mitra seumur hidup .

a partner for life

laporan tahunan 2009 annual report

daftar isi . content
Sekilas Jamsostek . Jamsostek in Brief Slogan . Slogan Tujuan & Nilai-nilai . Objective & Values Visi & Misi . Vision & Mission Bisinis Usaha . Business Line Struktur Organisasi . Organization Structure Anak Perusahaan . Subsidiary Company Entitas Ber tujuan Khusus . Special Purpose Entity Akuntan Perseroan . Company Accountant Peristiwa Penting 2009 . 2009 Significant Event Peghargaan di Tahun 2009 . Accolades in 2009 Iktisar Keuangan . Financial Highlight Modal Saham . Share Capital Kinerja Operasi . Operational Highlight Kinerja Kepeser taan . Membership Highlight Daftar Perusahaan Penyer taan .
List of Investment Company

1 4 4 6 8 12 15 22 33 34 40 42 43 44 46 48

Sambutan Komisaris Utama .
Message From the President Commissioner

50 56 58 64

Dewan komisaris . Board of Commissioner Laporan Direksi . Repor t From the Board of Directors Direksi . Board of Directors

Jamsostek Di Tahun 2009 . Jamsostek In 2009 Sumber Daya Manusia . Human Resources Teknologi Informasi . Information Technology Diskusi Manajemen & Analisis .
Management’s Discussion & Analysis

66 74 80 86 108 172

Tata Kelola Perusahaan . Good Corporate Governance Tanggung Jawab Sosial . Corporate Social Resposibility Statement of Corporate Intent PT Jamsostek (Persero)2010-2011 .
Statement of Corporate Intent PT Jamsostek (Persero) 2010-2011

188 194 195 297

Tanggung Jawab Pelaporan Tahunan
Responsibility For Annual Repor ting

Laporan Keuangan . Financial Statement Alamat Perusahaan . Corporate Address

laporan tahunan 2009 annual report

sekilas jamsostek
jamsostek in brief

Sebagai penyelenggara jaminan sosial untuk tenaga kerja, PT Jamsostek (Persero) bekerja keras untuk menjadi penyelenggara jaminan sosial yang dapat dipercaya oleh stakeholders dan publik.

As a social security provider for workers, PT Jamsostek (Persero) strives to become the trusted provider among stakeholders and the public.

Terpercaya
Mendapatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan/ stakeholder merupakan hal penting bagi PT Jamsostek (Persero). Wujud dari kepercayaan peserta adalah opini yang positif terhadap JAMSOSTEK, kemauan dari pengusaha untuk mengikutsertakan karyawannya dalam program JAMSOSTEK serta kepercayaan publik terhadap JAMSOSTEK sebagai lembaga yang bersih dan dikelola dengan profesional.

Trusted
Winning the trusts of stakeholders is crucial to PT Jamsostek. This trust is manifested in the positive opinions toward JAMSOSTEK, the willingness of employer to include their employees to JAMSOSTEK program and public confidence of soundness and professional management within JAMSOSTEK.

Unggul dalam pelayanan
PT Jamsostek (Persero) senantiasa berusaha memberikan pelayanan yang unggul kepada tenaga kerja maupun kepada pengusaha. Untuk memberikan keunggulan layanan ini, PT Jamsostek (Persero) mengedepankan pada pelayanan yang mudah diakses, ramah, cepat, dapat diandalkan dan akurat. Kemudahan akses dilakukan dengan memberikan jaringan distribusi kantor cabang dan kantor pelayanan dan melalui teknologi informasi (e-mail, website, call center). Pembenahan proses secara berkesinambungan dilakukan untuk menjamin bahwa proses yang dilakukan oleh PT Jamsostek (Persero) dapat memuaskan seluruh peserta JAMSOSTEK. Untuk memantau tingkat keunggulan dalam pelayanan, secara berkala PT Jamsostek (Persero) melakukan pengukuran kepuasan pelanggan.

Service Excellence
PT Jamsostek (Persero) puts serious efforts in providing excellent services to workers and employers alike. Therefore, PT Jamsostek (Persero) emphasizes on service accessibility, friendliness, timeliness, reliability and accuracy. Convenient services access is made possible through wide distribution network set up at branch offices and service points, and the utilization of information technologies (e-mail, website, call center). PT Jamsostek (Persero) continuously improves its business processes to generate ever higher satisfaction to JAMSOSTEK members. Periodic satisfaction survey is also conducted to monitor the degree of service excellence provided by PT Jamsostek (Persero).

Manfaat optimal
PT Jamsostek (Persero) memberikan benefit kepada peserta melalui produk utamanya dan produk tambahan. Manfaat produk Jaminan Hari Tua (JHT) diupayakan agar dapat memberikan tingkat pengembalian bagi peserta dengan nilai diatas bunga deposito perbankan. Akses kepada peserta untuk melakukan check saldo JHT juga dikembangkan melalui kerjasama dengan industri perbankan (dalam proses). Pemberian manfaat optimal Program JK, JKK dan JPK dilakukan dengan cara meningkatkan nilai jaminan dan kemudahan akses kepada program ini, yaitu melalui peningkatan jumlah kerjasama dengan berbagai entitas kesehatan. Selain itu produk tambahan berupa program Peningkatan Kesejahteraan Peserta (PKP). Program ini dilakukan dengan menyisihkan sebagian surplus PT Jamsostek (Persero) menjadi bagian tersendiri yang ditujukan untuk peserta JAMSOSTEK.

Optimum Benefit
PT Jamsostek (Persero) offers benefits to members through its main and additional products. The yield from JHT (retirement fund) program is aimed at generating higher returns than that of bank’s deposit. By working together with the banking industry JAMSOSTEK members would soon be able to check their JHT balance. The optimum benefits of JK, JKK and JPK are made available through continual increment of indemnities and by allowing more convenient accesses to these programs by cooperating with health care providers. Apart from these, JAMSOSTEK has introduced Workers’ Welfare Fund (PKP), the funding of which derived from the surpluses from JAMSOSTEK’s endeavors, especially set aside for JAMSOSTEK’s members.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

1

1977
dibentuk Perusahaan Umum Asuransi Sosial Tenaga Kerja berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 34 tahun 1977 Perusahaan Umum Asuransi Sosial Tenaga Kerja was established based on Government Regulation No 34 of 1977

1990
Perusahaan Umum dari Badan Penyelenggara diubah menjadi bentuk Badan Usaha Milik Negara berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 18 tahun 1990. The reformation of Public Company of Organizing Agency into State-Owned Enterprise, based on Government Regulation No.18 of 1990

Tujuan negara adalah memberikan kesejahteraan bagi warga negaranya. Melalui berbagai instrumen, Negara berusaha mewujudkan cita-cita ini. Jaminan sosial merupakan salah satu dari instrumen tersebut. Konvensi ILO tahun 1952 (No. 102) mendefinisikan Jaminan Sosial sebagai perlindungan yang diberikan masyarakat untuk para anggotanya - melalui seperangkat instrumen publik - terhadap kesehatan ekonomis dan sosial yang disebabkan terhentinya atau turunnya penghasilan yang diakibatkan karena sakit, hamil, kecelakaan kerja, pengangguran, cacat, hari tua, dan kematian; pemberian perawatan medis; serta pemberian subsidi bagi keluarga yang mempunyai anak. PT Jamsostek (Persero) didirikan oleh pemerintah Indonesia untuk menyelenggarakan perlindungan jaminan sosial bagi kelompok penduduk tenaga kerja. Bentuk perlindungan jaminan sosial yang dilakukan PT Jamsostek (Persero) adalah dengan menggunakan mekanisme provident fund/tabungan (Jaminan Hari Tua/JHT) dan asuransi sosial (Jaminan Kecelakaan Kerja/JKK, Jaminan Kematian/JK dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan/JPK). Sebagai organisasi yang bergerak dalam industri jaminan sosial, maka perlindungan yang diberikan bersifat dasar. Dasar diartikan sebagai perlindungan inti kepada tenaga kerja. Selain daripada itu, tenaga kerja dengan kemampuan keuangan lebih mempunyai pilihan untuk menambah perlindungan kepada asuransi komersial diluar program JAMSOSTEK.

It is mandatory for a country to promote the welfare of its citizens, therefore through various instruments Indonesia strives to fulfill this cause. Social security is one of the instruments. According to ILO convention in 1952 (No. 102), social security is defined as an insurance provided by the community for its members through a set of public instruments, against health, economic and social risks ensuing from the cessation or decrement of income resulting from illness, pregnancy, work accident, unemployment, disability, old age and death, provision of medical attention, giving subsidies to families with children.

PT Jamsostek (Persero) was established by the Government of Indonesia to organize social security programs for workers. The format of PT Jamsostek (Persero) covers utilizes provident fund (Old Age Benefits/JHT) and social welfare insurance (Work-Related Accident Benefit/JKK, Death Benefit/JK and Health Care Benefit/JPK). As an organization that provides social security, the coverage of PT Jamsostek (Persero) are fundamental. Fundamental in this sense is main insurance for a worker. Meanwhile, the workers who are more able financially may obtain additional protections from commercial insurance companies outside JAMSOSTEK program.

PT Jamsostek (Persero) mempunyai tiga stakeholder penting, yakni:
Tenaga Kerja
PT Jamsostek (Persero) mempunyai kewajiban untuk memberikan layanan yang memuaskan kepada peserta JAMSOSTEK. Melalui ke-empat produknya, yakni Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, PT Jamsostek (Persero) memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dari risiko hari tua, kematian, kecelakaan kerja serta ganggunan kesehatan. Selain untuk tenaga kerja, PT Jamsostek (Persero) juga memberikan perlindungan kepada keluarga dari para tenaga kerja melalui produk pelayanan kesehatan. Saat ini yang ditanggung adalah tenaga kerja, istri/suami dan 3 (tiga) orang anak tenaga kerja.

PT Jamsostek (Persero) has three important stakeholder, which are:
Workers
PT Jamsostek (Persero) has the obligation of delivering satisfactory services to JAMSOSTEK members. Through its four products, Old Age Benefit (JHT), Work-Related Accident Benefit (JKK), Death Benefit (JK) and Health Care Benefit (JPK), PT Jamsostek (Persero) insures workers against the risks of old age, death, work-related accidents and illnesses. Aside from benefiting the workers, PT Jamsostek (Persero) also protects family members of the workers through health care benefit product. Currently the insurance covers the worker, his/her spouse and his/her children up to the third child.

2

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

1992
Lahirnya Undang-undang No.3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) The release of Law No.3 of 1992 regarding Employees’ Social Security Scheme or Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek)

1995
1995, Pemerintah menerbitkan PP No. 36 tahun 1995 yang menetapkan PT Astek (Persero) sebagai badan penyelenggara Jamsostek dan sekaligus diubah namanya menjadi PT Jamsostek (Persero) In 1995, The Government released a Government Regulation No. 36 of 1995, which determined PT Astek an Organization Agency of Jamsostek and together changed its name into PT Jamsostek (Persero)

2004
PT Jamsostek (Persero) ditetapkan menjadi salah satu badan penyelenggara jaminan sosial nasional dan harus menyesuaikan diri terhadap hal-hal yang diatur di dalam UU tersebut dengan masa transisi 5(lima) tahun. PT Jamsostek (Persero) was determined to become one of the organization institution of the national employees’ social security and oblige to adjust itself to the matters that is stipulated within the Law with a transition period of five years.

Pengusaha
Pengusaha mempunyai kepentingan dan kewajiban memberikan perlindungan jaminan sosial yang layak kepada karyawannya. Kepesertaan di dalam perlindungan jaminan sosial dipercaya memberikan ketenangan bagi pekerja dan berujung pada peningkatan produktivitas karyawan. PT Jamsostek (Persero) ditunjuk oleh pemerintah RI sebagai mitra bagi pengusaha (disektor formal, swasta dan BUMN) untuk menyelenggarakan jaminan sosial bagi karyawannya. Sistem jaminan sosial untuk sektor formal yang dianut di Indonesia menggunakan pola kontribusi dari peserta/ contributory based. Dengan pola ini, tenaga kerja dan pengusaha mempunyai kewajiban untuk memberikan iuran kepada PT Jamsostek (Persero) dengan besaran yang berbeda. Untuk menyelenggarakan jaminan sosial tersebut, diperlukan mekanisme untuk mengumpulkan iuran, pembayaran jaminan, perubahan data tenaga kerja, dan berbagai aktivitas lainnya. Akses yang mudah kepada PT Jamsostek (Persero) merupakan salah satu Key Success Factor (KSF) dalam industri ini. Langkah selanjutnya adalah membangun akses secara elektronik maupun fisik, diantaranya melalui jaringan on-line, website, pendirian kantor cabang, outlet di seluruh wilayah Indonesia.

Employers
Employers has the responsibility of providing decent social insurance benefits to their employees. When an employee is protected by a social security program, the person will have a peace of mind, which in turn will increase his/her productivity.

PT Jamsostek (Persero) was appointed by the Government of the Republic of Indonesia to be the partner of employers (formal, private companies and state-owned enterprise) in organizing social security programs for their employees. In Indonesia, the social security for the employees working in formal sectors adopts the contributory-based system. Under this system, employees and the employers share the responsibility of providing the premium payment under a certain proportion. In order for the social security program to run, a mechanism is required to regulate premium payments, benefit disbursements, employee database management and various other activities. Easy access to Jamsostek services is one of the Key Success Factors (KSF) in this industry. Further measures involve opening of wider access through electronic and physical channels, such as on-line network, website, new branch offices and service points throughout Indonesia.

Negara
Program JAMSOSTEK memberikan manfaat secara sosial dan ekonomis kepada negara. Secara sosial program JAMSOSTEK memberikan manfaat dalam wujud pemerataan pendapatan baik secara vertikal maupun horizontal. Pemerataan vertikal berupa transfer antar golongan pendapatan, yakni dari golongan pendapatan tinggi kepada golongan pendapatan rendah. Hal ini terjadi melalui mekanisme penerimaan manfaat golongan pendapatan rendah yang secara proporsional lebih tinggi dibandingkan dengan golongan pendapatan tinggi. Sementara pemerataan horizontal terjadi melalui transfer antar generasi/umur, yakni dari generasi pekerja berumur muda kepada generasi pekerja tua, yang sakit, atau meninggal dunia. Secara ekonomi PT Jamsostek (Persero) memberikan manfaat kepada negara melalui dana yang dihimpun. Saat ini program JAMSOSTEK menggunakan sistem pendanaan yang akan memupuk dana relatif besar. Tahun 2009 dana investasi terkumpul sebesar Rp80,7 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan dan aktivitas ekonomi di Indonesia. Mekanisme pembiayaan dilakukan melalui pembelian obligasi Negara, obligasi perusahaan (BUMN dan Swasta) dan pembiayaan melalui pasar modal ataupun direct investment.

Nation
JAMSOSTEK’s programs offers a social and economic benefits to the nation. From the social point of view, JAMSOSTEK allows for horizontal and vertical income distribution. Vertical distribution involves cross subsidizing between high income group and low income group, in which the later receives proportionately higher benefits than that of the former. Whereas horizontal distribution occurs between younger workers and older counterparts, who are entering pension or have passed away.

In economic point of view, PT Jamsostek (Persero) benefits the nation through the accumulation of fund. Currently JAMSOSTEK adopts funding system, which is potential in accumulating a relatively huge amount of fund. For 2009, JAMSOSTEK accumulated Rp80.7 trillion in investment fund, which was used to finance physical development and economic activities in Indonesia. This financing was undertaken through the purchase of state obligations, bonds (stateowned enterprise and privately-owned companies) and stock exchange financing as well as direct investments.
laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

3

Tujuan
Untuk memberikan perlindungan dasar kepada tenaga kerja dan keluarganya dalam menghadapi risiko sosial ekonomi pada saat berkurang atau hilangnya sebagian penghasilan karena kecelakaan kerja, mencapai usia tua, meninggal, atau sakit.

Objective
To provide the basic protection needs for employees and their families against the arising of socioeconomic risks due to a decline or loss in the flow of their income as a result of work related accident, old age or death, as well as against the risk of illness.

4

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

employers partners Nilai-nilai • • • • • • • • • Komitmen dan integritas yang tinggi.pelindung pekerja. mitra pengusaha employees protector. dengan tanggung jawab yang besar Mendahulukan kepuasan dan kepentingan peserta Kejujuran dan kreativitas Kerjasama kelompok yang dinamis dan harmonis Perbaikan dan pembelajaran yang terus menerus Kepercayaan dan saling menghormati Kepemimpinan yang efektif Sadar biaya Berbasis pada kompetensi Values • • • • • • • • • Emphasis on commitment and integrity. as well as responsibility Precedes to the interest and satisfaction of all members Honesty and creativity Dynamic and harmonious teamwork Continuous learning and improvements Trust and mutual respect Effective leadership Cost consciousness Based on core competence laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 5 .

Visi
Visi PT Jamsostek (Persero) Menjadi lembaga jaminan sosial tenaga kerja terpercaya yang unggul dalam pelayanan dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta dan keluarganya.

Vision
The Vision of PT Jamsostek (Persero) is to become a trustworthy provider of employee social security scheme emphasizing quality service and benefits to all members of the scheme.

6

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

vision & mission

visi & misi

Misi
Misi PT Jamsostek (Persero) Sebagai badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang memenuhi perlindungan dasar bagi tenaga kerja serta menjadi mitra terpercaya bagi; • tenaga kerja: Memberikan perlindungan yang layak bagi tenaga kerja dan keluarga. • Pengusaha: Menjadi mitra terpercaya untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas. • negara: Berperan serta dalam pembangunan.

Mission
The Mission of PT Jamsostek (Persero) is to become one of the organizing’s institution that provides basic protection to workers and become a trusted partners to the followings; • Workers: Provide adequate protection for workers and family. • entrepreneur: Becoming a trusted partner to provide protection for workers and to increase productivity. • Country: Participated in the development.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

7

Di dalam perubahan Anggaran Dasar Perseroan PT Jamsostek (Persero), Akta Notaris No. 45 Imas Fatimah SH, tanggal 28 Mei 2002, dicantumkan dalam Pasal 3 maksud dan tujuan serta kegiatan usaha adalah: • Turut melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program Pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, dan khususnya mewujudkan peningkatan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja beserta keluarganya melalui sistem jaminan sosial dengan menerapkan prinsipprinsip Perseroan Terbatas. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut: a. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK); b. Jaminan Kematian (JK); c. Jaminan Hari Tua (JHT); d. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK). Perseroan dapat pula mendirikan/ menjalankan perusahaan dan usaha lainnya yang mempunyai hubungan dengan peningkatan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan badan lainnya sepanjang yang demikian itu tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Anggaran Dasar ini

8

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

bisnis usaha
business line

Within the reformation of the Company’s Article of Association of PT Jamsostek (Persero), Notary Act No. 45 by Imas Fatimah SH dated 28 May 2002, it was stated on Article 3 that the objective of the Company’s business activities are as follows: • To implement and to support the Government program and policy, especially on economic and the national development sector, thus, specifically emphasized to enhance the protection and welfare of workers as well as their family through a social security system by implementing the Limited Company’s principles. In order to achieve the aforementioned objectives, the Company implement several business lines as follows: a. Employment Accident Benefit (JKK); b. Death Benefit (JK); c. Old Age Benefit (JHT); d. Health Care Benefit (JPK). The Company may also establish / run companies and other businesses that relates to the increasing of protection and welfare of workers, both individually or collectively with other agencies as long as it does not conflict with prevailing laws and regulations and in accordance with the provisions of this Article of Association.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

9

work-related accident benefit

jaminan kecelakaan kerja

Kecelakaan atau sakit yang terjadi saat melakukan tugas merupakan risiko yang dihadapi oleh tenaga kerja. Untuk menanggulangi hilangnya sebagian atau seluruh penghasilan karena sakit, cacat atau kematian yang disebabkan oleh kecelakaan kerja, baik fisik maupun mental, maka diperlukan adanya jaminan kecelakaan kerja. Memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan tenaga kerja merupakan tanggung jawab pengusaha sehingga pengusaha memiliki kewajiban untuk membayar iuran jaminan kecelakaan kerja yang berkisar antara 0,24% sampai dengan 1,74% sesuai kelompok risiko jenis usaha. Manfaat JKK JKK memberikan kompensasi dan rehabilitasi bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan pada saat mulai berangkat bekerja sampai tiba kembali di rumah atau menderita penyakit yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaannya. Kompensasi atau penggantian biaya termasuk biaya transportasi, pengobatan, dan perawatan serta biaya rehabilitasi berupa alat bantu dan alat ganti bagi tenaga kerja yang kehilangan atau tidak berfungsinya anggota tubuh akibat kecelakaan kerja. Selain itu JKK juga memberikan santunan dalam bentuk uang untuk santunan sementara tidak mampu bekerja, santunan cacat sebagian tetap, santunan cacat total tetap, baik fisik maupun mental, dan santunan kematian.

Work-related accidents or sickness is a risk that constantly faced by employee. To compensate the partial or total loss of income, due to the employment accident (physically or mentally), the employment accident benefit is necessary to be provided. Providing the employment accident benefit is the part of employer’s responsibilities. Therefore, the contribution is payable entirely by the employer at the rate between the range of 0.24% to 1.74% that depend on each group or business classification.

JKK Benefits JKK provides compensation and rehabilitation to employees that undergo an accident either from the point of time the employee departs to work up to the point of time the employee returns from work or if the employee suffers a work-related sickness. The compensation or expense reimbursement covers transportation, treatment, and care, as well as rehabilitation costs in the form of medical aids and its replacement in the event of loss or damage to the employees physical function as a result of the accident. In addition to this, JKK also provides cash to compensate for temporary work disability, compensation for partial disability, compensation for total disability (either physically or mentally), and compensation in the event of death.

death benefit

jaminan kematian

Jaminan Kematian (JK) diperuntukkan bagi ahli waris tenaga kerja peserta JAMSOSTEK yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja. JK diperlukan untuk membantu meringankan beban keluarga dalam bentuk biaya pemakaman dan uang santunan. Pengusaha menanggung iuran JK sebesar 0,3% dari upah. Manfaat JK JK yang diberikan adalah Rp12 juta, terdiri dari Rp10 juta untuk santunan kematian, Rp2 juta untuk biaya pemakaman, dan santunan berkala sebesar Rp200.000 per bulan selama 24 bulan.

Death Benefit (JK) is a benefit given to beneficiaries in the case of employee die not as a result of employment accident. JK is provided to alleviate the families burden both for funeral expenses and for monetary benefits. The contribution of death benefit is payable by employer at the rate of 0.3% of monthly wages. JK Benefits The JK benefit disbursed amounts to Rp12 million, which consist of Rp10 million for death allowances, Rp2 million to cover the funeral expenses, and periodic compensation amounting to Rp200,000/month for a total of 24 months.

10

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

old age benefit

jaminan hari tua

Program jaminan Hari Tua (JHT) merupakan program penghimpunan dana yang ditujukan sebagai simpanan yang dapat dipergunakan oleh peserta, terutama bila penghasilan yang bersangkutan terhenti karena berbagai sebab, seperti meninggal dunia, cacat total tetap, atau telah mencapai usia pensiun (55 tahun). JHT dikelola dengan pendekatan tabungan wajib yang dibiayai dari iuran yang dibayarkan oleh setiap tenaga kerja dan pemberi kerja/pengusaha. Iuran tersebut selalu harus dikaitkan dengan tingkat upah yang dibayarkan oleh pengusaha. Iuran program JHT adalah sebesar 5,7% dari upah setiap bulan-sesuai ketentuan Pemerintah – ditanggung oleh pengusaha sebesar 3,7% dan oleh pekerja yang bersangkutan sebesar 2,0%. Manfaat JHT Manfaat JHT akan dibayarkan kepada peserta berdasarkan akumulasi dengan salah satu dari persyaratan berikut: • Mencapai umur 55 tahun atau meninggal dunia, atau cacat total tetap. • Mengalami PHK setelah menjadi peserta sekurang\kurangnya 5 (lima) tahun dengan masa tunggu 6 (enam) bulan Berdasarkan PP No. 1/2009 masa tunggu 6 (enam) bulan telah diubah menjadi 1 (satu) bulan. • Pergi ke luar negeri dan tidak kembali, atau menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

The Old Age Benefit, or JHT is the accumulating funds scheme that provide savings for employee loss of income, due to the inability to work such as death, total and permanent disability and retirement (reaching the age of 55 year). JHT is managed by means of a primary savings that is payable from the contribution paid by every employee and employer. These contributions correspond with the level of wage that is paid by the employer. The required contribution allocated to the JHT program amounts to 5.7% of the monthly salary – in accordance with Government regulations – for the rate of 3.7% of monthly wages is payable by the employer and for the rate of 2.0% is payable by the employee. JHT Benefit JHT’s benefit will be paid to the members based on the accumulate amount of contributions under one of requirements bellow: • Reach the age of 55 or death, or total and permanent disability. • Employment terminated after participating in the program for at least five years with a waiting period of six months. Based on Government Regulation PP No. 1/2009, six month waiting period had been changed into one month period. • Permanently depart overseas or becomes either a Government employee (PNS) or a member of the Armed Forces of the Republic of Indonesia (ABRI).

health care benefit
JAMSOSTEK mengembangkan JPK sebagai salah satu program untuk membantu tenaga kerja dan keluarganya memperoleh tunjangan pemeliharaan kesehatan sebagai hak yang harus diperolehnya. Pemeliharaan kesehatan diberikan secara komprehensif dan alami serta terdiri dari jasa pelayanan yang berhubungan dengan promosi, pencegahan, pengobatan, dan rehabilitasi. Iuran JPK sepenuhnya dibayarkan oleh pengusaha sebesar 3% dari upah untuk pekerja lajang dan 6% untuk pekerja yang telah berkeluarga. Adanya jaminan pemeliharaan kesehatan memberikan ketenangan bagi para pekerja untuk lebih berkonsentrasi dan lebih produktif dalam bekerja. Manfaat JPK Setiap tenaga kerja yang telah mengikuti program JPK akan memperoleh Kartu Pemeliharaan Kesehatan (KPK) sebagai bukti diri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, berupa rawat jalan, rawat inap, pemeriksaan kehamilan, dan pertolongan persalinan, penunjang diagnostik, pelayanan khusus (penggantian biaya kacamata, prosthesis mata, alat bantu dengar, ortodonsi gigi, alat ganti tangan, dan kaki), dan gawat darurat. Pelayanan diberikan melalui jaringan Pelaksana Pelayanan Kesehatan (PPK) yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.

jaminan pemeliharaan kesehatan
The JPK program was specifically formulated by JAMSOSTEK to serve as a program that facilitates employees and their families with access to some form of health care benefits and compensation which they rightly deserve. The health care benefit is comprehensive in nature and includes promotive, preventive, curative, and rehabilitative services. JPK contributions are entirely paid by the employer amounting to 3% from the wage of unmarried employees and 6% from wages of married employees. These health care benefits provide employees the level of comfort which enhances them to focus in their work and increase productivity. JPK Benefit Each employee that participates in the JPK program will receive a Health Care Card (Kartu Pemeliharaan Kesehatan or KPK) as personal proof of entitlement to health care services in the form of outpatient and inpatient care, pregnancy, and maternity care, diagnostic tests, special care (reimbursement for eye glasses, optical prosthesis, hearing aid, orthodontics, arm, and leg prosthetics), and medical emergencies. These services are provided through the Health Care Services Centers (Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan or PPK) that are located in various cities throughout Indonesia.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

11

STRUKTUR ORGANISASI
organization struCture

Organisasi PT Jamsostek (Persero) terdiri atas unit kerja Kantor Pusat dan Kantor Daerah. Unit kerja Kantor Pusat terdiri atas unit kerja di bawah Direktur Utama dan 6 (enam) Direktorat. Unit kerja Kantor Daerah terdiri atas Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kantor Cabang (Kacab). Kantor Pusat PT Jamsostek (Persero) berkedudukan di Jakarta, dengan Kanwil dan Kacab yang tersebar di seluruh Indonesia. Sampai dengan Desember 2009, jumlah Kantor PT Jamsostek (Persero) adalah sebagai berikut: • Kantor Pusat : 1 Kantor • Kantor Wilayah : 8 Kantor • Kantor Cabang : 121 Kantor Di samping kantor tersebut di atas, Perseroan juga membuka 3(tiga) Kantor Unit Pelayanan baru yang berlokasi di wilayah Damas Raya, Belitung dan Purbalingga. Jumlah karyawan PT Jamsostek (Persero) pada akhir Desember 2009 sebanyak 3.046 orang, dengan perincian: * Kantor Pusat : 358 orang * Kantor Daerah : 2.688 orang

The organization of PT Jamsostek (Persero) is comprised of the Head Office and Regional Office working units. The Head Office's working units are operating under supervision of the President Director and six Directorates. The Regional Office’s working units are comprised of Regional Offices and Branch Offices. The Head Office of PT Jamsostek (Persero) is located in Jakarta, with Regional Offices and Branch Offices are located throughout the Country. By December 2009, the total Offices of PT Jamsostek (Persero) are as follows: * Headquarter Office : 1 Office * Regional Offices : 8 Offices * Branch Offices : 121 Offices In addition to the aforementioned Offices, the Company also opened up three new Service Offices which were located at Damas Raya, Belitung and Purbalingga. The total number JAMSOSTEK’s employee as at the end of December 2009 was 3,046 employees with description as follows: • Head Office : 358 employees • Branch Offices : 2,688 employees The organizational structure of the Head Office is in accordance with Decision of the Board of Directors No. KEP/190/082007 dated 1 August 2007 regarding the Organizational Structure and Work Procedure of PT Jamsostek (Persero) as follows: Regional Office was established under the coordination of the Board of Directors, which was chaired by Head of Regional Office. The Regional Office carry out duties and responsibilities to plan, direct, coordinate and control the operational activities of the Regional Office and Branch Offices under their jurisdiction.

Bagan struktur organisasi Kantor Pusat PT Jamsostek (Persero) sesuai Surat Keputusan Direksi No. KEP/190/082007 tanggal 1 Agustus 2007 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja PT Jamsostek (Persero) adalah sebagai berikut: Kanwil berada di bawah koordinasi Direksi, dipimpin oleh seorang Kepala Kanwil. Kanwil mempunyai fungsi dan tanggung jawab untuk merencanakan, mengarahkan, mengoordinasikan, dan mengendalikan kegiatan operasional Kanwil dan Kacab yang ada di bawahnya.

12

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

struktur organisasi kantor pusat
HeaD offiCe organization struCture

Dewan Komisaris
Board of Commissioners

Direktur utama President Director H. Hotbonar Sinaga

Direktur operasi & Pelayanan Director of Operation & Services

Direktur renbang & informasi Director of Planning Development & Information

Direktur investasi Director of Investment

Direktur keuangan Director of Finance

Direktur umum & sDm Director of General Affairs & Human Resources

Direktur kepatuhan & manajemen risiko Director of Compliance & Risk Management

Staf Ahli Expertise

Ahmad Ansyori

H.D. Suyono

Elvyn G. Masassya

Myra SR. Asnar

H.D. Suyono

Karsanto

biro sekretariat Perusahaan Corporate Secretary Bureau

m. nasrun baso

Divisi operasi Operation Division

biro renbang Planning Development Bureau

Divisi analisa Portfolio Portfolio Analysis Division

biro Pengendalian keuangan Comptroller Bureau

biro sDm Human Resources Bureau

tjipto rahadi

agus supriyadi

syami syahrizzamzami

biro kepatuhan & Hukum Compliance & Legal Bureau

biro Pi Internal Audit Bureau

robby s arsamanggala

Nurhadiah

salkoni

suardi dullah

Divisi teknis & Pelayanan Technical Services Division

biro teknologi & informasi Information & Technology Bureau

Divisi PuPm Money and Capital Market Division

biro keuangan Financial Bureau

biro Diklat Education & Training Beureau

biro manajemen risiko Risk Management Bureau

biro Humas Public Relation Bureau

Nur’aina

Hardi yuliwan

Jeffry haryadi PM

Paryudhianto

koes antarto

teguh purwanto

m. sarjan Lubis

Divisi Pelayanan jPk Health Care Service Division

Divisi investigasi langsung Direct Investment Division

biro akutansi Accounting Bureau

biro pengadaan Procurement Bureau

biro PkP & kbl PKP & KBL Bureau

mas’ud

amri yusuf

Trisiwi Hidayati

diddi siswadi

achmad riadi

biro sarana & Prasarana Facility & Infrastructure Bureau

dedy pramiadi

kantor Wilayah i Regional Office I

kantor Wilayah ii Regional Office II

kantor Wilayah iii Regional Office III

kantor Wilayah iv Regional Office IV

kantor Wilayah v Regional Office V

kantor Wilayah vi Regional Office VI

kantor Wilayah vii Regional Office VII

kantor Wilayah viii Regional Office VIII

Heery Herland S

F Soetrisno

herdi trisanto

e. ilyas lubis

ferry atorid

junaedi

diddi slamet riyadi

basuki siswanto

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

Kantor Cabang
Branch Office

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

13

pelayanan peserta. on the Organizational Structure and Work Procedure of PT Jamsostek (Persero) is as follows: BAGAN STRUKTUR ORGANISASI KANTOR CABANG organizational structure of branch office Kepala Kantor Cabang Head of Branch Office Kepala Bidang Pemasaran Section Head of Marketing Kepala Bidang Program Khusus & PKP/KBL Section Head of Special Programme & PKP/KBL Kepala Bidang Pelayanan Section Head of Services Kepala Bidang JPK Head of Health Care Service Division Kepala Bidang Teknologi Informasi Section Head of Information & Technology Kepala Bidang Keuangan Section Head of finance Kepala Bidang Umum & SDM Section Head of General Affairs & Human Resources Bidang JPK dibentuk apabila suatu Kantor Cabang telah memenuhi kriteria sesuai dengan Keputusan Direksi No. Bidang Program Khusus & PKP/KBL dibentuk pada Kantor Cabang yang berlokasi di Ibukota Propinsi. akuntansi umum. KEP/190/082007 dated 1 August 2007. on the Organizational Structure and Work Procedure of PT Jamsostek (Persero) is as follows: BAGAN STRUKTUR ORGANISASI KANTOR WILAyAH organizational structure of regional office Kepala Kantor Wilayah Head of Regional Offices Wakil Kepala Kantor Wilayah Deputy Head of Information & Technology Kepala Bagian Pengendalian Operasi Division Head of Operation Control Kepala Bagian Pengendalian Program Khusus PKP & KBL Division Head of Special Programme Control. Bagan struktur organisasi Kacab yang lengkap. 14 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . coordinate and control the marketing activities. 295/102008. membership and fee administration.Bagan struktur organisasi Kanwil sesuai keputusan Direksi No. services to members. KEP/190/082007 tanggal 1 Agustus 2007 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja PT Jamsostek (Persero) adalah sebagai berikut: The organizational structure of the Regional Offices pursuant to the Board of Directors Decree No. PKP & KBL Kepala Bagian Pengendalian Pelayanan Division Head of Services Control Kepala Bagian Teknologi Informasi Division Head of Information & Technology Kepala Bagian Keuangan Division Head of Finance Kepala Bagian Umum & SDM Division Head of General Affairs & Human Resources Kacab mempunyai fungsi merencanakan. and human resources. mengoordinasikan. sesuai keputusan Direksi No. dan mengendalikan kegiatan pemasaran. dan SDM yang didukung teknologi informasi untuk memastikan tercapainya target Kacab. administrasi kepesertaan dan iuran. KEP/190/082007 tanggal 1 Agustus 2007 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja PT Jamsostek (Persero). mengarahkan. 295/102008. direct. KEP/190/082007 dated 1 August 2007. Special Programme & PKP/KBL was established at Branch Offices which was located at the Capital City of Province. adalah sebagai berikut: Branch Office is responsible to plan. JPK division was established whenever Branch Offices had fulfilled certain criteria based on Directors Decree No. which are supported with advance information technology to ensure the accomplishment of its goal. general accounting. The organizational structure of the Branch Offices is in accordance to the Directors Decree No.

S-102/MK. Undertake business in the field of general industry and related activities. Menjalankan usaha dalam bidang pertanian. pelaksana maupun pengawas. Catering and Computer Services. Menjalankan usaha-usaha di bidang pertambangan dan tambang non-migas. 2. Undertake business in the field of mining and non oil-andgas mines. Catering dan Jasa Komputer. 6. pemborong pada umumnya (general contractor) dan kegiatan usaha terkait lainnya baik sebagai perencana. 7. 6.anak perusahaan subsiDiary ComPany PT Binajasa Abadikarya (PT Bijak) didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. 4. Jasa Pelatihan. 75 tanggal 20 September 1994 tentang Anggaran Dasar Perseroan Terbatas Binajasa Abadikarya. S-889/ MK. the purpose of the establishment of PT Bijak is to realize the improvement of income and welfare of workers and their families pursuant to and in support of the policies and programs of the government in the placement of workforce at home and abroad in particular and in the field of employment in general. 3.016/1993 dated 4 September 1993 and No. 2 tanggal 4 Maret 2005 oleh Notaris Maghdalia. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 15 . Kegiatan usaha yang dijalankan adalah: 1. SH and announced in the State Gazette RI No. Menjalankan usaha dalam bidang percetakan dan kegiatan usaha terkait lainnya. Based on its deed of incorporation. tujuan pendirian PT Bijak adalah untuk mewujudkan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan bagi tenaga kerja dan keluarganya dalam rangka turut melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan serta program Pemerintah di bidang penempatan tenaga kerja di dalam dan luar negeri pada khususnya serta bidang ketenagakerjaan pada umumnya. Undertake business in the field of printing and related activities. and Health Care Services that comprise of a Hospital Polyclinic Medical Center. general contractor and related business activities whether as designer. 2. SH dan telah dimuat dalam Berita Negara RI No. 7.16/1994 tanggal 3 Mei 1994 yang telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman No. 2 dated 4 March 2005 by Notary Maghdalia.HT. that was amended with the Notarial Deed No. 40 tanggal 20 Mei 2005. training services. 5. Jasa Telekomunikasi.0101 dated 25 July 1994. Undertake business in the field of job placement for Indonesian workers at home and abroad.016/1993 tanggal 4 September 1993 dan No. serta telah diumumkan pada Lembaran Berita Negara No. including: by establishing a Training Center. Menjalankan usaha dalam bidang Jasa Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di dalam dan ke luar negeri. 5. Undertake business in the field of Construction as a developer. Menjalankan usaha dalam bidang perdagangan umum dan usaha terkait lainnya. Menjalankan usaha dalam bidang transportasi pada umumnya baik untuk pengangkutan penumpang maupun barang. yang telah dirubah dengan Akte Notaris No. Cleaning Service.11380. serta Jasa Kesehatan yang meliputi Jasa Rumah Sakit Poliklinik Medical Centre.HT. Berdasarkan Akta pendiriannya. 4. antara lain: dengan mendirikan Balai Latihan Kerja. 40 dated 20 May 2005. 75 dated 20 September 1994 on the Articles of Association of the Limited Liability Company of Binajasa Abadikarya. agro industri dan kegiatan usaha terkait lainnya. Its business activities are: 1. Menjalankan usaha dalam bidang Pembangunan sebagai pengembang. Undertake business in the field of general transportation for both passenger and cargo. C2. S-889/MK. Undertake business in the field of agriculture. 8. agro-industry and related activities. 8. S-102/ MK. contractor or supervisor.11380. PT Binajasa Abadikarya (PT Bijak) was founded based on the Decision Letter of the Minister of Finance No. Menjalankan usaha dalam bidang perindustrian umum dan usaha terkait lainnya. 3. Telecommunications Services. Cleaning Services. and announced in the State Gazette No. Undertake business in the field of general trade and related activities.0101 tanggal 25 Juli 1994.16/1994 dated 3 May 1994 that had been approved by the Minister of Justice No. C2.

000 • Modal Ditempatkan : Rp5. while the realization totaled 820 placements.000.500. The target was not reached due to a number of factors. Target Penempatan TKI Rencana penempatan Tenaga Kerja tahun 2009 berjumlah 4..13% of the target.000.200 people. B/6981/082009 perihal Persetujuan Penetapan Anggota Dewan Komisaris PT Bijak tanggal 13 Agustus 2009.54%. The target was not met due to: • Placement target in the agro-industry sector was realized for 322 people out of a target of 650 people.000 • Issued and Subscribed Capital : Rp5.000. Tidak tercapainya target penempatan tersebut dipengaruhi beberapa hal sebagai berikut : a.000. Tidak ter-realisasinya target tersebut disebabkan karena PT Bijak masih sulit bersaing dengan perusahaan sejenis.500. 16 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Direksi Susunan anggota Direksi PT Bijak periode berikutnya adalah sesuai Risalah RUPS LB tentang Perubahan Susunan Anggota Direksi dan penyesuaian Anggaran Dasar PT Bijak tanggal 18 Januari 2008. The performances of PT BIJAK in 2009 are as follows: I.500. a realization of 49. The Board of Directors (BOD) The composition of the BOD of PT Bijak for the next period is pursuant to the Minutes of the EGMS on the Change to the Composition of the members of the BOD and amendment to the Articles of Association of PT Bijak on 18 January 2008.000. b. 1 dated 6 April 1994 comprised of: • Authorized Capital : Rp12.89%.47%.13%.000 • Non-Issued Capital : Rp7. Modal awal PT Bijak sesuai Akta Pendirian Perusahaan No. accounting for 20. This low realization was due to the fact that PT Bijak still finds it difficult to compete with similar companies. Target penempatan Dalam Negeri ter-realisasi sebanyak 69 orang dari target 874 orang atau hanya mencapai sebesar 7.000.47%. Target for the Placement of Indonesian Workers (TKI) Overseas The target for job placement of workers in 2009 numbered 4. 1 tanggal 6 April 1994 terdiri dari: • Modal Dasar : Rp12. The Board of Commissioner (BOC) The composition of the members of the Board of Commissioners of PT Bijak for the next period is pursuant to Letter No.Pemegang Saham Pemegang Saham terbesar PT Bijak adalah PT Jamsostek (Persero) atau dengan kata lain PT Bijak merupakan anak perusahaan PT Jamsostek (Persero) ditambah dengan koperasi karyawan PT Jamsostek (Persero) sebesar 1%.074 orang. The unrealized target was due to the decline of interest to work in the palm plantation sector in malaysia despite the standard of wages that has been increased significantly. the composition of the Board of Commissioners of PT Bijak is as follows: President Commissioner Commissioner : Syami Syahrizzamzami : Junaedi 2. Tidak ter-realisasinya target tersebut disebabkan : • Target penempatan pada sektor Perkebunan terrealisasi sebanyak 322 orang dari target 650 orang atau mencapai sebesar 49. The initial capital of PT Bijak as per the Articles of Association of the Company No. maka susunan Direksi PT Bijak adalah sebagai berikut: Direktur Utama : Herdy Trisanto Direktur : Noerbimo DW 2.000 Pengangkatan Komisaris dan Direksi PT Bijak 1. Tidak tercapainya target dikarenakan menurunnya minat CTKI untuk bekerja pada sektor perkebunan kelapa sawit di Malaysia walaupun standar upah yang sudah mengalami kenaikan yang signifikan. the composition of the BOD of PT Bijak is as follows: President Director : Herdy Trisanto Director : Noerbimo DW Adapun kinerja PT Bijak Selama Periode Tahun 2009 Adalah Sebagai Berikut: I. sedangkan realisasinya berjumlah 820 orang atau hanya tercapai sebesar 20.074 people.500. b.200 orang atau hanya mencapai sebesar 23. as follows: a.54%.000 Shareholders The largest shareholder of PT Bijak is PT Jamsostek (Persero) or in other words PT Bijak is the subsidiary of PT Jamsostek (Persero) in addition to employe cooperative of PT Jamsostek (Persero) that holds a 1% stake. Target penempatan Luar Negeri formal dan informal terrealisasi sebanyak 751 orang dari target 3. a realization of 23.000.89%. The target for domestic job placement was realized for 69 people out of the target of 874 people.000 • Modal yang Belum Ditempatkan : Rp7.000. The target for overseas job placement both formal and informal was realized for 751 people out of the target of 3. maka susunan Dewan Komisaris PT Bijak adalah sebagai berikut: Komisaris Utama Komisaris : Syami Syahrizzamzami : Junaedi The Appointment of the Board of Commissioners and The Board of Directors of PT Bijak 1. Dewan Komisaris Susunan anggota Dewan Komisaris PT Bijak periode berikutnya adalah sesuai dengan Surat No. a realization of just 7. B/6981/082009 on the Approval of the Appointment of the Members of the Board of Commissioners of PT Bijak dated 13 August 2009.

100 people. Aktiva Pajak Tangguhan/Assets of Deffered Tax c.17) 26.144.00 16.09% of the target.000.621.09%.64 100.000.94 4.741.49 4. • Placement target in the manufacturing sector in Malaysia was realized for 74 people out of the target of 900.10 86.758.00 20. Modal Disetor/Paid-in Capital c.00 83. accounting for 18% of the target.82 108. • Target penempatan sektor Perminyakan ter-realisasi sebanyak 28 orang dari target 150 orang atau mencapai sebesar 18. • Target penempatan sektor konstruksi ter-realisasi sebanyak 36 orang dari target 2009 sebanyak 200 orang atau mencapai sebesar 18%.92 70.604.042.000.073.555.266. • Placement target for informal Indonesian workers overseas (house maids) was realized for 287 people out of the total target of 1.756.073.63 13.08 37.042.07 650.94 21.140. Hutang (Kewajiban)/Liabilities b.758. disebabkan banyaknya CTKI tidak berminat terhadap job order akibat standar upah yang ditawarkan tidak sesuai dengan permintaan Calon TKI.13 15.67%.13 10.22%.842.61 (10. Ekuitas/Equity total Pasiva/total liabilities 15.299.124. • Target penempatan sektor Jasa ter-realisasi sebanyak 4 orang dari target 2009 sebanyak 200 orang atau mencapai sebesar 2%. accounting for only 26.555.67% of the target.102. Belum tercapainya target penempatan disebabkan oleh masih terbatasnya suplai tenaga kerja dibidang perminyakan untuk ditempatkan ke negara Kuwait.92 81.808.75 4.22 2.713.78 4. The unrealized target was due to the fact that those workers who are interested in applying jobs in the refinery/plant sector are generally penniless.12 80.48) 97.000.804. The unrealized target was due to the limited supply of workers from the oil-and-gas industry who are willing to be posted Kuwait.00 37.032. jika PT Bijak memberikan Bridging Finance/kredit maka tingkat resiko pengembaliannya sangat tinggi.897.29 5. Aktiva Lain-lain/Other Assets total aktiva/total assets Pasiva/liabilities a.00 6. Dana Cadangan/Reserves d.75 1.96 1.12 (403.100 orang atau mencapai sebesar 26.06 RKAP 2009/ 2009 Target 2 Realisasi 2009/ 2009 Realization 3 Analisa/ Analysis % 4 = ³/2 % 5 = ³/1 110.495.44 (894..73 13.06 18.33 80. Belum tercapainya target tersebut karena standar upah beberapa pabrik yang ditawarkan kurang diminati oleh CTKI.077.263.000.26 26.818.63 100. • Placement target in the service sector was realized for four people out of the 2009 target of 200 people.15 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 17 .57 (8.427.341.144.399.855.698.67 5. Dubai and Uganda. The unrealized target was due to the unattractive wage offers that were below the worker’s expectation. • Placement target in the construction sector was realized for 36 people out of the target for 200 people.94 101.000. accounting for 8.195.55 47. Tidak tercapainya target tersebut karena CTKI yang bersedia bekerja di sektor kilang/pabrik pada umumnya tidak punya uang.341. as a result of the low interest towards the job order that pays wages in lesser amount than the expectations of the workers.00 16.177. Aktiva Tetap/Fixed Assets d. while the job opportunities in Indonesia in that particular field are not available in sufficient numbers to absorb the number of workforce.82) 21. accounting for 18. and providing bridge financing to these people would represent a considerably high financial risk.73 8.000.897. • Placement target in the oil-and-gas sector was realized for 28 people out of the target of 150 people. Evaluasi Anggaran Neraca dalam ribuan II.705.166. Evaluation on Balance Sheet Budget in thousand Perbandingan/ Comparison No Uraian /Description Realisasi 2008/ 2008 Realization 1 1 NERACA/Balance Sheet aktiva/assets a. Dubai dan Uganda. • Target penempatan TKI luar negeri informal (PRT) terrealisasi sebanyak 287 orang dari target 1.360.19 754.063.903.22%.• Target penempatan pabrik Malaysia ter-realisasi sebanyak 74 orang dari target 2009 sebanyak 900 orang atau mencapai sebesar 8.05) 20.34 5.222.921. accounting for just 2% of the target. Aktiva Lancar/Current Assets b.376.241.893.20 97.76 784.452.15 121. due to delays in the application process of working visas for Taiwan as a result of the decline in job order as one of the required documents that has to be filed with the Ministry of Manpower and Transmigration. II. hal ini disebabkan adanya keterlambatan proses pengurusan visa TKI PRT Taiwan yang diakibatkan oleh keterlambatan penurunan Job Order sebagai salah satu persyaratan dokumen yang harus diajukan ke Depnakertrans. sedangkan lapangan pekerjaan yang tersedia di Indonesia masih kurang terhadap kebutuhan tenaga kerja tersebut.

Aktiva Lain-Lain Anggaran Perseroan atas Aktiva Lain-lain sebesar Rp754.604.04 million or 98. c.03 juta sedangkan realisasinya mencapai Rp10.399. due to the closure of the inactive account at Maybank in Malaysia.341.604. the Narogong Archive Building and Menara Jamsostek (Jamsostek Tower). hal ini disebabkan karena ditutupnya rekening Maybank yang tidak aktif di Malaysia.36 million.897.The increase in the amount of prepaid taxes by 199. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp15. .921.52 juta.03% atas pemberian gaji dimuka untuk penempatan tenaga alih daya (outsourcing) dalam negeri dan biaya proses pengurusan dokumen TKI PRT yang belum berangkat. sedangkan realisasinya mencapai Rp20. 18 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .56 million.921.713. .36 juta atau 121. d. Utang/Kewajiban Anggaran Perseroan atas utang/kewajiban jangka pendek dan utang/kewajiban jangka panjang adalah sebesar Rp8. hal ini disebabkan karena adanya penurunan modal atas beban kerugian di tahun 2009.00 million.82 million.897.Anggaran Perseroan atas jumlah Aktiva/Pasiva pada tahun 2009 sebesar Rp21. .Peningkatan pajak dibayar dimuka sebesar 199. whereas the actual realization amounted to Rp4.10% of the budget. b. due to still unpaid debts on the guarantee loan for trainees sent to Korea as well as payables related to the accumulation of unpaid invoices from users as down payments for the employment of outsourced personnel.20%. Modal Sendiri Anggaran Perseroan atas Modal Sendiri sebesar Rp12. . or 108.68 million. Aktiva Lancar Anggaran anak perusahaan (PT Bijak) atas Aktiva Lancar pada tahun 2009 adalah sebesar Rp13. Equity The budgeted amount of the equity of the Company was Rp12. or 86. due to: . c. hal ini disebabkan karena adanya penambahan aktiva tetap Rusunawa Batam dan Menara Jamsostek.533.50 million. Fixed Assets The budgeted amount of Fixed Assets of the Company was Rp4.341. due to the additional fixed assets of Rusunawa Batam and Menara Jamsostek.183. Current Assets The budgeted current assets of the Company for 2009 was Rp13.50 juta. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp650. Debts/Account Payables The budgeted amount of short-term and long-term debts and payables of the Company was Rp8. due to the decline in stockholder’s equity as a result of the net loss incurred by the Company in 2009.63%. e.The increase in accounts receivables by 169.52 million. or 121.28% atas peningkatan potongan pajak PPh 23 dari pihak pemberi kerja sebagai kredit pajak di akhir tahun. whereas the realization amounted to Rp15.61% of the budget. whereas the realization amounted to Rp20. whereas the realized amount was Rp10. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp10.09% of the budget.26 million or 112. Other Assets The budgeted amount of other assets of the Company was Rp754.25%.The increase in the amount of cash and cash-equivalent by 257.06 million.00 juta atau 86.49% as a result of payment of receivables from PT Jamsostek for the management of the Head Office Building.04 juta atau setara dengan 98. b.399.49% sebagai dampak dari tagihan piutang kepada PT Jamsostek atas Pengelolaan Gedung Kantor Pusat.76% as a result of the draw down of the TKI credit from Bank Chinatrust Indonesia and payment of invoices from the management of office building.Peningkatan biaya dibayar dimuka sebesar 334.183. e.808. The following details describe the realized assets of the Company: a.03% on salary advances for the domestic placement of outsource workers and expenses related to the processing of travel documents for housemaids prior to their departure.Peningkatan kas dan setara kas sebesar 257.Peningkatan piutang usaha sebesar 169.30 million.63% of the budget. The Company budgeted its Assets/Liabilities for 2009 totalling Rp21.76% sebagai dampak atas pencairan kredit TKI di Bank Chinatrust Indonesia dan pembayaran tagihan dari pengelolaan gedung kantor. or 81.756. Gedung Arsip Narogong dan Menara Jamsostek. d.808.09%.25% of the budget.28% as a result of the increase in PPh 23 withheld taxes by clients that qualify as a tax credit at the end of the year. whereas the actual realization amounted to Rp650.756. hal ini disebabkan karena belum terpenuhinya pengembalian utang jaminan Trainee Korea serta adanya utang atas pemupukan dana yang belum dibayar secara penuh dari pihak user untuk mengurangi uang muka dari tenaga kerja outsourcing. Adapun penjabaran dari pencapaian tersebut adalah sebagai berikut: a. .56 juta. .68 juta atau 81.26 juta atau 112.713.533. Aktiva Tetap Anggaran Perseroan atas Aktiva Tetap sebesar Rp4.03 million while the realized amount was Rp10. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp4.10%.82 juta.20% of the budget.The increase in the amount of prepaid expenses by 334. hal ini karena: .61%.06 Juta.30 juta atau sebesar 108.

029.70%.36 juta atau 3.84% of their target.44% of the budget. which reflected negatively on the realization of targeted revenues from this segment in 2009 at just 19. Evaluasi Anggaran atas Pendapatan dan Beban Realisasi atas pencapaian anggaran Perseroan berdasarkan laporan keuangan yang berakhir per 31 Desember 2009 adalah sebagai berikut: a.22% dikarenakan pembukaan rekening di Huanan Bank Taiwan atas permintaan agency PT Bijak untuk memperluas pemberian kredit CTKI serta penandatanganan beberapa Job Order untuk penempatan CTKI di Malaysia sektor perkebunan. whereas the actual realized amount was Rp4. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp365.074. or 102. c.76 million.03% of the budget. The realized budget for indirect expenses was attributed to: • The increase in operating expenses by Rp110.III. whereas the actual realized amount was Rp1. Pendapatan Investasi Anggaran Perseroan atas Pendapatan Investasi tahun 2009 sebesar Rp1. Indirect Expenses The budgeted amount of indirect expenses of the Company in 2009 was Rp4.640. the target for job placement was not achieved due to un-met realization in each of the sector placement. Evaluation of the Budget on the Operating Revenues and Expenses of the Company Against the Financial Statements for the Year Ending 31 December 2009. Pencapaian tersebut dikarenakan adanya penyesuaian kurs mata uang valas terutama pada utang jaminan TKI yang berbentuk valas. Tercapainya target tersebut disebabkan karena adanya peningkatan bunga deposito dan penurunan beban pajak final Obligasi Pemerintah sehingga berpengaruh pada peningkatan pendapatan bunga. or 3. This realization was mainly attributed to gains from foreign currency translation.814.25 juta atau 33.30 juta atau 96. Operating Expenses The budgeted amount of the operating expenses of the Company in 2009 was Rp11.61 juta.79% of the budget. d.065. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp1.84% sesuai dengan RKAP b.12%.814. The target was largely achieved due to revenues from the management of building with that of the Rusunawa Bumi Lancang Kuning in Batam and the Menara Jamsostek building in Jakarta that contributed to revenues amounting to 341. Tercapainya target tersebut berasal dari kontribusi pengelolaan gedung dengan dikelolanya Rusunawa Bumi Lancang Kuning.640.79%.33%. Biaya Usaha Anggaran perusahaan atas biaya usaha pada tahun 2009 sebesar Rp11.58 Juta.513.91 million.58 million.57 Juta atau 102.25 million.69 million.245.22%.28% of the budgeted amount. • Adanya peningkatan beban penyusutan sebesar Rp139.417.91 Juta atau 97. Meanwhile.57 million. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp14.417.36 million. Operating Revenues The budgeted amount of the Company’s operating revenues for the year 2009 was Rp15. Menara Jamsostek dan Rusunawa Cikarang. or 33. b. whereas the actual realized amount was Rp14.28% dari target RKAP. Sedangkan target penempatan tenaga kerja belum tercapai disebabkan karena belum maksimalnya realisasi di setiap sektor penempatan.12% of the budget. d. Biaya Tak Langsung Anggaran Perusahaan atas Biaya Tak Langsung pada tahun 2009 sebesar Rp4. or 97.03%. e. Non-operating Profit/Loss The budgeted amount of the non-operating profit/loss of the Company in 2009 was Rp10.30 million. Menara Jamsostek and Rusunawa Cikarang. Laba / Rugi Di Luar Usaha Anggaran Perusahaan atas laba / rugi diluar usaha pada tahun 2009 sebesar Rp10. or 1. as a result of the increase in the depreciation of fixed assets related to Rusunawa Batam. e. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 19 . Pencapaian realisasi biaya tak langsung tersebut diakibatkan oleh : • Adanya peningkatan beban operasi sebesar Rp110. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp12. Pencapaian realisasi biaya tersebut diakibatkan oleh adanya biaya Rusunawa Batam dan Pengelolaan Menara Jamsostek dari pengembangan usaha yang terlaksana di tahun 2009 dan tidak ditargetkan pada tahun tersebut. due to the opening of a bank account at Huanan Bank in Taiwan on the request of the agency of PT Bijak in order to expand credit provision for TKI applicants and signing of job orders for the placement of workers in the agro-industrial sector of Malaysia.62 million.69 juta. The realized target was attributed to the increase in bank deposit interest and the decrease in the final tax expense on gains from Government Bonds that contributed to an increase in the Company’s interest income.15 juta atau 104. III. sedangkan realisasinya mencapai sebesar Rp4.065.074.029. The realized budget resulted from the incurred expenses on the management of the Rusunawa Batam and Menara Jamsostek from the business development that was realized during 2009 and was not actually budgeted for that year. especially on the foreign-currency denominated TKI guarantee.319.44%. or 96. Investment Returns The budgeted amount of the investment returns by the Company in 2009 was Rp1.61 million. sehingga berpengaruh pada realisasi target pencapaian pendapatan usaha di tahun 2009 dengan tingkat pencapaian sebesar 19. • The increase in depreciation expense by Rp139. are as follows: a.319. Batam dan gedung Menara Jamsostek dengan tingkat pendapatan usaha mencapai sebesar 341.15 million or 104.62 Juta.76 juta atau 1.70% sebagai akibat dari penambahan biaya penyusutan aktiva tetap di Rusunawa Batam.40 million. whereas the actual realized amount was Rp365. c.513.33% of the budget. Pendapatan Usaha Anggaran anak perusahaan (PT Bijak) atas Pendapatan Usaha tahun 2009 sebesar Rp15.40 Juta.245. whereas the actual realized amount was Rp12.

dan faktor penunjang lainnya. whether in language skills.69 million. yang mana sosialisasi pelaksanaan dari kegiatan ini telah dilakukan secara bertahap. the actual realization for the year accounted for 184. The Company’s Performance The level of performance of the Company as per its line of business and objective assessment of the performance PT Bijak that encompasses the financial.67 184.790. profesionalisme. baik dari segi penguasaan bahasa.69 15.621.439 RKAP 2009/ 2009 Target 2 113.52% of the budget. or accounting for 169.309. salah satunya adalah melalui penerapan Key Performance Indicator (KPI) berbasis Balanced Score Cards.49% dari realisasi pembayaran pajak sampai dengan Desember 2008 sebesar Rp772.129. Contribution to the Nation Tax payment in 2009 amounted to Rp1.63 million. PT Bijak will also increase the intensity of training and education for potential TKI.639.08.08 serta opini dari Auditor Independen dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian.141. Kontribusi Kepada Negara Pembayaran pajak selama Tahun 2009 berjumlah Rp1.494.150 Realisasi 2009/ 2009 Realization 3 104. baik untuk diterapkan di Kantor Pusat maupun Kantor Cabang. the socialization of which has been in progress gradually.650 2. Profit/Loss After Tax The budgeted amount of net profit and loss of the Company in 2009 was a profit of Rp221. f.22 Juta atau 403. In line with the above-mentioned performance that is less than satisfactory. agar mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya di pasar bebas.505. whereas the actual realization was a net loss of Rp894.309. and other supporting factors.249.48% of the budget.060 4. IV.000. sedangkan dibandingkan dengan RKAP tahun 2009 sebesar Rp709. dengan rincian sebagai berikut : dalam ribuan IV.000.52%.789 53.36 169. PT Bijak has taken steps to improve its performance significantly in the future.52 V.48%. Selain itu. operational and administrative aspects as of 31 December 2009 is “Less than Sound (BBB)” with a score of 49.22 million.69 juta atau mencapai sebesar 184.309. Laba / Rugi Setelah Pajak Anggaran Perusahaan atas laba/rugi setelah Pajak pada tahun 2009 sebesar Rp221. Faktor kerugian tersebut bersumber dari tidak tercapainya pengiriman TKI ke Luar Negeri dan adanya beban pajak tangguhan.49% of the realization of tax payment of Rp772. 20 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .000 543. PT Bijak juga akan lebih meningkatkan jumlah pendidikan dan pelatihan bagi calon TKI.294 8. albeit with an unqualified opinion from the independent Auditors.49 juta atau mencapai sebesar 169. whereas if compared to the 2009 budget amount of Rp709.000 709.370 48.912 Analisa Analysis % 4 = ³/2 62.164.85 16. sedangkan realisasinya sebesar minus Rp894. capabilities.984. in order to be able to compete against similar companies in the free market. Sesuai dengan performa kerja yang kurang memuaskan tersebut.63 Juta. for both Head Office and Branch operations. kemampuan.974. one of which will be through the implementation of the Key Performance Indicator (KPI) based on the Balanced Score Card system. PT Bijak telah melakukan upaya-upaya peningkatan kinerja untuk menghasilkan pencapaian yang jauh lebih maksimal di masa depan.49 million.230.07 211.88 207. aspek operasional dan aspek administrasi per 31 Desember 2009 adalah “Kurang Sehat (BBB)” dengan skor 49. V.f.000 8.62 million in fiscal year 2008. with the following details: in thousand Perbandingan Comparison No Pajak Penghasilan Income Tax Realisasi 2008/ 2008 Realization 1 1 2 3 4 5 6 PPh Pasal 21 PPh Pasal 23 PPN PPh Pasal 25/29 Fiskal Luar Negeri PPh Pasal 4 (2) total 165.618 1.62 juta.050.694.081.720 532.49 % 5 = ³/1 92. Kinerja Perusahaan Tingkat kinerja Perseroan secara obyektif sesuai dengan pola kinerja dan spesifikasi usaha PT Bijak yang meliputi aspek keuangan.000 68.000.000 1. The loss was attributed to the un-met target for overseas job placements as well as due to deferred tax expenses.000 772. In addition to that.000 10. professionalism. or minus 403.

50 keterangan remarks TOTAL SKOR TOTAL SCORE: Sehat Sound: > 95 AAA 80 s/d < AA 65 s/d < A i Kurang Sehat Less than Sound: 50 s/d < BBB 40 s/d < BB 30 s/d < B 27. Pemasaran Marketing 20.00 5.12 951.00 63.00 5.00 Tidak Sehat Un-Sound: 20 s/d < CCC 10 s/d < CC 0.00 5.00 5.00 ii 2.12 99.00 15.00 5.00 5.16 3.00 15.92 < = 10 C 3. Laporan Periodik Manajemen Periodic Management Report skor | score iii Total Skor Total Score Tingkat Kesehatan Sound Level 100.14 77.00 31 Desember 2009 bobot nilai skor value score (8. Current Ratio 5. Cash Ratio 4.00 5.00 10.22 108.08 156.50 6.00 70.43 60.00 5.00 5.14 97. Return on Equity (ROE) 2.00 7. Perputaran Persediaan 7.17 18.00 3.00 5.00 15.52 3. Laporan Audit / Tahunan Audit Report / Yearly 2. Return on Investment (ROI) 3.00 15.08 Kurang Sehat Less than Sound (BBB) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 21 .00 49.00 4.07) 1. Diversifikasi Produk Product Diversification skor | score Aspek Administrasi | Administration Aspect 1.08 5. Rasio Modal Sendiri Terhadap Total Aset (TMS / TA) skor | score Aspek Operasional | Operational Aspect 1. Total Asset Turn Over (TATO) 8.no kriteria Penilaian assessment Criteria Aspek Keuangan | Financial Aspect 1.00 5. Persiapan Preparation 3.00 5. Collection Periods 6. Rancangan RKAP RKAP Design 3.00 5.00 5.00 5.

sakit. 1. Informasi Umum a. pregnancy. old age and death. sehingga pengelolaan keuangan DPKP berpedoman kepada ketentuan-ketentuan pengelolaan organisasi nirlaba. Untuk menunjang tujuan Perseroan di atas. due to several incidents such as illness. General Information a. Basic of Establishment PT Jamsostek (Persero) constitute the appointed Government’s institution pursuant to the Government’s Regulation No.Pengertian 1. so that it could directly enhance the productivity and welfare towards all employees as well as their families. 2. 3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja. sehingga diharapkan dapat menjadi dukungan langsung dalam upaya peningkatan produktivitas dan peningkatan kesejahteraan bagi tenaga kerja dan keluarganya. 3 year 1992 regarding the Employee Social Security Scheme. To support the Company’s objective. still sees a lot of opportunities to increase the welfare of all members. PT Jamsostek (Persero) as a provider of JAMSOSTEK program. 2. hamil. especially small business enterprises. workforce training and health care facilities among all employees of JAMSOSTEK members. so that the management of DPKP finance was based on the regulations of a non profit organization.entitas bertujuan khusus sPeCial PurPose entity 1. b. education. The JAMSOSTEK Program was aimed to provide protection in the form of cash donation to substitute the partial or total loss (decrease) of the overall income. pendidikan. Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta atau disingkat DPKP adalah dana yang dihimpun dan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja peserta program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) dan atau keluarganya yang diprioritaskan bagi yang kurang mampu dan membantu badan/unit usaha yang mempunyai keterkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan peserta program JAMSOSTEK terutama bagi badan/unit usaha skala kecil. PT Jamsostek (Persero) sebagai badan penyelenggara program JAMSOSTEK. DPKP Program was not necessarily meant to accumulate profit. Member’s Welfare Fund or known as DPKP constitute a collection of fund that is used to increase the welfare of the Employee Social Security Scheme (JAMSOSTEK) member’s and or their families which was prioritized to less fortunate communities as well as supporting the working unit which directly related to the increasing welfare of JAMSOSTEK program. maturity. bersalin. Interpretation 1. hari tua dan meninggal dunia. Program JAMSOSTEK bertujuan memberikan perlindungan dalam bentuk santunan berupa uang sebagai pengganti sebagian penghasilan atau dari penghasilan yang hilang atau berkurang dan pelayanan sebagai akibat peristiwa atau keadaan yang dialami oleh tenaga kerja. b. 36 year 1995 that is responsible to conduct the Employee Social Security Scheme (JAMSOSTEK) based on Law No. 36 tahun 1995 untuk menyelenggarakan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) sesuai yang diatur Undang-Undang No. 22 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . which among others are through Mortgage Housing Loan. pelatihan tenaga kerja dan fasilitas sarana kesehatan bagi para pekerja peserta JAMSOSTEK. masih melihat banyak peluang untuk meningkatkan kesejahteraan peserta yang dapat dilakukan antara lain melalui Pinjaman Uang Muka Perumahan.Dasar Pendirian PT Jamsostek (Persero) merupakan badan yang ditunjuk Pemerintah dengan Peraturan Pemerintah No. Program DPKP tidak dimaksudkan untuk memupuk laba.

Enhancing image of PT Jamsostek (Persero) as the Providing Agency. d. Broaden the role of PT Jamsostek (Persero) in increasing the welfare of participating members of JAMSOSTEK program. Profit shares of PT Jamsostek (Persero) based on the Decision of General Meeting of Shareholders. Sumber dana lainnya yang disetujui Rapat Umum Pemegang Saham. b) Tidak bergulir (Hibah). the DPKP working unit attached to the PKP Bureau which is directly responsible to the President Director. Penanggung jawab Program Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Persero) tahun 2009 adalah sebagai berikut: Direktur Utama : H. The executive members which is responsible for Member’s Welfare Fund Program of PT Jamsostek (Persero) in 2009 are as follows: President Director : H. e. 3. Source of Funds DPKP was collected based on prevailing regulation from the following sources such as: 1. Meningkatkan citra PT Jamsostek (Persero) selaku Badan Penyelenggara. The Donation Receiver Member’s Welfare Fund is distributed to: 1. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 23 . Based on the Decision Letter of the BOD of PT Jamsostek (Persero) No. Hasil pengembangan DPKP. b) For a maximum of 30% was being allocated for the non revolving DPKP. 3. Goals and Objectives 1. Maksud dan Tujuan 1. KEP/04/012007 tanggal 3 Januari 2007 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja PT Jamsostek (Persero). Sifat penyaluran DPKP dibagi 2(dua) yaitu: a) Bergulir. Alokasi penggunaan DPKP setiap tahunnya ditetapkan sebagai berikut: a) Minimum 70% dialokasikan untuk DPKP yang sifatnya bergulir. Results from the development of DPKP. c. 2. Maksud penyelenggaraan program DPKP adalah untuk meningkatkan kesejahteraan peserta program JAMSOSTEK dan atau keluarganya melalui berbagai jenis program/ penggunaan DPKP. Hotbonar Sinaga Kepala Biro PKP : Yoto Susiswo Kepala Urusan PKP : Soni Sumarsono d. Bagian laba PT Jamsostek (Persero) sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham. f. The goals of the management of DPKP program is to increase the welfare of the participating members of JAMSOSTEK program and or their families through various program/benefits of DPKP 2. The objective of the management of DPKP program: a. Hotbonar Sinaga Head of PKP Bureau : Yoto Susiswo Head of PKP Business : Soni Sumarsono e. The allocation of DPKP management is annually set as follows: a) For a minimum of 70% was being allocated for the revolving DPKP. f. Penerima Bantuan Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta hanya dapat disalurkan kepada: 1. Other source of funds that has been approved by the General Meeting of Shareholders. 2. Sumber Pendanaan DPKP dihimpun sesuai ketentuan yang berlaku. b) Non revolving. 2. Tujuan penyelenggaraan program DPKP adalah: a Memperluas peranan PT Jamsostek (Persero) dalam meningkatkan kesejahteraan peserta JAMSOSTEK. The DPKP distributions was divided in two characteristic. b) Maksimum 30% dialokasikan untuk DPKP yang sifatnya tidak bergulir. KEP/04/012007 dated 3 January 2007 regarding the Organizational Structure and Governance of PT Jamsostek (Persero). 2. yaitu bersumber dari: 1. b. 2. which are: a) Revolving. unit kerja Program Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) melekat pada Biro PKP yang langsung tanggung Jawab kepada Direktur Utama.Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. b.c.

h. c) Pinjaman dana kepada Koperasi Tenaga Kerja Peserta Program JAMSOSTEK. especially to the members of JAMSOSTEK program and/or their family as well as surrounding community. c) Cooperative of Labor Loan to Member members of JAMSOSTEK Program. b) Sarana Kesejahteraan Peserta. d) Aids for Free Health Care Services and or Consultation within industrial and/or slum areas. 2. Non revolving DPKP on Health Care was meant to enhance the health care facilities. should be carefully managed and thrives to achieve a maximum results. The Use of Non Revolving DPKP 1. 2. The DPKP distribution was divided in two characteristics. b) Bantuan mobil ambulance kepada Pelaksana Pelayanan Kesehatan. 3. harus dikelola secara hati-hati dan diusahakan memperoleh hasil yang optimal. c) Aids for medical/non medical supplies to the Provider of Health Care Facilities owned by the Government. b) Health Care Services Utilities. c) Bantuan peralatan medis atau non-medis kepada Pelaksana Pelayanan Kesehatan milik Pemerintah. b) Member’s Welfare Facilities. g. b) Sarana Pelayanan Kesehatan. e) Pinjaman dana pendidikan bagi tenaga kerja peserta JAMSOSTEK atau anak tenaga kerja peserta JAMSOSTEK. Penggunaan DPKP tidak bergulir a) Bantuan kepada Pusat Pelayanan Kesehatan untuk membangun/merehabilitasi/merenovasi ruangan dengan tujuan untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terutama bagi peserta program JAMSOSTEK dan atau keluarganya dan warga masyarakat sekitarnya. 2. b) Transportation Loan to Member members of JAMSOSTEK Program for the purpose of mobilization. The allocation of DPKP management is annually set as follows: a) A minimum of 70% was being allocated for the revolving DPKP. b) Maksimum 30% dialokasikan untuk DPKP yang sifatnya tidak bergulir. The remain balance of DPKP funds which has not been distributed. The remain balance of DPKP funds which has not been distributed. 3. g. harus dikelola secara hati-hati dan diusahakan memperoleh hasil yang optimal. d) Bantuan Kesehatan Cuma-Cuma di daerah padat industri atau lingkungan kumuh. 24 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . c) Other necessary utilities for Member’s Welfare Facilities. should be carefully managed and thrives to achieve a maximum results. d) Pinjaman kepada penyedia (provider) bidang jasa pelayanan kesehatan yang bekerja sama dengan PT Jamsostek (Persero). d) Provider Loan of Health Care service that incorporated with PT Jamsostek (Persero).3. e) Education Loan to member members of JAMSOSTEK Program or children of JAMSOSTEK Member’s. Characteristics of Loan are as follows: a) Housing Loan to Member members of JAMSOSTEK Program was being prioritized to the ownership of simple housing. which are: a) Revolving. i. 3. b) Aids for an ambulances to the Organizer of Health Care Facilities. b) For a maximum of 30% was being allocated for the non revolving DPKP. Sifat penyaluran DPKP dibagi 2 (dua) yaitu: a) Bergulir. The types of Member’s Welfare Facilities are as follows: a) Rental Housing Flat Utilities. 2. The Use of Revolving DPKP 1. h. b) Pinjaman kepemilikan sarana transportasi bagi Peserta Program JAMSOSTEK untuk mobilitas tenaga kerja. b) Non revolving. Terhadap sisa dana Program DPKP yang belum disalurkan.Penggunaan DPKP Bergulir 1. b) Tidak bergulir (Hibah). DPKP Bergulir merupakan bagian DPKP yang diprogramkan/dialokasikan untuk: a) Pemberian Pinjaman. Alokasi penggunaan DPKP setiap tahunnya ditetapkan sebagai berikut: a) Minimum 70% dialokasikan untuk DPKP yang sifatnya bergulir. Jenis-jenis Sarana Kesejahteraan Peserta adalah: a) Sarana Rumah Susun Sederhana Sewa. 3. Revolving DPKP is a part of DPKP which is allocated/intended to the purpose of: a) Loan. i. Terhadap sisa dana Program DPKP yang belum disalurkan. c) Sarana Kesejahteraan Peserta lainnya yang dianggap perlu. Jenis-jenis Pinjaman yang dapat diberikan adalah: a) Pinjaman Perumahan bagi Peserta Program JAMSOSTEK diprioritaskan bagi kepemilikan rumah sederhana. 3. which among other are comprises of: a) Donation to Health Care Facilities in order to build/ rehabilitate/renovations area to increase the quality of health care services. Sifat dan Komposisi Penyaluran Dana 1. The Characteristic And Composition Of DPKP Distribution 1.

Non revolving DPKP in the forms of KPR administration was being used to support membership partner of JAMSOSTEK program for administering the Housing Loan at Banks. under jurisdiction of PT Jamsostek (Persero). PHK. Non revolving DPKP on Education was meant to enhance the quality of Human Resources. a) Balance Sheet b) Financial Statement c) Report on DPKP Changes d) Cash Flow Report e) Notes to Consolidation Report 5. Laporan Keuangan Entitas pengelolaan DPKP dikonsolidasi dalam laporan keuangan PT Jamsostek (Persero) karena entitas pengelola DPKP memenuhi persyaratan sebagai Entitas Bertujuan Khusus (EBK) yang berada dalam pengendalian PT Jamsostek (Persero). 2. j. Non revolving DPKP was also being used to provide financial support to membership partner of JAMSOSTEK Program with a Severances Benefit (PHK). PHK. 3. DPKP tidak bergulir berupa bantuan administrasi KPR dalam rangka membantu tenaga kerja peserta program JAMSOSTEK dalam hal pengurusan Kredit Kepemilikan Rumah pada perbankan. 4. 4. 2. DPKP tidak bergulir Bidang Pendidikan adalah dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). DPKP tidak bergulir juga dapat digunakan untuk memberikan bantuan keuangan bagi tenaga kerja peserta JAMSOSTEK yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Penggunaan DPKP untuk bidang lainnya hanya dapat dilaksanakan setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham. b) The training support towards members of JAMSOSTEK Program. 6. c) Bantuan kepada Lembaga Pelatihan Tenaga Kerja untuk merehabilitasi/merenovasi ruangan atau asrama atau menambah peralatan latihan. DPKP wajib diperiksa (diaudit) sesuai dengan tahun buku oleh auditor independen yang melakukan audit laporan keuangan PT Jamsostek (Persero). Laporan keuangan DPKP sekurang-kurangnya harus memuat: a) Neraca b) Laporan Kinerja c) Laporan Perubahan DPKP d) Laporan Arus Kas e) Catatan atas Laporan Keuangan 5. 3.2. 6. 4. at least. Direksi wajib menyampaikan Laporan Manajemen DPKP secara periodik dalam Laporan Manajemen PT Jamsostek (Persero). b) Bantuan pelatihan bagi tenaga kerja peserta JAMSOSTEK. 2. yaitu berupa: a) Bantuan Beasiswa bagi anak berprestasi dari tenaga kerja peserta program JAMSOSTEK. c) Aids for Employee’s Training Centers to rehabilitate/ renovate the dormitory or increase the equipment for training. DPKP tidak bergulir tidak dapat diberikan dalam bentuk uang tunai (fresh money) kecuali untuk bantuan Beasiswa. comprises with. Ledger and Audit 1. which among others are comprises of: a) Aids for Scholarship towards students with a high achievement from members of JAMSOSTEK Program. The Board of Directors is obliged to periodically submit the DPKP Management Report under the Management Report of PT Jamsostek (Persero). DPKP was recorded separately from the JAMSOSTEK Ledger which is based on the DPKP Accounting Manual of KEP/320/122007 dated 27 December 2007 and Standard Statement of Prevailing Financial Accounting. j. 3. DPKP Financial Statement should. 5. and KPR administration. Financial Statement of the DPKP Management Entity was consolidated into financial statement of PT Jamsostek (Persero) due to the DPKP Management Entity that has fulfilling the requirement of Special Purpose Entity (SPE). dan administrasi KPR. DPKP dibukukan secara terpisah dari pembukuan Program Jamsostek dengan berpedoman kepada Pedoman Akuntansi DPKP sesuai KEP/320/122007 tanggal 27 Desember 2007 dan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku umum. DPKP is ought to be audited based on fiscal year by the independent auditor which audit the financial statement of PT Jamsostek (Persero). sesuai Persyaratan EBK yang harus di konsolidasi menurut ISAK 7. 5. 4. The utilization of DPKP within other forms could only be conducted with prior approval from General Meeting of Shareholders. pursuant to SPE condition that needs to be consolidated based on ISAK 7. Pembukuan dan Audit 1. 3. Non revolving DPKP could not be provided in the form of fresh money unless it is used for Scholarship purposes. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 25 .

000.267.530 94.001 2.774.000.KAS DAN SETARA KAS Terdiri dari Kas sebesar Rp858.040. 4.000.501.079 2008 1.000.837.916.622.709.000.860.000 111.000.000.000. dalam rupiah 2.000.PREPAID EXPENSES Prepaid expenses as of 31 December 2009 was amounted to Rp3.679.002.000 2.356.333 32.255 1.544 21.267.851 62.584.634.000.281 and Temporary Placement for Deposit of Rp406.731.292.916.355.097.000.850.060 3.000.000 7.840.645 1.000.000 315.000.000.180 140. represent prepaid insurance premium on the Cikarang Flat Housing.000 5.000.356.561 9.334 3.474 112.622.947 35.500.000.615 590.255.000 24.000.000.637 2008 201.000 37.200.000.BEBAN DIBAYAR DIMUKA Beban dibayar dimuka per 31 Desember 2009 sebesar Rp3.916. 26 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .914.284.500.690 997.000.037.144.000 12.098.000.000 5.000.259 2. in Rupiah Uraian Description Kas | Cash Bank Bank Mandiri BNI BRI BPD BTN Bank Yudha Bhakti Bank Agro BCA Bank Lippo Bank Bukopin Bank Syariah Mandiri Deposito | Deposits Bank BTN Bank Victoria BPD BTPN Bank Saudara Bank Kesejahteraan Ekonomi Bank Bukopin Bank Yudha Bakti TOTAL 2009 858.000.268.358 39.000.000.607.ACCRUED INCOME in Rupiah Uraian 2009 1.2.PENDAPATAN YANG MASIH HARUS DITERIMA dalam rupiah 3.121.391.000.CASH AND CASH EQUIVALENTS Comprises of Cash that amounted to Rp858. Bank of Rp35.112.000 70.147.281 dan Penempatan Sementara Deposito sebesar Rp406.281 117.638.984.592 250.249 49.000.198 26.000 166.746 34.850.000.267.149.000.315.000.410.000.320 5.356 7.677 1.088 7.470 13.000.213.726.654 Description Piutang Bunga Penempatan Sementara Piutang Bunga Pinjaman Diberikan Penyisihan Piutang Bunga Pinjaman TOTAL Interest on Temporary Posting Interest of Loans Allowance on Interest Loans Total 4.218 1.000 406.947.710.099.000 8.000 441.567.193.558.088.310. yang merupakan beban asuransi dibayar dimuka atas Rumah Susun Cikarang.623 956.466. Bank sebesar Rp35.530.

027.083.179.651.553.553.525.819. Constitute as the outstanding balance DPKP loan program from JAMSOSTEK members in its efforts to improve the membership’s welfare as at 31 December 2009 and 2008.166) (752.879 2008 25.500. that were used for DPKP activities up to the date of financial report that is not yet accountable.611 16.PERSEKOT KERJA Jumlah tersebut merupakan saldo persekot kerja per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp20.478.358.910) (651.652 Merupakan saldo pinjaman para peserta JAMSOSTEK atas program pinjaman DPKP dalam upaya meningkatkan kesejahteraan kepada peserta per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp159.068.039.805.250.000 dan Rp108.646 263.5.000 Description Receivables to Merpati Nusantara Advances to Employee Excess from PUMP Transfer of Karawang Branch Office Total 174.735. B/10576/112008 tanggal 20 Nopember 2008 telah melakukan upaya penagihan kepada Merpati Nusantara namun sampai dengan tanggal laporan belum ada realisasinya. PT Jamsostek (Persero) through the letter No.306) (104.385) (115. 5. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 27 .045.PIUTANG LAIN-LAIN dalam rupiah 6.805.254. respectively.553.935 17.027.601) 2008 216. Receivables to Merpati Nusantara amounting to Rp25.255.033.240.250.447. PT Jamsostek (Persero) melalui surat No.618.PINJAMAN DIBERIKAN dalam rupiah 7. 6.523.240.368.500.033.039.616 11.512.762 752.879 merupakan piutang dari kegiatan BUMN Peduli pada tahun 2004.652 dan Rp119.769.826.253 (92.566 752.458.652 and Rp119.LOANS in Rupiah Uraian Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) Pinjaman Koperasi Karyawan (Kopkar) Pinjaman Dana Talangan Modal Kerja (DTMK) Pinjaman Provider Pelayanan Kesehatan Akumulasi penyisihan PUMP Akumulasi penyisihan Pinjaman Kopkar Akumulasi penyisihan Pinjaman DTMK Akumulasi penyisihan Pinjaman Pelkes 2009 243.311.250.240. which accounted to Rp159. B/10576/112008 dated 20 November 2008 has made efforts to collect the receivables from Merpati Nusantara.240.987.045.028.764 (103.274.725) 119. respectively.699.879 25. 7.879 137.ADVANCES This amount represent advance payments on work as of 31 December 2009 and 31 December 2008 of Rp20.090.8911.033.500.552.027.039 Description Loans for Housing Allowance (PUMP) Loans for Cooperative Labor Loans of Working Capital Fund (DTMK) Loans for Provider of Health Care Service Accumulated Depreciation of PUMP Accumulated Depreciation of Cooperative Labor Loan Accumulated Depreciation of DTMK Loan Accumulated Depreciation of Health Care Services Total TOTAL 159.910 2.045.553.617.481) (10.272.910) (569.068.748.495 Piutang kepada Merpati Nusantara sebesar Rp25. but have not been successful as of date of report.000 and Rp108.879.623. yang digunakan untuk kegiatan DPKP dan sampai dengan tanggal laporan belum dipertanggungjawabkan.910 1. represent receivables from the SOE Care activities in 2004.240.219) (10.678 234.078.950) (142.240.OTHER RECEIVABLES in Rupiah Uraian Piutang kepada Merpati Nusantara Piutang pegawai Kelebihan Transfer PUMP kacab Karawang TOTAL 2009 25.

ASET LAIN dalam rupiah 11.993 3.008) 8. OTHER ASSETS in Rupiah Uraian Kantor Pusat Kanwil I Kanwil II Kanwil III Kanwil IV Kanwil VII Kanwil VIII TOTAL 2009 32.900.271.128) 31.729.605.050 2.050 2.974.670.238 1.935.200 3. A receivables account showing the balance of Unsettled Receivables that are in progress as of 31 December 2009 and 2008 of Rp56.641.147236 24.619.279.179.314.825.492.072.848 dan Rp33.848 and Rp33.728 and Rp196.507.532.975 (19.762.662.641.752.762.121) 22. 618.934.725 (20.214) (2.719) 33.367.599.908) (1.862 1.934.361.122) (3.139.225 54.604.958.570 3. 10. fLAT UNDER CONSTRUCTION Constitutes expenditures related to the construction of housing flats at Muka Kuning.247 dan Rp591.319.026.235.036. for the period of 31 December 2009 and 2008 are Rp31.683.756.324.619.375.825.026.125 40.139.387 923.370. in Rupiah Uraian 31 Desember 2008 Harga Perolehan Tanah Bangunan Peralatan Akumulasi Penyusutan Bangunan Peralatan Total Akumulasi Penyusutan Nilai Buku 31 Desember 2008 Harga Perolehan Tanah Bangunan Peralatan Akumulasi Penyusutan Bangunan Peralatan Total Akumulasi Penyusutan Nilai Buku 31 Desember 2009 Batam Cikarang Total Description 31 December 2008 Acquisition Cost 123.520 1.502 35.170.625 40.223.8.619.131 2.580 11.139.235.160.656.247 and Rp591.546.519 123.500 106.662.896.392. respectively. RUSUN DALAM PENGERJAAN Merupakan pengeluaran-pengeluaran untuk pembangunan rumah susun Muka Kuning Batam per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 sebesar Rp15.290. fIXED ASSETS Booked Value of Fixed Assets as of 31 December 2009 and 2008 was Rp2.150.499.728 dan Rp196.388. dalam rupiah 8.340.026.896.600 37.408.139.139.520 1.324.703.024.180 49.388 9.896.100 (4.600 37.619.258. respectively 10.200 (4.854.459.580 11.756 2.139.803. ASET TETAP Nilai buku Aktiva Tetap per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing adalah sebesar Rp2.007) (23.319.998.408.367.252.889.112.192 2.735. Batam.756.390.725 54.736.231. as of 31 December 2009 and 2008 amounting to Rp15.112.370. respectively.491 2.889 - Description Head Office Regional Office I Regional Office II Regional Office III Regional Office IV Regional Office VII Regional Office VIII Total Merupakan saldo Pos Sementara Dalam Penyelesaian yang bersifat tagihan yang sampai tanggal laporan belum dapat diselesaikan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp56.235.029.854.180 49.752.683.670.762.958.775 (15.654 1.906) (17.847 Land Building Equipment Accumulated Depreciation Building Equipment Total Accumulated Depreciation Book Value of 31 December 2008 Acquisition Cost Land Building Equipment Accumulated Depreciation Building Equipment Total Accumulated Depreciation Book Value of 31 December 2009 9.087.290.000 42.324.492.570 3.775.443.100 14.443.873.072.012.288 dan Rp3.160.112.100 14.314.625 (16.606.921.727 2008 22.288 and Rp3.183.072.662.540.012.036.500 5.641.962) 9.087.485. 28 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .100) (5.MEMBERS wELfARE fACILITIES Constitute the members welfare facilities of JAMSOSTEK members in the form of rental flat housing in Batam and Cikarang.029.801. sebagai per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp31.913.000 56.475 17.889.SARANA KESEJAHTERAAN PESERTA Merupakan sarana kesejahteraan peserta JAMSOSTEK dalam bentuk rumah susun sewa di Batam dan Cikarang.790.275 14.913.958. 11.024.650.866.756) 23.465.231.366.

393.193.471.810.527.553 2008 2.000 1.410 33.193.500. SELISIH REKONSILIASI BANK Saldo rekonsiliasi bank merupakan penerimaan angsuran pinjaman yang sampai tanggal laporan belum dapat diidentifikasikan nama debiturnya.360 dan Rp1.376. as of date of report.134. TEMPORARY ACCOUNT TO BE SETTLED (TATS) in Rupiah Uraian Beban bantuan Beban operasional Beban Rumah Susun TOTAL 2009 1. ACCRUED EXPENSES Total accrued expenses as at 31 December 2009 and 2008 are Rp3.599.172.974. HUTANG PAJAK dalam rupiah 12.250 25.447. 13.785.259.471 Description Supporting Expense Operating Expense Flat Housing Expense Total PSDP pada Kantor Pusat merupakan dana subsidi pokok pinjaman dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) untuk peserta JAMSOSTEK yang belum dapat direalisasikan karena belum ada rincian nama peserta yang akan menerima subsidi tersebut.976. TAX PAYABLE in Rupiah Uraian PPh Pasal 21 PPh pasal 23 PPN Wapu TOTAL 2009 17.193.527. in Rupiah Uraian Kantor Pusat Kanwil I Kanwil II Kanwil IV Kanwil V Kanwil VII Kanwil VIII TOTAL 2009 4. POS SEMENTARA DALAM PENYELESAIAN (PSDP) dalam rupiah 14.250. respectively. 15.997.000 2.600 70.038 20.773.882 11. 14.360 and Rp1.000 14.517.821 Description Head Office Regional Office I Regional Office II Regional Office IV Regional Office VI Regional Office VII Regional Office VIII Total 15.471.12.268 38.931.474 3. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 29 . BANK RECONCILIATION BALANCE The balance of bank reconciliation constitutes receipt of loan repayments which.268 Description Income Tax Article 21 Income Tax Article 23 Value Added Tax Total 13. the name of the debtor has not been identified.787.700.265.100 789.527.303 4.004 2.221 693.666.000 8.306 2008 10. dalam rupiah TATS at Head Office constitute subsidized funds for loans principal from the Department of Manpower and Transmigration (Depnakertrans) for JAMSOSTEK members that have not been disbursed pending the names of members whom are entitled to the subsidized loans.976.810.810.500.371 1.135.360 2008 404.976.892.857 22. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR Jumlah beban yang masih harus dibayar per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp3.629.

333 and Rp3.670 3.920.170 87.753.962.170 Description Initial balance for Operating DPKP Correction on the initial balance of Operating DPKP Operating DPKP after correction Increase (decrease) of Operating DPKP Operating DPKP Saldo DPKP untuk operasional per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp459.920.459.333 2008 7.333 dan Rp3.653.400.528 Description PT Sangu Total 17.753. respectively.237 (1.528 2008 976.334.775 (35.347.193.400.363.784.976.914.333 31.658.784.810. OTHER DEBTS in Rupiah Uraian PT Sangu TOTAL 2009 976.871.333 14.871.608 dan Rp37. HUTANG LAIN-LAIN dalam rupiah 16.514.347.890.363.170.460.753.363.784.615.926.888.888.508.888.528 976.819) 153.658.514.784.170 371.334.454. DISTRIBUTED DPKP in Rupiah Uraian Saldo Awal DPKP telah disalurkan Kenaikan (penurunan) DPKP telah disalurkan DPKP telah disalurkan TOTAL 2009 153. dalam rupiah Bank reconciliation balance as of 31 December 2009 and 2008 was Rp14.608 and Rp37.404.871.888.347.170.363. in Rupiah Uraian Selisih Rekonsiliasi Bank Kantor Pusat Selisih Rekonsiliasi Bank kanwil I s/d Kanwil VIII Cut Off Kantor Pusat dan Kanwil I s/d Kanwil VIII TOTAL 2009 14.957 1.608 2008 279.360 2008 189.454. DPKP TELAH DISALURKAN dalam rupiah 18.061. DPKP UNTUK OPERASIONAL dalam rupiah 17. Setelah Koreksi Kenaikan (penurunan) DPKP untuk Oprasional DPKP untuk Operasional 2009 371.326 8. OPERATING DPKP in Rupiah Uraian Saldo awal DPKP untuk Operasional Koreksi Saldo Awal DPKP untuk Operasional DPKP untuk Ops.796 14.528 976.735.888.957 52.471 Description Initial balance of Distributed DPKP Increase (decrease) of Distributed DPKP Distributed DPKP Total 30 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .527.303.660.753.784.658.753.946.542 94.438 459.713 206.990.695) 277.272.318.Selisih Rekonsiliasi Bank per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp14.628 371.920.591. respectively.687. 18.454 Description Reconciled allowance of Head Offices Bank Reconciled allowance of Regional Offices I-VIII Bank Cut off fromHead Offices-Regional Offices Bank Total 16. The DPKP operating balance for as of 31 December 2009 and 2008 was Rp459.363.

758 3.19.000 2.219 Description Loans for Housing allowance Loans for Cooperatives Labor Loans for DTMK Loans for provider of Health Care services 20.500 348.390.600.196.095 3.867.000.000 891.528.055.500 1.000 3.807.362.419. NON REVOLVING DISBURSEMENT fROM OPERATING DPKP in Rupiah Uraian Bantuan renovasi fasilitas pelayanan kesehatan Bantuan mobil ambulance Bantuan peralatan medis/non medis Bantuan kesehatan cuma-cuma Bantuan beasiswa Bantuan pelatihan tenaga kerja Bantuan renovasi balai latihan kerja Bantuan PHK Bantuan Administrasi KPR TOTAL 2009 62.360.0780.000 1.000.000 1.591 2008 57.000 365.000 421.489.200.588 2008 71.857 1.862.487. PENYALURAN TIDAK BERGULIR DARI DPKP UNTUK OPERASIONAL dalam rupiah 21. REVOLVING DISBURSEMENT fROM OPERATING DPKP in Rupiah Uraian Pinjaman uang muka perumahan Pinjaman koperasi karyawan Pinjaman provider jasa pelayanan kesehatan Rumah susun dalam pengerjaan 2009 96.476.887.050.000 80.612.002.000 1.789.000.000 15.414.000.816.357 2008 49.000 2.000 33.710 1.779.315. PENERIMAAN ANGSURAN PINJAMAN DIBERIKAN dalam rupiah 19.504.935 431.533.093.800.114.722.325. PENYALURAN BERGULIR DARI DPKP UNTUK OPERASIONAL dalam rupiah 20.480.588 116.189 60.558 1.960 Description Loans for Housing allowance Loans for Cooperatives Labor Loans for provider of Health Care services Housing Flat under construction 21.200.542.798 428.385. RECEIPT Of LOAN REPAYMENTS in Rupiah Uraian Pinjaman uang muka perumahan Pinjaman koperasi karyawan Pinjaman dana talangan modal kerja Pinjaman provider jasa pelayanan kesehatan 2009 68.818.735 19.442 23.985.000.000.930.442.079.348.434.471.614.000 1.000 25.861.836.804.000 1.739.945 Description Aids for the renovation of Health Care facilities Aids for ambulances Aids for medical/non medical supplies Aids for free Health Care services Aids for scholarships Aids for vocational trainings Aids for the renovation of training facilities Aids for severances Aids for KPR Administration Total laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 31 .745.389.278.932.960 74.936.035 72.728.161.010.

798.PT Jamsostek (PERSERO) PROGRAM DANA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PESERTA NERACA PER 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 PT Jamsostek (PERSERO) MemberS WELFARE FUND PROGRAM BALANCE SHEET PER 31 DECEMBER 2009 AND 2008 dalam rupiah in Rupiah Uraian ASET Aset Lancar Pinjaman Diberiikan (Netto) Sarana Kesejahteraan Peserta (Netto) Aset Tetap (Netto) Aset Lain Jumlah Aset KEWAJIBAN Hutang Pajak Beban yang Masih Harus Dibayar Pos Sementara Dalam Penyelesaian Selisih Rekonsiliasi Bank Hutang Lain-lain Jumlah Kewajiban DPKP DPKP untuk Operasional DPKP telah Disalurkan Jumlah DPKP Jumlah Kewajiban dan DPKP 2009 (Audited) 475.437 52.027.259.934 (18.756 3.358 38.436 119.390.699.081 459.958.170 153.100.045.620.268 1.306 3.785.548 106.363.848 18.360 25.151 2008 (Audited) 59.471 2.428.670 665.669 Description ASSETS Current Assets Loans (Net) Members Welfare Facilities (Net) Fixed Assets (Net) Other Assets Total Assets LIABILITIES Taxes Payable Accrued Expenses Temporary Accounts to be Settled Reconciling items on Bank Other Payables Total Liabilities DPKP Operating DPKP Distributed DPKP Total LIabilities Total LIabilities and DPKP PT Jamsostek (PERSERO) PROGRAM DANA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PESERTA LAPORAN KINERJA PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2009 DAN 31 DESEMBER 2008 PT Jamsostek (PERSERO) MemberS WELFARE FUND PROGRAM FINANCIAL REPORT PERIOD WHICH ENDED ON 31 DECEMBER 2009 AND 2008 dalam rupiah in Rupiah Uraian Perubahan DPKP untuk Operasional Surplus (Defisit) Operasional Surplus/(defisit) Lain-lain Kenaikan/(penurunan) DPKP untuk Operasional Perubahan DPKP telah Disalurkan Kenaikan/(penurunan) DPKP 2009 (Audited) 16.549.251.288) 15.850.102.193.246.810.800.662.888.415.553 14.423.641.576.420.529 18.658.213.376.147.742.244.784.033.358 2008 (Audited) 403.514.889 560.573 7.459.759.542 371.821 31.871.753.714 140.535 56.406.302.364.166.528 35.920.926.761.669 33.892.728 684.354) Description Changes for Operating DPKP Operational Surplus (Deficit) Other Surplus (Deficit) Increase(decrease) of Operating DPKP Changes on distributed DPKP Increase (decrease) of DPKP 32 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .126 (33.896.946.333 976.508.878.800.976.757 24.608 206.011.652 31.454 976.334.334.617.039 33.755 35.595 159.957 525.549.145.036 87.347.011.265.037.808.806.604.495.072.899.278 684.324.604.795.591.250.478.402.527.127 560.646 35.460.

00 1. Tindak Lanjut Temuan Audit Berdasarkan pemeriksaan auditor eksternal pada PT Jamsostek (Persero) masih terdapat 16 temuan yang masih perlu dipantau tindak lanjutnya.00 1. Bambang.000.000. The audit on the Financial Statements of PT Jamsostek (Persero) is annually conducted by Independent Auditors presenting opinions on the fairness of the Financial Statements prepared by the Company’s Management.000. Mulyana & Partner Kantor Akuntan Publik Soejatna. Mulyana & Partner Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) National Finance Supervisory Agency of RI (BPK-RI) Kantor Akuntan Publik Soejatna.akuntan perseroan ComPany aCCountant Pemeriksaan atas Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero) setiap tahun dilakukan oleh Auditor Independen dan memberikan pendapat atas kewajaran Laporan Keuangan yang disajikan oleh Manajemen.00 1.000.040. Sudarmadji & Dadang (DBSD) Selama tahun 2009 tidak ada jasa lain yang diberikan oleh Kantor Akuntan Publik selain jasa audit atas Laporan Keuangan Throughout 2009. Suhartono Public Accountant Firm of Kanaka Puradiredja. Mulyana & Rekan Public Accountant Firm of Soejatna. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 33 . Mulyana & Rekan Public Accountant Firm of Soejatna.000.000. Mulyana & Partner Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja .000.040.015. there were 16 auditee that needs to be monitored with description as follows: Tindak Lanjut Progess 38 12 3 0 53 Sisa Temuan /Remaining of Findings Jamsostek 3 0 0 4 7 DPKP 4 0 0 1 5 KBL 3 0 0 1 4 Jumlah 10 0 0 6 16 Atas 10 temuan BPK-RI di atas. Periode Pemeriksaan oleh Auditor Independen No. Public Accountant Firm do not provide any other services other than auditing the Company’s Financial Statement.000.258. the follow up action still monitors due to the completion of third party loan to PT Jamsostek (Persero). Suhartono Kantor Akuntan Publik Doli.00 Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Finance and Development Supervisory Agency (BPKP) Kantor Akuntan Publik Soejatna. 1 2 3 4 5 6 7 Tahun Buku Year of Book Sampai Tahun Buku 2000 Until Fiscal Year 2000 Tahun Buku 2001 Fiscal year 2001 2002-2005 2006 2007 2008 2009 Audit Periods by the Independent Auditors: Akuntan Accountant Biaya Audit (Rp) Audit Fee 971. dengan rekapitulasi sebagai berikut: Auditor Eksternal External Auditors BPK-RI KAP-SMR KAP-Kanaka KAP-DBSD jumlah/total Temuan Findings 48 12 3 6 69 The Action Plan of the Audit Findings Based on the audit that was conducted by the external auditor of PT Jamsostek (Persero).00 1. tindak lanjutnya masih dipantau karena menunggu tuntasnya penyelesaian hutang/pinjaman pihak ketiga kepada PT Jamsostek (Persero). Bambang.000. Mulyana & Rekan Public Accountant Firm of Soejatna.250. From the remaining of 10 audits from BPK-RI. Sudarmadji & Dadang (DBSD) Public Accountant Firm of Doli.

22 februari 09 ! HRD Manajer PT Astra Honda Motor dengan didampingi oleh Direktur Utama PT Jamsostek (Persero). Bandung. handed over the compensation to the CEO of ASTRA. Bandung. Press Gathering of PT Jamsostek (Persero). 24 februari 2009 Kunjungan kerja Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) ke Kantor PT Jamsostek (persero). which was held at Jayakarta Hotel. Hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran Direksi PT Jamsostek (Persero) . 11 februari 2009 Jajaran Direksi PT. pertemuan tersebut dihadiri oleh para Direksi dan pejabat di lingkungan PT Jamsostek (Persero) & Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) RI. the meeting was attended by the Board of Directors and Executive Management within PT Jamsostek (Persero) & The Department of Manpower and Transmigration RI. (Persero) and IX Commission of House of Representatives. 34 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . dalam rangka menjalin hubungan yang harmonis dengan insan pers.Jamsostek (Persero) saat The Board of Directors of PT Jamsostek Rapat Dengar Pendapat PT Jamsostek (Persero) (Persero) at the Hearing between PT Jamsostek dengan DPR RI Komisi IX. Hotbonar Sinaga. The Minister of Manpower and Transmigration conducted a working visit to the Head Office of PT Jamsostek (Persero). in order to build harmonious relationships with the press members. Hotbonar SInaga. H. The even was attended by all members of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). menyerahkan santunan CEO ASTRA.peristiwa penting 2009 2009 signifiCant events 8-9 januari 2009 Press Gathering PT Jamsostek (Persero) yang bertempat di Hotel Jayakarta. HRD Manager of PT Astra Honda Motor accompanied by the President Director of PT Jamsostek (Persero).

yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT. H. Djoko Sungkono. witnessed by the Minister of Manpower and Transmigration. ! laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 35 . Djoko Sungkono. dengan disaksikan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. The event took place at Bidakara Hotel. Ahmad Ansyori. MSi. Hotbonar Sinaga. Hotbonar Sinaga dan Walikota Bandung H. 3 maret 09 Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi membuka seminar Lokakarya antara Dokter dan Penasehat dengan disaksikan oleh Direktur Operasi dan Pelayanan PT Jamsostek (Persero). lantai 11. was opening the TOT Training of Anti Corruption at Jamsostek Building. Pelatihan TOT ini diselenggarakan oleh Serikat Pekerja Jamsostek (SPJ) bekerjasama dengan KPK. Dada Rosada. Jakarta Selatan. This event was participated by Executive Management from Head Offices and Regional Management of SPJ. menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan bagi kepemimpinan muda Angkatan XXX & XXXI. Mayor of Bandung Province. 11th Floor. Jamsostek (Persero). Signing of the Memorandum of Understanding (MOU) between PT Jamsostek (Persero) with Provincial Government of Bandung Province on the enhancement of Human Resource competencies and productive working capital support. The Minister of Manpower and Transmigration opened up the seminar and workshops between Doctors and Advisor which was witnessed by Director of Operation and Services of PT Jamsostek (Persero). Eman suparno di halaman Gedung Sate. Director of Human Resources of PT Jamsostek (Persero). witnessed by the other BOD member and Executive Management within surrounding of PT Jamsostek (Persero).28 februari 2009 Penandatanganan MOU antara PT Jamsostek (Persero) dengan Pemerintah kota Bandung tentang peningkatan kompetensi SDM pencari kerja dan bantuan modal usaha produktif di Jawa Barat. Dada Rosada SH. Acara ini bertempat di Gedung YTKI. H. South Jakarta. The TOT training held by Jamsostek Labor Union (SPJ) in coordination with KPK. which was represented by the President Director of PT Jamsostek (Persero). SH. 16 maret 2009 Direktur Sumber Daya Manusia PT Jamsostek (Persero). This event took place at YTKI Building. MSi. at the courtyard of Gedung Sate. Acara ini dilaksanakan di Hotel Bidakara. The President Director. 2 maret 2009 Direktur Utama disaksikan oleh Direksi serta pejabat di lingkungan PT Jamsostek (Persero) membuka Pelatihan TOT Anti Korupsi yang bertempat di Gedung Jamsostek. Ahmad Ansyori. Acara ini diikuti oleh para Pengurus Pusat dan Daerah dari SPJ. held the training workshops for young leadership of batch XXX & XXXI. H. Eman Suparno.

Director of Operation and Services of PT Jamsostek (Persero). Acara ini bertempat di Hotel Mulia. PH. DR. Endang Rahayu Sedyaningsih. Jakarta. Ahmad Ansyori opened the Educational and Technical Training in the area of Services for Customer Service Officer. Jakarta.24 maret 2009 Penandatanganan MOU antara PT Jamsostek (Persero) dgn kementerian Kesehatan di bidang pelayanan jaminan sosial penyakit Tubercolosis (TB) dengan disaksikan oleh Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat. The event was held at Grand Sahid Jaya Hotel. Acara ini bertempat di Balai Kartini. Acara ini diadakan di Hotel Grand Sahid Jaya Sudirman Jakarta. 31 maret 2009 Direktur Utama PT Jamsostek (Persero). Hotbonar Sianaga saat menjadi pembicara pada Seminar nasional “ Asuransi menghadapi ASEAN Free Trade Agreement (AFTA). Jakarta. Hotbonar Sianaga as a Speaker on the National Seminar of “Insurance against the ASEAN Free Trade Agreement (AFTA)”. Agung Laksono and the Minister of Health. DR. Jakarta. Hotbonar Sinaga sebagai Perusahaan dan sosok profesional perusahaan yang peduli pendidikan. Hotbonar Sinaga was rewarded as a Professional Figures of the Company and who cares about education. This event took place at Balai Kartini. H. Sudirman. H. Jakarta.R.R. Award from Guruku Magazine is presented to PT Jamsostek (Persero) and the President Director. Endang Rahayu Sedyaningsih.PH. MPH. 23-28 april 2009 Direktur Operasional dan Pelayanan Ahmad Ansyori membuka Pendidikan dan Pelatihan teknis bidang pelayan bagi Customer Service Officer PT Jamsostek (Persero). H. H. Senayan. Agung Laksono dan Menteri Kesehatan Dr. Acara ini bertempat di Gedung YTKI. 3 april 2009 Penghargaan dari majalah guruku untuk PT Jamsostek (Persero) dan H. Signing of the Memorandum of Understanding (MOU) between PT Jamsostek (Persero) and the Minister of Health in the area of social security services for Tubercolosis Disease (TB). Dr. The event took place at Hotel Mulia. The event was held at YTKI Building. witnessed by the Coordinating Minister for People’s Welfare. MPH. 36 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report ! . The President Director of PT Jamsostek (Persero). H.

1 mei 2009 Dalam memperingati Hari Buruh. 19-21 agustus 2009 Seluruh jajaran Direksi PT Jamsostek (Persero) dalam acara Rapat Kerja Nasional PT Jamsostek (Persero) bersama pejabat eselon I. Sofyan Djalil. the President Director of PT Jamsostek (Persero) was given a chance to present a Quick Wins Speech before the President of Republic of Indonesia. Dr. Ahmad Anyori. Signing of the Memorandum of Understanding (MOU) between PT Jamsostek (Persero) and Bank Negara Indonesia (BNI) regarding the provision of financial services and PUMP in Jakarta. All members of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) posing on the event of National Meeting between PT Jamsostek (Persero) and the first echelon official at Shangrilla Hotel. Surabaya. together with the representative of Dewan Mesjid Indonesia was signing of the Memorandum of Understanding regarding the Membership Program. Penandatanganan kerja sama dan nota kesepahaman ini disaksikan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara. Susilo Bambang Yudhoyono and his entourage while conducting a visit to PT Mesindo in Karawang. di Hotel Shangrilla Surabaya. Ahmad Ansyori. saat mengadakan kunjungan ke PT Mesindo di Karawang. Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) berkesempatan memberikan pernyataan secara Quick Wins dihadapan Presiden RI. To commemorate the Labor Day. 28 juli 2009 Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Jamsostek (Persero) dan Bank Negara Indonesia (BNI) Tentang pemberian jasa keuangan dan PUMP di Jakarta.25 april 2009 Direktur Operasi dan Pelayanan PT Jamsostek (Persero). Dr. bersama dengan Dewan Mesjid Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman perihal Program Kepesertaan. The signing of this MOU was witnessed by the Minister of State-Owned Enterprise. Sofyan Djalil. Director of Operation and Services of PT Jamsostek (Persero). laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 37 . Susilo Bambang Yudhoyono dan Rombongan.

Masing-masing mendapat Rp75. Abda Waiza. including Sesditjen PHI and representative from the Department of Manpower and Transmigration. almarhum Warisman dan Lourensius. Mas’ud Muhammad dan Kepala Kantor Cabang JAMSOSTEK Bukittinggi. Gatot Subroto. Turut hadir Direktur Keuangan JAMSOSTEK. H. Both of whom. Each of whom received Rp75. the company that execute the office’s renovation. H. 4 september 2009 Direktur Utama Jamsostek. Myra SR Asnar was also attended on this event. South Jakarta 5 oktober 2009 Direktur Operasi dan Pelayanan PT. Myra SR Asnar serta Sesditjen PHI dan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. handed over the compensation for two beneficiaries of late workers whom is passed away during the renovation of Governor’s Offices in West Sumatra. Agus Supriyadi. Mas’ud Muhammad. Ahmad Ansyori. The President Director of PT Jamsostek (Persero).2 million.2 juta. and Head of Bukit Tinggi Branch Office. Hospitality event of PT Jamsostek (Persero) to the offices of the Ministry of Manpower and Transmigration in Jl. Tati Hendrati. Tati Hendrati. Head of Regional Offices I. Hotbonar Sinaga. perusahaan pelaksana renovasi kantor. Juga turut mendampingi Kepala Kantor Wilayah I JAMSOSTEK. Abda Waiza. H. Gatot Subroto. 06 september 2009 Silaturahmi Direksi PT Jamsostek (persero) ke kemeterian Tenaga Kerja & Transmigrasi di Jl. whom is represented by Agus Supriyadi. were workers of CV Insani. pekerja CV Insani. Director of Operation and Services of PT Jamsostek (Persero). dengan disaksikan Direktur Utama PT Jamsostek (Persero). 38 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Jakarta Selatan. Jamsostek (Persero) Ansyori berada menyerahkan santunan kepada ahli waris dua orang pekerja yang meninggal saat merenovasi gedung kantor Gubernur Sumatera Barat. Director of Finance of PT Jamsostek (Persero). (the late) Warisman and Lourensius. Head of Regional Offices III of PT Jamsostek (Persero) and witnessed by the President Director of PT Jamsostek (Persero). Hotbonar Sinaga menyerahan santunan kepada ahli waris melalui perwakilan PT Anam Koto di Jakarta. Keduanya.3 september 2009 Penandatanganan MOU dengan Kejaksaan Tinggi Negeri DKI Jakarta yang ditandatangani oleh Kepala Kantor Wilayah III PT Jamsostek (Persero) DKI Jakarta. Signing of the MOU with Jakarta District of Attorney Office. H. Hotbonar Sinaga was handed over the compensation to the beneficiaries through the representative of PT Anam Koto in Jakarta. Hotbonar Sinaga.

Jamsostek (Persero) mencoba ATM BNI untuk men-cek saldo JHT Jamsostek Pada Launching pertamanya yang bersamaan dengan Puncak HUT JAMSOSTEK ke 32 di Balai Sudirman Director of Operation and Service. Drs. 40 of 2004 regarding National Social Security Scheme” Seminars with the Speaker. witnessed by the President Director of PT Jamsostek (Persero) was testing the BNI ATM to check a JHT balance at its first launch. together with the Minister of Manpower and Transmigration. Dr Sulastomo di Jakarta. Direktur Utama PT Jamsostek Hotbonar Sinaga.19 oktober 2009 Seminar “Perjalanan 5 Tahun Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional” dengan pembicara anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Drs Harris Eko Santoso. Muhaiman Iskandar. 16 desember 2009 Salah satu kontestan Fashion show Jamsostek pada acara puncak HUT PT Jamsostek (Persero) yang 32 di Balai Sudirman One of the fashion show Contestant at the Top Event of 32nd Anniversary of PT Jamsostek (Persero) in Balai Sudirman. ! laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 39 . The President Director of PT Jamsostek (Persero) when conducting a working visit to the Small Home Industry. Dr. H. 3 november 2009 Direktur utama PT Jamsostek (Persero) saat berkunjung ke Perumahan Industri Kecil bersama Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi H. Hotbonar Sinaga and conceptor of SJSN Law. “Five Years Journey of Laws No. Harris Eko Santoso. the President Director of PT Jamsostek (Persero). in coordination with the Top Ceremony of JAMSOSTEK 32nd Anniversary in Balai Sudirman. Sulastomo in Jakarta. dan konseptor UU SJSN. 16 desember 2009 ! Direktur Operasi dan Pelayanan dengan disaksikan Direektur Utama beserta Direktur Investasi PT. H. Muhaiman Iskandar. a member of National Social Security Board (DJSN).

H. Penghargaan ini diberikan oleh majalah guruku. 3. awarded as one of the organization with highest appreciation towards education. the award was presented by guruku magazine. the minister of soe was awarded Pt jamsostek (Persero) as first runner up with the best Website and marketing Communication for the Category of listed soe. 40 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Penghargaan ini diberikan oleh majalah guruku. mr. H. the award was presented by guruku magazine. Penghargaan sebagai lembaga yang peduli akan bidang Pendidikan. Hotbonar sinaga sebagai tokoh Profesional yang peduli akan bidang Pendidikan.penghargaan di tahun 2009 aCColaDes in 2009 sertifikat Pencapaian iso 9001:2000 untuk Direktorat operasi dan Pelayanan serta Direktorat investasi atas terpenuhinya assessment. weBsiTe dan markeTing communicaTion TerBaik Penghargaan yang diberikan oleh kementrian bumn kepada Pt jamsostek (Persero) sebagai pemenang kedua untuk kategori Website dan marketing Communication terbaik untuk kategori bumn listed. the award was presented by Pt sgs. 4. Penghargaan diberikan oleh Pt sgs the operation and services Directorate as well as the investment Directorate was awarded with iso 9001:2000 for the completion of the assessment process. Hotbonar sinaga was awarded as tHe most Professional Public figure with Highest appreciation towards education. Tokoh Peduli Pendidikan Penghargaan yang diberikan kepada bp.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 41 . the 2008 Corporate governance Perception index was awarded to Pt jamsostek (Persero) for the category of trusted Company. the 2007 annual report award (ara) as the first rank under the category of non listed of financial soe. the 2008 annual report award (ara) as the first rank under the category of non listed of financial soe. corPoraTe governance PercePTion index anugerah Corporate governance Perception index tahun 2008 untuk kategori Perusahaan terpercaya yang diberikan oleh the indonesian institute of Corporate governance (iiCg). annual rePorT award Penghargaan ara tahun 2007 sebagai Peringkat i dalam kategori bumn keuangan non listed. annual rePorT award Penghargaan ara tahun 2008 sebagai Peringkat i dalam kategori bumn keuangan non listed. the award was presented by the indonesian institute of Corporate governance (iiCg).corPoraTe governance PercePTion index anugerah Corporate governance Perception index tahun 2008 untuk kategori Penyaji makalah terbaik diberikan kepada Pt jamsostek (Persero) oleh the indonesian institute of Corporate governance (iiCg). the award was presented by the indonesian institute of Corporate governance (iiCg). the 2008 Corporate governance Perception index award was awarded Pt jamsostek (Persero) as the best Paper work Presenter.

974 2 525.86 116.902 64.000 2.089 11.69 675.65 297.353 246.762 106.217 316.664 -577.79 154.974.274 11.571 3.482 2009 2.377.050 170.70 9.12 8.779.458.223.000 2.97 108.623 38.34 12.000 1.431 998.585 629.221 10.814.272 799.464 299.39 Sehat Sekali WTP 2007 9.349.000 1.271 1.809 600.041.448 164.347 719.794 323.667 -170.853 207.155 -483. DPKP Financial Statement was being consolidated with the Financial Statement of PT Jamsostek (Persero).56 11.708 125.627 46.818 -166.711 6. 826/KMK.567 -4.000 2.49 323.417.814.857 -773.918 2007 1.160.081 -666.393 64.718 49.476.660.303 3.378 1.969 722.42 10.68 276.26 48.653 7.906.042 1.952.492 158.555.057 2008 61.901.79 497.864.272 Investment Current Assets Member Welfare Facilities Fixed Assets (Net) Other Assets total assets Liabilities in Members Current Liabilities Other Liabilities Minority Interest Employment Welfare Members Paid in Capital Reserve Profit (Loss) on Progress Year total liabilities & equities Consolidated Balance Sheet million rupiah Mulai Tahun Buku 2008.624 8. Financial Statement that ended on 31 December 2008 was restated based on the ISAK 7.iktisar keuangan finanCial HigHligHt jutaan rupiah per 31 December (audited) Neraca Konsolidasi Investasi Aset Lancar Sarana Kesejahteraan Peserta Aktiva Tetap (Net) Aktiva Lain jumlah aktiva Kewajiban Kepada Peserta Kewajiban Lancar Kewajiban Lain-lain Hak Minoritas Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta Modal Disetor Cadangan Laba (Rugi) Tahun Berjalan jumlah kewajiban & modal 2005 37.487 6.393 84.687.900 900.745.198 -892. Starting from Fiscal Year 2009.623.344 56. 826/KMK.248.483 260.79 361.07 Sehat WTP 2008 8.99 282.610 -3.971 -1.387 114.148. Pendapatan & Beban Konsolidasi Pendapatan Iuran Beban Jaminan Beban Cadangan Teknis Pendapatan Bersih Iuran Pendapatan Operasional Anak Perusahaan Total Pendapatan Pendapatan Investasi (Net) Laba Usaha Kotor Jumlah Beban Usaha Pendapatan Lain-lain Laba Kotor Sebelum Bagian Peserta Bagian Peserta atas Hasil Investasi JHT Laba (Rugi) Sebelum Pajak Taksiran Pajak Penghasilan Penghasilan (Beban) Pajak Tangguhan Laba (Rugi) Setelah Pajak 2005 1.740 61.87 237.013/1992 Highest Value = 120 Lowest Value = 80 Exceptionally Sound Sound Less than Sound Unsound : >110 : 100-110 : 90-99 : <90 ** Solvabilitas sesuai PP 22 tahun 2004 ** The Solvency is in accordance with PP 22 year 2004 42 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .691 31.487.510 3.234.209 -4.663 333.180 8.070 -298.917 -1.827.507.010 1.050 -4.746 553.627 2007 60.623 2006 1.451 Consolidated Revenue & Expenses Contribution Proceeds Claim Expenses Technical Reserve Total Revenue Operating Income of Subsidiary Company Total Revenue Investment Income (Netto) Gross Operating Profit Total Operating Expenses Other Revenue Gross Profit before Members Share Member Share of JHT’s Investment Proceeds Profit (Loss) Before Tax Estimated Income Tax Income/Expenses of Deffered Tax Profit (Loss) After Tax Rasio Keuangan Rentabilitas Likuidiitas Solvabilitas ** Claim Ratio Expense Ratio Y O I Bruto Nilai Bobot Kriteria * Opini Keterangan: * 2005 8.897.476 5.090.87 Sehat WTP * 2009 10.393 61.814.899 6.69 8.660 -660.062.264 1.15 Sehat Sekali WTP Remarks: Financial Ratios Profitability Liquidity Solvency ** Claim Ratio Expense Ratio Y O I Gross Value Criteria* Opinion Berdasarkan SK Menteri Keuangan No.116 4 125.797 196.088 513.792 6.985 -658.547 1.49 47.879.959 564.057 56.335.32 9.426 3 468.492.484 722.87 48.817 -200.098 5.233.273 2.217.736 9.179 5.090 -2.486 5.596.698.068 204.896 237.800 200.620 149.110 2 665.665 998.49 46.399 36.897.071.652 302.490 -567.949 638.47 105.452 998.901.013/1992 Nilai Maksimum = 120 Nilai Minimum = 80 Sehat Sekali Sehat Kurang Sehat Tidak Sehat : >110 : 100-110 : 90-99 : <90 Based on Minister of Finance Decree No.18 111.264 38.272 78.872 36.952 4. meanwhile.10 50.233 1.040.186 33.73 Sehat WTP 2006 11.715 -1.125.045 512.272 -1.855 50.399 2006 48.177.420 11.150 12.097 84.948.918 49.305 -811.997 -1.384.016 5.002 32.883.000 85.344 2009 80.324.248.453 147.665 998.656.518.295.088 39.884 188.478 -883.92 14.507.027 354.99 438.390.976 230.68 11.101 4 125.354 353.124.108.730 629.617 -6.332.403 125.831 -282.780 -6.25 108.741 249.029 328.533.958 1.623.393 2008 2.376.460 1.295 11.60 12.012. Laporan Keuangan DPKP dikonsolidasikan dengan Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero) dan untuk Laporan Keuangan per 31 Desember 2007 disajikan kembali sesuai dengan ISAK 7.381.234.

a total subscribed and paid in capital was amounted to 600.000.00 1.684.256.00 600.067.000.000.000.968. No.805.000.000.Kn.000 lembar saham atau sebesar Rp600.000.000.000.000. M.000. modal ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 600.000.000.000. No.775. 25 tanggal 28 Agustus 2008.000.modal saham sHare CaPital MODAL DITEMPATKAN DAN DISETOR PENUh Berdasarkan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan dengan akta Notaris Nanda Fauz Iwan.000.00 25.000 (satu juta Rupiah).000 shares with a nominal value per share of Rp1. M.000.112.000.000 (satu triliun Rupiah) yang terdiri dari 1.05 2..000.95 50.00 75.000 lembar saham dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp1. Dari modal dasar tersebut..000 (enam ratus miliar Rupiah) dengan kepemilikan sebagai berikut: SUBSCRIBED AND PAID IN CAPITAL Based on the alteration of the Company's Articles of Association and Notary Deed of Nanda Fauz Iwan SH. 25 dated 28 August 2008.000 (one million Rupiah).000. SH.000.00 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 43 .000.082.000.Kn. the authorized capital was increase from Rp400.. From the authorized capital.000 (empat ratus miliar Rupiah) menjadi sebesar Rp1.248. modal dasar meningkat dari sebesar Rp400.000 (six hundred billion Rupiah) under the following composition: Keterangan Dana Pembangunan Semesta Konversi Cadangan Umum Perum ASTEK Konversi Cadangan Tujuan Perum ASTEK Konversi Modal Awal Perum ASTEK jumlah Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan (PP No.000.000 (four hundred billion Rupiah) to a total value of Rp1.00 Description Development Funds General Reserve Conversion Appropriated Retained Earning Conversion Conversion of Initial Capital of Perum ASTEK total Additional Direct Investment of the Republic of Indonesia into the Company's Share Capital (PP Number 4 Year 2003) Additional Direct Investment of the Republic of Indonesia into the Company's Share Capital through the General Reserve Conversion total subscribed & Paid-in Capital 475.000.000.000 shares or amounted to Rp600. 4 Tahun 2003) Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam modal Perusahaan melalui konversi Cadangan Umum jumlah modal Ditempatkan & Disetor Penuh Nilai (Rp) Value (Rp) 20.000..000.000.000.000.000.000 (one trillion Rupiah) which was divided into 1.000.

952 666.547 1.482 9.381.kinerja operasional oPerational HigHligHt OPERATIONAL HIGHLIGHT 80 70 60 50 40 30 Jumlah Aktiva Miliar Rupiah/Billion Rupiah Jumlah Laba Usaha TOTAL OPERATIONAL PROFIT 10 Miliar Rupiah/Billion Rupiah 8 6 4 64.917 09 .081 6.272 4.041.234.363.5 Jumlah Beban Usaha Miliar Rupiah/Billion Rupiah Laba (Rugi) Setelah Pajak PROFIT (LOSS) AFTER TAX 1.451 09 1.233 4.378 2 1 0 Miliar Rupiah/Billion Rupiah 05 06 07 08 09 44 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report 6.318 TOTAL OPERATIONAL EXPENSES 1.6 1.012.040.420 1.779.344 38.090.384.6 0.417.3 08 Bagian Peserta atas Hasil Investasi JHT PARTICIPANT’S SHARE ON JHT INVESTMENT 8 7 6 5 4 3 2.814.234.217.507.274 1.198 2 10 0 05 06 07 08 09 0 05 06 07 6.487.056 3.324.332.3 0.623.997 08 20 61.9 0.399 49.2 1.9 0.900 4.2 0.624 629.971 6.901.335.5 Miliar Rupiah/Billion Rupiah 1.393 0.918 06 07 998.295 892.623 0 05 06 07 08 09 0 05 722.627 61.

387 480.6 0.747 926.093.5 05 06 07 jaminan pemeliharaan kesehatan (jpk) HEALTH CARE BENEFIT pendapatan iuran CONTRIBUTION PROCEEDS Miliar Rupiah/Billion Rupiah beban jaminan Miliar Rupiah/Billion Rupiah 0.6 0.20 0.239 10 0 05 06 07 08 09 976.575 321.153 80 70 60 50 40 30 20 220..743 150.2 618.029 0.463 107.536 08 05 06 07 08 09 05 06 07 272.10 349.580 09 255.3 0.5 0 587.028 10 0 343.573 0.152 756.773 461.4 0.1 0 555.656 220.25 0.033 20 604.2 Miliar Rupiah/Billion Rupiah beban jaminan 0.562 234.268 292.25 0.805 09 05 06 07 08 jaminan kematian (jk) DEATH BENEFIT pendapatan iuran CONTRIBUTION PROCEEDS 0.125 0.jaminan kecelakaan kerja (jkk) WORK-RELATED ACCIDENT BENEFIT pendapatan iuran CONTRIBUTION PROCEEDS Miliar Rupiah/Billion Rupiah beban jaminan CLAIM EXPENSES Miliar Rupiah/Billion Rupiah 80 70 60 50 40 30 1.1 0.3 0.571 704.30 0.900 795.284 453.5 0.678 429.5 0.540 0.15 0.436 09 CLAIM EXPENSES CLAIM EXPENSES 665.591 350.352 273.10 Miliar Rupiah/Billion Rupiah 512.875 0 05 06 07 08 09 0 75.4 0.30 0.20 0.15 0.984 08 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 45 .

719.367 2007 90.941 55.214 8.960 7.695 15.695 8. JKK & JK (TENAGA KERJA AKTIF) total tenaga kerja/total Workers 120 100 80 10 8 6 60 40 100. JKK & JK MEMBERSHIP PROGRAM (NON-ACTIVE WORKER) total tenaga kerja/total Workers 25 8 20 6 15 4 10 13.121 84. JKK & JK MEMBERSHIP PROGRAM (ACTIVE COMPANIES) total Perusahaan/total Companies Perkembangan Kepesertaan Program JHT.169 15. JKK & JK (tenaga kerja Non-Aktif) DEVELOPMENT OF JHT.672 23.495.534.732 20 0 2 05 06 07 08 09 0 05 06 07 08 09 Perkembangan Kepesertaan Program JHT. JKK & JK (Perusahaan Non-Aktif DEVELOPMENT OF JHT.672 15.kinerja kepesertaan membersHiP HigHligHt kepesertaan Program JhT.950 2008 100.732 20.100.516 159.661 20.100.169 20.805 8.729.352 90.941.933 23.960 7.219.531 2 5 0 05 06 07 08 09 0 05 06 07 08 09 46 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .017 15.941 29.344 130.943.742 13.815 2009 115.361. jkk & jk (perusahaan aktif) DEVELOPMENT OF JHT.534.344 60.683 75.361.843.121 175..911 2006 82.213 7.626.719.843.683 84.219.516 75.684 75.697 68.933 18.081.407.616 82.788. Jkk & Jk membership Program Keterangan Perusahaan Aktif Perusahaan Non-Aktif total Perusahaan Tenaga Kerja Aktif Tenaga Kerja Non-Aktif total tenaga kerja 2005 75.616 55.673 Description Active Companies Non-Active Companies total Companies Active Workers Non-Active Workers total Workers perkembangan kepesertaan program jht..017 8.154 18.407.495.684 115.788.154 7.661 26.697 4 7.030.941.531 200.872 68.872 143.352 60. JKK & JK (Tenaga Kerja Aktif) PERKEMBANGAN KEPESERTAAN PROGRAM JHT.742 7. Jkk & Jk tahun/year JhT. JKK & JK MEMBERSHIP PROGRAM (NON-ACTIVE COMPANIES) total Perusahaan/total Companies 10 Perkembangan Kepesertaan Program JHT.

422 1 4.012 3.525 3 41.945 1.494 0 05 06 07 08 Tertanggung/Endured 09 Tenaga Kerja/Workers 1.175 3.412.078 2 1.860.128.932 1.600 2.781.412.398 10 09 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 47 .473 1.000 2008 33.781.743 25.469 2009 41.600.469 3.012 2007 28.402.945 0 05 06 07 08 Tenaga Kerja & Tertanggung WORKERS & ENDURED total tenaga kerja dan tertanggung/total Workers and endured 5 4 2.525 JPk membership Program Description Companies Workers Endured perusahaan COMPANIES total Perusahaan/total Companies 50 40 30 20 22.422 4.621.621.614.128.175 1.600 1.000 3.871.932 33.583 1.871.398 1.600.880.kepesertaan Program JPk tahun/year Keterangan Perusahaan Tenaga Kerja Tertanggung 2005 22.615 2006 25.583 28.402.494 3.352 1.267.352 2.267.860.

000.daftar perusahaan penyertaan list of investment ComPany no.715 1992 106. PT Asrinda Arthasangga Manajemen Pencatatan Efek Underwriting Management 34.500. Perusahaan Company bidang usaha business lines total aset per 31Des 2009 total assets 31 Dec 2009 tahun Perolehan year of acquirement jumlah saham (unit) total shares (unit) 1.101.500 2.509 total 14.000 3.818 48 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .688 1993 6.074 1993 4. PT Bank Syariah Muamalat Indonesia Perbankan Banking 12. PT Marga Mandala Sakti Penyelenggara Jalan Tol Toll Road Developer 838.286 1991 82.055 2006 350. PT Bank Syariah Bukopin (Ex BPI) Perbankan Banking 606.000 5.596.999 4. PT Bijak (Anak Perusahaan) Pengiriman TKI Indonesian Worker Placement 26.

108.830.000 0.43% Ownership) Pemegang Saham Mayoritas Islamic Development Bank (IDB) (Kepemilikan 65.71%) Majority Shareholders of Islamic Development Bank (IDB) (62.46% 106.62% Ownership) Sedang Pembenahan Internal (Proses Restrukturisasi).000 11.509.43%) Majority Shareholders of PT Bank Bukopin (65. The other shareholders is Jamsostek Labor Cooperatives (0.62% Ownership) 82. Pemegang Saham Lain adalah KOPKAR Jamsostek (Kepemilikan 0.148 9.02% ownership) Pemegang Saham Mayoritas PT Bank Bukopin (Kepemilikan 65.00% 650.01% 11 times of fiscal year (since the year 1997-2002 are not distributing any dividends) 38.45% 11.700.630.jumlah Penyertaan (rp penuh) total Direct investment (full amount of rp) kepemilikan Diterima accepted ownership Deviden yang Diterima accepted Dividends 16 kali tahun buku (dari awal Penyertaan) 16 times of fiscal year (from the initial Direct Investment Belum pernah menerima dividen (Quasi Reorganisasi) Never received any dividends (Quasi Reorganization) 11 kali tahun buku (sejak tahun 20062007 tidak memberikan dividen) keterangan Description Pemegang Saham Mayoritas PT Reasuransi Internasional Indonesia (Kepemilikan 23%) Majority Shareholders of PT Reasuransi Internasional Indonesia (23% Ownership) Pemegang Saham Mayoritas PT Astratel Nusantara (Kepemilikan 62.683.500.707 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 49 .299.02%) Under the Internal Restructuring (Restructuring Process).000 0.000.62%) Majority Shareholders of PT Astratel Nusantara (62.559 99.98% 11 times of fiscal year (since the year 2006-2007 are not distributing any dividends) Belum pernah menerima dividen (Masih dalam proses penyehatan) Never received any dividends (Under the improvement process) 11 kali tahun buku (sejak tahun 19972002 tidak memberikan dividen) 25.

message from tHe PresiDent Commissioner sambutan komisaris utama 50 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

this score was also higher by 7. Viewed on the basis of the management contract (KPI/Key Performance Indicators) that reached 108. the Company has made preparations and taken steps to ensure continuus long-term growth Dengan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa.94 dari tahun 2008. allow me on behalf of the Board of Commissioners to report the performance of PT Jamsostek (Persero) in 2009. diantaranya adalah Yield on Investment (YOI – Bruto) yang meningkat dari 11. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 51 . In general.76. Pencapaian ini meningkat secara berarti dari kinerja tahun 2008. Secara umum. I am pleased to report that several of the Company’s key financial indicators for the year were impressive. as well as Return on Investment (ROI) that rose from 8. dapat kami sampaikan bahwa Perseroan mencatat beberapa indikator keuangan yang mengesankan.79% menjadi 10. including Yield on Investment (YOI – Gross) that increased from 11.94 from that of 2008.79% to 10. Kinerja PT Jamsostek (Persero) pada tahun 2009 menghasilkan predikat “Sehat Sekali” dengan nilai bobot 116.15. Jika ditinjau berdasarkan kontrak manajemen (KPI/Key Performance Indicators) yang mencapai nilai sebesar 108.76% pada kurun waktu yang sama.97% pada tahun 2008 menjadi 12.86% in 2009. Perseroan telah mengambil ancang-ancang maupun langkah agar dapat memastikan pertumbuhan yang berkesinanbungan dalam jangka panjang Looking ahead.76% over the same period.15. With the grace of God Almighty.76 juga mengalami peningkatan nilai sebesar 7. antara lain ditunjang oleh membaiknya pasar modal serta kondisi ekonomi makro di Indonesia.Memandang ke depan. This performance was significantly higher than that of 2008. The performance of PT Jamsostek (Persero) in 2009 produced a predicate of “Exceptionally Sound” with a weighted score of 116.86% pyada tahun 2009. among other things propelled by the strengthening capital market and macro economic conditions in Indonesia. demikian pula dengan Return on Investment (ROI) yang meningkat dari 8. perkenankan saya atas nama Dewan Komisaris melaporkan kembali kinerja PT Jamsostek (Persero) selama tahun 2009.97% in 2008 to 12.

selain juga mengatasi tren peningkatan peserta non aktif yang lebih tinggi dibandingkan dengan penambahan peserta aktif. JAMSOSTEK needs to make a distinction between the management and 52 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . The Board of Commissioners has performed its oversight role as well as it could. The Company needs to implement a corporate image program that is more guided and integrated. among others in order to create a fundamental need for social security that the Company will be able to provide. permintaan klarifikasi kepada Direksi serta surat persetujuan kebijakan dan rekomendasi kepada Direksi. improvements on the membership database and member management need to be prioritized. Dari segi kepatutan jasa perwaliamanatan. The Board of Commissioners is of the opinion that though the Management has successfully put the Company back on the track of continuous growth as expected. the Board of Commissioners also submitted its reports to the Shareholders. It is only proper that the company focuses more on efforts to improve services in order to maintain active members. the Board of Commissioners reviewed the Company’s Consolidated Financial Statements for the fiscal year ending 31 December 2009 as well as submitted the Board of Directors Report comprising the Company’s performance report and operating results for the fiscal year for validation by the Shareholders in the Annual General Meeting of Shareholders.10% in 2008 to 302. JAMSOSTEK perlu Rentability also improved from 8. Solvabilitas mengalami peningkatan yang cukup berarti dari 154. Untuk itu pembenahan atas database kepesertaan dan pengelolaan peserta harus diprioritaskan.00% in 2009. To that end.12% in 2008 to 48. the Board of Commissioners convened 16 meetings.12% tahun 2008 menjadi 48. Dewan Komisaris juga menyampaikan laporannya kepada Pemegang Saham.76% pada tahun 2009 yang menunjukkan peningkatan kemampuan Perseroan meraih laba atas aset yang didayagunakan. From the propriety aspect of its trust service. sekalipun Manajemen telah berhasil mengembalikan Perseroan ke jalur pertumbuhan yang berkesinambungan sebagaimana yang diharapkan. indicating the Company’s ability to generate growing returns on employed assets. diantaranya termasuk 13 rapat dengan Direksi. Dewan Komisaris telah mengkaji Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 serta menyerahkan Laporan Direksi berupa laporan kinerja dan hasil-hasil usaha Perseroan selama tahun buku tersebut untuk disahkan oleh Pemegang Saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. With the assistance of the Audit Committee. Hal ini berdampak positif terhadap pencapaian laba operasional dan laba bersih Perseroan yang juga meningkat secara berarti dan akan dilaporkan secara lebih rinci pada Laporan Direksi. Perseroan seyogyanya lebih fokus pada upaya peningkatan pelayanan agar dapat mempertahankan peserta aktif.00% pada tahun 2009 yang menunjukkan kemampuan Perseroan melunasi hutanghutangnya dalam jangka pendek. As part of its duties to oversee the Company. Dewan Komisaris berpendapat bahwa. made requests for clarification from the Board of Directors and issued letters of approval and recommendations to the Board of Directors. reflecting the Company’s capability to settle its short-term debts.10% pada tahun 2008 menjadi 302.79% pada tahun 2008 menjadi 10.69% pada tahun 2009 akibat membaiknya perekonomian dan berkurangnya pemutusan hubungan kerja. there remains ample room for improvements in JAMSOSTEK. Dewan Komisaris telah melaksanakan peranan pengawasannya dengan sebaik-baiknya. including 13 meetings with the Board of Directors. Solvability significantly improved from 154. Dengan bantuan Komite Audit. masih banyak ruang untuk peningkatan dan perbaikan di JAMSOSTEK. in addition to overcoming the increasing trend of non-active members that is higher than the addition of active members. antara lain guna menciptakan kebutuhan dasar akan jaminan sosial yang dapat dilayani Perseroan.69% in 2009 as a result of improving economic conditions and the reduction of layoffs. Claims ratio decreased from 50. In 2009. Klaim ratio menurun dari 50.Rentabilitas juga meningkat dari 8. Sebagai bagian dari tugasnya untuk mengawasi Perseroan.76% in 2009. Dewan Komisaris mengadakan rapat sebanyak 16 kali. Perseroan perlu melaksanakan program corporate image building secara lebih terarah dan terpadu. Pada tahun 2009. This had a positive impact on the Company’s operating income and net profit which improved significantly and will be reported in more details in the Board of Directors Report.79% in 2008 to 10.

Dewan Komisaris mengingatkan agar terus dilakukan upaya-upaya agar aset tersebut dapat lebih dimanfaatkan. oleh karena itu. Langkah ini juga ditunjang oleh: • Pemetaan atas potensi peserta yang ada. Untuk program Non JHT yang bersifat asuransi sosial. antara lain peningkatan manfaat yang diberikan kepada Peserta serta pembukaan unit-unit pelayanan baru agar lebih mendekatkan pada peserta Jamsostek baik berupa perusahaan maupun tenaga kerja. • The review of membership database. • The re-registration of membership. wherein all fees and development results are returned to members in programs that are savings in nature. whereas the Company only receives management fees based on a percentage of the total investment funds managed in accordance with prevailing laws. teknologi informasi serta sosialisasi corporate communications Perseroan dalam upaya mendukung pelayanan yang prima. the Board of Commissioners invariably espouses prudence in managing available funds by taking advantage of improving capital market conditions and the continuing development of assets allocation strategies that lead to yields that are optimal but prudent and remain in conformity with the conventions of investment policies as well as risks management through the comprehensive study of the placement of available funds. Dewan Komisaris selalu mengingatkan agar berhati-hati dalam pengelolaan dana yang ada dengan memanfaatkan kondisi pasar modal yang sedang membaik dan terus mengembangkan strategi alokasi aset yang memberikan tingkat penghasilan yang optimal namun prudent dan tetap memenuhi kaidah-kaidah kebijakan investasi serta manajemen risiko melalui kajian yang komprehensif atas penempatan dana yang ada. In connection with investment assets not yet optimized and non-performing investment assets. The move is also supported by: • The mapping of the potentials of existing members. Terkait dengan aset investasi yang belum optimal dan aset investasi bermasalah. pengelolaan dari program ini harus disesuaikan dengan sifatnya dan terus dicarikan terobosan-terobosan baru. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 53 . both companies and workers alike. the management of these programs need to be adapted with their characteristics and new innovations need to be found. the fees received should not be lower than the costs/benefits that have to be expended. sehingga pendapatannya pun dapat meningkat dari waktu ke waktu. among others the improvement of benefits provided for Members as well as the opening of new service units in order to get closer to JAMSOSTEK members. information technology and also the socialization of the Company’s in the effort to support service excellence. Dewan Komisaris juga mencatat berbagai kemajuan yang telah berhasil dicapai Perseroan. the Board of Commissioners also noted the various progresses the Company have achieved. sedangkan Perseroan hanya memperoleh fee pengelolaan berdasarkan persentase dari total dana investasi yang dikelola sesuai dengan peraturan yang berlaku. As for investments. and has established a sturdier foundation for the Company to improve its services in the future. consequently. • Kajian ulang database kepesertaan. Di lain pihak. Dewan Komisaris juga mencatat upaya Direksi dalam melaksanakan amanat RUPS serta RKAP 2009 yang menggarisbawahi perlunya peningkatan SDM. seyogyanya iuran yang diperoleh tidak lebih kecil dari beban/ benefit yang harus dikeluarkan. On the other hand. so that the income too may be improved from time to time. The Board of Commissioners also noted the efforts of the Board of Directors to carry out the mandate of the GMS as well as the RKAP 2009 that underscored the need to improve HR. Sedangkan untuk investasi. Hasil-hasil yang dicapai atas berbagai inisiatif tersebut cukup menggembirakan. The results of the various initiatives are quite encouraging.memisahkan pengelolaan dan pengadministrasian antara program yang bersifat tabungan (JHT) dengan program yang bersifat asuransi sosial (Non JHT). dimana untuk program yang bersifat tabungan semua iuran dan hasil pengembangan dikembalikan kepada peserta. dan telah memberikan landasan yang lebih kokoh lagi bagi Perseroan untuk meningkatkan pelayanannya di kemudian hari. administration of programs that are essentially savings (JHT) and those that are essentially social insurance (Non-JHT). the Board of Commissioners espouses that efforts continue be made so that the assets can be utilized further. For Non-JHT programs that are social insurance in nature. • Pendaftaran ulang kepesertaan.

• The development of effective investment management that is guided by an understanding of investment risks. 40 tentang SJSN yang pada intinya membuka peluang penyelenggaraan jasa jaminan sosial bagi pihak-pihak lain selain JAMSOSTEK. In connection with GCG. Today. responsibility. teknologi dan SDM guna mendukung penerapan strategi service excellence dan efektifitas manajemen investasi. JAMSOSTEK dikelola secara good governance dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip Good Corporate Governance yang mencakup transparansi. has not shown visible results. 54 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . antar lain melalui: • Penerapan strategi konsolidasi dengan membangun/ memperkuat keunggulan layanan (service excellence). Memandang ke depan. terutama Komite Audit. technology. akuntabilitas. The Board of Commissioners acknowledges the fact that there has been significant progresses in JAMSOSTEK.Hal ini menjadi sangat penting dengan diberlakukannya UU No. we are happy to report that the committees under the supervision of the Board of Commissioners have performed their roles within expectations. masih belum tampak hasilnya. Throughout the fiscal year 2009 no changes were made to the composition of the Board of Commissioners as listed in the Company’s Annual Report from the previous year. and HR in order to support the application of service excellence and effectiveness of investment management. Selama tahun laporan 2009 tidak terdapat perubahan pada komposisi Dewan Komisaris sebagaimana tercantum pada Laporan Tahunan perseroan tahun sebelumnya. dapat kami laporkan bahwa komite-komite yang berada di bawah pengawasan Dewan Komisaris melakukan perannya sebagaimana yang diharapkan. the Company has made preparations and taken steps to ensure continuous long-term growth. This gained great importance with the enactment of Law No. Untuk Komite Pemantauan Risiko yang mulai diaktifkan kembali pada tanggal 1 September 2009 berdasarkan keputusan rapat internal Dewan Komisaris yang mengacu pada kajian dari Konsultan atas perlu / tidaknya Komite Pemantauan Risiko pada jajaran Dewan Komisaris. • Pengembangan manajemen investasi yang efektif yang berpedoman pada paham akan risiko investasi. Dewan Komisaris menilai bahwa telah tejadi kamajuan yang berarti pada upaya JAMSOSTEK menjadi organisasi yang Bersih. as existing regulations were still being studied and information related to the Company being compiled in 2009. JAMSOSTEK is managed with good governance by upholding the principles of Good Corporate Governance that cover transparency. Dalam kaitannya dengan GCG.s effort to become an organization that is Clean. 40 regarding SJSN (National Social Security System) which essentially opened the opportunity to provide social security service for parties other than JAMSOSTEK. especially the Audit Committee. accountability. karena pada tahun 2009 masih mempelajari peraturan-peraturan yang ada serta mengumpulkan informasi-informasi yang berhubungan dengan Perseroan. • The improvement of infrastructure. Transparan dan Profesional. The Risks Monitoring Committee which was reactivated on 1 September 2009 pursuant to the decision reached in the Board of Commissioners internal meeting that referred to the study by the Consultant on whether or not a Risks Monitoring Committee is needed within the Board of Commissioners. Dewasa ini. This is seen from among other the absence of cost expenditures or funds that are extracurricular in nature and cannot be accounted for. Looking ahead. Hal ini terlihat antara lain dari tidak adanya lagi pengeluaran-pengeluaran biaya atau dana yang bersifat ekstrakurikuler dan tidak dapat dipertanggungjawabkan dari segi akuntabilitas. This strict application of GCG principles has resulted in a higher GCG implementation score in 2009 compared to 2008. tangggung jawab. independence as well as fairness. • Pengembangkan infrastruktur. Transparent and Professional. Perseroan telah mengambil ancang-ancang maupun langkah agar dapat memastikan pertumbuhan yang berkesinanbungan dalam jangka panjang. Penerapan prinsip-prinsip GCG secara ketat ini telah menghasilkan skor penilaian penerapan GCG yang lebih tinggi di tahun 2009 dibandingkan dengan tahun 2008. kemandirian serta kewajaran. among others through: • The application of a consolidation strategy by establishing/strengthening service excellence.

Dewan Komisaris menyampaikan penghargaan serta apresiasi kepada Direksi dan segenap jajaran Perseroan. Bambang Subianto komisaris utama/ President Commissioner laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 55 . Our deep appreciation also goes to all the other stakeholders for their confidence in and support for JAMSOSTEK. Mari kita lanjutkan membangun PT Jamsostek (Persero) menjadi landasan yang kuat dan terpercaya untuk pelaksanaan dan penyelenggaraan sistem jaminan sosial bagi para pekerja di Indonesia. Let us continue to build PT Jamsostek (Persero) as a strong and trusted foundation for the implementation and organizing of a social security system for all workers in Indonesia. The Board of Commissioners extends its highest recognition and appreciation to the Board of Directors and all levels within JAMSOSTEK for their impressive performance in 2009. Kami pun mengucapkan terima kasih kepada segenap pemangku kepentingan lainnya atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada JAMSOSTEK.Atas kinerja JAMSOSTEK yang mengesankan pada tahun 2009.

Direktur PT Spinindo Bina Persada. Ketua Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPN APINDO). Pernah menjadi dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan menjabat sebagai Menteri Keuangan RI. Independent Commissioner at Unilever Indonesia Tbk. Meraih gelar Sarjana di bidang Teknik Sipil dari Universitas Sebelas Maret. Sebelumnya pernah menjabat sebagai partner dari PT Ernst & Young Consulting. Ketua Dewan Kehormatan HIPMI dan Ketua Badan Pengurus Nasional Asosiasi Pertekstilan Indonesia (BPN API). Sukamdani Lahir di Jakarta pada tanggal 4 Pebruari 1965. Vice President Commissioner of PT Hotel Sahid Jaya International Tbk. Inc. Born in Madiun on January 10. Director of PT Spinindo Bina Persada. Surakarta (1989). Direktur Utama PT Sahid Gema Wisata. 1945. Chairman of the Indigenous Indonesian Businessman Association (DPN APINDO). Surakarta in 1989. Saat ini juga menjabat sebagai Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika. gelar Master of Business Administration konsentrasi di Finance & Business Economics dari Catholic University of Leuven. Commissioner of PT Jamsostek (Persero) since 2007.boarD of Commissioners dewan komisaris KOMISARIS UTAMA PresiDent Commissioner Bambang Subianto Lahir di Madiun pada tanggal 10 Januari 1945. University of Indonesia and served as Minister of Finance of the Republic of Indonesia. Wakil Komisaris Utama PT Hotel Sahid Jaya International Tbk. Previously served as partner at PT Ernst & Young Consulting. Presiden Direktur PT Indonesia Paradise Island. Master in Accountant Management from Indonesian University (UI) in 1992. Komisaris Independen Unilever Indonesia Tbk. Concurrently also served as partner at IndoConsult. Born in Jakarta on February 4. Concurrently also served as Commissioner of PT Jurnalindo Aksara Grafika. Bachelor’s degree in Chemical Engineering from Bandung Institute of Technology (1973).. 56 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Vice President Sahid Group dan Direktur Utama PT Sahid Detolin Textile. Anggota Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (KPEN-KADIN). and President Commissioner (Independent Commissioner) at PT Apexindo Tbk . Belgium (1984). Saat ini adalah partner dari IndoConsult. Inc. Meraih gelar Sarjana Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung (1973). Belgium (1981) and Doctor in Applied Economic Sciences from the Catholic University of Leuven. Bachelor’s degree in Civil Engineering from Universitas Sebelas Maret. Komisaris PT Jamsostek (Persero) sejak 2007. Selain itu memegang jabatan di beberapa organisasi di dalam negeri. Thus. President Director of PT Indonesia Paradise Island.. Belgium (1981) dan gelar Doktor dalam bidang Applied Economic Sciences dari Catholic University of Leuven. Belgium (1984). President Director of PT Indotex LaSalle College International. Member of National Economic Recovery Committee (KPEN-KADIN). President Director of PT Sahid Gema Wisata. Magister Manajemen jurusan Manajemen Akuntansi dari Universitas Indonesia (1992) dan memiliki sertifikat Registered Financial Consultant dari International Association of Registered Financial Consultants. and received a certificate of Registered Financial Consultant from International Association of Registered Financial Consultant. KOMISARIS Commissioner Hariyadi BS. Presiden Direktur PT Indotex LaSalle College International. Chairman of the Advisory Board of HIPMI and also Chairman of Badan Pengurus Nasional-Asosiasi Pertekstilan Indonesia (BPN API). he also holds several position in several domestic organization such as. (IARFC).. lecturer at the Faculty of Economics. Master of Business Administration-majoring on Finance & Business Economics from the Catholic University of Leuven. President Commissioner of PT Jamsostek (Persero) since December 2008. 1965. diantaranya sebagai Ketua Harian Yayasan HIPMI Jaya. (IARFC). Vice President Sahid Group and President Director of PT Sahid Detolin Textile. Chairman of HIPMI Jaya Foundation. dan Komisaris Utama (Independen) ) PT Apexindo Tbk. Komisaris Utama PT Jamsostek (Persero) sejak Desember 2008.

Meraih gelar Sarjana dari Institut Ilmu keuangan (1980) dan Master from University of Birmingham. Director of State Assets DevelopmentDirectorate General of Budget. President Director of PT Artha Perkasa Inti. Direktur Pengelolaan Barang Milik/ Kekayaan Negara-Ditjen Perbendaharaan. Master degree in Environmental Management from Bogor Agricultural Institute (IPB). Born in Ciamis on May 8 . Born in Pematang Siantar on May 8. Kepala Kanwil XVIII-Ditjen Anggaran dan Kepala Kanwil V-Ditjen Anggaran. Sebelumnya pernah menjabat dalam beberapa organisasi Internasional seperti. Sejak tahun 2000 menjadi anggota Komite Pengarah Nasional tentang Restrukturisasi dan Reformasi JAMSOSTEK. Bachelor’s degree from the Institute of Finance (1980) and Master degree from the University of Birmingham. Deputy Vice President for World Confederation of Labor (WCL) in Belgium. Concurrently also served as the Directorate General of Treasury at the Ministry of Finance. Sumatera utara dan Master dari International Labor Standard. 1953.KOMISARIS Commissioner Herry Purnomo Lahir di Ciamis pada tanggal 8 Mei 1953. Governing Body for International Labor Organization (ILO) in Geneva-Swiss. Komisaris Utama PT Bumi Pysicona Epsilon dan Sekretaris Tripartit Nasional. Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari Universitas Krisnadwipayana-Jakarta. President Commissioner of PT Bumi Pysicona Epsilon and Secretary of the National Tripartite. Since 2000 he is a member of the National Steering Committee on the Restructuring and Reformation of JAMSOSTEK. Bogor (1995). Bachelor’s degree in Economic from Simalungun University. bidang Manajemen Lingkungan dari IPB-Bogor. Previously served as Commissioner of PT Posindo (Persero). Direktur Pembinaan Kekayaan Negara-Ditjen Anggaran. Commissioner of PT Jamsostek (Persero) since 2007. Director of State Assets Management – Directorate General of Treasury. Commissioner of PT Jamsostek (Persero) since 2007. SP BPU-SPSI. (1980). Treasure for Brotherhood of Asian Trade Union (BATU) di Manila serta Direktur ILO Norm Project untuk ASEAN. (1995). Executive Board of International Trade Union Confederation (ITUC) in Brussels. MS Lahir di Purworejo pada tanggal 25 Nopember 1950. Concurrently also the Chairman of the Central Council of Indonesian Labour Union (DPP SPSI). President Director of PT Mundia Daya Consultant. 1966. Saat ini juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan di Departemen Keuangan. Commissioner of PT Jamsostek (Persero) since 2001. Komisaris PT Jamsostek (Persero) sejak 2007. Concurrently served as member of the National Tripartite Institutional and also serves as Chairman of DPP KSBSI.SP BPU – SPSI. Gelar Master. Bachelor's degree in Economy from Krisnadwipayana University. Previously holds several positions at several International organization such as. Belgium (2007). Governing Body untuk International Labor Organization (ILO) di Jenewa – Swiss. North Sumatra and Master degree from the International Labor Standard. Head of Regional Office XVIIIDirectorate General of Budget and Head of Regional Office V-Directorate General of Budget. Komisaris PT Jamsostek (Persero) sejak 2007. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris PT Posindo (Persero). laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 57 . Deputy Vice President untuk World Confederation of Labour (WCL) di Belgia. Treasure for Brotherhood of Asean Trade Union (BATU) in Manila as well as Director of ILO Norm Project for ASEAN. Komisaris PT Jamsostek (Persero) sejak 2001. KOMISARIS Commissioner Rekson Silaban Lahir di Pematang Siantar pada tanggal 8 Mei 1966. Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari Universitas Simalungun. Direktur Utama PT Artha Perkasa Inti. Direktur Utama PT Mundia Daya Consultant. Ketua Umum Pimpinan Pusat F. Belgium pada (2007). Chairman of F. Jakarta (1980). 1950. Sjukur Sarto. Executive Board di International trade Union Confederation (ITUC) di Brusel. Born in Purworejo on November 25. Inggris pada (1989). KOMISARIS Commissioner Drs. England (1989). Saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPP SPSI). saat ini masih menjabat sebagai anggota Lembaga Tripartit Nasional serta menjabat sebagai Ketua Umum DPP KSBSI.

rePort from tHe boarD of DireCtors LAPORAN DIREKSI 58 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

menyampaikan kinerja dan perkembangan Perseroan selama tahun buku yang berakhir 31 Desember 2009. this was evident among other things from the improved image of the Company in the eyes of stakeholders. PT Jamsostek (Persero) menyadari sepenuhnya bahwa untuk menghadapi tingkat persaingan global yang semakin terasakan di pasar domestik sekalipun. transparan dan profesional. tidak ada jalan lain selain meningkatkan mutu pelayanan JAMSOSTEK agar setara dengan layanan jaminan sosial yang ditawarkan perusahaan lain.” Dari tema tersebut tersirat bahwa pelayanan prima menjadi tujuan utama Perseroan. With the good grace of God Almighty. In line with the Company’s Business Plan and Budget for 2009 that was agreed to by the Board of Commissioners on behalf of the shareholder. PT Jamsostek (Persero) is fully aware that in order to face up to a global competition that is increasingly felt even in the domestic market. transparent and professional. there is no other way but to enhance the quality of service of JAMSOSTEK to match those of other social security service providers. tema kerja untuk tahun buku 2009 adalah “Peningkatan Kualitas Sumber daya manusia. Sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2009 yang telah disetujui dan ditetapkan oleh Dewan Komisaris mewakili pemegang saham. Jamsostek semakin menunjukkan diri sebagai perusahaan yang bersih. Information Technology and Socialization to Support Prime Services.Pada tahun 2009.” From that theme. the theme for financial year 2009 was “Enhancing Human Capital. Teknologi Ionformasi dan Sosialisasi untuk Mendukung Pelayanan Prima. jamsostek enhanced its growing reputation as a company that is clean. Hal ini terlihat antara lain dari citra perusahaan di mata para pemangku kepentingan yang semakin membaik serta berbagai pencapaian hasil-hasil usaha Perseroan yang pada umumnya menunjukkan peningkatan maupun perbaikan 2009. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 59 . as well as from a number of achievements and results of opeartions that generally shows a marked increase and improvement Dengan mengucap syukur atas rahmat Allah SWT. perkenankan saya atas nama Direksi PT Jamsostek (Persero). as provided for by Law No. sekaligus tumpuan harapan bagi pertumbuhannya yang berkesinambungan dalam jangka panjang. we can infer that providing prime services is the main priority of the Company. 40 of 2004 on the National Social Security System (SJSN). 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). allow me on behalf of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) to present the performance and progress of the Company for the year ending 31 December 2009. as well as its source of hope for sustainable growth over the long-term. sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No.

managing performance through the implementation of kPI-BsC. • Peningkatan kegiatan sosialisasi program dan kegiatan Persetoan kepada para pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan awareness dan citra perusahaan. serta penerapan sistem manajemen mutu yang efektif.422 workers. the Company achieved a net profit of Rp1. maka Perseroan telah menetapkan kebijakan strategis sebagai-berikut: • Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui analisa beban kerja dan standarisasi kualifikasi karyawan yang dibutuhkan. pemetaan kompetensi karyawan berdasarkan kebutuhan tersebut. • Enhancement in the quality of information technology among other things through the alignment of the sIPt online application. termasuk melakukan kampanye periklanan dan promosi secara terpadu melalui media massa. an increase by 133. From these participants. Perseroan berhasil memenuhi dan bahkan melampaui berbagai target yang ditetapkan RUPs. Results Achieved through the implementation of those strategic initiatives. meningkat 133. sehingga jumlah peserta seluruhnya sampai dengan akhir 2009 adalah 1. upgrading of the Data Center.090 billion in 2008. serta peningkatan citra perusahaan melalui program sosialisasi. and development of the taxation and investment systems. manajemen kinerja dengan penerapan kPI-BsC. Jumlah peserta baru pada tahun 2009 mencapai 29. Strategic Initiatives In line with the theme for 2009 that underlines the quality of human capital and information technology.673 tenaga kerja atau 36. Perseroan juga berhasil meraih tingkat pertumbuhan yang memadai pada pos-pos investasi.21% dari sasaran yang dibidik. the number of new members in 2009 reached 29. pendapatan lain serta laba bersih. pengkinian website Jamsostek. peningkatan kemampuan Data Center. accounting for 36. only through prime services can we expect to be able to add to the number of participants from one year to another. sCI dan kontrak manajemen. and the enhancement of the corporate image through socialization.673 workers. sertifikasi profesi. the Company succeeded in meeting and even surpassing several targets that had been set by the Gms. In general. meningkatkan jumlah peserta yang aktif.030. In addition to achieving considerable growth in contribution income.16% from Rp1.Hanya melalui pelayanan yang prima. pembangunan budaya risiko dalam pengelolaan perusahaan. meningkat 13. serta programprogram pendidikan dan latihan yang disesuaikan dengan tujuan mendukung pelayanan prima.381 billion. the Company has set forth the following strategic initiatives: • Improvement of the quality of human capital through the analysis of work loads and the standardization of job qualification required.22% dari Rp2. and truly undertake the vision to become the trustworthy and social security services provider that excels in services to provide the optimal benefits for all participants and their families.16% dari Rp1.291 miliar di tahun 2008.21% of the target set forth. the Company also succeeded in securing adequate growth in several posts such as investment. serta keikutsertaan di berbagai ajang pameran. In addition.660 billion. including through integrated advertisement and promotional campaigns in the media and participation in exhibitions. and the implementation of an effective Quality assurance system. serta pengembangan pendukung sistem perpajakan dan investasi. Perseroan mampu mempertahankan kinerja pertumbuhan yang berkesinambungan di tahun 2009. professional certification. Dari jumlah peserta tersebut. the Company has continued to strengthen its Good Corporate Governance (GCG) infrastructure and optimize its implementation. Kebijakan Strategis sesuai dengan tema tahun 2009 yang mengetengahkan kualitas sumber daya manusia. secara umum. 60 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . an increase of 13.22% from Rp2.871.030.090 miliar di tahun 2008. bringing the total number of participants as at year-end 2009 to 1.660 miliar.291 billion in 2008. aktiva lancar. • Enhancement of the socialization of the Company’s programs and activities to stakeholders in order to improve awareness of the Company’s image. sCI and the management Contract.422 tenaga-kerja. the Company succeeded in sustaining its growth in 2009. teknologi informasi. other income and net profit. and educational and training programs designed to support prime services. Pencapaian laba bersih Perseroan adalah sebesar Rp1. Perseroan juga terus mengupayakan penyempurnaan infrastruktur Good Corporate Governance (GCG) dan optimalisasi penerapannya. selain itu. increase the number of active participants. current assets. the Company earned a total contribution income of Rp2. Hasil yang Dicapai melalui penerapan berbagai strategi tersebut.871. serta benar-benar mewujudkan visinya untuk menjadi lembaga jaminan sosial tenaga kerja terpercaya yang unggul dalam pelayanan dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta dan keluarganya. maka Jamsostek dapat berharap untuk menambah jumlah pesertanya dari tahun ke tahun.381 miliar. selain pencapaian tingkat pertumbuhan yang menggembirakan pada pos pendapatan iuran. • Peningkatan kualitas teknologi informasi antara lain melalui penyesuaian aplikasi sIPt Online. cultivation of a risk culture in the management of the Company. mapping of employee competence. Perseroan berhasil membukukan pendapatan iuran sebesar Rp2..

72%. Hal ini berpengaruh pada pengembalian kepada peserta berupa hasil pengembangan dari investasi JHt yang mengalami peningkatan dari Rp4.15 yang diperoleh pada tahun 2008 dengan predikat “terpercaya”.” improving from a the score of 86.335.19 miliar. as well as the in-optimal incurement of operating costs and capital expenditures as a temporary outcome of the implementation a new regime of corporate governance that is more accountable. the Company once again kept track that of the total 1. transparan dan profesional. pendapatan iuran.49% from the returns in 2008. the results showed an improvement to those of the previous year. the Company was also able to improve its image as seem through media opinion. Hasil ini menunjukkan peningkatan yang lebih baik dari kesimpulan serupa tahun lalu.234. also with the predicate of “trustworthy. Perseroan mencatat bahwa dari 1.234. Hal ini terlihat antara lain dari citra perusahaan di mata para pemangku kepentingan yang semakin membaik serta berbagai pencapaian hasil-hasil usaha Perseroan yang pada umumnya menunjukkan peningkatan maupun perbaikan yang berarti pada pos-pos kunci seperti jumlah kepesertaan. atau meningkat 23. Mitra yang Andal sebagai penyelenggara jaminan sosial pekerja yang terbesar di Indonesia dewasa ini. Perseroan memperoleh skor penilaian GCG 90. Clean Transparent and Professional In 2009.547 pemberitaan tentang Jamsostek di 128 media di seluruh Indonesia. this was evident among other things from the improved image of the Company in the eyes of stakeholders. Perseroan semakin dirasakan kehadirannya di tengah masyarakat pekerja yang sedang dihadapi oleh A Reliable Partner as the largest social security services provider in Indonesia today. Pada tahun 2009. Perseroan juga berhasil meraih peringkat pertama aRa (annual Report award) untuk kategori BUmN keuangan non-listed dalam tiga tahun terakhir secara berturut-turut. Jamsostek enhanced its growing reputation as a company that is clean. around 99.91 with the predicate of “trustworthy. Constraint the constraints facing the Company in 2009 include among other things the prevailing lack of awareness towards Jamsostek. sekitar 99. Perbaikan citra perusahaan juga terlihat pada hasil penilaian peringkat GCG yang diikuti oleh Perseroan setiap tahun. transparent and professional.703.34% were positive in tone. membaik dari peringkat 86. Improvement in the Company’s image was also evident from the result of the GCG rating that is applied to the Company each year. this impacted favorably on the returns to participants in the form of the JHt investment returns that increased from Rp4. investment returns as well as operating expense. dan kesimpulan yang dapat ditarik dari pemberitaan di media massa sepanjang tahun.72%.547 news coverage on Jamsostek in 128 media throughout Indonesia. hasil investasi maupun beban usaha. still. the Company obtained a GCG assessment score of 90.Pencapaian pendapatan investasi netto pada tahun 2009 mencapai Rp80.4 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp6.19 billion.” the Company also successfully garnered the first rank of aRa (annual Report award) in the category of non-listed financial soe for three consecutive years.34% bernada positif. as in the previous year.5 miliar pada tahun 2009 (naik sebesar 49. and surpassing the budget for investment returns in 2009 by 43. Jamsostek semakin menunjukkan diri sebagai perusahaan yang bersih. increasing by 23.15 that was obtained in 2008. which produced positive news coverage of 94% from 995 coverages in 69 mass media.335. belum optimalnya fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Pegawai Pengawas ketenagakerjaan di daerah dan kondisi teknologi informasi yang belum stabil karena masih dalam masa transisi dari off-line ke on-line serta masih belum optimalnya penyerapan biaya usaha dan belanja modal sebagai dampak sementara karena penerapan tata kelola baru yang lebih akuntabel. unstable information technology in the migration from offline to online. yang menghasilkan pemberitaan positif sebesar 94. as well as from the impression that can be derived from the news coverages of the Company by the media in the year. Pada tahun 2009. In 2009.62%) atau melebihi anggaran yang dicanangkan dalam RkaP tahun 2009 sebesar 43.5 billion in 2009 (up by 49. Perseroan juga mampu memperbaiki citranya menurut opini media massa. the nett returns on investment in 2009 reached a total of Rp80.00% atas 995 pemberitaan di 69 media massa pada tahun 2008.4 billion in 2008 to Rp6.49% dari pendapatan serupa tahun 2008. Bersih Transparan dan Profesional Pada tahun 2009. the Company’s presence has been increasingly felt among the community of workers that continues to be buffeted by laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 61 . Kendala kendala yang masih dihadapi Perseroan selama tahun 2009 antaralain masih kurangnya pemahaman tentang Jamsostek.62%). as well as from a number of achievements and results of operations that generally shows a marked increase and improvement in several key accounting posts such as the number of participants.91 dengan predikat “terpercaya”. the in-optimal supervisory roles that are carried out by Workers supervisory Personnel at regional offices and the.703.

serta program Rusunami (Rumah Susun Sederhana Milik) untuk dibeli dan dimiliki pekerja. antara lain melalui penyusunan program kerja yang terarah dan berkelanjutan mulai tahun 2009 dan yang telah dijabarkan secara rinci pada Rencana Jangka Panjang (RJP) Perseroan 2009-2013.ketidakpastian akibat dari resesi ekonomi global yang berkepanjangan. Aside from the benefits that accrue to participants from the Old Age Benefit. penyediaan Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa). prasarana umum dan lingkungan hidup. maka peran murni JAMSOSTEK sebagai penyelenggara jasa jaminan sosial bagi pekerja Indonesia telah semakin terwujud. keagamaan. Saat kita dihadapi oleh kondisi yang kurang menguntungkan. The funds were allocated for various social activities in education. Program DPKP yang dilaksanakan antara lain berupa pinjaman bergulir untuk pemenuhan kebutuhan tempat tinggal peserta seperti pemberian Pinjaman Uang Muka Perumahan yang tehknis pelaksanaannya bekerja sama dengan Bank Pemerintah maupun swasta. Selain manfaat yang diperoleh peserta dari program Jaminan Hari Tua. putus hubungan kerja atau meninggal dunia. religious affairs. In 2009.127 well-deserving students and job-loss support for 2.5 billion for the Partnership/Mentoring Program in 2008. In times of distress.8 miliar. Work-related Accident Benefit and Death Benefit. cacat. the Company provided a total sum of Rp14. In addition to the revolving loan. the Company provides additional benefits through the DPKP (Participant Welfare Improvement Fund) program and the PKBL (Partnership and Community Development) program. through the Partnership Progam.5 miliar di tahun 2008. we are often comforted by the idea that we have a reliable partner who can ensure the continuity of the familiy income when we are ill. As a state-owned enterprise (SOE). Dana ini dialokasikan untuk berbagai kegiatan sosial di bidang pendidikan. an increase from the disbursement of Rp21.7 miliar setahun sebelumnya. among other things by formulating a working plan that is well targeted and sustainable starting from 2009 and one that has been drawn in detail in the Company’s Long Term Business Plan 2009-2013.548 orang yang mengalami pemutusan hubungan kerja sepanjang tahun 2009. menurun dari Rp17. layanan kesehatan. Perseroan menyediakan dana sebesar Rp14. disabled.1 miliar. 62 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Whereas for the Community Development that is more oriented towards the provision of grants and social charities for general communities. and the Rusunami (Low-Cost Housing Purchase Scheme) in which homes are purchased outright for ownership by employee. the Company also provides grant to members in the form of scholarships to 12. Better Planned Benefits to Members Pursuant to the policy of the Shareholder that has no longer applied dividends on the net profit of the Company since 2009. laid off from our work or deceased.127 orang murid sekolah yang berprestasi dan bantuan PHK untuk 2. Untuk itu. the genuine role of JAMSOSTEK as the provider of social security services to workers in Indonesia have become more pronounced. the Company constantly strives to optimize the growth of benefits accruing to members. health care. juga disalurkan hibah kepada peserta berupa pemberian Beasiswa untuk 12. the Company provided soft revolving loans to micro businesses amounting to Rp37. Sebagai BUMN. uncertainties stemming from the protracted global economic recession. Disamping pinjaman bergulir. Perseroan memberikan manfaat tambahan melalui pelaksanaan program DPKP (Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta) dan PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) yang sumber dananya diperoleh dari penyisihan laba Perseroan. JAMSOSTEK also strives continuously to improve the social welfare of its participants and their families. meningkat dari penyaluran sebesar Rp21. Perseroan berupaya terus mengoptimalkan peningkatan manfaat para peserta. Perseroan menyalurkan pinjaman bergulir lunak bagi usaha skala kecil sebesar Rp37. Health Care Benefit. To that end. the provision of Rusunawa (Low-Cost Housing Rental Scheme) that the Company provides to workers at highly affordable rents. melalui Program Kemitraan. Jamiman Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. The DPKP Program includes providing a revolving loan to finance the purchase of homes by members such as the provision of the Loan for the Mortgage Down payment that is carried out with the cooperation of state-owned bank as well as private bank. Sedangkan untuk program Bina Lingkungan yang lebih bersifat hibah dan bantuan sosial bagi masyarakat umum.548 members who were laid off from work in the course of 2009. Perseroan menjalankan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang bertujuan memberdayakan pengusaha kecil dan masyarakat ekonomi lemah melalui program pembinaan dan kemitraan yang berkesinambungan. the funds of which are derived by setting aside a portion of the Company’s profit. Pada tahun 2009. kita pun bersyukur apabila kita memiliki mitra yang dapat diandalkan dalam menjamin keberlangsungan arus pendapatan keluarga ketika kita sakit.7 billion the year before. JAMSOSTEK pun terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial para pekerja peserta dan keluarganya.1 billion. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan. dimana Perseroan membangun perumahan sederhana yang kemudian disewakan kepada pekerja dengan harga terjangkau. the Company undertook the Partnership and Community Development (PKBL) Program that aims to empower micro businesses and grass-root economies through a sustainable long-term program of partnership and mentoring. public infrastructure and the environmental conservation.8 billion. down from Rp17. Manfaat Peserta yang Lebih Terencana Terkait dengan kebijakan Pemegang Saham yang tidak lagi memberlakukan dividen atas laba bersih Perseroan sejak tahun 2009.

h. Menjawab Tantangan ke Depan Dengan semakin baiknya tata kelola perusahaan dan didukung pula oleh kondisi keuangan yang kuat serta jaringan kantor pelayanan yang tersebar di lebih dari 121 lokasi di seluruh propinsi Indonesia. we are confident that JAMSOSTEK is poised to face up to future challenges in a responsive and effective manner. there were no changes to the composition of the BOD of the Company. Mari kita kembangkan dan amankan JAMSOSTEK yang bersih. an information technology platform that is deemed adequate and effective. pelayanan yang prima.. JAMSOSTEK has adequate infrastructure and facilities to generate the growth of its memberships as well as workers’ welfare. kami yakin bahwa JAMSOSTEK mampu menjawab tantangan di masa depan secara tanggap dan efektif. Changes in BOD Composition Throughout the year under review and up to the Annual general Meeting of Shareholders held in June 2010. diharapkan para peserta dapat semakin merasakan kemanfaatan program JAMSOSTEK di masa-masa yang akan datang. hotbonar Sinaga Direktur utama/ President Director laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 63 .Melalui program manfaat yang lebih terarah dan terencana ini. the Company expects to be able to provide even greater benefits from its social security programs in the future. Menteri Keuangan. as well as to all other stakeholders who have continued to support and trust the Company. demi kesejahteraan para pekerja dan kemajuan bangsa Indonesia. Minister of Manpower and Transmigration. Atas nama Direksi. serta produk maupun manfaat jaminan sosial yang relevan terhadap kebutuhan kesejahteraan pekerja beserta keluarganya. tidak terdapat perubahan pada komposisi Direksi Perseroan. Dengan dukungan SDM yang semakin andal. kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Menteri Negara BUMN. prime services. Otoritas Keuangan dan Pasar Modal serta seluruh pemangku kepentingan lain yang selama ini terus memberikan dukungan dan kepercayaannya. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. On behalf of the Board of Directors. Perubahan komposisi Direksi Selama tahun laporan dan hingga Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2009 yang diselenggarakan bulan Juni 2010. transparent and professional entity. JAMSOSTEK telah memiliki sarana maupun prasarana yang memadai guna terus menggalang kepesertaan serta kesejahteraan pekerja sebagai penyelenggara jaminan sosial yang terkemuka dan terpercaya. With the support of human capital that is more capable. and the product as well as benefit of social security that are relevant to the welfare of workers and their families. Minister of Finance. Let us continue to develop and safeguard JAMSOSTEK as a clean. operating as the preeminent and trusted provider of social security services. the Monetary Authorities and Capital Markets. Responding to future Challenges With the ever improving corporate governance of the Company that is also supported by sound financial condition and extensive service network that reaches out to more than 121 locations throughout all provinces of the Company. allow me to express our highest appreciation to the State Minister of SOE. Through the benefit program plans that have been drawn up more comprehensively. transparan dan professional. teknologi informasi yang memadai dan tepat guna. for the benefit of workers and the social of the people of Indonesia.

Director of PT Metlife Sejahtera. Kepala Biro Humas. Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) sejak 2007. Head of Public Relation Bureau. Head of Operation and staff of Operation/Marketing. hotbonar sinaga DIREKTUR UTAMA PresiDent DireCtor Lahir di Cipanas. He held memberships in various domestic professional organizations and has published several papers and books on insurance. Head of Branch Office. 1953. ahmad ansyori DIREKTUR OPERASI DAN PELAyANAN DireCtor of oPeration anD serviCes Lahir di Kota Negara pada tanggal 23 Juli 1963. Semarang (1981). Services Staff and Financial Staff. 20 Mei 1949. Operational Staff. Direktur Perencanaan. Direktur Operasi dan Pelayanan PT Jamsostek (Persero) sejak 2007. Director of Operation and Services of PT Jamsostek (Persero) since 2007. Aktif mengikuti berbagai seminar dan kursus di dalam negeri. Direktur Utama PT Asuransi Berdikari. Kepala bagian Operasi. President Director of PT Jamsostek (Persero) since 2007. Sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Komisaris Independen PT Sinar Mas Multi Artha Tbk. Has been with PT Jamsostek (Persero) since 1978 under various position such as. Born in Sragen on December 10. PT Asuransi Mega Life. PT Asuransi Eka Life. Kepala Kantor Perwakilan. Fungsional Administrasi Madya II. served as lecturer and instructor at various university. Previously served as Independent Commissioner of PT Asuransi Sinar Mas. Meraih gelar Sarjana Muda jurusan Sosial Politik dari Universitas 17 Agustus. Kepala Biro. Anggota berbagai organisasi profesi di lingkup nasional serta aktif menerbitkan beberapa karya tulis dan buku di bidang asuransi. Diploma in Social and Political Science from University of 17 Agustus. h. Direktur Pemasaran PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri. DeveloPment anD information Lahir di Sragen. PENGEMBANGAN DAN INFORMASI DireCtor of Planning. Marketing Director of PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri. Actively attend various seminars and courses in Indonesia. Semarang (1978) dan gelar Sarjana jurusan Sosial Politik dari Universitas 17 Agustus. Semarang (1981). Memulai karir di PT Jamsostek (Persero) sejak tahun 1978 dengan jabatan meliputi antara lain Kepala Biro Sekretariat Perusahaan. Director of Planning. Managing Director of Atap Indah Broker Asuransi (Johnson & Higgins). Head of Branch Office. 10 Desember 1953. Born in Cipanas on May 20. Development and Information of PT Jamsostek (Persero) since 2007. Pengembangan dan Informasi PT Jamsostek (Persero) sejak 2007. Insurance Brooking's degree (CIIB-Certified Indonesian Insurance & Reinsurance Brokers) and APAI (Ahli Pialang Asuransi Indonesian) from ABAI (Asuransi Broker Asuransi & Reasuransi Indonesia) (2000) and Financial Plan degree (ChFC-Chartered Financial Consultant) from the American College & Singapore College of Insurance (2003). PT Asuransi Eka Life.. President Director of PT Asuransi Berdikari. suyono DIREKTUR PERENCANAAN. PT Asuransi Mega Life. Corporate Secretary of PT Karana Life. Memulai karir di PT Jamsostek (Persero) sejak tahun 1984 dengan jabatan meliputi antara lain. Head of Operation Division. Semarang (1978) and Bachelor’s degree in Social and Political Science from University of 17 Agustus. Head of Operation Department. Meraih gelar Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen Konsentrasi Pemasaran dari Universitas Indonesia. 1949. Domestic Insurance Expert-Ernst & Young-Canada. sebagai dosen maupun staf pengajar di berbagai perguruan tinggi terkemuka. Has been with PT Jamsostek (Persero) since 1984 under various position such as. Advisor for President Director of Bank Papan. 64 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Head of Corporate Secretariat Bureau. Staf Pelayanan dan Staf Keuangan. Meraih gelar Sarjana di bidang Hukum dari Universitas Balikpapan (1989). Kepala Bagian Operasi. PT Asia Pratama General Insurance and PT Sarana Proteksi Broker Asuransi-served as President Commissioner of PT Mitra Finansial Wicaksana and member of Audit Committee at PT Pindo Deli and PT Lontar Papirus Pulp & Paper. PT Asia Pratama General Insurance dan PT Sarana Proteksi Broker Asuransi-Sebagai Komisaris Utama PT Mitra Finansial Wicaksana serta Komite Audit PT Pindo Deli dan PT Lontar Papirus Pulp & Paper. Direktur PT Metlife Sejahtera.d.. 1963. Head of Regional Office. Kepala Kantor Wilayah. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Asuransi Sinar Mas. Head of Members’ sub division I. Bachelor’s degree in Law from University of Balikpapan (1989). Managing Director Atap Indah Broker Asuransi (Johnson & Higgins).boarD of DireCtors DIREKSI h. Kepala Kantor Cabang. Born in Kota Negara on July 23. Kepala Kantor Wilayah. Head of Regional Office. Bachelor’s degree of Economic in Marketing Management from University of Indonesia (1980). Kepala Sub bidang Kepesertaan I. Domestic Insurance Expert-Ernst & Young-Canada. Head of Representative Office. Head Bureau. Penasehat Presiden Direktur Bank Papan. Anggota Dana Pensiun Karyawan dan aktif mengikuti seminar dan kursus di dalam dan luar negeri. Kepala Bidang Operasi. Jakarta (1980). gelar Insurance Brooking (CIIB-Certified Indonesian Insurance & Reinsurance Brokers) dan APAI (Ahli Pialang Asuransi Indonesia) dari ABAI (Asuransi Broker Asuransi & Reasuransi Indonesia (2000) dan Gelar Perencana Keuangan (ChFC-Chartered Financial Consultant) dari The American College & Singapore College of Insurance (2003). Head of Operation Department. Sekretaris Perusahaan PT Karana Life. Kepala Urusan Operasi dan Staf Operasi/ Pemasaran. Staf Operasi. Previously served as Independent Commissioner of PT Sinar Mas Multi Artha Tbk. Administration Function-Madya II. Kepala Kantor Cabang. A member of Employee Pension Fund and actively attend various seminars and workshops both in Indonesia and overseas.

Kepala Seksi . Concurrently also served as member of National Social Security Board (DJSN). Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia PT Jamsostek (Persero) sejak 2008. Kepala Biro Litbang. Director of General Affairs and Personnel.Myra Soraya Ratnawati Asnar DIREKTUR KEUANGAN DireCtor of finanCe karsanto DIREKTUR KEPATUHAN DAN MANAJEMEN RISIKO DireCtor of ComPlianCe anD risk management Lahir di Surakarta pada tanggal 12 Mei 1954. Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari Universitas Indonesia tahun 1983. he had also served as Marketing Advisor of Pharma Niaga Bhd. Meraih gelar Sarjana Ekonomi di bidang Perusahaan dari Universitas Diponegoro (1979) dan Master di bidang Manajemen dari Institute Tech of New York (1996). Section Head . Born in Surakarta on May 12. Bachelor’s degree in Journalism from Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Mahakam – Samarinda (1988) and Master in Marketing Management from University of Pancasila – Jakarta (1996). Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jamsostek (Persero) sejak 2008.Biro Litbang dan Staf . Direktur Operasi dan Pelayanan. Selain itu beliau juga pernah menjabat sebagai Marketing Advisor di Pharma Niaga Bhd. Aktif mengikuti berbagai seminar dan kursus di dalam negeri dan luar negeri. Pjs. Bachelor’s degree majoring in Corporation from University of Diponegoro (1979) and Master in Management from Institute Tech of New York (1996). Division Head of Small Enterprise of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 1954. elvyn g. Pemimpin Divisi Usaha Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kepala Kantor Wilayah VI dan Kepala Divisi Pelayanan & Pengembangan. Bachelor’s degree in Economy from Universitas Indonesia in 1983.Biro Litbang. Malaysia serta Corporate Advisor di PT Era Berkat Trinity. Administration Function . Concurrently also served as member of National Social Security Board (DJSN). Malaysia as well as Corporate Advisor of PT Era Berkat Trinity. – Regional Office 01 Medan. Has been with PT Jamsostek (Persero) since 1997 under various position such as. Selain itu beliau juga pernah menjabat sebagai Marketing Advisor di Pharma Niaga Bhd.Biro Litbang.Regional Office VI. Direktur Umum dan Personalia. Administration Function .Research and Development Bureau.Kanwil VI. Memulai karir di PT Jamsostek (Persero) sejak tahun 1997 dengan jabatan meliputi antara lain. Has been with PT Jamsostek (Persero) since 1983 under various position such as. Meraih gelar Sarjana di bidang Jurnalistik dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Mahakam – Samarinda (1988) dan Master di bidang Manajemen Pemasaran dari Universitas Pancasila – Jakarta (1996). 1952. Direktur Umum dan Personalia. Djoko Sungkono DIREKTUR UMUM DAN SDM DireCtor of general affairs anD Human resourCes Lahir di Mojokerto pada tanggal 2 Nopember 1952. Malaysia as well as Corporate Advisor of PT Era Berkat Trinity. Director of General Affairs and Human Resources of PT Jamsostek (Persero) since 2008.Research and Development Bureau.Research and Development Bureau and Staff . Has been with PT Jamsostek (Persero) since 1997 under various position such as. Director of General Affairs and Personnel. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Pemimpin Wilayah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. masassya DIREKTUR INvESTASI DireCtor of investment Lahir di Surabaya pada tanggal 28 Desember 1956. Head of Regional Office VI and Division Head of Services & Development. Born in Mojokerto on November 2. Director of General Affairs and Human Resources of PT Jamsostek (Persero) since 2008. Fungsional Administrasi . Kepala Kantor Wilayah VI dan Kepala Divisi Pelayanan & Pengembangan. Malaysia serta Corporate Advisor di PT Era Berkat Trinity. he had also served as Marketing Advisor of Pharma Niaga Bhd. Born in Medan on June 18. Saat ini juga menjabat sebagai anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). Director of Finance of PT Jamsostek (Persero) since 2007. Director of Operation and Services. Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia PT Jamsostek (Persero) sejak 2008. Bachelor’s degree in Journalism from Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Mahakam – Samarinda (1988) and Master in Marketing Management from University of Pancasila – Jakarta (1996). Pemimpin Divisi Kebijakan & Manajemen Risiko PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Born in Surabaya on December 28. Director of Compliance and Risk Management of PT Jamsostek (Persero) since 2008. Director of Operation and Services. Thus. Direktur Operasi dan Pelayanan. Previously served as Regional Head of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Lahir di Medan pada tanggal 18 Juni 1967. Memulai karir di PT Jamsostek (Persero) sejak tahun 1997 dengan jabatan meliputi antara lain. Memulai karir di PT Jamsostek (Persero) sejak tahun 1983 dengan jabatan meliputi antara lain. Head of Planing and Development Bureau. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 65 . Kepala Biro Perencanaan dan Pengembangan. Meraih gelar Sarjana di bidang Jurnalistik dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Mahakam – Samarinda (1988) dan Master di bidang Manajemen Pemasaran dari Universitas Pancasila – Jakarta (1996). Division Head of Policy & Risk Management of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Saat ini juga menjabat sebagai anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). Head of Regional Office VI and Division Head of Services & Development. 1967. Kantor Wilayah 01 Medan. Acting Head of Research and Development Bureau. Thus.. Fungsional Administrasi . 1956. Actively attend various seminars and courses in Indonesia and also overseas. Direktur Keuangan PT Jamsostek (Persero) sejak 2007.

JAMSOSTEK DI TAHUN 2009 jamsostek in 2009 66 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

the increasingly stronger optimism and expectation of accelerated global economic recovery since 2008.9% menjadi 115. 57. Sampai dengan akhir Desember 2009. With regard to company membership. sedangkan untuk suku bunga SBI 3 bulan. total kepesertaan formal (aktif dan non aktif ) mencapai 200.55%. Selain daripada itu.121 perusahaan di tahun 2008 menjadi 84. peningkatan pertumbuhan ekonomi ini juga ditopang oleh permintaan domestik yang masih meningkat.59% in December 2009. a.55% in 2009.683 companies as of end of December 2009 compared to 100. in line with falling unemployment rate.121 companies in 2008 to 84. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 67 . total formal membership (active and non-active) reached 200. meningkat seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian global dan domestik.531 companies in 2009.9% to 115. BI rate berada pada level 6. Akumulasi Kepesertaan Formal Kondisi ketenagakerjaan pada tahun 2009 juga mengalami peningkatan pada jumlah angkatan kerja serta jumlah orang yang bekerja.030.6%. Secara rata-rata.684 companies the previous year. On average.3%. During 2009.26% of which are active. as well as the accommodating responses to prevailing fiscal and monetary policies. Formal Memberships Accumulation Manpower condition also experienced improvements in 2009. falling significantly compared to its year opening position of 10.26%.214 companies.6%.673 workers with 29. seiring dengan penurunan pada jumlah pengangguran. the number of active companies increased by 14. turun secara signifikan dibandingkan dengan posisi awal tahun sebesar 10. a.214 perusahaan. the interest rate of 3-month SBI stood at 7. with their number increasing from 75.58% of which are companies that are active members. BI rate has remained at the 6. terjadi peningkatan perusahaan aktif sebesar 14.531 perusahaan pada tahun 2009.5%. suku bunga SBI 3 bulan pada tahun 2009 adalah sebesar 7.3% along with the improving global and domestic economic climate. Bank Indonesia menetapkan kebijakan moneter yang sejalan dengan penurunan atas tekanan inflasi.030.684 perusahaan di tahun sebelumnya. Bank Indonesia set monetary policies that are in line with reducing inflationary pressure. Whereas total workforce reached 29. Demikian pula halnya dengan perusahaan non aktif yang meningkat dari 75. Sementara jumlah tenaga kerja mencapai 29.59%. The Indonesian economy was buoyant in 2009. Untuk kepesertaan perusahaan.Pertumbuhan perekonomian Indonesia di tahun 2009 mengalami pertumbuhan sebesar 4. The same applied for non-active companies. growing by 4. As of the end of December 2009. posisi akhir Desember 2009 berada pada level 6. Sejak September 2009.683 perusahaan hingga akhir Desember 2009 dibandingkan 100. optimisme dan ekspektasi percepatan pemulihan ekonomi global yang semakin kuat terutama sejak pertengahan tahun 2008 serta respon yang akomodatif terhadap kebijakan fiskal dan moneter yang berlaku. Other than that. both in the number of workforce and total working population. while the interest rate for 3-month SBI stood at 6.673 tenaga kerja dengan jumlah tenaga kerja aktif sebesar 29.58% merupakan jumlah perusahaan aktif. Selama tahun 2009. the economic growth was also supported by domestic demand that continued to grow. dimana sejumlah 57.5% level since September 2009.

941. Whereas the number of insured increased by 12.947 8. dimana pada tahun 2009 jumlahnya hampir mencapai dua kali lipat dari jumlah peserta pada tahun 2000. dimana jumlahnya mencapai 60. active members numbered higher than non-active members. Whereas the growth in the number of insured was affected by the shift in membership 68 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . jumlah peserta aktif lebih banyak dari peserta non aktif . where in total active members fluctuated and its year-end 2009 position was still lower than the 2001 position. meningkat 6.288 55.941 Jumlah| Total Perusahaan 84.458 7.683 Tenaga Kerja Worker 8.534.215.911 23.169 15.871.093 70. even almost doubling in total in 2009 compared to the total members in 2000.312 orang di tahun 2008 menjadi 4.714 48.24% dibandingkan 1. Pada tahun 2000.36% of total members.843.081. At year-end 2009.224 159. In 2000.126 7. Namun.439 93.361.626.666 130.933 18.407.815 29.761.695 7. such was not the case with worker membership.812.263.180.530 individuals in 2008.227 10. dimana jumlah peserta aktif mengalami fluktuasi dan posisi pada akhir tahun 2009 masih lebih rendah dari posisi pada tahun 2001.595.367 23.402. the percentage of active members dropped drastically in the past 10 years. However.776 66.329 100. b.36% dari total peserta. and the large number of members dropping out.378 75.352 90.213 175.516 75.531 Tenaga Kerja Worker 5.729.683 9. Jika dibandingkan dengan jumlah peserta tenaga kerja non aktif.673 Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir jumlah peserta perusahaan aktif selalu mengalami peningkatan.391.214 Tenaga Kerja 13.154 8.950 26.100. reaching 60.121 84.26% of total members.129 13.632.495. prosentase peserta aktif menurun secara signifikan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.312 individuals in 2008 to 4. In comparison to total non-active members. Sedangkan untuk jumlah tertanggung mengalami peningkatan sebesar 12.017 8.702 42. jumlah peserta tenaga kerja aktif hanya mencakup besaran 29.534 17.678 18.742 7.422 individuals.422 orang. JPK Memberships As of December 2009.872 68. Rendahnya pertumbuhan kepesertaan program JPK ini disebabkan oleh beberapa hal antara lain dikarenakan belum dilakukannya rekonsiliasi iuran secara bulanan yang berpengaruh pada validitas data kepesertaan dan tingginya jumlah peserta yang keluar.24% compared to 1.732 Non Aktif | Non Active Perusahaan Company 26. Within the period of the last 10 years the number of active company members is always increasing.871.820.553 34.227 67.334 29.538 20.105 63.Adapun statistik kepesertaan formal selama 10 tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut: The statistics for formal membership in the past 10 years is presented in the following table: Tahun Year 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 sumber: Divisi operasi source: operational Division Aktif | Active Perusahaan Company 58. Pada akhir tahun 2009. jumlah peserta program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) mencapai 1.719. the number of active worker members only represented 29.716.805 200. Sedangkan pertumbuhan jumlah tertanggung dipengaruhi oleh pergeseran pertumbuhan b.207.912. increasing 6.219.672 15.344 60.402.030.525 individuals in 2009.587 9.576.616 82.26% dari keseluruhan total peserta.943.697 100.530 orang peserta pada tahun 2008.552.684 115. members in the Health Care Benefit (JPK) program reached 1.661 20.380.451 8.807 118.912. tidak demikian halnya dengan kepesertaan tenaga kerja.141 16. Kepesertaan JPK Sampai dengan Desember 2009.53% from 3.498 19.525 orang di tahun 2009.53% dari 3.788.471.371.372 11.185.929 109. The low membership growth in the JPK program was attributed to a number of factors including the monthly reconciliation that has yet to be applied on fees hence affecting the validity of membership data.409 7.960 143.

977 2.719. Adapun statistik kepesertaan JPK selama 10 tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut: growth and workers (TK) from single TK to TK with Family.707 17.469 3.176.Jasa Konstruksi (Jakon) Construction Services .45% 149.769.775 45.kepesertaan / tenaga kerja (TK) dari TK lajang menjadi TK Keluarga.932 33. JK. Penambahan Kepesertaan c.680.763 951.053. however the same cannot be said for the number of workers. JHT) b. Total workforce fluctuates with a tendency to increase.498 889. jumlah perusahaan yang mendaftar program JPK terus mengalami peningkatan.491 704.296 525.154 741.TK Perorangan Single Worker 2.199 2. Additional Membership Perbandingan Comparison Realisasi 2008 2008 Realization 1 15. JHT) Package A Progam (JKK.113 tertanggung endurer 2. Jumlah tenaga kerja berfluktuasi dengan kecenderungan meningkat. Program Khusus Special Progam .133 689.TK LHK LHK Worker .434 577.59% 126.305 20.043 142.020 3.911 537.80% 137.678 2.117.402.473 25. Program Paket A (JKK.309 tk keluarga family Worker 637.18% 89.285 21.151 % 4 = ³/2 136.72% 104.614.911 850.721 105.10% 105.167.387 573.444 1.099 542.648 728.527 1.880.860.583 28. tahun year 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 sumber: Divisi Pelayanan jPk source: jPk serveces Division Perusahan Company 16.388 150.089 30.04% 1.494 656.589 669.86% 212.311 109.528 RKAP 2009 2009 Target 2 20.676 21.774. the number of companies enrolling in the JPK program continues to increase.000 2.910 2.627.615 2.672 603.078 4.600.50% 162.128.681.335 5.012 3.62% 3.928 808.945 41.529 22.096 647.167 3. In the past ten years.533.847 18. JK.308 2.699.524 345.085 Realisasi 2009 2009 Realization 3 21.050 695.003 50.16% 102. The statistic for JPK membership for the past 10 years is presented in the following table.852.525 Dalam sepuluh tahun terakhir. c.848 157. Program Paket C (JPK) Package C Progam (JPK) d.31% Uraian No Description 1 2 Perusahaan | Company Members Peserta Tenaga Kerja | Worker Members a.918 212.21% Analisa Analysis % 5 = ³/1 105.748 651. Progam Paket B (JKK dan JKM) Package B Progam (JKK and JKM) c.398 tk lajang single Worker 684. namun tidak demikian halnya dengan jumlah tenaga kerja.49% sumber : Divisi Pelayanan jPk source: jPk services Division laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 69 .

445 906.39 miliar. JHT) selama tahun 2009 sebanyak 21.151 companies. Whereas the lowest was for the Construction Sector program at 39.719.10% Total pendapatan iuran tahun 2009 mencapai Rp12.910 workers.10% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp2.27 billion. JHT) program during 2009 was 21.21% 105. JK.774.045. In comparison to the Corporate Work and Budget Plan (RKAP) the highest percentage of membership dues income was attributed to the Death Benefit program that reached 111.089 workers. sedangkan untuk tenaga kerja mengalami peningkatan sebesar 9.524 workers reflecting 102. the addition of company membership increased by 36.192 103.761 12. Actual additional memberships to the Packet (JKK.524 tenaga kerja yang mencerminkan 102.969 70.009 300. Actual contribution revenue from non-JHT is amounted to Rp2.77% 164.16% dari RKAP.797. yaitu sebesar 39.742 13.16% . and 2.309 2. Bila dibandingkan dengan realisasi tahun 2008. Untuk program JPK terjadi penambahan kepesertaan sebesar 889.311 workers or 104. yaitu mencapai 111.163 453.16%.08% dari target penerimaan iuran tahun 2009.388 8.797.97% 112.665.089 tenaga kerja.24% 147.045.47% 99.085 perusahaan dan sejumlah 2.16% of RKAP.349.311 tenaga kerja atau 104.241 2. Jika dibandingkan dengan pencapaian pada tahun sebelumnya yang mencapai jumlah sebesar 704.272 9.24% melebihi target untuk tahun 2009 sebesar 2.16% 78.99% 116.29% 39.085 companies.774.50%.13% 4 = ³/2 97.23 miliar atau 105. d. or representing 95.463 795. atau merupakan 95. Penerimaan Iuran dalam juta trupiah d. maka terjadi peningkatan sebesar 26.033 512.62% dari target penambahan pada tahun 2009 yaitu sebesa 850.50%.352 926.10% of the 2009 budget of Rp2.68% 111. Realisasi pendapatan iuran non JHT sebesar Rp2.773 117.093. In comparison to actual results in 2008. Contribution Revenue in million Rupiah Uraian No Description Realisasi 2008 2008 Realization 1 1 2 3 4 5 Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Employment Accident Benefit Jaminan Kematian (JK) Death Benefit Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Health Care Benefit Jasa Konstruksi Construction Services Tenaga Kerja Mandiri Independent Worker Total Iuran Non JHT Total Contribution of Non JHT 6 7 Jaminan Hari Tua Old Age Benefit Iuran Belum Rinci Unclassified Contribution Total Iuran Total Contribution sumber : laporan keuangan 2009 source: 2009 financial statement Perbandingan Comparison RKAP 2009 2009 Target 2 976.463.16% 95.170 11.Realisasi penambahan kepesertaan program Paket (JKK. Sedangkan pencapaian terendah adalah program Jasa Konstruksi.839. In comparison with the previous year’s result of 704.660.22% 110.281.485 10.766 10.624 Realisasi 2009 2009 Realization 3 1.10% 107. Compared to that of in 2008.13%.01 billion.23 billion or 105. Total contribution revenue in 2009 amounted to Rp12.08% 111.012 1.797.000 tenaga kerja.151 perusahaan yaitu 105.225 % Analisa Analysis % 5 = ³/1 111.000 workers.349 2.13%.747 118.118.62% of the targeted addition for 2009 namely 850.21% while workers increased by 9.76% of RKAP.716 8.045. penambahan kepesertaan perusahaan mengalami peningkatan sebesar 36.27 miliar.719. The JPK program experienced a growth in membership in the amount of 889.76% dari RKAP.910 tenaga kerja.04% 113. 70 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .463.31% of the 2009 target of 20.463.39 billion. Bila dibandingkan dengan penerimaan iuran untuk periode yang sama pada tahun 2008. telah terjadi kenaikan sebesar 11.24% of the 2009 target of 2.01 miliar.76% 102. JK.951 458. sebesar Rp11.034 6.31% dari target 2009 sebanyak 20.660.21%. there was an increase of 11. there was an increase of 26.660.08% of the 2009 target of Rp11.418. Prosentase pendapatan iuran dibandingkan dengan RKAP yang tertinggi adalah untuk program Jaminan Kematian. 105.

28% of the 2009 budget. terjadi peningkatan sebesar 43.295.48% of the 2009 budget of Rp1. Prosentase pembayaran klaim tertinggi adalah pada program Tenaga Kerja Mandiri yaitu mencapai 151.19 miliar.085.295. Penerimaan iuran yang belum dilakukan rekonsiliasi dengan perusahaan peserta sebesar Rp103.665.789. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 71 .11% Total pembayaran jaminan tahun 2009 mencapai Rp7.085.81% 133.090 179. In comparison to the contribution revenue of JHT in 2008. Bila dibandingkan dengan pembayaran jaminan untuk periode yang sama tahun 2008.281.28% 104.67 billion. representing 107.536 18. In comparison to the same period in 2008.31 miliar.10% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp8.71% 113.028 272. Peningkatan ini terjadi karena diberlakukannya masa tunggu 1 bulan melalui PP No. terjadi peningkatan sebesar 10. atau mencapai 133.93% 139. Selama tahun 2009 telah dilakukan pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT) sebanyak Rp5. or 141. terjadi peningkatan sebesar 9.76 miliar belum dicatat sebagai penerimaan iuran JHT dan Non JHT sehingga dicatat dalam post iuran belum rinci. The increase was attributed to the enforcement of the 1 month waiting period under Government Regulation (PP) No.322.11% dari anggaran yang ditetapkan untuk tahun 2009 sebesar Rp5.863 6.080 1.99%.93 miliar.926 5.002 1.32% of the 2009 budget.67 miliar.99%.281.11% of the set budget for 2009 at Rp5.99% 154. and were not yet posted as JHT and Non-JHT revenues and therefore it is posted as unspecified revenue.62 miliar.322. Claim expenses of JHT program on the other hand. Sedangkan prosentase pembayaran klaim terendah adalah untuk Program Jasa Konstruksi.93 billion.97% 109.84 miliar atau 141. 1 Tahun 2009.60% 93.670 Realisasi 2009 2009 Realization 3 343.84 billion in 2009.710 319.050 4.15 billion.487 1.76 billion.48% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp1.660 3.436 255.744. The highest percentage of claims expenses was attributed to the Informal Sector which reached 151. Pembayaran klaim untuk program Non JHT mencapai Rp1.31 billion or 104.082. Comparing the result with the same period in 2008.19 billion.744 4.81% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp4.96% 4 = ³/2 107.239.28% 116.921. or 133.580 21.81% of the year’s budget of Rp4. payments increased by 9. Claims expenses for Non-JHT programs reached Rp1. terjadi peningkatan sebesar 54.239.984 587.665.96% increase in comparison to the claim expenses made in the same period of 2008. Pembayaran Jaminan dalam rupiah e. Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008.085.805 665.64% 143.74 billion.305 6. atau 104.74 miliar.28% dari anggaran tahun 2009.62 billion.789.24%.146 % Analisa Analysis % 5 = ³/1 117.405 9.507 55. merupakan 107. yaitu 38.Penerimaan iuran JHT selama tahun 2009 mencapai Rp9.63% 142.322.177.32% 151. 1 / 2009. there was an increase of 54.305 5.24%.15 miliar.64%. There was a 43.239.64%.082.841 7.96%. amounted to Rp5. The contribution revenue which was not yet reconciled with member companies totaling to Rp103.32% dari anggaran tahun 2009. there was an increase of 10.295. e. Claim Expenses in rupiah Uraian No Description Realisasi 2008 2008 Realization 1 1 2 3 4 5 Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Employment Accident Benefit Jaminan Kematian (JK) Death Benefit Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Health Care Benefit Jasa Konstruksi Construction Services Tenaga Kerja Mandiri Independent Worker total jaminan non jHt total Claims of non jHt 6 Jaminan Hari Tua Old Age Benefit total jaminan total Claims Sumber : Laporan Keuangan 2009 Source: 2009 Financial Statement Perbandingan Comparison RKAP 20092009 Target 2 292.48% 141.789.10% from the 2009 budget of Rp8. Total JHT revenue in 2009 reached Rp9. Whereas the lowest percentage was attributed to the Construction Sector at 38.68% 97. Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008. Bila dibandingkan dengan penerimaan iuran JHT pada periode yang sama tahun 2008.082. Total claim expenses in 2009 amounted to Rp7.95% 38.282 679.

624 81.886 jkk 11.096 10.092 14.314 jk 1.774 103. JK dan JHT Tabel kasus kecelakaan kerja. 72 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .560 699. The Number of JKK.65% dibandingkan periode tahun sebelumnya.457 31.533 2. Sementara.804 105.864 555. Hal ini menunjukkan bahwa partisipasi JAMSOSTEK dalam penanganan K3 telah memperlihatkan hasil yang cukup memuaskan.678 252. Kanwil IV mengalami kasus kecelakaan kerja terbanyak yaitu mencapai 31.823 96.155 103.250 170.579 13.736 1.663 30.418 99. reaching 31.515 2.314 kasus kecelakaan kerja yang meningkat 2. As at year-end 2009.902 104.23% of the national total for work cases. death and JHT cash-out cases during 2009 is presented in the following table: no 1 2 3 4 5 6 7 8 nama kantor name of the Company Kantor Wilayah I Regional Office I Kantor Wilayah II Regional Office II Kantor Wilayah III Regional Office III Kantor Wilayah IV Regional Office IV Kantor Wilayah V Regional Office V Kantor Wilayah VI Regional Office VI Kantor Wilayah VII Regional Office VII Kantor Wilayah VIII Regional Office VIII total jHt 64.469 12.759 8.158 96.708 573.532 560. kematian dan pengambilan JHT selama tahun 2009 adalah sebagai berikut: f.249 112. Jumlah Kasus JKK.940 707.720 636.784 11.261 2.872 2.083 10.376 898.886 Sampai dengan akhir tahun 2009.036 10.65% compared to the same period the year before. a total of 96.806 10.167 104.592 3.f.314 cases of work-related accidents had occurred.006 705.559 12.817 10.023 95.451 14. Meanwhile. up 2. in the past 5 years there appeared to be a decreasing trend in the occurrence of work-related accidents compared to the previous years.404 661.314 jumlah kasus | total Case jk 16. This indicated that the participation of JAMSOSTEK in handling Occupational Health and Safety (K3) has begun to bear fruit.846 95. telah terjadi 96.23% dari total kasus kerja nasional. dalam 5 tahun terakhir terjadi kecenderungan penurunan dari jumlah kasus kecelakaan kerja dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.196 60. JK and JHT Cases The number of work-related accident.734 898.609 1.566 jHt 677.702 19.507 982 812 14.852 93. Regional Office (Kanwil) IV processed the largest number of work-related accident cases.566 sumber: Divisi teknis dan Pelayanan source: technical and serveces Division Statistik Kasus selama 10 Tahun tahun year 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 sumber: Divisi teknis dan Pelayanan source: technical and serveces Division jPk 98.

both from the company side and the worker side. LSM. and also other activities in the future in order to improve work performance as well as the number of membership. PT Jamsostek (Persero) will invariably perform various innovations. sosialisasi program serta aktivitas lainnya di masa depan guna meningkatkan performa kerja serta jumlah kepesertaan. associations. Transfer of Workers and Support for the Business World. both domestic and overseas. diselenggarakan oleh Departemen PU • Menghadiri berbagai seminar dan workshop baik di dalam maupun di luar negeri • Menyelenggarakan pelatihan Customer Satisfaction Measurement (CSM) sebanyak 8 (delapan) kali selama tahun 2009. enhancement of the benefits provided by the programs offered. dll • Sosialisasi program JAMSOSTEK pada acara Dialog dan Workshop Nasional Hubungan Industrial dengan tema: “Fenomena Pengupahan. • Sosialisasi program JAMSOSTEK di sektor pariwisata bersama Menakertrans dan Menteri Pariwisata di Bali • Sosialisasi program Percepatan Pembangunan Perumahan Pekerja/Buruh untuk peningkatan Kesejahteraan Pekerja/ Buruh (P5KP) dam mendorong peningkatan kepesertaan program JAMSOSTEK .866 penarikan JHT pada tahun 2009. Departemen PU. Kanwil II.866 JHT cash-outs were made in 2009. SME Cooperatives. The majority of the cash-outs was made in Kanwil IV. amounting to 28. mulai dari sosialisasi program kepada calon peserta JAMSOSTEK. SP/SB. increasing 28. As for cases of deaths. a total of 898. Outsourcing. As for Old Age Benefit. AAI. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Guna meningkatkan jumlah kepesertaan baik dari sisi perusahaan maupun tenaga kerja. In order to increase the number of membership. • Socialization of the JAMSOSTEK program during a National Dialog and Workshop on Industrial Relations carrying the theme “The Phenomena of Wages. • Organized 8 (eight) Customer Satisfaction Measurement (CSM) trainings throughout 2009. Future Plans Moving ahead. The activities that were held in 2009 to increase the number of membership among others included the following: • Establishment of 3 (three) new Service Unit Offices in Kanwil I. baik dari sisi perusahaan maupun tenaga kerja.05% of the national amount of JHT cash-outs.05% dari jumlah penarikan JHT secara nasional. a total of 14. both from the company side and the worker side. Beberapa aktivitas yang dilakukan di tahun 2009 dalam rangka meningkatkan jumlah kepesertaan antara lain adalah sebagai berikut: • Pembentukan 3 (tiga) Kantor Unit Pelayanan baru di wilayah Kanwil I. and Kanwil IV. peningkatan manfaat dari setiap program yang ditawarkan hingga melakukan kerjasama dengan berbagai pihak. Kemudian untuk Jaminan Hari Tua telah terjadi 898. • dan lain sebagainya. The highest number of cases occurred in Kanwil III followed by Kanwil IV. pada tahun 2009 telah terjadi 14. the Ministry of Public Works.53% compared to the previous year. Mutasi Pekerja dan Mendukung Dunia Usaha. the Ministry of Marine Affairs. NGOs.53% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. • Socialization of the JAMSOSTEK program in the tourism sector with the Ministry of Manpower and Transmigration.566 kasus. organized by the Ministry of Public Works. Penarikan JHT terbanyak terjadi pada Kanwil IV yaitu sebesar 28. • and others. the Ministry of Culture and Tourism. JAMSOSTEK. JAMSOSTEK. Jumlah kasus terbanyak adalah pada Kanwil III yang disusul dengan Kanwil IV. jumlah tersebut meningkat sebesar 28. • Attended various seminars and workshops. Outsourcing. AAI and others. the Company carried out a number of activities. • Socialization of the Accelerated Development of Worker/ Laborer Housing for the Improvement of Worker/Laborer Welfare (P5KP) program and boost the increase in JAMSOSTEK program membership – Makassar. in Anticipating the Impact of the Global Crisis” that was organized by the Indonesian Industrial Relations Research Institute (LPHI Indonesia) • Socialization of the JAMSOSTEK program during a Regency/Township level Construction Sector Development Team Empowerment event in 2009. Departemen Kelautan. Perseroan telah melakukan serangkaian kegiatan. Rencana Ke Depan Selanjutnya PT Jamsostek (Persero) akan senantiasa melakukan berbagai inovasi. Dalam Mengantisipasi Dampak Krisis Global” yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengkajian Hubungan Industrial Indonesia (LPHI Indonesia) • Sosialisasi program JAMSOSTEK pada acara Pemberdayaan Tim Pembina Jasa Konstruksi (TPJK) tingkat Kabupaten/Kota pada tahun 2009. • Collaborations with related institutions. IAI.Makassar • Kerjasama dengan instansi terkait. to collaborating with various parties.Sedangkan untuk kasus kematian. asosiasi.566 cases occurred in 2009. IAI. Kanwil II dan Kanwil V. KUKM. from socialization programs for potential JAMSOSTEK members. workers unions/labor unions. program socializations. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 73 . and the Ministry of Tourism in Bali.

mitra yang setara an equal partner SUMBER DAyA MANUSIA Human resourCes 74 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

45%). Adapun komposisi karyawan berdasarkan usia tersebut dapat dilihat dalam chart berikut ini: B. In line with the Company’s vision to become the trusted provider of workers’ social security programs with excellent service and optimum benefits for all its members. Jumlah tersebut menunjukkan penurunan dibanding dengan jumlah pada tahun sebelumnya yaitu sebanyak 3. HUMAN RESOURCE COMPOSITION BASED ON AGE The majority of JAMSOSTEK workforce were at the age group of 26-30 years old (17.09% 171 113 171 145 283 254 295 217 190 108 259 171 146 57 126 64 jumlah/total 376 284 316 537 512 298 430 203 190 3. which had been composed of 378 employees at the head office and 2.Perseroan percaya bahwa sumber daya manusia merupakan kunci utama keberhasilan. The detailed statistic of age group of JAMSOSTEK’s employees is presented in the following chart:: Statistik karyawan berdasarkan usia Employee Statistic Based on Age 17. PT Jamsostek (Persero) as of 2009 was supported by 3. kemudian adalah usia 31-35 tahun (17.765 at regional offices.269 % 63.91% 36.62% male and 40.77% [559] usia 31-35 tahun age of 31-35 years old 14.877 1. STATISTIK KARYAWAN BERDASARKAN JENIS KELAMIN Komposisi karyawan adalah terdiri dari 59. Sejalan dengan Visi Perseroan untuk menjadi lembaga penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja terpercaya dengan mengutamakan pelayanan prima dan manfaat yang optimal bagi seluruh peserta.77%) and 46-50 age group (17. jumlah karyawan PT Jamsostek (Persero) adalah sebanyak 3.38% female with detailed breakdown as follows: Jenis Kelamin Gender Laki-laki/Male Perempuan/Female Pusat head Office 236 140 Wilayah/Regional Office I II III IV V VI VII VIII Jumlah Total 1.688 karyawan dari Kantor Wilayah. HUMAN RESOURCE COMPOSITION BASED ON GENDER JAMSOSTEK workforce were made of 59.45%).00% B. dengan perincian 358 karyawan dari Kantor Pusat dan 2. prosentase usia karyawan tertinggi adalah pada usia 26-30 tahun (17. STATISTIK KARYAWAN BERDASARKAN USIA Berdasarkan usia.45% [486] usia 41-45 tahun age of 41-45 years old 8.77%).688 at regional offices.38% perempuan dengan perincian sebagai berikut: A.77% [213] usia 20-25 tahun age of 20-25 years old 17.62% laki-laki dan 40.046 orang. followed by 31-35 age group (17.765 karyawan dari Kantor Wilayah.45% [549] usia 46-50 tahun age of 46-50 years old 15. with 358 being stationed at the Head Office and 2.77%) dan usia 46-50 tahun (17. maka selama tahun 2009. dengan perincian 378 karyawan dari Kantor Pusat dan 2.143 employes of the previous year.046 employees.02% [441] usia 36-40 tahun age of 36-40 years old 17.146 100.81% [57] usia > 55 tahun [mPP] age > 55 years (mPP) 6. The figure declined from 3.143 karyawan.96% [282] usia 51-54 tahun age of 51-54 years old 1. The Company believes that excellent human resource is key success factor for its operation.77% [559] usia 26-30 tahun age of 26-30 years old laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 75 . A.77% dari total karyawan).

57. the Company upgrades its policies and standard operating procedures for all areas of work.799 9 496 4 14 568 49 35 Education PhD Master Bachelor D4 D3 D2 D1 Senior Junior Elementary jumlah 3. STATISTIK KARYAWAN BERDASARKAN TINGKATAN Berikut ini disajikan data statistik dari komposisi karyawan berdasarkan tingkatan: Level/Grade 1 2 3 4 5 6 Calon Karyawan/Training Employee jumlah/total D. Persentase terbesar kedua adalah SLTA (18. mostly stationed at Regional Office III. The company therefore continuously improves the work system so that work outputs can be kept at a consistent standard. sebanyak 57.14% of JAMSOSTEK’s employees were graduates. Perseroan secara terus menerus mengupayakan penyempurnaan pada sistem kerja sehingga kesinambungan standar output yang dihasilkan dapat dipertahankan.10%).796 9 496 4 14 569 49 35 2009 172 1.14% dari total karyawan berpendidikan S-1. Namun demikian.143 3. The second largest were High School Graduates (18.143 Karyawan yang memiliki kompetensi tinggi sangat dibutuhkan bagi keberhasilan Perseroan. Dengan demikian. STATISTIK KARYAWAN BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN Berdasarkan pendidikan. HUMAN RESOURCE COMPOSITION BASED ON MANAGERIAL LEVEL The following table illustrates the composition of JAMSOSTEK’s employees according to managerial level: tahun/year 2008 34 374 524 1. HUMAN RESOURCE COMPOSITION BASED ON EDUCATION LEVEL Out of the entire workforce. the majority of which were working at the Regional office III and IV.167 786 112 2. Perseroan ingin memastikan bahwa kelangsungan usaha tidak mutlak tergantung kepada personil tertentu yang menjalankannya.997 2009 39 361 586 1.146 total D.10%) yang mana sebagian besar terdapat di Kantor Wilayah III dan IV. despite of this fact. sebagian besar terdapat di Kantor Wilayah III. To serve this objective. The detailed breakdown of employees’ education level is presented in the following table: tahun/year Com pos it ion B a s ed on Edu c a t ion Pendidikan S3 S2 S1 D4 D3/Sarjana Muda D2 D1 SLTA SLTP SD 2008 171 1. the Company ensures that business sustainability does not rely solely on particular personnel. Berbagai penyempurnaan tersebut dilakukan dengan cara melengkapi dan memperbaharui Highly competent individuals play pivotal roles in ensuring business success. The Company sees the synergy between sound work system and 76 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .C.213 695 111 138 3. Adapun rincian komposisi karyawan berdasarkan tingkat pendidikan disajikan melalui tabel berikut: K o mp o sisi B e rd asar k an Pendi di k a n C.

000. Peningkatan kesejahteraan karyawan telah menjadi agenda yang terus menerus diupayakan oleh Perseroan. The availability of clear performance benchmarks enables the Company to detect inadequacies at any specific level so that they can be subsequently corrected. Throughout 2009. Salah satu upaya lain yang dilakukan Perseroan selama tahun 2009 untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya adalah dengan jalan melakukan berbagai pelatihan. Untuk mengukur produktifitas karyawan.200. Adapun program pelatihan yang diadakan selama tahun 2009 adalah sebagai berikut: high performing employees as a guarantee for the achievement of its business objectives. . Kantor Wilayah dan Kantor Cabang secara bertahap. Program ini terus dipersiapkan dan rencananya akan mulai dapat dilaksanakan di lingkungan PT Jamsostek (Persero) pada tahun 2010 mendatang.Pembayaran uang muka ONH sebesar Rp630. baik yang diadakan secara internal maupun eksternal dari berbagai divisi di dalam Perseroan. the Company adopts Key Performance Indicator (KPI) at every organizational level. Selain daripada itu.044 karyawan yang didukung melalui Surat Keputusan Direksi No.000 allocated to 923 employees at Regional Offices.173.480. . Perseroan telah mengembangkan Career Planning yang mengacu pada Pengelolaan SDM berbasis kompetensi (CBHRM). the Company conducted a performance assessment program for the senior officers at the head office.Pemberian penghargaan pengabdian karyawan yang telah bekerja selama masa bakti 10 tahun sebanyak 4 orang. which would be implemented in 2010. One of the efforts of the Company in 2009 to improve the skills of its human resources was conducting both external and internal trainings for employees from various divisions.000 allocated for 30 pre-selected employees.Granting of service awards for 4 employees.Pemberian subsidi pinjaman uang muka perumahan yang telah ter-realisasi sebesar Rp365.Disbursing of car loan for 6 employees at the head office and 6 employees at the regional office.000.Periodic increment of the basic salary of 2.000 yang di alokasikan 923 orang karyawan di Kantor Wilayah. who had been working for the Company for 10 years. assessment policy and has issued competency guides in order to improve the existing competency assessment system. Perseroan yakin bahwa sinergi antara sistem kerja yang baik dan karyawan yang berkinerja tinggi akan menjamin kepastian tercapainya tujuan Perseroan. Since 2007. KEP/369/122009. . Sejak tahun 2007. KEP/369/122009. In 2009. The promotion of employee’s welfare is the Company’s permanent agenda.480.000 for 81 employees at the head office and Rp4.Organizing medical checkup program for 1440 employees. Perseroan dapat mendeteksi kelemahan yang ada pada setiap jabatan untuk diperbaiki kinerjanya di masa depan.250 employees and level promotion for 1.250 karyawan dan kenaikan golongan bagi 1. the Company conducted the following trainings: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 77 .18 employees with 20 years length of service and 40 employees with 30 years of service. . guna meningkatkan sistem assessment kompetisi.000 bagi 81 orang karyawan di Kantor Pusat serta Rp4.Pelaksanaan kenaikan gaji pokok berkala untuk 2. Pada tahun 2009. the Company has been developing a Career Planning System that referred to competency-based HR management (CBHRM) framework. Perseroan juga telah menyelesaikan questionnaire multi rater serta penyusunan kebijakan assessment kompetensi dan pencetakan kamus kompetensi. .173. Perseroan telah melaksanakan assessment bagi Pejabat Kantor Pusat. Perseroan menggunakan tolok ukur Key Performance Indicator (KPI) yang diberlakukan terhadap setiap jabatan. In order to measure the productivity of its workforce.440 karyawan . . . The first batches of this program assessed 232 senior officers out of the target 650.Pelaksanaan medical check up bagi 1. regional offices and branch offices. . masa bakti 20 tahun sebanyak 18 orang dan masa bakti 30 tahun sebanyak 40 orang. Beberapa aktivitas yang dilakukan di tahun 2009 sehubungan dengan hal tersebut adalah sebagai berikut: . dimana proses assessment ini berhasil ter-realisasi untuk 232 Pejabat dari target 650 Pejabat.kebijakan-kebijakan maupun Prosedur Operasi Standar di semua bidang pekerjaan. .Issuance of payment for hajj fare down payment amounted to Rp630. The Company has also completed multi rater questionnaire. A number of initiatives was undertaken in 2009 to carry it out: .Pemberian subsidi pinjaman untuk car-loan bagi 6 orang karyawan di Kantor Pusat dan 6 orang karyawan di Kantor Wilayah.200.Disbursing of loan subsidy for housing down payment amounted to Rp365.044 employees regulated under the Letter of the Board of Directors No.000 yang dialokasikan kepada 30 karyawan yang telah lulus seleksi. Berkat tolok ukur penilaian kinerja yang jelas.

143 3. Jenis Diklat Types of Training Diklat karir Carrier of training Diklat Persiapan Kerja Working Preparation Training Diklat Kepemimpinan Muda Leadership Training Diklat kepemimpinan Madya Middle Leadership Training Diklat Kepemimpinan Utama Major Leadership Training Diklat TOT TOT Training Assessment Kepemimpinan Leadership Assessment Beasiswa Pasca Sarjana Post Graduate Scholarship Sertifikasi Profesi Certification of Professions Realisasi Peserta/Realization of Members 2008 671 218 72 50 32 29 240 5 2009 639 111 58 2 3 32 383 8 Total Members and Trainings Budget Data Keterangan Description Kompetensi Manajerial yang dikembangkan: Kepemimpinan Kelompok.Operational and Services Group . 0 0 0 64 129 30 0 0 60 144 C D DIKLAT PENYEGARAN REFREShMENT TRAINING PENGEMBANGAN DIKLAT DEVELOPMENT TRAINING e-Learning TOTAL PESERTA (A-D) TOTAL MEMBERS (A-D) 428 734 185 1. namun demikian pelaksanaan pendidikan dan pelatihan tetap mengacu pada rencana kerja dan anggaran tahun berjalan.545.24% 75. 4.198.614 213 2. 3. 9. Kompetensi Officer yang dikembangkan: Berpikir Analitik. the execution of education and training still threatened to the Work and Budgetary Plan of the current year. 7. 57. 55 69 6.Rumpun Operasional dan Pelayanan . each employee was given the same opportunity to get the same education and training.297 E BIAYA PENDIDIKAN & PELATIhAN EDUCATION & TRAINING ExPENSES Biaya yang telah dikeluarkan Total spending amount JUMLAh KARYAWAN TOTAL EMPLOYEES Jumlah Karyawan per Desember Total employee per December Persentasi Jumlah Peserta/Jumlah Karyawan Percentage of Total Members/Total Employee Rp.and so forth 5. 2. Technical Expertise. Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan. 10. Problem Solving and Decision Making Unit. Organizations.684. 5. 6. 25 42 b 1.Rumpun Umum dan SDM .046 Pada dasarnya setiap karyawan diberikan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan. Pengorganisasian.Rumpun Keuangan dan Investasi .90 Rp. Kompetensi Administrasi yang dikembangkan: Kepedulian terhadap Keteraturan.Rumpun Teknologi Informasi . Perencanaan.91 F 3.645.PKP and KBL Group .14. A 1. 2.dan lain-lain Functional Competency which was being developed: . Planing.14. Official Competency which was being developed: Analytical Thinking. and Partnership program. 7. dan Menjalin Kemitraan.Data Jumlah Peserta & Biaya Diklat No. Administration Competency which was being developed: Responsibilities towards Dicipline.Rumpun PKP dan KBL . dan Pengelolaan Pekerjaan.Financial and Investment Group . 8. Keahlian Teknis. nevertheless. 8. and Working Management.216. Manegerial Competency which was being developed: Group Leaderships. Basically.General and Human Resources Group .333.Information Technology Group .41% 78 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Diklat teknis teCHniCal training Diklat Teknis Bidang Pemasaran AO Technical Training on Marketing (AO) Diklat Teknis Bidang Pelayanan CSO Technical Training on CSO Services Diklat Teknis Bidang Pelayanan JPK Technical Training on JPK Services Diklat Teknis Bidang Umum & SDM Technical Training on General Affair & HR Diklat Teknis Bidang Keuangan & Akuntansi Technical Training on Finance & Accounting Diklat Teknis Bidang Teknologi Informasi Technical Training on Information Technology Diklat Teknis Bidang Pengawasan Intern Technical Training on Internal Affairs Diklat Teknis Bidang Investasi Technical Training on Investment Diklat Teknis Bidang PKP dan KBL Technical Training on PKP Diklat Teknis Bidang Pra Pensiun Technical Training on Pre-Retirement 515 75 34 67 91 711 105 62 74 61 Kompetensi Fungsional yang dikembangkan: . 3. Pengendalian. Control. 4.

pola pendidikan yang semula dilaksanakan seluruhnya di dalam kelas (class based learning). 3. 9. 5. 6. saat ini telah dikembangkan menjadi program pembelajaran di luar kelas (non class based learning) dengan cara menyediakan alat bantu pembelajaran yang dapat diakses oleh seluruh karyawan melalui media e-learning.Dalam rangka memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh karyawan untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan. 8. 8. Good corporate governance 10. Currently the e-learning has 10 modules. 7. 7. 6. 9. the previously adopted class based learning was changed onto non-class based learning. Konten e-learning yang tersedia saat ini adalah sebanyak 10 modul. In the new system. 2. the Company provides learning aids which are accessible by all employees through e-learning portal. 4. Standar Pelayanan Prima Business English 1 Practical Coach Performance Review Attitude Virus Supervisory Skills Panduan Penampilan Pegawai Sistem Manajemen Kinerja Karyawan Berbasis Kompetensi (SMKK-BK) CBHRM (Competency Based Human Resources Management) In order to provide all employees equal opportunities in receiving education and trainings. yang terdiri dari: 1. Excellent service standards Business English 1 Practical Coach Performance Review Attitude Virus Supervisory Skills Personal presentation guide Competency-based performance management (SMKK-BK) CBHRM (Competency Based Human Resources Management) 10. comprising of: 1. 5. 2. Tata Kelola Perusahaan yang Baik laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 79 . 4. 3.

mitra dalam ketidakpastian a partner in uncertain times TEKNOLOGI INFORMASI information teCHnology 80 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

in supporting business development. yang antara lain merencanakan peningkatan faktor kesiapan teknologi informasi hingga 90% di akhir tahun 2013. and likewise with management information requirements to support policy and decision making. among others: in improving services for all JAMSOSTEK members. which among others plan the improvement of the readiness factor of information technology up to 90% by year-end 2013. antara lain: meningkatkan pelayanan kepada para peserta JAMSOSTEK. pelayanan kepada peserta dapat diberikan dimana saja dengan cepat. demikian juga dengan kebutuhan informasi manajemen untuk mendukung kebijakan dan pengambilan keputusan. Berikut adalah road map pengembangan TI di PT Jamsostek (Persero) tahun 2009 . as well as the optimization of information technology utilization fro all elements of the Company through the development of an integrated information system. Perseroan dituntut memiliki teknologi informasi yang handal untuk dapat senantiasa memberi layanan standar yang memuaskan kepada seluruh pesertanya. The following is the road map for the development of IT in PT Jamsostek (Persero) for 2009 until 2013: Dengan ditetapkannya RJPP tahun 2009 – 2013. Sebagai perusahaan yang melayani puluhan juta pekerja dengan latar belakang yang heterogen. pengelola jaringan pelayanan yang tersebar luas dan pengelola dana yang sedemikian besar. the work plan for information technology prioritized the development of a management information system and also the migration of the information technology system in connection with the application of the online SIPT (Integrated Services Implementation System) for JAMSOTEK’s core business activities. as well as in providing timely and accurate management information for decision-making. In conforming to the RJPP 2004-2008.Penerapan Teknologi Informasi (IT) Sesuai Dengan Rjpp Tahun 2009-2013 Untuk Mendukung Upaya Peningkatan Pelayanan Kepada Peserta Dan Penerapan Good Corparate Governance The Application of Information Technology (IT) In Accordance with The Company Long-Term Plan (RJPP )20092013 To Support Improvement Efforts On Member Services And The Application of Good Corporate Governance As a company serving tens of millions of workers from heterogeneous backgrounds.2013 : laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 81 . serta pengoptimalan pemanfaatan teknologi informasi bagi seluruh elemen Perseroan dengan membentuk sistem informasi yang terintegrasi. the Company is obliged to have in its possession a reliable information technology that will allow it to provide high service standards for all its members. mempermudah dan mempercepat proses kerja serta memberikan informasi manajemen yang tepat waktu. Teknologi Informasi mempunyai peranan yang amat penting dalam menjalankan operasional kerja di dalam lingkungan Perseroan. With the formulation of the RJPP 2009-2013. in facilitating and accelerating work processes. Dengan penerapan sistem berbasis on-line dan terintegrasi. The application of an integrated and online system will allow member services to be quickly given anywhere. program kerja di bidang teknologi informasi di prioritaskan untuk membangun sistem informasi manajemen serta migrasi sistem teknologi informasi sehubungan dengan implementasi SIPT on-line untuk kegiatan core business JAMSOSTEK. mendukung pengembangan usaha. Sesuai dengan RJPP tahun 2004 -2008. that manages a far-reaching service network and such a huge amount of funds. akurat dalam pengambilan keputusan. Information technology plays a very important role in running operations within the Company.

Melakukan kerjasama IT dengan perbankan Fokus: Persiapan memasuki Era E-Commerce dan GCG Jamsostek Membangun pengembangan inovasi Teknologi Informasi: 1. pelayanan dan keuangan serta investasi.tingkat inovasi tahap inovasi dan Pengembangan e-bisnis bisnis inteligent Tahun 2011-2013 tingkat Perencanaan strategis sim tingkat Pengendalian manajemen Dss Tahun 2010 DWH Perfo siPt tingkat Pengendalian operasional DPkP lHk Pajak invest kanal Distribusi Tahun 2009 CbHrm aktiva Program selesai Dalam Proses belum Dimulai Sebagaimana diamanatkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan RJPP Perseroan. MIS dan BI) 4. the work plan of the Information Technology Bureau for the period of 2009. Penyelesaian pembangunan dan implementasi aplikasi pendukung dan aplikasi pengambilan keputusan (DWH. DSS. Peningkatan kerjasama informasi teknologi perbankan dan perusahaan peserta Jamsostek serta Dinas terkait 2. maka program kerja Biro Teknologi Informasi periode tahun 2009 yang masih merupakan tahap konsolidasi adalah sebagai berikut: As mandated by the General Meeting of Shareholders (GMS) and the Company’s RJPP. which is still in the consolidation stage is as follows: Tahap Pengembangan dan Inovasi (2013) Membangun Kekuatan IT: 1. Implementasi E-Commerce dan GCG untuk operasional perusahaan 3. pemenuhan infrastruktur dan peningkatan peranan Help Desk 3. Peningkatan integritas data untuk mendukung pengambilan keputusan 2. Peningkatan kinerja sistem aplikasi SIPT online. Optimalisasi sistem SIPT Online dan aplikasi pendukung 3. Peningkatan keakuratan database kepesertaan. 2. Optimalisasi penggunaan sarana dan infrastruktur 4. Memperkuat SDM IT dan struktur organisasi IT Kantor Pusat dan Cabang Melakukan pertumbuhan Teknologi Informasi: 1. Peningkatan efisiensi dan efektifitas sumber daya (biaya dan BCM) 82 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

fulfillment of infrastructure requirement. dan peningkatan peranan Help Desk. Pemda. as well as finance and investments.Rood map pelaksanaan pengembangan teknologi informasi tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 : Road map for information technology development from 2009 until 2013: 2009 Konsolidasi 2010 Konsolidasi 2011 Strategis 2012 Inovasi E-Bisnis 2013 Pengembangan E-Bisnis Pengembangan Operasional (Pembangunan & Migrasi Aplikasi Pendukung ke sistem On-line) Pengembangan Manajemen Pembangunan DWH. PPK I & II. DSS. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 83 . EIS). sebagai berikut : 1. 3. Development and implementation of Supporting and DecisionMaking applications (DWH. 2. 2. dll Sebagaimana diamanatkan oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan RJPP Tahun 2013 s/d tahun 2013. Pembangunan serta implementasi aplikasi Pendukung dan Aplikasi Pengambilan Keputusan (DWH. MIS & DSS. Improvement of the performance of the online SIPT application system. Disnaker. Peningkatan SDM TI dan struktur organisasi TI Kantor Pusat serta pendelegasian sebagian kewenangan ke Kantor Wilayah. TC Implementasi Jamsostek On-line Sinergi Instansi terkait. Improvement of the accuracy of member database. pemenuhan infrastruktur. EIS) 4. As mandated by the shareholders in the General Meeting of Shareholders (GMS) and the RJPP 2009-2013. Improvement of IT HR and the organizational structure of Head Office IT as well as delegation of partial authority to Regional Offices. DSS. MIS. and increasing the role of the Help Desk. Sinergi BUMN infrastruktur Perencanaan Strategis Bisnis Intelijen. services. Peningkatan keakuratan database kepesertaan. RS. Peningkatan kinerja sistem aplikasi SIPT on-line. pelayanan serta keuangan dan Investasi 3. MIS. Sinergi BUMN Asuransi Implementasi E-Bisnis On-line peserta (Perusahaan & TK). the work program of the Information Technology Bureau for the period of 2009 that is still in the consolidation stage as well as in accordance with the general corporate policy on information technology to optimize the utilization of information technology is as follows: 1. maka program kerja Biro Teknologi Informasi periode tahun 2009 yang merupakan tahap konsolidasi serta sesuai dengan kebijakan umum perusahaan dibidang teknologi informasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi. 4.

Penyesuaian aplikasi sesuai dengan peraturan pemerintah No. The increased role of Help Desk in handling operational Online SIPT issues / problems. Peningkatan kinerja dan penyesuaian aplikasi SIPT On-line sesuai dengan kebijakan dan regulasi diantaranya : a. The adaptation of JHT Development. infrastruktur dan aplikasi SIPT On-line oleh Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia. and application by the University of Indonesia Centre for Computer Science. 7. a focus on IT activities was defined in 2009 which essentially was intended for improving performance (SIPT). 6 meningkatkan sarana pendukung maupun infrastruktur SIPT On-line. serta jaringan konumikasi data. Melakukan cek atas sistem aplikasi secara berkala terkait laporan keuangan dan operasional. The improvement of performance and adaptation of the Online SIPT application to comply with policies and regulations that include: a. Pengembangan modul RKAP yang mengintegrasikan program kerja dengan pelaksanaan kegiatan serta perlakukan akuntansi dan keuangan c. dan Posting JHT serta Insentif JHT sesuai dengan Keputusan Direksi No. 6. 84 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . a matching procedure was carried out between the Data Centre (DC) and the Data Recovery Centre (DRC) through the addition of a new server. The improvement of both the Online SIPT supporting facilities and infrastructure. Untuk mengantisipasi potensi ancaman yang bersifat sistemik pada penerapan sistem teknologi informasi. 68 of 2009. 7. Meningkatkan peranan Help Desk untuk penanganan permasalahan operasional SIPT On-line. 8. The completion of the procedures and design development for a contingency with the approval of the Risks Management Bureau. : KEP/363/122009 dan perubahan aplikasi terkait perubahan Standard Operating Procedure (SOP) Pelayanan. d. dan anti Virus. 2. telah dilakukan penyetaraan Data Centre (DC) dengan Disaster Recovery Centre (DRC) melalui pengadaan server baru. The Assessment Process on the Online SIPT supporting facilities. antara lain melalui: 1. 4. The updating of licenses and securing of Annual Technical Support (ATS) for the Oracle and anti-virus software. sehingga jika terjadi gangguan sewaktu-waktu pada Server Data Centre. Tekom dana pelaksanaan pengelolaan Data Centre (DC) dan Disaster Recovery Centre (DRC). Penyesuaian Hasil Pengembangan JHT. maka operasional sistem SIPT On-line dapat dialihkan ke Server DRC sesuai dengan prosedur BCP/DRP. Proses Kegiatan Assessment sarana pendukung. 3. : M/265/BTI/042009. The adaptation of application to conform to Government Regulation No. 68 tahun 2009 d. telah selesai dilakukan dan dilaporkan ke Direktur Renbang dan Informasi sesuai memo No. c. among others through: 1. Melaksanakan intergrasi data operasional dan data akuntansi keuangan. 3. Pembuatan modul download . using the SOE synergy method with PT Telkom in managing the Data Centre (DC) and Disaster Recovery Centre (DRC) as well as data communication network. The development of a module for downloading uploading worker membership data including wages to speed up the operational data entry process. which was completed and reported to the Planning and Development and Information Director via memo No. 4. Mengupayakan lisensi dan Annual Technical Support (ATS) perangkat lunak untuk Oracle. Periodic checks on the application system connected to financial and operational reports. so that in the event of disruptions that can occur at any time to the Data Centre Server. In order to optimize the utilization of information technology in all of the Company’s operational activities.upload data kepesertaan tenaga kerja beserta upah untuk mempercepat proses entry data bidang operasional b. : M/265/BTI/042009. the Online SIPT system can be diverted to the DRC Server in accordance with BCP/DRP procedures. melalui metode sinergi BUMN dengan PT. and JHT Posting as well as JHT Incentive Results to conform to Board of Directors Decision Number: KEP/363/122009 and changes to the application in connection with changes to the Standard Operating Procedures (SOP) on Services. In anticipating potential threats that are systemic in nature in the application of a information technology system. 5. 5. maka telah ditetapkan fokus kegiatan TI di tahun 2009 yang pada intinya ditujukan untuk meningkatkan kinerja (SIPT). infrastructure. The development of an RKAP module that integrates work plans with executions as well as accounting and financial treatments. Menyelesaikan pembuatan prosedur dan desain aplikasi kontijensi dengan persetujuan Biro Manajemen Risiko 8. The integration of operational data with financial accounting data. 2. b.Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi di seluruh kegiatan operasional Perseroan.

Dalam rangka program kerja peningkatan penyampaian informasi kepada peserta. : KEP/76/032008 dan KEP/77/032008 sebagai tindaklanjut pelaksanaan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transigrasi No. dan DSS. on-line dan teringerasi saat ini mendukung bisnis PT Jamsostek (Perseroan) sebagai berikut : 1. as well as establishing a synergetic collaboration with Bank BNI in application development and data preparation through collaborations with the banking industry. Representing a part of the efforts to create good corporate management as a result of implementing the principles of good corporate governance with the Company transparently in all its operational activities. 2. developments of supporting applications that are integrated with the Online SIPT are also carried out. In line with the work program to improve the delivery of information to members. 3. : PER-12/MEN/VI/2007. which is centralized. EIS. Penyelesaian Pembangunan Aplikasi Investasi dan implementasinya di Kantor Pusat. dilaksanakan juga pembangunan aplikasi pendukung yang terintegrasi dengan SIPT On-line. Pembangunan Data Warehouse (DWH) sebagai aplikasi pengendalian manajemen dan tahap perencanaan strategis melalui MIS. services provided for members. dilaksanakan penyempurnaan Website JAMSOSTEK terutama untuk informasi Saldo JHT tenaga kerja. 2. 2. 2. as well as the financial accounting of the worker social security program. Merupakan bagian dari upaya menciptakan pengelolaan perusahaan yang baik dalam rangka pelaksanaan penerapan prinsip-prinsip good corporate governance di lingkungan Perseroan secara transparan dalam kegiatan operasional. in addition to further ensuring the continuity of the Company’s business. The development of a Data Warehouse (DW) as a management control application and strategic planning phase through MIS. Keberadaan Sistem Informasi Pelayanan Terpadu yang tersentralisasi. services as well as financial accounting. The completion of the Online DPKP application and implementing it at head office and also the Rawamangun branch. online and integrated. diantarnya : 1. The completed development of an Investment Application and its implementation at head office. serta melaksanakan sinergi kerja sama dengan Bank BNI dengan pembuatan Aplikasi dan persiapan data melalui kerjasama dengan perbankan. In addition to improvement efforts on the performance of the Online SIPT. pelayanan kepada peserta serta akuntansi keuangan program jaminan sosial tenaga kerja. EIS and DSS.Selain upaya peningkatan kinerja SIPT On-line. 3. refinements were made to the JAMSOSTEK website especially to information on worker JHT balance. pelayanan maupun akuntansi keuangan. 3. 3. The Integrated Services Information System. selain juga lebih memastikan keberlangsungan bisnis Perseroanan. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 85 . Supporting business functions and activities that are critical from the aspects of operations. Mendukung fungsi dan aktivitas bisnis yang kritikal dari segi operasional. Supporting the management’s strategic policies in accordance with Board of Directors Decisions Number: KEP/76/032008 and KEP/77/032008 as follow up to the implementation of Minister of Manpower and Transmigration Regulation Number: PER-12/ MEN/VI/2007. currently supports the business of PT Jamsostek (Persero) in the following ways: 1. Mendukung kebijakan stategis manajemen sesuai Keputusan Direksi No. including: 1. Penyeleaian aplikasi DPKP-KBL On-line dan mengimplementasikan di kantor pusat serta kantor cabang Rawamangun.

mitra dalam pengembangan a partner in development DISKUSI MANAJEMEN & ANALISIS management’s DisCussion & analysis 86 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

38 1.223. Total penerimaan iuran khususnya Non JHT pada tahun 2009 yang kurang optimal disebabkan oleh penambahan jumlah peserta yang juga hanya 2.54 110.99) (784.349.090.117.396.21 857.64 1.10% of the budget figure of Rp8..72 miliar.04% diatas RKAP serta rendahnya penerimaan iuran jasa konstruksi yang hanya mencapai 39.489. Revenues that were derived from Non JHT Contribution in 2009 amounted to Rp2.018.234.93) 5.37 % in Billion Rupiah uraian jHt Pendapatan Iuran Beban Jaminan Penambahan Cadangan Teknis Pendapatan bersih iuran Penghasilan Investasi Bruto Beban Investasi Pendapatan investasi netto total Pendapatan usaha Pendapatan Pengelolaan Dana Investasi JHT Beban Usaha Beban Pengelolaan Dana Investasi JHT Pendapatan Lain Beban Lain laba usaha kotor Pajak Penghasilan Badan Bagian Peserta atas Hasil Investasi JHT Penghasilan (Beban) Pajak Tangguhan laba usaha bersih 4.62) 149.54 98.38) 149.10% dari RKAP sebesar Rp8.61 (1.271.54 (431.48 5.41 154.51 98.62 miliar atau meningkat 10. and increasing by 13.484. Operational Review Of Business Segment a.01 7.172. accounting for 107.57 Contribution Revenue 115.48 jHt 122.87) 16.99) (784. accounting for 95. I.27 billion.281.40 1. and increasing by 10.05) 512.04) 1.37 97.660.41 102.40 1.88 97.24% dibanding tahun 2008 sebesar Rp8.01 1.31) 5.281.dalam Miliar Rupiah kiner ja Pe ru sa h a a n / Th e co m pa ny 's Pe r fo rm a n ce rkaP realisasi 01 jan-31 Des 2009 realization 01 jan-31 Dec 2009 total 2.735.87) (857.28) 1.418.038.57 155.665.16% of budget as a result of delays in the government infrastructure projects in 2009.97 (1.85 (237.97 billion in 2008.396.349.97) 10.41 102.57 84.08 106. Realisasi penerimaan iuran JHT yang dibukukan sebagai hutang JHT tahun 2009 sebesar Rp9.22% from Rp2.23 Claim Expenses Additional Technical Reserve net Contribution revenue Gross Investment Revenue Investment Expenses net investment revenue total operating revenue Revenue from JHT Funds Management Operating Expenses Expenses from JHT Funds Management Other Revenue Other Expenses gross operating Profit 118.28 272.972.13 (360.68 6.735.11) 16.10) 5.11 (1.38 98.090.19 billion.39 billion.73) (3.11 (1.016.69 857.97 (1.43 (282.88 Corporate Income Tax 113.234.12 Description non jHt 103.01 93.15 110.62 billion.177.02 119.12 jHt 6.57 84.05) 512.64 1.27 miliar atau 95.62 total 103.59 (981. especially that of Non JHT that was not optimal in 2009 was due to the increase in the number of members that was merely 2.02 106.41 (70. Tinjauan operasi per segmen usaha a.01 4.072.89 870.28) 5.31) 1.90 870.05 90.05 107.12) 4.73) 1.095.018.26) (870.56 (0.62 Member's Share on JHT Investment Income (Expenses) of Deferred Tax net operating income 1. The realized JHT Contribution Revenue that was posted as JHT payables in 2009 amounted to Rp9.97) 3.48 (857.095.82) 881.117.02) 5.62) (4.37 113.51 1.38 6.268.04 (3.66) (660.393.66) (660.58 (282.966.01 (870.30 118.04) non jHt 2. which only reached 39.99 410.630.457.024.39 miliar atau meningkat 13.10 106.56 (0.234.19 miliar atau 107.48 total 2.354.44 110.10% of the budget of Rp2. The total revenue contribution.52 6.38 (4.22 98.72 billion in 2008.16% dari target RKAP dikarenakan upaya pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur belum banyak terealisasi di tahun 2009.97 miliar.268.177.244.606.52 295.606.30 (4.76 (1.797.797.016.038.89 (237.089. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 87 .11) 4.091.349.20 1.22% dibanding tahun 2008 sebesar Rp2.15 110.04% above the budget as well as the low contribution revenue that was derived from construction services.76 (1.735.22 154.24% from Rp8.38) 465.665.72 (1.72 (1.90) 1.19 86.38) non jHt 2.10% dibanding RKAP sebesar Rp2. Penerimaan iuran Non JHT yang dibukukan sebagai pendapatan tahun 2009 sebesar Rp2.349.26) 10.091.418.061.02 (290.660.38) 465.30 (4.41 113.

Construction Services e. Independent Worker f.31% dari yang dianggarkan.244.082. Penambahan peserta perusahaan tahun 2009 mencapai 21. The realized JHT and Non JHT investment result (gross) of PT Jamsotek (Persero) in 2009 amounted to Rp9.21% from that of the previous year. JKK and JK) reached a total of 2.774.04% of budget. JKK dan JK) dicapai sebanyak 2.81% of the budget of Rp4.082.003 50.64% from Rp3.48% dari target RKAP sebesar Rp1. and increasing by 9. dan mencapai 105. Package (A) JHT. Dengan adanya penambahan kepesertaan tersebut akumulasi kepesertaan TK sampai dengan 31 Desember 2009 dicapai sebesar 29. accounting for 105. d.64% dibanding tahun 2008 sebesar Rp3.911 850.214 companies.533.388 150. mengalami peningkatan 24.61 miliar.99% dibandingkan pembayaran jaminan Non JHT tahun 2008 sebesar Rp1.63% dibandingkan hasil investasi tahun 2008 sebesar Rp7.918 212.673 workers and 200.177.37% dari target RKAP dipengaruhi oleh kondisi pasar modal yang mulai membaik c. Penambahan Tenaga Kerja khususnya untuk paket A (JHT.028.84 miliar. khususnya JHT tahun 2009. TK Perorangan 2008 1 15.45% 149. TK Mandiri f.239. Kinerja operasional perusahaan ditunjukkan oleh data penambahan dan akumulasi kepesertaan baik TK maupun perusahaan.b.74 billion. of which 29. d.59% 126.26% dan 57. Whereas Payment of Non JHT Claims that was posted as expenses in 2009 amounted to Rp1. Personal Worker c. While the number of worker members especially for package A (JHT.05 miliar.84 billion.66 miliar. masing-masing 29.151 perusahaan. Package (B) JKK and JK c.30 billion.789.673 TK dan 200.295. boosted by the strong 88 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .61 billion achieved in 2008. the accumulated number of members as of 31 December 2009 was 29. The number of company members reached 21. jauh di atas RKAP disebabkan oleh perubahan ketentuan mengenai masa tunggu pengambilan JHT sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.030. Sedangkan Pembayaran jaminan Non JHT yang dibukukan sebagai beban tahun 2009 sebesar Rp1.83% of the 2009 budget of Rp6.028. Paket (C) JPK d. With the increase in the number of members.31% % 5 = (³−¹)/! 136.16% 142. accounting for 131.66 billion in 2008.31% of budget.085 2009 3 21.848.000 3.: 01 of 2009 on the Sixth Amendment of the Government Regulation No. dalam Miliar Rupiah in Billion Rupiah Uraian PERUSAHAAN PESERTA TENAGA KERJA a.50% 162.47% 109. Realisasi pendapatan investasi (brutto) JHT dan Non JHT PT Jamsostek (Persero) tahun 2009 dicapai sebesar Rp9.167.789.89 miliar atau 131. JKK.524 members.311 5.244.63% from the investment results of Rp7. merupakan 104.89 billion.214 perusahaan. respectively.491 704.721 105.26% and 57.78% were active (paying) members.774. The gross investment result that exceeded the budget was due to the increase in the amount of funds being invested in fixed-income instruments (bonds and bank deposits) and the proceeds of capital gain from the sale of securities especially equities that accounted for 31.21% Description COMPANIES WORKER MemberS 2. serta meningkatnya kepesertaan secara umum.528 RKAP 2 20. increasing by 9.769. tumbuh 9.05 billion in 2008.62% 137.719.239.83 miliar.83 billion.151 4 = ³/@ 105. and increasing by 54.034 102.177. Jasa Konstruksi e. Package (C) JPK d.089 30. dan meningkat 54.48% of the budget of Rp1. : 01 Tahun 2009 tentang Perubahan Keenam atas PP 14/1993 yaitu untuk pekerja yang di PHK dari semula selama 6 bulan menjadi hanya 1 bulan.83% dibanding RKAP 2009 sebesar Rp6. JK b.50% from that of 2008 and accounting for 2.14/1993 pertaining to workers who are laid off from previously six months to just a single month.744.78% merupakan kepesertaan aktif (masih membayar iuran).774.117. accounting for 141. JK b.04% 1.775 45. Total pembayaran jaminan.30 miliar.81% dari RKAP sebesar Rp4.18% 89.37% of the budget.524 345. and increasing by 24.50% dari tahun 2008 dan merupakan 2.93 miliar.627. The operating performance of the Company is shown in the growing numbers of members.848 157. mencapai 141. JKK. whether in terms of workers or companies.524 peserta.295.127 2.21% dibanding tahun lalu. The total payment of claims especially those of JHT in 2009 far exceeded the budget due to the amended regulation pertaining to the waiting time for the payment of JHT pursuant to Government Regulation No.99% from Rp1. Pencapaian pendapatan investasi (brutto) diatas RKAP 2009 disebabkan oleh peningkatan jumlah dana yang diinvestasikan dalam instrumen berbasis pendapatan tetap (obligasi dan deposito) dan penerimaan capital gain penjualan efek investasi khususnya saham yang mencapai 31.285 21.16% a. Paket (B) JKK dan JK c.151 companies or increased by 36.10% 105.93 billion. as well as the increase in the number of members in general. Payment of JHT claims that was posted as a reduction of JHT payables in 2009 amounted to Rp5.86% 213.04% dari yang dianggarkan.744.910 3.848.72% 104.030. pembayaran jaminan JHT yang dibukukan sebagai pengurang hutang JHT tahun 2009 sebesar Rp5. tumbuh sebesar 36.335 2. Paket (A) JHT. accounting for 104.498 889.74 miliar dan meningkat 9. b.

011. which accounted for 143. JHT Beban Pajak/Tangguhan Laba/Rugi Setelah Pajak 2008 1 61.077.98) 1.83 1.02 (1.04 2.40% 474.141.39 (1.38 530.45 4 = ³/@ 110.72 (1.60 78.21% 128.60 189.10% 104.32) 6.490.35% 18.82) 1.703.62% (18.69% 13.48% 86.48 RKAP 2009 2 72.89 85.16% % 5 = (³−¹)/! 30.26 61.39 909.78 224.477.972.090.15 3.37%) 26. The realization of member’s share on JHT investment proceeds in 2009 amounted to Rp6.932.791.075.011.207. Description of the financial Performance of PT Jamsostek (Persero) in Billion Rupiah dalam Miliar Rupiah Uraian Investasi Aset Lancar Aset Tetap (Netto) Aset Lain-lain jumlah aset Kewajiban Kepada Peserta Kewajiban Lancar Kewajiban Imbalan Pasca Kerja Kewajiban Lain-lain Ekuitas jumlah kewajiban dan ekuitas Pendapatan Iuran Beban Jaminan Beban Cadangan Teknis Pendapatan Investasi (Netto) Pendapatan Lain (Netto) Beban Usaha Bagian Peserta atas Hasil Inv.31 miliar.93% (66.464.39% 109.509.23% 30.037.52 2.91% 99.05) 5.349.22% 9.98 216.273.038.97 2.93 63.90 85.68% Description Investment Current Assets Fixed Assets (Net) Other Assets total assets Liabilities to Members Current Liabilities Post-Official Incentives Liabilities Other Liabilities Equity total liability & equity Contribution Revenue Claim Expenses Technical Reserve Expenses Investment Revenue (Net) Other Revenue (Net) Operating Expenses Members Share on JHT Investment Deferred Tax Expenses Profit (Loss) After Tax laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 89 .69% 28.43 63.87) (4. recovery of the capital markets especially in the third and fourth quarters of 2009.72% of budget for 2009.335.59% 4.751.98% 44.75) 8.335.69% 43.744.30) (811.55 miliar atau 143. Realisasi Hasil Investasi Netto JHT Milik Peserta tahun 2009 sebesar Rp6. e.49 226.86% 143.46 2009 3 80.88) 1.68 12.26 2.98% 41.98 (1.31 266.55 billion.797.72% dibanding RKAP 2009 sebesar Rp4.31) (289.67 (1.04 71.952.61 17.381.99% 22.74) (939.23 75.27 (1. and increasing by 49.177. 2. The member’s share of the JHT investment proceeds that exceeded the budget estimates was among other things due to improving market condition.382.47) (6.295.30 251.234.38) (132.72% 37.38 miliar.94% 97.terutama pada triwulan III & IV 2009 yang bahkan mendekati kondisi semula sebelum krisis finansial global pada akhir 2008 hingga awal 2009.09% 166.42% 135.69%) 18.83% 95.62% from Rp4. e.234.22 6.932.13% 59.553. Uraian Kinerja Keuangan PT Jamsostek (Persero) 2.660.40% 27.62% (17.38 billion in 2008.23% 49.239.33 4.63) (4. namun mengalami kenaikan 49.68 309.33% 111.69% 103.31 174.55) (109.335.04% 58.408.019.35 1. Bagian peserta atas hasil investasi JHT yang melampui RKAP antara lain disebabkan oleh membaiknya kondisi pasar.408.60 490.91% 133.19 1.234.40 16.60 2.61 1.88%) 16.69% 23.82 75.33% 90.553.96 63.66) (660.62% dari tahun 2008 sebesar Rp4.38% 30.162.

122. or 30. the growth if the investment fund was influenced by three factors.98% dari posisi per 31 Desember 2008 sebesar Rp61.278.55 billion.58 miliar atau 30. which as of 31 December 2009 amounted to 80.26 billion in 2008. Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.98 miliar mengalami peningkatan 9. namely the investible fund factor.69%. Meskipun didukung pula oleh penerimaan iuran yang juga telah melampaui target dan mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun 2008. The growth in 2009 far exceeded the average annual growth rate of 20. the largest portion of growth came from the investment class that constituted 96.59% dari total pertumbuhan aset.59 miliar atau 0.26 miliar. Secara detil.19 billion. the market value and correction in the accounting accrual. amortization and others.621.40 billion.952.69% dari posisi dana investasi per 31 Desember 2008 sebesar Rp61. Kenaikan ini selain dipengaruhi 2.41 poin.553.40 miliar mengalami peningkatan 29.355.26% dari total pertumbuhan dana 2009.98 billion.59% from the total assets growth.534.34 billion.08 miliar atau merupakan 54. the investible fund factor that was derived from the net contribution proceeds and return on investments.58 billion.626. tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan tahun 2009 pada level 2. nilai pasar dan koreksi akrual akuntansi. from Rp63.81 billion. although not entirely recovered to the condition prior to the crisis.69% dari posisi aset tahun 2008 sebesar Rp63.703.459. following the beatings from global financial crisis from the third quarter of 2008 until early 2009.621. Kewajiban Kepada Peserta Jumlah Kewajiban kepada peserta Per 31 Desember 2009 sebesar Rp78.36 point at the close of 2009. In detail.38% dibandingkan saldo tahun 2008 sebesar Rp56.122. Pertumbuhan tahun 2009 ini jauh melampaui rata-rata pertumbuhan aset selama 5 tahun terakhir sebesar 20.754.553. Liabilities to Members Liabilities to Members as of 31 December 2009 amounted to Rp78. which was proportionate to the growth of contribution revenue of JHT and its investment yield after deducting the JHT security in current year. while other factors that contributed to the growth of the investment funds were the accounting accruals such as depreciation.951. Total Hutang JHT tahun 2009 sebesar Rp72.688.745. Kondisi pasar modal terutama pada paruh kedua 2009 mengalami pemulihan yang cepat setelah didera hantaman krisis finansial global pada triwulan III tahun 2008 hingga awal 2009. or 2. the growth rate of investment fund in 2009 reached 1. the growth of the Company’s investment assets was mainly due to the significant increase in the value of marketable securities especially equities. Berbicara mengenai pertumbuhan aset JAMSOSTEK maka porsi pertumbuhan terbesar terdapat pada kelompok investasi yang merupakan 96. from the investment fund position of 31 December 2007.58% from that of 2008 when the index had stood at 1. In 2009. naik sebesar Rp18.688.19 miliar. Despite being augmented by the contribution revenue that had also exceeded the target and grew from that of 2008.98% from its position a year before of Rp61. 1.81% dari posisi dana investasi per 31 Desember 2007.50 billion. which was relatively insignificant at Rp37. which increased by 202. amortisasi dan lain-lain relatif tidak signifikan hanya sebesar Rp37.38% compared to the balance in 2008 of Rp56. faktor investible fund yaitu berasal dari penerimaan bersih iuran dan hasil investasi yang merupakan regular supply dari dana investasi menyumbangkan porsi terbesar yaitu mencapai Rp10. Kenaikan terbesar adalah dalam kelompok Hutang JHT yang jumlahnya proporsional dengan penerimaan iuran JHT dan hasil pengembangannya setelah dikurangi jaminan JHT tahun berjalan.771. Aset Jumlah aset perusahaan per 31 Desember 2009 sebesar Rp83.72% over the past five years.34 miliar atau mencapai 30.1. increasing by Rp19. The highest growth occurred within the amount of JHT Payable. This was followed by the capital market value factor as referred to above.771.50 miliar. both of which constitute the regular supply of investment funds accounted for the largest contributing factor at Rp10. from Rp61.53 billion.751.534.54% or Rp8. which was the position at the close of year if 2007 when the index was poised at 2.69%.932.951. Pada tahun 2009.83 point.932. In terms of JAMSOSTEK’s assets growth.61 billion on 31 December 2008.58% dibandingkan penutupan akhir tahun 2008 di level 1. as reflected in the Jakarta Composite Index of 2. an increase of 9.751. which contributed to 45. or 30.81%.59 billion or 0. When compared with that of the previous year.20%. The capital market had posted a quick recovery especially in the second half of the year. namun pertumbuhan aset investasi ini terutama ditentukan oleh kenaikan nilai pasar efek investasi khususnya saham yang sangat signifikan.20%.26% of the total investment growth in 2009.60 miliar mengalami pertumbuhan sebesar Rp19.61 miliar.83 point.41 point.81 miliar.626.278.08 billion or 54.72%.54% atau sebesar Rp8.36 point berarti meningkat 202.55 miliar. an increase of Rp18.37% dibandingkan pertumbuhan 2008 yang hanya mencapai Rp1.60 billion.355. Aset The Company’s total assets as of 31 December 2009 amounted to Rp83. yaitu posisi per 31 Desember 2009 sebesar Rp80. Berikutnya adalah faktor nilai pasar efek investasi sebagaimana dijelaskan diatas yang menyumbangkan 45.247.247. an increase of 29.703.53 miliar atau 2.952. 2. In addition to the contribution proceeds of JHT and 90 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . meski belum sepenuhnya kembali ke kondisi sebelum krisis yaitu posisi penutupan tahun 2007 pada level 2. maka pertumbuhan investasi tahun 2009 merupakan 1. pertumbuhan dana investasi dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu faktor investible fund.37% versus that of 2008 which only grew by Rp1. sedangkan faktor terakhir yang mempengaruhi pertumbuhan dana investasi adalah akrual akuntansi seperti penyusutan.459. Total JHT Payable in 2009 amounted to Rp72.

Contribution proceeds from Tenaga Mandiri (TM – Independent Workers) accounted for only 78. .oleh penerimaan iuran JHT dan penerimaan hasil investasi seperti telah dijelaskan.98% from 1.09% dan sisanya 0.42 miliar. The amount of SPE in 2009 had significantly increased although not yet fully recovered to the condition prior to the crisis.72 billion in 2008. up by 86. accounting for 95.41 point in 2008. although in proportion to the additional investment funds over the past two years.10% of the 2009 budget. and increasing by 33.27 billion.72 miliar.70% lebih rendah dibandingkan posisi sebelum krisis pada akhir 2007 yang ditutup di level 2. which stood at 2. as reflected by the balance of the JHT SPE as of 31 December 2008 of minus Rp2.27 miliar merupakan 95.456.10% dari target RKAP 2009 dan tumbuh 13.745. the increase in this account was also attributed to the increase in the Valuation Variance on JHT Securities due to increasing share market price of the marketable securities that area available for sale under the JHT account.93% dibandingkan posisi tahun 2007 yang bersaldo positif Rp2.42 billion in 2008.91 miliar.Penerimaan iuran Tenaga Mandiri hanya mencapai 78. and increasing by 13. but instead is classified as liabilities due to members. The composition of the Company’s revenues on the basis of the order of presentation in the profit-and-loss statement comprise of contribution revenue that accounted for 23.780. The amount of contribution that did not meet its target was due to: . followed by investment proceeds (net) that contributed 76.16% dikarenakan upaya pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur belum terealisir pada tahun 2009 dan banyak proyek yang diperoleh merupakan proyek padat karya bukan padat modal.334.68% dibandingkan kinerja tahun 2008 sebesar Rp8.88% dari total pendapatan. The contribution revenue from the JHT Program is recorded as liabilities.70% lower than the position prior to the crisis at the end of 2007. merupakan 122.22% dari tahun 2009 sebesar Rp2.68% from Rp8. clearly reflected from the position of the Jakarta Composite Index at the close of 2009 that stood at 2.456. selisih antara nilai wajar efek dalam kelompok AFS khusus yang bersumber dari dana program JHT tidak dicatat dalam kelompok ekuitas sebagaimana umumnya. namun belum mencapai atau 7.745.40 miliar.349.74% dari yang dianggarkan dalam RKAP 2009 dan tumbuh 33.83 poin.instead of capital-intensive.780.349.141.00 billion. Pencapaian iuran yang belum mencapai target RKAP ini disebabkan antara lain: .Revenues The total amount of revenues of PT Jamsostek (Persero) in 2009 was Rp11.355. namun dikelompokkan dalam kewajiban kepada peserta.98% dibandingkan posisi tahun 2008 1. which was a decline of Rp5.660. the proceeds from investment.04% merupakan pendapatan lain-lain (netto). .16% of the budgeted figure due to the low interest of workers to join the TM program and the age limit applied on participation to the program.Pendapatan Total pendapatan PT Jamsostek (Persero) pada tahun 2009 dicapai sebesar Rp11.00 miliar. which had a positive balance of Rp2. In accordance with the Indonesian Accounting Standards (ISAK 5).74% of the 2009 budget. 3. namun juga ditentukan oleh kenaikan Selisih Penilaian Efek (SPE) JHT yang disebabkan oleh kenaikan harga pasar efek dalam kelompok tersedia untuk dijual (AFS) JHT khususnya saham.31% in comparison to its worst condition on 31 December 2008. a. a.89 billion or 203.534. Contribution Revenue The Contribution Revenue of the Non JHT program for the period ending 31 December 2009 amounted to Rp2. meski secara proporsional dengan penambahan dana investasi sepanjang 2 tahun masih dibawah kondisi peak pada akhir 2007. Jumlah SPE ini pada tahun 2009 secara signifikan kembali naik meski belum sepenuhnya pulih ke kondisi semula seperti sebelum krisis. but was nevertheless 7. while the remaining 0. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 91 .36 point. 3.16% dari yang dianggarkan dikarenakan masih rendahnya minat pekerja untuk mengikuti Program TK Mandiri dan adanya batasan umur kepesertaan pada Program TK Mandiri. accounting for 122.91 billion.89 miliar atau 203.355.16% due to the fact that the government’s efforts to step up infrastructure development had not been realized in 2009 and a considerable number of projects were labor. kemudian pendapatan investasi (netto) dengan porsi terbesar yaitu 76. Untuk penerimaan iuran program JHT dicatat sebagai hutang.98 billion.83 point.93% from the balance at year-end 2007.Contribution proceeds from the Construction Service accounted only for 39. this amount was still below the peak condition at year-end 2007.88% of total revenues.660. yaitu per 31 Desember 2009 menjadi sebesar Rp3. which as of 31 December 2009 stood at Rp3.Penerimaan iuran Jasa Konstruksi hanya mencapai 39.31% dibandingkan kondisi terburuk per 31 Desember 2008. Komposisi sumber pendapatan perusahaan sesuai urutan penyajian dalam laba rugi terdiri dari pendapatan iuran yang menyumbangkan 23.04% came from other revenues (net).41 point. yaitu tercermin dari posisi IHSG penutupan tahun 2009 sebesar 2.675.151.40 billion.98 miliar berarti mengalami penurunan Rp5.334.534.36 point naik 86. an increase of 113. especially equities. Sesuai ISAK 5. Pendapatan Iuran Pendapatan iuran program Non JHT untuk periode yang berakhir sampai dengan 31 Desember 2009 sebesar Rp2. Pengaruh krisis finansial global begitu jelas terlihat pada neraca PT Jamsostek (Persero) tahun 2008 dan 2009. the balance of the fair market value of securities in the special AFS category of the JHT program funds is not posted in the equities category as is usually the case.141. The effects of the global financial crisisare evident in the balance sheets of PT Jamsostek (Persero) for 2008 and 2009. tercermin dari saldo SPE JHT per 31 Desember 2008 sebesar minus Rp2.09% of revenues.675.22% from Rp2. naik 113.151.

282 million due to an increase in the number of claims on death benefit in 2009.15 billion that by far exceeded the budget due to: .59% of budget due to the improving condition of the capital market (composite index) that surpassed market expectation and the successful investment strategy that was able to capitalize fully on market momentum. dapat diperoleh suku bunga yang lebih kompetitif.Beban Jaminan Pembayaran jaminan Non JHT yang dibukukan sebagai beban tahun 2009 sebesar Rp1.15 miliar jauh diatas RKAP disebabkan oleh : .Realisasi hasil deposito mencapai 146. . dengan rincian sebagai berikut: . respectively.64% dibanding tahun 2008 sebesar Rp3.58% dan 18.60%. pendapatan denda iuran. . losses from foreign currency translation and tax penalties.972.68% dari anggaran sebesar Rp179.68% of the budget of Rp179.13% of budget.64% of budget mainly as a result of the increasing liquidity of the bonds market and the strategy of acquiring corporate bonds in the primary market (IPO) that offer higher interest-bearing coupons.085. accounting for 142. : 01 Tahun 2009 tentang Perubahan Keenam Atas PP 14/1993 yaitu untuk pekerja yang di PHK dari semula selama 6 bulan menjadi hanya 1 bulan serta peningkatan kepesertaan secara umum. Whereas payment of claims on JHT that was posted as reduction of JHT payables in 2009 amounted to Rp5. meningkat 9.30 miliar merupakan 104.74 billion. deposito dan saham yang ketiganya secara total menyumbangkan 98.93% from Rp5.99% from claims made on Non JHT in 2008 of Rp1.085.81% dari anggaran 2009 dikarenanakan perubahan ketentuan mengenai masa tunggu pengambilan JHT sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. c. Pendapatan lain Pendatan lain (netto) tahun 2009 dicapai sebesar Rp3.789.68 miliar.84 billion.Pembayaran Jaminan Kematian sebesar Rp255.26% dari total pendapatan investasi netto 2009 . more competitive rates were obtained. 92 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . as well as the increase in the numebr of participation in general. .60%. .84 miliar atau 141.48% dari target RKAP sebesar Rp1. and increasing by 9.477. Pencapaian yang sangat menggembirakan ini ditentukan oleh kinerja 3 portofolio pokok investasi yaitu obligasi.98 billion.295.93 miliar atau meningkat 54. . with individual contributions of 47.The realization of bank deposits accounted for 146. including gains from the sale of fixed assets.05 billion in 2008. and increasing by 54.66 billion.The realization of equities accounted for 123.805 juta mencapai 142.93% dari jumlah pendapatan tahun 2008 sebesar Rp5.744.239. Pendapatan Investasi Investment revenues (net) that comprise of both the investment results of the JHT and Non JHT programs in 2009 amounted to Rp8. fines on late contributions.81% from the 2009 budget due to the amendment in the regulation pertaining to the waiting time on JHT claims pursuant to Government Regulation (PP) No.The realization of bonds accounted for 125. dengan proporsi masing-masing 47. Sedangkan pembayaran jaminan JHT yang dibukukan sebagai pengurang hutang JHT tahun 2009 sebesar Rp5.b.81% dari RKAP sebesar Rp4.08%. all of which combined to contribute 98. Pendapatan Investasi Pendapatan investasi (netto) yang merupakan gabungan hasil investasi program JHT dan Non JHT pada tahun 2009 dicapai sebesar Rp8.48% of the budget of Rp1.98 miliar merupakan pendapatan dan beban diluar core business perusahaan yaitu aktivitas iuran dan investasi seperti laba penjualan aset tetap.58% and 18.99% dibandingkan pembayaran jaminan Non JHT tahun 2008 sebesar Rp1. and despite the declining trend of bank interest rates.05 miliar.Realisasi hasil saham mencapai 123. bank deposits and equities.477.15 miliar merupakan 135. as follows: .282 juta dikarenakan adanya peningkatan kasus pembayaran jaminan kematian pada tahun 2009.13% dari jumlah yang dianggarkan atau tumbuh 41. accounting for 135.68% dari anggaran karena selain jumlah dana yang juga telah melampaui target meskipun suku bunga pasar cenderung turun namun dengan kebijakan single rate dan sistem grading untuk bank.08%.81% from the budget of Rp4. b.082.Peningkatan Jaminan JHT sebesar 141.Payment of Claims on Death Benefit amounted to Rp255.Claim Expenses Payment of claims on Non JHT that was posted as expenses in 2009 amounted to Rp1. The total payment of claims in 2009 amounted to Rp7.68 billion in 2008.59% dari anggaran karena membaiknya kondisi pasar modal (IHSG) yang melampui ekspektasi pasar dan keberhasilan strategi investasi untuk memanfaatkan momentum fluktuasi pasar secara optimal. 4. representing income and expenses that lie outside of the Company’s core businesses of contribution and investment returns.805 million. 4. . accounting for 141.744. kerugian penurunan selisih kurs dan denda pajak. Other Revenue Other revenues (net) in 2009 amounted to Rp3. by using the single rate policy and a grading system to select the banks.295. : 01 of 2009 on the Sixth Amendment of the PP 14/1993 pertaining workers whose jobs are terminated from previously a period of six months to just a single month.789. accounting for 104.239. and increasing by 41.66 miliar. The encouraging results were attributed to the performances of three main investment portfolios.The increase in JHT Claims by 141.26% of the total net investment revenues for 2009.15 billion.74 miliar.177.93 billion.30 billion.64% dari anggaran karena meningkatnya likuiditas pasar obligasi dan strategi pembelian obligasi korporasi di pasar perdana (IPO) yang memberikan kupon bunga yang lebih tinggi. c. 32.Realisasi hasil obligasi mencapai 125.68% of budget since in addition to the amount of deposits that had already exceeded the target. Total pembayaran jaminan tahun 2009 sebesar Rp7.082.177. namely bonds. 32.64% from Rp3.972.

from those of the previous year.26 miliar tumbuh 26. Net Profit/loss The realization of profit after tax in 2009 amounted to Rp1. Kenaikan beban usaha tahun 2009 dibandingkan tahun 2008 antara lain disebabkan oleh kenaikan remunerasi Direksi sesuai Perturan Menteri No.827.48% dari target RKAP 2009 sebesar Rp5.28% of the budget of Rp6. and increasing by 26. respectively.458.41% from Rp5.827. accounting for 133.47 miliar tumbuh 26.735. Kenaikan laba bersih ini sedikit ditahan oleh pertumbuhan beban usaha dan beban pajak penghasilan badan masing-masing sebesar 16.50% dibandingkan bunga tahun lalu sebesar 8%.458.94% or Rp6.037. a total of 80. increasing by 12. Profit/Loss before HINJMP The Net Investment Returns Accruing to Members (or HINJMP) constitute the appropriation of JHT investment proceeds to members less expenses on the investment and management of the JHT program.23% dibanding tahun 2008 sebesar Rp1.45 miliar atau 133. 6.51% dibandingkan tahun lalu.86% of the budget of Rp1. accounting for 136.335.12% from last year. The increase in the operating expenses of 2009 over those of 2008 among other things resulted from the raise in the remuneration of the Directors pursuant to the Minister Regulation Number: 02/MBU/2009 and increase in the main benefits of employees. yang ditopang oleh keuntungan penjualan efek khususnya saham serta dipengaruhi oleh jumlah dana kelolaan JHT yang makin besar.47 billion. which grew 16.207. The increase in net profit was slightly hindered by increases in operating expenses and corporate income tax.381. although against the backdrop of declining bank deposit interest rates throughout 2009.97% dan 5. Beban Usaha Realisasi beban usaha tahun 2009 sebesar Rp1.48 miliar terutama disebabkan oleh meningkatnya hasil investasi dan pendapatan pajak tangguhan sebesar Rp188. primarily equities.080 juta mencapai 151. This is because all of the HINJMP is accrued to the members in the form of JHT interest earnings.94% atau Rp6. and not the net profit commonly associated with companies in general.090.41% dibandingkan kinerja yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5.207. .21 miliar.827.62 miliar ini sejumlah 80. accounting for 103.038.23% from Rp1. which was grew by 26. and grew by 16. Laba/rugi bersih Realisasi Laba setelah pajak tahun 2009 sebesar Rp1.. naik 12. 7.: 02/MBU/2009 dan kenaikan tunjangan pokok karyawan.86% in 2008.62 billion. accounting for 151.48 billion in 2008.080 million.75% dibandingkan tahun sebelumnya. sedangkan yang mengalir selanjutnya menjadi laba bersih sepenuhnya merupakan kinerja program Non JHT.21 billion in 2008. Laba rugi sebelum HINJMP merupakan indikator utama kinerja rentabilitas perusahaan. Operating Expenses The realization of operating expenses in 2009 amounted to Rp1. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 93 .86% dalam tahun 2008.002 juta dikarenakan adanya peningkatan jumlah kepesertaan program TKLHK yang mencapai 149. was mainly attributed to the increase in the JHT investment returns by 43.87 miliar. dan bukan laba bersih sebagaimana perusahaan pada umumnya.47 miliar atau 103. The increase in the investment results and JHT interest rate. merupakan 136.97% and 5. Profit and loss before HINJMP is a key indicator of the viability of the Company.381. 5. Of the total amount of profit before HINJMP accounted to Rp7.Pembayaran Jaminan Tenaga Mandiri sebesar Rp9.162.Payment of Claims on the Independent Workers program amounted to Rp9. whereas proceeds that accrue into net profit are fully derived from the performance of non JHT programs.68% dari laba tahun 2008 sebesar Rp1. mainly due to the increase in investment returns and deferred tax income of Rp188.55 billion constituted HINJMP that fully accrued to members in the form of JHT interest of 9%. Laba/Rugi sebelum HINJMP Hasil Investasi Netto JHT Milik Peserta atau HINJMP merupakan alokasi hasil investasi JHT kepada peserta setelah dikurangi beban investasi dan beban pengelolaan program JHT.002 million due to the increase in the number of members in the the TKLHK program by 149.86% dibanding RKAP sebesar Rp1.827.16% of the budget of Rp1.162. 7.44 billion.44 miliar.48% of the year’s budget of Rp5. 5. and the increasing amount of JHT funds under management. boosted by gains form the sale of securities.735. Kenaikan hasil investasi dan bunga JHT meski dibayangi oleh trend penurunan suku bunga deposito sepanjang tahun 2009 ini terutama disuplai oleh kenaikan hasil investasi JHT sebesar 43.090. Dari jumlah laba sebelum HINJMP sebesar Rp7.62 miliar.47 billion.75%.12% dibandingkan tahun lalu.45 billion.51% compared to those of the previous year.28% dari anggaran sebesar Rp6.038. Jumlah laba sebelum HINJMP tahun 2009 sebesar Rp7.68% from the net profit of Rp1.63 billion. and increasing 43.16% dibanding RKAP sebesar Rp1. 6.26 billion.335.62 billion.63 miliar mengalami kenaikan sebesar 16. Hal ini dikarenakan seluruh HINJMP dikembalikan kepada peserta dalam bentuk bunga JHT.55 miliar merupakan HINJMP yang seluruhnya dikembalikan kepada peserta dalam bentuk bunga JHT sebesar 9%. Profit before HINJMP in 2009 amounted to Rp7.50% compared to the previous interest rate of 8%.037.87 billion in 2008. naik 43.

Kolektibilitas piutang tahun 2009 dicapai sebesar 87.10%.517 302.26 billion or 31.98% dibanding pencapaian tahun 2008 sebesar 154.976 3.98% compared to that of 2008.62%.572.562.3.547 78. this encouraging development had not yet reflected a full recovery to the condition prior to the crisis as shown by the level of solvency in 2009 of 302. The Company’s Solvency level to measure its debt servicing ability is in accordance with the Government Regulation No.87%.00% naik 95. Contribution collectibles measures the realized receivables against the outstanding contribution receivables.00% Assets Liabilities Total The Total Limit of Solvency is Minimum 20% of all Non JHT's Liability Solvency Level B C Batas Tingkat Solvabilitas Minimum 20% dari seluruh Kewajiban Non JHT Tingkat Solvabilitas Tingkat solvabilitas tahun 2009 sebesar 302.945. This was indicate a consistent effort of approaches made to companies which failed to contribute on regular basis as well as cooperation with the related authorized parties to undertake billing exercises on behalf of the Company. However. Bahasan analisa tentang kemampuan membayar hutang dan tingkat kolektibilitas piutang a.18% compared to the increasing liabilities of Rp17. Kenaikan jumlah aktiva yang tinggi ini merupakan imbas harga pasar efek investasi khususnya saham yang telah rebound pasca dilanda krisis finansial global pada paruh kedua 2008 hingga awal 2009 yang berimbas pada penurunan aset per 31 Desember 2008.10% 82.014.85%. which amounting to 154. which had reduced the Company’s assets as of 31 December 2008. dibandingkan dengan peningkatan kewajiban yang hanya sebesar Rp17. Analysis Discussion on Debt Servicing Ability and Contribution Collectibles Level a.85%.28% dibandingkan kolektibilitas tahun 2008 sebesar 89.62%.00% or grew by 95. Kolektibilitas piutang iuran adalah untuk mengukur piutang yang dapat direalisasi dibanding dengan saldo piutang iuran. This increase was due to the significant increase of assets to a total of Rp19.88%. A Uraian Jumlah Tingkat Solvabilitas Aktiva Kewajiban Jumlah 2008 2009 Description Total Solvency Level 62.28% compared to the collectibles contribution in 2008 of 89.275 154. Hal ini menunjukkan konsistensi upaya pembinaan yang dilakukan terhadap perusahaan yang belum membayar iuran dengan tertib dan kerjasama dengan aparat terkait dalam melakukan penagihan piutang. dalam Miliar Rupiah 3.34% dibawah pencapaian tahun 2007 sebesar 497. which was still 39.66 billion or 28.570. b.87%.627. • The Company’s solvency level in 2009 was 302.88% mengalami penurunan tipis 2. 22 tahun 2004.571 1.66 miliar atau 28. 94 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .26 miliar atau 31.977 1. Meskipun demikian. Tingkat Solvabilitas untuk mengukur kemampuan membayar hutang perusahaan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.292 61.382.198. slightly decreased by 2.10%.18%.52.00%. Kenaikan ini disebabkan kenaikan aset yang sangat signifikan sebesar Rp19. 22 year 2004. The significant growth in assets was due to the effects of the strengthening equities market which had rebounded following the global financial crisis in the second semester of 2008 up to early 2009.570.627.619.34% lower than that of 2007 at 497.00% masih 39. b. The collectibles contribution in 2009 reached up to 87. kondisi yang membanggakan ini belum sepenuhnya pulih ke kondisi semula sebelum krisis yaitu tercermin dari tingkat solvabilitas tahun 2009 sebesar 302.315 1. tahun/year in Billion Rupiah No.

Ikatan yang material.42 miliar. . komitmen dan kontinjensi a.42 billion.92% from the 2008 realization on capital expenditure of 177.21 billion or 81. .397 11.107 45.16 billion. Tbk to conduct the following projects : .92% dibandingkan realisasi capex tahun 2008 sebesar Rp177. Pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan SPMB/22/112009 dan SPMB/23/112009 masing-masing tertanggal 23 November 2009 dengan jangka waktu selama 3 (tiga) tahun.129 2009 4 12.00 162.850 31. commitment and coontingencies a.Procurement Work of Wide Area Network with a project value of Rp22.986 145.210 % terhadap % against rkaP 5=›/@ 112.206 18. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 95 .42 billion. The 2009 capital expenditure was amounted to Rp145.356 21. The agreement on the implementation of these project are in the process of completion.457 57.391 29.953 89.16 55.949 12.388 8.11 billion.650 9.04 52.162 8. 5. Belanja Modal Sumber dana belanja modal bersumber dari cadangan tujuan yang merupakan akumulasi penyisihan dari laba perusahaan setiap tahun sesuai dengan hasil RUPS Pemegang Saham.258 13.796 177. The description of 2009 capital expenditures were illustrated at the following breakdowns: dalam Jutaan Rupiah in Million Rupiah realisasi realization uraian 1 Tanah Bangunan Kendaraan Dinas Peralatan Kantor Komputer Peralatan lain Aktiva Tidak Berwujud jumlah rkaP 2008 2 11.370 6.074 11. It was represent an increase of 62. Material Contract PT Jamsostek (Persero) signed an agreement with PT Telekomunikasi Indonesia.142 18.662 12.4.82 171.11 miliar. The absorption of budget that has not reached 100% was mainly due to partial project such as new building renovations and some part of this project was being undertaken at the end of 2010. Akumulasi belanja modal sampai dengan tahun 2009 sebesar Rp145.14 115.72 382.19 102. The agreement has ended pursuant to the SPMB/22/112009 and SPMB/23/112009 dated on 23 November 2009 respectively and under a period of three years.483 52. Perjanjian atas pelaksanaan pekerjaan tersebut sedang dalam proses penyelesaian. in line with the resolution of the Company’s GMS. Capital Expenditure Funding for capital expenditure was mainly derived from strategic reserves that constitute the accumulated net earnings of the Company per annum.52 85.Pekerjaan pengadaan Wide Area Network dengan nilai pengadaan sebesar Rp22.424 3 8.16 miliar.92 Description 7 Land Building Corporate Vehicle Office Supplies Computer Other Supplies Invisible Asset total 5.13 146. Tbk untuk pelaksanaan pekerjaan sebagai berikut : .126 10.21 miliar merupakan 81.84 tahun lalu/ last year 6=›/£ 157.84% from the 2009 budget of Rp177.85 81.53 158.42 miliar mengalami kenaikan 62. Ikatan Material Perusahaan mengadakan kerjasama dengan PT Telekomunikasi Indonesia.Procurement Work of Data Center and Recovery Center Infrastructure for SIPT On-line with a project value of Rp22.Pekerjaan pengadaan Layanan Infrastruktur Data Center dan Recovery Center untuk SIPT On-line dengan nilai pengadaan sebesar Rp22.84% dari jumlah yang dianggarkan sebesar Rp177.01 60.01 95. Material contracts. Penyerapan RKAP yang belum 100% tersebut disebabkan sebagian pekerjaan seperti renovasi gedung baru dan pengadaan aset tak berwujud ditunda pelaksanaannya pada tahun 2010.81 93. Berikut rincian sebagai belanja modal tahun 2009: 4.

Komitmen PT Jamsostek (Persero) memiliki komitmen beberapa pekerjaan yang pembayarannya akan dilaksanakan pada tahun 2010 antara lain : .477. Realization of Deferred Tax Assets The 2009 realization on deferred tax assets was amounted to Rp991.90 miliar. Jumlah aset pajak tangguhan sejak tahun 2007 terus mengalami kenaikan yaitu dari sebesar Rp79.712.120 1.72 miliar. Disclosure of extraordinary events There were no extraordinary events in 2009. turun 50.557. Realisasi Aset Pajak Tangguhan Realisasi aset pajak tangguhan tahun 2009 sebesar Rp991. c.86% dibandingkan piutang iuran kontijensi tahun 2008 sebesar Rp15.488.2.Perpanjangan lisensi oracle dan data warehouse & business intellegent (BI) sebesar Rp2. reksadana dan obligasi dalam kelompok tersedia untuk dijual (Available For Sale/AFS) per tanggal laporan dibandingkan dengan nilai b.504.956 499. Selisih Penilaian Efek Selisih Penilaian Efek (SPE) merupakan selisih kenaikan (penurunan) nilai pasar efek investasi berupa saham.654 764.866.006.370 601.014.171 7. which among others are: . mutual funds and bonds under the account which is Available for Sale (AFS) on the reporting date compare to the realized gain on valuation variance that constitute 96 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .48% dari saldo tahun 2008 sebesar Rp803.435.440 497. from the 2008 balance of Rp803. namun terdapat beberapa pos yang mengalami pertumbuhan signifikan 6.562.043 RKAP 2 812. b.85 billion. a.731.85 miliar.71 miliar. in Billion Rupiah 2009 Uraian Kantor Wilayah I Kantor Wilayah II Kantor Wilayah III Kantor Wilayah IV Kantor Wilayah V Kantor Wilayah VI Kantor Wilayah VII Kantor Wilayah VIII Jumlah 1 350.The extention of oracle licence as well as data warehouse & business intellegent (BI) to a total amount of Rp. Contingencies PT Jamsostek (Persero) has a contingent asset of contribution receivable that amounting to Rp7. .28 billion.86% compared to that of 2008 that amounting to Rp15. Valuation Variance The Valuation Variance (SPE) constitute a difference on increasing (decreasing) of stock investment market value in the form of shares.717.275.b. Kenaikan ini masih berpotensi meningkat kembali pada tahun berikutnya dikarenakan adanya perbedaan perhitungan antara akuntansi dengan fiskal yaitu dalam hal pengakuan beban cadangan teknis yang relatif tidak pernah berkurang.686 Total Description Regional Office I Regional Office II Regional Office III Regional Office IV Regional Office V Regional Office VI Regional Office VII Regional Office VIII 6.707 699.86 miliar naik 23.152 15.666 1. 86 billion at year end 2009.409 884.285 2.144.771. b.783. .830 872.745.72 billion in 2007 increased by 1.728.969 427.648.72 miliar pada tahun 2007 naik 1.155. Total deferred tax assets since 2007 have continued to rise from Rp79.18% in two years to Rp991. dalam Miliar Rupiah c. Commitment PT Jamsostek (Persero) committed to several work that has to be paid in 2010.746 917.86 miliar pada akhir tahun 2009. 72 billion. Pengungkapan Kejadian Luar Biasa Tidak ada kejadian yang luar biasa pada tahun 2009. but there are several account that experience a significant growth.185.687. Kontinjensi PT Jamsostek (Persero) memiliki aset kontijensi yaitu piutang iuran dengan yang total sebesar Rp7.008 3. 71 billion. a decrease of 50.28 miliar. a.281.Pembangunan aplikasi DWH dan aplikasi pendukung dengan total komitmen Rp3.144.86 billion or grew by 23.The development of DWH and supporting applications with a total commitment of Rp3.244 7.18% dalam dua tahun menjadi Rp991.48%. This increase still has the possibility to rise again in the following years due to the deviation between the accounting and fiscal calculation of technical reserves which relatively never dwindled.90 billion.963.092.240.

Sesuai PSAK 50 & 55 serta ISAK 5. pencatatan SPE untuk efek AFS program Non JHT dicatat di dalam ekuitas.43 miliar atau 168.02 billion.396. such as foreign exchange loss and allowance of claim cases. Namun.43 billion that equals to 168.98 billion.362.01 billion or 246. Uraian Tentang Pendapatan & Beban Lain Pendapatan lain (netto) tahun 2009 dicapai sebesar Rp3. Total JHT and Non JHT in 2009 is amounting to RP4.06 billion. berarti naik Rp725. Nevertheless. Dampak Perubahan Harga Secara internal.95% dibandingkan tahun 2008. pada tahun 2009 terdapat faktor eksternal yang bersifat sementara dan mempengaruhi secara signifikan atas pendapatan investasi Perseroan.362.965.67%. maka pada tahun 2009 justru berbalik menjadi keuntungan (unrealized gain) sebesar Rp227. it indicate a significant decrease of Rp8. while the SPE notification for JHT stock of AFS program will be recorded into liabilities to member’s account. Pada tahun 2009 total (JHT dan Non JHT) tahun 2009 sebesar Rp4. naik Rp7. The Effects of Changes in Price Internally.23% dibandingkan saldo SPE tahun 2007 sebesar Rp4. The difference situation with the 2008 results was that there was a decrease in stock market value which was causing a potential increase in unrealized loss in trading group that significantly decreased to a minus of Rp498.965. This was a temporarily situation and completely beyond the Company’s control.26 miliar. or up to Rp725. which was the stock investment market value. This unfortunate condition was beyond the Company’s control and was non influential towards the Company’s responsibility of returning the liabilities to all members. but due to the situation whereby the mitigation of all risks had been properly conducted. while the SPE balance in 2008 was amounting to minus Rp3. Kondisi ini sepenuhnya diluar kontrol perusahaan dan bersifat sementara. then in 2009 it turned into unrealized gain which amounted to Rp227. both on the operational side as well as on the investment side.18 billion.95 billion. tidak ada perubahan harga yang berpengaruh terhadap penerimaan pendapatan baik operasional maupun investasi.98 miliar turun 66.639. down by 66. sedangkan saldo SPE tahun 2008 justru minus Rp3. namun sepenuhnya tidak mempengaruhi pelaksanaan kewajiban perusahaan kepada peserta karena seluruh risiko pasar telah dimitigasi dengan baik. increase by 124. Kondisi yang berfluktuasi ini tentunya kurang ideal dan diluar kontrol perusahaan namun tetap tidak berpengaruh terhadap pelaksanaan tanggung jawab perusahaan terhadap pengembalian kewajiban kepada peserta khususnya JHT. seperti halnya pada tahun 2008.25 billion.396. Saldo SPE tersebut merupakan potential gain (loss) dari kepemilikan efek investasi dalam kelompok AFS dan baru akan direalisasikan menjadi laba atau rugi penjualan (realized gain or loss) apabila efek tersebut dijual. particularly JHT. 7.95 miliar. sedangkan SPE untuk efek AFS program JHT dicatat dalam kewajiban kepada peserta.243. in 2009 there was a significant external factor that has temporarily influenced the Company’s investment revenue. potential gain (loss) from the ownership of investment stock under the AFS account and will be realized into realized gain or loss whenever the stock is being sale.perolehannya.01 miliar atau 246. there have been no changes in the price that materially affect the amount of the Company’s revenues. 8. Saldo SPE mengalami fluktuasi yang sangat signifikan dipengaruhi kondisi pasar modal khususnya saham yang sedang mengalami turbulence karena krisis finansial global. yaitu harga pasar efek investasi. the SPE notification for Non JHT stock of AFS program was recorded in equity account. it does not affect the Company’s obligation to all members. In the last three years since 2007.02 miliar.18 miliar. 8. Dalam 3 tahun terakhir sejak 2007. particularly stocks that experiencing turbulence from global financially crisis. just as the 2008.06 miliar mengalami penurunan yang sangat signifikan sebesar Rp8.23% compare to the 2007 of SPE balance which amounted to Rp4. total SPE balance fluctuated significantly. karena seluruh kewajiban telah dicover oleh pondasi aset JHT yang kokoh dan seluruh risiko pasar telah dimitigasi dengan baik. In accordance with PSAK 50 & 55 as well as the ISAK 5. which was due to the capital market condition.95% to Rp7.88% compare to that of 2008 which amounted to Rp12. this was mainly due to the increasing of other expenses. 7.26 billion.243. Description of Other Income and Expenses Net of other income in 2009 is amounting to Rp3.639. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 97 . dikarenakan adanya kenaikan beban lain-lain antara lain kerugian selisih kurs dan penyisihan kerugian kasus klaim.32 billion from that of 2008.32 miliar atau 124.88% dibandingkan tahun 2008 sebesar Rp12. Berbeda halnya dengan tahun 2008 yang mengalami penurunan harga pasar efek yang mengakibatkan peningkatan potensi kerugian penurunan efek investasi (unrealized loss) netto dalam kelompok trading yang turun signifikan yaitu sebesar minus Rp498.67%. this was mainly due to the situation whereby all obligations have been protected with a solid foundation of JHT assets and the entire market risks had been properly mitigated.25 miliar.

PT Jamsostek (Persero) has distributed 1. c. Potential of Members of PT Jamsostek (Persero) In accordance with the data of Labor Statistic Bureau. 3 of 1992 regarding the Social Security Scheme and equipped with other prevailing regulations d.10%.35 million informal workers had not been significantly registered as JAMSOSTEK members. Insentif JHT ini bersumber dari laba non JHT yang sejak tahun 2007 tidak dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen (zero dividend). in nominal amount. dan untuk potensi tenaga kerja informal 71. : KEP/376/122009 tentang Reklasifikasi dan Penetapan Saldo Awal Efek Investasi yang berlaku per 1 Januari 2010.10%. Pada tahun 2007 perusahaan memberikan insentif sebesar 2. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). 9. Old Age Benefit (JHT) and Death Benefit (JK). karena secara proporsional jumlah dan saldo individual peserta juga mengalami kenaikan. c. 40 of 2004 on National Social Security System (SJSN). tahun 2008 sebesar 1. masih terbuka kemungkinan bagi PT Jamsostek (Persero) untuk melaksanakan program jaminan pensiun diluar 4 (empat) program yang sudah dilaksanakan saat ini yaitu Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK).35 million. Potensi kepesertaan JAMSOSTEK ini didukung oleh Undang – Undang No. the Company has identified the transitional adjustment in accordance with said standards through the Decision of the BOD of PT Jamsostek (Persero) No. Uraian tentang prospek usaha perusahaan: a.20 juta. : KEP/363/ 122009 pada tanggal 16 Desember 2009 membagikan insentif JHT tahun 2010 kepada seluruh peserta JAMSOSTEK sebesar 1. Akumulasi kepesertaan yang terdaftar pada PT Jamsostek (Persero) sampai dengan tahun 2008 untuk tenaga kerja formal sebesar 26. d. namun dikembalikan kepada peserta dalam bentuk insentif JHT. Reklasifikasi dilakukan khusus untuk obligasi yaitu mencakup sebagian besar obligasi dari kelompok FVTPL for trading dan AFS yang dipindah ke kelompok HTM.35 juta belum secara signifikan terdaftar sebagai peserta JAMSOSTEK. Perusahaan telah melakukan identifikasi atas penyesuaian transisi sesuai dengan standar tersebut melalui Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. the number and balance of individual members have consistently risen. Although the incentives rate has declined over the years. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Meskipun secara rate dari tahun ke tahun menurun. In 2007.60%.60%. the potential of formal worker in 2008 were 31. Dalam rangka penerbitan standar akuntansi baru khususnya PSAK 50 dan 55 Pengakuan dan Pengukuran.20 million. : KEP/376/122009 on the Reclassification and Determination of Initial Balance of Marketable Securities effective 1 January 2010. which will be included in the balance of JHT members simultaneously on January 2010. Potensi Kepesertaan PT Jamsostek (Persero) Sesuai data ketenagakerjaan dari Biro Pusat Statistik tahun 2008 bahwa potensi tenaga kerja formal 31.60% dan tahun 2009 tetap 1. b. as was also the amount in 2009. b. The Company has improved the application and information system that suits PSAK 50 and 55. The potential of JAMSOSTEK programs is supported by Law No. since proportional wise.20 million. Pursuant to the implementation of the new accounting standards in particular PSAK 50 and 55. This reclassification is applied for bonds. while the potential of informal worker reached 71. the Company distributed incentives totalling 2. namun secara nominal jumlah yang dibagikan justru mengalami kenaikan. Informasi dan fakta Material yang Terjadi Setelah Tanggal Pelaporan Akuntansi PT Jamsostek (Persero) sesuai Keputusan Direksi No. Selain itu. Pursuant to Law No. comprising mainly of bonds from the FVTPL class for trading and the AFS that is transfered from the HTM class.20 juta. Business Prospects of the Company: a. and a total of 71.60% yang akan dimasukkan ke dalam saldo JHT peserta secara serentak pada Bulan Januari 2010.9. 10. This JHT incentives was derived from Non JHT profit that since 2007 has not been distributed to the shareholders as zero dividend but returned to the members in the form of JHT incentives.63 juta atau 85% dari potensi tenaga kerja sebesar 31. Accumulation of formal workers membership listed on PT Jamsostek (Persero) as of 2008 was 26. 3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja yang sudah dilengkapi dengan peraturan perundang – undangan lainnya. Berdasarkan Undang – Undang No. in terms of developing program and membership expansion other than the existing program of Health care Benefit (JPK). Subsequent Events Pursuant to the Decision of the Board of Directors No. perusahaan juga telah melakukan penyempurnaan aplikasi dan sistem informasi yang selaras dengan ketentuan PSAK 50 dan 55. Program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Program Jaminan Kematian (JK). in 2008 the amount was 1. Recognition and Measurement.60% of JHT incentive to all members of JAMSOSTEK program. 10. there is a significant opportunity for PT Jamsostek (Persero) to expand its business. 98 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Work-Related Accident Benefit (JKK). KEP/363/122009 dated 16 December 2009.63 million or 85% of the potential labor force of 31.35 juta. the incentives provided have actually increased. sedangkan potensi tenaga kerja informal mencapai 71.

in line with the declining inflationary pressure and the favorable capital market index. Old-age Benefit Plan (JHT) and Death Benefit Plan (JK).72% dari jumlah yang dianggarkan pada tahun 2009 dengan tingkat pengembalian hasil pengembangan (bunga) atas hasil JHT sebesar 9% dimana tingkat suku bunga rata – rata pada tahun 2009 hanya berkisar sebesar 7%.14 million workers.719.3 of 1992 and the implementation rules of formal sector as well as the Regulation of the Minister of Manpower and Transmigration of the Republic of Indonesia No. throughout 2009 the monetary policies were largely conducive.5 billion. b. masih terbuka kemungkinan bagi PT Jamsostek (Persero) untuk melaksanakan program Jaminan Pensiun diluar 4 (empat) program yang sudah dilaksanakan saat ini.32% from total target of 32.68 million.308.335.55 billion representing 143.335. Analisa dan Pembahasan Manajemen atas Kinerja Perusahaan Prospek Usaha Perusahaan A. a significant decline from 10. serta Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No. in which the BI rate came down to 6. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 99 .14 juta. D.86 million. IHSG.308. Work-related Accident Benefit Plan (JKK).58 billion that comprised of: a. while the potential for informal workers is 67.03 juta atau 90. accounting for 131. yaitu Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK). which was passed on to JAMSOSTEK Members after deducting for expenses related to the management of the JHT investment fund. selama tahun 2009 terjadi kelonggaran – kelonggaran dalam kebijakan moneter dimana BI rate berada pada level 6.14 million.849.58 miliar yang terdiri dari pendapatan : a. Gross investment returns on non JHT of Rp1.71 billion. namun dapat juga dilakukan ekstensifikasi kepesertaan bagi seluruh rakyat Indonesia. 11.11.55 miliar yang merupakan 143.32% dari potensi tenaga kerja sebesar 32. this expanded version of the JPK program will not only serve the workers and their families. 40 ini. in which those number has not been significantly registered as JAMSOSTEK members. 24 of 2006 regarding the Guideline for the Implementation of JAMSOSTEK program for worker who performed their work beyond Employment Relationship at Non formal sectors. 40. Hasil Investasi bruto non JHT sebesar Rp1. the potential of JAMSOSTEK program in 2009. namely the Health Benefit Plan ((JPK). disamping itu dengan diterbitkannya UU No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). particularly formal membership is 32. in its implementation. 40 of 2004 on the National Social Security System (SJSN).04 billion. Berdasarkan Biro Pusat Statistik. there lies the opportunity to undertake an expansion of the JPK program in which. From an investment point. bahkan mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan dengan tahun 2008. sedangkan untuk suku bunga SBI 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 berada pada level 6.6%.04 miliar.719. The consolidated gross investment returns for the period of 1 January to 31 December 2009 reached Rp9. b.68 juta dimana belum secara signifikan terdaftar sebagai peserta JAMSOSTEK. D. Gross investment returns on JHT of Rp7.86 juta. E. in addition to which with the enactment of this Law No. F.72% form the budget for 2009 with an annual return rate on the JHT investment funds of 9%.80% of the targeted gross investment returns in 2009 of Rp6. C. Program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Program Jaminan Kematian (JK). whereas three-month SBI rate at the end of 2009 stood at 6. terbuka kemungkinan untuk melakukan perluasan kepesertaan pada program JPK dimana dalam penyelenggaraannya. there is still an opportunity for PT Jamsostek (Persero) to undertake a Pension Benefit Plan outside of the four currently existing programs. The accumulation of membership of PT Jamsostek (Persero) as at year-end 2009 is 29. sedangkan potensi untuk tenaga kerja Informal sebesar 67.14 juta. potensi Kepesertaan atas program JAMSOSTEK tahun 2009 untuk kepesertaan formal sebesar 32. program JPK ini tidak hanya bagi tenaga kerja dan keluarganya. Dari segi investasi. E.59%. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). PT Jamsostek (Persero) didukung oleh Regulasi Pemerintah yaitu Undang – undang No.59% turun secara signifikan dibandingkan dengan posisi awal tahun sebesar 10. Dalam melaksanakan kegiatan usahanya. 3 tahun 1992 dan peraturan pelaksananya untuk sektor formal. PT Jamsostek (Persero) is supported by the Government Regulation of Law No. but can also benefit the people of Indonesia. With the enactment of Law No. 24 tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program JAMSOSTEK bagi Tenaga Kerja yang melakukan pekerjaan di luar Hubungan Kerja (TK LHK) untuk sektor Informal.03 million or 90. sedangkan untuk tenaga kerja informal sebesar 67.5%. Hasil investasi bruto JHT sebesar Rp7.80% dari target pendapatan investasi bruto tahun 2009 sebesar Rp6.6% at the start of the year.027. Hasil investasi bruto konsolidasi periode 1 Januari . F. amounting to Rp6. dimana hasil ini dikembalikan kepada Peserta JAMSOSTEK setelah dikurangi beban pengelolaan dana investasi JHT yang berjumlah Rp6. well above the average bank interest rate of 7% that had prevailed throughout 2009.75 miliar atau 131. Akumulasi Kepesertaan yang terdaftar pada PT Jamsostek (Persero) sampai dengan akhir tahun 2009 sebesar 29.849.71 miliar. while the informal workers accounted to 67. B. which did not fluctuate sharply in 2009. When conducting its business activities.027.5%.31 Desember 2009 mencapai Rp9. Dengan dikeluarkannya Undang – undang No. seiring dengan menurunnya tekanan inflasi serta IHSG yang cukup baik pada tahun 2009 dimana tidak berfluktuatif secara tajam. Management’s Discussion and Analysis on the Company’s Performance The Company’s Business Prospect A. In accordance with Central Statistic Bureau. B. C. and instead rose significantly compared to that of 2008.

368. In addition.58 549.00% 1.331.698.79%) accounted for the invested amount. Profit Distribution Distribution of profit was resolved in the GMS on the establishment of financial statements.00 6.67% 1. dengan total asset sebesar Rp84.00% 26.248.00% 4.00% 16.46 763.00% 2.770.84 % 50. Sesuai arahan RUPS Pengesahan Laporan Keuangan. Berikut distribusi laba tahun 2005-2009 sesuai keputusan RUPS Pengesahan Laporan Keuangan: 12.755. With the opening of new opportunities from the enactment of new laws and regulations on workforce. Dengan terbukanya potensi kepesertaan akibat dari diterbitkannya peraturan – peraturan baru tentang ketenagakerjaan.393.65 139.00% 5.525.50 216.79%) merupakan dana investasi.00% 12.00 10.000.00% 8.00% 2.27 miliar dimana Rp80.00 3.000.00% 1.17 119.00% 0.00 4.296.00% 10.59% 0.40 99.311.000.00 miliar dibebankan pada tahun 2008/Bonus for the Board of Directors and the Board of Commissioners was amounted to Rp5.87 19.229.854.00% 100.875.00% 4.500.590.27 billion. PT Jamsostek (Persero) is a force to be reckoned with when it comes to placing funds for investment in Indonesia.36 * Tantiem kepada Direksi dan Dewan Komisaris sebesar Rp5.00% 0. With the support of the Directorate of Compliance and Risk Management.458.481.47% 0.27 billion (95.72 998.91% 0.967.82% 0.60% 4.00% Rp 2006 % 50. 100 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .00 *) 21.00% 0.00% 2.90% 0.40 629.18 14.66 220. H.56% 0.53% 0.53% 0.967.43 722.00% Rp 2007 % 55.00% Rp 2008 % 70. Direktorat Investasi terus mencari peluang – peluang investasi baru dan melakukan bauran – bauran investasi dengan melakukan kajian yang komprehensif serta mapping atas risiko yang ada sebelum dana yang tersedia untuk diinvestasikan terealisir.590.00% 30.00% 100.63 3.00 50.482.458.00% 100. of which Rp80.00% 0.65 21. Distribusi Laba Distribusi laba diputuskan melalui RUPS Pengesahan Laporan Keuangan.00% 2. the Company strives to improve existing investment policies in order for funds from Members to be invested in portfolios that offer high returns at tolerable risk.00% 0.14 12. Disamping itu.42 31. with a total assets of Rp84.01% 0.41 1. H.87 265.00 billion is being allocated in 2008.248.35 7.622. the Directorate of Investment continues to seek opportunities for new investments and undertake several combinations of investments with thorough and comprehensive reviews on the associated risk prior to investments.811.00% 2. Distribution of profit for period of 2005-2009 in accordance with the GMS resolutions were described below: dalam Miliar Rupiah in Billion Rupiah 2005 Uraian Dana Pengembangan JHT DPKP Cadangan Tujuan Tantiem Gratifikasi Dividen Program Kemitraan (PUKK) Bina Lingkungan Cadangan Umum Past Service Liability (PSL) total jumlah laba Rp 314.337.090. perusahaan berusaha untuk memperbaiki kebijakan investasi yang berlaku selama ini agar dana yang terkumpul dari peserta dapat diinvestasikan pada portofolio yang bisa menghasilkan imbal balik yang tinggi dengan tingkat risiko yang kecil. Dengan dibantu oleh Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko.00% Description JHT Development Fund DPKP Appropriate Retained Earning Bonus Gratification Dividend Partnership Program (PUKK) Community Development Inappropriate Retained Earning Past Service Liability (PSL total Profit 361.698.G.00% 1.23 30. G.27 miliar (95. 12.25 19.00% 100.809.116.809.170. PT Jamsostek (Persero) merupakan salah satu perusahaan yang diperhitungkan dalam penginvestasian dana di Indonesia.00% 35.35 40.839.43% 0.370.917.65 93.

pemerintah selaku pemegang saham tunggal (100%) PT Jamsostek (Persero) telah menerapkan kebijakan zero dividend yaitu meniadakan distribusi bagian laba kepada pemegang saham dan dialihkan untuk sebesar-besarnya kepentingan peserta. Realisasi Penggunaan Dana Hasil penawaran umum PT Jamsostek belum menjadi perusahaan publik. sampai dengan akhir 2009 telah direalisasikan pembayaran sebesar Rp15.42 miliar. dalam rangka menyelaraskan dengan ketentuan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Kantor Cabang Bodetabek dan pensiunan karyawan. Regional Office III. in order to align with the new Law No. PER/133/122008 dated 18 December 2008 which was valid from 1 October 2008 until 30 September 2009 with a total project value of Rp3. which is in accordance with the Agreement No. 14. the total income in consolidated financial report of PT Jamsostek (Persero) has been eliminated. the total insurance premium are amounted to Rp256.Sejak tahun 2007. and instead be entirely used for the benefit of program members.dalam laporan konsolidasian PT Jamsostek (Persero) seluruh pendapatan ini telah dieliminasi. In 2008. PT Nayaka Era Husada (NEH) merupakan anak perusahaan Yayasan Dana Pensiun (YDP) dan ditunjuk sebagai Provider pelayanan kesehatan karyawan PT Jamsostek (Persero) Kantor Pusat dan Kantor Wilayah III. The appointment of the above parties was referred to the Director’s Decree of PT Jamsostek (Persero) No. PT Binajasa Abadikarya (Bijak) is the Subsidiary Company of PT Jamsostek (Persero) with total shares ownerships of 99. KEP/85/082006 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan PT Jamsostek (Persero). Proses penunjukan ketiga perusahaan tersebut di atas tetap mengacu kepada SK Direksi PT Jamsostek (Persero) No. 13. Untuk tahun 2009. KEP/85/082006 regarding the Equipment and Services Supply Manual at PT Jamsostek (Persero). the realization project has reached a total amount of Rp15.500 per kapita. The value of maintenance contract that is in accordance with the agreement Number: PER/80/062009 dated 30 June 2009 that valid since 1 July 2009 until 30 June 2010 is accounted to Rp12. Since 2007.00 billion. 13.: PER/48/062008 ditetapkan jumlah premi pertanggungan adalah sebesar Rp256.98%dan sejak tahun 2007 mendapatkan pekerjaan pemeliharaan gedung Kantor Pusat PT Jamsostek (Persero). laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 101 . Nilai kontrak pemeliharaan sesuai perjanjian No.87 billion. Material Information towards special relationship’s transaction a. b. : PER/80/062009 tanggal 30 Juni 2009 yang berlaku sejak 1 Juli 2009 hingga 30 Juni 2010 adalah sebesar Rp12. 14. As of 31 December 2009. Informasi Material mengenai Transaksi Hubungan Istimewa a.780.87 miliar. PT Nayaka Era Husada (NEH) is the Subsidiary Company of Pension Fund Foundation (YDP) and it had been appointed to acts as a health care provider for the Employee of PT Jamsostek (Persero) at Head Office. Nilai kontrak yang berlaku sejak tahun 2008 sesuai perjanjian No. Sesuai prinsip konsolidasi.500 per capita. the government as the sole shareholder (100%) of PT Jamsostek (Persero) has implemented a zero dividend policy that negates the distribution of dividends for net profit that acrue to shareholders. PER/133/122008 tanggal 18 Desember 2008 yang berlaku mulai 1 Oktober 2008 sampai dengan 30 September 2009 adalah sebesar Rp3.42 billion. Realization of IPO Proceeds PT Jamsostek (Persero) have not yet becoming a public company. Branch Office in Greater Jakarta Area as well as for the retirement employee. PT BIJAK was undertaking a maintenance building of PT Jamsostek (Persero) Head Office with the agreement No. PER/48/062008.00 miliar.780. Since 2007. b.98%. Nilai kontrak pemeliharaan sesuai perjanjian No. PT Binajasa Abadikarya (Bijak) merupakan Anak Perusahaan PT Jamsostek (Persero) dengan kepemilikan saham sebesar 99. 40 of 2004 on the National Social Security System (SJSN). In accordance with the consolidation principles.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. KEP/41/012009 dated 29 January 2009 concerning the Changes on the Appendix of Director’s Decree No.Pursuant to the Board of Directors No. Uraian mengenai perubahan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap perusahaan: Uraian mengenai perubahan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap perusahaan: .Pursuant to Director’s Decree No.Pursuant to Government Regulation No.81% of the budget for 2009. With these amendments.789. benefit period on the renovation of fixed asset and the treatment of assets for sale. the following stipulation is applied : • Deductible Taxed Income was amended from previously Rp. Systems and Procedures on the Settlement Case of Claims Payment of Work-related Accidents. . .744. : KEP/214/082009 tentang Petunjuk Teknis Tambahan. .05 miliar.84 billion. Dengan adanya perubahan ini maka dapat meningkatkan manfaat JHT kepada peserta dikarenakan jumlah pajak yang dipotong lebih rendah. and increasing by 54.81% dibandingkan jumlah yang dianggarkan pada tahun 2009.25 million to Rp50 million. 15. tumbuh 54. • The Income tax rate that was previously progressive was amended to a single rate of five per cent. KEP/41/012009 tanggal 29 Januari 2009 tentang Perubahan atas Lampiran Keputusan Direksi No. 16.Sesuai Keputusan Direksi No. the waiting time for the payment of JHT claims for participating workers who are laid off from work has been reduced from six months to one month.Sesuai Keputusan Direksi No. ditetapkan beberapa perubahan kebijakan akuntansi atas aset tetap sebagai penerapan PSAK 16 (Revisi 2007). • Tarif PPh dari semula progresif menjadi single rate yaitu 5%. for cashier checks of more than 70 (seventy) days will apply full cancellation of benefits and payment due. which is not to reclassified into the account of unappropriated benefits. : 01 of 2009 on the Sixth Amendment on PP 14/1993. c.64% dari pembayaran jaminan tahun 2008 sebesar Rp3. ditetapkan perubahan sebagai berikut : • Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) semula Rp25 juta menjadi Rp50 juta. : KEP/214/082009 on Additional Technical Guideline. Old-age Benefits.c. yaitu meliputi perubahan nilai residu atas beberapa jenis aset tetap tertentu. which covers residue in value changes of several fixed assets. berpengaruh kepada peningkatan jumlah pembayaran jaminan JHT tahun 2009 sebesar Rp5. Uraian mengenai perubahan kebijakan akuntansi .744. Discussion on Changes to Accounting Policies .Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. . it was stipulated several changes in accounting policies of fixed assets as the implementation of PSAK 16 (the 2007 revised).84 miliar merupakan 141. 15. masa manfaat renovasi aset tetap dan pengaturan aset dimiliki untuk dijual. : 68 Tahun 2009 tentang Perlakuan Pajak Penghasilan atas Pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT). PT Jamsostek pada tahun 2009 sesuai Surat Keputusan Direksi Nomor : KEP/163/062008 tanggal 25 Juni 2008 memberikan fasilitas pinjaman kendaraan roda empat (car loan) kepada pejabat struktural selama 48 bulan masing-masing sebesar Rp140 juta rupiah dengan bunga nol persen dan biaya administrasi 2%.05 billion.789. atas cek yang sudah lebih dari 70 (tujuh puluh) hari akan dilakukan pembatalan penetapan jaminan dan tidak direklas ke akun jaminan belum dicairkan. members receive more benefits since the amount of tax being withheld is lower.Pursuant to Government Regulation No : 68 of 2009 on the Treatment of Income Tax on the Payment of Old-age Benefits (JHT). which impacted on the increase of the amount of JHT claims being paid in 2009 of Rp5. 102 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . : 01 Tahun 2009 tentang Perubahan Keenam Atas PP 14/1993 ditetapkan bahwa masa tunggu pencairan klaim JHT bagi TK yang berhenti bekerja diturunkan dari 6 bulan menjadi 1 bulan. Changes in Laws and Regulations that may have significant bearings to the Company.64% from claims payment in 2008 of Rp3. KEP/240/122006. 16. KEP/240/122006. PT Jamsostek (Persero) in 2009 pursuant to the Board of Directors Nomor : KEP/163/062008 on 25 June 2008 provided a car loan facility to structural officers for a period of 48 months of Rp140 million each at zero interest rate and 2% of administration fee. and Death Benefits. Jaminan Hari Tua dan Jaminan Kematian. Sistem Dan Prosedur Untuk Kasus Penyelesaian Pembayaran Jaminan Kecelakaan Kerja. accounting for 141. Description of changes in Laws and Regulation that may have significant bearings to the Company: .

Seluruh perubahan ini berdampak kepada laporan keuangan konsolidasian PT Jamsostek (Persero) karena Program DPKP memenuhi persyaratan sebagai EBK sehingga dikonsolidasikan dalam laporan keuangan konsolidasian PT Jamsostek (Persero). • Transfer of the Construction Service Program Funds to Head Office An account that is used to post withholding tax on capital gain from the sale of bonds.In 2009 there were several new accounting posts in the financial statements of PT Jamsostek (Persero) as a result of the change in the accounting policies. Placement of this deposit is derived from cash-in-bank balance that is restricted in its use.PT Jamsostek (Persero) selaku entitas pengelola Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) yang diakui sebagai Entitas Bertujuan Khusus (EBK) sejak tahun 2008. has formulated the new DPKP Accounting Guideline pursuant to the Board of Directors Decision No : KEP/320/122007. among which are the financial reporting that is based on financial accounting instead of the previous one that referred to PSAK 45 (Non-profit Accounting). Penempatan deposito ini bersumber dari saldo Bank yang dibatasi penggunaannya yang belum dimanfaatkan atau disalurkan. the type of financial reporting that has been changed from that of an activity report to a performance report . yaitu : • Deposito Yang Dibatasi Penggunaannya Merupakan akun yang dipergunakan untuk menampung penempatan deposito yang telah ditentukan penggunaannya untuk transaksi tertentu dan tidak dapat dipergunakan secara bebas dalam transaksi operasional perusahaan. All of these changes impacted on the consolidated financial statements of PT Jamsostek (Persero) since the DPKP Program qualifies as a Special Purpose Entity that is fully consolidated into the financial statements of PT Jamsostek (Persero). Changes were also made on certain financial posts to make them more specific. • Beban Pakaian Dinas Manajemen Merupakan akun yang dipergunakan untuk menampung pembayaran pakaian dinas bagi Direksi dan komisaris. • Transfer Dana Program Jasa Konstruksi Ke Kantor Pusat Merupakan akun yang dipergunakan untuk menampung pemotongan beban PPh atas capital gain penjulan obligasi yang sebelumnya disajikan secara gabungan dengan pajak penjualan. antara lain pelaporan keuangan yang mengacu kepada akuntansi dana (fund accounting) dari sebelumnya mengacu kepada PSAK 45 (Akuntansi Nirlaba). jenis laporan keuangan yaitu adanya perubahan laporan aktivitas menjadi laporan kinerja. menetapkan Pedoman Akuntansi DPKP yang baru sesuai Keputusan Direksi No.PT Jamsostek (Persero) as the entity that manages the Fund for the Welfare Improvement of Members (DPKP) that has been recognized as a Special Purpose Entity since 2008. as follows: • Deposits with Restricted Use An account that is used to post the placement of deposits that have been appropriated for certain use or transactions and are prohibited for operational use. Sesuai Keputusan ini. : KEP/320/122007. several changes were made to the basic policies of the DPKP accountancy. which previously was presented in the same account as that of sales tax. . • Management Official Attire Expense An account that is used to post expenses for the official attire of the Directors and Commissioners. penyajian laporan keuangan baik neraca maupun laporan aktivitas. • Income Tax on Capital Gain form Bonds An account that is used to post withholding tax on capital gain from the sale of bonds.. .Pada tahun 2009 terdapat beberapa pos baru dalam laporan keuangan PT Jamsostek (Persero) yang disebabkan oleh perubahan kebijakan akuntansi. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 103 . terdapat banyak perubahan mendasar atas kebijakan akuntansi DPKP. Based on this decision. which previously was presented in the same account as that of sales tax. serta perubahan pos-pos laporan keuangan secara spesifik. • Beban PPh Capital Gain dari Obligasi Merupakan akun yang dipergunakan untuk menampung pemotongan beban PPh atas capital gain penjulan obligasi yang sebelumnya disajikan secara gabungan dengan pajak penjualan. .

480 have been reported in the annual tax return form (SPT Tahunan PPh Badan Tahun) 2009 to a total amount of Rp16.792.800 in 2008.0103/1996 with the line of business of Premises Rental Service.676.4-051.067.484.424.74% dari pajak penghasilan terhutang masa pajak 2008 sebesar Rp282.666.491.484.481.829.480 naik 5.829 dengan pajak terhutang sebesar Rp298. Dari laporan keuangan akuntansi periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2009 laba usaha sebelum pajak atau laba akuntansi (komersial) sebesar Rp1. Dalam laporan keuangan Laba/Rugi Fiskal diperoleh Penghasilan Kena Pajak sebesar Rp1.0103/1996 di bidang Jasa Persewaan Ruangan. PPh Articles 23. which carried out from Head Offices. 2.441.4-051.067.333.349. From the financial statements for the year period of 1 January-31 December 2007. 17. Pajak Penghasilan Badan PT Jamsostek (Persero) sebagai Wajib Pajak Badan dengan NPWP No. Kegiatan usaha sejenis dengan Perusahaan Asuransi yaitu Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).676. sehingga akhir tahun 2009 kekurangan sebesar Rp6. undertaken by Head Office and Branch Office throughout Indonesia.792.883. an increase of 5. menyetorkan pajak pada setiap pembayaran atas jasa sehubungan dengan pekerjaan yang bersifat desentralisasi yaitu kewajiban tersebut dilaksanakan di Kantor Pusat dan Seluruh Kantor Cabang Jajarannya di seluruh Indonesia.333.016. In the fulfilment of its tax liability administration. and pay taxes of every payment on services in connection with outsourced works. dan PPh Pasal 26 adalah memotong. Whereas the fulfilment of PPN and PPnBM taxes are centralized in nature in which the withholding and payment of taxes in connection with the lease of office premises.06/KP.491.484.843 and monthly installment of PPh Article 25 from January to December 2009 amounted to Rp276. Kegiatan usaha sejenis dengan perusahaan Dana Pensiun Iuran Pasti yaitu Program Jaminan Hari Tua (JHT) dan bersifat Non Taxable.441.001.001.883.163. maka kegiatan PT Jamsostek (Persero) dikelompokan menjadi 2 (dua) kegiatan usaha. PT Jamsostek (Persero) sebagai pemberi kerja dalam memenuhi kewajiban administrasi PPh Pasal 21.883. PT Jamsostek (Persero) as the employer that is responsible for the tax administration of PPh Article 21.666. the Taxable income are amounted to Rp1. The business activity that is similar to that of a Pension Fund with Fixed Contribution such as the Old Age Benefit (JHT) Program that is non taxable. The business activity that is similar to an Insurance Company such as the Employment Accident Benefit (JKK). namely: 1.484. Death Benefit (JK) and Health Care Benefit (JPK) programs which are taxable. the operating profit before tax for accounting (commercial) purposes amounted to Rp1.480 telah dilaporkan dalam SPT Tahunan PPh Badan Tahun 2009 sebesar Rp16.067. Sedangkan pemenuhan kewajiban PPN dan PPnBM bersifat sentralisasi dimana pemungutan dan penyetoran atas kegiatan persewaan ruangan gedung kantor hanya dilakukan Kantor Pusat. Kep 28/WPJ.341. 01.163. the accrued amount of corporate income tax payable for the year 2009 amounted to Rp298.480.312. Taxes Disclosure A. 104 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .853 as at year-end 2009.312. On the Balance Sheet Report of Fiscal year.918. 2. bringing the total amount of deficit to Rp6. Program Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) serta bersifat Taxable.918 setelah dilakukan rekonsiliasi fiskal sesuai ketentuan perpajakan diperoleh Penghasilan Kena Pajak Tahun 2009 sebesar Rp1. Kep-28/WPJ. for which the Company has fully paid to the State Treasury through the accepting bank in May 2010.016. the fulfillments of the tax liabilities are in accordance with prevailing tax regulation.481. and PPh Article 26 withholds.784.883.407.06/KP.341.016. After fiscal reconciliation for tax purposes in line with prevailing rules of 2009 to a total amount of Rp1. yaitu: 1. Sedangkan untuk kegiatan pengadaan barang dan jasa kena pajak pemenuhan kewajiban perpajakan dilakukan sebagaimana peraturan pajak yang berlaku. jika dikalikan dengan tarif progresif pasal 17 UU Pajak Penghasilan Tahun 2008 maka besarnya pajak penghasilan terhutang masa pajak 2009 adalah sebesar Rp298. Pengungkapan yang berhubungan dengan Perpajakan A. 01.016.843 dan angsuran PPh Pasal 25 masa Januari sampai Desember 2009 sebesar Rp276. and applied with the progressive tax tariff rate pursuant to Article 17 of the Income Tax Laws of 2008.441.000 dan dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) terhitung pada tanggal 20 Mei 1991 dengan Surat No. the activities of PT Jamsostek (Persero) are classified into two main categories. Corporate Income Tax PT Jamsostek (Persero) as Corporate Tax Payer with Tax Identity (NPWP) No. in which PPN and PPnBM are withheld and paid for by sellers.349.74% from that of Rp282.441.784.17.000 and designated as a Business with Tax Liability (PKP) effective 20 May 1991 through Letter No. Whereas for the purchases of goods and services that are liable for tax. Dalam pemenuhan kewajiban administrasi perpajakan.800.429.829 with payable income tax of Rp298.067.829.853 telah disetorkan dengan Surat Setoran Pajak ke Kas Negara melalui Bank persepsi pada bulan Mei 2010. PPh Pasal 23.407. yaitu pemungutan PPN dan PPnBM oleh penjual.

801 (1.586.004.116 1.428.326.441.502.774) 551.557.916.895.152.532.214.488 (1.963. Commercial & Physical Total Laporan Rugi/Laba 2009 Uraian Total Report on Profit/Loss of 2009 2.304.368.480) 189.964.519) 553.000.911.493) 1.269.447.895.583.663.050 (217.915.635) 3.391 (551.220.829 (298.660.000.586.836.853) Deferred (Prepaid) of Corporate Income Tax laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 105 .892.968.335.363.745.154.479. JHT LABA SEBELUM PAJAK Pajak Penghasilan Pendapatan (Beban) Pajak Tangguhan Hak Minoritas LABA SETELAH PAJAK Kredit Pajak PPh Pasal 25 Kredit Pajak PPh Pasal 23 PPh Badan (Lebih) Kurang Disetor 756.450.586.843 (6.583.940 971.480) 189.536.745.271.944.147.003.569) (209.635 (7.976 9.516.415 (8.326.971 602.666.205.202 15.153) 945.944.488 (7.304.239 Beda Tetap Fixed Difference 31 Desember 2009 (8.155.Laporan Pendapatan dan Beban JhT & Non-JhT (Audited) Komersial & Fiskal periode 31 Desember 2009 JhT & Non-JhT (Audited) Income and Expenses for periode of 31 December 2009.971 602.918 (298.333.801 1.262.181.207.784 16.822.836.205.934 113.745.016.295.441.944.826.880.980.272 (11.660.272 Contribution Proceeds Claim Expenses Technical Reserve NET CONTRIBUTION REVENUE INVESTMENT INCOME INVESTMENT EXPENSES NETT INVESTMENT INCOME TOTAL OPERATING REVENUE Pendapatan Pengelolaan Atas Dana Investasi JHT OPERATING EXPENSE Beban Pengelolaan Atas Dana Investasi JHT OPERATING PROFIT Other Revenue Other Expenses Other Net Revenue GROSS OPERATING PROFIT Members Share of JHT Investment Proceeds PROFIT BEFORE TAX Income Tax Pendapatan (Beban) Pajak Tangguhan 768.971 153.331 (6.154.883.488) 7.051 (1.569) (811.205.566) 6.003.663.807.496.873.963.119.468.030.154.484.537.964 9.883.390.808.153) - Beda Waktu Difference of Time 31 Desember 2009 602.016.916.579.899.163.644.155.547.368.067.028.062.155.424.407.067.381.537.349 PROFIT AFTER TAX Installment of PPh Article 25 Pendapatan Iuran Beban Jaminan Beban Cadangan Teknis PENDAPATAN BERSIH IURAN PENDAPATAN INVESTASI BEBAN INVESTASI PENDAPATAN INVESTASI NETTO TOTAL PENDAPATAN USAHA Pendapatan Pengelolaan Atas Dana Investasi JHT BEBAN USAHA Beban Pengelolaan Atas Dana Investasi JHT LABA USAHA Pendapatan lain-lain Beban Lain-lain Pendapatan Bersih Lain-lain LABA USAHA KOTOR Bagian Peserta Atas Hasil inv.231 756.822.312.644.968.271.829 1.214.335.812.792.413) 1.159.447.781.482.183.003.051.963.906.484.262.514.309.155.488) 834.547.341.558 15.667.155.003 276.635 11.514.415) 8.528.262.859) (8.295.219) 11.202 756.183.626.859) (971.537.634.713 15.272 1.417.548) 1.363.413 (1.583.640 971.202 DPP Fiskal Description DPP Fiscal 2.502.349.181.618 7.051 (1.227) (971.154.811.262.491.154.116 113.

443 = Rp3.773. Pendekatan laporan laba/rugi hanya menghasilkan jumlah pajak tangguhan tahun berjalan (beban/penghasilan pajak tangguhan) yang merupakan pergerakan (movement) dari akun /kewajiban pajak tangguhan di neraca. Adapun perhitungan pajak tangguhannya sebagai berikut : Aktiva Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets Aktiva Pajak Tangguhan 2007/Deffered Tax Assets 2007 Aktiva Pajak Tangguhan 2008/Deffered Tax Assets 2008 Aktiva Pajak Tangguhan 2009/Deffered Tax Assets 2009 Pendapatan Pajak Tangguhan/Deffered Tax Revenue The increasing Deferred Tax Income was due to the increase in temporarily difference from the technical reserve expenses account and the post service awards account.265.43 which was comprises of temporarily account as follows: • Technical Reserve Expense • Post Service Awards • Depreciation and Amortization • Allowance for Contribution Receivables TOTAL = Rp831. Perbedaan temporer Laporan Neraca 2009 sebesar Rp991. Pajak Tangguhan (PSAK – 46) Pajak Tangguhan adalah Jumlah beban pajak penghasilan terutang atau penghasilan pajak penghasilan untuk periode mendatang sebagai akibat adanya perbedaan temporer (beda waktu) dan sisa kompensasi kerugian (lost carry forword).000.751 = Rp56.970 598.000 = Rp991.131.718 Tarif Pajak Tax Rate 25% 25% 25% 25% Aktiva Assets 652.106.079.478 3.793.742 Kenaikan pendapatan pajak tangguhan disebabkan karena kenaikan perbedaan temporer dari akun beban cadangan teknis dan akun penghargaan purna jasa.493.431.493. The amount of deferred taxes (PSAK-46) of PT Jamsostek (Persero) for the year 2009 is recognized in the Balance Sheet 2009. The amount of temporary balance in 2009 was Rp991.742. Perhitungan pajak tangguhan PT Jamsostek (Persero) Tahun 2009 sesuai PSAK-46 menggunakan pendekatan Laporan Laba/ Rugi dan Laporan Neraca 2009.079.106.629.261.000 = Rp991.680.482.611.742.742 149.266.891 = Rp13.526.266. The calculation of deferred taxes is as follows: Tax base Tax Base 2.948. Deferred Tax (PSAK – 46) Deferred tax represents the amount of payable income tax or proceeds from income tax for the following period as a result of temporary balance (due to time difference) as well as from loss carry forward.500.601.750. 106 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .966.261.429 Beban Pajak Tangguhan atau Pendapatan Pajak Tangguhan secara cash tidak mempengaruhi laba akuntansi (cash in atau cash out tidak ada) tatapi lebih untuk memberikan gambaran kepada pengguna Laporan Keuangan adanya potensi pajak dimasa mendatang sesuai dengan PSAK-46.43 terdiri dari akun-akun temporer adalah sbb : • Beban Cadangan Teknis • Kewajiban Imbalan Pasca Kerja • Penyusutan & Amortisasi • Penyisihan Piutang Iuran • Cad.751 = Rp56. The Profit/Loss approaches had only resulted in total amount of deferred tax in the current year (expense/income from deferred tax) which constitutes a movement from deferred tax liabilities account at the balance sheets.500.500.725.131.750.370 802.152.131.131.265.443 = Rp3.718 3.773.327.723.131.891 = Rp13.659 • Provision Contribution Receivables = Rp87.152.482.500.500.659 = Rp87.210. Beban Pajak Tangguhan atau Pendapatan Pajak Tangguhan secara cash tidak mempengaruhi laba akuntansi (cash in atau cash out tidak ada) tatapi lebih untuk memberikan gambaran kepada pengguna Laporan Keuangan adanya potensi pajak dimasa mendatang sesuai dengan PSAK-46.331.517. Penyisihan Peny Langsung TOTAL = Rp831.742 B.B.799 991.

Jamsostek (Persero) telah mengajukan keberatan melalui surat No.279 18.0305/2009.0305/2009. 3.Desember 2009 dengan rincian sbb : No No 1. Aset dan Kewajiban dalam mata uang asing PT Jamsostek tidak memiliki kewajiban dalam mata uang asing.000 at the nominal exchange rate of Rp10.627 8.19/KP.000 7.namun proses keberatan tidak menunda pembayaran dan kekurangan tersebut telah dilunasi PT Jamsostek dengan cara mengangsur dari bulan Juni . Pada tanggal Neraca.241.241.279 atas kurang bayar tersebut PT. 2.891.500. PT.950/USD1. Foreign currency translation gains or losses from these transactions are recognized in the profit-loss statements of the Company in the current year. The said Audit Result of 11 May 2009 issued a Stipulation Letter of Under-Paid Tax (SKPKB) No. total Pembayaran Tanggal Setor Date of Transfer 10 juni 2009 31 agustus 2009 30 september 2009 30 oktober 2009 01 Desember 2009 Tanggal Lapor Date of Report 22 juni 2009 07 september 2009 13 oktober 2009 20 nopember 2009 11 januari 2010 Jumlah (Rp) Total (Rp) 16. Transaction in foreign exchange currency are converted into Rupiah at the prevailing exchange rate during the period of transaction was made.19/KP.026 23. Audit Pajak Penghasilan Badan Masa Pajak 2007 Pada Tahun 2009 Tahun 2009 KPP BUMN melakukan Audit Pajak atas SPT Badan 2007 dengan Surat tugas Nomor : 002/WPJ. Aktiva dan Kewajiban Moneter Perusahaan dan Anak Perusahaan dalam mata uang asing dikonversi ke dalam Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia. Assets and Liabilities of the Company and Subsidiaries Company in foreign currency denominations are converted into Rupiah based on the middle currency exchange rate of Bank Indonesia. 5.046. namun seluruhnya telah dicairkan dan dikonversikan ke dalam rupiah. C.720.597. Selisih kurs yang timbul dari penyelesaian atau konversi aktiva dan kewajiban moneter Perusahaan dan anak perusahaan dibebankan dalam kegiatan usaha pada tahun berjalan. B/4935/062009 . 4.C.Jamsostek (Persero) duly submitted an appeals letter No.450. Terdapat aset dalam mata uang asing yaitu dalam bentuk deposito Dolar Amerika per 31 Desember 2009 sebesar USD828. Assets And Liabilities In foreign Exchange Currency PT Jamsostek (Persero) do not have any obligation towards foreign exchange currencies.000 63. 00003/206/07/051/09 of Rp63.500. The Audit of Corporate Tax Offices for Tax Period of 2007 and 2009 In 2009 the Tax Office of SOE undertook a Tax Audit on the Corporate Income Tax Filing of 2007 with Assignment Letter No : 002/WPJ. B/4935/062009. although the appeals process does not postpone payment obligation and the said amount was fully paid by PT Jamsostek (Persero) by means of installment from June to December 2009 with the following schedule: Hasil Audit KPP BUMN tanggal 11 Mei 2009 diterbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) No.626 7.720.000.891. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 107 .279. 18.241.950/USD1.000 dengan kurs Rp10. all of which however was withdrawn and converted into Rupiah. Trasaksi dalam mata uang asing dikonversi ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs pada saat transaksi dilakukan. 00003/206/07/051/09 sebesar Rp63. At closing date of Balance Sheet.597.000. The foreign currency deposit as at 31 December 2008 amounted to USD828.891.

mitra dalam kebersamaan a partner in togetherness TATA KELOLA PERUSAHAAN gooD CorPorate governanCe 108 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

tanggung jawab. sebagai salah satu kerangka utama pengembangan Perseroan di masa depan. Hal ini hanya dapat ditempuh jika Perseroan menjunjung tinggi asas keterbukaan. To that end. Menengok ke pengalaman dan citra Perseroan di masa lalu. Pelaksanaan GCG pada PT Jamsostek (Persero) diawali pada tahun 2004 yang ditandai dengan pemetaan GCG oleh Konsultan Sofyan Djalil & Partner (SDP) dan pembangunan infrastruktur GCG yang diformalkan melalui Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) tahun 2007 yang diperbaharui pada tahun 2009 disesuaikan dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas No. in addition to positioning the Company strategically in order to secure sustainable long-term growth opportunities. would only be achieved. Looking back at the experience and image of the Company in the past. the Management has placed an emphasis on Good Corporate Governance policies and their implementation. Pengembangan dan penerapan tata kelola perusahaan yang mengacu pada best-practice standards di lingkungan kerja JAMSOSTEK diharapkan dapat memenuhi kepentingan segenap stakeholder secara seimbang. berikut penerapannya. which was marked with GCG mapping by the Consultant of Sofyan Djalil & Partner (SDP) and through the development of GCG infrastructure that is formalized in 2007 with Decision of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) and renewed in 2009. understanding and goodwill. This. as a key framework for future growth. The implementation of GCG at PT Jamsostek (Persero) was initiated in 2004. Basic Consideration As a company that is a beacon of hope for millions of employees in Indonesia. Perseroan berinteraksi dengan para pemangku kepentingan yang berlandaskan pada upaya untuk menumbuhkembangkan kepercayaan. if the Company places a strong emphasis on championing the principles of transparency. selain juga membuka peluang bagi pertumbuhan jangka panjang yang berkesinambungan bagi Perseroan. independence. The Company interact with all of the stakeholders within the efforts of building trust. Manajemen telah menempatkan kebijakan Good Corporate Governance. The development and implementation of corporate governance that is in line with bestpractice standards at JAMSOSTEK is expected to serve the interest of all stakeholders fairly and equally.Pokok-pokok Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan PT Jamsostek (Persero) Tahun 2009 A. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 109 . Untuk itu. maka semakin terasa betapa pentingnya serta manfaat tata kelola perusahaan tersebut bagi JAMSOSTEK. Dasar Pertimbangan Sebagai perusahaan yang menjadi tumpuan harapan jutaan pekerja di Indonesia. accountability. saling pengertian dan goodwill. the implementation of Good Corporate Governance at PT Jamsostek (Persero) is something that can neither be compromised nor postponed. 40 of 2007 and the Company’s Article of Association. yang merupakan prinsip dasar dari Tata Kelola Perusahaan yang Baik guna menunjang pencapaian visi JAMSOSTEK untuk menjadi lembaga penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja terpercaya dengan mengutamakan pelayanan prima dan manfaat yang optimal bagi seluruh peserta. independen dan adil dalam berinteraksi dengan para pemangku kepentingan.: 40 tahun 2007 dan Anggaran Dasar PT Jamsostek (Persero). and fairness. The Implementation Of Good Corporate Governance at PT Jamsostek (Persero) in 2009 A. akuntabilitas. pursuant to Limited Liability Law No. penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik di PT Jamsostek (Persero) merupakan hal yang tidak dapat ditawar atau ditunda-tunda. JAMSOSTEK had a commitment to implement a corporate governance that adheres to best-practices standard. JAMSOSTEK memiliki komitmen dalam mengimplementasikan tata kelola perusahaan yang mengacu pada standar praktik terbaik. The implementation of the above principles of Good Corporate Governance contributes to the attainment of JAMSOSTEK’s vision to become a trustworthy provider of social security for employees with the emphasize of excellent and the utmost benefit towards all members. it becomes painfully clear that JAMSOSTEK stands to gain much from the benefits of adhering to Good Corporate Governance. responsibility. when interact with the stakeholders.

Capaian Peningkatan kepatuhan tahun 2010 adalah 90% 4. restrukturisasi komite Dewan komisaris dan Direksi 7. etikal dan bertanggung jawab 110 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Capaian Perception index gCg tahun 2010 adalah 82% 3. Capaian Perception index gCg tahun 2008 : 80% key Perfromance indicators: 1. 3. membentuk budaya gCg OUTCOME • • Membangun GCG Peningkatan Kinerja dan kepatuhan • • Membentuk image perusahaan terpercaya Peningkatan citra • • Diakui sebagai perusahaan terpercaya Mencapai posisi perusahaan yang berintegritas. Capaian Perception index gCg tahun 20103 adalah 90% 3.2010 ggC (good governed Company) 2011 . sistem Pengendalian manajemen dan risiko pada proses bisnis 7. 4. Road Map Good Corporate Governance (GCG) Direksi PT Jamsostek (Persero) pada tanggal 30 Juni 2009 telah menetapkan Road Map GCG PT Jamsostek (Persero) tahun 2009-2013 sebagai berikut: B. the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) had determine the 2009-2013 GCG Road Map of PT Jamsostek (Persero) as follows: 2004 .2008 gCg (good Corporate governance) 2009 . 9.2013 gCC (good Corporate Citizen) key Perfromance indicators: 1. Capaian Hasil assessment gCg tahun 2013 adalah 95% 2. terbentuknya struktur Pengendalian manajemen yang berbasis risiko 8. Pelaksanaan sosialisasi infrastruktur gCg. Penyampaian infrastruktur gCg sebanyak 18 Pedoman 6. Peningkatan program Corporate social responsibility melalui program DPkP & kbl 10. Capaian Peningkatan kepatuhan tahun 2010 adalah 60% 4. 6. 7. 2. Penguatan elemen struktural. 5. khususnya sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing system/ Wbs) dan penandatanganan Pakta integritas yang berkelanjutan 9. 8. operasional dan pemeliharaan sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing system / Wbs) 9.B. terlaksananya risk based audit dan risk awareness untuk seluruh insan jamsostek 8. melakukan pemetaan gCg menyelesaikan rekomendasi hasil pemetaan gCg Pembangunan 8 pedoman gCg Penyesuaian standart operating Procedure Pelaksanaan sosialisasi & Penandatangan Pakta integritas membangun manajemen risiko Peningkatan sistem pengendalian manajemen/risiko Penurunan temuan auditor independen Capaian Hasil assessment gCg taaaaun 2008 : 85% 10. Penyampaian infrastruktur gCg sebanyak 9 Pedoman 6. Capaian Hasil assessment gCg tahun 2010 adalah 90% 2. Pembangunan infrastruktur gCg sebanyak 2 Pedoman 5. indeks pemahaman gCg insan jamsostek 65% key Perfromance indicators: 1. Pembangunan infrastruktur gCg sebanyak 8 Pedoman 5. indeks Pemahaman gCg insan jamsostek 80% 11. Penerapan asas gCg. Road Map Good Corporate Governance (GCG) On 30 June 2009.

KEP/231/092007 tentang Pedoman Komite Etika. Year 2007 a. The signing of the Integrity Pact was done simultaneously with the dissemination of the Board of Director’s Policy of PT Jamsostek (Persero) in 2008 to the entire working units within the Regional and Head Office: • The signing of the Integrity Pact initially began with the Board of Directors of PT Jamsostek’s (Persero). • The signing of the Integrity Pact by Head of Working Unit and Staff. GCG Implementation and Socialization. • The signing of the Integrity Pact by all Partners. e. The completion and legalization of Good Corporate Governance infrastructure: • Directors Decree No. KEP/228/092007 concerning the Code of Conduct that comprise of: . LAP997/Pw30/4/2008 dated 17 March 2008. Medium Term : 30 recommendations c.Pakta Integritas • Surat Keputusan Direksi No. participate in GCG socialization are amounted to 816 person c.474 orang • Posisi peserta sosialisasi GCG sejumlah 816 orang c. Implementasi dan Sosialisasi Good Corporate Governance Sosialisasi infrastruktur GCG dan penandatanganan Pakta Integritas dilakukan bersamaan dengan sosialisasi kebijakan Direksi PT Jamsostek (Persero) tahun 2008 kepada seluruh unit kerja Kantor Wilayah dan Kantor Pusat: • Penandatanganan Pakta Integritas diawali oleh seluruh jajaran Direksi PT Jamsostek (Persero) • Penandatanganan Pakta Integritas oleh Kepala Unit Kerja dan Staf • Penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh Rekanan • Posisi penandatanganan Pakta Integritas sejumlah 1. The Board of Directors released all positions held in companies outside of PT Jamsostek (Persero) as required by prevailing rules and regulations.Corporate Values . Komisaris dan Direksi telah menandatangani Daftar Khusus kepemilikan saham perusahaan. • The total number of person whom had signed the Integrity Pact are amounted to 1.Tata Nilai Perusahaan . sesuai laporan No. Assessment GCG tahun 2007 dilaksanakan oleh BPKP.96% or secured a predicate “SOUND”. KEP/229/092007 tentang Pedoman Tata Kerja Komisaris dan Direksi (Board Manual) • Surat Keputusan Direksi No. KEP/229/092007 concerning Standard Operating Procedures for the Board of Commissioners and the Board of Directors (Board Manual) • The Director’s Decree No. LAP-997/Pw30/4/2008 tanggal 17 Maret 2008. e. Tahun 2005 Menyelesaikan tindak lanjut 90 rekomendasi hasil pemetaan GCG sebagai berikut: a. dengan kesimpulan hasil pencapaian penerapan GCG di PT Jamsostek (Persero) adalah 85. conducted by SDP (Sofyan Djalil & Partner) consultants. Direksi melepaskan jabatan lain di luar PT Jamsostek (Persero) yang tidak diperkenankan dalam peraturan perundangundangan yang berlaku. Jangka Pendek : 59 rekomendasi Year 2005 The Company followed up on 90 Recommendations that resulted from the GCG mapping which are: a. pursuant to report No. The Board of Commissioners and the Board of Directors had signed a Special Register of shares ownership in the company. Good Corporate Governance (GCG) Milestone Tahun 2004-2008 Tahun 2004 Pemetaan GCG pada PT Jamsostek (Persero) dilaksanakan oleh Konsultan SDP (Sofyan Djalil & Partner) dalam rangka pembangunan dan pengembangan serta implementasi Good Corporate Governance. Good Corporate Governance (GCG) Milestone For The Year 2004 . The 2007 GCG Assessment was conducted by BPKP. d. KEP/228/092007 tentang Pedoman Perilaku (Code of Conduct) yang meliputi: .Etika Bisnis . KEP/230/092007 tentang Pedoman Benturan Kepentingan • Surat Keputusan Direksi No. Jangka Panjang : 1 rekomendasi b. KEP/227/092007 regarding GCG Code • The Director’s Decree No. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 111 . KEP/231/092007 concerning Guidelines for the Ethics Committee Code. Jangka Menengah : 30 rekomendasi c. Long Term : 1 recommendation b. b. b.Integrity Pact • The Director’s Decree No. d.96% atau memperoleh predikat “Baik”.474 person • The total number of person whom.2008 Year 2004 The GCG Mapping as an effort to build. Short Term : 59 recommendations Tahun 2006 Pelaksanaan assessment atas penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance oleh Konsultan Independen. and develop. with the achievement results of GCG implementation within PT Jamsostek (Persero) are 85. Penyempurnaan dan Legalitas atas infrastruktur Good Corporate Governance: • Surat Keputusan Direksi No. Year 2006 An Independent Consultant carried out an assessment of JAMSOSTEK’s implementation of Good Corporate Governance principles with a total GCG Score equivalent to 80%. dengan nilai Skor pencapaian penerapan GCG setara dengan 80%. as well implement Good Corporate Governance throughout PT Jamsostek (Persero). Tahun 2007 a. KEP/230/092007 concerning Guidelines on Conflict of Interest • The Director’s Decree No.Business Ethics . KEP/227/092007 tentang Pedoman GCG (GCG Code) • Surat Keputusan Direksi No. C.C.

f. The implementation of duties of the Integrity Committee/ Independent Surveillance: • The inauguration of the Integrity Committee by The Minister for the Alignment of State Apparatus on 30 January 2008 • The formation and signing of the Integrity Committee Charter • The formation of 2008 Integrity Committee Work Plan • To receive and examine the customer’s report • To encourage the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) to implement the GCG and Integrity Pact in an effective manner c. m. To formulate the Acknowledgement Manual and Development of the Board of Directors pursuant to Decision from the Board of DIrectors of PT Jamsostek (Persero) No. Direksi dan Karyawan PT Jamsostek (Persero) tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun dan dari siapapun yang terkait dengan pelaksanaan tugas pengabdian kepada peserta Jamsostek melalui media massa. Membangun Sistem Pelaporan Pelanggaran (SPP)/Whistle blowing System (WBS) dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melaporkan pelanggaran oleh Insan JAMSOSTEK melalui: • P.Jamsostek. h.O. Penyusunan Pedoman Pelaksanaan Rapat PT Jamsostek (Persero) sesuai Keputusan Direksi No. To oblige all partners and Suggest all related parties to sign of the Integrity Pact.id n. Penilaian Key Performance Indicators yang berbasis Balance Score Card (BSC) dengan penetapan peringkat terbaik untuk masing-masing Unit Kerja tahun 2008. g. running text dan publikasi lainnya. The formation of the Integrity Committee/Independent Surveillance from outside the Company: • Al Mulyadi Mamoer : Coordinator • Lukman Nulhakim : Member • Mas Ahmad Daniri : Member • Sabdono Surohadikusumo : Member b. lebaran dan lain-lain. d. j. m. Penyusunan Pedoman Pengenalan dan Pengembangan Direksi dan Dewan Komisaris sesuai Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. k. KEP/349/112008. Pelaksanaan tugas Komite Integritas/Pemantau Independen: • Pelantikan Komite Integritas oleh Menteri Negara Penertiban Aparatur Negara pada tanggal 30 Januari 2008 • Penyusunan dan penandatanganan Charter Komite Integritas • Menyusun Program Kerja Komite Integritas tahun 2008 • Menerima. Pembentukan Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi compliance dan pengelolaan risiko. Informasi pengelolaan perusahaan secara transparan dapat diakses melalui website: www. The formulation of Technical Guidelines for the Board Meeting pursuant to the Decision of The Board of Directors No.co. bahwa Komisaris. KEP/307/102008 . l. JAMSOSTEK employee was not receiving any gift (including parcels) during the anniversary. The formulation of Guideline for the Implementation of PT Jamsostek (Persero) Meeting pursuant to Decision of The Board of Directors No. KEP/04/Dekom/2008. i. 112 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . The KPI Determination and Assessment based on BSC towards each Commissioners and Directors pursuant to the Decision from the Board of Directors No. KEP/307/102008. To formulate the Customers Reporting System (SPP)/Whistle blowing System (WBS) in order to provide an opportunity for public to report all violations concerning JAMSOSTEK employee through: • P. Idul fitri. Tahun 2008 a. The formation of Compliance and Risk Management Directorate in order to increase the function of compliance as well as risk management. j. Insan JAMSOSTEK tidak menerima pemberian hadiah dalam bentuk apapun (termasuk parcel) dalam kegiatan ulang tahun. Direktur Utama ditunjuk sebagai Ketua Forum Komite Integritas. k. The President Director was appointed as Chairman of Integrity Committee Forum. f. and so forth. Penyusunan Pedoman Pengungkapan dan Klasifikasi Informasi g. Melakukan kampanye Pakta Integritas. l. Mewajibkan kepada Rekanan dan menghimbau kepada instansi terkait untuk menandatangani Pakta Integritas. Preparation of Classification Guidance and Information Disclosure g.O. d. The information regarding the management of the Company could be access through the Company’s website: www. and ensures that each Commissioners. Box : 392/JKTM 12700 • E-mail : integritas@Jamsostek.co. Membangun E-learning GCG. Box : 392/JKTM 12700 • E-mail : integritas@Jamsostek. KEP/04/Dekom/2008. i.co.Jamsostek.id. Extending reward to the Working Units based on Key Performance Indicator results with a Balanced Score Card platform throughout 2008.id n. Year 2008 a. KEP/162/062008 f. Directors and Staff of PT Jamsostek (Persero) were not receiving any gift from anyone which related to the execution of their duties towards all members of JAMSOSTEK Program through mass media. Penyusunan Petunjuk Teknis Rapat Direksi sesuai Keputusan Direksi No. Penetapan dan Penilaian KPI berbasis BSC bagi masingmasing Komisaris dan Direksi sesuai Keputusan Direksi No. KEP/349/112008. running text and any other publication materials.co. g. KEP/162/062008 f. e. c. Pembentukan Komite Integritas/Pemantau Independen dari luar Perseroan: • AI Mulyadi Mamoer : Koordinator • Lukman Nulhakim : Anggota • Mas Ahmad Daniri : Anggota • Sabdono Surohadikusumo : Anggota b. To formulate the E-learning of GCG. meneliti laporan pelanggaran • Mendorong Direksi PT Jamsostek (Persero) untuk melaksanakan GCG dan Pakta Integritas secara efektif.id. h. e. To conduct an Integrity Pact campaign.

Komite Komisaris c. e. Directors Decree No: KEP/355/122009 on Code of Conduct d.97 4.93 8. Purwoko & Associates (SPA) Consulting sesuai dengan Laporan Ref : SPA.00 6. as well as the 2007-2008 GCG Assessment which was conducted by the Financial and Development Supervisory Body (BPKP). D.Tahun 2009 Penerbitan Keputusan Direksi tentang infrastruktur GCG dengan menyesuaikan dengan UU No.00 25.69 7.91 or reaching out a predicate of “EXCEPTIONALLY SOUND”. 40 of 2007 regrading Limited Liability and the Article of Association of PT Jamsostek (Persero).67 6.09 4. Keputusan Direksi No: KEP/201/082009 Tentang Pengangkatan Anggota Komite Integritas / Pemantau Independen. Keputusan Direksi No: KEP/355/122009 Tentang Pedoman Perilaku d. Keputusan Direksi No: KEP/22/122009 Tentang Pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris Anak Perusahaan. Assessment GCG Tahun 2009 Assessment GCG Tahun 2009 PT Jamsostek (Persero) telah dilaksanakan oleh Sodiq. Biro Pengawas Intern Faktor Penialaian/ Weighing Factors 9. The Assessment Results of Good Corporate Governance (GCG) and Perception Index 1.2009 results of GCG Assessment are as follows: No.51 90.00 2007 5. which have been specified by Decision of the Board of Directors that includes the followings: a. Corporate Secretariat Bureau e.00 100. Direksi d.95 2. Keputusan Direksi No: KEP/353/12209 Tentang Pedoman GCG b. The Board of Directors d.00 3.00 3. Directors Decree No: KEP/200/082009 on the Determination of Integrity Committee / Independent Surveillance Charter g.2009 adalah sebagai berikut: 2. Directors Decree No: KEP/353/12209 on GCG Manual b.00 8.45 86.91 Governance Aspect Roles and Responsibilities of the Shareholders GCG Policy GCG Implementation a.83 6.55 85. The 2007 . Keputusan Direksi No: KEP/200/082009 Tentang Penetapan Charter Komite Integritas / Pemantau Independen.00 27.66 3.95 24.00 10. Biro Sekretariat Perusahaan e.LAP. Hasil Assessment GCG tahun 2007 . Keputusan Direksi No: KEP/199/082009 Tentang Pedoman Sistem Pelaporan pelanggaran (Whistle blowing System) f. D. Directors Decree No: KEP/201/082009 on the Appointment of the Integrity Committee Member / Independent Surveillance h. yang telah ditetapkan melalui Keputusan Direksi yang meliputi : a.96 2008 6.88 22. pursuant to the report of Ref: SPA. Internal Audit Group Information Disclosure Commitment total 4.79 21.02. The 2009 GCG Assessment uses 160 appraisal parameters.06 2009 6. 3. Commissioners b. Komisaris b.00 2. The 2009 GCG Assessment The 2009 GCG Assessment of PT Jamsostek (Persero) was conducted by Sodiq. Directors Decree No : KEP/199/082009 on the Whistle blowing System f. The formulation of the 2009-2013 GCG Road Map which was signed by the President Director on 30 June 2009. 40 tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar PT Jamsostek (Persero). Pengungkapan Informasi Komitmen jumlah laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 113 . 5. Year 2009 The issuance of Directors Decree regarding the GCG infrastructure.86 8. 1. Aspek Governance Hak dan Tanggung Jawab Pemegang Saham Kebijakan GCG Penerapan GCG a. Directors Decree No: KEP/22/122009 on the Appointment of the Board of Commissioners and the Board of Directors of Subsidiary Company i.86 8.91 atau dengan predikat “Sangat Baik” dengan menggunakan 160 parameter sebagaimana halnya yang dilaksanakan pada Assessment GCG Tahun 2007 – 2008 oleh BPKP. Keputusan Direksi No: KEP/354/122009 Tentang Board Manual c.2010 dated 12 April 2010 with a total score of 90.00 27.31 3.02. Committee under Commissioners c.98 7.34 2.85 24.00 7. e. 2. Penyusunan Road Map GCG 2009-2013 yang ditandatangani Direktur Utama tanggal 30 Juni 2009. Keputusan Direksi No: KEP/356/122009 Tentang Pedoman Benturan Kepentingan.00 8.66 7. g. Directors Decree No: KEP/356/122009 on Conflict of Interest.Hasil Assessment Good Corporate Governance (GCG) dan Perception Index 1.91 23. i. 2.2010 tanggal 12 April 2010 dengan capaian skor 90. which is in accordance with Law No. Directors Decree No: KEP/354/122009 on Board Manual c. Purwoko & Associates (SPA) Consulting.LAP.24 4. h.00 2.

29 20.18%. b. Specific description of the assessment results is as follows: No. c. The Indonesian Institute For Coorporate Governance (IICG) telah menerbitkan Laporan Hasil Riset dan Pemeringkatan Corporate Governance Perception Index (CGPI) tahun 2008 pada bulan Desember 2009 dengan tema Good Corporate Governance dalam perspektif manajemen stratejik.05 80. the rating of PT Jamsostek (Persero) is as follows : • The 2008 score reached 80.77 Assessment Parameter Self Assessment Papers Observation Document total Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ tertinggi di Perseroan dalam proses pengambilan keputusan.77 with the predicate of Trusted Company. menyetujui resolusi penting Perseroan. Hasil penilaian secara rinci adalah sebagai berikut : 3.49 39.93 87. GCG Perception Index was conducted by the Institute Indonesian Corporate Governance (IICG) a. in terms of certain aspects that needs a decision from the majority shareholders. The GMS hold the highest authority to elect and terminate a member of the Board of Commissioners and the Board of Directors.77 dengan predikat Trusted Company (Perusahaan Terpercaya). 4 Indikator Penilaian Self Assessment Makalah Observasi Dokumen jumlah Standar Standard 15 12 48 25 100 Skor Score 10. to approve the important resolutions of the Company. the Articles of Association as well as regulations that related to the Articles of Association.3. 2. 3.94 10. The Board of Commissioners The Board of Commissioners (BOC) duty is responsible for overseeing the management of the Company.20 80. Berdasarkan laporan tersebut hasil pemeringkatan PT Jamsostek (Persero) adalah sebagai berikut : • Nilai skor tahun 2008 adalah 80.77 % 72. RUPS memiliki wewenang untuk mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi. serta memutuskan melalui voting. Index Perception GCG yang dilaksanakan oleh Institute Indonesian Corporate Governance (IICG) a. sehubungan dengan hal-hal yang membutuhkan keputusan mayoritas pemegang saham. b. especially in terms of decision making process. 1.18%. and to advise the Board of Directors (BOD) regarding the implementation of the Company’s Long-Term Business Plan. • PT Jamsostek (Persero) ditetapkan sebagai penyusun dan penyaji makalah terbaik. Dewan Komisaris Tugas Dewan Komisaris adalah melakukan pengawasan terhadap kebijakan Direksi dalam melaksanakan pengurusan perusahaan serta memberi nasehat kepada Direksi termasuk pelaksanaan Rencana Jangka Panjang Perusahaan. the resolutions from the GMS as well as the prevailing laws and regulations. as well as to decide through pooling method. c. compare to that of 2007 with a total score of 72 it experience an increase of 12. Work Plan. dan jika dibandingkan dengan skor tahun 2007 sebesar 72 dengan mengalami kenaikan 12. • PT Jamsostek (Persero) was awarded as the best compiler and reporting presenter.85 80. Pursuant to the report. 114 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .41 81. The Indonesian Institute For Corporate Governance (IICG) had published the 2008 Report of the Assessment and the Rating Results of Corporate Governance Perception Index (CGPI) on December 2009 under the theme of Good Corporate Governance in the perspective of strategic management. General Meeting of Shareholders (GMS) General Meeting of Shareholders (GMS) constitutes a highest organ in the Company. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan serta ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar dan Keputusan RUPS dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

• The overseeing process should not be change into conducting an executive tasks. wewenang dan kewajiban Direksi terhadap Perseroan dan pihak ketiga.Dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah terjadi kekosongan Anggota Direksi. Dewan Komisaris mempunyai tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: • Senantiasa mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. • Encompasses goodwill and responsibilities while doing its duties to the benefit of the Company. • Emphasizing the Company’s benefit and directly responsible to the GMS. from Mr. KEP-228/MBU/2008 tanggal 14 Nopember 2008 terjadi pergantian Komisaris Utama dari Bp. the Article of Association of the Company and the resolutions from the GMS. . Bambang Subianto. constitute the replacement of President Commissioner. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris Berdasarkan SK No. Wahyu Hidayat kepada Bapak Bambang Subianto. • Pengawasan dilakukan tidak hanya dengan memberikan atau tidak memberikan persetujuan atas tindakan-tindakan Direksi yang memintakan persetujuan Dewan Komisaris. SK Menteri Negara BUMN ini tidak mencabut SK terdahulu No.While conducting the aforementioned tasks. the BOC must announce the GMS to elect a new member of the Board of Directors. . Dewan Komisaris harus memanggil RUPS untuk pengangkatan Anggota Direksi. the duties and responsibilities of the Board of Commissioner is as follows: • Always obliged to the prevailing laws and regulations. Anggaran Dasar Perseroan dan Keputusankeputusan RUPS. KEP-14/ MBU2007 tanggal 16 Pebruari 2007 tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota-anggota Dewan Komisaris PT Jamsostek (Persero). the BOC is given the rights. ms Hariyadi bs.Komposisi Dewan Komisaris Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. but also by pro actively supervise all aspects of the overall business of the Company. Untuk memfokuskan tugas dan tanggung jawab dari masingmasing Dewan Komisaris. sjukur sarto. bagi Dewan Komisaris berlaku semua ketentuan mengenai hak.Dalam melakukan tindakan pengurusan dimaksud. Wahyu Hidayat to Mr. through the Decision letter of the BOC No. • The overseeing process was conducted not only by approved or disapproved specific tasks undertaken by the Board of Directors that needs the approval from the Board of Commissioners.Within 30 working day (at the latest) after the situation of none Directors in charge. KEP/03/DEKOM/052009. • Melaksanakan kepentingan Perseroan dan bertanggung jawab pada RUPS. KEP/03/DEKOM/052009. unless the Company is having none of the Board of Directors in charge under specific conditions: . melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris No. • Pengawasan tidak boleh berubah menjadi pelaksanaan tugas-tugas eksekutif kecuali dalam Perseroan tidak mempunyai seorangpun Anggota Direksi dengan ketentuan: . the Company had determine a segregation of duties and responsibilities of the BOC member as follows: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 115 .Owned Enterprise of The Republic of Indonesia No. In order to focus on the duties and responsibilities of each member of the Board of Commissioners. sehingga komposisi Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut: • • • • • komisaris utama komisaris komisaris komisaris komisaris : : : : : bambang subianto Herry Purnomo Drs. sukamdani rekson silaban Composition of the Board of Commissioners Based on the Decision Letter of the Minister of State. The Decision from the Minister of SOE did not withdraw the previous Decision Letter No. tetapi pengawasan dilakukan secara proaktif yang mencakup semua aspek bisnis Perseroan. KEP/03/DEKOM/052009 tanggal 1 Mei 2009 dilakukan pembidangan tugas dan tanggung jawab dari masing-masing Dewan Komisaris sebagai berikut: Roles and Responsibilities of the Board of Commissioners Pursuant to Decision Letter No. KEP-228/MBU/2008 dated 14 November 2008. sukamdani rekson silaban Profile dari masing–masing Dewan Komisaris disajikan pada halaman 56 dan 57 dari Laporan Tahunan ini. KEP-14/MBU2007 dated 16 February 2007 regarding the termination and election of the Board members of PT Jamsostek (Persero). so as the composition of the Board of Commissioners are as follows: • • • • • President Commissioner Commissioner Commissioner Commissioner Commissioner : : : : : bambang subianto Herry Purnomo Drs. KEP/03/DEKOM/052009 dated 1 May 2009. The profile of each member of the Board of Commissioner is presented on page 56 and 57 of this Annual Report. • Beritikad baik dan dengan penuh tanggung jawab dalam menjalankan tugas untuk kepentingan dan usaha Perseroan. authority and Board responsibilities towards the Company and third party. ms Hariyadi bs. sjukur sarto.

Biro Pengawasan Intern diikutsertakan. Dewan Komisaris menanggapi serta memberikan saran atas laporan-laporan yang diterima dari Biro Pengawasan Intern. Direktorat Investasi | Investment Directorate 3. PKP (Biro DPKP & PKBL) | PKP (DPKP & PKBL Bureau) Herry Purnomo Komisaris Commissioner Sjukur Sarto Komisaris Commissioner 1. which comprises of: 1. the Board of Commissioner recommend that the Internal Audit Bureau is included on each activities that associated with monitoring each Division / Bureau. BSP (Biro Sekretariat Perusahaan) | Corporate Secretariate Bureau 3. Pengembangan dan Informasi | Planning. 25/ DK/032009 dated 25 March 2009 on Response and Advice of the Board of Commissioners on the Operational Audit Report of the Internal Audit Bureau of PT Jamsostek (Persero) on the Assessment of Audit Results (LHA) as of March 2009. Direktorat Perencanaan. antara lain seperti di bawah ini: The 2009 Performances of the Commissioners In accordance with roles and responsibilities of the Board of Commissioner throughout 2008. Direktorat Umum & SDM | General Affairs & HR Directorate Komisaris Hariyadi BS Sukamdani Commissioner 1. Direktorat Keuangan | Finance Directorate 3. thus through a Letter No. Direktorat Kepatuhan & Manajemen Risiko | Compliance & Risk Management Directorate 3. DPKP and PKBL. Surat No. Development and Information Directorate 2. Dewan Komisaris telah menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya sesuai dengan peraturan yang ada. To optimize the role of the internal audit and to create an adequate internal control system. Pengembangan dan Informasi | Planning. : 71/ DK/082009 dated 14 August 2009 on Response and Advice on LHA form Internal Audit Bureau as of June 2009 that comprises of LHA for special audit and operational audit. as well as Letter No. The Board of Commissioner with the assistance of the Audit Committee is also actively participated in the selection of Public Accounting Firm that will audit the 2009 Financial Statement of PT Jamsostek (Persero). Direktorat Kepatuhan & Manajemen Risiko | Compliance & Risk Management Directorate 3. Direktorat Keuangan | Finance Directorate 2. Dewan Komisaris menyarankan agar dalam setiap aktivitas yang berhubungan dengan pemeriksaan Divisi/ Biro. 27/DK/032009 dated 25 March 2009 on the Optimizing the Role of the Internal Audit Bureau. dimana dengan surat Main Directorate The Board of Commissioners took the surveillance function with the assistance of the Audit Committee. Direktorat Operasi & Pelayanan | Operation & Services Directorate Kinerja Komisaris pada tahun 2009 Sesuai tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris selama tahun 2009. Direktorat Perencanaan. In addition. Tanggapan dan saran ini disampaikan dengan Surat No. maka dengan surat No. Direktorat Operasi & Pelayanan | Operation & Services Directorate Unit Kerja pada Direktur Utama. DPKP dan PKBL tahun 2009. Direktorat Investasi | Investment Directorate 4. BPI (Biro Pengawasan Intern) | The Internal Audit Bureau 2. Selain itu. Biro Humas | Public Relation Bureau 4. Unit Kerjat Utama | Working Unit under President Director 2.: 27/ DK/032009 tanggal 25 Maret 2009 tentang Optimalisasi Peran Biro Pengawasan Intern. the BOC had implement its function and responsibilities towards prevailing regulation which among others are: Direktorat Utama Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan dibantu oleh Komite Audit secara triwulanan. Development and Information Directorate 2. Dewan Komisaris dengan ditengarai oleh Komite Audit juga ikut berperan aktif dalam pemilihan Kantor Akuntan Publik untuk pemeriksaan Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero). Direktorat Umum & SDM | General Affairs & HR Directorate Rekson Silaban Komisaris Commissioner 1. yang terdiri dari | Working Unit under President Director. The Board of Commissioner is performing its oversight function by perceive and provide advice to all report from the Internal Audit Bureau on quarterly basis. : 25/DK/032009 tanggal 25 Maret 2009 tentang Tanggapan dan Saran Komisaris atas Laporan Audit Operasional Biro Pengawasan Intern PT Jamsostek (Persero) atas laporan hasil audit (LHA) yang diterima sampai dengan bulan Maret 2009.Nama Name Bambang Subianto Jabatan Position Komisaris Utama President Commissioner Unit Kerja Working Unit 1. : 71/DK/082009 tanggal 14 Agustus 2009 tentang Tanggapan dan saran atas LHA Biro Pengawasan Intern sampai dengan bulan Juni 2009 yang terdiri dari LHA atas pemeriksaan khusus dan audit operasional. This feedback and suggestion were submitted through a letter No. Untuk mengoptimalkan peran internal audit sehingga terciptanya sistem pengawasan intern yang baik. 116 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

the DPKP Work Plan and Budget (RKA DPKP). baik dari segi SDM maupun SOP yang berlaku pada saat ini. between 4 . the Board of Commissioners in its meeting with the Board of Directors recommended that the PKP Bureau should improved the current performance of HR Division as well as improving the SOP system. : 33/DK/042009 dated 06 April 2009 regarding the Duties of Committees under the organization structure of the Board of Commissioners. Dewan Komisaris memutuskan bahwa pemenang dari lelang pengadaan barang dan jasa KAP adalah Kantor Akuntan Publik (KAP) Doli Bambang Sudarmadji & Dadang yang akan melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero). Dalam rangka pengesahan Laporan Keuangan Audited. : 33/DK/042009 tanggal 6 April 2009 tentang tugas-tugas dari Komite yang ada pada Struktur Komisaris. Dewan Komisaris dalam rapat dengan Direksi menyarankan agar dilakukan pembenahan atas Biro PKP. DPKP dan PKBL untuk tahun 2009. DPKP dan PKBL atas Laporan Keuangan tahun buku 2009. 98/DK/112009 dated 16 November 2009. DPKP and PKBL One of the efforts of upgrading the image of the Company as well as to implement the GCG practices concerning the transparency of the Annual Report for fiscal year 2007. dan dengan Surat No. Finance Directorate In accordance with its function and responsibilities. maka pada tanggal 4 . The Board of Commissioner had determine the winner of this bidding is Public Accounting Firm of Doli Bambang Sudarmadji & Dadang to audit the 2009 Financial Report of PT Jamsostek (Persero). the BOC evaluated the Financial Statements on a quarterly basis and provide suggestions on the said financial statements through Letter No. In connection with the publication of the Financial Statements and the restatement of the previous year’s report. DPKP and PKBL. maka pada tahun 2009 JAMSOSTEK mengikuti Annual Report untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa semua yang dilakukan Perseroan adalah semata-mata untuk kepentingan dan kesejahteraan peserta. Moreover. : 98/DK/112009 tanggal 16 Nopember 2009. a Letter No. Guna mengetahui kendala atas penyaluran dana dari Biro PKP dan KBL. maka dalam rangka pengesahan anggaran Perusahaan. as stipulated on Letter No. 66/DK/072009 dated 31 July 2009 on Services Procurement of Public Accounting Firm to audit the 2009 Financial Statement that comprises of the Term of Reference (TOR) on the services procurement of Public Accounting Firm. Dewan Komisaris telah melakukan evaluasi atas Laporan Keuangan secara triwulan serta memberi masukan serta saran atas laporan tersebut dengan Surat No. Moreover. karena adanya restatement atas Laporan Keuangan tahun sebelumnya. In order to validate the Audited Financial Statements. the Board of Commissioners laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 117 . the BOC had inform the duties of said committees under their jurisdictions. Surat No. Direktorat Keuangan Sesuai dengan fungsi dan tanggungjawabnya. : 22/DK/032009 tanggal 12 Maret 2009 tentang Restatement Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero) tahun 2007 dan Perpanjangan Waktu Audit. : 02/ DK/012009 tanggal 08 Januari 2009. the Board of Commissioners gave its response on the Company Work Plan and Budget (RKAP). DPKP dan PKBL.: 02/ DK/012009 dated 08 January 2009. Sehubungan dengan penerbitan Laporan Keuangan. Salah satu upaya untuk memperbaiki citra perusahaan serta menindaklanjuti amanat GCG tentang transparency atas Laporan Keuangan tahun buku 2008. the Board of Commissioners recommend the Board of Directors to undertook the procurement of goods and services of the External Auditor for general audit of the 2009 Financial Statement of PT Jamsostek (Persero). Ketua Komite Audit dengan didampingi oleh salah seorang anggotanya melakukan kunjungan kerja ke Kantor Cabang Blitar. In addition to that participation and in accordance with Letter No. with the assistance of the Audit Committee.No. Dalam rangka keikut sertaan tersebut.6 March 2009. dengan Surat No. disamping itu. Dewan Komisaris telah memberikan tanggapan atas Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP). : 08/DK/012009 tanggal 30 Januari 2009 untuk evaluasi Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero) Triwulan III. maka Dewan Komisaris menyetujui perpanjangan waktu audit atas penyajian kembali laporan keuangan tahun lalu yang disesuaikan dengan peraturan yang ada dengan Surat No. dengan bantuan Komite Audit. the Head of the Audit Committee accompanied by one of its members went on a working visit to the Blitar Branch Office. therefore in 2008. and Letter No. In addition to Letter No: 42/DK/052009 dated 25 May 2009.: 08/ DK/012009 dated 30 January 2009 for its evaluation of the III Quarter Financial Statements of PT Jamsostek (Persero).: 100/DK/112009 tanggal 12 November 2009 tentang Evaluasi atas Kinerja PT Jamsostek (Persero) Semester I tahun 2009. Disamping itu. Rencana Kerja dan Anggaran Dana Peningkatan Kesejahteraan Perusahaan (RKA DPKP) dan Rencana Kerja & Anggaran Program Kemitraan & Bina Lingkungan (RKA PKBL) PT Jamsostek (Persero) tahun buku 2009 dengan Surat No.6 Maret 2009. and with the Letter No.: 100/ DK/112009 dated 12 November 2009 for its Evaluation of the 1st Half 2009 Performance of PT Jamsostek (Persero). 56/DK/062009 dated 30 June 2009 on Services Procurement of Public Accounting Firm. Dewan Komisaris menginformasikan tugas dari komite-komite yang ada pada jajarannya. Disamping itu. Surat No : 66/DK/072009 tanggal 31 Juli 2009 tentang Pengadaan Jasa KAP untuk mengaudit Laporan Keuangan tahun buku 2009 yang berisi penyampaian TOR (Term of Reference) atas pengadaan jasa KAP tersebut. To find out the obstacles faced by the PKP & KBL Bureau in disbursing funds. Dewan Komisaris memerintahkan Direksi untuk melakukan pengadaan barang dan jasa atas Eksternal Auditor untuk pemeriksaan umum PT Jamsostek (Persero). dengan Surat No. the Board of Commissioners has approved extending the time required to audit the restated financial statements which were adjusted to conform with prevailing regulations via Letter No: 22/DK/032009 dated 12 March 2009 regarding Restatement of PT Jamsostek (Persero) Financial Statements 2007 and Extension of Audit Period. : 56/DK/062009 tanggal 30 Juni 2009 tentang Pengadaan Jasa Kantor Akuntan Publik. DPKP and PKBL. JAMSOSTEK had participated in the Annual Report Award to prove to public that every efforts that has been conducted by the Company were being set only to the importance and maximum benefit of all members. : 42/DK/052009 tanggal 25 Mei 2009. and the PKBL Work Plan and Budget (RKA PKBL) of PT Jamsostek (Persero) for the fiscal year 2009 with Letter No. and in the process of authorizing the Company’s budget.

Dewan Komisaris telah memberikan laporan dan tanggapan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Audited PT Jamsostek (Persero). • The BOC Letter No. Hal ini terlihat dari beberapa surat Dewan Komisaris kepada Direksi antara lain: • Surat Dewan Komisaris No. : 108/DK/122009 tanggal 15 Desember 2009. The letter was addressed to the RI State Minister for SOEs with a copy to the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). DPKP dan PKBL tahun 2008. • Menyetujui penjualan aset-aset investasi yang bermasalah serta saham-saham yang tidak menguntungkan.: 108/DK/122009 dated 15 December 2009 In compliance with Law No. sehingga pelayanan yang diberikan kepada peserta baik berupa tenaga kerja maupun perusahaan dapat terus ditingkatkan. : 42/DK/052009 tanggal 25 Mei 2009 tentang Laporan Dewan Komisaris atas Laporan Keuangan PT Jamsostek (Persero). Direktorat Investasi Setelah menganalisa pertumbuhan dana Investasi dan hasil investasi yang dicapai. 40 tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas dan dengan surat nomor : 38/DK/042009 tanggal 24 April 2009. the BOC continue to remind the BOD for developing the existing on-line system. in order to increase the Company’s services towards all members. • Approving the sales of non performing assets as well as the non-profitable shares. • Menuntaskan penyempurnaan atas PP 22 tahun 2004 tentang Pengelolaan dan Investasi Dana Jamsostek dimana revisi draft penyempurnaan PP 22 tersebut sampai saat ini masih dalam proses kajian oleh Departemen Keuangan yang bertindak sebagai regulator. • Surat Dewan Komisaris No.: 38/DK/042009 dated 24 April 2009. Direktorat Perencanaan. 74/DK/092009 dated 7 September 2009 through the consignment on said assessment results by inviting the GCG Team as its Source. Investment Directorate After further analysis on the growth of the investment funds and its realization. both workers and companies. Pengembangan dan Informasi Dalam rangka mendorong terciptanya transparansi pada PT Jamsostek (Persero). 74/DK/092009 tanggal 7 September 2009 dengan melakukan konsinyering atas hasil Assessment tersebut dan mengundang Tim GCG sebagai Narasumber. 118 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . This is reflected through several letter of the BOC to the BOD. 68/DK/082009 tanggal 5 Agustus 2009 tentang Laporan hasil Assessment GCG PT Jamsostek (Persero) tahun 2008. Atas investasi yang bermasalah telah diusulkan kepada Rapat Umum Pemegang Saham untuk melakukan penghapusbukuan. • To complete the suggestion of PP 22 year 2004 regarding the Management and Investment of JAMSOSTEK Fund. 68/DK/082009 dated 5 August 2009 on the results of the Company’s GCG Assessment in 2008. Surat tersebut ditujukan kepada Menteri Negara BUMN RI dengan tembusan kepada Direksi PT Jamsostek (Persero). The revised was expected to broaden coverage of the investment posting to the safety real sector which could provide a higher return. the BOC had suggested the BOD to undertake certain things as follows: • The Investment as well as the Compliance and Risk Management Directorate had immediately formulate the Highlighted of Investment Policy (GKBI) to detect the posting of investment risk in advance. dengan surat No. Sebagai wujud akhir dari tindaklanjut diterapkannya Tata Kelola Perusahaan yang Baik. the DPKB and PKBL for 2008 through letter number: 42/DK/052009 dated 25 May 2009 regarding Board of Commissioners Report on the Financial Statements. the Management had submitted a suggestion to the GMS to undertake the write-off. Dewan Komisaris telah menandatangani Pakta Integritas . has submitted its report and response on the PT Jamsostek (Persero) Audited Consolidated Financial Statements. As the final form of the follow-up to the application of good corporate governance. Sesuai dengan UU No. Planning. maka Dewan Komisaris telah beberapa kali melakukan rapat intern untuk mengevaluasi hasil assessment dari tata kelola perusahaan terdahulu untuk mengetahui kelemahankelemahan yang ada pada Perseroan. Dewan Komisaris secara berkesinambungan terus mengingatkan Direksi untuk mengembangkan sistem on-line yang ada. the Board of Commissioners submitted its 2008 Activity Report to be inserted on the 2008 Corporate Management Report. whereby the final draft of PP 22 revision is still under the assessment process by the Financial Department which acted as regulator. the BOC had conducted several internal meetings to evaluate the assessment report of the previous corporate governance to perceive current weaknesses of the Company. Revisi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan penempatan investasi ke sektor-sektor riil yang aman dan menjanjikan imbal hasil yang tinggi. 40 / 2007 regarding Limited Liability Corporations and Letter No. Disamping itu. Dewan Komisaris telah menyarankan Direksi untuk melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut: • Direktorat Investasi dan Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko segera menuntaskan penyusunan Garis-garis Besar Kebijakan Investasi (GKBI) agar risiko atas penempatan investasi dapat dideteksi lebih awal. Dewan Komisaris menyampaikan Laporan Kegiatannya selama tahun 2008 untuk dimasukan dalam Laporan Manajemen Perusahaan tahun 2008. DPKP dan PKBL tahun 2008 dengan Surat No. DPKP and PKBL of PT Jamsostek (Persero) tahun 2008. which among other are: • The BOC Letter No. Furthermore. Development and Information Directorate In order to stimulate the implementation of transparency within PT Jamsostek (Persero). In terms of non performing investment. the Board of Commissioners signed an Integrity Pact through its letter No.

the Board of Commissioners performed a self assessment on the performance of each member in 2009 with reference to Board of Commissioners Decision Letter No.: KEP/04/DEKOM/112008 regarding the Establishment and Assessment of Commissioners Key Performance Indicators that has been in effect since 1 November 2008. maka dengan surat No. the Board of Commissioners gave its response to the Long-Term Plan of PT Jamsostek (Persero) 2009-2013 and provided inputs/ recommendations on the deficiencies that it found in each Directorate so that its performance may be improved in the future. The assessment is performed both collegially and individually to ascertain whether the assigned duties indeed correspond to the scope of responsibilities of each respective Commissioner as well as the improvements that need to be made in the future. Direktorat Operasi dan Pelayanan Dewan Komisaris memberikan perhatian khusus pada Direktorat ini. the Board of Commissioners always stresses that the Directorate for Compliance and Risks Management needs to take a more active role in accordance with its job description as well as existing company risks both from the investment side as well as the operations side. Saran untuk peningkatan ini secara umum tercantum dalam Laporan dan Tanggapan Dewan Komisaris atas pengesahan RKAP 2009 maupun Laporan Keuangan tahun 2008 terutama dalam upaya untuk meningkatkan kepesertaan serta pelayanan yang diberikan kepada peserta dalam upaya meningkatkan kepuasan peserta menjadi peserta JAMSOSTEK. Oleh karena itu. whether in discussion with the Board of Directors. The Operation and Services Directorate The Board of Commissioners pays special attention to this Directorate. untuk mengefektifkan tugas – tugas Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko. Hal ini terlihat dari surat Dewan Komisaris kepada Direksi No. to get a closer look of the effectiveness of the Services Units in PT Jamsostek (Persero). : 29/DK/032009 dated 31 March 2009 which was addressed to the RI State Minster of SOEs. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 119 .Dewan Komisaris secara berkesinambungan terus memantau perkembangan atas Sistem On. Dewan Komisaris dan anggota Komite Audit melakukan kunjungan kerja pada Unit Pelayanan tersebut dan telah memberikan beberapa masukan atas keberadaan Unit Pelayanan yang bersangkutan. untuk melihat dari dekat efektifitas keberadaan Unit Pelayanan pada PT Jamsostek (Persero). internally among members of the Board of Commissioners. to make the tasks of the Directorate for Compliance and Risks Management effective. Dewan Komisaris dalam risalah rapat internal Dewan Komisaris tanggal 1 September 2009 mengefektifkan kembali keberadaan Komite Manajemen Risiko pada jajaran Dewan Komisaris. : 79/DK/092009 tanggal 30 September 2009 tentang Database Kepesertaan yang Komprehensif. as evidenced from the sheer number of suggestions it gave both formally and informally. reactivated the Risks Management Committee within the Board of Commissioners. the Board of Commissioners in its minutes of Board of Commissioners internal meeting of 1 September 2009. armed with letter number 34/DK/042009 dated 06 April 2009 regarding Working Visits to the Sangata and Tanah Grogot Services Unit. the Board of Commissioners and members of the Audit Committee made working visits to the mentioned Services Units and provided a number of inputs on them. : 29/DK/032009 tanggal 31 Maret 2009 yang ditujukan kepada Menteri Negara BUMN RI. Consequently. which in turn are intended to upgrade member satisfaction to JAMSOSTEK members. primarily in the effort to improve membership and the services provided for members. : KEP/04/DEKOM/112008 tentang Penetapan dan Penilaian Key Performance Indicator Komisaris yang berlaku sejak tanggal 1 Nopember 2008. Based on Letter No. or via correspondence. To assess the performance of each member of the Board of Commissioners. : 34/DK/042009 tanggal 06 April 2009 tentang Kunjungan Kerja pada Unit Pelayanan Sangata dan Tanah Grogot. Untuk menilai kinerja atas masing – masing Dewan Komisaris. Berdasarkan Surat No. Penilaian ini dilakukan secara kolegial maupun secara individu untuk mengetahui apakah tugas – tugas yang diembannya telah sesuai dengan bidang tugas masing – masing serta perbaikan – perbaikan apa yang harus dilakukan untuk masa mendatang. Disamping itu. Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko Dewan Komisaris dalam tanggapan-tanggapan yang disampaikannya baik atas Laporan Tahunan maupun atas Laporan Triwulanan serta rapat-rapat yang diselenggarakan antara Dewan Komisaris dan Direksi selalu menekankan agar Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko agar lebih berperan aktif sesuai dengan job description yang ada serta risiko-risiko perusahaan baik dari segi investasi maupun dari segi operasional. maka dalam tahun 2009 Dewan Komisaris telah melakukan self assessment atas kinerja masing-masing dengan mengacu pada SK Dewan Komisaris No.Line yang ada sehingga dalam setiap kesempatan pertemuan baik dalam pembahasan rapat antara Direksi. Additionally. Compliance and Risk Management Directorate In its responses to the Annual Report or Quarterly Reports as well as the meetings convened between the Boards of Commissioners and Directors. Dewan Komisaris menanggapi Rencana jangka Panjang Perusahaan PT Jamsostek (Persero) tahun 2009 – 2013 dan memberikan masukan / saran atas kekurang – kekurangan yang ada pada masing – masing Direktorat sehingga untuk masa mendatang kinerja dari Direktorat tersebut dapat ditingkatkan The Board of Commissioners continuously monitors the development of the existing On-Line System on every occasion of meetings. terbukti dengan banyaknya saran yang diberikan baik secara formal maupun informal. This is shown in Board of Commissioners letter to the Board of Directors number 79/DK/092009 dated 30 September 2009 regarding the Comprehensive Membership Database. The suggestions on improvement are generally included in the Board of Commissioners Report and Response to the authorization of the RKAP 2009 and the Financial Statements 2008. Internal Dewan Komisaris maupun melalui surat menyurat.

Rinaningsih 2. the Phillipines) Internal Control Best Practice for Financial Reporting One Day Forum 10-12 November 2009 Workshop 27-28 October 2009 Workshop A Guided Walkthrough of Risk Assessment Techniques 23 July 2009 Workshop Setting and Managing Corporate Risk Tolerance and Risk Appetite (Bali) 14-15 May 2009 120 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Drs. the Board of Commissioner had convened 16 meeting.Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Komisaris Pada tahun 2009. whereby the three out of 16 was the Internal BOC Meeting and 13 out of 16 was the BOC and BOD meeting. Drs. MS Ketua Komite Audit / Komisaris Chairman of the Audit Committee / Commissioner Anggota Komite Audit: The Audit Committee Members: 1. Dewan Komisaris telah melakukan pelatihan/workshop sebagai berikut: Trainings of the Board of Commissioners Throughout 2009. MS (Ketua / Komisaris) | (Chairman / Commissioner 2. Sjukur Sarto. MS Hariyadi BS. Sjukur Sarto. Khomsiyah (Anggota / Member) Komite Audit: Audit Committee: 1. MS (Ketua / Komisaris) | (Chairman / Commissioner 2. Adapun penjabaran frekuensi rapat Dewan Komisaris tersebut adalah sebagai berikut : Nama Name Bambang Subianto Herry Purnomo Drs. Sukamdani Rekson Silaban Meeting’s Frequency and the Attendance Level of the BOC In 2009. Sjukur Sarto. Rachmaiza Efidarmi Komite Audit: Audit Committee: 1. MS Ketua Komite Audit / Komisaris Chairman of the Audit Committee / Commissioner Drs. Dewan Komisaris mengadakan rapat sebanyak 16 (enam belas) kali dimana 3 (tiga) rapat diantaranya merupakan rapat internal Dewan Komisaris dan 13 (tiga belas) rapat selanjutnya rapat Dewan Komisaris dengan Direksi. the Board of Commissioner had undertook several training/workshops as follows: Nama Peserta Name of Members Drs. Sjukur Sarto. The description of those meeting is specified bellow: Jumlah Rapat Total Meetings 16 16 16 16 16 Jumlah hadir Total Attendance 13 1 12 9 10 Prosentase (%) Percentage (%) 81% 6% 75% 56% 63% Pelatihan Dewan Komisaris Selama tahun 2009. Khomsiyah (Anggota / Member) Jenis Pelatihan Type of Trainings Tema Theme Tanggal Date 10 Desember 2009 Workshop Excellence in Corporate Leadership From State-Owned Enterprise to World Class Competitors : Creating Innovative and Entrepreneurial State-Owned Firms (Makati. Sjukur Sarto.

000 231.600. Salary of the Board of Commissioners .Asuransi Santunan Purna Jabatan dengan premi per tahun maksimum 3(tiga) kali gaji/honorarium per bulan.Post-official insurance compensation with annual premium of a maximum three times salary/honorarium per month.200. c. the Board of Commissioner’s facilities as well as the BOC’s Secretary were effective on 1 January 2009. a. .000 231.000 Total Total 319.000. Ketetapan mengenai gaji/honorarium.600.000 2.Fasilitas Dewan Komisaris.200. b.000 490. fasilitas Dewan Komisaris serta honorarium sebagai berikut: Remuneration of the Board of Commissioners The remuneration for the Board of Commissioners for fiscal year 2009 were established in the GMS Resolutions regarding the approval of the Annual Report and endorsement of annual calculation for fiscal year 2008. c.880.000 1.000 259. facilities and honorarium as follows: Nama Name Bambang Subianto Herry Purnomo Drs.000 for the Commissioner’s Secretary.000.000 259.880.000 2.600. . Gaji Dewan Komisaris . the BOC and the BOC’s Secretary are not allowed to allocate personal expenses to the Company.600.000 a.200.600.600.500.880. b.000.000.200. Oleh karena itu. the BOC is entitled to retain the assistance from the Secretary.000 21.600. The Secretary of the BOC In order to expedite the implementation of its duties and under the Company’s expense.300.000. Di luar hal-hal yang diatur dalam ketetapan ini. .000 231.880.Monthly transport allowance amounting to 20% of salary/honorarium per month or maximum Rp3.000 21. the Company appoints a Secretary of the BOC through the Decision from the Board of Commissioners Letter No.000 110.000 untuk Sekretaris Dewan Komisaris.000 ThP 2008 2008 ThP 288.200.000.000 Tunjangan Allowance 3. which determined the salary.000.Tunjangan transportasi per bulan sebesar 20% dari gaji/ honorarium per bulan atau maksimum Rp3.200. . Therefore. This directive governing the salary/honorarium. Dewan Komisaris dan Sekretaris Dewan Komisaris tidak diperkenankan untuk membebankan biaya kepada Perseroan untuk kepentingan pribadi.000.200. Sekretaris Dewan Komisaris Untuk membantu kelancaran pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.000 231.800.000 Tantiem Bonus 31. Sekretaris Dewan Komisaris mempunyai fungsi untuk memberikan dukungan administratif dan kesekretariatan kepada Dewan Komisaris guna memperlancar pelaksanaan tugas-tugas Dewan Komisaris.Commissioners Facilities .000 259. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 121 . atas biaya Perseroan berhak mendapatkan bantuan Sekretaris Dewan Komisaris.280.000.400.000 490. . MS Rekson Silaban Hariyadi BS.000 21.000 259.000 2. Sukamdani Gaji Salary 24.600. KEP/02/DEKOM/1999 tanggal 9 Nopember 1999.000.880.000 490.200.000 for the Board of Commissioners and Rp1.000 2.000 21.200. Sjukur Sarto. The BOC’s Secretary was functioned to provide an administrative and secretary support to the BOC in order to expedite the implementation of the BOC’s duties.Remunerasi Dewan Komisaris Renumerasi Dewan Komisaris untuk tahun buku 2009 ditetapkan dalam Risalah RUPS tentang persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan perhitungan tahunan tahun buku 2008. diangkatlah seorang Sekretaris Dewan Komisaris dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/02/DEKOM/1999 dated 9 November 1999.324.000 2.400. fasilitas Dewan Komisaris serta Sekretaris Dewan Komisaris ini mulai berlaku tanggal 1 Januari 2009.000 ThP/Bulanan Monthly ThP 24. Apart form those specified within the directive.Medical treatment facilities in accordance with the Company’s prevailing regulations.500.000 490.000.Fasilitas pengobatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Perseroan.000 21.000 21.000 2.000. dimana penetapan gaji.000 untuk Dewan Komisaris dan Rp1.000 231.000 21.000 110.000 21.

k. Mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan berkaitan dengan laporan-laporan rutin yang disampaikan Direksi dalam pengelolaan Perseroan. f. tempat. b. Menyelenggarakan pertemuan-pertemuan atau rapat-rapat Dewan Komisaris. To prepare required material that related to the regular report which was submitted by the Board of Directors in managing the Company. To follow up the Board of Commissioners’ decision with following actions: • To take notes of all decisions as results from decision making process as well as those whom responsible for every decision. Main Duties of the BOC’s Secretary The main duties of the BOC’s Secretary are as follows: a. h. To undertake and coordinate data and information security within the BOC environs. Menyediakan informasi untuk kebutuhan Dewan Komisaris dalam rangka pengambilan keputusan. or joint meeting with the Board of Directors as well as with other parties. j. Laporan Tahunan. l. saran-saran dan keputusan lainnya dari Dewan Komisaris untuk Para Pemegang Saham.Tugas Pokok Sekretaris Dewan Komisaris Tugas-tugas pokok Sekretaris Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: a. n. m. To submit the Board of Commissioners resolution to the stakeholders. • To carry out a follow up actions towards the BOC meeting resolutions. 122 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . g. • Melakukan upaya untuk mendorong pelaksanaan tindaklanjut keputusan Rapat Dewan Komisaris. pertaining with the management of the Company which was conducted by the Board of Directors. location. To prepare and send the Board of Commissioners Meeting invitation to all parties whom attending the Meeting. l. Mempersiapkan pertimbangan-pertimbangan. m. Menyampaikan risalah Rapat Dewan Komisaris kepada pihak-pihak yang berkepentingan. the Board of Directors and other related parties in relation with the management of the Company. To prepare required material which related to specific terms that need the approval from the Board of Commissioners. f. seperti Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan. suggestion. Menyelenggarakan kegiatan di bidang kesekretariatan dalam lingkungan Dewan Komisaris. g. To provide information as required by the Board of Commissioners in order to take an appropriate decision. Laporan Hasil Pemeriksaan Biro Pengawasan Intern serta laporan lainnya. Menyiapkan dan mengirimkan undangan Rapat Dewan Komisaris kepada pihak-pihak yang akan menghadiri Rapat Komisaris. Laporan Triwulanan. Annual Report. i. Membuat dan mendokumentasikan risalah rapat Dewan Komisaris. Melaksanakan dan mengkoordinasikan kegiatan tata persuratan dan kearsipan. • Memantau dan memeriksa setiap tahapan kemajuan atas pelaksanaan hasil keputusan Rapat Dewan Komisaris. k. e. c. n. attendance and other aspects that deemed necessary to expedite the Board of Commissioners Meeting. saran dan keputusan-keputusan Dewan Komisaris lainnya. b. Melaksanakan dan mengkoordinasikan usaha-usaha untuk memperlancar kegiatan administrasi kesekretariatan baik untuk Dewan Komisaris maupun untuk Komite-Komite yang ada di dalam lingkungan Dewan Komisaris. Menindaklanjuti setiap keputusan Dewan Komisaris dengan cara sebagai berikut: • Mencatat setiap keputusan yang dihasilkan dalam forum-forum pengambilan keputusan serta penanggung jawabnya. To prepare and coordinate meeting agenda with all parties whom attending the meeting. c. To undertake and coordinate the mailing and filling activities. Direksi dan pihak-pihak terkait dengan pengelolaan Perseroan. pertimbangan. pendapat. pertimbangan. or administering the process. kehadiran serta hal-hal yang dipandang perlu demi kelancaran Rapat Dewan Komisaris. Mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan berkaitan dengan hal-hal yang harus mendapatkan keputusan dari Dewan Komisaris berkenaan dengan pengelolaan Perseroan yang dilakukan oleh Direksi. To convene a plenary or Board of Commissioners meeting. considerations. that includes considerations. opinion. o. Audit Assessment Result from the Internal Audit Bureau and other reports. To undertake and coordinate the effort to expedite the administration and secretary activities towards the BOC and Committees under their jurisdictions. Menyiapkan dan mengkoordinasikan agenda rapat dengan pihak-pihak yang hadir dalam rapat. i. Quarterly Report. whether for the needs of the BOC and Committees under their jurisdiction. To convene a secretary actions towards the BOC environs. d. pendapat. • To monitor and examine the realization of Board of Commissioners meeting resolutions. saran dan keputusan-keputusan Dewan Komisaris lainnya kepada penanggung jawab terkait. baik internal Dewan Komisaris maupun dengan Direksi dan jajarannya serta pihak-pihak lainnya. whether in the form of internal meeting. opinion and other decision. e. such as the Company’s Work and Budgetary Plan. Melaksanakan dan mengkoordinasikan pengamanan atas data dan dokumen-dokumen yang berada dalam lingkungan kerja Dewan Komisaris. j. To prepare such considerations. pendapat. d. o. suggestions and other decisions from the Board of Commissioners towards the Shareholders. Melakukan konfirmasi mengenai waktu. To confirm details concerning time. baik untuk keperluan Dewan Komisaris dan komite-komitenya serta pengadministrasiannya. h. suggestion and other decision towards the related party which responsible for each action taken. To make and documented the resolution from the Board of Commissioners meeting.

Profile of the BOC’s Secretary ridwan se. Several committees are as follows: Komite Audit Sejak tahun 1999. • Master degree in Management from Persada Indonesia University. fund. Duties of the Audit Committee Several duties of the Audit Committee are: • To support the BOC in ensuring the effectiveness of the internal control system and effective implementation of specific tasks carried out by the external and internal auditor. Independensi • Memiliki integritas yang baik dan pengetahuan serta pengalaman kerja yang cukup di bidang pengawasan pemeriksaan. Kewenangan Berdasarkan surat tertulis dari Dewan Komisaris. • Had an experienced of working as PNS at Financial Department since 1973 and worked at the SOE Ministry since 1998. assets as well as other sources which related to the execution of its duties. asset serta sumber daya lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan tugasnya. Independency • Equipped with a good integrity and knowledge as well as the adequate experience in scrutiny monitoring. • Tidak memiliki kepentingan keterkaitan pribadi yang dapat menimbulkan dampak negatif dan konflik kepentingan terhadap BUMN yang bersangkutan. • Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem pengendalian internal serta pelaksanaannya. Komite Audit dapat mengakses catatan atau informasi tentang karyawan. • Pengalaman kerja sebagai PNS Departemen Keuangan sejak tahun 1973 dan bekerja pada Kementerian BUMN sejak tahun 1998. mm • Bachelor from Economic Faculty of Jakarta Islamic University. KEP/01/DEKOM/0699 tanggal 24 Juni 1999. Tugas Komite Audit Komite Audit bertugas untuk: • Membantu Dewan Komisaris untuk memastikan efektivitas sistem pengendalian intern dan efektifitas pelaksanaan tugas auditor eksternal dan auditor internal. The Audit Committee through the BOC is obliged to extend several reasons for candidature and total amount of honorarium/services fee of the External Auditor to the GMS C. • Provide recommendation regarding the completion and execution of the internal control system. Komite di bawah Dewan Komisaris Pembentukan Komite – komite di bawah koordinasi Dewan Komisaris adalah didasari oleh Surat Keputusan Menteri BUMN No. • Evaluate the implementation of activities and audit results which was carried out by the Internal Audit Bureau or the External Auditor. • Do not have personal interest that would cause a negative impact and conflict of interest towards related SOE. the Audit Committee is able to earn access or information regarding the employee. C. the Board of Commissioners had established the Audit Committee which was stipulate under Commissioner’s Decree No. • Menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang dilaksanakan oleh Biro Pengawasan Intern maupun Auditor Eksternal. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 123 . graduate in 1984. The Audit Committee Since 1999. Adapun beberapa Komite tersebut adalah sebagai berikut: Committees under the BOC The formation of committees under the coordination of the Board of Commissioners was based on the Ministers of SOE Decree No. Komite Audit melalui Dewan Komisaris wajib menyampaikan kepada RUPS alasan pencalonan tersebut dan besarnya honorarium/imbal jasa yang diusulkan untuk Auditor Eksternal tersebut. A. B. and • Able to communicate in an effective manner. mm • S1 Fakultas Ekonomi Universitas Islam Jakarta jurusan Perusahaan lulus tahun 1984. • S2 Magister Manajemen Universitas Persada Indonesia. KEP/01/DEKOM/0699 dated 24 June 1999. dan • Mampu berkomunikasi secara efektif. KEP-117/M-MBU/2002 dated 1 August 2002. dana. A. The Audit committee is entitled to provide suggestion to the Board of Commissioners in terms of proposing the candidacy for External Auditor to be endorsed through the GMS. Komite Audit berwenang untuk menyampaikan usulan kepada Dewan Komisaris untuk mengajukan calon Auditor Eksternal kepada RUPS untuk ditetapkan. KEP-117/M-MBU/2002 tanggal 1 Agustus 2002.Profil Sekretaris Dewan Komisaris ridwan se. Authority Pursuant to formal letter from the BOC. B. Dewan Komisaris telah membentuk Komite Audit yang ditetapkan dengan Keputusan Dewan Komisaris No.

: KEP/07/DEKOM/102009 dated 1 Oktober 2009. • Melakukan penelaahan atas pengaduan yang berkaitan dengan Perseroan. Work and Budgetary Plan. KEP/06/Dekom/092009 dated 1 September 2009. Long Term Business Plan. • Undertake the examination towards the adequate implementation of the external audit. the Company did not reappoint Endah Sri Wahyuni as the member of the Audit Committee. : KEP/07/DEKOM/102009 tanggal 1 Oktober 2009. • Salah satu anggota Dewan Komisaris bertindak sebagai Ketua Komite Audit. Anggota Komite Audit yang tidak diperpanjang masa kontraknya adalah Endah Sri Wahyuni terhitung tanggal 1 Oktober 2009 dengan SK Dewan Komisaris No. MS • Member : Khomsiyah Rachmaiza Efidarmi Rinaningsih Salim Siagian Dengan adanya perubahan diatas maka komposisi Komite Audit pada akhir tahun 2009 adalah sebagai berikut : • Ketua : Drs.Keanggotaan Komite Audit Keanggotaan Komite Audit • Keanggotaan Komite Audit terdiri dari sekurang-kurangnya 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris dan 2 (dua) orang ahli yang berasal dari luar (bukan merupakan pegawai Perseroan. D The Audit Committee membership The Audit Committee Member • The composition of the Audit Committee member is comprises of at lease one member from the BOC and two independent expertise outside the Company (non staff of the Company) • One of the members of the BOC acts as the Chairman of the Audit Committee. : KEP/05/DEKOM/092009 tanggal 1 Oktober 2009. as for the replacement. Sjukur Sarto. Untuk tahun 2009 terjadi pemberhentian dan pengangkatan dari anggota Komite Audit. • Undertake an identification towards certain matters that requires the BOC’s attention as well as other duties of the BOC. • Mengkaji kecukupan fungsi audit internal termasuk jumlah Auditor. KEP/05/ DEKOM/092009 dated 1 October 2009. b. • Melakukan penelaahan atas ketaatan Perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan. • Undertake a review towards the observance of the Company towards prevailing laws that related to the Company’s activities. Dewan Komisaris dapat memberikan penugasan lainnya kepada Komite Audit berupa namun tidak terbatas pada: • Melakukan penelaahan atas informasi mengenai perusahaan. Rinaningsih diangkat dengan SK Dewan Komisaris No. • Melakukan identifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris serta tugas-tugas Dewan Komisaris lainnya. Salim Siagian diangkat dengan SK Dewan Komisaris No. Rinaningsih is appointed pursuant to Decision Letter of the Board of Commissioner No. • Undertake the examination towards the adequate function of the internal audit including a total number of Auditor. including the audit plan and the number of Auditors. there were the termination and appointment of the Audit Committee member. In 2009. : KEP/06/Dekom/092009 tanggal 1 September 2009. The BOC could hand out other assignment to the Audit Committee but not limited to the followings: • Undertake a review concerning the Company’s information. • Mengkaji kecukupan pelaksanaan audit eksternal termasuk di dalamnya perencanaan audit dan jumlah Auditornya. MS • Anggota : Khomsiyah Rachmaiza Efidarmi Rinaningsih Salim Siagian 124 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Salim Siagian is appointed pursuant to Decision Letter of the Board of Commissioner No. the composition of the Audit Committee was comprises with description bellow: • Chairman : Drs. D. the Company had appoint the following members: a. • Undertake a review towards all complaints pertaining to the Company. serta Rencana Jangka Panjang. annual business plan and the assignment which had been applied.• Memastikan telah terdapat prosedur review yang memuaskan terhadap segala informasi yang dikeluarkan Perseroan. Effective since 1 October 2009 and pursuant to the Decision Letter of the Board of Commissioner No. dan sebagai penggantinya adalah : a. Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan. Management Report as well as other informations. b. With the abovementioned changes. rencana kerja tahunan dan penugasan yang telah dilaksanakan. Laporan Manajemen dan informasi lainnya. Sjukur Sarto. • To ensure that all information procedures which was established by the Company had been reviewed with a satisfying results.

• Currently worked as lecturer at University of Indonesia and Committee Audit member at PT Surveyor Indonesia. majoring in Accounting and graduate in 1992. • S2 Magister Manajemen Universitas Katolik Leuven. and consultant at Public Accountant Firm of SGV Utomo. F. • Previously worked as lecturer and consultant at Public Accountant Firm of Usman & Partner. Belgium and graduate in 1983. Rinaningsih • S1 Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia jurusan Akuntansi lulus tahun 1989. • S2 Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia lulus tahun 2002. Salim Siagian • S1 Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia jurusan Akuntansi lulus tahun 1975. konsultan pada Kantor Akuntan Publik SGV Utomo. konsultan pada Kantor Akuntan Publik Prasetio.Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia .Profile Anggota Komite Audit Khomsiyah • S1 Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada jurusan Akuntansi lulus tahun 1983. • Pengalaman kerja sebagai pendidik di Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII) . • Previously worked as lecturer at The Institute of Business and Informatics . • S3 Doktor Program Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi Indonesia. Utomo & Partner. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia lulus tahun 2000. Utomo & Rekan. Setiap rapat Komite Audit dituangkan risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota Komite Audit yang hadir. majoring in Accounting and graduate in 1975. • S2 Magister Manajemen Universitas Trisakti lulus tahun 1999. • Previously worked as lecturer at STIE Trisakti. • Master degree in Management from University of Indonesia and graduate in 2002. majoring in Accounting and graduate in 1989. Rapat Komite Audit Komite Audit mengadakan rapat sekurang-kurangnya sekali setiap bulan. The Audit Committee Meeting The Audit Committee convenes a regular meeting. • Master degree in Management from Trisakti University and graduate in 1999. • S2 Magister Akuntansi. • PhD on Accounting Program from Gadjah Mada University and graduate in 2005. The resolution of the Audit Committee meeting was written on minutes of meeting and signed by all members of the Audit Committee whom attended the meeting. konsultan pada Kantor Akuntan Publik Usman & Rekan. F. • Master degree from Catholic University of Leuven. and consultant at Public Accountant Firm of Prasetio. • Pengalaman kerja sebagai pendidik di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti. Belgia lulus tahun 1983. • Pengalaman kerja sebagai pendidik. Racmaiza Efidarmi • S1 Fakultas Ekonomi Sekolah TInggi Ilmu Ekonomi Fatahillah jurusan Akuntansi lulus tahun 1992. at least once a month. • S3 Doktor Program Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi Gadjah Mada lulus tahun 2005.STIE Nusantara. Rinaningsih • Bachelor degree from the Economic Faculty of University of Indonesia. majoring in Accounting and graduate in 1983. • PhD on Accounting Program from Economic Faculty of Indonesian University. E.STIE Nusantara. Rachmaiza Efidarmi • Bachelor degree from the Economic Faculty of STIE Fatahillah.E. • Master degree in Management from University of Indonesia and graduate in 2000. The description of the Audit Committee meeting is illustrated at the following tables: Adapun penjabaran frekuensi rapat Komite Audit adalah sebagai berikut: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 125 . • Pengalaman kerja sebagai pendidik di Universitas Indonesia dan Komite Audit di PT Surveyor Indonesia. Salim Siagian • Bachelor degree from the Economic Faculty of University of Indonesia. Profile of the Audit Committee Khomsiyah • Bachelor degree from the Economic Faculty of Gadjah Mada University.

PT Jamsostek (Persero) b.02/DK/012010 tanggal 14 Januari 2010 Tanggapan & rekomendasi Dekom berdasarkan LHA triwulanan yang masuk 6 Me-review Laporan Hasil Audit (LHA) BPI a. Laporan perja.100/DK/112009 tanggal 19 Nopember 2009 Surat No. Tanggapan Dekom atas RKAP tahun 2010 ( Surat No. Pra RUPS tanggal 26 Mei 2009 To make the Financial Report Analysis for Fiscal Year 2007 (Audited): a. the comparative analysis between the 2008 work plan and its realization is illustrated on the following tables: PT Jamsostek (Persero) PROGRAM KERJA vs REALISASI KOMITE AUDIT TAHUN 2009 2009 Work Plan VS Its Realization of the Audit Committee of PT Jamsostek (Persero) No. Berdasarkan LHA yang baik untuk LHA atas operasional audit masuk / Based on the maupun spesial audit guna mengetahui incoming LHA efektifitas pengendalian intern b. PKBL To monitor the general audit progress which was conducted by selected KAP for Financial Report of Fiscal Year 2007: a. DPKP c. Evaluasi atas kinerja KAP tahun 2008/Evaluation on 2008 KAP performance Realisasi Surat No.M/08/ DA/0509 tanggal 7 Mei 2009 Realization Description To make the Financial Report Analysis a. Ikut serta dalam closing meeting di daerah/ Paticipated on Regional closed meeting c. Rapat Pembahasan usulan RKAP DPKP tanggal 05 Desember 2009 c. PT Jamsostek (Persero) b.Nama Name Endah Sri Wahyuni* Khomsiyah Rachmaiza Efidarmi Rinaningsih** Salim SIagian*** * Berhenti terhitung sejak 1 September 2009 Jumlah Rapat Total Meetings 14 14 14 14 14 Jumlah Kehadiran Total Attendance 6 10 8 1 1 Prosentase (%) Percentage (%) 43 71 57 7 7 * Terminated effectively since 1 September 2009 ** Appointed effectively since 1 September 2009 *** Appointed effectively since 1 Oktober 2009 ** Diangkat terhitung sejak 1 September 2009 *** Diangkat terhitung sejak 1 Oktober 2009 G. PT Jamsostek (Persero) b. DPKP C. PT Jamsostek (Persero) b. d. PT Jamsostek Persero b. DPKP c. PKBL 2 3 Membuat analisa Laporan Keuangan tahun buku 2007 (Audited): a. Pra RUPS RKAP tanggal 14 Desember 2009 d. PKBL Berpartisipasi dan membantu Dewan Berdasarkan LHA yang masuk/ Komisaris dalam pembuatan tanggapan Based on the incomeing LHA atas RKAP & RKA tahun 2010 a. Notulen Rapat liat di BPI b. Memo internal No. DPKP c. PKBL Membuat tanggapan Dewan Komisaris untuk RUPS atas Laporan Keuangan audited tahun buku 2007" a. Medan. PKBL a. PT Jamsostek (Persero) b. PKBL Rencana Kerja/Plan Work Triwulan I/1st Quarter Triwulan II/2nd Quarter Triwulan III/3rd Quarter a. DPKP c. Balikpapan dan Jogjakarta c.anan dinas atas closing meeting tsb. PKBL 4 5 a. PT Jamsostek (Persero) b. DPKP c. Closing Meeting di Bandung. 14/DK/022010 tanggal 17 Februari 2010 a. PKBL Memantau perkembangan general audit yang dilakukan oleh KAP yang terpilih untuk Laporan Keuangan Tahun buku 2007: a. PT Jamsostek (Persero) b. RUPS RKAP tahun 2010 tanggal 18 Januari 2010 f. DPKP c. Rencana Kerja berbanding Realisasi dari Aktivitas Komite Audit Sesuai dengan Piagam Komite. PKBL Participated and Assisted the Board of Commissioner in the formulation of the 2010 recommendation of RKAP & RKA a. DPKP c. PT Jamsostek (Persero) b. Rapat persiapan Pra RUPS tanggal 18 Mei 2009 b. Rapat Komisaris Hasil Pra RUPS 2010 tanggal 22 Desember 2009 e. DPKP C. Work Plan versus Its Realization of the Audit Committee Pursuant to the Committee Charter. PKAT tahun 2009 / 2009 PKAT To review the Audit Assessment Result (LHA) of BPI both LHA of operational or special audit to monitor the effective ness of the internal control 126 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . 1 Keterangan Membuat Analisa Laporan Keuangan a. PKBL To make suggestion to the BOC on the 2007 Audited Financial Report to be extended at GMS" a. DPKP c. maka perbandingan antara rencana kerja dan realisasi pada tahun 2008 digambarkan seperti di bawah ini: G. PT Jamsostek (Persero) b. Rapat Komisaris tanggal 02 Desember 2009 b. Rapat regular 2 mingguan/ Regular meeting on every 2 week b.

Khomsiyah b. Pekalongan. No Surat 34/DK/042009 j. No Surat 18/DK/032009 e. Bogor I dan II. No Surat 37/DK/042009 k. 12 Juni 2009. Pengelolaan data kepesertaan. 30 Juni 2009. Kunjungan ke Medan. No Surat 72/ DK/082009 q. Pembahasan Laporan Profil dan Mapping Risiko e. No Surat 23/DK/032009 g. Kunjungan ke Palembang. No Surat 82/ DK/102009 s. Kunjungan ke Bali I dan II. Kunjungan ke Cirebon. No Surat 105/DK/122009 u. Dumai & Duri. Kunjungan ke Bukit TInggi. Kunjungan ke Manado. No Surat 106/ DK/122009 v. No Surat 63/ DK/072009 p. No Surat 37/ DK/042009 l. Kunjungan ke Belawan. Kunjungan ke Riau. Pembangunan Rusunawa di Batam dan Pergantian Anggota Komite Audit d. No Surat 52/ DK/062009 m. Kunjungan ke Maluku & Ternate. Komite Manajemen Risiko. Kunjungan ke Banjarmasin dan Palangkaraya. 07 April 2009. Kunjungan ke Blitar. No Surat 06/DK/012009 b. Kunjungan ke Bukit Tinggi. 24 Maret 2009. Kunjungan ke Sibolga. No Surat 59/ DK/072009n. Kunjungan ke Sanggata & Tanah Grogot. No Surat 17/DK/022009 d. Kunjungan ke Jogjakarta. Kunjungan ke Sukabumi.7 Melakukan kunjungan kerja ke Kantorkantor Cabang 22 kali 22 times a. Sdri. No Surat 31/DK/042009 i. No Surat 09/DK/022009 c. No Surat 77/DK/092009 r. No Surat 96/DK/112009 t. Tegal & Ungaran. No Surat 26/DK/032009 h. No Surat 107/DK/122009 a. No Surat 19/ DK/032009 f. Pembagian tugas Dekom dan Komite c. Pengangkatan Kembali anggota Komite Audit. Kunjungan ke Pematang Siantar. 1 September 2009. Kunjungan ke Palu & Makasar. Kunjungan ke Jambi. Kunjungan ke Bankarmasin. Kunjungan ke Banjarmasin. No Surat 61/DK/072009 o. Komite Audit dan Komite Manajemen Risiko Lihat Notulen BPI See BPI’s resolution To conduct a duty visit to the Branch Offices 8 Rapat Internal Dewan Komisaris The Internal BOC Meeting 9 10 Rapat Komite Audit dengan BPI Rapat Internal Komite Audit The Audit Committee and BPI Meeting The Internal Meeting of the Audit Committee laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 127 . Perlakuan Suku Bunga PUMP Rusunami Batam Center. Kunjungan ke Kanwil VII.

There were the Audit Commite report during 2009 that will be taken for the consideration by the Board of Commissioner for the 2010 activity. Sekiranya ada perubahan atas rencana kerja yang kami lakukan selama tahun 2009. we are wiling to dicscuss it further.11 Berpartisipasi dalam Assessment GCG Tahun 2008 a. kami bersedia untuk mendiskusikannya. Tindak lanjut atas temuan / kekurangan yang ada Masuk dalam Tim ARA Joint the ARA Team Participated on the 2008 GCG Assessment 12 13 Berpartisipasi dalam ARA (Annual Report Award) Berpartisipasi dalam Pemilihan Kantor Akuntan Publik untuk pemeriksaan laporan keuangan tahun buku 2009 TamBahan Tugas di luar rencana kerJa Tahun 2009 Participated in ARA (Annual Report Award) Participated in the selection of Public Accountant Firm to audit the financial statement of fiscal year 2009 addiTional Task Beyond The 2009 wiorking Plan Participated in reviewing and revision of the Company’s KPI 14 Berpartisipasi dalam me-review dan merevisi KPI Perusahaan Demikian Laporan Kegiatan Komite Audit selama tahun 2009 yang akan menjadi pertimbangan bagi Dewan Komisaris untuk kegiatan 2010. SPRINT/293/082008 tanggal 15 Agustus 2009 b. Would there be any changes on the work plan that is undertaken in 2009. Hormat Kami / Kindly Regards. Komite Audit / The Audit Committee Sjukur Sarto Ketua / Chairman 128 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Masuk dalam tim GCG sebagai anggota dengan SPRINT No. Review hasil assessment tahun lalu untuk persiapan tahun 2009 c.

Komite Manajemen Risiko
A. Independensi
• Tidak memiliki kepentingan keterkaitan pribadi yang dapat menimbulkan dampak negatif dan konflik kepentingan terhadap BUMN yang bersangkutan; dan • Mampu berkomunikasi secara efektif.

Risk Management Committee
A. Independency
• Do not have personal interest that would cause a negative impact and conflict of interest towards related SOE; and • Able to communicate in an effective manner.

B. Kewenangan
Komite Manajemen Risiko merupakan Komite Dewan Komisaris yang membantu Dewan Komisaris dalam memberikan masukan tentang kebijakan manajemen risiko, antisipasi serta penanganannya dalam rangka pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dalam memberikan nasihat serta masukan kepada Direksi.

B. Authority
The Risk Management Committee is a Committee under the Board of Commissioner which assist the BOC in providing input on risk management policy, anticipated action and the handling method in line with the Board of Commissioner’s duty to provide advice or recommendations to the BOD.

C. Tugas dan tanggung jawab
1. Menyusun rencana kerja yang diperlukan dalam melakukan aktivitas pengelolaan manajemen risiko. 2. Melakukan kajian dan memberikan masukan kepada Dewan Komisaris terkait dengan identifikasi dan penilaian risiko yang dihadapi Perseroan yang meliputi namun tidak terbatas pada faktor risiko yang timbul akibat perubahan kondisi ekonomi, perubahan sosial politik, perubahan kebijakan Pemerintah dan/atau adanya regulasi baru yang mempengaruhi kegiatan operasional dan kinerja Perseroan. 3. Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris terkait dengan kebijakan internal Perseroan dimana berdasarkan peraturan perundang-undangan dan/atau Anggaran Dasar, Direksi dalam melaksanakan kebijakan tersebut harus memperoleh pendapat dan/atau persetujuan Dewan Komisaris seperti faktor risiko yang timbul akibat perubahan struktur organisasi, diversifikasi usaha, pembentukan anak perusahaan, penghapusan atau pelepasan aset Perseroan, pengajuan pinjaman jangka panjang, investasi yang material dan penyertaan pada perusahaan lain. 4. Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris terkait dengan Kebijakan Internal Perseroan yang secara signifikan dan material akan berpengaruh pada kinerja Perseroan seperti namun tidak terbatas pada faktor risiko yang timbul akibat: • Perubahan Teknis dan Prosedur Pelayanan. • Perubahan sistem teknologi yang digunakan. • Kebijakan investasi dan kerjasama komersial. • Kebijakan di bidang sumber daya manusia seperti rekrutmen, pensiun dini, pemberian saham (employee stock option planning), pemberian bonus dan sebagainya. • Kebijakan di bidang keuangan dan akuntansi. • Permasalahan di bidang hukum seperti adanya tuntutan hukum dari pihak ketiga. • Dampak yang timbul akibat berlakunya suatu kebijakan/ regulasi internal baru di PT Jamsostek (Persero). • Kebijkan yang terkait dengan reputasi dan citra (image) Perseroan.

C. Duties and Responsibilities
1. To formulate a required work plan for undertaking the activity of managing risk management. 2. To analyze and provide input to the Board of Commissioner in relation with identifying and evaluating risks encountered by the Company which covered but not limited to the arising risks from the economic conditions, social and political changes, changes in Government policy and/or new regulation that could influence the operational activity and the Company’s performance. 3. To provide input to the Board of Commissioners in relation with the internal policy of the Company, in which, pursuant to the prevailing laws and/or the Articles of Association, the BOD, in handling over those policies should obtain suggestion and/or approval from the BOC such as the risks factor that might be arise due to the changes of the organizational structure, business diversification, formation of subsidiary company, the releases or write-offs of the Company’s assets, submission of long-term loan, material investment and participation at other companies. 4. To provide suggestion to the Board of Commissioners in relation with the Company’s Internal Policy, which could significantly influenced the performance of the Company, specific but not limited to the arising risk factor such as the followings: • Changes in Technical and Services Procedures. • Changes in the use of technological system. • The investment policy and commercial agreement. • Human resources policy, such as recruitment, early retirement, employee stock option planning, bonuses and so forth. • Financial and Accounting policy. • Legal cases, such as legal indictment from third party. • The arising impact from prevailing policy/new internal regulation at PT Jamsostek (Persero). • Policy that related to the Company’s reputation and image.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

129

5. Melakukan kajian terhadap sistem dan prosedur yang berkaitan dengan pengelolaan risiko dan memberikan rekomendasi penyempurnaan secara berkelanjutan yang diperlukan kepada Direksi melalui Dewan Komisaris. 6. Melakukan koordinasi dengan Unit Manajemen Risiko yang bertugas mengelola risiko di PT Jamsostek (Persero) dalam melakukan identifikasi, penilaian, monitoring dan penanganan risiko yang dihadapi Perseroan. 7. Melaksanakan penugasan lainnya dari Dewan Komisaris terkait dengan aspek manajemen risiko.

5. To conduct an analysis towards the system and procedures that related to risk management and providing the BOD with continuous recommendation through the BOC. 6. To conduct the coordination process with Risk Management Unit. This unit is in charge in managing risk at PT Jamsostek (Persero) through identification, assessment, monitoring and risk handling process. 7. To carry out other assignment from the Board of Commissioners in relation with the risk management factor.

D. Keanggotaan Komite Manajemen Risiko
1. Pengangkatan anggota Komite Manajemen Risiko yang baru terhitung sejak 1 Oktober 2009, maka Komite ini lebih banyak melakukan konsolidasi dan mempelajari peraturanperaturan baik eksternal maupun internal yang menyangkut PT Jamsostek (Persero). Pada tahun 2009 Komite ini belum melakukan rapat secara formal. 2. Komposisi Komite Manajemen Risiko Berdasarkan risalah rapat internal Dewan Komisaris pada tanggal 1 September 2009 tentang diaktifkannya kembali keberadaan Komite Manajemen Risiko serta hasil kajian Konsultan yang ditunjuk berdasarkan surat Dewan Komisaris No. : 44/DK/052009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Penunjukan Konsultan untuk Mengkaji Peranan Komite Manajemen Risiko, maka diangkatlah anggota Komite Manajemen Risiko dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris sebagai berikut : a. Kep/08/DEKOM/102009 atas nama Bibin Busono terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2009, b. Kep/09/DEKOM/102009 atas nama Didi Achadijat terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2009.

D. The Risk Management Committee Membership
1. The appointment of new members to the Risks Management Committee was only made on 1 October 2009, hence the Committee concentrated more on consolidating and studying both the external and internal regulations pertaining to PT Jamsostek (Persero). The Committee did not formally convene meetings yet in 2009. 2. Composition of Risk Management Committee Based on the minutes of the internal Board of Commissioners meeting on 1 September 2009 regarding the reactivation of the Risks Management Committee and also the results of the study by the Consultant appointed pursuant to Board of Commissioners Decision No.: 44/DK/052009 dated 29 May 2009 regarding the Appointment of a Consultant to Study the Role of the Risks Management Committee, hence members of the Risks Management Committee were appointed with the following Board of Commissioners Decisions: a. KEP/08/DEKOM/102009 in the name of Bibin Busono effective as of 1 October 2009, b. KEP/09/DEKOM/102009 in the name of Didi Achadijat effective as of 1 October 2009. Whereas the position of Head of Committee is still held by Mr. Haryadi B. Sukamdani who is a member of the Board of Commissioners. The composition of the Risks Management Committee in 2009 is as follows: • Chairman : Hariyadi B. Sukamdani • Member : Bibin Busono Didi Achadijat

Sedangkan Ketua dari Komite ini masih tetap dijabat oleh bapak Haryadi B. Sukamdani yang merupakan salah satu anggota Dewan Komisaris. Adapun komposisi Komite Manajemen Risiko pada tahun 2009 adalah sebagai berikut : • Ketua : Hariyadi B. Sukamdani • Anggota : Bibin Busono Didi Achadijat

E.Profile Anggota Komite Manajemen Risiko
Bibin Busono
• S1 Fakultas Teknis Universitas Indonesia jurusan Elektro lulus tahun 1989. • Pengalaman kerja sebagai Eksekutif di Hasnur Grup, Anggota Komite Audit PT Elnusa Tbk, Staf Ahli Wakil DIrektur Utama PT Pertamina (Persero), Chief Financial Officer PT London Sumatera Indonesia, Principal Ernst & Young Advisory Services, Chief Financial Officer

E. Profile of the Risk Management Committee
Bibin Busono
• Bachelor degree from Technical Faculty of Indonesian University majoring in Electricity, and graduate in 1989. • Previously served as the Executive at Hasnur Grup, the Audit Committee Member of PT Elnusa Tbk, Special Staff of Vice President Director of PT Pertamina (Persero), Chief Financial Officer of PT London Sumatera Indonesia, Principal Ernst & Young Advisory Services, Chief Financial

130

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

PT Danareksa (Persero), Direktur Utama PT Bursa Efek Surabaya dan Asisten Pengajar di Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia.

Officer PT Danareksa (Persero), President Director of PT Surabaya Stock Exchange and Assistant Lecturer at Computer Science Center in Indonesian University.

Didi Achadijat
• S1 Fakultas Ilmu Pasti dan Pengetahuan Alam dari Institut Teknologi Bandung, jurusan Matematika / Riset Operasi lulus tahun 1978. • S2 Matematika / Actuarial Science dari University of the Phillipines, Manila tahun 1981. • Pengalaman kerja sebagai Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya, Direktur Utama PT Asia Reliance General Insurance, Penasihat PT Binaputera Jaga Hikmah, Tenaga Ahli Aktuaria PT Indolife Pensiontama, Direktur Eksekutif PT Indolife Pensiontama, Direktur PT Taspen (Persero), dll.

Didi Achadijat
• Bachelor degree in Science and Natural Science from Bandung Institute of Technology, majoring in Mathematics / Operation Research, and graduate in 1978. • Master in Mathematics / Actuarial Science from the University of the Philippines, Manila in 1981. • Previously served as President Director of PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya, President Director of PT Asia Reliance General Insurance, Advisor of PT Binaputera Jaga Hikmah, Actuarial Expertise at PT Indolife Pensiontama, Executive Director of PT Indolife Pensiontama, Director of PT Taspen (Persero), etc.

F. Aktivitas Komite Manajemen Risiko
Karena belum berfungsinya Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko, maka sejak tanggal 11 Februari 2008 dengan Memo Dewan Komisaris No. M/05/DK/022008, maka keberadaan Komite Manajemen Risiko untuk sementara di non aktifkan.

F. The Activity of Risk Management Committee
Due to the dis function of Compliance and Risk Management Directorate, thus, since 11 February 2008, pursuant to the BOC Memos No. M/05/DK/022008, then the existence of Risk Management Committee is temporarily being non active.

Komite Nominasi
1. Komite Nomisasi yang bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris pada dasarnya tidak dibentuk secara permanen pada PT Jamsostek (Persero). Namun demikian, dalam hal adanya rencana pergantian Dewan Komisaris atau Direksi, Pemegang saham mengkomunikasikan masalah tersebut kepada Dewan Komisaris/Direksi. 2. Fungsi pengawasan pada Badan Penyelenggara PT Jamsostek (Persero) diatur secara khusus dalam UU No. 3/1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 bahwa pengendalian dilaksanakan oleh Pemerintah dengan mengikutsertakan unsur pengusaha dan tenaga kerja dalam wadah yang menjalankan fungsi pengawasan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3. Seleksi calon Direksi BUMN pada umumnya telah diatur dalam Keputusan Menteri BUMN No. KEP/09A/MBU/2005 tentang Penilaian Kelayakan dan Kepatuhan (Fit and Proper Test) Calon Anggota Direksi BUMN dimana dalam keputusan tersebut tidak mensyaratkan adanya kewenangan Dewan Komisaris untuk mengusulkan calon anggota Direksi. 4. Atas dasar pertimbangan tersebut, Dewan Komisaris PT Jamsostek (Persero) tidak membentuk Komite Nominasi yang ditetapkan secara permanen.

Nomination Committee
1. The Nomination Committee which is responsible to the Board of Commissioner basically was not being permanently established at PT Jamsostek (Persero). Nevertheless, due to formation changes of the BOC or the BOD, the shareholders were communicating those issues directly to the BOC/the BOD. 2. The overseeing function at PT Jamsostek (Persero) was being arranged specifically under Laws No. 3/1992 regarding Social Security Scheme of Workers, as stipulated on Article 27 that it was being controlled by the Government and involving the entrepreneur and workers under the coordination of institution which undertake the monitoring function pursuant to the prevailing laws. 3. Selection on the SOE candidacy for the Directors position had been formulated within the Minister SOE Decree No. KEP/09A/ MBU/2005 regarding Fit and Proper Test of Candidacy on SOE member of the Board of Directors, in which, the stipulated decision was not presuppose the authority of the BOC to suggest a candidate for the BOD members. 4. Based on such consideration, the BOC of PT Jamsostek (Persero) was not permanently established the existence of Nomination Committee.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

131

Komite Remunerasi
1. Penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan setiap tahunnya oleh Rapat Umum Pemegang Saham atas laporan pertanggungjawaban tahunan/ keuangan (audited) dengan dasar penilaian yang sepenuhnya ditetapkan oleh Pemegang Saham. 2. Penetapan remunerasi pejabat/karyawan PT Jamsostek (Persero) dianalisa dan dievaluasi oleh Dewan Komisaris pada saat pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan setiap tahunnya. 3. Dengan demikian, Dewan Komisaris belum menganggap perlu untuk dibuat Komite Remunerasi secara permanen pada PT Jamsostek (Persero).

Remuneration Committee
1. The establishment of the BOC and the BOD’s remuneration was being set annually through the General Meeting of Shareholders, in line with the annual responsibility report/ financial (audited) report, under basic appraisal which was fully determined by the Shareholders. 2. The establishment of the Company’s Management/ Employee remuneration which was being analyzes and evaluate by the BOC under discussion forum of the Company’s Annual Work and Budgetary Plan. 3. Therefore, the BOC consider that permanent establishment of the Remuneration Committee at PT Jamsostek (Persero) was deemed unnecessary.

Direksi
Komposisi Direksi
Pada tanggal 18 Desember 2008, dilakukan pergantian anggota Direksi melalui Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia dan Rapat umum Pemegang saham Perusahaan Perusahaan (Persero) PT Jamsostek No. KEP-249/MBU/2008 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perusahaan Perusahaan (Persero) PT Jamsostek Susunan Direksi menjadi sebagai berikut : • Direktur Utama • Direktur Umum dan SDM • Direktur Keuangan • Direktur Investasi : H. Hotbonar Sinaga : Djoko Sungkono : Myra SR Asnar : Elvyn G. Masassya

The Board Of Directors (Bod)
The Composition of the Board of Directors
On 18 December 2008, there has been a replacement of the Board of Directors members through the Decision from State Minister of State-Owned Enterprise’s Decree and the General Meeting of Shareholders of PT Jamsostek (Persero) No. KEP-249/MBU/2008 regarding the termination and election of Members of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). Thus, the composition are as follows: • President Director • Director of Finance • Director of Investment : H. Hotbonar Sinaga : Myra SR Asnar : Elvyn G. Masassya • Director of General Affairs and HR : Djoko Sungkono • Director of Operation and Service : Ahmad Ansyori • Director of Planning, Development and Information : H.D. Suyono • Director of Compliance and Risk Management : Karsanto

• Direktur Operasi dan Pelayanan : Ahmad Ansyori • Direktur Perencanaan Pengembangan dan Informasi : H.D. Suyono • Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko : Karsanto

Profil dari masing-masing Direksi disajikan pada halaman 64 dan 65 dari Laporan Tahunan ini.

The Profile of each member of the Board of Directors are presented on page 64 and 65 on this Annual Report.

132

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Dalam rangka mewujudkan pelayanan prima dan manfaat yang optimal bagi peserta serta pengembangan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja, maka perlu dilakukan peningkatan pengembangan pengelolaan perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance; dan berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. KEP/286/112007 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja PT Jamsostek (Persero), dengan ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab Anggota Direksi sebagai berikut:

Roles and Responsibilities of the Board of Directors
In line with efforts to provide the best service and optimum benefits to the members as well as develop an Employee Social Security Scheme, therefore there is a need to intensify the development of corporate management by implementing Good Corporate Governance principles; and based on the Decision Letter of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) No. KEP/286/112007 regarding the Organizational Structure and Job Description of PT Jamsostek (Persero), whereby the BOD scope of work and roles and responsibilities are as follows:

Direktur Utama
Direktur Utama dalam memimpin dan mengelola perusahaan mempunyai fungsi merencanakan, mengembangkan dan menetapkan kebijakan umum Perusahaan berdasarkan prinsip kehati-hatian, efektif dan efisien, sesuai dengan visi, misi, dan tujuan Perseroan serta mengoordinasikan kegiatan para Direktur, dan mengembangkan kebijakan komunikasi, pengawasan intern, kesekretariatan perusahaan dan peningkatan kesejahteraan peserta. Untuk menyelenggarakan fungsi tersebut, Direktur Utama mempunyai tugas: - Merencanakan kebijakan umum pengelolaan Perseroan sesuai visi, misi, dan tujuan Perseroan. - Mengarahkan, mengembangkan dan menetapkan strategi pengelolaan Perseroan secara menyeluruh. - Mengendalikan dan mengevaluasi seluruh kegiatan Perseroan serta melakukan koordinasi dan konsolidasi dalam pelaksanaan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja. - Mengoordinasikan pelaksanaan tugas para Direktur. - Merencanakan dan menentukan kebijakan komunikasi, pengawasan intern, kesekretariatan perusahaan dan peningkatan kesejahteraan peserta. - Mengarahkan, mengoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan strategi kesekretariatan, pengawasan intern, komunikasi perusahaan dan peningkatan kesejahteraan karyawan. Unit Kerja yang termasuk dalam Direktorat Utama adalah: - Biro Sekretariat Perusahaan - Biro Pengawasan Intern - Biro Hubungan Masyarakat - Biro Peningkatan Kesejahteraan Peserta (PKP) dan Kemitraan Bina Lingkungan (KBL).

President Director
In leading and managing the Company, the President Director is in charge with planning, developing and determining the general corporate policies based on the principles of prudent, effectiveness and efficiency that adheres to the vision, mission and objectives of the Company and coordinate the activities of the BOD, developing the communication policy, internal control, the corporate secretariat as well as enhancing the welfare of all members. To implement this role, the President Director has the following tasks: - Plan general policies for managing the Company in accordance with the vision and mission, as well as the objectives of the Company. - Direct, develop and determine the strategy for comprehensively managing the Company. - Control and evaluate all of the Company’s activities as well as coordinate and consolidate in respect to implement the Employees Social Security’s Scheme. - Coordinate the tasks of the BOD. - Plan and decide the communication policy, internal control, corporate secretariat, and to improve the welfare of all members. - Direct, coordinate and control the strategic implementation of the secretariat, internal control, corporate communication and to improve the welfare of all members. Main Directorate oversees the following working units: - Corporate Secretary Bureau - Internal Audit Bureau - Public Relation Bureau - Membership Welfare Improvement (PKP) and Partnership and Community Development (KBL) Bureau.

Direktur Operasi dan Pelayanan
Direktur Operasi dan Pelayanan mempunyai fungsi merencanakan, mengarahkan, mengoordinasikan, menetapkan dan mengendalikan kebijakan dan strategi operasi serta pelayanan guna tercapainya target kepesertaan dan kepuasan pelayanan bagi peserta. Untuk menyelenggarakan fungsi tersebut, Direktur Operasi dan Pelayanan mempunyai tugas:

Director of Operation and Services
The Director of Operations and Services plans, directs, coordinates, determines and controls operations and service policies as well as strategy to achieve the desired targets of memberships and satisfaction for the services rendered. To perform this function, the Director of Operations and Services have the following tasks:

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

133

- Merencanakan dan menetapkan kebijakan operasi dan pelayanan. - Mengarahkan dan mengoordinasikan pelaksanaan strategi pengusahaan bidang operasi dan pelayanan. - Mengendalikan tercapainya kebijakan operasi dan pelayanan yang telah ditetapkan. Unit kerja yang termasuk dalam Direktorat Operasi dan Pelayanan adalah: - Divisi Operasi - Divisi Teknis dan Pelayanan - Divisi Pelayanan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK).

- Plan and determine operational and service policy. - Direct and coordinate the implementation of strategy governing operations and services. - Manage to ensure that the operational and services policy are being achieved.

The Director of Operations and Services oversees the following Working Units: - Operational Division - Technical and Service Division - Maintenance Division of Health Care Benefit (JPK).

Direktur Perencanaan, Pengembangan & Informasi
Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Informasi mempunyai fungsi merencanakan, mengarahkan, mengoordinasikan, menetapkan dan mengendalikan kebijakan dan pengembangan perusahaan dan teknologi informasi dalam rangka meningkatkan corporate value. Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Informasi mempunyai tugas: - Merencanakan dan menetapkan kebijakan perencanaan strategis jangka panjang (corporate plan), serta teknologi informasi perusahaan. - Mengarahkan dan mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan dan strategi perusahaan di bidang perencanaan dan pengembangan perusahaan serta teknologi informasi. - Mengendalikan (evaluasi dan pengawasan) tercapainya kebijakan perencanaan dan pengembangan strategis sebagai feedback tercapainya Visi dan Misi perusahaan serta efektifitas strategi yang telah ditetapkan. - Mengendalikan tercapainya kebijakan perencanaan dan pengembangan teknologi informasi perusahaan yang telah ditetapkan. Unit kerja yang termasuk dalam Direktorat Perencanaan, Pengembangan dan Informasi adalah: - Biro Perencanaan dan Pengembangan - Biro Teknologi Informasi

Director of Planning, Development & Information
The Directorate of Planning, Development, and Information plans, directs, coordinates, determines and manages corporate policy and development, risk management, as well as information technology in order to improve a corporate value.

The Director of Planning, Development and Information has the following tasks: - Plan and determine policies on long term corporate strategic planning, development, and information technology. - Direct and coordinate corporate policy and strategy implementation that governs the corporate planing and development as well as the information technology. - Control (evaluate and monitor) the achievement of strategic planning and development policies as feedback of the corporate vision and mission as well as the effective result of the targeted strategy. - Monitor the achievement of targeted planning policy and the development of corporate information technology.

The Director of Planning, Development and Information oversees the following Working Units: - Planning and Development Bureau - Information Technology Bureau

Direktur Investasi
Direktur Investasi mempunyai fungsi merencanakan, menetapkan, mengarahkan, mengoordinasikan dan mengendalikan kebijakan serta menempatkan pengelolaan dana dalam berbagai portofolio berdasarkan prinsip hasil dan keamanan dana investasi sesuai ketentuan yang berlaku dalam rangka mencapai hasil yang optimal. Untuk menyelenggarakan fungsi tersebut, Direktur Investasi mempunyai tugas: - Merencanakan dan menetapkan kebijakan portofolio dan strategi pengelolaan dana dalam bentuk-bentuk investasi. - Mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan strategi pengusahaan penempatan dana.

Director of Investments
The Director of Investments plans, determines, directs, coordinates and manages the allocation of fund management policies to various portfolios based on the principles of returns and security of the investment funds in accordance with prevailing regulations to achieve an optimum results.

To execute its duties, the Director of Investment has the following tasks: - Plan and establish policies that governs the investmentbased fund management portfolio and strategy. - Direct and manage the implementation of the Company’s fund management strategy.

134

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

menetapkan dan mengendalikan kebijakan di bidang sumber daya manusia. pendidikan dan pelatihan. coordinates and controls policy and strategy related to Human Resources (HR). Unit kerja yang termasuk dalam Direktorat Investasi adalah: . pengadaan sarana dan prasarana. pendidikan dan pelatihan. as well as procurement of facilities and utilities needed to ensure the effective utilization of the Company’s resources.Biro Sumber Daya Manusia .Mengoordinasikan pelaksanaan evaluasi dan pengukuran kinerja portofolio investasi. efficiently.Facilities & Utilities Bureau laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 135 .Comptroller Bureau . The General Affairs and HR Directorates oversees the following Working Units: .Mengendalikan terlaksananya kebijakan SDM. pendidikan dan latihan. Unit kerja yang termasuk dalam Direktorat Umum dan SDM adalah: .Divisi Pasar Uang dan Pasar Modal .Accounting Bureau Direktur Umum dan SDM Direktur Umum dan SDM mempunyai fungsi merencanakan.Biro Pengadaan . . . the Director of Finance has the following tasks: . .Mengendalikan diversifikasi penempatan dana sehingga memberikan hasil yang optimal dengan memperhatikan keamanan dana. The Finance Directorate oversees the following Working Units: .Biro Sarana dan Prasarana Director of General Affairs and HR The Director General Affairs and HR plans. menetapkan.Direct and control the formation of Annual Work and Budgetary Plan of the Company effectively and efficiently (comply to the set budgetary plan). education and training. To implement this function. pengadaan dan pengelolaan sarana prasarana.Divisi Analisa Portofolio . .Portfolio Analysis Division . and controls company expenses in line with social insurance accounting system. mengoordinasikan dan mengendalikan kebijakan dan strategi di bidang Sumber Daya Manusia (SDM). and transparently plan. facilities and utilities.Mengarahkan dan mengoordinasikan pelaksanaan strategi perusahaan di bidang sumber daya manusia.Mengarahkan dan mengoordinasikan pelaksanaan strategi pengusahaan di bidang keuangan.Divisi Investasi Langsung . education and training.Coordinate the evaluation and measurement of the investment portfolio’s performance.Merencanakan dan menetapkan kebijakan dan strategi pengelolaan keuangan serta pelaporan keuangan. procurement and management of facilities and utilities.Mengendalikan tercapainya kebijakan keuangan dan pelaporan yang telah ditetapkan. education and training.Human Resources Bureau .Biro Akuntansi Director of Finance The Director of Finance seeks to effectively. pendidikan dan pelatihan.Direct and coordinate implementation of corporate strategy related to human resources. education and training. The tasks of the Director of General Affairs and HR are as follows: . Untuk menyelenggarakan fungsi tersebut. . .Control diversification of funds invested so as to provide optimum returns by observing the fund’s security. Unit kerja yang termasuk dalam Direktorat Keuangan adalah: . determines. The Investment Directorate oversees the following Working Units: .Fund Market and Capital Market Division . Direktur Umum dan SDM mempunyai tugas: . Direktur Keuangan mempunyai tugas: .Direct and coordinate the financial strategy implementation of the Company’s.Manage implementation of established policies on HR.Direct Investment Division Direktur Keuangan Direktur Keuangan mempunyai fungsi merencanakan.Plan. mengarahkan.Finance Bureau .Education and Training Bureau .Manages prescribed financial policy and the reporting system as stated. pengadaan. . . . mengelola keuangan dan mengendalikan rencana kerja perusahaan secara efektif dan efisien serta transparan sesuai sistem akuntansi jaminan sosial..Biro Keuangan . directs. sarana & prasarana yang telah ditetapkan.Mengarahkan dan mengendalikan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan (RKAP) secara efektif dan efisien (kepatuhan anggaran sesuai jadwal yang ditetapkan. . establish and manage policies that governs the human resources. manages the finances.Plan and determine policy and financial management strategy as well as financial reporting.Procurement Bureau . .Merencanakan. . pengadaan serta sarana dan prasarana guna tercapainya tujuan Perseroan.Biro Pendidikan dan Pelatihan . as well as facilities and utilities.Biro Pengendalian Keuangan .

. direct. the Training and Development of Skill and Knowledge for the BOC and the BOD had been stipulated by Directors Decree No. .36% 90.45% Program Pelatihan dan Pengembangan Direksi Berdasarkan Kesepakatan Bersama antara Dewan Komisaris dengan Direksi PT Jamsostek (Persero) telah ditetapkan Program Pelatihan dan Pengembangan Skill and Knowledge Dewan Komisaris dan Direksi yang telah dituangkan dalam Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. : Kep/307/102008. sets and control the legal policy.Risk Management Bureau Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Direksi Pada tahun 2008.Mengarahkan. sets and control the policies on managing risks. menetapkan dan mengendalikan kebijakan hukum. procedures. . Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko mempunyai tugas: . the Director of Compliance and Risk Management has the following tasks: . .Biro Kepatuhan dan Hukum . coordinate and evaluate the application of risk management towards all level of organization’s. laws and regulations. coordinate.To direct and coordinate the implementation of compliance with the prevailing system. Unit kerja yang termasuk dalam Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko adalah: . The frequency of Meetings will be clarified as follows: Jumlah Rapat Total Meetings 22 22 22 22 22 22 22 Jumlah hadir Total Attendance 22 19 20 13 21 19 21 Prosentase (%) Percentage (%) 100.Biro Manajemen Risiko Director of Compliance and Risk Management Director of Compliance and Risk Management plan.Merencanakan.45% 86. legal and compliance to the prevailing laws and regulations in order to minimize the corporate risk and legal matters which could have a negative impact on the Company. . Adapun penjabaran frekuensi rapat Direksi tersebut adalah sebagai berikut: Nama Name H.D. Direksi mengadakan rapat sebanyak 22 (dua puluh dua) kali. : Kep/307/102008. . menetapkan dan mengendalikan kebijakan dalam pengelolaan risiko.Mengendalikan tercapainya kebijakan dan strategi manajemen risiko. Masassya Djoko Sungkono Karsanto The frequency of Meetings and Level of Attendance of Members of the BOD In 2008. hukum dan peraturan yang berlaku. kepatuhan dan strategi manajemen risiko secara komprehensif. .Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko mempunyai fungsi merencanakan. hukum dan kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku guna meminimalisasi risiko usaha dan masalah hukum yang dapat membawa dampak negatif pada Perseroan. The Compliance and Risk Management Directorates oversees the following Working Units: .To plan.Memastikan penerapan Prinsip Empat Mata dalam pengambilan keputusan-keputusan perusahaan bersama Direktorat terkait lainnya.36% 95. 136 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . the Board of Directors convened a 22 (twenty two) meetings. mengoordinasikan dan evaluasi penerapan manajemen risiko pada seluruh jenjang organisasi. mengarahkan. compliance and risk management strategy comprehensively. Suyono Ahmad Ansyori Elvyn G.Mengarahkan dan mengoordinasikan penerapan kepatuhan terhadap sistem & prosedur.90% 59. .To control the implementation of risk management strategy and policy. kepatuhan serta hukum yang telah ditetapkan. mengoordinasikan.09% 95. Hotbonar Sinaga Myra SR Asnar H.To ensure the implementation of Four Eyes Principles in decision making process with the support of other related Directorates.To direct.00% 86. Training and Development Program for the Board of Directors Pursuant to Collective Agreement between the Board of Commissioner and the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). To implement this function. as well as compliance on the prevailing laws.Compliance and Legal Bureau .

000 862.400.000 70.000 54.000 * Direktur Utama (H. the Board of Directors are not allowed to allocate personal expenses to the Company.000 16.000. Direksi tidak diperkenankan membebankan biaya kepada Perseroan untuk kepentingan pribadi. monthly allowance for housing will be provided with a total value of Rp16.500. This directive governing the salary/honorarium and Director’s facilities takes effect on 1 January 2009.000 1. .420.Post-official Insurance compensation with annual premium of a maximum three times salary/honorarium per month. Hotbonar Sinaga) was not given a housing allowance because he had been provided with the corporate housing.200.000. Hotbonar Sinaga* Myra SR Asnar H.200.900.000 per bulan.200.000. Di luar hal-hal yang diatur dalam ketetapan ini.000 70.900. fasilitas Direksi serta honorarium sebagai berikut: Remuneration of the Board of Directors Remuneration of the Board of Directors for fiscal year 2009 were established within the minutes of the GMS regarding the approval of the Annual Report and endorsement for calculating fiscal year 2009 which determined the salary.000 1. .000 577.362.200.200.200.211.D.800. Salary of the Board of Directors .400.000 16.000 54.200. d.200. kepada anggota Direksi dapat diberikan kompensasi bulanan untuk fasilitas rumah jabatan yang besarnya Rp16.000 54.400.000 20.000 Tantiem Bonus 642.900.420.Asuransi Santunan Purna Jabatan dengan premi per tahun maksimum 3(tiga) kali gaji/honorarium per bulan.500.000 70.500.400.000 1. d.000 16.300.000 Nama Name H.774. a. .000 70.000 54. Apart from those specified within the directive.Remunerasi Direksi Remunerasi Direksi tahun buku 2009 ditetapkan dalam risalah RUPS tentang persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan perhitungan tahunan tahun buku 2009.000 5.Apabila Perseroan tidak menyediakan fasilitas rumah jabatan.200.If the Company’s not having a privilege to give a housing facilities to the members of the Board of Directors.000 70.200.000 842.000 384.The Board members was also being equipped with car facilities.000 862. Fasilitas Direksi .000 2.000 481.000 842.Director’s facilities.400.000.000 842.200.000 54.1(satu) buah kendaraan jabatan bagi masing-masing anggota direksi yang jenisnya ditetapkan dengan memperhatikan aspek kepantasan.200.000 8.000 842. Ketetapan mengenai gaji/honorarium dan fasilitas Direksi ini mulai berlaku tanggal 1 Januari 2009.000.000 Total Total 1. Hotbonar Sinaga) tidak diberikan tunjangan rumah jabatan.200.Medical treatment that adheres to the stipulate regulation in the Company.200.200. and the type of these cars was determined by certain aspects such as proper. Suyono Ahmad Ansyori Elvyn G Masassya Djoko Sungkono Karsanto Gaji Salary 60.000 97.000 Tunjangan Allowance 16.000 ThP 2008 2008 ThP 720.000 842.000.800.000 54. Facilities of the Board of Directors .800. c. . a.420. b.000. Gaji Direksi .000 20. c. kehematan dan kemampuan keuangan Perseroan.000 577.000.000 577.000.400. maka. facilities as well as honorarium of the BOD as follows: ThP/Bulanan Monthly ThP 60. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 137 .900.000 per month. economic and financial capability of the Company.Fasilitas pengobatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Perseroan.400.000 16. karena yang bersangkutan telah disediakan rumah jabatan/ The President Director (H.000 16.200. b.000. .000.000 70. dimana penetapan gaji.200.000 842.000 862.200.000.436.000 20.Fasilitas Direksi. thus.200. .

c. KEP/231/092007. through the Directors Decree No. d. Melakukan seleksi atas laporan yang masuk dan menyampaikan kepada unit kerja terkait untuk ditindaklanjuti. f. Kewenangan Bahwa dalam rangka menegakkan ketentuan yang berkaitan dengan penerapan prinsip dan praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). act and expression of JAMSOSTEK person which against the stipulated manual guide that related to the implementation of Good Corporate Governance that covers: • Good Corporate Governance Code • Code of Conduct • Board Manual • Conflict of Interest Code. the Management of PT Jamsostek (Persero) consider that it was deemed necessary to have the Company’s organ which handling the ethics violation. Keanggotaan Susunan pengurus Komite Etika terdiri dari seorang ketua yang dijabat oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko. telah ditetapkan adanya suatu Komite Etika di PT Jamsostek (Persero). Sebaliknya Komite Etika juga dapat mengusulkan kepada Direksi untuk memberikan sanksi kepada pelapor atas laporan pelanggaran yang tidak terbukti kebenarannya. Committees under the Board of Directors: The Ethic Committee A. Direksi dan karyawan JAMSOSTEK). d. attitude. Kepala Biro SDM.Komite di bawah Direksi: Komite Etika A. Melakukan evaluasi atas tindak lanjut pelaksanaan tugas dari unit kerja terkait. To receive the internal and external report concerning violations that related to the implementation of Good Corporate Governance principles. To evaluate the implementation of the tasks carry out by the related working unit g. perilaku. d. a Secretary whom posted by Head of Internal Control Bureau and several other members whom consist of the Head of Legal and Compliance Bureau. Melakukan administrasi dan laporan atas kegiatan Komite Etika. To suggest the Board of Directors about the sanction to the reporter and violation report that is proven wrong. g. Tugas Pokok dan Fungsi Komite Etika: a. c. habit. Ketua Umum atau Ketua Pengurus Pusat Serikat Pekerja dan seorang anggota lainnya sesuai kebutuhan Komite Etika. sehingga melalui Keputusan Direksi No. e. B. sikap. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Etika mempunyai tugas utama membantu Direksi untuk menangani permasalahan pelanggaran etika yang dilakukan oleh Insan JAMSOSTEK (termasuk Komisaris. Pelanggaran Etika Pelanggaran etika adalah suatu perbuatan. 138 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Head of Human Resources Bureau or Chairman of Labor Union and other members based on the requirement needed from the Ethic Committee. c. To administer and report all of the activities from Ethic Committee’s. Menerima laporan internal maupun eksternal atas pelanggaran yang terkait dengan penerapan prinsipprinsip Good Corporate Governance. d. KEP/231/092007. To conduct a selection towards the incoming reports and submit the report to the related working unit to be follow up c. maka Manajemen PT Jamsostek (Persero) memandang perlu adanya suatu organ perusahaan yang menangani pelanggaran etika. tindakan dan ucapan insan JAMSOSTEK yang bertentangan dengan pedoman yang terkait dengan penerapan Good Corporate Governance yang meliputi: • Pedoman Good Corporate Governance • Pedoman Perilaku • Board Manual • Pedoman Benturan Kepentingan. Main function of the Ethic Committee are: a. Mengusulkan kepada Direksi untuk memberikan penghargaan kepada pelapor atas laporan pelanggaran yang terbukti kebenarannya. Roles and Responsibilities The main responsibility of Ethic Committee is to assists the Board of Directors in handling ethic’s violation that was conducted by JAMSOSTEK’s employee (including the Board of Commissioners. B. Memberships: The memberships of the Ethic Committee was consists of a Chairman whom posted by the Director of Compliance and Risk Management. the Board of Directors and JAMSOSTEK Employees). e. b. f. To suggest the Board of Directors about the reward to the reporter and violation report that is proven right. To execute an appraisal towards gift or souvenirs received. Melaksanakan penilaian (appraisal) terhadap penerimaan hadiah atau cindera mata. Authority In order to upright the stipulation that related to the implementation of Good Corporate Governance practices and principles. seorang sekretaris yang dijabat oleh Kepala Biro Pengawasan Intern dan beberapa anggota yang terdiri dari Kepala Biro Hukum dan Kepatuhan. therefore. b. Violation of Ethic The violations of ethics are a deed. PT Jamsostek (Persero) was established the Ethic Committee.

The violation report on Good Corporate Governance practices which is not related to the duties and responsibilities of the Ethic Committee could be reported to the working unit/ related committee to be follow up. Komite Integritas 1. Board of Directors. The violation on Good Corporate Governance practices which could not be identified by working unit/ related committee would directly handled by the Ethic Committee.To pro actively monitor the occurrence of system infringements. Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No.To encourage the implementation of an analysis of the PT Jamsostek (Persero) corruption deterrence action plan. Direksi. . Authority and Responsibilities . wewenang dan tanggung jawab sebagai berikut : a.Mendorong diterbitkan dan disosialisasikannya Modul Pakta Integritas Jamsostek serta memantau pelaksanaannya. 4. fungsi. The reporting procedures on violation on the implementation of Good Corporate Governance 1. Decision of the BOD of PT Jamsostek (Persero) No. . Furthermore. functions. 3.Monitor and ascertain that all JAMSOSTEK Personnel implement the Integrity Pacts they have signed.e. 6. . 6. Laporan pelanggaran yang bersifat rahasia. 3. dan Karyawan) telah ditindaklanjuti. the reporter would be granted with the protection guarantee. Komite Etika menerima laporan atas pelanggaran penerapan Good Corporate Governance dan melakukan identifikasi dan seleksi atas laporan pelanggaran dalam penerapan Good Corporate Governance. The establishment of Good Corporate Governance practices was implemented based on the direct and indirectly audit findings towards the event of violation of Good Corporate Governance.Place and date/time of violation . . Selanjutnya. Tugas Pokok Membantu terlaksananya Pakta Integritas secara baik dilingkungan PT Jamsostek (Persero) b. . Laporan pelanggaran yang disampaikan secara tertulis sekurang-kurangnya memuat : . Penegakan penerapan Good Corporate Governance dilaksanakan atas dasar laporan dan atas adanya temuan langsung atau tidak langsung terhadap peristiwa pelanggaran penetapan Good Corporate Governance.Menjamin identitas saksi / pelapor pelanggaran Pakta Integritas c.Mendorong dilaksanakannya analisis rencana tindak pencegahan Korupsi di PT Jamsostek (Persero). c. Prosedur pelaporan atas pelanggaran penerapan Good Corporate Governance 1. .Memantau dan memastikan bahwa Insan JAMSOSTEK melaksanakan Pakta Integritas yang telah ditandatangani. For every confidential of violation report. 5.Identitas Pelapor.To ascertain that all reports of Integrity Pact infringements / deviations by JAMSOSTEK Personnel (Board of Commissioners. authority. Wewenang dan Tanggung Jawab . chronological and evidence of violation . 4. the Ethic Committee received a report on the violation of Good Corporate Governance practices and carry out a selection and identification process towards the violations of the implementation. and responsibilities: a.Secara pro aktif memantau sistem pelaksanaan pelanggaran. e.Memastikan bahwa laporan pelanggaran / penyimpangan Pakta Integritas yang dilakukan oleh Insan Jamsostek (Dewan Komisaris. and Employees) are followed up. : Kep/200/082009 tanggal 6 Agustus 2009 tentang Penetapan Charter Komite Integritas / Pemantau Independen dengan tugas pokok.The identity of the reporter.Peristiwa dan kronologis serta bukti pelanggaran . laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 139 .: KEP/200/082009 dated 6 August 2009 regarding the Establishment of the Integrity Committee / Independent Monitors with the following principal duty.Nama pelanggar etika . Fungsi . . 5. 2.To guarantee the anonymity of witnesses to / informers of Integrity Pact infringements. Principal Duty To assist the smooth implementation of the Integrity Pact within PT Jamsostek (Persero) b. The Integrity Committee 1.The event. 2. Functions . The violation report was reported in formal written form and consists of: .Name of the violator . .Tempat dan tanggal/waktu pelanggaran . Laporan pelanggaran atas penerapan Good Corporate Governance yang tidak terkait dengan tugas Komite Etika dapat disampaikan kepada unit kerja/komite terkait untuk ditindaklanjuti.To promote the enforcement and socialization of the JAMSOSTEK Integrity Pact Module as well as monitor its implementation. pelapor akan mendapatkan jaminan perlindungan. Laporan pelanggaran atas penerapan Good Corporate Governance yang tidak dapat dilimpahkan/diidentifikasikan kepada unit kerja/komite terkait ditangani langsung oleh Komite Etika.

Usman : Coordinator and Member : Member : Member : Member : Secretary 3.In performing its duty the Integrity Committee does not have the authority to audit. 140 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .For the purpose of clarifying. Dewan Komisaris telah menindak lanjuti temuan atau laporan tersebut. . probe or bring charges against the reported cases of infringement. penyidikan maupun penuntutan terhadap kasus yang dilaporkan. submits its performance report to the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). : Kep/201/082009 tanggal 6 Agustus 2009 tentang Pengangkatan Anggota Komite Integritas / Pemantau Independen dengan susunan sebagai berikut : • Ai Mulyadi Mamoer Anggota • Mas Achmad Daniri • Sabdono Surohadikusumo • Lukman Nulhakim • M.Memberikan saran/rekomendasi tindak lanjut laporan pelanggaran Pakta Integritas kepada. klarifikasi terhadap informasi / masukan laporan pelanggaran Pakta Integritas oleh pihak internal maupun pihak ekternal perusahaan dan merahasiakan identitas pelapor yang menyampaikan laporan pelanggaran Pakta Integritas di PT Jamsostek (Persero). Komite Integritas berhak mendapatkan akses informasi. . in accordance with applicable PT Jamsostek (Persero) regulations. Pada akhir tahun menyampaikan pencapaian kinerja Komite Integritas kepada Direksi PT Jamsostek (Persero). In following up its efforts.Dalam melaksanakan tugasnya Komite Integritas tidak mempunyai kewenangan baik melakukan audit.Melakukan konfirmasi. . . it performs a comprehensive evaluation and conveys the result to the Board of Commissioners or the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). 2. . Usman : Koordinator merangkap : Anggota : Anggota : Anggota : Sekretaris .Dalam hal Komite Integritas meyakini terjadinya pelanggaran. and the State Minister for State-Owned Enterprises. .Provide suggestions/recommendations on following up the Integrity Pact infringement reports to the Board of Commissioners. konfirmasi dan penilaian laporan pelanggaran Pakta Integritas. melakukan evaluasi yang komprehensif dan menyampaikan kepada Dewan Komisaris atau Direksi PT Jamsostek ( Persero). the Integrity Committee reserves the right to have access to information. Decision from the BOD of PT Jamsostek (Persero) No. 3. Program kerja yang telah dilaksanakan • Penyusunan Charter dan Program Kerja Komite Integritas • Pelaksanaan Penandatanganan Pakta Integritas • Penyelenggaraan Rapat Pleno Forum Komite Integritas • Melaksanakan pembahasan dengan Direksi tentang implementasi GCG • Menyusun program peran strategis PT Jamsostek (Persero) dalam Gerakan Nasional Antisuap KUPAS-BUMN.The Integrity Committee is required to prepare an Annual Work Plan that contains objectives and work programs. Komite Integritas memastikan bahwa Direksi. . pemeriksaan. the Integrity Committee ascertains that the Board of Directors and the Board of Commissioners follow up on the findings or reports. . 2.Confirm and clarify all information / inputs contained in the Integrity Pact infringement reports by both internal and external parties and keep the identities of the informers providing the Integrity Pact infringements at PT Jamsostek (Persero) reports confidential. examine. sesuai dengan ketentuan yang berlaku di PT Jamsostek (Persero). confirming and assessing Integrity Pact infringement reports. penyelidikan . Dalam menindak lanjuti upayanya. Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. investigate.Untuk Kepentingan klarifikasi. The undertaken of Working Plan • The formulation of Charter and Working Plan of the Integrity Comnittee • The Signing of the Integrity Pact • The implementation of Meeting of Integrity Committee Forum • Conduct a discussion forum with the Board of Directors concerning the GCG implementation • The Formulation of strategic role program of PT Jamsostek (Persero) on the National Force of Anti Bribery of KUPAS-SOE .Komite Integritas wajib membuat program Kerja Tahunan yang berisi sasaran dan program kerja . Amin H.. .When the Integrity Committee believes that an infringement has occurred. . Dewan Komisaris. Amin H. Direksi dan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara. And at the end of the year. Board of Directors.: KEP/201/082009 dated 6 August 2009 regarding The Appointment of Integrity Committee / Independent Surveillance Member with the composition as follows : • • • • • Ai Mulyadi Mamoer Mas Achmad Daniri Sabdono Surohadikusumo Lukman Nulhakim M.

Founder and Supervisory Board Member of Indonesia Procurement Watch (IPW). Koordinator Desk Pencegahan Tim Nasional Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Kormenev) Percepatan Pemberantasan Korupsi – Inpres 5 tahun 2004. USA serta Sarjana Ekonomi Universitas Padjadjaran Bandung. Ketua Kompartemen Telematika KADIN Indonesia. Anggota Komite Integritas BULOG dan Alumni ESQ Eksekutif Angkatan ke-59. Sejak tahun 2004 menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bakrie Telcom Tbk dan sejak tahun 2006 juga menjabat sebagai Ketua Komite Audit. and since 2006 also Head of Audit Committee. Expert Staff Coordinator. Frekuensi rapat dan tingkat kehadiran Selama tahun 2009 frekuensi rapat dan tingkat kehadiran Komite Integritas adalah sebagai berikut : Nama Name AlMulyadi Mamoer Lukman Nulhakim Sabdono Surohadikusumo Mas Achmad Daniri M. Anggota Pemantau Independen Pelaksanaan Pakta Integritas Kementerian Negara PAN. Alumni LEMHANNAS KRA XXII – 1989. a Bachelor’s Degree in Economics from Padjadjaran University. Anggota Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI). Memprakarsai dan membidani kelahiran Dewan Integritas Bangsa.00% 100. Commissioner of Post and Giro Public State Enterprise as well as Head of Planning Bureau of the Ministry of Tourism.00% 86. Member of Indonesian Institute of Audit Committees (IKAI). Post and Telecommunication. Komisaris PT Ratelindo. Pendiri dan Anggota Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL). Sebelumnya (1972-2003) antara lain menjabat sebagai Staf Ahli Dirut Telkom dan Koordinator Staf Ahli PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Coordinator of JAMSOSTEK Integrity Committee. The Profile of the Integrity Committee Coordinator ai mulyadi mamoer Born in Tasikmalaya 25 March 1946. Founder and Deputy Coordinator of Forum for the Monitoring and Eradication of Corruption (Forum 2004). and is an Alumni of LEMHANNAS KRA XXII – 1989. Amin H. Deterrence Desk Coordinator of the National Team for Coordinating Monitoring and Evaluation (Kormenev) of the Accelerated Eradication of Corruption – Presidential Instruction No. Sekjen Komite BTP Indonesia (Gerakan Moral Bersih Transparan Profesional – KADIN Indonesia). Profil Koordinator Komite Integritas ai mulyadi mamoer Lahir di Tasikmalaya 25 Maret 1946. Member of Independent Monitors of Integrity Pact Implementation of the State Ministry for the Utilization of State Apparatus. Anggota Transparency International Indonesia (TI Indonesia). Head of Infocomm Compartment of the Indonesian Chamber of Commerce. Founder and Member of Indonesian Information and Communications Technology (Infocomm) Society (MASTEL).00% laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 141 . Anggota Paguyuban Komisaris Independen Indonesia (ISICOM) dan Anggota Lembaga Komisaris dan Direksi Indonesia (LKDI). and Alumni of ESQ for Executives Class 59. Bandung. Attendance Level of Meeting Throughout 2009 the attendance level of the integrity committee meeting is as follows : 5. Member of Indonesian Society of Independent Commissioners (ISICOM) and Member of Indonesian Institute of Commissioners and Directors (LKDI). Komisaris Perum Pos dan Giro serta Kepala Biro Perencanaan Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi.00% 100. Pendiri dan Anggota Dewan Pengawas Indonesia Procurement Watch (IPW). Secretary-General of the Three Pillars of Partnership (3pK). USA. Founder and Board of Administrators Member of Indonesian Society of Entrepreneurs (MEI). Prior to that (1972-2003) held the positions of among others Expert Staff to the Managing Director of Telkom and PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Koordinator Komite Integritas Jamsostek. Pendiri dan Wakil Koordinator Forum Pemantau Pemberantasan Korupsi (Forum 2004). Member of Pertamina Integrity Committee.00% 71. 5. Member of Transparency International Indonesia (TI Indonesia). Secretary-General of BTP Indonesia Committee (Clean Transparent Professional Moral Movement – Indonesia Chamber of Commerce). Anggota Komite Integritas Pertamina. 4. and since 30 March 2010 Head of the Indonesian Chamber of Commerce Business Without Bribes Working Group.4. Holds a Master of Arts degree in Economics from Michigan State University. An Independent Commissioner of PT Bakrie Telcom Tbk since 2004. Commissioner of PT Ratelindo. Lulusan Master of Arts (MA bidang Ekonomi) Michigan State University. Sekretaris Jenderal Tiga Pilar Kemitraan (3pK). dan sejak tanggal 30 Maret 2010 menjadi Ketua Pokja Bisnis Tanpa Suap KADIN Indonesia. Member of BULOG (Indonesian Bureau of Logistics) Integrity Committee. Pendiri dan Anggota Dewan Pengurus Mayarakat Entrepreneur Indonesia (MEI). Sponsored and brought about the establishment of the National Integrity Council. Usman Jumlah Rapat Total Meetings 7 7 7 7 7 Jumlah hadir Total Attendance 7 6 7 5 7 Prosentase (%) Percentage (%) 100. 5 / 2004.

b. 2. dengan capaian Skor Aktual 86. and act as the Formulation and Socialization of Team for the Good Corporate Governance Assessment. 1. Membuat laporan tertulis secara bulanan kepada Direktur Utama. the Board of Commissioners and Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) • The 2008 Report on GCG Assessment Results That the Board of Finance and Development Control (BPKP) performed a Good Corporate Governance (GCG) Assessment on PT Jamsostek (Persero) in 2008 in accordance with Report Number: Lap. d. Usman Armada Abdul Karim Titi Sukanthi Imam Santoso Hardi Yuliwan Iwan Hermawan Ahmad Hafiz I Made Gde Yagustana Pulung Riyanto Irvan Rianto Staf Ahli | Expertise Kepala Biro Sekretariat Perusahaan | Head of Corporate Secretariate Bureau Kepala Biro Kepatuhan & Hukum | Head of Compliance & Legal Bureau Biro Kepatuhan & Hukum | Compliance & Legal Bureau Staf Ahli | Expertise Biro Sekretariat Perusahaan | Corporate Secretariate Bureau Biro Perencanaan & Pengembangan | Research & Development Bureau Biro Pengawasan Intern | Internal Control Bureau Biro Manajemen Risiko | Risk Management Bureau Biro Sekretariat Perusahaan | Corporate Secretariate Bureau Ketua | Chairman Wakil Ketua I | Vice Chairman I Wakil Ketua II | Vice Chairman II Sekretaris | Secretary Anggota | Member Anggota | Member Anggota | Member Anggota | Member Anggota | Member Anggota | Member 1. Undertook Self Assessment of GCG in 2009 c. Dalam hal menyelesaikan tindak lanjut atau Assessment Good Corporate Governance (GCG) disusun oleh Konsultan. Submit the formal repot to the President Director on a monthly basis. Tugas Komite GCG a. Mengkoordinir penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Assessment Good Corporate Governance (GCG) dan infrastruktur Assessment Good Corporate Governance (GCG) sebagai Tim Penyusunan dan Sosialisasi Assessment Good Corporate Governance. b.Discussion of the GCG Assessment Results concept with the State Ministry for SOEs Expert Staff on GCG .1768/Pw 30/4/2009 tanggal 30 April 2009 sebagaimana terlampir.Pelaksanaan closing antara Staf Ahli GCG Meneg BUMN.15 out of a maximum score of 100 or 86. 142 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . the Formulation and Socialization Team of GCG had become the assistant to the Consultant.: SPRINT/83/032009 regarding Formulation of Team and GCG Socialization which comprises of the followings: Nama Name Jabatan Position Status Status M. b. Dewan Komisaris dan Direksi PT Jamsostek (Persero) • Laporan Hasil Assessment GCG tahun 2008 Bahwa Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah melakukan Assessment Good Corporate Governance (GCG) pada PT Jamsostek (Persero) tahun 2008 sesuai dengan Laporan No. in accordance with Decision Letter No.96% atau mengalami kenaikan 0.Administrative support for the BPKP GCG Assessor .15%.15 dari Skor maksimal 100 atau 86. Melaksanakan Self Assessment GCG Tahun 2009 c. The 2009 realization on GCG Committee’s Tasks: a. To coordinate the follow up recommendation on the Good Corporate Governance (GCG) Assessment and the infrastructure of Good Corporate Governance (GCG) Assessment. In its effort to complete the follow up action or conduct the GCG Assessment that is formulated by the Consultant. Penyusunan 9 (sembilan) infrastruktur GCG yang sudah ditetapkan dengan Keputusan Direksi. Duties of the GCG Committee a.15%. whereas it was 85. with an Actual Score of 86.: Lap.Implementation of closing with the State Ministry for SOEs Expert Staff on GCG. 2.: SPRINT/83/032009 tentang Tim Penyusunan dan Sosialisasi GCG dengan susunan sebagai berikut: Good Corporate Governance (GCG) Committee The GCG Committee constitute a Committee that assists The Company’s Board of Directors to formulate the GCG infrastructure and socialization program.Dukungan administrasi kepada Assessor GCG BPKP .Komite Good Corporate Governance (GCG) Komite GCG merupakan Komite yang membantu Direksi PT Jamsostek (Persero) untuk menyusun infrastruktur dan sosialisasi Good Corporate Governance.96% in 2007 or an increase by 0. b. d. Pelaksanaan Assessment GCG tahun 2008 • Kegiatan yang sudah dilaksanakan .22%. sedangkan tahun 2007 dengan Skor 85.1768/Pw 30/4/2009 dated 30 April 2009 as attached. Formulation of 9 (nine) GCG infrastructures that were enacted by Board of Directors’ Decision. Amin H.22%. sesuai Surat Perintah No. The 2008 Implementation of GCG Assessment • The Undertaken Activities . maka Tim Penyusunan dan Sosialisasi Good Corporate Governance (GCG) menjadi Tim Pendamping Konsultan.Pembahasan konsep Hasil Assessment GCG dengan Staf Ahli Meneg BUMN Bidang GCG . Realisasi tugas Komite GCG Tahun 2009 a.

80% atau mengalami kenaikan 5.Dewan Komisaris PT Jamsostek (Persero) . Pedoman Sistem Pelaporan Pelanggaran dan ketentuan penanganan gratifikasi.PT Jamsostek (Persero) sebagai penyusun dan penyaji makalah terbaik. • Follow up on Assessment Results through Board of Directors Letter to: .80%. Pelaksanaan Perception Index GCG • The Indonesian Institute For Coorporate Governance (IICG) telah menerbitkan Laporan Hasil Riset dan Pemeringkatan Corporate Governance Perception Index (CGPI) tahun 2008 pada bulan Desember 2009 dengan tema Good Corporate Governance dalam perspektif manajemen stratejik. • Survey Integritas pelayanan Publik Bahwa PT Jamsostek (Persero) mendapat peringkat kelima untuk skor integritas tertinggi dalam pelayanan publik dari 371 unit layanan yang berada di 98 Instansi.77 with a designation of Trusted Company. • Paper by Managing Director titled Implementation of GCG and Integrity Pact that was delivered before the integrity committee forum organized by the Mayor of Bandung on 10 December 2009. • Public Service Integrity Survey PT Jamsostek (Persero) was awarded fifth place for the highest integrity score in public service out of 371 service units found in 98 Agencies by the Corruption Eradication Committee (KPK). .18%. f. Jakarta. Kontribusi dalam aktivitas peningkatan citra perusahaan. Whistle blowing System Guidelines. however due to certain issues and considerations the participation was withdrawn. and provisions on handling gratifications. Peranan Komite GCG adalah menyusun makalah dalam rangka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi tahun 2009.77 dengan predikat Trusted Company (Terpercaya). Pedoman Perilaku.• Tindak lanjut Hasil Assessment melalui Surat Direksi kepada : .skor GCG yang dicapai pada ARA 2008 adalah sebesar 23.96%. sedangkan penilaian dari aspek GCG adalah meliputi dan tidak terbatas kepada adanya pedoman benturan kepentingan. dan jika dibandingkan dengan skor tahun 2007 adalah 72 dengan mengalami kenaikan 12. e. The role of the GCG Committee was to prepare a study for the National Corruption Eradication Conference 2009.Nilai skor tahun 2008 adalah 80. Code of Conduct. Penyusunan Makalah • Makalah Direktur Utama dengan judul GCG Culture and performance corporate sharing untuk bahan seminar tanggal 21 November 2009 di Hotel Grand Melia Jakarta.The Board of Commissioners of PT Jamsostek (Persero) . and placed 22 out of 163 participants in the general category. • Based on the report.18% when compared to the 2007 score of 72. an increase of 5. • Makalah Diklat Kepemimpinan Muda dengan judul Rencana Jangka Panjang Perusahaan dan GCG pada tanggal 18 Desember 2009. dalam salah satu parameter penilaian dari aspek GCG sebesar 35%. the rating result for PT Jamsostek (Persero) is as follows: . laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 143 . while the assessment of the GCG aspect included but not limited to the inclusion of a guideline for conflict of interest. The 2009 Business Review Awards The GCG Committee prepared and submitted a study to the organizer of the Business Review Award as the prerequisite for the participation of PT Jamsostek (Persero) in the ranking of best company and CEO. Anugerah Business Review tahun 2009 Komite GCG telah menyusun dan menyampaikan makalah kepada penyelenggara anugerah Business Review dalam rangka keikut sertaan PT Jamsostek (Persero) untuk pemeringkatan perusahaan dan CEO terbaik. • Berdasarkan laporan tersebut.The score for 2008 is 80. dan peringkat terbaik 22 dari 163 peserta untuk kategori umum . • Young Leadership Education and Training paper titled Company Long-Term Plan and GCG on 18 December 2009.Para Direktur PT Jamsostek (Persero) c. d. sedangkan skor GCG tahun 2007 adalah sebesar 22.Directors of PT Jamsostek (Persero) c.Pemegang Saham (Staf Ahli Meneg BUMN Bidang GCG) .namun dengan berbagai hal dan pertimbangan tertentu maka keikutsertaan ini dibatalkan.hasil pemeringkatan PT Jamsostek adalah sebagai berikut : . In one of the assessment parameters in which the GCG aspect accounts for 35%. • Annual Report Award PT Jamsostek (Persero) received the best rating out 16 participants in the category of SOE/ROE. d. The Implementation of GCG Perception Index • The Indonesian Institute for Corporate Governance published the 2008 Report on the Research Findings and Rating of Corporate Governance Perception Index (CGPI) in December 2009 with the theme Good Corporate Governance in the perspective of strategic management.08%. e.Shareholders (Ministry of SOEs Expert Staff on GCG) .PT Jamsostek (Persero) is the best compiler and presenter. • Annual Report Award PT Jamsostek (Persero) memperoleh peringkat terbaik I dari 16 peserta untuk kategori BUMN/D.96%. .08% compared to the 2007 GCG score of 22. f. the Company received a GCG score of 23. Contribution in improving the Company’s Image. an increase of 12. • Makalah Direktur Utama dengan judul Implementasi GCG dan Pakta Integritas yang disampaikan pada forum komite integritas yang diadakan oleh Walikota Bandung pada Tgl 10 Desember 2009. Formulation of Papers • Paper by Managing Director titled GCG Culture and Performance Corporate Sharing for seminar material on 21 November 2009 at Gran Melia Hotel. yang diselenggarakan Komite Pemberantasan Korupsi (KPK).

736 144 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Results of GCG Socialization a. • Surat Perintah Direksi No. • Surat Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) No: B/6151/072009 Tanggal 17 Juli 2009 Tentang Pelaksanaan Sosialisasi Pedoman DPKP dan PKBL. 3. Pedoman Keprotokolan. • Persetujuan Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) atas Memo Tim GCG No: M/05/Tim GCG/052009 Tgl 19 Mei 2009 Tentang Action Plan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tim GCG Tahun 2009. which states that the comprehension level of JAMSOSTEK Personnel regarding the Concept and Implementation of GCG still needs to be improved. Perkembangan hasil sosialisasi GCG Posisi sosialisasi GCG termasuk Code of Conduct dan penandatanganan Pakta Integritas sebagai pernyataan komitmen Insan Jamsostek mengenai budaya perusahaan (Corporate Culture) tahun 2007-2009 sebagai berikut : • Employment Adjustment Education and Training paper titled Principal Duties and Functions. 3. bahwa tingkat pemahaman Insan JAMSOSTEK terhadap Konsep dan Implementasi GCG masih Perlu ditingkatkan. • Approval of the PT Jamsostek (Persero) Managing Director of GCG Team Memo No: M/05/Tim GCG/052009 dated 19 May 2009 regarding GCG Team Work Plan and Budget (RKA) Action Plan for 2009. Protocol Guidelines. Corporate Identity dan Good Corporate Governance PT Jamsostek (Persero). b.819 1. Integritas Integrity Pact 6 2007 Unit Kerja Working Unit Sosialisasi Socialization P. Pedoman Administrasi umum dan Kesekretariatan.474 755 256 247 6 1. • Board of Directors Directive Number: SPRIN/83/032009 dated 23 March 2009 regarding GCG Formulation and Socialization Team. The Development of GCG Socialization Results The status of GCG socialization including Code of Conduct and the signing of the Integrity Pacts as statements of commitment by JAMSOSTEK Personnel to Corporate Culture 2007-2009 is as follows: 2008 2009 Sosialisasi Socialization P. GCG dan Corporate Culture pada tanggal 2 Januari 2010. Dasar pertimbangan • Laporan Hasil Assessment GCG PT Jamsostek (Persero) oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tahun 2008. b. Integritas Integrity Pact - Dewan Komisaris The Board of Commissioners Direksi The Board of Directors Kantor Pusat Head Office Kantor Wilayah Branch Office Jumla/Total 6 - - 6 7 7 - - - - 7 7 123 123 37 35 - - 160 158 681 1. Integritas Integrity Pact - Sosialisasi Socialization P. • PT Jamsostek (Persero) Managing Director Letter No: B/6151/072009 dated 17 July 2009 regarding the Implementation of the Socialization of PT Jamsostek (Persero)’s DPKP and PKBL Guidelines.646 1. Hasil Sosialisasi GCG a.• Makalah Diklat penyesuaian Kerja dengan judul Tugas pokok dan fungsi. : SPRIN/83/032009 tanggal 23 Maret 2009 tentang Tim Penyusunan dan Sosialisasi GCG.565 817 1. GCG and Corporate Culture on 2 January 2010.344 718 221 247 - 1. Integritas Integrity Pact 6 Total Sosialisasi Socialization P. Corporate Identity and Good Corporate Governance. General Administration and Secretariat Guidelines. Basic Consideration • The Board of Finance and Development Control (BPKP) Report on PT Jamsostek (Persero) GCG Assessment Result 2008.

Auditor BPKP .75% 62. M. M. Staf Ahli GCG . Profile Ketua Komite GCG Nama : Drs. . . .00% 93.Master : Financial Management of STIE IBBI Historical Background : .D4 : STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) .Kepala Biro DPKP/PUKK.Head Planing and Development Bureau.50% 56. Usman Armada Abdul Karim Titi Sukanthi Imam Santoso Hardi Yuliwan Iwan Hermawan Ahmad Hafiz I Made Gde Yagustana Pulung Riyanto Irvan Rianto Jumlah Rapat Total Meetings 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 Jumlah Hadir Total Attendance 16 13 12 15 15 13 12 11 10 9 Prosentase (%) Percentage (%) 100.Head of Secretariat Bureau. Tingkat Kehadiran Rapat 4. Usman. . MM Educational Background : .Kepala Biro Pengawasan Intern.Diploma : STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) .Kepala Kantor Wilayah VII.Kepala Kantor Wilayah V.Head of Regional Office VII. Amin H. Amin H. .25% 75.Kepala Biro Perencanaan dan Pengembangan. Meeting Attendance Level Nama Name M.The Commissioner of PT Bijak and the Secretary of the Board of Commissioner of PT Bijak .Head of Accounting Bureau. .Kepala Biro Sekretariat Perusahaan.Chairman of GCG Team/Committee of 2005 – 2009 5.4. The Profile of Chairman of GCG Committee Name : Drs. . MM Riwayat Pendidikan : .25% laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 145 . . .Ketua Tim/Komite GCG tahun 2005 – 2009 5.25% 75. GCG Expertise .Head of DPKP/PUKK Bureau.75% 93.Head of Regional Office V.00% 81. .00% 68.Komisaris PT Bijak dan Sekretaris Dewan Komisaris PT Bijak .75% 81. Amin H.Auditor of BPKP .Kepala Biro Akuntansi.Head of Internal Control Bureau. . .S2 : Manajemen Keuangan STIE IBBI Riwayat Jabatan : . Usman.

.To facilitate the communication relationship and correspondences between and among the Commissioners. Corporate Secretary The function of Corporate Secretary is to ensure that the Company is obliged to the prevailing regulations regarding the transparency requirement in accordance with the implementation of Good Corporate Governance principles. determine the formulation and annihilated of the file’s policy. Profil Sekretariat Perusahaan Armada Abdul Karim .D-3 ASMI. 146 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .Mengoordinasikan kegiatan rapat internal yang terkait dengan Komisaris. Jakarta (2001) . Daftar Pemegang Saham. Direksi mengangkat pelaksana fungsi Sekretaris Perusahaan yang bertindak sebagai pejabat penghubung (liaison officer) dan dapat ditugaskan oleh Direksi untuk menatausahakan serta menyimpan dokumen Perseroan. formulate and distribute as well as monitors the following resolutions of the Boards Meeting. provide updated information to the BOD and the BOC in a regular basis. Special List and Resolutions from the BOD meeting as well as the GMS. Head Division/Bureau/Regional Office. Jakarta (1997) and Master degree from STIE Nusantara.To coordinate.Mengoordinasikan. . Uraian Pelaksanaan tugas Biro Sekretariat Perseroan Tugas-tugas operasional yang dijalankan oleh Kepala Biro Sekretaris Perusahaan meliputi antara lain: . Profile of the Corporate Secretary Armada Abdul Karim .Mengarahkan dan mengoordinasikan kegiatan keprotokolan dan kerumahtanggaan.To coordinate the internal meeting activity which related to the Commissioners. memonitor dan mengendalikan kecepatan. The Corporate Secretary function was undertaken by the Head of Corporate Secretariat Bureau. . .Memastikan terpeliharanya pusat arsip (record centre). .Kepala Biro Sekretariat Perusahaan. Fungsi Sekretaris Perusahaan dijalankan oleh Kepala Biro Sekretariat Perusahaan. . . . and safety of the distribution and document flow in order to achieve the orderliness of the Company’s performance. accuracy. ketepatan dan keamanan distribusi dan alur dokumen untuk kelancaran kegiatan Perseroan. The corporate Secretary should fulfill the adequate professionalism of qualification needed for the Company. Directors and between Division/Bureau/Regional Office. Directors. S-1 STIE Kampus Ungu.To direct and coordinate the protocol and administration activities.To ensure the maintenance of record center. . menyusun dan mendistribusikan serta memonitor tindak lanjut risalah rapat Direksi.Memfasilitasi hubungan komunikasi dan korespondensi antara Komisaris.Memantau dan mengoordinasikan implementasi Keputusan Direksi mengenai Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Direksi. coordinate. . Jakarta (1975). direct.Mengumpulkan bahan Rapat Direksi. monitor and control the velocity.To Monitor and coordinate the implementation towards The BOD’s decision concerning the implementation of Good Corporate Governance. including but not limited to the Shareholder’s List. termasuk tapi tidak terbatas pada. memberikan informasi untuk Direksi dan Komisaris secara berkala.D-3 ASMI. Bachelor’s degree from Kampus Ungu. dan mengendalikan serta memfasilitasi hubungan korespondensi antar unit kerja guna mencapai keteraturan tata naskah dalam menunjang kelancaran hubungan kerja di lingkungan internal Perseroan. Kepala Divisi/Biro/Kantor Wilayah. Jakarta (1997) dan S-2 STIE Nusantara. control and facilitate the correspondent relation among and between working units in order to achieve the orderliness and smooth running of working relationship in the internal community of the Company.To collect all data needed for the Boards meeting. Main Roles of the Corporate Secretary The main roles of the Head of Corporate Secretariat Bureau is to plan. mengoordinasikan.Sekretaris Perusahaan Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary) berfungsi untuk memastikan bahwa Perseroan mematuhi peraturan tentang peryaratan keterbukaan sejalan dengan penerapan prinsipprinsip Good Corporate Governance. menetapkan kebijakan penyusunan dan pemusnahan arsip. The Board of Directors is appoint the executive function of Corporate Secretary whom act as a liaison officer and assigned by the BOD to administer the Company’s documents. Direksi dan antar Divisi/Biro/Kantor Wilayah. Jakarta (1975). Jakarta (2001) . Daftar Khusus dan Risalah rapat Direksi maupun RUPS. Sekretaris Perusahaan harus memenuhi kualifikasi profesionalisme yang memadai. . Job Description of the Corporate Secretariat Bureau The operational duties which was conducted by the Head of Corporate Secretariat Bureau among others are as follows: . . Tugas Pokok Sekretaris Perusahaan Tugas pokok Kepala Biro Sekretariat Perusahaan adalah merencanakan.Head of Corporate Secretariat Bureau. mengarahkan.

tunjangan dan fasilitas yang bersifat tetap dilakukan dengan mempertimbangkan faktor pendapatan. the salary or honorarium given to the individual in question shall be the same as the previous year’s .Penghasilan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) . : PER-02/MBU/2009 tanggal 27 April 2009 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi. serta tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-undangan . kondisi dan kemampuan keuangan perusahaan yang bersangkutan. b. . Legal Basic The determination of the Remuneration of Members of the BOC and BOD is stipulated in State Minister for SOEs Regulation Number: PER-02/MBU/2009 dated 27 April 2009 regarding Guidelines for Determining the Income of SOE Board of Commissioners.The determination of income in the form of salary or honorarium. Dasar Hukum Penetapan Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan dalam Peraturan Menteri Negara BUMN No. condition and financial capability of the company in question.Dalam hal perhitungan gaji atau honorarium dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut menyebabkan gaji atau honorarium lebih rendah dari pada tahun sebelumnya.The composition of the size of tantiem and performance incentives is stipulated as in the following: • President Director : 100% • The BOD member : 90% of the President Director • President Commissioner : 40% of the President Director • The BOC member : 36% of the President Director laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 147 . .Penetapan penghasilan yang berupa gaji atau honorarium.Ukuran kinerja utama dan/atau tingkat kesehatan ditetapkan oleh RUPS/Menteri.The key performance indicators and/or level of financial health are stipulated by the GMS/Minister.Should the calculation of salary or honorarium by considering the mentioned factors result in a salary or honorarium lower than that of the previous year. .Komposisi besarnya tantiem dan insentif kinerja ditetapkan sebagai berikut: • Direktur Utama : 100% • Anggota Direksi : 90% dari Direktur Utama • Komisaris Utama : 40% dari Direktur Utama • Anggota Komisaris : 36% dari Direktur Utama c. b. . benefits and facilities that are fixed in nature is carried out with consideration to the factors of revenue.The income of Members of the Board of Directors and Board of Commissioners is determined by a General Meeting of Shareholders (GMS) . Penetapan Remunerasi dan Indikator Kinerja untuk mengukur Performance Direksi dan Dewan Komisaris .Perhitungan tantiem dan insentif kinerja bagi Direksi dan Dewan Komisaris didasarkan pertimbangan pencapaian ukuran kinerja utama (Key Performance Indicators dan/atau tingkat kesehatan perusahaan). .The Resolutions adopted in the Company GMS clearly and explicitly specify the type and amount of Income c.The calculation of the tantiem and incentives for the Boards of Directors and Commissioners is based on the consideration of achieved Key Performance Indicators and/ or the financial health of the company. as well as cannot be in contravention to prevailing laws and regulations . The Principle of Determination . level of financial health and capability as well as other relevant factors (merit system) .The determination of income in the form of benefits and tantiems that are variable in nature is carried out with consideration to the factors of target achievement. assets. Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas BUMN. Determination of Remuneration and Performance Indicators to measure the Performance of the BOC and the BOD . tingkat inflasi dan faktor-faktor lain yang relevan.Penetapan RUPS untuk Persero memuat jenis dan jumlah Penghasilan secara jelas dan tegas. aktiva. Board of Directors and Supervisory Board.Anggota Direksi dan Dewan Komisaris dapat diberikan tantiem atau insentif kinerja apabila pencapaian ukuran kinerja utama dan tingkat kesehatan 70% yang diperhitungkan maksimal 150%.Members of the Boards of Directors and Commissioners may be given tantiem or performance incentives if the achieved key performance indicators and financial health is 70% out of a maximum of 150% .Other factors including among others the remuneration level generally accepted within the industry of its kind . Procedure for determining the amount of remuneration for the BOC and BOD members a. tingkat kesehatan dan kemampuan keuangan serta faktor-faktor lain yang relevan (merit system) . Prinsip penetapan .Faktor-faktor lain termasuk diantaranya adalah tingkat remunerasi yang berlaku umum dalam industri yang sejenis .Prosedur penetapan dan besarnya Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Anggota Direksi a.Penetapan penghasilan yang berupa tunjangan dan tantiem yang bersifat variabel dilakukan dengan mempertimbangkan faktor pencapaian target. maka gaji atau honorarium yang dipakai untuk yang bersangkutan adalah sama dengan gaji atau honorarium tahun sebelumnya. . inflation rate and other relevant factors.

yearly vacation allowance will no longer be provided Sesuai anggaran dalam RKAP In accordance with the budgetary Plan (RKAP) f. Penghasilan Direksi Besaran Maksimum Sesuai Peraturan Menteri No. Fasilitas Kesehatan Health Care Facility c. Fasilitas Club Membership Club Membership Facility g. Rp16 juta untuk Kabupaten & Kota A total of Rp16 million to the Regency & City Sebesar pemakaian. Tunjangan Pakaian Clothes Allowance e. Tunjangan Cuti Tahunan Yearly Vacation Allowance Paling banyak 2(dua) kali gaji Maximum two times of the salary Sebesar Pemakaian At cost Premi Asuransi paling banyak 25% dari gaji Insurance Premi of maximum 25% of the Salary Kebijakan Internal Perusahan Internal Company Policy Paling banyak 1(satu) kali gaji Maximum one time of the salary Dalam tahun dimana santunan cuti besar diberikan. Tunjangan Komunikasi Communication Allowance c. Fasilitas Bantuan Hukum Legal Aid Facility e.02/MBU/2009 Maximum Value Pursuant to the Minister Regulation No. Fasilitas Biaya Representasi Representative Expenses Facility 4 Tantiem/Insentif Kinerja | Bonus/Performances Insentives Sebesar Pemakaian At cost 148 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Direktur Utama = 100% President Director = 100% b. Fasilitas Perkumpulan Profesi Executive Club Facility d. Rp19 juta untuk Ibukota Propinsi A total of Rp19 million to the Capital Province c. Tunjangan Cuti Besar Big Vacation Allowance Paling banyak 2(dua) kali gaji Maximum two times of the salary g. Tunjangan Biaya Utilitas Utilitiy Expenses Allowance 3 Fasilitas | Facility a. 02/MBU/2009 Gaji = Gaji Dasar x Faktor Penyesuaian Industri x Faktor Penyesuaian Inflasi x Faktor Jabatan Salary = Basic Salary x Industrial Adjustment Factor x Inflation Adjustment Factor x Position Factor Keterangan Remarks a. Tunjangan Hari Raya Keagamaan Religious Day Allowance b. paling banyak 30% dari tunjangan perumahan At cost. Penghasilan Direksi No Jenis Penghasilan Type of Income d. Santunan Purna Jabatan Post-Official Insurance d. Fasilitas kendaraan Dinas Official Vehicle Facility 1(satu) unit beserta biaya pemeliharaan dan operasional One unit that includes the maintenance and operational expenses Dalam bentuk asuransi kesehatan atau penggantian biaya pengobatan In the form of health care insurance or medication expense reimbursement Paling banyak 2(dua) perkumpulan Maximum two clubs Sebesar Kebutuhan At cost 1(satu) unit beserta biaya pemeliharaan & utilitas One unit that includes the maintentace & utility expenses Paling banyak 2(dua) keanggotaan Maximum two memberships Batas Maksimum ditetapkan oleh RUPS/Menteri The Maximum Limit was determined by the GMS/ the Minister Sesuai pencapaian KPI dan tingkat kesehatan In accordance with KPI performance and the sound level b. Tunjangan Perumahan Housing Allowance 30% dari gaji dengan jumlah maksimum: 30% of salary with a maximum amount of: a. Rp21 juta untuk Ibukota Negara A total of Rp21 million to the Capital City b. Direktur = 90% dari Direktur Utama Director = 90% of the President Director 1 Gaji | Salary 2 Tunjangan | Allowance a. with a maximum value of 30% of the housing allowance Diberikan apabila tidak disediakan rumah jabatan oleh Perusahaan The allowance is given in the situation that the Company do not provide the official housing h. Fasilitas Rumah Jabatan Official Housing Facility f. maka santunan cuti tahunan tidak diberikan In the situation when big vacation allowance was provided.d.

e. Santunan Purna Jabatan Post-Official Insurance d. Tunjangan Komunikasi Communication Allowance c. Tunjangan Hari Raya Keagamaan Religious Day Allowance b. Direktur = 90% dari Direktur Utama Director = 90% of the President Director 2 Tunjangan | Allowance a. Fasilitas Kesehatan Health Care Facility c. Direktur Utama = 100% President Director = 100% b. 02/MBU/2009 40% dari gaji Direktur Utama untuk Komisaris Utama dan 36% untuk anggota Dewan Komisaris The President Commissioner will receive 40% of the President Director’s salary and 36% to the Board of Commissioner’s members Keterangan Remarks 1 Honorarium | Honorarium a. Penghasilan Komisaris No Jenis Penghasilan Type of Income Besaran Maksimum Sesuai Peraturan Menteri No.02/MBU/2009 Maximum Value Pursuant to the Minister Regulation No. Fasilitas kendaraan Dinas Official Vehicle Facility 1(satu) unit beserta biaya pemeliharaan dan operasional One unit that includes the maintenance and operational expenses Dalam bentuk asuransi kesehatan atau penggantian biaya pengobatan In the form of health care insurance or medication expense reimbursement Paling banyak 2(dua) perkumpulan Maximum two clubs Sebesar Kebutuhan At cost Sesuai pencapaian KPI dan tingkat kesehatan In accordance with KPI performance and the sound level b. Fasilitas Perkumpulan Profesi Executive Club Facility d. Tunjangan Transport Transportation Allowance Paling banyak 2(dua) kali honorarium Maximum two times of the honorarium Paling banyak 5% dari honorarium Maximum 5% of the honorarium Premi Asuransi paling banyak 25% dari honorarium Insurance Premi of maximum 25% of the honorarium Kebijakan Internal Perusahan Internal Company Policy Paling banyak 20% dari honorarium Maximum 20% of the honorarium Sesuai anggaran dalam RKAP In accordance with the budgetary Plan (RKAP) Jika tidak disediakan kendaraan dinas In the situation where official vehicle is not provided 3 Fasilitas | Facility a. Tunjangan Pakaian Clothes Allowance e. Fasilitas Bantuan Hukum Legal Aid Facility 4 Tantiem/Insentif Kinerja | Bonus/ Performances Insentives laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 149 . Penghasilan Komisaris e.

Maintain relations and actively participate in a number of activities and management of professional organizations such as the Communication Forum of Internal Audit Bureau (FK-SPI). . . tim penyelesaian temuan auditor ekstern. the external audit finding team.Carry out its function as a consultant and pro actively involved within all formation of implementation of procedures/ manual/business process. transparansi dan obyektifitas. Pelaksanaan audit oleh Biro Pengawasan Intern (BPI) sesuai dengan Program Kerja Audit Tahunan (PKAT) untuk tahun 2009 mencapai 80 (delapan puluh) auditee untuk audit operasional dan 5 (lima) auditee untuk audit khusus. The Internal Audit Bureau is comprises of 15 Auditors that has been certified with Qualified Internal Auditor (QIA) and 6 out of 15 had been certified with Certified Fraud Examiner (CFE). . .Carry out the operational audit in accordance with the Annual Audit Work Program that was endorsed by the President Director. The Implementation of Audit and Internal Control The Internal Audit Bureau The Internal audit Bureau was established for the purpose of securing JAMSOSTEK mission by taking an integral part as a special unit that serves in an effective and efficient manner to all level of the management.Implement monitoring of follow through steps in response to findings from both the internal and external auditor. . but still could communicate directly with the Board of Commissioners and the Audit Committee to inform about several issues pertaining to the audit. dan KAP) pada saat pelaksanaan audit oleh eksternal auditor.Melakukan audit operasional sesuai Program Kerja Audit Tahunan (PKAT) yang telah ditetapkan oleh Direktur Utama.Implement a special audit in response to indications of violations within the business unit at the Head Office as well as the Regional Office. . The audit implementation by the Internal Audit Bureau (BPI) is in accordance with the 2009 Annual Work and Budgetary Plan that reached 80 auditees for the operational audit and 5 auditees for the special audit. Misi dan Tujuan JAMSOSTEK senantiasa memperhatikan prinsipprinsip akuntabilitas.Melakukan pemantauan dan pemutakhiran tindak lanjut temuan auditor internal dan eksternal. .Melaksanakan fungsi sebagai konsultan dengan turut aktif dalam berbagai tim penyusunan dan implementasi prosedur/pedoman/bisnis proses. BPKP.Serve as a counterpart of the external auditors (BPK RI. Roles and Responsibilities . Persatuan Auditor Internal Indonesia (PAII). .Membina hubungan dan turut aktif dalam berbagai kegiatan dan kepengurusan organisasi profesi seperti: Forum Komunikasi Satuan Pengawas Intern (FK-SPI). namun dapat berkomunikasi langsung dengan Dewan Komisaris dan Komite Audit untuk menginformasikan berbagai hal yang berhubungan dengan audit. dan tim-tim penyelesaian masalah internal perusahaan. . and KAP) during the auditing process by the external auditor. so that the implementation of all activities to achieve the Company’s Mission. 150 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . . as well as the corporate internal solution team. Personil BPI terdiri dari 15 Auditor yang telah memiliki sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) dan 6 (enam) orang diantaranya telah memiliki sertifikasi Certified Fraud Examiner (CFE).Melakukan audit khusus atas adanya indikasi penyimpangan. Biro Pengawasan Intern bertanggung jawab secara struktural langsung kepada Direktur Utama.Pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian Intern Biro Pengawasan Intern Biro Pengawasan Intern (BPI) dibentuk dengan tujuan turut mengamankan misi JAMSOSTEK dengan berperan sebagai unit yang melayani secara efektif dan efisien semua tingkatan manajemen Jamsostek sedemikian rupa sehingga pelaksanaan kegiatan setiap tingkatan manajemen dalam mencapai Visi.Berperan sebagai mitra kerja (counterpart) dari eksternal auditor (BPK RI. BPKP. the Development of Audit Fraud Institution (LPFA) and Internal Auditors Development Foundation (YPIA). Vision and Objective are in accordance with the principles of accountability. .Carry out the establishment to the Regional and Branch Office in the events of Regional Coordination Meeting. transparency and objectivity. baik yang ditemukan pada saat audit rutin atau laporan dari unit kerja di Kantor Pusat maupun Kantor Wilayah. Institute of Internal Audit (IIA) Indonesia. Tugas dan Tanggung Jawab . Lembaga Pengembangan Fraud Audit (LPFA) dan Yayasan Pengembangan Internal Auditor (YPIA).Melaksanakan pembinaan kepada Kantor Wilayah dan Kantor Cabang dalam event-event Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda). . The Internal Audit Bureau report directly to the President Director. Association of Internal Auditors of Indonesia (PAII).

: KEP/378/122009. the internal control activity. Appropriate delegation of authority and responsibilities f. Kepemimpinan yang kondusif. serta pemantauan pengendalian intern. h. terdapat beberapa kegiatan penting yang telah dilakukan oleh Biro Pengawasan Intern yaitu: 1. Hubungan kerja yang baik antara Direktorat / Unit Kerja di Kantor Pusat dan Kantor Daerah. 4.: KEP/378/122009. Evaluated the Company’s internal control system that refers to the COSO-based (The Committee of Sponsoring Organizations of The Treadway Commission) internal control components. 2. Telah menyampaikan 6(enam) rekomendasi strategis terkait dengan kegiatan operasional perusahaan kepada manajemen. penilaian risiko. Pendelegasian wewenang dan tanggung jawab yang tepat. risk assessment. Sistem Pengendalian Intern PT Jamsostek (Persero) sesuai Surat Keputusan Direksi No. g. e. Penilaian Risiko Direksi / Kepala Unit Kerja wajib melakukan penilaian risiko yang dikoordinasikan oleh Biro Manajemen Risiko. : KEP/378/122009 are: 1. informasi dan komunikasi. Good working relations among Directorates/Working Unites within Head Office and Regional Offices. g. h. The establishment of an organizational structure that meet the requirements e.: KEP/378/122009 yang meliputi unsur-unsur sebagai berikut: lingkungan pengendalian. as well as the monitoring of internal control. 2. The Environmental control The Board of Directors/Work Unit Heads are required to create and maintain a control circle that encourages positive conduct and is conducive to the application of an Internal Control System within their Directorates/ Work Units. 3. Pro actively involved both as catalysts or consultant within 15 traffic working unit that is in relation with the formulation of the SOP or management policies that has a strategic value to the Company. Penegakkan integritas dan nilai etika b. Informasi dan Komunikasi Direksi / Kepala Unit Kerja wajib mengidentifikasi. Risk Assessment The Board of Directors/Work Unit Heads are required to carry out risks assessment as coordinated by the Risks Management Bureau. 3. Pembentukan struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan. dan sifat dari tugas dan fungsi Direktorat / Unit Kerja yang bersangkutan. f. Delivered 6 (six) strategic recommendations related to the company’s operational activities to the management. 4. yaitu: 1. aktivitas pengendalian. 4. The formulation of the Internal Control System of PT Jamsostek (Persero) pursuant to the Directors Decree No. Komitmen terhadap kompetensi. Commitment towards competence c. d. the Internal Audit Bureau held a number of important activities. In 2009.No Pelaksanaan Audit Audit Implementation Jenis Audit | Type of Audit Audit Operational Audit Khusus Operational Audit Special Audit Total Total 1 2 Rencana (PKAT) | Plan (PKAT) Realisasi | Realization Prosentase (2:1) Percentage (2:1) 80 80 100% 0 5 100% 80 85 106% Pada tahun 2009. Telah melakukan evaluasi sistem pengendalian intern perusahaan yang mengacu kepada komponen-komponen pengendalian intern berbasis COSO (The Committee of Sponsoring Organizations of The Treadway Commission). Lingkungan pengendalian. 3. Penyusunan dan penerapan kebijakan yang sehat tentang pembinaan sumber daya manusia. through: a. The formulation and implementation of sound policies on human resources development. mencatat dan mengkomunikasikan informasi dalam bentuk dan waktu yang tepat. melalui: a. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 151 . Aktivitas Pengendalian Direksi / Kepala Unit Kerja wajib menyelenggarakan aktivitas pengendalian sesuai dengan ukuran. Conducive Leadership d. Information and Communication The Board of Directors/Work Unit Heads are required to identify. 2. c. Secara aktif ikut terlibat sebagai katalisator ataupun konsultan dalam 15 tim lintas unit kerja terkait penyusunan SOP ataupun kebijakan-kebijakan manajemen yang bersifat strategis bagi Perseroan. 2. and nature of the duties and functions of the related Directorates/Work Units. namely: 1. kompleksitas. Enforcement of integrity and ethical values b. which covers the following elements: the environmental control. 4. 3. Telah dikukuhkannya Sistem Pengendalian Intern PT Jamsostek (Persero) sesuai Surat Keputusan Direksi No. information and communication. note and communicate information in the appropriate form and time. The Internal Control System of PT Jamsostek (Persero) pursuant to the Directors Decree No. The participation of the Board of Commissioners and the Audit Committee as well as the manifestation of the role of internal Supervision Bureau as an effective internal auditor. complexity. Partisipasi Dewan Komisaris dan Komite Audit serta perwujudan peran Biro Pengawasan Intern sebagai internal audit yang efektif. Direksi / Kepala Unit Kerja wajib menciptakan dan memelihara lingkungan pengendalian yang menimbulkan perilaku positif dan konduktif untuk penerapan Sistem Pengendalian Intern dalam lingkungan Direktorat / Unit Kerjanya. Control Activities The Board of Directors/Work Unit Heads are required to carry out control activities that are appropriate with the size.

Sistem dan Teknologi serta faktor Eksternal. dan berada di bawah koordinasi Direktorat Perencanaan. II. strategic. Risiko Pasar Risiko yang dipengaruhi oleh pergerakan suku bunga. 5. KEP14/MBU/2007 and KEP-15/MBU/2007 regarding the composition of the BOC and the BOD of PT Jamsostek (Persero). 2. Untuk membentuk kerangka kerja fungsional perusahaan dalam penerapan manajemen risiko secara konsisten. KEP/04/012006 regarding the Organization Structure and Work Procedures of PT Jamsostek (Persero). Pengembangan dan Informasi. Pemantauan Direksi / Kepala Unit Kerja wajib melakukan pemantauan Sistem Pengendalian Intern melalui pemantauan berkelanjutan.5. Other Risk Constitute of risks that arises due to the operational and strategic activities such a reputation. KEP14/MBU/2007 dan KEP-15/MBU/2007 tentang Susunan Komisaris dan Direksi PT Jamsostek (Persero) disebutkan bahwa telah ditunjuk Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko. HR. equity and commodity movement. Yield/Return Risk. 152 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Risiko lainnya Risiko-risiko yang lekat dengan aktivitas strategik dan operasional seperti reputasi. To build the Company’s functional framework towards the consistent implementation of risk management. Risiko Operasional Risiko operasional lebih sering disebabkan oleh proses internal. In accordance with the appointment. PT Jamsostek (Persero) clarified risks into 2(two) categories. exchange rate. a quantified Risks 1. PT Jamsostek (Persero) telah menyusun Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko. Liquidity Risk Constitute of risk which was connected with the Company’s assets and liabilities. Risiko Counterparty. Counter party Risk. separate evaluation and follow up on the recommendations of audits and other reviews. 4. strategi dan konsentrasi serta kepatuhan dan hukum/regulasi. The un-quantified Risks 1. under jurisdiction of the Planning. Selanjutnya melalui Keputusan Menteri Negara BUMN No. SDM. 4. Furthermore. the Risk Management Bureau is positioned under jurisdiction and coordination of Compliance and Risk Management Directorate. evaluasi terpisah dan tindak lanjut rekomendasi hasil audit dan review lainnya. Risiko Yield/Return. 3. Development and Information Directorate. Risiko yang dapat dikuantifisir 1. it was stated that there has been an appointment of Director of Compliance and Risk Management. Dengan adanya penunjukan tersebut maka Biro Manajemen Risiko menjadi berada di bawah koordinasi Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko. nilai tukar. 2. Default/Credit Risk Constitute of risk which was due to the inability of creditor to make a restitution/payment failure. The Operational Risk Operational risk was often occurred due to the internal process. PT Jamsostek (Persero) mengklasifikasikan risiko menjadi 2 (dua) kategori. KEP/04/012006 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja PT Jamsostek (Persero). Risiko Default/Kredit Risiko yang diakibatkan oleh ketidak mampuan kreditur dalam melakukan pengembalian/gagal bayar. Risiko Likuiditas Risiko yang berhubungan dengan struktur kekayaan dan kewajiban perusahaan. II. 2. ekuitas dan komoditas. by virtue of PT Jamsostek’s (Persero) Directors Decision No. System and Technology as well as the external factors. 2. PT Jamsostek (Persero) had formulated Risk Management Policy Manual. 5. Monitoring The Board of Directors/Work Unit Heads are required to monitor the Internal Control System through sustainable monitoring. 5. Market Risk Constitute of risk which was influenced by interest rate value. yaitu: Risk Management PT Jamsostek (Persero) established the Risk Management Bureau in 2006. Through the State Minister of SOE’s Decree No. 3. concentration and compliance as well as legal and regulatory issues. namely: I. Manajemen Risiko Pembentukan Biro Manajemen Risiko PT Jamsostek (Persero) pada tahun 2006 melalui Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. Risiko yang tidak dapat/tidak mudah dikuantifisir 1. I.

whenever the situation such as natural disaster as well as the failure on the information and technology system that occurred towards PT Jamsostek (Persero). In order to fulfill the requirements of risk management infrastructure. these efforts could secured the continuity of the Company’s business process. Dari hasil identifikasi risiko pada tahun 2009 tersebut. The Strategic Allocation of Asset (SAA) and Tactical Allocation of Assets that adheres to the Company’s function for managing fund through the application of prudent principles. PT Jamsostek (Persero) memiliki proyeksi risiko pada level Medium. • Pedoman antisipasi bencana yang bersifat Contingency Plan yaitu Kebijakan Bussiness Continuity Plan (BCP) dan Disaster Recovery Plan (DRP). Hopefully. sebagai akibat kondisi pasar yang kurang menguntungkan dan pengaruh krisis global. Risk management implementation will be comprehensively expanded (ERM). As preventive strategy for the implementation of risk management function in order to minimize the risk occurrence that related towards the Company’s activities. Penerapan manajemen risiko akan dikembangkan secara menyeluruh (ERM) termasuk analisa-analisa risiko dalam proses perencanaan dan penyusunan strategi perusahaan. This include the formulation and creation process of corporate strategy. Sebagai langkah mitigasi disusun konsep-konsep berupa: • Pedoman pengelolaan investasi yang berisikan Garis Besar Kebijakan Investasi (GBKI). Untuk mencapai pengelolaan risiko yang proaktif dan mendorong perbaikan terus menerus sehingga pengelolaan risiko dapat melekat di seluruh unit kerja maka dilakukan sosialisasi dan awareness kepada seluruh insan JAMSOSTEK. PT Jamsostek (Persero) had a medium level of risk projection. the Company was formulating several concept such as: • The manual for managing the investment portfolio which comprises of the Highlighted Investment Policy (GBKI). In order to achieve the proactive risk management and continuous improvement within all working units. kemanan dana dan menjaga tingkat likuiditas sehingga senantiasa dapat meningkatkan manfaat yang sebesar-besarnya kepada peserta ditengah tekanan pergerakan ekstrim faktor eksternal. From the 2009 Risk identification results. fund safety and maintaining the liquidity level to emphasizes the increasing benefit towards all members amidst the extreme movement from external factors. serta merebaknya gelombang PHK yang diproyeksikan meningkat. penyusunan Strategi Alokasi Aset (SAA) dan Taktikal Alokasi Aset. the Company had formulated risk management concept as the risk identification an measurement steps. Sebagai tindakan preventif penerapan fungsi manajemen risiko dalam rangka meminimalisir terjadinya risiko berkaitan dengan berbagai aktivitas Perseroan dilaksanakan antara lain: • Melakukan review risiko untuk penempatan investasi • Melakukan review risiko portofolio investasi • Melakukan review risiko terhadap aktifitas operasional. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 153 . several strategies which was being undertaken are as follows: • To conduct a risk evaluation for the investment posting • To conduct a review towards the investment risk portfolios • To conduct a review towards the operational activities. Due to mitigation efforts. Faktor penyebab risiko tertinggi yang teridentifikasi adalah faktor eksternal. hal ini diharapkan dapat menjamin kelangsungan terselenggaranya proses bisnis utama PT Jamsostek (Persero) bilamana terjadi suatu gangguan yang disebabkan oleh bencana alam dan sistem teknologi dan informasi PT Jamsostek (Persero). the Company carried out a socialization and awareness program towards the entire JAMSOSTEK employees.Dalam hal pemenuhan kebutuhan infrastruktur pengelolaan risiko telah disusun konsep pengelolaan risiko sebagai langkah identifikasi dan pengukuran risiko. Pemetaan risiko dilakukan melalui mekanisme Risk Self Assessment. agar sesuai dengan fungsi PT Jamsostek (Persero) dalam melaksanakan pengelolaan dana secara terarah dengan menerapkan prinsip kehatihatian. Several reason behind the identified high risks was derived from the external factors. as a results of unconducive market condition as well as the impact from global crisis and the spread of increasing unemployment. The risk mapping was undertaken through the Risk Self Assessment mechanism. • The manual of Contingency Plan for disaster anticipation such as Business Continuity Plan (BCP) and Disaster Recovery Plan (DRP).

as well provide support and guidance to empower JAMSOSTEK’s employee. Tata Nilai . . 154 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . sehingga selalu menjaga kebersamaan menghargai perbedaan pendapat. Completion of Corporate Governance Corporate Ethics Corporate Ethics constitute as one of the Code of Conduct that is stipulated in the decision of the BOD of PT Jamsostek (Persero) No.Kesamaan Kesempatan • Kesetaraan hak dan kesempatan untuk mengembangkan karir merupakan komitmen JAMSOSTEK. 2. Code of Business Ethics and Integrity Pact.COOPERATION The JAMSOSTEK employee prioritizes corporate achievement. .IMAN Insan JAMSOSTEK beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME dan percaya bahwa keberadaannya di JAMSOSTEK adalah semata-mata karena takdir Tuhan YME dan harus dipertanggungjawabkan kelak di kemudian hari. . .PROFESSIONAL The JAMSOSTEK employee strives for the best in all aspects. karakter dan tingkat profesionalitasnya. mutual respect. Code of Business Ethics . • The JAMSOSTEK employee has equal opportunity for career development in accordance with one’s potential.Equal Opportunity • Equal rights and opportunity for career development is JAMSOSTEK’s commitment.TELADAN Insan JAMSOSTEK sadar bahwa harus menjadi panutan. quickly and accurately. • Insan JAMSOSTEK mempunyai kesempatan yang setara dalam proses pengembangan karir sesuai dengan potensi. • The Member’s complaints must be resolved in a manner that reflects professionalism and high integrity.PROFESIONAL Insan JAMSOSTEK selalu mengupayakan hal yang terbaik dalam semua tindakan. karena mempunyai peranan besar bagi keberadaan dan perkembangan JAMSOSTEK. • Hak peserta harus dapat dipenuhi dengan mudah. : Kep/355/122009 yang secara lengkap mengatur Tata Nilai. bertanggung jawab dan memberikan pelayanan tulus ikhlas. character and level of professionalism.FAITH The JAMSOSTEK employee is one that is faithful and obedient to God almighty and believes that one’s presence within JAMSOSTEK is God’s will and that the person must be held accountable for his actions one day. as well as constantly strives to improve oneself in response to change. Pakta Integritas.Kelengkapan Tata Kelola Perusahaan Etika Perusahaan Etika Perusahaan merupakan salah satu dari Pedoman Perilaku yang tertuang dalam Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No.KERJASAMA Insan JAMSOSTEK mengutamakan keberhasilan perusahaan. . and behaves pro actively. dukungan dan bimbingan untuk memberdayakan segenap insan JAMSOSTEK. responsibly and honestly to provide its services. Karena itu. .INTEGRITY The JAMSOSTEK employee must secure trust by always showing bold commitment to honestly and realistically convey as well as strive to always be transparent. . : Kep/355/122009 that is fully regulate the Core Values. 1. cepat dan akurat. . 2. whereby is always seeks to ensure unity and respect for differences in opinion and strive for synergies. menghormati sesama.Fulfillment of Membership’s Rights and Resolution of Issues • Member’s are partners whose interests must be protected and served as they have an important role for the existence and development of JAMSOSTEK. serta memberi bantuan. . Insan JAMSOSTEK akan berpikir positif. 1. Kode Etik Bisnis . sehingga harus menjaga sikap dan perilaku. • The rights of the members must be fulfilled easily. the JAMSOSTEK employee should think positively. • Keluhan peserta harus diselesaikan secara profesional dengan integritas tinggi. Core Values . Therefore. harus dapat dipercaya sehingga selalu menunjukkan komitmen berani mengemukakan pendapat secara jujur dan realistis serta selalu bersikap terbuka.Pemenuhan Hak dan Penyelesaian Keluhan Peserta • Peserta adalah mitra yang harus dilindungi dan dilayani kepentingannya.EXAMPLE The JAMSOSTEK employee is aware that he/she must become examples whereby one must always be aware of the attitude and behavior. dan bersikap pro-aktif serta selalu mengasah diri agar siap menghadapi perubahan. mengejar prestasi tertinggi. Kode Etik Bisnis.INTEGRITAS Insan JAMSOSTEK. . strives for the utmost. dan mengusahakan tercapainya sinergi.

. .000 will become the Company’s property.000 akan menjadi milik Perseroan. • Work environment that is free from danger that can be avoided is a commitment of JAMSOSTEK. • The Company’s facility cannot be used in the interest of a political party. . • Important documents must be kept and handled carefully to ensure it is appropriately secure.Giving and Receiving Gifts • Giving and receiving something for personal benefit.Penyalahgunaan wewenang Insan JAMSOSTEK berkewajiban menghindari dan mencegah penyalahgunaan wewenang dan atau melakukan kegiatan bersama dengan tujuan untuk kepentingan pribadi.Political Aspiration • The JAMSOSTEK employee is free to determine one’s political affiliation and aspiration.Pemberian dan Penerimaan Hadiah • Insan JAMSOSTEK dilarang menerima atau menawarkan sesuatu untuk kepentingannya. both directly or indirectly from business partner that will affect a decision making process is off limit. • Lingkungan kerja yang bebas dari bahaya yang dapat dicegah merupakan komitmen JAMSOSTEK. • Taking advantage of their position for the benefit of personal. group or other party’s benefit. .000. • Dokumen-dokumen penting diarsipkan dan ditangani dengan hati-hati dan tertib supaya tetap terjaga dengan baik. • Menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan atau keuntungan pribadi. both directly or indirectly that will inflict to a potential loss of the Company. golongan atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan perusahaan.000 within a period of one fiscal year.000 dalam periode 1(satu) tahun buku.Keselamatan dan Kesehatan Kerja • Insan JAMSOSTEK mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari prinsip profesionalisme. • The JAMSOSTEK employee is not allowed to combine one’s personal and family business with that of JAMSOSTEK’s. . . . • The exceptional case on point b is prevail in the forms of gift or souvenirs in the framework of goodwill with a maximum value of Rp1. . • Follows the discussion and decision making process that adheres to the conflict of interest issue. • Penerimaan hadiah atau cinderamata harus melaporkan kepada Komite Etika.Misuse of authority The JAMSOSTEK employee had an obligation to prevent and avoid all misuse of authority and/or undertake simultaneous activities for the purpose of personal. • The use of the Company’s assets for personal purposes constitutes as a violation. • Insan JAMSOSTEK wajib melakukan pencatatan dan pelaporan aset Perseroan secara tertib dan benar. • Mengikuti pembahasan dan pengambilan keputusan yang mengandung unsur benturan kepentingan. • Pengecualian terhadap huruf b di atas adalah hadiah dan cinderamata dalam rangka silaturahmi yang nilai akumulasinya tidak lebih dari Rp1. • Insan JAMSOSTEK tidak diperbolehkan mengaitkan bisnis pribadi dan keluarganya dengan bisnis JAMSOSTEK. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 155 .Kepatuhan terhadap peraturan Insan JAMSOSTEK berkewajiban mentaati peraturan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku.Conflict of Interest • The JAMSOSTEK employee is not allowed to carry out other jobs during office hours. . both of which related to the JAMSOSTEK program and the management of the Company.Aspirasi Politik • Insan JAMSOSTEK bebas menentukan afiliasi dan aspirasi politiknya. . For every forms of gift and souvenir with a value above Rp1. keluarga atau pihak-pihak lain. ..000.000. • Fasilitas perusahaan tidak boleh digunakan untuk kepentingan partai politik. • The JAMSOSTEK employee oblige to conduct a listing and reporting the Company’s asset in a rightfully and orderly manner. • Penggunaan aset perusahaan untuk kepentingan pribadi merupakan pelanggaran. family and other parties. .Rahasia Perusahaan dan Kearsipan • Insan JAMSOSTEK berkewajiban melindungi dan tidak membocorkan rahasia dan informasi bisnis perusahaan. • Giving and receiving gift or souvenirs in any forms related to/or presumably related with their position is prohibited.Pengamanan dan Pemeliharaan Aset Perusahaan • Insan JAMSOSTEK berkewajiban mengamankan dan menggunakan aset Perseroan secara efisien.Benturan Kepentingan • Insan JAMSOSTEK tidak diperbolehkan melakukan pekerjaan lain pada jam kerja. yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan. baik yang berkaitan dengan program JAMSOSTEK maupun yang berkaitan dengan pengelolaan perusahaan. Untuk nilai melebihi jumlah Rp1.Work Health and Safety • The JAMSOSTEK employee prioritizes work safety and health that constitute as an integral part of principles of professionalism.Relations with Investigative Agencies The JAMSOSTEK employee had an obligation to fulfill the prevailing rules and regulation.Securing and Maintaining Corporate Assets • The JAMSOSTEK employee is responsible for securing and utilizing the Company’s assets efficiently. • Tidak diperkenankan menerima dan atau memberi hadiah dan cinderamata dalam bentuk apapun yang terkait dengan atau yang patut dapat diduga berkaitan dengan jabatannya.000. . • The receiver of any gift or souvenir must report to the Ethic Committee. baik langsung maupun tidak langsung dari mitra bisnis. .Corporate Confidentiality and Documentation • The JAMSOSTEK employee is responsible for protecting and not allowed to leak the confidentiality of the company’s business information. .

Tidak memberi atau menjanjikan secara langsung maupun tidak langsung berupa suap. BOD and Head of Working Unit should be put in a space or location which is readable by all stakeholders. hadiah bantuan atau bentuk lainnya terhadap siapapun yang patut diduga memiliki hubungan usaha dengan Perseroan.Integrity represent the ability to except undeliberate mistakes. Pemerintah) untuk menandatangani dan melaksanakan Piagam Pakta Integritas. baik secara langsung maupun tidak langsung berupa suap.Willing to take any risks under the administration or legal forms whenever they infringe to the Integrity Pact that have been signed.Integrity represent an element of character which underlying the emergence of admission towards honesty and constitute a basic quality needed in order to gain a public trust as a standardization to every JAMSOSTEK employee while verifying a decision making process. donation or in any other form to/from anyone whom presumably had any business connection with the Company.Integrity oblige the JAMSOSTEK employe to follow the principle of objectivity and prudent in a professional manners. .Integritas adalah suatu elemen karakter yang mendasari timbulnya pengakuan atas kejujuran dan merupakan kualitas yang mendasari kepercayaan publik sebagai patokan bagi insan JAMSOSTEK dalam menguji semua keputusan yang diambil. associate companies/employee. . hadiah bantuan atau bentuk lainnya kepada/dari siapapun yang patut diduga memiliki hubungan usaha dengan Perseroan. . it is witness by the Shareholders • For the Board of Directors. it is witness by the BOC • For the Head of Division/Head of Bureau/Key Personnel are witness by the related Directors • For the Head of Regional Office and Deputy Head of Regional Office are witness by the Board of Directors • For the Head of Branch Office is witness by the Head of Regional Office • For the functionary under the Head of Working Unit and Employees are witness by the Head of Working Unit. Commitment from the JAMSOSTEK employee .The JAMSOSTEK employee would ask all Business Partners (partners. both directly or indirectly in the forms of bribe.Integritas mengharuskan insan JAMSOSTEK untuk menghindari diri dari Benturan Kepentingan dan perbuatan tercela.Integritas mengharuskan insan JAMSOSTEK bersikap jujur dan berterus terang tanpa harus mengorbankan hal-hal yang secara prinsip harus diperlakukan sebagai rahasia.Piagam Pakta Integritas untuk Komisaris.Do not give or received any endowment.The Integrity Pact for the BOC. .3. . Collusion and Nepotism activities.Do not cast any confidential information that they realized would inflict a financial loss to the Company.Tidak melakukan praktik Korupsi. . . both directly or indirectly to anyone whom presumably had any business connection with the Company. Integrity Pact The Integrity of PT Jamsostek (Persero) .Insan JAMSOSTEK berkewajiban menandatangani Pakta Integritas • Untuk Komisaris disaksikan oleh Pemegang Saham • Untuk Direksi disaksikan oleh Komisaris • Untuk Kepala Divisi/Kepala Biro/Staf Ahli disaksikan oleh Direktur Terkait • Untuk Kepala Kantor Wilayah dan Wakil Kepala Kantor Wilayah disaksikan oleh Direksi • Untuk Kepala Kantor Cabang disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah • Untuk Pejabat di bawah Kepala Unit Kerja dan Karyawan disaksikan oleh Kepala Unit Kerja.Tidak meminta atau menerima suatu pemberian. . Kolusi dan Nepotisme (KKN). .Do not give or promise any bribe. . 3. . Integrity Pact Charter . Government) to sign and implement the Integrity Pact.Integritas mengharuskan insan JAMSOSTEK untuk mengikuti prinsip-prinsip obyektivitas dan kehati-hatian secara profesional. .Integrity obliging every JAMSOSTEK employee to have a certain attitude such as honest and fair without sacrificing matters that needed to be treated as a confidential issues.Integrity oblige the JAMSOSTEK employee to avoid themselves from any action related to the Conflict of Interest as well as despicable actions.The JAMSOSTEK employee have the duty of signing the Integrity Pact • For the Board of Commissioners. . asosiasi perusahaan/pekerja. . . . Direksi dan Kepala Unit Kerja wajib ditempatkan di lokasi yang mudah dibaca oleh pemangku kepentingan. donation or anything. Pakta Integritas Integritas PT Jamsostek (Persero) . 156 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . .Tidak mengungkapkan informasi rahasia yang dia tahu bahwa hal tersebut akan merugikan Perseroan. while also stand in uncompromising manner towards every deception or principle contravention. .Integritas dapat menerima kesalahan yang tidak disengaja namun tidak ada kompromi untuk kecurangan atau pelanggaran-pelanggaran yang bersifat prinsip. Piagam Pakta Integritas . .Bersedia menanggung segala akibat.Do not undertake the Corruption. . baik secara administrasi maupun secara hukum apabila melanggar Piagam Pakta Integritas yang mereka tandatangani. Komitmen insan JAMSOSTEK .Insan JAMSOSTEK mengajak Mitra Kerja (rekanan.

pemaparan publik di berbagai media dan lain-lain.The PT Jamsostek (Persero) website is open for Stakeholders to air their grievances/complaints and followed by a follow-up. : Kep/200/082009 dan No. 157/DHUSK/PKAAD/XI/2009 regarding the Joint Working Agreement between PT Jamsostek (Persero) and Labor Union that contains the Joint Working Agreement including the obligations of the Workers Union and company. c.Pembentukan Komite Integritas/Pemantau Independen dari luar Perusahaan dan tertuang dalam Charter Integritas yang sudah ditandatangani oleh pihak Direksi PT Jamsostek (Persero) dengan koordinator Komite Integritas dan ditetapkan dalam Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No.4. Joint Working Agreement (PKB) The improvement of the Joint Working Agreement (PKB) in 2009 was enacted through Directorate General for the Development of Industrial Relation and Manpower Social Security Decision No. Throughout 2009. Seluruh kegiatan keterbukaan dilakukan di bawah koordinasi Biro Humas.000 karyawan PT Jamsostek (Persero). Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Penyempurnaan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) pada tahun 2009 telah ditetapkan melalui Keputusan Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan No. . : Kep/201/082009.000 employees of PT Jamsostek (Persero) . . public expose in several medias as well as any other activities. JAMSOSTEK had consistently perpetrated a press releases. This disclosure were in line with the Company’s policy to build and encourage the transparency throughout every level of activities. terms of employment as well as working relation between employees and the Company. Transparency Transparency to the public and shareholders had been carried out by Jamsostek through several media.Pedoman Sistem Pelaporan Pelanggaran / Whistle Blowing System sesuai Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. Sosialisasi Etika Perusahaan a. Internalisasi dan Sosialisasi Etika Perusahaan (Code of Conduct) dilakukan secara bersamaan dengan paket infrastruktur GCG lainnya yaitu GCG Code. Jamsostek secara konsisten telah melakukan siaran pers. Karyawan dan Serikat Pekerja telah disosialisasikan dan disebarkan buku PKB tersebut kepada 3. Keterbukaan Keterbukaan (transparency) kepada para pemegang saham dan masyarakat luas telah dilakukan JAMSOSTEK melalui berbagai media dan kegiatan pengungkapan (disclosure) sejalan dengan kebijakan perusahaan untuk menegakkan dan mendorong keterbukaan pada setiap tahapan kegiatan. 5. : Kep/199/082009. Employees and Labor Union has been socialized and PKB books distributed to 3. b. b. Selama tahun 2009. 157/DHUSK/PKAAD/XI/2009 tentang Perjanjian Kerja Bersama antara PT Jamsostek (Persero) dengan Serikat Pekerja yang memuat Perjanjian Kerja Bersama termasuk kewajiban karyawan Serikat Pekerja dan perusahaan.Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 2006-2008 sesuai Pasal 85 yang mengatur penyelesaian keluhan dan pengaduan. JAMSOSTEK telah mempublikasikan berbagai siaran pers yang berisi berbagai perkembangan material dan mempublikasikan laporan keuangan secara berkala. Board Manual. c. Sosialisasi Etika Perusahaan a. The effort to enforce the Code of Conduct is regulated through the mechanism of existing system and procedures that include: . Komite Integritas kepada seluruh insan JAMSOSTEK. : Kep/199/082009. syarat kerja serta hubungan kerja antara karyawan dengan Perseroan. Conflict of Interest. Conflict of Interest. .Melalui website PT Jamsostek (Persero) terbuka bagi Stakeholders untuk menyampaikan keluhan/pengaduan dan diikuti dengan tindak lanjutnya.Joint Working Agreement (PKB) 2006-2008 that is in accordance with Article 85 that regulates the resolution of grievances and complaints. Upaya penegakan Code of Conduct telah diatur melalui mekanisme sistem dan prosedur yang ada meliputi: . laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 157 . 4. The Code of Conduct related to the Joint Working Agreement (PKB) 2009-2010 between the PT Jamsostek (Persero) Board of Directors and the JAMSOSTEK Labor Union (SPJ) which is the guideline on the rights and obligations of the Company. .The establishment of an Integrity Committee/Independent Monitors from outside the Company and stipulated in the Integrity Charter signed by the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) with the Integrity Committee as coordinator and enacted in PT Jamsostek (Persero) Board of Directors Decision No. Board Manual. JAMSOSTEK had published several press releases regarding several material development besides periodically published the financial report. Khusus Code of Conduct yang berkaitan dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tahun 2009-2010 antara Direksi PT Jamsostek (Persero) dengan Serikat Pekerja JAMSOSTEK (SPJ) yang merupakan pedoman terhadap hak dan kewajiban Perseroan. : KEP/200/082009 and No. The Internalization and Socialization of Corporate Etics (Code of Conduct) are carried out concurrently with the other GCG infrastructure packets namely the GCG Code. Integrity Committee to all JAMSOSTEK people. . . : KEP/201/082009. 5. All activities which are related to transparency were executed under the coordination of Public Relation Bureau.Whistle blowing System Guideline that is in accordance with PT Jamsostek (Persero) Board of Directors Decision No.

around 99.34% were positive in tone. and in electronic form. Investor Daily dan LKBN Antara. which among others are Rakyat Merdeka. sekitar 99. Investor Daily and LKBN Antara. Perseroan kembali mencatat bahwa dari 1. Telepon 021-5207797 c. yaitu Website JAMSOSTEK (www. which produced positive news coverage of 94% from 995 coverages in 69 mass media.co.Jamsostek. Komunikasi Internal Guna memberikan informasi yang akurat dan actual kepada stakeholders internal perusahaan.co. the Company once again kept track of the total 1. In 2009. informatif dan easy to navigate. GEMA JAMSOSTEK is a bi-monthly bulletin that covers information concerning important events and issues occurring inside and outside the company related to PT Jamsostek (Persero) and worth knowing by internal stakeholders. yang lebih menarik. Seluruh Kantor Wilayah/Kantor Cabang PT Jamsostek (Persero). Di tahun 2009. JAMSOSTEK Website: www. And also in 2009 the JAMSOSTEK Website donned a new look that is more attractive.co. dan dalam bentuk elektronik.id). namely the JAMSOSTEK Website (www.co.547 pemberitaan tentang JAMSOSTEK di 128 media di seluruh Indonesia. In 2009.jamsostek. PT Jamsostek (Persero) has a number of internal communication medium. Bisnis Indonesia. The results showed an improvement to those of the previous year. The information available in the JAMSOSTEK Website is intended not only for internal stakeholders but also for external stakeholders. informative and easy to navigate.Jamsostek. PT Jamsostek (Persero) menerbitkan 6 edisi GEMA JAMSOSTEK. baik dalam bentuk cetakan. diantaranya adalah Rakyat Merdeka. PT Jamsostek (Persero) memiliki beberapa sarana komunikasi internal. Website JAMSOSTEK yaitu www.547 news coverage on JAMSOSTEK in 128 media throughout Indonesia.34% bernada positif. namun juga bagi stakeholders eksternal.Pada tahun 2009. Informasi yang tersedia pada Website JAMSOSTEK diperuntukan tidak hanya bagi stakeholders internal. Faksimili : 021-5202310 d. GEMA JAMSOSTEK merupakan bulletin dwi bulanan yang mengulas informasi sekitar peristiwa dan isu-isu penting yang terjadi di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan yang berhubungan dengan PT Jamsostek (Persero) dan patut diketahui oleh stakeholders internal. Telephone: 021-5207797 c. 158 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Internal Communication In order to provide accurate and actual information for the company’s internal stakeholders.id b.id b. Suara Karya. All information regarding the Company could be accessed through: a. Bisnis Indonesia. namely the GEMA JAMSOSTEK Bulletin. Dan di tahun 2009 pula Website JAMSOSTEK mempunyai tampilan baru. yaitu Buletin GEMA JAMSOSTEK.id). PT Jamsostek (Persero) published 6 editions of GEMA JAMSOSTEK. Suara Karya. The entire Regional Offices/Branch Offices of PT Jamsostek (Persero). both in printed form. yang menghasilkan pemberitaan positif sebesar 94% atas 995 pemberitaan di 69 media massa. Seluruh informasi mengenai Perseroan dapat diakses melalui: a.jamsostek. Facsimile: 021-5202310 d. Hasil ini menunjukkan peningkatan yang lebih baik dari kesimpulan serupa tahun lalu.

beserta keluarga menandatangani daftar khusus pemegang saham pada Perusahaan/Badan Hukum lainnya.co. Upaya Dewan Komisaris dan Direksi PT Jamsostek (Persero) untuk menghindari benturan kepentingan antara lain sebagai berikut.D.co. The Board of Commissioners had signed the potential/ conflict of interest due to the undertaken of its function and duties as the BOC d. including their families had signed a special list of shareholders at other Companies/ Entities.co. b. The Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) had release their position as the Board of Commissioners at Subsidiary Company and Pension Fund Subsidiary Company of PT Jamsostek (Persero) in accordance with the BOD meeting’s resolutions. Website JAMSOSTEK yaitu: www. Direksi. Fax : 021-52901392 f. 5. Dewan Komisaris dan Direksi PT Jamsostek (Persero).id c. H. Dewan Komisaris menandatangani benturan/potensi benturan kepentingan dalam melaksanakan fungsi dan tugas sebagai Dewan Komisaris.jamsostek. SE/09/2009 tanggal 26 Agustus 2009 tentang penerimaan parcel/bingkisan atau hadiah lainnya.Seluruh pengaduan dapat disampaikan melalui: a. Box : 392/JKTM12700 g. Post Office at every Branch Offices Transaksi Yang Masih Menunggu Persetujuan RUPS Sampai dengan akhir tahun 2008 tidak terdapat transaksi yang masih menunggu persetujuan RUPS. d. Suyono Elvyn G. Karyawan) dilarang menerima parcel. The Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) through Circular Letter No. that constitute the permitted and un-permitted of multi positions of the Board of Commissioners and the Board of Directors.jamsostek. Direksi PT Jamsostek (Persero) melepaskan jabatan sebagai Dewan Komisaris pada Anak Perusahaan PT Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan Dana Pensiun Jamsostek sesuai Risalah Rapat Direksi PT Jamsostek (Persero). KEP/356/122009 Conflict of Interest of PT Jamsostek (Persero). bahwa Insan Jamsostek (Dewan Komisaris. 1.id c. Hotline : 08001392392 e. 2. Asnar Ahmad Ansyori H. Conflict of Interest 1. a. c. 7. Fax : 021-52901392 f. gift and other form of souvenirs from other parties that will reflects to the conflict of interest. Hotbonar Sinaga Myra SR. SE/09/2009 dated 26 August 2009 regarding the parcel/package or any other forms of gift. Hotline : 08001392392 e. 6.id b. Direksi PT Jamsostek (Persero) melalui Surat Edaran No. such as: a. Email : integritas@jamsostek. 2. Transaction That Needs To Be Approved By The GMS As of the end of 2008. Masassya Djoko Sungkono Karsanto Nama Name Daftar Khusus *) Special List *) Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Special List of Shares Owned by Personal and Family of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) Keterangan Description Memiliki saham pada 2 (dua) Perusahaan Owned a share of ownership in two companies Nihil/Zero Nihil/Zero Nihil/Zero Nihil/Zero Nihil/Zero Memiliki saham pada 1 (satu) Perusahaan Owned a share of ownership in one companies laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 159 . KEP/356/122009 tentang Pedoman Benturan Kepentingan PT Jamsostek (Persero) telah diatur perangkapan jabatan yang diperkenankan dan tidak diperkenankan oleh Dewan Komisaris dan Direksi.O. The Board of Commissioners and the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) had done several efforts to avoid conflict of interest. Pursuant to Decision of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) No. Box : 392/JKTM12700 g. P. the BOD and Employees) are not allowed to received any parcel. 2. SMS : 08121292392 d. Email : integritas@jamsostek. Daftar Khusus Saham Dimiliki Sendiri dan Keluarga Direksi PT Jamsostek (Persero) No. SMS : 08121292392 d.O. that the JAMSOSTEK Person (the BOC. there are none transaction that needs to be approved by the GMS Benturan Kepentingan 1. 4. Atas dasar Keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. P. c. b. The Company’s BOC and BOD.co. Kotak Pos setiap Kantor Cabang All complaints could be submitted to the followings: a. Website JAMSOSTEK yaitu: www.id b. hadiah dan penerimaan dalam bentuk apapun dari pihak lainnya yang menimbulkan benturan entingan. 3.

Status Status Masih dalam proses persidangan ditingkat Banding Still under appeal in the court process 160 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Litigation Cases Encountered By Public Company There were no material disruptions that affected the Company’s financial stability throughout 2009. 3. Tinak lanjut Follow Up Action Perkara di Pengadilan District di US Court for the Southern District of New York telah dimenangkan oleh PT Jamsostek. Currently. Saat ini perkara masih berlangsung dan PT Jamsostek diwakili oleh Pengacara White & Case. one of decision from District Court had asked for the reinvestigation towards Jamsostek Employee to found out whether there was a negligence of PT Jamsostek in monitoring its employee during the their study in United State of America. the case is still under process and PT Jamsostek was represented by White & Case Attorney.000. dengan mengatasnamakan PT Jamsostek dan dilakukan secara melawan hukum. but. This suit was begun from the re-insurance activity which was conducted by Jamsostek Employee whom studied at United State of America. Kemudian Anglo Iberia mengajukan Banding. Gugatan ini berawal dari kegiatan reasuransi yang dilakukan oleh oknum karyawan PT Jamsostek yang sedang melaksanakan tugas belajar di Amerika Serikat .000. baik terhadap Direksi maupun Komisaris.000. on behalf of PT Jamsostek. Pihak Anglo Iberia kembali mengajukan banding di US Court of Appeals for the Secount Circuit.000. namun dalam salah satu amar putusannya. 5. Towards the decision. The Anglo Iberia filed a re-appeal at US Court of Appeals for the Secount Circuit. the Anglo Iberia filed an appeal. both to the Board of Directors or the Board of Commissioners. the Anglo Iberia had claimed a Motion of Consideration at US District Court the Southern District of New York and the judge was rejected the motion plea. Pengadilan Banding memenangkan PT Jamsostek. pihak Anglo Iberia mengajukan Motion of Consideration di US District Court the Southern District of New York dan hakim telah memutuskan yaitu gugatan ditolak. MS Hariyadi BS. 1 2. the case was filed against the law. Terhadap putusan tersebut . thus.Daftar Khusus Saham Dimiliki Sendiri dan Keluarga Komisaris PT Jamsostek (Persero) No. Bambang Subianto*** Herry Purnomo Drs. The US District Court for the Southern District of New York had decide the victory on PT Jamsostek. Pengadilan US District Court for the Southern District of New York kembali memenangkan PT Jamsostek. The appeal court was also won by PT Jamsostek (Persero). Sukamdani Rekson Silaban Nama Name Daftar Khusus *) Special List *) Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Ada/Yes Special List of Shares Owned by Personal and Family of the Board of Commissioners of PT Jamsostek (Persero) Keterangan Description Tidak memiliki saham/Owned zero ownership Tidak memiliki saham/Owned zero ownership Memiliki saham pada 4 Perusahaan Owned a share of ownership in 4 companies Memiliki saham pada 6 Perusahaan Owned a share of ownership in 6 companies Tidak memiliki saham/Owned zero ownership Perkara Penting Yang Dihadapi Emiten Atau Perusahaan Publik Sepanjang tahun 2009 tidak ada gugatan yang material yang mempengaruhi stabilitas keuangan Perseroan. Kemungkinan Kerugian Financial Possibility of Financial Loss Pemasukan Income NIHIL Zero Pengeluaran Expense NIHIL Zero No 01 Pokok Perkara Legal Cases Perkara Gugatan Perdata yang dajukan oleh Anglo Iberia di US District Court for the Southern District of New York atas klaim reasuransi sebesar US$155. The lawsuit which was filed by the Anglo Iberia at US District Court for the Southern District of New York for re-insurance claim amounting to US$155. 4. Pengadilan District diminta untuk memeriksa kembali apakah unsur kelalaian PT Jamsostek dalam mengawasi karyawannya yang melakukan tugas belajar di Amerika Serikat. thus. Cases at US District Court for the Southern District of New York won by PT Jamsostek (Persero). Sjukur Sarto.

was in a total damage conditions and the other 20 busses was b Terdapat Gugatan Bantahan oleh keluarga Sdr. PT Jamsostek (Persero) mengajukan Gugatan Perdata melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.20 miliar dengan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta No. 2. 911/Pid. since the verdict possessed a permanent law force pursuant to the Appeal Verdict No. PT Jamsostek (Persero) filed a lawsuit through State Court of Central Jakarta. Gugatan dimenangkan oleh PT Jamsostek (Persero) di tingkat Pengadilan Negeri. dengan Jaminan berupa 60 Bus yang dijanjikan sesuai Perjanjian Jual inti putusan antara lain: Beli MTN No.2180. 2699 K/Pdt/2001 and No. senilai Rp18 miliar. Endang Utari Mokodompit. perkara sudah diputus tanggal 19 Juni 2008 dan berkas perkaranya telah dikirim ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 31 Maret 2009 dengan Pengantar No.250. II dan Tergugat III ((Indopac Perdana Finance. PER/44/072001. with a case registered No. on the issuance of unreturnable CV by publisher and guarantor to PT Jamsostek (Persero) which was amounted to Rp3. selanjutnya melakukan eksekusi lelang: terhadap aset Jaminan berupa: a.I. hanya dipenuhi 20 Bus (telah • dengan Pidana Penjara selama 8 tahun dan Denda diikat dengan fiducia) dan kondisi bus-bus tersebut terdiri sebesar Rp100. 251/B. c.000 (Tiga puluh tiga miliar dua ratus lima puluh juta rupiah) Jika Terdakwa tidak On 27 July 2001. Rp18 miliar Rp18 billion 04. namun demikian putusan perkara tersebut sampai dengan saat ini belum diterima oleh PT Jamsostek (Persero) Perkara masih dalam Proses Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung R. Highest Court and at the Appeal Level/Supreme Court of the Republic of IndonesiaI.5 miliar. 4. Eddy Sofyan sebagai Direktur PT Graha Pasundan Raya dan sudah mempunyai kekuatan hukum tetap berdasarkan putusan perkara di tingkat Banding di Pengadilan Tinggi Bandung sesuai Putusan No. 3.Sel tanggal 12 September 2008 dan dikuatkan oleh MTN PT Volgren Indonesia dengan nilai Rp33. The accuser (Bank Pacific DL) currently applied for Reinvestigation process to the Supreme Court of the Republic of Indonesia. Nomor Register Perkara No. To date. 1. Jak. 2699 K/Pdt/2001 dan No. PT Jamsostek (Persero) filed a civil lawsuit through the State Court of South Jakarta. menghukum Terdakwa from PT Volgren Indonesia at a total amount of Rp33. pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap. atas penerbitan CP yang tidak dapat dikembalikan oleh penerbit dan penjamin kepada PT Jamsostek (Persero). with Registered Case No. Sdr. The investment of Medium Term Notes (MTN) cases of • Menghukum Terdakwa membayar uang pengganti PT Volgren Indonesia. b. The case is sill under the Reinvestigation process at Supreme Court of The Republic of Indonesia.I. Kasus Investasi Medium Term Notes (MTN) PT Volgren Indonesia. whilst the mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut. On 2 June 2008. A Letter from PT Jamsostek (Persero) to the Supreme Court of the Republic of Indonesia No. on the issuance of unreturnable CP by the issuer and guarantor to PT Jamsostek (Persero). 2699 K/Pdt/2001. Bank Pacific. maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang A guarantee of a total 60 busses pursuant to the MTN Purchase untuk menutupi uang pengganti tersebut. sejumlah Rp33. 5. was only being hal ini terpidana tidak mempunyai harta benda yang fulfilled with a total of 20 Busses (bound by fiducial). The Auction results had not been appraised yet laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 161 . 20 Chassis bus yang saat ini berada di Karoseri Delima Jaya Bogor. 1143 K/Pdt/2001. dari 20 bus rusak berat dan 20 bus berupa chassis berada di • Menetapkan bahwa apabila denda tersebut tidak karoseri Delima Jaya Bogor. DL dan Sdri.I. Lawsuit of PT Jamsostek (Persero) vs Indopac Perdana Finance.B/2008 / Pada tanggal 27 Juli 2001 PT Jamsostek (Persero) membeli PN. PT Jamsostek (Persero) had acquired the MTN membayar uang pengganti. Endang Utari Mokodompit. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 3.I.5 billion 03. Nomor register perkara 1143 K/Pdt/2001..I. Endang Utari Mokodompit. 91/PDT/2006/PTBDG dan perkara tersebut dimenangkan oleh PT Jamsostek (Persero) dan pada saat ini masih dalam persiapan proses untuk dilakukan Eksekusi. Bank Pacific. Ir. PER/44/072001. 4. Kec Pagaden Kab. sejak putusan Pengadilan mempunyai kekuatan hukum tetap berdasarkan Putusan Kasasi No. 281/PID/2008/ tanggal jatuh tempo yaitu tanggal 27 Juli 2004. Sesuai dengan Surat Mahkamah Agung RI Nomor: 46/PAN. Pacific Finance. Gugatan PT Jamsostek (Persero) vs Bank Pacific. Kecamatan Pagaden. atas penerbitan CP yang tidak dapat dikembalikan oleh penerbit dan penjamin kepada PT Jamsostek (Persero).000. Bank Pacific. B/7846/082008 tanggal 27 Agustus 2008 perihal Permohonan penanganan secara prioritas untuk perkara perdata dalam proses PK (Peninjauan Kembali) No. remain 40 busses are in the following conditions: 20 busses maka dipidana selama 3 tahun. 69 Desa Kamarung. Perkara masih dalam Proses Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung R. II and accusation III ((Indopac Perdana Finance. dalam and Sales Agreement No. Sdr. Proses Hukum Pidana dikenakan terhadap Sdr Eddy Sofyan Direktur Utama PT Volgren Indonesia.I.I No. Rp. Surat PT Jamsostek (Persero) kepada Mahkamah Agung R. Endang Utari Mokodompit) diwajibkan untuk membayar dana Rp18 miliar beserta bunga sebesar 6% kepada PT Jamsostek (Persero). maka diganti dengan Pidana kurungan selama 4 bulan.1143 K/Pdt/2001 Demi penyelamatan uang Milik Negara. DL and Sdri. the Legal and Compliance Bureau of PTJamsostek (Persero) had conducted a confirmation towards Bank Pacific DL and pursuant to the Decree of the Management Building of PT Pura Selokamas it was stated that PT Bank Pacific which was under liquidation had been dismissed since 15 May 2008. 392PI/2008/MARI. Kabupaten Subang Propinsi Jawa Barat.1143 K/Pdt/2001 for the purposes of State Assets Redemption. Aset beupa tanah dan Bangunan HGB No 69 Desa Kemarung. 5. PT Jamsostek (Persero) mengajukan gugatan Perdata melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Subang. Endang Utari Mokodompit. 1143 K/Pdt/2001.2/X/575/SPK/PDT/2009 tanggal 23 Oktober 2009.5 billion. 1. The case is sill under the Reinvestigation process at Supreme Court of The Republic of Indonesia. Pacific Finance. PT Jamsostek (Persero) had won the lawsuit at the level of Central Court. Sdr.I No.II/09/189 PK/Pdt/2008 resi pos No. 2699 K/Pdt/2001. B/7846/082008 dated 27 August 2008 regarding the Appeal to have a priority handling of the re-investigation lawsuit No. Eddy Sofyan in the form of chassis at Delima Jaya Bogor. Pada tanggal 2 Juni 2008 Biro Kepatuhan dan Hukum PTJamsostek (Persero) telah melakukan konfirmasi ke Bank Pacific DL dan berdasarkan Surat Pernyataan Pengolola Gedung Management PT Pura Selokamas dinyatakan bahwa PT Bank Pacific Dalam Likuidasi sudah bubar Sejak 15 Mei 2008.000 (seratus juta rupiah). dibayar. Masih menunggu Turunan Putusan Resmi dari Mahkamah Agung R.3. Tergugat I . Bank Pacific. the case is still under the re-investigation process at the Supreme Court of the Republic of Indonesia. Pengadilan Tinggi dan di tingkat Kasasi/ Mahkamah Agung R. 2. a. Pada saat ini Perkara masih dalam proses Peninjauan Kembali di Mahkamah Agung R. The accusation I . 1143 K/Pdt/2001. Endang Utari Mokodompit) is obliged to pay Rp18 billion with annual interest of 6% to PT Jamsostek (Persero). PTDKI tanggal 11 Nopember 2008 dan Putusan di tingkat Kasasi Mahkamah Agung R. 20 bus yang pernah dioperasional. which was amounted to Rp18 billion. Penggugat (Bank Pacific DL) saat ini mengajukan upaya Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung R. yang dijaminkan oleh Sdr.02.20 billion Edy Sofyan paling lama 1 (satu) bulan setelah putusan with maturity period until 27 July 2004. Sdr. Gugatan PT Jamsostek (Persero) vs Indopac Perdana Finance. Hasil lelang Belum dapat ditaksir. A lawsuit of PT Jamsostek (Persero) vs Bank Pacific. di Pengadilan Negeri Subang atas tanah dan Bangunan yang dijaminkan Hak Tanggungan (HT) yaitu atas Tanah dan Bangunan Sertipikat Hak Guna Bangunan No.000. senilai Rp3. Ir.5 miliar Rp3.

Frequent changes towards the composition of the Board of Directors. FKM UI and UI Consulting for three consecutive period are as follows: Tahun/Year No 1 2 3 4 Program JPK JHT JKK JK 2002 46. 19/2003 concerning the SOE’s and regulations pertaining to the implementation. There was an employee resistance towards the concept of implementing GCG prior to the dissemination and signing of the Integrity Pact. dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir terjadi 3 (tiga) kali pergantian Direksi. 2007 dan tahun 2008 dengan mempertahankan peringkat pertama untuk kategori BUMN Keuangan Non Listed sebagai salah satu bentuk pengungkapan transparansi perusahaan. 117/MBU/2002 tentang BUMN perlu disesuaikan dengan UU No.20% 70.00% 38.60% 2008 73. Results form the Customer Satisfaction Measurement which was conducted by the Independent Party and in coordination with Gadjah Mada University. Changes to Corporate Culture needs to be supported with a continuous and sustainable socialization program. Obstacles for GCG Implementation The State Minister for SOE Decree No. Perubahan Corporate Culture perlu waktu dan dilakukan sosialisasi secara berkesinambungan. Adanya resistensi karyawan atas konsep implementasi GCG sebelum sosialisasi dan penandatanganan Pakta Integritas. and currently it serves as one of the main duties and functions of the Compliance and Risk Management Directorate. 117/MBU/2002 regarding the SOE needs to be amended in accordance with Law No. Self Assessment atas implementasi GCG secara berkala belum sepenuhnya dapat dilakukan oleh organisasi internal Perseroan.80% 62.60% 38.99% 2005 66. Hasil survey Customer Satisfaction Measurement yang dilakukan oleh pihak independen bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada. FKM UI dan UI Consulting pada tiga periode sebagai berikut: Strategic Impact on GCG Implementation Enhancing the Corporate Image Participated in the 2006.10% 59. dan saat ini menjadi salah satu tugas pokok dan fungsi Direktorat Kepatuhan & Manajemen Risiko. Self Assessment on GCG implementation have not been fully undertaken by the internal organization of the Company. 19/2003 tentang BUMN dan Peraturan pelaksanaannya. 2007 and 2008 Annual Report Award and succeeded in maintaining its position as the First Winner for Non Listed of Financial SOE category to express the disclosure of corporate transparency. within the last five years it had happened three times.00% Penurunan Temuan Auditor Independen Reduction on Independent Auditor Findings Temuan Tahun/Findings in year 2006 8 1 1 10 2007 4 1 1 6 2008 2 1 0 3 2009 4 1 1 6 No 1 2 3 4 Program JPK JHT JKK JK 2005 14 3 4 21 162 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Dampak Strategis Implementasi Good Corporate Governance Peningkatan Citra Perusahaan Mengikuti Annual Report Award tahun 2006. Sering terjadinya pergantian Direksi.Kendala Implementasi Good Corporate Governance Keputusan Menteri Negara BUMN No.

KPI BSC GCG Assessment Solvency Level Corporate Health Level Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)/Qualified Opinion Sehat Sekali Exceptionally Sound 110.Berdasarkan Temuan Auditor tersebut.427 175.085. Perusahaan b.649 998.393.170 4.381.334.214 29. Accumulation of Investment Fund b.623 48.685.324 61.474.455 200.627.82 93.839. Hasil Investasi Bruto 6 8 Laba (dalam jutaan Rupiah) Opini Auditor Independen Sehat Sound 105.367 2.507.DPSD Jumlah 2 5 1 5 0 3 3 13 Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2000 yang meliputi: • 7 Direktorat Kantor Pusat • 21 Divisi/Biro Kantor Pusat • 2 Kantor Wilayah • 30 Kantor Cabang Holds the ISO 9001 : 2000 of Quality Management System Certification that covers: • 7 Directorate from Head Offices • 21 Division/Head Offices Bureau • 2 Regional Offices • 30 Branch Offices Peningkatan Kinerja Perseroan Kinerja Perusahaan selama 5(lima) tahun terakhir selalu menunjukkan kenaikan sebagaimana tabel berikut: No 1 Uraian Kepesertaan a.SMR KAP .731. Akumulasi Dana Investasi b.49 80.379.315 9.041 11.30 323. Workers Contribution (in million Rupiah) Guarantee (in million Rupiah) Total Asset (in million Rupiah) Investment (in million Rupiah) 60.626.729.83 85.248.15 KPI Assessment 111.027.058 1.451 a. there are still 16 remaining audits that needs to be monitors such as clarified bellow: Sisa Temuan Remaining of findings Jamsostek Program 3 DPKP Program 4 KBL Program 3 Jumlah/ Total 10 Auditor Eksternal External Auditor Jumlah Temuan Total Findings BPK .87 103.49 37.628 2005 2006 Increasing Performance of the Company The Company’s performance within the last five years always indicates an improvements as described bellow: 2007 2008 2009 Description Membership 159.12 10 Penilaian KPI a. Gross Investment Revenue Profit (in million Rupiah) Opinion from Independent Auditor Sehat Sekali Exceptionally Sound 116.944 2.242 1.081.273 18.805 26.399 143. KPI BSC 11 12 Assessment GCG Tingkat Solvabilitas 104.815 10.07 Sehat Sound 108.045.596.864.91 302.811.49 105.676.76 90.841 629.921.346 10.090.00 438.283 49.383.071.15 154.949 5.711 38.684 3.952. Companies b. Penambahan Dana Investasi c.066.367 3. Tenaga Kerja 2 3 4 5 Iuran (dalam jutaan Rupiah) Jaminan (dalam jutaan Rupiah) Total Aset (dalam jutaan Rupiah) Investasi (dalam jutaan Rupiah) a.756.698.393 61.206 4. Increasing of Investment Fund c.87 9 Tingkat Kesehatan Perusahaan laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 163 .960 20.213 23.714.396 6.Kanaka KAP .162 7.96 497.224 23.623.549.943.045.23 86. masih terdapat 16 temuan yang masih perlu dipantau tindaklanjutnya dengan rincian sebagai berikut: Tindak Lanjut Follow Up Actions Based on those findings.746 1.10 108.694 6.40 Sehat Sound 108.244.016 7.272 a. Management Contract b.711 64.RI KAP .482 80.941 722.917 130.911 6.146 84. Kontrak Manajemen b.030.00 a.673 12.573.950 8.

18 89.698.581 10. Non JHT JHT Total Jaminan Claim Expenses a.305 5.95 172. 8.295.952.952 6.774.16 112.614 80.037.307 1. Accumulation of Investment Fund Increasing of Investment Fund Gross Investment Revenue Gross YOI 72.789. 9.178.085 2.797.761 12. 6.451 84. Companies Workers JHT. b.388 8. 7.47 2. JKK dan JK JPK Jasa Konstruksi TK Mandiri/LHK TK Perseorangan Description Increasing Membership: a.48 141.719.315 9.162 95.784 4.926 5.146 104. c.000 3.769.027.78 86.63 131.524 889.335 2.694 10.388 150.012 2.010. Uraian Penambahan Kepesertaan: a.217.746 12.273 18. Beban Cadangan Teknis Beban Usaha Bagian Peserta atas hasil investasi JHT Laba setelah Pajak Total Aset Technical Reserve Expenses Total Expense Members Share on JHT Investment Profit After Tax Total Asset 164 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .085. b. Investasi a.11 4. b. Non JHT JHT Total Claims 1. b.660.72 133. b.034 102. Penerimaan Iuran a.746 1.463.167.10 105.151 (%) Pencapaian (%) Achievement 105.10 107.32 143. b. c.10 105.81 133.744 4.320 1.42 103.62 137.469 75.775 45.Perbandingan antara Target dengan Realisasi Kinerja Tahun 2009 Perbandingan antara Target dengan Realisasi Kinerja Perusahaan Tahun 2009 pada umumnya mencapai di atas 100% sebagaimana tabel berikut: Comparison between 2009 Target and Performance Realization The comparison between the 2009 Target and Performance Realization that reached more than 100% results in general as clarified in the table bellow: No.978.72 811.841 7. Non JHT JHT Iuran Belum Rinci Total Iuran Contribution Revenue a.239.408.045.665.32 5.281.636 6.31 20.311 5.272 110.335. c. 1. d.849.734. Non JHT JHT Un-clarified Contribution Total Contribution 2. d. c. c.624 11.089 850. Pembayaran Jaminan a. d.848 157.272 9. d.082. JKK and JK JPK Construction Services Independent Worker/LHK Individual Worker Target Realisasi Realization 21.003 50.248.36 939. b.322.04 104.381.670 1.80 122. b. Akumulasi Dana Investasi Pertambahan Dana Investasi Hasil Investasi Bruto YOI Bruto Investment a.547 1. Perusahaan Tenaga Kerja JHT. c.08 3.129 103.

000 862.200.Rp1 miliar Rp500 juta ke bawah JUMLAh KOMISARIS Total Commissioners JUMLAh DIREKSI Total Directors TOTAL REMUNERATION PER PERSON WIThIN A YEAR Above Rp2 billion 7 orang/person Above Rp1 billion .000 Remuneration: (Salary.300.900. MS Hariyadi BS.000 Total 1.Praktik Good Corporate Governance (GCG) yang Melebihi Kriteria Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris Tahun 2009 Good Corporate Governance (GCG) Practices which Exceeding The Criteria Remuneration for the Board of Directors and the Board of Commissioner in 2009 Jumlah Diterima dalam 1 Tahun Total Amount Received within a Year Jenis Remunerasi dan fasilitas Dewan Komisaris The Board of Commissioners NAME (RP) Name Bambang Subianto Herry Purnomo Remunerasi: (Gaji. state officials which in this case are the Board of Directors and Board of Commissioners are required to submit LHKPNs to the Corruption Eradication Committee (KPK).000 862. Sukamdani Rekson Silaban 319.362.200. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 165 . Housing Allowances and Transportation) TYPE of REMUNERATION AND FACILITIES * Tantiem Dewan Komisaris dan Direksi tahun 2009 belum termasuk dalam perhitungan karena belum dilaksanakan RUPS.000 862.Rp1 billion 5 orang/person Below Rp500 million Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 Tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari KKN bahwa penyelenggara Negara dalam hal ini Direksi PT Jamsostek ( Persero) dan Dewan Komisaris serta pejabat satu tingkat dibawahnya yaitu Kepala Divisi/Biro/Kakanwil diwajibkan untuk menyampaikan LHKPN kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).200.000 490.000 1.420.D. Hotbonar Sinaga Myra SR Asnar H.000 490. Submission of State Official’s Wealth Report (LHKPN) Pursuant to Law Number 28 / 1999 regarding clean and KKN (corruption.Rp2 miliar Di atas Rp500 juta . Sjukur Sarto.000 490.420.200. Jenis Remunerasi per orang dalam 1 tahun Di atas Rp2 miliar Di atas Rp1 miliar . Suyono Ahmad Ansyori Elvyn G. collusion and nepotism) – free officials.000 490.000 8.Rp2 billion Above Rp500 million . Masassya Djoko Sungkono Karsanto Total 2.900.000 1. Tunjangan Perumahan dan Transportasi) Drs.200.900.200.500. * The 2009 bonusses for the Board of Commissioners and the Board of DIrectors has not been calculated because the GMS had not been convened.420.000 Direksi The Board of Directors NAME (RP) Name H.000 1.000.280.300.211.200.

Kepala Kantor Cabang untuk menyampaikan LHKPN kepada KPK. Work Plan and Planned Sources and Uses of Income as well as Technical Guidelines for Anti-Bribery Laporan Berkelanjutan Laporan berkelanjutan disampaikan secara terpisah dan merupakan lampiran dari Annual Report Award 2009 serta menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari ARA 2009. 166 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . 2. one of eleven others. Thereby until the end of 2009.50 93. Strategi. 3. the Board of Directors. Sustainability Report Sustainable reports are delivered separately and are attachments of the Annual Report Award 2009 as well as integral parts of ARA 2009. Strategies. PT Jamsostek (Persero) has formulated platforms namely Mission. Jabatan Position Direksi | The Board of Directors Dewan Komisaris | The Board of Commissioner Kepala Division / Biro / Staff Ahli Division Head / Bureau / Expertise Kepala Kantor Wilayah | Head of Regional Office Wakil Kantor Wilayah | Deputy of Regional Office Kepala Kantor Cabang | Head of Branch Office Total Jumlah Total 7 5 24 8 8 121 173 Sudah Menyampaikan KBL Program 6 3 21 7 7 113 157 % 85. Board of Commissioners and officials of PT Jamsostek (Persero) that have submitted their LHKPNs to KPK are as follows: No 1.50 87.75 Penunjukkan Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) sebagai Koordinator Komunitas Pengusaha Anti Suap (KUPAS) Badan Usaha Milik Negara Melalui Rapat Pimpinan Nasional Kadin Indonesia tanggal 3 Desember 2009. 5. Dewan Komisaris dan pejabat PT Jamsostek (Persero) yang telah menyampaikan LHKPN kepada KPK adalah sebagai berikut: Although prevailing laws and regulation do not require the same of lower ranked officials namely Regional Office Deputy Heads and Branch Office Heads. 6.39 90. Sasaran. PT Jamsostek (Persero) telah menyusun platform yaitu Misi. Objectives. Selaku Koordinator KUPAS BUMN. 4. namun berdasarkan Keputusan Direksi PT Jamsosotek (Persero) Nomor:KEP/179/0629 Tanggal 29 Juni 2009 Tentang Laporan Harta KekayaanPenyelenggara Negara (LHKPN) Direksi mewajibkan juga kepada Wakil Kepala Kantor Wilayah. followed by the signing of a consolidation of SOE intent to fight Bribery. Program Kerja dan Rencana Sumber dan Penggunaan Dana serta Pedoman Teknis Anti Suap.00 87. Dengan demikian hingga akhir tahun 2009 Direksi .50 87.Sekalipun dalam peraturan Per Undang-Undangan tidak mewajibkan kepada pejabat dibawahnya yaitu Wakil Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Kantor Cabang. however by virtue of PT Jamsostek (Persero) Board of Directors Decision Number: KEP/179/0629 dated 29 June 2009 regarding State Official’s Wealth Report (LHKPN) the Board of Directors made it mandatory that Regional Office Deputy Heads and Branch Office Heads also submit LHKPNs to KPK. As Coordinator of KUPAS BUMN. Vision. through the Indonesian Chamber of Commerce National Leaders Meeting on 3 December 2009. Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) ditunjuk sebagai Koordinator KUPAS BUMN sebagai salah satu dari 11 koordinator lainnya. The Appointment of President Director as Coordinator of the State-Owned Enterprises (BUMN) Community of AntiBribery Entrepreneurs (KUPAS) The Managing Director of PT Jamsostek (Persero) was appointed as Coordinator of KUPAS BUMN. Visi.71 60. yang diikuti dengan penandatanganan pemantapan tekad BUMN untuk melawan Suap.

namun masih terdapat rekomendasi Assessor yang harus diperbaiki sebagaimana berikut : 1. Thereby. Menetapkan sistem penilaian kinerja Dewan Komisaris yang terpisah dari penilaian kinerja Direksi. KEP/04/DEKOM/112008 regarding the Establishment and Assessment of Commissioner KPI dated 1 November 2008. Menetapkan sistem penilaian kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) bagi calon anggota Dewan Komisaris dalam peraturan yang baku b. RUPS agar menetapkan sistem penilaian kinerja Dewan Komisaris yang terpisah dari penilaian kinerja Direksi baik secara kolegial maupun secara individual e. The Criteria of Bad Corporate Governance (BCG) Practices Litigation Cases Important cases faced by the Company in 2009 are presented in more details on page 138 of this annual report. RUPS agar menetapkan sistem penilaian yang mencakup penilaian kinerja secara kolegial dan individual g. Formally appoint a Member of the Board of Commissioners originating from outside the Company as Independent Commissioner. the GMS could consider Key Performance Indicators (KPI) and KPI assessment procedures for the Board of Commissioners in accordance with Board of Commissioners Decision No. the GMS should establish an assessment system that includes both collegial and individual performance assessment. d. sesuai hasil assessment tahun 2009. PT Jamsostek (Persero) never received Warning/ Tax Collection Letters on arrears occurring in previous years until the current year. Menetapkan secara formal Anggota Dewan Komisaris yang berasal dari kalangan di luar Perusahaan sebagai Komisaris Independen c. Asses the performance of each member of the Board of Directors individually in addition to collegially. Dengan demikian. f. For that. g. Melakukan penilaian kinerja Dewan Komisaris baik secara kolegial maupun individual. there are several recommendation from the Assessor that needs to be improve such as the followings: 2. Assess the performance of the Board of Commissioners both collegially and individually. b. khususnya ketentuan atas upaya memenuhi kewajiban dalam penyampaian SPT. For that. Sebagai salah satu acuan. c.91% under the category of EXCEPTIONALLY SOUND based on the 2009 assessment results. Oleh karena itu. RUPS dapat mempertimbangkan Key Performance Indicator (KPI) dan tatacara penilaian KPI untuk Dewan Komisaris sesuai Keputusan Dewan Komisaris No. Ketidakpatuhan dalam penyampaian SPT Selama tahun 2009. e. especially the provision on meeting the obligation to submit SPTs. Untuk itu. Establish a performance assessment system for the Board of Commissioners that is separate from that for the Board of Directors. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 167 . Recommendation to the Shareholders a. Menetapkan secara formal sistem penilaian Direksi yang mencakup penilaian kinerja secara kolegial dan individual f. KEP/04/DEKOM/112008 tentang Penetapan dan Penilaian KPI Komisaris tanggal 1 Nopember 2008 d. Melakukan penilaian kinerja masing-masing Direksi secara individual selain penilaian secara kolegial. Establish a fit and proper test for candidate members of the Board of Commissioners in standard regulations. the GMS should establish a performance assessment system for the Board of Commissioners that is separate from that for the Board of Directors whether collegially or individually. Rekomendasi kepada Pemegang Saham a. Formally establish a performance assessment system for the Board of Directors that includes collegial and individual performance assessments. As a reference.91% dengan kategori SANGAT BAIK.Praktik Bad Corporate Governance (BCG) Dalam Kriteria Perkara penting yang sedang dihadapi Perusahaan Perkara penting yang sedang dihadapi Perusahaan di tahun 2009 disampaikan secara lebih rinci pada halaman 138 dari laporan tahunan ini. Adopt the individual performance assessment of the Board of Commissioners and Board of Directors as the basis for giving incentives to the Boards of Commissioners and Directors. PT Jamsostek (Persero) telah memenuhi peraturan per-undangundangan yang berlaku. Menetapkan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi secara individual sebagai dasar pemberian insentif untuk Dewan Komisaris dan Direksi Recommendation from Consultant towards the 2008 Results of GCG Assessment Eventhough PT Jamsostek (Persero) had achieved a score of 90. PT Jamsostek (Persero) tidak pernah menerima Surat Teguran / Tagihan Pajak atas tunggakan yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya hingga tahun berjalan. PT Jamsostek (Persero) has complied with prevailing laws and regulations. Non-compliance in the submission of SPT (Tax Return) During 2009. Rekomendasi Konsultan atas hasil assessment GCG tahun 2008 Sekalipun PT Jamsostek (Persero) telah memperoleh skor 90.

Renew its statement of no conflict of interest every year. Meningkatkan kehadiran dalam rapat-rapat sesuai dengan ketentuan syarat kuorum rapat Dewan Komisaris dalam Anggaran Dasar. f. Melakukan penilaian KPI untuk Dewan Komisaris sesuai dengan Keputusan Dewan Komisaris No. e. b. i. d. KEP/04/ DEKOM/112008 tentang Penetapan dan Penilaian KPI Komisaris tanggal 1 Nopember 2008. b. Melakukan evaluasi beban kerja auditor dibandingkan dengan objek audit yang seharusnya diaudit secara berkala. c.2. d. Recommendation to the Board of Commissioners a. Segera menyelesaikan aplikasi dan SOP yang diperlukan dalam penerapan manajemen risiko. Propose to the GMS to establish Key Performance Indicators (KPI) and KPI assessment procedures for the Board of Commissioners in accordance with Board of Commissioners Decision No. i. termasuk efisiensi dan penyederhanaan proses bisnis e. c. Improve the quality of audit performed by BPI to support the accountability for applying IT System and Risks Management through an IT audit and Risk Based Audit (RBA). g. Melakukan penyesuaian kebijakan dan standar operasional yang ada terkait dengan perubahan struktur organisasi. Improve the quality of existing e-procurement particularly the HR aspect and the requirements that support the provision of services in the Company. d. 3. Menyajikan Statement of Corporate Intent yang telah ditandatangani oleh Direksi. including the efficiency and simplification of business processes. h. j. Document the proceedings of meetings in minutes of meeting for every meeting convened. b. Immediately complete the required applications and SOP for applying risks management. Melakukan pembaharuan pernyataan tidak memiliki benturan kepentingan setiap tahun. Segera merealisasikan hasil evaluasi beban kerja. c. disamping itu juga memenuhi kompetensi SDM dalam penerapan manajemen risiko serta membangun kesadaran terhadap risiko (risk awareness) terutama di kantor wilayah dan kantor cabang. Meningkatkan kualitas e-procurement yang ada terutama aspek SDM dan kebutuhan yang mendukung pengadaan jasa di Perusahaan. b. Melakukan pembaharuan pernyataan tidak memiliki benturan kepentingan setiap tahun d. 4. Melakukan penyempurnaan dalam penerapan IT sehingga dapat semakin mendukung kinerja Perusahaan. Rekomendasi Kepada Komite Manajemen Risiko a. application of IT and risks management. KEP/04/DEKOM/112008 regarding the Establishment and Assessment of Commissioner KPI dated 1 November 2008 as one of the references for the performance assessment of the Board of Commissioners. Evaluate the workload of auditors compared to the audit object that require periodic auditing. e. Meningkatkan kualitas audit yang dilakukan BPI untuk mendukung akuntabilitas penerapan IT Sistem dan Risk Management melalui audit IT dan Risk Based Audit (RBA). KEP/04/DEKOM/112008 regarding the Establishment and Assessment of Commissioner KPI dated 1 November 2008. Present the Statement of Corporate Intent already signed by the Board of Directors. c. Menyusun dan menyampaikan laporan kegiatan Komite Manajemen Risiko kepada Dewan Komisaris secara berkala. f. Bring about improvements in the application of IT so that it can further support the performance of the Company. Menyampaikan laporan hasil pelaksanaan pelimpahan kewenangan dalam penunjukan KAP kepada RUPS setelah proses penunjukan KAP selesai dilaksanakan. Mendokumentasikan pelaksanaan rapat dalam risalah rapat untuk setiap rapat yang dilaksanakan. dan Pemegang Saham. h. Dewan Komisaris. Mengesahkan Piagam Komite Manajemen Risiko sehingga dapat mendukung efektivitas pelaksanaan fungsi dan tugas Komite Manajemen Risiko. Provide office space for the Board of Commissioners Secretariat to support the implementation of the functions and duties of the Secretary to the Board of Commissioners. Immediately act upon the result of the workload evaluation. penerapan IT dan manajemen risiko. Recommendations for the Risks Management Committee a. b. Board of Commissioners. 2. g. Assess the KPI for the Board of Commissioners in accordance with Board of Commissioners Decision No. Endorse the Risks Management Committee Charter so that it can support the effectiveness of the implementation of the functions and duties of the Risks Management Committee. e. g. Renew its statement of no conflict of interest every year. Put the functions and duties of the Risks Management Committee into effect by immediately endorsing the Risks Management Committee Charter. and Shareholders. g. Mengefektifkan fungsi dan tugas Komite Manajemen Risiko dengan segera mengesahkan Piagam Komite Manajemen Risiko. c. 168 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . 4. f. Rekomendasi Kepada Direksi a. Mengusulkan kepada RUPS untuk menetapkan Key Performance Indicator (KPI) dan tatacara penilaian KPI untuk Dewan Komisaris sesuai Keputusan Dewan Komisaris No. termasuk didalamnya menyesuaikan kebutuhan karyawan yang ideal dalam rangka mendukung pencapaian kinerja Perusahaan. Menyusun rencana kerja tahunan dan menyampaikannya kepada Dewan Komisaris untuk disahkan. f. Submit a report on the results of delegating authority in the appointment of a Public Accounting Firm (KAP) to the GMS after the process of appointment has been completed. Menyiapkan ruang kerja Sekretariat Dewan Komisaris untuk mendukung pelaksanaan fungsi dan tugas Sekretaris Dewan Komisaris. Prepare an annual work plan and submit it to the Board of Commissioners for endorsement. 3. h. h. Increase attendance in meetings in accordance with the provision of the required quorum for convening Board of Commissioners meetings in the Articles of Association. Recommendation to the Board of Directors a. in addition also meet the required HR competency in the application of risks management as well as build risk awareness particularly at regional and branch offices. Periodically prepare and submit reports on Risks Management Committee activities to the Board of Commissioners. b. Rekomendasi kepada Dewan Komisaris a. Segera mengimplementasikan penerapan SMM ISO 9001: 2008 di seluruh kantor cabang. Immediately implement the application of SMM ISO 9001:2008 at all branch offices. Adjust existing policies and operational standards related to the change in organizational structure. j. including adjusting for the ideal employee requirement in order to support the Company’s performance. KEP/04/DEKOM/112008 tentang Penetapan dan Penilaian KPI Komisaris tanggal 1 Nopember 2008 sebagai salah satu acuan penilaian kinerja Dewan Komisaris c.

2008 dan 2009.Non Job .Teguran Tertulis Sanksi Sedang . Manajemen telah mengenakan sanksi disiplin kepada karyawan sebagai berikut: Jenis Sanksi Sanksi Ringan . The fulfillment of the principal duties and functions of the Board of Commissioners and the Board of Directors was still within the boundaries of good corporate governance with due regard to checks and balances. Total sanction given to the employee Based on the 2009-2010 Working Agreement (PKB) between the Management and JAMSOSTEK’s Labour Union (SPJ).Non Job .Formal Warning Middle Sanction . the Management had given a disciplinary sanction to the employee with the illustration as follows: 2008 27 15 5 5 3 3 2009 Type of Sanction Light Sanction . Kasus penyimpangan Internal Karyawan PT Jamsostek (Persero) Jumlah Penyimpangan Internal Berdasarkan hasil pemeriksaan Biro Pengawasan Intern selama tahun 2007 – 2009 terdapat beberapa kasus penyimpangan (fraud) sebagai berikut: Uraian Jumlah Kasus Penyimpangan Kasus yang Telah Diselesaikan Dalam Proses Penyelesaian Internal Telah Ditindaklanjuti Pihak Berwajib 2007 7 7 2 2008 6 5 1 - The Internal Fraud of the Employee of PT Jamsostek (Persero) Total Internal Fraud Based on the assessment results of the Internal Audit Division.Down grading its position to one level Heavy Sanction .k.The postponement of annual raise on position level . dengan proses sebagai berikut: . 2008 and 2009.Teguran Lisan Tercatat .Penundaan kenaikan golongan selama satu tahun .Biro Pengawasan Intern melakukan proses audit terhadap karyawan yang dilaporkan melakukan tindakan pelanggaran/ disiplin. Perform self-assessments to monitor the comprehension level and implementation of the GCG Guidelines and Code of Conduct in a structured manner.Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 2007 19 6 16 6 1 4 3 3 1 3 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 169 .Badan Pertimbangan Kepegawaian (Bapek) melaksanakan pembahasan atas Laporan hasil pemeriksaan Biro Pengawasan Intern untuk memberikan rekomendasi kepada Direksi tentang sanksi disiplin. • BPK conduct a discussion forum towards the assessment results of the Internal Audit Bureau to provide the Board of Commissioners with the recommended sanctions. Melakukan self-assessment untuk memantau tingkat pemahaman dan pelaksanaan Pedoman GCG dan Pedoman Perilaku secara terstruktur. the Company had undertook a follow up action towards the undisciplined/fraud action which was conducted by the employee through several process as follows: • The Internal Audit Bureau conducted the audit process towards the employee whom is reported to perform a certain violation/undisciplined action. . Pola hubungan Dekom dan Direksi yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Direksi PT Jamsostek (Persero) menetapkan sanksi disiplin yang terkait dengan sanksi disiplin sedang dan berat. Throughout 2007. The pattern of relationship between the Board of Commissioners and the Board of Directors that is not in accordance with prevailing regulations Based on the Board of Commissioners Report for 2009 there were no issues presented by the Board of Directors without the approval of the Board of Commissioners or the management of the company that was in contrary to prevailing regulations.Informal Warning (recorded) .The postponement of periodical raise in salary . there were several fraud cases which was occurred throughout 2007 .Work Termination (PHK) Selama tahun 2007.Penundaan kenaikan gaji berkala . k.Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dewan Komisaris dan Direksi masih dalam batasan tata kelola yang baik dengan tetap memerhatikan checks and balances. • The Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) set forth a disciplinary sanction in the form of middle and heavy sanction.Penurunan golongan satu tingkat Sanksi Berat .2009 are as follows: 2009 5 5 Description Total Fraud Cases Cases that Has Been Resolved Under Internal Completion Process Had Been Mitigated with the Authorized Party Jumlah sanksi yang diberikan kepada karyawan Berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara Manajemen dengan Serikat Pekerja Jamsostek Tahun 2009-2010. . telah dilakukan tindaklanjut terhadap karyawan yang melakukan tindakan penyimpangan/disiplin. Berdasarkan Laporan Dewan Komisaris Tahun 2009 tidak terdapat masalah yang diajukan oleh Direksi tanpa persetujuan Dewan Komisaris atau pelaksanaan pengelolaan perusahaan yang bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

Jakarta 12930 .000.000.000. menyatakan bahwa gaji dan fasilitas Direksi tahun 2009 adalah sebagai berikut: Nama H.000.000 Rp 54. Fasilitas Direksi: • Penyediaan rumah jabatan.000. 79 Jakarta 02-5207797 Direktur Utama Dalam hal ini atas nama Direksi PT Jamsostek (Persero). Direksi tidak diperkenankan membebankan biaya kepada perusahaan untuk kepentingan pribadi.200.200. Kartakusuma HD Suyono Rahmaniah Hasdiani Ahmad Ansyori Dewi Hanggraeni Gaji/ bln Rp 60.000 Rp 54.000 Rp 54. Hotbonar Sinaga Direktur Utama Kantor Pusat : Jl. Hotbonar Sinaga Myra SR Asnar Indrasjwari K. Gatot Subroto No.200. Juni 2010 H. Jend. Hotbonar Sinaga Jl. Gatot Subroto No. apabila tidak disediakan diberikan kompensasi berupa tunjangan perumahan sebesar Rp16.200.SURAT PERNYATAAN DIREKSI TENTANG GAJI DAN FASILITAS YANG DITERIMA TAHUN 2009 Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Alamat Kantor Nomor Telepon Jabatan : : : : H.200.000 liter / Direksi / bulan. Demikian Pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.000 Rp 54.000 / bulan.S.Indonesia.000. • 1 (satu) buah kendaraan jabatan • Fasilitas pengobatan sesuai ketentuan perseroan • Asuransi Santunan Purna Jabatan dengan premi per tahun maksimal 3 (tiga) kali gaji per bulan • Tunjangan transport disesuaikan dengan harga bahan bakar Pertamax Plus sebanyak 1.000 Rp 54.000 Rp 54.000 Rp 16.000 % 100 90 90 90 90 90 90 Tunjangan Perumahan/ bln Rp 16. Direktur Utama tidak menerima tunjangan perumahan karena telah disediakan rumah jabatan.000 Rp 16. Jend.000 Rp 16.200. Jakarta. Tel : (021) 5207797 (20 Saluran) Fax : (021) 5202310 170 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .000 Rp 16.200.000 Rp 16.000 Dalam hal-hal yang diatur dalam ketetapan ini.000.79.

Gatot Subroto No. Jakarta 12930 . • 1 (one) operational car. Hotbonar Sinaga Myra SR Asnar Indrasjwari K. Jend. Kartakusuma HD Suyono Rahmaniah Hasdiani Ahmad Ansyori Dewi Hanggraeni Salary / month Rp 60. as arranged by the Company • post service insurance program.000 Rp 54. Jend.000 Other personal expenditures that are not arranged in this decree are not permitted to be allocated to PT Jamsostek (Persero) by the Board of Directors. with annual premium at 3 (three) times of monthly salary • The transportation allowances was adjusted to the fuel price of Pertamax plus as many as 1.000 / month. • Health care benefit.200. June 2010 H.000 Rp 16. Gatot Subroto No.000 Rp 54.000.000.200.Indonesia.200.000 Rp 16.000 Rp 16.200.000. Board of Director’s facilities include: • Housing.200.000 Rp 54.000 Rp 54. President Director does not obtain housing allowance since the Company has been provided the President Director with housing facility. 79 Jakarta 02-5207797 Direktur Utama On behalf of PT Jamsostek Board of Directors.000.000 Rp 54. Jakarta.200.000 Rp 54.000. This statement has been made truthfully. Tel : (021) 5207797 (20 Saluran) Fax : (021) 5202310 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 171 .200.DIRECTOR’S STATEMENT LETTER REGARDING REMUNERATION AND FACILITIES OBTAINED IN 2009 The person who signed this below statement: Name Office Address Office Telephone Position : : : : H.79. if not provided will be compensated with housing allowance amounted to Rp16.S.000 Rp 16.000. Hotbonar Sinaga President Director Kantor Pusat : Jl.000.000 Rp 16. Hotbonar Sinaga Jl.000 % 100 90 90 90 90 90 90 Allowance Housing / bln Rp 16. stated that Director’s remuneration in 2009 are as follows: Name H.000 litres / Director / month.

mitra dalam suka & duka a partner in good & bad times CorPorate soCial resPonsibility tanggung jawab sosial 172 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

1 Sisa Tahun Lalu Uraian 2 Penyisihan Laba: .670 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 173 . Evaluasi Sumber Dana Evaluasi terhadap sumber dana selama tahun 2009 dapat diuraikan sebagai berikut: Evaluation on Sources of Funds The evaluation towards sources of funds towards the 2009 source of fund budget is illustrated on the following tables: dalam Jutaan Rupiah in Million Rupiah No. setelah dilakukan pemeriksaan oleh Auditor Independen.Income of Rental Flat Housing total return on investment total source of funds 37.01/2000 tanggal 27 Oktober 2000 tentang Pedoman Umum Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta dan disempurnakan melalui Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara No. DANA PENINGKATAN KESEJAhTERAAN PESERTA (DPKP) Dana Peningkatan Kesejahteran Peserta (DPKP) Program Jamsostek dibentuk berdasarkan Anggaran Dasar PT Jamsostek (Persero) pasal 28 (1) yang tertuang dalam Akta No. as well as the Letter of the Minister of SOE No.Bunga Pinjaman .Appropriated Retained Earnings of 2007 sub total Repayment of Loans 99.58% 101.21% % 5/3 126.54% 119.789 69.22% 99.24% 96.76 of Harun Kamil.GAMBARAN UMUM PT Jamsostek (Persero) menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan dalam bentuk Program Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).Jasa Giro (Net) .: S-521/MK.819 446.21% Description Last year’s balance Appropriated Retained Earnings .47% 74.76 Notaris Harun Kamil. SH dan Surat Menteri Keuangan No.04% Principal of Mortgage Down Payment Principal of Loans to Cooperatives Principal Loans to Worker Service Provider sub total of repayment of loans Return on Investment 10.72% 121.690 68.47% 367.362 605.361 98.839 93.: KEP247/MBU/2008 dated 16 December 2008 regarding The General Guidance of Members Welfare Improvement Funds.84% 105.070 429 72.Penyisihan Laba Tahun 2008 sub total Hasil Pengembalian Pinjaman Pokok Pinjaman Uang Muka KPR Pokok Pinjaman Koperasi Karyawan Pokok Pinjaman Provider Jasa Pekerja sub Hasil Pengembalian Pinjaman Hasil Pengembangan .930 4.Interests on Deposits (Net) . SH and the Letter of the Minister of Finance No.848 Realisasi Realization 2009 5 398. MEMBERS WELFARE IMPROVEMENT FUNDS (DPKP) JAMSOSTEK Members Welfare Improvement Funds (DPKP) Program was established based on the Article of Association of PT Jamsostek (Persero) article 28 (1) that stipulated on the Deed No.25% 260.840 Anggaran Budget 2009 4 393.839 99.98% 102. GENERAL OVERVIEW In performing its role to society.48% 67. Di dalam Rapat Umum Pemegang Saham. The General Meeting of Shareholders had devised the Work and Budgetary Scheme as well as validate the audited financial reports of DPKP and PKBL programs after the assessment which was conducted by an Independent Auditors.770 93.: KEP-247/MBU/2008 tanggal 16 Desember 2008 tentang Pedoman Umum Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta.58% 170. serta Surat Menteri Negara BUMN No.: S-567/MBU/2005 dated 21 December 2005 regarding Housing Program of JAMSOSTEK Members.609 % 5/4 101.Interests on Current Account (Net) .01/2000 dated 27 October 2000 regarding The General Guidance of Members Welfare Improvement Funds and it was being completed with the Letter of The Minister of State-Owned Enterprise No.770 93.180 646 (813) 74.79% 124.51 .122 638 74.278 3.05% 72.080 431 60.: S-521/ MK.634 458 8.726 514.Hasil Rumah Susun Sewa total Hasil Pengembangan total sumber Dana Realisasi Realization 2008 3 315.770 - - 57.740 34.Interests on Loan .37% 132.09% 141.634 26.066 35.079 638.862 3.68% 99.88% 120.296 638 (312) 39.: S-567/ MBU/2005 tanggal 21 Desember 2005 perihal Program Perumahan Peserta JAMSOSTEK.Bunga Deposito (Net) .770 93. telah ditetapkan Rencana Kerja dan Anggaran serta pengesahan Laporan Keuangan untuk masing-masing program DPKP dan PKBL. PT Jamsostek (Persero) had organized several activities that relates to the corporate social responsibility or CSR in the form of Members Welfare Improvement Funds (DPKP) program and the Partnership and Community Development (PKBL) program.194 43.

415 74. Evaluasi ini pun dilakukan dengan mengacu pada Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Program DPKP tahun 2009.533 1.Provider Jasa Pekerja sub total jumlah i [a+b] ii a.69% 66.400 53.39% 276.500 181.114 2.010 106.Koperasi Karyawan .82% . Ambulance 2.91% 100.79% 162. Bantuan PKK Tingkat I sub total 174 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Hasil pengembangan terbesar berasal dari bunga pinjaman yaitu sebesar Rp39.819.Employee Cooperatives . Berdasarkan penetapan tersebut.632 1.53% 132.051 1.Health Care Services sub total FUND BORROWINGS 71.066 4. Renovasi UGD Pusat Kesehatan Pemerintah Daerah 3.55% . This evaluation was carried out by referring to the 2009 Work and Budgetary Program of DPKP.53% 67.21% from the busget of the 2009 balance of Rp393.15% 247.88% of the 2009 budget of Rp74.532 1. (ii) Total hasil pengembangan baru mencapai Rp74.361 miliar atau 96.840 billion or 101.300 4.079 billion or 170.21% dari anggaran sisa sumber dana tahun 2009 sebesar Rp393. Based on such decree.840 miliar atau 101.690 miliar. the evaluation towards the 2009 utilization of funds’ is illustrated on the following tables: dalam Jutaan Rupiah in Million Rupiah No. 1 i a. (iii) The Return on Investment reached a total amount of Rp72.52% 105.066 billion.Uang Muka KPR .079 miliar atau 170.900 101.Rumah Susun Sewa .Realisasi Sumber DPKP selama tahun 2009 mencapai Rp638.066 miliar. Dana tiDak bergulir BIDANG KESEHATAN 1. Peralatan Medis/Non Media 5.82 miliar dengan perincian sebagai berikut: (i) Sumber dana paling besar berasal dari sisa tahun lalu yaitu Rp315.391 15.88% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp74.391 28.646 84.43% 1. maka evaluasi terhadap penggunaan dana selama tahun 2009 dapat diuraikan sebagai berikut: Evaluation on the Utilization of Funds Evaluation towards the utilization of fund was executed in order to perceive whether the utilization of source of funds had been realized accordingly.362 miliar.848 miliar.500 128. which derived from the following description: (i) The largest portion of source of funds was dericed from last year’s balance which amounted to Rp315.817 1. Uraian 2 Dana bergulir INVESTASI JANGKA PANJANG .000 1.936 365 74.84% dari anggaran sebesar Rp43.607 1. Renovation on Daily Care at Regional Goverment Clinic 4. Medical/Non Medical Supplies 5.88% 142. PKK Support for Level I sub total b.71% 142.358 3. The largest portion was derived from the interest loan which accounted for Rp39.Fasilitas Pelayanan kesehatan sub total Realisasi Realization 2008 3 Anggaran Budget 2009 4 Realisasi Realization 2009 5 % 5/4 % 5/3 Description revolving funD LONG-TERM INVESTMENT 421 421 53.800 1.82% 28. Free Health Care 6.91% 122.Rental Flat Housing .255 121. Renovasi Rawat Inap Pusat Kesehatan Pemerintah Daerah 4.000 7. (iii) Pengembalian pinjaman mencapai Rp72.848 billion. Kesehatan Gratis 6.690 billion.94% 82. Renovation on ICU at Regional Governmental Clinic 3. (ii) A new loan repayment had reached a total amount of Rp74.836 120.416 47.887 1.400 15.362 billion. PINJAMAN DANA .Health Service Provider sub total total i [a+b] non-revolving funD HEALTH 348 50 1. The 2009 realization of DPKP Sourceof funds is accounted for Rp638. Evaluasi Penggunaan Dana Evaluasi terhadap penggunaan dana dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah penggunaan sumber dana telah teralisasi sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.33% 82.84% from the total budget of Rp43.Mortgage Loan .361 billion or 96.00% 95.728 430 3.34% 440.47% 55. Mobil Ambulance 2.

410 227. Terbatasnya kualitas dan kuantitas SDM yang ada pada Kantor Daerah. Evaluasi Dana DPKP Bergulir 1. rumah susun sewa Total anggaran untuk pembangunan Rusunawa akhir tahun 2009 adalah sebesar Rp53. Masih rendahnya realisasi pembangunan Rusunawa dikarenakan sulitnya proses administrasi legal dalam proses pembangunan Rusunawa tersebut. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 175 .389 25.49% of the total budget of the utilization funds of Rp255.500 23.5% 15. sehingga pemahaman petugas lapangan terhadap sisdur yang baru masih minim serta belum tersedianya sumber daya manusia dan infrastruktur untuk penyaluran program DPKP di semua Kantor Cabang guna mengatasi masalah ini.990 892 2.664 27.923 1. Evaluation of Revolving of DPKP Fund 1.642 miliar.434 22.614 1. Berikut ini adalah beberapa pencapaian yang dihasilkan program DPKP di tahun 2009: a.98% 119. Kinerja program DPKP di tahun 2009 telah menunjukan suatu peningkatan dibandingkan dengan pencapaian pada tahun sebelumnya.88% d. 2.197 1. 2. particularly those who dealing with DPKP Program so that this program is not being well socialized to all of its members.620 6.147 156.197 3.68% 92. BIDANG KESEJAHTERAAN Bantuan PHK Bantuan Subsidi Bunga Bantuan KPR sub total 286.642 billion.000 6.40% 68.312 99.50% EDUCATION Scholarship Training for Worker Renovation on Regional Gov. The unrealized utilization of DPKP funds was mainly attributable to the following matters: 1. The limited quantity and quality of Human Resources at Regional Office. Several achievement from DPKP program throughout 2009 is clarified as follows: a.500 25.400 miliar yang akan dialokasikan untuk pembangunan 2 (dua) unit Rusunawa Jamsostek dan renovasi Rusun pada 1 (satu) lokasi.26% 121. meskipun pencapaian yang dihasilkan adalah tidak sepenuhnya sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan. and this was due to the difficulty of legal administration process on the said development of Rusunawa. Perubahan sistem dan prosedur penyaluran program DPKP sampai dengan akhir tahun 2009 belum disosialisasikan secara maksimal.664 1.485 6.b.000 1. This affect the minimum channeling of funds which characterized as loans.12% 152.649 102.793 miliar atau 69. and yet there are not adequate human resources or infrastructure for channeling the DPKP program at all Branch Offices in order to overcome this problems.98% 29.985 1.793 84. rental flat Housing Total budget for the construction of Rental Flat Housing in 2009 are amounting to Rp53. BIDANG PENDIDIKAN Beasiswa Pelatihan Tenaga Kerja Renovasi BLK Pemda sub total 19. The realization for the development of Rental Flat Housing (Rusunawa) is still low.487 80 21. khususnya yang menangani program DPKP sehingga program ini kurang tersosialisasi dengan baik kepada para peserta.793 billion or 69.41% 119.97% 93.310 1. The realization of total Utilization of DPKP Funds Program as at the end of 2009 accounted to Rp156.73% 49.49% dari total anggaran penggunaan dana sebesar Rp255. Hal ini mengakibatkan rendahnya penyaluran dana yang bersifat pinjaman. Belum terealisasinya penyaluran dana tersebut antara lain disebabkan oleh beberapa hal berikut: 1.99% total utilization of funds [i+ii] revolving Composition un-revolving Composition Realisasi Total Penggunaan Dana Program DPKP sampai dengan akhir tahun 2009 mencapai Rp156.181 24.36% 84. TC sub total WELFARE 1. which was being allocated to the construction of two unit of Rusunawa and renovation of flat housing at one location.98% 77. 3.542 3. BEBAN-BEBAN Beban Operasional Program sub total jumlah ii (a+b+c+d) total Penggunaan Dana [i+ii] komposisi bergulir komposisi tidak bergulir 127.60% 99. The 2009 operational performance of DPKP program had indicated an increase compare to the results from the previous year.400 billion. although the achievement was not completely appropriate with the targeted business plan.620 45. 3.29% 119.5% 29. therefore the understanding of field officers on the new system and procedure are still low.13% 74.985 35.52% Severance Aids Subsidized Interest Aids Mortgage Aids sub total EXPENSES 1.990 3.29% Operational Expense Program c. The reformation of system and procedures of disbursement of DPKP program as of 2009 was not being optimally socialized.

2. It was being realized to four unit or equivalent to a total amount Rp1. total distribution grants for free health care was budgeted to a nominal value of Rp1. and it has been realized to 143 times for a total amount of Rp1. which are providing a total of 7(seven) unit of ambulances. 4. The unrealized donation for ambulance was mainly attributable to the unprofessional vendor that is not submissive with the agreed contract.199 miliar untuk 7 unit mobil ambulance.89%. sedangkan sampai dengan akhir tahun 2009 telah disalurkan kepada 8.358 miliar atau 138. meanwhile.890 billion or 94..358 billion or 138. Pinjaman Dana koperasi karyawan Total penyaluran pinjaman koperasi sampai dengan akhir tahun 2009 dari anggaran yang tersedia sebesar Rp70 miliar telah disalurkan kepada 66 unit koperasi sebesar Rp3. b.324 Tenaga Kerja dengan total nilai sebesar Rp101. Principal loan to Cooperatives employee Total channeling on cooperative loan as at the end of 2009 from the available budget of Rp70 billion had been provided to 66 units of cooperatives for a total amount of Rp3. sampai dengan akhir tahun 2009 telah disalurkan sebanyak 143 kali dengan total biaya sebesar Rp1.890 miliar atau 94.80 billion.17% of the 2009 budget.816 juta atau 119. 3. the Company had appoint the contractor for the development of Rental Flat Housing at the Industrial Area of Kabil. total donation for seven unit of ambulance was budgeted to a nominal value of Rp3. as at the end of 2009.Biro PKP sedang melaksanakan pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di lokasi Muka Kuning dan Kawasan Industri Kabil. Batam. telah direalisasikan sebesar Rp1.29% dari anggaran tahun 2009 yang ditetapkan. ambulance As at the end of 2009. 3.89%. 176 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .5 miliar. 4. The PKP Bureau was still in the process to implement the development of Rental Flat Housing at Muka Kuning and Kabil Industrial Area.532 billion that represent a percentage of 47.73% from the set budget. b.532 miliar yang mewakili 47. it has been channeled to 8.010 juta pada 25 unit Provider Pelayanan Kesehatan atau 166. The unrealized loan channelling for the provider of health care facilities was mainly due to the lack of dissemination of information regarding changes in regulation as one of the loan procedures for the health care facilities.73% dari anggaran yang ditetapkan. yaitu penyediaan ambulance sejumlah 7 (tujuh) unit. bantuan kesehatan Cuma-Cuma Penyaluran hibah untuk pelayanan kesehatan cuma-cuma dalam tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp1.29% from the 2009 set budget.5 billion had been provided to 25 units of health care service provider for a total amount of Rp1.17% dari anggaran tahun 2009 yang ditetapkan. Tidak tercapainya realisasi penyaluran pinjaman provider pelkes dikarenakan belum dilaksanakannya sosialisasi atas perubahan ketentuan untuk prosedur pinjaman provider pelkes.199 billion. sampai dengan akhir tahun 2009 bantuan yang terealisasi adalah sejumlah 4 unit atau setara dengan Rp1.67% dari anggaran tahun 2009 yang ditetapkan. Down Payment for mortgage loan The 2009 budget for Mortgage Loan Down Payment (PUMP) was amounted Rp120 billion. Donation for free Health Care As at the end of 2009.80 miliar. Batam • Rusunawa Jababeka Cikarang direncanakan akan direnovasi dan saat ini telah ditunjuk konsultan perencana untuk melaksanakan hal tersebut. bantuan mobil Ambulance Bantuan untuk mobil Ambulance selama akhir tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp3. Evaluation on Non Revolving DPKP Funds 1. 5. Tidak tercapainya realisasi tersebut dikarenakan kegagalan vendor untuk memenuhi komitmen sesuai dengan perjanjian.010 million or 166.324 Workers for a total amount of Rp101. 2. As for the progress that is produces as of 2009 are as follows: • The development process of Muka Kuning Rental Flat Housing are properly conducted • Currently. 5. Pinjaman Dana uang muka Perumahan Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) untuk tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp120 miliar.67% from the set budget. Pinjaman Provider Pelayanan kesehatan Penyaluran pinjaman provider pelayanan kesehatan sampai dengan tahun 2009 dari anggaran yang tersedia sebesar Rp1. Batam • The Rental Flat Housing at Jababeka Cikarang was planed to be renovated and currently the Company had appoint the consulting planner to execute this project. Evaluasi Dana DPKP Tidak Bergulir 1. Health Care service Provider loan Total loan for health care service provider as at the end of 2009 from the available budget of Rp1.816 million or equivalent with 119. Adapun progres yang dihasilkan sampai akhir tahun 2009 adalah sebagai berikut: • Proses pembangunan Rusunawa Muka Kuning telah selesai dilaksanakan • Saat ini telah ditunjuk kontraktor pelaksana pembangunan untuk Rusunawa di Kawasan Industri Kabil. Batam.

bantuan Pusat Pelayanan kesehatan (PPk) tingkat i Penyaluran hibah untuk bantuan Pusat Pelayanan Kesehatan (PPK) Tingkat 1 dalam tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp1.5 billion. bantuan keuangan Pemutusan Hubungan kerja (PHk) Program bantuan bagi tenaga kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dimaksudkan untuk menanggulangi gejolak sosial dan memberikan bantuan keuangan sementara kepada tenaga kerja tersebut sebelum berhak mengambil Jaminan Hari Tua. it had been realized to a total amount of Rp2.620 miliar. KEP/33/032002 dated 28 March 2002. 4. Donation for jamsostek scholarships As at the end of 2009. biaya perjalanan dinas dan beban manajemen lainnya. it has been realized to a total of 2.923 billion or equivalent with 121. Evaluation on Operational Expenses The operational expense represent expenses for certain activities that relates to the preparation and implementation as well as the evaluation of DPKP program for the purpose of internal or related to the authorized party.5 miliar. Evaluation on Collectibility Level This evaluation was pertaining to perceive a collectibility level towards the utilization of revolving funds (loan and long-term investment).3.389 million or equivalent with 92. and it has been realized to 112 units for a total amount of Rp1. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 177 . sedangkan realisasi sampai dengan akhir tahun 2009 telah dilaksanakan bantuan beasiswa kepada 12.923 juta atau 121.542 million and being distributed to the total of 5. Evaluasi Tingkat Kolektibilitas Evaluasi ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kolektibilitas atas penyaluran danan bergulir (pinjaman dan investasi jangka panjang).75% from the set budget. Penyaluran bantuan administrasi KPR tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp3 miliar dan sampai dengan akhir tahun 2009 telah terrealisasikan sebesar Rp2.75% dari anggaran yang telah ditetapkan. sampai dengan akhir tahun 2009 bantuan PPK Tingkat 1 telah disalurkan kepada 112 unit sebesar Rp1.620 billion. total distribution grants for scholarships was budgeted to a nominal value of Rp24 billion. Donation for Health Care Centre (PPk)-level i As at the end of 2009. and it has been realized to a total amount of Rp1. Evaluasi Biaya Operasional Biaya operasional merupakan biaya untuk kegiatan yang berkaitan dengan persiapan dan pelaksanaan serta evaluasi program DPKP baik intern maupun dengan pihak instansi terkait.940 miliar atau 29. sampai dengan akhir tahun 2009 telah direalisasikan kepada 2.990 juta. working trip and other management fee.127 anak tenaga kerja dengan jumlah sebesar Rp23.60% of the 2009 budget.5 miliar. 3.083 workers of 84.5 billion. and as at the end of 2009. This evaluation was based on Management of DPKP Guidelines of PT Jamsostek (Persero) which stipulate on Directors Decree No. Biaya operasional dalam tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp6. The 2009 distribution on severance aids was budgeted to a nominal value of Rp3. 5.31% dari anggaran yang ditetapkan.066 juta atau 193% dari anggaran tahun 2009 yang ditetapkan. and it has been realized to 12. severance benefit Donation Donation program that is being addressed to workers that was being terminated from work (PHK) was meant to cope with social flame and to provide temporary financial aid to those workers before they have the rights to withdraw their Old Age Benefit. bantuan beasiswa jamsostek Penyaluran hibah untuk beasiswa dalam tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp24 miliar. and as at the end of 2009. administration for mortgage Housing assistance This assistance was provided to the worker of JAMSOSTEK members in order to assist the administration fee or Mortgage Housing fee from Bank/Financial Institutions. Evaluasi didasarkan pada Pedoman Pengelolaan DPKP PT Jamsostek (Persero) yang ditetapkan Direksi dengan No. Penyaluran bantuan PHK dalam tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp3.60% dari anggaran yang telah ditetapkan. total donation for workers’ training was budgeted to a nominal value of Rp1.127 children of workers for a total amount of Rp23. 4. pembelian computer. 5. 6. total distribution grants for Health Care Centre (PPK) – Level I was budgeted at a nominal value of Rp1.31% of the set budget.35% dari anggaran yang ditetapkan.389 juta atau 92. purchase of computer. 6.066 million or equivalent with 193% of the 2009 budget. 7.548 workers which amounting to Rp892 million or equivalent with 22. biaya pembuatan software.542 juta kepada 5. it has been realized to a total amount of Rp1. bantuan Pelatihan tenaga kerja Untuk bantuan pelatiahan tenaga kerja dalam tahun 2009 dianggarkan sebesar Rp1. The distribution of administrative assistance for Mortgage Housing in 2009 was budgeted at Rp3 billion and as at year-end 2009.35% from the 2009 budget.548 tenaga kerja sebesar Rp892 juta atau 22. The 2009 budget for operational expenses was amounting to Rp6. software production. KEP/33/032002 tanggal 28 Maret 2002.27% dari anggaran yang ditetapkan.083 TK atau 84.940 billion or 29. sampai dengan akhir tahun 2009 telah direalisasikan sebesar Rp1. Donation for Workers training As at the end of 2009. bantuan administrasi kPr Bantuan ini diberikan kepada TK peserta JAMSOSTEK guna membantu biaya pengurusan atau biaya administrasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari Bank/Lembaga Pembiayaan.990 million. sedangkan realisasi sampai dengan tahun 2009 mencapai sebesar Rp1. 7.27% of the 2009 budget.

Average Balance on Loan Collectibility Total Total 4 151.Evaluasi tingkat kolektibilitas tahun 2009 adalah sebagai berikut: a. Klasifikasi pinjaman per 31 Desember 2009 Jumlah Sisa Pinjaman per 31 Desember 2009 d. KEP/219/082007 tanggal 30 Agustus 2007 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan dan Penilaian Key Performance Indicators berdasarkan Metode Balanced Score Card. 3. 2.880 Rp263. maka hasil perhitungan kinerja pengelolaan DPKP sampai dengan 31 Desember 2009 adalah sebagai berikut: Evaluation on Management Performance Based on Directors Decree of PT Jamsostek (Persero) No. 4. Loan classification as 0f 31 December 2009 Realisasi Tahun 2009 2009 Realization 3 (dalam jutaan Rupiah/ in million Rupiah) 151.558 x 0% c.523 263.568 263. c.565 10.870 90. Collectibility Level of loan repayment Rata-rata Tertimbang Kolektibilitas/Average Balance on Loan Collectibility Jumlah Pinjaman/Total Loan Rp164.565 x 75% 10. 3.521 10.435 0 164. 1 Klasifikasi Classification 2 Evaluation on collectibility level throughout 2009 is as follows: a. 4. 2.27 Predicate = SOUND 178 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .524 No. the calculation on management of DPKP performance as of 31 December 2009 is as follows: nilai Bobot/Value = 95.521 x 100% 10. Total Total Outstanding Loan as of 31 December 2009 b.521 7.27 Predikat = sehaT Value = 95. Klasifikasi pinjaman per 31 Desember 2009 Klasifikasi Classification 2 Lancar/Current Kurang Lancar/Sub Standard Ragu-ragu/Doubtful Macet/Loss Total b. 1 1.523 b.870 x 50% 90.924 5. Posisi piutang pinjaman per 31 Desember 2009 No.524 x 100% x 100% = 62. KEP/219/082007 dated 30 August 2007 concerning the Directory on Implementation Decree and the Assessment of Key Personnel Indicators based on Balance Score Card Method. Lancar/Current Kurang Lancar/Sub Standard Ragu-ragu/Doubtful Macet/Loss total Klasifikasi Classification 2 Perhitungan Calculation 3 151.56% Evaluasi Kinerja Pengelolaan Berdasarkan keputusan Direksi PT Jamsostek (Persero) No. Rata-rata tertimbang kolektibilitas pinjaman No. Tingkat Kolektibilitas Pengembalian Pinjaman 1. Outstanding Loan as of 31 December 2009 Realisasi Tahun 2009 2009 Realization 3 (dalam jutaan Rupiah/ in million Rupiah) 263.880 d. 1 1.

PKBL was established based on Decision Letter of State-Owned Enterprise of the Republic of Indonesia No. Di tahun 2009 telah terbit Surat DIreksi No. the BOD Letter No. b. Surat Edaran Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor: SE-01/MBU/2007 tanggal 31 Agustus 2007 perihal Pemberlakuan Jasa Administrasi Pinjaman Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) c. which then be completed with the Regulation of the State Minister of SOE of the Republic of Indonesia No. : B/6130/072009 tanggal 17 Juli 2009 Perihal Penagihan Pinjaman Program Kemitraan PT Jamsostek (Persero) dan Surat Direksi No. internship. Basic implementation a. PARTNERShIP AND COMMUNITY DEVELOPMENT (PKBL) PROGRAM Partnership Program Partnership program represent the ability of small enterprise to increase their performance to a solid and independent enterprise through the utilization of SOE’s profit originating funds. pelatihan. and or current account’s fee from Partnership Program after being reduced by the operational expenses • Handed over the funding of Partnership Program from other SOE (if any).PROGRAM KEMITRAAN DAN BINA LINGKUNGAN (PKBL) Program Kemitraan Program kemitraan merupakan program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN. : B/101/012009 tanggal 8 Januari 2009 Perihal Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kerjasama Penyaluran Pinjaman Program Kemitraan PT Jamsostek (Persero) dengan BUMN dan atau Lembaga Penyalur. Funding for Partnership Program was distributed in the form of: • Loan for financing the working capital and or purchasing of fixed assets in order to increase production and sales activity • Special Loan for financing the needs of executing short-term partnership’s activity in order to fulfill the requirements from partnership’s business partner • Grants for financing the education. In 2009. Surat Direksi No. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 179 . c.: KEP-236/MBU/2003 dated 17 June 2003 regarding the SOE Partnership program with Small Enterprise and Community Development through funds from the equity of the SOE. dasar Pelaksanaan a. which related with the increasing productivity of each partnership as well as the assessment/ research. : B/9513/112009 tanggal 3 November 2009 Perihal Jasa Administrasi Program Kemitraan. promotion and so forth. Dana program Kemitraan bersumber dari: • Penyisihan laba setelah pajak maksimal sebesar 2% • Hasil jasa administrasi pinjaman. b. : B/6130/072009 dated 17 July 2009 regarding Loan Collecting of Partnership Program of PT Jamsostek (Persero) and the BOD Letter No. yang disempurnakan melalui Peraturan Menteri Negara BUMN RI Nomor: PER-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan melalui Dana dari Bagian Laba BUMN. PKBL ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor: KEP-236/MBU/2003 tanggal 17 Juni 2003 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan melalui Dana dari Bagian Laba BUMN. dan hal lain-lain yang menyangkut peningkatan produktivitas mitra binaan serta untuk pengkajian/penelitian. pemagangan. Funding for Partnership Program derived from the following descriptions: • Appropriate retained earnings after tax for a maximum of 2% • The results of loan administration fee. : B/9513/112009 dated 3 November 2009 regarding Administration Services of Partnership Program. deposit interest. promosi.: PER-05/MBU/2007 dated 27 April 2007 regarding the SOE Partnership program with Small Enterprise and Community Development through funds from the equity of the SOE. marketing. Dana progam Kemitraan diberikan dalam bentuk: • Pinjaman untuk membiayai modal kerja dan atau pembelian aktiva tetap dalam rangka meningkatkan produksi dan penjualan • Pinjaman khusus untuk membiayai kebutuhan dana pelaksanaan kegiatan usaha mitra binaan yang bersifat jangka pendek dalam rangka memenuhi pesanan dari rekanan usaha mitra binaan • Hibah untuk membiayai pendidikan. The Circular Letter of the Minister of SOE of the Republic of Indonesia No.: SE-01/MBU/2007 dated 31 August 2007 regarding the Application of Credit Administration Services of Partnership and Community Development Program (PKBL). : B/101/012009 dated 8 January 2009 regarding Technical Guidelines on Joint Partnership Program for Loan Channeling of Partnership Program of PT Jamsostek (Persero) with the SOE and/ or Suppliers. pemasaran. training. bunga deposito dan atau jasa giro dari dana Program Kemitraan setelah dikurangi biaya operasional • Pelimpahan dana Program Kemitraan dari BUMN lain (jika ada). the Board of Directors had publishes a Letter No.

69% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp2.19 billion. Bunga Deposito*) c.88 billion or 120.051 million or 114.132 million.051 juta atau 114.94% 107. Jasa Administrasi Pinjaman b. besaran ini merupakan persentase sebesar116.869 48.68% dari realisasi tahun 2008 sebesar Rp12.955 1.37 billion.60% Borrowing Administration Services* Interests on Deposit*) Current Account Fee*) Other Revenue total revenue total Realisasi dana tersedia bagi Program Kemitraan pada tahun 2009 adalah sebesar Rp63.367 juta di tahun 2009. Saldo Dana Awal Tahun b.537 juta yang terdiri atas: • Pendapatan jasa administrasi pinjaman sampai akhir tahun 2009 sebesar Rp1.869 million.05% 120.88 billion or 85.968 12.440 12.83% dari realisasi sebesar Rp1. Uraian 2008 1 1. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.42% dari rencana penerimaan sebesar Rp12.740 juta pada tahun 2008.418 million.525 85.969 3 2009 Anggaran Budget 4 Realisasi Realization 5 % % Description 5/4 6 5/ AVAILABLE SOURCE OF FUNDS 19. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.016 juta atau 121.367 42. • Alokasi penyisihan laba sebagai salah satu sumber dana Program Kemitraan mencatat realisasi sebesar Rp21.740 million or 107.88% from the total budget of Rp19.5% from the 2009 plan of Rp3.22% dari Rp19.88% dari anggaran sebesar Rp19. Evaluasi Sumber Dana dalam Jutaan Rupiah a.64% from the 2009 budget of Rp42.54% dari rencana tahun 2009 sebesar Rp3.418 63.132 19.55% 146. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.83% 160.105 1.537 45.68% - Begining balance Allocation of Appropriate Retained Earnings Loan Repayment Others total source of fund REVENUE d.474 million or 49.968 billion.611 10. Alokasi Penyisihan Laba c. • Allocation of appropriate retained earnings as one of source of funds for the Partnership Program recorded a realization for a total amount of Rp21. • Sumber dana yang berasal dari pengembalian pokok pinjaman dari mitra binaan dalam bentuk angsuran pokok mencatat realisasi sebesar Rp15.994 181 4. Pendapatan Lain-lain jumlah Pendapatan total 3.877 juta atau 85.69% from the 2009 budget of Rp2. realisasi ini merupakan peningkatan sebesar 65.68% from the 2008 realization of Rp12. 180 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .611 juta.740 1.190 1. Compare to that of in previous year.016 149.877 1.418 juta dengan rincian sebagai berikut: • Saldo awal sebesar Rp26. Total revenue as of year-end 2009 are amounting to Rp4.63% 114.95% 129.136 52.31% from the 2009 acceptance plan of Rp12. Lain-lain jumlah Dana tersedia 2. Penerimaan ini menunjukkan 107.83% from that of 2008. The realization of available source of funds for the Partnership Program in 2009 were amounted to Rp63.869 juta. Compare to that of in previous year.649 juta atau sebesar 135.810 15.649 million or 135. PENDAPATAN a.64% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp42.21% 129.22% from the 2008 realization of Rp19.a.64% 135.19% from the 2008 realization of Rp16.19% 109.440 million. Jumlah pendapatan sampai akhir tahun 2009 adalah sebesar Rp4. Pengembalian Pokok Pinjaman 16. which derived from: • First Balance which amounting to Rp26.474 26.649 21.810 juta atau 208.88% 208.05% 123.537 million which constitutes the followings: • Borrowing administration services as at the end of 2009 was amounted to Rp1.611 million. 2 DANA TERSEDIA a.190 juta.42% 129.90% from the total budget of Rp10. realisasi ini merupakan peningkatan sebesar 109.90% 121.90% dari anggaran sebesar Rp10. the 2009 realization constitute an increase of 109.968 miliar pada tahun 2008. Compare to that of in previous year. Jasa Giro d.69% 166. the 2008 realization constitute a percentage of 116.22% 116.132 juta. • Source of fund which derived from repayment of loan’s principal booked a realization value of Rp14.246 149 - 2.201 146 3.19% dari realisasi sebesar Rp16.62% 165.440 juta. This revenue indicates the realization to total amount of Rp1. the 2009 realization constitute an increase of 65.051 67.810 million or 208. Evaluation on Source of Fund in Million Rupiah Realisasi Realization No.474 juta atau 49.

201 million. Sektor Industri b.95%.513 38 1. the achievement of budget funds for Partnership Program in 2009 was mainly derived from the available amount that is influenced with the beginning year’s balance which arise from previous funds that have not been distributed.05% dari realisasi penerimaan bunga deposito sebesar Rp1.95%. Pemasaran dan Promosi c.54% 67.901 1.407 7.000 400 29.25% 117.63% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp146 juta. b.167 3. pencapaian realisasi anggaran sumber dana Program Kemitraan pada tahun 2009 lebih disebabkan oleh besarnya dana tersedia yang dipengaruhi oleh saldo dana awal tahun yang timbul dari dana yang belum bisa disalurkan pada tahun sebelumnya. • Current Account’s fee was amounting to Rp181 million or 123.• Pendapatan Bunga deposito sebesar Rp1. Penelitian & Pengembangan sub total (2) total 43.05% dari rencana anggaran satu tahun sebesar Rp1. Sektor Peternakan e.000 12.79% Educaction and Training Marketing & Promotion Internship Research & Development sub total total 37.65% 72.494 6 110 203 43 3.08% 176.34% 151.027 118.11% 10.83% 32. Compare to the 2008 realization of Rp149 million.63% from the 2009 budget of Rp146 million. HibaH a.297 1.03% 154.648 3. as well as the provision of profit that shows a greater realization than what is expected.235 2.078 5.28% 93.200 2.000 200 734 858 1.219 2.71% 280. Secara keseluruhan. Uraian 2 Pinjaman a. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.226 79.075 3. Bila dibandingkan dengan realisasi sebesar Rp149 juta pada tahun 2008.735 402 873 3.12% 186.18% 348.200 1.387 24. Pendidikan dan Pelatihan b.12% 155.213 1.148 3. Pemagangan d. Sektor Pertanian d.516 58 67 255 149 32 40 53 30 684 2. Evaluasi Penggunaan Dana Berdasarkan Sektor Usaha Realisasi penggunaan dana Program Kemitraan tahun 2009 adalah sebagai berikut: b. Sektor Perikanan g. Sektor Jasa h. Sektor Perdagangan c.05% from the annual budget of Rp1.994 million or 166.35% 2.994 juta atau mencapai 166.614 8. Compare to that of in previous year.259 98 1.24%% 175. the 2009 realization constitute an increase of 160.246 juta pada tahun 2008.005 2.321 3.70% Industry Sector Trading Sector Agriculture Sector Farming Sector Plantation Sector Fishery Sector Services Sector Other Sector sub total Donation 66 72 138 1.246 million. Sektor Lainnya sub total (1) Description MB 3 Rp 4 loans: 146 437 76 157 15 74 156 14 1.357 5.550 7. • Pendapatan jasa giro sebesar Rp181 juta atau 123. In general.083 7. 1 1.551 2.250 1. it was represent a percentage of 120.21% 431. besaran ini merupakan peningkatan sebesar 160.000 1.106 373 180.000 3.09% 86. Evaluation on Utilization of Funds based on Business Sectors The 2009 realization of utilization of funds from Partnership Program is illustrated bellow: dalam Jutaan Rupiah 2009 Real 2008 Anggaran Budget MB 5 Rp 6 Realisasi Realization MB 7 Rp 8 8/6 9 % 8/4 10 in Million Rupiah No.70% Sumber Data: Laporan Keuangan Program KBL Tahun 2009 (audited) Sources: 2009 Financial Report of PKBL Program (audited) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 181 .814 3.83% 110.23% 64.37% 80. • Interest on Deposits was amounting to Rp1. besaran ini mencatat prosentase sebesar 120. serta penyisihan laba yang menunjukkan realisasi yang jauh lebih besar dari yang diperkirakan.200 7.802 130.05% from the 2008 realization of Rp1.250 36.201 juta.31% 172.700 4. Sektor Perkebunan f.878 433 21.028 130 1.12% 142.22% 115.823 13.

70% dari anggaran tahun 2009 yang juga merupakan peningkatan sebesar 72.56% Sektor Industri/Industrial Sectors Dari gambar di atas. II. II. Compare to the results on previous year.08% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp7.226 million or 72. Realization of loan which is provided to 3.34%. sektor perikanan sebesar 3.50% and other as well as plantation sector that reached 0.000 juta.550 million. sektor jasa sebesar 8.078 million and granted on the Marketing and Promotion with a total amount of Rp2. it indicates that the farming sector was the largest contributor in the realization of loan channelling of the Partnership Program that record a total percentage of 34. dapat diketahui bahwa proporsi penyaluran hibah Program Kemitraan bidang Pemasaran dan Promosi mencatat besaran 58.226 juta atau sebesar 72. Penyerapan Sektoral Dana Pinjaman Program Kemitraan Tahun 2009 sectoral absorbtion on funding loan of Partnership Program in 2009 34. sektor industri sebesar 9.648 Assisted Partner was amounting to Rp37. In 2009.90% Pemasaran dan Promosi/Marketing and PRomotion 41.148 juta atau 79.802 juta atau 130.357 unit are amounting to Rp5. Meanwhile.90%.54% from the total budget of Rp2.65% dari anggaran sebesar Rp4.79% from that of in 2008 with the following description: I.99% Sektor Lainnya/Other Sectors 20.35% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp29.69% Sektor Pertanian/Agriculture Sectors 22.46%.35% from the 2009 budget of Rp29.10% dikontribusikan melalui bidang Pendidikan dan Pelatihan untuk Mitra Binaan.99% dan 0.357 unit adalah sebesar Rp5.70% dari total penyaluran dana tahun 2008 sebesar Rp21. dapat diketahui bahwa sektor peternakan merupakan kontributor terbesar dalam realisasi penyaluran Pinjaman Program Kemitraan yang mencatat proporsi sebesar 34. it is known that the proportion of grant channeling for Partnership Program in the field of Marketing and Promotion accounted for 58. Penyaluran dana hibah untuk 1. serta sektor lainnya dan sektor perkebunan masing-masing sebesar 0.848 million or 67. 182 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .802 million or 130.25% Sektor Jasa/Services Sector 0.027 juta atau sebesar 118.515 juta The 2009 realization of utilization of funds from the Partnership Program was amounting to Rp43.24% Sektor Perdagangan/Trading Sectors 9. respectively. the realization represent an increase of 75.46%. Sementara bila dilihat secara komposisi.34%.90%.69%.69%. penyerapan hibah Program Kemitraan dapat diilustrasikan sebagai berikut:.10% was contributed through the Education and Training fields for small partners.027 million or 118.99% and 0.848 juta atau 67. followed by the trading and agriculture sectors that reached a total of 22.148 million or 79. financial sector reached 8.70% from the 2009 or represent an increase of 72.56%.08% from the 2009 budget of Rp7. fishery sector reached 3. while a total of 41.22%. realisasi ini menunjukan peningkatan sebesar 75.24% and 20.54% dari anggaran sebesar Rp3. sementara sebesar 41.550 juta.50%. the industrial sector reached 9.22%. Komponen penyaluran hibah terdiri dari penyaluran bidang Pendidikan dan Pelatihan sebesar Rp2.46% Sektor Peternakan/Farming Sector 0.000 million. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya.515 million in 2008.078 juta dan hibah bidang Pemasaran dan Promosi sebesar Rp2. diikuti oleh sektor perdagangan dan pertanian masing-masing sebesar 22. in terms of composition. Granted funds was comprises of the Education and Training channeling of Rp2. the granted absorption of Partnership Program could be illustrated as follows: Penyerapan Sektoral Dana Hibah Program Kemitraan Tahun 2009 sectoral absorbtion on granting funds of Partnership Progam in 2009 58.79% dari tahun sebelumnya dengan rincian sebagai berikut: I.70% from the total distribution of loans which was amounted to Rp21.250 million.56%.Realisasi penyaluran dana Program Kemitraan pada tahun 2009 adalah sebesar Rp43.24% dan 20. respectively. From the above illustration.250 juta.50% Sektor Perikanan/Fishery Sector 8.65% from the total budget of Rp4.648 Mitra Binaan adalah sebesar Rp37. Realisasi pinjaman yang ditujukan kepada 3.34% Sektor Perkebunan/Plantation Sector 3.10% Pendidikan dan PeLatihan/Education and Training Pada tahun 2009. The distribution of granted funds for 1.

706 b.971.177.777 86. Collectibility Level on Loan Repayment in2009 Rata-rata Tertimbang Kolektibilitas/Average Balance on Loan Collectibility Jumlah Pinjaman/Total Loan 36.107.177. c.43 juta atau sebesar 59.096.430.50% dari anggaran yang ditetapkan. Total Utilization of the Operational Expenses Total utilization of funds that have been channeled by the Partnership Program as of 2009 was accounted to Rp2.495 52. • Masih dilakukannya penyempurnaan aplikasi operasional Program KBL menuju aplikasi online • Standard Operating Procedure (SOP) Progam Kemitraan masih dalam proses penyelesaian. • The improvement of operational application of KBL program towards online application was still on progress • Standard Operating Procedure (SOP) of the Partnership Program is still in the completion process.462.964 x 75% 11.706 b.178.c.320.044 100.808.857. 3.16% laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 183 . Balance on Loan Classification as of 2009 Realisasi Tahun 2009 2009 Realization 4 7. 3. Tingkat kolektibilitas pengembalian pinjaman tahun 2009 c. 2.089 x 100% 34.076.706. x 100% x 100% = 36.536.207.242.725 x 0% 100.737. 1 1.719.055.153 6.808.758.928 x 50% 46.971. 1 1. 4.107.982.992.905.089 26.399.207.768.223 2.403.928 46.758.536. d.055. Lancar/Current Kurang Lancar/Sub Standard Ragu-ragu/Doubtful Macet/Loss total Klasifikasi Classification 2 Perhitungan Calculation 3 7.758. Rata-rata tertimbang kolektibilitas pinjaman No.768. Beberapa program RKA-KBL tahun 2009 yang belum dilaksanakan antara lain adalah sebagai berikut: • Belum dilaksanakannya pembenahan & migrasi database Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.617.50% from the set budget.055.089 34. Rata-rata tertimbang kolektibilitas pinjaman Total Total 4 7. Lancar/Current Kurang Lancar/Sub Standard Ragu-ragu/Doubtful Macet/Loss total Klasifikasi Classification 2 s/d 2008 until 2008 3 17.107.044 c.403. Evaluasi Pencapaian Sasaran Realisasi penyaluran program Kemitraan tahun 2009 yang lebih besar dari anggaran yang telah ditetapkan bisa dilakukan dikarenakan adanya tambahan alokasi penyisihan laba perusahaan kepada sumber dana Program Kemitraan.055. Total Penggunaan Biaya Operasional Akumulasi dana yang sudah disalurkan oleh Program Kemitraan sampai dengan tahun 2009 mencapai Rp2.964 11. Tingkat Kolektibilitas Pinjaman a. which is higher than the set budget is due to the additional allocations of the Company’s provision of profit to the source of funds of the Partnership Program. 2. 4.083 9. Klasifikasi saldo pinjaman sampai dengan tahun 2009 No.808.725 100.508 Collectibility Level of Loan a.732 36.430.982. Evaluation on Target Achievement The actual distribution of the Partnership Program in 2009.819. d.43 million or 59.096. Several program of RKA-KBL in 2009 that is not been realized thoroughly is as follows: • The implementation of reformation and database migration of Partnership and Community Development Program was not been undertaken.

Uraian 2008 3 6. b. b. The actual composition for funding of the Community Development Program is illustrated bellow: Komposisi REalisasi Dana Program Bina Lingkungan Tahun 2009 the 2009 actual Composition for funding of the Community Development Program 69.227 juta.225 juta atau sebesar 154.134 15. By percentage.660 juta. Secara persentase. dengan rincian sebagai berikut : a.660 433 20.80% dari realisasi tahun sebelumnya. Alokasi penyisihan laba perusahaan tahun 2008 sebesar Rp21.37% % 5/3 Description 1 1. Realisasi saldo awal yang lebih besar 108.54% from the total target of Rp15.36% Penerimaan Bunga Deposito /Income from Deposit Interest 0.620 million.227 Realisasi Realization 5 8.650 2009 Anggaran Budget 4 4.17% Begining Balance Profit Shares Contribution from Current Account Fee & Deposit Interest total source of funds Penerimaan Jasa Giro & Bunga Deposito jumlah Dana tersedia Sumber Data: Laporan Keuangan Program KBL Tahun 2009 (audited) Source: 2009 Financial Report of KBL Program (audited) Sumber Dana Program Bina Lingkungan tahun 2009 mencapai Rp31.37% from the total budget of Rp20.91% 117.620 juta.225 million or 154. this indicates an increase of 39.968 516 26. 3.85% Alokasi Penyisihan Laba/Allocation of Provision of Profit 2.18% Penerimaan Bunga Jasa Giro /Income from Current Account Interest 27.43% from the total target of Rp433 million. c. c.80% from that off in previous year. The realization of a larger beginning’s balance is 108.Program Bina Lingkungan 1.54% dari target sebesar Rp15.810 million or 278. d.43% 154.52% dari anggaran yang ditetapkan.227 million. Penerimaan jasa giro sebesar Rp57 juta.52% 139% 170. d. Evaluasi Dana Tersedia dalam Jutaan Rupiah Community Development Program 1.810 738 31.166 19. 2.43% dari anggaran sebesar Rp433 juta.80% 109% 142.52% from the targeted budget of Rp8. Saldo Awal Bagian Laba 2 139.620 21. yaitu sebesar Rp8. Evaluation on Available Source of Funds in Million Rupiah Realisasi Realization No. The total current account services revenue is Rp57 million.660 million. Sumber dana baru yang berasal dari penerimaan bunga deposito sebesar Rp738 juta atau sebesar 170. hal ini menunjukkan peningkatan sebesar 39.225 % 5/4 6 208.37% dari anggaran sebesar Rp20.61% Saldo Awal/Beginning’s Balance 184 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . The allocation of the Company’s provision of profit in 2008 were accounted for a total of Rp21. with description as follows: a. A new source of funds that derived from interest deposit revenue which accounted to Rp738 million or 170. Komposisi atas realisasi dana tersedia Program Bina Lingkungan ditunjukkan oleh ilustrasi sebagai berikut : The 2009 Source of Funds for Community Development Program accounted to Rp31.810 juta atau 278.

66% Bencana Alam/Natural Disaster 26.962 2.962 million or 118.138 % 5/4 6 105.000 juta. 5. 6. 2.138 73.146 2.02% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp1. 1 1. dengan rincian sebagai berikut : 1) Realisasi pada bidang kegiatan bencana alam mencapai Rp2.90% 182. terdapat realisasi sebesar Rp2. 6) Pada bidang pelestarian alam.25% from the total budget of Rp19. 5) Bidang Sarana Ibadah mencatat realisasi sebesar Rp2.41% 79.278 1.693 million or 123.06% 123.000 2.000 3.61% 40. 3) The distribution on Health Improvement was accounted to Rp2.69% 204.500 juta. 4) Pada bidang Sarana dan Prasarana Umum.101 million or 105.20% Pelestarian Alam /Natural Preservation laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 185 .11% 107.11% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp3.95% Sarana dan Prasarana Umum /Pubilc Facilities and Utilities 17.500 juta atau sebesar 108.18% Peningkatan Kesehatan /Health Improvement 20. 2) The realization on Education & Training was accounted to Rp3.000 juta.46% from the total budget of Rp2.138 juta atau 73.25% dari anggaran sebesar Rp19.500 2. with description as follows : 1) The realization on natural disaster activity was accounted to Rp2.300 juta.31% dari anggaran sebesar Rp2. terdapat realisasi sebesar Rp735 juta atau 49.000 2.06% dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp2. 4) Public Facilities and Infrastructure distribution was realized to a total amount of Rp2.718 Anggaran 2009 2009 Budget 4 2.146 million or 107. Uraian 2 Bencana Alam Pendidikan & Pelatihan Peningkatan Kesehatan Sarana Umum Sarana Ibadah Pelestarian Alam jumlah bumn Pembinaan BUMN Peduli Realisasi 2008 2008 Realization 3 859 9.11% from the 2009 budget of Rp3.300 1.500 13.31% from the total budget of Rp2. 3.300 14. Evaluasi Penggunaan Dana a.725 1. Dana Bantuan jumlah Dana tersedia 3.00% 124.02% 106.300 million.500 million or 108.000 million.000 juta. 3) Penyaluran pada bidang kegiatan Peningkatan Kesehatan mencapai Rp2.693 2.693 juta atau 123. The distribution of grants from Community Development Program in 2009 recorded at a total amount of Rp14.723 6.30% % 5/3 7 244. 2) Pada bidang Pendidikan & Pelatihan.233 1.500 juta. Evaluation on the Utilization of Funds based on Activities Sectors Dana in Million Rupiah No.70% dari anggaran tahun 2009 sebesar Rp2.000 19.101 3.68% Sarana Ibadah /Religious Facilities 5. 6) The Natural Preservation recorded an actual amount of Rp735 million or 49.138 million or 73.300 million.02% from the 2009 budget of Rp1.70% 49. Penyerahan Sektoral Dana Hibah Program Bina Lingkugan Tahun 2009 sectoral Delivery of grants for Community Development Program in 2009 14.500 million.146 juta atau 107.2. 4.46% 108.962 juta atau 118. terdapat realisasi sebesar Rp3.220 403 14.41% 231.77% Natural Disaster Education & Training Health Improvement Public Utilities Religious Facilities Environment Preservation total bumn Development BUMN Care Description 1.000 million.25% - Donation Fund total source of funds Sumber Data: Laporan Keuangan Program KBL Tahun 2009 (audited) Source: 2009 Financial report of KBL Program (audited) Penyaluran dana hibah Program Bina Lingkungan pada tahun 2009 mencatat realisasi sebesar Rp14.46% dari anggaran sebesar Rp2.500 735 14.005 17.000 million. 5) Religious Facilities recorded an actual amount of Rp2. Evaluasi Penggunaan Dana Berdasarkan Bidang Kegiatan dalam Jutaan Rupiah 2.31% 118.101 juta atau 105. Evaluation on the Utilization of Funds a.06% from the set budget of Rp2.300 juta.12% Pendidikan dan Pelatihan /Education and Training 15.500 million.300 Realisasi 2009 2009 Realization 5 2.70% from the 2009 budget of Rp2.

79 Predikat = Baik score value = 88. d.51 juta atau 70. Evaluation on Management Performance The evaluation results towards the management of Partnership and Community Development Program in 2008 is as follows: c. Evaluation on the utilization of the operational expenses The realization of the operational expenses from the Community Development Program in 2008 was amounted to Rp496. d. d. Evaluasi Penggunaan Biaya Operasional Realisasi biaya operasional Program Bina Lingkungan tahun 2009 sebesar Rp496. Evaluasi pencapaian sasaran Realisasi Program Bina Lingkungan tahun 2009.79 Predicate = sound 186 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Evaluasi kinerja pengelolaan PKBL Evaluasi Kinerja Pengelolaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan tahun 2009 adalah: nilai Bobot = 88.93% dari anggaran sebesar Rp700 juta. selain untuk sub-program BUMN Peduli telah mencapai target anggaran yang ditetapkan sementara pelaksanaan program BUMN Peduli pelaksanaannya berada di luar kendali PT Jamsostek (Persero). c. Evaluation on target achievement The realization of the 2009 Community Development Program. aside from the sub-program of SOE Care had reached the set target.b.51 million or 70.93% from the 2008 budget of Rp700 million. while the implementation of SOE Care Program are beyond the control of PT Jamsostek (Persero).

Asep Sarifudin. Jamsostek (Persero). Hotbonar Sinaga as Chairman of IIKJ (The Association of JAMSOSTEK Employee’s Wife/ Ikatan Istri Karyawan JAMSOSTEK) on her visit to the Nursing Home in Cilandak. ! ! laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 187 . Jamsostek (Persero) oleh Direktur Umum dan SDM Djoko Sungkono di Gd. Hotbonar Sinaga selaku ketua IIKJ (Ikatan Istri Karyawan Jamsostek ) dalam kunjungannya ke Panti Jompo di Cilandak dalam rangka HUT Jamsostek ke 32. filling up the paperworks at memberships welfare as well as partnership community development (PKP & KBL) of PT. accompanied by Head of Jogjakarta Branch Office. in YTKI Building ! 24 maret 2009 15 april 2009 4 november 2009 Menteri BUMN Mustafa Abu Bakar bersama Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) H. on the comemoration of JAMSOSTEK 32nd Anniversary. H. Director of Compliance and Legal of PT Jamsostek (Persero) handed over an Ambulance to Pus Pol Sukamto Hospital. ! Direktur Kepatuhan dan Hukum PT. H. Jamsostek (Persero) by the Director of Human Resources and General Affairs. ! IIKJ!(Ikatan Istri Karyawan Jamsostek) berfoto bersama dengan anak-anak yatim piatu pada kunjungannya ke Yayasan Sosial Darul Aitam IIKJ (The Association of JAMSOSTEK Employee’s Wife/ Ikatan Istri Karyawan Jamsostek) taking picture together with an orphanage children during their visit to the Darul Aitam Social Foundation. in YTKI Building. The Minister of Manpower and Transmigration. The President Director’s Lady of PT Jamsostek (Persero). Mustafa Abu Bakar accompanied by the President Director of PT Jamsostek (Persero). Operasi Katarak Gratis JAMSOSTEK bekerja sama dengan salah satu Puskesmas Jakarta JAMSOSTEK Free Cataract Surgery in cooperation with one of Health Facility in Jakarta. Diklat teknis peningkatan kesejahteraan peserta dan kemitraan bina lingkungan (PKP & KBL) PT. Jamsostek (Persero). Karsanto saat mengisi materi pada Diklat teknis peningkatan kesejahteraan peserta dan kemitraan bina lingkungan (PKP & KBL) PT. Djoko Sungkono. Jamsostek (Persero). Hotbonar Sinaga. Karsanto. Kramat Jati. Menteri Tenaga Kerja dan transmigrasi Muhaimin Iskandar saat menyerahkan beasiswa bagi salah satu anak pekerja yang berprestasi di jogjakarya dengan didampingi kepala kancor cabang Jogjakarta.29 februari 2009 2-7 maret 2009 2-7 maret 2009 Pemberian beasiswa secara simbolis kepada anak pekerja JAMSOSTEK & pemberian PUMP bagi pekerja Jamsostek di NTB. which was located at the Hall of Sukamto Hospital. Ibu Direktur Utama Jamsostek Ibu. YTKI Director of Compliance and Legal of PT. witnessed by Regional Head III of PT Jamsostek (Persero) and Deputy Mayor of South Jakarta. Symbolically gives a scholarships to the children of JAMSOSTEK workers and the Mortgage Housing Loan to the JAMSOSTEK worker in NTB. Muhaimin Iskandar was handed over a scholarship to one of higest achiever children of Jamsostek employee in Jogjakarta. Hotbonar Sinaga berkunjung ke salah satu stan binaan Jamsostek pada acara Pembukaan Pameran Gelar Karya PBKL BUMN 2010 di JCC (Jakarta Convention Center) The Minister of SOE. Jamsostek (Persero) di Gd. Mrs. Jamsostek serta Wakil Wali kota Jakarta Selatan Asep Sarifudin bertempat di Aula RS Sukamto Kramat Jati. ! Penyerahan Mobil Ambulance ke RS Pus Pol Sukamto oleh PT. ! 3 desember 2009 3 desember 2009 3 desember 2009 12 desember 2009 Pengobatan Gratis Jamsostek bagi para pekerja sektor konstruksi dalam rangka HUT JAMSOSTEK ke 32. Kramat Jati. visiting one of partnership booth at the event of Work Exhibition of SOE PKBL 2010 at Jakarta Convention Center (JCC). YTKI technical Training to enhance the memberships welfare as well as partnership community development (PKP & KBL) of PT. Jamsostek yang diserahkan oleh Direktur Kepatuhan dan Hukum PT Jamsostek (Persero) Karsanto dengan disaksikan oleh Kepala Wilayah III PT. JAMSOSTEK Free Medication Services to all construction workers in the comemoration of JAMSOSTEK 32nd Anniversary.

Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut: a. through Regulation PP No. Old Age benefit (Jaminan Hari Tua-JHT) d. yang dalam Statement of Corporate Intent ini dibatasi untuk tindak lanjut 2010 dan 2011 sesuai dengan RJPP 2009-2014. 34 year 1977 regarding the establishment of a Public Company on Employment Insurance (perusahaan umum Asuransi Tenaga Kerja-Perum Astek) and in 1992 Regulation No. dan khususnya mewujudkan peningkatan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja beserta keluarganya melalui sistem jaminan sosial dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas. Tahun 1995. A. 34 tahun 1977 tentang pendirian Perusahaan Umum Asuransi Tenaga Kerja (Perum Astek) dan tahun 1992 dikeluarkan UU No. Jaminan Kematian (JK) c. Health Care Benefit (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan-JPK). that is to carry out and support the Government policies and programs for the national macro economy and development. 33 tahun 1947 tentang Kecelakaan Kerja. 45 Imas Fatimah SH dated 28 May 2002-revisions on the articles of association of PT Jamsostek (Persero)). This Statement of Corporate Intent was prepared in accordance to the stipulations of regulation of the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero) to fulfill the set target by the shareholders.statement of corporate intent pt jamsostek (persero) 2010-2011 statement of CorPorate intent Pt jamsostek (Persero) 2010-2011 A. Statement of Corporate Intent ini dipersiapkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang merupakan pernyataan Direksi PT Jamsostek (Persero) untuk memenuhi target yang ditetapkan oleh Pemegang Saham. A brief on PT Jamsostek (Persero) Introduction PT Jamsostek (Persero) is a State Owned Enterprise (SOE) with 100% ownership by the Government PT Jamsostek (Persero) was initiated by the release of Regulation No. tahun 1977 melalui PeraturanPemerintah (PP) No. 188 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas. 3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK). The Main Objectives of the Company PT Jamsostek (Persero) was established with the main objectives (stated in the Notary Act No. 3 year 1992 regarding Employee’s Social Security (JAMSOSTEK). melalui PP No. Employment Accident Benefit (Jaminan Kecelakaan Kerja JKK) b. 45 Imas Fatimah SH tanggal 28 Mei 2002-perubahan Anggaran Dasar Perusahaan PT Jamsostek (Persero)). 33 year 1947 regarding Employment Accident. Death Benefit (Jaminan Kematian-JK) c. the Company shall carry out the following business activities: a. PT Jamsostek (Persero) didirikan berawal dari dikeluarkannya UU No. In 1995. To achieve these main objectives. as in this Statement of Corporate Intent is limited to be pursued in 2010 and 2011 in accordance to the RJPP 2009-2014. and especially to establish an increased protection and welfare for the work force and their families through a social security system by implementing the principles of a Limited Company. year 1977 through the Government Regulation (PP) No. Jaminan Hari Tua (JHT) d. 36 year 1995 determining PT Astek (Persero) as the institution to manage the JAMSOSTEK program and had changed its name into PT Jamsostek (Persero). Sekilas Tentang PT Jamsostek (Persero) Pengantar PT Jamsostek (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan kepemilikan saham 100% oleh Negara. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK). 36 tahun 1995 menetapkan PT Astek (Persero) sebagai badan penyelenggara pogram JAMSOSTEK dan berubah nama menjadi PT Jamsostek (Persero). yakni turut melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program Pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) b. Maksud dan Tujuan Perusahaan PT Jamsostek (Persero) didirikan dengan maksud dan tujuan (tercantum dalam Akta Notaris No.

leading mental attitude. berupa perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja. tanggung jawab. proactive and positive towards changes and innovations. keterbukaan • Kerjasama: kebersamaan. 1. Kelautan. Pada periode konsolidasi 2009-2010 PT Jamsostek (Persero) diarahkan untuk membangun kekuatan dengan melakukan kondolidasi. Sasaran dan Program Kerja Strategis B. diantaranya adalah: • Membangun kerjasama dengan mitra strategis (Kejaksaan Tinggi. appreciate differences. reward & encouragement. PT Jamsostek (Persero) mempunyai visi untuk: 1. • State: Become an active role for development. Objectives and working Strategy Program Efforts to carry out the mandate of regulation No. 1. bermental unggul. PT Jamsostek (Persero) mengembangkan sistem nilai yang diyakini dapat menggerakkan seluruh komponen perusahaan untuk mencapai visi dan misi Perseroan. Nilai yang diyakini diwujudkan dalam ”IPTIK” yang terdiri dari: • Iman: taqwa. 3 year 1992. is a form of protection and welfare to the employees. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 189 . berpikir positif. Hal ini diwujudkan dalam sasaran sebagai berikut. Police. Department of Marine. dimana masih terdapat beberapa kelemahan akan tetapi dari sisi eksternal terdapat peluang yang relatif banyak (sehingga berada pada kuadran II-stabilisasi). Such is formed on the following objectives. In the period of consolidation 2009-2010.Misi PT Jamsostek (Persero) adalah: Sebagai badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang memenuhi perlindungan dasar bagi tenaga kerja serta menjadi mitra terpercaya bagi: • Tenaga Kerja: Memberikan perlindungan yang layak bagi tenaga kerja dan keluarga. PT Jamsostek has the following strategic objectives for the year 2009-2010. PT Jamsostek (Persero) developed a value system believed to be able to drive all corporate components to achieve the vision and mission of the Company. PT Jamsostek (Persero) is directed to develop strength through consolidation. Pada tahap ini. B. responsible. PT Jamsostek (Persero)’s mission is to: 1. To achieve the service excellence. proaktif dan bersikap positif terhadap perubahan dan pembaharuan • Teladan: berpandangan jauh ke depan. PT Jamsostek mempunyai sasaran-sasaran strategis untuk tahun 2010-2011. Developing/Strengthening service excellence at operational level. openness • Cooperation: togetherness. The values believed to be achieved in ”IPTIK” consists of: • Faith: god fearing. sincere services • Professional: performing. Perseroan berfokus pada upaya memberikan layanan terbaik bagi para peserta. commitment. • Example: forward looking. Upaya untuk melaksanakan amanat undang-undang No. memperkuat keunggulan layanan dan kemampuan portofolio investasi. • Entrepreneur: To become a reliable partner to provide protection to their employees and increase productivity. however from the external point of view. including: • Develop cooperation with strategic partners (Court of Justice. pemberdayaan • Integritas: berani. there were relatively many opportunities (hence. 3 tahun 1992. pelayanan tulus ikhlas • Profesional: berprestasi. penghargaan dan pembimbingan (reward & encouragement). 2. Sebagai BUMN yang bergerak dalam perlindungan kepada tenaga kerja. respect others. empowerment • Integrity: courage. the Company is focused on the efforts to provide best services to members. • Negara: Berperan serta dalam pembangunan. menghargai perbedaan pendapat. Mission of PT Jamsostek (Persero) is: As the provider institution of the employee’s social security that provide basic protection to employees and become a reliable partner to: • Employees: Provide protection to the employees and their families. As a StateOwned Enterprise in the field of employees protection. Untuk mencapai keunggulan layanan ini. Menjadi lembaga jaminan sosial tenaga kerja terpercaya yang unggul dalam pelayanan dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta dan keluarganya. POLRI. Become a reliable employees’ social security institution and leading in its services and provide optimum benefits to all members and their families. positive thinking. it is positioned in the quadrant II-stabilizing). menghargai orang lain. At this stage. • Pengusaha: Menjadi mitra terpercaya untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas. PT Jamsostek (Persero) has launched several programs. Related to the 2008 SWOT analysis result. Membangun/memperkuat keuanggulan layanan (service excellence) pada tingkat operasional. there were several weaknesses. PT Jamsostek (Persero) mencanangkan beberapa program. Dept. komitmen. 2. Serikat Pekerja/Buruh). Labour/Employee Unions). Terkait dengan hasil analisa SWOT pada tahun 2008. strengthening of services and investment portfolio capability.

• Measuring the satisfaction of overall members.Strategic job readiness: in 2010: 70%. • Melalui beberapa program di atas dan beberapa program penunjang lainnya diharapkan dapat tercapai: .74 million (in 2010). pembuatan risk measurement system. update proposal on PP No. 2. Several working programs to reach strategic objectives are as follows: • Development of several HR system based on nsi/ CBHRM. 9. .84% (tahun 2010). Development stages of CBHRM system in 20092010 is focused on management performance system development. these are achieved by conducting several working programs such as. in 2010: 80%. DPKP/ KBL. corporate performance management-BSC. it is expected to achieve: . 11. To achieve these strategic objectives.74 juta (tahun 2010). peningkatan manfaat kepada peserta.84% (in 2010).Employee satisfaction rate: in 2010: 75%. Investment Policy Guideline (GBKI). .Tingkat kepuasan karyawan: tahun 2010: 75%.Strategic job readiness: tahun 2010: 70%. program Non-JPK: 72. 22 year 2004. Garis Besar Kebijakan Investasi (GBKI). 80% (tahun 2011).23 triliun (tahun 2011). Perpajakan. investment portfolio review. . Rp1. 80% (tahun 2011).Member satisfaction.Earning after tax: Rp1. Mengembangkan infrastruktur. CBHRM. • Expected results are of the following: . • Melalui program-program kerja di atas dan beberapa program lainnya. CBHRM. . 80% (in 2011). diharapkan dapat dicapai: . PT Jamsostek (Persero) mengimplementasikan e-procurement yang pada tahun 2009 terimplementasi 100% di Kantor pusat dan pada tahun 2010 ditargetkan untuk terimplementasi 100% di seluruh Kantor Cabang di Pulau Jawa.24 million (in 2011).Yield on Investment: 10.50% (in 2010).Earning after tax: Rp1.50% (tahun 2010). Untuk mempercepat proses pengadaan barang dan jasa. 2.Development of SMS channel and web distribution JHT deposit/participatory.50% (in 2010).pembuatan aplikasi pendukung untuk Investasi. 11. 190 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . warehouse data development .Data cleaning. PT Jamsostek (Persero) has implemented e-procurement in 2009 which was completed by 100% at the Head Office and in 2010 aimed to complete by 100% in all Branch Offices in Java Island. pengembangan Competency Assesment.39% (in 2011) 3. it is expected to achieve: .Jumlah peserta aktif: 8. risk measurement system development.Yield on Investment: 10. Inventaris. • Hasil yang diharapkan adalah: . 80% (in 2011).39% (tahun 2011) 3. Program JPK: 77. improving the benefits to the members. DPKP/KBL. subsidiary development study • Arrangement of cut loss mechanism.Kepuasan peserta. JPK program: 77. usulan penyempurnaan PP 22 tahun 2004. Non-JPK program: 72. • Increased the number of PPK category A. • Through the above programs and several other programs. Beberapa program kerja untuk mencapai sasaran strategis ini adalah: • Pengembangan berbagai sistem SDM yang berbasis nsi/ CBHRM. career management system improvement. To accelerate the product and services procurement process. pembangunan Hotline layanan program JPK. review portofolio investasi. • Pengukuran kepuasan peserta secara keseluruhan.23 trillion (in 2011).Pembangunan distribusi kanal sms dan web saldo JHT/ Kepesertaan.24 juta (tahun 2011). • Risk Management data base development. 9. penyempurnaan sistem manajemen karir . Develop an effective investment management based on the understanding of investment risks. Tahapan pengembangan sistem CBHRM pada tahun 2010-2010 dititik beratkan pada pengembangan performance management system. Infrastructure development. tahun 2011: 80%.02 trillion (in 2010). • Investment portfolio diversification. peningkatan kemampuan tenaga front line. corporate performance management-BSC. Pencapaian sasaran strategis ini dicapai diantaranya dengan beberapa program kerja: • Diversifikasi portofolio investasi. • Dukungan teknologi informasi sebagai business enabler diantaranya diwujudkan dalam: . • Penyusunan mekanisme cut loss.Active number of members: 8.Development of supporting application for Investment. . studi pembentukan anak perusahaan. pengembangan data warehouse . Taxation. • Information technology support as business enabler are formed by: . Inventory.• Peningkatan jumlah PPK kategori A. • Pembentukan data base manajemen risiko. development of a JPK Hotline service program. tahun 2011: 80%. . . Competency Assessment development.Data cleaning.50% (tahun 2010).02 triliun (tahun 2010). improving the front line officer capabilities. Strategic Asset Allocation reviews. technology and HR to support the implementation of service excellence strategy and investment management effectiveness. Mengembangkan manajemen investasi yang efektif yang berpedoman pada pemahaman akan risiko investasi. kajian Strategic Asset Allocation. teknologi dan SDM guna mendukung penerapan strategi service excellence dan efektivitas manajemen investasi. . in 2011: 80%. • Through several programs mentioned above and several other supporting programs. Rp1.

program kerja dan laporan keuangan. Manajemen Bisnis Kebijakan Deviden Sesuai dengan undang-undang No. Business Management Dividend Policy n accordance to the regulation No. Kebijakan ini mulai diberlakukan sejak tahun 2007. increased transparency of public fund management. Peruntukkan belanja modal tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan teknologi informasi (penggantian dan kebutuhan baru). and annual reports. in this matter is the Ministry of State-Owned Enterprises towards the principle is to apply zero dividend policy. Pedoman ini telah digunakan dalam perlakuan akuntansi PT Jamsostek (Persero) sejak disahkan pada tahun 2002. salah satu prinsip penyelenggaraan jaminan sosial adalah nirlaba. mengalokasikan laba perusahaan dalam tiga kelompok besar. The policy started since 2007. semesteran. The Management report is to be presented to the Ministry of State-Owned Enterprises periodically starting from the quarterly management report. The management report covers business target achievements. Kebijakan belanja Modal Belanja modal di PT Jamsostek (Persero) pada tahun 2010 dan tahun 2011 direncanakan berjumlah Rp144.63 billion (in 2010) and Rp170. Interpretasi Pernyataan Standar Akuntasi Keuangan (ISAK). Interpretation of Statement of Financial Accounting Standard (ISAK). This guideline is arranged to fulfill the developments and the complexity of transactions of PT Jamsostek (Persero).C. yakni (1) distribusi laba kepada peserta Jamsostek.63 miliar (2010) dan Rp170.72 miliar (2011). Kebijakan Akuntansi Kebijakan akuntasi PT Jamsostek (Persero) dituangkan dalam Pedoman Akuntansi Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PAJASTEK). penciptaan corporate image melalui kesamaan tampilan fasad dan interior kantor-kantor cabang.72 billion (in 2011). peralatan kantor dan peralatan lainnya). allocating to profit of the company in three main classification. office supplies and other supplies). the shareholders are committed to continue the policy. Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara Republik Performance Report The performance report for the Management is prepared based on quarterly reports. one of the principles to manage employment social security is non-profit. Pedoman ini disusuan untuk memenuhi perkembangan cakupan dan kompleksitas transaksi PT Jamsostek (Persero). This is according to the Stipulation of the Minister of laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 191 . semester report and annual report. PT Jamsostek (Persero) on the agreement of the shareholders. C. semesteran dan tahunan. Terkait dengan kebijakan zero dividend ini. mengadakan infrastruktur operasi dan pelayanan kantor cabang (kendaraan. semester reports. Related to the zero dividend policy. International Accounting Standard (IAS) dan interpretasinya. Accounting Policy The accounting system of PT Jamsostek (Persero) is stipulated in the Accounting Guidelines of Employment Social Security (Pedoman Akuntansi Jaminan Sosial Tenaga Kerja-PAJASTEK). Responds of the shareholders of PT Jamsostek (Persero). Laporan manajemen ini mencakup pencapaian target usaha. dalam hal ini Kementrian BUMN terhadap prinsip tersebut adalah dengan melakukan kebijakan zero dividend. meningkatkan transparansi pengelolaan dana publik. Laporan keuangan disusun secara bulanan untuk mendapatkan gambaran keuangan yang lebih mutakhir. dan tahunan. providing operation infrastructure and branch office services (vehicles. these are (1) distributing the profit of Jamsostek to the members. (2) General reserve and appropriate retained earning (3) Additional Members Welfare Additional Fund (Penambahan Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta-DPKP) and Environment Management Partnership Program (Program Kemitraan Bina Lingkungan-PKBL). PAJASTEK disusun dengan bersumberkan dari Penyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Capital Expenditure Policy The capital expenditure of PT Jamsostek (Persero) in 2010 and in 2011 is planned to reach Rp144. International Accounting Standard (IAS) and its interpretations. Laporan Kinerja Laporan kinerja untuk Manajemen disusun berdasarkan laporan triwulanan. Ke depan pemegang saham berkomitmen untuk meneruskan kebijakan ini. working programs and financial reports. PT Jamsostek (Persero) atas persetujuan pemegang saham. (2) Cadangan umum dan cadangan tujuan (3) Penambahan Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL). Respon pemegang saham PT Jamsostek (Persero). The guideline is used in PT Jamsostek (Persero) accountancy since its authorization in 2002. The allocation of the capital expenditure shall be used to fulfill information technology requirements (replacement and new requirements). In the future. PAJASTEK is arranged based on Statement of Financial Accounting Standard (PSAK). The financial reports is arranged monthly to obtain the latest financial picture. 40 year 2004. corporate image development through a uniform corporate identity system in branch office interiors. Laporan Manajemen disampaikan kepada kementrian BUMN secara rutin mulai dari laporan manajemen triwulanan. 40 tahun 2004.

Ambulance. Claim ratio.51 billion (for 2011). Program DPKP: • Investasi Jangka Panjang: Rusunawa. As to PKBL. Provider of Health Care loans.45 miliar. PPK I Aids. Pada tahun 2010 dan 2011 PT Jamsostek (Persero) merencanakan menggunakan 18 indikator kinerja utama (KPI-Key Performance Indicator) yang terbagi dalam perspektif keuangan (3 KPI). DPKP Programs: • Long term investment: Rental Flat Housing. Liquidity. The Minister of Finance through the Stipulation Letter No. Renovation of Patient Rooms. Claim ratio. PT Jamsostek (Persero) has formed this policy in two programs.45 billion and for 2011 amounted to Rp301. Untuk kepentingan internal PT Jamsostek (Persero). State-Owned Enterprises/Head of Supervisory Agency of State-Owned Enterprises No. TK trainings. Solvency (these 3 variables covers 70% of measurement). Berdasarkan SK Menteri Keuangan ini. • Hibah Kesehatan: Renovasi UGD. Ambulance. KEP/211/M-PBUMN/1999 dated 24 September. In 2010 and 2011. expense ratio. that is: Profitability. Likuiditas. Pinjaman Koperasi Karyawan. Pelatihan TK. and gross YOI (these 3 variables covers 30% of measurement). Alokasi dana tersebut dipergunakan untuk berbagai program. For internal purposes of PT Jamsostek (Persero). 826/ KMK.45billion. KEP/211/M-PBUMN/1999 tanggal 24 September 1999 tentang Laporan Manajemen Perusahaan Badan Usaha Milik Negara. customer perspective (4 KPI). which are: Member’s Welfare Improvement Fund (DPKP) and Environmental Partnership Program (PKBL). 192 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . PT Jamsostek plans to use 18 key performance indicator (KPI) that is divided in financial perspectives (3 KPI). Kebijakan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Kebijakan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan merupakan kebijakan Perseroan yang tidak berdampak secara langsung kepada usaha Perseroan. PT Jamsostek (Persero) pada tahun 2010 dan 2011 ditargetkan mempunya tingkat kesehatan SEHAT. Employee Cooperatives loans. perspektif proses internal (8 KPI). For 2010. Sementara itu untuk PKBL dianggarkan dana sebesar Rp49. Solvabilitas (3 variabel ini menyumbang bobot 70%). • Health grants: Renovation of ER. Bantuan PPK I. This method has been developed and used since 2006.013/1992 has determined the variable measurement of a health level of companies. and is corporate responsibility to the community surrounding the Company. Metode ini telah dikembangkan dan digunakan sejak tahun 2006.Indonesia/Kepala Badan Pembina Badan Usaha Milik Negara No. Corporate Social Responsibility Corporate Social Responsibility is a Company policy that has no direct affect to the business of the Company.55 miliar (tahun 2010) dan Rp54. Renovasi Irna. • Hibah Pendidikan: Beasiswa. bantuan Balai Latihan Kerja. growth and learning perspective (3 KPI). Untuk tahun 2010 PT Jamsostek (Persero) mengalokasikan anggaran untuk DPKP sebesar Rp318. Based on the Stipulation Letter of the Minister of Finance. 1999 regarding Management Report of State Owned Enterprises. PT Jamsostek (Persero) in 2009 and in 2010 is aimed to achieve a level of SOUND. yakni: Rentabilitas.51 miliar (tahun 2011). Medical and Non Medical Supplies. Subsidi Administrasi KPR. • Educational grants: Scholarships. Peralatan Medis/Non Medis. yakni: a. • Hibah Kesejahteraan lainnya: Bantuan PHK. Free Medical Aids. Administration for Subsidized Housing Loan.55 billion (for 2010) and Rp54. • Other welfare grants: Severance aids. Menteri Keuangan melalui SK Menteri Keuangan No. perspektif pelanggan (4 KPI).45 miliar dan tahun 2011 sebesar Rp301. Pinjaman Provider Pelayanan Kesehatan. Training Center's aids. The allocation of funds are to be used for several programs such as: a. dan merupakan tanggung jawab Perseroan kepada komunitas lingkungan Perseroan. expense ratio. PT Jamsostek (Persero) mewujudkan kebijakan ini dalam dua bentuk program yakni: Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL). dan YOI Bruto (3 variabel ini menyumbang bobot 30%). internal process perspective (8 KPI). Fasilitas Kesehatan • Pinjaman: PUMP. 826/KMK. Bantuan Kesehatan cuma-cuma. Perseroan telah mengembangkan pengukuran kinerja menggunakan metode Balanced Score Card. perspektif pertumbuhan dan pembelajaran (3 KPI). PT Jamsostek (Persero) has allocated a budget for DPKP amounted to Rp318. Health facilities • Loans: PUMP.013/1992 mengatur variabel pengukuran tingkat kesehatan perusahaan. funds allocated amounted to Rp49. the Company has developed performance measurement method by using Balanced Score Card.

Public Facility and Infrastructure Development. Penelitian dan pengembangan. Dewan Komisaris dan Direksi PT Jamsostek (Persero). Magang. telah ditandatangani Kontrak Manajemen Tahun 2010 oleh Pemegang Saham. b. The 2010 Management Contract is a target that has to be achieved by the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). D. Program Kemitraan dan Bina Lingkungan • Pinjaman: Pinjaman Kemitraan • Hibah: Pameran & pendidikan/pelatihan. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 193 . Kontrak Manajemen Tahun 2009 Rapat Umum Pemegang Saham pada tanggal 18 Januari 2010 atas Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2010. Research and Development. Sarana Ibadah. • Grants: Natural Disasters. 2009 Management Contract The General Meeting of Shareholders dated 18 Januar7 2010 on the 2010 Corporate Planning and Corporate Budget. the Board of Commissioners and the Board of Directors of PT Jamsostek (Persero). Peningkatan Kesehatan. Partnership and Environmental Programs: • Loans: Partnership loans • Grants: Exhibitions & Education/Training. Education/Trainings. Health Improvements. Religious Facilities. D. Pendidikan/Pelatihan.b. Pelestarian Lingkungan. has signed 2010 Management Contract by the shareholders. Environmental Preservation. • Hibah: Bencana Alam. Internship. Kontrak Manajemen Tahun 2010 merupakan target yang harus dicapai oleh Direksi PT Jamsostek (Persero). Pengembangan Sarana & Prasarana Umum.

SJUKUR SARTO. SUKAMDANI Komisaris Commissioner REKSON SILABAN Komisaris Commissioner Direksi Board of Directors h. Pengembangan dan Informasi Director of Planning.tanggung jawab pelaporan tahunan rensPosibility for annual rePorting Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan. MASASSYA Direktur Investasi Director of Investment 194 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .D. hOTBONAR SINAGA Direktur Utama President Director h. Development and Information MYRA SORAYA RATNAWATI ASNAR Direktur Keuangan Director of Finance AhMAD ANSYORI Direktur Operasi dan Pelayanan Director of Operation and Services DJOKO SUNGKONO Direktur Umum dan SDM Director of General Affairs and Human Resources KARSANTO Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Director of Compliance and Risk Management ELVYN G. Dewan Komisaris Board of Commissioners BAMBANG SUBIANTO Komisaris Utama President Commissioner DRS. MS Komisaris Commissioner hERRY PURNOMO Komisaris Commissioner hARIYADI BS. SUYONO Direktur Perencanaan. The Board of Directors and the Board of Commissioners are fully responsible for the content of the Annual Report.

laporan keuangan finanCial statements laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 195 .

Halaman ini sengaja dikosongkan This page is inTenTionally lefT blank 196 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

PT JAMSOSTEK (Persero) dan Anak Perusahaan Laporan Keuangan Konsolidasi dan Laporan Auditor Independen Untuk Tahun Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 .

Halaman ini sengaja dikosongkan This page is inTenTionally lefT blank 198 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

.

200 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 201 .

(setelah dikurangi penyisihan piutang tak tertagih pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 349.814.164 794.o.359 1.793.39.108.000.138.033.d.118 29.181.265.672.543 50.h.098) Pinjaman yang diberikan .767 576.12 487.10 2.054.613.709.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS NERACA KONSOLIDASI Per 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Catatan ASET INVESTASI Bank Investasi Deposito On Call (DOC) Deposito Berjangka Instrumen pasar uang lainnya (setelah dikurangi penyisihan kerugian pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar nihil dan Rp 21.567 2.271 27.480.600.300 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.j.611.548.918.15 159.765.e.711.644.253.000.016.183 31.692.050 16.941.402.306.a 19 20 21 22 2.014.14 17.667.(setelah dikurangi penyisihan kerugian pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 104.725 14.620.027.033.235.212.465.831.8 35.847.670.900 61.574 2.770 dan Rp 245.581.077 dan Rp 141.083.d.696 80.012.601 dan Rp 115.(setelah dikurangi penyisihan kerugian pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 165.061.(setelah dikurangi penyisihan kerugian pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar nihil dan Rp 67.368.626.250.692.355.408 2.186.681) JuMlAh INVESTASI ASET lANCAR Kas dan setara kas Piutang iuran .850.684.525.688.149.067.478 5.326.850 2.000 2.318.947.459.835 2.916.745.434.555.690.i.600) Pendapatan masih harus diterima Piutang investasi Uang muka pajak Piutang pegawai Piutang lain-lain Uang muka pegawai Beban dibayar dimuka Perlengkapan dan alat tulis kantor JuMlAh ASET lANCAR 13 2009 2008 (Disajikan Kembali Catatan 2.662 26.d.044.669. 29 dan 49) 66.16 17 18 2.188.f.149 2.190.641.077.5 8.799.958.d.515.g.049.356.986 2.148.897.050 13.311.d. 202 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .455 833.049.725) Piutang usaha .017 2.061.511.178.433.11 3.148 1.309 20.097.605.000.378 1.z.251 0 8.845.018 100.000.7 14.752.800.d.970.683.148.904.869.013.23 4.584 4.273.415.000) Saham Obligasi .482 509.191 4.9 2.561.698.582.262.735.072.(setelah dikurangi penyisihan kerugian pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar nihil dan Rp12.985 2.893.4 2.427 20.117.652 119.6 2.768.498 2.600 dan Rp 10.409.578.039 2.045.(setelah dikurangi penyisihan piutang tak tertagih pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 10.416.054.035.000) Medium term notes .735 9.478.436.141.045.110.567.381 1.558.868.000 3 2.993 2.532 535.d.000) Reksadana Penyertaan langsung Properti investasi .

491 KEWAJIBAN 54.657.027.703 9.341.985.773. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 203 .387.852.385.803.948.706.150.853.626 3.975 (23.775.250.896 3.004.780.669 3.26 24 54.761 35.127) 31.531.112.546.271.584.851.o.581 4.567 78.29 30 31 2.253.055.263.509) 333.825.612.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS NERACA KONSOLIDASI Per 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Catatan 2009 2008 (Disajikan Kembali Catatan 2.366.072.s.154.831.320.081 84.27 2.976.309.650.952. hAK MINORITAS DAN EKuITAS Kewajiban Kepada Peserta Utang jaminan Iuran belum rinci Utang jaminan diestimasi Utang JHT siap bayar Klaim JHT kurang dibayarkan Utang JHT jatuh tempo Utang JHT sesuai PSJHT Utang JHT belum rinci Dana pengembangan JHT Selisih penilaian efek .266.459.710.166 281.728 (2.159 55.729.594.o.719) 33.342.297 64.175.244.268.39.o.525 111.471 6.505 (347.990.248.009.068 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.349 991.781 32.775.028.310 230.333.k.977.l.055.688 109.134 17.320 97.39.803.475 (20.246.591.195.018.214.725 5.123. 29 dan 49) ASET TETAP Sarana Kesejahteraan Peserta (SKP) Program DPKP Nilai perolehan SKP Dikurangi: akumulasi penyusutan Nilai buku SKP Harga perolehan Dikurangi: akumulasi penyusutan Nilai buku aset tetap ASET PAJAK TANgguhAN ASET lAIN-lAIN JuMlAh ASET KEWAJIBAN.108.162 8.n.408.485.404.110.r.815.756 607.781.026.833.000.767 13.662.002.224 4.806.278.q.084.507.127 19.996.713.653.692 51.z.048 61.221 109.777.074 5.075.629.283.dana JHT Cadangan teknis Jumlah kewajiban kepada peserta Kewajiban lancar Utang usaha Utang pajak Beban yang masih harus dibayar Kewajiban lain yang masih harus dibayar Pendapatan diterima dimuka Utang investasi Utang lancar lainnya Jumlah kewajiban lancar 38 2.b 40 41 42 45 43 2.547.249 54.311.957) 259.949.070.627.741.691 7.480.611.330.656.37 2.283.082.249.858 (398.926.517 86.563.704.221.846 60.342.903.168.384 209.958.896.635.966.868.755.874 70.120 107.z.509 77.e 2.869.833.077.183 3.070 5.848 731.437.998.368.343.547 803.690 85.029.064.782.898 39.28 2.709.292) 4.25 2.368.32 33 34 35 36 2.375.578.830.201 62.096.

057 1.402.915) (671.139.777 336.934 (500.469.227 1.239 4.502.000.902.698.262.999.898.440.46 hAK MINORITAS ATAS ASET BERSIh PERuSAhAAN ANAK YANg DIKONSOlIDASIKAN EKuITAS Modal saham .683.557.w.dana non JHT Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan Laba bersih Jumlah Ekuitas JuMlAh KEWAJIBAN DAN EKuITAS 47 2.530 665.000 lembar saham dengan nilai Rp1.728) 1.805.507.711.000 per lembar Modal ditempatkan dan disetor penuh Cadangan umum Cadangan tujuan Selisih penilaian efek .o.000.438.068.249 84.000 731.808.798.491 600.173.704.381.081.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS NERACA KONSOLIDASI Per 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Catatan 2009 2008 (Disajikan Kembali Catatan 2.996.632 525.711.248.798.terdiri dari 1.000.042.054.393 50.928) 1.007.b 45 225.381 48 49 50 51 52 600.650.000.919.432.44.836.450.354.090.127 Kewajiban Imbalan Pasca Kerja Kewajiban lainnya JuMlAh KEWAJIBAN 2.408 61.271.559 32.942.978. 29 dan 49) 190.054.489 79.563.482.141.000.105.092.363.154.981.227 (615.120 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.000.181.978 64.000 638.343.278 DANA PENINgKATAN KESEJAhTERAAN PESERTA 2. 204 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .v.434 2.224.109.337 286.

672) (13.000.331.510.000 17.813 601.887.337.125.923 140.000) (83.940.491 72.827) (145.000.480 0 59.005.206.116.411.780.598.839) (9.360.749.139.646.081) (21.259.649 12.805 12. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 205 .148.715 551.518.821) (13.517) (318.011.967.919.209.000.666) 495.947.338.000) (15.165.786) 91.355 509.943.669.201) (1.862.224.325.027.062.319.247.525 60.404 6.647.213.203.000.227.130 6.239.252) (19.000) (19.563.000.229.718) 15.293.078.572.343) (832.034.870.000.371.081) (148.812.068 2.282) (4.279.723.974 58.663.000) (2.968) (42.864.608.838.570.701.859 (89.609.319.869.319.516.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN LAPORAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (AUDITED) Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Catatan ARuS KAS DARI/(DIguNAKAN uNTuK) AKTIVITAS OPERASI Penerimaan Kas Penerimaan Iuran JHT Penerimaan Iuran Non JHT Penerimaan Jasa Penempatan Tenaga Kerja Penerimaan Iuran Belum Rinci Penerimaan Hasil Investasi JHT Penerimaan Hasil Investasi Non JHT Penerimaan Angsuran Pinjaman Program DPKP Penerimaan Hasil Sewa dan Pengembangan Program DPKP Pencairan Dana Investasi JHT Pencairan Dana Investasi Non JHT Pencairan Penempatan Sementara Program DPKP Pengembalian Angsuran Pinjaman Pegawai Pencairan Dana Investasi Penerimaan Pendapatan Lain-Lain Penerimaan Penjualan Aset Jumlah Kas Dihasilkan Dari Aktivitas Operasi Pengeluaran Kas Pembayaran JHT Kepada Peserta Pembayaran Jaminan Non JHT Pengembalian Uang Jaminan Kepada TKI Pembayaran Beban Usaha Pembayaran Beban Investasi JHT Pembayaran Beban Investasi Non JHT Penempatan Dana Investasi JHT Penempatan Dana Investasi Non JHT Penempatan Non Investasi Penyaluran Pinjaman Program DPKP Pengeluaran untuk Pengelolaan dan Perolehan SKP Penempatan Sementara Program DPKP Penyaluran Tidak Bergulir Uang Muka Kerja Pembayaran Lain-Lain Jumlah Kas Digunakan Untuk Aktivitas Operasi Arus Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Operasi ARuS KAS DARI (DIguNAKAN uNTuK) AKTIVITAS INVESTASI Perolehan Aset Tetap Pelepasan Investasi jangka pendek Anak Perusahaan Penempatan Investasi jangka pendek Anak Perusahaan Arus Kas Bersih yang Digunakan Untuk Aktivitas Investasi ARuS KAS DARI (DIguNAKAN uNTuK) AKTIVITAS PENDANAAN Pembayaran Dividen Kepada Pemegang Saham Pembayaran Aktivitas Pendanaan Lainnya: Jasa Produksi Tantiem Dana Bina Lingkungan Program Kemitraan Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan Kenaikan (Penurunan) Kas dan Setara Kas Kas dan Setara Kas Pada Awal Tahun Kas dan Setara Kas Pada Akhir Tahun 31 DES 2009 KONSOlIDASI 31 DES 2008 AuDITED 242.611.000.536.331.600.357.209.577.615 11.002.783 (5.862.205.239.142.788.462.162.480.000 700.117 (145.496 0 30.746.886.534.658.888) (406.380) (35.888) (816.718.000) (31.809.215.331.243.261.049.270.059.993.127.276 1.364) (12.841.812.779.839.723.234.789.774) (34.590.500.331 1.000) (28.796) (5.370 33.771.935.958) 201.000) (21.869.439.708.056.111) (115.018) (101.626.131.831.610.000.932.994.208) (545.415.574 8.143) (85.705.960.265.777 5.500.674.826) 304.345.939.886.933.591 46.500.859.275.332.220.429.497.124.861.011.366 10.168 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.250.929.652.900.849.003.347) (345.281.967.214 101.905.939.193.252) (129.746.647.915.779 35.476 25.028) (31.838.844) (59.718) (99.369 9.790.000 (9.997.393.461.940.023.000 2.332 601.520) (74.744.647.264.898.071.827) 110.027.000.729.618.922.500 (84.685 (3.935.727.536) (57.414.000.219.005.507) (1.679.943.809.049.168 803.070 404.575) (9.205.928.930.

258.770.707.412.337 286.723.728) 170.404.170.141.355.393.000.711.105.047.650.000 51 53 866.750.058.707.169.710.750.942.000.482.057 1.000) (4.290.117.000.504) (549.410.331.344.000 (139.227 (615.055) (50.590 (265.250.770.241.000) 361.000.839.099.000) (93.090.953 (63.262.163.693) (437.711.928) 1.671.279) 731.500) 53 564.169.723.337.381.331.836.035.081.891.162) (763.836.000.162) (763.354.259) (39.424) 1.000.978.403) (40.031 246.258.055 (1.057 Saldo 31 Desember 2007 Tambahan modal ditempatkan dan disetor JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report 600.250.090.000.755.000 (475.381.000 17.000.412.239 4.337.090.491.891.092.777 336.836.139.057 125.116.151.346.502.403 (2.294.902.239 17.412.953 (63.711.671.355.331.849 (671.410.000 48 49 (2.000) (93.154.170.381.482.000) (43.000) 50.000) (99.999.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS 206 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 Ddn 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Catatan Saldo laba 998.054.403 (77.412.117.935.116.915) 1.000.798.000.647.905.259) (39.000) (99.839. Distribusi Laba Tahun 2008 Dana pendidikan Cadangan Umum Cadangan tujuan Tantiem Dana Peningkataan Kesejahteraan Peserta Programm Kemitraan dan Bina Lingkungan Dana Pengembangan JHT Koreksi cadangan umum: Utang Jaminan Utang Jaminan Tahun 2008 Pembayaran Pajak Badan Tahun 2007 Laba Bersih Selama Tahun Berjalan Saldo pada Tanggal 31 Desember 2009 .346.344.227 2.450.693) (437.403 475.000.000.778 (233.000) (4.294.934 (500.619.398 564.000.504) (549.404.Dana Non JHT Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.354.965.228) Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Cadangan umum Cadangan Tujuan Selisih Penilaian Efek (Dana Non JhT) Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Jumlah Ekuitas 4.978 1.054.597.000.450.054.403.693.840) (1.424) (77.800 49 600.482.462.800 1.279) 1.000 265.239 1.163.619.710.000.000.805.500) (4.450.738.000.227 1.500) 1.935.000.250.491.711 139.840) 638.683.241.849 170.000.000.647.021.965.738.403.363.678.000) (43.500) 40.905.Dana Non JHT Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Distribusi Laba Tahun 2007 Cadangan umum Cadangan tujuan Tantiem Dana Peningkataan Kesejahteraan Peserta Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Dana Pengembangan JHT Koreksi cadangan umum utang jaminan Laba Bersih Selama Tahun Berjalan Saldo pada Tanggal 31 Desember 2008 Tambahan modal ditempatkan dan disetor Koreksi cadangan umum Selisih Penilaian Efek .755.249 Koreksi cadangan umum Selisih Penilaian Efek .354.

051 10.480) 188.916.745.925.976.605.128 2.867.741) 8.596.090.463.955.381.328.381.165.764.782 579.980 6.779.786 10.748 9.308.484.330.342.974.864) (660.781.488 (28.729.435.223) (255.532 147.767) (77.154.56 2.573) (106.547.898.377.008.62 2z.231) (352.102.011.518.114 7.337.016) (971.462.040.57 2x.807) (272.002 1.671.616.54 1.p.180.348.275.837.617.450.476.409.776.179 (343.539) (61.109.313.239 2.952.862.008.450.966 2.728) (857.762.997) (21.710.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASIAN (AUDITED) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Catatan PENDAPATAN OPERASIONAl Pendapatan Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Jaminan Kematian (JK) Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Jasa Konstruksi Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Jumlah Pendapatan Iuran Pendapatan Operasional Anak Perusahaan Jumlah Pendapatan Operasional BEBAN JAMINAN Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Jaminan Kematian (JK) Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Jasa Konstruksi Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Program TKI Jumlah Beban Jaminan BEBAN CADANgAN TEKNIS Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Jaminan Kematian (JK) Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Jasa Konstruksi Tenaga Kerja Indonesia Katastrofa Jumlah Beban Cadangan Teknis PENDAPATAN BERSIh IuRAN PENDAPATAN INVESTASI Laba yang direalisasi Laba yang belum direalisasi Jumlah Pendapatan Investasi BEBAN INVESTASI Rugi yang direalisasi Rugi yang belum direalisasi Penyisihan Saham Jumlah Beban Investasi PENDAPATAN BERSIh INVESTASI Jumlah Pendapatan usaha PENDAPATAN PENgElOlAAN DANA INVESTASI JhT BEBAN uSAhA Beban Manajemen Beban Operasional Beban Personil Beban Administrasi dan Umum Beban Penyusutan dan Amortisasi Beban Penyisihan Piutang Iuran Beban Penyisihan Piutang Usaha Jumlah Beban usaha BEBAN PENgElOlAAN DANA INVESTASI JhT PENDAPATAN lAIN-lAIN BEBAN lAIN-lAIN PENDAPATAN lAIN-lAIN BERSIh lABA KOTOR SEBEluM BAgIAN PESERTA BAgIAN PESERTA ATAS hASIl INVESTASI JhT lABA SEBEluM PAJAK PENghASIlAN MANFAAT/(BEBAN) PAJAK PENghASIlAN Beban pajak kini Manfaat pajak tangguhan Beban Pajak Penghasilan lABA SETElAh PAJAK hAK MINORITAS ATAS RugI (lABA) BERSIh ANAK PERuSAhAAN lABA BERSIh 2.010.489 (195.39.838.510) (2.343.729) (57.271.000) (587.092 1.660) (576.458.565) (9.743.127.413) 1.269.x.027.877.024 795.d 2.746.693 (282.351.714.481.679) (13.431) 1.537) 4.896.536.248.140.098.264.676) 513.664) (175.e 47 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.274.803.620.786.177.525 1.580.518) 564.493.349.626.042.875.449.633.747.177.976) (41.x.576.447.093.487.250) (698.x.350.351.492.368.652.000.105.959.600.045.981) 5.071.55 2x.009.997.033.756) (320.124 (4.217 453.863) (165.x.789.539 (133.532 516.660.481.722 857.482.147 1.579.754.454.354.807.628.580.562.447.983.100 (11.234.163.590.x.155.x.496.160 7.208.715.485.223) (13.329.081.349.371.033.883.961 (145.204.147.476 1.158 (5.057 2.z.254.271.155.59 2.382) (17.477) 513.271.128.839 971.672) (1.614.490.304.089.836.255.60 2.027.165 (23.105.317.218) 107.726.719.61 31 DESEMBER 2009 KONSOlIDASI 31 DESEMBER 2008 AuDITED DISAJIKAN KEMBAlI 976.029) 11.60 2.069.941) (134.y.218.908.091 8.383.403 2.983 (6.772.600) (1.883.262.827.58 2.487.288 926.124.689.668) (6.242.139.295.697 (12.244.161) 1.547.223.095.093.488) 16.629.587) (1.859.104.x.593) (108.099.335.700) 149.315) (624.000) (551.845.494.707 9.165) 16.129 5.207.873.199.722) (103.971) (1.898 117.570 (298.y. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 207 .324.830.103.090.966.557.399.234.786.090.079.492.158.456) (18.498.847 625.570) (677.262.59 2x.584.663.395) (1.618.598.132. 63 2x.919.618.237.404.804.113 512.912.837.59 2.916.804.40c 2.057.879 (292.304.301.088.230.665.785) (1.449) (811.024 2.742 6.723.39.109) (108.883.61 2.765.041.z.697 6.725.106.966.116.217.572.514 118.000) (665.965 (12.616.736.660.

Program Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) memenuhi persyaratan sebagai EBK yang harus dikonsilidasi sesuai dengan ISAK 7. obligasi. kecuali untuk penyertaan tertentu yang disajikan berdasarkan metode ekuitas serta investasi pada saham. kecuali jika dinyatakan secara khusus. Kecuali Dinyatakan Lain) IKhTISAR KEBIJAKAN AKuNTANSI TERPENTINg Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Semua angka-angka dalam Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian ini disajikan dalam satuan Rupiah. Pada tanggal neraca. a. Pada tanggal 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 kurs tengah per 1 dolar Amerika (USD) adalahRp9. Penjabaran mata uang asing Pembukuan Perusahaan. Proporsi bagian pemilikan pemegang saham minoritas atas ekuitas dan laba atau rugi bersih dari anak perusahaan yang dikonsolidasi disajikan masing-masing dalam akun “Hak minoritas atas aset bersih anak perusahaan yang dikonsolidasi” pada neraca konsolidasian dan “Hak minoritas atas laba (rugi) bersih anak perusahaan yang dikonsolidasi” pada laporan laba rugi konsolidasian. d. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing diakui pada laporan laba rugi konsolidasian tahun berjalan. Prinsip-prinsip konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian mencakup akun-akun Perusahaan dan Anak Perusahaan dimana Perusahaan mempunyai pemilikan hak suara lebih dari 50%. investasi dan pendanaan. baik langsung maupun tidak langsung dan entitas bertujuan khusus (EBK) yang berada dalam pengendalian Perusahaan sesuai dengan ISAK 7 Interpretasi atas paragraf 5 dan 19 PSAK 4 tentang Konsolidasi Entitas Bertujuan Khusus. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dan menyajikan perubahan dalam kas dan setara kas dari aktivitas operasi. anak perusahaan dan entitas bertujuan khusus diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi dalam mata uang selain Rupiah dibukukan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal transaksi. Investasi pada instrumen pasar uang dan pasar modal 1) Investasi dalam deposito berjangka dan deposito on call disajikan sebesar nilai nominalnya. dan reksadana yang termasuk dalam kelompok diperdagangkan dan tersedia untuk dijual.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). 208 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Untuk tujuan penyusunan laporan arus kas konsolidasian.950. dan tidak digunakan sebagai jaminan diklasifikasikan sebagai setara kas.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. tidak dibatasi penggunaannya. aset dan kewajiban moneter dalam mata uang selain Rupiah dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut. Seluruh saldo dan transaksi signifikan termasuk keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi atas transaksi antar perusahaan dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha Perusahaan dan anak perusahaan sebagai satu kesatuan usaha. Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi terpenting yang diterapkan Perusahaan dan anak perusahaan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. deposito berjangka dan deposito lainnya dengan jangka waktu tiga bulan atau kurang pada tanggal pelaporan. 2) Investasi pada reksadana dinyatakan sebesar nilai wajarnya.400 dan Rp10. Keuntungan atau kerugian yang terjadi akibat kenaikan atau penurunan nilai wajar diakui pada periode berjalan. b. Investasi dalam kelompok ini disajikan sebesar nilai pasarnya. c. Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep biaya perolehan.

Investasi properti tanah tidak disusutkan. investasi dalam efek ekuitas dan efek utang yang termasuk dalam kelompok diperdagangkan dan tersedia untuk dijual. dicatat dengan menggunakan metode tidak langsung. 2) Penyertaan langsung pada perusahaan lain dengan persentase kepemilikan 20% atau lebih tetapi kurang dari 50% dan Perusahaan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap operasi dan kebijakan keuangan perusahaan asosiasi dicatat dengan metode ekuitas.” e. Kecuali Dinyatakan Lain) 3) Investasi dalam efek ekuitas dan efek utang yang termasuk dalam kelompok diperdagangkan dan tersedia untuk dijual disajikan sebesar nilai pasarnya. Sejak tahun buku 2007. Penghasilan diakui apabila perusahaan lain tersebut (investee) mendistribusikan laba bersih dalam bentuk dividen kas (kecuali dividen saham) yang berasal dari laba setelah tanggal perolehan. Dividen yang diterima dicatat sebagai pengurang atas nilai penyertaan. Investasi dalam properti tanah disajikan sebesar biaya perolehannya.Dana Non JHT”. karena Manajemen Perusahaan berniat untuk memperpanjang haknya apabila periode haknya telah berakhir. 4) Investasi dalam efek utang yang dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai nominal setelah ditambah atau dikurangi dengan saldo premi atau diskonto yang belum diamortisasi.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). Nilai penyertaan dinyatakan sebesar biaya perolehannya ditambah atau dikurangi bagian atas laba atau rugi bersih perusahaan lain tersebut sejak tanggal perolehan. f.Dana JHT”. Diskonto atau premi yang timbul pada saat pembelian. Properti bangunan disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus sebesar porsentase tetap 5% per tahun dari harga perolehannya. 5) “Harga pokok penjualan investasi dalam efek yang diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo digunakan metode masuk pertama keluar pertama (First In First Out/FIFO) sedangkan harga pokok penjualan investasi dalam efek yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia untuk dijual dan diperdagangkan digunakan metode harga rata-rata tertimbang bergerak (moving weighted average method). Laba atau rugi yang belum direalisasi akibat adanya perbedaan antara nilai pasar dan biaya perolehan efek ekuitas dan efek utang yang termasuk dalam kelompok diperdagangkan diakui sebagai penghasilan atau beban pada tahun berjalan. Dengan metode ini investasi dicatat sebesar biaya perolehannya. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 209 . Laba atau rugi yang belum direalisasi atas efek ekuitas dan efek utang dana JHT yang termasuk dalam kelompok tersedia untuk dijual disajikan sebagai komponen kewajiban kepada peserta pada akun “Selisih Penilaian Efek . dinyatakan berdasarkan metode biaya (cost method). Diskonto atau premi yang diamortisasi tersebut dicatat sebagai beban atau penghasilan bunga. diamortisasi selama periode dari saat pembelian sampai dengan saat jatuh temponya sehingga hasil yang konstan diperoleh dari investasi tersebut. maka nilai tercatat investasi dinyatakan sebesar nol dan kelebihannya dibukukan sebagai “Rugi Anak Perusahaan Ditanggung Perusahaan Induk”. Investasi properti 1) Investasi properti Investasi properti adalah penanaman dana investasi Perusahaan pada tanah atau bangunan yang tidak digunakan untuk kegiatan operasional dan ditujukan untuk menghasilkan pendapatan investasi. Investasi penyertaan langsung 1) Penyertaan langsung pada perusahaan lain dalam bentuk saham berhak suara yang pemilikannya kurang dari 20% dan Perusahaan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kebijakan usaha dan keuangan perusahaan lain tersebut. Dengan metode ini pencatatan dan penyajian harga perolehan efek (acquisition cost) dan penyesuaian nilai wajar (adjusted cost) dilakukan secara terpisah. Apabila bagian Perusahaan atas kerugian dalam perusahaan lain tersebut telah melebihi bagian kepemilikannya.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. Investasi dalam properti bangunan disajikan sebesar harga perolehannya dikurangi dengan akumulasi penyusutannya. Laba atau rugi yang belum direalisasi akibat adanya perbedaan antara nilai pasar dengan biaya perolehan efek ekuitas dan efek utang dana non JHT yang termasuk dalam kelompok tersedia untuk dijual disajikan terpisah sebagai komponen ekuitas pada akun “Selisih Penilaian Efek .

Piutang iuran 1) Piutang iuran adalah iuran non JHT yang belum diterima pelunasannya sampai dengan tanggal neraca. seperti pemasangan gondola dan fasilitas keamanan gedung. setiap akhir bulan dibentuk penyisihan yang besarnya sejumlah piutang iuran yang diklasifikasikan kurang lancar dan macet. yaitu tunggakan iuran dari perusahaan aktif dengan umur piutang di atas 6 bulan dan/atau tunggakan iuran dari perusahaan non aktif (pailit. Beban ini diamortisir selama periode sewanya masingmasing dan disajikan terpisah dalam akun investasi properti. kurang lancar. Kurang lancar. 2) Penyisihan kerugian pinjaman diberikan ditentukan berdasarkan adanya bukti obyektif penurunan nilai telah terjadi sesuai PSAK 55. atau tidak ada kegiatan usahanya lagi). 2) Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor: KEP/20/022002 tanggal 21 Februari 2002. Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor: KEP/246/122006 tentang Pedoman Akuntansi Jamsostek (PAJASTEK). 210 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . h. 3) Aset lain properti Aset Lain Properti merupakan beban yang dikeluarkan dan dikapitalisasi untuk keperluan operasionalisasi properti investasi. g. yaitu tunggakan iuran dari perusahaan aktif dengan umur piutang sampai dengan 3 bulan. yaitu kategori untuk pinjaman diberikan yang pembayarannya terjadi keterlambatan diatas 6 (enam) bulan sampai dengan 9 (sembilan) bulan. executing maupun langsung. Piutang iuran yang diakru dan dicatat dalam laporan keuangan adalah piutang iuran yang memenuhi persyaratan pengakuan sebagai aset.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). tidak ditemukan alamatnya. Dalam hal bukti obyektif tidak terpenuhi. yaitu kategori untuk pinjaman diberikan yang tepat waktu pembayarannya atau terjadi keterlambatan sampai dengan 6 (enam) bulan. Tanggal pelunasan piutang iuran untuk suatu bulan iuran tertentu adalah tanggal 15 bulan berikutnya. yaitu memiliki tingkat keterjadian pasti dan dapat diukur secara andal. Terhadap kemungkinan tidak tertagihnya piutang iuran. Pinjaman yang diberikan 1) Pinjaman yang diberikan merupakan tagihan kepada peserta yang timbul akibat pemberian pinjaman program DPKP secara bergulir kepada pihak-pihak yang ditentukan baik secara channeling. Piutang iuran yang tidak memenuhi persyaratan tersebut tidak lagi dilaporkan dalam laporan keuangan pokok tetapi disajikan terpisah dalam catatan atas laporan keuangan sebagai aset kontijensi. perlakuan akuntansi untuk piutang iuran pada tahun buku 2007 mengalami perubahan.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. Aset lain properti diamortisasi selama jangka waktu 4 (empat) tahun terhitung sejak aset lain properti diserahkan dan dimiliki. Penentuan umur piutang iuran untuk keperluan klasifikasi di atas dilakukan secara akumulatif dan ditentukan secara agregat sampai dengan umur tunggakan iuran terlama (tidak dilakukan pemecahan). piutang iuran diklasifikasikan sebagai berikut: lancar. dan macet. Kecuali Dinyatakan Lain) 2) Aset properti Aset properti merupakan beban yang ditangguhkan atas pengeluaran untuk pembuatan dan pemasangan vertical blind pada Gedung Menara Jamsostek yang disewakan. yaitu tunggakan iuran dari perusahaan aktif dengan umur piutang di atas 3 bulan sampai dengan 6 bulan. besarnya penyisihan pinjaman ditetapkan berdasarkan keputusan direksi Nomor: 320/KEP/122004. dengan klasifikasikan sebagai berikut: Lancar. bubar.

Semua SKP yang diperoleh pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan pada tanggal perolehan. Piutang usaha diragukan yaitu piutang yang berumur diatas 24 sampai dengan 36 bulan disisihkan sebesar 50%. SKP dinyatakan sebesar biaya perolehannya setelah dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Pada model biaya. 3) Pengakuan dan pengukuran pinjaman diberikan adalah sebagai berikut: Pinjaman diberikan kategori lancar diakui seluruhnya (100%) dan tidak dilakukan penyisihan. dan sarana kesejahteraan peserta lainnya. Piutang usaha kurang lancar yaitu piutang yang berumur diatas 12 sampai dengan 24 bulan disisihkan sebesar 25%. Sarana Kesejahteraan Peserta (SKP) Sarana Kesejahteraan Peserta (SKP) merupakan Dana DPKP yang dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteran peserta jamsostek melalui pemberian sarana rusunawa. Pinjaman diberikan kategori ragu-ragu diakui seluruhnya dan dilakukan penyisihan sebesar 50 (lima puluh) persen Pinjaman diberikan kategori macet diakui seluruhnya dan dilakukan penyisihan sebesar 100 (seratus) persen. Perlengkapan alat tulis kantor Pencatatan persediaan perlengkapan alat tulis kantor dilaksanakan dengan menggunakan metode periodik sedangkan pengukurannya dilakukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang sesuai dengan Keputusan Direksi Nomor: KEP/265/122003 tanggal 31 Desember 2003 tentang Pedoman Verifikasi Laporan Keuangan Kantor Daerah PT JAMSOSTEK (Persero) yang disempurnakan melalui Keputusan Direksi Nomor KEP/377/122008 tentang Pedoman Verifikasi Laporan Keuangan Kantor Daerah PT. SKP terdiri dari tanah. i. dan disajikan dalam laporan konsolidasi secara terpisah setelah kelompok aset lancar. Kecuali Dinyatakan Lain) Ragu-ragu. Piutang usaha macet yaitu piutang yang berumur diatas 36 bulan disisihkan sebesar 100%. yaitu kategori untuk pinjaman diberikan yang pembayarannya terjadi keterlambatan diatas 12 (dua belas) bulan.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). jika ada. bangunan dan peralatan. Piutang usaha Piutang usaha anak perusahaan disajikan dalam jumlah bersihnya yaitu setelah dikurangi dengan penyisihan piutang tak tertagih. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 211 . k.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. Macet. Perusahaan memilih untuk menggunakan model biaya untuk pengukuran asetnya. Jamsostek (Persero). Sejak tanggal 1 Januari 2008. sarana pelayananan kesehatan. Umur pinjaman diberikan dihitung secara akumulatif dan tidak dilakukan pemecahan. Perusahaan telah mengadopsi PSAK 16 (revisi 2007) tentang Aset Tetap. yaitu kategori untuk pinjaman diberikan yang pembayarannya terjadi keterlambatan diatas 9 (sembilan) bulan sampai dengan 12 (dua belas) bulan. Pinjaman diberikan kategori kurang lancar diakui seluruhnya dan dilakukan penyisihan sebesar 25 (dua puluh lima) persen. Kebijakan penyisihan piutang usaha ditetapkan sebagai berikut: Piutang usaha lancar yaitu yang berumur sampai dengan 12 bulan tidak disisihkan. j.

aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehannya setelah dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. ditetapkan beberapa perubahan kebijakan akuntansi atas aset tetap sebagai penerapan PSAK 16 (Revisi 2007). Nilai sisa. telah disusutkan dengan metoda garis lurus dengan taksiran manfaat bangunan sebesar 5 persen per tahun dan peralatan sebesar 25 persen per tahun. Aset tetap Sejak tanggal 1 Januari 2008. Pada model biaya. 47. telah disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap. 212 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Biaya-biaya tertentu sehubungan dengan perolehan atau perpanjangan hak pemilikan tanah. yang ditentukan sebagai nilai tertinggi antara harga jual neto dan nilai pakai. jika ada. ditangguhkan dan diamortisasi sepanjang periode hak atas tanah atau umur ekonomis tanah. Sesuai Keputusan Direksi Nomor: KEP/41/012009 tanggal 29 Januari 2009 tentang Perubahan atas Lampiran Keputusan Direksi Nomor: KEP/240/122006. perolehan tanah setelah tanggal 1 Januari 1999 dinyatakan berdasarkan biaya perolehannya dan tidak diamortisasi. Bila nilai tercatat suatu aset melebihi taksiran jumlah yang dapat diperoleh kembali maka nilai tersebut diturunkan ke jumlah yang dapat diperoleh kembali tersebut. diakui dalam laporan laba rugi pada periode terjadinya. Semua aset tetap yang diperoleh pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan pada tanggal perolehan. Penurunan nilai aset tersebut diakui sebagai kerugian penurunan nilai aset dan dibebankan sebagai kerugian periode berjalan. Perusahaan memilih untuk menggunakan model biaya untuk pengukuran aset tetapnya. Dampak dari revisi tersebut. “Akuntansi Tanah”. kecuali tanah.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). dan metode penyusutan atas aset tetap dievaluasi dan disesuaikan setiap tanggal neraca. jika ada.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. Aset tetap. Biaya perolehan aset tetap meliputi harga perolehan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan sesuai dengan keinginan dan maksud manajemen. yaitu meliputi sebagai berikut: Jenis aset tetap Bangunan Renovasi bagian dalam Renovasi bagian luar/keseluruhan Kendaraan Peralatan kantor Peralatan komputer Peralatan lainnya Nilai sisa aset tetap ditetapkan sebagai berikut: Kendaraan sedan Kendaraan non sedan Motor Aset selain kendaraan Rp1. taksiran masa manfaat. l. Kecuali Dinyatakan Lain) SKP. kecuali tanah.25 % 20 % 10 % Taksiran masa manfaat 5% 25% Tergantung hasil appraisal 20% 25% 25% 25% Sesuai dengan PSAK No. Perusahaan telah mengadopsi PSAK 16 (revisi 2007) tentang Aset Tetap. mana yang lebih pendek.

Bagian peserta atas hasil investasi JHT merupakan hak peserta atas hasil bersih investasi dana JHT tahun berjalan. Pada sewa pembiayaan. nilai bukunya disajikan sebagai aset lain-lain dan tidak disusutkan. Besarnya hak peserta atas hasil investasi JHT ditentukan dengan menggunakan formula sebagai berikut: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 213 . Pada akhir perjanjian sewa pembiayaan. Amortisasi dihitung dengan metode garis lurus sejak bulan perolehan sebesar 25% per tahun. utang JhT dan bagian peserta atas hasil investasi JhT Penerimaan Iuran JHT dari perusahaan peserta Jamsostek diperlakukan sebagai penambah utang JHT sedangkan pembayarannya diperlakukan sebagai pengurang utang JHT. p. Sedangkan sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi. maka nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari laporan keuangan dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkannya diakui dalam laporan laba rugi tahun berjalan. Sewa Sejak tanggal 1 Januari 2008. Utang jaminan Merupakan utang yang timbul atas pengajuan jaminan Non JHT yang sudah ditetapkan namun belum dibayarkan.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. atau kinerja dikapitalisasi dan disusutkan sesuai dengan masa manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). pada awal masa sewa. pembayaran sewa dalam sewa operasi (tidak termasuk biaya jasa seperti biaya asuransi dan pemeliharaan) diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa. perusahaan telah mengadopsi PSAK 30 (revisi 2007) tentang Sewa. Dalam sewa operasi. kualitas produksi. Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat suatu aset atau yang memberikan manfaat ekonomis yang berupa peningkatan kapasitas. Kecuali Dinyatakan Lain) Biaya pemeliharaan dan perbaikan diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Apabila aset tetap dijual. Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang merupakan pelunasan kewajiban. Bagian peserta ini bukan merupakan beban atau pendapatan melainkan merupakan alokasi hasil investasi kepada peserta. o. jumlah ini akan dipindahkan ke Utang Jaminan. Perusahaan mengakui aset sewaan dan kewajiban sewa (bersih setelah beban bunga) di neraca sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum. seluruh aset sewaan dipindahkan dan diadministrasikan ke aset tetap belanja modal sesuai pengelompokkannya. Setelah ditetapkan. jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. Aset tidak berwujud Aset tidak berwujud dinyatakan sebesar nilai bukunya. Aset dalam konstruksi Aset dalam konstruksi dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Beban keuangan diakui dalam laporan laba rugi dengan basis yang mencerminkan suatu tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo kewajiban sewa. Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara substansial seluruh resiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. n. utang jaminan Utang jaminan diestimasi Merupakan klaim program non JHT yang belum disetujui atau belum ditetapkan. m. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap atau properti investasi yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan. Aset tetap yang tidak digunakan lagi dalam usaha.

utang JhT jatuh tempo Utang JHT jatuh tempo adalah seluruh iuran JHT beserta hasil pengembangannya yang harus dibayarkan kepada peserta yang akan mencapai usia 55 tahun dalam jangka waktu satu tahun ke depan sejak tanggal neraca. KEP/289/112004 tentang Sistem dan Prosedur Pelayanan Terpadu Program Jamsostek yang telah diperbaharui dengan Keputusan Direksi No: KEP/77/032008 dan Sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.1101/MK. Kecuali Dinyatakan Lain) On-line Ht Sa n In Jhn Ti Hs Hi Ht Hs Hi : : : : : : : : : : : Total Hasil Pengembangan Saldo JHT Tahun 2009 Saldo Awal Tahun 2009 Bulan Iuran Iuran Yang Diterima Pada Bulan ke-n Tahun 2009 Jumlah Hari dalam Bulan Iuran Tanggal Iuran Diterima Hasil Pengembangan Saldo Awal Hasil Pengembangan Iuran Hs + Hi {Sa x 9.17/1994 tanggal 21 Juli 1994. 5) Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2004 tentang Pengelolaan dan Investasi Dana Program Jamsostek. JK. pembentukan besarnya cadangan JKK dan JK untuk pertanggungan dengan jangka waktu paling lama satu tahun adalah sebesar 40% dari penerimaan iuran JKK dan JK tahun berjalan. maka sisa tersebut menjadi dana pengembangan JHT yang diklasifikasikan dalam kelompok kewajiban kepada peserta. dan JPK adalah sebesar 0. Iuran belum rinci Berdasarkan Keputusan Direksi No. s. Berdasarkan Keputusan Direksi Perusahaan Nomor: KEP/363/122009 tanggal 16 Desember 2009. 4) Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor: KEP/49/022006 tanggal 28 Pebruari 2006. 214 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Pembayaran Iuran. q.0% x (1/12)] x [(Jhn-Ti/Jhn) + (12-n)]} ∑ n=1 Bagian peserta berdasarkan rumus di atas akan menambah saldo utang JHT.5% dari penerimaan iuran tahun berjalan dan diakumulatifkan pada cadangan katastrofa. Cadangan teknis 1) Cadangan Teknis untuk JKK dan JK dibentuk berdasarkan perhitungan aktuaria dengan metode prospektif. Apabila hasil investasi JHT setelah dialokasikan kepada peserta masih terdapat sisa.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). 2) Pembentukan cadangan teknis JPK dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2004. Penerimaan iuran dimaksud akan dicatat pada akun “Iuran Belum Rinci” pada kelompok kewajiban kepada peserta. r. sesuai surat persetujuan Menteri Keuangan Nomor: S.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. Pembayaran Santunan dan Pelayanan Jaminan Sosial Tenaga Kerja bahwa penerimaan iuran dari perusahaan yang belum didukung dengan data upah tidak dapat diakui sebagai pendapatan iuran atau penambah utang JHT.0%} n=12 {[ln x 9. besarnya pemberian hasil pengembangan dana untuk saldo awal JHT tahun 2009 dan penerimaan iuran JHT tahun 2009 adalah 9 %. 3) Cadangan teknis katastrofa merupakan cadangan yang dibentuk untuk mengantisipasi banyaknya klaim yang muncul karena terjadinya bencana alam. PER-12/MEN/VI/2007 tentang Petunjuk Teknis Pendaftaran Kepesertaan. yaitu sebesar 10% dari penerimaan iuran JPK tahun berjalan dan tidak bersifat akumulatif. beban cadangan katastrofa JKK.

Jumlah yang diakui sebagai kewajiban imbalan pasti di neraca merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasti disesuaikan dengan keuntungan dan kerugian aktuarial yang belum diakui dan biaya jasa lalu yang belum diakui. proporsi alokasi biaya usaha untuk pelaporan segmen usaha JHT dan non JHT dilakukan dengan menggunakan pendekatan rata-rata dana investasi Perusahaan. Beban yang ditangguhkan Beban yang ditangguhkan adalah biaya yang telah dikeluarkan tetapi belum diakui sebagai beban pada periode terjadinya dan memiliki masa manfaat tertentu. Perusahaan juga menyelenggarakan program iuran pasti untuk tunjangan hari tua (THT) dimana kontribusi karyawan dan Perusahaan ditetapkan masing-masing sebesar 4% dari gaji pokok per bulan.13/2003. Kecuali Dinyatakan Lain) t.Estimasi yang andal dapat dibuat atas jumlah kewajiban tersebut. Pengakuan pendapatan dan beban Perusahaan dan Anak Perusahaan mengakui dan mencatat pendapatan dan beban dengan basis akrual. Jumlah kontribusi terdiri dari kontribusi karyawan sebesar 5% dari gaji pokok per bulan dan kontribusi Perusahaan yang besarnya ditentukan berdasarkan perhitungan aktuaria. x. . kewajiban kontinjensi.Besar kemungkinan (probable) penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya. dan sebaliknya akan diakui sebagai beban dengan metode garis lurus selama periode rata-rata sampai imbalan tersebut menjadi vested.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. Akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial bersih yang belum diakui yang melebihi 10% dari nilai kini kewajiban imbalan pasti diakui dengan metode garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja yang diperkirakan dari para pekerja dalam program tersebut. kewajiban kontinjensi. v. u. Kewajiban diestimasi. Perusahaan menyelenggarakan program dana pensiun dan purna jasa manfaat pasti. w. yaitu dengan rumus sebagai berikut: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 215 . . Kewajiban imbalan kerja Perusahaan dan Anak Perusahaan membukukan imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No.Perusahaan dan Anak Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu. dan aset kontinjensi diakui dan diukur serta informasi yang memadai diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. Alokasi beban usaha dalam pelaporan segmen JhT dan Non JhT Sesuai dengan Keputusan Direksi Nomor: KEP/80/032005. Kewajiban diestimasi diakui apabila ketiga kondisi berikut dipenuhi: . Perhitungan imbalan pasca kerja menggunakan metode Projected Unit Credit.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). Perubahan DPKP tahun berjalan disajikan secara terpisah dalam laporan kinerja program DPKP. Perusahaan mengakui dan mencatatnya berdasarkan basis kas. Biaya jasa lalu dibebankan langsung apabila imbalan tersebut menjadi hak atau vested. y. Pos DPKP disajikan dalam laporan konsolidasi dalam kelompok kewajiban dan terdiri dari DPKP untuk operasional dan DPKP telah Disalurkan. Beban ini diamortisasikan sejak bulan perolehan selama taksiran masa manfaatnya. Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) DPKP adalah dana yang dihimpun dan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja program jamsostek dan atau keluarganya yang diprioritaskan bagi yang kurang mampu dan membantu badan/unit usaha yang mempunyai keterkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan peserta program jamsostek terutama bagi badan/unit usaha sekala kecil. dan aset kontinjensi Kewajiban diestimasi. Khusus untuk denda atas keterlambatan pembayaran iuran.

sedangkan tarif pajak yang digunakan untuk penghitungan pajak tangguhan adalah tarif pajak yang secara substansial berlaku mulai 1 Januari 2010. Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima atau. proporsi alokasi beban usaha untuk tahun 2009 adalah 88% untuk segmen usaha JHT dan 12% untuk non JHT. Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal neraca. sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang. Perpajakan Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. 216 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . aa. Kewajiban pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan. yaitu 25%.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). z. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi tahun berjalan. Kecuali Dinyatakan Lain) Program JHT Non JHT Proporsi JHT = (C/(C+F)) X 100% Proporsi Non JHT = (F/(C+F)) X 100% Saldo Awal Investasi A D Saldo Akhir Investasi B E Rata-rata Dana Investasi C = (A+B)/2 F =(D+E)/2 Berdasarkan rumus di atas. Hasil yang sebenarnya dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi tersebut. Tarif pajak yang berlaku saat ini yang digunakan untuk penghitungan pajak kini adalah maksimum 28%. Penggunaan estimasi Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan manajemen untuk membuat berbagai estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. jika mengajukan keberatan. Aset dan kewajiban pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan kewajiban menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan kewajiban.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah diterima.

896.378 727.507.710.507.780 8.985.371.108.393 50.268.108.698.068 190.491 61.068.745.181.042.402.491 dan Rp.459.300 33.902.278 2.806.000.248.007.326.096.072.387.612. 64.958.Dana JHT Bank Investasi .ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.381 1.271.345.690 85.265.958.709.190.830.432. Kecuali Dinyatakan Lain) PENJElASAN POS-POS NERACA Neraca Konsolidasi PT.469.212.805 66.942.278.555. Jamsostek (Persero) dalam bentuk giro yang ditujukan untuk tujuan investasi per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 yang terdiri dari: 31 Desember 2009 (Rp) Bank Investasi .249.489 665.840.359 31.563.991.434 4.224.559 32.798.343.183 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 217 .765 230. DPKP Aset Tetap Aset Pajak Tangguhan Aset Lain Lain Jumlah II Pasiva 7 8 9 Kewajiban Kepada Peserta Kewajiban Lancar Kewajiban Imbalan Pasca Kerja 61.018 31 Desember 2008 (Rp) 65.532 1.756 259. Jamsostek ( Persero).249 84.343.684.Dana Non JHT Jumlah Bank Investasi 7.055.320 225.507.808.175.238 488.072.919.690.273.309.076.978 64. 84.563.563.698.109.999.120 31 Desember 2009 (Rp) I Aset 1 2 3 4 5 6 Investasi Aset Lancar Sarana Kesejahteraan Peserta (SKP) Prog. Anak Perusahaan dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) pada tanggal 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 ditutup dengan penjumlahan masing-masing bersaldo sebesar Rp.547 803.491 78.688 109.848 333.480.271.120 80.248.141.120 31 Desember 2008 (Rp) 10 Kewajiban Lainnya 11 Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) 12 Hak Minoritas 13 Ekuitas Jumlah I ASET Investasi Jumlah investasi per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dapat dirinci sebagai berikut: Bank Investasi Akun tersebut merupakan saldo kas PT.349 991.297 64.127 2.976.408 525.271.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).704.798.343.704.002.162 281.049.186.248.164 2.283.547.952.833.704.662.080 84.438.650.

000.000 (21.754 672. dengan tingkat bunga rata .000.941.000 20.000 302.Overnight Dana JHT .000) 31 Desember 2008 (Rp) 218 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .148.266.927.57 % yang terdiri dari: 31 Desember 2009 (Rp) .000 20.000.720.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).309 31.000 27.206.141.000 1.000 31 Desember 2008 (Rp) Instrumen Pasar Uang Lainnya (Commercial Paper) 31 Desember 2009 (Rp) CP .000 27.122.000 18. Kecuali Dinyatakan Lain) Deposit On Call (DOC) Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.323 226.141.JhT .220.847.000.rata sebesar 6.000.941.000.626.188.188.724.Deposito .986 528.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.Dana Non JHT Jumlah Deposito On Call .415.000 26.695.847.000.517 242.DOC .000.Nominal .Dana JHT .000.600.922.141.000.000 100.DOC .272.000 430.Overnight Dana Non JHT Jumlah Deposito On Call DOC Total 0 100.000 30.190.Cad. Penyisihan CP JHT Jumlah 21.626.DOC . Jamsostek (Persero) dalam bentuk Deposit On Call yang jangka waktunya kurang dari satu bulan.415. Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dalam bentuk deposito berjangka pada Bank Pemerintah dan Bank Swasta dengan tingkat bunga rata-rata 7.DOC .893.893.419.672.Dana Non JHT Jumlah Anak Perusahaan Jumlah 24.Deposito .000.67 % per tahun dengan rincian sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) Deposito Berjangka Dikelola Perusahaan .600.000 2.148.318.271 31 Desember 2008 (Rp) 4.Dana JHT .271 100.621.309 Deposito Berjangka Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.600.941.790.

695 28.Diperdagangkan .279.299) 21.401.220.799.704.500 44.145.312.500.Saldo diskonto yang belum diamortisasi Nilai tercatat obligasi diterbitkan pemerintah dimiliki hingga jatuh tempo Diterbitkan oleh korporasi Ditambah (dikurangi): .083.000.161.088.317. Kecuali Dinyatakan Lain) Saham Merupakan penanaman dana JHT dan Non JHT Perusahaan dalam saham dengan klasifikasi sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) Dana .000 1.311.051 14.387.851 34.000.500 2.899.022.381.699.200 4.726.891.511 1.768.JhT .500.000 (33. Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dalam bentuk obligasi yang dikelompokan dalam diperdagangkan.561.386. Jamsostek (Persero) Dana JhT Diperdagangkan Diterbitkan oleh pemerintah Diterbitkan oleh korporasi Dikurangi: Cadangan Penyisihan kerugian Jumlah diperdagangkan Tersedia untuk dijual Diterbitkan oleh pemerintah Diterbitkan oleh korporasi Dikurangi: Cadangan Penyisihan kerugian Jumlah tersedia untuk dijual Dimiliki hingga jatuh tempo Diterbitkan oleh pemerintah Ditambah (dikurangi): .674.812.Tersedia Untuk Dijual Jumlah Dana .000.161.000 34.314) 19.Saldo premium yang belum diamortisasi .719.683.911.559.Saham Diperdagangkan .895.046.077.849.823.Tersedia Untuk Dijual Jumlah 0 9.656.190.051 4.000) 3.365 (9.420 29.724.677.840.024.710.578.929.200.222.000 (33.674.000 43.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.921.511.951.000 319.251.845.223.387.170.200 9.685 31 Desember 2008 (Rp) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 219 .Saldo diskonto yang belum diamortisasi Nilai tercatat obligasi diterbitkan korporasi dimiliki hingga jatuh tempo Jumlah nilai tercatat obligasi dimiliki hingga jatuh Tempo Jumlah investasi dalam obligasi .008.027.431 7.500 364.866.945.428.000 3.730 (833.578.350 3.443.270 540.117.842.Non JhT .500 5.369.251 31 Desember 2008 (Rp) 0 5.467.270 1.720 1.000.025.897.125.731.921.117.220.185.000.656.398.000) 1.768.856.500.823.505.664.990.381.962.160 21.806.500.287 (12.080.606.127.381.527 (566.000.311.459.213 4.363.720 19.000 378.850.000.044.697.129.805) 4.482 23.895.048.Saldo premium yang belum diamortisasi .806.699.046.361.105.212.736.160 1.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).710.707.dana JHT 1.406.307.850 Obligasi Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.350 8.945) 7.098.123.600.000 3. tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo dengan rincian sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) PT.

Saldo premium yang belum diamortisasi .000 49.000 168.853. Jamsostek (Persero) Anak Perusahaan Obligasi tersedia untuk dijual Jumlah Investasi Obligasi 5.716.125.183.574 Medium Term Notes ( MTN ) Merupakan penanaman dana Perusahaan dalam surat utang jangka menengah (Medium Term Notes/ MTN) sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) Dana . Jamsostek (Persero) Dana Non JhT Diperdagangkan Diterbitkan oleh pemerintah Diterbitkan oleh korporasi Jumlah diperdagangkan Tersedia untuk dijual Diterbitkan oleh pemerintah Diterbitkan oleh korporasi Jumlah tersedia untuk dijual Dimiliki hingga jatuh tempo Diterbitkan oleh pemerintah Ditambah (dikurangi): .ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.209.000 31 Desember 2008 (Rp) 43.863.868.346.800.094 767.744.801.000.000.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).701.dana non JHT Jumlah investasi obligasi PT.Non JhT .889 1.030.000 317.800.000 29.853.436.713.772.663) 412.800.729.050.892.150.650.253.709.508.000 285.897.773.904.879.118 3.610.Fund Manager Non JHT (MTN Prima Perdasa) Dikurangi: Cadangan Penyisihan MTN Nilai Tercatat 12.346.000 272.000 (12.792.077.904.458 (65.000.989.Saldo premium yang belum diamortisasi .502.000 329.047.000.262.874 (6.100.000.000.985 (58.314.923.700.090.100.999) 834.000.831.000 65.591.000 473.000 4.669.889 29.780) 354.324.236.021.000.573.Saldo diskonto yang belum diamortisasi Nilai tercatat obligasi diterbitkan pemerintah dimiliki hingga jatuh tempo Diterbitkan oleh korporasi Ditambah (dikurangi): .694.000 35.617.324.013.607 35.000 473.750.214.500. Kecuali Dinyatakan Lain) 31 Desember 2009 (Rp) PT.900.000 62.000 4.000.000 112.740.641.000.000.070 1.221.795 357.385.448) 419.900.740.537 835.118 3.Saldo diskonto yang belum diamortisasi Nilai tercatat obligasi diterbitkan korporasi dimiliki hingga jatuh tempo Jumlah nilai tercatat obligasi dimiliki hingga jatuh Tempo Jumlah investasi dalam obligasi .000) 31 Desember 2008 (Rp) 220 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .262.975.000.305.212.607 1.500.948.000.574 5.000 103.069 (3.304.000 45.

975.110.758.148 Perbankan Pialang Perbankan Perhotelan Jalan Tol 25.605.000 14.148 200.148 31 Desember 2009 (Rp) 31 Desember 2008 (Rp) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 221 .000) (15.830.JhT Diperdagangkan Tersedia untuk Dijual Jumlah Dana .751.500.000.000.24 %) Jumlah Anak Perusahaan PT. Kecuali Dinyatakan Lain) Reksadana Merupakan penanaman dana Perusahaan dalam unit penyertaan reksadana dengan klasifikasi sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) Dana .630.497.625.148 (13.694 2.975.102.947.122.849.000.000 14.000.294 1.381.678.000 47.253.Non JhT Diperdagangkan Tersedia untuk Dijual Jumlah (0) 183.000 40. Bank Muamalat (0.000) (1.692.648 124.692. (11 %) PT.416.594 183. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dalam bentuk Penyertaan dengan rincian sebagai berikut: Bidang Usaha PT.562.416. Satria Bali Tama (5.50 %) PT.000) 26.594 3.20 %) PT.692.399 288.297.509.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).567 79.000) 32.000.226 1.644.374 2.599.352.970.494.500.068 161.148 82.000 106.000.148 25.669.069.014.000.270.000.625.352.692.094.956. Jamsostek (Persero) Penyertaan Lgs Minoritas Non JHT Bank Syariah Bukopin (9.047 1.683.596.975.692.509.148 200.270. Jatim Krida Utama Dikurangi Penurunan nilai permanen Marga Mandala Sakti Satria Balitama Jumlah Penyertaan NON JHT (13.444.438. Marga Mandala Sakti (1.692. Asrindo Arta S.000) (13.662 164.683.869.820.630.000.000 40.000 106.749.148 82.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.000 47.111.322.341.658.000.520 31 Desember 2008 (Rp) Penyertaan Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.31 %) PT.408.000 6.

646.700.850 5.000 2.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).113. Petukangan Utara.402.295.365 M2) Jumlah 222 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report 31 Desember 2008 (Rp) 138.212 74.555.740.665.964.209.321.JhT Jl.940 M2) Desa Bugel Tangerang (luas = 204.614.636) (156.875 6.646.665. Sudirman Bekasi (luas = 9.591.257.JHT Dana .234 428.370.465.254.346.700 M2) Desa Sirnasari/Cariu Jonggol (luas = 1.581 (131. Gatot Soebroto Jakarta Selatan (luas = 16.886.000 138.696.591.209.555 53.NON JHT Jumlah Tanah Bangunan Dana .691.657.000 926.797.043 212.718.NON JHT Jumlah Bangunan Aset Property Dana .904.372.607.112 11.250 M2) Desa Tambak Kabupaten Lebak Banten (luas = 540.450 1.590 6.646.918.JHT Dana .916 M2) Jl.900 74.346.741.986.NON JHT Jumlah Aset Property Nilai Perolehan Tanah dan Bangunan Akm.000.JHT Dana .077) 487.977.100 27.682) 509. Jakarta Selatan (luas = 5.580 M2) Jumlah Dana .326.205.626.180.102.886.000.104.212 74. Penyusutan Aset Properti Dana .209.640) (165. Penyusutan Bangunan Dana .555.694 11.870.691.060.792.181.326.270 12.Jend.834 428.NON JHT Jumlah Akumulasi Penyusutan Bangunan Akm.270 12.346.018 1.018 1.558) (133.083.801) (3.060.459.000.696 37.043 212.459.626. Kecuali Dinyatakan Lain) Properti Investasi Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.244.640) (8.190 M2) Jl.269.591.555.850.043 212.761.591.054.102.H.255 422.819.000 57.515.078.736 M2) Jl.810.000 926.760.322. Muhtar Raya.244.000.000 57.244.000.HR.450 1.657.104.700.810. Jamsostek (Persero) dalam bentuk properti investasi per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) Tanah Dana .290.000 2.347.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.611.773 (153.740.437) (8. Imam Bonjol Batam (luas = 3.142.255 422.043 212.370.903.212 363.920) (7.270 M2) Desa Cikahuripan Kabupaten Bogor (luas = 962.142.321.760.1 Tanah Dana .255 37.762) (7.724.000 138.555.555 53.486.718.899 138.235.083.709 9.255 .113.741.Non JhT Desa Neglasari.JHT Dana .617 9.209.694 652.087.100 27.JHT Dana .515.436.617 650.796.900 74.994.545 M2) Jl.561.575. Jaksel (luas = 30. Kec.NON JHT Jumlah Akumulasi Penyusutan Aset Properti Jumlah Total Akumulasi Penyusutan Nilai Buku Properti Investasi 1.112 11.347. Cibeunying Bandung (luas = 7.347.346.792.824 11.204) (2.254.244. Rasuna Said.212 363.347.920) (141.271 M2) Desa Kamarung Kabupaten Subang (luas = 15.964.10.257.000.087.290 M2) Desa Waringjaya dan Sinarjaya Kabupaten Pandeglang Banten (luas = 1.164.850 5.Jend.

Anak Perusahaan dan program DPKP per tanggal 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 yang terdiri dari: 31 Desember 2009 (Rp) 2.769.617 (5.834 2.978 (10.783 11.558.772.050 13.381) 2.459.082.248.812. Penyusutan Bangunan JHT .725 14.234 428.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.203) (2.696 6.183 9.434 2.066.600) 833.290.618.13 Perlengkapan dan Alat Tulis Kantor Jumlah 794.578. Penyusutan Bangunan Non JHT Nilai buku Bangunan 1.462.765.437) 271. DPKP Akumulasi Penyisihan Pinjaman Prog.555.478 5.Akm.548.178.078.530.558) (133.949 Bangunan JhT Menara Jamsostek .709.696.620.918.767 576.113. Kecuali Dinyatakan Lain) 1.911 3.108.188.764 (115.426.684.5 Pendapatan Yang Masih Harus Diterima 2.994.259) (1.498 2.611.326.266.269.653.903.670.050 16.381 1.138.667.060.614.197 (349.11 Uang Muka Pegawai 2.311.976.107.061.6 Piutang Investasi 2.434.149.601) 15.552.batam .2 Piutang Iuran Akm.017 2.683.3 Pinjaman Diberikan Prog.582.992.10.900.752.607.819.098) 234.306.600) 1.769.053. ASET lANCAR Jumlah tersebut merupakan saldo aset lancar PT.12 Beban Usaha Yang Dibayar Dimuka 2.10 Piutang Lain-lain 2.590 Aset Properti JHT Aset Lain Properti JHT 2.205.406.868.055 (10.054 6.761.326.067.902) (1.688. Penyisihan Piutang Iuran 2.372.875 6.993 2.164.647.016.Jakarta Selatan Bangunan Non JhT Graha Nagoya Mas .584 4. Penyusutan Aset Lain Properti JHT Nilai buku Aset Properti (6.448.543 50.709 (131.3 Aset Properti 8.459.613.770) 263.10.049.637) (156.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).180.436.408 2.409.916.735.799.761) 294.316.797.478.651.718.515. DPKP 2.814.4 Piutang Usaha Penyisihan Piutang Usaha 2.2 Bangunan 31 Desember 2009 (Rp) 31 Desember 2008 (Rp) 422.690.667.482 366.486.019) 2.7 Uang Muka Pajak 2.013.355.084 (245.054.800) (3.725) 12.985 265.605.125. Jamsostek (Persero). Penyusutan Aset Properti JHT Akm.265.9 Piutang Pegawai 2.694 Akm.322.644.045.841.724.097.735 9.824 (153.012.191 4.077.1 Kas dan Setara Kas 2.971.253 (104.295.719.793.368.525.824.301 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 223 .459.186.387 422.035.358 31 Desember 2008 (Rp) 535.Akm.523.986.033.356.834 428.977.

061. Penjabaran lebih lanjut atas pengukuran dan pengakuan Piutang Iuran ini terdapat dalam Surat Edaran Direksi Nomor: B / 2298/ 032007 tanggal 21 September 2007.656 26.040.000.814.2 Piutang Iuran dan Penyisihan Piutang Iuran Akun tersebut merupakan saldo piutang iuran PT.427 31 Desember 2008 (Rp) 120.256 858.107.945.382.209.088 8.100. Jamsotek (Persero) yang meliputi piutang iuran program JKK.611.727 265.214) (349.402.774.000 10.000.052) (127.038 406.213 185.482 31 Desember 2008 (Rp) 16.509 5.916.256) (245. Jamsostek (Persero) Uang Dalam Perjalanan PT.772.000.638.000.326. Kas dan Setara Kas 31 Desember 2009 (Rp) Kas PT.717. Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor: KEP/246/122006 tentang PAJASTEK.1. Jamsostek (Persero) Anak Perusahaan Program DPKP Jumlah Bank PT.419 366.588.533.647.343.000 535.045.000.997. dan JPK dari perusahaan peserta Jamsostek per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008.770) 17.061. 31 Desember 2009 (Rp) Piutang Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja Jaminan Kematian Jaminan Pelayanan Kesehatan Jumlah Akumulasi Penyisihan Piutang Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja Jaminan Kematian Jaminan Pelayanan Kesehatan Jumlah Piutang Iuran Bersih 164.664 35.613.699.000.577.171.281 212.pos tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: 2.093. Jamsostek (Persero) Penempatan Sementara Prog.561 21.275.799.592 153.726.400. DPKP DOC Dana Non Investasi Rupiah DOC Dana Non Investasi Anak Perusahaan Jumlah Kas dan Setara Kas 16.730.812.396.469. Piutang Iuran yang tidak memenuhi persyaratan tersebut disajikan dalam catatan atas laporan keuangan sebagai Aset Kontijensi.000.173.459.098) 20.007 133. yaitu memiliki tingkat keterjadian pasti dan dapat diukur secara andal.084 (111.035.000 2.275.273 50.505) (65.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.711.561. Kecuali Dinyatakan Lain) Pos .681) (87.143 1.161) (46.356 184.985 2.745 167.667.919.697.222. Jamsostek (Persero) Anak Perusahaan Program DPKP Jumlah Giro Pos PT.000. perlakuan akuntansi untuk Piutang Iuran mulai tahun buku 2007 mengalami perubahan.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).606 201.358 176.461 6.108.152.084 94.140.178.000 174.849 304.607.676.676 126.931.940.794.000 372.113.474.267. JKM.196. Piutang Iuran yang diakru dan dicatat dalam laporan keuangan adalah piutang iuran yang telah memenuhi persyaratan pengakuan sebagai aset.555.105.148.563.000.197 (156.986 Piutang iuran adalah iuran non JHT yang belum diterima pada tanggal neraca.000. 224 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .772 68.626.000 794.

651.707 699.253 (104.963.3 Pinjaman Diberikan Program DPKP 31 Desember 2009 (Rp) Pinjaman prog.255.435.478.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).731.488.557.553.666 1.4 (103.523.553.735.611 16.120 1.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.368.272.910) (651.285 2.746 917.686 Jumlah Pinjaman diberikan program DPKP per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 merupakan saldo-saldo pinjaman peserta Jamsostek atas program Pinjaman DPKP dalam upaya meningkatkan kesejahteraan peserta dengan rincian berdasarkan jenis pinjaman sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) Pinjaman Peserta Pinjaman Koperasi Tenaga Kerja Pinjaman DTMK Pinjaman Provider Pelkes Penyisihan Pinjaman Program DPKP Penyisihan Pinjaman Perumahan Penyisihan Koperasi Tenaga Kerja Penyisihan DTMK Penyisihan Provider Pelkes (92.090.409 884.306) (104.648.045.618.652 31 Desember 2008 (Rp) 234.819.866.240.014.769.935 17.274.910 2.152 15.523.687.618.043 31 Desember 2008 812.771.458.179.566 752.083.552.669.646 263.553.910) (569.745.253 31 Desember 2008 (Rp) 216.725) 243.166) (752.764 Piutang Usaha dan Penyisihan Piutang Usaha Akun tersebut merupakan saldo piutang usaha anak perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian sebagai berikut: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 225 .504.987.027.281.171 7.950) (142.762 752.525.601) 159.368.678 234.250.244 7.523.764 (115.562.078.008 3.601) 2. DPKP diberikan Penyisihan Pinjaman Prog.185.969 427.525.155.728.311.275.477.748.481) (10.553.370 601.725) 119.240.006.891.384) (115.699.478. DPKP Pinjaman Bersih 263.512.826.039 31 Desember 2009 350.712.033.735.219) (10.028.717.956 499.254.552.440 497.830 872.654 764. Kecuali Dinyatakan Lain) Sampai dengan 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 jumlah piutang iuran yang disajikan sebagai aset kontijensi dengan rincian sebagai berikut: Uraian Kantor Wilayah I Kantor Wilayah II Kantor Wilayah III Kantor Wilayah IV Kantor Wilayah V Kantor Wilayah VI Kantor Wilayah VII Kantor Wilayah VIII Jumlah 2.447.783.092.910 1.

515.654 833.683.125.548.643.215.355.847 904.719.215.600) 1. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) PT.239.767 31 Desember 2008 (Rp) - 2.215.597.633 320.454. Jamsostek (Persero). Jamsostek (Persero) PPn Masukan Bangunan Investasi Pph Pasal 28 Atas Lebih Bayar Pph Badan Anak Perusahaan Jumlah uang Muka Pajak 31 Desember 2008 (Rp) 166.868.533 378.053.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.901 466.466.482.322.595.543 19.910.485 3.049.203 576.978 (10.436.632 166.285.578.093 34.077.034.752.103.577. Jamsostek (Persero) Bunga DOC Investasi Pinjaman Bersih Bunga Deposito Dividen Saham Bunga Obligasi Sewa Properti Investasi Pendapatan Investasi Lain Anak Perusahaan Program DPKP Jumlah Pendapatan Yang Masih harus Diterima 31 Desember 2008 (Rp) 55.018.765.138.434.632 410.560.600.933.667 5.017 226 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .455 Pendapatan Yang Masih Harus Diterima Akun tersebut merupakan saldo pendapatan yang masih harus diterima PT.018.470 828. Anak Perusahaan dan EBK per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) PT.461.149.633 14.384 14.002.558.546.377.089.644.047 2.079 1. Kecuali Dinyatakan Lain) 31 Desember 2009 (Rp) Piutang usaha Penyisihan Piiutang Usaha Piutang Usaha Bersih 2.015.835 14.276.5 15.404 147.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).581.506 1.725 2.7 Uang Muka Pajak Akun tersebut merupakan pajak dibayar dimuka PT.600) 4.000 107.371 132.567.6 Piutang Investasi 31 Desember 2009 (Rp) Piutang Penjualan Saham 50.097.055 (10.378 31 Desember 2008 (Rp) 12.083 75.903 750.183.450.433.034.188.793.679.

495 2. Jamsostek (Persero) Anak Perusahaan Program DPKP Jumlah Piutang lain 2.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.013.000 9.311.595 25. Jamsostek (Persero) Nomor: KEP/163/062008 tanggal 25 September 2008.950 8.605.688.916.523.11 Beban Usaha Yang Dibayar Dimuka Akun tersebut merupakan saldo beban dibayar dimuka PT.240.950 4.10 Uang Muka Pegawai Akun tersebut merupakan saldo persekot kerja PT.495. Jamsostek (Persero). Jamsostek (Persero).067.050 2.993 Jumlah tersebut merupakan saldo piutang PT. Jamsostek (Persero) dan Program DPKP untuk keperluan dinas yang belum dipertanggungjawabkan sampai dengan tanggal laporan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian: 31 Desember 2009 (Rp) PT.353.8 Piutang Pegawai 31 Desember 2009 (Rp) Pinjaman Kendaraan 2.735 31 Desember 2008 (Rp) 2.068.100 206.849.358.777.masing sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) 2.992.550 (108.498 31 Desember 2008 (Rp) 2.600 723. 2.952.500) 5.138.786. Jamsostek (Persero) atas pemberian pinjaman kendaraan untuk pembelian kendaraan roda empat bagi karyawan pejabat struktural dan akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan.000.409.261 367. Anak Perusahan dan DPKP kepada pihak ketiga yang belum diselesaikan sampai dengan 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing .918. Anak Perusahaan dan Program DPKP yang belum direalisir sampai dengan tanggal laporan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 227 .983 292.879 2.478 PT.012.620.9 Piutang Lain-lain Akun ini merupakan saldo tagihan non operasional PT.655.050 31 Desember 2008 (Rp) 4.904.582.181.459.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).121.869. Pemberian pinjaman tersebut berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT. Jamsostek (Persero) Kantor Pusat Kantor Daerah Program DPKP Jumlah uang Muka Pegawai 8.000 174.805.299.050 20. Kecuali Dinyatakan Lain) 2.

647.756 Nilai Perolehan SKP Akumulasi Penyusutan SKP 4 Aset Tetap Akun tersebut merupakan saldo aset tetap PT.719) 33.127) 31.592.097.565 1.993 6.101 399.729.556 3.475 (20.408.048.798. Jamsostek (Persero) Beban Sewa Bangunan Kantor Dibayar Di Muka Beban Sewa Rumah Jabatan Dibayar Di Muka Beban Sewa Lain Dibayar Di Muka Beban Asuransi Barang Dibayar Di Muka Beban Lain Dibayar Di Muka Anak Perusahaan Program DPKP Jumlah Beban usaha Dibayar Dimuka 8.116 1.966.306.000 379.584 31 Desember 2008 (Rp) 8.061.381 4.368.000 13.191 2.602 192.796 3.638.988.681.516.818.708.546.127.267.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.189 11.112.850.182.896.374.072.806 4.356.054.628.633 16.975.903.12 Perlengkapan dan Alat Tulis Kantor Akun tersebut merupakan saldo Perlengkapan & ATK PT.828.975 (23.381 Sarana Kesejahteraan Peserta (SKP) Prog.875.693.263 1.366.434 1. Jamsostek (Persero).670.104.802. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008.755 544.016.154.356.904.239.662.033. Jamsostek (Persero) Barang Cetakan Meterai Alat Tulis Kantor Perlengkapan Komputer Habis Pakai Anak Perusahaan Jumlah Perlengkapan dan Alat Tulis Kantor 3 2.656.157.408 31 Desember 2008 (Rp) 2.958.420 4.278. Kecuali Dinyatakan Lain) 31 Desember 2009 (Rp) PT. 31 Desember 2009 (Rp) PT.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).867 1.698 180.748 1. Anak Perusahan dan Program DPKP per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian sebagai berikut: 228 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .650.434.959 1.230.935.542.371.028 1.111.686 283.306.226 512.150 14.527.368 4.161.709.775.371. DPKP Akun tersebut merupakan saldo SKP per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) 54.800 457.992.848 31 Desember 2008 (Rp) 54.904.

712 2.934.175) (488.000 819.235.927) (87.200 7.499.705.550 (910.587.211.104.113.000 381.307) (437.705.160 259.323.651.547 259.809 19.293 15.463.333) (768.599.476.303) (109.607) (38.004.969.869) (2.790.800. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 229 . Jamsostek (Persero) Nilai Perolehan Tanah Bangunan Kendaran Dinas Peralatan Kantor Peralatan Komputer Peralatan Lain Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Bangunan Kendaran Dinas Peralatan Kantor Peralatan Komputer Peralatan Lain Nilai Buku Aset Tetap Anak Perusahan Tanah Bangunan Kendaran Dinas Peralatan Kantor Peralatan Komputer Peralatan Lain Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Tanah Bangunan Kendaran Dinas Peralatan Kantor Peralatan Komputer Peralatan Lain Nilai Buku Aset Tetap Program DPKP Nilai Perolehan Bangunan Komputer Peralatan Lain Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Bangunan Komputer Peralatan Lain Nilai Buku Aset Tetap Nilai Buku Aset Tetap Non Sewa guna usaha Aset Tetap Dalam Konstruksi Jamsostek Aset Tetap Dalam Konstruksi Program DPKP Nilai Buku Aset Tetap Non Sewa guna usaha dan Dalam Konstruksi Total Nilai Buku Aset Tetap 31 Desember 2008 (Rp) 85.596 157.089.402) (340.860.195.142 7.952.225) (388.520.975.239.243.452) (31.653.131.057) 238.815) (49.000 117.270.239.752.799.690.243.855) (317.153.843.987.651.931.210.733 76.865.967) (117.617.500 352.795. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per dan 31 Desember 2008.200 7.872.563 527.296.645.693.967.450 579.952.437.137.000 2.743.469.536.246.146 141.388 245.312) 3.055.000) (855.498.000 2.356.239.263) (102.130.240.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).290.247 333.349 6.710.451.931.940.029.433.592.500. Kecuali Dinyatakan Lain) 31 Desember 2009 (Rp) Non Sewa guna usaha PT.561.985.700 (4.349 333.675) (340.195) (4.013 60.379.356.621.474 131.879.683.670.000 1.312.412) 2.324 118.942 Akun tersebut merupakan aktiva pajak tangguhan PT.275.453.547 5 Aset Pajak Tangguhan 991.474 138.024 7.323.754.563 527.914.769 (70.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.710.909.643.327 591.248.195.726.175.117.628.012.024 127.961 6.965.333) (4.396 78.004.024) (2.833 343.380) (141.288 297.372.324.355.105.372.553.700 (3.743 802.589) 4.124.201.776.442.236.823.813.161.884 (65.055.250) (352.951 681.154.795.045.785.270.723.040) (117.047 2.474 (739.466.622 46.927) (391.262.715.560.062.000.476.452.837) 290.248.139.396.586.275.448.748.000.800.389.105.899.012 470.872.081) (25.061 13.968 201.000 117.688.767.372.252.500 352.844) (381.216) (119.599.799.259) 4.175.362 38.447.

278.853.998.150.183 3.410. Jamsostek 6.691 7.938.7 Hutang Jaminan Hari Tua Kurang Bayar 7.898.309.976.250.341 25.158.874 70.949.926.093.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.228.249.108.3 Aset Tetap Yang Sudah Tidak Digunakan 6.000 56.048 61.278.594.411.324.134 32.567 78.996.485. Anak Perusahaan dan Program DPKP per tanggal 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 yang terdiri dari: 31 Desember 2009 (Rp) PT.055.214.1 Kas & Setara Kas Dibatasi Penggunaannya 6.713.461.692 51. 31 Desember 2009 (Rp) 7.459.584.851.162 dan Rp.706.627.123.477.5 Hutang JHT Jatuh Tempo 7.781 3.998.486 350.764.977.468.584.865 23.11 Aset Investasi Bermasalah Jumlah Anak Perusahaan Program DPKP Jumlah 6.626 19.718.693 32.418.459.396 1.525.224 4.342.785 84.341.115 365.839.903. Jamsostek (Persero).290.591.154.757.2 Aset Dalam Konstruksi Investasi 6.633.(2.064.004.515.976.806.10 Selisih Penilaian Efek 7.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). Jamsostek kepada peserta per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp.1 Hutang Jaminan 7.445.4 Aset Tidak Berwujud 6.815.368.8 Hutang Jaminan Hari Tua Belum Selesai PSJHT 7.815.648 7.833.244.517 86.819 779.500 18.669 3.168.985.385.886.147 2.3 Hutang Jaminan Diestimasi 7.368.869.509 77.007 106.283.000.510 2.966.343.728 (2. 78.424 2.195.043 31 Desember 2008 (Rp) II PASIVA 7 Kewajiban Kepada Peserta Saldo kewajiban PT.5 Beban Yang Dibayar Di Muka 6.501.158 10.846 60.932 779.773.290.642.581 4.074 5.8 Aset Sitaan 6.657.997.384 209.777.889 110.263.075.948.6 Beban Yang Ditangguhkan 6.780.9 Dana Pengembangan JHT 7.783.292) .11 Cadangan Teknis Jumlah 107.782.780.61.080 4.152.767 230 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .342.2 Iuran Belum Rinci 7.7 Piutang Pegawai 6.330.4 Hutang JHT Siap Bayar 7.150.3.641.952.095.028.292) 4.6 Hutang Jaminan Hari Tua Sesuai PSJHT 7.352 650.700 107.466.446 25.10 Piutang Lain 6.108.029.998.775.120.886.728 85.969.977.390.018.070 5.000 1.096.350.162 31 Desember 2008 (Rp) 97.250.074 dan Rp.127 3.952. Kecuali Dinyatakan Lain) 6 Aset lain lain Jumlah tersebut merupakan saldo Aset lain PT.180 5.627.084.896 17.767 dan dalam jumlah tersebut terdapat saldo selisih penilaian efek dana JHT akibat potensi laba/rugi dari kepemilikan efek kategori AFS.990.806. saldo selisih penilaian efek efek per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp.437.378.009.500 29.

342.780 1.614 19.384 97.032.1 Hutang Jaminan Hutang Jaminan terdiri dari: Jaminan yang sudah ditetapkan tetapi belum dibayarkan.702.640.229.masing sebesar Rp79.676 8.3 Hutang Jaminan Diestimasi Jumlah tersebut merupakan klaim jaminan yang belum disetujui / ditetapkan namun besarnya klaim dapat diestimasi berdasarkan jumlah pengajuan klaim yang disampaikan oleh peserta per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 yang terdiri dari: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 231 .000 601.385. Merupakan saldo hutang jaminan PT.667 114.2 Iuran Belum Rinci Jumlah tersebut merupakan penerimaan iuran perusahaan program Jamsotek. Jamsostek (Persero) per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 atas jaminan yang telah ditetapkan oleh Kantor Cabang namun belum dibayarkan kepada peserta.1.000 (1.508 Iuran Belum Rinci Program Jamsostek Iuran Belum Rinci Program Jasa Konstruksi Iuran Belum Rinci Program Luar Hubungan Kerja Iuran Belum Jelas Penyetor Selisih Rekonsiliasi DUTK Jumlah Iuran Belum Rinci 7.055.472.874 7.589 3. dimana sesuai dengan Kep /289/112004 dan PERMENAKER No.051.170.586.912 dan Rp99.990.462.965 209.432.413.019. 31 Desember 2009 (Rp) 13.830 93.472 79.853.583. program Jasa Konstruksi dan program LHK yang belum didukung dengan data upah tenaga kerja dan selisih lebih rekon DUTK .037 5.121.675 85.910.517 31 Desember 2008 (Rp) 65. Kecuali Dinyatakan Lain) Pos-pos tersebut dijelaskan sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) 7.000 97.175.335.335.333) 109.300.742.409.472 31 Desember 2008 (Rp) 12.139 70.912 107.12/MEN/VI/2007 bahwa penerimaan iuran dari perusahaan yang belum didukung dengan data upah tidak dapat diakui sebagai Pendapatan iuran.532 7.2 Jaminan sudah dibayarkan tetapi belum dicairkan Jumlah tersebut merupakan saldo per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 atas jaminan JHT dan Non JHT yang sudah dibayarkan tetapi belum dicairkan oleh peserta sampai dengan batas waktu berlakunya cek pembayaran masing .349.333.032.485.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).960.342 Jaminan Kecelakaan Kerja Jaminan Kematian Jaminan Pelayanan Kesehatan Jasa Konstruksi Sektor Informal Jumlah 7.753.802.368.532 97.1 Jaminan yang sudah ditetapkan tetapi belum dibayarkan.583.677.472.680.975 107.199.342 99.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. 31 Desember 2009 (Rp) 78.022.753.1.249.900.283.398.225 106. Jaminan sudah dibayarkan tetapi belum dicairkan 31 Desember 2008 (Rp) 107.170.

244.492 71.851.195. 31 Desember 2009 (Rp) Hutang JHT Siap Bayar 4.521.591.833.224 31 Desember 2008 (Rp) 222.603 86.437.341. 31 Desember 2009 (Rp) Hutang Jaminan Hari Tua Sesuai PSJHT Yang Sudah Selesai 60.191 77.330.706.713.6 Hutang Jaminan Hari Tua Sesuai PSJHT Jumlah tersebut merupakan penyelesaian D/PSJHT per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008.8 Hutang Jaminan Hari Tua Belum Selesai PSJHT Jumlah tersebut merupakan penerimaan iuran JHT yang belum dapat diselesaikan PSJHT nya untuk program LHK dan Perseorangan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008. Kecuali Dinyatakan Lain) Jaminan Kecelakaan Kerja Jaminan Pelayanan Kesehatan Jaminan Jasa Konstruksi Jumlah 7.183 Akun ini digunakan untuk menampung penerimaan iuran JHT yang telah selesai direkonsiliasi pasca pembayaran klaim dan sampai dengan tanggal laporan belum dibayarkan kembali kepada tenaga kerja.781 31 Desember 2008 (Rp) 7.368.372. 31 Desember 2009 (Rp) Hutang JHT Jatuh Tempo 3.214. 7.029.491.657.926.009.500 77.7 Hutang Jaminan Hari Tua Kurang Bayar 31 Desember 2009 (Rp) Hutang Jaminan Hari Tua Kurang Bayar 32.134 31 Desember 2008 (Rp) 51.154.815.869.075.949.594.027.263.004.168. 31 Desember 2009 (Rp) Hutang Jaminan Hari Tua Belum Selesai PSJHT 17.5 Hutang JHT Jatuh Tempo Akun ini merupakan penerimaan iuran JHT beserta hasil pengembangannya yang akan jatuh tempo dan harus dibayarkan kepada peserta dalam waktu kurang dari satu tahun.447.536.4 31 Desember 2009 (Rp) 13.626 7.773.691 Hutang JHT Siap Bayar Jumlah tersebut merupakan penetapan klaim JHT yang belum diambil oleh tenaga kerja sampai dengan 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.127 7.410.070 31 Desember 2008 (Rp) 3.948.410.581 232 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .129 1.297.846 31 Desember 2008 (Rp) 3.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).775.692 7.896 31 Desember 2008 (Rp) 19.

947.728 7.674.150.054.285.805.343.922.777.531.283.179.726.142 3.277. 5 tahun 2003 dan Pedoman Akuntansi Jamsostek 2002 yang telah disempurnakan melalui Pedoman Akuntansi Jamsostek (PAJASTEK) 2006 yang disahkan berdasarkan SK Direksi Nomor: KEP/246/122006 tanggal 20 Desember 2006 7.966.437.627.162.064.741.584.519 1.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).451.567 31 Desember 2008 (Rp) 3.903.544.683) (373.224.922.505.947.261 4.792.10 Selisih Penilaian Efek 31 Desember 2009 (Rp) Selisih Penilaian Efek Saham JHT Selisih Penilaian Efek Obligasi JHT Selisih Penilaian Efek Reksadana JHT 2.850.998.318.468 2.106 1. per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008.590.536 4.106.11 Cadangan Teknis 31 Desember 2009 (Rp) Cadangan Teknis JKK Cadangan Teknis JKM Cadangan Teknis JPK Cadangan Teknis Jasa Konstruksi Cadangan Catastrophe 3.903.914 388.522.250.232 47.976.365.450 47.710 5.603.977.990. Kecuali Dinyatakan Lain) 7.018.643.245.811.028.285. Hutang Premi dan Surplus Hak peserta per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 yang terdiri dari: 31 Desember 2009 (Rp) Hutang Premi JHT Dana Pengembangan JHT Surplus Hak Peserta atas Hasil Investasi JHT Jumlah 2.087.342.292) Jumlah tersebut merupakan saldo akibat kenaikan (penurunan) Investasi efek tertentu dalam kelompok AFS (Available for Sales) yang sumber dananya dari JHT.073 31 Desember 2008 (Rp) (1.086 2.069.084.865) 462.487.385.335.319) (2.763.797 (74.305.925 1.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.127.9 Dana Pengembangan JHT Jumlah tersebut merupakan dana pengembangan JHT.811.750 79.048 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 233 .290) (803. Dasar penyajian ini sesuai ISAK no.201 5.178.433.780.213.880 375.974 93.996.862.123.493.788.444.623.669 31 Desember 2008 (Rp) 120.

438.249 54.268.784.920.221 109.319.608.713.393 644.404.611.4 Kewajiban Lain Yang Masih Harus Dibayar 8.026.709.658.753.320.266.293.529 50.464.898 39.320 31 Desember 2008 (Rp) 13.432.5 Pendapatan Diterima Dimuka 8.224.286 31.852.201 62. 31 Desember 2009 (Rp) PT.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).986.398.109.110.139 2.333 976.000 225.183 14.831.375.068 9 Kewajiban Imbalan Pasca Kerja Jumlah tersebut merupakan saldo kewajiban imbalan kerja PT.919.469.408 11 Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta Saldo Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 sebagai berikut: 234 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .1 Hutang Usaha 8.166 281.6 Hutang Lancar Lainnya Jumlah 8.480.007.755.531.4 Kewajiban Lainnya Jumlah 16.159 55.559 31 Desember 2008 (Rp) 189.2 Pos Sementara Dalam Penyelesaian 10.393 10 Kewajiban lainnya 31 Desember 2009 (Rp) 10. Kecuali Dinyatakan Lain) 8 Kewajiban lancar 31 Desember 2009 (Rp) 8.559 861.1 Jaminan Sewa 10.000.471 6.629.833.489 31 Desember 2008 (Rp) 16.077.484. Jamsostek Anak Perusahaan Jumlah 224.002.113. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 yang harus dibayarkan kepada karyawan pada akhir masa pengabdiannya .042.000 190.782.525 111.694.614.529 32.221. DPKP 10.761 35.311.3 Selisih Rekonsiliasi Bank Prog.703 9.653.007.454 976.741.635.310 230.3 Beban Yang Masih Harus Dibayar 8.781.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.333.444 368.253.2 Hutang Pajak 8.725 5.825.

805.890.363.381 Jumlah tersebut merupakan bagian pemilik saham minoritas atas Aset bersih anak perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 13 Ekuitas Saldo ekuitas per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 sebagai berikut: 31 Desember 2009 (Rp) 13.928) 1.249 31 Desember 2008 (Rp) 600.237 (1.181.434 153.000.181. Setelah Koreksi Kenaikan (penurunan) DPKP untuk Ops.514.888.1 Modal Disetor 13.061.054.000 731.2 Cadangan Umum 13.363.404.337 286.660.711.434 2.363.888.141.068.318.438 459.278 371.819) 153.227 (615.334.402.105.711.303.698.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada 31 Desember 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.459.381 2.6 Laba Tahun Berjalan Jumlah 600.170 87.262.978 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 235 .4 Selisih Penilaian Efek Non JHT 13.915) (671.695) 277.670 665.687.068.347.000 638.127 31 Desember 2008 (Rp) 2.978.946.482.057 1.683.000.591.902.957 525.363.090.450.942.000.381.542 94.3 Cadangan Tujuan 13.508.728) 1.926.139.888.650.400.5 Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan 13.000.460.962.798.354.956 52.798.653.776 (35.227 1.808.615.999. DPKP untuk Ops. Kecuali Dinyatakan Lain) 31 Desember 2009 (Rp) DPKP untuk operasional Saldo awal Kor.081.871.170 189.334.092.836.272.514.239 4.628 371.054.154. Saldo Awal DPKP untuk Ops. DPKP untuk Operasional DPKP telah disalurkan Saldo awal Kenaikan (Penurunan) DPKP telah disalurkan DPKP telah disalurkan Total Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) 12 hak Minoritas 31 Desember 2009 (Rp) Nilai Aset Bersih anak perusahaan % Pemilik Minoritas Jumlah 2.934 (500.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).713 206.170 371.502.608 31 Desember 2008 (Rp) 279.777 336.

288 926.751 Jumlah 2.163. Kecuali Dinyatakan Lain) 14 Penerimaan Iuran Jumlah tersebut merupakan pendapatan iuran JKK.598.786.404.444.116.152.756) (320.754 31 Desember 2008 (Rp) 15 Pendapatan Operasional Anak Perusahaan Pendapatan operasional langsung yang diterima PT.594.916.747.605. Jasa Konstruksi dan TK Mandiri untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008.220) Beban Jaminan Program Khusus Beban Jaminan Jasa Konstruksi Pendapatan Iuran TK Mandiri Beban Jaminan Prog TKI (21.2 ).140.845.157.547.959.304.536.983.264.456) (1.668) (6.772.547.518.487.308.562.000) (665.764.351.580.804.379.663.396) (1. 103.033.514 2.000) (587.807) (272.721 2.557.dan dibukukan sebagai Iuran belum rinci dalam kelompok Kewajiban Kepada Peserta ( lihat penjelasan 6..616.223) (255.786 10.580.765.304.264) 31 Desember 2008 (Rp) 236 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .449.660.342.225.997) (1.337. Penerimaan iuran JHT tidak dicatat sebagai pendapatan tetapi sebagai penambah pos Kewajiban Kepada Peserta.971) (25.348.350) Total Pembayaran Jaminan (1.093. dan Jasa Konstruksi untuk Periode 01 Januari s.008. Bijak selama periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp 10.283.725. Rincian beban jaminan adalah sbb: 31 Desember 2009 (Rp) Beban Jaminan Program Paket Beban Jaminan Kecelakaan Kerja Beban Jaminan Kematian Beban Jaminan Pelayanan Kesehatan (343.112.476 976.715.177.855.565) (9. JPK. Rincian pendapatan iuran adalah sbb: 31 Desember 2009 (Rp) Pendapatan Iuran Program Paket Pendapatan Iuran JKK Pendapatan Iuran JKM Pendapatan Iuran JPK 1.396.494.472.919.177.966 128.435.614. Non JHT.462.079.373.552.898 2.114. Penerimaan iuran JHT.271.697 6.403 16 Pembayaran Jaminan Jumlah tersebut merupakan beban jaminan yang telah dibayarkan selama periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 .820.665.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.761.785) (30.217 453.660.484.088.299 Pendapatan Iuran Program Non Paket Pendapatan Iuran Jasa Kontruksi Pendapatan Iuran TK Mandiri 117.160. JKM.532.349.260.463.576.295.570) (18.660) (292.584.024 795.113 512.128 dan Rp 1.027.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). Pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT) tidak dicatat sebagai beban jaminan tetapi sebagai pengurang pos Kewajiban Kepada Peserta.033.051 118.024 124.d 31 Desember 2009 yang belum didukung dengan data upah tenaga kerja sebesar Rp.

011.981.090. dengan rincian: 31 Desember 2009 (Rp) Beban Cadangan Teknis JKK Beban Cadangan Teknis JKM Beban Cadangan Teknis JPK Beban Cadangan Teknis Jasa Konstruksi Beban Cadangan TKI Beban Cadangan Katastrofa Jumlah 18 Pendapatan Investasi Bruto 31 Desember 2009 (Rp) 18.116 2.468.Non JHT Pendapatan Bunga Doc Overnight .1.660 709.474.336 6.294 1.374.045.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).900.965 (12.496.281 5.848.100 (11.181.437.1 Pendapatan Bunga Investasi JHT Pendapatan Bunga Doc Rupiah .803.825.815 65.442.218) 107.345.544.368.2 Pendapatan Bunga Investasi Non JHT Pendapatan Bunga Doc Rupiah .993 309.053.401.643 3.517.158.031.449) (811.477) Hasil investasi yang berasal dari Pendapatan Bunga untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 adalah Rp 6.999.432 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 237 .205 107.527.848.204.633.606.163 397.517.959.640 366.425 194.777 (677.144.745.416 2.997 4.127.579.676) 513.689.772.669.JHT Pendapatan Budep Berjangka JHT Rupiah Pendapatan Bunga Obligasi JHT Diperdagangkan Pendapatan Bunga Obligasi JHT .255.023.492.JHT Pendapatan Bunga Doc Overnight .525.Dimiliki Hingga Jatuh Tempo 9.324 205.Non JHT Pendapatan Budep Berjangka Rupiah Pendapatan Budep Berjangka Valas Pendapatan Budep Konstruksi Rupiah Berjangka Jasa 97.420 507.395.456.599.412.628.599.1 Pendapatan Bunga Investasi 6.527.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.169.188.599.248.187.626.679.308 dan Rp 4.673.060 dengan rincian: 18.167 1.364.848.382) (17.048 23.781.396.181.959.317.779 266.318 59.083 3.857.141 31 Desember 2008 (Rp) 4.593) (108.557 2.374.669.182.826.636.068.679) (13.850.579.313.423.Tersedia Untuk Dijual Pendapatan Bunga Obligasi JHT .976) (41.589.640.902.600.1.762.167.409.855.141 18.639.714.896.864) (660.223) (13.402 2.518) 31 Desember 2008 (Rp) (576.633.508 242.497.719. Kecuali Dinyatakan Lain) 17 Beban Cadangan Teknis Jumlah tersebut merupakan penyisihan dana yang digunakan untuk pembayaran jaminan yang diperkirakan akan terjadi pada masa yang akan datang.328.164.

277.595.658 164.295.418 507.295.286 295.914 18. Jamsostek: Pendapatan Dividen Saham Non JHT Pendapatan Dividen Penyertaan Langsung Minoritas Non JHT Anak Perusahaan: Pendapatan Investasi Dari Perusahaan Anak .737.807.914 235.777.727.017.280.3 Pendapatan Sewa Investasi 66.091 65.003 Total Pendapatan Bunga Investasi 18.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).277.1 Pendapatan Sewa Inv JHT Pendapatan Sewa Bangunan Investasi JHT Pendapatan Service Charge Bangunan Investasi JHT 65.404.060 432.703 72.952.893.653.942.Rupiah Pendapatan Bunga Obligasi Non JHT Diperdagangkan Pendapatan Bunga Obligasi Non JHT Tersedia Untuk Dijual Pendapatan Bunga Obligasi Non JHT Dimiliki Hingga Jatuh Tempo 312.Non JHT Pendapatan Dividen Investasi Non JHT Pendapatan Dividen Investasi JHT dan Non JHT 11.773.531 Pendapatan dividen investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 sebesar Rp.714 238 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .104.226 164.400 63.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.206.173 40.531 19.167 73.429.352.207.616 31 Desember 2008 (Rp) 267.003 108.390 109.825.715 39. Kecuali Dinyatakan Lain) Pendapatan Bunga Deposito Berjangka Tk Mandiri/Lhk .900.275.953.745 24.023.932.808.807.017.075.586.669.689.482 45.971 18.1 Pendapatan Dividen Investasi JHT Pendapatan Dividen Saham JHT 235.559.352.017.422.354.831.611.826 64.893.862 17.390 11.2.169.404.422.842 164.751.393.808.2 Pendapatan Dividen Investasi 6.162 109.675.295.000 164.826 dan Rp 64.295.169.808.404.059.2.169.309 27.359 dengan rincian sbb: 18.059.942.162 18.663.275.047.941 109.842 267.277.017.295.400 37.504 160.739.392.308 344.455.616 344.289.295.914 235.187.411 266. 344.970 63.033.359 Pendapatan Sewa investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 masing masing sebesar Rp 66.354.429.719.003 31 Desember 2009 (Rp) 18.519.000 19.423.687.3.595.426.354.842 267.327.380.2 Pendapatan Dividen Investasi Non JHT PT.275.932.599.639.162 432.739.895.077.556 151.531 sedangkan periode 01 Januari s/d 31 Desember 2008 adalah 432.429.281 4.586.737.673.

100.2 Pendapatan Sewa Inv Non JHT Pendapatan Sewa Bangunan Investasi Non JHT Total Pendapatan Sewa Investasi 742. Kecuali Dinyatakan Lain) 18.883.304.776.908.5.635.5.730.351.389 603.5 Pendapatan Investasi Lainnya 18.593.445.982 467.303 528.825.564.114 7.306.334.100.500 41.4 Laba Pelepasan Investasi Laba Pelepasan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 adalah Rp 1.155.210.707 486.912.027.251.438.426 66.278.942.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.530.168 13.568 625.139.258.576.123 1.778.778.306.344.351.000 579.198.912.132 625.197 2.353.303 dan Rp 1.912.883.394 145.047.198.879.242.707 18.856 dengan rincian sbb: 18.776.132 13.590.720 48.244.593.Non JHT Total Pendapatan Investasi Lainnya 18.136.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).000 480.Trading Laba Penjualan Obligasi JHT .155.095.844.645 528.600.993.422.646 169.522 5.179 19.234.990 54.273.1 Keuntungan Atas Kenaikan Investasi JHT Keuntungan Atas Kenaikan Nilai Obligasi JHT Keuntungan Atas Kenaikan Nilai Reksadana JHT 532.114 dengan rincian sbb: 18.814 579.933.457.999.746.844.173 7.709.426 742.814 13.447.707.981.838.351.2 Laba Pelepasan Investasi Non JHT Total Laba Pelepasan Investasi JHT & Non JHT 18.6 Keuntungan Atas Kenaikan Investasi 643.982 109.838.344.856 11.139.353.260.599.Trading Laba Pertukaran Reksadana .2 Keuntungan Atas Kenaikan Investasi Non JHT Keuntungan Atas Kenaikan Nilai Saham Non JHT Keuntungan Atas Kenaikan Nilai Obligasi Non JHT Keuntungan Atas Kenaikan Nilai Reksadana Non JHT Total Keuntungan Atas Kenaikan Investasi Total Pendapatan Investasi Bruto 47.179 18.1 18.993.842 65.867.993.3.738.318.AFS Laba Penjualan Reksadana JHT .4.607.4.210.977.752 691.964.844.590.JHT 691.707 dan Rp 625.645 64.288.650 45.334.000 47.421 1.000 74.537.649.707 577.139.778.707.856 18.6.642 109.198.431.000 (0) 47.147.334.017.538.586.AFS Laba Penjualan Reksadana JHT .670 577.1 Laba Pelepasan Investasi JHT Laba Penjualan Saham JHT Laba Penjualan Saham JHT .408.174 11.530.251.431.100.707 9.359 1.550.AFS Laba Penjualan Obligasi JHT .530.645 528.6.426 742.928.436 632.011.114 Keuntungan atas kenaikan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 adalah Rp 579.515.826 1.071 1.262 516.964.466.049.825.457.590.100.466.844.637.961 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 239 .445.210.883.369.568 11.000 794.942.593.Trading Laba Penjualan Saham JHT .022.435 8.075.JHT Pendapatan Investasi Lainnya .515.2 Pendapatan Investasi Lainnya .057 532.303 13.489 516.

268.268.075) (647.087.575.624.225.080) (244.501) (707.269.905.040.440) (17.3.151.967) (4.062.232.575.621) (15.000) (957.005.160) (725.240) (54.780. Kecuali Dinyatakan Lain) 19 Beban Investasi 19.322) 31 Desember 2008 (Rp) (51.835) (146.026) (56.287.2.585.765.585) (647.815) (6.2 Beban Asuransi Aset Investasi Non JHT Total Beban Asuransi Aset Investasi 240 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .808.655) (620.1.827.552.585) (635.890.025.1 Beban Administrasi Atas Kegiatan Investasi JHT Beban Penitipan Sertifikat Deposito JHT Beban Penitipan Saham JHT Beban Penitipan Obligasi JHT Beban Bank Investasi JHT (17.585.000) (6.1 Beban Pajak Atas Kegiatan Investasi JHT 19.740) (106.585) (591.484.982) (66.139.621.947) (51.100) (752.163.511.4 Beban Asuransi Aset Investasi 19.720) (15.876.092.507) (20.000) (12.438.240) (480.832) (22.371.4.043.621.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.950.848) (591.350.624.025.456.602) 19.440) (2.034) (4.2 Beban Pajak Atas Kegiatan Investasi Non JHT (548.560.602) (713.041.084.062.104) (9.655) 19.915.403.444.209.596.878) (35.478.291.1 Beban Pajak Atas Kegiatan Investasi 19.514.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).181) (3.835) (51.581.438.558.160) (22.1 Beban Asuransi Aset Investasi JHT 19.765.000) (27.100) (112.621) 31 Desember 2009 (Rp) (3.610.610.274.078) (106.619) (51.515.000.009) (94.905.399) (41.1 Beban Pemasaran dan Pengelolaan Aset Investasi JHT Beban Pemasaran Bangunan Investasi JHT Beban Pengelolaan Bangunan Investasi Beban Penyusutan Bangunan Investasi JHT Beban Pemeliharaan Tanah JHT Beban Penyusutan Aset Properti JHT Beban Penyusutan Aset Lain Properti JHT (54. Non JHT Beban Penyusutan Bangunan Investasi Non JHT Beban Pemeliharaan Tanah Non JHT Total Beban Pemasaran dan Pengelolaan Aset Investasi (725.956) (12.180.314) (10.900.209.236.808.4.3.287) (66.569.358) (723.075) (53.675.332) (3.3 Beban Pemasaran dan Pengelolaan Aset Investasi 19.876.013.814.371.470) (12.889.187.125.673.478.915.515.542.343.077.621.678) (586.087) (1.621.962.139.291.087) (12.500) (2.794.962.220) (656.2 Beban Administrasi Atas Kegiatan Investasi Non JHT Beban Penitipan Saham Non JHT Beban Penitipan Obligasi Non JHT Beban Bank Investasi Non JHT Total Beban Administrasi Atas Kegiatan Investasi (2.500) (16.813) (15.2 Beban Pemasaran dan Pengelolaan Aset Invst.181) 19.228.294.870.2.314) (20.087.000) (930.362) (53.360.501) 19.558.271.444.935) (10.621.742.000) (29.947) (479.497) (23.999.747.322) (16.602.616.040.560.501) (713.353.163.043.905.815) 19.222.1.827.2 Beban Administrasi Atas Kegiatan Investasi 19.507) (2.

JHT (1.713.000.714.349.637.113.243) (4.171.177.946.786.093.325.789.620) (21.5 Beban Manager Investasi dan Konsultan 19.394) (309.591.1 Rugi Pelepasan Investasi JHT Rugi Atas Penjualan Obligasi JHT .518.300) (201.000) (197.959.554) (5.5.611.7.189) (3.611.722.885. Melalui Fm JHT-Saham Beban Pengelolaan Inv.000) (21.428) (4.6.713.389) 971.956.646.000) (1.947.1 Beban Manager Investasi dan Konsultan JHT Beban Pengelolaan Inv.995) (1.Non JHT Total Beban Manager Investasi dan Konsultan (1.985) 19.549.740) (5.349.488 (101.714.5.719.000) (1.000) (17.2 Beban Investasi Lainnya Non JHT Beban Meterai Investasi Non JHT Beban Investasi Lainnya N JHT .947.389) (219.700) (502.500.714) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 241 .6 Beban Investasi Lainnya 19.902.620) (4.Non JHT Beban Konsultan Manajemen Investasi Lain-Lain .623) (2.440.000) (13.591.329.389) (1.462.786.663.346.000) 19.300) (6.286) (691.Penyertaan Langsung Mayoritas 19.000) (29.000) (400.Afs Rugi Pelepasan Investasi Non JHT Rugi Atas Penjualan Obligasi Non JHT Trading Total Rugi Pelepasan Investasi (12.039.489) (1.2 (12.663.420.6.262.086) (1.199.489) (12.365.329.422.892.361.428) (691.286) (383.000) (44.242.132.000) (10.7. Melalui Fm Non JHT-Saham Beban Pengelolaan Inv.786.700) (400.189) (201.142.147.591.700.000) (59.722.985) (164.243) (1.177.985) Rugi pelepasan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 adalah Rp12.486.700) (101.1 Beban Investasi Lainnya JHT Beban Meterai Investasi JHT Beban Investasi Lainnya JHT .420.386.885.Reksadana Beban Investasi Lainnya N JHT .000) (26.142.138.138.Trading Rugi Atas Penjualan Obligasi JHT .072.420.389) (13.000) (502.475) (3.7 Rugi Pelepasan Investasi (1.Properti Investasi Beban Inv Lainnya N JHT .700.343.985) (3.623) (2.000) (329.700) (31.113.Saham Beban Investasi Lainnya N JHT .985) (12.400.171.719.766) (35.565.343.623) (1.786.700) 7.713.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh. Melalui Fm JHT-Obligasi Beban Konsultan Manajemen Properti .902.985 sedangkan periode 01 Januari s/d 31 Desember 2008 Rp4. Melalui Fm Non JHT-Obligasi Beban Konsultan Manajemen Properti .390.786.300) (1.872.714 dengan rincian sbb: 19.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). Kecuali Dinyatakan Lain) 19.888.189) (1.199.113.Properti Investasi Beban Investasi Lainnya JHT & Non JHT 19.713.286) (3.600.2 Beban Manager Investasi dan Konsultan Non JHT Beban Pengelolaan Inv.214.713.500.789.244.000) (800.Saham Beban Investasi Lainnya JHT .961 (1.449.714) 19.000) (18.Deposito Beban Investasi Lainnya JHT .422.155.000) (3.885.000) (12.000) (13.872.208.

304.1 Beban Perluasan Kepesertaan 21.921.810.661.2 Beban Pembinaan Kepesertaan 21.873.438.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.124.515.918.964.3 Anak Perusahaan 21.2.262.289.747) (5.742.629.253.876.103.042.692.133) (716.925.2.1 Kerugian Atas Penurunan Nilai Investasi JHT Kerugian Atas Penurunan Nilai Obligasi JHT Kerugian Atas Penurunan Nilai Reksadana JHT Kerugian Atas Penurunan Nilai Investasi Non JHT Kerugian Atas Penurunan Nilai Saham Non JHT Kerugian Atas Penurunan Nilai Obligasi Non JHT Kerugian Atas Penurunan Nilai Reksadana Non JHT Kerugian Penyisihan Saham Non JHT Kerugian Penyisihan Saham Non JHT Total Kerugian Atas Penurunan Nilai Investasi Total Beban Investasi 20 Pendapatan Pengelolaan Atas Dana Investasi JhT (318.952.000) (34.298.000) (2.371.2.2.289.343.315) 242 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .944) (226.8.274.624.633.820.554.719.532.764.105.000.517.676) (544.155.518) (28.165. Kecuali Dinyatakan Lain) 19.191.191.1.682.5 Beban Perjalanan Dinas 21.455.873.438.340.184.791) (4.873.000) 19.6 Beban Representasi Pejabat 21.000.250) (1.629.3 (2.700.733) (5.133) (226.8.207.680) (180.203.1 Beban Direksi 21.567.089.454) (1.876.030.4 Beban Humas 21.2.655.8 Kerugian Atas Penurunan Nilai Investasi (352. 21 Beban usaha 21.860) (6.009.852.165.000.700.094) (12.217.586) Kerugian atas penurunan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 adalah Rp 352.953.187.089.729.089.500) (139.404) (104.339.004) (108.700.779) (25.596.986.978.2 Beban Dewan Komisaris 21.469.741) 971.697.557.412) (23.509) (1.016) (21.124.191.041.591.587) (1.509 dan Rp 1.199.1.1.311.738.960.488 (897.783) (4.981) 857.728) (17.454) (15.575.807.453) (897.672) (60.090) (318.741.173.2.121) (66.586 dengan rincian sbb: 19.490.306.447.902.077.337.2 Beban Operasional 21. 22 Tahun 2004.433.2 (34.925.000) (355.875.020) (3.674.895) (12.510) (551.311) (3.610.271.490) (11.109) (9.000) 0 (34.165.269.3 Beban Upaya Penegakan Hukum 21.510) (314.581.179) (121.181.7 Anak Perusahaan (1.009) (71.655.165 Alokasi pendapatan bagi badan penyelenggara Jamsostek atas pengelolaan dana investasi JHT sebesar proporsi beban usaha pengelolaan program JHT yang diperbolehkan berdasarkan ketentuan dalam PP No.688.1 Beban Manajemen 21.173.964) (481.420) (4.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).8.632.827.342.155.268.094.776) (12.124.510) 19.474) (134.941) (8.966.433.2.

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).753.121.764.573) (106.679) (319.174.262.428.3.493.645.648.840.3.955.411.014) (5.423) (7.126) (5.2 Beban Sewa 21.415.9 Anak Perusahaan (146.446.165) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 243 .380) (3.548.925.664) 21.391) (165.107) (21.136) (76.539) (5.363) (14.288) (15.905.123.603.016.3.735.228.729) (22.901.329.1 Beban Penyusutan Bangunan 21.488) 31 Desember 2008 (Rp) (130.3 Beban Langganan 21.371) (40.4 Beban Pemeliharaan Dan Pengelolaan Aktiva 21.374.963.4 Beban Jaminan Sosial/Jpk Tambahan/Pensiun Pegawai 21.635.237.473.572.094.332.694) (2.6 Beban Penerimaan Dan Penempatan 21.995.616.010.956) (23.4.928.102.607.6 Beban Pajak Dan Asuransi Atas Aktiva Tetap 21.136.345.555.250) (165.418) (18.316.999.722) 21.563.958.071.552.905) (23.344) (18.879) (10.4.398.11 Beban Umum Lainnya 21.306.137.383.705.524) (69.4 Beban Administrasi Dan Umum 21.128.951) (430.7 Beban Pengembangan Sdm 21.9 Beban Perencanaan Dan Pengembangan 21.992.896.1 Beban Gaji Dan Honor 21.774.782.076) (8.726.652.289) (519.944.267.301.348.253) (4.070.921.288) (60.155.255.274) (175.328.114) (21.618) (8.274.7 Anak Perusahaan (30.4.600) (857.025) (9.099.31 Beban Tunjangan Tunjangan Tambahan 21.348) (2.5.360) (25.235.838.095.913) (24.025) (174.087) (15.234.084.569.966.795.10 Beban Administrasi Keuangan 21.622.405) (6.778) (61.089.6 Beban Amortisasi 21.428.578.383.921.798.152.956.296.4.797.809) (487.913) (77.140.4.165.828.5.5 Beban Rumah Tangga Dan Rapat 21.234) (14.5 Beban Penyusutan Dan Amortisasi 21.345) (18.429.250.7 Beban Penyisihan Piutang Usaha Anak Perusahaan 22 BEBAN PENgElOlAAN DANA INVESTASI JhT (44.391) (5.371) (94.12 Anak Perusahaan 21.6 Beban Penyisihan Piutang Iuran Beban Penyisihan Piutang Iuran Jkk Beban Penyisihan Piutang Iuran Jkm Beban Penyisihan Piutang Iuran Jpk 21.3.7 Beban Kesekretariatan 21.240.485.3.897) (77.846) (5.385.5.856) (15.698.512.2 Beban Penyusutan Kendaraan 21.586.346.793.5 Beban Pembinaan Pegawai 21.957) (103.3 Beban Personil 21.649) (22.466.750.3.4 Beban Penyusutan Komputer 21.027.806.3.965) (2.273) (624.970) (698.973.4.883.956.2 Beban Tunjangan Tunjangan Pokok 21.1 Beban Perlengkapan Kantor 21.775.477.863) (26.574.4.640.5.493) (653.4.105.986.355.4.408) (5.931.107.596.903.049.412) (4.597) (75.4.374.045.776.890.095) (13.137.805.536) (7.3 Beban Penyusutan Peralatan Kantor 21.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.946.254.462.924) (20.795) (351.4.970) (5.5 Beban Penyusutan Peralatan lain 21.753.8 Beban Pengolahan Data 21.250) (11.289.969) (696.523.136.205.767) (9.5.727) (7.354.188) (57.8 Beban Personil Lainnya 21.754.3.241.206) (17.202) (16.5.174.464.320. Kecuali Dinyatakan Lain) 31 Desember 2009 (Rp) 21.602) (4.096.067.418.789.278.908) (622.107.590.954) (21.5.590) (1.672) (971.4.041.859.3.992.574.145.

978 11.547.335.335.976.1 Pendapatan Perusahaan dan Anak Perusahaan 27.986 244 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).1.051 8.476. 2.264.539 1.377.271.444.663.218.485.383.836.057. Pajak Tangguhan.480) (282. 4.485.264.619.002 dan Rp149. jasa giro sebesar Rp.349.337.087 2.715. hak Minoritas 27.154.000.271.129 Jumlah pendapatan lain lain dan beban lain lain netto diluar dari tujuan usaha perusahaan dan anak perusahaan selama periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 dan 01 Januari s/d 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp4.652.803.324.431) Hasil pengembangan dana JHT periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 yang dikembalikan kepada peserta sebesar Rp 6.710.498.lain 27.877.1.482.974. 5.547.128.413 setara dengan bunga 9% per tahun.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.216.737 dan kerugian akibat klaim fiktif sebesar Rp.959.539 Jumlah tersebut merupakan pendapatan (beban) pajak tangguhan PPh Badan PT Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp 188.484.1 Pendapatan Lain Lain 16.875.636.1 Penerimaan Iuran 27.822.215.633.188.160 10.479) 149.4 Pendapatan Operasional Anak Perusahaan 149.895.088.129 1.048.090.158 Proporsi terbesar dari pendapatan lain selama periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 antara lain bersumber dari pendapatan denda iuran sebesar Rp.476 5.218.801 (736.2 Pendapatan Investasi Bersih 27.271.898.736.782.273. Kecuali Dinyatakan Lain) 23 Pendapatan dan Beban lain lain 4.002 149.128 11.485. Jamsostek Anak Perusahaan 189. 24 Bagian Peserta Atas hasil Investasi JhT (6.677.883.2 Beban Lain Lain (12.403 8.911.218.129 dengan rincian sbb: 23.539 dengan rincian sbb: PT.271.633.642.116.354.620.008.710.018 (371.029) Proporsi terbesar dari beban lain selama periode 01 Januari s/d 31 Desemberi 2009 antara lain bersumber dari kerugian selisih kurs sebesar Rp.264.234.093.618.684.697 16.197 23.690.591.160 dan Rp 11.281.480 dan Rp 282.234.429 dan keuntungan kenaikan kurs sebesar Rp.537) (5.154.239 1. 1.002 27 laba (rugi) setelah PPh Badan.057.710.620.700) Jumlah tersebut merupakan beban PPh Badan PT Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 masing-masing sebesar Rp 298.132.652.1.652. 7.883.552 .381.799) 188.3 Pendapatan lain .413) (4.152.484.633.547.557.700 26 Pendapatan (Beban) Pajak Tangguhan 188.128.450.057. 25 Beban Pajak Penghasilan Badan (298.1.748 4.160 11.057 2.867.660.

864) (4. Penyusutan & Penyisihan 27.2 Beban Cadangan Teknis 27.069.4.1 Pendapatan Pajak Tangguhan 27.539 (282.660) (660.090.484.381.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).883.836.2.325.781.354.620.691 149.4. Kecuali Dinyatakan Lain) 27.1 Pembayaran Jaminan 27.904.234.041.877.045.955.482.728) (2.547.4 Laba Sebelum Pajak 27.016) (3.304.979.570) (811.2.271.2 Beban Pajak Penghasilan Badan Non JHT 27.ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.377.431) 1.450.878.002.104) (6.128.JHT/Bunga JHT 27.103.002 (298.177.217.518) (1.830.147 1.255.264.199.3 Bagian Peserta atas Hasil Inv.154.908.5 Laba Setelah Pajak dan hak minoritas (1.700) 516.2 Beban Perusahaan dan Anak Perusahaan 27.218.492.477) (1.2.660.449.274.335.223.295.057.3 Beban Usaha.413) 1.3 Hak minoritas 27.745.239 (1.801.952.525 1.570 188.916.480) 147.057 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 245 .4.

ANAK PERUSAHAAN SERTA ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS PENJELASAN PERHITUNGAN PENDAPATAN DAN BEBAN KONSOLIDASI (LANJUTAN) Periode 01 Januari s/d 31 Desember 2009 (Dalam Satuan Rupiah Penuh.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). Kecuali Dinyatakan Lain) Halaman ini sengaja dikosongkan This page is inTenTionally lefT blank 246 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

PT JAMSOSTEK (Persero) and Subsidiaries Consolidated Financial Statements and Independent Auditor’s Report For The Year Ended 31 December 2009 and 2008 .

Halaman ini sengaja dikosongkan This page is inTenTionally lefT blank 248 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

.

250 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 251 .

2009 and 2008 Rp 21.265.831.250.900 61.9 2.897.515.768.709.4 2.868.14 2. 2009 and 2008 Rp 165. respectively) Accrued income Investment receivables Prepaid taxes Employee receivables Other receivables Advances to employee Prepaid expenses Office supplies and stationery TOTAl CuRRENT ASSETS 13 2009 2008 (Consolidated Restated Notes 2.054.684.415.148.318.149 2.378 1.000.(net of allowance for possible losses of December 31.018 100.072.845.669.033.696 80.359 1.455 833.d.600 and Rp 10.f.000 respectively) Shares Bonds .525.355.054.941. 252 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .904.net of allowance for doubtful accounts December 31.311.5 8.net of allowance for possible losses December 31.690.620.148 0 8.600.083.050 13.039 2.326.814.000 3 2.893.993 2.118 3.465.958.916.543 50.683.692.381 1.498 2.117.033.688.g.711.000) Medium term notes .356.986 119.434.480.077.097.077 and Rp 141.752.a 19 20 21 22 2.567 2.947.i.511.035.548.409.16 17 18 2.309 20. 2009 and 2008 Rp12.164 794. 2009 and 2008 of Rp 104.273.408 2.149.605. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY CONSOLIDATED BALANCE SHEETS As of December 31. 2009 and 2008 of Rp 349.601 and Rp 115.138.626.799.000 respectively) Mutual funds Direct investments Properti investasi .061.770 and Rp 245.692.613.d.212.045.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).767 576.000 2.000.681 respectively) TOTAl INVESTMENTS CuRRENT ASSETS Cash and cash equivalents Contribution receivables .567.745.188.402.181.850 29.869.z.d.662 26.667.672.436.574 1.7 2.061. 2009 and 2008 respectively Rp 67.016.o.141.108.067.net of allowance for doubtful accounts December 31.581.300 Please see notes on consolidated financial statement that is an integral part of the consolidated financial statement as a whole.15 17.478 5. 2009 dan 2008 (In Rupiah) Notes ASSETS INVESTMETS Bank Deposito On Call Time deposits Other money market instruments (net of allowance for possible losses of December 31.970.262.098) Loans .251 35.482 509.271 27.000.558.735 9.39.050 16.670.j.253.012.191 4.045.368.561.985 2.427 159.611.013.11 14.017 2.027.000.049.793.044.178.725 14.600. 2009 and 2008 of Rp 10. respectively) Account receivables .478.555. 29 and 49) 66.d.644.433.800.582.190.918.12 487.net of allowance for possible losses of December 31.8 2.186.735.148.578.835 2.10 2.306.698.6 2.net of allowance for possible losses of December 31.584 4.d.h.183 31.765.725 .014.652 20.416.847.049.641.d.459.e.235.d.532 535.850.23 4.110.

ready to paid Underpayment JHT claims Matured JHT payables JHT payables .082.320 97.37 2.869.755. 2009 dan 2008 (In Rupiah) Notes 2009 2008 (Consolidated Restated Notes 2.175.662.387.342.q.070 5.507.154.806.072.29 30 31 2.437.773.320.525 111.611.650.159 55.283.547.214.z.408.594.127) 31.612.653.064.32 33 34 35 36 2.268.725 5.581 4.002.018.567 78.898 39.26 24 54.471 6.162 8.404.591.966.868.271.975 (23.110.692 51.246.815.848 731.055.266.311.531.480.283.851.077.517 86.385.957) 259.28 2.657.081 84.777.780.278.830.075.112.o.009.831.949.349 991.375.366.846 60.626 3. MINORITY INTEREST ANd ShAREhOldERS’ EQuITY liabilities to Participants Benefit payables Unidentified contributions Estimated benefit payables JHT payables . laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 253 .341.z.704.728 (2.761 35.330.998.127 19.874 70.123.976.546.o.852.688 109.068 Please see notes on consolidated financial statement that is an integral part of the consolidated financial statement as a whole.183 3.958.741.825.309. 29 and 49) FIxEd ASSETS Participants welfare facilities of DPKP Program Acquisition cost Less: accumulated depreciation Book Value Acquisition cost Less: accumulated depreciation Book Value of Fixed Assets dEFERREd TAx ASSETS OThER ASSETS TOTAl ASSETS lIABIlITIES.201 62.368.509 77.903.b 40 41 42 45 43 2.803.e 2.k.710.985.108.r.803.224 4.729.221.669 3.250.384 209.based on PSJHT Unidentified JHT payables JHT development fund Differences in valuation of securities .253.39.134 17.948.333.547 803.343.926.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).952.000.342.027.509) 333.691 7.004.475 (20.629.896 3.690 85.775.781.s.248.048 61.25 2.JHT fund Technical reserve Total liabilities to Participants Current liabilities Accounts payable Taxes payable Finance leases payable Accrued expenses Unearned revenues Investment payables Other current liabilities Total Current liabilities 38 2.o.168.858 (398.39.853.627.996.297 64.084.221 109.709.249.096.491 54.27 2.833.977.150.584.896.706.756 607.781 32.029.070.578.368.719) 33.263.120 107.028.485.055. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY CONSOLIDATED BALANCE SHEETS (Continued) As of December 31.459.782.635.767 13.l.703 9.074 5.n.713.195.310 230.026.656.833.249 54.244.563.990.775.166 281.292) 4.505 (347.

942.402.808.068.non JHT fund Changes in equity of subsidiary Retained earnings Total Shareholders’ Equity TOTAl lIABIlITIES ANd ShAREhOldERS’ EQuITY 47 2.978 64.978.489 79.224.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).139.042.181. comprise of 1.v. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY CONSOLIDATED BALANCE SHEETS (Continued) As of December 31.46 MINORITY INTEREST IN NET ASSETS CONSOlIdATEd SuBSIdIARY ShAREhOldERS’ EQuITY Share capital.105. 29 and 49) 190.381. 254 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .393 50.109.563.440.408 61.239 4.000.120 Please see notes on consolidated financial statement that is an integral part of the consolidated financial statement as a whole.000 638.898.711.000.482.798.438.000 shares with par value of Rp1.o.054.44.090.704.996.450.798.337 286.248.632 525.711.000.227 (615.507.981.928) 1.381 48 49 50 51 52 600.b 45 225.354.007.650.698.805.363.127 Post-employment Benefits Obligation Other liabilities TOTAl lIABIlITIES 2.777 336.530 665.227 1.836.502.728) 1.343.173.141.249 84.057 1.262.000.934 (500.559 32.271. 2009 dan 2008 (Dalam Satuan Rupiah) Notes 2009 2008 (Consolidated Restated Notes 2.000 731.054.154.081.w.434 2.557.999.491 600.902.469.000 per share Issued and paid-up capital General reserves Appropriated reserves Differences in valuation of securities .432.915) (671.000.919.278 IMPROVEMENT OF PARTICIPANT’S WElFARE FuNd 2.092.683.000.

968) (42.859.658.497.520) (74.744.821) (13.935. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS For the years ended December 31.000.357.319.143) (85.928.862.496 0 30.647.209.124.923 140.525 60.626.411.404 6.337.649 12.572.900.261.078.000) (2.674.193.862.293. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 255 .809.276 1.027.130 6.393.281.142.708.003.000) (19.838.252) (19.749.439.575) (9.461.056.939.960.932. 2009 dan 2008 (In Rupiah) Notes CASh FlOWS FROM OPERATING ACTIVITIES Cash Receipts Receipt from JHT contribution Receipt from Non JHT contribution Receipt from Manpower supply services Receipt from unidentified contribution Receipt from JHT investment yield Receipt from non JHT investment yield Receipt from loan installment of DPKP program Receipt from rental and DPKP program yield Withdrawal of JHT Investment fund Withdrawal of non JHT Investment fund Withdrawal of temporary investment of DPKP program Receipt from installment of employee’s receivables Withdrawal of Investment fund Receipt from other income Receipt from Assets sale Cash generated from operation Cash disbursements Payments of JHT to participants Payments of Non JHT benefits Payments of operating expenses Payments of Investment expenses Payments of non JHT investment expenses Placement of JHT investment fund Placement of non JHT investment fund Distribution of Loan from DPKP Program Placement of Non Invesments Distribution of Loan from DPKP Program Expenditures for management and acquisition of SKP Placement of temporary investment of DPKP program Payment of non-revolving fund Advances Other payments Cash used in operating activities Net cash flow provided by operating activities CASh FlOWS FROM INVESTING ACTIVITIES Acquisition of fixed assets Proceed from disposal of short term investment of subsidiary Placement of short term investment of subsidiary Net cash flows used in investing activities CASh FlOWS FROM FINANCING ACTIVITIES Payments of dividends Payments to other financing activities: Bonuses Tantiem Community development programs Partnership Program Net cash flows used in financing activities Net increase in cash and cash equivalents Cash and cash equivalents at beginning of the year Cash and cash equivalents at the end of the year 31 dEC 2009 CONSOlIdATEd 31 dEC 2008 AudITEd 242.919.224.993.366 10.718.672) (13.859 (89.943.705.234.247.000.168 803.415.027.940.209.213.243.319.252) (129.574 8.771.746.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).826) 304.563.000.647.796) (5.922.647.652.005.905.869.369 9.370 33.250.915.162.000.536.838.669.000) (31.000.220.139.500 (84.608.615 11.723.355 509.331 1.480.319.049.259.940.888) (406.000 700.325.034.790.049.000) (21.239.813 601.332 601.168 Please see notes on consolidated financial statement that is an integral part of the consolidated financial statement as a whole.429.279.887.070 404.600.935.812.831.011.000 (9.870.205.888) (816.345.943.215.783 (5.480 0 59.788.000) (28.028) (31.081) (21.491 72.611.779.338.849.610.618.518.214 101.577.679.219.000.507) (1.239.476 25.275.331.023.331.929.930.570.534.789.011.701.000.994.000.886.718) 15.201) (1.839.827) 110.841.723.809.414.068 2.536) (57.000 2.117 (145.227.332.500.591 46.371.282) (4.663.939.000.500.265.462.206.777 5.071.203.165.380) (35.208) (545.844) (59.598.148.081) (148.715 551.002.805 12.967.947.517) (318.786) 91.116.839) (9.898.111) (115.125.933.780.127.779 35.812.500.958) 201.264.746.869.205.864.861.516.997.000) (83.062.131.967.018) (101.331.609.000 17.000.590.510.827) (145.886.727.364) (12.229.685 (3.360.666) 495.974 58.343) (832.000) (15.270.718) (99.646.774) (34.005.347) (345.729.059.

403.849 170.non JhT fund Changes in equity of subsidiary Shareholders’ equity 4.942.403) (40.227 1.978.410.000.000. Changes in equity of subsidiary Distribution of income .891.381.055) (50.000) (93.090.978 1.058.331.647.450.000.836.836.000.450.965.839.000.000.935.054.711 139.081.000.891.504) (549.805.597.000 (475.393.836.693) (437.905.000 51 53 866.354.239 4. 2009 dan 2008 (In Rupiah) Notes 125.424) (77.000.000.000 265.953 (63.116.092.239 1.403 (77.398 564.500) 1.000) (43.363.057 1.504) (549.482.162) (763.259) (39.054.279) 1.403.500) (4.502.355.259) (39.116.337.755.337.057 564.619.403 475.000.151.262.683.902.000. 2008 Issued and paid-up capital Correction of General reserve Differences in valuation of securities .424) 1.500) 40.000.693.723.590 - Issued and paid up capital General reserve Retained earnings Appropriated reserves differences in valuation of securities .755.non JHT fund Please see notes on consolidated financial statement that is an integral part of the consolidated financial statement as a whole.000) 361.031 246.258.738.403 (2.450.482. 2007 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report 600.750.915) 1.671.934 (500.707.798.750.055 (1.671.344.412.000) (99.090.141.000.953 (63.711.249 Issued and paid-up capital Correction of General reserve Differences in valuation of securities .412.355.619.227 2.000) (4.000.800 1.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).294.169.738.344.2007 General reserve Appropriated reserves Tantiem Improvement of participants’ welfare fund Partnership and community development programs Increasing of JHT fund Balance at december 31.928) 1.354.965.105.491.000 17.462.090.935.170.839.337 286.346.777 336.000) (93.294.000) (99.650. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY 256 CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EqUITY For the years ended December 31.723.054.354.279) 731.000 48 49 (2.728) 170.000 (139.000.500) 53 (265.000) 50.170.non JHT fund Changes in equity of subsidiary Distribution of income .163.047.000.169.117.381.250.227 (615.404.840) (1.241.905.154.000) (43.770.239 17.021.035.410.162) (763.163.000.346.770.000.710.711.404.290.678.693) (437.331. 2009 .250.117.000.2008 Trainings fund General reserve Appropriated reserves Tantiem Improvement of participants’ welfare fund Partnership and community development Increasing of JHT fund General reserve Correction: Payable Benefits Payable Benefits in 2008 Income Tax Payment in 2007 Net Income Balance at december 31.250.710.057 Balance at december 31.707.647.412.331.139.381.412.099.999.482.491.000.228) 998.258.800 49 600.241.000) (4.840) 638.778 (233.711.849 (671.

742 6.748 9.786 10.803.033.180.y.308.779.095.090.000.342.668) (6.288 926.024 2.697 6.231) (352.d Deferred tax benefit 2.598.271.600.807.838.952.676) 513.710.785) (1.764.663.789.477) 513.000) (665.079.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).090.040.000) (551.959.102.547.714.147 1.447.628.781.092 1.324.562.090.NET 2.177.223) (255.671.762.572.480) 188. 2009 dan 2008 (In Rupiah) Noted OPERATING INCOME Contribution Income Employment Accident Benefits (JKK) Death Benefits (JK) Health Care Benefits (JPK) Construction Services Individual Employment (TKM) Total contribution income Operating income of a subsidiary Total operating income BENEFIT ExPENSES Employment Accident Benefits (JKK) Death Benefits (JK) Health Care Benefits (JPK) Construction Services Individual Employment (TKM) TKI Program Total Claim Expenses TEChNICAl RESERVE ExPENSES Employment Accident Benefits (JKK) Death Benefits (JK) Health Care Benefits (JPK) Construction Services Individual Employment (TKM) Catastrophe Investments Income INVESTMENTS INCOME INVESTMENTS INCOME Realized gain Unrealized gain Total investment income INVESTMENTS COST Realized losses Unrealized losses Shares Total Investments Cost INVESTMENT INCOME .413) 1.837.351.804.161) 1.510) (2.106.124.158.165.547.033.027.395) (1.776.54 1.098.863) (165.60 INVESTMENTS COST .x.JhT FuNd OPERATING ExPENSES Management expenses Operating expenses Employee expenses General and administrative expenses Depreciation and amortization expenses Allowance for doubtful accounts .481.254.614.248.493.997) (21.154.590.128.274.847 625.525 1.234.976) (41.z.981) 5.532 516.487.264.335.873.747.116.354.100 (11.239 2.862.450.057.976.114 7.489 (195.230.596.536.859.782 579.570 (298.60 2.974.382) (17.140.179 (343.961 (145.804.58 2.041.916.518.351.579.NET Total Operating Income INVESTMENTS YIEld .y.672) (1.660.593) (108.830.155.317.008.456) (18.57 2x.875.128 2.570) (677.377.896.177.490.404.741) 8.160 7.482.62 PROFIT BEFORE CORPORATE INCOME TAx INCOME TAx BENEFIT (ExPENSES) 2z.616.350.620. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY CONSOLIDATED STATEMENTS OF INCOME For the years ended December 31.349.002 1.488 (28.057 2.x.105.x.722 857.e Tax expense .x.129 5.966 2.476.537) 4.580.726.746.39.000) (587.494.343.837.093.898 1117.127.618.399.155.879 (292.864) (660.089.163.587) (1.383.315) (624.488) 16.234.105.767) (77.462.633.113 512.223) (13.091 8.109.450.132.487.539 (133.295.contribution Allowance for doubtful accounts Total Operating Expenses 2.971) (1.61 31 dECEMBER 2009 CONSOlIdATEd 31 dECEMBER 2008 AudITEd Consolidated Restated 976.449.431) 1.908.786.754.605.883.845.719.199.39.883.955.103.532 147.518) 564.836.223.484.093.912.980 6.660) (576.756) (320.728) (857.165) 16.301.458.009.665.59 2.786.55 2x.496.449) (811.337.024 795.269.883.983 (6.693 (282.124 (4.147.867.045.447.330.029) 11.349.700) 149.723.244.328.381.x.689.008.40c Current tax expenses 2.313. 63 2x.966.919.966.165 (23.59 OThER INCOME OThER ExPENSES OThER INCOME .011.242.729) (57.898.208.485.x.941) (134.463.745.net INCOME AFTER TAx MINORITY INTEREST IN NET INCOME OF A SuBSIdIARY 47 NET INCOME Please see notes on consolidated financial statement that is an integral part of the consolidated financial statement as a whole.304.348.027.576.409.707 9.042.403 2.104.664) (175.207.158 (5.109) (108.557.051 10.56 2. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 257 .916.139.237.368.081.476 1.660.725.626.743.807) (272.765.965 (12.p.481.271.514 118.679) (13.925.492.722) (103.255.016) (971.271.498.250) (698.262.600) (1.827.x.618.204.61 INCOME BEFORE PARTICIPANT’S ShARE PARTICIPANT’S ShARE ON JhT INVESTMENT YIEld 2.329.617.573) (106.736.304.JhT FuNd 2.099.729.492.218.071.772.381.539) (61.275.z.565) (9.454.839 971.715.652.616.435.584.371.217 453.010.997.262.59 2x.697 (12.983.088.069.877.217.629.580.218) 107.

400 and Rp 10. not limited for use and not used as collateral are classified as cash equivalents. monetary assets and liabilities in foreign currencies are translated into Rupiah at Bank Indonesia’s middle exchange rates prevailing at that date. 2) Investments in mutual fund are stated at fair value. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.81% and 0. For preparation purposes. respectively. respectively. All figures presented in the notes to the consolidated financial statements are stated in full amount of Rupiah. The proportionate share of minority shareholders in net assets and net income (net loss) of the subsidiary being consolidated are presented as “Minority Interest in Net Assets of Consolidated Subsidiaries” in the consolidated balance sheets and “Minority Interest in Net Income (Net Loss) of Consolidated Subsidiaries” in the consolidated statements of income. d.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).91%. 2009 and 2008 the middle exchange rates per US Dollar 1 were Rp 9. both directly and indirectly including Special Purpose Entities (EBK). of the total consolidated assets. its subsidiary and special purpose entity maintain their accounting records in Rupiah. Principles of consolidation The consolidated financial statements include accounts of the Company and its Subsidiaries in which the Company has ownership rights of more than 50%. which are in conformity with accounting principles generally accepted in Indonesia. These investments are presented based on their market values. Basis for preparation of financial statements The consolidated financial statements have been prepared based on historical cost. 258 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .950. which are controlled by the Company in accordance with the ISAK 7 Interpretation of paragraph 5 and 19 of Statements of Financial Accounting Standards (PSAK) 4 of the Consolidated special purpose entities. investing and financing activities. 2009 and 2008 represent 0. As of December 31. unless otherwise stated) SuMMARY OF SIGNIFICANT ACCOuNTING POlICIES The Consolidated financial statements have been prepared in accordance with accounting principles and practices generally accepted in Indonesia. 2009 and 2008 (In Rupiah. and mutual funds which are classified into trading and available for sale. The total consolidated assets of the subsidiary and EBK as of December 31. At balance sheet date. All significant inter-company balances and transactions including unrealized profits or losses between consolidated companies have been eliminated to reflect financial positions and result of operations of the Company and its subsidiary as a single business entity. bonds. Gains or losses arising from the increase or decrease in fair value are recognized in the current period. c. statement of cash flows. unless otherwise stated. Foreign currency transactions and balances The Company. Investments in Money and Capital Market Instruments 1) Investments in time deposits and deposit on call are stated at their nominal values. a. Improvement of Participants’ Welfare Program (DPKP) qualifies as an EBK and must be consolidated in accordance with ISAK 7. Gains and losses arising from transactions in foreign currency and from the translation of monetary assets and liabilities denominated in foreign currency are recognized in the consolidated current statements of income. b. Presented below are the significant accounting policies adopted in preparing the financial statements of the Company and its subsidiary. Transactions denominated in currencies other than Rupiah are converted into Rupiah at Bank Indonesia’s middle exchange rates prevailing at the date of the transaction. time deposits and other deposits with original maturities of three months or less at the reporting date. The consolidated statements of cash flows are prepared by using the direct method and classified into operating. except for certain investments which are presented based on equity method and investments in shares.

JHT fund”.non JHT fund”. Discount or premium are amortized during the period from the acquisition date to the maturity date. Since 2007. 5) Cost of sale of held to maturity securities is determined on the basis of the First In First Out (FIFO) method. while the cost of sale of available for sale and trading securities is determined on the basis of the moving weighted average method. Unrealized gains or losses of JHT fund available for sale securities are reported as a separate component of liabilities to participants under “Differences in valuation of securities . Other property assets are amortized over a period of 4 years starting from the date of acquisition and possession. which are classified under either trading securities or available for sale securities. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 259 . Investment is initially stated at cost and adjusted by the proportion share of the associate company’s net profits or losses. The cost are amortized over the respective rental period and accounted separately from investment property. resulting constant return on the investment. Based on this method. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. 2009 and 2008 (In Rupiah.” f. are stated at their market value. Investment Property in land is stated at cost. Unrealized gains or losses of Non-JHT fund available for sale securities are reported as a separate component of equity under “Differences in valuation of securities . 2) Property Assets Property assets are deferred charges of leasehold improvement in Menara Jamsostek building for rental purposes. Dividend received are recorded as a reduction to the value of the investment. 4) Investment in equity and debt securities held to maturity are stated at cost adjusted for unamortized premium or discount. Based on this method. Investment income is recognized when the investee distributes cash dividend (except for share dividend) from profit after acquisition date. When the Company’s share of losses in an associate exceed its interest. investments in equity and debt securities classified as trading securities and available for sale. The building property is depreciated using the straight line method of 5% of acquisition cost. acquisition cost and fair value adjustment are presented separately. Amortization of discount or premium are stated as interest expense or interest income. Unrealized gains or losses of trading securities are recognized in current year consolidated statement of income. such as gondola installation and security facilities. e. Property investment in building is presented at its acquisition cost deducted with accumulated depreciation. Investment Property 1) Investment Property Investment property represents the Company’s investment in land or buildings that are held for long-term rental yields and are not occupied by the Company. direct investments 1) Direct investments in other company with percentage of ownership of less than 20% and in which the Company has no significant influence in operating and financing policy are stated at cost method. 3) Other Property Assets Other property assets represent capitalized of expenditures related to investment property.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). unless otherwise stated) 3) Investments in equity securities and debt securities. investments are stated at cost. 2) Investments in shares of 20% ownership or more but less than 50% and where the Company has the ability to exercise significant influence over operating and financial policies of the associate company is accounted for using the equity method. Property investment in land is not depreciated due to management’s intention to extend the property right at the end of period. value of investment is stated as zero and the excess amount is stated as “Subsidiary’s Loss Charged to Parent Company. are recorded using the indirect method.

loans with outstanding balance over 12 (twelve) months. which are having high level of probability and measurable reliably. the address cannot be found. 2) Based on the Decision of the Board of Directors No. To the possibility of uncollectible contribution receivables. Sub standard. 3) Recognition and measurement of loans are as follows: Current loans are stated at cost. KEP/20/022002 dated February 21. The collection date of contribution receivables for a particular monthly contribution is the 15th day of the following month. The contribution receivables that do not meet these requirements will no longer be presented in the principal financial statements. loans with outstanding balance more than 6 (six) months up to 9 (nine) months. the contribution receivables are classified as follows: Current. Doubtful. 2) Allowance for doubtful accounts is determined based on the existing objective evidences of impairment of value. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. Sub standard loans are stated at cost less allowance for doubtful accounts of 25%. unless otherwise stated) g. 320/KEP/122004. loans 1) Loans are receivable of DPKP program to participants in form of revolving loans either channeling. 2009 and 2008 (In Rupiah. and Doubtful. in accordance with PSAK 55. 2002. which are outstanding contribution of an active participant with receivables aging schedule of over 6 months and/or outstanding contribution of a non-active participant (bankruptcy. Doubtful loans are stated at cost less allowance for doubtful accounts of 50%. or there is no more business). with the following classification: Current. If there is no objective evidence. The contributions receivable aging schedule for the abovementioned classification is determined in aggregate up to the ldest contribution outstanding (without split off). executing or direct. 260 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . which are outstanding contribution of an active participant with receivables aging schedule of over 3 months up to 6 months. Loss. Contribution receivables 1) Contribution receivables represent uncollected non-JHT contribution at the balance sheet date. The aging of loans are calculated in cumulative basis. disperse. which are outstanding contribution of an active participant with receivables aging schedule of up to 3 months. the allowance is determined based on Decision of Board of Directors No. h.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). at the end of each month. Based on the Decision of the Board of Directors No. the accounting treatment for contribution receivables in the year 2007 was changed. without provision. Loss loans are stated at cost less allowance for doubtful accounts of 100%. which are loans with outstanding balance no more than 6 (six) months. loans with outstanding balance more than 9 (nine) months up to 12 (twelve) months. KEP/246/122006 regarding Accounting Guideline for Jamsostek (PAJASTEK). allowance for doubtful account were provided. Contribution receivables are accrue and recorded if meeting the requirements of assets recognition. Non current. but will be presented separately in the notes to the financial statements as contingent assets.

are provided for 25%. Sub standard receivables. SKP are stated at cost less accumulated depreciation and any accumulated impairment losses. Starting from January 1. Loss receivables. outstanding balance of over 36 months. regarding amendment to the Appendix of the decision of the Board of Directors No. the Director of the Company decided to change part of the accounting policy of fixed assets to conform with PSAK 16 (Revision of 2007). 2009. In accordance with the decision of the Board of Directors No. if any. 2003 with respect to decision of Board No. l. the Company adopts PSAK 16 (revision of 2007) . are provided 100%. are not provided. are stated net of allowance for doubtful accounts. k. At the acquisition date. and presented in the consolidated financial statements separately with fixed assets. and are stated on the basis of the weighted average method in accordance with the decision of the Board of Directors No. unless otherwise stated) i. fixed assets are stated at cost. except for land. are depreciated using the straight line method over their estimated useful lives. Fixed assets. KEP/240/122006. SKP are stated at cost. j. KEP/265/122003 dated December 31. Acquisition Cost of Fixed Assets includes acquisition cost and attributable expenditures in order to transport assets to the intended location and condition so that assets are ready to use as intended by the management. At the acquisition date. except land. SKP comprises of land. 2008. SKP. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. outstanding balance of more than 12 months up to 24 months. and other welfare facilities. which includes the following: laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 261 . The Company uses the cost model for measuring its fixed assets. Fixed assets Starting from January 1. the Company adopts PSAK 16 (revision of 2007) . 2009 and 2008 (In Rupiah. 2008. Account receivables Account receivables represent receivable of the subsidiary. Allowance for doubtful accounts are determined based on the following policies: Current receivables.Fixed Assets. outstanding balance of more than 24 months up to 36 months. The Company uses the cost model for measuring its assets. KEP/41/012009 dated January 29. Under cost model. Doubtful receivables. Participants welfare facilities (SKP) Participants welfare facilities represents the DPKP’s fund to improve welfare of participants of Jamsostek through providing housing facilities. outstanding balance of no more than 12 months. Under cost model. buildings and equipment. are provided for 50%. that is 5% per year for buildings and 25% per year for equipment.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).Fixed Assets. are depreciated using the straight line method over their estimated useful lives. if any. healthcare facilities. KEP/377/122008 regarding Verification Guidance of Financial Statements of Regional Office of PT JAMSOSTEK (Persero). Office supplies and stationery Office supplies and stationery are recorded using the periodical method. fixed assets are stated at cost less accumulated depreciation and any accumulated impairment losses.

Under the finance lease. leases Since January 1. 2008. unless otherwise stated) Type of fixed assets Building Interior Renovation Exterior/Overall Renovation Vehicles Office equipment Computer equipment Other equipment Estimated useful lives 5% 25% Based on appraisal 20% 25% 25% 25% The residual value of fixed assets are determined as follows: Vehicles . When the carrying amount of an asset exceeds its estimated recoverable amount. 1999 are stated at their acquisition cost and not amortized.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). The cost of maintenance and repairs is charged as an expense as incurred. The finance expense is recognized in the income statement on a basis that reflects a constant periodic rate of interest on the finance lease liability. The accumulated cost is classified to the related fixed assets or investment property account when the asset is completed and ready for its intended use. whenever the present value is lower than the fair value. Renewals and betterments are capitalized and depreciated based on applicable depreciation rates as mentioned above. “Accounting for Land”. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. the asset is written down to its estimated recoverable amount. 2009 and 2008 (In Rupiah. 47.sedan Vehicles . the Company recognizes leased assets and the corresponding lease liabilities (net of interest expenses) at the balance sheet at the fair value of leased assets or at present value of the minimum lease payment. Assets under construction Assets under construction are recorded at cost. The costs related to the acquisition or the extension of lands rights are deferred and amortized over the rights period or the economic life of the land. Impairment of asset is recognized as loss on impairment of asset which is charged to current operations. The residual values. m.other than sedan Motorcycle Assets other than vehicles Rp1 25 % 20 % 10 % In compliance with the Statement of Financial Accounting Standard No. the Company adopts PSAK 30 (revision of 2007) . estimated useful lives and depreciation method of fixed assets are reviewed and adjusted as appropriate at each balance sheet date. Each lease payment is apportioned between the finance expense and the reduction of the outstanding lease liability. whichever is shorter. their carrying values and the related accumulated depreciation and amortization are removed from the accounts and any resulting gains or losses are reflected in the current year income statement. The effects of any revision are recognized in the income statement when the changes arise. When assets are retired or otherwise disposed of. Other leases are classified as operating. 262 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . at the beginning of lease. A lease is classified as a finance lease if it transfers substantially all the risks and rewards incidental to ownership.Lease. lands acquired after January 1. which is determined as the higher of net selling price and value in use.

Unreal i zed benefit This account represents approved benefit claims that have been paid by issuing cheque but until the expiry date the cheque has not been drawn by participants. 2009 and No. p. JhT payables and the participants’ share of JhT investment yields JHT Contribution received from the participants of Jamsostek are recorded as addition to JHT payables.0% x (1/12)] x [(Jhn-Ti/Jhn) + (12-n)]} ∑ n=1 The participants’ share. Benefit payable Es timated benefit payables This account represents non-JHT program claims that have not been approved or have not been determined. o. The participants’ share on JHT investment yield represents participants’ right of JHT investment yields in current year. is addition to the balance of JHT payables. Amortization is calculated by using the straight line method since the acquisition month at 25% per annum. After determined. Based on the decision of the Board of Directors No. 2008. The participants’ share is not an expense or income but it is the allocation of investment yields to the participants. The amount of participants’ right of JHT investment yields are determined by using the following formula: On-line Ht Sa n In Jhn Ti Hs Hi Ht Hs Hi : : : : : : : : : : : Total yields of JHT balance in 2009 Beginning balance of 2009 Month of contribution Contribution receipt in “n” month in 2009 Number of days in month Date of contribution received Yields of beginning balances Yields of current contributions Hs + Hi {Sa x 9. resulting from above formula. The balance of JHT investment yields after allocation. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 263 . KEP/390/122008 dated December 24. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. unless otherwise stated) At the end of the finance lease agreement.0%} n=12 {[ln x 9. the amount will be transferred to “Benefit Payable”. all leased assets are stated and administrated to capital expenditure fixed assets in accordance with their classification. if any. whilst the payments are recorded as deduction to the JHT payables. respectively. 2009 and 2008 (In Rupiah. n. KEP/363/122009 dated December 16. the amount of yields of contribution received in 2009 and 2008 are 9% and 8%. Intangible assets Intangible assets are stated at book value. Under the operating leases. lease payments (net of any incentives received from the lessors such as insurance and maintenance) are recognized in the income statement on a straight-line basis over the period of the lease.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). are recorded as JHT fund and classified as a part of liabilities to the participants.

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO), SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY

NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
For The Years Ended December 31, 2009 and 2008 (In Rupiah, unless otherwise stated)

q. Matured JhT payables Matured JHT payables is total JHT contributions and their yields payable to participants who will reach the age of 55 (fifty five) in a period of one year after balance sheet date. r. unidentified contributions Based on the decision of the Board of Directors No. KEP/289/112004 regarding System and Procedure of the Integrated Services of Jamsostek Program as amended with the decision of the Board of Directors No. KEP/77/032008 and in accordance with Regulation of Minister of Manpower No. PER-12/MEN/VI/2007 regarding Technical Instructions on Participation Registration, Contribution Payment, Benefit Payment and Social Security for Employee Services, contribution received that have not been supported with salary data, can not be recognized as contribution income or addition of JHT payables. The contributions are recorded as “Unidentified Contribution” as a part of liabilities to participants. s. Technical reserves 1) Technical reserve of JKK and JK is determined based on actuarial calculation using the prospective method, in accordance with the approval of the Minister of Finance No. S.1101/MK.17/1994 dated July 21, 1994. 2) JPK technical reserves was established in accordance with Government Regulation No. 22 of 2004, that is 10% of current year JPK contribution and is not cumulated. 3) Catastrophe technical reserves represent the reserves that are provided to anticipate any large claims arising from natural disaster. 4) Based on the decision of the Board of Directors No. KEP/49/022006 dated February 28, 2006, the catastrophe, JKK, JK and JPK reserves are 0.5% of current year contribution receipt and accumulated to catastrophe reserves. 5) Based on Government Regulation No. 22 year 2004 regarding management of fund investment of Jamsostek Program, technical reserve for JKK and JK programs for a year insurance period is 40% of contribution received for JKK and JK of current year. t. deferred charges Deferred expense represents cost incurred that has not been recognized as expenses in the period of occurrence and has future economic life. Deferred charges are amortized starting from the acquisition date over their estimated useful life. u. Estimated liabilities, contingent liabilities, and contingent assets Estimated liabilities, contingent liabilities, and contingent assets are recorded, measured and properly disclosed in the notes to the financial statements. Estimated liabilities are recognized if the following conditions are met: - The Company and Subsidiary have a present legal or constructive obligation as a result of past events, - It is probable that an outflow of resources will be required to settle the obligation, - The amount has been reliably estimated. v. Post employment benefits obligation The Company and Subsidiary recorded post employment benefits to their employees based on Labor Law No. 13/2003. The cost of providing post-employment benefits is determined using the Projected Unit Credit Method. The accumulated unrecognized actuarial gains and losses that exceed 10% of the present value of the Company’s defined benefit obligations is recognized on straight-line basis over the expected average remaining working lives of the participating employees. Past service cost is recognized immediately to the extent that the benefits are already vested, and otherwise is amortized on a straight-line basis over the average period until the benefits become vested. The benefit obligation recognized in the balance sheet represents the present value of the defined benefit obligation, as adjusted for unrecognized actuarial gains and losses and unrecognized past service cost. The Company also provides defined benefit post-employment benefits. The contribution consists of contribution from the employees amounting to 5%, which is calculated on the employees’ monthly basic salary, and contribution from the Company, which is determined based on actuarial calculation.

264

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO), SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY

NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
For The Years Ended December 31, 2009 and 2008 (In Rupiah, unless otherwise stated)

The Company also has a defined contribution pension plan for old age security, with the contribution consisting of contribution from the employer and contribution from the employees amounting to 4% respectively, which is calculated on the employees’ monthly basic salary. w. Improvement Participants’ Welfare Fund (dPKP) DPKP is fund collected and used to improve welfare of participants of Jamsostek program and/or their family with priority of poor family and to aid business entities which have a direct relation with the improvement of the welfare of the participants of Jamsostek program, especially for small business entities. DPKP account is presented in the consolidated financial statements as a part of liabilities which consist of operating DPKP and allocated DPKP. The changes in DPKP in the current year are presented separately in the performance reports of DPKP program. x. Revenue and expenses recognition The Company and Subsidiary recognize and record revenues and expenses based on the accrual basis; except for late charges of contribution, which are recognized and recorded based on the cash basis. y. Allocation of the operating expense in the reporting segment of JhT and Non JhT In accordance with the decision of Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 492/KMK.06/2004 regarding the management fee of JHT is certain percentage of average JHT fund, which is calculated of 50% (fifty percent) of the total amount of fund of JHT investment at the beginning of the year (as of 1 January) and the fund of investment at the end of the year (as of 31 December). In accordance with the decision of the Board of Directors No. KEP/80/032005, the proportion of operating expenses allocation in the reporting segment of JHT and Non-JHT program are determined on the basis of the average of investments fund, with formula as follows: Program Beginning Balance Investment Ending Balance Investment Average Investment Fund A D B E C = (A+B)/2 F =(D+E)/2

JHT Non JHT Proportion of JHT = (C/(C+F)) X 100% Proportion of Non JHT = (F/(C+F)) X 100%

Based on the above formula, the proportions of allocation of the 2009 and 2008 operating expenses are 88% and 87%, respectively, for the business segment of JHT, and 12% and 13% for non-JHT. z. Taxation Current tax expense is determined based on the taxable income for the year computed using prevailing tax rates. Deferred tax assets and liabilities are recognized for the future tax consequences attributable to differences between the financial statement carrying amounts of assets and liabilities and their respective tax bases. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary differences and deferred tax assets are recognized for deductible temporary differences to the extent that it is probable that taxable income will be available in future periods against which the deductible temporary differences can be utilized. Deferred tax is calculated at the tax rates that have been enacted or substantively enacted as of balance sheet date. Deferred tax is charged or credited to the statement of income. The enacted tax rate which is used for calculation of current tax is a maximum of 28%, while the tax rate which is used for calculation of deferred tax is the rate which will be substantively enacted on January 1, 2010, that is 25%.

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

265

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO), SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY

NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
For The Years Ended December 31, 2009 and 2008 (In Rupiah, unless otherwise stated)

Adjustments to taxation obligation are recorded when an assessment is received, or, if appealed against, when the result of the appeal is determined. aa. use of estimates The preparation of financial statements, in conformity with generally accepted accounting principles in Indonesia, requires the management to make estimates and assumptions that affect the reported amounts of assets and liabilities and the disclosure of contingent assets and liabilities at the dates of the financial statements and the reported amounts of revenues and expenses during the reporting periods. Actual results could differ from those estimates.

PENJElASAN POS-POS NERACA Neraca Konsolidasi PT. Jamsostek ( Persero), Anak Perusahaan dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) pada tanggal 31 December 2009 dan 31 December 2008 ditutup dengan penjumlahan masing-masing bersaldo sebesar Rp. 84.248.271.563.491 dan Rp. 64.507.343.704.120 31 December 2009 (Rp) I Assets 1 2 3 4 5 6 Investments Current Assets Participants Welfare Facilities of DPKP Program Fixed Assets Deferred Tax Assets Other Assets Total II Passive 7 8 9 Liabilities to Participants Current Liabilities Post-employment Benefits Obligation 61,459,806,108,765 230,002,268,320 225,469,432,559 32,109,919,489 665,808,798,278 2,068,434 4,141,902,798,249 84,248,271,563,491 78,952,976,278,162 281,709,833,068 190,042,007,393 50,438,224,408 525,402,698,127 2,181,381 1,999,942,650,978 64,507,343,704,120 80,698,273,049,164 2,108,690,684,359 31,662,958,848 333,000,055,349 991,547,830,690 85,096,985,080 84,248,271,563,491 61,745,958,190,532 1,555,186,265,300 33,896,072,756 259,710,175,547 803,283,612,688 109,309,387,297 64,507,343,704,120 31 December 2008 (Rp)

10 Other Liabilities 11 Improvement of Participant’s Welfare Fund 12 Minority Interest 13 Equity Total

266

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO), SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY

NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
For The Years Ended December 31, 2009 and 2008 (In Rupiah, unless otherwise stated)

I

ASSETS Investments Jumlah investasi per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dapat dirinci sebagai berikut: Bank Akun tersebut merupakan saldo kas PT. Jamsostek (Persero) dalam bentuk giro yang ditujukan untuk tujuan investasi per 31 December 2009 dan 31 December 2008 yang terdiri dari: 31 December 2009 (Rp) Bank - JHT Fund Bank - Non JHT Fund Total Bank 7,991,840,238 488,371,780 8,480,212,018 31 December 2008 (Rp) 65,345,249,378 727,076,805 66,072,326,183

Deposit On Call (DOC) Akun tersebut merupakan penanaman dana PT. Jamsostek (Persero) dalam bentuk Deposit On Call yang jangka waktunya kurang dari satu bulan, dengan tingkat bunga rata - rata sebesar 6,57 % yang terdiri dari: 31 December 2009 (Rp) - DOC - JHT Fund - DOC - Non JHT Fund Total - DOC - Overnight JHT Fund - DOC - Overnight Non JHT Fund Total DOC Total 0 100,000,000,000 100,000,000,000 430,724,517 242,122,754 672,847,271 100,672,847,271 31 December 2008 (Rp) 4,600,000,000 26,190,000,000 30,790,000,000 302,206,323 226,419,986 528,626,309 31,318,626,309

Time Deposits Akun tersebut merupakan penanaman dana PT. Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dalam bentuk deposito berjangka pada Bank Pemerintah dan Bank Swasta dengan tingkat bunga rata-rata 7,67 % per tahun dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) Time Deposits The Company - Deposits - JHT Fund - Deposits - Non JHT Fund Total Subsidiary Total 24,220,922,000,000 2,927,266,941,000 27,148,188,941,000 27,148,188,941,000 18,720,272,000,000 1,695,621,141,000 20,415,893,141,000 20,415,893,141,000 31 December 2008 (Rp)

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

267

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO), SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY

NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
For The Years Ended December 31, 2009 and 2008 (In Rupiah, unless otherwise stated)

Instrumen Pasar Uang Lainnya (Commercial Paper) 31 December 2009 (Rp) CP - JhT - Nominal - Allowance for Possible Losses CP JHT Total 21,600,000,000 (21,600,000,000) 31 December 2008 (Rp)

Shares This account represents investments of JHT and non JHT funds in shares with details as follows: 31 December 2009 (Rp) JhT Fund - Share Trading - Available for Sale Total Non JhT Fund - Trading - Available for Sale Total 0 9,220,161,806,200 9,220,161,806,200 4,823,921,311,051 4,823,921,311,051 14,044,083,117,251 31 December 2008 (Rp) 0 5,674,699,387,500 5,674,699,387,500 44,850,000,000 3,125,962,381,350 3,170,812,381,350 8,845,511,768,850

Bonds Akun tersebut merupakan penanaman dana PT. Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dalam bentuk obligasi yang dikelompokan dalam diperdagangkan, tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) PT. Jamsostek (Persero) JhT Fund Trading Issued by government Issued by corporation Less: Allowance for possible losses Total Trading Available for Sale Issued by government Issued by corporation Less: Allowance for possible losses Total Available for Sale 1,361,578,222,500 364,443,990,000 1,726,022,212,500 2,088,951,891,160 1,190,704,840,000 3,279,656,731,160 1,200,724,697,270 540,027,145,000 (33,500,000,000) 1,707,251,842,270 1,856,710,077,720 1,223,656,600,000 (33,500,000,000) 3,046,866,677,720 31 December 2008 (Rp)

268

JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report

PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO), SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY

NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
For The Years Ended December 31, 2009 and 2008 (In Rupiah, unless otherwise stated)

Hold To Maturity Issued by government Add (Less): - Unamortized premium - Unamortized discount Issued Bonds Value by government Hold to Maturity Issued by Corporation Add (Less): - Unamortized premium - Unamortized discount Issued Bonds Value by government Hold to Maturity Issued Bonds Value - hold to Maturity Total investment on Bonds - JHT Fund

21,895,105,000,000 319,428,849,730 (833,127,664,299) 21,381,406,185,431 7,710,500,000,000 34,911,363,365 (9,098,467,945) 7,736,312,895,420 29,117,719,080,851 34,123,398,024,511

19,317,386,000,000 378,559,945,527 (566,048,046,314) 19,129,897,899,213 4,768,500,000,000 43,369,008,287 (12,307,401,805) 4,799,561,606,482 23,929,459,505,695 28,683,578,025,685

31 December 2009 (Rp) PT. Jamsostek (Persero) Non JhT Fund Trading Issued by Government Issued by corporation 45,713,750,000 272,030,900,000 317,744,650,000 65,617,500,000 103,077,000,000 168,694,500,000 473,853,000,000 3,948,923,985 (58,801,183,448) 419,000,740,537 835,000,000,000 3,346,314,069 (3,573,324,999) 834,772,989,070 1,253,773,729,607 1,740,212,879,607 35,863,610,904,118

31 December 2008 (Rp)

43,792,800,000 285,709,900,000 329,502,700,000 62,150,100,000 49,975,000,000 112,125,100,000 473,853,000,000 4,324,305,458 (65,508,214,663) 412,669,090,795 357,000,000,000 4,021,047,874 (6,304,701,780) 354,716,346,094 767,385,436,889 1,209,013,236,889 29,892,591,262,574

Total Trading
Available for Sale Issued by Government Issued by corporation Total Available for Sale Hold to Maturity Issued by Government Add (less): - Unamortized premium - Unamortized discount Issued Carrying Bond Value by Government Hold to Maturity Issued by corporation Add (less): - Unamortized premium - Unamortized discount Issued Carrying Bond Value by Government Hold to Maturity Total carrying bonds value - hold to maturity Total investments in bonds - non JHT Fund Total Company’s bonds investment

laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK

269

956. 2009 and 2008 (In Rupiah.625.970.000 47.947.678.438.31 %) PT.509.749.630.270.683.148 82.294 1. Jamsostek (Persero) Cost Method Bank Syariah Bukopin (9.122.800.000.352.494.416.562.014.868.694 2.000 40.110. unless otherwise stated) Subsidiary Available for Sale Bonds Total Investments Bonds 5. (11 %) PT.111.000.567 79.758.831.352.830.000 106.897.500.683.800.262.118 5.050. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dalam bentuk Penyertaan dengan rincian sebagai berikut: Bidang Usaha PT.000 106.000.000 29.102.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).297.148 25. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.751.869.408.000. Satria Bali Tama (5.509.520 31 December 2008 (Rp) Direct Investment Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.226 1.599.594 183. Asrindo Arta S.594 3.662 164.50 %) PT.221.381. Marga Mandala Sakti (1.148 82.849.500.000 6.270.000 14.444.596.000) 31 December 2008 (Rp) Mutual Fund This account represents investments of the Company’s fund in unit link mutual fund with classification as follows: 31 December 2009 (Rp) JhT Fund Trading Available for Sale Total Non JhT Fund Trading Available for Sale Total (0) 183.399 288.605.658.000.20 %) PT.068 161.000 14.692.692.047 1.24 %) Total Banking Broker Banking Hotel Toll Road 25.000.000 (12.630.374 2.416.148 31 December 2009 (Rp) 31 December 2008 (Rp) 270 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .497.000.641.648 124.000 35.574 Medium Term Notes ( MTN ) This account represents the Company’s fund investments in Medium Term Notes (MTN) as follows: 31 December 2009 (Rp) Non JhT Fund Held to maturity MTN of PT Hati Prima Perdasa Less: Reserves Carrying Value 12.625.341.820.904. Bank Muamalat (0.

975.000.436.611.607.148 200.000) (13.205.718.000) 26.000.255 31 December 2008 (Rp) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 271 .558) (133.054.920) (7.209.986.591.326.591.148 (13.904.077) 487. 2009 and 2008 (In Rupiah.773 9.180.682) 509.646.696 (7.000) (1.669.694 652.244.724.975.347.113.078.796.718.834 428.741.741.000 40.402.212 74.459.617 650.043 212.561.290.918.515.819.235.148 200.903.000.322.253.204) (2.465.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).977.269.636) (156. unless otherwise stated) Subsidiary PT. Jatim Krida Utama Less: permanent Marga Mandala Sakti Satria Balitama Net (13.000.164.181.244.590 6.994.665.797.113.295.665.346.094.875 6.437) (131.761.372.234 428.692.000. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.692.142.148 Investment Property Akun tersebut merupakan penanaman dana PT.644.060.850.899 (153.000) 32.347.142.326.555.692.581 422. Jamsostek (Persero) dalam bentuk properti investasi per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) land JHT Fund Non JHT Fund Total Land Building JHT Fund Non JHT Fund Total Building Property Asset JHT Fund Non JHT Fund Total Property Asset Acquisition Cost land and Buildings Accumulated depreciation Building JHT Fund Non JHT Fund Total Accumulated Depreciation Buildings Accumulated depreciation Asset Property JHT Fund Non JHT Fund Total Accumulated Depreciation Asset Property Total Accumulated Depreciation Book Value Property Investment (8.692.000 47.209.459.801) (3.000.696.555.709 138.346.762) 11.000.212 74.694 11.515.322.486.043 212.000) (15.060.920) (141.975.617 9.640) (8.640) (165.069.255 138.614.824 422.

740.112 11.347.365 M2) Total Building 37.724.667.940 M2) Desa Bugel Tangerang (204.102.209.736 M2) Jl.10.000.607.515. Muhtar Raya.2 JhT Building Menara Jamsostek .370.000 138.555 53.164.295.H.248.870. unless otherwise stated) 1.850 5.986.694 Accumulated Depreciation Asset Property JHT Accumulated Depreciation Other Asset Property JHT Book Value Property Asset (6.HR.346. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.000.Accumulated Depreciation Non JHT Building Book Value Building 1.250 M2) Desa Tambak Kabupaten Lebak Banten (540.1 land JhT Fund Jl.372.212 363.718.875 6.370.709 (131.558) (133.992.321.321.316.626.104. Jaksel (30.792.769.326.054 6.Accumulated Depreciation JHT Building . Cibeunying Bandung (7.254.426.900 74.205.617 (5.257.916 M2) Jl.545 M2) Jl.448.266.800) (3.740.000 2.760. Jamsostek (Persero).271 M2) Desa Kamarung Kabupaten Subang (15.812.850 5.087.209.637) (156.810.691.255 31 December 2008 (Rp) 422.700.346.000.381) 2.000.053.459.971. Kec.691. Sudirman Bekasi (9.824.203) (2.102.696.000 926.000.575.290 M2) Desa Waringjaya dan Sinarjaya Kabupaten Pandeglang Banten (1.190 M2) Jl.018 1.019) 2.783 11.10.964.696 6.3 Property Asset 8. Jakarta Selatan (5.244.977.819.530.406.580 M2) Total Non JhT Fund Desa Neglasari.994. Imam Bonjol Batam (3.462.269. Rasuna Said.10. Gatot Soebroto Jakarta Selatan (16.834 428.Jend.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).043 212.018 1.949 1.653.113.255 31 December 2009 (Rp) 37.234 428.257.183 9.100 27.900 74.657.100 27.259) (1.000 2.902) (1.911 3.590 Property Asset JHT Other Property Asset JHT 2.078.066.082.043 212.903.270 12.614. CuRRENT ASSETS Jumlah tersebut merupakan saldo aset lancar PT.270 12.Batam .591.436.104.555 53.347.000 926.810.657.434 2.322.761) 294.555.000 57.000.083.060.254.797.611.700 M2) Desa Sirnasari/Cariu Jonggol (1.450 1.646. Petukangan Utara. 2009 and 2008 (In Rupiah.083.450 1.000 57.964.761.646.Jakarta Selatan Non JhT Building Graha Nagoya Mas .180.626. Anak Perusahaan dan program DPKP per tanggal 31 December 2009 dan 31 December 2008 yang terdiri dari: 272 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .112 11.486.387 422.437) 271.087.976.792.212 363.700.886.Jend.651.824 (153.555.591.000 138.886.760.459.270 M2) Desa Cikahuripan Kabupaten Bogor (962.900.244.841.290.

2009 and 2008 (In Rupiah.050 13.358 176.11 Advances To Employee 2.606 201.552.752.709. JKM.000 174.592 153.178.054.725) 12.582.772.868.355.498 2.667. Cash and Cash Equivalents 31 December 2009 (Rp) Cash PT.012.814.735.699.459.049.356.543 50.311.613.849 304.000. Jamsostek (Persero) Subsidiaries DPKP Programs Total Bank PT.358 31 December 2008 (Rp) 535.197 (349.561 21.038 406.402. dan JPK dari perusahaan peserta Jamsostek per 31 December 2009 dan 31 December 2008.093. Jamsotek (Persero) yang meliputi piutang iuran program JKK.2 Piutang Iuran dan Penyisihan Piutang Iuran Akun tersebut merupakan saldo piutang iuran PT.607. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.2 Contributions Receivable Accumulated Depreciation Contributions Receivable 2.343.408 2.267.281 212. Jamsostek (Persero) Cash in Transit PT.1 Cash and Cash Equivalents 2.035.000.000.584 4.916.pos tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: 2.000. unless otherwise stated) 31 December 2009 (Rp) 2.055 (10.548. laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 273 .149.767 576.745 167.482 31 December 2008 (Rp) 16.793.985 265.735 9.067.664 35.690.000.561.482 366.368.601) 15.017 2.600) 833.213 185.578.613. Jamsostek (Persero) Temporary Investments DPKP Programs DOC Non Investments Fund Rupiah DOC Non Investments Fund Subsidiaries Total Cash and Cash Equivalents 16.107.000.000 2.670.13 Office Supplies And Stationary Total 794.306.138.9 Employees Receivables 2.765.626.143 1.769.656 26.077.985 2.061.050 16.108.676 126.461 6.222.618.045.814.644.113. Jamsostek (Persero) Subsidiaries DPKP Programs Total Current accounts in post office PT.000.916.683.140.4 Housing Loans Allowance for Account Receivables 2.409.997.125.301 Pos .434.993 2.000.000 10.717.196.256 858.764 (115.770) 263.000 372.188.100.275.558.000 794.918.474.013.186.605.382.000.600) 1.725 14.620.478.088 8.478 5.525.097.098) 234.12 Prepaid Expenses 2.000 535.7 Advances To Tax 2.084 (245.381 1.978 (10.265.5 Accrued Income 2.6 Investment Receivables 2.253 (104.033.688.10 Other Receivables 2.016.1.588.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).3 Loans DPKP Programs Accumulated Depreciation Contributions DPKP Programs 2.326.667.799.931.684.459.509 5.647.356 184.523.834 2.719.191 4.555.638.799.577.000.

478.919.171 7.697.866.557.396.033.555.440 497.533.647.731.256) (245.956 499.409 884.725) 119.686 Jumlah Pinjaman diberikan program DPKP per 31 December 2009 dan 31 December 2008 merupakan saldo-saldo pinjaman peserta Jamsostek atas program Pinjaman DPKP dalam upaya meningkatkan kesejahteraan peserta dengan rincian berdasarkan jenis pinjaman sebagai berikut: 274 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Piutang Iuran yang tidak memenuhi persyaratan tersebut disajikan dalam catatan atas laporan keuangan sebagai Aset Kontijensi.045.504. perlakuan akuntansi untuk Piutang Iuran mulai tahun buku 2007 mengalami perubahan.726.045.676.161) (46.618.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).040.275.986 Piutang iuran adalah iuran non JHT yang belum diterima pada tanggal neraca.666 1.711.945.654 764.209.014.152 15.745.326.488.3 Loans DPKP Program 31 December 2009 (Rp) Loans DPKP Program Allowance for DPKP Program Loans 263.427 31 December 2008 (Rp) 120.735.652 31 December 2008 (Rp) 234.769.368. Sampai dengan 31 December 2009 dan 31 December 2008 jumlah piutang iuran yang disajikan sebagai aset kontijensi dengan rincian sebagai berikut: Description Regional Office I Regional Office II Regional Office III Regional Office IV Regional Office V Regional Office VI Regional Office VII Regional Office VIII Total 2.152.108.717.275.563.370 601.611.400.812.772.173.061.963.214) (349.969 427.084 94. Piutang Iuran yang diakru dan dicatat dalam laporan keuangan adalah piutang iuran yang telah memenuhi persyaratan pengakuan sebagai aset.830 872.562.105. 2009 and 2008 (In Rupiah.008 3.746 917.092.770) 17.435.728.687.148.477.730.783.185.525.505) (65.007 133.601) 159.155.006.084 (111.940.250.419 366.281.712.774.052) (127.648.035. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.794.027.552.727 265.120 1. Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor: KEP/246/122006 tentang PAJASTEK.178.772 68.771.764 (115.197 (156.273 50.043 31 December 2008 812.285 2.039 31 December 2009 350.707 699.107. yaitu memiliki tingkat keterjadian pasti dan dapat diukur secara andal.171.244 7.523.061.681) (87. Penjabaran lebih lanjut atas pengukuran dan pengakuan Piutang Iuran ini terdapat dalam Surat Edaran Direksi Nomor: B / 2298/ 032007 tanggal 21 September 2007. unless otherwise stated) 31 December 2009 (Rp) Contribution Receivables Employment Accident Benefits Death Benefits Health Care Benefits Total Accumulated depreciation Contribution Receivables Employment Accident Benefits Death Benefits Health Care Benefits Total 164.240.469.253 (104.098) 20.

482.515.910 2.404 147.454.935 17.566 752.179.819.272.5 Accrued Income Akun tersebut merupakan saldo pendapatan yang masih harus diterima PT.669.458.047 2.433.533 378. Jamsostek (Persero) Interest of deposits on call Loans Interest of time deposits Share Dividend Interest of bonds Investments property rental Other investments income Subsidiaries dPKP Program Total Accrued Income 31 December 2008 (Rp) 55.748.447.597.525.255.078.276.910) (651.950) (142.725 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 275 .PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).371 132.028.253 31 December 2008 (Rp) 216.090.978 (10.600) 4.523.679.055 (10.188.553.093 34.306) (104.577.083 75.378 31 December 2008 (Rp) 12.368.735.901 466.049.553.553.512.699.219) (10.903 750.436.654 833.553.595.239. 2009 and 2008 (In Rupiah.470 828.481) (10.455 2.254.466.567.311.646 263.847 904.683.826.015.377.667 5.611 16.4 243.793.581.384) (115.600) 1.618.125.053.891.987.548.461.097.285.678 234.103.322. Jamsostek (Persero).762 752.450.434.765.240.725) Piutang Usaha dan Penyisihan Piutang Usaha Akun tersebut merupakan saldo piutang usaha anak perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) Account Receivables Allowance for Account receivables Loans 15.910 1.000 107. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.543 19.274.485 3.719.215.506 1. unless otherwise stated) 31 December 2009 (Rp) Participants Loan Cooperative of Labor Loans DTMK Loan Pelkes Provider Loans Allowance for Loans DPKP Program Allowance for Housing Loans Allowance for Cooperative of Labor Loans Allowance for DTMK Allowance for Pelkes Provider (92.002.083.600.079 1.752.601) 2.910.651.643.089.868.166) (752.183.138.552. Anak Perusahaan dan EBK per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) PT.558.910) (569.546.764 (103.523.478.

9 Other Receivables Akun ini merupakan saldo tagihan non operasional PT. Jamsostek (Persero) Subsidiaries DPKP Program Total Other Receivables 2. 2009 and 2008 (In Rupiah.523.879 2.10 Advances to Employee Akun tersebut merupakan saldo persekot kerja PT.620.632 410. Jamsostek (Persero) Nomor: KEP/163/062008 tanggal 25 September 2008.644.034.835 14.149. 2.384 14.034.688.6 Investment receivables 31 December 2009 (Rp) Receivables Sale for Share 50. Jamsostek (Persero) dan Program DPKP untuk keperluan dinas yang belum dipertanggungjawabkan sampai dengan tanggal laporan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian: 276 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .203 576.masing sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) 2.311.018. unless otherwise stated) 2.495 2.735 31 December 2008 (Rp) 2. Jamsostek (Persero).017 2. Jamsostek (Persero) PPn Masukan Bangunan Investasi Pph Pasal 28 Atas Lebih Bayar Pph Badan Subsidiaries Total Advances to Tax 31 December 2008 (Rp) 166.215.459.240.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).933.215.478 PT.498 31 December 2008 (Rp) 2.595 25.261 367.983 292.869. Jamsostek (Persero) atas pemberian pinjaman kendaraan untuk pembelian kendaraan roda empat bagi karyawan pejabat struktural dan akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan.767 31 December 2008 (Rp) - 2.067.358.018.633 14.632 166. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) PT.578. Anak Perusahan dan DPKP kepada pihak ketiga yang belum diselesaikan sampai dengan 31 December 2009 dan 31 December 2008 masing .077. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.560.355.000. Pemberian pinjaman tersebut berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT.633 320.916.605.000 174.952.409.299.7 Advances to Tax Akun tersebut merupakan pajak dibayar dimuka PT.138.8 Employee Receivables 31 December 2009 (Rp) Vehicles Loans 2.993 Jumlah tersebut merupakan saldo piutang PT.

2009 and 2008 (In Rupiah.633 16.993 6.116 1.748 1.181.353.935.777.371.556 3.061.992.681.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).542.805. Anak Perusahaan dan Program DPKP yang belum direalisir sampai dengan tanggal laporan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian: 31 December 2009 (Rp) PT.975.818.527.121.800 457.12 Perlengkapan dan Alat Tulis Kantor Akun tersebut merupakan saldo Perlengkapan & ATK PT. unless otherwise stated) 31 December 2009 (Rp) PT.950 4.050 31 December 2008 (Rp) 4.655.904.000 9.150 14.154.050 20.100 206. Jamsostek (Persero) Head Office Regional Office DPKP Program Total Advances to Employee 8.867 1.127.550 (108.278.565 1.191 2.226 512.111.755 544.806 4.647.374.182.033.693.796 3.850.966.584 31 December 2008 (Rp) 8.050 2.054.048.903. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31. 31 December 2009 (Rp) PT.500) 5.828.028 1.263 1.306.582.368.230. Jamsostek (Persero).516.368 4.420 4. Jamsostek (Persero) Office buildings rental Prepaid expenses Housing rental Prepaid expenses Prepaid expenses rental Insurance Prepaid expenses Other Prepaid expenses Subsidiaries DPKP Program Total Operating Expense 8.950 8.013.670.592.157.101 399.904.000 13.016.161.11 Beban Usaha Yang Dibayar Dimuka Akun tersebut merupakan saldo beban dibayar dimuka PT.708.698 180.434.371. Jamsostek (Persero) Printing goods Stamps Office stationeries Consumable computer supplies Subsidiaries Total Office stationeries 2.959 1.875.686 283.097.628.495.381 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 277 .239.802.918.638.600 723.189 11.000 379.381 4.992.602 192.709.068.012.434 1.849.306.904.356.267.798. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008.786.408 31 December 2008 (Rp) 2.356.104.988.

536.312.795.560.909.142 7.000) (855.389.837) 290.307) (437.719) 33.475 (20.498.243.442.210.712 2.651.000 2.927) (391.656.195.899.324.476.236.662.372.599.748.450 579.089.987.372.589) 278 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.563 527.396 78.965.000 2.248.081) (25.785.650.447.263) (102.776.799.715.469.012 470.379.448.884 (65.433.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).975 (23.452) (31.154.259) (739.546.216) (119.688. Jamsostek (Persero).860.586.004.756 Acquisition Cost Accumulated Depreciation 4 Fixed Assets Akun tersebut merupakan saldo aset tetap PT.651.324 118.372.072.914.000 819.146 141.356.975.896.968 201. 2009 and 2008 (In Rupiah.380) (141.622 46.855) (317.211.927) (87.607) (38.323.474 131.024 7.047 2.243.767.865.024 127.813.062.561.161.775.596 157.004.437.705.848 31 December 2008 (Rp) 54.296. Anak Perusahan dan Program DPKP per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) Non direct Ownership PT.451.195.366.356.879.872.726.799.951 681.645.958.587.045.000 381.823.733 76.833 343.621.262.453.795.952.117.952.969.550 (910.476.463.323.402) (340.355.113.057) 238. Jamsostek (Persero) Acquisition Cost Land Building Vehicles Office Equipment Computer Equipment Other Equipment Accumulated depreciation Fixed Assets Land Vehicles Office Equipment Computer Equipment Other Equipment Book Value Subsidiaries Land Building Vehicles Office Equipment Computer Equipment Other Equipment Accumulated depreciation Fixed Assets Land Building Vehicles Office Equipment Computer Equipment Other Equipment 31 December 2008 (Rp) 85.252.362 38.844) (381.333) (768.225) (388.653.024) (2.396.000 1. unless otherwise stated) 3 PARTICIPANTS’ WElFARE FACIlITIES (SKP) OF dPKP PROGRAM Akun tersebut merupakan saldo SKP per 31 December 2009 dan 31 December 2008 dengan rincian sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) 54.754.013 60.474 138.175) (488.408.112.139.690.137.628.124.729.869) (2.563 527.040) (117.769 (70.815) (49.617.723.127) 31.

096.240.474 4.000.510 2.120.675) (340.783.000.290.349 6.752.105.10 Others charges 6.800.967.670.500 352.175.333) (4.486 350.839.158 10.940.865 23.961 6.998.985.452.718.410.158.553.153.693.938. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahaan per dan 31 December 2008.819 779.782.095.248. Outstanding Balance as of December 31.043 31 December 2008 (Rp) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 279 .743 802.012.175.468.007 106.520.061 13.525.349 333.160 259.290.641.642.932 779.547 259.424 2.790.4 Intangible assets 6.843.239.275.889 110.152. 2009 and 2008 as follow: 31 December 2009 (Rp) PT.967) (117.886.461.290.800.6 Deferred charges 6.997.411.547 5 deferred Tax Assets 991.728 85.499.270.275.131.390.288 297.683.312) 3.378.055.029.931.710.477.228.324.180 5.500.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).000 1.934.000 117.648 7.985.388 245.200 7.886.418.515.785 84.1 Restricted cash and cash equivalents 6.809 19. Jamsostek 6.055.757.592.000 56.500 29.247 333.2 Construction in progress 6.270.942 Akun tersebut merupakan aktiva pajak tangguhan PT.201.705.710.093.350.931. 2009 and 2008 (In Rupiah.080 4.466.293 15.396 1.327 591. current assets and fixed assets.239.693 32.700 (4.599.352 650.000 117.815.343.000.743.200 7.466.246.633.764.898.3 Unused fixed assets 6.5 Prepaid expenses 6.115 365.130.309.147 2.500 18.700 107.303) (109.235. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.500 352.8 Foreclosed assets 6.250.412) 2. 6 Other Assets This account represents assets of Company which is not classified to investment assets.643.239.969.341 25.104.445.872. unless otherwise stated) Book Value Fixed Assets dPKP Program Acquisition Cost Land Computer Other Equipment Accumulated depreciation Fixed Assets Building Computer Other Equipment Book Value Fixed Assets direct Ownership Book Value Fixed Assets Construction in progress Construction in progress dPKP Program direct Ownership Book Value Fixed Assets and Construction in progress Total Book Value Fixed Assets 4.501.700 (3.195) (4.105.446 25.250) (352.7 Employee receivables 6.11 Assets Investment Trouble Total Subsidiaries dPKP Program Total 6.

998. unless otherwise stated) II PASSIVA 7 Kewajiban Kepada Peserta Saldo kewajiban PT.669 3.485. Jamsostek kepada peserta per 31 December 2009 dan 31 December 2008 masing-masing sebesar Rp.11 Technical Reserves Total Pos-pos tersebut dijelaskan sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) 7.833.055.975 107.781 3.437.1.183 3.706.162 31 December 2008 (Rp) 97.627.952.830 93.948.1 Jaminan yang sudah ditetapkan tetapi belum dibayarkan. 31 December 2009 (Rp) 13.874 7.074 dan Rp.055.509 77.150.869. Merupakan saldo hutang jaminan PT.926.472.048 61.594.976.627.966.064.1 Benefits Payables Benefits payables consist of: Jaminan yang sudah ditetapkan tetapi belum dibayarkan.162 dan Rp.990.3.874 70.5 Matured JHT Payables 7.10 Differences In Valuation Of Securities 7.773.385.912 107.121.7 Underpayment of JHT Payables 7.342.780.384 97.713.767 dan dalam jumlah tersebut terdapat saldo selisih penilaian efek dana JHT akibat potensi laba/rugi dari kepemilikan efek kategori AFS.028.952.753.2 Unidentified Contributions 7.244.657.150. saldo selisih penilaian efek efek per 31 December 2009 dan 31 December 2008 masing-masing sebesar Rp.591.283.292) 4.278.342 99.61.170.342.976.108.472 79.677.335.996.753.815.626 19.459.051. 78.263.342 Employment accident benefits Death benefits Health care benefits Construction service benefits Informal Sector Total 280 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .070 5.214.8 Unidentified JHT Payables 7.472 31 December 2008 (Rp) 12. Jaminan sudah dibayarkan tetapi belum dicairkan 31 December 2008 (Rp) 107.170.250.330.127 3.586.6 JHT Payable Based on PSJHT 7.074 5.949.777.278.9 JHT Development Funds 7.977.195.123. 31 December 2009 (Rp) 7.385.583.004.134 32.728 (2.000 (1.384 209.029.459.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).224 4.846 60.019.3 Estimated Benefits Payables 7.168.691 7.806.292) .977.692 51.368.780.413.532 97.584.806.1 Benefits Payable 7.368.775.000 97.4 JHT Payable Ready to Pay 7.333) 109.851.300.517 86.584.675 85.853.368.667 114.009.767 107.018.154.583.960.(2.581 4.075.249.567 78.896 17.900.398. 2009 and 2008 (In Rupiah.249.108.335.998.341.903.032.084.853. Jamsostek (Persero) per 31 December 2009 dan 31 December 2008 atas jaminan yang telah ditetapkan oleh Kantor Cabang namun belum dibayarkan kepada peserta.000 601. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.

244.2 Jaminan sudah dibayarkan tetapi belum dicairkan Jumlah tersebut merupakan saldo per 31 December 2009 dan 31 December 2008 atas jaminan JHT dan Non JHT yang sudah dibayarkan tetapi belum dicairkan oleh peserta sampai dengan batas waktu berlakunya cek pembayaran masing .815.485.851.910.447.129 1.5 Hutang JHT Jatuh Tempo Akun ini merupakan penerimaan iuran JHT beserta hasil pengembangannya yang akan jatuh tempo dan harus dibayarkan kepada peserta dalam waktu kurang dari satu tahun.472.1.341.191 77.640.781 31 December 2008 (Rp) 7.12/MEN/VI/2007 bahwa penerimaan iuran dari perusahaan yang belum didukung dengan data upah tidak dapat diakui sebagai Pendapatan iuran.027.462.224 31 December 2008 (Rp) 222.521.500 77.990.349.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).912 dan Rp99.926.175. unless otherwise stated) 7.536.713. 2009 and 2008 (In Rupiah.229. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.004.333.869.775.022.532 7.614 19. program Jasa Konstruksi dan program LHK yang belum didukung dengan data upah tenaga kerja dan selisih lebih rekon DUTK .691 Employment accident benefits Health care benefits Construction service benefits Total 7.410.432.3 Hutang Jaminan Diestimasi Jumlah tersebut merupakan klaim jaminan yang belum disetujui / ditetapkan namun besarnya klaim dapat diestimasi berdasarkan jumlah pengajuan klaim yang disampaikan oleh peserta per 31 December 2009 dan 31 December 2008 yang terdiri dari: 31 December 2009 (Rp) 13.692 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 281 .168. dimana sesuai dengan Kep /289/112004 dan PERMENAKER No.780 1. 31 December 2009 (Rp) Matured JHT Payables 3.491.283.702.437.2 Unidentified Contributions Jumlah tersebut merupakan penerimaan iuran perusahaan program Jamsotek.199.517 31 December 2008 (Rp) 65.372.846 31 December 2008 (Rp) 3.037 5.297.742.225 106.680.masing sebesar Rp79.409.603 86.492 71.195.802.410.965 209.589 3.342. 31 December 2009 (Rp) 78.127 7.676 8.139 70.591.508 Unidentified Contributions of Jamsostek Program Unidentified Contributions of construction service program Unidentified Contributions of out of working relationship Iuran Belum Jelas Penyetor Selisih Rekonsiliasi DUTK Total Unidentified Contributions 7.4 Hutang JHT Siap Bayar Jumlah tersebut merupakan penetapan klaim JHT yang belum diambil oleh tenaga kerja sampai dengan 31 December 2009 dan 31 December 2008 31 December 2009 (Rp) JHT Payable Ready to Paid 4.032.594.

009.154.603. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.365.865) 462.9 17.8 Unidentified JHT Payables on PSJHT Jumlah tersebut merupakan penerimaan iuran JHT yang belum dapat diselesaikan PSJHT nya untuk program LHK dan Perseorangan per 31 December 2009 dan 31 December 2008.277.106 1.330.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).6 JHT Payable Based on PSJHT Jumlah tersebut merupakan penyelesaian D/PSJHT per 31 December 2009 dan 31 December 2008.669 31 December 2008 (Rp) 120.073 31 December 2008 (Rp) (1.833.949.626 7.437.183 Akun ini digunakan untuk menampung penerimaan iuran JHT yang telah selesai direkonsiliasi pasca pembayaran klaim dan sampai dengan tanggal laporan belum dibayarkan kembali kepada tenaga kerja.292) 282 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .948. 7.643.706.657.584.134 31 December 2008 (Rp) 51.976.385.922.10 Differences in Valuation of Securities 31 December 2009 (Rp) Difference in a valuation of equity security . 31 December 2009 (Rp) Unidentified JHT Payables on PSJHT 7.773.451.087.070 31 December 2008 (Rp) 3.728 7.283.674.977.285.487.922.811.788.903.947.142 3. 31 December 2009 (Rp) JHT Payable Based on PSJHT 60.990.536 4.763.064.JHT Valuation variance of mutual fund -JHT 2.7 Underpayment of JHT Payables 31 December 2009 (Rp) Underpayment of JHT Payables 32.201 5.069. Hutang Premi dan Surplus Hak peserta per 31 December 2009 dan 31 December 2008 yang terdiri dari: 31 December 2009 (Rp) JHT premium payable JHT Development Fund Excess of participants’ share on JHT investment yields Total 2.343.544.623.018.290) (803.028. unless otherwise stated) 7.581 JHT Development Funds Jumlah tersebut merupakan dana pengembangan JHT.726.683) (373.811.627.896 31 December 2008 (Rp) 19.086 2.468 2.998.JHT Difference in value of bonds .263.368.214.780. 2009 and 2008 (In Rupiah.319) (2.084.797 (74.075.522.054.162.029.150.

450 47. per 31 December 2009 dan 31 December 2008. 5 tahun 2003 dan Pedoman Akuntansi Jamsostek 2002 yang telah disempurnakan melalui Pedoman Akuntansi Jamsostek (PAJASTEK) 2006 yang disahkan berdasarkan SK Direksi Nomor: KEP/246/122006 tanggal 20 December 2006 7. unless otherwise stated) Jumlah tersebut merupakan saldo akibat kenaikan (penurunan) Investasi efek tertentu dalam kelompok AFS (Available for Sales) yang sumber dananya dari JHT.007.305.393 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 283 .777.898 39.3 Accrued expenses 8.4 Other accrued 8.782. Jamsostek (Persero) dan Anak Perusahan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 yang harus dibayarkan kepada karyawan pada akhir masa pengabdiannya .311.224.320.375.996.048 8 Current liabilities 31 December 2009 (Rp) 8.249 54.106.805.741.268.245.250.471 6.629.493.505.559 861. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.123.2 Taxes payable 8.026.608.042.232 47.318.320 31 December 2008 (Rp) 13.755.432.404.469. 31 December 2009 (Rp) PT.333.007.221.319.559 31 December 2008 (Rp) 189.068 9 Post-Employment Benefits Obligation Jumlah tersebut merupakan saldo kewajiban imbalan kerja PT.335.781.611.110.393 644.1 Accounts payable 8.710 5.398. Dasar penyajian ini sesuai ISAK no.761 35.703 9.310 230.833.825. Jamsostek Subsidiaries Total 224.166 281.519 1.077.725 5.221 109.590.127.709.525 111.635.000.947.531.261 4.750 79.741.831.178.285.11 Technical Reserves 31 December 2009 (Rp) JKK technical reserves JKM technical reserves JPK technical reserves Technical construction service reserves Catastrophe Reserve 3.653.903.480.850.6 Other current liabilities Total 8.266. 2009 and 2008 (In Rupiah.213.000 190.862.852.159 55.113.000 225.914 388.567 31 December 2008 (Rp) 3.925 1.974 93.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).002.201 62.433.253.5 Unearned revenues 8.531.179.880 375.444.966.342.792.

888.614.363.608 279.464.127 371.438.434 2.508.484.3 Reconciling items of bank of DPKP program 10.784.926.460.334.286 31.333 976.068.224.514.888.670 665.698.514.871.347.529 50.334.303.489 31 December 2008 (Rp) 16.713 206. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.920.293.272.713.170 31 December 2008 (Rp) 284 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .381 2.591.687.434 31 December 2008 (Rp) 2.109.2 Temporary accounts to be settled 10.170 87.694.4 Other Liabilities Total 16.318.400.919.798.278 189.819) 153.459.404.363.183 14.139 2.061.529 32.957 525.753. unless otherwise stated) 10 Other liabilities 31 December 2009 (Rp) 10.946.542 94.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).402.986.381 153.695) 277.1 Security deposits 10.658.653.444 368.776 (35.237 (1.408 11 Improvement of Participant’s Welfare Fund Saldo Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta per 31 December 2009 dan 31 December 2008 sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) Operating dPKP Beginning Balances Correction of beginning balances of operating DPKP Corrected operating DPKP Increase (decrease) in operating DPKP Operating DPKP distributed dPKP Beginning Balances Increase (decrease) in distributed DPKP DPKP has been distributed Total Improvement of Participant’s Welfare Fund 12 Minority Interest 31 December 2009 (Rp) Minority interest in net assets of subsidiary % Minority Interest Total 2.615.888.660.890.808.962.181.454 976.363. 2009 and 2008 (In Rupiah.068.956 52.628 371.170 371.438 459.181.

462.092.715.697 6.650.217 453.576.711.562.225.093.966 128.514 2.751 Total 2.999.764.342. Rincian pendapatan iuran adalah sbb: 31 December 2009 (Rp) Receipt from contribution from package program Receipt from JHT contribution Receipt from JKM contribution Receipt from JPK contribution 1.000 731. JKM.747.262..113 512.4 Differences in valuation of securities .PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).349.2 ).363.337 286. 2009 and 2008 (In Rupiah.139. Non JHT.000 638.725.772.non JHT fund 13. Penerimaan iuran JHT. 103.dan dibukukan sebagai Iuran belum rinci dalam kelompok Kewajiban Kepada Peserta ( lihat penjelasan 6.157.114.260.721 2.288 926.6 Retained earnings Total 600.928) 1.033.934 (500.552.494.090.3 Appropriated reserves 13.476 976.805.761.663.942.000.033.915) (671.081.902. Penerimaan iuran JHT tidak dicatat sebagai pendapatan tetapi sebagai penambah pos Kewajiban Kepada Peserta.227 1.765.482.777 336.381.754 31 December 2008 (Rp) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 285 .1 Paid-up capital 13.000.580.105.227 (615.354.249 31 December 2008 (Rp) 600.299 Receipt from contribution from non package program Receipt from Technical construction contribution Receipt from TK Mandiri contribution 117.584.351.898 2. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.024 124.836.d 31 December 2009 yang belum didukung dengan data upah tenaga kerja sebesar Rp. dan Jasa Konstruksi untuk Periode 01 Januari s.683.786 10.163.502.024 795.308.557.054.396.348.271.5 Changes in equity of subsidiary 13.373.978.450.000.660.000.532.379.614.160.711.054.051 118.154.798. unless otherwise stated) Jumlah tersebut merupakan bagian pemilik saham minoritas atas Aset bersih anak perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 13 Shareholders’ Equity Saldo ekuitas per 31 December 2009 dan 31 December 2008 sebagai berikut: 31 December 2009 (Rp) 13. Jasa Konstruksi dan TK Mandiri untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008.283.239 4. JPK.728) 1.978 14 Receipt from contribution Jumlah tersebut merupakan pendapatan iuran JKK.141.177.057 1.2 General reserves 13.140.

100 (11.204.745.919.472.313.463.487.855.997) (1.605.719.177.000) (665.626. Rincian beban jaminan adalah sbb: 31 December 2009 (Rp) Benefits expense from package program Employment Accident Benefits Expenses Death Benefits Expenses Health Care Benefits Expenses (343.803.435.976) (41.158.864) (660.304.496.807) (272.971) (25. unless otherwise stated) 15 Operating Income Subsidiaries Pendapatan operasional langsung yang diterima PT.518.444.916. Pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT) tidak dicatat sebagai beban jaminan tetapi sebagai pengurang pos Kewajiban Kepada Peserta.668) (6.492.403 16 Pembayaran Jaminan Jumlah tersebut merupakan beban jaminan yang telah dibayarkan selama periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 .220) Benefits expense from non package program Construction Services Expenses Pendapatan Iuran TK Mandiri Expenses TKI Program Expenses (21.128 dan Rp 1. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.965 (12.598.223) (13.295. 2009 and 2008 (In Rupiah.000) (587.223) (255.382) (17.547.547.660) (292.594.350) Total Claim Expenses (1.786.762.449.580.456) (1.449) (811.536.756) (320.484.665.152.628.337.409.396) (1.785) (30.600.011.368.845.127.820.959.317.570) (18.116.045.304.804.477) 286 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .676) 513.328.112.593) (108.660.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).616.518) 31 December 2008 (Rp) (576.088.008. dengan rincian: 31 December 2009 (Rp) JKK Technical Reserve Expenses JKM Technical Reserve Expenses JPK Technical Reserve Expenses Technical Reserve Expenses Construction Services Reserve Expenses TKI Program Reserve Expenses for Catastropha Total (677.983.218) 107.027. Bijak selama periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 masing-masing sebesar Rp 10.079.714.404.565) (9.255.264.896.264) 31 December 2008 (Rp) 17 Technical Reserve Expenses Jumlah tersebut merupakan penyisihan dana yang digunakan untuk pembayaran jaminan yang diperkirakan akan terjadi pada masa yang akan datang.248.679) (13.781.

599.395.517.354.557 2.825.423.611.1.141 31 December 2008 (Rp) 4.848.779 266.825.900.Rupiah Interest from bonds .425 194.396.068.053.Traded Interest from bonds .636.308 344.997 4.173 40.772.2 Non JHT Interest Income Investment Interest from rupiah deposits on call Interest Income of Doc Overnight Interest from rupiah time deposits Interest from foreign exchange time deposits Interest from rupiah time deposits construction services Interest from rupiah time deposits individual employment .777.416 2.392.519.Traded Interest from bonds .187.336 6.412.205 107.959.675.703 72.902.393.324 205.815 312.Available For Sale Interest from bonds .727.482 45.104.411 266.660 709.083 3.679.295.850.374. unless otherwise stated) 18 Investment Income 31 December 2009 (Rp) 18.031.023.643 3.163 397.640.418 507.167.426.639.468.003 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 287 .442.281 4.141 18.281 5.599.999.525.855.167 Total interest income 18.633.579.Available For Sale Interest from bonds .374.432 65.848.1.862 17.556 151.181.364.116 2.669.599.308 dan Rp 4.169.673.531 23.669.689.182.318 59.075.673.048 97.653.959.294 1.060 432.188.589.633.402 2.423.579.953.164.404.777 Hasil investasi yang berasal dari Pendapatan Bunga untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 adalah Rp 6.640 366.826.345.900.639.167 1.1 JHT Interest Income Investment Interest from rupiah deposits on call Interest Income from Doc Overnight Interest from rupiah time deposit Interest from bonds .971 18. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.606.981.144.060 dengan rincian: 18.Held to Maturity 507. 2009 and 2008 (In Rupiah.456.517.508 242.1 Interest Income Investment 6.527.848.401.544.187.Held to Maturity 9.599.437.090.527.181.993 309.474.497.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).169.289.2 Income from Dividen Investment 6.689.857.420 73.669.831.023.

3.504 160.295.198.047.593.942.295.017.303 dan Rp 1.003 31 December 2009 (Rp) 18.426 742.277.826 64.826 1.807.017.207.807.808.000 19.856 dengan rincian sbb: 288 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .719.390 109.895. 344.645 528.778.590.017.295.714 528.275.380.275.4 Gain On Disposal Of Investment 66.210. Jamsostek: Non JHT Dividend from investment in share Non JHT Dividend from minority direct investment Subsidiary: Non JHT Dividend from investment Subsidiary Non JHT Dividend from investment JHT and Non JHT Dividend from investment 11.275.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).745 24. 2009 and 2008 (In Rupiah.210.932.993.663.737.2.826 and Rp 64.017.2.Non JHT Income from Building Rent Investment .844.595.286 295.3 Pendapatan Sewa Investasi 66.303 63.739.352.737.586.1 Income from Rent Investment .595.JHT Income from Building Rent Investment JHT Income from Building Service Charge Investment JHT 65.003 108.586.277.352.091 65.162 18.531 19.941 109.359 Rent income of 2009 and 2008 amounting to Rp 66.616 344.645 528.778.309 27.077.359 1.715 39.334. respectively with description as follows: 18.942.593.942.1 JHT Dividend from investment JHT Dividend from investment in shares 235.422.206.277.687.198.856 18.422.327.400 742.808.169.295.390 11.354.334.295.2 Income from Rent Investment .169.059.658 164.590. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.455. unless otherwise stated) Pendapatan dividen investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 sebesar Rp.429.808.Non JHT Laba Pelepasan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 adalah Rp 1.404.429.993.932.426 742.422.404.616 31 December 2008 (Rp) 267.586.645 64.778.2 Dividend from Non JHT Investment PT.739.773.559.033.914 235.952.162 109.400 37.359.914 18.844.842 267.893.893.162 432.426 Total Income from Rent Investment 18.842 164.970 63.017.914 235.590.000 164.280.059.531 sedangkan periode 01 Januari s/d 31 December 2008 adalah 432.429.751.3.842 267.354.226 164.

369.294.564.155.999.2 Other Investment Income .593.232.000 (0) 47.040.306.883.000 480.139.4.621.071 1.537.027.990 54.151.100.210.981.095.040.500 41.168 13.408.649.637.5 Other Investment Income 18.530.139.912.2 Unrealized Gain on Investment Non JHT Unrealized Gain on Stocks Non JHT Unrealized Gain on Bonds Non JHT Unrealized Gain on Mutual Fund Non JHT Total Unrealized Gain on Investment Total Investastment Income Gross 19 Investment Expenses 19.466.431.114 dengan rincian sbb: 18.752 691.522 5. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.197 2.912.550.260.707.306.334.707 486.057 532.087) 516.814 13.022.078) (106.825.1.389 603.269.075.351.445.838.100.621.047.856 11.6.273.5.466.114 18.738.049.251.438.087) (12.343.838.912.2 Gain on Disposal of Investment Non JHT Total Gain on Disposal of InvestmentJHT & Non JHT 643.JHT 691.421 1.635.568 11.288.244.942.179 19.155.673.123 1.445.436 632.599.964.447.964.303 13.993.670 577.707.431.740) (106.234.251.174 11.179 577.596.814 579.867.000 74.515.351.621.242.271.314) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 289 .198.AFS Profit from Sales of Mutual Fund JHT .889.1 Tax expense of investment activities 19.844.879.JHT Other Investment Income .278. 2009 and 2008 (In Rupiah.344.825.132 625.114 7.AFS Profit from Sales of Bonds JHT .Trading Profit from Sales of Bonds JHT .Trading Profit from Sales of Stock JHT .287) (66.026) (56.600.933.2 Tax expense of investment activities Non JHT 47.5.607.1 18.576.139.351.489 (548.876.746.000 47.258.304.961 (1.707 18.530.100.Trading Profit from Exchange of Mutual Fund .000 794.100.844.009) (94.000.457.353.132 13.011.581.928.4.1 Tax expense of investment activities JHT 19.650 45.842 65.515.000 579.1 Unrealized Gain on Investment JHT Unrealized Gain on Bonds JHT Unrealized Gain on Mutual Fund JHT 532.707 18.435 8.642 109.6 Unrealized Gain on Investment Keuntungan atas kenaikan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 adalah Rp 579.646 169.876.883. unless otherwise stated) 18.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).457.353.530.1 Gain on Disposal of Investment JHT Profit from Sales of Stock JHT Profit from Sales of Stock JHT .905.1.982 467.136.982 109.Non JHT Total Other Investment Income 18.318.394 145.084.883.720 48.709.344.538.6.905.977.314) (10.262 516.147.707 9.730.776.AFS Profit from Sales of Mutual Fund JHT .173 7.908.982) (66.776.707 dan Rp 625.568 625.

808.814. management exp.602.000) (26. Exp.291.560.2 Expense of Marketing & Management of Inv.585) (647. Assets JHT Marketing expenses of investment building JHT Operating cost of investment building Depr.585) (1.915.511.125.500) (16. of Property Management .1 Investment management and consultant fees JHT Inv.478. unless otherwise stated) 19.104) (9.552.905. via Fm JHT-Bonds Consultant Exp.Stocks Inv.322) (16.041.440) (2.000) (591.208. assets Non JHT Total Expense of Insurance of invest.700) (400.358) (723.900.4.268.514.935) (10.025.585.835) (146.835) (51.343.565.946.501) (713.209. of Marketing and Management ofinvestment assets 19.967) (4.962.399) (41.287.591.000) (44.100) (112.440) (17.163.062.225. of Marketing & Management of Inv.621) (15.616.139.542.558.438.220) (656.619) (51.456.228.870.515.621.569.655) (620.610.1 Administration expense of investment activities JHT Deposit charge of time Deposits JHT Deposit charge of stocks JHT Deposit charge of Bonds JHT Bank Investment JHT (17.675.291.478.719.558.575.350.274.034) (4.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).815) 19.268.005.765. via Fm JHT .610.515.077.655) 19.585.420.813) (15. 2009 and 2008 (In Rupiah.000) 19. Assets (725.JHT 290 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .602) (713. of Property of Other Assets JHT (54. of Investment Activities (2.160) (22.187.947) (479.353.3 Exp.000) (13.780.181) (20.624.878) (35.180.3.322) 31 December 2008 (Rp) (51.947) (51.075) (647.999.360.000) (6.890.2 Expense of Bank Investment Non JHT Deposit charge of stocks Non JHT Deposit charge of Bonds Non JHT Bank Investment Non JHT Total Adm.2 Expense of Insurance of invest.678) (586.915.139.181) (3.062.501) (502.827.624.4.808.470) (12.000) (930.043.240) (54.163.827.000) (12.025.080) (244.575.403.815) (6.438.087.747.621.332) (3.585) (635.484.000) (29.075) (53.000) (329. of Property Assets JHT Depreciation Exp.500) (2.621) 31 December 2009 (Rp) (3.240) (480.420.000) (957.420.236.507) (20.794.1 Expense of Insurance of investment assets JHT 19. expenses of investment building Non JHT Maintenance expenses of land Non JHT Total Exp.5.100) (752.444.362) (53.209.832) (22.497) (23.4 Expense of Insurance of investment assets 19.142.501) (707.720) (15.444.043. assets 19.092. expenses of investment building JHT Maintenance expenses of landJHT Depreciation Exp.1 Expense of Marketing & Management of Inv.013.160) (725.742. Assets Non JHT Depr.3.371. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.000) (27.2 Administration expense of investment activities 19.962.848) (591.389) (13.000) (400.087.2.950.5 Investment manager and consultant fees 19.371.507) (2.602) 19.560.000) (13.765.2.719.222.956) (12. management exp.

349. Other investment expense Non JHT .199.000.343.637.518.Property Invest.095.Property Invest.000) (59.286) (3.740) (5.500.888.947.902.422.300) (1.349.623) (2. Other investment expense JHT & Non JHT 19.138.300) (201.985 sedangkan periode 01 Januari s/d 31 December 2008 Rp4.591.700) (101.500.027.286) (691.611.985) 19.885.199.Stocks Other investment expense JHT .713.7.039. exp.177.2 Other investment expense Non JHT Stamp investment expense Non JHT Other invest.700) (31.000) (21.956.766) (35.786.000) (10.714) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 291 .620) (4.947.746.093. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.329.389) (219.786.789.620) (21.646.714) 19.786.872.6.554) (5.243) (4.700) 7.611.449.242.000) (29.000) (1.147.365.489) (12.325.286) (383.722.394) (309.Mutual Fund Other invest.189) (3.389) (1.714 dengan rincian sbb: 19.885.985) (12.489) (1.AFS Loss on disposal of investmentNon JHT Loss on disposal of Bondi Non JHT Trading Total Loss on disposal of investment (12.000) (18.243) (1.713.591.244. Non JHT .623) (2.390.113.885.722.400.000) (1.549.462.189) (201. 2009 and 2008 (In Rupiah.000) (12.171.2 Investment management and consultant fees Non JHT Management expenses of investment in stock through Investment Manager Management expenses of investment on Bonds through Investment Manager Property management consultant expenses Other management consultant expenses Total management and consultant fees (1.959. unless otherwise stated) 19.440.422.786.902.428) (4.6.7.961 (1.428) (691.663.700) (502.Trading Loss on disposal of Bond JHT .2 (12.000) (800.714.000) (17.486.985) (3.000) (197.300) (6.361.600.663.Direct Majority 19.786.985) (164.713.113.700.6 Other investment expense 19.214.985) Rugi pelepasan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 adalah Rp12.171.713.177. exp.714.072.Deposits Other investment expense JHT .142.329.892.000) (3.789.138.Stocks Other investment expense Non JHT .132.7 Loss on disposal of investment (1.5.489 (101.713.113.700.1 Loss on disposal of investment JHT Loss on disposal of Bond JHT .389) 9.086) (1.623) (1.872.475) (3.189) (1.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). Non JHT .386.995) (1.346.1 Other investment expense JHT Stamp investment expense JHT Other investment expense JHT .

124.274.474) (134.438.925.518) (28.253.510) (551.873.3 Subsidiary 21.404) (104.3 Law enforcement expenses 21.1 Participants extension program expenses 21. in value of Mutual Fund JHT Loss on declining in value of investment Non JHT Loss on declining in value of Stocks Non JHT Loss on declining in value of Bonds Non JHT Loss on decl.455.089.191.269.978.184.165 Represent the allowed proportion of operating expenses in accordance with Government Regulation No.567.2.964.629.2.1 Directors Expenses 21.742.6 Official representation expenses 21.165.2.960.902.557.298.8 Loss on declining in value of investment (352.820. 21 OPERATING ExPENSES 21.165.986.271.875. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.191.688.776) (12.121) (66.1.661.490.2.733) (5.2.515.262.741) 971.700.042.624.311) (3.342.453) (897.610.575.873.217.173.133) (226.2.109) (9.454) (1.682.488 (897.173.876.510) 19.207.779) (25.672) (60.2.783) (4.8.000) (2.925.3 (2.203.674.8.340.199.077.655.680) (180.009.016) (21.876.339.8.587) (1.860) (6.030.500) (139.433.000) (355.371.807.490) (11.2 Commissioners Expenses 21.155.510) (314.155.2 Participants development expenses 21.2 (34.343.918.596.1.655.791) (4.676) (544.632.094.747) (5.304.020) (3.509 dan Rp 1.921.953.181.586 dengan rincian sbb: 19.306.004) (108.250) (1.1.852.700.5 Travel expenses 21.433.454) (15.179) (121.133) (716.337.509) (1.000) 0 (34. 22 of 2004.873. in value of investment Non JHT Total Loss on declining in value of investment Total Investment Expense 20 INCOME/ExPENSES OF JhT INVESTMENT FuNd MANAGEMENT (318.966.311.1 Loss on declining in value of investment JHT Loss on declining in value of Bonds JHT Loss on decl.764.517.000) 19.7 Subsidiary (1. unless otherwise stated) 19.000.692.738.554.191.728) (17. 2009 and 2008 (In Rupiah.009) (71.633.944) (226.447.000) (34.697.2 Operating Expenses 21.124.532.124.289.089.165.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).315) 292 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .964) (481.952.700.827.591.4 Public relation expenses 21.629.981) 857.810.089.1 Management expenses 21.103.000.187.581.469. in value of Mutual Fund Non JHT Loss on decl.729. in value of investment Non JHT Loss on decl.094) (12.438.895) (12.268.105.090) (318.041.741.412) (23.719.000.586) Kerugian atas penurunan investasi untuk periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 adalah Rp 352.420) (4.289.941) (8.

727) (7.3.371) (94.095.096.095) (13.278.332.778) (61.3.931.152.856) (15.954) (21.6 Amortization expenses 21.795.664) 21.014) (5.679) (319.348.735.965) (2.905.797.320.574.126) (5.548.087) (15.863) (26.354.905) (23.288) (15.552.237.289) (519.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).649) (22. unless otherwise stated) 31 December 2009 (Rp) 21.415.31 Fringe benefit expenses 21.493.5.485.235.114) (21.4.070.466.970) (5.648.076) (8.11 Other administrative and general expenses 21.944.344) (18.123.776.107) (21.250) (165.640.206) (17.136.462.973.969) (696.174.512.084.071.423) (7.7 Secretary expenses 21.992.8 Data management expenses 21.428.328.3.946.477.140.274) (175.536) (7.228.903.computer 21.590.925.3.3 Employee Expenses 21.289.859.750.4.099.767) (9.616.234.607.045.846) (5.879) (10.10 Financial administration expenses 21.5 Depreciation expenses .924) (20.828.107.4. 2009 and 2008 (In Rupiah.722) 31 December 2008 (Rp) (130.411.798.3.921.6 Fixed asset tax and insurance expenses 21.174.380) (3.775.782.618) (8.3.555.572.329.6 Acceptance and placement expenses 21.137.2 Rent expenses 21.267.296.596.241.705.5.806.405) (6.524) (69.250.5.202) (16.016.9 Planning and development expenses 21.4.3.other equipment 21.205.8 Other employee expenses 21.2 Depreciation expenses .5. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.622.5 Depreciation and amortization Expenses 21.136.5 Employee training expenses 21.999.4 Asset maintenance and management expenses 21.694) (2.986.234) (14.348) (2.652.635.3 Subscription expenses 21.569.897) (77.4.446.523.890.027.3 Depreciation expenses .288) (60.3.391) (5.539) (5.253) (4.753.995.602) (4.4.793.building 21.418) (18.301.908) (622.107.3.374.928.963.970) (698.office equipment 21.429.464.951) (430.840.4.809) (487.603.273) (624.9 Subsidiary (146.383.136) (76.4.958.240.385.4 Social security/additional JPK/employee retirement expenses 21.729) laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 293 .901.1 Salaries and honorarium expenses 21.764.1 Offices supplies expenses 21.067.041.795) (351.5.574.992.128.645.255.025) (174.956) (23.586.896.5.165.4.4 Depreciation expenses .137.089.346.363) (14.391) (165.408) (5.726.597) (75.102.2 Basic allowance expenses 21.1 Depreciation expenses .4 Administrative and General Expenses 21.383.590) (1.345.049.398.12 Subsidiary 21.956.4.094.145.7 Subsidiary (30.274.418.250) (11.306.493) (653.412) (4.913) (77.913) (24.7 HRD expenses 21.4.316.vehicle 21.374.5 Household and meeting expense 21.774.4.428.5.

345) (18.684.563.801 (736.488) 4.677. Jamsostek Subsidiary 189. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.JKM Allowance for doubtful accounts .018 (371.956.877.000.324.281.008.335.444.710.413 setara dengan bunga 9% per tahun.262.737 dan kerugian akibat klaim fiktif sebesar Rp.121.573) (106.264.485.636.883.215.895.976.782.600) (857.633.6 Allowance for doubtful accounts Allowance for doubtful accounts . 24 PARTICIPANTS ShARES ON JhT INVESTMENT YIEldS (6.883.383.188) (57.822.271.048.377.547.429 dan keuntungan kenaikan kurs sebesar Rp.093. 2009 and 2008 (In Rupiah.698.480) (282.413) (4.838.2 Other expenses (12.010.867.753.539 Jumlah tersebut merupakan pendapatan (beban) pajak tangguhan PPh Badan PT Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 masing-masing sebesar Rp 188. unless otherwise stated) 21.672) (971.JPK 21.218.335.537) (5. jasa giro sebesar Rp.029) Proporsi terbesar dari beban lain selama periode 01 Januari s/d 31 Decemberi 2009 antara lain bersumber dari kerugian selisih kurs sebesar Rp.799) 188.484.700) Jumlah tersebut merupakan beban PPh Badan PT Jamsostek (Persero) dan anak perusahaan per 31 December 2009 dan 31 December 2008 masing-masing sebesar Rp 298.165) 11.485.154.957) (103. 4.539 294 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .355.002 149.431) Hasil pengembangan dana JHT periode 01 Januari s/d 31 December 2009 yang dikembalikan kepada peserta sebesar Rp 6. 5.642.697 16.197 23.218.480 dan Rp 282.128.160 dan Rp 11.710.360) (25.002 149.955.789.652.271. 1.057.652.129 Jumlah pendapatan lain lain dan beban lain lain netto diluar dari tujuan usaha perusahaan dan anak perusahaan selama periode 01 Januari s/d 31 December 2009 dan 01 Januari s/d 31 December 2008 masing-masing sebesar Rp4.025) (9.805.633.234.921.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).966.552 .371) (40.547.803.273.218.057.7 Allowance for doubtful accounts .154.473.754. 7.JKK Allowance for doubtful accounts .160 (22.271.002 dan Rp149.700 26 Income (Expenses) of deferred Tax 188.591.234.216.539 dengan rincian sbb: PT. 2.105.264.155.620.158 Proporsi terbesar dari pendapatan lain selama periode 01 Januari s/d 31 December 2009 antara lain bersumber dari pendapatan denda iuran sebesar Rp.1 Other Income 16.883.Subsidiary 22 ExPENSES OF JhT INVESTMENT FuNd MANAGEMENT 23 OThER INCOME (ExPENSES) (44.479) 149.264.132.578. 25 Company Income Tax (298.254.057.484.620.618.129 dengan rincian sbb: 23.128.

JHT/Bunga JHT 27.878.1.1.952.557.518) (1.217.354.450.1 Pembayaran Jaminan 27.264.482.908.477) (1.087 (1.728) (2.4. Pajak Tangguhan.2 Beban Perusahaan dan Anak Perusahaan 27.979.492.836.104) (6.381.691 149.lain 27.274.088.978 11.255.959.3 Hak minoritas 27. hak Minoritas 1.710.864) (4.2.057 31 December 2008 (Rp) 2.3 Beban Usaha.218.154.090.152.002 (298.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO).1.413) 1.045.836.801.570) (811.484.1 Pendapatan Perusahaan dan Anak Perusahaan 27.539 (282.449.271.057 27.663.745.090.2 Pendapatan Investasi Bersih 27.199. Penyusutan & Penyisihan 27.041.736.482.619. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.223.239 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 295 . 2009 and 2008 (In Rupiah.160 10.1 Penerimaan Iuran 27.830.128 11.2.620.325.057.349.652.883.431) 1.377.188.476 5.239 31 December 2009 (Rp) 1.103.5 Laba Setelah Pajak dan hak minoritas 2.128.129 1.176.335.690.295.177.4 Pendapatan Operasional Anak Perusahaan 27.547.911.2 Beban Pajak Penghasilan Badan Non JHT 27.525 1.633.715.875.403 8.485.051 8.660) (660.1 Pendapatan Pajak Tangguhan 27.898.3 Bagian Peserta atas Hasil Inv.116.234.498.748 4.781.904.916.381.480) 147.304.4.986 (1.660.3 Pendapatan lain .877. unless otherwise stated) 27 laba (rugi) setelah PPh Badan.450.4.2 Beban Cadangan Teknis 27.974.147 1.069.1.2.700) 516.337.354.547.955.271.002.570 188.660.016) (3.4 Laba Sebelum Pajak 27.

2009 and 2008 (In Rupiah. SUBSIDIARY AND SPECIAL PURPOSES ENTITY NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For The Years Ended December 31.PT JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA (PERSERO). unless otherwise stated) Halaman ini sengaja dikosongkan This page is inTenTionally lefT blank 296 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

Alamat Perusahaan Corporate address .

6. (0711) 350 309 F.5 Komplek Ruko Morawa No.Box 105 T. (0721) 486 051 lAMPUnG ii Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0751) 229 84. Lampung Tengah T.wasantara. (0651) 230 45. (061) 882 3812 KAnTOr WilAyAh ii – Regional office ii Jl. (061) 457 8833 P. Jakarta Selatan 12930 T. Slamet Riyadi No. (0645) 431 35 KAnTOr CABAnG n. (0721) 267 655 BEnGKUlU Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Sultan Mahmud Badaruddin II No. 06. P. 229 85 F. (0623) 418 62 SiBOlGA Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Kapuas Raya No. Cik Ditiro No. Jamsosg03@palembang. (0631) 224 14. Bukit Tinggi T. (0659) 700 0914 lAnGSA Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Jend. Box 11 T. (0622) 224 38 F. (021) 520 2310 KAnTOr WilAyAh i – Regional office ii Jl. (061) 794 1712 lhOKSEUMAWE Kantor Cabang III – Branch Office III Jl.O. Langsa 24415. Padang Sidempuan No. MT. 633 56. (0623) 439 92.O. (0751) 229 87 SOlOK Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Swadaya No. 121. 486 783 F. (0741) 619 18. 82. Haryono No. 794 1882 F. Lintas Sumtera KM0 No. (0711) 310 017 F. Gatot Subroto No. Sudirman No. Sibolga T. P. (0721) 486 036. Hazarin No. (061) 415 5674 F. 3-4 T. 635 145 F. Kapten Patimura No. (0651) 335 51 MEUlABOh Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 334. (0755) 206 46 F. Warsito No. Solok T. (0755) 206 13 BUKiT TinGGi Kantor Cabang III – Branch Office III Jl.wasantara. 18. 16. (0752) 228 94. Hamzah Bendahara Lhokseumawe 24531. P. (0711) 362 033 MUArA EniM Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 4. Sutomo No.O. Sumatera Utara 20731 T. P. P. (0734) 421 008 F. Bengkulu T. 657 75. 633 56. 152. (061) 882 0465. Jambi 361121.O. 662 43.id JAMBi i Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (0622) 232 65 KiSArAn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl.M. (0736) 204 51 F. 657 75. (0659) 700 6043-4 F.id TAnJUnG MOrAWA Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. 11. Box 1378 T. Negara No. Binjai. 176.O. (061) 662 8841. 11. Kapten Patimura No. Batang Agam/Jl. Box 15 T. Telukbetung. Muara Bungo.O. 11. (0741) 619 18.O. (0641) 218 86 F. Bandar Jaya. 667 796. 79. 458 73 F. Angkatan 45. 882 0466 F. 23 Meulaboh T. Veteran No. Daud Beureuh No. Siantar 21116 T. Prof. 667 753 F. Box 80 T. Padang 25116. 36A.O. Box 65 T. (021) 520 7797 F. (0752) 337 20 E. 626 590 F. (061) 794 1709. Kampus Blok H . (0631) 219 34 SUMATErA BArAT – WEST SUMATrA Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (061) 453 2818 MEDAn Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. 334. (0741) 627 37 lAMPUnG Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. SiAnTAr Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Soekarno-Hatta No. (0734) 421 821 E. 663 1291 F. (0741) 627 37 JAMBi ii Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. 47A. P. 12.Kantor Pusat [Head Office] Jl. Medan 20153. Medan 20153 T. (0711) 350 538 PAlEMBAnG Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. T. 217 12 F. Cindur Mato No. Jend. 430 66 F. Medan Tanjung Morawa Km. Drs. T. Bandar Lampung 35127 T. 667 796. (061) 662 8842 BinJAi Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Medan T.net. (0645) 436 35. (0721) 572 567 F. 159 B-C. Yos Sudarso No. Box 65 T. Kisaran 21215. Palembang T. 16. Jambi 361121. P. (061) 453 6184 F.net. JAMSOSTEK_bkt@bukittingi. P. Banda Aceh 23126. P. (0641) 206 28 BElAWAn Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. 667 753 F.A.O. 662 43. Box 1479 T. Muara Enim T. (0736) 200 07 298 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Palembang.21.D Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Box 14 T. 131. P.

(0761) 617 07 DUri Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 390 5227 F. 12. P. Lt. (0761) 617 07 F.43 F.PAnGKAl PinAnG Kantor Cabang II – Branch Office II Jl.A. 3 Jakarta Barat 11510 T. 9. Daan Mogot No. Selatan Menara Jamsostek. Jend. Pulo Ayang Blok OR-1. Astekd00@riau.R Subrantas No. (021) 390 5226. (021) 351 2176 CilAnDAK Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. 94. Imam Bonjol Nagoya. (021) 527 9324 . (0717) 431 216 riAU i Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Astra Agung Lestari Tbk. Dumai T. (0761) 332 45 E. Daan Mogot KM 14. Batam . Jend. (0771) 315 057 . Jl. 5-9.id riAU ii Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Gatot Subroto. 13. Rengat. R. (021) 390 5229 rAWAMAnGUn Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. 65. H. Gobek. Pangkal Pinang T.wasantara. (021) 6660 4157 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 299 . (0771) 219 29 BATAM i Kantor Cabang I – Branch Office I Gedung JAMSOSTEK Rental Office Lt. 28. Jl. Cilandak Barat. 2. (0769) 211 68 F. Naga Sakti Blok 6D. (021) 739 3661 KEBOn Sirih Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Jakarta Utara T.4 KEBAyOrAn BArU Kantor Cabang III – Branch Office III Wijaya Grand Centre Blok C1. (021) 522 9321 SAlEMBA Kantor Cabang I – Branch Office I Jl.O. III. (021) 5439 5696 TAnJUnG PriOK Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Radja Hadji No. Salemba Raya No. 385 7775. 390 5029 F. Jakarta Utara T. (0765) 367 28 F. 5-6.184 F. 71-73. Pekanbaru – Riau 28112 T. Jakarta Pusat T. (021) 4786 7071 GrOGOl Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Jakarta Pusat 10440 T. (0761) 332 57. Sudirman No. 270 36 F. Gatot Subroto No. (0769) 216 77 TAnJUnG PinAnG Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Jakarta Timur T. (021) 4584 8723. Riau T. (021) 314 1709 PlUiT Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Pemuda Kav. (0778) 322 858 F. 41 A-B. (021) 385 7701.9 F. (0778) 452 986 BATAM ii Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Gedung Bank Lippo Lt. (021) 566 4268 KAliDErES Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. 4. Jakarta Pusat T. 38 Kav. Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12430 T. (021) 7279 9513 F. Lt. 373 84. Ir.23 F. (021) 453 0123 F. PT. Juanda No. (021) 461 6555 F. (021) 5439 5596. (0717) 431 415 F.O. Jakarta Selatan T. Jawa No. Jend. (021) 527 9318 . Pekanbaru – Riau 28112 T. 385 7702 F. (021) 522 9291 F. (021) 7591 7973 . Jakarta Timur T. Pluit Timur Blok L Barat No. Jakarta Barat T.Riau T. 565 9123. Tangkuban Perahu Timur No. Jakarta Selatan 12430 T. (0778) 322 858 KAnTOr WilAyAh iii – Regional office iii Gd.72 F.net. Kawasan Industri Pulogadung. 8 Tower B. 566 5331 F. Jl. 66. (021) 390 5119. Duri – Riau T. (021) 4786 8141 . Bukit Gading Indah Blok I No. Jl. 95C. (021) 6669 5182 .H. Box 2 T. 455 920 F. (0765) 327 94 rEnGAT Kantor Cabang II – Branch Office II Jl Bupati Tulus No. 90. 131. 4584 2725 PUlOGADUnG Kantor Cabang III – Branch Office III Gd. (0765) 595 615 DUMAi Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. H. Batam. Engku Putri. Gedung Bank Liman Int. 10 No.25 GAMBir Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. (021) 461 6618 SETiA BUDi Kantor Cabang I – Branch Office I Menara JAMSOSTEK Lantai 2. Sudirman No. Darmawangsa III. 5439 5598 F. Jl. Box 150 T. P. (0778) 458 324. Jakarta Selatan T. (021) 7591 7963 . K. (021) 566 4269. Kartini Kav. 5-8. Tanjung Pinang. Wahid Hasyim No. Komp. (0765) 598 133 F.

AMGK17_TGR2@yahoo.22 F. Bandung 40124 T. 22B . 68. Box 65 T. 5. Kecamatan Koja Jakarta Utara T. Hasan Mustofa No. (021) 522 3544. Gedung Soilens Lt. Jonggol. Bandung 40124 T. Suite 703 & 704 Jl. 12. 1 Jl. (0267) 411 439 F.CAWAnG Kantor Cabang II – Branch Office II Gedung Cawang Kencana Lt. Gatot Subroto. 374 040 F. 591 2978. (0267) 400 966 E. Jakarta 14430 T. (022) 720 0610.com TAnGGErAnG iii Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 520 7808 CilinCinG Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 552 4110 F. Sangkuriang Plaza. Cikarang Bekasi T. (022) 8911 3873 . Tuparev No. amg-k10@plasa. 9-11. Jatiuwung. Cikarang Baru Raya No. Gatot Subroto Kav. (022) 727 5570. (022) 8911 3877 . 7. Jakarta Selatan T. Perintis Kemerdekaan II Kav. Sutoyo Kav. (021) 5940 1988. 54D. P. (021) 884 5438.com CiKArAnG Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Ruko BSD Sektor IV Blok RS Serpong . Jl. 29. Rinjani III/5 No. 8A. (021) 800 7971. 39. (021) 526 0419 .O. 22. Box 235 T. 591 2385 F. 2 Jl. 5315 3736 F. Bandung T. Serang 42118. (021) 526 0419 . 1 Jl. (0254) 250 155. Gd. (021) 823 0763 F. Jend. 9-11. (021) 552 7403. P. (0251) 318 179. Karawang T. 317 923. (0254) 200 031 300 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .com TAnGGErAnG ii Kantor Cabang II – Branch Office II Komplek Sasa Plaza Blok B No. (021) 823 0765 BEKASi Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. 28. Cikupa . Arteri Mangga Dua Raya Centre. (021) 884 3909. 720 4486. Raya Cileungsi KM. Surya Kencana No. 8895 7687 KArAWAnG Kantor Cabang II – Branch Office II Gedung Bank Tata. Raya Sangkuriang No. F. Ps.22C. Dasar) Jl. Bandung T.O. (0266) 222 481 F. Bekasi 17141 T. No. (021) 591 7843 E. (022) 662 6713.Tanggerang T. 14 Tanggerang 15118.Tanggerang T. Jakarta Timur 13630 T. Jend. 9-11. 662 6717 F. Kodya Sukabumi 4311. 200 794 F.O. (021) 612 2663 KAnTOr WilAyAh iV – Regional office iV Jl. 800 2660 F. P. Mayjen. Gatot Subroto Kav. 339. 26.22 F. Gatot Subroto Kav. P. (0266) 222 066 SErAnG Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. BKR No. (021) 522 3544. (022) 522 4144 TAnGGErAnG i Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. (022) 662 6984 SUKABUMi Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Box 74 T.22 F. 6. 710 2732 F. Office Park Kawasan Industri Jababeka Tahap II. Bogor 16820 T. Pramuka No. Cabang Karawang Jl. (021) 800 7972 GATOT SUBrOTO Kantor Cabang I – Branch Office I Menara Mulia Ground Floor (Lt. 1. 346 959 BOGOr ii Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (021) 526 0419 . 15. 800 2659. 628 6535 F.78 CiMAhi Kantor Cabang II – Branch Office II Gd. 727 5810 BAnDUnG ii Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. A. (021) 435 3363 MAnGGA DUA Jl. 710 2733 F.75 F. amal_k04@yahoo. Jend. 435 3441. 3. (0251) 313 760. (022) 520 4194 F. Lt. Kramat Jaya No. (021) 522 7002 E. (022) 720 0609 BAnDUnG i Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. (021) 522 3544. 520 7808 GATOT SUBrOTO ii Kantor Cabang II – Branch Office II Menara Mulia Lt. Cimahi. Yani No. Jend. P. 38. (022) 727 5736. (021) 5315 3740 TAnGErAnG iV Kantor Cabang II – Branch Office II Ruko Citra Raya Blok K1 No. Kemis . 39. (021) 5315 3735. 154. Green Boutiq Blok C5 No. 435 3529 F. Pemuda No. Jakarta Selatan T. (021) 591 0441. (021) 5940 2001 BOGOr i Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Hasan Mustofa No. (021) 628 6534.Tanggerang T. Jakarta Selatan T. 520 7808 GATOT SUBrOTO iii Kantor Cabang III – Branch Office III Menara Mulia Lt. 5940 1956 F. (021) 435 3488. Bogor T.

Jend. 437 878 F. Box 210 T.94 F. (0285) 425 857. 355 7627 SEMArAnG i Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Box 226 T. (022) 750 0810 DEPOK Kantor Cabang III – Branch Office III Komplek Ruko ITC Depok No. (031) 566 8979. 80. Semarang 50132. (031) 894 5592 . Majapahit. (0282) 534 567 PEKAlOnGAn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl.E. (031) 894 5591 DArMO Kantor Cabang II – Branch Office II Jl.O. Box 1062 T. DR. 518 671 F. R. (0285) 425 859 KUDUS Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (022) 750 0380 F. Pemuda No.O. (021) 7721 5101 F. (0274) 518 953. (024) 692 3036. Kudus 59319. P. Let.O. 338. M. 355 9564 F. (021) 7721 5104 KAnTOr WilAyAh V – Regional office V Jl.O. (024) 351 7623. (0341) 354 450. Box 193 T. Pahlawan Pinang Indah Blok A2 No. Pasuruan 67126.O.CirEBOn Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. 56. Diponerogo No. 260. 214 917 F. Box 6402 T. Parman No.O. Tasikmalaya T. Urip Sumoharjo No. H. Box 189 T. Klaten 57411. (024) 355 9563. Pemuda Selatan No. (024) 659 1391. Surabaya T. DR. Pekalongan T. 92. Magelang 56172. 327 811 F. Ungaran T. (031) 502 9285 KAriMUnJAWA Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. 327 331 F. Mayjen Sutoyo No. Bandung T. Surabaya T. Soekarno Hatta No. Wahidin Utara No. Karimunjawa No. 368. 503 2701. 106. (0265) 327 987. 12. 358 8880. Sudirman No. 736 330 F. Cilacap 53213. Komplek Perkantoran Podosugih. Yogyakarta 55222. 425 858 F. Martadinata No. Box 164 T. 38-39. Box 147 T. Evakuasi No. 1. (0271) 736 637. 1-4. 692 6929 F. Tromol Pos 5 T. (0291) 431 151. P. 568 7791 F.R. P. (0264) 231 108. Panca Arga No. Haryono No. 6. 130. (0264) 230 751 MAJAlAyA Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. P. 692 6928. (0272) 326 602. Muhammad No. (0231) 485 785 PEriAnGAn TiMUr Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 18. (031) 501 7014 PASUrUAn Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Raya Kaligawe No. (024) 352 0279. 358 8877 F. (0293) 310 431 PUrWOKErTO Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 367 507 F. (0343) 428 165. P. 31. 428 188 F. Semarang 50132. P. Tegal T. (0341) 367 507 SiDOArJO Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Sidoarjo 61251. (024) 692 4255 KAnTOr WilAyAh Vi – Regional office Vi Jl. 3. Malang 65111. (0291) 431 151 MAGElAnG Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Purwokerto 53141 T. (0231) 485 660 F. (0283) 322 623. (0272) 227 01 CilACAP Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Surakarta T. 42. S. Cirebon 45122 P. 503 3856 F. 6. 592. 425 011 MAlAnG Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Depok 16431 T. 322 624 F. 18. Box 172 T.O. (0281) 642 481/4/6 F. (0282) 531 388. Margonda Raya No. 7C. Purwakarta 41115 T.com PUrWAKArTA Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Semarang 50165 T. amalgamasi_k07@yahoo. Box 1062 T. P. 358 5530 SEMArAnG ii Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (0265) 331 346 E. 518 670. (0283) 356 769 UnGArAn Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (0343) 421 527. Pramuka No. Terusan Ibrahim Singadilaga 14. P. 130. (031) 503 1183. (024) 659 1391 F. Sutomo No. Bhayangkara No. 537 979 F. 624 17 F. (031) 567 5944 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 301 . Pemuda No.T. (0274) 518 223 KlATEn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl.O. (0281) 642 482 TEGAl Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Surabaya T. (0293) 310 430. (0271) 716 261 yOGyAKArTA Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. 503 3853 F. (031) 502 7692. P. (024) 553 712.O. Jend.O. Jl. 11B. 658 1682 SUrAKArTA Kantor Cabang II – Branch Office II Jl.

Box 124 T. Diponegoro No. 43. Jember T. 341 0848 F. 392 237 F. (0542) 421 920. 82. 45. 199. (0342) 801 354 TAnJUnG PErAK Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Cak Doko No. (033) 342 1677 E.O. (031) 847 2664 nTB Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Jend. Tanjung Redab. Tarakan. P. umum_n14@telkom. Hasyim Ashari No.O. (0541) 761 196 BOnTAnG Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0370) 640 127.id BAli Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. (0361) 945 522 E. Langko No. Box 1025 T. jamsostekn01@yahoo. (0331) 485 602 BAnyUWAnGi Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Sudirman Kav. Ir.com amalgamasi_bali@yahoo. Samarinda T.O. 18.net. Mojokerto 61363. A. Bontang T. 43. (0361) 233 622. (031) 397 5277. 881 835 F. Box 187 T. 634 714 F. Madiun 63139 T. 487 001 F.GrESiK Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. P. 440 779 F. H. (0351) 492 018. Blok H 1-2. Box 1042 T. Madura 69115 T. 11. Yos Sudarso No.com MADiUn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0542) 423 264 BAliKPAPAn Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. (0542) 426 043 SAMArinDA Kantor Cabang I – Branch Office I Jl.com BAli ii Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Dharma Giri Bypass Buruan. (031) 309 5632 BliTAr Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0354) 700 3786 . 398 4344. P. 9. 89. 6. (0548) 233 15 TArAKAn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 945 719. 352 4460 F.com amalgamasi_bali@yahoo. Box 472 T.O. jamsostek_bali@plasa. (0370) 634 103 nTT Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 13. 397 4349 F. Bojonegoro T. (0351) 452 974 KEDiri Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0380) 831 457 KAnTOr WilAyAh Vii – Regional office Vii Jl. 15. Kupang 85111. Berau . amalgamasi_no06@yahoo. (0551) 212 60 F. (031) 398 5572 JEMBEr Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 80581 T. 800 987 F.O. Blok H 1-2.com rUnGKUT Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Box 001 T. (0361) 945 718. (0554) 219 76. Rahman Saleh No. (0321) 324 679. 11. Blitar 66131. (031) 843 8826 F. (0321) 323 327 BOJOnEGOrO Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Urip Sumoharjo No. Kediri 64122. (0354) 685 188 E. 309 9184 F. 341 0483. (0361) 223 893 E. Perak Timur No. P. Jaksa Agung Suprapto No. Balikpapan T. (0353) 885 966 BAnGKAlAn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0542) 734 962. 223 145. 143. (0541) 761 193. (033) 342 4754. Slamet Riyadi No. Diponegoro No. Surabaya T. Mataram 83126 – NTB. 211 78 (D) F. (031) 352 3854. 761 194 F. (0551) 511 77 BErAU Kantor Cabang III – Branch Office III Jl.Kalimantan Timur T. F. 462 864 F. Box 145 T. 8A. P. Balikpapan T. Sudirman Kav. (0342) 806 778.O. jamsostek_bali@plasa. Wahidin Sudiro Husodo No. No. Denpasar 80233. 256 69 F. 49. (0548) 211 28. P. Surabaya T. Raya Jabon No. (0353) 881 978. 10. (0554) 219 76 302 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Haji Isa III. (0331) 486 370. (0380) 833 604 F. Ciliwung No.com MOJOKErTO Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Banyuwangi T.O. Jend. 427 213 F. (031) 329 8686 E. Gianyar–Bali. Raya Jemur Sari No. (031) 309 3589. 397 2121. DR. Hayam Wuruk No. 221 425 F. Juanda. P.88 F. Gresik T. 121 A. 8.

767 909 F. Nani Wartabone No. www. Hasanuddin No. Kendari 93121. 95. Brigjen Hasan Basri No. 92. (0532) 212 66 F. (0951) 333 748 F. Milono Km. Parman No. Towua No. (0471) 216 98 F. Sulawesi Tenggara T.O. 35 No. (0951) 332 838 MAlUKU UTArA Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Box 153 T. 312 01 F. 84. (0511) 330 2047 PAlAnGKArAyA Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 7) T. (0431) 854 068 PAlU SUlAWESi TEnGAh – cenTRal SUlaWeSi Kantor Cabang III – Branch Office III Jl.O.id W. (0411) 441 581. Palangkaraya T. Ternate – Maluku Utara T. 17 Agustus. Achmad Yani.id laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 303 . (0967) 533 326 F. 855 724 F. 312 7067 F. (0901) 323 259 F. (0401) 312 7326. 6. (0561) 730 031 KAliMAnTAn SElATAn – SoUTH KaliManTan BAnJArMASin Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Condet Raya No. Basuki Rahmat No. Rachman Saleh No. Pontianak T. (0901) 321 600 ANAK PERUSAHAAN [SUBSidiaRY] PT BinAJASA ABADiKAryA (PT BiJAK) Jl. Pangkalan BUN 74115 Kalimantan Tengah T. Gunung Bawakaraeng No. Palopo 91921 T.5. MT Haryono No. 6. RTA. (0431) 851 667. (0951) 332 838 PAPUA (iriAn JAyA) Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Timika – Papua 98663 T. (0536) 322 3694 SAMPiT Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. Kapitan Pattimura No. 28. Sorong T. (0401) 312 5545 PAlOPO Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0518) 210 19 PAnGKAlAn BUn Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0471) 222 48 MAnADO SUlAWESi UTArA – noRTH SUlaWeSi Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. 68A. (0451) 481 212 F.KAliMAnTAn BArAT – WeST KaliManTan POnTiAnAK Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. Ambon 97124 T. (0435) 831 554 F. (0531) 312 01 KOTA BArU Kantor Cabang III – Branch Office III Jl.co. bijak@bijak. Basuki Rahmat No. (0531) 214 21. Jakarta Timur 13840 T. P. Makassar T.bijak. (0411) 452 539 MAKASSAr Kantor Cabang I – Branch Office I Jl. Banjarmasin 70124 T. Sorong T. 16A. (0911) 354 035 F. Cendrawasih No. 27. (0921) 255 24 TiMiKA Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. 441 591 F. (0532) 212 66 KAnTOr WilAyAh Viii – Regional office Viii Jl. Gorontalo (d/h Andalas No. (0911) 354 095 SOrOnG Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0411) 452 373 F. Guttupatallo No. Box 37 T. Jayapura 99223 T. Pampang Makassar T. (021) 844 4789 E. Kota Baru T. (0411) 441 533 KEnDAri SUlAWESi TEnGGArA – SoUTHeaST SUlaWeSi (KEnDAri) Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0561) 732 941. (021) 841 3331 F. Manado 95113 T. (0451) 481 212 GOrOnTAlO Kantor Cabang III – Branch Office III Jl. (0967) 531 272 PAPUA BArAT Jl. Palu 94113. 61. 39. Brigjen Hasan Basri No. 77 Sampit . (0511) 330 2042-44 F. (0435) 831 554 MAlUKU Kantor Cabang II – Branch Office II Jl. (0536) 322 4972 F. 2.co. (0951) 331 748 F. 6. (0921) 212 43 F. Urip Sumorarjo Km 4. 51. 22. 222. Mayjen S. A. (0518) 218 95 F. Tatura. Raya Abepura Bucen II No. Jend. P.

Kelompok pemegang saham masyarakat. Adresses and Name Company b. h. terendah. such as stock split. and brief profile of the Board of Directors Total employees and description of their competencies 50-55 58-63 296 1-3 8-11 12-14 4-7 8-11 56-57 64-65 74-79 7 Description of shareholders and percentage of its ownerships a. due to several matters.K.6 SPECIFIC ITEMS STIPULATES ON THE REGULATION OF BAPEPAM&LK NO. f. as well as the name of Stock Exchange Company’s name where the Company’s share were listed 48-49 9 Jamsostek bukan Perusahaan Terbuka Jamsostek is not a Public Company 10 11 12 Kronologis pencatatan efek lainnya dan peringkat efek Nama dan alamat perusahaan pemeringkat efek Nama dan alamat lembaga dan atau profesi penunjang pasar modal Chronolgy for other stock listing and ratings Name and address of the Share Registrar Name and address of the Capital Market Supporting Institution and Professional Services 304 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report . Sambutan Dewan Komisaris Laporan Direksi Profil Perusahaan a. as well as total traded share on quarter period for two financial years. Members of the Board of Commissioners and the Board of DIrectors which owned a shares portion c. Bidang dan kegiatan usaha perusahaan meliputi jenis produk dan atau jasa yang dihasilkan d.6 NO HAL YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERATURAN BAPEPAM&LK NO. X. e. Informasi harga saham tertinggi. Nama. Nama. Riwayat singkat perusahaan c. Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih b. Financial Highlights (comparative for five fnancial consecutive years). Organizational structure in the form of chart Vision and Mission of the Company Name. Struktur organisasi dalam bentuk bagan e. yaitu kelompok pemegang saham yang masing-masing memiliki kurang dari 5% Share price before last capital restructuring is ought to be restated. jabatan.K. dividen saham. X. and brief profile of the Board of Commissioners Name.6 NOMOR HALAMAN NUMBER OF PAGE 42 Jamsostek bukan Perusahaan Terbuka Jamsostek is not a Public Company 1. position. business lines and the operational status of those companies The listing of shares and the changes of total number of shares from the initial listing to the end of financial year. 48-49 4 5 6 Message from The Board of Commissioners Report of The Board of Directors Company Profile a. Jumlah karyawan dan deskripsi pengembangan kompetensinya Uraian tentang nama pemegang saham dan persentase kepemilikannya a. The Company’s business lines and operational activities comprises of products and or services d. bidang usaha. The Profile of Company c. stock dividend and bonuses. dan status operasi perusahaan tersebut Kronologis pencatatan saham dan perubahan jumlah saham dari awal pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama Bursa Efek dimana saham perusahaan dicatatkan Name of the subsidiary company and affiliated company.K. g. lowesrt and closing share price. dan riwayat hidup singkat anggota Direksi h.6 The Regulation of BAPEPAM-LK NO. position. Ikhtisar Keuangan Penting (perbandingan selama lima tahun buku). persentase kepemilikan saham. Information of the highest. percentage of shares ownership. Nama dan alamat perusahaan b. dan riwayat hidup singkat anggota Dewan Komisaris g. X.K. dan saham bonus. dan penutupan. serta jumlah saham yang diperdagangkan untuk setiap masa triwulan dalam dua tahun buku terakhir. Visi dan Misi perusahaan f. jabatan.REFERENSI PERATURAN BAPEPAM-LK NO. Shareholders that owned 5% or more b. 2 3 Harga saham sebelum perubahan permodalan terakhir wajib disesuaikan dalam hal terjadi antara lain karena pemecahan saham. X. shareholders which owned a shares portion of less than 5% 159 160 - 8 Nama anak perusahaan dan perusahaan asosiasi. 43. Public shareholders. Direktur dan komisaris yang memiliki saham c.

Tanda tangan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris. Perkara penting yang sedang dihadapi oleh Perusahaan i. The Audited Financial Statement. Uraian tugas dan fungsi sekretaris perusahaan. Board of Commissioners: • Duties of the Board of Commissioners • Description of settlement procedures and total amount of the remuneration • Members of The Board of Commissioners • Total number of meeting and attendance of the Board of Commissioners b. Uraian mengenai sistem pengendalian internal yang diterapkan oleh perusahaan dan uraian mengenai pelaksanaan pengawasan internal g. 194 laporan tahunan 2009 annual report | JAMSOSTEK 305 . position and brief profile of the Audit Committee • Roles and Responsibilities • Total number of meeting and attendance of the Audit Committee • Report on the operational activities of the Audit Committee d. position and brief profile of the Corporate Secretary • Description of duties of the Corporate Secretary Description on the internal control system which was implemented by the Company and description on the internal control activities Description on the activity and allocated expenses related with corporate social responsibility towards society and environment Litigation cases faced by the Company Description on the operational risk which was faced by the Company and efforts to mitigate those risks. dan riwayat hidup singkat anggota komite audit • Uraian tugas dan tanggung jawab • Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran setiap anggota komite audit • Laporan singkat pelaksanaan kegiatan komite audit d. 158-159 Back Cover 17 Responsiblity statement of the Board of Directors for Financial Report. The Board of Directors: • Duties of each member of the Board of Directors • Description of settlement procedures and total amount of the remuneration • Total number of meeting and attendance of the Board of Directors • Trainning program in order to enhance the skill and competencies of the Bard of Directors c. Komite-komite lain yang dimiliki oleh Perusahaan: e. 170-185 h. Other committees owned by the Company: e. Signature of The Board of Directors and The Board of Commissioners. Uraian mengenai aktivitas dan biaya yang dikeluarkan berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan h. • Name. i. jabatan. 147-149 136 136 123 125 123 125-126 126-128 129-132 15 16 146 146 f. 194 195-296 18 19 Laporan keuangan yang telah diaudit. dan riwayat hidup singkat sekretaris perusahaan • Uraian pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan f. 150-152 g. Audit Committee: • Name. jabatan. Description of Corporate Secretary’s function and tasks. Direksi: • Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing anggota direksi • Pengungkapan prosedur penetapan dan besarnya remunerasi anggota direksi • Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran anggota direksi • Program pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi direksi c. Penjelasan tentang tempat/alamat yang dapat dihubungi pemegang saham atau masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai Perusahaan Tanggung jawab direksi atas laporan keuangan. Penjelasan mengenai risiko-risiko yang dihadapi perusahaan serta upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengelola risiko tersebut j. • Nama. Dewan Komisaris: • Uraian pelaksanaan tugas Dewan Komisaris • Pengungkapan prosedur penetapan dan besarnya remunerasi • Anggota Dewan Komisaris • Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran Dewan Komisaris b. Komite audit: • Nama. Description on address and information which can be access by shareholders or public concerning the necessity to gain corporate information 40-41 14 295-301 86-107 108-186 114 115 121-147 115 120 132 133-136 137. Acknowledgement and certification received by the Company both in a national or international scale Name and address of subsidiary company and or branch offices or the representative office Management’s Discussion and Analysis Good Coroporate Governance a.13 Penghargaan dan sertifikasi yang diterima perusahaan baik yang berskala nasional maupun internasional Nama dan alamat anak perusahaan dan atau kantor cabang atau kantor perwakilan Pembahasan dan Analisa oleh Manajemen Tata Kelola Perusahaan a. 165. 135-137 160-161 j.

Halaman ini sengaja dikosongkan this page is intentionally left blank 306 JAMSOSTEK | laporan tahunan 2009 annual report .

.

Jend. Gatot Subroto no. 79 Jakarta 12930 tel: (021) 520 7797 Fax: (021) 526 0441 website: www.Jl.id maximark laporan tahunan 2009 annual report .jamsostek.co.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful