Anda di halaman 1dari 59

AGUS SAEFUDIN

E-mail : agusae@menlh.go.id dan agusae@yahoo.com

KEMENTERIAN NEGARA LINGKUNGAN HIDUP


PROPER
instrumen kebijakan alternatif untuk mendorong penaatan
dan kepedulian perusahaan dalam pengelolaan lingkungan
hidup melalui penyebaran informasi tingkat kinerja
penaatan perusahaan kepada publik dan stakeholder
(public information disclosure).

Insentif Reputasi Disinsentif Reputasi

www.menlh.go.id
Emas
• untuk usaha/kegiatan yang telah berhasil melaksanakan
upaya pengelolaan lingkungan dan telah mencapai hasil yang
sangat memuaskan;

• untuk usaha/kegiatan yang telah melaksanakan upaya

Hijau pengelolaan lingkungan dan mencapai hasil lebih baik dari


persyaratan yang ditentukan sebagaimana diatur dalam
peraturan perundang-undangan;

• untuk usaha dan atau kegiatan yang telah melaksanakan

Biru upaya pengelolaan lingkungan dan telah mencapai hasil yang


sesuai dengan persyaratan minimun sebagaimana diatur
dalam peraturan perundang-undangan;

• untuk usaha dan atau kegiatan yang telah melaksanakan

Merah upaya pengelolaan lingkungan tetapi belum mencapai


persayaratan minimum sebagaimana diatur dalam peraturan
perundang-undangan yang berlaku;

Hitam • untuk usaha/kegiatan yang belum melaksanakan upaya


pengelolaan lingkungan yang berarti.

www.menlh.go.id
PEMERINTAH PERUSAHAAN
Program Penaatan yang effektif Alat untuk Benchmarking terhadap kinerja non
keuangan perusahaan
Faktor pendorong untuk pengembangan basis data
terpadu Insentif Reputasi untuk kinerja yang lebih dari dari taat

Alternatif instrumen kebijakan untuk mendorong


perusahaan untuk lebih dari sekedar taat “beyond Alat promosi sebagai perusahaan yang ramah
compliance level” lingkungan

INVESTOR/SUPPLIER MASYARAKAT
Balai Kliring untuk kinerja Pengelolaan
lingkungan Perusahaan

Informasi tentang pasar untuk kebutuhan Ruang untuk pelibatan publik


teknologi dan pekerjaan konsultasi dalam
pengelolaan lingkungan
Kepmen No. 13 Tahun 1995
Kepdal No. 205 Tahun 1996
Kepmen No. 129 Tahun 2003
Kepmen No. 21 tahun 2008

PP. No. 41 Tahun 1999

UDARA
KepMenLH No. 51 Tahun 1995
PP. No. 82 Tahun 2001

PP No. 85 Tahun 1999

PP No. 18 Tahun 1999


KepMenLH No. 58 Tahun 1995 Kepdal No. 68 Tahun 1994
KepMenLH No. 42 Tahun 1996 jo Kepdal No. 01 Tahun 1995
KepMenLH No. 09 Tahun 1997 Kepdal No. 02 Tahun 1995

Juncto
KepMenLH No. 3 Tahun 1998
AIR LIMBAH B3 Kepdal No. 03 Tahun 1995
KepMenLH No. 52 Tahun 1995 Kepdal No. 04 Tahun 1995
KepMenLH No. 28 Tahun 2003
KepMenLH No. 29 Tahun 2003 PROPER Kepdal No. 05 Tahun 1995
Kepmen 128 Tahun 2003
KepMenLH No. 112 Tahun 2003 Kepmen No 03 Tahun 2007
KepMenLH No. 113 Tahun 2003 Kepmen No.02 Tahun 2008
KepMenLH No. 202 Tahun 2005 Permen No.05 Tahun 2009
Permen N0.33 Tahun 2009

AMDAL DUMPING
KE LAUT

PP No. 27 tahun 1999 PP No. 19 Tahun 1999


KepMenLH No 86 Tahun 2002 Permen LH No. 12 Tahun 2006
Unsur Utama PROPER

Pasal 71 ayat 2 Pasal 70 ayat


UU 32/2009 1 UU 32/2009

Unsur utama
Pengawasan Transparansi
Penaatan PROPER “Public Right
to Know”

Kewajiban
menyampaikan
Peran Serta
informasi
Masyarakat

Pasal 68 Pasal 70 ayat


UU 32/2009 2 UU 32/2009
www.menlh.go.id
Cara Perusahaan
Aspek Penilaian Peringkat untuk mendapatkan
peringkat
Pencemaran Air

Pencemaran Laut Hitam


Pencemaran Udara

End of Pipe
Limbah B3 Merah
Limbah Domestik

AMDAL
Biru

Sistem Manajemen Lingkungan


Hijau 1.Eco Efficiency
Pemanfaatan Sumber Daya dan
Konservasi 2. Reuse, Recycle,
Recovery
Community Development Emas
Dampak dari
Kinerja Perusahaan Peringkat Warna Reaksi dari
Penyebaran
Stakeholders
Informasi

Emas
Appresiasi dari
Lebih dari taat Shareholders, Investor Insentif Reputasi
& Pekerja
Hijau

Taat Biru Netral Netral

Merah
Tekanan dari
Belum Taat Shareholders dan Disinsentif Reputasi
Publik
Hitam
X BOBOT =
EMAS
S Pelaksanaan N
Penerapan Pemanfaatan I
K Pengembangan Passing Grade
Sistem Sumber L
O Masyarakat
Manajemen
R Daya (Community A HIJAU
Lingkungan
Development) I
Passing Grade
Best Practices ; Best Available Technology;
Best Corporate Social Responsibility
BEYOND COMPLIANCE AREA

PENGENDALIAN PENCEMARAN LAUT TAAT BIRU


PENGELOLAAN LIMBAH B3
PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA MERAH
BELUM TAAT
PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR
PENGELOLAAN LIMBAH DOMESTIK
PENERAPAN AMDAL TIDAK ADA UPAYA HITAM

PENAATAN TERHADAP PERATURAN LINGKUNGAN HIDUP


Data Primer Tim
Teknis PROPER

Data
swapantau
perusahaan Data pemantauan
Pemda

Data sumber lain yang


dapat dipertanggung
jawabkan
www.menlh.go.id
2500

2000
2000
1750
1500
1500
1250
1000
1000
750
466 516 516
500
251
84
0
Energi

Migas

Rumah Sakit
&
Hotel
2009 - ....
Agroindustri
Manufaktur

www.menlh.go.id
Kriteria Perusahaan

Berlokasi di
Menjadi daerah yang
Menggunaka Produk/Jasa
perhatian beresiko
n bahan bersentuhan Produk
Wajib Terdaftar masyarakat terjadi
baku limbah langsung orientasi
AMDAL dalam bursa di lingkup pencemaran
impor non dengan eksport
regional dan dan
B3 masyarakat
nasional kerusakan
lingkungan

www.themegallery.com
Pelaporan

Persyaratan Ketentuan
teknis izin

• Pengendalian Air • Pemenuhan


Pencemaran Baku Mutu
Air Udara Air Limbah
• Pengendalian (BMAL)
Pencemaran • Pemenuhan
Udara Limbah B3 Baku Mutu
• Pengelolaan Emisi (BME)
Limbah B3 • Pengelolaan
Limbah B3

Kinerja

www.menlh.go.id
Rumah Sakit

Air
•IPAL

Udara
•Emisi genset dan
insinerator

Limbah B3
•Limbah klinis
•Laboratorium
•Produk farmasi kadaluarsa
•Peralatan lab terkontaminasi
•Abu insinerator

www.menlh.go.id
PROPER 2009
• TEMPAT PENYIMPANAN SEMENTARA

I.KETENTUAN LIMBAH B3
• OPERASI ALAT INCINERATOR
IZIN • PEMANFAATAN

• PERIODE TERTENTU
• NERACA LIMBAH
II.KINERJA • PELAKSANAAN PENGELOLAAN
(MANIFES)
LIMBAH KLINIS

FARMASI KADALUARSA

LIMBAH KIMIA KADALUARSA (Laboratorium)

LIMBAH FIXER DAN DEVELOPER

SLUDGE IPAL

ABU INCINERATOR, DLL


1.Pemisahan Pemilahan
• 2.Pewadahan dan Pengangkutan ke TPS

3.Tempat Penyimpanan Sementara Limbah B3

4.Pemusnahan Dengan Incinerator


• 5.Pengelolaan Abu Incineartor

6.Pelaporan
Udara Manusia

Manusia/
Limbah Hewan/
Tumbuhan
Infeksi Tanah
Efek kesehatan
Manusia dan
Air Tanah Lingkungan
Hidup

Air Air Minum

Biota air/
Ikan
1. Status Perizinan Pengelolaan Limbah B3
2. Ketaatan terhadap ketentuan pengelolaan
limbah B3 yang wajib dilakukan sesuai
dengan izin dimiliki oleh perusahaan
(Rumah sakit)
3. Ketaatan terhadap pengelolaan dari Total
Limbah B3 yang dihasilkan dan tercatat
dalam neraca limbah B3
4. Open Dumping dan Open Burning
5. Pemisahan (segregasi) limbah medis dengan
limbah Lainnya
6. Pelaporan
NO. KRITERIA EMAS HIJAU BIRU MERAH HITAM
KETAATAN
1. Status Perizinan Memiliki izin Memiliki izin Memiliki izin Memiliki izin Tidak memiliki
Pengelolaan Limbah PLB3 PLB3 PLB3 PLB3 izin PLB3 dan
B3 atau
menyerahkan
limbah B3 ke
pihak ke-3 yang
tidak memiliki
izin

2. Ketaatan terhadap Memenuhi Memenuhi 100% Memenuhi Memenuhi 0 % - < 40%


ketentuan 100% >90% 40% - 90%
pengelolaan limbah
B3 yang wajib
dilakukan sesuai
dengan izin dimiliki
oleh perusahaan

3. Ketaatan terhadap Memenuhi Memenuhi 100% Memenuhi Memenuhi 0 % - < 40%


pengelolaan dari 100% >90% 40% - 90%
Total Limbah B3
yang dihasilkan dan
tercatat dalam
neraca limbah B3
NO. KRITERIA EMAS HIJAU BIRU MERAH HITAM
KETAATAN

4. Open Dumping - - Telah Sedang Melakukan


dan Open menyelesaikan melakukan kegiatan open
Burning upaya clean-up upaya clean- dumping dan atau
open dumping up dan atau open burning
& Open pengelolaan limbah B3 dengan
Burning dan lebih lanjut sengaja secara
atau upaya namun belum langsung ke
lanjut yang sesuai dengan lingkungan dan
telah disetujui rencana yang tidak melakukan
oleh KLH sudah upaya sama sekali
disepakati

5. Pemisahan segregasi segregasi Memenuhi Memenuhi 0 % - < 40%


limbah medis >90% 40% - 90%
dg limbah
lainnya
NO. KRITERIA KETAATAN EMAS HIJAU BIRU MERAH HITAM

6. Penaatan - - Memenuhi Memenuhi 40% 0 % - < 40%


Penyimpanan Limbah >90% - 90%
Medis sesuai iklim
tropis, untuk musim
hujan maks 48 jam
dan musin kemarau
maks 24 jam
7. Pelaporan,persyaratan Memenuhi Memenuhi Memenuhi Memenuhi 40% 0 % - < 40%
teknis, data 100% 100% >90% - 90%
pemantauan,
pemenuhan baku
mutu jumlah
parameter masing-
masing
Limbah
Limbah
Jenis Limbah Satuan Limbah Dihasilkan Belum Perlakuan
Dikelola
Dikelola
A. Sumber Dari Kegiatan Pelayanan Medis
Limbah Medis ton 20 - 20 - Limbah disimpan
sesuai izin
- Dibakar di
kelola dg
Incinerator
B. Sumber Dari Luar Kegiatan Pelayanan Medis
Oli bekas Ton 0.005 0.005 - Diserahkan ke pihak
ke 3 berizin
Abu Incinerator Ton 0.005 0.005 - Diserahkan ke pihak
ke 3 berizin

TOTAL Ton 20.010 0.010 20


Persentase % 100 0.01 99.99
Status
Pengelolaan LB3 No. Surat Masa Berlaku Keterangan
Perizinan

Penyimpanan Izin Berlaku Nomor izin : 5 tahun Tempat Penyimpanan


62 Tahun 2008 (2008 – Sementara LB3 (TPS LB3)
17 Agustus 2008 2013)

Pengoperasian Izin Berlaku Nomor Izin 2 tahun Pengoperasian Alat


Alat Incinerator 178 Tahun 2007 (2007 – 2009) Incinerator
17 Agustus 2007
1. TITIK PENAATAN

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua Semua Semua Semua Tidak Semua


Outlet Outlet Outlet Outlet Outlet dipantau
dipantau dipantau dipantau dipantau

2. PARAMETER BMAL

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 80% < p <100 50< p < 80% < 50% Tidak
parameter parameter parameter parameter memantau
dipantau dipantau dipantau dipantau
3. PELAPORAN
BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM
Menyampaik Menyampaikan Menyampaikan Menyampaikan Tidak
an 100% 80%< L<100% 50%< L<80% < 50% data menyampaikan
data data pemantauan data pemantauan data
pemantauan yang pemantauan yang pemantauan
yang dipersyaratkan yang dipersyaratkan yang
dipersyaratk dipersyaratkan dipersyaratkan
an

4. PEMENUHAN BMAL

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 80% < p <100 50< p < 80% < 50% melebihi 500 %
parameter parameter parameter parameter BMAL
memenuhi memenuhi memenuhi memenuhi
5. HASIL PEMANTAUAN KNLH (DATA PRIMER)

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 1 kali data 2 kali data 1 kali data P > 2 kali


parameter primer melebihi primer primer melebihi
memenuhi BMAL (100% < melebihi melebihi 500 %
p <500 ) BMAL BMAL (p > BMAL
(100% < p 500% )
<500 )
6. PERSYARATAN TEKNIS

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 80% < p <100 50< p < 80% < 50% Semua
persyarat persyaratan persyaratan persyaratan persyaratan
an Teknis Teknis Dipenuhi Teknis Dipenuhi Teknis Teknis
Dipenuhi ( selain izin & Dipenuhi Tidak
Flowmeter) Dipenuhi

7. BY PASS

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Berpotensi Melakukan /


untuk By ditemukan
Pass By Pass
Jenis Industri : Kertas
Lokasi kegiatan : Kab. Malang, Prov. Jawa Timur
Periode Evaluasi : 1 Oktober 2006 - 30 September 2007

I. Ketaatan Terhadap Titik Penaatan


No. Titik Penaatan Tingkat Ketaatan
1 Jumlah Oulet Limbah Cair 1
100%
2 Jumlah Outlet yang dipantau 1

II. Ketaatan Terhadap Parameter Pemantauan / Pelaporan / Pemenuhan Baku Mutu


PARAMETER PELAPORAN PEMENUHAN BAKU MUTU
Jumlah data
Jumlah data Jumlah data
Jumlah yang tidak
No. Jumlah pemantauan Jumlah yang tidak
Nama Outlet (titik Parameter yang Tingkat Tingkat memenuhi Tingkat
Sumber Data Paramater sesuai data yang Parameter memenuhi Keterangan
penaatan) dipantau sesuai Ketaatan Ketaatan baku mutu Ketaatan
Pemantauan peraturan / dilaporkan baku mutu ( x >
peraturan / izin (100 % < x < =
izin 500%)
500%)
Data Sekunder 4 4 100% 48 48 100% - 13 4
1. Effluent IPAL 65%
Data Primer 0 0 - 0 0 - - 0

III. Ketaatan Terhadap Ketentuan Teknis


Sudah Belum Taat
No. Pengelolaan Limbah Cair Taat Keterangan

1. Perusahaan mempunyai ijin pembuangan air limbah ?


2. Memisahkan saluran pembuangan limbah cair dengan saluran limpahan air ?
hujan pembuangan limbah cair kedap air
3. Saluran ?
4. Tidak melakukan pengenceran termasuk mencampurkan buangan air bekas ?
5. pendingin
Perusahaankemempunyai
dalam aliranalat
pembuangan limbah
ukur debit dan cair dengan baik
berfungsi ?
6. Mengukur debit harian ?
7. Mengukur pH harian -
KRITERIA PENILAIAN ASPEK
PENGENDALIAN
PENCEMARAN UDARA
1. Kriteria Penaatan
TITIK PENAATAN

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Jika sumber Bagi sumber emisi Pemantauan Pemantauan Tidak melakukan


emisi > 5 maka yang berjumlah > 5 dilakukan < 5 dilakukan < 5 pemantauan emisi
>80% sumber cerobong, dapat cerobong ; cerobong; cerobong;
emisi dipantau dilakukan Bagi sumber emisi Bagi sumber emisi
sesuai dengan pemantauan < 80 % yang berjumlah > 5 yang berjumlah >
ketentuan yang dari jumlah total cerobong, dilakukan 5 cerobong,
berlaku cerobong; pemantauan minimal dilakukan
Bagi sumber < 50 % dari jumlah pemantauan < 30
emisi yang total cerobong; % dari jumlah total
berjumlah > 5 cerobong;
cerobong, dapat
dilakukan
pemantauan
minimal 80 %
dari jumlah total
cerobong emisi
2. Kriteria Penaatan
PARAMETER BMEU

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Memantau Memantau Memantau Memantau Tidak


semua semua semua semua memantau
parameter parameter parameter bagi parameter
bagi industri bagi industri industri yg bagi industri
yg yg mempunyai yg
mempunyai mempunyai BMEU spesifik mempunyai
BMEU BMEU BMEU
spesifik spesifik spesifik
3. Kriteria Penaatan
PELAPORAN

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Menyampaikan Menyampaika Menyampaikan Menyampaikan Tidak


pelaporan n 80%< 50%< L<80% < 50% data menyampaika
100% data L<100% data data pemantauan n data
pemantuan pemantauan pemantauan emisi yang pemantauan
emisi yang emisi yang emisi yang dipersyaratkan emisi yang
dipersyaratkan: dipersyaratka dipersyaratkan dipersyaratka
Data manual n n
setiap 6 bulan
dan data CEM
setiap 3 bulan
sekali.
4. Kriteria Penaatan
PEMENUHAN BMAL

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 80% < p <100 50< p < 80% < 50% melebihi
parameter jumlah parameter jumlah jumlah 500 %
memenuhi total memenuhi parameter total parameter BMEU
BMEU memenuhi total
BMEU memenuhi
BMEU
5. Kriteria Penaatan
HASIL PEMANTAUAN KNLH (DATA PRIMER)

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 1 kali data


parameter primer melebihi
memenuhi - BMEU (100% < - -
p <500 )
6. Kriteria Penaatan
PERSYARATAN TEKNIS

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 80% Cerobong 50% <C< 80% < 50% Semua


Cerobong Utama Cerobong Cerobong Cerobong
Utama memenuhi Utama Utama Tidak
memenuhi persyaratan memenuhi memenuhi memenuhi
persyarata Teknis persyaratan persyaratan persyaratan
n Teknis Teknis Teknis Teknis
7. Kriteria Penaatan
PEMBUANGAN GAS TIDAK MELALUI
CEROBONG

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Tidak Tidak Tidak Tidak Melakukan


Melakukan Melakukan Melakukan Melakukan
Lampiran 2. Hasil Evaluasi Pengawasan Kinerja Penaatan Pengendalian Pencemaran Udara

Nama Perusahaan :
Pemantauan
Jenis Industri
Lokasi kegiatan
:
:
Kertas
Manual
Periode Evaluasi : 1 Oktober 2006 - 30 September 2007

I. Ketaatan Terhadap Titik Penaatan


No. Sumber Emisi Tingkat Ketaatan Keterangan
a. Jumlah Cerobong 4
b. Jumlah Cerobong yang dipertimbangkan dalam PROPER 4 100%
c. Jumlah Cerobong yang dipantau 4

II. Ketaatan Terhadap Parameter dan Pelaporan


PARAMETER PELAPORAN
JUMLAH CEROBONG JUMLAH PARAMETER TINGKAT
PERATURAN PELAPORAN TINGKAT KETAATAN
PERATURAN PELAPORAN KETAATAN
4 3 3 100% 24 24 100%

III. Ketaatan Terhadap Pemenuhan Baku Mutu


DATA TIDAK MEMENUHI BAKU MUTU
NAMA CEROBONG TINGKAT KETAATAN KETERANGAN
100 % < = X < 500 % > 500 %
Boiler, Genset
0 0 100%

IV. Tingkat Ketaatan Terhadap Ketentuan Teknis


Sudah Taat
No. Pengelolaan Limbah Cair Belum Taat Keterangan

1. Mempunyai cerobong emisi ?


2. Cerobong dilengkapi dengan lubang sampel sesuai Kepdal No.
?
205/1996
3. Cerobong dilengkapi dengan pagar pengaman ?
4. Cerobong dilengkapi dengan lantai kerja ?
5. Cerobong dilengkapi dengan tangga ?
6. Cerobong emisi dilengkapi dengan peralatan CEM -
7. Peralatan CEM berfungsi dengan baik -
Lampiran 2. Hasil Evaluasi Pengawasan Kinerja Penaatan Pengendalian Pencemaran Udara

Nama Perusahaan : PT. TOBA PULP LESTARI


Jenis Industri
Lokasi kegiatan
Periode Evaluasi
:
:
:
Pulp
Kab. Tobasa Prov. Sumut
1 Oktober 2006 - 30 September 2007
Pemantauan
I. Ketaatan Terhadap Titik Penaatan
TINGKAT
CEM
No. SUMBER EMISI KETERANGAN
KETAATAN
a. Jumlah Cerobong 4
b. Jumlah Cerobong yang dipertimbangkan dalam PROPER 4 100%
c. Jumlah Cerobong yang dipantau 4

II. Ketaatan Terhadap Parameter dan Pelaporan


PARAMETER PELAPORAN
JUMLAH CEROBONG JUMLAH PARAMETER TINGKAT TINGKAT
PERATURAN MANUAL
PERATURAN PELAPORAN KETAATAN KETAATAN
4 3 3 100% - - -

PELAPORAN TINGKAT
No JML CEROBONG TRIWULAN PARAMETER Data CEM* KETAATAN KETAATAN
PERATURAN
(Kondisi Normal) PER TRIWULAN RATA2
1 4 IV Thn 2006 10 810 809 100%
2 4 I Thn 2007 10 810 778 100%
100%
3 4 II Thn 2007 10 810 780 100%
4 4 III Thn 2007 10 810 709 100%
TINGKAT KETAATAN PELAPORAN DATA CEM DAN MANUAL 100%
(*) Data CEM adalah data minimal kondisi normal yang digunakan sebagai dasar penilaian
(**) Data tidak bisa digunakan sebagai dasar penilaian karena jumlahnya kurang dari 50 %

III. Ketaatan Terhadap Pemenuhan Baku Mutu


DATA MANUAL TIDAK MEMENUHI BAKU MUTU TINGKAT KETAATAN
NAMA CEROBONG KETERANGAN
100 % < = X < 500 % > 500 % MANUAL
MFB, Lime Kiln, RB, Bleaching
Plant 0 0 100% -

DATA CEM TIDAK MEMENUHI BAKU MUTU KETAATAN TINGKAT KETAATAN


DATA TRIWULAN CEM
100 % < = X < 500 % > 500 % PER TRIWULAN CEM
IV Thn 2006 21 0 97.4%
I Thn 2007 14 0 98.2%
-
II Thn 2007 3 0 99.6%
III Thn 2007 0 0 -
TINGKAT KETAATAN BAKU MUTU ( MANUAL) 98%

IV. Tingkat Ketaatan Terhadap Ketentuan Teknis


No. Pengelolaan Limbah Cair Sudah Taat Belum Taat Keterangan
1. Mempunyai cerobong emisi √
2. √
Cerobong dilengkapi dengan lubang sampel sesuai Kepdal No. 205/1996
3. Cerobong dilengkapi dengan pagar pengaman √
4. Cerobong dilengkapi dengan lantai kerja √
5. Cerobong dilengkapi dengan tangga √
6. Cerobong emisi dilengkapi dengan peralatan CEM √
7. Peralatan CEM berfungsi dengan baik √
Pemantauan
PERHITUNGAN TINGKAT PENAATAN PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA
CEM
PT. TOBA PULP LESTARI

JUMLAH PARAMETER YANG MELEBIHI BMEU


No. Sumber Emisi TW.4 - 2006 TW.I - 2007 TW.II - 2007 TW.III - 2007 TOTAL
TRS PAR SO2 NO2 CL2 CLO2 TRS PAR SO2 NO2 CL2 CLO2 TRS PAR SO2 NO2 CL2 CLO2 TRS PAR SO2 NO2 CL2 CLO2
1 MBF 1
2 LK 1 1
3 RB 1
38
4 BP 5 13 6 8
Jumlah 2 1 5 13 0 0 6 8 1 0 0 2
Parameter > BM 21 14 3 0

JUMLAH DATA OPERASI NORMAL


Sumber TRIWULAN IV TRIWULAN I TRIWULAN II TRIWULAN III Pelaporan
Jml
No. Tahun 2006 Tahun 2007 Tahun 2007 Tahun 2007 (Okt.06-Sep.07)
Emisi Par SO2 NO2 TRS CL2 CLO2 Par SO2 NO2 TRS CL2 CLO2 Par SO2 NO2 TRS CL2 CLO2 Par SO2 NO2 TRS CL2 CLO2 Par Swapantau Peraturan
1 MBF 90 90 90 90 90 90 90 90 90 90 90 90 3 1080 1080
2 LK 90 90 90 63 90 60 90 90 3 663 1080
3 RB 90 90 90 89 90 90 90 90 2 719 720
4 BP 89 90 88 88 90 90 0 79 2 614 720
Jml Data per parameter 180 90 90 270 89 90 270 90 90 152 88 88 270 90 90 150 90 90 270 90 90 180 0 79
Jumlah Data Per TW 809 778 780 709
JUMLAH 10 3076 3600
KRITERIA PENILAIAN ASPEK
PENGENDALIAN
PENCEMARAN AIR
1. TITIK PENAATAN

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua Semua Semua Semua Tidak Semua


Outlet Outlet Outlet Outlet Outlet dipantau
dipantau dipantau dipantau dipantau

2. PARAMETER BMAL

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 80% < p <100 50< p < 80% < 50% Tidak
parameter parameter parameter parameter memantau
dipantau dipantau dipantau dipantau
3. PELAPORAN
BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM
Menyampaik Menyampaikan Menyampaikan Menyampaikan Tidak
an 100% 80%< L<100% 50%< L<80% < 50% data menyampaikan
data data pemantauan data pemantauan data
pemantauan yang pemantauan yang pemantauan
yang dipersyaratkan yang dipersyaratkan yang
dipersyaratk dipersyaratkan dipersyaratkan
an

4. PEMENUHAN BMAL

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 80% < p <100 50< p < 80% < 50% melebihi 500 %
parameter parameter parameter parameter BMAL
memenuhi memenuhi memenuhi memenuhi
5. HASIL PEMANTAUAN KNLH (DATA PRIMER)

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 1 kali data 2 kali data 1 kali data P > 2 kali


parameter primer melebihi primer primer melebihi
memenuhi BMAL (100% < melebihi melebihi 500 %
p <500 ) BMAL BMAL (p > BMAL
(100% < p 500% )
<500 )
6. PERSYARATAN TEKNIS

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 80% < p <100 50< p < 80% < 50% Semua
persyarat persyaratan persyaratan persyaratan persyaratan
an Teknis Teknis Dipenuhi Teknis Dipenuhi Teknis Teknis
Dipenuhi ( selain izin & Dipenuhi Tidak
Flowmeter) Dipenuhi

7. BY PASS

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Berpotensi Melakukan /


untuk By ditemukan
Pass By Pass
Jenis Industri : Kertas
Lokasi kegiatan : Kab. Malang, Prov. Jawa Timur
Periode Evaluasi : 1 Oktober 2006 - 30 September 2007

I. Ketaatan Terhadap Titik Penaatan


No. Titik Penaatan Tingkat Ketaatan
1 Jumlah Oulet Limbah Cair 1
100%
2 Jumlah Outlet yang dipantau 1

II. Ketaatan Terhadap Parameter Pemantauan / Pelaporan / Pemenuhan Baku Mutu


PARAMETER PELAPORAN PEMENUHAN BAKU MUTU
Jumlah data
Jumlah data Jumlah data
Jumlah yang tidak
No. Jumlah pemantauan Jumlah yang tidak
Nama Outlet (titik Parameter yang Tingkat Tingkat memenuhi Tingkat
Sumber Data Paramater sesuai data yang Parameter memenuhi Keterangan
penaatan) dipantau sesuai Ketaatan Ketaatan baku mutu Ketaatan
Pemantauan peraturan / dilaporkan baku mutu ( x >
peraturan / izin (100 % < x < =
izin 500%)
500%)
Data Sekunder 4 4 100% 48 48 100% - 13 4
1. Effluent IPAL 65%
Data Primer 0 0 - 0 0 - - 0

III. Ketaatan Terhadap Ketentuan Teknis


Sudah Belum Taat
No. Pengelolaan Limbah Cair Taat Keterangan

1. Perusahaan mempunyai ijin pembuangan air limbah ?


2. Memisahkan saluran pembuangan limbah cair dengan saluran limpahan air ?
hujan pembuangan limbah cair kedap air
3. Saluran ?
4. Tidak melakukan pengenceran termasuk mencampurkan buangan air bekas ?
5. pendingin
Perusahaankemempunyai
dalam aliranalat
pembuangan limbah
ukur debit dan cair dengan baik
berfungsi ?
6. Mengukur debit harian ?
7. Mengukur pH harian -
1. Kriteria Penaatan
TITIK PENAATAN

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Jika sumber Bagi sumber emisi Pemantauan Pemantauan Tidak melakukan


emisi > 5 maka yang berjumlah > 5 dilakukan < 5 dilakukan < 5 pemantauan emisi
>80% sumber cerobong, dapat cerobong ; cerobong; cerobong;
emisi dipantau dilakukan Bagi sumber emisi Bagi sumber emisi
sesuai dengan pemantauan < 80 % yang berjumlah > 5 yang berjumlah >
ketentuan yang dari jumlah total cerobong, dilakukan 5 cerobong,
berlaku cerobong; pemantauan minimal dilakukan
Bagi sumber < 50 % dari jumlah pemantauan < 30
emisi yang total cerobong; % dari jumlah total
berjumlah > 5 cerobong;
cerobong, dapat
dilakukan
pemantauan
minimal 80 %
dari jumlah total
cerobong emisi
2. Kriteria Penaatan
PARAMETER BMEU

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Memantau Memantau Memantau Memantau Tidak


semua semua semua semua memantau
parameter parameter parameter bagi parameter
bagi industri bagi industri industri yg bagi industri
yg yg mempunyai yg
mempunyai mempunyai BMEU spesifik mempunyai
BMEU BMEU BMEU
spesifik spesifik spesifik
3. Kriteria Penaatan
PELAPORAN

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Menyampaikan Menyampaika Menyampaikan Menyampaikan Tidak


pelaporan n 80%< 50%< L<80% < 50% data menyampaika
100% data L<100% data data pemantauan n data
pemantuan pemantauan pemantauan emisi yang pemantauan
emisi yang emisi yang emisi yang dipersyaratkan emisi yang
dipersyaratkan: dipersyaratka dipersyaratkan dipersyaratka
Data manual n n
setiap 6 bulan
dan data CEM
setiap 3 bulan
sekali.
4. Kriteria Penaatan
PEMENUHAN BMAL

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 80% < p <100 50< p < 80% < 50% melebihi
parameter jumlah parameter jumlah jumlah 500 %
memenuhi total memenuhi parameter total parameter BMEU
BMEU memenuhi total
BMEU memenuhi
BMEU
5. Kriteria Penaatan
HASIL PEMANTAUAN KNLH (DATA PRIMER)

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 1 kali data


parameter primer melebihi
memenuhi - BMEU (100% < - -
p <500 )
6. Kriteria Penaatan
PERSYARATAN TEKNIS

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Semua 80% Cerobong 50% <C< 80% < 50% Semua


Cerobong Utama Cerobong Cerobong Cerobong
Utama memenuhi Utama Utama Tidak
memenuhi persyaratan memenuhi memenuhi memenuhi
persyarata Teknis persyaratan persyaratan persyaratan
n Teknis Teknis Teknis Teknis
7. Kriteria Penaatan
PEMBUANGAN GAS TIDAK MELALUI
CEROBONG

BIRU BIRU - MERAH MERAH - HITAM

Tidak Tidak Tidak Tidak Melakukan


Melakukan Melakukan Melakukan Melakukan
Lampiran 2. Hasil Evaluasi Pengawasan Kinerja Penaatan Pengendalian Pencemaran Udara

Nama Perusahaan :
Pemantauan
Jenis Industri
Lokasi kegiatan
:
:
Kertas
Manual
Periode Evaluasi : 1 Oktober 2006 - 30 September 2007

I. Ketaatan Terhadap Titik Penaatan


No. Sumber Emisi Tingkat Ketaatan Keterangan
a. Jumlah Cerobong 4
b. Jumlah Cerobong yang dipertimbangkan dalam PROPER 4 100%
c. Jumlah Cerobong yang dipantau 4

II. Ketaatan Terhadap Parameter dan Pelaporan


PARAMETER PELAPORAN
JUMLAH CEROBONG JUMLAH PARAMETER TINGKAT
PERATURAN PELAPORAN TINGKAT KETAATAN
PERATURAN PELAPORAN KETAATAN
4 3 3 100% 24 24 100%

III. Ketaatan Terhadap Pemenuhan Baku Mutu


DATA TIDAK MEMENUHI BAKU MUTU
NAMA CEROBONG TINGKAT KETAATAN KETERANGAN
100 % < = X < 500 % > 500 %
Boiler, Genset
0 0 100%

IV. Tingkat Ketaatan Terhadap Ketentuan Teknis


Sudah Taat
No. Pengelolaan Limbah Cair Belum Taat Keterangan

1. Mempunyai cerobong emisi ?


2. Cerobong dilengkapi dengan lubang sampel sesuai Kepdal No.
?
205/1996
3. Cerobong dilengkapi dengan pagar pengaman ?
4. Cerobong dilengkapi dengan lantai kerja ?
5. Cerobong dilengkapi dengan tangga ?
6. Cerobong emisi dilengkapi dengan peralatan CEM -
7. Peralatan CEM berfungsi dengan baik -
Lampiran 2. Hasil Evaluasi Pengawasan Kinerja Penaatan Pengendalian Pencemaran Udara

Nama Perusahaan : PT. TOBA PULP LESTARI


Jenis Industri
Lokasi kegiatan
Periode Evaluasi
:
:
:
Pulp
Kab. Tobasa Prov. Sumut
1 Oktober 2006 - 30 September 2007
Pemantauan
I. Ketaatan Terhadap Titik Penaatan
TINGKAT
CEM
No. SUMBER EMISI KETERANGAN
KETAATAN
a. Jumlah Cerobong 4
b. Jumlah Cerobong yang dipertimbangkan dalam PROPER 4 100%
c. Jumlah Cerobong yang dipantau 4

II. Ketaatan Terhadap Parameter dan Pelaporan


PARAMETER PELAPORAN
JUMLAH CEROBONG JUMLAH PARAMETER TINGKAT TINGKAT
PERATURAN MANUAL
PERATURAN PELAPORAN KETAATAN KETAATAN
4 3 3 100% - - -

PELAPORAN TINGKAT
No JML CEROBONG TRIWULAN PARAMETER Data CEM* KETAATAN KETAATAN
PERATURAN
(Kondisi Normal) PER TRIWULAN RATA2
1 4 IV Thn 2006 10 810 809 100%
2 4 I Thn 2007 10 810 778 100%
100%
3 4 II Thn 2007 10 810 780 100%
4 4 III Thn 2007 10 810 709 100%
TINGKAT KETAATAN PELAPORAN DATA CEM DAN MANUAL 100%
(*) Data CEM adalah data minimal kondisi normal yang digunakan sebagai dasar penilaian
(**) Data tidak bisa digunakan sebagai dasar penilaian karena jumlahnya kurang dari 50 %

III. Ketaatan Terhadap Pemenuhan Baku Mutu


DATA MANUAL TIDAK MEMENUHI BAKU MUTU TINGKAT KETAATAN
NAMA CEROBONG KETERANGAN
100 % < = X < 500 % > 500 % MANUAL
MFB, Lime Kiln, RB, Bleaching
Plant 0 0 100% -

DATA CEM TIDAK MEMENUHI BAKU MUTU KETAATAN TINGKAT KETAATAN


DATA TRIWULAN CEM
100 % < = X < 500 % > 500 % PER TRIWULAN CEM
IV Thn 2006 21 0 97.4%
I Thn 2007 14 0 98.2%
-
II Thn 2007 3 0 99.6%
III Thn 2007 0 0 -
TINGKAT KETAATAN BAKU MUTU ( MANUAL) 98%

IV. Tingkat Ketaatan Terhadap Ketentuan Teknis


No. Pengelolaan Limbah Cair Sudah Taat Belum Taat Keterangan
1. Mempunyai cerobong emisi √
2. √
Cerobong dilengkapi dengan lubang sampel sesuai Kepdal No. 205/1996
3. Cerobong dilengkapi dengan pagar pengaman √
4. Cerobong dilengkapi dengan lantai kerja √
5. Cerobong dilengkapi dengan tangga √
6. Cerobong emisi dilengkapi dengan peralatan CEM √
7. Peralatan CEM berfungsi dengan baik √
Pemantauan
PERHITUNGAN TINGKAT PENAATAN PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA
CEM
PT. TOBA PULP LESTARI

JUMLAH PARAMETER YANG MELEBIHI BMEU


No. Sumber Emisi TW.4 - 2006 TW.I - 2007 TW.II - 2007 TW.III - 2007 TOTAL
TRS PAR SO2 NO2 CL2 CLO2 TRS PAR SO2 NO2 CL2 CLO2 TRS PAR SO2 NO2 CL2 CLO2 TRS PAR SO2 NO2 CL2 CLO2
1 MBF 1
2 LK 1 1
3 RB 1
38
4 BP 5 13 6 8
Jumlah 2 1 5 13 0 0 6 8 1 0 0 2
Parameter > BM 21 14 3 0

JUMLAH DATA OPERASI NORMAL


Sumber TRIWULAN IV TRIWULAN I TRIWULAN II TRIWULAN III Pelaporan
Jml
No. Tahun 2006 Tahun 2007 Tahun 2007 Tahun 2007 (Okt.06-Sep.07)
Emisi Par SO2 NO2 TRS CL2 CLO2 Par SO2 NO2 TRS CL2 CLO2 Par SO2 NO2 TRS CL2 CLO2 Par SO2 NO2 TRS CL2 CLO2 Par Swapantau Peraturan
1 MBF 90 90 90 90 90 90 90 90 90 90 90 90 3 1080 1080
2 LK 90 90 90 63 90 60 90 90 3 663 1080
3 RB 90 90 90 89 90 90 90 90 2 719 720
4 BP 89 90 88 88 90 90 0 79 2 614 720
Jml Data per parameter 180 90 90 270 89 90 270 90 90 152 88 88 270 90 90 150 90 90 270 90 90 180 0 79
Jumlah Data Per TW 809 778 780 709
JUMLAH 10 3076 3600
TERIMA KASIH ATAS
PERHATIAN ANDA