Anda di halaman 1dari 3

SENI TARI

ii
KATA PENGANTAR

Puja-puji syukur kami panjatkan ke Hadurat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan
Rahmat-Nya kepada hambanya, sehingga kami dapat menyajikan buku “Seni Tari” ini kepada para pembaca.

Buku Seni Tari ini disusun terutama untuk menunjang pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP) tahun 2004 Sekolah Menengah Kejuruan Seni Pertunjukan. Buku ini dapat digunakan
siswa untuk menggali dan meletakdasarkan pengetahuan tentang tari agar mereka dapat menjadi tenaga yang
profesional dan siap pakai pada mampu terjun di kalangan masyarakat. Melalui buku ini siswa dapat
mengembangkan pengetahuannya di bidang tari sebagai bekal penunjang kemampuannya, dan untuk
menghadapi era teknologi dan informasi yang makin meng “global”.

Penetapan penulisan buku ini adalah sebagai alternatif dalam upaya pengembangan wawasan dan
pengetahuan tentang tari khususnya hubungannya dengan pendidikan tari. Materi yang disajikan lebih
ditekankan pada teori semi praktis diharapkan agar mudah dipahami. Oleh karena itu, buku ini diharapkan
dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi pembaca.

Penyusunan buku ini pada dasarnya mengacu pada beberapa sumber, data-data dokumen bidang
tari, serta pengetahuan yang dimiliki penulis selama menekuni bidang tari. Secara kolaboratif, dasar
penetapan penulisan buku mendapat amanah tentang misi bahwa sistem pendidikan Nasional yang
dikembangkan di Indonesia masih kurang menaruh perhatian terhadap out, sehingga penafsiran terhadap
komponen pendidikan membias untuk ditafsirkan.

Dalam rangka pengembangan ke arah tujuan yang diharapkan, maka secara konseptual buku ini
disusun berdasarkan konsep penulisan yang dari apa yang harus dikuasi oleh peserta

didik, pecinta tari, anak yang belajar tari. Dengan munculnya

pertanyaan dasar tersebut maka penulis mengidentifikasi beberapa kemungkinan yang dapat dijadikan bahwa
sebagai kajian untuk menulis buku yang dibutuhkan peserta didik, pecinta tari, dan anak yang belajar menari
sebagai obyek.

Tahap awal yang telah teridentifikasi adalah bahwa yang dibutuhkan oleh obyek adalah
pengetahuan tentang wawasan tari, bagaimana cara bergerak efektif dan efesien, cakupan pengetahuan

SENI TARI
iii
yang bersifat afaektif adalah memahami tentang tari dan selanjutnya
bagaimana
tahap-tahap
mencari
dan
membuat

tarian,
mengorganisasikan serta memasarkan produk, hingga pada membuat kemasan tarian yang berkembang di
sekitar wilayah dimana anak dapat tumbuh dan berkembang seiring budayanya.
Oleh sebab itu, penulis menyajikan isi buku ini dengan mengidentifikasi dari wawasan
kebudayaan, Olah Tubuh, Tari-tarian Nusantara, Koreografi dan Komposisi Tari, seni Manajemen dan
Organisasi Seni Pertunjukan, serta Kemasan Wisata. Cakupan isi yang dijadikan dasar untuk melengkapi isi
buku, lebih diarahkan pada bentuk implementasi data yang dinaturalisasikan, sehingga diharapkan pembaca
dapat memahami isi buku dengan makna baca yang mudah dicerap.

Harapan penulis, semoga buku ini dapat berguna bagi pembaca khalayak. Untuk penyempurnaan
buku ini, masalah keterbacaan isi buku sangat dinantikan. Kritik dan saran pembaca akan kami gunakan
untuk perbaikan buku secara sinergis.

Penulis menyadari bahwa buku ini masih banyak kekurangan dan kekhilafan baik isi maupun
panyajiannya. Segala tegur-sapa serta saran dan kritik dari para ahli yang berwenang dan para pembaca yang
bersifat membangun senantiasa diterima dengan lapang dada.

Akhirnya tak lupa diucapkan terima kasih kepada Pemimpin PENULISAN BUKU KEJURUAN,
juga kepada rekan-rekan dan handai tolan serta semua pihak yang turut serta menangani buku ini.

Semoga bermanfaat adanya