Berakhirnya Orde Baru: Krisis Ekonomi dan Gerakan Reformasi

Perjalanan sejarah Orde Baru yang panjang, Indonesia dapat melaksanakan pembangunan dan mendapat kepercayaan dari dalam maupun luar negeri. Rakyat Indonesia yang menderita sejak tahun 1960- an dapat meningkat kesejahteraannya. Akan tetapi keberhasilan pembangunan pada waktu itu tidak merata karena terjadi kesenjangan sosial ekonomi yang mencolok antara si kaya dan si miskin. Bahkan Orde Baru ingin mempertahankan kekuasaannya terus menerus dengan berbagai cara. Hal ini menimbulkan berbagai efek negatif. Berbagai bentuk penyelewengan terhadap nilai- nilai Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945 itu disebabkan oleh adanya tindak korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Sejak pertengahan tahun 1996 situasi politik di Indonesia memanas. Golongan Karya yang berkeinginan menjadi mayoritas tunggal (Single Majority) mendapat tekanan dari masyarakat. Masyarakat menuntut adanya perubahan di bidang politik, ekonomi, demokratisasi dalam kehidupan sosial serta dihormatinya hak asasi manusia. Hasil Pemilihan Umum 1997 yang dimenangkan Golkar dan menguasai DPR dan MPR banyak mengandung unsur nepotisme. Terpilihnya Jenderal Purnawirawan Soeharto sebagai Presiden RI banyak mendapat reaksi masyarakat. Sedangkan pembentukan Kabinet Pembangunan VII dianggap berbau Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN). Pada saat memanasnya gelombang aksi politik tersebut Indonesia dilanda krisis ekonomi sejak pertengahan tahun 1997 sebagai pengaruh krisis moneter yang melanda wilayah Asia Tenggara. Harga-harga kebutuhan pokok dan bahan pangan membumbung tinggi dan daya beli rakyat rendah. Para pekerja di perusahaan banyak yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sehingga semakin menambah pengangguran. Hal ini diperparah lagi dengan tindakan para konglomerat yang menyalahgunakan posisinya sebagai pelaku pembangunan ekonomi. Mereka menambah hutang tanpa kontrol dari pemerintah dan masyarakat. Akibatnya perekonomian mengalami krisis, nilai rupiah terhadap dollar merosot tajam hampir Rp.15.000,00 per dollar AS. Perbankan kita menjadi bangkrut dan banyak yang dilikuidasi. Pemerintah banyak mengeluarkan uang dana untuk Kredit Likuidasi Bank Indonesia (KLBI) sehingga beban pemerintah sangat berat. Dengan demikian kondisi ekonomi di Indonesia semakin parah.

Pada awal Maret 1998 Kabinet Pembangunan VIII dilantik.J. ekonomi maupun hukum. ekonomi. Pada masa pemerintahan B. Habibie. Pada tanggal 20 Mei 1998 Soeharto memanggil tokohtokoh masyarakat untuk memperbaiki keadaan dengan membentuk Kabinet Reformasi yang akan dipimpin oleh Soeharto sendiri. Pada tanggal 19 Mei 1998 puluhan ribu mahasiswa menduduki gedung DPR/MPR. penurunan harga-harga kebutuhan pokok. kebebasan berserikat telah dibuka terbukti banyak berdiri partai politik. kolusi nepotisme (KKN).J. dan Hafidhin Royan. Habibie kehidupan politik mengalami perubahan. Selanjutnya B.Melihat kondisi bangsa Indonesia yang merosot di berbagai bidang tersebut maka para mahasiswa mempelopori demonstrasi memprotes kebijakan pemerintah Orde Baru dengan menentang berbagai praktek korupsi. Kemarahan rakyat terhadap pemerintah memuncak pada bulan Mei 1998 dengan menuntut diadakannya reformasi atau perubahan di segala bidang baik bidang politik. Hal ini tidak menyurutkan tuntutan dari masyarakat. Pada Pemilu kali ini suara terbanyak diraih oleh Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP). dan Soeharto turun dari jabatan Presiden. Dalam . Pada awal Mei 1998 mahasiswa mempelopori unjuk rasa menuntut dihapuskannya KKN. Dalam peristiwa ini beberapa mahasiswa Trisakti cidera dan bahkan tewas.J. Tokoh-tokoh masyarakat tidak menanggapi usul Soeharto tersebut. B. hukum maupun sosial budaya. Di antara mahasiswa Trisakti yang tewas adalah Elang Mulya Lesmana. Mereka menuntut Soeharto turun dari jabatan presiden akan tetapi Presiden Soeharto hanya hanya mereshufle kabinet. Habibie dilantik sebagai Presiden RI menggantikan Soeharto. Selanjutnya Pemilihan Umum setelah berakhirnya Orde Baru dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 1998 yang diikuti oleh 48 partai politik. Oleh karena itu rakyat menghendaki perubahan ke arah yang lebih baik di berbagai bidang kehidupan baik bidang politik. Hery Hartanto. Pada bulan November 1998 dilaksanakan Sidang Istimewa MPR yang menghasilkan beberapa keputusan di antaranya adalah tentang pelilihan umum secepatnya. Hendriawan Sie. Pada tanggal 13-14 Mei 1998 di Jakarta dan sekitarnya terjadi kerusuhan massa dengan membakar pusat-pusat pertokoan dan melakukan penjarahan. Gerakan reformasi ini merupakan gerakan untuk menumbangkan kekuasaan Orde Baru yang telah mengendalikan pemerintahan selama 32 tahun. Akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto menyerahkan kekuasaannya kepada wakilnya. akan tetapi kabinet ini tidak membawa perubahan ke arah kemajuan. Ketika para mahasiswa melakukan demonstrasi pada tanggal 12 Mei 1998 terjadilah bentrokan dengan aparat kemananan.

org/mw/BSE:Berakhirnya_Orde_Baru_dan_Lahirnya_Reformas i_9. Pada masa pemerintahan Presiden Megawati ada kemajuan dari luar maupun dari dalam negeri. Akan tetapi dengan adanya kesulitan ekonomi sejak tahun 1997. Adapun hasil pemilu legislatif pada tingkat pusat sebagai berikut. Masa pemerintahan Presiden Megawati berakhir sampai diselenggarakannya Pemilihan Umum tahun 2004. Masa jabatan Presiden Megawati Soekarnoputri hingga pemilihan umum yang direncanakan pada tahun 2004. Masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid tidak berlangsung lama dan diwarnai pertentangan dengan lembaga legislatif. Abdurrahman Wahid sebagai Presiden RI dan Megawati Sukarno Putri sebagai Wakil Presiden. Karena keadaan dianggap membahayakan keselamatan negara maka MPR mengadakan Sidang Istimewa pada tanggal 21 Juli 2001. Sistem ini merupakan salah satu hasil dari gerakan reformasi di Indonesia. Kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri didampingi oleh Hamzah Haz yang terpilih sebagai voting (pemungutan suara). Pemilihan Presiden dan wakil presiden oleh rakyat secara langsung ini merupakan pertama kali dalam sejarah di Indonesia. Putaran pertama pada tanggal 5 Juli 2004 dan putaran kedua pada tanggal 20 September 2004. Pemilihan Umum untuk memilih presiden secara langsung dilaksanakan dua kali putara. Hasil sidang tersebut memutuskan memberhentikan Presiden Abdurrahman sebagai Presiden dan melantik Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden Indonesia. http://www.crayonpedia. pada masa pemerintahan ini belum bisa memulihkan keadaan seperti sebelum krisis ekonomi.H.Sidang Umum MPR yang dilaksanakan pada bulan Oktober 1999 terpilihlah K. Terpilih sebagai presiden adalah Susilo Bambang Yudhoyono dan sebagai wakil presiden Jusuf Kalla.2_(BAB_14) . Pada tanggal 5 April 2004 dilaksanakan pemilihan umum untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pusat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah pada tingkat propinsi dan pada tingkat kota atau kabupaten.

Oleh karena itu Era Reformasi atau Orde Reformasi sering disebut sebagai "Era Pasca Orde Baru". Soeharto kemudian memilih sang Wakil Presiden.org/mw/Berakhirnya_Orde_Baru. harus diakui sebagai suatu prestasi besar bagi bangsa Indonesia.2 . Mundurnya Soeharto dari jabatannya pada tahun 1998 dapat dikatakan sebagai tanda akhirnya Orde Baru. yang awalnya dipimpin para mahasiswa. Indonesia diserang krisis keuangan dan ekonomi Asia. Di tambah dengan meningkatnya sarana dan prasarana fisik infrastruktur yang dapat dinikmati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia._Krisis_Ekonomi_dan_Geraka n_Reformasi_9. Di tengah gejolak kemarahan massa yang meluas. Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998. Sumber: Dari Wikipedia Indonesia. Rupiah jatuh. BERAKHIRNYA PEMERINTAHAN ORDE BARU Keberhasilan Pemerintahan Orde Baru dalam melaksanakan pembangunan ekonomi. disertai kemarau terburuk dalam 50 tahun terakhir dan harga minyak.Untuk materi ini mempunyai 1 Kompetensi Dasar yaitu: Kompetensi Dasar : 1. Habibie. Orde Baru berlangsung dari tahun 1968 hingga 1998. Dalam jangka waktu tersebut. J. tiga bulan setelah MPR melantiknya untuk masa bakti ketujuh. Orde Baru menggantikan Orde Lama yang merujuk kepada era pemerintahan Soekarno. Selain itu. dan perpindahan modal dipercepat. Para demonstran. untuk menjadi presiden ketiga Indonesia. Pada pertengahan 1997. Masih adanya tokoh-tokoh penting pada masa Orde Baru di jajaran pemerintahan pada masa Reformasi ini sering membuat beberapa orang mengatakan bahwa Orde Baru masih belum berakhir. Orde Baru hadir dengan semangat "koreksi total" atas penyimpangan yang dilakukan Orde Lama Soekarno. Menjelaskan berakhirnya masa Orde Baru dan lahirnya Reformasi Orde Baru Orde Baru adalah sebutan bagi masa pemerintahan Presiden Soeharto di Indonesia.crayonpedia. untuk kemudian digantikan "Era Reformasi". ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia. ekonomi Indonesia berkembang pesat meski hal ini dibarengi praktek korupsi yang merajalela di negara ini. http://www. kesenjangan antara rakyat yang kaya dan miskin juga semakin melebar. . inflasi meningkat tajam. meminta pengunduran diri Soeharto. gas dan komoditas ekspor lainnya yang semakin jatuh. B.

maupun pemerintahan Indonesia. dan MPR. 1 Tahun 1985 tentang Pemilihan Umum UU No. terutama . Hal ini menimbulkan akses-akses nagatif. Krisi Politik Demokrasi yang tidak dilaksanakan dengan semestinya akan menimbulkan permasalahan politik. aparat dan penguasa) 1.Namun. tidak mempu menghapuskan kemiskinan pada sebagian besar masyarakat Indonesia. kolusi dan nepotisme (KKN) yang sudah menjadi budaya (bagi penguasa. Kondisi dan situasi Politik di tanah air semakin memanas setelah terjadinya peristiwa kelabu pada tanggal 27 Juli 1996. Setelah Orde Baru memegang tumpuk kekuasaan dalam mengendalikan pemerintahan. DPR. 2 Tahun 1985 tentang Susunan. konglomerasi. Pada dasarnya secara de jore (secara hukum) kedaulatan rakyat tersebut dilakukan oleh MPR sebagai wakil-wakil dari rakyat. yaitu semakin jauh dari tekad awal Orde Baru tersebut. 5 Tahun 1985 tentang Referendum • UU No. korupsi. Krisis politik sebagai faktor penyebab terjadinya gerakan reformasi itu. Perkembangan ekonomi dan pembangunan nasional dianggap telah menimbulkan ketimpangan ekonomi yang lebih besar. 3 Tahun 1985 tentang Partai Politik dan Golongan Karya. Dalam UUD 1945 Pasal 2 telah disebutkan bahwa “Kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilaksanakan sepenuhnya oleh MPR”. Tugas dan Wewenang DPR / MPR UU No. pada pertengahan tahun 1997. Tekad Orde Baru pada awal kemunculannya pada tahun 1966 adalah akan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. keberhasilan ekonomi maupun infrastruktur Orde Baru kurang diimbangi dengan pembangunan mental ( character building ) para pelaksana pemerintahan (birokrat). muncul suatu keinginan untuk terus menerus mempertahankan kekuasaannya atau status quo. tetapi masyarakat menuntut adanya reformasi baik didalam kehidupan masyarakat. termasuk keanggotaan DPR dam MPR yang dipandang sarat dengan nuansa KKN. bahkan lebih banyak di pegang oleh para penguasa. 2. berbangsa dan bernegara. Monopoli sumber ekonomi oleh kelompok tertentu. Keadaan seperti ini mengakibatkan munculnya rasa tidak percaya kepada institusi pemerintah. Di dalam kehidupan politik. Peristiwa ini muncul sebagai akibat terjadinya pertikaian di dalam internal Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Kalimaksnya. aparat keamanan maupun pelaku ekonomi (pengusaha / konglomerat). Akhirnya penyelewengan dan penyimpangan dari nilai-nilai Pancasila dan ketentuan-ketentuan yang terdapat pada UUD 1945. di antaranya : • • • • UU No. banyak dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. tetapi secara de facto (dalam kenyataannya) anggota MPR sudah diatur dan direkayasa. UU No. Ada kesan kedaulatan rakyat berada di tangan sekelompok tertentu. masyarakat beranggapan bahwa tekanan pemerintah pada pihak oposisi sangat besar. Gerakan reformasi juga menuntut agar dilakukan pembaharuan terhadap lima paket undangundang politik yang dianggap menjadi sumber ketidakadilan. Gerakan reformasi menuntut untuk dilakukan reformasi total di segala bidang. Ketidak percayaan itulah yang menimbulkan munculnya gerakan reformasi. bukan hanya menyangkut masalah sekitar konflik PDI saja. 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Massa. terutama terletak pada ketidakadilan di bidang politik. ekonomi dan hukum. Faktor Penyebab Munculnya Reformasi Banyak hal yang mendorong timbulnya reformasi pada masa pemerintahan Orde Baru. sehingga sebagian besar anggota MPR itu diangkat berdasarkan ikatan kekeluargaan (nepotisme). Kedudukan.

walaupun pada 15 januari 1998 Indonesia telah menandatangani 50 butir kesepakatan (letter of intent atau Lol) dengan IMF. Selain itu. Krisis moneter tidak hanya menimbulkan kesulitan keuangan Negara. krisis moneter telah mempengaruhi aktivitas ekonomi yang lainnya. Hal ini menyebabkan harga-harga barang naik tidak terkendali. 4. Krisi Ekonomi Krisi moneter yang melanda Negara-negara di Asia Tenggara sejak bulan Juli 1996. masalah hukum juga menjadi salah satu tuntutannya. Krisi ekonomi Indonesia berawal dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. Menjelang akhir kampanye pemilihan umum tahun 1997. Habibie sebagai Wakil Presiden. kucuran dana dari IMF yang sangat di harapkan oleh pemerintah belum terelisasi. Namun. Memasuki tahun anggaran 1998 / 1999. tetapi juga telah menghancurkan keuangan nasional. pemerintah membentuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional (KLBI). Kondisi moneter Indonesia mengalami keterpurukan yaitu dengan dilikuidasainya sejumlah bank pada akhir tahun 1997. Timbul tekanan pada kepemimpinan Presiden Soeharto yang dating dari para mahasiswa dan kalangan intelektual.terlihat pada perlakuan keras terhadap setiap orang atau kelompok yang menentang atau memberikan kritik terhadap kebijakan-kebijakan yang diambil atau dilakukan oleh pemerintah. Faktor lain yang menyebabkan krisis ekonomi yang melanda Indonesia tidak terlepas dari masalah utang luar negeri. Ekonomi Indonesia ternyata belum mampu untuk menghadapi krisi global tersebut. Golkar yang meraih kemenangan mutlak memberi dukungan terhadap pencalonan kembali Soeharto sebagai Presiden dalam Sidang Umum MPR tahun 1998 – 2003. karena pinjaman bank-bank bermasalah tersebut semakin bertambah besar dan tidak dapat di kembalikan begitu saja. 3. juga mempengaruhi perkembangan perekonomian Indonesia. . Pemilihan umum tahun 1997 ditandai dengan kemenangan Golkar secara mutlak. Masyarakat menghendaki adanya reformasi di bidang hukum agar dapat mendudukkan masalah-masalah hukum pada kedudukan atau posisi yang sebenarnya. Sedangkan di kalangan masyarakat yang dimotori oleh para mahasiswa berkembang arus yang sangat kuat untuk menolak kembali pencalonan Soeharto sebagai Presiden. Terjadinya ketegangan politik menjelang pemilihan umum tahun 1997 telah memicu munculnya kerusuhan baru yaitu konflik antar agama dan etnik yang berbeda. Kondisi perekonomian semakin memburuk. Untuk mengatasi kesulitan moneter. Sejak munculnya gerakan reformasi yang dimotori oleh kalangan mahasiswa. Ternyata udaha yang dilakukan pemerintah ini tidak dapat memberikan hasil. maka pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 0% dan berakibat pada iklim bisnis yang semakin bertambah lesu. karena pada akhir tahun 1997 persedian sembilan bahan pokok sembako di pasaran mulai menipis. Sementara itu untuk membantu bank-bank yang bermasalah. meletus kerusuhan di Banjarmasin yang banyak memakan korban jiwa. Krisi Hukum Pelaksanaan hukum pada masa pemerintahan Orde Baru terdapat banyak ketidakadilan. pemerintah meminta bantuan IMF. Kelaparan dan kekurangan makanan mulai melanda masyarakat. Ketika nilai tukar rupiah semakin melemah. Dalam Sidang Umum MPR bulan Maret 1998 Soeharto terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia dan BJ. masyarakat juga menuntut agar di tetapkan tentang pembatasan masa jabatan Presiden.

karena pemberitaan yang berasala dari Jakarta selalu menjadi berita utama. Aksi mahasiswa yang semula damai itu berubah menjadi aksi kekerasan setelah tertembaknya empat orang mahasiswa Trisakti yaitu Elang Mulia Lesmana. Pola Pemerintahan Sentralistis Sistem pemerintahan yang dilaksanakan oleh pemerintah Orde Baru bersifat sentralistis. Heri Hartanto. utang luar negeri Indonesia tidak sepenuhnya merupakan utang Negara. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan pemerintah dan rakyat di daerah terhadap pemerintah pusat. Keadaan seperti ini juga dipengaruhi oleh keadaan perbankan di Indonesia yang di anggap tidak sehat karena adanya kolusi dan korupsi serta tingginya kredit macet. dan Hafidhin Royan. Namun peristiwa yang terjadi di daerah yang kurang kaitannya dengan kepentingan pusat biasanya kalah bersaing dengan berita-barita yang terjadi di Jakarta dalam merebut ruang. Ini terlihat dari sebagian besar kekayaan dari daerah-daerah diangkut ke pusat.462 miliar dollar Amerika Serikat.962 miliar dollar Amerika Serikat. oligopoly. Masyarakat Indonesia merupakan sebuah masyarakat agrasis dan tingkat pendidikan yang masih rendah.Utang Luar Negeri Indonesia Utang luar negeri Indonesia menjadi salah satu faktor penyebab munculnya krisis ekonomi. Akibat dari utang-utang tersebut maka kepercayaan luar negeri terhadap Indonesia semakin menipis. Rencana kunjungan mahasiswa ke Gedung DPR / MPR untuk melakukan dialog dengan para pimpinan DPR / MPR akhirnya berubah menjadi mimbar bebas dan mereka memilih untuk tetap tinggal di gedung wakil rakyat tersebut sebelum tuntutan reformasi total di penuhinya. Politik sentralisasi ini juga dapat dilihat dari pola pemberitaan pers yang bersifat Jakarta-sentris. utang pihak swasta mencapai 73. sistem ekonomi yang berkembang pada masa pemerintahan Orde Baru adalah sistem ekonomi kapitalis yang dikuasai oleh para konglomerat dengan berbagai bentuk monopoli. Tekanan-tekanan para mahasiswa lewat demontrasinya agar presiden Soeharto mengundurkan diri akhirnya mendapat tanggapan dari . Utang yang menjadi tanggungan Negara hingga 6 februari 1998 mencapai 63. Soeharto kembali ke Indonesia. Pelaksanaan politik sentralisasi yang sangat menyolok terlihat pada bidang ekonomi. Namun. halaman. Penyimpangan Pasal 33 UUD 1945 Pemerintah Orde Baru mempunyai tujuan menjadikan Negara Republik Indonesia sebagai Negara industri. Hendriawan Lesmana. produksi dikerjakan oleh semua untuk semua di bawah pimpinan atau pemilikan anggota-anggota masyarakat. tetapi sebagian lagi merupakan utang swasta. Puncak aksi para mahasiswa terjadi tanggal 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti Jakarta. pengaturan perekonomian pada masa pemerintahan Orde Baru sudah jauh menyimpang dari sistem perekonomian Pancasila. Di dalam pelaksanaan pola pemerintahan sentralistis ini semua bidang kehidupan berbangsa dan bernegara diatur secara sentral dari pusat pemerintah yakni di Jakarta. dan diwarnai dengan korupsi dan kolusi. walaupun yang memberitakan itu pers daerah. Sementara itu. Tragedi Trisakti itu telah mendorong munculnya solidaritas dari kalangan kampus dan masyarakat yang menantang kebijakan pemerintahan yang dipandang tidak demokratis dan tidak merakyat. namun tidak mempertimbangkan kondisi riil di masyarakat. 5. Dalam Pasal 33 UUD 1945 tercantum bahwa dasar demokrasi ekonomi. Sebaliknya. namun tuntutan dari masyarakat agar Presiden Soeharto mengundurkan diri semakin banyak disampaikan. Krisi Kepercayaan Demontrasi di lakukan oleh para mahasiswa bertambah gencar setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM dan ongkos angkutan pada tanggal 4 Mei 1998.

J. tokoh-tokoh masyarakat di Jakarta. B. Dalam perkembangannya. melakukan perubahan kabinet. Habibie dan langsung diambil sumpahnya oleh Mahkamah Agung sebagai Presiden Republik Indonesia yang baru di Istana Negara. Kemudian Presiden mengumumkan tentang pembentukan Dewan Reformasi.html . Presiden Soeharto mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh agama. http://sejarahreformasiindonesia.com/2009/10/berakhirnya-pemerintahan-ordebaru_19. Akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto menyatakan mengundurkan diri/berhenti sebagai Presiden Republik Indonesia dan menyerahkan Jabatan Presiden kepada Wakil Presiden Republik Indonesia.blogspot. upaya pembentukan Dewan Reformasi dan perubahan kabinet tidak dapat dilakukan.Harmoko sebagai pimpinan DPR / MPR. segera melakukan Pemilihan Umum dan tidak bersedia dicalonkan kembali sebagai Presiden. Maka pada tanggal 18 Mei 1998 pimpinan DPR/MPR mengeluarkan pernyataan agar Presiden Soeharto mengundurkan diri.

org/mw/Berakhirnya_Orde_Baru.com/2009/10/berakhirnya-pemerintahan-ordebaru_19.crayonpedia._Krisis_Ekonomi_dan_Geraka n_Reformasi_9.Daftar pustaka http://www.crayonpedia.2_(BAB_14) http://sejarahreformasiindonesia.2 .blogspot.html http://www.org/mw/BSE:Berakhirnya_Orde_Baru_dan_Lahirnya_Reformas i_9.