Anda di halaman 1dari 6

TELAAH STAF

OLEH : SETIAWAN

A. Latar Belakang

Setelah mengikuti pelatihan arsip pada hari minggu tanggal di Hotel

Indrajaya Tamiang Layang, penulis mengerjakan kegiatan pengarsipan

persuratan pada MIN Tuyau dan menemukan sejumlah dokumen arsip

MIS Miftahul Ulum Tuyau sebelum berubah status menjadi MIN Tuyau

sejak tahun 1998 sampai dengan tahun 2009 yang menerangkan dan patut

disimpulkan sebagai bukti awal yang cukup tentang pelanggaran

administrasi dalam hal pengangkatan sejumlah nama Guru Tidak Tetap

( GTT ) menjadi PNS. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53

Tahun 2010 Bab II Kewajiban dan Larangan Bagian Kesatu Pasal 3 ayat

10 yang berbunyi : “melaporkan dengan segera kepada atasannya

apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan

negara atau Pemerintah terutama di bidang keamanan, keuangan, dan

materiil”. serta dalam Bagian Kedua Larangan Pasal 4 ayat 6 yang

berbunyi :”melakukan kegiatan bersama dengan atasan, teman sejawat,

bawahan, atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya

dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan, atau pihak lain, yang

secara langsung atau tidak langsung merugikan Negara”. Maka penulis

1
menyusun usulan serta saran kepada atasan yang disebut dengan

“TELAAH STAF”.

B. Dasar Hukum

1. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Perubahan atas

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok

Kepegawaian;

2. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai

Negeri Sipil;

3. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perubahan atas

Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan

Pegawai Honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil;

4. Bab XII buku II KUHP, dari Pasal 263 s.d 276 tentang kejahatan

pemalsuan surat.

C. Pokok – Pokok Permasalahan

Pegawai Negeri adalah setiap warga negara Republik Indonesia yang telah

memenuhi syarat yang ditentukan, diangkat oleh pejabat yang berwenang

dan diserahi tugas dalam suatu jabatan negeri,atau diserahi tugas negara

lainnya, dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan yang

berlaku ( Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 Ketentuan Umum Pasal

1 ayat 1 ). Adapun pokok-pokok permasalahan yang penulis temukan

adalah sebagai berikut :

2
1. Berdasarkan daftar keadaan Pegawai/Guru pada MIS Miftahul Ulum

Tuyau Kecamatan Pematang Karau Tahun 2005 tanggal 23 April 2005

yang dibuat atas permintaan Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan

kebudayaan Kecamatan Pematang Karau perihal permintaan formasi

Pegawai Tahun 2005, diterangkan bahwa : Keadaan Pegawai/Guru

pada MIS Miftahul Ulum Tuyau Kecamatan Pematang Karau Tahun

2005 berjumlah 8 orang dengan rincian nama sebagai berikut :

a. Wardi Dukari /NIP.150164152

b. Hasbullah / NIP.150 164 142

c. Syahrudin / NIP.150 164 141

d. Murni / NIP.150 164 141

e. Nurkhalidah/ nip.150295653

f. Juharman / NIP.150 309 088

g. Jaunah

h. Bainah.

Nama – nama keadaan Pegawai pada MIS Miftahul Ulum Tuyau

dipertegas dengan adanya Keputusan Kepala Madrasah Ibtidaiyah

Miftahul Ulum Tuyau Nomor : MIS/MP/P.4/74/327/2005 tentang

Pembagian Tugas Guru dalam Kegiatan Proses Belajar Mengajar

Semester I dan II Tahun Ajaran 2005/2006 ditetapkan di Tuyau

tanggal 14 Juli 2005. Namun ditemukan suatu surat Kepala Madrasah

Ibtidaiyah Miftahul Ulum Tuyau tanggal 31 Desember 2005dan

ditandatangani oleh kepala madrasah atas nama Bapak Wardi

3
Dukari,A.Ma tentang Penetapan Guru Tidak Tetap pada MIS Miftahul

Ulum Tuyau yang patut diduga sebagai rekayasa untuk menerangkan

nama – nama berikut : Julhaidir,S.PdI, Sabirin, Ahmad Gajali,

Jaunah,Jamilah, sebagai guru tidak tetap pada MIS Miftahul Ulum

Tuyau. Anehnya untuk lebih memperkuat keputusan yang diduga

rekayasa tersebut dibuat lagi surat keputusan Kepala Madrasah

Miftahul Ulum Tuyau nomor : MIS/MP/P.4/74/724/2005 tentang

Penetapan Guru Tidak Tetap pada MIS Miftahul Ulum Tuyau yang

diberikan Honorarium dan Surat Keputusan Kepala Madrasah

Ibtidaiyah Miftahul Ulum Tuyau nomor : MIS/MP/P.4/74/724/2006

tanggal 6 Januari 2006 yang kedua buah keputusan tersebut

ditandatangani oleh Kepala MIS Miftahul Ulum Tuyau atas nama

Hasbullah,A.Ma padahal diketahui bahwa hingga tanggal 30 Januari

2006 Kepala Madrasah aktif pada saat itu dijabat oleh Bapak Wardi

Dukari,A.Ma.

2. Berdasarkan Daftar Guru Honor pada MIS Miftahul Ulum Tuyau

Tahun Ajaran 2005/2006 tanggal 25 Januari 2006 serta Daftar Hadir

Guru Honor MIS Miftahul Ulum Tuyau Kecamatan Pematang Karau

periode : Desember 2005 dan Januari 2006 sampai dengan Juni 2006

tenaga honorer yang kini diangkat sebagai PNS atas nama

Jamilah,A.Ma dan Ismawardah,A.Ma tidak terdata dalam daftar hadir

guru honor padahal bila merujuk pada Peraturan Pemerintah tentang

4
Pengangkatan Tenaga Honorer sebagai PNS yang bersangkutan

memiliki masa bekerja paling sedikit 1 ( satu ) tahun terus menerus.

D. Kesimpulan dan Saran

1. Kesimpulan

Patut diduga telah terjadi pemberian keterangan dan bukti yang tidak

benar dengan maksud menguntungkan diri sendiri dan merugikan

Negara dengan modus pemalsuan surat yang karenanya

pengangkatan/penetapan Guru Honorer pada MIS Miftahul Ulum

Tuyau sebagai Pegawai Negeri Sipil tidak memenuhi syarat yang

ditentukan.

2. Saran

Tenaga Honorer yang sebelumnya bekerja pada MIS Miftahul Ulum

Tuyau dan kini menjadi Pegawai Negeri Sipil untuk diperiksa atas

dugaan pemberian keterangan dan bukti yang tidak benar dengan

maksud menguntungkan diri sendiri dan merugikan Negara.

5
6