Anda di halaman 1dari 5

Lima (5) kebutuhan dasar Maslow - disusun berdasarkan kebutuhan yang paling

penting hingga yang tidak terlalu krusial :


1. Kebutuhan Fisiologis
Contohnya adalah : Sandang / pakaian, pangan / makanan, papan / rumah, dan kebutuhan
biologis seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain sebagainya.
2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan
Contoh seperti : Bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas
dari teror, dan lain sebagainya.
3. Kebutuhan Sosial
Misalnya adalah : memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis,
dan lain-lain.
4. Kebutuhan Penghargaan
Contoh : pujian, piagam, tanda jasa, hadiah, dan banyak lagi lainnya.
5. Kebutuhan Aktualisasi Diri
Adalah kebutuhan dan keinginan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan
minatnya.

Teori X dan Y dari Mc Gregor


Teori X
McGregor mengatakan bahwa pimpinan dengan teori X memiliki keyakinan semua orang
di dunia ini pada dasarnya suka bermalas-malasan. Mereka tidak layak dipercaya dan
harus diawasi terus-menerus dengan ketat. Mereka mau bekerja hanya demi uang semata.
Motto seorang pimpinan teori X berbunyi: “Saya dibayar untuk berpikir. Anda mendapat
bayaran untuk bekerja. Dan saya akan menggunakan kedudukan saya di atas anda untuk
memastikan anda benar-benar mengerjakannya”.
Teori Y
Menurut McGregor, pimpinan teori Y mempunyai keyakinan yang berlawanan dengan
para pimpinan teori X. Manajer seperti ini berkeyakinan bahwa orang bekerja karena
benar-benar menginginkan sesuatu yang lebih dari sekedar uang semata. Mereka berhak
memperoleh kepercayaan. Mereka mampu mengatur dirinya sendiri. Mereka tidak
membutuhkan orang lain untuk memaksa mereka setiap saat. Seorang pimpinan teori Y
menghargai orang lain dengan keyakinan bahwa mereka dapat bekerja bahkan lebih dari
yang mereka kira sanggup mereka kerjakan. Untuk beberapa pegawai, khususnya mereka
kurang percaya diri atau mereka takut mencoba mengembangkan sayap, kepercayaan itu
dapat menjadi salah satu motivasi yang hebat dan penghargaan paling membanggakan
bagi mereka. Motto seorang pimpinan teori Y berbunyi: “Kita digaji untuk berpikir dan
bekerja bersama-sama”.

TEORI MOTIVASI ‘HIGIENIS’ dari HERZBERG


Ada 2 faktor yang mempengaruhi kerja seseorang dalam organisasi :
a. Motivasi/Pemuas (satisfier)
Sumber kepuasan kerja adalah : prestasi, promosi, penghargaan, pekerjaan itu sendiri,
tanggungjawab

b. Faktor Higienis (disatisfier)


Sumber ketidakpuasan kerja :
 Kondisi/suasana kerja
 Hubungan antar pribadi
 Teknik pengawasan
 Gaji, kebijakan dan administrasi perusahaan
Perbaikan ketidakpuasan akan menyelesaikan masalah, namun tidak akan
mendorong kepuasan kerja

Hubungan Teori Maslow, Herzberg, Mc Gregor

Maslow Herzberg Mc Gregor


Teori Y
Motivator
Tingkat kebutuhan yang
Kepuasan dar kebutuhan
lebih tinggi Prestasi penghargaan
akan penghargaan dan
kenaikan tingkat
aktualisasi diri
Tanggungjawab imajinasi
Tanggungjawab & kreativitas
Aktualisasi diri dan
pekerjaan-pekerjaan itu
Penghargaan
sendiri Pengarahan dan
pengendalian diri
Faktor Higienis Teori X
Tingkat kebutuhan yang
lbih rendah Kebijakan & Administrasi Keamanan diatas
perusahaan segalanya
Adanya pengarahan lebih
Pengawasan hubungan
disukai
Sosial keamanan antar pribadi
fisiologis Gaji
Dibutuhkan adanya
Konsidi kerja
hukuman

Konsep manajemen kualitas memiliki 3 pilar utama:


1. Fokus kepada pelanggan (Customer Focus)
2. Peningkatan berkesinambungan dengan berbasis fakta (Continuous Improvement
Based on Facts) – yang diambil konsep Kaizen dan siklus PDCA (Plan, Do, Check dan
Action)
3. Partisipasi menyeluruh dari semua tingkatan SDM (Total Participation)

Strategi Memperoleh Sertifikat ISO 9000


1. Memperoleh komitmen dari manajemen puncak
2. Membentuk komite pengarah (steering committee) atau coordinator ISO.
3. Mempelajari standar-standar dan menilai kebutuhan-kebutuhan ISO 9000.
4. Melakukan pelatihan (training) terhadap semua staff organisasi perusahaan itu.
5. Memulai tinjauan ulang manajemen (manajemen review).
6. Identifikasi kebijakan kualitas, prosedur-prosedur, dan instruksi-instruksi yang
dibutuhkan yang dituangkan dalam dokumen-dokumen tertulis.
7. Implementasi sistem manajemen kualitas ISO 9000 itu.
8. Memulai audit sistem kualitas perusahaan
9. Memilih registrar
10. Registrasi.

Beberapa manfaat yg diperoleh perusahaan setelah memperoleh sertifikat ISO


9000.
1. Meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan melalui jaminan yang
terorganisasi dan sistemik.
2. Perusahaan yang telah bersertifikasi ISO 9000 diijinkan untuk mengiklankan bahwa
sistem kualitas dari perusahaan itu telah di akui secara internasional.
3. Audit sistem kualitas perusahaan dari perusahaan yang telah mempeoleh ISO 9000
dilakukan secara periodik oleh registrar dari lembaga registrasi, sehingga pelanggan
tidak perlu melakukan audit kualitas.
4. Perusahaan yang telah memperoleh sertifikat ISO 9000 secara otomatis terdaftar pada
lembaga registrasi, sehingga apabila pelanggan potensial ingin mencari pemasok
bersertifikat ISO 9000 akan menghubungi lembaga registrasi.
5. Menigkatkan kualitas dan produktivitas dari produk melalui kerjasama dan
komunikasi yagn lebih baik, sistem pengendalian yang konsisten, serta pengurangan
dan pencegahan pemborosan karena operasi internal yang menjadi lebih baik.
6. Meningkatkan kesadaran kualitas menjadi lebih baik.
7. memberikan pelatihan secara sistematik kepada seluruh staff perusahaan melalui
prosedur-prosedur dan instruksi-instruksi yang terdefinisi secara baik.
8. Terjadi perubahan positif dalam hal kultur kualitas dari anggota perusahaan, karena
manajemen dan karyawan terdorong untuk mempertahankan Sertifikasi ISO 9000
yang umumnya hanya berlaku selama tiga tahun.

Perbaikan Kualitas Melalui KAIZEN....


Proses perbaikan kualitas memerlukan komitmen untuk perbaikan yang melibatkan
secara seimbang antara aspek manusia (motivasi) dan aspek teknologi (teknik). Kaizen
adalah suatu istilah dalam bahasa jepang yang dapat diartikan sebagai perbaikan secara
terus menerus (Continous Improvement). Semangat Kaizen yang tinggi dalam perusahaan
jepang telah membuat mereka maju pesat dan unggul dalam kualitas. Kaizen pada
dasrnya merupakan suatu kesatuan pandangan yang komprehensif dan terintegrasi yang
bertujuan untuk melaksanakan perbaikan secara terus menerus.
Siklus PDCA dan SDCA

PERBAIKAN PEMELIHARAA
N

Plan Standarize
Act (P) = Act (P) =
(A) = Rencana (A) = Standarisa
Tindak lanjut Tindak lanjut si
Check Do Check Do
(C) = (D) = (C) = (D) =
Periksa Kerjakan Periksa Kerjakan

• Rencana (plan)
Penetapan target untuk perbaikan dan perumusan rencana tindakan guna mencapai target
tersebut.[1]
• Lakukan (do)
Pelaksanaan dari rencana yang telah dibuat.[1]
• Periksa (check)
Kegiatan pemeriksaan segala prosedur yang telah dijalankan guna memastikannya agar
tetap berjalan sesuai rencana sekaligus memantau kemajuan yang telah ditempuh.[1]
• Tindak (act)
Menindaklanjuti ketiga langkah yang ditempuh sekaligus memutuskankan prosedur baru
guna menghindari terjadinya kembali masalah yang sama atau menetapkan sasaran baru
bagi perbaikan berikutnya.[1]

Penjelasan Visi dan Misi


Visi adalah suatu gambaran ideal yang ingin dicapai oleh perusahaan dimasa yang akan
datang.
1. Diciptakan melalui konsensus
2. Bentuk-bentuk citra atau gambaran ideal dimasa yang akan datang, yang
mempengaruhi orang-orang untuk berhasrat mencapainya.
3. Menggambarkan sesuatu yang mungkin, tidak perlu harus dapat diperkirakan.
4. Memberikan arah dan fokus.
5. Mempengaruhi orang-orang yang menuju ke misi
6. Tidak memiliki batas waktu.

Misi adalah suatu pernyataan bisnis dari suatu perusahaan


1. Menyatakan alasan-alasan bisnis tentang keberadaan perusahaan itu.
2. Tidak menyatakan suatu hasil.
3. Tidak ada batas waktu atau pengukuran.
4. Memberikan basis untuk pembuatan keputusan tentang alokasi sumber daya dan
penetapan tujuan yang tepat.
5. Mendefinisikan bisnis sekarang dan yang akan datang dalam bentuk produk, skor,
pelanggan, alasan-alasan dan pasar.