P. 1
Riset Hipotesis Dan Variabel

Riset Hipotesis Dan Variabel

|Views: 179|Likes:
Dipublikasikan oleh Tri Cahyono

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Tri Cahyono on Dec 15, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/29/2014

pdf

text

original

Tri Cahyono tricahyono37@yahoo.co.

id Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto Politeknik Kesehatan Depkes Semarang

HIPOTESIS DAN VARIABEL PENELITIAN

Model / Langkah-Langkah Riset LangkahTeori & Consep Problem Explain predict F store Report communicate disseminate write F discuss interpret Result organize, present compute, analyze Intrument apply Sampling collect Data Design draw Hipotesis indentify, classify operationalize choose Variable construct

Definisi Hipotesis
‡ Hipo = rendah/dibawah, tesa = pernyataan kebenaran ‡ Jawaban sementara penelitian, ‡ Patokan duga atau dalil sementara yang kebenarannya akan dibuktikan dalam penelitian

Fungsi Hipotesis
‡ memberikan batasan dan memperkecil jangkauan penelitian ‡ memfokuskan dalam rangka pengumpulan data ‡ sebagai panduan dalam pengujian serta penyesuaian dengan fakta atau data ‡ membantu mengarahkan dalam mengidentifikasi variabel-variabel yang akan diteliti

Perumusan Hipotesis
‡ ‡ ‡ ‡ ‡ kalimat pernyataan (statement), menunjukkan keterkaitan/hubungan variabel dapat diuji, tumbuh dari ilmu yang diteliti, sederhana

Jenis Hipotesis
‡ Hipotesis kerja ‡ Hipotesis Statistik atau hipotesis nol ‡ Hipotesis hubungan dan hipotesis perbedaan ‡ Hipotesis mayor dan minor

Hipotesis kerja
‡ Membuat ramalan terhadap peristiwa yang terjadi apabila gejala muncul ‡ Misal:
± jika sanitasi jelek, maka penyakit menular tinggi ± jika sampah berserakan, maka kepadatan lalat menjadi tinggi ± Jika rumah tanpa ada plafon, tikus jarang ± Jika kepadatan nyamuk anopheles tinggi, penyakit malaria mudah menular

Hipotesis Statistik / hipotesis nol
‡ Ho pernyataan negative (menggunakan kata tidak) sebagai tandingan Ha, pernyataan positif ‡ Ho Diuji dengan rumus statistik, bila Ho diterima, maka Ha ditolak, sebaliknya Ho ditolak maka Ha diterima. ‡ Misal:
± Tidak ada hubungan pengetahuan dengan perilaku minum obat bagi penderita TBC ± Tidak ada perbedaan angka kepadatan nyamuk anopheles di daerah pegunungan dan daerah pantai ± Tidak ada pengaruh dosis klor dengan angka kuman air bersih

Hipotesis hubungan & perbedaan
‡ Hipotesis didasarkan keterkaitan dua variabel ‡ hubungan atau perbedaan dua atau lebih variable ‡ Identik dengan Ha ‡ Misal:
± Ada hubungan jarak dengan kadar debu batubara PLTU ± Ada perbedaan kadar Fe antara sumur dekat tambang dengan jauh dari tambang ± Ada pengaruh pemberian tawas dengan kejernihan air sumur

Hipotesis mayor dan minor
Hipotesis

Variabel

Pengertian Variabel Penelitian 
atribut dari seseorang atau obyek yang mempunyai "variasi" antara satu orang dengan yang lain atau satu obyek dengan obyek yang lain (Hatch dan Farhady, 1981). ‡ karakteristik obyek penelitian yang dapat diklasifikasikan minimal dua katagori/nilai, memiliki nilai u 2 ‡ Misal : ± kekeruhan air (keruh, tidak keruh) ± rasa air (tawar, asin) ± tingkat pendidikan (SD, SLTP, SLTA, PT) ± tingkat kebisingan (80, 90, 110, dsb) ± tingkat pencahayaan (45, 60, 70 100, dst)

Jenis Variabel Penelitian 
Variabel independent / bebas / mempengaruhi : merupakan variabel yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). ‡ Variabel dependent / terikat / dipengaruhi : variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas  Variabel confounding / pengganggu  Variabel moderator : variabel yang mempengaruhi (memperkuat dan memperlemah) hubungan antara variabel independen dengan dependen  Variabel intervening : proses akumulasi pengaruh variabel-variabel terhadap variabel dependent, sulit / tidak dapat diukur  Variabel kontrol : variabel yang dikendalikan dibuat konstan sehingga pengaruhnya sama terhadap hubungan variabel independent dan dependent  Variabel anteseden / yang mendahului  Variabel penekan  Variabel antara / penyela

Hubungan Antar Variabel
‡ Hubungan asimetris ± Satu variabel dapat mempengaruhi variabel yang lain dan tidak dapat sebaliknya. ‡ Tipe Hubungan ± Hubungan antara stimulus dan respons ± Hubungan antara disposisi dan respons ± Hubungan antara ciri individu dan disposisi atau tingkah laku ± Hubungan antara prekondisi dan akibat tertentu ± Hubungan yang imanen ± Hubungan antara tujuan dan cara ‡ Misal ± Peningkatan jumlah kegiatan industri kayu, berakibat peningkatan debu di permukiman ± Kualitas air minum yang jelek, meningkatkan kasus diare ± Penanganan sampah yang saniter, kepadatan lalat rendah

Hubungan Antar Variabel
‡ Hubungan timbal balik ± Variabel yang satu dapat menjadi sebab dan juga dapat menjadi akibat variabel yang lain. ‡ Misal ± Pendapatan tinggi < - - - -> kesehatan ± Investasi < - - - - > keuntungan

Hubungan Antar Variabel
‡ Hubungan simetris
± Apabila variabel yang satu tidak disebabkan atau dipengaruhi oleh variabel lainnya.

‡ Tipe Hubungan
± ± ± ± Kedua variabel merupakan indikator konsep yang sama Kedua variabel merupakan akibat dari faktor yang sama Kedua variabel berkaitan secara fungsional Hubungan yang kebetulan

‡ Misal
± Tingginya curah hujan, diikuti banyaknya kasus TBC ± Kepadatan nyamuk Anopheles yang tinggi, disertai kepadatan nyamuk Aides yang tinggi ± Kelembaban udara yang tinggi di rumah, dibarengi dengan kasus diare

Struktur Hubungan Variabel
(variabel independent dan dependent)
VARIABEL BEBAS / INDEPENDENT / MEMPENGARUH ANGKA KUMAN AIR MINUM

VARIABEL TERIKAT / DEPENDENT / DIPENGARUHI KEJADIAN DIARE

Struktur Hubungan Variabel
(variabel independent, dependent dan confounding)
VARIABEL BEBAS / INDEPENDENT / MEMPENGARUHI LUAS VENTILASI RUMAH

VARIABEL PENGGANGGU / CONFOUNDING LINGKUNGAN FISIK TOPOGRAFI PERILAKU

VARIABEL TERIKAT / DEPENDENT / DIPENGARUHI KEJADIAN PENULARAN TB

Struktur Hubungan Variabel
(variabel independent, dependent dan penekan)
VARIABEL BEBAS / INDEPENDENT / MEMPENGARUHI JARAK RUMAH DENGAN PUSKESMAS

VARIABEL PENEKAN KEMUDAHAN TRANSPORTASI

VARIABEL TERIKAT / DEPENDENT / DIPENGARUHI KUNJUNGAN KE PUSKESMAS

Struktur Hubungan Variabel
(variabel independent, dependent dan antara)
VARIABEL BEBAS / INDEPENDENT / MEMPENGARUHI KETERSEDIAAN APD

VARIABEL ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN

VARIABEL TERIKAT / DEPENDENT / DIPENGARUHI PENERIMAAN / PRAKTEK PERILAKU PEMAKAIAN APD

Struktur Hubungan Variabel
(variabel independent, dependent dan anteseden)
VARIABEL ANTESEDEN PENYULUHAN

VARIABEL BEBAS / INDEPENDENT / MEMPENGARUHI STIMULAN JAMBAN KELUARGA

VARIABEL TERIKAT / DEPENDENT / DIPENGARUHI JAMBAN KELUARGA/PHBS

Definisi operasional
‡ Pengertian / pemahaman / penjelasan operasional / aplikasi / terapan terhadap variabel yang diteliti ‡ Kalimat pernyataan, bukan kalimat negatif (tidak terdapat kata tidak), bukan kalimat tanya (tidak terdapat kata tanya) ‡ Kata yang didefinisikan tidak boleh diulang pada pendefinisian ‡ Menunjukkan metode dan alat pengumpulan data ‡ Disebut satuannya / Katagori ‡ Skala data

Tabel Defisini Operasional
Variabel Definisi operasional Metode dan alat pengumpul data Pengukuran dengan termometer pengukuran menggunak an meteran Satuan / katagori Skala data

Suhu

Panas dinginnya ruangan Besaran Isi bak penampung sampah

0C

interval

Volume bak

cm3

ratio

Misal
‡ pH adalah derajat keasaman air bersih, diukur dengan ph stick, skala interval ‡ Umur adalah ulang tahun terakhir responden, didapatkan dengan wawancara menggunakan kuesioner, satuan data tahun, skala interval. ‡ Tingkat pengetahuan adalah ketepatan responden dalam menjawab 10 pertanyaan dalam kuesioner, didapatkan dengan angket menggunakan kuesioner, satuan katagori, skala ordinal dengan kriteria
± Baik : bila menjawab 7-10 benar ± Sedang : bila menjawab 4-6 benar ± Kuang : bila menjawab 0-3 benar

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->