P. 1
Statistik Deskriptif

Statistik Deskriptif

|Views: 2,750|Likes:
Dipublikasikan oleh Tri Cahyono

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Tri Cahyono on Dec 15, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/04/2013

pdf

text

original

Penyelidikan data berdistribusi normal atau tidak berdistribusi normal dapat
menggunakan koefisien kurtosis persentil sebagai berikut:

54

263
,
0

)

(

2

/

1

.

.

10

90

1

3

10

90

P

P

K

K

P

P

SK

PERSENTIL

KURTOSIS

KOEFISIEN

Keterangan

: = kappa (Koefisien Kurtosis Persentil)
: SK = rentang semi antar kuartil
: P = persentil
: K = kuartil
Bila nilai Koefisien Kurtosis Persentil mendekati 0,263, maka dapat
disimpulkan data berdistribusi normal.
Contoh :

TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI TINGGI BADAN
MASYARAKAT KALIMAS TAHUN 2006

NO.

TINGGI BADAN

JUMLAH

1.

140 – 149

6

2.

150 – 159

22

3.

160 – 169

39

4.

170 – 179

25

5.

180 – 189

7

6.

190 – 199

1

JUMLAH

100

Selanjutnya dihitung Koefisien Kurtosis Persentil sebagai berikut :

14
,
158

10

.

22

6

4

100

5,
149

.

4

1

1

1

1

1

K

I

f

Fa

N

Lb

K

Q

70
,
172

10
.

25

67

4

100

.
3

5,
169

.

4

.
3

3

3

3

3

3

K

I

f

Fa

N

Lb

K

Q

32
,
151

10
.

22

6

100

100

.
10

5,
149

.

100

.
10

10

10

10

10

10

P

I

f

Fa

N

Lb

P

P

55

70
,
178

10
.

25

67

100

100

.
90

5,
169

.

100

.
90

90

90

90

90

90

P

I

f

Fa

N

Lb

P

P

265
,
0

32
,
151

70
,
178

14
,
158

70
,
172

2

1

)

(

2

1

10

90

1

3

10

90

P

P

K

K

P

P

SK

Hasil Koefisien Kurtosis Persentil 0,265 0,263, distribusi normal

Berdasarkan model kurva data simetris atau kurva normal, tinggi rendahnya
atau datar tidaknya kurva disebut kurtosis. Model kurva normal yang tidak
terlalu tinggi dan tidak terlalu datar disebut mesokurtik, yang tinggi disebut
leptokurtic, sedangkan yang mendatar disebut platikurtik

Kurva Platikurtik

Kurva Leptokurtik

Kurva normal.

56

Penyelidikan bentuk kurva normal platikurtik, leptokurtik atau normal
dapat menggunakan rumus koefisien kurtosis sebagai berikut :

n

x

x

m

m

m

a

r

i

r

)

(

2
2

4

4

Jika :
a = 3 normal
a > = leptokurtic
a < = platikurtik
Contoh kasus data di atas

TB

JML

(fi) Xi fi.Xi Xi - X (Xi - X)2

fi(Xi - X)2

(Xi - X)4

fi(Xi - X)4

140 – 149 6 144,5 867,0 -20,80 432,64 2595,84 187177,37 1123064,22
150 – 159 22 154,5 3399,0 -10,80 116,64 2566,08 13604,89 299307,57
160 – 169 39 164,5 6415,5 -0,80

0,64

24,96

0,41

15,97
170 – 179 25 174,5 4362,5 9,20 84,64 2116,00 7163,93 179098,24
180 – 189 7 184,5 1291,5 19,20 368,64 2580,48 135895,45 951268,15
190 – 199 1 194,5 194,5 29,20 852,64

852,64 726994,97 726994,97

Jumlah 100

16530,0

10736,00

3279749,12

n

x

x

f

m

r

i

i

r

)

(

=>

36
,
107

100

00
,
10736

)

(

2

2

2

m

n

x

x

f

m

i

i

=>

49
,
32797

100

12
,
3279749

)

(

4

4

4

m

n

x

x

f

m

i

i

2
2

4

4

m

m

a

=>

85
,
2

36
,
107

49
,
32797

2

4

a

Hasil Koefisien Kurtosis < 3, mendekati normal / platikurtik.

57

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi, 1993, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik
edisi revisi II cetakan ke sembilan, Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Burhan, Safrida, 1995, Metodologi Penelitian dan Pedoman Penulisan
Karya Tulis, Bandung : Akademi Keperawatan Pajajaran.

Conover, W.J, 1980, Practical Nonparametric Statistics second edition, New
York : John Wiley & Sons.

Hadi, Sutrisno, 1993, Statistik jilid II cetakan XIV, Yogyakarta : Andi Offset.

Hall, Marguerite. F, 1949, Public Health Statistics, New York : Paul B Horber
Inc

Nasir, Moh, 1985, Metode Penelitian cetakan pertama, Jakarta : Ghalia
Indonesia.

Poerwadi, Troeboes. Joesoef, Aboe Amar dan Widjaja, Linardi, 1993, Metode
Penelitian dan Statistik Terapan / editor, Surabaya : Airlangga
University Press.

Siegel, Sidney, 1956, Non Parametric Statistics For The Behavioral Sciences,
New York : Mc Graw-Hill Book Company.

Siegel, Sidney, 1986, Statistik Non Parametrik Untuk Ilmu-Ilmu Sosial,
diterjemahkan oleh Zanzawi Suyuti dan Landung Simatupang dalam
koordinasi Peter Hagul, Cetakan ke 2, Jakarta : Gramedia.

Singarimbun, Masri dan Effendi Sofian, 1989, Metode Penelitian Survei /
editor, Jakarta : LP3ES.

Snedecor, George W dan Cochran, William G, 1980, Statistical Methods
seventh edition, Ames Iowa USA : The Iowa State University Press

58

Soejoeti, Zanzawi, 1984/1985, Buku Materi Pokok Metode Statistik I STA
201/3 SKS/Modul 1-5, Jakarta : Universitas Terbuka, Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan.

Soejoeti, Zanzawi, 1984/1985, Buku Materi Pokok Metode Statistik I STA
201/3 SKS/Modul 6-9, Jakarta : Universitas Terbuka, Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan.

Soejoeti, Zanzawi, 1984/1985, Buku Materi Pokok Metode Statistik II STA
202/3 SKS/Modul 1-5, Jakarta : Universitas Terbuka, Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan.

Soejoeti, Zanzawi, 1985, Buku Materi Pokok Metode Statistik II STA 202/3
SKS/Modul 6-9, Jakarta : Universitas Terbuka, Departemen Pendidikan
dan Kebudayaan.

Soepeno, Bambang, 1997, Statistik Terapan (Dalam Penelitian Ilmu-Ilmu
Sosial dan Pendidikan), Jakarta ; PT. Rineka Cipta

Sujana, 1992, Metoda Statistika, edisi ke 5, Bandung : Tarsito.

Tjokronegoro, Arjatmo. Utomo, Budi, dan Rukmono, Bintari, (editor), 1991,
Dasar-Dasar Metodologi Riset Ilmu Kedokteran, Jakarta : Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan Konsorsium Ilmu Kedokteran

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->