Anda di halaman 1dari 2

Nama : Hasnun Lanasaha

Stambuk : A1D1 07152


Tugas : Kajian Drama

Analisis Unsur Instrinsik Drama “Seniman Penghianat”


Karya Amal Hamzah

Berikut adalah hasil analisis mengenai naskah drama yang telah dipilih yaitu
drama yang berjudul “SENIMAN PENGHIANAT” karya Amal Hamzah. Adapun
dalam analisis ini akan dibahas mengenai unsur-unsur instrinsik yang membangun
drama ini, yakni alur, latar, penokohan, tema, dan amanat yang membangun drama
yang dimaksud.
Pertama-tama unsur yang akan dibahas adalah alur. Alur merupakan sebuah
unsur yang membangun dalam karya sastra termasuk drama. Dengan adanya alur,
maka cerita yang ada dalam drama akan semakin baik karena merupakan alur ibarat
sebagai pusat penceritaan dalam sebuah drama dan juga jenis-jenis karya sastra yang
lain. Dalam drama “SENIMAN PENGHIANAT” ini alur yang dipakai oleh
pengarang adalah alur yang lazim digunakan dalam drama yakni alur maju. Ini
terdapat dalam sebagian besar drama. Mungkin hanya sebagian kecil saja drama yang
memiliki alur berbeda. Hal ini dimaksudkan agar dalam mementaskan drama tidak
perlu lagi terlalu repot mempersiapkan dan mengatur adegan-adegan yang
membutuhkan lebih banyak efek dan persiapan. Sama pula dalam naskah drama ini
yang dibawakan dengan alur maju sehingga membuat drama ini mudah untuk
dipentaskan. Terlihat dalam drama ini cerita tidak dibawakan dengan rumit dan
menyusahkan. Hal ini terbukti dari dialog-dialog yang lebih diperbanyak dari pada
adegan fisik karena pengarang berupaya ingin menyampaikan kritik-kritik terhadap
para sastrawan yang dianggap sebagai penghianat yang menciptakan sebuah karya
bukan karena berasal dari perasaan sendiri tapi dituntut oleh keadaan pada saat itu
yang memaksa mereka untuk patuh pada aturan yang ditetapkan oleh penguasa pada
saat itu sehingga menghasilkan sebuah karya yang menguntungkan pihak penguasa
dan juga diri sendiri. Padahal bagi seorang seniman keuntungan terbesar yang ingin
didapatkan hanyalah kepuasan akan mengungkapkan perasaan yang bebas tanpa
dipaksa oleh pihak lain.
Kemudian latar yang terdapat dalam drama “SENIMAN PENGHIANAT”
adalah tentang latar tempat di mana para tokoh melakukan dialog maupun adegan
dalam cerita. Dalam drama ini menggunakan latar di suatu tempat yang menjadi
lokasi pertemuan si X dan si Y yang adalah tokoh dalam drama ini. Tidak dapat
diketahui dengan pasti di mana latar dalam drama ini, bisa di rumah salah satu tokoh
ataupun di sebuah restoran.
Berikutnya adalah penokohan yang terdapat dalam drama. Dalam drama ini
tokoh terdiri dari 2 orang yang namanya tidak diketahui yakni, X dan Y. Dalam drama
ini si X dan si Y sama-sama adalah seorang seniman. Namun dalam drama ini si X
adalah seniman penghianat yang tega menjual harga dirinya sebagai seniman yang
bebas kepada pemerintah demi mendapatkan uang dan segala kenikmatan yang
diingini. Sedangkan si Y adalah seorang seniman yang memiliki cirri-ciri sebagai
seorang seniman sejati yang tidak memperjualkan kemampuannya untuk kepentingan
pihak lain, dia ingin supaya seorang seniman memiliki kebebasan dalam menyalurkan
segala bentuk inspirasinya untuk kepentingan semua pihak bukan untuk kepentingan
salah satu pihak saja seperti yang dilakukan oleh si X.
Selanjutnya adalah tema yang terdapat dalam drama ini yaitu tema kebangsaan
yang mencerminkan keadaan pada saat itu yaitu sekitar zaman penjajahan di mana ada
segelintir manusia yang menjadi penghianat bangsa yang tega menghianati bangsa
sendiri hanya untuk mendapatkan keuntungan untuk dirinya sendiri.
Dan terakhir adalah amanat yang terdapat dalam drama, yakni memiliki
amanat yang ingin disampaikan kepada para semua bangsa pada umumnya dan
kepada seniman pada khususnya yaitu agar sebagai suatu bangsa kita harus mencintai
dan setia kepada bangsa dan Negara di mana kita berada, bukan malah menjadi
seorang penghianat yang rela melakukan apa saja demi kepentingan pribadi walaupun
bangsa dan Negara harus dikorbankan.
Demikian hasil dari analisis mengenai drama “SENIMAN PENGHIANAT”
karya Amal Hamzah yang dianalisis berdasarkan unsur-unsur instrinsik yang
terkandung di dalamnya.