P. 1
BATUAN BEKU

BATUAN BEKU

|Views: 1,003|Likes:
Dipublikasikan oleh emoeris

More info:

Published by: emoeris on Dec 14, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/15/2013

pdf

text

original

A.

Komposisi Ada delapan mineral yang umum di jumpai di batuan beku dan biasa disebut sebagai mineral batuan beku (igneous mineral). Mineral-mineral tersebut dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu: Mineral Asam = Felsic Minerals = Nonferromagnesian silicates Mineral-mineral ini tersusun atas unsure silica dan alumina. Mineral ini berwarna cerah dan umumnya disebut mineral asam (felsik), kecuali plagioklas Ca. Mineral-mineral tersebut adalah: 1. Kuarts 2. Muskovit 3. Feldspar Ortoklas 4. Feldspar Plagioklas Mineral Basa = Mafic Minerals = Ferromanesian minerals Mineral-mineral yang tersusun oleh unsure-unsur besi, magnesium dan kalsium, berwarna gelap dan biasa disebut mineral basa (mafik). Mineral-mineral tersebut adalah: 1. Biotit 2. Olivine 3. Piroksin 4. Hornblende B. Tekstur Tekstur adalah kenampakan batuan yang berkaitan dengan ukuran, bentuk dan susunan butir mineral dalam batuan. Derajat pengkristalan meliputi : 1. Holokristalin (semua kristal) 2. Hiokristalin (kristal dengan gelas volkanik) 3. Holohialin ( semua gelas volkanik) Bentuk kristal diklasifikasikan sebagai berikut : Euhedral : bentuk dan batas kristal baik.

Subhedral Anhedral

: batas kristal ada yang baik ada yang jelek. : bentuk dan batas kristal jelek.

Ukuran butir (menurut William dalam Williams dkk, 1954 : 32) : 1. 2. 3. 4. Halus : Sedang : Kasar : Sangat Kasar : < 1 mm 1 ± 5 mm 5 ± 30 mm > 30 mm

Tekstur batuan beku yang umum adalah : Phaneritic Granular Bila butir mineral dapat dilihat dengan mata telanjang. Aphanitic Bila butiran-butiran mineral sangat halus sehingga tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Porphyritic, dibedakan menjadi dua : Phaneroporphyritic (porphyritic-phaneritic) Bila butiran-butiran mineral yang besar (mineral sulung atau fenokris) dikelilingi oleh mineralmineral (masa dasar) yang butirnya berukuran lebih kecil yang mana dapat dilihat dengan mata telanjang. Porphyroaphanitic (porphyritic-aphanitic) Bila butiran-butiran mineral sulung (fenokris) dikelilingi oleh masa dasar yang aphanitic. Gelas (glassy) Bila batuan beku semata-mata tersusun oleh mineral gelas. Fragmental Bila batuan beku tersusun oleh fragmen-fragmen bauan beku hasil letusan (erupsi) gunungapi.

Struktur Sturuktur adalah kenampakan hubungan antar bagian batuan yang berbeda. Amigdaloidal. umumnya dijumpai pada batuan beku asam. Macam-macam struktur : 1. bila lubang sangat banyak dan saling berhubungan. Masif Bila batuan pejal tanpa retakan maupun lubang-lubang gas. Vesikuler Bila batuan menpunyai lubang-lubang gas.C. 3. bila lubang-lubang gas pada batuan beku terisi oleh mineraineral sekuder ( terbentuk setelah pembekuan magma). bila lubang banyak dan tidak saling berhubungan umumnya dijumpai pada batuan beku basah. Jointing Bila batuan nampak mempunyai retakan. D. yaitu : y y y y Skoriaan (scoriaceous). Aliran (flow). Pumisan (pumiceous). 2. bila da kesan orientasi sejajar baik oleh kristal-kristal maupun oleh lubanglubang gas. Ada beberapa macam. Klasifikasi Batuan Beku .

Klasifikasi Batuan Beku Menurut Fenton Menurut buku ³The Rock Book´ karangan Fenton. Batuan jenis ini pasti porfiritik . Butiran Padat atau Butiran Halus (Dense or Very Fine Grained) Berbeda dengan Coarse-Grained. Batuan jenis ini rata-rata membeku di permukaan bumi (ekstrusif). ortoklas dan plagioklas hamper setara. Berbentuk Gelas (Glass. tetapi tetap dekat permukaan (intrusive near surface). Warna dan Komposisi Mineral Dominan Berdasarkan warna dan komposisi mineral dominant. Batuan jenis ini juga memiliki 2 jenis tekstur yaitu porfiritik dan bukan porfiritik. Fenton meninjau batuan ini dari segi letak pembekuan batu tersebut. Fenton membagi menjadi 2 yaitu: a. Ekstrusive Batuan jenis ini membeku di luar permukaan bumi. Fenton membagi jenis-jenis batuan beku berdasarkan beberapa hal. Batuan jenis ini memilki 2 jenis tekstur yaitu porfiritik dan bukan porfiritik. c. karena begitu kecil dan halusnya. Berwarna Gelap Yang mana banyak mengandung mineral iron-magnesian. Tekstur dan Letak Kedalaman Saat Batuan Membeku Berdasarkan tekstur dan letak kedalaman. Ada juga yang membeku didalam. dan plagioklas dominant. d. diantaranya: 1. Masih dibagi lagi menjadi 2 bagian yaitu ada plagioklas dan tidak ada plagioklas. b. wholly or in part) Batuan ini memiliki bentuk gelas pada seluruh bagiannya atau hanya pada beberapa bagian saja.1. Masih dibagi lagi menjadi 3 bagian yaitu ortoklas dominant. Batuan jenis ini terbentuk didalam (intrusive). b. mineral pada jenis batuan ini cenderung sulit terlihat oleh mata telanjang. Berwarna Terang Yang mana mengandung beberapa mineral iron-magnesian. Butiran Kasar (Coarse Grained) Mineral penyusun batuan ini kebanayakan dapat terlihat dengan mata telanjang. 2. Fenton membagi jenis batuan menjadi lima bagian: a.

Warna : Riolit : : berwarna terang (sedikit Fe dan Mg). 2. Deskripsi Batuan 1. Contoh Penamaan Batuan Beku Menurut Klasifikasi Fenton a. Keunggulan lainnya. a. Komposisi : dominan plagioklas 3. Tabel yang dibuat Fenton dirasa paling simple dan mudah untuk dipelajari karena tidak serumit table yang dibuat oleh Russell. Komposisi : dominan ortoklas. Nama Batuan b. Batuan jenis ini membeku di permukaan bumi (ekstrusif). 3. Nama Batuan b. Tekstur : teksturnya ialah afanitik (not porphyritic). Yaitu tekstur yang memiliki fenokris (mineral sulung) dan ground mass (massa dasar).e. namun massa dasar itu sendiri tidak tampak oleh mata. Kesimpulan Dari table diatas dapat disimpulkan bahwa batuan ini disebut Batu Basalt. Berfragmen (Fragmental) Bentuk lapisan pada batuan ini memiliki fragmen-fragmen. 2. khususnya kuarsa. Fenton juga . Tekstur : teksturnya porfiroafanitik. Sehingga mineral-mineral dalam batuan ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Warna : Basalt : : berwarna gelap (banyak Fe dan Mg). Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan Sistem klasifikasi Fenton dapat menampilkan lebih banyak jenis batuan dan lebih spesifik dibanding klasifikasi Hamblin. c. Deskripsi Batuan 1. Kesimpulan Dari table diatas dapat disimpulkan bahwa batuan ini disebut Batu Riolit. sehingga tidak dapat di deskripsikan c.

: lebih dari 70% mineral yang gelap(gelap-hitam) 2. Selain komposisi mineral. Mentukan persentasi perkiraan dan tipe feldspar (a) Feldspar merahmuda tergolong potassium-feldspar (b) Feldspar putih/abu-abu mungkin tergolong potasium-feldspar / plagioklas. tidak seperti klasifikasi Russsell yang telah membagi ke paneritik. Mentukan persentasi perkiraan quartz (a) 10-40% termasuk keluarga granite-rhyolite (b) Kurang dari 10% termasuk keluarga diorite-andesite . Komposisi sangat menentukan jenis batuan. sehingga ada kemungkinan kandungan mineral penting lainnya yang menyusun sebuah batuan tidak tersebutkan. Kekurangan Dalam klasifikasi yang dibuatnya. klasifikasi Fenton masih umum (belum spesifik) dan hanya mengandalkan kemampuan mata telanjang untuk membedakan batuan. Klasifikasi batuan beku menurut Hamblin dan Howard Hamblin dan Howard mengidentifikasi batuan berdasarkan komposisi mineral yang terkandung didalam batuan tersebut. Dan kesimpulannya ialah. 2. karena mudah dipahami. Fenton juga belum bisa membagi batuan berdasarkan ukuran mineral. dan afanitik. porfiritik. hanya porfiritk dan non porfirtik. beberapa langkah menentukan komposisi menurut Hamblin & Howard ialah sebagai berikut: 1. Hamblin dan Howard juga membagi batuan dengan melihat tekstur dan dimana batuan itu terbentuk. 3. Fenton tidak dapat menampilkan indeks warna seperti klasifikasi Russell. Selain itu Fenton hanya menuliskan kandungan mineral sebuah batuan secara garis besar saja. kebanyakan terang (abu-abu). Menentukan persentasi dari mineral yang gelap (a) Acidic (asam) (b) Intermediate (c) Basic (basa) : sedikit mineral gelap. : hampir 50% mineral yang gelap (abu-abu tua). Sehinnga klasifikasi inilah yang cocok untuk kegiatan lapangan. jelas merupakan plagioklas. Klasifikasi Hamblin menekankan pada komposisi mineral yang terkandung dalam batuan dan tekstur dari batuan tersebut.menampilkan pembagian batuan berdasarkan letak pembentukannya. Dengan kata lain. (c) Jika feldspar memiliki garis putih melintang.

Selain itu kandungan plagioklas didalamnya biasanya 0-33% dan biotite sekitar 10-33%. Porfiritik-Afanitik : sama dengan porfiritik faneritik Hanya disini massa dasar batuan berbentuk butiran yang tak dapat dilihat dengan mata telanjang. Tekstur batuan yang dibuat Hamblin dan Howard adalah sebagai berikut : Faneritik : mempunyai ukuran mineral yang relatif sama dan bisa dilihat dengan mata telanjang. Porfiritik-Faneritik : mempunyai mineral yang berukuran besar (fenokris) dan kecil (massa dasar) dimana keduanya bisa dilihat dengan mata telanjang. . Tergolong dalam batuan ekstrusif yang dekat dengan permukaan bumi. Kaca Fragmen : berstruktur gelas : batuan ini berasal dari hasil ledakan gunungapi (dapat merupakan campuran antara mineral dan batuan). Sesuai dengan tabel klasifikasi yang dibuat Hamblin dan Howard maka batuan ini bernama Gabbro. Afanitik : mineral-mineral penyusunnya berbentuk butiran halus dan tidak dapat lagi dilihat dengan mata telanjang dan harus menggunakan mikroskop. Sesuai dengan tabel yang dibuat Hamblin dan Howard maka batuan ini bernama batuan Riolit. Contoh Penamaan Batuan Beku Menurut Klasifikasi Hamblin-Howard Sebuah batuan bertekstur faneritik. Sebuah batuan memiliki struktur mikrokristalin. dan merah muda. Mengandung 25% mineral olivine. abu-abu. Batuan ini tergolong dalamjenis batuan intrusif. Mineral ini setidaknya mengandung sedikit fenokris berupa feldspar atau kuarsa sekitar 2-10%. Mineral ini berwarna putih.(c) Tak ada termasuk keluarga gabbro-basalt. 50% piroksen. dan 25% plagioklas. Fragmen ini biasa disebut piroklas.

batuan peperti Tuff. dan Breksi belum dikelompokkan sehingga masuk kedalam kelas khusus.Halus B.Mikrokristalin . Obsidian. : diameter antara 1-5mm. Tekstur adalah fitur paling mencolok dari batuan beku. Kelebihan Tabel klasifikasi yang dibuat Hamblin dan Howard begitu sederhana. b. 3. maka penting bagi kita untuk memahami definisi dari berbagai tekstur tersebut. Travis Pada tahun 1955.Sedang . : diameter lebih dari 5mm. . sehingga memudahkan penentuan nama batuan dengan komposisi yang telah tercantum dalam tabel tersebut. Klasifikasi Batuan Beku Menurut Russell B. : masing-masing terlihat dengan mikroskop. Phaneritic : terlihat dengan mata telanjang. Aphanitic : tidak terlihat dengan mata telanjang. Derajat pengkristalan A.Kasar . Yang kedua. Ukuran butir A. Klasifikasi ini merupakan terdetil dibanding klasifikasi lainnya. dan karena tekstur merupakan salah satu dasar pengklasifikasian batuan beku. tabel yang dibuat oleh Hamblin dan Howard tidak dapat memuat semua batuan. Holokristalin : semuanya kristal Hipokristalin : kristal dan gelas vulkanik Holohialin : semua gelas vulkanik 2. Dan yang terakhir. Kekurangan Tabel yang terlalu sederhana yang disajikan Hamblin dan Howard membuat masalah warna tidak disajikan dalam tabel tersebut.Kelebihan dan Kekurangan a. Russell B. . Travis membuat sebuah klasifikasi batuan beku. : diameter kurang dari 1mm. 1. C. B.

Pegmatitic : terdiri dari butir2 yang memperlihatkan kisaran ukuran yang luas. terletak di antara plagioklas yang tak teridentifikasi. Ophitic : terdiri dari plagioklas laths yang mendekati piroksen.Euhedral (idiomorphic. Hubungan Antar Butir A. H. dengan groundmass yang lebih halus. Derajat Penampakan Kristal dalam Bentuk Butir (bentuk kristal) A.Glassy : sebagian besar terdiri dari struktur seperti kaca/mengkilap. automorphic) : bentuk dan batas kristal baik . Diabasic : terdiri dari piroksen anhedral (atau amphibole). G. Porphyritic : terdiri dari butiran-butiran dengan satu atau lebih Equigranular : terdiri dari butir-butir dengan ukuran yang hampir ukuran. Aplitic : allotrimorphic-granular. D. Granular : terdiri dari butir-butir equidimensional / dengan dimensi yang sama. Granitic : hypidiomorphicgranular.. : terdiri dari butir-butir yang tak terlihat dengan mikroskop. F.Subhedral : hanya sebagian yang dibatasi permukaan kristal (batasnya ada yang baik ada yang jelek) . . 4. sugary (berbutir halus).Kriptokristalin bentuknya kristalin.Anhedral (xenomorphic) : tak dibatasi permukaan kristal. sama. tetapi jelas lebih besar dari batuan. C. 3.tetapi .batuan sebelumnya. Yang mewakili dalam bentuk butir: . E. B.

Mineral tambahan : sodic amphiboles. tourmaline.Panidiomorphic . Selain itu. Scoriaceous : berlubang-lubang banyak. Menurut Russell B.Allotriomorphic : terutama terdiri dari butir-butir anhedral. komposisi batuan seperti mineral utama. Beberapa Tekstur Batuan Vulkanis yang Umum A. Index Warna = 10 : Granit : . sodalit. Nama Batuan 2. Pumiceous : berlubang-lubang banyak. dan tubular.B. Contoh Penamaan Batuan Beku menurut Klasifikasi Russell B.Hypidiomorphic : campuran antara anhedral dan subhedral dan atau euhedral. (banyak terdapat di batuan vulkanis silika) D. Yang mewakili tekstur batuan beku : terutama terdiri dari butir-butir euhedral. Travis selain dengan melihat teksturnya. kasar. muskovit. halus. Deskripsi 1) 2) Komposisi Mineral Potash feldspar > 2/3 feldpsar total Kuarsa > 10 % Mineral utama : hornblende. Spherulitic : dengan unsur/material kristalin (spherulites). dan spherical (banyak terdapat di batuan vulkanis dasar) E. cancrinite. Vesicular Amygdaloidal : mempunyai lubang-lubang tubular : memiliki amygdule (pengisi lubang-lubang yang terdiri dari secondary mineral / accessory mineral) C. piroksen. biotit. B. . . yang mana menjadi nilai lebih bagi pengklasifikasian batuan oleh Russell tersebut. Travis 1. Russell memberikan indeks warna bagi masing-masing batuan. aegirine. mineral tambahan khas menjadi factor untuk menentukan batuan secara detil. 5.

Selain itu Russell B. Index Warna = 25 Tekstur Diorit memiliki tekstur Equigranular sehingga mineral-mineral yang terkandung di dalamnya dapat dilihat langsung oleh mata. Nama Batuan b. Travis juga membagi komposisi mineral penyusun menjadi 2 yaitu mineral primer dan sekunder. feldspatoid. Mineral-mineral yang terkandung di dalamnya dapat dilihat langsung oleh mata.3) Tekstur Granit memiliki tekstur Equigranular. biotit. a. Ditambah lagi apabila kita melihat tabel yang dibuat Russell B. Travis sebuah batuan dapat dijelaskan secara rinci. piroksen. Travis membuat rincian warna yang lebih jelas karena dia mencantumkan nomor indeks warna dari setiap batuan sehingga hal ini akan lebih memperjelas kita saat mempelajari warna dari mineral penyusun batuan beku. Feldspatoid < 10 % Mineral utama : hornblende. Mineral tambahan : sodic amphiboles. Russell B. Kekurangan Kekurangan yang dimiliki Russell adalah penyajian tabel yang terlalu detil dan lengkap kadangkala membuat tabel ini sulit untuk dipelajari apalagi untuk diingat. Kelebihan dan Kekurangan a. Travis adalah penyajian klasifikasi yang dibuat secara lengkap dan detail untuk setiap batuan. Kelebihan Kelebihan yang dimiliki klasifikasi batuan beku yang dibuat Russell B. Deskripsi 1) 2) 3) : Diorit : Komposisi Mineral Plagioklas > 2/3 feldspar total Potash feldspar < 10% feldpsar total Sodic plagioklas Kuarsa < 10 % . Padahal kita ketahui . b.

Pakistan. Location: Centennial Eureka Mine. Scale: See Photo.F)5·(H2O) Comments: White micro-botryoids of arsenogoyazite with light green acicular crystal sprays of olivenite and dark green malachite on brown limonite. Scale: Not Given. Location: Skardu.Ba)Al3(AsO4. USA.Ca. Utah.7 cm. © Jeff Weissman / Photographic Guide to Mineral Species Olivine Image Images: Olivine: (Mg. © Lou Perloff / Photo Atlas of Minerals Olivenite Image Images: Olivenite: Cu2AsO4(OH) Arsenogoyazite: (Sr. Gambar bentuk mineral Olivenite: Cu2AsO4(OH) Comments: Dark green crystals of olivenite on matrix.PO4)2(OH. Scale: 2.Fe)2SiO4 Forsterite: Mg2SiO4 Comments: Peridot (Forsterite) recrystallized at the base.bahwa kita harus cepat dapat menyimpulkan nama sebuah batuan saat kita menemukan sebuah batu yang ada dilapangan tanpa harus menunggu waktu yang lebih lama.5 x 2. Pershing County. © Fabre Minerals . Juab County. Nevada. Location: Majuba Hill mine. Nooristan.

Germany.Fe++)3[AlSi3O10(OH.Fe++)3[AlSi3O10(OH. Laacher See. Location: Brazil. © Richard Dale / Dale Minerals Biotite Image Images: Biotite: K(Mg. © Jeff Weissman / Photographic Guide to Mineral Species .9x5. Location: Sattleberg.F)2 Anthophyllite: [ ]Mg7Si8O22(OH)2 Comments: Fibrous mass of anthophyllite as a shell around biotite.Fe++)3[AlSi3O10(OH. © Lou Perloff / Photo Atlas of Minerals Biotite Image Images: Biotite: K(Mg.F)2 Comments: Sharp hexagonal plates of dark brown biotite to 2.5x3 cm. with white albite.5 cm. Scale: Size Not Given. Severocesky.F)2 Comments: Brown book of pseudohexagonal biotite crystals in matrix. across.contoh hornblende Biotite Image Images: Biotite: K(Mg. Rhineland-Palatinate. Scale: 6. Location: Hermanov. Czech Republic. Scale: See Photo.

Na)(Si.5 cm matrix. Massachussetts. Madagascar. Scale: 7. Bristol Co. © Jeff Weissman / Photographic Guide to Mineral Species Plagioclase Image Images: Plagioclase: (Na.Biotite Image Images: Biotite: K(Mg. Scale: See Photo. Location: Taquaral.Al)4O8 Labradorite: (Ca. Scale: 17 x 15 x 7.F)2 Wohlerite: NaCa2(Zr. lustrous blocky albite crystals to 3 cm in size with a thick dusting of micaceous green micro chlorite. Scale: Picture size 3x3 cm.Ca)(Si. Brazil. © John Veevaert Plagioclase Image Images: Plagioclase: (Na. © Dan Weinrich Plagioclase Image Images: Plagioclase: (Na. © Dave Barthelmy . USA. Location: Acushnet Quarry..Fe++)3[AlSi3O10(OH.Ca)(Si.OH.Al)4O8 Comments: Dual view of a cleavage fragment of labradorite showing the multicolored labradorescence (schiller effect) and the same area viewed without the color. The color is due to optical interference on Bøggild exsolution lamellae.4 x 5 cm.Nb)Si2O7(O. Norway.Al)4O8 Albite: NaAlSi3O8 Comments: Colorless.F)2 Comments: Prismatic wohlerite crystals with lepidomelane (Fe-rich biotite). Telemark. Toliara Province. Minas Gerais.Al)4O8 Albite: NaAlSi3O8 Comments: Crystal group of bladed albite (variety cleavelandite) crystals. Tvedalen. Location: Langevannet.Ca)(Si. Betroka district. Location: Ihosy.

© John Betts . Location: Norway.Plagioclase Image Images: Plagioclase: (Na.Al)4O8 Comments: Rectangular cleavage fragment of salmon-orange oligoclase (sunstone) feldspar.Al)4O8 Andesine: (Na.Ca)(Si. Location: Miyake-jima. Japan. Shizuoka. Scale: See Photo. Scale: 47x30x7 mm.Al)4O8 Anorthite: CaAl2Si2O8 Comments: Opaque white crystal of anorthite with dark brown solidified lava coating. Nagano.Ca)(Si. Scale: See Photo.Ca)(Si. Location: Maeyama Ueda shi.Ca)(Si. © Jeff Weissman / Photographic Guide to Mineral Species Plagioclase Image Images: Plagioclase: (Na.Ca)(Si.Al)4O8 Comments: Translucent andesine crystal twin.Fine Minerals Plagioclase Image Images: Plagioclase: (Na.Al)4O8 Oligoclase: (Na. © Jeff Weissman / Photographic Guide to Mineral Species Plagioclase Image Images: . Japan.

Minnesota. © Jeff Weissman / Photographic Guide to Mineral Species Plagioclase Image Images: Plagioclase: (Na. Hennepin County. Location: Kirinyaga (Mount Kenya).Al)4O8 Comments: Translucent crystalline bytownite. Scale: See Photo.3 x 1. variety kenyite. USA. Location: Bakersville. Location: Khibiny Massif. Scale: 1. crystals in volcanic rock.Ca)(Si. © John Veevaert . North Carolina. Kenya. Central Province.Ca)(Si.Na)(Si. Mitchell County. Scale: See Photo.Ca)(Si. USA.2 cm.Al)4O8 Comments: Plagioclase. © Jeff Weissman / Photographic Guide to Mineral Species Orthoclase Image Images: Orthoclase: KAlSi3O8 Lorenzenite: Na2Ti2Si2O9 Comments: Striated.Al)4O8 Comments: Clear glassy crystalline oligoclase with milky quartz and muscovite. Kola Peninsula.Al)4O8 Oligoclase: (Na. dark violet crystal of lorenzenite in cream-colored orthoclase. Russia.Ca)(Si.Plagioclase: (Na.Al)4O8 Bytownite: (Ca. Location: Crystal Bay. © Jeff Weissman / Photographic Guide to Mineral Species Plagioclase Image Images: Plagioclase: (Na. Scale: See Photo.

Scale: Crystal size 3 x 2 cm. Scale: 5. Former Bally Museum collection. Switzerland. Former Martín Oliete Fontela collection. Madrid.2x4. Location: Zarzalejo. © Fabre Minerals Contoh mica . Location: Rhonegletscher.Orthoclase Image Images: Orthoclase: KAlSi3O8 Comments: Carlsbad twinned crystal of orthoclase.2 cm.6x2. twinned adularia (orthoclase) specimen on matrix. © Fabre Minerals Orthoclase Image Images: Orthoclase: KAlSi3O8 Comments: Gemmy.

5 x 4. prismatic ilvaite with quartz. © Fabre Minerals . Cavnic. Rumania. Scale: 3. Scale: Sample size 20 cm. © Fabre Minerals Quartz Image Images: Quartz: SiO2 Ilvaite: CaFe++2Fe+++Si2O7O(OH) Comments: Black. Dalnjegorsk.5 cm.Quartz Image Images: Quartz: SiO2 Calcite: CaCO3 Comments: Purple-colored druse of amethystine quartz and white calcite. Russia.5 cm. © Dave Barthelmy Quartz Image Images: Quartz: SiO2 Chalcopyrite: CuFeS2 Comments: Well-formed crystals of chalcopyrite and quartz. Maramures. Location: Rio Grande do Sul. Brazil. Scale: 5. Location: Boldut mine.5 x 3. 61 level (350 meters deep). Location: First Sovietskij mine.

Location: Pech. Location: Hot Springs. Kunar Province. Scale: Specimen size 6 cm. Afghanistan.Fine Minerals . David and Houston Museum collections. Nuristan. Location: Sawda. Former Dr.Quartz Image Images: Quartz: SiO2 Comments: Crystal druse of transparent quartz crystals. Scale: Crystal size 3. © John Betts . Maharashtra. E. © Ed Rosenzweig Quartz Image Images: Quartz: SiO2 Epistilbite: CaAl2Si6O16·5(H2O) Comments: White epistilbite cluster 25 mm across on amethyst quartz crystal matrix. Scale: 10x8x5 cm. Jalgaon. USA.E.0 x 2. Arkansas.1 x 1.7 cm. © Dave Barthelmy Quartz Image Images: Quartz: SiO2 Apatite-(CaF): Ca5(PO4)3F Comments: Purple crystal of fluorapatite on slightly smoky quartz crystals. India.

2 cm.5 x 2. Boyacá.5 cm. Location: Coscuez.Quartz Image Images: Quartz: SiO2 Comments: Slightly smokey quartz overgrown with rose quartz. Scale: 10 cm by 5. Minas Gerais. © Dave Barthelmy Calcite Image Images: Calcite: CaCO3 Beryl: Be3Al2Si6O18 Comments: Transparent emerald. Scale: 2. © Fabre Minerals Calcite Image Images: . the green variety of beryl on calcite (marble) matrix. Location: Rio Grande do Sul. © Kevin Ward Calcite Image Images: Calcite: CaCO3 Quartz: SiO2 Comments: Purple-colored druse of amethystine quartz and white calcite. Brazil. Colombia. Location: Lavra da Ilha. Taquaral. Note the exceptional transparency of the rose quartz. Brazil. Scale: Sample size 20 cm.

A. © Dave Barthelmy Calcite Image Images: Calcite: CaCO3 Comments: Cream-colored crystalline aggregate of calcite crystals.. © Dave Barthelmy .Calcite: CaCO3 Comments: White. Location: Santa Eulalia. Scale: 8 cm. Mexico. S. Brazil. Location: Rio Grande do Sul. Chihuahua. divergent calcite scalenohedral crystals. Scale: 20 cm.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->