Anda di halaman 1dari 3

Analisis Manajemen Strategis untuk Hotel JW Marriot

I. Visi dan Misi


Visi : JW Marriot menjadi hotel yang tidak hanya mengerti keperluan para
tamu, tetapi juga memenuhi kebutuhan setiap individu para tamu.
Misi : Memenuhi kebutuhan setiap individu hingga melampaui harapan
konsumen dengan memperhatikan kepentingan semua pihak, baik dari
pemilik, para tamu/konsumen, dan para karyawan.

II. Pengembangan Pernyataan Visi dan Misi bagi Organisasi


Untuk sebagian orang di Indonesia, JW Marriot dikenal sebagai salah satu
hotel bintang lima terbesar di Indonesia. Pelayanan yang diberikan kepada para
tamu merupakan pelayanan kelas 1. Hal ini disesuaikan dengan visi mereka
untuk memenuhi kebutuhan setiap individu para tamu. Akan tetapi, sesuai juga
dengan misi mereka maka JW Marriot tidak melupakan kepentingan semua
pihak yang terlibat, misal : para karyawan yang perlu diperhatikan kesejahteraan
(Gaji, tunjangan kesehatan, dan jamsostek). Sehingga, pelayanan kelas 1 yang
diberikan disesuaikan dengan tariff yang ditawarkan

Satu hal yang tidak diketahui oleh masyarakat awam adalah JW marriot
bukan hanya sekedar hotel. JW Marriot adalah sebuah perusahaan public yang
telah terdaftar di bursa saham. Perusahaan ini memasuki berbagai macam usaha
yang cakupannya luas, mulai dari hotel, apartemen, bisnis perawatan anak (day
care center) hingga ke kapal pesiar.

III. Strategi yang Dilakukan JW Marriot


Sejak awal didirikan pada tahun 1927 hingga tahun 2005, JW Marriot
menerapkan strategi ekspansi. Ekspansi dilakukan dengan melakukan akuisisi
kepada berbagai perusahaan kecil untuk menumbuhkan pendapatan dan profit
perusahaan. Ekspansi lebih banyak dilakukan pada pasar dalam negeri
dibandingkan dengan ekspansi pada pasar luar negeri yang pertumbuhannya
lebih cepat
IV. Peluang dan Ancaman Eskternal bagi Organisasi
Bagi Marriot, beberapa peluang dan ancaman eksternal adalah :
No. Faktor – faktor Eksternal Dampak : Opportunity/Threat
- Krisis global yang menimpa
Amerika Serikat yang
menyebabkan naiknya harga
1 Ekonomi
minyak dunia
+ Pertumbuhan permintaan hotel
di seluruh dunia
+ Perubahan teknologi yang
menyebabkan lebih banyak
2 Teknologi
fasilitas yang diberikan oleh
hotel (hair dryer, microwave, dll)
- Pesaing mulai melakukan
peremajaan terhadap fasilitas
yang dimiliki
3 Pesaing - Agar dapat bersaing, harga
yang ditawarkan terkadang lebih
murah dengan pelayanan dan
fasilitas yang hampir sama
- Semakin tingginya ekspektasi
dari konsumen terhadap
4. Konsumen
pelayanan yang diberikan akibat
dari harga yang telah dibayarkan

V. Peluang dan Ancaman Internal bagi Organisasi


Bagi Marriot, beberapa peluang dan ancaman internal adalah :
No. Faktor – faktor Internal Dampak : Strength/Weakness
+ Pelayanan yang diberikan
berkualitas tinggi, kebersihan,
keamanan, dan keramahan staf
1 Pelayanan
merupakan jaminan
kenyamanan bagi para tamu
yang menginap
+ Nama Marriot menjadi brand
2 Marketing
equity yang utama

- Perubahan pada metode –


3 Keuangan
metode perhitungan akuntansi

+ Jumlah pegawai perempuan yang


4. Karyawan
lebih banyak mendukung