P. 1
Berakhirnya Orde Baru

Berakhirnya Orde Baru

|Views: 1,677|Likes:
Dipublikasikan oleh Wim Permana

More info:

Published by: Wim Permana on Dec 17, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

Berakhirnya Orde Baru: Krisis Ekonomi dan Gerakan Reformasi

Perjalanan sejarah Orde Baru yang panjang, Indonesia dapat melaksanakan pembangunan dan mendapat kepercayaan dari dalam maupun luar negeri. Rakyat Indonesia yang menderita sejak tahun 1960- an dapat meningkat kesejahteraannya. Akan tetapi keberhasilan pembangunan pada waktu itu tidak merata karena terjadi kesenjangan sosial ekonomi yang mencolok antara si kaya dan si miskin. Bahkan Orde Baru ingin mempertahankan kekuasaannya terus menerus dengan berbagai cara. Hal ini menimbulkan berbagai efek negatif. Berbagai bentuk penyelewengan terhadap nilai- nilai Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945 itu disebabkan oleh adanya tindak korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Sejak pertengahan tahun 1996 situasi politik di Indonesia memanas. Golongan Karya yang berkeinginan menjadi mayoritas tunggal (Single Majority) mendapat tekanan dari masyarakat. Masyarakat menuntut adanya perubahan di bidang politik, ekonomi, demokratisasi dalam kehidupan sosial serta dihormatinya hak asasi manusia. Hasil Pemilihan Umum 1997 yang dimenangkan Golkar dan menguasai DPR dan MPR banyak mengandung unsur nepotisme. Terpilihnya Jenderal Purnawirawan Soeharto sebagai Presiden RI banyak mendapat reaksi masyarakat. Sedangkan pembentukan Kabinet Pembangunan VII dianggap berbau Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN). Pada saat memanasnya gelombang aksi politik tersebut Indonesia dilanda krisis ekonomi sejak pertengahan tahun 1997 sebagai pengaruh krisis moneter yang melanda wilayah Asia Tenggara. Harga-harga kebutuhan pokok dan bahan pangan membumbung tinggi dan daya beli rakyat rendah. Para pekerja di perusahaan banyak yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sehingga semakin menambah pengangguran. Hal ini diperparah lagi dengan tindakan para konglomerat yang menyalahgunakan posisinya sebagai pelaku pembangunan ekonomi. Mereka menambah hutang tanpa kontrol dari pemerintah dan masyarakat. Akibatnya perekonomian mengalami krisis, nilai rupiah terhadap dollar merosot tajam hampir Rp.15.000,00 per dollar AS. Perbankan kita menjadi bangkrut dan banyak yang dilikuidasi. Pemerintah banyak mengeluarkan uang dana untuk Kredit Likuidasi Bank Indonesia (KLBI) sehingga beban pemerintah sangat berat. Dengan demikian kondisi ekonomi di Indonesia semakin parah.

Pada tanggal 19 Mei 1998 puluhan ribu mahasiswa menduduki gedung DPR/MPR. ekonomi maupun hukum. Habibie kehidupan politik mengalami perubahan. Pada tanggal 20 Mei 1998 Soeharto memanggil tokohtokoh masyarakat untuk memperbaiki keadaan dengan membentuk Kabinet Reformasi yang akan dipimpin oleh Soeharto sendiri. Pada awal Maret 1998 Kabinet Pembangunan VIII dilantik. Dalam . Pada bulan November 1998 dilaksanakan Sidang Istimewa MPR yang menghasilkan beberapa keputusan di antaranya adalah tentang pelilihan umum secepatnya. Pada tanggal 13-14 Mei 1998 di Jakarta dan sekitarnya terjadi kerusuhan massa dengan membakar pusat-pusat pertokoan dan melakukan penjarahan. Oleh karena itu rakyat menghendaki perubahan ke arah yang lebih baik di berbagai bidang kehidupan baik bidang politik. Tokoh-tokoh masyarakat tidak menanggapi usul Soeharto tersebut. Hendriawan Sie. Gerakan reformasi ini merupakan gerakan untuk menumbangkan kekuasaan Orde Baru yang telah mengendalikan pemerintahan selama 32 tahun. Di antara mahasiswa Trisakti yang tewas adalah Elang Mulya Lesmana. Hal ini tidak menyurutkan tuntutan dari masyarakat.Melihat kondisi bangsa Indonesia yang merosot di berbagai bidang tersebut maka para mahasiswa mempelopori demonstrasi memprotes kebijakan pemerintah Orde Baru dengan menentang berbagai praktek korupsi. ekonomi. kebebasan berserikat telah dibuka terbukti banyak berdiri partai politik. Selanjutnya Pemilihan Umum setelah berakhirnya Orde Baru dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 1998 yang diikuti oleh 48 partai politik. Hery Hartanto.J.J. Habibie dilantik sebagai Presiden RI menggantikan Soeharto. penurunan harga-harga kebutuhan pokok. dan Soeharto turun dari jabatan Presiden. Selanjutnya B. Habibie. dan Hafidhin Royan. Pada awal Mei 1998 mahasiswa mempelopori unjuk rasa menuntut dihapuskannya KKN. kolusi nepotisme (KKN).J. Pada Pemilu kali ini suara terbanyak diraih oleh Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP). Mereka menuntut Soeharto turun dari jabatan presiden akan tetapi Presiden Soeharto hanya hanya mereshufle kabinet. Dalam peristiwa ini beberapa mahasiswa Trisakti cidera dan bahkan tewas. hukum maupun sosial budaya. B. Pada masa pemerintahan B. Kemarahan rakyat terhadap pemerintah memuncak pada bulan Mei 1998 dengan menuntut diadakannya reformasi atau perubahan di segala bidang baik bidang politik. akan tetapi kabinet ini tidak membawa perubahan ke arah kemajuan. Akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto menyerahkan kekuasaannya kepada wakilnya. Ketika para mahasiswa melakukan demonstrasi pada tanggal 12 Mei 1998 terjadilah bentrokan dengan aparat kemananan.

crayonpedia. Pada masa pemerintahan Presiden Megawati ada kemajuan dari luar maupun dari dalam negeri. Masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid tidak berlangsung lama dan diwarnai pertentangan dengan lembaga legislatif. Terpilih sebagai presiden adalah Susilo Bambang Yudhoyono dan sebagai wakil presiden Jusuf Kalla. Pada tanggal 5 April 2004 dilaksanakan pemilihan umum untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pusat. Adapun hasil pemilu legislatif pada tingkat pusat sebagai berikut.Sidang Umum MPR yang dilaksanakan pada bulan Oktober 1999 terpilihlah K. Masa jabatan Presiden Megawati Soekarnoputri hingga pemilihan umum yang direncanakan pada tahun 2004. Hasil sidang tersebut memutuskan memberhentikan Presiden Abdurrahman sebagai Presiden dan melantik Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden Indonesia.H. Pemilihan Presiden dan wakil presiden oleh rakyat secara langsung ini merupakan pertama kali dalam sejarah di Indonesia. Masa pemerintahan Presiden Megawati berakhir sampai diselenggarakannya Pemilihan Umum tahun 2004. Abdurrahman Wahid sebagai Presiden RI dan Megawati Sukarno Putri sebagai Wakil Presiden. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah pada tingkat propinsi dan pada tingkat kota atau kabupaten. Sistem ini merupakan salah satu hasil dari gerakan reformasi di Indonesia. Akan tetapi dengan adanya kesulitan ekonomi sejak tahun 1997. Putaran pertama pada tanggal 5 Juli 2004 dan putaran kedua pada tanggal 20 September 2004. http://www. Karena keadaan dianggap membahayakan keselamatan negara maka MPR mengadakan Sidang Istimewa pada tanggal 21 Juli 2001.2_(BAB_14) . pada masa pemerintahan ini belum bisa memulihkan keadaan seperti sebelum krisis ekonomi. Kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri didampingi oleh Hamzah Haz yang terpilih sebagai voting (pemungutan suara).org/mw/BSE:Berakhirnya_Orde_Baru_dan_Lahirnya_Reformas i_9. Pemilihan Umum untuk memilih presiden secara langsung dilaksanakan dua kali putara.

ekonomi Indonesia berkembang pesat meski hal ini dibarengi praktek korupsi yang merajalela di negara ini. Soeharto kemudian memilih sang Wakil Presiden. untuk menjadi presiden ketiga Indonesia. . untuk kemudian digantikan "Era Reformasi". inflasi meningkat tajam. ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia. Orde Baru hadir dengan semangat "koreksi total" atas penyimpangan yang dilakukan Orde Lama Soekarno. yang awalnya dipimpin para mahasiswa. Para demonstran. meminta pengunduran diri Soeharto. kesenjangan antara rakyat yang kaya dan miskin juga semakin melebar. BERAKHIRNYA PEMERINTAHAN ORDE BARU Keberhasilan Pemerintahan Orde Baru dalam melaksanakan pembangunan ekonomi.crayonpedia. Sumber: Dari Wikipedia Indonesia. Indonesia diserang krisis keuangan dan ekonomi Asia. Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998. J. disertai kemarau terburuk dalam 50 tahun terakhir dan harga minyak. Orde Baru menggantikan Orde Lama yang merujuk kepada era pemerintahan Soekarno. Dalam jangka waktu tersebut. Di tengah gejolak kemarahan massa yang meluas. Orde Baru berlangsung dari tahun 1968 hingga 1998. Pada pertengahan 1997.Untuk materi ini mempunyai 1 Kompetensi Dasar yaitu: Kompetensi Dasar : 1. harus diakui sebagai suatu prestasi besar bagi bangsa Indonesia. http://www._Krisis_Ekonomi_dan_Geraka n_Reformasi_9. Masih adanya tokoh-tokoh penting pada masa Orde Baru di jajaran pemerintahan pada masa Reformasi ini sering membuat beberapa orang mengatakan bahwa Orde Baru masih belum berakhir. dan perpindahan modal dipercepat. Oleh karena itu Era Reformasi atau Orde Reformasi sering disebut sebagai "Era Pasca Orde Baru". tiga bulan setelah MPR melantiknya untuk masa bakti ketujuh. Rupiah jatuh. Habibie. Di tambah dengan meningkatnya sarana dan prasarana fisik infrastruktur yang dapat dinikmati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. gas dan komoditas ekspor lainnya yang semakin jatuh. Menjelaskan berakhirnya masa Orde Baru dan lahirnya Reformasi Orde Baru Orde Baru adalah sebutan bagi masa pemerintahan Presiden Soeharto di Indonesia.org/mw/Berakhirnya_Orde_Baru.2 . B. Selain itu. Mundurnya Soeharto dari jabatannya pada tahun 1998 dapat dikatakan sebagai tanda akhirnya Orde Baru.

Di dalam kehidupan politik. keberhasilan ekonomi maupun infrastruktur Orde Baru kurang diimbangi dengan pembangunan mental ( character building ) para pelaksana pemerintahan (birokrat). Krisi Politik Demokrasi yang tidak dilaksanakan dengan semestinya akan menimbulkan permasalahan politik. DPR. Ada kesan kedaulatan rakyat berada di tangan sekelompok tertentu. Perkembangan ekonomi dan pembangunan nasional dianggap telah menimbulkan ketimpangan ekonomi yang lebih besar. 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Massa. Hal ini menimbulkan akses-akses nagatif. Faktor Penyebab Munculnya Reformasi Banyak hal yang mendorong timbulnya reformasi pada masa pemerintahan Orde Baru. Peristiwa ini muncul sebagai akibat terjadinya pertikaian di dalam internal Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Setelah Orde Baru memegang tumpuk kekuasaan dalam mengendalikan pemerintahan. aparat dan penguasa) 1. Tekad Orde Baru pada awal kemunculannya pada tahun 1966 adalah akan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. 5 Tahun 1985 tentang Referendum • UU No. Ketidak percayaan itulah yang menimbulkan munculnya gerakan reformasi. termasuk keanggotaan DPR dam MPR yang dipandang sarat dengan nuansa KKN. aparat keamanan maupun pelaku ekonomi (pengusaha / konglomerat). korupsi. UU No. terutama terletak pada ketidakadilan di bidang politik. berbangsa dan bernegara. yaitu semakin jauh dari tekad awal Orde Baru tersebut. Kedudukan. 2. Akhirnya penyelewengan dan penyimpangan dari nilai-nilai Pancasila dan ketentuan-ketentuan yang terdapat pada UUD 1945. masyarakat beranggapan bahwa tekanan pemerintah pada pihak oposisi sangat besar. 1 Tahun 1985 tentang Pemilihan Umum UU No. Pada dasarnya secara de jore (secara hukum) kedaulatan rakyat tersebut dilakukan oleh MPR sebagai wakil-wakil dari rakyat. Kalimaksnya. Dalam UUD 1945 Pasal 2 telah disebutkan bahwa “Kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilaksanakan sepenuhnya oleh MPR”. pada pertengahan tahun 1997. tetapi secara de facto (dalam kenyataannya) anggota MPR sudah diatur dan direkayasa. sehingga sebagian besar anggota MPR itu diangkat berdasarkan ikatan kekeluargaan (nepotisme). ekonomi dan hukum. kolusi dan nepotisme (KKN) yang sudah menjadi budaya (bagi penguasa. Keadaan seperti ini mengakibatkan munculnya rasa tidak percaya kepada institusi pemerintah.Namun. dan MPR. tidak mempu menghapuskan kemiskinan pada sebagian besar masyarakat Indonesia. Gerakan reformasi menuntut untuk dilakukan reformasi total di segala bidang. Tugas dan Wewenang DPR / MPR UU No. tetapi masyarakat menuntut adanya reformasi baik didalam kehidupan masyarakat. 2 Tahun 1985 tentang Susunan. di antaranya : • • • • UU No. bukan hanya menyangkut masalah sekitar konflik PDI saja. Krisis politik sebagai faktor penyebab terjadinya gerakan reformasi itu. maupun pemerintahan Indonesia. Gerakan reformasi juga menuntut agar dilakukan pembaharuan terhadap lima paket undangundang politik yang dianggap menjadi sumber ketidakadilan. muncul suatu keinginan untuk terus menerus mempertahankan kekuasaannya atau status quo. terutama . konglomerasi. bahkan lebih banyak di pegang oleh para penguasa. 3 Tahun 1985 tentang Partai Politik dan Golongan Karya. banyak dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. Kondisi dan situasi Politik di tanah air semakin memanas setelah terjadinya peristiwa kelabu pada tanggal 27 Juli 1996. Monopoli sumber ekonomi oleh kelompok tertentu.

kucuran dana dari IMF yang sangat di harapkan oleh pemerintah belum terelisasi. Ekonomi Indonesia ternyata belum mampu untuk menghadapi krisi global tersebut. Krisi Hukum Pelaksanaan hukum pada masa pemerintahan Orde Baru terdapat banyak ketidakadilan. Golkar yang meraih kemenangan mutlak memberi dukungan terhadap pencalonan kembali Soeharto sebagai Presiden dalam Sidang Umum MPR tahun 1998 – 2003. karena pinjaman bank-bank bermasalah tersebut semakin bertambah besar dan tidak dapat di kembalikan begitu saja. krisis moneter telah mempengaruhi aktivitas ekonomi yang lainnya. Pemilihan umum tahun 1997 ditandai dengan kemenangan Golkar secara mutlak. Ketika nilai tukar rupiah semakin melemah. Krisis moneter tidak hanya menimbulkan kesulitan keuangan Negara. Masyarakat menghendaki adanya reformasi di bidang hukum agar dapat mendudukkan masalah-masalah hukum pada kedudukan atau posisi yang sebenarnya. Kondisi perekonomian semakin memburuk. Ternyata udaha yang dilakukan pemerintah ini tidak dapat memberikan hasil. Terjadinya ketegangan politik menjelang pemilihan umum tahun 1997 telah memicu munculnya kerusuhan baru yaitu konflik antar agama dan etnik yang berbeda. Faktor lain yang menyebabkan krisis ekonomi yang melanda Indonesia tidak terlepas dari masalah utang luar negeri.terlihat pada perlakuan keras terhadap setiap orang atau kelompok yang menentang atau memberikan kritik terhadap kebijakan-kebijakan yang diambil atau dilakukan oleh pemerintah. Hal ini menyebabkan harga-harga barang naik tidak terkendali. Sedangkan di kalangan masyarakat yang dimotori oleh para mahasiswa berkembang arus yang sangat kuat untuk menolak kembali pencalonan Soeharto sebagai Presiden. maka pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 0% dan berakibat pada iklim bisnis yang semakin bertambah lesu. karena pada akhir tahun 1997 persedian sembilan bahan pokok sembako di pasaran mulai menipis. Menjelang akhir kampanye pemilihan umum tahun 1997. walaupun pada 15 januari 1998 Indonesia telah menandatangani 50 butir kesepakatan (letter of intent atau Lol) dengan IMF. 3. pemerintah meminta bantuan IMF. juga mempengaruhi perkembangan perekonomian Indonesia. meletus kerusuhan di Banjarmasin yang banyak memakan korban jiwa. Timbul tekanan pada kepemimpinan Presiden Soeharto yang dating dari para mahasiswa dan kalangan intelektual. Sementara itu untuk membantu bank-bank yang bermasalah. Selain itu. tetapi juga telah menghancurkan keuangan nasional. Dalam Sidang Umum MPR bulan Maret 1998 Soeharto terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia dan BJ. Memasuki tahun anggaran 1998 / 1999. masalah hukum juga menjadi salah satu tuntutannya. Habibie sebagai Wakil Presiden. Krisi Ekonomi Krisi moneter yang melanda Negara-negara di Asia Tenggara sejak bulan Juli 1996. Sejak munculnya gerakan reformasi yang dimotori oleh kalangan mahasiswa. pemerintah membentuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional (KLBI). 4. . Namun. Kondisi moneter Indonesia mengalami keterpurukan yaitu dengan dilikuidasainya sejumlah bank pada akhir tahun 1997. Untuk mengatasi kesulitan moneter. Kelaparan dan kekurangan makanan mulai melanda masyarakat. masyarakat juga menuntut agar di tetapkan tentang pembatasan masa jabatan Presiden. Krisi ekonomi Indonesia berawal dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.

sistem ekonomi yang berkembang pada masa pemerintahan Orde Baru adalah sistem ekonomi kapitalis yang dikuasai oleh para konglomerat dengan berbagai bentuk monopoli. Pelaksanaan politik sentralisasi yang sangat menyolok terlihat pada bidang ekonomi. Krisi Kepercayaan Demontrasi di lakukan oleh para mahasiswa bertambah gencar setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM dan ongkos angkutan pada tanggal 4 Mei 1998. karena pemberitaan yang berasala dari Jakarta selalu menjadi berita utama. Ini terlihat dari sebagian besar kekayaan dari daerah-daerah diangkut ke pusat. dan diwarnai dengan korupsi dan kolusi. Rencana kunjungan mahasiswa ke Gedung DPR / MPR untuk melakukan dialog dengan para pimpinan DPR / MPR akhirnya berubah menjadi mimbar bebas dan mereka memilih untuk tetap tinggal di gedung wakil rakyat tersebut sebelum tuntutan reformasi total di penuhinya.462 miliar dollar Amerika Serikat. dan Hafidhin Royan. Tragedi Trisakti itu telah mendorong munculnya solidaritas dari kalangan kampus dan masyarakat yang menantang kebijakan pemerintahan yang dipandang tidak demokratis dan tidak merakyat. Puncak aksi para mahasiswa terjadi tanggal 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti Jakarta. pengaturan perekonomian pada masa pemerintahan Orde Baru sudah jauh menyimpang dari sistem perekonomian Pancasila. Namun. Di dalam pelaksanaan pola pemerintahan sentralistis ini semua bidang kehidupan berbangsa dan bernegara diatur secara sentral dari pusat pemerintah yakni di Jakarta. produksi dikerjakan oleh semua untuk semua di bawah pimpinan atau pemilikan anggota-anggota masyarakat. Namun peristiwa yang terjadi di daerah yang kurang kaitannya dengan kepentingan pusat biasanya kalah bersaing dengan berita-barita yang terjadi di Jakarta dalam merebut ruang. namun tidak mempertimbangkan kondisi riil di masyarakat. 5. Soeharto kembali ke Indonesia. oligopoly. Sementara itu. Hendriawan Lesmana. Heri Hartanto. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan pemerintah dan rakyat di daerah terhadap pemerintah pusat. Aksi mahasiswa yang semula damai itu berubah menjadi aksi kekerasan setelah tertembaknya empat orang mahasiswa Trisakti yaitu Elang Mulia Lesmana. utang pihak swasta mencapai 73. Penyimpangan Pasal 33 UUD 1945 Pemerintah Orde Baru mempunyai tujuan menjadikan Negara Republik Indonesia sebagai Negara industri. Pola Pemerintahan Sentralistis Sistem pemerintahan yang dilaksanakan oleh pemerintah Orde Baru bersifat sentralistis. Dalam Pasal 33 UUD 1945 tercantum bahwa dasar demokrasi ekonomi. utang luar negeri Indonesia tidak sepenuhnya merupakan utang Negara. tetapi sebagian lagi merupakan utang swasta. Sebaliknya. Keadaan seperti ini juga dipengaruhi oleh keadaan perbankan di Indonesia yang di anggap tidak sehat karena adanya kolusi dan korupsi serta tingginya kredit macet. halaman. Politik sentralisasi ini juga dapat dilihat dari pola pemberitaan pers yang bersifat Jakarta-sentris. Akibat dari utang-utang tersebut maka kepercayaan luar negeri terhadap Indonesia semakin menipis. walaupun yang memberitakan itu pers daerah. namun tuntutan dari masyarakat agar Presiden Soeharto mengundurkan diri semakin banyak disampaikan.962 miliar dollar Amerika Serikat. Masyarakat Indonesia merupakan sebuah masyarakat agrasis dan tingkat pendidikan yang masih rendah. Tekanan-tekanan para mahasiswa lewat demontrasinya agar presiden Soeharto mengundurkan diri akhirnya mendapat tanggapan dari .Utang Luar Negeri Indonesia Utang luar negeri Indonesia menjadi salah satu faktor penyebab munculnya krisis ekonomi. Utang yang menjadi tanggungan Negara hingga 6 februari 1998 mencapai 63.

com/2009/10/berakhirnya-pemerintahan-ordebaru_19. Kemudian Presiden mengumumkan tentang pembentukan Dewan Reformasi. melakukan perubahan kabinet.html . segera melakukan Pemilihan Umum dan tidak bersedia dicalonkan kembali sebagai Presiden.Harmoko sebagai pimpinan DPR / MPR. B. tokoh-tokoh masyarakat di Jakarta.J. http://sejarahreformasiindonesia. Habibie dan langsung diambil sumpahnya oleh Mahkamah Agung sebagai Presiden Republik Indonesia yang baru di Istana Negara. upaya pembentukan Dewan Reformasi dan perubahan kabinet tidak dapat dilakukan. Akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto menyatakan mengundurkan diri/berhenti sebagai Presiden Republik Indonesia dan menyerahkan Jabatan Presiden kepada Wakil Presiden Republik Indonesia. Maka pada tanggal 18 Mei 1998 pimpinan DPR/MPR mengeluarkan pernyataan agar Presiden Soeharto mengundurkan diri. Presiden Soeharto mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh agama. Dalam perkembangannya.blogspot.

2_(BAB_14) http://sejarahreformasiindonesia.html http://www.Daftar pustaka http://www.blogspot.org/mw/BSE:Berakhirnya_Orde_Baru_dan_Lahirnya_Reformas i_9._Krisis_Ekonomi_dan_Geraka n_Reformasi_9.crayonpedia.com/2009/10/berakhirnya-pemerintahan-ordebaru_19.org/mw/Berakhirnya_Orde_Baru.2 .crayonpedia.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->