Anda di halaman 1dari 11

TUGAS MAKALAH ILMU SOSIAL DASAR

(ISD)

Nama : Maulidan Yulianto

NPM : 54410280

UNIVERSITAS GUNADARMA TAHUN AJARAN 2010-2011


KATA PENGANTAR
Rasa syukur yang dalam kami sampaikan ke hadiran Tuhan Yang Maha Pemurah, karena

berkat kemurahanNya makalah ini dapat kami selesaikan sesuai yang diharapkan.Dalam

makalah ini kami membahas ͞Hubungan Masyarakat dalam Ilmu Teknologi Informasi,͟ suatu

permasalahan yang

selalu dialami bagi

masyarakat yang menggunakan Teknologi pada

umumnya.

Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam pemahaman masalah Hubungan social

masyarakat yang sangat diperlukan dalam suatu harapan mendapatkan keamanan dalam

memanfaatkan

teknologi informasi terutama yang menggunakan internet

dan sekaligus

melakukan apa yang menjadi tugas mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Ilmu Sosial

Dasar.͟
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga

makalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna,

oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi

kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan

bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

Depok, 11 Desember 2010

Penulis,

Maulidan Yulianto

NPM :54410280
Bab I Pendahuluan

1.1 Latar belakang

Di masa awal, WikiLeaks sempat dikabarkan sebagai bagian dari tipuan CIA, sebuah teori konspirasi yang sering

didengungkan di internet. Kontroversi pembocoran Wikileaks yang menyebabkan tuduhan kepada Bradley Manning, akan

membuat para pembisik rahasia menjadi ketakutan.

Beberapa pertanyaan mungkin dapat diselesaikan sejalan dengan waktu, sama seperti bentuk keamanan dan motivasi dari
situs mirip Wikileaks, Indoleaks.

Pendiri Wikileaks Julian Assange pernah bersikap skeptis atas kemungkinan situs lain yang memiliki motivasi mirip. Pria asal
Australia ini mengatakan bahwa dirinya tidak akan merekomendasikan situs apapun yang memiliki kesamaan model dengan
Wikileaks.

“Akan ada beberapa situs seperti ini sepanjang waktu dan mereka berada dalam keadaan sangat berbahaya. Ini bukanlah
sesuatu yang mudah dilakukan. Itulah masalahnya. Tidak ada reputasi apapun yang dapat Anda percaya,” tegasnya.

1.2 Perumusan Masalah

a. mengetahui tentang wikileaks?

b. Bagaimana perkembangan wikileaks saat ini?

c. Pengaruh wikileaks terhadap dunia?

1.3 Tujuan

a. Perkembagan wikileaks.

b. Mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh perubahan social masyarakat dalam wikileaks.

c. Menggambarkan wikileaks.
BAB II PEMBAHASAN

2.1. Tentang wikileaks

WikiLeaks atau Wikileaks adalah organisasi internasional yang bermarkas di Swedia.[2] Situs

Wikileaks menerbitkan dokumen-dokumen rahasia sambil menjaga kerahasiaan sumber-

sumbernya. Situs tersebut diluncurkan pada tahun 2006. Saat ini alamat situs telah dialihkan

kehttp://www.wikileaks.ch untuk alasan keamanan.

Organisasi ini didirikan oleh disiden politik Cina, dan juga jurnalis, matematikawan, dan teknolog
dariAmerika Serikat Taiwan,Eropa, Australia, danAfrika Selatan.[1] Artikel koran dan majalah The
New Yorker mendeskripsikan Julian Assange, seorang jurnalis dan aktivis internet Australia,
sebagai direktur Wikileaks.[3] Situs Wikileaks menggunakan mesin MediaWiki.

WikiLeaks telah memenangkan beberapa penghargaan, termasuk New Media Award darimajalah
Economist untuk tahun 2008.[4] Pada bulan Juni 2009, WikiLeaks dan Julian Assange
memenangkan UK Media Award dari Amnesty International (kategori New Media) untuk publikasi
tahun 2008 berjudul Kenya: The Cry of Blood – Extra Judicial Killings and Disappearances,
[5]sebuah laporan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Kenya tentang pembunuhan oleh polisi
di Kenya.[6] Pada bulan Mei 2010, New York Daily News menempatkan WikiLeaks pada peringkat
pertama dalam "situs yang benar-benar bisa mengubah berita".[7]

Pada Juli 2010, situs ini mengundang kontroversi karena pembocoran dokumen Perang Afganistan.
[8] Selanjutnya, pada Oktober 2010, hampir 400.000 dokumen Perang Irak dibocorkan oleh situs
ini. Pada November 2010, WikiLeaks mulai merilis kabel diplomatik Amerika Serikat.

2.2. wikileaks indonesia


2.3. aat ini seluruh dunia sedang di hebohkan dengan yang namanya wikileaks.Ini merupakan sebuah media
masa yang konon diberitakan telah membocorkan dukumen-dokumen yang dimiliki oleh negara amerika
serikat yang telah di publikasikan oleh media wikileaks tersebut.trus apakah hubungannya dengan Wikileaks
Indonesia? yuk kita bahas sebentar dibawah ini.

Berdasarkan sumber dari detiknews mengatakan bahwa WikiLeaks akan segera membocorkan lebih 3.000
kawat diplomatik dari Kedubes AS di Jakarta dan Konjen AS di Surabaya. dengan adanya pemberitaan seperti
ini Kemlu RI harus mengantisipasi hal itu dengan bertanya lebih dulu kepada Kedubes AS apa kira-kira isi
kawat yang akan diberitakan atau dibocorkan itu.

Dalam dokumen rahasia milik Amerika Serikat yang terkuat melalui situs WikiLeaks menrut berita yang saya
peroleh diantaranya adalah seperti misi Amerika Serikat untuk menjalankan kampanye intelijen rahasia yang
ditargetkan pada pimpinan PBB, termasuk Sekretaris Jenderal PBB dan para wakil anggota Dewan Keamanan
PBB dari Cina, Rusia, Prancis dan Inggris. Bahkan, diberitakan juga bahwa AS berusaha untuk mengetahui
kata sandi dari jaringan komunikasi, jadwal kerja dan informasi pribadi lainnya.
2.4. Wikileaks saingan
Openleaks.org adalah pesaing situs peretas informasi rahasia yang sebelumnya hanya dipegang Wiki- Leaks.

Para pendiri Openleaks.org adalah mantan pendiri WikiLeaks yang kecewa dengan arogansi Julian Assange

dalam menjalankan situs yang “menggoyang” pemerintahan Amerika Serikat (AS) itu. “Itu (arogansi Assange)

melemahkan WikiLeaks,” ujar salah satu pendiri Openleaks.org, Daniel Domscheit-Berg, dalam video

dokumenter yang ditayangkan di jaringan televisi Swedia,SVT.

Dia menuturkan, WikiLeaks terlalu fokus terhadap satu orang dan satu orang itu selalu lebih lemah dibandingkan

sebuah organisasi. Dalam sebuah email yang dikirim kepada CNN, Domscheit- Berg mengungkapkan,

kelompoknya berharap akan meluncurkan situs tersebut pada Senin (kemarin). Sama seperti WikiLeaks, situs

Openleaks.org menyebarkan informasi rahasia dari sumber yang dirahasiakan.

Bedanya dengan Wiki- Leaks, Openleaks akan melindungi dan menghapus nama-nama yang terdapat dalam

data yang dibocorkan. Tujuan utama Openleaks adalah membantu orang dapat menyampaikan informasi

kepada sumber informasi dan organisasi lain tanpa perlunya identitas. Openleaks juga akan menerima informasi

rahasia dari sumber mana pun. Namun, Openleaks belum tentu akan memublikasikan informasi secara bebas.

Pihak yang boleh membaca informasi itu adalah pihak yang dipilih secara khusus oleh Openleaks, seperti

organisasi media atau badan pengawas tertentu. Sebagai permulaan, Openleaks akan bermitra dengan lima

kantor berita di dunia. Domscheit-Berg berharap bahwa kerja sama akan diperluas untuk siapa saja yang ingin

berpartisipasi. “Surat-surat kabar, organisasi nonpemerintah,serikat buruh,dan siapa saja yang ingin

mendapatkan informasi dari sumber-sumber anonim.

Kami melibatkan semua pihak untuk menjalankan penyebaran informasi,” papar Domscheit- Berg. “Dengan

begitu, informasi rahasia bisa diperoleh, tanpa terbentur persoalan hukum atau politik yang kini menimpa

WikiLeaks.” Domscheit-Berg mengatakan, WikiLeaks mempertaruhkan “apa yang mereka miliki” dengan

pembongkaran ratusan ribu dokumen rahasia AS dalam kurun waktu lima bulan.

“Menurut saya, hal terbijak adalah kita harus melakukan semuanya secara perlahan-lahan, selangkah demi

selangkah, untuk membangun program.Tapi, hal itu tidak terjadi,”ujarnya. Domscheit-Berg memang dikenal
sangat frontal dalam berkonflik dengan Assange. Dia pernah dipaksa berhenti bekerja dari WikiLeaks sejak

September lalu. Dia pun memilih untuk berhenti. “Anda tidak bisa membayangkan betapa bahagianya saya

keluar dari WikiLeaks,”cetusnya.

Selain meluncurkan situs Openleaks, Domscheit-Berg juga akan menerbitkan sebuah buku berjudul Inside

WikiLeaks pada Januari mendatang. Dia menceritakan pengalamannya kala bekerja untuk situs pembocor

dokumen yang menjadi sorotan global dua pekan ini. “Pengalaman saya ketika berada di situs paling berbahaya

di dunia”adalah satu subjudul dalam bukunya itu. Harian Swedia,Dagens Nyheter, mengutip sumber internal

Openleaks, melaporkan bahwa situs baru tersebut berfungsi sebagai perantara.

“Openleaks tidak memiliki agenda politik kecuali memberikan informasi kepada media, publik, organisasi nirlaba,

serikat buruh dan perdagangan, dan kelompok masyarakat lainnya,” kata sumber tersebut. Domscheit-Berg

mengkritik WikiLeaks yang mengumandangkan transparansi kepada semua pihak tetapi di dalam organisasinya

sendiri justru tidak transparan. “Jika Anda menasihati orang lain agar transparan, maka Anda sendiri harus

transparan juga.

Minimal Anda harus memiliki standar yang sama,”ujarnya. Pengurus WikiLeaks lainnya yang keluar dari

organisasi itu juga karena tidak cocok dengan Assange memandang bahwa pendiri WikiLeaks itu tidak

mendengarkan suara dari bawah.“Sikap yang menyebalkan dari Julian adalah kepemimpinan yang sangat

arogan,”kata Herbert Snorreson. Sementara, Juru Bicara Wiki- Leaks Kristinn Hrafnsson tidak ingin

mendiskusikan konflik antara Assange dan anggota lainnya.

“Saya jarang berdiskusi dengan orang-orang tersebut, hanya sedikit orang yang tidak tertarik lagi dengan

WikiLeaks,” katanya. Memang WikiLeaks menjadi pembicaraan terpanas saat ini. Bukan mendadak tenar, tapi

situs WikiLeaks.org sebelumnya sudah pernah membuat gempar. Tepatnya di bulan Juli 2010, ketika situs

nirlaba itu membocorkan puluhan ribu dokumen rahasia milik AS mengenai perang di Afghanistan. Dokumen itu

kemudian dibocorkan ke laman publik WikiLeaks.

2.2. dampak wikileaks

Perang internet (cyber war) yang gencar akhir-akhir ini menyangkut sepak terjang WikiLeaks telah membuat
prihatin suatu lembaga Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Bagi PBB, isu WikiLeaks ini seharusnya diselesaikan melalui jalur hukum, bukan melalui perang internet yang
merugikan banyak pihak.

Demikian ungkap Komisaris Tinggi PBB untuk urusan Hak Asasi Manusia (HAM) Navi Pillay di Jenewa, Swiss,
Kamis 9 Desember 2010 waktu setempat. "Inilah apa yang disebut media sebagai perang internet. Situasi
saat ini benar-benar menakjubkan," kata Pillay seperti dikutip kantor berita Associated Press.

Dia prihatin bahwa situasi yang menyangkut WikiLeaks telah menyebabkan baku serang antarperetas di
dunia maya dan telah melibatkan sejumlah perusahaan terkemuka dalam layanan maupun aktivitas mereka
di internet.

"Saya prihatin atas laporan mengenai tekanan pada sejumlah perusahaan swasta - di antaranya bank,
perusahaan kartu kredit, dan penyedia layanan internet yang menutup aliran kredit bagi sumbangan untuk
WikiLeaks sekaligus menghentikan layanan sistem [hosting] bagi laman itu," kata Pillay dalam jumpa pers.

Sejumlah perusahaan yang berbasis di AS memutuskan kerjasama dengan WikiLeaks. Mereka di antaranya
Mastercard, Visa, Amazon.com, PayPal, dan Every DNS. Kebijakan mereka itu menghantam operasional
WikiLeaks, yang telah membuat resah AS dan banyak negara karena mengungkap informasi sensitif sejak 28
November 2010. Bagi pemerintah AS, sepak terjang WikiLeaks itu dianggap sebagai pencurian data dan
mempertaruhkan kepentingan banyak pihak.

Sebagai balasan, para peretas (hacker) yang menjadi simpatisan WikiLeaks dan pendirinya, Julian Assange,
melakukan serangan balasan dengan mensabotase laman milik perusahaan-perusahaan itu.

Pillay mengatakan bahwa masalah WikiLeaks harus diselesaikan secara hukum, bukan dengan pemutusan
kontrak secara sepihak maupun sabotase. "Bila WikiLeaks diketahui melakukan perbuatan yang ilegal, maka
ini harus ditangani lewat sistem hukum, bukan melalui tekanan dan intimidasi yang melibatkan pihak-pihak
ketiga," kata Pillay.
BAB III Penutup

3.1 kesimpulan

WikiLeaks atau Wikileaks adalah organisasi internasional yang bermarkas di Swedia.[2] Situs

Wikileaks menerbitkan dokumen-dokumen rahasia sambil menjaga kerahasiaan sumber-

sumbernya. Situs tersebut diluncurkan pada tahun 2006. Saat ini alamat situs telah dialihkan

kehttp://www.wikileaks.ch untuk alasan keamanan.

Organisasi ini didirikan oleh disiden politik Cina, dan juga jurnalis, matematikawan, dan teknolog
dariAmerika Serikat Taiwan,Eropa, Australia, danAfrika Selatan.[1] Artikel koran dan majalah The
New Yorker mendeskripsikan Julian Assange, seorang jurnalis dan aktivis internet Australia,
sebagai direktur Wikileaks.[3] Situs Wikileaks menggunakan mesin MediaWiki.
3.2 saran

saran saya tentang wikileaks yaitu bagus karena memberikan informasi rahasia. Tetapi ini juga menjadi

dampak yang tidak baik karena memganggu keamanan dunia. Selain itu wikileaks pun menjadi perang

cyber. PBB pun berkomentar dalam menyikapin wikileaks karena dianggap berbahaya.
Daftar pustaka

http://teknologi.vivanews.com/news/read/193236-wikileaks-versi-indonesia-hadir

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/369708/

http://teknologi.inilah.com/read/detail/1056332/inilah-pandangan-pembuat-wikileaks-soal-indoleaks

http://id.wikipedia.org/wiki/WikiLeaks

http://dunia.vivanews.com/news/read/192228-saingan-wikileaks-akan-segera-dibuat