidence. which are outstanding contribution of an active participant with receivables aging schedule of over 3 months up to 6 months. Sub standard. which are outstanding contribution of an active participant with receivables aging schedule of over 6 months and/or outstanding contribution of a non-active participant (bankruptcy. Loss loans are stated at cost less allowance for doubtful accounts of 100%. allowance for doubtful account were provided. To the possibility of uncollectible contribution receivables. 2) Allowance for doubtful accounts is determined based on the existing objective evidences of impairment of value. the address cannot be found. disperse. the accounting treatment for contribution receivables in the year 2007 was changed. h. unless otherwise stated) g. loans with outstanding balance more than 6 (six) months up to 9 (nine) months. the contribution receivables are classified as follows: Current. but will be presented separately in the notes to the financial statements as contingent assets. Non current. Doubtful loans are stated at cost less allowance for doubtful accounts of 50%. KEP/20/022002 dated February 21. Based on the Decision of the Board of Directors No. 2009 and 2008 (In Rupiah. Sub standard loans are stated at cost less allowance for doubtful accounts of 25%. which are outstanding contribution of an active participant with receivables aging schedule of up to 3 months. The collection date of contribution receivables for a particular monthly contribution is the 15th day of the following month. 2002. Contribution receivables are accrue and recorded if meeting the requirements of assets recognition. with the following classification: Current. The aging of loans are calculated in cumulative basis. The contributions receivable aging schedule for the abovementioned classification is determined in aggregate up to the ldest contribution outstanding (without split off). loans with outstanding balance over 12 (twelve) months. without provision. Doubtful. 260 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Contribution receivables 1) Contribution receivables represent uncollected non-JHT contribution at the balance sheet date. The contribution receivables that do not meet these requirements will no longer be presented in the principal financial statements. the allowance is determined based on Decision of Board of Directors No.

are depreciated using the straight line method over their estimated useful lives. KEP/265/122003 dated December 31. healthcare facilities. are not provided. The Company uses the cost model for measuring its fixed assets. 2009 and 2008 (In Rupiah. Fixed assets. outstanding balance of more than 24 months up to 36 months. fixed assets are stated at cost. Starting from January 1. 2008. 2003 with respect to decision of Board No. 2009. SKP. and other welfare facilities. which includes the following: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 261 . Participants welfare facilities (SKP) Participants welfare facilities represents the DPKP’s fund to improve welfare of participants of Jamsostek through providing housing facilities. Fixed assets Starting from January 1. the Company adopts PSAK 16 (revision of 2007) . SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. Doubtful receivables. Under cost model. are provided for 50%. SKP are stated at cost. buildings and equipment. unless otherwise stated) i. At the acquisition date. In accordance with the decision of the Board of Directors No. At the acquisition date. KEP/240/122006. are provided 100%. if any.Fixed Assets. that is 5% per year for buildings and 25% per year for equipment. 2008. SKP comprises of land. except land. outstanding balance of over 36 months. and presented in the consolidated financial statements separately with fixed assets. SKP are stated at cost less accumulated depreciation and any accumulated impairment losses. fixed assets are stated at cost less accumulated depreciation and any accumulated impairment losses. outstanding balance of more than 12 months up to 24 months. j. if any. regarding amendment to the Appendix of the decision of the Board of Directors No. Account receivables Account receivables represent receivable of the subsidiary. KEP/41/012009 dated January 29. Loss receivables. Under cost model. are provided for 25%. Allowance for doubtful accounts are determined based on the following policies: Current receivables. are depreciated using the straight line method over their estimated useful lives. k. the Director of the Company decided to change part of the accounting policy of fixed assets to conform with PSAK 16 (Revision of 2007). Sub standard receivables. l. except for land.Fixed Assets. the Company adopts PSAK 16 (revision of 2007) . Office supplies and stationery Office supplies and stationery are recorded using the periodical method. outstanding balance of no more than 12 months. and are stated on the basis of the weighted average method in accordance with the decision of the Board of Directors No. The Company uses the cost model for measuring its assets. Acquisition Cost of Fixed Assets includes acquisition cost and attributable expenditures in order to transport assets to the intended location and condition so that assets are ready to use as intended by the management. KEP/377/122008 regarding Verification Guidance of Financial Statements of Regional Office of PT JAMSOSTEK (Persero).PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). are stated net of allowance for doubtful accounts.

Assets under construction Assets under construction are recorded at cost. Each lease payment is apportioned between the finance expense and the reduction of the outstanding lease liability. The finance expense is recognized in the income statement on a basis that reflects a constant periodic rate of interest on the finance lease liability. The effects of any revision are recognized in the income statement when the changes arise. When the carrying amount of an asset exceeds its estimated recoverable amount. the asset is written down to its estimated recoverable amount. their carrying values and the related accumulated depreciation and amortization are removed from the accounts and any resulting gains or losses are reflected in the current year income statement. whenever the present value is lower than the fair value. 2008.Lease. The residual values.sedan Vehicles .PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). m. The accumulated cost is classified to the related fixed assets or investment property account when the asset is completed and ready for its intended use. Under the finance lease.other than sedan Motorcycle Assets other than vehicles Rp1 25 % 20 % 10 % In compliance with the Statement of Financial Accounting Standard No. 2009 and 2008 (In Rupiah. Impairment of asset is recognized as loss on impairment of asset which is charged to current operations. at the beginning of lease. which is determined as the higher of net selling price and value in use. When assets are retired or otherwise disposed of. The costs related to the acquisition or the extension of lands rights are deferred and amortized over the rights period or the economic life of the land. lands acquired after January 1. 1999 are stated at their acquisition cost and not amortized. “Accounting for Land”. A lease is classified as a finance lease if it transfers substantially all the risks and rewards incidental to ownership. the Company adopts PSAK 30 (revision of 2007) . whichever is shorter. the Company recognizes leased assets and the corresponding lease liabilities (net of interest expenses) at the balance sheet at the fair value of leased assets or at present value of the minimum lease payment. 47. The cost of maintenance and repairs is charged as an expense as incurred. leases Since January 1. Other leases are classified as operating. 262 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. estimated useful lives and depreciation method of fixed assets are reviewed and adjusted as appropriate at each balance sheet date. unless otherwise stated) Type of fixed assets Building Interior Renovation Exterior/Overall Renovation Vehicles Office equipment Computer equipment Other equipment Estimated useful lives 5% 25% Based on appraisal 20% 25% 25% 25% The residual value of fixed assets are determined as follows: Vehicles . Renewals and betterments are capitalized and depreciated based on applicable depreciation rates as mentioned above.

whilst the payments are recorded as deduction to the JHT payables. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. 2009 and No.0% x (1/12)] x [(Jhn-Ti/Jhn) + (12-n)]} ∑ n=1 The participants’ share. After determined. respectively. JhT payables and the participants’ share of JhT investment yields JHT Contribution received from the participants of Jamsostek are recorded as addition to JHT payables. The participants’ share is not an expense or income but it is the allocation of investment yields to the participants. the amount of yields of contribution received in 2009 and 2008 are 9% and 8%. The participants’ share on JHT investment yield represents participants’ right of JHT investment yields in current year. are recorded as JHT fund and classified as a part of liabilities to the participants.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). 2009 and 2008 (In Rupiah. lease payments (net of any incentives received from the lessors such as insurance and maintenance) are recognized in the income statement on a straight-line basis over the period of the lease. resulting from above formula. o. Unreal i zed benefit This account represents approved benefit claims that have been paid by issuing cheque but until the expiry date the cheque has not been drawn by participants. n. Benefit payable Es timated benefit payables This account represents non-JHT program claims that have not been approved or have not been determined. if any. KEP/363/122009 dated December 16. the amount will be transferred to “Benefit Payable”. is addition to the balance of JHT payables. KEP/390/122008 dated December 24. The balance of JHT investment yields after allocation.0%} n=12 {[ln x 9. The amount of participants’ right of JHT investment yields are determined by using the following formula: On-line Ht Sa n In Jhn Ti Hs Hi Ht Hs Hi : : : : : : : : : : : Total yields of JHT balance in 2009 Beginning balance of 2009 Month of contribution Contribution receipt in “n” month in 2009 Number of days in month Date of contribution received Yields of beginning balances Yields of current contributions Hs + Hi {Sa x 9. all leased assets are stated and administrated to capital expenditure fixed assets in accordance with their classification. Based on the decision of the Board of Directors No. p. 2008. Amortization is calculated by using the straight line method since the acquisition month at 25% per annum. Under the operating leases. unless otherwise stated) At the end of the finance lease agreement. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 263 . Intangible assets Intangible assets are stated at book value.

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO), SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY

NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
For The Years Ended December 31, 2009 and 2008 (In Rupiah, unless otherwise stated)

q. Matured JhT payables Matured JHT payables is total JHT contributions and their yields payable to participants who will reach the age of 55 (fifty five) in a period of one year after balance sheet date. r. unidentified contributions Based on the decision of the Board of Directors No. KEP/289/112004 regarding System and Procedure of the Integrated Services of Jamsostek Program as amended with the decision of the Board of Directors No. KEP/77/032008 and in accordance with Regulation of Minister of Manpower No. PER-12/MEN/VI/2007 regarding Technical Instructions on Participation Registration, Contribution Payment, Benefit Payment and Social Security for Employee Services, contribution received that have not been supported with salary data, can not be recognized as contribution income or addition of JHT payables. The contributions are recorded as “Unidentified Contribution” as a part of liabilities to participants. s. Technical reserves 1) Technical reserve of JKK and JK is determined based on actuarial calculation using the prospective method, in accordance with the approval of the Minister of Finance No. S.1101/MK.17/1994 dated July 21, 1994. 2) JPK technical reserves was established in accordance with Government Regulation No. 22 of 2004, that is 10% of current year JPK contribution and is not cumulated. 3) Catastrophe technical reserves represent the reserves that are provided to anticipate any large claims arising from natural disaster. 4) Based on the decision of the Board of Directors No. KEP/49/022006 dated February 28, 2006, the catastrophe, JKK, JK and JPK reserves are 0.5% of current year contribution receipt and accumulated to catastrophe reserves. 5) Based on Government Regulation No. 22 year 2004 regarding management of fund investment of Jamsostek Program, technical reserve for JKK and JK programs for a year insurance period is 40% of contribution received for JKK and JK of current year. t. deferred charges Deferred expense represents cost incurred that has not been recognized as expenses in the period of occurrence and has future economic life. Deferred charges are amortized starting from the acquisition date over their estimated useful life. u. Estimated liabilities, contingent liabilities, and contingent assets Estimated liabilities, contingent liabilities, and contingent assets are recorded, measured and properly disclosed in the notes to the financial statements. Estimated liabilities are recognized if the following conditions are met: - The Company and Subsidiary have a present legal or constructive obligation as a result of past events, - It is probable that an outflow of resources will be required to settle the obligation, - The amount has been reliably estimated. v. Post employment benefits obligation The Company and Subsidiary recorded post employment benefits to their employees based on Labor Law No. 13/2003. The cost of providing post-employment benefits is determined using the Projected Unit Credit Method. The accumulated unrecognized actuarial gains and losses that exceed 10% of the present value of the Company’s defined benefit obligations is recognized on straight-line basis over the expected average remaining working lives of the participating employees. Past service cost is recognized immediately to the extent that the benefits are already vested, and otherwise is amortized on a straight-line basis over the average period until the benefits become vested. The benefit obligation recognized in the balance sheet represents the present value of the defined benefit obligation, as adjusted for unrecognized actuarial gains and losses and unrecognized past service cost. The Company also provides defined benefit post-employment benefits. The contribution consists of contribution from the employees amounting to 5%, which is calculated on the employees’ monthly basic salary, and contribution from the Company, which is determined based on actuarial calculation.

264

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO), SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY

NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
For The Years Ended December 31, 2009 and 2008 (In Rupiah, unless otherwise stated)

The Company also has a defined contribution pension plan for old age security, with the contribution consisting of contribution from the employer and contribution from the employees amounting to 4% respectively, which is calculated on the employees’ monthly basic salary. w. Improvement Participants’ Welfare Fund (dPKP) DPKP is fund collected and used to improve welfare of participants of Jamsostek program and/or their family with priority of poor family and to aid business entities which have a direct relation with the improvement of the welfare of the participants of Jamsostek program, especially for small business entities. DPKP account is presented in the consolidated financial statements as a part of liabilities which consist of operating DPKP and allocated DPKP. The changes in DPKP in the current year are presented separately in the performance reports of DPKP program. x. Revenue and expenses recognition The Company and Subsidiary recognize and record revenues and expenses based on the accrual basis; except for late charges of contribution, which are recognized and recorded based on the cash basis. y. Allocation of the operating expense in the reporting segment of JhT and Non JhT In accordance with the decision of Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 492/KMK.06/2004 regarding the management fee of JHT is certain percentage of average JHT fund, which is calculated of 50% (fifty percent) of the total amount of fund of JHT investment at the beginning of the year (as of 1 January) and the fund of investment at the end of the year (as of 31 December). In accordance with the decision of the Board of Directors No. KEP/80/032005, the proportion of operating expenses allocation in the reporting segment of JHT and Non-JHT program are determined on the basis of the average of investments fund, with formula as follows: Program Beginning Balance Investment Ending Balance Investment Average Investment Fund A D B E C = (A+B)/2 F =(D+E)/2

JHT Non JHT Proportion of JHT = (C/(C+F)) X 100% Proportion of Non JHT = (F/(C+F)) X 100%

Based on the above formula, the proportions of allocation of the 2009 and 2008 operating expenses are 88% and 87%, respectively, for the business segment of JHT, and 12% and 13% for non-JHT. z. Taxation Current tax expense is determined based on the taxable income for the year computed using prevailing tax rates. Deferred tax assets and liabilities are recognized for the future tax consequences attributable to differences between the financial statement carrying amounts of assets and liabilities and their respective tax bases. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary differences and deferred tax assets are recognized for deductible temporary differences to the extent that it is probable that taxable income will be available in future periods against which the deductible temporary differences can be utilized. Deferred tax is calculated at the tax rates that have been enacted or substantively enacted as of balance sheet date. Deferred tax is charged or credited to the statement of income. The enacted tax rate which is used for calculation of current tax is a maximum of 28%, while the tax rate which is used for calculation of deferred tax is the rate which will be substantively enacted on January 1, 2010, that is 25%.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

265

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO), SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY

NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
For The Years Ended December 31, 2009 and 2008 (In Rupiah, unless otherwise stated)

Adjustments to taxation obligation are recorded when an assessment is received, or, if appealed against, when the result of the appeal is determined. aa. use of estimates The preparation of financial statements, in conformity with generally accepted accounting principles in Indonesia, requires the management to make estimates and assumptions that affect the reported amounts of assets and liabilities and the disclosure of contingent assets and liabilities at the dates of the financial statements and the reported amounts of revenues and expenses during the reporting periods. Actual results could differ from those estimates.

PENJElASAN POS-POS NERACA Neraca Konsolidasi PT. Jamsostek ( Persero), Anak Perusahaan dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) pada tanggal 31 December 2009 dan 31 December 2008 ditutup dengan penjumlahan masing-masing bersaldo sebesar Rp. 84.248.271.563.491 dan Rp. 64.507.343.704.120 31 December 2009 (Rp) I Assets 1 2 3 4 5 6 Investments Current Assets Participants Welfare Facilities of DPKP Program Fixed Assets Deferred Tax Assets Other Assets Total II Passive 7 8 9 Liabilities to Participants Current Liabilities Post-employment Benefits Obligation 61,459,806,108,765 230,002,268,320 225,469,432,559 32,109,919,489 665,808,798,278 2,068,434 4,141,902,798,249 84,248,271,563,491 78,952,976,278,162 281,709,833,068 190,042,007,393 50,438,224,408 525,402,698,127 2,181,381 1,999,942,650,978 64,507,343,704,120 80,698,273,049,164 2,108,690,684,359 31,662,958,848 333,000,055,349 991,547,830,690 85,096,985,080 84,248,271,563,491 61,745,958,190,532 1,555,186,265,300 33,896,072,756 259,710,175,547 803,283,612,688 109,309,387,297 64,507,343,704,120 31 December 2008 (Rp)

10 Other Liabilities 11 Improvement of Participant’s Welfare Fund 12 Minority Interest 13 Equity Total

266

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO), SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY

NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
For The Years Ended December 31, 2009 and 2008 (In Rupiah, unless otherwise stated)

I

ASSETS Investments Jumlah investasi per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dapat dirinci sebagai berikut: Bank Akun tersebut merupakan saldo kas PT. Jamsostek (Persero) dalam bentuk giro yang ditujukan untuk tujuan investasi per 31 December 2009 dan 31 December 2008 yang terdiri dari: 31 December 2009 (Rp) Bank - JHT Fund Bank - Non JHT Fund Total Bank 7,991,840,238 488,371,780 8,480,212,018 31 December 2008 (Rp) 65,345,249,378 727,076,805 66,072,326,183

Deposit On Call (DOC) Akun tersebut merupakan penanaman dana PT. Jamsostek (Persero) dalam bentuk Deposit On Call yang jangka waktunya kurang dari satu bulan, dengan tingkat bunga rata - rata sebesar 6,57 % yang terdiri dari: 31 December 2009 (Rp) - DOC - JHT Fund - DOC - Non JHT Fund Total - DOC - Overnight JHT Fund - DOC - Overnight Non JHT Fund Total DOC Total 0 100,000,000,000 100,000,000,000 430,724,517 242,122,754 672,847,271 100,672,847,271 31 December 2008 (Rp) 4,600,000,000 26,190,000,000 30,790,000,000 302,206,323 226,419,986 528,626,309 31,318,626,309

Time Deposits Akun tersebut merupakan penanaman dana PT. Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dalam bentuk deposito berjangka pada Bank Pemerintah dan Bank Swasta dengan tingkat bunga rata-rata 7,67 % per tahun dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) Time Deposits The Company - Deposits - JHT Fund - Deposits - Non JHT Fund Total Subsidiary Total 24,220,922,000,000 2,927,266,941,000 27,148,188,941,000 27,148,188,941,000 18,720,272,000,000 1,695,621,141,000 20,415,893,141,000 20,415,893,141,000 31 December 2008 (Rp)

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

267

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO), SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY

NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
For The Years Ended December 31, 2009 and 2008 (In Rupiah, unless otherwise stated)

Instrumen Pasar Uang Lainnya (Commercial Paper) 31 December 2009 (Rp) CP - JhT - Nominal - Allowance for Possible Losses CP JHT Total 21,600,000,000 (21,600,000,000) 31 December 2008 (Rp)

Shares This account represents investments of JHT and non JHT funds in shares with details as follows: 31 December 2009 (Rp) JhT Fund - Share Trading - Available for Sale Total Non JhT Fund - Trading - Available for Sale Total 0 9,220,161,806,200 9,220,161,806,200 4,823,921,311,051 4,823,921,311,051 14,044,083,117,251 31 December 2008 (Rp) 0 5,674,699,387,500 5,674,699,387,500 44,850,000,000 3,125,962,381,350 3,170,812,381,350 8,845,511,768,850

Bonds Akun tersebut merupakan penanaman dana PT. Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dalam bentuk obligasi yang dikelompokan dalam diperdagangkan, tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) PT. Jamsostek (Persero) JhT Fund Trading Issued by government Issued by corporation Less: Allowance for possible losses Total Trading Available for Sale Issued by government Issued by corporation Less: Allowance for possible losses Total Available for Sale 1,361,578,222,500 364,443,990,000 1,726,022,212,500 2,088,951,891,160 1,190,704,840,000 3,279,656,731,160 1,200,724,697,270 540,027,145,000 (33,500,000,000) 1,707,251,842,270 1,856,710,077,720 1,223,656,600,000 (33,500,000,000) 3,046,866,677,720 31 December 2008 (Rp)

268

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO), SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY

NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
For The Years Ended December 31, 2009 and 2008 (In Rupiah, unless otherwise stated)

Hold To Maturity Issued by government Add (Less): - Unamortized premium - Unamortized discount Issued Bonds Value by government Hold to Maturity Issued by Corporation Add (Less): - Unamortized premium - Unamortized discount Issued Bonds Value by government Hold to Maturity Issued Bonds Value - hold to Maturity Total investment on Bonds - JHT Fund

21,895,105,000,000 319,428,849,730 (833,127,664,299) 21,381,406,185,431 7,710,500,000,000 34,911,363,365 (9,098,467,945) 7,736,312,895,420 29,117,719,080,851 34,123,398,024,511

19,317,386,000,000 378,559,945,527 (566,048,046,314) 19,129,897,899,213 4,768,500,000,000 43,369,008,287 (12,307,401,805) 4,799,561,606,482 23,929,459,505,695 28,683,578,025,685

31 December 2009 (Rp) PT. Jamsostek (Persero) Non JhT Fund Trading Issued by Government Issued by corporation 45,713,750,000 272,030,900,000 317,744,650,000 65,617,500,000 103,077,000,000 168,694,500,000 473,853,000,000 3,948,923,985 (58,801,183,448) 419,000,740,537 835,000,000,000 3,346,314,069 (3,573,324,999) 834,772,989,070 1,253,773,729,607 1,740,212,879,607 35,863,610,904,118

31 December 2008 (Rp)

43,792,800,000 285,709,900,000 329,502,700,000 62,150,100,000 49,975,000,000 112,125,100,000 473,853,000,000 4,324,305,458 (65,508,214,663) 412,669,090,795 357,000,000,000 4,021,047,874 (6,304,701,780) 354,716,346,094 767,385,436,889 1,209,013,236,889 29,892,591,262,574

Total Trading
Available for Sale Issued by Government Issued by corporation Total Available for Sale Hold to Maturity Issued by Government Add (less): - Unamortized premium - Unamortized discount Issued Carrying Bond Value by Government Hold to Maturity Issued by corporation Add (less): - Unamortized premium - Unamortized discount Issued Carrying Bond Value by Government Hold to Maturity Total carrying bonds value - hold to maturity Total investments in bonds - non JHT Fund Total Company’s bonds investment

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

269

270.297. Asrindo Arta S.122.678.148 82.567 79.868.118 5.625.294 1.31 %) PT.831.000 29. unless otherwise stated) Subsidiary Available for Sale Bonds Total Investments Bonds 5.574 Medium Term Notes ( MTN ) This account represents the Company’s fund investments in Medium Term Notes (MTN) as follows: 31 December 2009 (Rp) Non JhT Fund Held to maturity MTN of PT Hati Prima Perdasa Less: Reserves Carrying Value 12.869.800.970.594 183.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).648 124.594 3.000 35.658. (11 %) PT.148 25.374 2.262.000.520 31 December 2008 (Rp) Direct Investment Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.947.509.444.000) 31 December 2008 (Rp) Mutual Fund This account represents investments of the Company’s fund in unit link mutual fund with classification as follows: 31 December 2009 (Rp) JhT Fund Trading Available for Sale Total Non JhT Fund Trading Available for Sale Total (0) 183.500. Bank Muamalat (0.897. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. Marga Mandala Sakti (1.416.352.820.694 2.683.341.000 40.352.562.605.000.509.000 (12.494.148 31 December 2009 (Rp) 31 December 2008 (Rp) 270 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .830.000 14.110.381.270.221. Jamsostek (Persero) Cost Method Bank Syariah Bukopin (9.000.050.014.849.625.000 14.047 1.758.749.904.596.24 %) Total Banking Broker Banking Hotel Toll Road 25.662 164. 2009 and 2008 (In Rupiah.000 6.500.111.000.641.000.102. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dalam bentuk Penyertaan dengan rincian sebagai berikut: Bidang Usaha PT.692.50 %) PT.000 106.408.000. Satria Bali Tama (5.000.226 1.692.000 47.497.148 82.000 106.683.416.599.751.956.630.630.399 288.800.20 %) PT.438.068 161.

692.000.000.269.148 200.607.459.741.640) (8.555.644.920) (7.724.181.669.617 650.437) (131.920) (141.797.244.591.465.000. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.975. unless otherwise stated) Subsidiary PT.436.347.212 74.000) (13.918.346.718.762) 11.590 6.295.696.819.899 (153.850.180.611.069.486.975.346.326.148 (13.515.646.459.322.581 422.043 212.994.682) 509.060.148 200.975.142.060.255 138.694 652.078.113.234 428.824 422.640) (165.253.665.801) (3.617 9. Jatim Krida Utama Less: permanent Marga Mandala Sakti Satria Balitama Net (13.204) (2.113.796.709 138.696 (7.077) 487.692.402.986.000 40.164.000 47.875 6.372.290.555.212 74.636) (156.718.694 11.326.235.054.205.515.977.347.000.142.209.741.000.591.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).761.255 31 December 2008 (Rp) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 271 . Jamsostek (Persero) dalam bentuk properti investasi per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) land JHT Fund Non JHT Fund Total Land Building JHT Fund Non JHT Fund Total Building Property Asset JHT Fund Non JHT Fund Total Property Asset Acquisition Cost land and Buildings Accumulated depreciation Building JHT Fund Non JHT Fund Total Accumulated Depreciation Buildings Accumulated depreciation Asset Property JHT Fund Non JHT Fund Total Accumulated Depreciation Asset Property Total Accumulated Depreciation Book Value Property Investment (8.148 Investment Property Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.000) 32.561.244.322.000.773 9. 2009 and 2008 (In Rupiah.558) (133.000) (15.692.614.000) 26.000) (1.000.665.094.043 212.209.834 428.904.692.903.

824.614.555 53.083.190 M2) Jl.986.691.346.257.810.653.Jend.10. Muhtar Raya.740.381) 2.406. Sudirman Bekasi (9.000 138.530.000 57.205.112 11.812.580 M2) Total Non JhT Fund Desa Neglasari.696 6.087.800) (3.212 363.326.657.459.651.113.083.940 M2) Desa Bugel Tangerang (204.792.783 11.870.2 JhT Building Menara Jamsostek . Jaksel (30. Kec. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.078.555 53. Gatot Soebroto Jakarta Selatan (16.000.916 M2) Jl.100 27.902) (1.555.043 212. CuRRENT ASSETS Jumlah tersebut merupakan saldo aset lancar PT.626.270 M2) Desa Cikahuripan Kabupaten Bogor (962.1 land JhT Fund Jl.270 12.254.000 138.426.515.087. 2009 and 2008 (In Rupiah.448.700.637) (156.797.019) 2. Imam Bonjol Batam (3.657.964.Batam .082.346.903. Anak Perusahaan dan program DPKP per tanggal 31 December 2009 dan 31 December 2008 yang terdiri dari: 272 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .486.370.886.000.321.290 M2) Desa Waringjaya dan Sinarjaya Kabupaten Pandeglang Banten (1.691.558) (133.Accumulated Depreciation JHT Building .269.841.437) 271.018 1.HR.322.977.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).575.180.102.761.250 M2) Desa Tambak Kabupaten Lebak Banten (540.964.000.436.183 9.819.Accumulated Depreciation Non JHT Building Book Value Building 1.Jakarta Selatan Non JhT Building Graha Nagoya Mas .000 2.209.911 3.810.740.724.992.834 428.700 M2) Desa Sirnasari/Cariu Jonggol (1.718.000 926.994.626.104.290.255 31 December 2009 (Rp) 37.270 12.255 31 December 2008 (Rp) 422.257.266.018 1.000.462.234 428.244.259) (1.347.760.10.607.555.591.591.611.450 1.254.545 M2) Jl.971. Jakarta Selatan (5.209.102.295.271 M2) Desa Kamarung Kabupaten Subang (15.617 (5.850 5.164.949 1.104.000 2.450 1.769.365 M2) Total Building 37.Jend.900.700.434 2. Petukangan Utara.112 11.886.646.203) (2.387 422.10.824 (153. Rasuna Said.694 Accumulated Depreciation Asset Property JHT Accumulated Depreciation Other Asset Property JHT Book Value Property Asset (6.248.736 M2) Jl.696.043 212.900 74.709 (131.100 27.244.321.347.761) 294.792.000 926.H. Jamsostek (Persero).875 6.370.054 6.053.066.646. Cibeunying Bandung (7.3 Property Asset 8.000.459.000.667.212 363.316.000 57.760.976.590 Property Asset JHT Other Property Asset JHT 2.900 74.372.850 5. unless otherwise stated) 1.060.

525.985 2.600) 833.561. 2009 and 2008 (In Rupiah.978 (10.735.509 5.688.306.683.725 14.725) 12.197 (349.138.793.4 Housing Loans Allowance for Account Receivables 2.033.077.275.222.000 372.186.pos tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: 2.356 184.13 Office Supplies And Stationary Total 794.482 366.664 35.478.764 (115.326.267.12 Prepaid Expenses 2.2 Contributions Receivable Accumulated Depreciation Contributions Receivable 2.459.000.769. Jamsostek (Persero) Temporary Investments DPKP Programs DOC Non Investments Fund Rupiah DOC Non Investments Fund Subsidiaries Total Cash and Cash Equivalents 16. Cash and Cash Equivalents 31 December 2009 (Rp) Cash PT.582.459.814.301 Pos .849 304.699.997.482 31 December 2008 (Rp) 16.799.108.368.191 4.000 2. Jamsostek (Persero) Cash in Transit PT.561 21.618.993 2.017 2.188. Jamsotek (Persero) yang meliputi piutang iuran program JKK.690.9 Employees Receivables 2.409.358 176.605.667.745 167.000.055 (10.461 6.868.523.543 50.601) 15.256 858.035.253 (104.834 2.584 4.667.061. Jamsostek (Persero) Subsidiaries DPKP Programs Total Bank PT.2 Piutang Iuran dan Penyisihan Piutang Iuran Akun tersebut merupakan saldo piutang iuran PT.592 153.11 Advances To Employee 2.644.408 2.097. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.125.588.000 535.000.478 5.613.000.356.050 16.000.555.916.656 26.382.676 126.100. unless otherwise stated) 31 December 2009 (Rp) 2. JKM.3 Loans DPKP Programs Accumulated Depreciation Contributions DPKP Programs 2.000.709.5 Accrued Income 2.626.000.770) 263.000 10.107.050 13.765. dan JPK dari perusahaan peserta Jamsostek per 31 December 2009 dan 31 December 2008.620.381 1.213 185. Jamsostek (Persero) Subsidiaries DPKP Programs Total Current accounts in post office PT.000.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).402.552.093.281 212.558.054.735 9.772.606 201.000 794.311.049.814.578.355.6 Investment Receivables 2.918.7 Advances To Tax 2.931.647.140.548.000.149.038 406.985 265.474.1.178.143 1.916.767 576.613.498 2.10 Other Receivables 2.016.000.045.000 174.670.358 31 December 2008 (Rp) 535.084 (245.265.799.098) 234.577.434.684.113.607.600) 1.638.196.719.1 Cash and Cash Equivalents 2.343.088 8.752. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 273 .717.012.013.067.

400.533. yaitu memiliki tingkat keterjadian pasti dan dapat diukur secara andal.956 499.770) 17. Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor: KEP/246/122006 tentang PAJASTEK.061.061.648.173.772.745.563.746 917.409 884.774. 2009 and 2008 (In Rupiah.052) (127.281.035. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.007 133.171 7.178.370 601.601) 159.043 31 December 2008 812.040.006.555.152 15.008 3.084 94.504.676.771.244 7.161) (46.712.666 1.764 (115.488.092.120 1.963.209.725) 119. unless otherwise stated) 31 December 2009 (Rp) Contribution Receivables Employment Accident Benefits Death Benefits Health Care Benefits Total Accumulated depreciation Contribution Receivables Employment Accident Benefits Death Benefits Health Care Benefits Total 164.618.419 366.148.105.435.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).469.727 265.711.275.919.256) (245.611.214) (349.477.728.107.940.707 699.654 764.969 427.830 872.505) (65.045.726.039 31 December 2009 350.273 50.478.368.3 Loans DPKP Program 31 December 2009 (Rp) Loans DPKP Program Allowance for DPKP Program Loans 263.945.794.152.731.525.681) (87.427 31 December 2008 (Rp) 120.275.033. perlakuan akuntansi untuk Piutang Iuran mulai tahun buku 2007 mengalami perubahan.523.552.717.108.155.735.562.027.185.240.647.098) 20.697. Penjabaran lebih lanjut atas pengukuran dan pengakuan Piutang Iuran ini terdapat dalam Surat Edaran Direksi Nomor: B / 2298/ 032007 tanggal 21 September 2007.326.250.045.171. Sampai dengan 31 December 2009 dan 31 December 2008 jumlah piutang iuran yang disajikan sebagai aset kontijensi dengan rincian sebagai berikut: Description Regional Office I Regional Office II Regional Office III Regional Office IV Regional Office V Regional Office VI Regional Office VII Regional Office VIII Total 2.986 Piutang iuran adalah iuran non JHT yang belum diterima pada tanggal neraca.197 (156.687.730.772 68.812.783.285 2.014.652 31 December 2008 (Rp) 234. Piutang Iuran yang diakru dan dicatat dalam laporan keuangan adalah piutang iuran yang telah memenuhi persyaratan pengakuan sebagai aset.440 497.686 Jumlah Pinjaman diberikan program DPKP per 31 December 2009 dan 31 December 2008 merupakan saldo-saldo pinjaman peserta Jamsostek atas program Pinjaman DPKP dalam upaya meningkatkan kesejahteraan peserta dengan rincian berdasarkan jenis pinjaman sebagai berikut: 274 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .557.769.396.084 (111.866. Piutang Iuran yang tidak memenuhi persyaratan tersebut disajikan dalam catatan atas laporan keuangan sebagai Aset Kontijensi.253 (104.

433.455 2.543 19.643.762 752.253 31 December 2008 (Rp) 216.978 (10.765.371 132.083.910) (651.600.566 752.577.255.125.553.935 17.581.306) (104.552. Anak Perusahaan dan EBK per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) PT.600) 1.719.478.083 75.049.240.525.053.097.553.015.651. unless otherwise stated) 31 December 2009 (Rp) Participants Loan Cooperative of Labor Loans DTMK Loan Pelkes Provider Loans Allowance for Loans DPKP Program Allowance for Housing Loans Allowance for Cooperative of Labor Loans Allowance for DTMK Allowance for Pelkes Provider (92.667 5.5 Accrued Income Akun tersebut merupakan saldo pendapatan yang masih harus diterima PT.000 107.595.089.546.950) (142. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.368.523.597.683.254.447.699.274.725 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 275 .558.654 833.725) Piutang Usaha dan Penyisihan Piutang Usaha Akun tersebut merupakan saldo piutang usaha anak perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) Account Receivables Allowance for Account receivables Loans 15.079 1.215.910 2.515. Jamsostek (Persero).138.461.188.764 (103.470 828.078.901 466.377.103.735.793.028.404 147.458.055 (10.450.646 263.553.910 1.285.868. 2009 and 2008 (In Rupiah.219) (10.618.272.276.093 34.434.903 750.512.611 16.567.826.047 2.910) (569.506 1.553.601) 2.987.533 378.678 234.466.481) (10.523.436.748.454.322.819.183.179.548.090.166) (752.485 3.4 243.002.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).378 31 December 2008 (Rp) 12.910.482.752.600) 4. Jamsostek (Persero) Interest of deposits on call Loans Interest of time deposits Share Dividend Interest of bonds Investments property rental Other investments income Subsidiaries dPKP Program Total Accrued Income 31 December 2008 (Rp) 55.679.384) (115.847 904.311.669.239.891.

7 Advances to Tax Akun tersebut merupakan pajak dibayar dimuka PT. Jamsostek (Persero) Nomor: KEP/163/062008 tanggal 25 September 2008.869.983 292.952. Jamsostek (Persero) PPn Masukan Bangunan Investasi Pph Pasal 28 Atas Lebih Bayar Pph Badan Subsidiaries Total Advances to Tax 31 December 2008 (Rp) 166.034.605.215. Pemberian pinjaman tersebut berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT.620.215.633 14.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).632 410.767 31 December 2008 (Rp) - 2.000 174. 2.993 Jumlah tersebut merupakan saldo piutang PT.409.034.018.masing sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) 2.261 367.835 14. Anak Perusahan dan DPKP kepada pihak ketiga yang belum diselesaikan sampai dengan 31 December 2009 dan 31 December 2008 masing .578.495 2.523. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) PT. Jamsostek (Persero) Subsidiaries DPKP Program Total Other Receivables 2.203 576. unless otherwise stated) 2.384 14.9 Other Receivables Akun ini merupakan saldo tagihan non operasional PT.498 31 December 2008 (Rp) 2.595 25.138.8 Employee Receivables 31 December 2009 (Rp) Vehicles Loans 2.358.149. Jamsostek (Persero) atas pemberian pinjaman kendaraan untuk pembelian kendaraan roda empat bagi karyawan pejabat struktural dan akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan.017 2.355.688.10 Advances to Employee Akun tersebut merupakan saldo persekot kerja PT.067.633 320.000.311.478 PT.560.240.879 2.735 31 December 2008 (Rp) 2.933.077. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.644.299. 2009 and 2008 (In Rupiah.459.6 Investment receivables 31 December 2009 (Rp) Receivables Sale for Share 50. Jamsostek (Persero).018. Jamsostek (Persero) dan Program DPKP untuk keperluan dinas yang belum dipertanggungjawabkan sampai dengan tanggal laporan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian: 276 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .632 166.916.

371.104.806 4. unless otherwise stated) 31 December 2009 (Rp) PT.013.992.353.050 2.097.100 206.950 8.796 3.966.050 20.681.068.356.904.306.263 1.381 4.434. Jamsostek (Persero) Office buildings rental Prepaid expenses Housing rental Prepaid expenses Prepaid expenses rental Insurance Prepaid expenses Other Prepaid expenses Subsidiaries DPKP Program Total Operating Expense 8.516.633 16.191 2.495.805.116 1.000 379.278.182.602 192.11 Beban Usaha Yang Dibayar Dimuka Akun tersebut merupakan saldo beban dibayar dimuka PT.992.903.786.381 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 277 .028 1.368.374.161.048.638. Jamsostek (Persero) Head Office Regional Office DPKP Program Total Advances to Employee 8.918.875.157.800 457.230.434 1. Jamsostek (Persero).904.556 3.748 1. 31 December 2009 (Rp) PT.935.356.670.975.061.150 14.239.693.828.647.550 (108.592.582.798.708.850.111.904.154.12 Perlengkapan dan Alat Tulis Kantor Akun tersebut merupakan saldo Perlengkapan & ATK PT.420 4. Jamsostek (Persero) Printing goods Stamps Office stationeries Consumable computer supplies Subsidiaries Total Office stationeries 2.016.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).101 399.368 4. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.050 31 December 2008 (Rp) 4.628.959 1.686 283.993 6.600 723. 2009 and 2008 (In Rupiah.542.849.012.267.189 11.565 1.988.121.698 180.584 31 December 2008 (Rp) 8.950 4.867 1.000 13.408 31 December 2008 (Rp) 2.802.306.655.033.818.000 9.755 544.709.777.500) 5.181.226 512. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008.527.054.127.371. Anak Perusahaan dan Program DPKP yang belum direalisir sampai dengan tanggal laporan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian: 31 December 2009 (Rp) PT.

013 60.855) (317.307) (437.795.062.324 118.628. Anak Perusahan dan Program DPKP per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) Non direct Ownership PT.775.142 7. 2009 and 2008 (In Rupiah.372.450 579.914.262.024) (2.823.047 2.451.057) 238.769 (70.154.662.081) (25.452) (31.175) (488.844) (381.333) (768.656.161.563 527.795.622 46.356.024 127.837) 290.952.848 31 December 2008 (Rp) 54.965.651.146 141.688.089.356.004.447.879.000 2.372.815) (49.448.236.729.785.355.453.536.884 (65.476.396.216) (119.563 527.969.869) (2.437.899.396 78.012 470.040) (117.243.312.975.952.211.748.596 157.195.756 Acquisition Cost Accumulated Depreciation 4 Fixed Assets Akun tersebut merupakan saldo aset tetap PT.733 76.799.210.833 343.000 2.987.463.909.379.498.968 201.767.113.137.225) (388. unless otherwise stated) 3 PARTICIPANTS’ WElFARE FACIlITIES (SKP) OF dPKP PROGRAM Akun tersebut merupakan saldo SKP per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) 54.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).296.690.865.380) (141.000 819.958.324.476.896. Jamsostek (Persero) Acquisition Cost Land Building Vehicles Office Equipment Computer Equipment Other Equipment Accumulated depreciation Fixed Assets Land Vehicles Office Equipment Computer Equipment Other Equipment Book Value Subsidiaries Land Building Vehicles Office Equipment Computer Equipment Other Equipment Accumulated depreciation Fixed Assets Land Building Vehicles Office Equipment Computer Equipment Other Equipment 31 December 2008 (Rp) 85.112.715.951 681.474 138.117.719) 33.045.433.139. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.587.645.475 (20.653.975 (23.372.651.607) (38.726.546.263) (102.589) 278 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .323.599.252.442.000 381.024 7.712 2.474 131.124.860.617.586.776.243.621.072.366.561.000) (855.872.389.705.754.723.550 (910.799.248.323.362 38.650.127) 31.004.408.469.259) (739.927) (87.813.927) (391.560.402) (340. Jamsostek (Persero).195.000 1.

592. Outstanding Balance as of December 31.985.819 779.942 Akun tersebut merupakan aktiva pajak tangguhan PT.499.474 4.250) (352.500.104.931.790.525.872.290.240.886.270.785 84.599.633.510 2.388 245.424 2.152.105. 2009 and 2008 (In Rupiah.6 Deferred charges 6.418.288 297.247 333.705.248.160 259.411.201.309.500 18.843.938.700 (4.757.967) (117.940.764.710.934.670.743 802.055.2 Construction in progress 6.1 Restricted cash and cash equivalents 6.012.553.333) (4.341 25. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per dan 31 December 2008.115 365.728 85.000 1.8 Foreclosed assets 6.4 Intangible assets 6.043 31 December 2008 (Rp) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 279 .7 Employee receivables 6.743.486 350. Jamsostek 6.000 117.105.293 15.547 259.800.130.643.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).007 106.500 29.969.997.500 352.061 13.000 56.782.235.452.096.239.000. current assets and fixed assets.932 779.270.500 352.239.352 650.324.228.865 23.466.095.290.815.343.000.175.967.080 4.783.327 591.378.250.700 (3.648 7.718.998.093.349 6.985.290.349 333.000 117.200 7.898.195) (4.246.477.390.3 Unused fixed assets 6.445.501.029.147 2.683.693 32.396 1.961 6.675) (340.410.547 5 deferred Tax Assets 991.515. 6 Other Assets This account represents assets of Company which is not classified to investment assets. unless otherwise stated) Book Value Fixed Assets dPKP Program Acquisition Cost Land Computer Other Equipment Accumulated depreciation Fixed Assets Building Computer Other Equipment Book Value Fixed Assets direct Ownership Book Value Fixed Assets Construction in progress Construction in progress dPKP Program direct Ownership Book Value Fixed Assets and Construction in progress Total Book Value Fixed Assets 4.466.200 7.641.158 10.693.889 110.120.839.10 Others charges 6.180 5.886.752.350.312) 3.153.275.642.412) 2.809 19.131.931.520. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.275.700 107.800.446 25.461.158.303) (109.055.11 Assets Investment Trouble Total Subsidiaries dPKP Program Total 6.000.239.710. 2009 and 2008 as follow: 31 December 2009 (Rp) PT.468.175.5 Prepaid expenses 6.

330.048 61.108.626 19.912 107.903.278.134 32.075.753.977.459. 31 December 2009 (Rp) 7.292) 4.074 dan Rp.990.586.029.384 209. Merupakan saldo hutang jaminan PT.669 3.775.368.949.728 (2.583.657.780.777.2 Unidentified Contributions 7.064.806.214.154.168.517 86. Jamsostek kepada peserta per 31 December 2009 dan 31 December 2008 masing-masing sebesar Rp. 2009 and 2008 (In Rupiah.8 Unidentified JHT Payables 7.368.028.6 JHT Payable Based on PSJHT 7.767 dan dalam jumlah tersebut terdapat saldo selisih penilaian efek dana JHT akibat potensi laba/rugi dari kepemilikan efek kategori AFS.195.874 70.853.567 78.070 5.055.250.019.123.713.1 Benefits Payables Benefits payables consist of: Jaminan yang sudah ditetapkan tetapi belum dibayarkan.472 31 December 2008 (Rp) 12.1 Benefits Payable 7.472 79.162 31 December 2008 (Rp) 97.485.781 3.018.224 4.398.472.61.998.926.121.000 97.055.183 3.977.948.074 5.170.162 dan Rp.335.583. Jamsostek (Persero) per 31 December 2009 dan 31 December 2008 atas jaminan yang telah ditetapkan oleh Kantor Cabang namun belum dibayarkan kepada peserta.581 4.342 Employment accident benefits Death benefits Health care benefits Construction service benefits Informal Sector Total 280 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . 31 December 2009 (Rp) 13.032.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).263.869.413.594.4 JHT Payable Ready to Pay 7.753.996. unless otherwise stated) II PASSIVA 7 Kewajiban Kepada Peserta Saldo kewajiban PT.368.385.009.675 85.459.150.127 3. 78.998.896 17.509 77.627.976.437.9 JHT Development Funds 7.976.051.384 97.5 Matured JHT Payables 7.773.706.874 7.249.833.004.952.300. saldo selisih penilaian efek efek per 31 December 2009 dan 31 December 2008 masing-masing sebesar Rp.1.3 Estimated Benefits Payables 7.150.7 Underpayment of JHT Payables 7.084.3.342 99. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.952.342.627.584.691 7. Jaminan sudah dibayarkan tetapi belum dicairkan 31 December 2008 (Rp) 107.244.000 (1.900.11 Technical Reserves Total Pos-pos tersebut dijelaskan sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) 7.815.975 107.341.692 51.677.966.333) 109.(2.532 97.584.249.292) .385.667 114.851.767 107.10 Differences In Valuation Of Securities 7.000 601.853.960.830 93.806.342.846 60.335.278.170.780.108.591.1 Jaminan yang sudah ditetapkan tetapi belum dibayarkan.283.

297.491.410.926.004.masing sebesar Rp79.591.432.851.225 106.027.244.447.508 Unidentified Contributions of Jamsostek Program Unidentified Contributions of construction service program Unidentified Contributions of out of working relationship Iuran Belum Jelas Penyetor Selisih Rekonsiliasi DUTK Total Unidentified Contributions 7.409. 31 December 2009 (Rp) 78.517 31 December 2008 (Rp) 65.472.127 7. program Jasa Konstruksi dan program LHK yang belum didukung dengan data upah tenaga kerja dan selisih lebih rekon DUTK .912 dan Rp99.869.022.846 31 December 2008 (Rp) 3.780 1.410.2 Jaminan sudah dibayarkan tetapi belum dicairkan Jumlah tersebut merupakan saldo per 31 December 2009 dan 31 December 2008 atas jaminan JHT dan Non JHT yang sudah dibayarkan tetapi belum dicairkan oleh peserta sampai dengan batas waktu berlakunya cek pembayaran masing .500 77.492 71.594.191 77.2 Unidentified Contributions Jumlah tersebut merupakan penerimaan iuran perusahaan program Jamsotek.815.691 Employment accident benefits Health care benefits Construction service benefits Total 7.802.676 8.139 70. unless otherwise stated) 7.521.614 19.640.990.168.4 Hutang JHT Siap Bayar Jumlah tersebut merupakan penetapan klaim JHT yang belum diambil oleh tenaga kerja sampai dengan 31 December 2009 dan 31 December 2008 31 December 2009 (Rp) JHT Payable Ready to Paid 4.692 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 281 .775.12/MEN/VI/2007 bahwa penerimaan iuran dari perusahaan yang belum didukung dengan data upah tidak dapat diakui sebagai Pendapatan iuran.462.341.965 209.224 31 December 2008 (Rp) 222.910.129 1.195. dimana sesuai dengan Kep /289/112004 dan PERMENAKER No.3 Hutang Jaminan Diestimasi Jumlah tersebut merupakan klaim jaminan yang belum disetujui / ditetapkan namun besarnya klaim dapat diestimasi berdasarkan jumlah pengajuan klaim yang disampaikan oleh peserta per 31 December 2009 dan 31 December 2008 yang terdiri dari: 31 December 2009 (Rp) 13.5 Hutang JHT Jatuh Tempo Akun ini merupakan penerimaan iuran JHT beserta hasil pengembangannya yang akan jatuh tempo dan harus dibayarkan kepada peserta dalam waktu kurang dari satu tahun.1.349.437. 31 December 2009 (Rp) Matured JHT Payables 3.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).532 7.702. 2009 and 2008 (In Rupiah.175.713.037 5.680.742.781 31 December 2008 (Rp) 7.229.032.283.589 3. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.199.603 86.333.536.485.342.372.

728 7.070 31 December 2008 (Rp) 3.977.948.087.947.214.028.788. 7.069.JHT Difference in value of bonds .385.330.263.780.998.522.343.544.064.162.726.7 Underpayment of JHT Payables 31 December 2009 (Rp) Underpayment of JHT Payables 32.797 (74.084.811.142 3.949.150.536 4.773.603.451.896 31 December 2008 (Rp) 19.290) (803.368.903.9 17.865) 462. 31 December 2009 (Rp) Unidentified JHT Payables on PSJHT 7.833.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.183 Akun ini digunakan untuk menampung penerimaan iuran JHT yang telah selesai direkonsiliasi pasca pembayaran klaim dan sampai dengan tanggal laporan belum dibayarkan kembali kepada tenaga kerja.643.319) (2.487.626 7.706.976.584.JHT Valuation variance of mutual fund -JHT 2.283.683) (373.201 5.674.627.054.437.623. 2009 and 2008 (In Rupiah.009.018. Hutang Premi dan Surplus Hak peserta per 31 December 2009 dan 31 December 2008 yang terdiri dari: 31 December 2009 (Rp) JHT premium payable JHT Development Fund Excess of participants’ share on JHT investment yields Total 2.669 31 December 2008 (Rp) 120.029.086 2.277.365.581 JHT Development Funds Jumlah tersebut merupakan dana pengembangan JHT.134 31 December 2008 (Rp) 51.922.10 Differences in Valuation of Securities 31 December 2009 (Rp) Difference in a valuation of equity security .292) 282 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .8 Unidentified JHT Payables on PSJHT Jumlah tersebut merupakan penerimaan iuran JHT yang belum dapat diselesaikan PSJHT nya untuk program LHK dan Perseorangan per 31 December 2009 dan 31 December 2008.763.657.468 2.075.990.922.285.073 31 December 2008 (Rp) (1. unless otherwise stated) 7.6 JHT Payable Based on PSJHT Jumlah tersebut merupakan penyelesaian D/PSJHT per 31 December 2009 dan 31 December 2008.811.154.106 1. 31 December 2009 (Rp) JHT Payable Based on PSJHT 60.

250.6 Other current liabilities Total 8.852.026.113.285. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 yang harus dibayarkan kepada karyawan pada akhir masa pengabdiannya .333.825.432. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. Dasar penyajian ini sesuai ISAK no.320.850.635.110.2 Taxes payable 8.266.310 230.224.048 8 Current liabilities 31 December 2009 (Rp) 8.007.261 4.393 644.007.393 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 283 .213.201 62.1 Accounts payable 8.777.444.179.123. 5 tahun 2003 dan Pedoman Akuntansi Jamsostek 2002 yang telah disempurnakan melalui Pedoman Akuntansi Jamsostek (PAJASTEK) 2006 yang disahkan berdasarkan SK Direksi Nomor: KEP/246/122006 tanggal 20 December 2006 7.342.862.249 54.335.077.320 31 December 2008 (Rp) 13.608.433.268.480.525 111.831. Jamsostek Subsidiaries Total 224.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).805.000.725 5. 2009 and 2008 (In Rupiah.232 47.966.318.653.996.5 Unearned revenues 8.375.710 5. per 31 December 2009 dan 31 December 2008.3 Accrued expenses 8.880 375.925 1.319.519 1.559 861.000 190.450 47.590.914 388.305.159 55.106.792.782.531.709.042.833.629.750 79.4 Other accrued 8.761 35.755.002.221.068 9 Post-Employment Benefits Obligation Jumlah tersebut merupakan saldo kewajiban imbalan kerja PT.898 39.611.245.253.127.567 31 December 2008 (Rp) 3.531.781.469.11 Technical Reserves 31 December 2009 (Rp) JKK technical reserves JKM technical reserves JPK technical reserves Technical construction service reserves Catastrophe Reserve 3.000 225.505.974 93.178.703 9.559 31 December 2008 (Rp) 189.398.166 281.311. 31 December 2009 (Rp) PT. unless otherwise stated) Jumlah tersebut merupakan saldo akibat kenaikan (penurunan) Investasi efek tertentu dalam kelompok AFS (Available for Sales) yang sumber dananya dari JHT.741.471 6.493.903.404.947.221 109.741.

1 Security deposits 10.784.381 2. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.957 525.920.660.658.068.508.653.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).460.614.170 31 December 2008 (Rp) 284 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .3 Reconciling items of bank of DPKP program 10.819) 153.808.183 14.591.363.181.919.713.2 Temporary accounts to be settled 10.484.753.890.318.109.926.542 94.529 50.363.434 31 December 2008 (Rp) 2.333 976.181.293.698.170 371.408 11 Improvement of Participant’s Welfare Fund Saldo Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta per 31 December 2009 dan 31 December 2008 sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) Operating dPKP Beginning Balances Correction of beginning balances of operating DPKP Corrected operating DPKP Increase (decrease) in operating DPKP Operating DPKP distributed dPKP Beginning Balances Increase (decrease) in distributed DPKP DPKP has been distributed Total Improvement of Participant’s Welfare Fund 12 Minority Interest 31 December 2009 (Rp) Minority interest in net assets of subsidiary % Minority Interest Total 2.402.444 368.798.464. 2009 and 2008 (In Rupiah.986.404.334.615.888.608 279.489 31 December 2008 (Rp) 16.237 (1.347.068.670 665.334.956 52.303.514.687.776 (35.459.888.888.400.438 459.278 189.713 206.4 Other Liabilities Total 16.871.272.962.381 153.454 976. unless otherwise stated) 10 Other liabilities 31 December 2009 (Rp) 10.514.946.286 31.224.695) 277.434 2.363.139 2.628 371.529 32.694.061.127 371.170 87.438.

351.373.141. Jasa Konstruksi dan TK Mandiri untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008.942.000.557.262.697 6.660.057 1.715. Penerimaan iuran JHT.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).308.093.747.000 638.4 Differences in valuation of securities .160.502.650. Penerimaan iuran JHT tidak dicatat sebagai pendapatan tetapi sebagai penambah pos Kewajiban Kepada Peserta.033.584.157.683.271. Non JHT.978 14 Receipt from contribution Jumlah tersebut merupakan pendapatan iuran JKK.217 453.1 Paid-up capital 13. 2009 and 2008 (In Rupiah.225.051 118.227 (615.711.805.113 512.024 124.772.299 Receipt from contribution from non package program Receipt from Technical construction contribution Receipt from TK Mandiri contribution 117.2 ).999.000.3 Appropriated reserves 13.396.754 31 December 2008 (Rp) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 285 .614.798. JPK.342.non JHT fund 13. dan Jasa Konstruksi untuk Periode 01 Januari s.476 976.260.978.764.580.024 795.090.966 128.000.114.576.177.902. unless otherwise stated) Jumlah tersebut merupakan bagian pemilik saham minoritas atas Aset bersih anak perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 13 Shareholders’ Equity Saldo ekuitas per 31 December 2009 dan 31 December 2008 sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) 13.6 Retained earnings Total 600.354.000 731. JKM.d 31 December 2009 yang belum didukung dengan data upah tenaga kerja sebesar Rp..379.283.836.711.777 336.381.092. Rincian pendapatan iuran adalah sbb: 31 December 2009 (Rp) Receipt from contribution from package program Receipt from JHT contribution Receipt from JKM contribution Receipt from JPK contribution 1.761.728) 1.462.5 Changes in equity of subsidiary 13.765.140.163.054.514 2.663.000.054.dan dibukukan sebagai Iuran belum rinci dalam kelompok Kewajiban Kepada Peserta ( lihat penjelasan 6.363.139.532.928) 1.934 (500.2 General reserves 13.239 4.349.494.721 2.348.898 2.786 10.482. 103.450.751 Total 2.105.227 1.249 31 December 2008 (Rp) 600.915) (671.725.154.081.337 286.033.288 926. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.562.552.

477) 286 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .350) Total Claim Expenses (1.668) (6.128 dan Rp 1.536.116.218) 107.919.409.745.804.295.492.565) (9. Bijak selama periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 masing-masing sebesar Rp 10.204.000) (587.714.177. Pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT) tidak dicatat sebagai beban jaminan tetapi sebagai pengurang pos Kewajiban Kepada Peserta.660.264.547. dengan rincian: 31 December 2009 (Rp) JKK Technical Reserve Expenses JKM Technical Reserve Expenses JPK Technical Reserve Expenses Technical Reserve Expenses Construction Services Reserve Expenses TKI Program Reserve Expenses for Catastropha Total (677. 2009 and 2008 (In Rupiah.518) 31 December 2008 (Rp) (576.626.328.255.368. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.976) (41.786.008.616.317.088.676) 513.762.580.027.000) (665.472.127.781.112.570) (18.660) (292.100 (11.449.756) (320.598.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).223) (13.600.803.396) (1.665.496.855.487.971) (25.605.152.382) (17.959.965 (12.220) Benefits expense from non package program Construction Services Expenses Pendapatan Iuran TK Mandiri Expenses TKI Program Expenses (21.456) (1.045.593) (108.404.983.449) (811.463.864) (660.785) (30.997) (1. unless otherwise stated) 15 Operating Income Subsidiaries Pendapatan operasional langsung yang diterima PT.594.845.820.337.248.079.011.679) (13.223) (255.158.304.518.264) 31 December 2008 (Rp) 17 Technical Reserve Expenses Jumlah tersebut merupakan penyisihan dana yang digunakan untuk pembayaran jaminan yang diperkirakan akan terjadi pada masa yang akan datang.313.403 16 Pembayaran Jaminan Jumlah tersebut merupakan beban jaminan yang telah dibayarkan selama periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 .444.547.484. Rincian beban jaminan adalah sbb: 31 December 2009 (Rp) Benefits expense from package program Employment Accident Benefits Expenses Death Benefits Expenses Health Care Benefits Expenses (343.435.896.807) (272.304.628.916.719.

993 309.374.517.Held to Maturity 507.971 18.482 45.527.857.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).318 59.2 Non JHT Interest Income Investment Interest from rupiah deposits on call Interest Income of Doc Overnight Interest from rupiah time deposits Interest from foreign exchange time deposits Interest from rupiah time deposits construction services Interest from rupiah time deposits individual employment .Available For Sale Interest from bonds .527.544.959.531 23.167.902. 2009 and 2008 (In Rupiah.673.675.426.411 266.1.Rupiah Interest from bonds .826.187.640.423.396. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.639.354.589.104.308 dan Rp 4.639.173 40.345.556 151.653.402 2.324 205.2 Income from Dividen Investment 6.456.579.392.432 65.777.167 Total interest income 18.508 242.599.418 507.295.640 366.831.606.294 1.599.003 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 287 .420 73.308 344.557 2.068.999.772.862 17.779 266.997 4.401.281 4.633.855.517.188.060 432.141 18.Available For Sale Interest from bonds .182. unless otherwise stated) 18 Investment Income 31 December 2009 (Rp) 18.825.053.848.364.474.289.031.643 3.959.689.075.425 194.169.083 3.423.1 Interest Income Investment 6.848.048 97.669.412.090.660 709.374.703 72.669.181.850.1 JHT Interest Income Investment Interest from rupiah deposits on call Interest Income from Doc Overnight Interest from rupiah time deposit Interest from bonds .169.953.679.497.900.579.825.599.393.Held to Maturity 9.395.144.442.167 1.611.848.141 31 December 2008 (Rp) 4.900.Traded Interest from bonds .689.205 107.437.023.404.519.163 397.777 Hasil investasi yang berasal dari Pendapatan Bunga untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 adalah Rp 6.116 2.281 5.1.164.023.599.060 dengan rincian: 18.669.181.815 312.187.673.Traded Interest from bonds .633.468.336 6.525.636.981.727.416 2.

354.207.295.429.017.404.893.737.286 295.059.942.226 164.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).593.359 1.309 27.2 Income from Rent Investment .2.808.390 109.2 Dividend from Non JHT Investment PT.000 19.914 18.531 19.334. unless otherwise stated) Pendapatan dividen investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 sebesar Rp.3.429.715 39.616 344.2.198.206.162 109.091 65.277.808.807.952.1 Income from Rent Investment .942.941 109. Jamsostek: Non JHT Dividend from investment in share Non JHT Dividend from minority direct investment Subsidiary: Non JHT Dividend from investment Subsidiary Non JHT Dividend from investment JHT and Non JHT Dividend from investment 11.303 63.595.210.047.970 63.017.275.359.616 31 December 2008 (Rp) 267.327.658 164.169.Non JHT Laba Pelepasan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 adalah Rp 1.334.590.590.914 235.352.808.3 Pendapatan Sewa Investasi 66.844.Non JHT Income from Building Rent Investment .844.737.645 528.295.663.352. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.932.162 18.942.380.842 267.687.198.426 742.842 267.295.422.719.586.422.586.593.033.303 dan Rp 1.390 11.275.504 160.3.778.280.169.645 64.JHT Income from Building Rent Investment JHT Income from Building Service Charge Investment JHT 65.778.426 742.826 1.162 432.826 64.714 528.017.993.586.842 164.739.426 Total Income from Rent Investment 18.893.295.077.404.531 sedangkan periode 01 Januari s/d 31 December 2008 adalah 432. respectively with description as follows: 18. 2009 and 2008 (In Rupiah.429.059.826 and Rp 64.003 31 December 2009 (Rp) 18.595.295.914 235.856 18.277.590.275.422.000 164.559.017.277.745 24.778.003 108.354.4 Gain On Disposal Of Investment 66.773.751.400 742.359 Rent income of 2009 and 2008 amounting to Rp 66.455.017.807.856 dengan rincian sbb: 288 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .400 37.645 528.895.739.1 JHT Dividend from investment JHT Dividend from investment in shares 235.210.993. 344.932.

740) (106.457.1.522 5.707 dan Rp 625.596.155.466.AFS Profit from Sales of Mutual Fund JHT .262 516.306.576.814 579.000 74.2 Unrealized Gain on Investment Non JHT Unrealized Gain on Stocks Non JHT Unrealized Gain on Bonds Non JHT Unrealized Gain on Mutual Fund Non JHT Total Unrealized Gain on Investment Total Investastment Income Gross 19 Investment Expenses 19.Trading Profit from Exchange of Mutual Fund .232.242.883.982 467.635.673.234.JHT 691.408.933.707 18.306.2 Other Investment Income .650 45.000 480.530.581.057 532.707 486.883.027.026) (56.5 Other Investment Income 18.621.912.431.568 625.Trading Profit from Sales of Stock JHT .278.447.431.500 41.394 145.147.776.1 Unrealized Gain on Investment JHT Unrealized Gain on Bonds JHT Unrealized Gain on Mutual Fund JHT 532.244.537.646 169.151.752 691.100.876.1.564.720 48.908.838.179 19.707 18.000 (0) 47.273.746.351.999.179 577.1 Tax expense of investment activities 19.271.022.000.489 (548.303 13.436 632.421 1.139.637.351.100.607.351.730. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. unless otherwise stated) 18.990 54.599.087) (12.4.344.600.515.314) (10.049.123 1.445.011.912.977.389 603.210.353.550.1 Tax expense of investment activities JHT 19.670 577.530.288.942.2 Tax expense of investment activities Non JHT 47.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).087) 516. 2009 and 2008 (In Rupiah.707.334.844.856 11.961 (1.964.568 11.928.078) (106.642 109.114 dengan rincian sbb: 18.314) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 289 .981.139.173 7.6 Unrealized Gain on Investment Keuntungan atas kenaikan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 adalah Rp 579.438.844.JHT Other Investment Income .168 13.2 Gain on Disposal of Investment Non JHT Total Gain on Disposal of InvestmentJHT & Non JHT 643.000 47.294.040.1 Gain on Disposal of Investment JHT Profit from Sales of Stock JHT Profit from Sales of Stock JHT .593.6.912.258.287) (66.4.435 8.889.5.738.838.AFS Profit from Sales of Bonds JHT .445.260.964.304.649.905.1 18.707.905.982 109.776.530.538.095.353.139.982) (66.000 579.709.344.040.993.876.343.842 65.318.251.707 9.009) (94.132 625.155.251.515.5.197 2.084.883.457.114 18.100.369.825.6.114 7.071 1.Non JHT Total Other Investment Income 18.879.132 13.174 11.867.466.198.825.Trading Profit from Sales of Bonds JHT .000 794.269.621.100.136.075.AFS Profit from Sales of Mutual Fund JHT .814 13.621.047.

514.000) (6.808.228.905.835) (146. management exp.655) 19.878) (35.062. assets Non JHT Total Expense of Insurance of invest.100) (752.139. Assets JHT Marketing expenses of investment building JHT Operating cost of investment building Depr.208.585) (1.077.935) (10.163.591.765.915.616.956) (12.500) (16.585) (647.655) (620.000) (29.742. of Investment Activities (2.420.005.075) (53. of Marketing and Management ofinvestment assets 19.780. of Property Management .358) (723.815) (6.848) (591.719.4. via Fm JHT-Bonds Consultant Exp.1 Expense of Insurance of investment assets JHT 19.456.832) (22.332) (3.610.947) (479.043.478.350.814.585.915.720) (15.621.371.501) (707.100) (112.560.000) (957.353.967) (4.209.999.962. of Marketing & Management of Inv.1 Administration expense of investment activities JHT Deposit charge of time Deposits JHT Deposit charge of stocks JHT Deposit charge of Bonds JHT Bank Investment JHT (17.835) (51.827.678) (586.585.322) 31 December 2008 (Rp) (51.602) (713.043.478.602.558.013.000) (12.575.1 Expense of Marketing & Management of Inv.222.287.962.160) (22.371.236.947) (51.000) (13.092.610.815) 19.343.675.209.438.420.000) (329.000) (930.1 Investment management and consultant fees JHT Inv.000) 19. assets 19.619) (51.515.291.075) (647.794.575.025.602) 19.719.4 Expense of Insurance of investment assets 19.3.813) (15.470) (12.034) (4.950.000) (591.362) (53.187.062.515.507) (2.JHT 290 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Assets Non JHT Depr.3.104) (9.268.5 Investment manager and consultant fees 19.542.360.420.2 Administration expense of investment activities 19. via Fm JHT .2 Expense of Marketing & Management of Inv.025.484. expenses of investment building JHT Maintenance expenses of landJHT Depreciation Exp.125.139.3 Exp.181) (3.240) (480.000) (13.087.000) (27.160) (725.2 Expense of Bank Investment Non JHT Deposit charge of stocks Non JHT Deposit charge of Bonds Non JHT Bank Investment Non JHT Total Adm.000) (44.827.000) (400. Exp.087. expenses of investment building Non JHT Maintenance expenses of land Non JHT Total Exp.870.225.765.438.389) (13.220) (656.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).080) (244. management exp.497) (23.000) (26.500) (2. 2009 and 2008 (In Rupiah.569.180.624.4.890.552.585) (635.274.808.900.2.444.621) 31 December 2009 (Rp) (3.399) (41.322) (16.440) (2.142.621) (15.163. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.558.624.511.440) (17. unless otherwise stated) 19.444.560.946.501) (713.041. Assets (725.700) (400.181) (20.403.2.565.Stocks Inv.2 Expense of Insurance of invest.291.621.747.5.507) (20.501) (502. of Property of Other Assets JHT (54.268.240) (54. of Property Assets JHT Depreciation Exp.

700) (502.000) (29.000) (17.713.Property Invest.620) (21.449.286) (691.6 Other investment expense 19.6.766) (35.786.714.714.027.700.722.428) (691.394) (309.995) (1.2 Other investment expense Non JHT Stamp investment expense Non JHT Other invest.885.637.Property Invest.713.872.189) (201. Non JHT .440.349.700) (31.663.786.7.AFS Loss on disposal of investmentNon JHT Loss on disposal of Bondi Non JHT Trading Total Loss on disposal of investment (12.872.189) (1.985) (164.985 sedangkan periode 01 Januari s/d 31 December 2008 Rp4. exp.985) (12.000) (197.902.486.740) (5.244.789.343.346.300) (6.386.Trading Loss on disposal of Bond JHT .623) (2.722.600. Other investment expense JHT & Non JHT 19.243) (4.5.620) (4.325.475) (3.591.985) (3.300) (201.039.428) (4.700) 7.329.000) (3.591. unless otherwise stated) 19.000) (18.177.329.489) (1.549.1 Other investment expense JHT Stamp investment expense JHT Other investment expense JHT .000.214.Deposits Other investment expense JHT .361.199. Non JHT .500.2 (12.093.400.786.956.885.611.171.2 Investment management and consultant fees Non JHT Management expenses of investment in stock through Investment Manager Management expenses of investment on Bonds through Investment Manager Property management consultant expenses Other management consultant expenses Total management and consultant fees (1.623) (2.959. exp.892.713.147.888.422.Stocks Other investment expense JHT . 2009 and 2008 (In Rupiah.623) (1.714 dengan rincian sbb: 19.Stocks Other investment expense Non JHT .663.7 Loss on disposal of investment (1. Other investment expense Non JHT .985) Rugi pelepasan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 adalah Rp12.713.789.389) (1.500.518.113.390.000) (800.199.985) 19.713.000) (21.000) (1.700.7.462.786.142.000) (10.138.095.113.902.714) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 291 .365.177.242.885.138.243) (1.000) (59.132.300) (1.746.947.489) (12.422.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).349.389) 9.189) (3.646.086) (1.554) (5.Direct Majority 19.489 (101.171.1 Loss on disposal of investment JHT Loss on disposal of Bond JHT .947.113.Mutual Fund Other invest.072.000) (12.961 (1.714) 19.786.286) (3.6. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.286) (383.700) (101.389) (219.611.000) (1.

121) (66.105.624.455.738.5 Travel expenses 21.700.124.728) (17.3 Law enforcement expenses 21.4 Public relation expenses 21.986.978.8.719.925.952.676) (544.041.217.089.203.000.807.742.581.000.250) (1.697.509) (1.262.199. 2009 and 2008 (In Rupiah.165.412) (23.783) (4.304.191.672) (60.315) 292 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .090) (318.820.8 Loss on declining in value of investment (352.873.682.1 Participants extension program expenses 21.253.729.632.268.124.921.873.655.510) 19.000) (355.6 Official representation expenses 21.133) (226.964) (481.779) (25.674.094.741) 971.1 Management expenses 21.109) (9.337.454) (15.852.8.155.207. in value of Mutual Fund Non JHT Loss on decl.1.876.517.181.873.103.776) (12.2 Commissioners Expenses 21.518) (28.567.515.810.094) (12. in value of investment Non JHT Loss on decl.488 (897.490.629.420) (4.433.964.557. in value of investment Non JHT Total Loss on declining in value of investment Total Investment Expense 20 INCOME/ExPENSES OF JhT INVESTMENT FuNd MANAGEMENT (318.454) (1.500) (139.438.741.876.2.165.1 Loss on declining in value of investment JHT Loss on declining in value of Bonds JHT Loss on decl.179) (121.733) (5. 22 of 2004.343.009) (71.966.042.339.2.661.133) (716.009.1.000) 0 (34.747) (5.289.633.490) (11.554.187.016) (21.629.2 Participants development expenses 21.925.509 dan Rp 1.953.860) (6.289.960.692.3 (2.575.000) (34.000) (2.2 (34.902.184.918.030.469.700. in value of Mutual Fund JHT Loss on declining in value of investment Non JHT Loss on declining in value of Stocks Non JHT Loss on declining in value of Bonds Non JHT Loss on decl.165 Represent the allowed proportion of operating expenses in accordance with Government Regulation No.586 dengan rincian sbb: 19.191.586) Kerugian atas penurunan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 adalah Rp 352.2.591.165.655.827.271.173.077.3 Subsidiary 21.342.447.000. unless otherwise stated) 19.510) (314.474) (134.298.269.453) (897.404) (104.000) 19.791) (4.306.680) (180.311.371.941) (8.981) 857.944) (226.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).089.8.089.700.1.875. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.2.532.2.438.004) (108.2.020) (3.895) (12.173.191.274.1 Directors Expenses 21.155.688.433.340.596.764.124.2 Operating Expenses 21. 21 OPERATING ExPENSES 21.510) (551.610.587) (1.2.311) (3.7 Subsidiary (1.

797.4.4.3 Subscription expenses 21.512.552.253) (4.767) (9.586.6 Fixed asset tax and insurance expenses 21.345.391) (5.764.3.924) (20.371) (94.3.999.951) (430.301.228.office equipment 21.859.014) (5.4.348.809) (487.485.9 Planning and development expenses 21.099.992.4.664) 21.408) (5.045.025) (174.049.267.411.380) (3.3.3 Depreciation expenses .095.235.645.640.12 Subsidiary 21.114) (21.383.4.775.726.4.596.234) (14.070.240.374.418) (18.607.288) (15.722) 31 December 2008 (Rp) (130.3.572.806.590) (1.027.896.905.136.782.574.5.405) (6.493.879) (10.2 Rent expenses 21.8 Other employee expenses 21.363) (14.828.328.652.954) (21.289) (519.648.905) (23.597) (75.616.4. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.903.206) (17.649) (22.973.067.944.288) (60.423) (7.466.5.602) (4.970) (698.332.548.429.7 Subsidiary (30.793.398.174. 2009 and 2008 (In Rupiah.348) (2.136.4 Social security/additional JPK/employee retirement expenses 21.635.5.462.250) (165.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).928.137.679) (319.574.464.5 Employee training expenses 21.795) (351.234.493) (653.856) (15.4.10 Financial administration expenses 21.041.970) (5.523.391) (165.428.123.4.346.5 Depreciation and amortization Expenses 21.890.3 Employee Expenses 21.071.992.385.126) (5.8 Data management expenses 21.956.415.897) (77.694) (2.963.603.5 Depreciation expenses .6 Amortization expenses 21.255.995.418.412) (4.1 Offices supplies expenses 21.289.094.958.477.274) (175.946.901.306.374.2 Depreciation expenses .913) (24.590.4 Asset maintenance and management expenses 21.536) (7.2 Basic allowance expenses 21.250.5.5 Household and meeting expense 21.202) (16.705.3.798.128.7 HRD expenses 21.320.539) (5.5.931.9 Subsidiary (146.016.840.095) (13.6 Acceptance and placement expenses 21.776.727) (7.273) (624.11 Other administrative and general expenses 21.1 Salaries and honorarium expenses 21.building 21.618) (8.174.908) (622.913) (77.165.vehicle 21.152.1 Depreciation expenses .31 Fringe benefit expenses 21.140.956) (23.344) (18.102.986.136) (76.4 Depreciation expenses .107.383.4.278.863) (26.774.145.250) (11.other equipment 21.084.925.4.5.3. unless otherwise stated) 31 December 2009 (Rp) 21.846) (5.750.076) (8.computer 21.316.087) (15.237.555.4 Administrative and General Expenses 21.729) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 293 .089.274.107) (21.5.137.354.778) (61.7 Secretary expenses 21.329.569.965) (2.735.753.921.107.096.524) (69.241.205.3.4.296.3.795.622.3.428.446.969) (696.

JKK Allowance for doubtful accounts .105.264.215.547.822.1 Other Income 16.355.700) Jumlah tersebut merupakan beban PPh Badan PT Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 masing-masing sebesar Rp 298. 7.976.335.484.160 dan Rp 11.216.262.484.2 Other expenses (12.010.360) (25.254.129 Jumlah pendapatan lain lain dan beban lain lain netto diluar dari tujuan usaha perusahaan dan anak perusahaan selama periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 masing-masing sebesar Rp4.473.371) (40.383.002 149.633.429 dan keuntungan kenaikan kurs sebesar Rp. 25 Company Income Tax (298.025) (9.485.563.6 Allowance for doubtful accounts Allowance for doubtful accounts .877.JKM Allowance for doubtful accounts .710.547.008.000.128.782.620.805.883.413 setara dengan bunga 9% per tahun.573) (106. unless otherwise stated) 21. Jamsostek Subsidiary 189.057.754.271.377.048.600) (857.789. 2009 and 2008 (In Rupiah.480) (282.803.710.652.002 dan Rp149.271. 2.539 294 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .197 23.620.591.160 (22.618.633.057.838.029) Proporsi terbesar dari beban lain selama periode 01 Januari s/d 31 Decemberi 2009 antara lain bersumber dari kerugian selisih kurs sebesar Rp.132.7 Allowance for doubtful accounts . 5.281.684.128.636.578.883.431) Hasil pengembangan dana JHT periode 01 Januari s/d 31 December 2009 yang dikembalikan kepada peserta sebesar Rp 6.154.801 (736.552 .264.093.158 Proporsi terbesar dari pendapatan lain selama periode 01 Januari s/d 31 December 2009 antara lain bersumber dari pendapatan denda iuran sebesar Rp.956.753.697 16.218.324.155.488) 4.264.444.921.480 dan Rp 282.335.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).188) (57.218. 4.234.165) 11.652.642.271.485.218.537) (5.057.413) (4.700 26 Income (Expenses) of deferred Tax 188.018 (371.895. jasa giro sebesar Rp.966.539 Jumlah tersebut merupakan pendapatan (beban) pajak tangguhan PPh Badan PT Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 masing-masing sebesar Rp 188.955.154.121.698.677.672) (971. 1.539 dengan rincian sbb: PT.799) 188.479) 149.737 dan kerugian akibat klaim fiktif sebesar Rp.957) (103.883. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.867.JPK 21. 24 PARTICIPANTS ShARES ON JhT INVESTMENT YIEldS (6.345) (18.273.002 149.234.129 dengan rincian sbb: 23.Subsidiary 22 ExPENSES OF JhT INVESTMENT FuNd MANAGEMENT 23 OThER INCOME (ExPENSES) (44.

234.337.1.986 (1.959.160 10.069.619.4 Pendapatan Operasional Anak Perusahaan 27.176.745.908.051 8.002.223. Pajak Tangguhan.403 8.304.199.3 Hak minoritas 27.570) (811.002 (298.325.2.2 Beban Pajak Penghasilan Badan Non JHT 27.476 5.264.041.660.3 Beban Usaha.660) (660.057.354.1 Penerimaan Iuran 27.2 Pendapatan Investasi Bersih 27.878.128 11.4.381.904.690. Penyusutan & Penyisihan 27.691 149.547. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.129 1.381.154.482.952. unless otherwise stated) 27 laba (rugi) setelah PPh Badan.557.271.045.836.1 Pembayaran Jaminan 27.570 188.2 Beban Perusahaan dan Anak Perusahaan 27.128.781.916.955.449.271.103.484.710.090.663.177.836.354.090.830.JHT/Bunga JHT 27.480) 147.217.700) 516. 2009 and 2008 (In Rupiah.715.152.2.218.5 Laba Setelah Pajak dan hak minoritas 2.3 Pendapatan lain .295.974.728) (2.4.1.413) 1.450.274.864) (4.116.255.652.450.492.088.979.057 27.104) (6.016) (3.3 Bagian Peserta atas Hasil Inv.620.547.147 1.188. hak Minoritas 1.349.239 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 295 .539 (282.485.4 Laba Sebelum Pajak 27.978 11.877.lain 27.498.377.1 Pendapatan Pajak Tangguhan 27.1 Pendapatan Perusahaan dan Anak Perusahaan 27.525 1.239 31 December 2009 (Rp) 1.801.736.2 Beban Cadangan Teknis 27.057 31 December 2008 (Rp) 2.633.883.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).431) 1.087 (1.898.1.335.4.482.660.1.2.477) (1.911.748 4.518) (1.875.

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. 2009 and 2008 (In Rupiah. unless otherwise stated) Halaman ini sengaja dikosongkan This page is inTenTionally lefT blank 296 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

Alamat Perusahaan Corporate address .

(061) 453 2818 MEDAn Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. (0741) 627 37 JAMBi ii Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (061) 882 0465. (061) 794 1709. Box 1479 T. Sudirman No. 635 145 F. Muara Bungo. Sibolga T. Langsa 24415. P. 176. 229 85 F. (0755) 206 46 F.O. Haryono No. 663 1291 F. 11. Box 80 T. (0752) 337 20 E. (0641) 218 86 F. 18. Kapten Patimura No.Box 105 T. 657 75. Jend. Drs. (061) 662 8841. (0736) 204 51 F. 458 73 F.O. (0751) 229 87 SOlOK Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 4. Jambi 361121. Box 14 T.O. Lampung Tengah T. 217 12 F. (0623) 418 62 SiBOlGA Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. P. Cik Ditiro No. Hazarin No. 626 590 F. Veteran No.O. (0631) 219 34 SUMATErA BArAT – WEST SUMATrA Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. 3-4 T. (061) 882 3812 KAnTOr WilAyAh ii – Regional office ii Jl. (0631) 224 14. (0659) 700 6043-4 F. Box 11 T. SiAnTAr Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Slamet Riyadi No. P. Medan Tanjung Morawa Km. T. (0755) 206 13 BUKiT TinGGi Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 486 783 F.5 Komplek Ruko Morawa No. (0645) 431 35 KAnTOr CABAnG n. 667 753 F. P. Angkatan 45. 152. (0736) 200 07 298 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Palembang. Box 15 T. Gatot Subroto No. (0651) 230 45. Swadaya No.id JAMBi i Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. 6. Cindur Mato No.21.M. Prof. Bandar Lampung 35127 T. 334. (0711) 362 033 MUArA EniM Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 334. 662 43. 131. 159 B-C.net. Box 1378 T.Kantor Pusat [Head Office] Jl. Kampus Blok H . Lintas Sumtera KM0 No. Jambi 361121. Siantar 21116 T. 16. (0622) 232 65 KiSArAn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 882 0466 F. 667 753 F. Padang 25116. (061) 457 8833 P. Negara No. (0734) 421 008 F. 11. Kisaran 21215. (0721) 572 567 F. 662 43. 657 75. P. Yos Sudarso No.id TAnJUnG MOrAWA Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Hamzah Bendahara Lhokseumawe 24531. Sultan Mahmud Badaruddin II No. (061) 415 5674 F. Bandar Jaya. 79. 12. P. P. Kapuas Raya No. (0645) 436 35. 794 1882 F. (061) 794 1712 lhOKSEUMAWE Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0651) 335 51 MEUlABOh Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (021) 520 2310 KAnTOr WilAyAh i – Regional office ii Jl. Medan 20153. 121. Banda Aceh 23126. (0721) 486 051 lAMPUnG ii Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. P. Palembang T. Bengkulu T. (021) 520 7797 F. (0711) 350 309 F. 23 Meulaboh T. Kapten Patimura No. Jamsosg03@palembang. (0751) 229 84.O.O. (0623) 439 92. Jend. (0741) 627 37 lAMPUnG Kantor Cabang II – Branch Office II Jl.wasantara.A. (0734) 421 821 E.D Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Medan T. P. (0721) 267 655 BEnGKUlU Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Solok T. Batang Agam/Jl. JAMSOSTEK_bkt@bukittingi. 633 56. 06. (0711) 350 538 PAlEMBAnG Kantor Cabang I – Branch Office I Jl.wasantara. P. Daud Beureuh No. (0641) 206 28 BElAWAn Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (0711) 310 017 F. 430 66 F. (061) 662 8842 BinJAi Kantor Cabang III – Branch Office III Jl.O. (0741) 619 18. MT. Bukit Tinggi T.O. Binjai. (0752) 228 94. (0659) 700 0914 lAnGSA Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Sutomo No. Sumatera Utara 20731 T.net. Jakarta Selatan 12930 T. 11. Box 65 T. 667 796. 16. Medan 20153 T. 633 56. Telukbetung. (0622) 224 38 F.O. 47A. (0721) 486 036. Muara Enim T. T. Soekarno-Hatta No. (0741) 619 18. 667 796. 36A. Box 65 T. Warsito No. (061) 453 6184 F. 82. Padang Sidempuan No.

90. (021) 453 0123 F.72 F. Jakarta Selatan T. (021) 6660 4157 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 299 . K. Jend. (021) 7591 7963 . Jawa No. Tangkuban Perahu Timur No. (0761) 332 45 E. Komp. Dumai T. Pemuda Kav.A. 38 Kav. 373 84. R. (021) 314 1709 PlUiT Kantor Cabang II – Branch Office II Jl.PAnGKAl PinAnG Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Kawasan Industri Pulogadung. 4. P. Box 150 T. Imam Bonjol Nagoya. 41 A-B.O. Daan Mogot No. Gobek. 385 7775. (021) 4786 8141 . 565 9123. Jakarta Selatan 12430 T. 94. 28. 5-8. (021) 5439 5596. Jl. Sudirman No. 95C. Juanda No.id riAU ii Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Salemba Raya No. Batam .net. Jl. (021) 7591 7973 . (021) 6669 5182 . 390 5029 F. (0778) 322 858 F. 2. Batam. (0771) 219 29 BATAM i Kantor Cabang I – Branch Office I Gedung JAMSOSTEK Rental Office Lt. Jl. Pluit Timur Blok L Barat No. 566 5331 F. Jl. Bukit Gading Indah Blok I No. (0761) 332 57. Astra Agung Lestari Tbk. (021) 522 9291 F. Jakarta Utara T. (021) 566 4268 KAliDErES Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (021) 527 9324 . 13. 10 No. Naga Sakti Blok 6D. Lt. 71-73. Pekanbaru – Riau 28112 T. Jakarta Barat T. 270 36 F. (0765) 598 133 F. (021) 4584 8723.R Subrantas No. Tanjung Pinang. 385 7702 F. Ir. (021) 7279 9513 F. (021) 390 5226. Radja Hadji No. (0771) 315 057 . Box 2 T. Pulo Ayang Blok OR-1. Lt.4 KEBAyOrAn BArU Kantor Cabang III – Branch Office III Wijaya Grand Centre Blok C1. (021) 527 9318 . P. (021) 390 5229 rAWAMAnGUn Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Sudirman No. 65. (0717) 431 216 riAU i Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Darmawangsa III. (0778) 458 324. 9.wasantara. Rengat.25 GAMBir Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. (021) 566 4269.9 F.184 F. Astekd00@riau. Gedung Bank Liman Int. Cilandak Barat. (0778) 452 986 BATAM ii Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Jend. 455 920 F. Jakarta Pusat T. (0761) 617 07 DUri Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 3 Jakarta Barat 11510 T. (021) 461 6555 F. Pekanbaru – Riau 28112 T. 5439 5598 F. 131. Wahid Hasyim No. Jakarta Timur T. (0778) 322 858 KAnTOr WilAyAh iii – Regional office iii Gd. (0761) 617 07 F. Jakarta Pusat T.43 F. 12. Gatot Subroto No.23 F. (021) 461 6618 SETiA BUDi Kantor Cabang I – Branch Office I Menara JAMSOSTEK Lantai 2. 5-6. III. Engku Putri. Jakarta Selatan T. 390 5227 F. Jakarta Pusat 10440 T. H. (021) 385 7701. Kartini Kav. (021) 5439 5696 TAnJUnG PriOK Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. (021) 739 3661 KEBOn Sirih Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Selatan Menara Jamsostek. Jend. (021) 522 9321 SAlEMBA Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Gatot Subroto. H. Gedung Bank Lippo Lt. (0765) 367 28 F. Jakarta Utara T. 8 Tower B. (0769) 216 77 TAnJUnG PinAnG Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (021) 4786 7071 GrOGOl Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. (0765) 595 615 DUMAi Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Daan Mogot KM 14. Riau T. 4584 2725 PUlOGADUnG Kantor Cabang III – Branch Office III Gd. (021) 351 2176 CilAnDAK Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. (0765) 327 94 rEnGAT Kantor Cabang II – Branch Office II Jl Bupati Tulus No. (021) 390 5119. 5-9. Pangkal Pinang T.O.H. Jl. (0717) 431 415 F. Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12430 T. (0769) 211 68 F. 66. Jakarta Timur T. PT.Riau T. Duri – Riau T.

Mayjen. Rinjani III/5 No. AMGK17_TGR2@yahoo. (0251) 318 179. Lt. 520 7808 GATOT SUBrOTO ii Kantor Cabang II – Branch Office II Menara Mulia Lt. (022) 727 5736. 7. 15. Cikarang Baru Raya No. (021) 591 0441.Tanggerang T. 28. Bandung T. 5. 800 2659. Suite 703 & 704 Jl. 2 Jl. (021) 612 2663 KAnTOr WilAyAh iV – Regional office iV Jl. 1. Jakarta Timur 13630 T. 22. (021) 884 5438. 26. Raya Cileungsi KM. 8A. 435 3529 F. Gd. 12. Bogor T. P. 520 7808 CilinCinG Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (021) 5315 3740 TAnGErAnG iV Kantor Cabang II – Branch Office II Ruko Citra Raya Blok K1 No. P. Kemis . Kramat Jaya No. 727 5810 BAnDUnG ii Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Karawang T. (021) 522 7002 E.O. 374 040 F. Pemuda No. Green Boutiq Blok C5 No. (0254) 250 155. 5940 1956 F. 552 4110 F. 346 959 BOGOr ii Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Jakarta Selatan T. 154.O. 710 2733 F. 8895 7687 KArAWAnG Kantor Cabang II – Branch Office II Gedung Bank Tata. (0266) 222 481 F. Tuparev No. (021) 522 3544. 22B . Perintis Kemerdekaan II Kav. Office Park Kawasan Industri Jababeka Tahap II. 3. 1 Jl. (021) 823 0763 F. 628 6535 F. Jend. (021) 526 0419 . 38. (021) 591 7843 E. 710 2732 F. Cabang Karawang Jl. (021) 526 0419 . 662 6717 F. (022) 8911 3873 . Gatot Subroto Kav. (0251) 313 760. (021) 5315 3735. Gedung Soilens Lt.22 F. Sangkuriang Plaza. Box 65 T. (021) 435 3488. 9-11. P. 1 Jl. Jakarta 14430 T. 339. F. Serang 42118. Cimahi.22 F. 317 923. Yani No. (021) 522 3544. Box 74 T. Bandung 40124 T. 200 794 F. (021) 800 7971. 720 4486. Hasan Mustofa No. Jend.Tanggerang T.22 F. A. Jend. (021) 526 0419 . Raya Sangkuriang No. (0267) 400 966 E. 54D. (021) 5940 1988. 39. (0266) 222 066 SErAnG Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Pramuka No. Bandung T. Surya Kencana No. (021) 800 7972 GATOT SUBrOTO Kantor Cabang I – Branch Office I Menara Mulia Ground Floor (Lt. P. Jend. (0254) 200 031 300 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Jakarta Selatan T. (021) 435 3363 MAnGGA DUA Jl. Hasan Mustofa No. (022) 520 4194 F. Cikupa . Jl. Bogor 16820 T. amg-k10@plasa. Ruko BSD Sektor IV Blok RS Serpong . (021) 823 0765 BEKASi Kantor Cabang I – Branch Office I Jl.com CiKArAnG Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 68. Kecamatan Koja Jakarta Utara T. (022) 522 4144 TAnGGErAnG i Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. (021) 628 6534. 9-11. (022) 8911 3877 . Gatot Subroto. 800 2660 F.75 F. Jatiuwung. 591 2385 F.Tanggerang T. (0267) 411 439 F. (021) 552 7403. (022) 720 0610. (021) 5940 2001 BOGOr i Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Ps.78 CiMAhi Kantor Cabang II – Branch Office II Gd. Dasar) Jl. Cikarang Bekasi T. 6.CAWAnG Kantor Cabang II – Branch Office II Gedung Cawang Kencana Lt. No. amal_k04@yahoo. 14 Tanggerang 15118.com TAnGGErAnG iii Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 591 2978.22C. (021) 884 3909. (022) 662 6984 SUKABUMi Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. 9-11. Box 235 T. Kodya Sukabumi 4311. (021) 522 3544. Bandung 40124 T. Bekasi 17141 T. 520 7808 GATOT SUBrOTO iii Kantor Cabang III – Branch Office III Menara Mulia Lt. (022) 662 6713. 29. Arteri Mangga Dua Raya Centre. (022) 720 0609 BAnDUnG i Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Jakarta Selatan T.com TAnGGErAnG ii Kantor Cabang II – Branch Office II Komplek Sasa Plaza Blok B No.O. Jonggol. (022) 727 5570. Gatot Subroto Kav. 5315 3736 F. 435 3441. BKR No. 39. Sutoyo Kav. Gatot Subroto Kav. P.

368. 358 8877 F. Yogyakarta 55222. Surabaya T. 260. 7C. (031) 566 8979. 12. 437 878 F. P. 130. Mayjen Sutoyo No. Depok 16431 T. 425 011 MAlAnG Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. 3. (0231) 485 785 PEriAnGAn TiMUr Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0291) 431 151 MAGElAnG Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 38-39. (031) 567 5944 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 301 . Margonda Raya No. Cilacap 53213. P. 56. 692 6928. Pemuda Selatan No. 18. (0264) 231 108.O. Komplek Perkantoran Podosugih. Klaten 57411. 1. 80. 503 3853 F.R. 367 507 F. 624 17 F. 692 6929 F. (0282) 531 388. (0272) 227 01 CilACAP Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 130. 428 188 F. 327 811 F. 31. (031) 502 7692. 322 624 F. Jl. P. Kudus 59319. (021) 7721 5101 F. Box 210 T. Terusan Ibrahim Singadilaga 14. 355 7627 SEMArAnG i Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. 214 917 F. S.E. Soekarno Hatta No. P.O.O. Jend. Box 1062 T. Martadinata No. Sutomo No.O. Karimunjawa No. (0231) 485 660 F. Muhammad No. R. (024) 355 9563.CirEBOn Kantor Cabang II – Branch Office II Jl.O. (0293) 310 430. (024) 351 7623. Wahidin Utara No. (031) 894 5591 DArMO Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (0293) 310 431 PUrWOKErTO Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0285) 425 859 KUDUS Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (0272) 326 602. 425 858 F. (0343) 428 165.O. 568 7791 F.O. Semarang 50165 T. Evakuasi No. Sidoarjo 61251. (024) 659 1391. Pemuda No. (0291) 431 151. H. (031) 501 7014 PASUrUAn Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (0282) 534 567 PEKAlOnGAn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 106. (024) 659 1391 F. (0265) 331 346 E. 358 8880. 327 331 F. Tegal T. 92. Box 1062 T. Tromol Pos 5 T. Pasuruan 67126. (0283) 356 769 UnGArAn Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Box 193 T. (0341) 367 507 SiDOArJO Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Box 164 T. (0265) 327 987. 503 2701. Raya Kaligawe No. 358 5530 SEMArAnG ii Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Haryono No. (031) 503 1183. Pemuda No. 11B. (0274) 518 953. 1-4. 18. (024) 352 0279. Purwokerto 53141 T. Bhayangkara No. Purwakarta 41115 T. (024) 692 3036. Pramuka No. 736 330 F. Pekalongan T. Bandung T. (022) 750 0810 DEPOK Kantor Cabang III – Branch Office III Komplek Ruko ITC Depok No. Semarang 50132. (031) 502 9285 KAriMUnJAWA Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. 6. (031) 894 5592 . 518 670. Box 172 T. 42. Let. 518 671 F. Cirebon 45122 P. DR. Surabaya T. Box 147 T. Box 6402 T. Box 189 T. Surabaya T. (024) 553 712. (0283) 322 623. Magelang 56172. P. (0274) 518 223 KlATEn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. DR. (0271) 736 637. Urip Sumoharjo No. Ungaran T. P.O. 537 979 F. (0281) 642 482 TEGAl Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0271) 716 261 yOGyAKArTA Kantor Cabang I – Branch Office I Jl.com PUrWAKArTA Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Tasikmalaya T. Pahlawan Pinang Indah Blok A2 No. P. 6. (0281) 642 481/4/6 F.O.94 F. Diponerogo No. Majapahit. Malang 65111. M. (021) 7721 5104 KAnTOr WilAyAh V – Regional office V Jl. 658 1682 SUrAKArTA Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. P. 355 9564 F.O. amalgamasi_k07@yahoo. Jend. Box 226 T. (022) 750 0380 F. (0285) 425 857. Semarang 50132. P. (024) 692 4255 KAnTOr WilAyAh Vi – Regional office Vi Jl. Panca Arga No. (0343) 421 527. (0341) 354 450.T. Sudirman No. 503 3856 F. 338. Surakarta T. 592. (0264) 230 751 MAJAlAyA Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Parman No.

487 001 F. (0541) 761 196 BOnTAnG Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Gianyar–Bali. P. jamsostekn01@yahoo. (0342) 806 778. (0548) 233 15 TArAKAn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl.com amalgamasi_bali@yahoo. 223 145.O. Gresik T.O. 89. (0542) 423 264 BAliKPAPAn Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. P. (031) 843 8826 F. (0551) 212 60 F. Raya Jemur Sari No. Mataram 83126 – NTB. Raya Jabon No. Denpasar 80233. Dharma Giri Bypass Buruan.com BAli ii Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (033) 342 4754. Box 001 T. Cak Doko No. (0354) 685 188 E. (0353) 885 966 BAnGKAlAn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Wahidin Sudiro Husodo No. Blok H 1-2. Jend. jamsostek_bali@plasa. (0321) 323 327 BOJOnEGOrO Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Haji Isa III. Banyuwangi T. Surabaya T. Langko No. (033) 342 1677 E. (0342) 801 354 TAnJUnG PErAK Kantor Cabang II – Branch Office II Jl.88 F. 881 835 F. (031) 847 2664 nTB Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Slamet Riyadi No. 15. Yos Sudarso No. 221 425 F.net. (031) 397 5277. Madiun 63139 T. 256 69 F. (0542) 421 920. Hayam Wuruk No. (0542) 734 962. 211 78 (D) F. 397 4349 F. Box 124 T. Blitar 66131. P. Balikpapan T. Perak Timur No. (0370) 640 127. (031) 309 3589. 49. Hasyim Ashari No.O. Diponegoro No. (0554) 219 76 302 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Surabaya T. 440 779 F. Juanda. Jend. 761 194 F. No. 341 0848 F. (0554) 219 76. 392 237 F. 82. DR. Rahman Saleh No. 199. (0361) 223 893 E. 800 987 F. (0551) 511 77 BErAU Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 143. P. 18. P.GrESiK Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (031) 309 5632 BliTAr Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0361) 945 522 E. amalgamasi_no06@yahoo. 352 4460 F.com amalgamasi_bali@yahoo. 8A. 397 2121. 9. (0351) 492 018. (0542) 426 043 SAMArinDA Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. (0354) 700 3786 . Sudirman Kav. Bojonegoro T. umum_n14@telkom.O. (031) 398 5572 JEMBEr Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Balikpapan T. (0541) 761 193.Kalimantan Timur T. Box 1025 T. P. (0361) 233 622. 43. 945 719. Jaksa Agung Suprapto No. Mojokerto 61363. 462 864 F. 427 213 F. Blok H 1-2. Berau . Box 187 T. (0351) 452 974 KEDiri Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0370) 634 103 nTT Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Box 145 T. H. A.id BAli Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. (0331) 486 370. 10. (0380) 831 457 KAnTOr WilAyAh Vii – Regional office Vii Jl. (031) 329 8686 E. Madura 69115 T. 6. 11. Samarinda T. Kediri 64122. 13. 309 9184 F. 43. 121 A.com MADiUn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Tanjung Redab. Diponegoro No. Tarakan.O. Sudirman Kav. (031) 352 3854. Ciliwung No. (0331) 485 602 BAnyUWAnGi Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. F.O. 11. 8. Jember T. (0321) 324 679. 634 714 F. Kupang 85111. Box 472 T.O.com rUnGKUT Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Ir. 398 4344. Bontang T. 45.com MOJOKErTO Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0353) 881 978. 80581 T. P. 341 0483. (0548) 211 28. jamsostek_bali@plasa. (0361) 945 718. Urip Sumoharjo No. Box 1042 T. (0380) 833 604 F.

68A. MT Haryono No. (0411) 452 373 F. 22. (0451) 481 212 GOrOnTAlO Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. P. Sorong T. Rachman Saleh No. 6. Brigjen Hasan Basri No. Jayapura 99223 T. Guttupatallo No. Tatura. (0901) 323 259 F. Gorontalo (d/h Andalas No. Nani Wartabone No. (0532) 212 66 KAnTOr WilAyAh Viii – Regional office Viii Jl. Gunung Bawakaraeng No. (0471) 216 98 F. 312 01 F. 35 No. (0951) 333 748 F. (0911) 354 035 F. (0531) 214 21. Parman No. (0518) 210 19 PAnGKAlAn BUn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (021) 841 3331 F. 222. (0532) 212 66 F. (0561) 730 031 KAliMAnTAn SElATAn – SoUTH KaliManTan BAnJArMASin Kantor Cabang II – Branch Office II Jl.O. 17 Agustus. Towua No. (0531) 312 01 KOTA BArU Kantor Cabang III – Branch Office III Jl.bijak. 95. (0911) 354 095 SOrOnG Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 2. (0511) 330 2042-44 F. Sorong T. 84. Mayjen S. Palopo 91921 T. Hasanuddin No. Kapitan Pattimura No. (0401) 312 5545 PAlOPO Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 61. Pontianak T.co. 312 7067 F. Jakarta Timur 13840 T. 7) T. Urip Sumorarjo Km 4. (021) 844 4789 E. (0561) 732 941.KAliMAnTAn BArAT – WeST KaliManTan POnTiAnAK Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (0536) 322 4972 F. www. (0511) 330 2047 PAlAnGKArAyA Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. P. (0471) 222 48 MAnADO SUlAWESi UTArA – noRTH SUlaWeSi Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Achmad Yani. Condet Raya No. Banjarmasin 70124 T. Brigjen Hasan Basri No. (0411) 441 533 KEnDAri SUlAWESi TEnGGArA – SoUTHeaST SUlaWeSi (KEnDAri) Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Milono Km. bijak@bijak. (0431) 851 667. 6. (0401) 312 7326. Box 153 T.co. 51. (0921) 255 24 TiMiKA Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 77 Sampit . 39. (0951) 331 748 F. Jend. (0435) 831 554 MAlUKU Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (0536) 322 3694 SAMPiT Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0901) 321 600 ANAK PERUSAHAAN [SUBSidiaRY] PT BinAJASA ABADiKAryA (PT BiJAK) Jl. Timika – Papua 98663 T. (0435) 831 554 F. (0518) 218 95 F. Pangkalan BUN 74115 Kalimantan Tengah T. 855 724 F. Raya Abepura Bucen II No. RTA. 27. (0411) 452 539 MAKASSAr Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. 16A.id laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 303 . Kota Baru T. Cendrawasih No. Basuki Rahmat No. (0411) 441 581. (0921) 212 43 F. Makassar T. 767 909 F. Kendari 93121. Ternate – Maluku Utara T. Box 37 T. Palangkaraya T. 6. (0451) 481 212 F. 92. Manado 95113 T. Sulawesi Tenggara T. (0967) 531 272 PAPUA BArAT Jl. Ambon 97124 T.O. Palu 94113. 441 591 F.5. (0967) 533 326 F. A. Basuki Rahmat No. Pampang Makassar T. 28.id W. (0951) 332 838 MAlUKU UTArA Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0951) 332 838 PAPUA (iriAn JAyA) Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0431) 854 068 PAlU SUlAWESi TEnGAh – cenTRal SUlaWeSi Kantor Cabang III – Branch Office III Jl.

h. Sambutan Dewan Komisaris Laporan Direksi Profil Perusahaan a. Informasi harga saham tertinggi.6 SPECIFIC ITEMS STIPULATES ON THE REGULATION OF BAPEPAM&LK NO. jabatan.K. position. percentage of shares ownership. X. bidang usaha. position. as well as total traded share on quarter period for two financial years. Ikhtisar Keuangan Penting (perbandingan selama lima tahun buku). such as stock split. The Company’s business lines and operational activities comprises of products and or services d. Nama dan alamat perusahaan b. Adresses and Name Company b. and brief profile of the Board of Directors Total employees and description of their competencies 50-55 58-63 296 1-3 8-11 12-14 4-7 8-11 56-57 64-65 74-79 7 Description of shareholders and percentage of its ownerships a.6 NOMOR HALAMAN NUMBER OF PAGE 42 Jamsostek bukan Perusahaan Terbuka Jamsostek is not a Public Company 1. Information of the highest. X. dividen saham. e. X. lowesrt and closing share price. dan status operasi perusahaan tersebut Kronologis pencatatan saham dan perubahan jumlah saham dari awal pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama Bursa Efek dimana saham perusahaan dicatatkan Name of the subsidiary company and affiliated company. dan riwayat hidup singkat anggota Direksi h. Financial Highlights (comparative for five fnancial consecutive years). yaitu kelompok pemegang saham yang masing-masing memiliki kurang dari 5% Share price before last capital restructuring is ought to be restated.K. f. and brief profile of the Board of Commissioners Name. 48-49 4 5 6 Message from The Board of Commissioners Report of The Board of Directors Company Profile a. dan riwayat hidup singkat anggota Dewan Komisaris g. terendah. stock dividend and bonuses. Shareholders that owned 5% or more b.6 The Regulation of BAPEPAM-LK NO. Nama. Bidang dan kegiatan usaha perusahaan meliputi jenis produk dan atau jasa yang dihasilkan d. as well as the name of Stock Exchange Company’s name where the Company’s share were listed 48-49 9 Jamsostek bukan Perusahaan Terbuka Jamsostek is not a Public Company 10 11 12 Kronologis pencatatan efek lainnya dan peringkat efek Nama dan alamat perusahaan pemeringkat efek Nama dan alamat lembaga dan atau profesi penunjang pasar modal Chronolgy for other stock listing and ratings Name and address of the Share Registrar Name and address of the Capital Market Supporting Institution and Professional Services 304 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . due to several matters. Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih b. persentase kepemilikan saham. 2 3 Harga saham sebelum perubahan permodalan terakhir wajib disesuaikan dalam hal terjadi antara lain karena pemecahan saham. Direktur dan komisaris yang memiliki saham c.6 NO HAL YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERATURAN BAPEPAM&LK NO. Kelompok pemegang saham masyarakat. Jumlah karyawan dan deskripsi pengembangan kompetensinya Uraian tentang nama pemegang saham dan persentase kepemilikannya a. X. dan saham bonus. g. Struktur organisasi dalam bentuk bagan e. Public shareholders. Members of the Board of Commissioners and the Board of DIrectors which owned a shares portion c. Organizational structure in the form of chart Vision and Mission of the Company Name. The Profile of Company c. Visi dan Misi perusahaan f. shareholders which owned a shares portion of less than 5% 159 160 - 8 Nama anak perusahaan dan perusahaan asosiasi.K.REFERENSI PERATURAN BAPEPAM-LK NO. Nama.K. serta jumlah saham yang diperdagangkan untuk setiap masa triwulan dalam dua tahun buku terakhir. dan penutupan. jabatan. 43. Riwayat singkat perusahaan c. business lines and the operational status of those companies The listing of shares and the changes of total number of shares from the initial listing to the end of financial year.

dan riwayat hidup singkat anggota komite audit • Uraian tugas dan tanggung jawab • Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran setiap anggota komite audit • Laporan singkat pelaksanaan kegiatan komite audit d. 194 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 305 . 150-152 g. Uraian mengenai aktivitas dan biaya yang dikeluarkan berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan h. Uraian mengenai sistem pengendalian internal yang diterapkan oleh perusahaan dan uraian mengenai pelaksanaan pengawasan internal g. Penjelasan mengenai risiko-risiko yang dihadapi perusahaan serta upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengelola risiko tersebut j. Description of Corporate Secretary’s function and tasks. Uraian tugas dan fungsi sekretaris perusahaan. Description on address and information which can be access by shareholders or public concerning the necessity to gain corporate information 40-41 14 295-301 86-107 108-186 114 115 121-147 115 120 132 133-136 137. Perkara penting yang sedang dihadapi oleh Perusahaan i. Acknowledgement and certification received by the Company both in a national or international scale Name and address of subsidiary company and or branch offices or the representative office Management’s Discussion and Analysis Good Coroporate Governance a. 170-185 h. Penjelasan tentang tempat/alamat yang dapat dihubungi pemegang saham atau masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai Perusahaan Tanggung jawab direksi atas laporan keuangan. The Audited Financial Statement. 165. position and brief profile of the Audit Committee • Roles and Responsibilities • Total number of meeting and attendance of the Audit Committee • Report on the operational activities of the Audit Committee d. The Board of Directors: • Duties of each member of the Board of Directors • Description of settlement procedures and total amount of the remuneration • Total number of meeting and attendance of the Board of Directors • Trainning program in order to enhance the skill and competencies of the Bard of Directors c. Audit Committee: • Name. jabatan. 147-149 136 136 123 125 123 125-126 126-128 129-132 15 16 146 146 f. jabatan. Komite-komite lain yang dimiliki oleh Perusahaan: e. Other committees owned by the Company: e. Komite audit: • Nama. Direksi: • Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing anggota direksi • Pengungkapan prosedur penetapan dan besarnya remunerasi anggota direksi • Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran anggota direksi • Program pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi direksi c. Dewan Komisaris: • Uraian pelaksanaan tugas Dewan Komisaris • Pengungkapan prosedur penetapan dan besarnya remunerasi • Anggota Dewan Komisaris • Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran Dewan Komisaris b. Board of Commissioners: • Duties of the Board of Commissioners • Description of settlement procedures and total amount of the remuneration • Members of The Board of Commissioners • Total number of meeting and attendance of the Board of Commissioners b. Signature of The Board of Directors and The Board of Commissioners. position and brief profile of the Corporate Secretary • Description of duties of the Corporate Secretary Description on the internal control system which was implemented by the Company and description on the internal control activities Description on the activity and allocated expenses related with corporate social responsibility towards society and environment Litigation cases faced by the Company Description on the operational risk which was faced by the Company and efforts to mitigate those risks. 135-137 160-161 j.13 Penghargaan dan sertifikasi yang diterima perusahaan baik yang berskala nasional maupun internasional Nama dan alamat anak perusahaan dan atau kantor cabang atau kantor perwakilan Pembahasan dan Analisa oleh Manajemen Tata Kelola Perusahaan a. 158-159 Back Cover 17 Responsiblity statement of the Board of Directors for Financial Report. dan riwayat hidup singkat sekretaris perusahaan • Uraian pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan f. i. • Name. Tanda tangan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris. • Nama. 194 195-296 18 19 Laporan keuangan yang telah diaudit.

Halaman ini sengaja dikosongkan this page is intentionally left blank 306 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

.

id maximark laporan tahunan 2009 annual report .jamsostek.co. Jend. 79 Jakarta 12930 tel: (021) 520 7797 Fax: (021) 526 0441 website: www.Jl. Gatot Subroto no.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful