Anda di halaman 1dari 10

Jumat, 17 Desember 2010

USD
9.036
KURS 16-Dec-10 15-Dec-10 Change %
9.040
USD 9.018,00 9.011,00 7,00 0,08%
9.035
9.030 EURO 11.951,93 12.031,82 -79,89 -0,66%
9.025 GBP 14.059,12 14.203,36 -144,24 -1,02%
9.020 9.019
AUD 8.917,18 8.962,55 -45,37 -0,51%
9.015 9.018
9.010 9.015 JPY/100 10.736,06 10.749,79 -13,73 -0,13%
9.005 9.011 9.011 SGD 6.864,17 6.887,66 -23,49 -0,34%
9.000
8.995
HKD 1.161,94 1.160,00 1,94 0,17%
09-Des 10 Des 13 Des 14 Des 15 Des 16-Des PHP 204,85 205,28 -0,43 -0,21%
MYR 2.880,01 2.876,65 3,36 0,12%
CNY 1.356,04 1.354,75 1,29 0,10%
MAKROEKONOMI
SUKU BUNGA KOMODITAS 15-Dec-10 14-Dec-10 Change (%)
Nov-10 Oct-10 Change Alumunium (S/MT) 2.332 2.298 34,00 1,48%
Gas Alam (mmBtu) 4,24 4,26 0,02 -0,47%
BI Rate 6,50% 6,50% 0,00%
Emas (US$/Troy Oz) 1.397 1.384 13,00 0,94%
30-Oct-10 29-Oct-10 Change CPO (RM/ton) 3.666 3.720 54,00 -1,45%
SBI 1 bulan 6,26% 6,26% 0,00% Tembaga (US$/metric to 9.260 9.211 49,00 0,53%
SBI 3 bulan 6,36% 6,36% 0,00% Timah (US$/metric ton) 26.085 25.900 185,00 0,71%
Nov-10 Oct-10 Sep-10 Nikel ($/MT) 24.790 24.180 610,00 2,52%
Perak ($?Troy OZ) 29,6 28,58 1,02 3,57%
Kepemilikan Asing pada SBI
57,81 72,64 64,67 Jagung (US$c/bushel) 587,25 588,50 1,25 -0,21%
(Triliun IDR) Gula (USd/lb.) 30,32 30,78 0,46 -1,49%
Kepemilikan Asing pada SUN Kopi (US$/lb) 216,10 216,70 0,60 -0,28%
191,2 191,99 182,26 Karet $/Kg 4,70 4,72 0,02 -0,42%
(Triliun)
,
Deposito 1 bulan 3 bulan 12 Bulan
IDR 6,50% 6,62% 6,71% Komoditas:
USD 0,00% 1,12% 0,97% Pergerakan harga beberapa komoditas pada perdagangan per
INFLASI Nop-10 Okt-10 15 Desember 2010 dengan rincian sebagai berikut: harga
Alumunium naik dari penutupan harga sebelumnya sebesar ke
Bulanan 0,60% 0,06% harga US$ 2.332 per $/MT atau naik sebesar 34.00 poin atau naik
Kumulatif 5,98% 5,35% sebesar 1.48%, harga komoditi Gas Alam turun di harga US$ 4.24
Year on Year 6,33% 5,67% per $/mmBtu atau turun sebesar 0.47% .

Cadangan Devisa Nop-10 Okt-10 Untuk harga komoditas mineral seperti Tembaga naik ke harga
US$ 9.260 per $/MT atau naik sebesar 49.00 poin atau naik
Bulanan (Million $) 92,759 91,798 sebesar 0.53%.
Timah yang naik diharga US$ 26.085 per metric atau naik
sebesar 185.00 poin atau naik sebesar 0.71%.
Indonesia Sovereign Rating Rating Outlook Nikel naik dari penutupan harga sebelumnya pada harga US$
24.790per MT atau naik sebesar 2.52%.
Moody's Investor Services Ba2 Positive
Standard & Poor's BB Positive Harga untuk beberapa komoditas pangan seperti Jagung turun
diharga US$ 587.25 per cent/bu atau turun sebesar 0.21%,pada
Fitch Ratings BB+ Stable bahan pangan Gula turun diharga US$ 30.32 per cent/llb. Dan
Japan Credit Rating Agency BBB- Stable untuk harga Karet turun diharga US$ 4.70 per Kg atau turun
Rating & Information Inc. BB+ Stable sebesar 0.21% .

 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Jumat, 17 Desember 2010

INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN Market Analysis:


3.800,00
IHSG Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Kamis
3.750,00 3.747,71
(16/12) melemah 86,576 poin (2,37%) ke level
3.700,00
3.571,738, sedangkan Indeks LQ 45 turun 19,007 poin
3.650,00 3.692,23
3.689,67 3.571,73 (2,90%) ke level 635,811. Minimnya aksi beli yang
3.600,00 3.658,31
tidak sebanding dengan aksi jual. Investor menjadi
3.550,00 pemicu anjloknya Indeks pada hari ini. Pada
3.500,00 perdagangan hari ini, tercatat transaksi di seluruh pasar
3.450,00 mencapai 115.487 kali pada volume 10,404 juta lembar
saham senilai Rp 5,829 triliun. Sebanyak 60 saham naik,
185 saham turun dan 70 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam


INDEKS 16-Dec-10 15-Dec-10 Change (%) jajaran top gainers diantaranya HM Sampoerna (HMSP)
naik Rp 500 ke Rp 29.050, Indopring (INDS) naik Rp
IHSG 3,571.74 3,658.31 (86.57) -2.37%
500 ke Rp 10.500, Multibreeder (MBAI) naik Rp 450 ke
LQ45 635.81 654.82 (19.01) -2.90%
Rp 14.950, dan Bayan (BYAN) naik Rp 200 ke Rp
Global 16-Dec-10 15-Dec-10 Change (%) 12.950. Sementara saham-saham yang turun cukup
DOW JONES 11,499.25 11,457.47 41.78 0.36% dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain
NASDAQ 2,637.31 2,617.22 20.09 0.77% Petrosea Tbk (PTRO) turun Rp 4.000 ke Rp 26.000,
NYSE 7,840.24 7,798.78 41.46 0.53% Astra Internasional (ASII) turun Rp 2.900 ke Rp 49.900,
S&P 500 1,242.87 1,235.23 7.64 0.62% Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.250 ke Rp 40.000,
FTSE 100 5,881.10 5,882.20 (1.10) -0.02% dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.200 ke Rp
CAC 40 3,888.36 3,880.19 8.17 0.21% 49.800.
NIKKEI 225 10,311.29 10,309.78 1.51 0.01%
HANG SENG 22,668.78 22,975.35 (306.57) -1.33%
STI 3,147.67 3,147.20 0.47 0.01% Highlight News:
EKUITAS 16-Dec-10 15-Dec-10 Change (%)
Top Volume ¾ Hypermart masih terus mengembangkan bisnis
ELTY 163 163 0 0.00% ritelnya meski tengah didekati investor lain. Ini
BNBR 65 69 (4) -5.80% terbukti dengan penambahan 2 Hypermat baru
DGIK 131 121 10 8.26% sebelum libur natal dan akhir tahun menjelang.
ENRG 125 130 (5) -3.85% (detik.com)
¾ PT Agung Podomoro Land Tbk (Perseroan)
APLN 395 405 (10) -2.47%
(APLN) mendirikan PT Kharisma Bhakti
Top Value Sejahtera (KBS). Transaksi tersebut merupakan
ASII 49.900 52.800 (3) -5.49% transaksi afiliasi karena Perseroan memiliki
BBRI 10.350 10.750 (0) -3.72% penyertaan sebesar 70% di KBS. (inilah.com)
BBNI 3.650 3.800 (0) -3.95% ¾ Anak usaha PT Bumi Resources Mineral Tbk
BUMI 2.825 2.950 (0) -4.24% (BRMS) yaitu PT Multi Daerah Bersaing
KLBF 3.100 3.350 (0) -7.46% (MDB), akan mendapat dividen sebesar US$ 54
Top Gain juta dari PT Newmont Nusa Tenggara (NNT).
ASII 49.900 52.800 (3) -5.49% (kontan)
BBRI 10.350 10.750 (0) -3.72%

 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Jumat, 17 Desember 2010

HARGA SAHAM LQ-45


TICKER EMITEN 16-Dec-10 15-Dec-10 CHANGE
AGRICULTURE
AALI PT. ASTRA AGRO LESTARI TBK 24,050 25,250 (1,200)
LSIP PT. PP LONDON SUMATERA TBK 11,600 12,000 (400)
UNSP PT. BAKRIE SUMATRA PLANTATIONS TBK 385 395 (10)
NATURAL RESOURCES
ADRO PT. ADARO ENERGY TBK 2,525 2,550 (25)
ANTM PT. ANEKA TAMBANG (PERSERO) TBK 2,350 2,375 (25)
BIPI PT. BENAKAT PETROLEUM ENERGY TBK 103 105 (2)
BUMI PT. BUMI RESOURCES TBK 2,825 2,950 (125)
ELSA PT. ELNUSA TBK 335 335 0
ENRG PT. ENERGI MEGA PERSADA TBK 125 130 (5)
INCO PT. INTERNATIONAL NICKEL INDONESIA TBK 4,525 4,650 (125)
INDY PT. INDIKA ENERGY TBK 4,150 4,275 (125)
ITMG PT. INDO TAMBANGRAYA MEGAH TBK 49,800 51,000 (1,200)
MEDC PT. MEDCO ENERGI INTERNATIONAL TBK 3,175 3,225 (50)
PGAS PT. PERUSAHAAN GAS NEGARA (PERSERO) TBK 4,250 4,300 (50)
PTBA PT. TAMBANG BATUBARA BUKIT ASAM TBK 20,450 20,700 (250)
TINS PT. TIMAH TBK 2,600 2,700 (100)
BASIC INDUSTRY
INTP PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKASA TBK 15,700 15,950 (250)
SMCB PT. HOLCIM INDONESIA TBK 2,300 2,425 (125)
SMGR PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) TBK 9,250 9,400 (150)
MISC. INDUSTRY
ASII PT. ASTRA INTERNATIONAL TBK 49,900 52,800 (2,900)
BNBR PT. BAKRIE & BROTHERS TBK 65 69 (4)
DOID PT. DELTA DUNIA MAKMUR TBK 1,270 1,290 (20)
BRPT PT. BARITO PACIFIC TBK 1,170 1,200 (30)
CONSUMER GOODS
GGRM PT. GUDANG GARAM TBK 40,000 41,250 (1,250)
INDF PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK 4,525 4,650 (125)
KLBF PT. KALBE FARMA TBK 3,100 3,350 (250)
UNVR PT. UNILEVER INDONESIA TBK 15,150 15,800 (650)
PROPERTY
ELTY PT. BAKRIELAND DEVELOPMENT TBK 163 163 0
LPKR PT. LIPPO KARAWACI TBK 670 690 (20)
BSDE PT. BUMI SERPONG DAMAI TBK 910 900 10
ASRI PT. ALAM SUTERA REALTY TBK 300 305 (5)
FINANCE
BBCA PT. BANK CENTRAL ASIA TBK 6,400 6,500 (100)
BBNI PT. BANK NEGARA INDONESIA TBK 3,650 3,800 (150)
BBRI PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK 10,350 10,750 (400)
BBTN PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK 1,650 1,680 (30)
BDMN PT. BANK DANAMON INDONESIA TBK 5,750 6,100 (350)
BMRI PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK 6,450 6,600 (150)
INFRASTRUCTURE
DEWA PT. DARMA HENWA TBK 73 75 (2)
BMTR PT. GLOBAL MEDIACOM TBK 620 640 (20)
JSMR PT. JASA MARGA TBK 3,325 3,425 (100)
SERVICES & TELECOMMUNICATION
BTEL PT. BAKRIE TELECOM TBK 240 235 5
ISAT PT. INDOSAT TBK 5,250 5,450 (200)
TLKM PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK 7,750 7,800 (50)
UNTR PT. UNITED TRACTORS TBK 23,100 23,950 (850)
TRUB PT. TRUBA ALAM MANUNGGAL ENGINEERING TBK 80 80 0
 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Jumat, 17 Desember 2010

REKSA DANA
16-Dec-10 15-Dec-10 CHANGE Return 1 thn Terakhir
Pendapatan Tetap
Reksa Dana CIMB - Principal Bond 13.402,55 13.423,31 (20,76) 1170,50%
MR Dollar(USD) 1,96 1,96 (0,00) 151,44%
Jatim Treasury Fund 0,00 0,00 0,00 41,86%
Investa Dana Dolar Mandiri 1,16 1,18 (0,02) 40,66%
Si Dana Obligasi Maxima 2.021,21 2.021,17 0,04 69,36%
cSchroder USD Bond Fund 1,24 1,26 (0,01) 38,98%
CIMB Principal Dollar Bond (Rp) 8.824,86 8.889,52 (64,66) 35,79%
Pendapatan Tetap Utama 2.675,89 2.686,43 (10,54) 35,68%
Tiga Pilar Dana Tetap 2.076,20 2.082,98 (6,78) 35,64%
First State Ind. Bond Fund 2.020,35 2.023,94 (3,59) 35,12%
Saham
cPratama Saham 3.777,74 3.869,14 (91,40) 198,16%
Trim Kapital Plus 2.277,29 2.329,95 (52,66) 171,33%
Panin Dana Prima 2.261,23 2.305,49 (44,26) 164,31%
Dana Pratama Ekuitas 5.784,28 5.922,35 (138,07) 153,99%
Reksa Dana Grow-2 Prosper 2.053,46 2.097,23 (43,77) 153,52%
GMT Dana Ekuitas 2.425,28 2.464,67 (39,39) 147,95%
BNP Paribas Solaris 1.635,68 1.673,67 (37,99) 136,78%
Batavia Dana Saham 37.380,16 38.485,83 (1.105,67) 128,74%
Reliance Equity Fund 1.775,97 1.809,05 (33,08) 149,22%
Si Dana Batavia Saham 0,00 0,00 0,00 135,36%
Pasar Uang
DPLK BRI Pasar Uang 0,00 0,00 0,00 12,38%
Trim Kas 2 1.000,00 1.000,00 0,00 11,40%
Si DanaKas Optimal 0,00 0,00 0,00 9,67%
Optima Likuid 1.000,00 1.000,00 0,00 9,62%
BIG Dana Lancar 1.000,00 1.000,00 0,00 9,41%
Si DanaKas Maxima 0,00 0,00 0,00 8,73%
Mandiri Investa Pasar Uang 1.000,00 1.000,00 0,00 8,66%
Danareksa Gebyar Dana Likuid 1.000,00 1.000,00 0,00 8,54%
Bahana Dana Likuid 1.000,00 1.000,00 0,00 7,94%
CIMB - Principal Money Market 0,00 0,00 0,00 7,61%
Campuran
Pratama Berimbang 2.632,71 2.690,22 (57,51) 150,73%
Semesta Dana Maxima 4.722,85 4.759,71 (36,86) 119,04%
Schroder Dana Prestasi 20.471,45 21.020,36 (548,91) 109,45%
Panin Dana Unggulan 4.088,72 4.148,68 (59,96) 109,42%
BNP Paribas Pesona 17.982,05 18.452,73 (470,68) 116,45%
Prospera Balance 3.921,08 3.998,40 (77,32) 112,21%
Panin Dana Unggulan 4.088,72 4.148,68 (59,96) 109,42%
Premier Optima 2.135,03 2.160,94 (25,91) 109,08%
MRS Flex Kresna 1.532,82 1.573,69 (40,87) 104,33%
Manulife Dana Tumbuh Berimbang 1.509,14 1.536,90 (27,76) 98,28%
Proteksi .
RD Terproteksi Manulife Dana Tetap Harapan 2.228,44 2.239,63 (11,19) 52,14%
Mahanusa Dragon Protect 1.592,45 1.592,45 0,00 50,37%
VBNP Paribas Capital V 1.214,81 1.214,81 0,00 45,90%
Mahanusa Sovereign Bond Fund 1.442,85 1.442,85 0,00 45,20%
Bahana Optima Protected Fund 8 1.116,76 1.123,53 (6,77) 41,94%
Bahana Optima Protected Fund 5 1.080,49 1.080,49 0,00 41,93%
Si Dana Proteksi Global Bonds Fund 1.395,19 1.394,72 0,47 40,07%
Danareksa Proteksi Melati Optima V 1.086,97 1.086,97 0,00 39,29%
Trim Gebyar Terproteksi I 1.367,91 1.367,91 0,00 28,69%
Mandiri Cap. Prot. Income Fund 7 1.032,07 1.032,07 0,00 27,23%
 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Jumat, 17 Desember 2010

INDEKS F-25 BC
INDEKS F-25 BC

Perbandingan Return
Indeks F-25 BC (Big Capitalization) adalah indeks yang
F-25 BC IHSG LQ-45
portofolionya terdiri dari 25 saham terpilih dengan nilai
kapitalisasi pasar besar.
0.02
0.015
0.01 Pada perdagangan 16 Desember 2010, indeks F-25 BC ditutup
0.005 pada level 1,061.59 dengan rincian 2 saham emiten menguat , 0
0 saham emiten stagnan, dan 23 saham emiten melemah.
-0.005
-0.01 ™Emiten yang menguat pada penutupan tanggal 16 Desember
-0.015
-0.02 2010 diantaranya adalah PT. H M Sampoerna Tbk (HMSP)
-0.025 dengan nilai return sebesar 1.72% dengan harga saham Rp
-0.03 29.050 per lembar saham, PT. Bayan Resources Tbk (BYAN)
-0.035 dengan nilai return 1.54% dengan nilai saham Rp 12.950 per
lembar saham.

• Sedangkan emiten yang mengalami penurunan diantaranya


adalah PT. Kalbe Farma (KLBF) dengan nilai return sebesar
13-Dec 14-Dec 15-Dec 16-Dec -8.06% dengan nilai saham Rp 3.100, dan PT. Astra
International Tbk (ASII) dengan nilai return -5.81% dengan nilai
saham Rp 49.900.
F-25 BC 1,104.14 1,097.65 1,088.37 1,061.59
IHSG 3,692.23 3,689.67 3658.31 3571.74 • Untuk emiten yang mengalami stagnan tidak ada.
LQ 45 662.16 660.26 654.82 635.81
INDEKS FGSI (FBI Government Stock Index)
Emiten yang tergolong dalam F-25 BC
TLKM ISAT TINS UNTR GGRM Indeks FGSI merupakan indeks yang berisikan saham-saham
UNVR BUMI JSMR INTP BYAN milik pemerintah. Saat ini, dalam bursa terdapat 17 saham milik
PGAS INCO PTBA ITMG MEDC pemerintah. Dari 17 saham inilah, FBI mencoba membuat
ASII SMGR LPKR ANTM KLBF indeksnya sehingga dapat mengetahui kinerja dari saham-saham
HMSP ADRO AALI INDF INDY BUMN tersebut.
Perdagangan saham-saham di bursa penutupan hari Selasa
(16/12), IHSG berada pada posisi 3.571,74 atau mengalami
penurunan sebesar 86,57 poin atau sebesar 2,37 %. Sementara
INDEKS FGSI
indeks LQ45 turun sebesar 19,01 poin atau sebesar 2,90 %
dibandingkan dengan hari sebelumnya. Sedangkan portfolio
IHSG LQ45 FGSI Return IHSG vs LQ45 vs FGSI yang membentuk indeks bumn (FGSI) mengalami penurunan
sebesar 14,72 poin atau sebesar 2,04 % dibandingkan dengan
6.00%
hari sebelumnya.
• Dari 17 saham tersebut, pada perdagangan tanggal 16
4.00% Desember 2010, 2 saham mengalami kenaikan, 13 saham
mengalami penurunan, dan 2 saham tetap atau stagnan.
2.00% • Saham yang mengalami kenaikan diantaranya adalah KAEF
naik 1 point (0,63 %), PTPP naik 20 point (2,53 %) .
0.00% • Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan
diantaranya adalah SMGR turun 150 point (1,60 %), TINS
-2.00% turun 100 point (3,70 %), TLKM turun 50 point (0,64 %).

-4.00%

-6.00%
1

2
/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1

/1
01

04

07

10

13

16

19

22

25

28

01

04

07

10

13

16

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Jumat, 17 Desember 2010

INDEKS F-50 SC
INDEKS F-50 SC
F-50 SC IHSG LQ-45 Perbandingan Return
Indeks F-50 SC (Small Capitalization) adalah indeks yang
0.015
portofolionya terdiri dari 50 saham terpilih dengan nilai
kapitalisasi pasar kecil.
0.01
Pada perdagangan 15 Desember 2010, indeks F-50 SC
0.005 ditutup pada level 880.39 dengan rincian 15 saham emiten
`
yang menguat, 31 saham stagnan, dan 14 saham melemah.
0

-0.005 • Emiten yang menguat pada penutupan tanggal 15


Desember 2010 adalah PT. Siwani Makmur Tbk (SIMA)
-0.01 dengan nilai return sebesar 10.94% dengan harga saham
sebesar Rp 128 per lembar saham, PT. Batavia
-0.015 Prosperindo Finance Tbk (BPFI) dengan nilai return
sebesar 8.63% dengan harga saham sebesar Rp 187 per
-0.02
lembar saham.
8-Dec 9-Dec 10-Dec 13-Dec 14-Dec 15-Dec
• Sedangkan emiten yang mengalami penurunan
diantaranya adalah PT. Indoexchange Tbk (INDX) dengan
8-Dec 10-Dec 13-Dec 14-Dec 15-Dec nilai return sebesar -7.14% dengan harga saham Rp 112
per lembar saham, PT. Alumindo Light Metal Inds.Tbk
(ALMI) dengan nilai return sebesar -30.90% dengan harga
F-50 SC 872.67 875.67 884.20 881.36 880.39 saham Rp 770 per lembar saham.
IHSG 3780.50 3747.71 3692.23 3689.67 3658.31
LQ 45 679.70 671.51 662.16 660.26 654.82 • Untuk emiten yang mengalami stagnan PT. Zebra
Nusantara Tbk (ZBRA) dengan nilai saham Rp 50 per
lembar saham, PT. Myoh Technology Tbk. (MYOH) stabil
Emiten yang tergolong dalam F-50 BC dengan harga saham yang sama sebesar Rp 74 per
lembar saham.
IATA CTTH AMAG BRNA IGAR APLI
MITI RAJA LPPS MYTX AKKU BTEK
MAMI TIRT DSFI SDRA WICO MYOH
HADE VRNA BPFI MRAT BAYU POLY
LCGP BIPP PYFA ALMI INAI WEHA
ZBRA INCI LPCK EKAD RBMS ITTG
SMMT MICE LMAS BEKS SIMA JKSW
BACA KOIN PRAS HOME INDX KDSI
AIMS PUDP

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Jumat, 17 Desember 2010

FIXED INCOME INFORMATION


sumber:FBI ‘s Government Bond Yield Curve BERITA DAN ANALISA

• Pada penutupan perdagangan SUN


kemarin hari Senin tanggal 13 Desember
2010 SUN ditutup dengan cenderung
bergerak stabil. Sama dengan pergerakan
sehari sebelumnya pada penutupan hari
rabu pasar SUN ditutup dengan relatif
statis. Kami menduga pada penutupan
kemarin dikarenakan kekuatiran para
investor mengenai dana asing yang
berpotensi terus keluar. Sebagai tambahan
dari catatan direktorat jenderal
pengelolaan utang porsi kepemilikan asing
pada akhir bulan November 2010 tercatat
mengalami penurunan. Tercatat porsi
kepemilikan asing bulan November hanya
sebesar 191.20 sedang porsi kepemilikan
asing pada bulan sebelum nya atau bulan
oktober 2010 tercatat sebesar 191.99. Untuk
perdagangan hari ini kami memperkirakan
pasar SUN masih akan cenderung bergerak
stabil meskipun ada kemungkinan juga
terjadinya kenaikan seperti yang terjadi
pada 1 Desember 2010. Hal ini dikarenakan
para investor masih akan melihat kondisi
perekonomian dalam negeri serta
perkiraan angka inflasi yang diprediksi
bakal tinggi menjelang hari raya natal dan
tahun baru. Naiknya angka inflasi tentunya
akan berpengaruh terhadap kenaikan suku
bunga.

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Jumat, 17 Desember 2010

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Jumat, 17 Desember 2010

TECHNICAL INDICATOR

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Jumat, 17 Desember 2010

RESEARCH TEAM

Frans Hamonangan -Banking-


Gaga Naiborhu -Economist-
Franky Oktober Nando -Bond-
David Raymond -Mutual Fund-
Josua Simorangkir -Technical Indicator-
Berton Manurung -Currency-
Nico -Mining-
Berman -Commodity-
Hendy Hafidz -Information Technologi-

PT. FINANSIAL BISNIS INFORMASI


Komplek Mitra Matraman A1/17
Jl. Matraman Raya No. 148

+6221 859 18040 Ext. 105


risetfbi@finansialbisnis.com
www.finansialbisnis.com
+6221 859 18040 Ext. 105
risetfbi@finansialbisnis.com

+++jisfjisjfijifrisetfbi@finansialbisnis.com

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.