P. 1
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tablet Fe Di Desa Gunung Jaya

Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tablet Fe Di Desa Gunung Jaya

|Views: 7,036|Likes:
Dipublikasikan oleh Ridwan Onzhue
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET FE DI DESA GUNUNG JAYA
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET FE DI DESA GUNUNG JAYA

More info:

Published by: Ridwan Onzhue on Dec 16, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2015

pdf

text

original

1

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG
TABLET FE DI DESA GUNUNG 1AYA
KEC. CISAAT KAB. SUKABUMI
TAHUN 2010











KARYA TULIS ILMIAH
Diaiukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Mencapai Gelar
Diploma III Kebidanan




OLEH :
Uun Sumiati
0290106A07042



PROGRAM STUDI D III KEBIDANAN
POLITEKNIK KESEHATAN YAPKESBI
SUKABUMI
2010



KARYA TULIS ILMIAH
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG
TABLET FE DI DESA GUNUNG 1AYA
KEC. CISAAT KAB. SUKABUMI
TAHUN 2010














OLEH :
Uun Sumiati
0290106A07042





PROGRAM STUDI D III KEBIDANAN
POLITEKNIK KESEHATAN YAPKESBI
SUKABUMI
2010



LEMBAR PERSETU1UAN

Karya Tulis Ilmiah ini telah disetuiui untuk dipertahankan dihadapan
Tim Penguii Karya Tulis Ilmiah Program Studi D III Kebidanan
Politeknik Kesehatan Yapkesbi Sukabumi




Pembimbing I



(Ani Andriyani. S.ST)
Sukabumi, Agustus 1

Menyetuiui,
Pembimbing II



(Dadang Sucipta. SKM.CQM.MM)


Mengetahui,
Ketua Program Studi D III Kebidanan
Poltekes Yapkesbi Sukabumi




(Wiwin Winarti. SKM. M.Kes)







LEMBAR PENGESAHAN

Karya Tulis Ilmiah Ini Telah Diperiksa dan disahkan oleh Dewan Penguii KTI
Program Studi Diploma III Kebidanan Poltekes Yapkesbi Sukabumi guna memenuhi
Sebagian Syarat Untuk Memperoleh Gelar D III Kebidanan
Pada Tanggal Agustus 1

Mengesahkan
Program Studi Diploma III
Politeknik Kesehatan YAPKESBI Sukabumi

Ketua Penguii




( Ani Andriyani. S.ST)


Penguii I




( Dewi Erna Marisa. S.Kep..Ners )

Penguii II




(Imas Rahayu. SST)









-:~ ·--:~¬~~
!iìv vnvv .cvvnv ìcnv·, ]vnvvn ìc·[v[v ìc·vni vvn
ìi[v vnvv .cvvnv ìvìvì, ]vnvvn ìc·[v[v ìvìvì.
1v·cnv ìc.cinìvnvvn .iìv¡ vvv[vn ¡cncnìv
ìcìc¡vìvn ¡c·]v[vnvn ìc.vì.c.vn vnvv
Ivvv. ìiìv ìvìvn[vn vnìvì ìc·nv.i[. Ivvv. ìiìv
vvv[vn vnìvì ncn.oìv, ìv·cnv vivv[vn ncn.oìv
iìv[vn ìiìv ncncnvìvn vvn ìc[v]v· ncnìvnvvn
ìc.cn¡vìvn vnìvì ìc·nv.i[
1v·,v Iv[i. 1[nivn 1ni
ìv ¡c·.cnìvnìvn, 1c¡vvv Ivnvn ·vnv ^vnv 1^/ ìv·cnv vcnvvn ·vnnvì vvn
nivv,vnn,v [vn vìv vv¡vì ncn,c[c.viìvn 1v·,v Iv[i. 1[nivn 1ni.
O·vnvìvv ìv ìc·.v,vnv ,vnv .c[v[v ncnìc·iìvn Iov ìc¡vvv ìv .cìiv¡ .vììv
.vn¡vi nv·i ini
^vvniìv vvn vnvììv ìc·.inìv ,vnv .c[v[v ncnìc·iìvn .cn,vnvn .cninvvv vìv
.cnvnvvì vnìvì ncn]v[vni nv·inv·iìv

I1/^1 /££




DAFTAR RIWAYAT HIDUP












I. DATA PRIBADI
ama : Uun Sumiati
Tempat tanggal lahir : Ketapang, Maret 1987
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Alamat : Jln Taman Bahagia o 8

II. RIWAYAT PENDIDIKAN
1 TK Kuntum Karya : Lulus tahun 199
SD egeri Tb Titi : Lulus tahun 1999
SLTP egeri 1 Tb Titi : Lulus tahun
SMA Muhammadiyah 1 Pontianak : Lulus tahun
Program Studi Diploma III Kebidanan Poltekes Yapkesbi Sukabumi, mulai
Tahun 7 sampai sekarang


7

PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN
POLTEKES YAPKESBI SUKABUMI
TAHUN 2010

ABSTRAK

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET FE DI
DESA SELA1AMBE KECAMATAN CISAAT KABUPATEN SUKABUMI
TAHUN 2010
Nama : Uun Sumiati
Nim :
0290106A07042

xiv ¹ bab ÷ halaman ¹ 7 tabel ¹ 1 Bagan ¹11 lampiran
Anemia pada kehamilan merupakan masalah yang umum karena
mencerminkan nilai keseiahteraan sosial ekonomi masyarakat dan pengaruhnya
sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia Tablet Fe adalah salah satu
mineral penting yang diperlukan selama kehamilan,bukan hanya untuk bayi tapi iuga
untuk ibu hamilbayi akan menyerap dan manggunakan Ie dengan cepat sehingga
iika ibu kekurangan masukan Ie selama hamil,bayi akan mengmbil kebutuhan nya
dari tubuh ibu sehingga ibu mengalami animia dan merasa lelah
Setelah melakukan studi pendahuluan terhadap ibu hamil di Desa
Selaiambe didapatkan hasil 1 orang ibu hamil tahu tentang tablet Fe, dan 8 orang
mengatakan kurang mengetaui tentang tablet Fe pada ibu hamil
Tuiuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan
ibu hamil tentang tablet Fe di Desa Selaiambe Kecamatan Cisaat Kabupaten
Sukabumi Tahun 1
Penelitian ini menggunakan metode deskriptiI Populasi dalam penelitian ini
adalah ibu hamil yang beriumlah orang dengan teknik pengambilan sampel
menggunakan teknik random sampling Data diperoleh dengan wawancara
menggunakan kuesioner dan analisis menggunakan analisa univariat Dari hasil
penelitian menuniukan hasil hampir sebagian responden dengan tingkat pengetahuan
ibu hamil tentang tablet Fe adalah berpengetahuan baik yaitu sebanyak 1°,
berpengetahuan cukup yaitu 1,8° dan berpengetahuan kurang sebanyak 7,°
Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disarankan pada petugas kesehatan untuk
lebih banyak memberikan penyuluhan khususnya tentang manIaat tablat Fe kepada
ibu hamil

Kata kunci : Pengetahuan Tentang Tablet Fe
DaItar pustaka : 19 ReIerensi (1998 8)






8

KATA PENGANTAR

Puii syukur paniatkan kehadirat ALLAH SWT, atas berkat dan rahmatnya
sehingga dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini tepat pada waktunya Shalawat
serta salam tak lupa peneliti limpahkan kepada iuniungan kita abi Besar
Muhammad SAW beserta sahabat dan para pengikutnya yang setia sampai akhir
zaman
Sehingga peneliti dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah yang beriudul
~Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tablet Fe Di Desa Selajambe
Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi Tahun 2010¨.
Penulisan Karya Tulis Ilmiah ini disusun sebagai salah satu syarat dalam
menyelesaikan pendidikan pada program studi Diploma III Kebidanan Dalam
menyusun Karya Tulis Ilmiah ini peneliti mendapatkan bimbingan dari berbagai
pihak, untuk itu peneliti mengucapkan terimakasih kepada:
1 Diumhana Cholil, SE,MM Ketua Yayasan Poltekes Yapkesbi Sukabumi
Riiar Riyanto, SKM MMKes Direktur Poltekes Yapkesbi Sukabumi
Wiwin Winarti, SKM MKes Ketua Program study Diploma III Kebidanan
Poltekes Yapkesbi Sukabumi
Ani Andriani, SST dosen pembimbing I yang selalu memberikan saran serta
arahan sehingga peneliti mampu menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini
Dadang Sucipta SKM,CQM,MM dosen Pembimbing II yang selalu memberikan
saran kritik dan bimbingan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini
9

rang tua, Suami dan anaku tercinta yang senantiasa memberikan dukungan
baik secara moril maupun materil selama penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini
7 Rekan-rekan seperiuangan di Poltekes Yapkesbi Kota Sukabumi Program
Diploma III Kebidanan yang telah membantu dalam penyusunan Karya Tulis
Ilmiah ini
Semoga Allah SWT membalas amal kebaikan semuanya, penulis menyadari
bahwa Karya Tulis Ilmiah ini masih iauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik
dan saran yang bersiIat membangun sangat harapkan dari pembaca demi
kesempurnaan karya Tulis Ilmiah ini
Akhir kata, berharap Karya Tulis Ilmiah ini bermanIaat bagi peneliti khususnya
dan pembaca umumnya Amin


Sukabumi, Agustus 1


Peneliti


1

DAFTAR ISI

1UDUL ....................................................................................................... i
LEMBAR PERSTU1UAN ......................................................................... ii
LEMBAR PENGESAHAN ....................................................................... iii
LEMBAR PERSEMBAHAN ..................................................................... iv
DAFTAR RIWAYAT HIDUP .................................................................... v
ABSTRAK ................................................................................................. vi
KATA PENGANTAR................................................................................. vii
DAFTAR ISI ............................................................................................... ix
DAFTAR TABEL ....................................................................................... xii
DAFTAR BAGAN ...................................................................................... xiii
DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................... xiv
BAB I PENDAHULUAN
A Latar Belakang Masalah 1
B Rumusan Masalah
C Tuiuan Penelitian
D ManIaat Penelitian
E Ruang Lingkup Penelitian

BAB II TIN1AUAN TEORI
A Pengetahuan 7
1 Pengertian Pengetahuan 7
Tingkat Pengetahuan 8
Cara Mengukur Pengetahuan 1
B Kehamilan 1
C ManIaat Fe Dalam Upaya Mencegah Anemia 11
1 DeIinisi Tablet Fe 11
11

ManIaat Tablet Fe Bagi Ibu Hamil 11
Akibat Kekurangan Zat Besi Selama Hamil 1
Kebutuhan Zat Besi Pada Wanita Hamil 1
utrisi Penting Selama Kehamilan 1
D Anemia Pada Kehamilan 1
1 Penyebab Anemia Pada Kehamilan 1
Geiala-Geiala Yang Muncul Pada Anemia 1
Deraiat Anemia 17
Macam-Macam Anemia Selama Kehamilan 18
E Kepatuhan Ibu Hamil Meminum Tablet Zat Besi
F Kerangka Konsep Penelitian
1 Kerangka Konsep
DeIinisi perasional

BAB III METODE PENELITIAN
A Desain Penelitian
B Populasi dan Sampel
C Tempat dan Waktu Penelitian
D Alat Pengumpulan Data
E Pengolahan Data 8
F Analisa Data 9
G Etika Penelitian 1


1

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A Hasil Penelitian
B Pembahasan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
A Kesimpulan 7
B Saran 9

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN














1

DAFTAR TABEL

Nomor 1udul Tabel Halaman
Tabel 1 DeIinisi perasional
Tabel 1 Distribusi Irekuensi pengetahuan ibu hamil tentang
manIaat Tablet Fe

Tabel Distribusi Irekuensi pengetahuan ibu hamil tentang
Pentingnya Kebutuhan Zat Besi

Tabel Distribusi Irekuensi pengetahuan ibu hamil tentang
Akibat Kekurangan Zat Besi
7
Tabel Distribusi Irekuensi pengetahuan ibu hamil tentang
Pentingnya utrisi Selama Kehamilan
8
Tabel Distribusi Irekuensi pengetahuan ibu hamil tentang
Bahaya Anemia Pada Kehamilan
9
Tabel Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Zat Besi








1


DAFTAR BAGAN

Nomor 1udul Bagan Halaman

1




Kerangka Konsep

1
















1

DAFTAR LAMPIRAN

omor Judul Lampiran
Lampiran 1 Surat Permohonan Studi Pendahuluan
Lampiran Surat Permohonan Izin Penelitian
Lampiran Surat Pemberian Iiin Studi Pendahuluan dan Penelitian
Lampiran Surat Balasan Dinas Kesehatan Kabupaten
Lampiran InIormed Concent
Lampiran InIormasi Penelitian
Lampiran 7 Kuesioner Penelitian
Lampiran 8 Lembar Jawaban Kuesioner
Lampiran 9 Hasil Uii Validitas
Lampiran 1 Master Tabel Data
Lampiran 11 Lembar Konsul









1

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Anemia pada kehamilan merupakan masalah yang umum karena
mencerminkan nilai keseiahteraan sosial ekonomi masyarakat dan pengaruhnya
sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia Anemia hamil disebut
¨Potensial danger of mother and child¨ (potensial membahayakan ibu dan anak),
karena itulah anemia memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait
dalam pelayanan kesehatan pada hari terdepan, ( Manuaba, 1 )
Menurut WH ° kematian para ibu di negara yang sedang berkembang
berkaitan dengan anemia dalam kehamilan Kebanyakan anemia disebabkan oleh
deIisiensi besi dan perdarahan akut, bahkan tidak iarang keduanya saling
berinteraksi
(Sarwono, )
Dari hasil pemeriksaan ibu hamil terdapat ibu hamil yang
mengatakan tidak rutin meminum tablet Fe, anemia dalam kehamilan
memberikan pengaruh yang kurang baik bagi ibu, baik dalam kehamilan,
persalinan, maupun dalam niIas Berbagai penyakit dapat timbul akibat anemia
seperti abortus, partus prematur, partus lama, akibat inertia uteri, perdarahan post
partum karena atonia uteri, syok, inIeksi baik intra partum maupun post partum
(Manuaba, 1)
17

Diseluruh dunia Irekuensi anemia dalam kehamilan cukup tinggi, berkisar
antara 1° dan ° karena deIisiensi makanan memegang peranan yang sangat
penting dalam timbulnya anemia maka dapat dipahami bahwa Irekuensi itu lebih
tinggi lagi di negara-negara yang sedang maiu
Tingginya angka anemia pada ibu hamil ini mempunyai kontribusi terhadap
tingginya angka BBLR di Indonesia yang diperkirakan mencapai bayi
dan angka resiko kematian bayi mencapai ,° setiap tahun nya
(Depkes, )
Dalam mengatasi masalah anemia pada ibu hamil dinas kesehatan propinsi
Jawa Barat mempunyai program suplementasi tablet tambah darah (Fe) yang bisa
didapatkan di Puskesmas daerah Tablet tambah darah dapat menghindari anemia
besi dan anemia asam Iolat Pada ibu hamil dianiurkan untuk mengkonsumsi
tablet zat besi minimal 9 tablet selama hamil Pada beberapa ibu hamil, zat besi
yang terkandung dalam vitamin kehamilan bisa menyebabkan sembelit atau
diare
Berdasarkan data yang didapat dari Dinkes Kabupaten Sukabumi ada sekitar
° ibu hamil yang mengalami anemia, berdasarkan data dari Desa Selaiambe
pada bulan Juni-Juli tahun 1, ada sekitar orang ibu hamil yang
mengalami anemia dari orang ibu hamil yang diperiksa kehamilan nya di Desa
Selaiambe
Di Desa Selaiambe, ibu hamil selalu diberikan tablet Fe secara rutin setiap
AC, namun sebagian besar dari mereka belum mengetahui pentingnya
1
18

mengkonsumsi tablet Fe sehingga teriadi ketidakpatuhan ibu hamil untuk
meminum tablet Fe
Kebutuhan zat besi ibu selama kehamilan adalah 8 mg besi diantaranya
mg untuk ianin plasenta dan mg untuk pertambahan eritrosit ibu, untuk
itulah ibu hamil membutuhkan - mg zat besi tiap hari
(Manuaba, 1)
Secara umum, ketidak patuhan dapat menyebabkan meningkatnya resiko
berkembangnya masalah kesehatan atau memperpaniang atau memperburuk
kesakitan yang sedang diderita Perkiraan yang ada menyatakan bahwa °
opname di Rumah Sakit merupakan akibat dari ketidakpatuhan pasien terhadap
aturan pengobatan Ketidakpatuhan ibu hamil meminum tablet zat besi dapat
mencerminkan seberapa besar peluang untuk terkena anemia Pemberian
inIormasi tentang anemia akan menambah pengetahuan mereka tentang anemia,
karena pengetahuan memegang peranan yang sangat penting sehingga ibu hamil
dapat patuh meminum tablet Fe
Akhir akhir ini menuniukan dengan ielas bahwa bayi yang lahir dari ibu ibu
yang mengalami anemia mengalami kenaikan yaitu mencapai ,9°, sampai
dengan saat ini prevalensi Ibu hamil anemia masih cukup tinggi yaitu 1,7°
(Depkes,7)
Pada bulan Agustus 1 penulis telah melakukan studi pendahuluan
terhadap orang ibu hamil di Desa Gunung iaya didapatkan hasil 1 orang ibu
hamil mengatakan kurang mengetahui tentang tablet Fe, dan 8 orang mengatakan
mengetahui tentang tablet Fe pada ibu hamil
19

Berdasarkan hasil study pendahuluan tersebut diatas penulis tertarik untuk
melakukan penelitian tentang ¨ Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang
Tablet Fe di Desa Selaiambe Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi Tahun


B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut dapat dibuat suatu rumusan
permasalahan sebagai berikut ¨Bagaimanakah pengetahuan ibu hamil tentang
tablet Fe di Desa Selaiambe Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi Tahun


C. Tujuan Penulisan
1 Tuiuan Umum
Mengetahui tingkat pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tablet Fe di Desa
Selaiambe Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi Tahun 1¨
Tuiuan Khusus
a Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ManIaat
tablet Ie di Desa Selaiambe
b Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang Kebutuhan Zat Besi
pada Ibu Hamil Di Desa Selaiambe
c Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang akibat
kekurangan Zat Besi di Desa Selaiambe


d Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang utrisi
penting yang menuniang atau mengandung Zat Besi di Desa Selaiambe
e Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang bahaya
Anemia pada bu Hamil di Desa Selaiambe

D. Manfaat Penelitian
1 Bagi Peneliti
Menambah pengetahuan tentang metode penelitian yang telah diperoleh
selama perkuliahan Untuk menambah wawasan terutama tentang manIaat
mengkonsumsi Tablet Fe pada Ibu Hamil
Bagi Instansi Pendidikan
Untuk menambah khasanah bacaan atau kepustakaan diplomaIII
kebidanan Poltekes Yapkesbi Sukabumi serta dapat dikembangkan melalui
penelitian selaniutnya
Bagi Petugas / Tenaga kesehatan
Sebagai bahan masukan untuk perencanaan interpensi asuhan kebidanan
pada ibu hamil, khususnya mengenai pemberian tablet Fe dalam upaya
mencegah anemia
Bagi Ibu Hamil
Menambah inIormasi dan pengetahuan kepada ibu hamil tentang ManIaat
mengkonsumsi Tablet Fe dalam upaya mencegah resiko anemia, sehingga
diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para ibu hamil untuk
1

mengkonsumsi tablet zat besi sesuai aniuran tenaga kesehatan, yaitu
minimal dapat mencegah teriadinya kekurangan zat besi

E. Ruang Lingkup Penelitian
Lingkup penelitian ini membahas tentang gambaran pengetahuan ibu hamil
tentang tablet Fe sebanyak orang dari ibu hamil sebanyak 1 orang di Desa
Selaiambe Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi Tahun 1
7

BAB II
TIN1AUAN TEORI

A. Pengetahuan
1. Pengertian Pengetahuan
Pengetahuan adalah merupakan hasil dari ¨tahu¨ dan ini teriadi setelah
orang melakukan penginderaan terhadap obyek tertentu Penginderaan
terhadap obyek teriadi melalui panca indra manusia, yakni: penglihatan,
pendengaran, penciuman, rasa, dan raba Sebagian besar pengetahuan
manusia diperoleh melalui mata dan telinga
(otoatmodio, 7)
Pengetahuan pada hakikatnya merupakan segenap apa yang kita ketahui
tentang suatu obyek tertentu termasuk ilmu, iadi ilmu merupakan bagian dari
pengetahuan yang diketahui oleh manusia, (Suriasumantri, )
Pengetahuan dikumpulkan dengan tuiuan untuk meniawab semua
permasalahan kehidupan sehari-hari yang dialami oleh manusia dan untuk
digunakan dalam menawarkan berbagai kemudahan padanya
Pengetahuan itu sendiri banyak dipengaruhi oleh beberapa Iaktor, antara
lain: adalah pendidikan Iormal Jadi pengetahuan sangat erat hubungannya
dengan pendidikan, di mana diharapkan bahwa dengan pendidikan yang
tinggi, maka orang tersebut akan semakin luas pula pengetahuannya Akan
tetapi perlu ditekankan, bukan berarti seseorang yang berpendidikan rendah,
mutlak berpengetahuan rendah pula Hal ini mengingat bahwa, peningkatan
7
8

pengetahuan tidak mutlak di peroleh dari pendidikan non Iormal
Pengetahuan seseorang tentang suatu obyek mengandung dua aspek yaitu
positiI dan negatiI, kedua aspek ilmiah yang pada akhirnya akan menentukan
sikap seseorang tentang suatu obyek tertentu Semakin banyak aspek positiI
dan obyek yang diketahui, maka akan menimbulkan sikap makin positiI
terhadap obyek tertentu
2. Tingkat Pengetahuan
Menurut otoatmodio (7) pengetahuan yang tercakup dalam domain
kognitive mempunyai tingkatan
a Tahu (now)
Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang telah dipelaiari
sebelumnya Termasuk kedalam pengetahuan tingkat ini adalah mengingat
kembali (Recall) sesuatu yang spesiIik dari seluruh bahan yang dipelaiari
atau rangsangan yang telah diterima
b Memahami (omprehension)
Memahami diartikan sebagai suatu kemampuan untuk menielaskan
secara benar tentang obyek yang diketahui dan dapat menginterprestasikan
materi tersebut secara benar rang yang telah paham terhadap obyek atau
materi harus dapat menielaskan, menyebutkan contoh, menyimpulkan,
meramalkan, dan sebagainya terhadap obyek yang dipelaiari
c Aplikasi (pplication)
Aplikasi diartikan sebagai kemampuan untuk menggunakan materi
yang telah dipelaiari pada suatu situasi atau kondisi sebenarnya (real)
9

Aplikasi disini dapat diartikan sebagai aplikasi atau penggunaan hukum-
hukum, rumus, metode, prinsip, dan sebagainya dalam konteks atau situasi
yang lain Misalnya penggunaan rumus static dalam perhitungan hasil
penelitian
d Analisis (nalvsis)
Analisis adalah suatu kemampuan untuk meniabarkan materi atau suatu
metode kedalam komponen-komponen, tetapi masih didalam struktur
organisasi tersebut, dan masih ada kaitannya satu sama lain Kemampuan
analisis ini dapat dilihat dari penggunaan kata keria, seperti dapat
menggambarkan, memisahkan, mengelompokkan, dan sebagainya
e Sintesis (svntesis)
Sintesis menuniukkan kepada sesuatu kemampuan untuk meletakkan
atau menghubungkan bagian-bagian dalam suatu bentuk keseluruhan yang
baru Dengan kata lain sintesis adalah suatu kemampuan untuk menyusun
Iormulasi baru dari Iormulasi-Iormulasi yang ada Misalnya dapat
menyusun, merencanakan, menyesuaikan, dan sebagainya terhadap suatu
teori atau rumusan yang telah ada
I Evaluasi (;aluation)
Evaluasi berkaitan dengan kemampuan untuk melakukan iustiIication
atau penilaian terhadap suatu materi atau obyek Penilaian-penilaian
tersebut didasarkan pada suatu kriteria-kriteria yang telah ada Misalnya:
dapat menaIsirkan sebab-sebab mengapa ibu-ibu tidak mau ikut ber-KB,
tidak mau memeriksakan kehamilan dan sebagainya
1

. Cara Mengukur Pengetahuan
Pengukuran dikemukakan Bloom dan Skiner (7) adalah dengan cara
orang bersangkuta mengungkapkan kata-kata yang diketahuinya dalam
bentuk bukti atau iawaban baik lisan maupun tulisan Bukti atau iawaban
tersebut merupakan reaksi dari suatu rangsangan yang berupa pertanyaan baik
lisan maupun tulisan Pertanyaan yang dapat dipergunakan untuk mengukur
pengetahuan umum dapat dikelompokan meniadi dua bagian yaitu :
a Pertanyaan subiektiI berupa ienis pertanyaan essay, disebut pertanyaan
subiektiI dari penilai, sehingga nilainya akan berbeda dari penilai 1
dengan yang lain dari waktu kewaktu yang lainya
b Pertanyaan obiektiI berupa pertanyaan pilihan ganda, salah betul dan
meniodohkanya, penilaian dari bentuk pertanyaan ini bersiIat pasti tanpa
menggunakan subiektiIitas dari perilaku
Dari kedua bentuk pertanyaan diatas, pertanyaan obiektiI khususnya pilihan
ganda lebih disukai sebagai alat ukur karena cepat dinilai

B. Kehamilan
Masa kehamilan di mulai dari konsepsi sampai lahirnya ianin Lama
kehamilan normal yaitu 8 hari ( minggu atau 9 bulan 7 hari ), di hitung dari
hari pertama haid terakhir Kehamilan di bagi dalam triwulan,yaitu triwulan
pertama dimulai konsepsi sampai bulan, triwulan kedua dimulai dari bulan ke
empat sampai bulan, triwulan ketiga dimulai dari bulan ketuiuh sampai 9
bulan ( Prawirohardio, )
11

Setiap bulan wanita melepas satu atau dua sel telur (ovum) dari indung telur
(ovulasi) Kemudian pada tempat yang paling mudah masuklah sel mani dan
kemudian bersatu dengan sel telur (konsepsi) vum yang telah dibuahi segera
membelah diri sambil bergerak menuiu ruang rahim kemudian melekat pada
mokosan rahim untuk selaniutnya bersarang diruang rahim (nidasi)Dari
pembuahan sampai nidasi diperlukan waktu kira-kira -7 hari Untuk menyuplai
darah dan zat-zat makanan bagi mudigah dan ianin, dipersiapkan uri (plasenta)
Jadi untuk setiap kehamilan harus ada ovum (sel telur), spermatozoa (sel mani),
pembuahan (konsepsi ÷ pertilisasi), nidasi, dan plasentasi
( Rustam Muhctar, )

C Manfaat Fe Dalam Upaya Mencegah Anemia
1. Definisi Tablet Fe
Tablet Fe adalah salah satu mineral penting yang diperlukan selama
kehamilan,bukan hanya untuk bayi tapi iuga untuk ibu hamilbayi akan
menyerap dan manggunakan Ie dengan cepat sehingga iika ibu kekurangan
masukan Ie selama hamil,bayi akan mengmbil kebutuhan nya dari tubuh ibu
sehingga ibu mengalami animia dan merasa lelah (Sunrinah,8)
2. Manfaat Tablet Fe Bagi Ibu Hamil
Tablet Fe berIungsi untuk membentuk sel darah merah,sementara sel
darah merah bertugas mengangkut oksigen dan zat-zat makanan keseluruh
tubuh serta membantu proses metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi,
iika asupan Fe kedalam tubuh berkurang dengan sendirinya sel darah merah
1

iuga akan berkurang, tubuhpun akan kekurangan oksigen akibatnya timbullah
geiala anemia (Samuel )
. Akibat Kekurangan Tablet Fe Selama Hamil
Kekurangan tablet Fe pada seseorang akan diambilkan dari zat besi
cadangan yang ada dalam tubuh, namun iika cadangan ini terus menurun
maka tubuh akan mengalami kekurangan zat besi yang berlarut-larut dan
perlu penanganan segera, karena kekurangan zat besi menyebabkan keletihan,
lemah badan, terdebar, sakit dada, kesukaran bernaIas dan anemia Sehingga
kekurangan zat besi seiak sebelum hamil bila tidak diatasi dapat
mengakibatkan ibu hamil menderita anemia, kondisi ini meningkatkan resiko
kematian pada saat melahirkan, melahirkan bayi dengan berat badan lahir
rendah, ianin dan ibu mudah terkena inIeksi Selain itu iuga zat besi sangat
dibutuhkan perkembangan otak bayi di awal kelahiranya (Junita )
Kebutuhan makanan bagi ibu hamil lebih banyak daripada kebutuhan
wanita tidak hamil, oleh karena itu pemenuhan kebutuhan tablet Fe selama
masa kehamilan sangatlah penting,adapun kegunaan tablet Fe tersebut adalah:
a Untuk pertumbuhan ianin yang ada dalam kandungan
b Untuk mempermudahkan proses persalinan
c Untuk memperkecil resiko BBLR (Berat Badan Lahir Rendah)
d Untuk menambah berat badan ibu secara normal selama masa kehamilan
e Untuk mempertahankan kesehatan dan kekuatan badan ibu sendiri
I Untuk mencegah gigi rontok dan tulang rapuh
g Untuk mencegah anemia pada masa kehamilan
1

h Agar supaya luka-luka persalinan lekas sembuh dalam niIas
i Guna mengadakan cadangan untuk masa laktasi
(wwwmakanan ibu hamilcoid)
4. Kebutuhan Tablet Fe Pada Wanita Hamil
Ekstra zat besi diperlukan pada kehamilan, kebutuhan zat besi pada
kehamilan dengan ianin tunggal adalah : mg untuk memenuhi
peningkatan masa sel darah merah, 7 mg untuk ianin yang
bergantung pada berat lahirnya, 1 mg untuk kehamilan eksternal,
17 mg untuk tali pusat dan plasenta, 9 1 mg untuk menggantikan
darah yang hilang saat melahirkan
Dengan demikian kebutuhan total zat besi pada kehamilan berkisar
antara 8 1 mg, dan 1 mg diantaranya akan hilang dalam
tubuh saat melahirkan Untuk mengatasi kehilangan ini, ibu hamil
memerlukan rata-rata , mg Zat Besi perhari, (Soe Jordan : )
Sebagai gambaran banyak kebutuhan zat besi pada kehamilan adalah :
O Meningkatkan sel darah ibu mgr Fe
O Terdapat dalam plasenta mgr Fe
O Untuk darah ianin 1 mgr Fe
Jumlah 9 mgr Fe
Jika persalinan cadangan Fe minimal, maka setiap kehamilan akan
menguras persediaan Fe dalam tubuh dan akhirnya menimbulkan anemia
pada kehamilan berikutnya, (Zulhaida, 7)

1

. Nutrisi Penting Selama Kehamilan
Dengan teriadinya kehamilan, metabolisme tubuh mengalami perubahan
yang mendasar dimana kebutuhan nutrisi makin tinggi untuk pertumbuhan
dan persiapan memberikan ASI diantaranya :
Perubahan metabolisme adalah
a Metabolisme basal naik sebesar 1 ° - ° dari semula, terutama
trimester ke III
b Keseimbangan Asam basa mengalami penurunan dari 1 meniadi 1
perliter disebabkan hemodulasi darah dan kebutuhan mineral yang
diperlukan ianin
c Kebutuhan protein wanita hamil makin tinggi untuk pertumbuhan dan
perkembangan ianin, perkembangan organ kehamilan, dan persiapan
laktasi Dalam makanan diperlukan protein tinggi sekitar ½ gr/kg berat
badan atau sebutir telur ayam sehari
d Kebutuhan kalori didapat dari karbohidrat, lemak dan protein
e Kebutuhan zat mineral untuk ibu hamil :
1) Kalsium, 1, gram setiap hari, gram untuk pembentukan ianin
) Fospor, rata-rata gram dalam sehari
) Zat besi, 8 mg atau mg sehari
) Air, ibu hamil memerlukan cukup banyak dan dapat teriadi retensi air
I Berat badan ibu hamil bertambah antara , sampai 1, kg rata-rata 1,
kg selama hamil atau teriadi kenaikan berat badan sekitar ½ kg perminggu
(Wikniosastro, )
1

D. Anemia Pada Kehamilan
Anemia atau sering disebut kurang darah adalah keadaan dimana darah merah
kurang dari normal, dan biasanya yang digunakan sebagai dasar adalah kadar
Hemoglobin (Hb ormal 1 grm) Anemia kehamilan adalah anemia karena
kekurangan zat besi Anemia pada kehmailan merupakan masalah nasional
mencerminkan nilai keseiahteraan sosial ekonomi masyarakat, dan pengaruhnya
sangat besar terhadap sumber daya manusia
Anemia hamil disebut 'potensial danger to mother and child`anemia
(potensial membahayakan ibu dan anak) Kerena itulah anemia memerlukan
perhatian serius dan semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan pada
masa yang akan datang
(Manuaba, 1)
1. Penyebab Anemia Pada Kehamilan
a Kurangnya mengkonsumsi makanan kaya zat besi, terutama yang
berasal dari sumber hewani yang mudah diserap
b Kekurangan zat besi karena kebutuhan yang meningkat seperti pada
kehamialan
c Kehilangan zat besi yang berlebihan pada pendarahan termasuk haid
yang berlebihan, sering melahirkan dengan iarak yang dekat
d Pemecahan eritrosit terlalu cepat (hemolisis) (Gultom, )



1

2. Gejala-gejala yang Muncul pada Anemia
Menurut Indoglobal, (7) geiala-geiala yang sering muncul pada
anemia :
a L (letih, lelah, lemah, lesu dan lunglai)
b aIsu makan menurun atau anoreksia
c Sakit kepala
d Konsentrasi menurun
e Pandangan berkunang-kunang terutama bila bangkit dari duduk
I aIas pendek (pada anemia yang parah)
Pada pemeriksaan didapat geiala anemia,seperti:
a Kulit pucat
b Kuku-kuku iari pucat
c Rambut rapuh (pada anemia yang parah)
Menurut Sarwono, () Pengaruh Anemia terhadap kehamilan
a Pengaruh yang timbul akibat anemia pada ibu hamil:
1) Abortus
) Partus prematurus
) Partus lama karena inerlia uteri
) Perdarahan post partum karena atonia uteri
) Syok
) InIeksi baik intra partum maupun post partum
7) Anemia yang sangat berat dengan Hb kurang dari gr/1ml dapat
menyebabkan dekompensasi kordis
17

b Pengaruh anemia pada ianin:
1)Kematian mudigah
)Kematian perinatal
)Prematuritas
)Dapat teriadi cacat bawan
)Cadangan besi kurang
Menurut Herlina, (7) Cara mencegah anemia adalah:
a Meningkatkan konsumsi zat besi terutama dari sumber hewani yang
mudah diserap
b Minum 1 tablet tambah darah setiap hari bagi ibu hamil minimal 9
tablet selama kehamilan
c Mengatur iarak kelahiran dengan meniadi peserta keluarga berencana
(KB)
. Derajat Anemia
ilai ambang batas yang digunakan untuk menentukan status anemia ibu
hamil, didasarkan pada criteria WH tahun 197 yang ditetapkan dalam
kategori, yaitu normal (>11 gr°), anemia ringan (9-1 gr°), anemia sedang
(7-8gr°) dan anemia berat (kurang dari 7 gr°) Berdasarkan hasil
pemeriksaan darah ternyata rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil adalah
sebesar 118 mg/dl, kadar hemoglobin terendah 7 mg/dl dan tertinggi
1 mg/dl
KlasiIikasi anemia yang lain adalah :
a Hb 9-1 gr° : Anemia ringan
18

b Hb 7 8 gr° : Anemia sedang
c Hb · 7 gr° : Anemia berat
(http://wwwgrahapermataibucom/indexphp?option÷com)
Macam-macam Anemia Selama Kehamilan
a Anemia DeIisiensi Besi
Penyebab tersering anemia selama kehamilan dan masa niIas adalah
deIisiensi besi dan kehilangan darah akut Tidak iarang keduanya saling
berkaitan erat, karena pengeluaran darah yang berlebihan disertai
hilangnya besi hemoglobin dan terkurasnya simpanan besi pada suatu
kehamilan dapat meniadi penyebab penting anemia deIisiensi besi pada
kehamilan berikutnya
Status gizi yang kurang sering berkaitan dengan anemia deIisiensi
besi (Scholl, ) Pada gestasi biasa dengan satu ianin, kebutuhan ibu
akan besi yang dipicu oleh kehamilannya rata-rata mendekati 8 mg;
sekitar mg, bila tersedia, untuk ekspansi massa hemoglobin ibu
sekitar mg atau lebih keluar melalui usus, urin dan kulit Jumlah total
ini 1 mg ielas melebihi cadangan besi pada sebagian besar wanita
Kecuali apabila perbedaan antara iumlah cadangan besi ibu dan
kebutuhan besi selama kehamilan normal yang disebutkan diatas
dikompensasi oleh penyerapan besi dari saluran cerna, akan teriadi
anemia deIisiensi besi

19

Dengan meningkatnya volume darah yang relatiI pesat selama
trimester kedua, maka kekurangan besi sering bermaniIestasi sebagai
penurunan taiam konsentrasi hemoglobin Walaupun pada trimester
ketiga laiu peningkatan volume darah tidak terlalu besar, kebutuhan akan
besi tetap meningkat karena peningkatan massa hemoglobin ibu berlaniut
dan banyak besi yang sekarang disalurkan kepada ianin Karena iumlah
besi tidak iauh berbeda dari iumlah yang secara normal dialihkan,
neonatus dari ibu dengan anemia berat tidak menderita anemia deIisiensi
besi ( Arisman, 7 )
b Anemia akibat perdarahan akut
Sering teriadi pada masa niIas Solusio plasenta dan plasenta previa
dapat meniadi sumber perdarahan serius dan anemia sebelum atau setelah
pelahiran Pada awal kehamilan, anemia akibat perdarahan sering teriadi
pada kasus-kasus abortus, kehamilan ektopik, dan mola hidatidosa
Perdarahan masih membutuhkan terapi segera untuk memulihkan dan
mempertahankan perIusi di organ-organ vital walaupun iumlah darah
yang diganti umumnya tidak mengatasi diIisit hemoglobin akibat
perdarahan secara tuntas, secara umum apabila hipovolemia yang
berbahaya telah teratasi dan hemostasis tercapai, anemia yang tersisa
seyogyanya diterapi dengan besi Untuk wanita dengan anemia sedang
yang hemoglobinnya lebih dari 7 g/dl, kondisinya stabil, tidak lagi
menghadapi kemungkinan perdarahan serius, dapat berobat ialan tanpa


memperlihatkan keluhan, dan tidak demam, terapi besi selama setidaknya
bulan merupakan terapi terbaik dibandingkan dengan transIusi darah (
Sarwono, )
c Anemia pada penyakit kronik
Geiala-geiala tubuh lemah, penurunan berat badan, dan pucat sudah
seiak iaman dulu dikenal sebagai ciri penyakit kronik Berbagai penyakit
terutama inIeksi kronik dan neoplasma menyebabkan anemia deraiat
sedang dan kadang-kadang berat, biasanya dengan eritrosit yan sedikit
hipokromik dan mikrositik Dahulu, inIeksi khususnya tuberculosis,
endokarditis, atau esteomielitis sering meniadi penyebab, tetapi terapi
antimikroba telah secara bermakna menurunkan insiden penyakit-
penyakit tersebut Saat ini, gagal ginial kronik, kanker dan kemoterapi,
inIeksi uman Imunologi Jirus (HIV), dan peradangan kronik
merupakan penyebab tersering anemia bentuk ini
Selama kehamilan, seiumlah penyakit kronik dapat menyebabkan
anemia Beberapa diantaranya adalah penyakit ginial kronik, supurasi,
penyakit peradangan usus (inIlammatory bowel disease), lupus
eritematosus sistemetik, inIeksi granulomatosa, keganasan, dan arthritis
remotoid Anemia biasanya semakin berat seiring dengan meningkatnya
volume plasma melebihi ekspansi massa sel darah merah Wanita dengan
pielonIritis akut berat sering mengalami anemia nyata Hal ini tampaknya
1

teriadi akibat meningkatnya destruksi eritosit dengan produksi
eritropoietin normal
(Cavenee dkk,)
d DeIisiensi Vitamin B
1
/DeIinisi Megaloblastik
Anemia megaloblastik yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B
1

selama kehamilan sangat iarang teriadi, ditandai oleh kegagalan tubuh
menyerap vitamin B
1
karena tidak adanya Iaktor intrinsik Ini adalah
suatu penyakit autoimun yang sangat iarang pada wanita dengan kelainan
ini DeIisiensi vitamin B
1
pada wanita hamil lebih mungkin diiumapai
pada mereka yang menialani reseksi lambung parsial atau total Kausa
lain adalah penyakit Crohn, reseksi ileum, dan pertumbuhan bakteri
berlebihan di usus halus
Kadar vitamin B
1
serum diukur dengan radio immunoassay Selama
kehamilan, kadar nonhamil karena berkurangnya konsentrasi protein
pengangkut B
1
transobalamin (zamorano dkk, ) Wanita yang telah
menialani gastrektomi total harus diberi 1 mg sianoobalamin
(vitamin B
1
) intramuscular setiap bulan Mereka yang menialani
gastrektomi parsial biasanya tidak memerlukan terapi ini, tetapi selama
kehamilan kadar vitamin B
1
perlu dipantau Tidak ada alasan untuk
menunda pemberian asam Iolat selama kehamilan hanya karena
kekhawatiran bahwa akan teriadi gangguan integritas saraI pada wanita


yang mungkin hamil dan secara bersamaan mengidap anemia pernisiosa
Addisonian yang tidak terdeteksi (sehingga tidak diobati)
e Anemia hemolitik
Anemia hemolitik disebabkan penghancuran/pemecahan sel darah
merah yang lebih cepat dari pembuatannya Ini dapat disebabkan oleh :
1)Faktor intra kopuskuler diiumpai pada anemia hemolitik heriditer,
talasemia, anemia sel sickle (sabit), hemoglobin, C, D, G, H, I dan
paraksismal nokturnal hemoglobinuria
)Faktor ekstrakorpuskuler, disebabkan malaria, sepsis, keracun zat
logam, dan dapat beserta obat-obatan, leukemia, penyakit hodgkin
dan lain-lain
Geiala utama adalah anemia dengan kelainan-kelainan gambaran
darah, kelelahan, kelemahan, serta geiala komplikasi bila teriadi kelainan
pada organ-organ vital
Pengobatan bergantung pada ienis anemia hemolitik serta
penyebabnya Bila disebabkan oleh inIeksi maka inIeksinya di berantas
dan diberikan obat-obat penambah darah amun, pada beberapa ienis
obat-obatan, hal ini tidak memberikan hasil Maka transIusi darah yang
berulang dapat membantu penderita ini





I Anemia Aplastik dan Hipoplastik
Walaupun iarang diiumpai pada kehamilan, anemia aplastik adalah
suatu penyulit yang parah Diagnosis ditegakkan apabila diiumpai
anemia, biasanya disertai trombositopenia, leucopenia, dan sumsum
tulang yang sangat hiposeluler (Marsh dll, 1) Pada sekitar sepertiga
kasus, anemua dipicu oleh obat atau zat kimia lain, inIeksi, radiasim,
leukemia, dan gangguan imunologis
Kelainan Iungsional mendasar tampaknya adalah penurunan
mencolok sel induk yang terikat di sumsum tulang Banyak bukti yang
menyatakan bahwa penyakit ini diperantarai oleh proses imunologis
(Young dan Macieiewski, ) Pada penyakit yang parah, yang
dideIinisikan sebagai hiposelularitas sumsum tulang yang kurang dari
persen, angka kelangsungan hidup 1 tahun hanya persen
(Suhemi, 7)

E. Kepatuhan Ibu Hamil Meminum Tablet Zat Besi
Kepatuhan berasal dari kata dasar patuh yang berarti taat Kepatuhan adalah
tingkat pasien melaksanakan cara pengobatan dan prilaku yang disarankan dokter
atau oleh orang lain (Arisman, )
Menurut Sudarwati (1) tingkat kepatuhan adalah pengukuran pelaksanaan
kegiatan, yang sesuai dengan langkah-langklah yang telah ditetapkan, perhitungan


tingkat kepatuhan dapat di kontrol bahwa pelaksana program telah melaksanakan
kegiatan sesuai standar
Kepatuhan pasien yang berdasarkan rasa terpaksa atau ketidak pahaman
tentang pentingnya perilaku tersebut dapat disusul dengan kepatuhan yang
berbeda ienisnya, yaitu kepatuhan demi meniaga hubungan baik dengan petugas
kesehatan atau dengan tokoh yang menganiurkannya
Motivasi ini belum dapat diiadikan iaminan bahwa pasien akan mematuhi
seterusnya karena iika pasien sudah merasa ienuh atau bosan maka dia tidak perlu
lagi melaniutkan perilaku tersebut (Sarwono)
Ibu hamil minimal mendapatkan 9 tablet, dan bermanIaat bila diminum
secara teratur, tablet setiap hari selama kehamilan, Tablet tambah darah diminum
dengan air putih iamgam diminum dengan air teh, susu atau kopi
karena dapat menurunkan penyerapan zat besi dalam tubuh sehingga
manIaatnya meniadi berkurang (Dep kes, )
Kadang-kadang tablet tambah darah menimbulkan perasaan tidak enak seperti
sakit perut, mual, susah buang air besar, tinia berwarna hitam, ini karena
kandungan zat besinya tinggi yaitu mg atau mg besi elemental dan ,
mg asam Iolat untuk mengurangi sebaiknya tablet tambah darah di minum setelah
makan malam atau menielang tidur, Akan tetapi lebih baik bila setelah minum
tablet tambah darah disertai makan buah-buahan seperti pisang ambon (uri,
)


Menurut otoatmodio (7) bahwa indikator-indikator yang dapat
digunakan untuk mengetahui tingkat pengetahuan atau kesadaran terhadap
kesehatan, dapat dikelompokkan meniadi :
a Pengetahuan tentang sakit dan penyakit
b pengetahuan tentang cara pemeliharaan tentang kesehatan dan cara hidup
sehat
c Pengetahuan tentang kesehatan lingkungan
Menurut otoatmodio (7), bahwa keilmuan tentang pengetahuan dibagi
meniadi yaitu :
a Pengetahuan secara Iormal
Pengetahuan yang didasarkan pada ieniang pendidikan rendah ke ieniang
pendidikan yang lebih tinggi dan didapat dari ilmu pengetahuan melalui
tingkat pembelaiaran tersebut terdiri dari TK, SD, SMP, SMU dan Perguruan
Tinggi
b Pengetahuan secara inIormal
Pengetahuan inIormal adalah pengetahuan yang didapat dari luar lingkup
pendidikan Pengetahuan inIormal didapat melalui media elektronik (TV,
radio atau alat elektronik lainnya) dan media masa (koran, maialah atau buku-
buku pelaiaran) maupun dari orang lain yang memberikan inIormasi tentang
pengetahuan



Menurut otoatmodio () Iaktor-Iaktor yang mempengaruhan
pengetahuan :
1 Tingkat Pendidikan
Adalah upaya untuk memberikan pengetahuan sehingga teriadi
perubahan prilaku positiI yang meningkat
InIormasi
Seseorang mendapatkan inIormasi yang lebih banyak akan menambah
pengetahuan tentang sesuatu yang bersiIat non Iormal
Pengalaman
Sesuatu yang pernah dilakukan seseorang dapat menambah
pengetahuan tentang sesuatu yang bersiIat non Iormal
Budaya
Tingkah laku manusia atau kelompok manusia dalam memenuhi
kebutuhan yang meliputi sikap dan kepercayaan
Sosial Ekonomi
Tingkat kemampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan Pada
kenyataannya tidak semua ibu hamil yang mendapat tablet zat besi
meminumnya secara rutin, hal ini dapat disebabkan karena Iaktor
ketidaktahuan pentingnya tablet zat besi untuk kehamilannya Dampak
yang diakibatkan minum tablet zat besi dan penyerapan atau respon tubuh
terhadap tablet zat besi kurang baik sehingga tidak teriadi peningkatan
hemoglobin sesuai dengan yang diharapkan Faktor lain yang
7

berhubungan dengan anemia adalah adanya penyakit inIeksi bakteri,
parasit usus seperti cacing tambang malaria Faktor sosial ekonomi yang
rendah iuga memegang peran penting kaitannya dengan asupan gizi ibu
selama hamil (Herlina, 7)
Menurut Depkes RI () dalam iver () Iaktor-Iaktor yang
mempengaruhi kepatuhan ibu hamil meminum tablet zat besi yaitu :
1 Pengetahuan
Pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan kegunaan dari zat besi
didapat dari penyuluhan yang diberikan bidan pada waktu ibu hamil
tersebut melakukan pemeriksaan AC
Tingkat pengetahuan ibu iuga mempengaruhi ibu hamil dalam
mengkonsumsi tablet zat besi (Depkes, )
Tingkat Pendidikan
Latar belakang pendidikan ibu hamil iuga sangat berpengaruh terhadap
kepatuhan ibu meminum tablet besi (Depkes, 1)
Pemeriksaan AC
Pemeriksaan AC selama hamil sedikitnya x pelayanan antenatal
yaitu satu kali untuk trimester I, 1 kali untuk trimester II, dan dua kali
untuk trimester III, pemeriksaan meliputi anamnesa dan pemantauan
ibu dan ianin dengan seksama untuk menilai apakah perkembangan
berlangsung normal Bidan iuga harus mengenal kehamilan risiko
tinggi khususnya anemia kurang gizi, hipertensi Bidan iuga
8

memberikan nasehat dan penyuluhan kesehatan serta tugas terkait
lainnya Dalam setiap kiniungan AC bidan menoniolkan kepada ibu
hamil apakah persediaannya cukup (Depkes, 1)
Menurut WH () manIaat dan kepatuhan ibu hamil meminum
tablet zat besi yaitu :
a Bisa mencegah anemia deIesiensi besi
Karena pada wanita hamil cenderung mengalami deIesiensi baik
zat besi maupun Iolat leh karena itu penting sekali bagi ibu
hamil untuk meminum tablet zat besi setiap hari
b Bahaya selama kehamilan, persalinan dan niIas dapat dihindari
Menurut Smet (1), beberapa sebab rendahnya kepatuhan ibu
hamil meminum tablet zat besi antara lain karena Iaktor program
dan Iaktor individu yang meliputi :
1) Individu tidak merasa dirinya sakit
) Ketidaktahuan akan geiala atau tanda-tanda dan dampak yang
ditimbulkan
) Kelainan ibu hamil atau rendahnya motivasi ibu hamil dalam
tablet zat besi setiap hari sampai waktu yang cukup lama
) Adanya eIek samping gastrointestinal seperti mual, rasa nyeri
lambung
) Kurang diterimanya warna, rasa dan beberapa karateristik lain
dari suplemen besi
9

) Rasa takut terhadap suplemen besi dapat memperbesar ianin
dan akan menyulitkan dalam persalinan
Menurut WH (1) dampak dari ketidakpatuhan ibu hamil
meminum tablet Fe yaitu :
a Bisa teriadi anemia deIisiensi besi
b Meningkatkan bahaya kehamilan, persalinandan niIas
Menurut ever, () cara-cara untuk meningkatkan kepatuhan
ibu hamil untuk meminum tablet zat besi yaitu :
a Memberikan inIormasi tuiuan dari pemberian tablet zat besi
seorang ibu hamil akan dengan senang hati meminum tablet zat
besi setiap hari apabila dia tahu manIaat dan tuiuan dari tablet zat
besi
b Perilaku sehat ibu hamil yang menyadari pentingnya untuk
mengkonsumsi tablet zat besi setiap hari
c Tenaga kesehatan memberikan petuniuk cara meminum tablet zat
besi
d Motivasi dari keluarga ibu hamil agar patuh meminum tablet zat
besi setiap hari
e Dukungan dari tenaga kesehatan dengan menialin komunikasi
yang baik dan memberikan penghargaan yang positiI bagi ibu
hamil yang telah mampu meminum tablet zat besi setiap hari



F. Kerangka Konsep Penelitian
1. Kerangka Konsep
Kerangka konsep penelitian adalah kerangka hubungan antara konsep-
konsep yang ingin diteliti atau diukur melalui penelitian-penlitian yang
dilakukan (otoatmodio, )
Kerangka konsep penelitian yang dilakukan penulis terlihat pada bagan di
bawah ini















1

Bagan I : Kerangka Konsep Penelitian

















Sumber: otoatmodio (:9)



Ibu hamil
Pengetahuan Ibu hamil tentang :
1ManIaat Tablet Ie Bagi Ibu
Hamil
Kebutuhan tablet Fe pada Ibu
Hamil
Akibat Kekurangan Tablet Fe
selama hamil
utrisi Penting Selama
Kehamilan
Bahaya Anemia Pada
Kehamilan
Gambaran
pengetahuan ibu
hamil tentang
manIaat Tablet Fe di
Desa
Selaiambe,dengan
criteria:
- Baik ÷ 7-1°
- Cukup ÷ -7°
- Kurang ÷ · °
Keterangan :


÷ Diteliti
÷ Tidak Diteliti
Variabel Hasil
SIKAP
PRILAKU


2. Definisi Operasional
%abel 2.2 Definisi Operasional
Variabel Sub Variabel
Definisi
Operasional
Alat Ukur
Hasilnya
Skala
Ukur
Kriteria Nilai
Gambaran
Pengetahu
an ibu
hamil
tentang
tablet Fe
1 Pengetahuan
ibu hamil
tentang
ManIaat tablet
Fe
Segala sesuatu
yang diketahui
oleh ibu hamil
tentang Iungsi
tablet Fe
kuesioner 1 Baik

Cukup

Kurang

÷ 7-1 °
÷ -7 °
÷ < °
rdinal
Pengetahuan
ibu hamil
tentang
Pentingya
Kebutuhan zat
tablet Fe
selama
kehamilan
Segala sesuatu
yang diketahui
oleh ibu hamil
tentang
pentingnya
tablet Ie
selama
kehamilan
kuesioner 1 baik

cukup

kurang

÷ 7-1 °
÷ -7 °
÷ < °
rdinal
Pengetahuan
Ibu hamil
tentang Akibat
kekurangan
tablet Fe
Selama
Kehamilan
kemampuan
ibu untuk
meniawab
pertanyaan
tentang akibat
kekurangan
tablet Fe pada
ibu hamil
kuesioner 1 baik

cukup

kurang


÷ 7-1 °
÷ -7 °
÷ < °
rdinal
Pengetahuan
Ibu Hamil
tentang
pentingnya
nutrisi Selama
kehamilan
Segala sesuatu
yang diketahui
oleh ibu hamil
tentang
pentingnya
nutrisi selama
kehamilan
kuesioner 1 baik

cukup

kurang

÷ 7-1 °
÷ -7 °
÷ < °
rdinal
Pengetahuan
ibu hamil
tentang
bahaya
Anemia pada
kehamilan
Segala sesuatu
yang diketahui
oleh ibu hamil
tentang
Bahaya
anemia pada
kehamilan
kuesioner 1 baik

cukup

kurang

÷ 7-1 °
÷ -7 °
÷ < °
rdinal





BAB III
METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian
Desain penelitian ini adalah penelitian deskripsi dengan tuiuan utama
memberikan gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tablet Fe Pendekatan
penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan crossectional yaitu suatu
penelitian dimana variabel yang termasuk kedalam kriteria responden dilakukan
pengukuran dan pengamatan pada waktu yang bersamaan (Hidayat, 7)

B. Populasi dan Sampel
1 Populasi
Menurut Sugiono () dalam (Hidayat 7) populasi adalah wilayah
generalisasi yang berdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas
dan karateristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk mempelaiari dan
kemudian ditarik suatu kesimpulannya Populasi dari penelitian ini adalah ibu
hamil yang ada di Desa Selaiambe dengan iumlah populasi 1 orang ibu
hamil







Sampel
Sampel merupakan bagian populasi yang akan diteliti atau sebagian
iumlah dari karateristik yang dimiliki oleh populasi (Hidayat, 7)
Sampel dalam penelitian ini diambil dengan rumus proposi menurut
Arikunto yaitu 'Bilamana populasi homogen sekedar encer-encer maka
apabila subyeknya kurang dari 1, lebih baik diambil semuanya, sehingga
penelitianya merupakan penelitian populasi, selaniutnya iika subyeknya lebih
dari 1 maka iumlah dapat diambil antara 1° - 1° atau ° - ° Pada
penelitian ini di dapat iumlah populasi sebanyak 1, iadi besarnya sampel
yang diambil pada penelitian ini yaitu:
n =
N
100
X ŵŴ% n =
221
100
X ŵŴ% ÷
Keterangan : n : Sampel Penelitian
: Populasi
Jadi, sampel dalam penelitian ini adalah orang ibu hamil
Berdasarkan hal tersebut maka sample dalam penelitian ini adalah ibu
hamil Kriterianya adalah ibu hamil yang bersedia meniadi responden
Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik Random
Sampling yaitu pengambilan sampel sebagian responden dalam populasi
mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih sebagai sampel
(otoatmodio,: 8)


Pengambilan sampel ini di ambil secara acak tetapi setiap responden
punya kesempatan yang sama dengan responden yang lainnya

C. Tempat dan Waktu Penelitian
1 Tempat
Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Selaiambe Kecamatan Cisaat
Kabupaten Sukabumi Tahun 1
Waktu Penelitian
Pengambilan data ini dilakukan pada bulan Agustus 1

D. Alat Pengumpulan Data
Alat pengumpulan data yang dipergunakan pada penelitian ini adalah
kuesioner Kuesioner adalah suatu alat pengumpulan data mengenai suatu
masalah yang umumnya banyak menyangkut kepentingan umum atau orang
banyak (otoatmodio, ) Kuesioner yang sudah disusun secara terstruktur
dan dibuat sendiri oleh penelitian berdasarkan konsep teoritisnya dengan iumlah
setiap sub variabel pertanyaan dengan pembobotan nilai setiap iawaban
responden yang benar diberi bobot nilai 1 sedangkan apabila salah diberi bobot
nilai




Sebelum penelitian dilakukan, peneliti melakukan uii validitas dan uii
reliabilitas
1 Uii validitas
Validitas adalah suatu ukuran yang menuniukkan tingkat kevalidan atau
Keshahihan suatu instrumen (Arikunto, ) Sebuah instrumen dikatakan
valid iika instrumen itu benar-benar dapat diiadikan alat untuk mengukur
sesuatu yang akan diukur (Darwis, )
Uii validitas dengan menggunakan tehnik korelasi product moment
dengan rumus sebagai berikut
r :

= =


v v N x x N
xx v x N

Keterangan :
r : KoeIisien korelasi
: Jumlah sample
X : Variable bebas
Y : Variable terikat
Instrumen dikatakan valid iika nilai r hitung ~ r tabel (Sugiono, )
Setelah diuiikan kepada responden (r tabel ÷ ,) didapatkan semua item
pertanyaan dalam variabel pengetahuan dan tindakan stimulasi dini telah
valid
7

Dalam penelitian ini, uii validitasnya dilakukan di Desa Selaiambe
kabupaten Sukabumi sebanyak orang Alasan dilakukannya uii validitas di
Desa tersebut karena mengingat salah satu syarat di lakukannya uii validitas
yaitu ditempat yang berbeda dengan tempat yang kita gunakan untuk uii
validitas yaitu harus homogen Adapun item pertanyaan yang digunakan yaitu
sebanyak soal Dan instrumen tersebut dikatakan valid iika lebih atau sama
dengan r tabel ,
Uii reliabilitas
Reliabilitas adalah indeks yang menuniukkan seiauh mana suatu alat ukur
dapat dipercaya atau dapat diandalkan (ototatmodio, )
Bisa menggunakan rumus Spearman Brown

rb 1
rb
r
11

Keterangan:
r
11
: koeIisien reliabilitas internal seluruh item
rb : korelasi product moment antara belahan




8

E. Pengolahan Data
Dalam pengolahan data dan langkah-langkah yang akan dilakukan
diantaranya
. diting
diting adalah upaya untuk memeriksa kembali kebenaran data yang
diperoleh atau dikumpulkan Pada penelitian ini melakukan editing dengan
cara memeriksa kelengkapan, kesalahan pengisian dan konsistensi dari
setiap iawaban dan pertanyaan (Hidayat, 7)
2. oding
oding merupakan kegiatan pemberian kode numerik pada data yang
terdiri atas beberapa kategori Untuk memudahkan dalam proses
pembacaan yaitu : Kode o iawaban salah, kode 1 iawaban benar (Hidayat,
7)
Scoring
Setelah kuesioner dikumpulkan kemudian pengolahan data dilakukan
dengan penberian skor, dimana setiap iawaban diberi bobot,iawaban
¨benar¨ ÷ 1 dan iawaban ¨salah¨ ÷ Hasil dari iumlah yang benar
diperoleh skor total
Kemudian diklasiIikasikan selaniutnya hasil perhitungan presentase
pengetahuan ibu hamil di Desa Selaiambe tentang tablet Fe, sebagai
berikut:

9

Baik ÷ 7-1°
Cukup ÷ -7°
Kurang ÷ · °
(Arikunto,)
. ntrv
Data entry adalah kegiatan memasukan data yang telah dikumpulkan ke
dalam master tabel atau data base komputer
Tabulating
Tabulating adalah pemindahan data dari master tabel kedalam table
distribusi Irekuensi
leansing (Pembersihan data)
Penelitian melakukan pengecekan kesalahan sebelum dimasukan
kedalam komputer untuk melihat apakah langkah langkah sebelumnya
diselesaikan tanpa ada kesalahan yang serius

F. Analisis Data
1 Univariat
Analisis data merupakan proses penyederhanaan data kedalam bentuk
yang lebih mudah dibaca dan interprestasikan dengan menggunakan statistik,
kemudian diberikan interprestasi dan membandingkan hasil penelitian dengan
teori yang ada(otoadmoio,)


Analisis data yang digunakan adalah data univariat, dimana hanya
menyaiikan gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tablet Fe di Desa
Selaiambe
Rumus yang yang digunakan adalah :

P ÷ F/ x 1°

Keterangan :
P ÷ Jumlah presentase
F ÷ Frekuensi iumlah iawaban benar
÷ Jumlah sampel keseluruhan
Untuk mempresentasekan tingkat pengetahuan maka digunakan
standar kriteria
1 Tingkat pengetahuan baik, iika responden dapat meniawab 7-1°
pertanyaan dengan baik
Tingkat pengetahuan cukup, iika responden dapat meniawab 1-7°
pertanyaan yang benar
Tingkat pengetahuan kurang, iika responden dapat meniawab · °
pertanyaan dengan benar ( Arikunto,: )



1

G. Etika Penelitian
Dalam penelitian ini mendapat rekomendasi dari pihak Prodi D III Kebidanan
Poltekes YAPKESBI Sukabumi setelah disetuiui oleh pembimbing I dan
pembimbing II selaku pembimbing penelitian Kemudian permintaan secara
tertulis ke Puskesmas
Kemudian penelitian akan dilakukan dengan memperhatikan masalah etika
antara lain sebagai berikut :
1 Lembar Persetuiuan
Lembar persetuiuan meniadi responden ini diberikan kepada responden
sebelum diberikan kuisoner Jika responden bersedia diteliti maka di minta
tanda tangan dilembar persetuiuan berikut, tetapi iika tidak bersedia maka
peneliti menghormati hak-hak responden
Tanpa ama
Pada lembar persetuiuan maupun lembar pertanyaan wawancara tidak akan
menuliskan nama responden tetapi hanya dengan memberi simbol saia
Kerahasiaan
Pembenaran inIormasi oleh responden dan semua data yang terkumpul akan
meniadi koleksi pribadi tidak akan disebarluaskan kepada orang lain tanpa
seizin responden





BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian
Pada bab ini akan disaiikan data hasil penelitian terhadap responden
untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang tablet Fe pada ibu hamil di
Desa SelaJambe Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi Tahun 1
Data penelitian yang telah terkumpul kemudian di olah dan di analisis
secara deskriptiI Dari data hasil penelitian tersebut dilakukan pengkategorian
pengetahuan ibu hamil tentang tablet Fe di Desa Selaiambe Untuk penyaiian
data hasil penelitian ditampilkan dalam bentuk table distribusi Irekuensi,
dimana di dalamnya memuat Irekuensi dari responden yang termasuk kategori
tertentu dari kelompok data berdasarkan variable penelitian
Untuk memudahkan penulisan dalam menginterIretasikan hasil penelitian
dalam table maka penulis mengacu penaIsiran sebagai berikut:
° : Tidak seorangpun responden
1-9 ° : Sebagian kecil dari responden
-9 ° : Hampir sebagian responden
° : Sebagian responden
1-9 ° : Sebagian besar responden
7-99 ° : Hampir seluruh responden
1 : Seluruh responden



1. Hasil Analisa Univariat
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan selama hari pada
tanggal 1 Agustus 1 di Desa Selaiambe Kecamatan Cisaat
Kabupaten Sukabumi mengenai Gambaran pengetahuan ibu hamil
tentang tablet Ie meliputi manIaat, kebutuhan zat besi, kekurangan zat
besi, nutrisi dan anemia pada kehamilan
Peneliti mengambil sampel sebanyak responden dengan
menyebarkan kuesioner secara langsung, dan kemudian disaiikan dalam
bentuk tabel dan penielasan-penielasanya Adapun hasil penelitian dari
data yang didapatkan tersebut adalah sebagai berikut :
a. Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Manfaat Tablet Fe Selama
Kehamilan Di Desa Selajambe Tahun 2010
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap orang ibu
hamil yang mempunyai pengeatahuan baik, cukup, dan kurang
tentang manIaat tablet Fe dapat terlihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 4.1

Distribusi Frekwensi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang
Manfaat Tablet Fe Selama Kehamilan

No. Tingkat Pengetahuan Frekwensi. º
1 Baik 7,°
Cukup 7 1,8°
Kurang 9 1°
1UMLAH 22 100 º


Dari Tabel 1 di atas dapat diketahui bahwa dari
responden, hampir sebagian responden yaitu 9 orang responden
(1°) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang tentang manIaat
tablet Fe, dan sebagian kecil responden yaitu 7 orang responden
(1,8°) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang tablet
Fe, dan orang responden (7,°) memiliki tingkat pengetahuan
yang baik tentang manIaat tablet Fe
b. Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pentingnya Kebutuhan Tablet
Fe Selama Kehamilan di Desa Selajambe Tahun 2010
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap orang
ibu hamil yang mempunyai pengeatahuan baik, cukup, dan kurang
tentang pentingnya kebutuhan tablet Fe selama kehamilan dapat
terlihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 4.2
Distribusi Frekwensi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang
Pentingnya Kebutuhan Tablet Fe Selama Kehamilan

No. Tingkat Pengetahuan Frekwensi. º
1 Baik 18,
Cukup 8 ,
Kurang 1 ,
1UMLAH 22 100 º





Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa dari responden,
hampir sebagian responden yaitu 1 orang responden (,°)
memiliki tingkat pengetahuan yang kurang tentang pentingnya
kebutuhan tablet Fe selama kehamilan, dan sebagian kecil
responden yaitu 8 orang responden (,°) memiliki tingkat
pengetahuan yang cukup tentang pentingnya kebutuhan tablet Fe
selama kehamilan dan orang responden (18,°) memiliki tingkat
pengetahuan yang baik tentang pentingnya tablet Fe selama
kehamilan
c. Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Akibat Kekurangan Tablet Fe
Selama Kehamilan di Desa Selajambe.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap orang
ibu hamil yang mempunyai pengeatahuan baik, cukup, dan kurang
tentang akibat kekurangan tablet Fe selama kehamilan dapat terlihat
pada tabel dibawah ini:
Tabel 4.

Disribusi Frekwensi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Akibat
Kekurangan Tablet Fe Selama Kehamilan

NO. Tingkat Pengetahuan Frekwensi. º
1 Baik 7 1,8
Cukup 9 9
Kurang 7
1UMLAH 22 100º


Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa dari responden,
hampir sebagian responden yaitu 9 orang responden (,9°)
memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang akibat
kekurangan zat besi selama kehamilan, sebagian kecil responden
yaitu orang responden (7,°) memiliki tingkat pengetahuan
yang kurang tentang akibat kekurangan zat besi selama kehamilan,
dan hampir sebagian responden yaitu 7 orang (1,8°) memiliki
tingkat pengetahuan yang baik tentang akibat kekurangan zat besi
selama kehamilan
d. Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pentingnya Nutrisi Selama
Kehamilan di Desa Selajambe.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap orang
ibu hamil yang mempunyai pengeatahuan baik, cukup, dan kurang
tentang pentingnya nutrisi selama kehamilan dapat terlihat pada
tabel dibawah ini:
Tabel 4.4
Disribusi Frekwensi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang
Pentingnya Nutrisi Selama Kehamilan

NO. Tingkat Pengetahuan Frekwensi. º
1 Baik ,7°
Cukup 1 ,°
Kurang 7 1,8°
1UMLAH 22 100º
7

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa dari
responden, hampir sebagian responden yaitu 1 orang responden
(,°) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang
pentingnya nutrisi selama kehamilan, Sebagian kecil responden
yaitu 7 orang responden (1,8°) memiliki tingkat pengetahuan
yang kurang tentang pentingnya nutrisi selama kehamilan, dan
orang responden (,7°) memiliki tingkat pengetahuan yang baik
tentang pentingnya nutrisi selama kehamilan
e. Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Bahaya Anemia Pada
Kehamilan di Desa Selajambe.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap orang
ibu hamil yang mempunyai pengeatahuan baik, cukup, dan kurang
tentang bahaya anemia pada kehamilan dapat terlihat pada tabel
dibawah ini:
Tabel 4.

Disribusi Frekwensi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang
Bahaya Anemia Pada Kehamilan

NO. Tingkat Pengetahuan Frekwensi. º
1 Baik 18°
Cukup 9 1°
Kurang 9 1°
1UMLAH 22 100º

8

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa dari responden,
hampir sebagian responden yaitu 9 orang responden (1°)
memiliki tingkat pengetahuan yang kurang tentang bahaya anemia
pada kehamilan, dan 9 orang responden (1°) memiliki tingkat
pengetahuan yang cukup tentang bahaya anemia pada kehamilan
dan sangat sedikit responden yaitu orang responden (18°)
memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang bahaya anemia
pada kehamilan
f. Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tablet Fe di Desa Selajambe
Dibuat suatu kesimpulan bahwa berdasarkan distribusi
Irekuensi dari variabel diatas yaitu tentang: manIaat tablet Fe,
kebutuhan zat besi, akibat kekurangan zat besi, nutrsi dan tentang
bahaya anemia pada kehamilan
Maka didapatkan hasil baik, cukup, dan kurang dengan titik
permasalahan pengetahuan ibu hamil tentang tablet Fe yaitu dari
orang ibu hamil hanya 9 orang responden yang memiliki kriteria
tingkat pengetahuan baik dalam hal pengetahuan ibu hamil tentang
tablet Fe, sehingga hasilnya sangat berpengaruh sekali terhadap
hasil variable yang lain, karena dalam hal menggali tingkat
pengetahuan tentang tablet Fe mempunyai bobot nilai yang cukup
besar dengan alat ukur kuesioner Dapat terlihat pada tabel dibawah
ini
9

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap orang
ibu hamil yang mempunyai pengeatahuan baik, cukup, dan kurang
tentang tablet Fe dapat terlihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 4.6

Distribusi Frekwensi Pengetahuan Ibu Hamil
Tentang Tablet Fe di Desa Selajambe.

No. Tingkat Pengetahuan Frekwensi. º
1 Baik 9 ,8 °
Cukup 7 91 °
Kurang 7 °
1UMLAH 22 100º

Dari tabel diatas dapat diketahui hasil bahwa dari
responden, sebagian kecil responden yaitu 9 orang respoden
(8°) memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang tablet Fe,
hampir sebagian responden yaitu 7 orang responden (9,1°)
memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang tablet Fe dan
orang responden yaitu (7,°) memiliki tingkat pengetahuan yang
kurang tentang tablet Fe






B. PEMBAHASAN
Penulis akan menggambarkan hasil penelitian dengan membahas iawaban
dari kuesioner terhadap ibu hamil (reponden) tentang manIaat tablet Fe,
pentingnya kebutuhan zat besi, akibat kekurangan zat besi, petingnya nutrisi dan
tentang bahaya anemia pada kehamilan di Desa Selaiambe Kecamatan Cisaat
Kabupaten Sukabumi Tahun 1
1. Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Manfaat Tablet Fe Selama Kehamilan
Di Desa Selajambe Tahun 2010
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis variable pengetahuan tentang
manIaat tablet Fe pada ibu hamil di Desa Selaiambe diketahui dari
responden, sebagian responden yaitu 9 orang responden (1°) memiliki
tingkat pengetahuan yang kurang tentang manIaat tablet Fe, dan sebagian
kecil responden yaitu 7 orang responden (1,8°) memiliki tingkat
pengetahuan yang cukup tentang tablet Fe, karena mereka belum memahami
tentang arti dan manIaat tablet Fe dan orang responden (7,°) memiliki
tingkat pengetahan yang baik tentang manIaat tablet Fe, mereka tahu tentang
manIaat tablet Fe dari membaca buku
Tuiuan utama zat besi adalah untuk membentuk sel darah merah,
sementara sel darah merah bertugas mengangkut oksigen dan zat-zat makanan
keseluruh tubuh serta membantu proses metabolisme tubuh untuk
mengahasilkan energi, iika asupan zat besi kedalam tubuh berkurang dengan
1

sendirinya sel darah merah iuga akan berkurang, tubuhpun akan kekurangan
oksigen akibatnya timbullah geiala-geiala anemia (Samuel, )
2. Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pentingnya Kebutuhan Tablet Fe
Selama Kehamilan di Desa Selajambe.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis variable pengetahuan ibu hamil
tentang pentingnya kebutuhan zat besi dapat diketahui bahwa dari
responden, sebagian responden yaitu 1 orang responden (,°) memiliki
tingkat pengetahuan yang kurang karena mereka tidak memahami tentang
pentingnya kebutuhan zat besi yang berakibat ibu tidak mau mengkonsumsi
tablet Fe, dan sebagian kecil responden yaitu 8 orang responden (,°)
memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang pentingnya kebutuhan zat
besi selama kehamilan dan sangat sedikit responden yaitu orang responden
(18,°) memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang pentingnya zat besi
selama kehamilan
Ekstra zat besi diperlukan pada kehamilan, kebutuhan zat besi pada
kehamilan dengan ianin tunggal adalah : mg untuk memenuhi
peningkatan masa sel darah merah, 7 mg untuk ianin yang
bergantung pada berat lahirnya, 1 mg untuk kehamilan eksternal,
17 mg untuk tali pusat dan plasenta 9 1 mg untuk menggantikan darah
yang hilang saat melahirkan dengan demikian kebutuhan total zat besi pada
kehamilan berkisar antara 8 1 mg, dan 1 mg diantaranya


akan hilang dalam tubuh saat melahirkan Untuk mengatasi kehilangan ini, ibu
hamil memerlukan rata-rata , mg Zat Besi perhari (Soe Jordan : )
. Pengetahuan ibu hamil tentang akibat kekurangan Tablet Fe selama
kehamilan di Desa Selajambe.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis variable tingkat pengetahuan ibu
hamil tentang akibat kekurangan zat besi yaitu dapat diketahui bahwa dari
responden, hampir sebagian responden yaitu 9 orang respoden (,9°)
memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang akibat kekurangan tablet Fe
selama kehamilan, sebagian kecil responden yaitu orang responden (7,°)
memiliki tingkat pengetahuan yang kurang karena kurangnya inIormasi atau
penyuluhan tentang tablet Fe, dan hampir sebagian responden yaitu 7 orang
responden (1,8°) memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang akibat
kekurangan zat besi selama kehamilan
Kekurangan tablet Fe pada seseorang akan diambil dari tablet Fe cadangan
yang ada dalam tubuh, namun iika cadangan ini terus menurun maka tubuh
akan mengalami kekurangan tablet Fe yang berlarut-larut dan perlu penangan
segera, karena kekurangan tablet Ie bisa menyebabkan keletihan, lemah
badan, berdebar, sakit dada, kesukaran bernaIas dan anemia
Sehingga kekurangan tablet Fe seiak sebelum hamil, bila tidak diatasi
dapat mengakibatkan ibu hamil menderita anemia, meningkatkan resiko
pendarahan pada saat melahirkan, bayi dengan berat badan bayi rendah, ianin


dan ibu mudah terkena inIeksi dan keguguran, selain itu iuga zat besi
dibutuhkan untuk perkembangan otak bayi diawal kelahiranya (Junita )
4. Pengetahuan ibu hamil tentang Pentingnya Nutrisi selama kehamilan di
Desa Selajambe.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis variable Pengetahuan ibu hamil
tentang pentingnya nutrisi dapat diketahui bahwa dari responden, sebagian
responden yaitu 1 orang responden (,°) memiliki tingkat pengetahuan
yang cukup tentang pentingnya nutrisi selama kehamilan, sebagian kecil
responden yaitu 7 orang responden (1,8°) memiliki tingkat pengetahuan
yang kurang tentang pentingnya nutrisi selama kehamilan, karena mereka
belum memahami nutrisi apa saia yang dibutuhkan selama kehamilan dan
orang responden (,7°) memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang
pentingnya nutrisi selama kehamilan
Dengan teriadinya kehamilan, metabolisme tubuh mengalami perubahan
yang mendasar dimana kebutuhan nutrisi makin tinggi untuk pertumbuhan
dan persiapan memberikan ASI diantaranya : karbohidrat, protein, mineral,
vitamn B komplek, vitamin D, Asam Iolat, Zat besi, dan kalsium
. Pengetahuan ibu hamil tentang Bahaya Anemia Pada kehamilan di Desa
Selajambe.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis variable tingkat pengetahuan
ibu tentang bahaya anemia dapat diketahui bahwa dari responden, sebagian
responden yaitu 9 orang responden (1°) memiliki tingkat pengetahuan yang


kurang tentang bahaya anemia pada kehamilan, dan 9 orang responden (1°)
memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang bahaya anemia pada
kehamilan dan sangat sedikit responden yaitu orang responden (18°)
memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang bahaya anemia pada
kehamilan
Anemia atau sering disebut kurang darah adalah keadaan dimana darah
merah kurang dari normal, dan biasanya yang digunakan sebagai dasar adalah
kadar Hemoglobin (Hb) Anemia kehamilan adalah anemia karena
kekurangan zat besi Anemia pada kehmilan merupakan masalah nasional
mencerminkan nilai keseiahteraan sosial ekonomi masyarakat, dan
pengaruhnya sangat besar terhadap sumber daya manusia
Anemia hamil disebut 'potensial danger to mother and child`anemia
(potensial membahayakan ibu dan anak) Kerena itulah anemia memerlukan
perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan
pada masa yang akan datang (Manuaba, 1)
6. Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tablet Fe di Desa Selajambe.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis variabel pengetahuan tentang
pengetahuan tablet Fe pada ibu hamil dapat diketahui bahwa dari
responden, sebagian kecil responden yaitu 9 orang responden (8°)
memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang tablet Fe, hampir sebagian
responden yaitu 7 orang responden (9,1°) memiliki tingkat pengetahuan


yang cukup tentang tablet Fe dan orang responden (7,°) memiliki
tingkat pengetahuan yang kurang tentang tablet Fe
Pengetahuan adalah merupakan hasil dari ¨tahu¨ dan ini teriadi setelah
orang melakukan penginderaan terhadap obyek tertentu Penginderaan
terhadap obyek teriadi melalui panca indra manusia, yakni: penglihatan,
pendengaran, penciuman, rasa, dan raba Sebagian besar pengetahuan manusia
diperoleh melalui mata dan telinga
(otoatmodio, 7)
Pengetahuan ibu hamil yang mempunyai katagori cukup dan baik
dikarenakan tingkat pendidikan Iormal yang mempengaruhi pengetahuan,
sehingga ibu hamil lebih mudah mendapat inIormasi
Pengetahuan ibu hamil iuga diperoleh dari seringnya dilakukan
penyuluhan kesehatan tentang pentingnya zat besi bagi ibu hamil selama
kehamilannya, baik secara langsung petugas kesehatan maupun melalui media
masa
Zat besi adalah salah satu mineral penting yang diperlukan selama
kehamilan, bukan hanya untuk bayi tapi iuga untuk ibu hamil (Sunririnah,
8)
Memahami diartikan sebagai suatu kemampuan untuk menielaskan secara
benar tentang obiek yang diketahui, dan dapat menginterpretasikan materi
tersebut secara benar, orang yang telah paham terhadap obiek materi harus
dapat menielaskan (otoatmodio,)


Dalam teori adopsi penelitian Rogers (198) yang dikutip dari
otoatmodio () mengungkapkan bahwa sebelum orang mengadopsi
perilaku baru (berperilaku baru), didalam diri orang tersebut teriadi proses
yang berurutan, yakni:
a wareness (kesadaran), yakni orang tersebut menyadari dalam arti
mengetahui stimulus (obiek) terlebih dahulu,
b Interest. yakni orang mulai tertarik kepada stimulus,
c s;aluation, hal ini berarti sikap responden lebih baik lagi,
d %rial. orang tersebut mulai mencoba perilaku baru,
e doption. subiek telah berperilaku sesuai dengan pengalaman,
kesadaran dan sikapnya terhadap stimulus.
Seperti yang dikemukakan oleh otoatmodio () pengetahuan dapat
dipengaruhi oleh beberapa Iaktor, yaitu:
a Pengalaman, pengalaman dapat diperoleh dari pengalaman sendiri
maupun orang lain
b Tingkat Pendidikan, pendidikan dapat menambah wawasan atau
pengetahuan seseorang yang berpendidikan lebih tinggi akan mempunyai
pengetahuan luas dibandingkan tingkat pendidikan lebih rendah
c Keyakinan, Biasanya keyakinan diperoleh secara turun temurun dan tanpa
adanya pembuktian terlebih dahulu
d Fasilitas, Iasilitas sebagai sumber inIormasi yang dapat mempengaruhi
pengetahuan seseorang misalnya, televisi, radio, maialah dan buku
7

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian terhadap orang ibu hamil yang dilakukan
di Desa Selaiambe Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi Tahun 1 tentang
gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tablet Fe maka dapat disimpulkan
sebagai berikut:
1 Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang manIaat tablet menuniukan
hampir sebagian responden yaitu 1° memiliki tingkat pengetahuan
yang kurang, sebagian kecil responden yaitu 1,8° memiliki tingkat
pengetahuan yang cukup, dan 7,° memiliki tingkat pengetahan yang
baik
Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya kebutuhan tablet Fe
menuniukan bahwa hampir sebagian responden yaitu ,° memiliki
tingkat pengetahuan yang kurang, sebagian kecil responden yaitu ,°
memiliki pengetahuan yang cukup, dan sangat sedikit responden yaitu
18,° memiliki pengetahuan yang baik
Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang akibat kekurangan zat besi
selama kehamilan menuniukan bahwa dari responden, hampir
sebagian responden yaitu ,9° memiliki tingkat pengetahuan yang
cukup, sebagian kecil responden yaitu 1,8° memiliki tingkat
7
8

pengetahuan yang kurang, dan 7,° memiliki tingkat pengetahuan
yang baik
Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya nutrisi selama
kehamilan menuniukan bahwa dari responden, hampir sebagian
responden yaitu ,° memiliki tingkat pengetahuan yang cukup,
Sebagian kecil responden yaitu 1,8° memiliki tingkat pengetahuan
yang kurang, dan ,7° memiliki tingkat pengetahuan yang baik
Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang bahaya anemia pada kehamilan
menuniukan bahwa dari responden, hampir sebagian responden
yaitu 1° memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, dan 1°
memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, dan sangat sedikit responden
yaitu orang (18°) memiliki tingkat pengetahuan yang baik
Tingkat pengetahuan tentang tablet Fe pada ibu hamil dapat diketahui
bahwa dari responden, sebagian kecil responden yaitu (8°)
memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang tablet Fe, hampir
sebagian responden yaitu (9,1°) memiliki tingkat pengetahuan yang
cukup tentang tablet Fe dan (7,°) memiliki tingkat pengetahuan
yang kurang tentang tablet Fe




9

B. Saran
1 Bagi Instansi Pendidikan
Diharapkan dapat memperkaya khasanah ilmu atau dapat menambah
reperensi sebagai sumber inIormasi diperpustakaan khususnya oleh
mahasiswa Diploma III Kebidanan mengenai penelitian
Dan diharapkan pihak akademikdapat lebih membekali mahasiswa dan
mahsiswi dengan ilmu khususnya tantang penelitian dan metode
penelitian yang lebih akurat dan lebih aItudet
Bagi Puskesmas Selaiambe
Hasil penelitian menuniukan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang
pentingnya mengkonsumsi tablet Fe cukup baik namun berdasarkan hasil
penelitian tersebut dianiurkan petugas kesehatan untuk lebih
meningkatkan penyuluhan kepada ibu hamil tentang pentingnya
mengkonsumsi tablet Fe
Bagi Ibu Hamil
Diharapkan ibu hamil untuk lebih memperhatikan tentang pentingnya
mengkonsumsi tablet Fe untuk kesehatan ibu dan ianin, dan berperan
aktiI dalam kegiatan penyuluhan yang diadakan di Posyandu terdekat

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->